EXCELLENCIES, THE PARTY IS OVER.

Surat Terbuka Kepada Yang Mulia Presiden DR. H. Cak Sus(ilo) B. Yudhoyono, M.A. dan Yang Terhormat Hj. Megawati Soekarnoputri Mantan Presiden RI ke 5.
oleh: Yusuf bin Jussac MR* e-mail: pangeranpoespoyudho at gmail dot com

Hajjah Megawati Soekarnoputri, mantan Presiden NKRI ke-5, telah mendapat peluang emas menakhodai “Titanic” NKRI kurang lebih tiga tahun. Beliau, seperti kita semua, insan dha’if yang tidak immune dari karakteristik dasar hamba Allah, yaitu diliputi ketidak-sempurnaan.

Nobody is perfect. Kini waktunya, bagi beliau melakukan kontemplasi (tafakur) atas multi-masalah krusial bangsa ini; yang beliau dan Tim Kabinetnya tidak sempat mengupyakan solusi secara memuaskan dan tuntas. NKRI tetap negeri kecu ** (garong). And far NASTY! Hanya dalam dua tahun, Rp. 176 TRILIUN (seratus tujuh puluh enam trilyun rupiah) raib. Otonomi Daerah, akui saja, justru mengembang-suburkan perkecuan. Are we proud of it? I am not!
Kini, kita dipimpin presiden anyar gres yang didukung 60 persen plus pemilih sah; Presiden SusiloBambangYudhoyono (SBY) yang selama kampanye menawarkan mantra perubahan. Saya tidak tahu, ejaan mana yang benar; perubahan atau perobahan; sebab, kalau tak keliru, kata dasarnya Ubah bukan Obah (Jawa = move). Tetapi ketika kita tambahkan sufix awalan “me”, sehingga menjadi kata kerja merUbah kok lucu; sebab berarti berbuat atau berperilaku seperti rubah (fox). Saya lebih “sreg” menggunakan “mengubah” atau “merobah” ketimbang kata “merubah”. Whatever, bukan masalah ejaan yang akan dibahas agak serius di sini. Sebelum lebih jauh ngomong di Surat Terbuka ini, izinkan saya menyapa Yang Mulia Presiden SBY dengan Cak (sapaan khas arek Suroboyo & Jawa Timur pada umumnya terhadap pria tergolong senior kita) Sus(ilo), dipendekkan cukup dengan Cak Sus. Semoga beliau tidak tersinggung, sebab Presiden RI 1, Ir. Soekarno, dulu suka dipanggil cukup dengan Bung Karno. Begitu pula Wakil Presiden DR. Mohammad Hatta cukup dengan Bung Hatta; Jenderal (Purn.) Soeharto dengan sebutan “Pak Harto”; Presiden RI ke 4, K.H. Abdurrahman Wahid, cukup dengan Gus (= mas) Dur. Sedangkan penggantinya, Presiden Megawati Soekarnoputri, oleh sebagian inner-circle beliau di DPP PDIP dipanggil cukup dengan mbak Mega(wati). Selama masa kampanye Pra-Pilpres 1 dan 2, telah disebar-luaskan di dunia maya (Internet) cukup banyak opini dan/atau “kajian”sangat kritis terhadap terutama Capres SBY. Bahkan, Harian KOMPAS pernah mengkategorikan Cak Sus figur pemimpin PERAGU (“indecisive”, jika kita klik Thesaurus di menu Word 2000 atau versi sebelumnya atau di WordPerfect versi 10, sinonimnya antara lain “hesitant”, “wavering”, “irresolute”). Apakah label peragu itu benar, wallahu ‘alam. Allah yang Mahatahu. Ini mengingatkan saya pada adagium tokoh bule Kristen di Barat, “Nobody but God has the right to look down upon man.” Hanya Tuhan YME yang berhak MENGHINAKAN seseorang. Begitu maknanya, dan ada ayatnya di Al-Qur’an. Disebutkan pula, hanya Allah Subhaanahu wa Ta’aala (SWT) berhak meninggikan derajat hamba-Nya – “sesuka” (“suka suka”) Dia. Cek-ricek di QS. Yunus: 107, juga Al-Imran: 26. Opini dan/atau “kajian” negatif itu vs. Cak Sus selaku Capres, pada umumnya telah omitting alias menafikkan satu fakta tentang Cak Sus selama itu. Yaitu, JIKA benar opini itu beliau tergolong berkepribadian “indesisive”/peragu (meskipun berdasarkan kesaksian beberapa eks mitra/bawahan Cak Sus di Kantor Menkopolkam); opini itu dibuat TANPA menggunakan tolok ukur “sah” psikotest atau salah satu “varian” dari bagian psikotest yaitu Personal Inventory Test (disingkat P.I.S. menyangkut leadership capacity calon eselon 1+2).

A.S. SBY selaku Menkopolkam masih dibawahi para bos beliau.Hasil test yang tergolong “sah” itu ada. Yaitu Presiden K.). And we never know (kecuali kedua mantan RI-1 itu berani secara jujur menulis Otobiografi masing masing selaku bekas Presiden RI. bahwa “Gue lagi marah sama lo. yang pernah mentest (atau mengetes?) kami 600 calon Diplomat RI di Pusdiklat Dep. Hanya 60 peserta yang dinyatakan lulus. selaku bos macam itu kita lebih mengedepankan pemenuhan (“fulfillment”) sebagian dari “our immediate. Jadi. persis ketika kita di “sekolah rakyat” (S. Yaitu atas penanganan beberapa masalah superpelik dan sangat krusial di negeri memelas ini selama itu.D. tahu!” Dampak ikutannya rujak sentul alias misunderstanding & miskomunikasi. NOW! Faktor kedua yang tidak kalah penting. wong jelek & bodo ini (Ucup) beruntung katut (ikut) termasuk yang lulus. Tanpa sadar. termasuk “keperkasaan” secara pisik selaku Taruna) atau oleh Lembaga Psi-AD di Bandung yang mayoritas kita “wong bodo” jelas tidak punya akses terhadapnya (hasil test resmi itu) adalah: FAKTA bahwa selama sebelum Cak Sus secara resmi mencalonkan diri menjadi Capres. Ambon. (huruf t harus meletup. Dalam konteks ini. Luar Negeri (September 1981). selaku big boss. Itu fakta yg tak terbantahkan. yang penanganannya telah didelegasikan kepada bawahan mereka. kemudian Pres. Dalam konteks ini. Ini mah (alienating Menkopolkam). Angkatan sebelum dan sesudah angkatan kami (calon peserta Sekolah Dinas Luar Negeri atau SEKDILU IX 1983) tidak dipsikotest oleh Lembaga Psi-AD dengan psikotest “superberat” itu. apakah selaku Presiden RI mereka masing masing telah secara tulus MENDELEGASIKAN beberapa kewenangan terbatas terhadap SBY selaku Menkopolkam. yet personal needs” (termasuk gila hormat). yaitu ketika kita tidak menyukai seseorang lantas kita “men-jotak” ybs. Opini dan/atau “kajian” yang melabel Cak Sus (selaku Capres) berkarakter paragu itu patut diragukan akurasinya. Benar. dengan risiko .) Bukan hanya secara tulus (“wholeheartedly”. Bukan dengan cara mengisolir menteri dari mengikuti secara aktif rapat-rapat koordinasi di Kabinet. di dalam prinsip leadership (yang paling ideal) secara umum.H. cap peragu itu masih kudu diuji keabsahannya. kedua Presiden RI itu dulu tidak lagi dikungkung perilaku leadership tidak ideal “looking over the subordinates’ shoulders” – alias gemar tetap ikut “cawe-cawe” (Jawa. terutama ketika bawahan terbukti “tidak becus” execute the tasks.) SBY pada waktu itu.I. persis orang Bali “membunyikannya”) Jotak-menjotak seperti itu (mengisolasi asisten senior dari daily running of the organizat-ion) hanya dimungkinkan (dan telah terjadi di era Presiden Megawati). presiden sah-sah saja (sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku) mencopot menteri yang menurutnya tidak becus dengan menteri baru. Berperilaku kurang ideal seperti itu. kita selaku bos tanpa menyadari senantiasa menuntut – via gesture atau “sinyal nirkata” TANPA clear cut statement – seluruh bawahan kita kudu mengerti. selain hasil Psikhotest atau P. Artinya. dll. mencampuri atau ”interfering”) di dalam “micro management” atas isu isu krusial tertentu. termasuk mengungkapkan – tidak harus dianggap sebagai fitnah atau badmouthing terhadap para bekas menterinya termasuk SBY).. Artinya. ketika kita selaku “leader” mengalami “gagap komunikasi”. Menkopolkam Jenderal (Hon. dan Lembaga Psi-Angkatan Darat (Psi-AD) di Bandung. bahkan unwisely (egoistis). tetapi juga secara total. sebab manakala kita membawahi anak-buah/bawahan/pengikut kita layak dikategorikan pemimpin) berhak sepenuhnya menarik kembali kewenangan terbatas yang telah dilimpahkan kepada bawahannya. tetapi kita & para “pengkritisi” Cak Sus itu jelas tidak punya akses pada hasil test kepribadian itu di AKABRI. Subhaanallah. Megawati S. “unreservedly”) mendelegasikan kewenangan terbatas itu. oleh AKABRI (lebih mengacu kepada prestasi akademik. seorang pemimpin (pada level yang manapun. (Aceh.W.

setiap grup bisnis menjelang akhir tahun anggaran (Oktober?) mengadakan evaluasi kinerja tiap divisi/bagian. izinkan saya berbagi episode yang dialami top CEO itu. apapun level jabatannya (manajer. kepala bagian dan GM. satu manajer (sedang dalam proses akan ujian akhir S2 lokal bidang marketing . CEO ingat “It took more than one minutes for John to decide. Peluang (“break”) bisnis tidak jarang sirna disamber grup bisnis pesaing. Singkat ceritera. tetapi juga sering melakukan decision dodging – alias nggak mutusin apapun. Seorang CEO di A. GM.menelantarkan pengurusan secara profesional dan tuntas aneka isu krusial poleksosbudkam yang membelit mayoritas komunitas melarat harta di negeri kecu ini. John berpraduga asumtif bahwa dia kudu bayar sendiri? Nggak juga sih. mengisahkan kekecewaannya terhadap salah satu (bekas) bawahannya. Pada sesi “akbar” itu diseleksi The Best Presenter. Nampaknya sudah baku. dalam konteks ini termasuk Yang Mulia Cak Sus yang tentunya telah bukan hanya mengikuti. dengan rapat besar mewajibkan setiap manajer s/d general manajer (juga direktur atau V. Tetapi belum setahun bekerja. ditraktir calon big bos). VP). jadi ia mengemban tugas sebagai manajer “anu” sambil nyambi atau paroh waktu kuliah malam) dinobatkan sebagai PRESENTER TERBAIK. ybs sebut saja John menimbulkan keresahan di kalangan mitra kerja (“peers”) dan bawahannya. .P. di dunia bisnis yg sarat dengan persaingan ketat merebut pangsa pasar.” Coba.) menggelar presentasi. Banyak contoh kememblean (di dunia nyata organisasi/kerja) pada orang orang tertentu berprestasi akademik mumpuni seperti John. ternyata. Ada 26 orang pada level manajer. di satu grup bisnis jasa khas di NKRI. Bos Tuan John. kalau tidak keliru THE LEADER IN YOU. Sebab interaksi sosial di dunia nyata bukan merupakan serial simulasi yang didisain secanggih apapun oleh para pengendali diklat di manapun. CEO ini kecele (terkelabuhi) penampilan awal calon anak-buahnya ketika CEO ini melaku-kan job interview atas calon bawahannya itu di restoran bintang lima di downtown Chicago.S. Doel. Sebelum kita lanjutkan dengan Cak SBY dan mbak Mega. termasuk pie chart) “prestasi” bidang kerja masing masing. Persoalannya. calon bawahan ini direkrut sebagai manajer cukup penting.S. tergolong manajer bukan hanya PERAGU dalam mengambil keputusan penting. CEO itu.S. tapi juga lulus dengan nilai sangat baik serial “senior management courses” di dalam negeri (termasuk SESKOAD) dan di lembaga manajemen militer serupa di A. Hari menjelang petang. Ketika ia menanyakan kepada John ingin makan apa untuk makan siang hari itu. John S2 marketing (MBA) universitas top di Boston. Weleh weleh.. setelah diseleksi. menentukan menu lunch yng hendak ia santap (gratis pula. Jelas. prestasi gemilang secara akademis (class setting dilengkapi sesi simulasi pula) tak jarang ternyata tidak mewujud di lapangan. Satu contoh nyata. Saya lupa judul bukunya. Semua ‘bos kecil’ itu bergiliran memamerkan “kepiawaian” mempresentasikan (secara audio visual warna-warni plus animasi. John kudu “putar otak” LEBIH DARI SATU menit untuk memutuskan. lantas ingat episode ketika ia mewawancarai John pertama kali di restoran “wah” itu. yaitu lost (business) opportunities. ‘kali. di dalam bukunya yang larismanis bak kacang goreng mengenai aspek aspek krusial leadership. Ia. Perilaku kurang ideal seperti itu tidak boleh dibiarkan berkembang pada sosok pemimpin di strata manapun. Maka sibuklah seluruh bos kecil s/d VP dengan MS Power Point mereka (VP tinggal menyuruh sekretaris). termasuk pada diklat militer & S2 – S3 manajemen di A. perangai minus leadership bung John berisiko menimbulkan bencana korporasi.

Who They Are – And – How To Deal With Them (Dr. di perusahaan jasa dan manufaktur berpemimpin orang dengan leadership mumpuni seperti pada “the edge companies” termasuk langsung menemui customers secara berkala) menelan mentah mentah “bualan” sebagian bawahan. aspek krusial People Management tidak diajarkan di dalam S2 (lokal) marketing yang sedang ia geluti itu. and Corporations (Cherie Carter-Scott). olahraga dll. Didasari asumsi salah “jangan-jangan” itu. yg dua tahun previously telah kudu dia sampaikan kepada Pemimpin Perusahaan untuk dimusyawarahkan delivery atau pemenuhannya. bos dibikin . Managers. oleh para bawahan yang sering terjebak pada asumsi atau sangkaan salah tentang reaksi para big boss. disebut “ABS-isme”. keluhan sah (“justified complaint”) para Operator itu belum mendapat fasilitas penunjang kelancaran tugas. milik grup itu dan grup serupa pesaingnya) telah “didekati” eksekutif perusahaan jasa pesaing X. dalam kasus ini memang secara shahih tidak pernah mendengar adanya aspirasi dan justified complaint para Oparator di production line. ujungujungnya di-Mahmil-kan. Artinya. “Pobengkong” (istilah di Madiun) atau akar permasalahannya (sudah pending dua tahun tidak tertanggapi oleh manajemen puncak) adalah. Picak artinya buta. “cilakak”nya (celaka). Ternyata. Dan. juga di lsm. ketika aspirasi itu sampai kepada sang manajer tidak “disuarakan” kepada CEO. juragan dipicakke. bahwa ia dan belasan anak-buahnya Operator mesin “X” tercanggih di NKRI (hanya ada dua mesin. komandan lapangan berkualitas macam manajer itu berisiko bikin puluhan anak-buahnya mengalami demoralisasi.K. Silahkan menyimak kasus-kasusnya di buku ini: PROBLEM BOSSES. sedang perang lagi. dana untuk memenuhi aspirasi sah para operator itu tersedia. yaitu sangkaan bahwa jika aspirasi para Operator itu disampaikan kepada big boss akan berakibat big boss tersinggung atau marah. berakibat mereka jadi rentan (“susceptible”) terhadap Psy-Ops (Opsus Perang Urat Syaraf) oleh pihak musuh. baik di sektor publik maupun swasta. Istilah itu. atau bahkan big boss dimungkinkan menganggap si manajer incompetent alias enggak becus – maka sang manajer ini memilih “memutuskan” tidak mengartikulasikan aspirasi bawahannya itu kepada manajemen puncak. apalagi Pati muda (1. boss. Perilaku seperti itu. selama dua tahun terakhir telah ditelantarkan sang manajer kandidat MBA marketing itu.*** Orang Jawa punya istilah khas – memang ‘menyengat’ – menggambarkan perilaku tidak ideal terhadap para big boss. Ternyata. Asal Bos Senang: cacat kronis most persons di posisi memimpin itu karakteristik safe players. Mardy Grothe & Dr. tidak.2 star general) berkualitas deadwood (incompetent/gak becus ). “Everything’s O. Peter Wylie) dan THE CORPORATE NEGAHOLIC: How to Deal Successfully with Negative Colleagues. tidak sedikit pula tipe bad bosses yg enggan melakukan cek-ricek di lapangan (di swasta production line dan/atau sales force. Jadi. Di dunia ketentaraan. Padahal. Sebab sang manajer telah – didasari sangkaan/asumsi tertentu yang salah termasuk sindrom “jangan-jangan” – sengaja me-meti-es-kan justified complaint bawahannya (belasan skilled Operator itu). Pemimpin Perusahaan (di manapun) yang tidak kudu melakukan lagi micro management. Belasan Operator sangat menentukan hidup-matinya grup itu. Organisasi militer yang profesional tidak mentoleransi perwira muda. Dimungkinkan. ormas/parpol. ia dkk berpotensi “dibajak” perusahaan media pesaing itu.” menjadi mantra atau “lagu kebangsaan” baku (standar) di kalangan pathetic ‘leaders’ macam itu. Kepala Operator itu telah “sounding” kepada asisten manajer. ternyata. Dankie atau komandan kompi berkualitas leadership minus seperti itu berisiko “digantung” Dan-Yon.Wow! Sehebat itukah kinerjanya di lapangan? Nope. yang Kepala Operator telah menyam -paikan kepada asisten manajer (dengan harapan disampaikan kepada CEO).

Ada yang bener (bagus).P. Maaf Y. yang santun. Contoh mutually bocengli practices pada “mahajuragan” korporasi swasta dan (dulu) sebagian Pejabat Tinggi BI: kasus BLBI. (begitu juga di non-swasta) Lha. buku itu merupakan bagian dari buku buku bagus tentang isu isu krusial manajemen/pemerintahan. Dalam kaitan khususnya dengan isu pelik seputar leadership yang ideal. GM. oleh para pejabat senior sipil/non-sipil. Itulah yang terjadi. egalitarian dan komunikatif selaku Juru Bicara RI-1 Urusan Dalam Negeri. tidak jarang mereka berperilaku “over reactive” vis-à-vis masukan sah wong cilik dan “over-protective” terhadap Sang Presiden dan Wapres. PhD. belum menjadi bagian dari 13 ribu buku (Wow!) koleksi pribadi milik Cak Sus. Cak Sus. Apalagi. dan Kabag. believe me. PhD. kalau kita mau ngakuin secara jujur. Sesungguhnyalah. jauh lebih baik manajemennya ketimbang di sektor publik (birokrasi pemerintahan sipil maupun non-sipil). panjenengan insya Allah akan enjoy membaca buku buku lama itu yang belum pernah saya lihat dijual di toko toko buku terkemuka di NKRI.M. dibuat sedemikian rupa supaya tidak mengetahui ditail “denyut” atau bahkan gejolak jiwani para bawahan di production line dan sales force. I suspect. apalagi salah satunya yang menyangkut kiat-kiat pemberdayaan birokrasi pemerintahan di tingkat Pusat dan Daerah. presiden dan wapresnya justru “terpenjara” oleh “hulubalang” Istana. yg “brilian” juga santun ex yunior saya di DEPLU) – tetapi saya harus jujur mengatakan: “penyakit kronis” di kalangan sebagian inner-circle presiden/ wapres di mana pun. Your Excellency.S. Paling tidak. Tidak bermaksud “curigation” paket buku buku bagus itu bakal “disabot” unsur apparatchik sipil atau non-sipil senior (kini “bersuka cita” berada di “Lingkar 1” RI-1) jika saya kirimkan via pos atau “Special Delivery Service”atau kurir pribadi. Cuekin aje. menurut beberapa pakar isu kepemimpinan di Barat seperti John Adair di dalam EFFECTIVE LEADERSHIP. Silahkan meng-Google nama beliau atau cukup singkatan EIR. kita hanya wajib membayarkan 50 persen dari harga total mobil – selama lima tahun. cicilan perbulan di-deduct langsung dari gaji. Money does not grow on trees. menyimak secara serius kiat-kiat manajemen kepemimpinan. Btw. belum terlambat bagi Y. Y. meskipun ternyata seluruh states di sana bangkrut financially di era GWB. kredit pemilikan mobil pribadi (anyar gres) tanpa membayarkan uang muka (D. bahkan berperilaku buruk alias bocengli.M.M. Cak Sus untuk berkenan “mempersakti diri” dengan melakukan (lagi) “refreshing”. Sungguh patut disyukuri para Manajer.M. juga tidak ber-maksud berburuk sangka terhadap inner circle di Lingkar 1 Presiden di Istana (so pasti bukan Bung Andi Malarangeng. juga bukan Bung Dino Pati Djalal.“buta”. yang saya bermaksud MENGHADIAHKAN kepada Y. rek. Juga atas buku-buku lain. Saya katakan tak perlu repot. bahkan di sektor swasta yang.). Pada umumnya. tidak seluruh grup bisnis (jasa dan manufaktur) swasta dan birokrasi pemerintahan (sipil dan non-sipil) buruk semuanya. emang kita pikirin belasan anak-buah kepingin menikmati fasilitas serupa (untuk level mereka sepeda motor). katanya. sebab insya Allah diizinkan Protokol Istana dan Komandan Paspampres. Lha. Presiden SBY di ISTANA MERDEKA UTARA. menjadi manajer grup bisnis tergolong papan atas kan enak? Kita orang manajer dapetin fasilitas. kan enak? Maka. . Cak Sus tidak perlu repot mencari buku bagus itu yang. dan seluruh states itu dapat disimak di dalam kajian (2003) oleh Lyndon LaRouche di Website “EIR” – Economic Intelligence Review. analisis shahih mengenai kebangkrutan Pemerintah Federal A. antara lain. ada pula sebagian praktisinya berkualitas leadership tidak ideal. Ada banyak contoh kasus di “states” atau Negara Bagian dan “city councils” di Amerika Serikat. terutama mengenai pemberdayaan birokrasi sipil dan non-sipil.

mantan Presiden RI ke 5. TANPA DISABOT unsur tidak amanah di kalangan “inner circle” Yang Mulia di Istana. berasal dari bahasa mana istilah ini. (2) jika audiensi itu tidak dikabulkan. saya hanya ingin mengomentari (insya Allah tergolong) niat baik mbak Mega. tidak perlu terjadi njotak President-elect SBY. 60-persen plus perolehan Capres SBY tergolong knock-out defeat yang. beliau telah di-“knock out” oleh Capres SBY. maaf mbak Megawati. Teuku Umar 26-27. beliau menyatakan betekad akan quote “merebut” end of quote kursi presiden dalam PILPRES Oktober 2009. “refan” atau “refaans”).38Special atau . Acara itu ditayangkan di sebuah TV swasta di Jakarta. kiranya Yang Mulia Presiden DR. izinkanlah saya memohon. di dalam pertandingan (“match”) tinju atau “randori” di dalam SHORINJI KEMPO. (dimotivasi “ABS” terhadap Yang Mulia Presiden) Dalam kaitan dengan niat itu (menghadiahkan buku buku itu kepada Yang Mulia Cak Sus). diterima seorang petugas di depan gerbang (seragam putih.) Susilo via Yang Terhormat Bung Andi Mallarangeng. “REFANS” (Inggris. tentu terasakan awfully agonizing. Perolehan suara Capres Megawati yang 30-plus persen vs. atau edisi yang memuat ini tidak akan disembunyikan unsur tidak amanah di Istana Merdeka Utara. ngucapin selamat doang kepada Presiden SBY atas kemenangannya. bahkan tidak punya kendali. Menteng. jaminan bahwa buku-buku itu sampai kepada Y. jika saya kirim per-pos paket atau saya hand deliver sendiri? Saya tidak tahu. dapatkah Yang Mulia Cak Sus berkenan menjamin.357 Magnum) dan disaksikan dua anggota Paspampres tidak berseragam yang sedang akan pergi entah ke mana naik sepeda motor jenis “bebek”. izinkan saya beralih kepada Hj.M. rematch) JUSTRU BISA DUA – NOL. apakah Pemimpin Redaksi Harian ini berkenan memuat Surat Terbuka ini secara utuh tanpa mengurangi sepotong kata pun. Jakarta Selatan. menyamakan (menyeimbangkan) skor (‘score’). pada turnamen nasional kita dikalahkan dengan TKO (technical knock-out) atau bahkan knock out – as was the case with Capres Megawati versus Capres SBY pada Pilpres 2. seperti tinju. BUKAN SATU – SATU mBak Mega tentu masih ingat (jika tidak disabot oleh unsur tidak amanah di Rumah Dinas Jl. sama dengan akan melakukan “balas dendam”. hanya beberapa hari setelah Presiden Terpilih SBY dilantik menjadi Presiden RI. Megawati Soekarnoputri. Artinya.. Di sini. kok ya emoh? . 24 Agustus 2002. Jakarta Pusat) SURAT PRIBADI RAHASIA (di amplop besar bersama dokumen penting terkait) yang saya hand delivered pada Sabtu petang. Sah-sah saja. di pinggang kanannya pada “hi-ride holster” ada pistol jenis revolver baja putih S&W “K-frame” atau “J-frame” laras 2 inci kaliber . PhD. “refans”. niat atau tekad (Jawa. Saya jamin. Jenderal (Hon. I shall NOT take Your Excellency’s time lebih dari lima menit. Seperti halnya pada semua pertandingan olahraga. “gegayuhan” atau dalam bahasa Inggris “desire”) itu dapat diartikan akan melakukan “refans” (saya tidak tahu. Secara “bahasa jalanan” di kalangan wong cilik. berkenan memberikan tanggapan: (1) izin bagi saya yang wong cilik ini dapat beraudiensi dengan (menghadap) Yang Mulia Presiden di Istana Merdeka Utara. Otherwise. Mau diakui atau tidak oleh para pendukung sangat fanatik Capres Megawati. Misalnya.Oleh karena itu. mengejanyapun saya tak tahu mana yang benar. Pada kesempatan bertemu dengan beberapa (cukup banyak) pendukungnya di rumah pribadi Kebagusan. Kini. Mosok. bahwa buku yang akan saya hadiahkan kepada panjenengan itu tidak akan mengalami perlakuan yg sama oleh some “orang penting” di “Lingkar 1” di Istana Merdeka Utara. dan tidak tabu bagi panjenengan berniat seperti itu.

Ingat. Itupun bukan dari kedalaman sumur artetis. melainkan DUA:NOL. And should this really happen in October 2009. pencurian AIR BUMI dari bukan sumber di kedalaman aquafier itu berlangsung dua tahun lebih. dalam kasus itu telah menetapkan limit volume per bulan yang boleh disedot perusahaan besar itu. (termasuk kelak Kapolri baru yang bernyali membersihkan lembaga Polri dari gurita praktik kkn. tekad akan melakukan refans versus (kelak) Capres SBY pada Pilpres Oktober 2009. manakala kita di dalam situasi-kondisi seperti yang dialami mbak Mega. sekali lagi kecuali. seorang Bupati dari PDIP telah melakukan pembiaran MANIPULASI atas debit air bumi yang diraup satu perusahaan “air mineral” terkenal di NKRI? Praktik bisnis tidak jujur itu (unfair business practice) berakibat amat sangat merugikan warga (petani & penduduk miskin) di satu Kalurahan. mulai hari ini. (“jijay”) Dinas Pengairan (?) di tingkat Propinsi. sangat mungkin telah tidak dilakukan inspeksi secara berkala oleh aparat terkait di tingkat Propinsi. Ini FAKTA mbak Mega cs. untuk menakuti/mengusir burung emprit pemakan padi) Bagaimana pula dengan kasus (FAKTA. Kempo. Sebagai langkah awal. Kecuali. Jadi. kita penganut Guehu akbarisme . Be vigilant Cak Sus. Btw. Bukan dongeng sinetron romansa yang semakin amat sangat nyebelin. selaku Ketua Umum PDIP mampukah mbak Megawati mendisiplin seluruh Bupati dan/atau Walikota serta Gubernur dari unsur PDIP? Bagaimana dengan praktik KKN para “raja kecil” di tingkat Kabupaten dan Kotamadya? What will you be doing mbak Megawati? More importantly – excuse me mbak – bernyalikah panjenengan? Contoh nyata: tidak perlu disebut wilayah kewenangannya. Jika ada yang bernyali membangunnya. kita hamba Allah. Sebab hal itu bagian dari proses demokratisasi yang sehat. Otonomi Daerah mengakibatkan para gubernur menjadi tidak lebih daripada “macan nirtaring” (ompong). dengan cabang di seluruh NKRI bahkan di tingkat desa. melainkan dari lapisan “aquafier” di kedalaman 100 meter plus di kerak bumi. Di dunia golfing. bakal much more extremely agonizing bagi mbak Mega. para pendukung mbak Mega mampu secara profesional berbenah diri dan secara profesional pula – tanpa nawaitu tak elok memusuhi Presiden SBY & Timnya – mampu mengembangkan SBY. Sebaliknya. Yang Mulia Presiden SBY cs. dan sesungguhnya pengejawentahan kewajiban agama dalam rangka penegakan amar ma’ruf nahyi munkar. Maka sudilah kiranya selaku Ketua Umum PDIP. dan Kepala BIN serta Jaksa Agung) tidak perlu “memerosokkan” diri pada sikap tidak ideal curigation apalagi “pasang kuda-kuda” justru memusuhi SBY – JK WATCH. (tugas inspeksi itu) tidak follow through. Judo.) refans justru tidak menghasilkan “score” 1 : 1. dll. Karate. seorang Bupati (2003) unsur PDIP melecehkan KEPPRES (Peraturan Pemerintah?) menyangkut pengadaan obat-obatan tanpa tender terbuka. will he (SBY) be running for second term? Will you Cak Sus? Kudu Yang Mulia SBY. bandminton. (“boneka hantu” sebesar orang. yang tidak jarang terjadi (di turnamen tinju.JK WATCH selama lima tahun mendatang. lantas kita bertekad (semoga tidak didorong oleh nafsu Setani ) melakukan “refans” seperti itu. Bupati itu telah melakukan pembiaran terhadap perkecuan skala besar oleh perusahaan swasta itu! Sangat disayangkan. dibuat dari jerami pakai topi caping. Kecuali. mbak Mega mempertimbangkan kembali (reassess) secara serius. diungkapkan METRO REALITAS 2 bulan yl.Persoalannya. yang sumber air sumur artetisnya ternyata secara ILEGAL telah disedot perusahaan itu. . seperti “memedi” sawah. dan dimuat lengkap di satu media cetak PTS di daerah).

Jika mbak Megawati selaku Ketua Umum PDIP. Supreme Court v. Jangan ada lagi presiden. menghajarmenganiaya mahasiswa/buruh/warga sipil tidak bersenjata dan tahanan. “State terrorism”) Selaku sesama Muslim dha’if. berkilah (“default. kemudian meminta maaf kepada PNS itu atas sikap kasarnya (Jawa. saya ada fotokopi lengkap laporan tentang kasus kkn itu. ex Pati itu segera menyesali perbuatan sangat tidak elok itu dengan meminta maaf kepada korban “kecengkilingannya”. . dan Yang Terhormat mbak Megawati. Maka. temuan kajian pakar isu leadership mengenai leadership style (dan kualitas) segelintir former armed forces generals yang “disipilkan” (Orba dikaryakan) adalah: terhadap para bawahan di birokrasi sipil. sebelum menggebu dengan tekad/nawaitu akan melakukan refans vs. bekas 1-star general (bukan TNI-AD) menampar seorang staf PNS akibat kesalahan tidak serius staf itu. cengkiling).S.” Artinya. Tuhan Yang Maha Esa. Dalam kaitan itu. Begitu pula terhadap mbak Megawati cs. bupati. juga Yang Mulia Presiden SBY berkenan mau mempelajari kasus itu. seorang bekas Pati TNI yang (meskipun terlambat) mampu mengembangkan management by heart. silahkan simak ini: “It is not the function of our government to keep the citizen from falling into error. with all due respect mbak Mega. Alhamdulillah. Pernah terjadi. Yudhoyono. It is the function of the citizen to keep the government from falling into error. Douds 329 U. Ini contoh nyata. izinkanlah saya mengingatkan Yang Mulia Presiden Susilo B. Your Excellency President Susilo B.” (U. seorang Asisten Menteri Negara (Menneg. would you please beresin lebih dulu unsur tidak amanah di kalangan segelintir bupati dan/atau walikota (juga camat dan lurah) wong PDIP di seluruh NKRI.Sikap Sang Bupati? Biasa. Ngono yo ngono. 382. habitual denial”). Alhamdulillah. terutama bagi Yang Terhormat para ex Pati TNI selaku insan dha’if. rintihan mereka bukan hanya didengarkan Allah Subhaanahu wa Ta’aala. No more such barbarism! (in fact. bahkan berpotensi dikabulkan-Nya. bahkan dalam pembagian (yang seharusnya) secara adil/proporsional atas “revenue” bulanan kepada warga di tingkat Kalurahan. elektronik dan digital) serta mahasiswa. Rekaman audiovisual tentu dapat diperoleh di METRO TV. “vokal” banget) “anu” (era ORBA). dan lurahnya. Semoga Allah Subhaanahu wa Ta’aala memberkahi dan menolong Yang Mulia Presiden Cak Sus dan Tim beliau di dalam mengelola “The TITANIC” NKRI. JANGAN LAGI ada anggota Polri gemblung dibiarkan ber-perilaku BRUTAL. gubernur. sehingga terjadi rujak sentul di beberapa lembaga/badan di Pusat/Daerah. ex Pati itu sadar. di DPP PDIP & di DPR serta MPR RI. PPP – alih alih PKS. camat. 442) Terakhir. di beberapa Daerah yang berbupati bukan dari unsur aktivis PARTAI DEMOKRAT. para menteri.S. mereka (tanpa sadar) tetap membawa gaya memimpin commanding (di habitat lama). Bukan leading & directing. METRO TV semakin bagus aje. PAN. Bravo METRO TV! Carry on with such a great investigative reporting. the party is over. Menyadari telah menyakiti bukan hanya secara jiwani tapi juga secara pisik terhadap anak-buah. SBY. serta Ka-Polri dan seluruh jajaran di Daerah (Polda – Polres – Polsek) menyakiti hati civilians dan kalangan wong cilik termasuk buruh/pekerja. Amin. ning aja ngono. Yudhoyono dan para bawahan beliau yang juga Muslim (menteri dan Pejabat Tinggi setingkat menteri) dengan Hadith shahih ini: “doa atau rintihan orang orang terzalimi (oleh penguasa yang zalim) TIDAK ada hijab. komunitas Pers (cetak. Itu hanya segelintir contoh dan FAKTA di lapangan. walikota.

Dalam kaitan ini. Arogansi dan brutalisme macam itu juga harus segera diakhiri.” Lha iya to? Cuma anjing hutan (hyena) pemakan bangkai yang paling suka menyalak keras. mencoba meruntuhkan moril lawannya. biasanya warna gelap. Wassalam dan hormat saya. kasus empat unsur Brimob menodong. di dalam bukunya THE WONDER OF THINKING BIG. Kebayoran Baru. Lasty. jelas merusak citra baik kesatuannya dan lembaga TNI. Your Exccelency President (General. bahkan tergolong brutal. Terjemahannya: “Manakala kita (seekor) singa (Raja hutan). hate abdi rakyat (sipil/non-sipil) berperilaku pecicilan. Btw. Kalau di pewayangan. Cuma pecicilan dan petakilan yang mereka mampu pamerin. May Allah SWT bless you. edisi 12 – 13 Mei 1998). mengundurkan diri setelah 14 tahun 11 bulan dinas aktif. sebab ia dahaga pengakuan atas eksistensinya. Catatan: ** huruf ‘e’ pada kata kecu “dibunyikan” seperti ‘e’ pada nama E’ep (Syaifulloh). the insignificant chap: Ucup. Izinkan saya menjelaskan sedikit tentang istilah kecu ini sbb: kecu adalah sekelompok orang berkedok (tutup wajah/muka dari hidung s/d dagu) “kacu” (saputangan atau kain sejenis lebih lebar. dan kasus kasus brutality serupa lainnya. protes pun kagak berani? Cacing paling lemah pun menggeliat. Good luck Your Excellency. protes. penganiayaan sampai mati atas pemuda tidak salah. ada adagium lain juga oleh bule Kristen di Barat pakar people management. First Secretary (economic) as of 1st January 1995. Maklum. mereka bukan singa. penerima award Kapolri Jenderal Dibyo Widodo sebagai Penulis Artikel Terbaik Tahun 1998 Mengenai Masalah Kepolisian: MENYOAL PENCULIK MISTERIUS (Harian MEDIA INDONESIA. wong cilik. jika kita injak tanpa sengaja. Tak percaya? Tengok lagi. lebih sering kita dengar /baca/lihat (di media cetak/elektronik) dilakukan sekelompok unsur prajurit TNI atau personil Polri/Brimob yang rata-rata lulusan slta. Coba. 2 NOVEMBER 2004. Your Excellency. Bawahan (dan mitra kerja) tidak menyukai big boss yang bermuka kusut – alias merengut melulu. “memiting” dan memaki Pamen polisi Mabes Polri. We. bukankah PNS itu bukan prejurit Marinir.. serupa <tapi tak sama> dengan gaya ninja . Ret. di Solo. smile even though it’s aching…(Nat King Cole). you’re supposed to be leading and directing. yang jika dikampleng Komandan Kompinya (akibat kesalahan serius di lapangan) ia bakal diam saja.) SBY. * Bekas The Indonesian Focal Point to The United Nations Environment Programme (UNEP) and The United Nations Center for Human Settlements (UNCHS)/ HABITAT. kita TIDAK perlu MENGAUM. Jakarta Selatan beberapa bulan yl. Unsur gak bener itu paling gemar mengancam civilians dengan menodongkan pistol dinas mereka. senyum simpatik sang presiden tidak skin deep dan tidak hanya di depan publik. Smile when your heart is breaking. JAKARTA. please bear in mind. di apartemen mewah Dharmawangsa (?).Lha gimana to. naik kereta api jelas kudu bayar ongkosnya. Semoga. mereka buto Cakil . singa tidak perlu mengaum. ditunggu respons positif panjenengan Yang Mulia Cak Sus. tetapi ketika ditagih kondektur si kondektur malah ditusuk! Itu mah prejurit gemblung . No more commanding. Cermati perilaku “petakilan” & “pecicilan”. Bekas diplomat RI. oleh beberapa unsur brutal prajurit dari “Kandang Menjangan” (Kartosuro). bahkan dulu sltp.

mengingat Surat Terbuka ini menyangkut masalah cukup “peka”. mendapat penghargaan khusus Kapolri Jend.Red. Saya akan sms ke METRO TV. sehingga JIKA dilakukan perobahan dimungkinkan berisiko menimbulkan misunderstanding. jika sekiranya Pemimpin Redaksi berkenan memuat Surat Terbuka ini secara utuh (ulang. 3 Januari 2000).) jadi basis para kecu. beberapa waktu kemudian Presiden Gus Dur (K. yang oleh pak Kwik Kian Gie & beberapa ekonom top NKRI dilabel sebagai berupaya mbelain secara mati-matian beberapa “Kongglomerat Hitam”) yang temparemental dan sharp tongue bahkan kadang abrasive itu) kok ujug-ujug memecat Menneg BUMN Bung Laksamana Sukardi. bahkan dingin di malam & pagi dini hari berkaitan dengan elevasi kawasan itu yang sekitar 500+ m di atas permukaan laut. dulu. media cetak lain. Amin. Daerah Istimewa Yogyakarta pada dekade 1960an akhir (saya masih sekolah di tingkat Sekolah Rakyat atau kini Sekolah Dasar). juga menyebarkannya di Internet serta mengirimkannya secara langsung kepada Yang Mulia Presiden RI di Istana Merdeka Utara. si bung tidak mendendam kepada saya. seperti yang selama ini sering saya lakukan manakala memberikan beberapa masukan (feedback) penting bagi upaya tanpa henti perbaikan atas content METRO TV. Demi Allah tidak bermaksud ujub dan riya’. Dalam kaitan dengan artikel (utama di REPUBLIKA) yang sungguh lugas dan menyengat itu. apabila dalam waktu 3 (tiga) hari sejak draft surat terbuka ini diterima Pemimpin Redaksi (yaitu hari ke empat) tidak dimuat. sebagai “Artikel Terbaik 1998 Mengenai Masalah Kepolisian”. menjadi “langganan” para kecu bersenjata tajam itu. Hal itu penting. Lagi pula. bude menjadi “akrab” dengan para kecu sontoloyo yang sok akrab itu. Dibyo Widodo. Semoga. . puteri seorang haji juragan padi. Pernah saya dengar. tinggi sekitar 155 cm) – maklum. Juga. kelapa & tembakau yang dikenal sebagai tokoh cukup “sakti” sejak muda. Konon. dan cucu Ki Oentoeng yang konon jauh lebih “sakti” [atas izin Allah SWT. dimuat di edisi 12 – 13 Mei 1998. berhubung para kecu itu sering “mengunjungi” rumah bude. sesungguhnya juga sangat disyukuri. Akan sangat dihargai pula. KASUS TEXMACO: “CHEAPSHOT” LAKSAMANA SUKARDI. selaku bekas praktisi diplomasi bidang ekonomi (for 15 years) dengan seabreg persoalan pelik dan krusial di seluruh dunia. salak.matan Turi. tidak berkenan memenuhi harapan saya itu (memuatnya tanpa merobah draft ini). Harian REPUBLIKA (tgl. jika Pem. di masa lalu beberapa serial artikel saya tentang berbagai isu penting poleksosbudkan nasional dan global (juga surat pembaca) telah dimuat Harian Umum MEDIA INDONESIA (1994 – 1998).yang dicitrakan di film film aksi) dengan “profesi” merampok di kawasan tertentu bagian Utara Kabupaten Sleman. maka I have the liberty (merdeka/bebas/leluasa) mengirimkannya kepada Pem. entah ada korelasinya atau tidak ane gak tahu. Bude kami yang tergolong tough lady itu (padahal postur tubuh kecil.Red. Sleman.H. Almarhum bude kami. *** juga buku kecil tidak terlalu tebal. Salah satunya. 13 FATAL ERRORS MANAGERS MADE (13 Kesalahan Fatal Yang Dilakukan Para Manajer) Akan sangat dihargai. Red. utuh) tanpa mengurangi satupun kata dari Surat Terbuka ini. Mohon maaf. dalam rangka HUT BHAYANGKARA ke-52 Juli 1998. ada satu desa di seputaran Kecamatan (?) Patuk di Utara Yogyakarta (Selatan resort Kaliurang yang berhawa sejuk. berkenan SEGERA memberitahu saya per-sms jika Pem. yaitu ke nomor ponsel saya. B-coz I simply presented my point of views on TEXMACO. mampu membuat desanya “lenyap” berobah menjadi danau di mata sepeleton pasukan Belanda yang sedang berpatroli. dan punya “ilmu” “melipat bumi”> dibandingkan mbah (kakung) kami Haji Mahmud itu <ayah bude kami>] – tidak takut sama para kecu itu manakala mereka merengsek ke rumah beliau di sebuah desa di Utara Keca. AW. MENYOAL PENCULIK MISTERIUS. antara lain.

Bagi anda yang keranjingan berdebat di “Web Blog” tertentu di Barat.a. Yang satu ini. Ada saja penghalang “teknis”. Hmm. seperti yang telah anda baca. menganiaya diri sendiri dengan perbuatan munkar.S. Salam sejahtera. Jen. sungguh memeras tenaga & “kreativitas” saya yang – selaku insan dha’if – jelas terbatas dong. ditulis jauh sebelum bencana gempa dan Tsunami meluluh-lantakkan “Serambi Makkah” (NAD) dan sebagian wilayah Sumatra Utara. dua minggu yl. termasuk kudu melakukan edit ulang dan/atau merevisi Ide-Ide/Gagasan Pengembangan multi-Bisnis (bidang jasa & manufaktur/fabrikasi) termasuk “general Trading”. Antara lain. Amin. Wassalam. Di Yogya ada istilah. baik mode formal maupun pribadi-informal. Seperti credo The U.Semoga. mengedit ulang dan/atau merevisi. di kubur(an) dan akhirnya di Neraka] diri kita sendiri dengan berbagai perbuatan/ucapan/pikiran/perilaku yang bertentangan dengan dan jelas melanggar ajaran2-Nya via para Nabi Besar/Rasul Allah – maka kemelut multi-dimensi yang menerpa kita semua di bumi yang semakin renta ini. Purn. 28 January 2005 pagi. sbb: Bismillahirrohmaanirrohiim. Soesilo Sudarman yang bergaya tutur lugas). silahkan baca juga attachment copy MEMO saya kepada Bang Surya Paloh selaku Big Boss grup itu) Penghalang lain.w.) Surat Terbuka di depan. Niat awal ingin bergabung dengan Tim Relawan (ke NAD/Summut) yang digalang MEDIA GRUP (jika anda ingin mengetahui “sejarah” niat itu. untuk mitra senior saya seorang konsultan senior sebuah grup di ASEAN (beliau wong Indonesia seperti saya). Saya lupa siapa yang menyatakan di “Barat”. izinkan saya berbagi dengan anda aspek lain berikut ini. Sudilah kiranya penerima e-mail ini membaca UPDATE PENTING di halaman 10.” Dalam istilah yang sarkastik (pernah diucapkan ex atasan kami dulu. “Kalau (ber)bicara jangan asal bicara. tapi jelas Nabi Besar Muhammad shalallahu alihi wa salaam (s.S. (Tapi kita semua selaku manusa dha’if diliputi banyak kekurangan/cacat lahir-batin. dan U. Assalamu’alaikum wa Rohmattullahi wa Barokatuh. serta acara acara tayangan langsung (live) yang benar benar bermanfaat bagi upaya bersama dalam rangka nation’s character building. Harian MEDIA INDONESIA dan METRO TV tetap berjaya. yang seolah mencegah saya segera meluncurkannya kepada Yang Mulia Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Yang Terhormat mbak Mega. Sebelum saya lanjutkan ke topik utama re: Surat Terbuka di atas. dibuat Jum’at.) juga (lebih dulu) menyatakannya: kita kudu hati hati dengan mulut kita. Kawan kawan yang dimuliakan Allah Subhaanahu wa Ta’aala (SWT). D’ you know what I mean folks? Be extremely WATCHFUL Cak Sus. “Nek ngomong ojo waton njeplak!” “Hukum” itu berlaku pula pada aktivitas komunikasi antarmanusia secara tertulis. And peace to all.” artinya. saya ngabur keluar kota 10 hari. kalau hendak mengatakan sesuatu seyogyanya dipikirkan dulu potensi dampak ucapan kita itu terhadap orang/orang orang lain. “Ojo clapclup nek ngomong. . Dengan Nama Allah Yang Mahapemurah. he seems to be aiming HIGH as well – RI-1 atau RI2 (JK selaku RI-1 – coup d’ etat Partai GOLKAR?) for forthcoming October 2009. Army: BE ALL YOU CAN BE! Salam buat Bang Surya berewok Paloh. macem macem tetek bengek. berisiko kita kelak menerima “hukum karma” yang “disegerakan” ketika masih hidup. Artinya. Let. cenderung men-de-muliakan [dalam bahasa Qur’an. MURDOCH Inc. Air Force: AIM HIGH!. dan mempertahankan mutu news contents dan Editorialnya. lagi Mahapengasih.

kok didemo dengan cara vulgar seperti itu. Presiden Pertama NKRI. saya tulis (“posting”) pendek di www. maka moderator segera menegur anda secara sangat tegas bahwa anda telah mulai “waton njeplak” di luar konteks diskusi. Dalam hal ini mitra senior saya di atas dan para boss grup bisnis kelas papan atas di sini (juga yang versi berbahasa Inggris.c. Thank God. juga tidak sebebas ketika menulis artikel/opini isu isu tertentu di koran/majalah /tabloid cetak nondigital dan digital seperti ini skala nasional – apalagi global seperti TIME. yaitu kita kudu extra hati hati sebelum mengatakan atau menulis sesuatu? Sebab. berperilaku tak elok. Ndilalah. beberapa kali. apapun etnis dan keyakinan agama mereka (kaum hawa). bule Kristen tidak anti Islam dan netter lain simpatisan bangsa Irak/Arab). Tujuannya. menurut penilaian pribadi saya. Antara lain. untuk pebisnis “kelas dunia” di manca negara). TEMPO menerima cukup banyak keluhan beberapa pihak (via Surat Pembaca di TEMPO).Red. sejak saya masih undergrad alias calon S1. Dalam konteks itulah saya merasa kudu. ketika Wapres Megawati berkunjung ke Kampus ITB untuk meresmikan patung kepala almarhum ayahndanya (Ir. Contoh: sejak periode 2000 s/d 2002. juga di “Daerah”) dan di Amerika (TIME magazine dan majalah IT MobileComputing. sangat jauh berbeda (gayanya) dengan mencurahkan ide ide pengembangan bisnis format tertulis. ex mahasiswa ITB.hadapan “face to face” dengan mereka. Wong Wapres.com di c. saya paling “geram” manakala mendengar dan melihat seorang perempuan didholimi. untuk kategori itu saya telah “lulus” saringan ketat (normal/kudu) beberapa Pem. sekali meluncur (ucapan atau tulisan) ibarat anak panah dilepaskan dari busurnya.-kan ke Pak Ahmad Sudirman (please google his name). seorang atheis ANTI Arab/Islam di India vs./Editor-in-Chief paling tidak tiga media cetak tergolong besar (dalam hal sirkulasi dan segmen readership) di NKRI (Jakarta. Tanpa “pikir panjang. Sebab mengekspresikan “world views” kita (re: isu isu krusial apapun) di dalam “ObrolanNet” seperti yang baru saya mulai pada awal Januari 2000. Pem. Anda akan digusah alias disuruh keluar dri forum jika tetap bersikap sok-paling-benar dan rasialis. mengedit atau merevisi dokumen bisnis itu. menjadi “bulan-bulanan” beberapa netters dari ITB. . kita tidak dapat “sebebas” ketika kita “ngocol” (“ngundar gagasan” a la Pak Besut di RRI Nusantara II Yogya pada dekade 1960an akhir) di Internet.tentu anda paham di sana ada rules yang kudu dita’ati. artinya tidak seluruh mahasiswa ITB) mahasiswa ITB mendemo Wapres RI bahkan ada segelintir yang menimpuki mbak Mega dengan tomat busuk dsb. perempuan lagi. Padahal. kalau ber. Pada yang terakhir ini (ide bisnis). lupa kapan persisnya (2001?). jelas. sekeras apapun opini anda atas isu isu kontroversial tertentu di dunia. saya kategorikan sebagai “perempuan yang dimuliakan Allah”. posting ektra keras itu saya tujukan hanya kepada sekelompok mahasiswa itu yang. menampilkannya “seprofesional mungkin” termasuk membuatnya mudah dimengerti oleh penerima/pembacanya. jika anda mulai “waton njeplak” menghina etnis tertentu (dalam satu kasus. di posting itu. sekelompok (saya kudu ulang. akibat dari apa yang oleh pihak pihak lain itu dianggap sebagai “misquotation” oleh beberapa reporter/redaksi TEMPO. Waduh! Saya dicerca “habis-habisan”. Saya sendiri. Red.mandiri. Gara-garanya. sekelompok. Salah ucap/tulis berisiko ber -dampak backfire dan mengakibatkan rujak sentul alias misunderstanding. Mengapa sih harus begitu. Saya coba membela mbak Mega selaku perempuan yang. Soekarno. seperti dikatakan seseorang di Barat yang saya sandingkan dengan shahih hadith di atas. bukan tak mungkin saya sudah ditimpuk kursi atau botol/batu. alhamdulillah.

jelas saya ngawur dan mengada ada. Saya katakan dalam bahasa Inggris. Phuih! Bak halilintar di “siang bolong”. Dalam insiden lain di dunia maya. Inggris. “Ngapain lo bawa bawa nama almamater UGM!” Saya jawab. karena saya menyamakan para “oknum” itu dengan “ketek” dan “berotak Zionis” (silahkan baca.S. Tetapi terhadap seorang perempuan (Tionghwa RI di Kalifornia. saya. Believe it or not. Maka. Coba anda google.google. Yaitu.dataphone. Specifically. pulang ke rumah s/d Subuh saya tidak dapat tidur.” Kalau di Posting itu saya mendaku sebagai ex mahasiswa U. “Ceukin aje. di Amerika jika seseorang (dalam sesi debat) saking jengkelnya terhadap “kebodohan” kita lantas berucap (tanya) seperti itu. termasuk kawan baru yang mem-forward email mereka kepada saya (kalau tak salah. Ada juga di antara pencerca saya itu. hari berikutnya saya ke WarNet terdekat lagi – gelok nggak? – hanya secara khusus mengirim e-mail kepada perempuan Tionghwa RI itu yang nampaknya menjadi Warga Negara A.Somewhere di Posting pendek itu (mungkin masih dimuat di Homepage pak Ahmad Sudirman http://www.-kan kepada beberapa lainnya. . ada 3-4 ex mahasiswa ITB yang juga merespons. Beliau “paranormal” kondang dari Inggris. google dulu.I. Bahasa Jakartanya. kata “talmud”. mbak. Benar.se/~ahmad/opnin. Coba.” “Ketek” adalah istilah bahasa Jawa untuk monyet atau munyuk.net. Saya meminta MAAF kepadanya atas ucapan saya itu. merespons ObrolanNet saya tahun 2002 re: “bom bali” (sebelum Joe Vialls dan beberapa orang Yahudi non-Talmudik di Australia. meyakini bahwa unsur bejat di CIA dan MOSSAD mengotaki “terror aspal” itu. “micro nuke”) ada seorang Netter di Kalifornia (terkesan orang Indonesia keturunan Jepang di sana) mencerca saya pula tanpa didasari ilmu dan fakta. posting pendek itu “disambar” beberapa mahasiswa kampus itu.”) Btw. dll. saya juga – tanpa pikir panjang – menulis istilah “berotak Zionis”. artinya dia menganggap kita moron alias – sori – “goblok”. Tetapi saya telah “kelepasan” ikutan “se-level” dengan mereka. Qur’an. nampaknya beliau pebisnis) yang mem-forward posting pria itu. Sebagian lagi sungguh murka. Saya cuekin orang itu.S. Email itu saya c. “…anggap saja mereka ketek njoget. oleh beberapa istilah “waton njeplak” saya di posting pendek itu. A.c. saya kok malah balas dengan cercaan tak elok sarkastik seperti itu (“Did you finish your high school?!”).davidicke. justru kemudian menjadi kawan berdialog di Internet.” Selain itu. geram terhadap cara segelintir “oknum” mahasiswa itu ketika mendemo Wapres Megawati. “berotak Zionis. Polemik lantas berakhir. “Lha wong saya memang bekas mahasiswa UGM kok. memikirkan betapa pedih perasaan perempuan di Kalifornia itu. anda akan temukan di “Kitab Hukum” Yahudi sesat Talmudik bukan pengikut ajaran Taurat. tetapi justru membenarkan sebagian opini saya di posting yang memang keras itu. kaum hawa (dan pria) “Kristen” yang mereka kategorikan sebagai goyim (non-Yahudi – maka istilah saya itu. Coba google pula. ketikkan di www. saya merespons agak keras. “yusuf nugroho minta maaf kepada mahasiswa itb”.htm). Insya Allah anda temukan “dialog” saya dengan kawan di ITB itu dan satu posting lama-pendek (dalam bahasa Inggris) mengenai isu Jin. “Did you finish your high school madam?!” Kawan kawan. bagaimana mereka amat sangat merendahkan martabat kaum perempuan Yahudi – apalagi vs. wanita itu telah ikutan nyinyir tanpa dasar vs. akhirnya saya melakukan klarifikasi dan minta maaf kepada “oknum2” itu yang “kebakaran jenggot” merasa amat sangat tersinggung. Ada yang mempersoalkan.com yusuf poerbo atau panca daya. di situ saya katakan kepada mbak Mega. Israel. dan hal hal ghoib lainnya di http://www. Atas nasihat Pak Ahmad Sudirman.. UFO. tanpa saya sadari saya juga telah “waton njeplak”.

Believe it or not (lagi). apalagi sampai menyakiti mereka secara pisik. memang memanggil saya “dad” (= ayah). entah di mana mungkin ada arsipnya di Ahmad Sudirman re: perlakuan santun terhadap istri kita. Bener kan yang saya tulis. let’s return to it (Surat Terbuka di atas). Moral lesson: seperti yang diajarkan Rasulullah s. Tanpa kudu berpanjang lebar di sini. lembut. Saya telpon dia di kantornya – believe it or not – sambil manahan isak tangis (kantor masih agak sepi. ia bersikap lugas ingatkan berbagai pihak terutama pemerintah. Di Surat Terbuka (kita singkat ST) itu. pengungkapan itu dan cara lugas dia re: carut marut penanganan atas berbagai aspek di NAD /Sumut itu. anda baca di paragrap ----. 04. paling tidak di KOMPAS dan media elektronik. Lha. Tentu. never never memperlakukan istri kita (kaum perempuan) secara kasar. Simak yang dilakukan METRO TV re: kinerja SBY – JK selama 100 hari pertama. mengajak masyarakat tidak memilih SBY. Jangankan kepada perempuan lain yang tidak saya kenal dan bukan sanak kadang (sedulur) saya. saya mengantar istri saya ke kantornya on the way to where I worked. bahwa ternyata dalam beberapa rapat ko-ordinasi penanganan masalah berkait dengan paska bencana itu. ‘pa kabar rek?) Ploong. Saya merasa telah menciptakan a VERY BAD START pada pagi hari itu. Di iklan itu. di sana sini (di NAD dan Summut) masih dikeluhkan ada inkoordinasi.Bung Arif BJK di Bandung. juga para Nabi Besar lain. Ada respons dia yang. anak-buah Iblis merasuki kalbu saya. “It’s okay dad.” Anak anak kami.w. malam berikutnya saya dapat tidur pulas…. Some three years ago. siapa pula “oknum” prajurit TNI yang telah secara BRUTAL memukuli Bung Farid Faqih Ketua Government Watch? Catat: Bung Faqih tokoh LSM nasional yang secara terbuka berani pasang iklan. “Lumayan.a. Telah saya tulis pula. telah membuat “gerah” dan “marah” (di belakang beraninya!) pihak terkait tertentu. Ia juga mengungkapkan adanya MARK UP atas data angka pengungsi. Ada hikmahnya saya terkendala mengirimnya kepada Pak SBY dan mbak Megawati. kepada istri saya (Day 8 paska bencana itu) saya katakan bahwa SBY – Kalla saya nilai 7. sebab alhamdulillah saya came early) saya meminta maaf atas ucapan keras saya di perjalanan. Rp. kalau kita masuk angin – siapa yang mau ngerokin kita? Pergi ke hotel esek esek menyewa “pemijat sexy”? Ya kalau mereka bisa ngerokin! Sudah mahal (minimal Rp 200 ribu untuk hotel. wong beliau sendiri mengakui (dan merasa prihatin) bahwa dalam penanganan paska bencana itu. dia menyinggung pula “brutalitas” beberapa unsur militer di era ORBA. tiga (pernah sekolah s/d sltp di luar negeri ketika kami “cari makan” di luar negeri). secara keras. tenteram hati saya. sesampai di kantor saya gelisah “tersiksa” oleh guilty feeling sangat besar – terhadap istri saya yang telah aya kenal sejak kami sekelas dan sejurusan di kampus (1974). Responsnya. Lha itu hak dia. menilai kinerja seseorang harus dilakukan SETELAH ybs melakukannya.” Kata istri saya. apapun motifnya. Coba. Ndilalah. bikin saya “kesetroom” sehingga saya “melengking keras” (di dalam mobil) dalam perjalanan pagi itu. Terungkap pula. terjadi bencana mahadahsyat gempa disusul Tsunami 26 Des. pada pra-PilPres 2. menurut penilaian subyektif saya. Di situ saya tulis …NOW. . Ya 7 lah. terutama bagi sesama pria yang telah berumah-tangga. berrisiko zina pula! Okelah. 300 ribu untuk si sexy – baca saja iklan iklannya di “iklan kecik” di Koran anu).re: penilaian adil terhadap SBY selaku Presiden RI. dan selaku istri tidak jarang ngerokin saya di saat saya “ambruk” akibat “masuk angin”.

Saya bilang. Hidup & mati saya tidak di tangan kalian. dan para pemukul Faqih akan saya “gampar”. saya tak bermaksud berbuat taqabur. Tindakan brutal mereka (dan dibiarkan oleh siapapun komandan lapangan mereka!). Yaitu sebelum pasukan A. tatapi di “tangan” Allah SWT! Period. penilaian re: kinerja Presiden SBY selaku the Commander-in-Chief (bukan Commander-in CHEAT seperti GWB yang jelas telah mendustai dunia re: WMD Irak). tapi just go ahead. please tindak tegas para oknum “ringan tangan” itu. alhamdulillah. pagi ini. pola “Opsus gelap” mereka dapat dibaca. . di TV. Itu komandan lapangan akan saya disiplin sangat keras! Sebab para “oknum” itu telah bersikap/berperilaku amat sangat BODOH. Nilai saya naikkan jadi delapan.Maka. Kalau saya KASAD Jenderal Ryamizard Ryaccudu (maaf kalau mispelled nama beliau). Good luck Cak Sus. menyiksa dan bahkan “meMunirkan”) akibat pernyataan keras ini. siapa wong bodo yg telah mengirim SMS SANGAT URGENT kepada Panglima TNI. Wong bodo. “Munir dibunuh!” (oleh segelintir kelompoik “sakit jiwa” yang mana. sekali lagi. No one scares me. ada yang mau menculik saya pula? Please. jika saya tidak “mengudara lagi” atau mati mendadak secara tidak wajar atau lenyap di telan bumi. Chief! Sekian. tapi BUKA seragam kalian dan jangan bawa senjata api/tajam! Sungguh KEJI. Kepada Yang Terhormat “Bang” Jenderal Ryamizard. RUN for 2009. sangat mungkin ada “oknum” yang “mengerjain” saya. mendarat di Meulaboh dan wilayah lain di Aceh. tapi jelas beliau bukan tipe pemimpin yang cuma “omdo” alias omong doang. lagi lagi merusak citra TNI! Mau apa para oknum brutal hobi memukuli orang orang sipil itu? Mau marah. artinya bukan seluruhnya apalagi institusi TNI. dan KASAD di Banda Aceh – via seseorang yang dikenal wong bodo itu kepada seorang 3-star TNI-AD general di Cilangkap. saya akan melakukan perlawanan keras!” Saya akan balas pengeroyok saya. Jadi.” Saya bilang juga. Silahkan selidiki di Mabes Cilangkap. reaksi keras Presiden SBY terhadap kasus pemukulan itu. dia telah “dipermak” habis habisan oleh unsur gemblung di dalam TNI (mudah mudahan bukan unsur polisi). Kalau saya tulis unsur. agar setiap personil tentara asing itu didampingi oleh personil TNI (liaison officers) ketika berada di wilayah NKRI (NAD). lantas mau mendholimi saya pula? Silahkan. dia didakwa MENCURI sebagian bantuan untuk survivors bencana dimaksud! Jelas. sungguh lagi lagi telah MERUSAK CITRA TNI. JIKA ada unsur brutal di atas (yang “permak” Faqih) di Aceh berniat mendholimi saya pula (menculik. Cukup Allah SWT pelindung saya. “Kalau saya Faqih. dan wassalam. dan PENGECUT kalian! Ooo. Man. Usul dan saran pendek wong bodo via sms itu telah panjenengan laksanakan di lapangan. Btw. DON’T even THINK about (doing) it. Alhamdulillah. Subhanaallah! Terima kasih Panglima TNI.S. kepada istri yang juga ikut geram terhadap tindak kekerasan terhadap Faqih itu. Lagi. Terakhir. komandan lapangan di TKP itu. saya bukan moron. kepada para pembaca. Nobody’s perfect. hayo?) Apakah kelak ada juga yang mau bunuh Faqih!? Simak pula. Yusuf bin Jussac MR. the President did it quite well.

28 Januari 2005.JAKARTA. Jum’at. 5 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful