Nama : Dwi Yulianti M NPM : 15131P008 Kelas : B

PENGANGGARAN MODAL
Prinsip Penilaian Aset Secara Umum Penganggaran modal adalah proses perencanaan pengeluaran modal untuk memperoleh asset yang aliran kasnya diperkirakan di atas satu tahun (Brigham and Houston; 2003 ; Rosyd 2009). Penganggaran modal mencakup keseluruhan proses penganalisisan proyek-proyek dan penetapan proyek mana yang akan dimasukkan ke dalam penganggaran modal. Ada dua jenis proyek dalam penganggaran modal, yaitu: proyek independen dan proyek saling ekslusif (Hansen dan Mowen, 2005). Proyek independen adalah proyek yang jika diterima atau ditolak, tidak akan mempengaruhi arus kas proyek lainnya sedangkan proyek saling ekslusif adalah proyek-proyek yang apabila diterima, akan menghalangi penerimaan proyek lainnya. Proses penganalisaan dan penetapan proyek dalam penganggaran modal akan melibatkan tiga faktor utama yang saling terkait yaitu manfaat, waktu, dan resiko. Faktor manfaat terkait dengan aliran kas masuk bagi perusahaan di masa depan. Faktor waktu terkait dengan jeda waktu antara investasi di awal periode dengan realisasi kas masuk. Sedangkan faktor resiko terkait dengan tingkat resiko yang dihadapi sehubungan dengan realisasi dari kas masuk di masa depan (Belkaoui, 1993; Rosyd 2009). Masalah Dalam Menghitung Aliran Kas Perusahaan mengharapkan akan menghasilkan arus kas yang lebih besar daripada sebelum melakukan suatu investasi. Di dalam capital budgeting ini disebut sebagai arus kas tambahan (incremental cash flow). Incremental cash flow ini yang digunakan untuk menghitung atau menganalisa kelayakan suatu proyek dengan metode net present value. Empat (4) hal yang harus diperhatikan di dalam menentukan arus kas tambahan yaitu (Ross, 2008): 1. Sunk Cost Pengeluaran yang telah terjadi di masa lalu, yang tidak terpengaruh oleh keputusan menerima atau menolak suatu proyek.

untuk itu biasanya digunakan acuan bahwa investasi yang dilakukan harus lebih tinggi dari Minimum acceptable rate of return atau Minimum atractive rate of return. Terminal Value Arus kas yang dihasilkan jika pada akhir periode. Nilai ini adalah nilai bersih dari penjualan tersebut. b) Free Cash Flow Arus kas bersih yang dapat dihasilkan selama proyek tersebut berlangsung. Arus kas dalam suatu proyek terdiri atas beberapa komponen yaitu: a) Initial investment (Investasi awal) untuk membiayai proyek tersebut. investasi tersebut dijual. Side Effect sebaliknya Biaya yang timbul karena perusahaan kehilangan suatu pendapatan karena aset perusahaan Erosion menerima digunakan pada proyek yang lain. terjadi ketika produk baru menurukan cash flow sedangkan synergy terjadi 4. Opportunity Cost kesempatan 3. Minimum acceptable rate of return adalah laju pengembalian minimum dari suatu investasi yang berani dilakukan oleh seorang investor. Allocated Cost Dilihat sebagai pengeluaran kas jika terjadi kenaikan cost pada proyek. Dapat diklasifikan sebagai erosion atau synergy. Yang diperhitungkan disini adalah selisih arus kas masuk dan keluar (pendapatan dan biaya) setelah dikurangi pajak dan tidak memperhitungkan bunga dan depresiasi. . Net Present Value (NPV) Metode NPV menggunakan teknik Discounted Cash Flow (DCF) untuk memperhitungkan nilai waktu uang dari semua arus kas proyek Persamaan NPV dapat dinyatakan sebagai berikut : : Semua pengeluaran yang digunakan Internal Rate Of Return (IRR) IRR digunakan dalam menentukan apakah investasi dilaksanakan atau tidak.2.

Disamping itu.EAC) Perhatikan bahwa . Periode “Payback” menunjukkan perbandingan antara “initial investment” dengan aliran kas tahunan. kedua pendekatan tersebut juga dipengaruhi oleh jenis dari proyek yang sedang dipertimbangkan. Mutually Exclusive Project Mutually exclusive Project adalah proyek – proyek yang mempunyai fungsi yang sama. Pendekatan itu dipengaruhi oleh keadaan keuangan perusahaan (terbatas ataukah tidak terbatas).Payback Period Periode “Payback” menunjukkan berapa lama (dalam beberapa tahun) suatu investasi akan bisa kembali. Nilai Tahunan Ekivalen (EAW) Disebut juga Arus Kas Tahunan Seragam Ekivalen (UAC) atau Nilai Tahunan Seragam Ekivalen Jika berkaitan dengan arus kas negatif atau pembayaran Biaya Tahunan Ekivalen (Equivalent Annual Cost. Pendekatan ini cukup sederhana Karena hanya membandingkan kriteria yang dimiliki oleh masing – masing proposal dengan kriteria mínimum yang sudah ditetapkan sebelumnya. misalkan dirangking berdasarkan rate of return atau lainnya. Diterimanya salah-satu proyek atau kelompok proyek yang mutually exclusive akan menghilangkan kesempatan kelompok mutually exclusive yang lain. dengan rumus umu sebagai berikut : Payback period = Profitability Indeks Metode ini menghitung perbandingan antara nilai sekarang penerimaanpenerimaan kas bersih di masa datang dengan nilai sekarang investasi. b. Accept – reject approach Meliputi pengevaluasian proposal capital expenditure untuk menentukan apakah proposal – proposal tersebut dapat diterima atau tidak. Pendekatan ini akan sangat sesuai untuk perusahaan – perusahaan yang mempunyai dana yang tak terbatas. Ada dua pendekatan terhadap keputusan capital budgeting. Ranking approach Pendekatan yang kedua adalah dengan cara merangking proyek – proyek berdasarkan kriteria – kriteria yang sudah ditentukan sebelumnya. Kedua pendekatan tersebut a.

i. dihitung secara tradisional. Option to Abandon. Semakin besar ketidakpastian. EAW/UAC. produksi akan meningkat tiga kali lipat. Misal. semakin besar nilai proyek. Gummy Glue Company sedang mempertimbangkan pembuatan lem baru yang revolusioner.1) Nilai Tahunan Ekivalen (EAW) Disebut juga Arus Kas Tahunan Seragam Ekivalen (UAC) atau Nilai Tahunan Seragam Ekivalen Jika berkaitan dengan arus kas negatif atau pembayaran Biaya Tahunan Ekivalen (Equivalent Annual Cost. Perhatikan bahwa prhitungan ini. dan Timing Option ) Adanya pilihan manajerial mendorong peningkatan nilai proyek investasi. proyek ini seharusnya ditolak. Menurut metode tradisional arus kas diskonto.1) Real Option ( Option to Expand.N) (6. nilai sekarang bersih proyek diperkirakan -$ 3juta.000 galon lem/bulan. Namun tingkat produksi tersebut dipandang dari sisi produksi maupun pemasaran bersifat tidak ekonomis. Perusahaan itu dapat membangun pabrik yang mampu memproduksi 25. Nilai proyek dapat dianggap sebagai nilai sekarang bersih. manajemen seringkali memiliki pilihan untuk membuat investasi lanjutan.N) (6. misalnya dalam dua tahun. dan pabrik akan beroperasi pada skala efisiensi yang tinggi . Dengan perluasan ini. adalah ekivalen dengan Nilai Sekarang (PW) melalui persamaan berikut: EAW (X) = PW (X) (A/P.Akan . perusahaan dapat memperluas pabrik baru.i. Pilihan Untuk berekspansi Dalam proyek seperti pendirian pabrik. Jenis pilihan manajerial tersedia meliputi . ditambah nilai setiap pilihan. EAW/UAC. Jika penjualan meningkat secara dramatis. adalah ekivalen dengan Nilai Sekarang (PW) melalui persamaan berikut: EAW (X) = PW (X) (A/P. Akibatnya.EAC). Nilai proyek = NPV + Nilai Pilihan Semakin banyak pilihan dan semakin tinggi ketidakpastian yang meliputi penggunaan proyek. semakin besar kemungkinan pilihan akan dilaksanakannya dan selanjutnya semakin besar nilai pilihan.prhitungan ini. Namun lem baru ini diperkirakan dapat memenangkan persaingan.

yaitu pelaksanaan proyek tidak perlu dilakukan saat itu juga. semakin besar nilai pilihan untuk menunda. Jika Gummy Glue Company tidak melakukan investasi awal. . Alasan yang digunakan untuk menentukan apakah suatu proyek sebaiknya dibatalkan sama dengan alasan dilakukan penganggaran modal. Namun demikian. Dana harus dipindahkan atau dibatalkan dari proyek yang dianggap sudah tidak memberikan nilai ekonomis yang mencukupi. Namun penundaan menyebabkan perusahaan kehilangan arus kas yang seharusnya dapat diperoleh lebih cepat serta keuntungan sebagai pelopor. nilai pembatalan dapat diperkirakan. Secara umum. proyek investasi seharusnya dilepaskan pada saat : (1) Nilai pembatalan melebihi nilai sekarang arus kas berikutnya di masa depan. terdapat pilihan untuk menunda. Perusahaan itu tidak akan mengalami apa yang disebut ahli-ahli strategi bisnis sebagai keuntungan pelopor. Pilihan Untuk Berhenti Pilihan kedua adalah membatalkan proyek yang telah dipilih. semakin besar perubahan arus kas yang mungkin. Pada saat melakukan keputusan yang berkaitan dengan produk baru.tetapi. proyek-proyek tertentu tidak memiliki nilai pasar atau alternatif penggunaan dan oleh karena itu nilai pelepasannya = 0. Pilihan Untuk Menunda Pada beberapa proyek investasi. perusahaan dapat memperoleh infromasi baru tentang pasar. harga. perusahaan dapat melakukan peluncuran yang lebih menguntungkan. Namun jika perusahaan menunda. Jika produk diluncurkan sekarang. biaya dan hal-hal lain. manajemen memiliki pilihan untuk meluncurkan produk saat ini atau di kemudian hari. Dalam cara di atas. Seperti halnya pilihan manajerial lainnya. Dengan menunggu. perusahaan akan memperoleh arus kas lebih cepat daripada jika dilakukan penundaan. kesempatan untuk memenuhi tingkat permintaan yang lebih tinggi tidak dapat diperoleh jika investasi tahap pertama tidak dilakukan. Pembatalan ini dapat dilakukan dengan cara menjual aktiva proyek atau menggunakannya di bagian lain perusahaan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful