BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Komposisi Sekam Padi Dan Abu Sekam Padi Sekam memiliki kerapatan jenis (bulk densil)1125 kg/m3, dengan nilai kalori 1 kg sekam sebesar 3300 k. kalori, serta memiliki bulk density 0,100 g/ ml, nilai kalori antara 3300 -3600 kkalori/kg sekam dengan konduktivitas panas 0,271 BTU (Houston, 1972). Sekam dikategorikan sebagai biomassa yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti bahan baku industri, pakan ternak dan energi atau bahan bakar ataupun sebagai adsorpsi pada logam-logam berat. Sekam tersusun dari jaringan serat-serat selulosa yang mengandung banyak silika dalam bentuk serabut-serabut yang sangat keras. Pada keadaan normal, sekam berperan penting melindungi biji beras dari kerusakan yang disebabkan oleh serangan jamur, dapat mencegah reaksi ketengikan karena dapat melindungi lapisan tipis yang kaya minyak terhadap kerusakan mekanis selama pemanenan, penggilingan dan pengangkutan. ( Haryadi. 2006 ). Ditinjau dari komposisi kimiawinya, sekam mengandung beberapa unsur penting sebagai yang tercantum pada tabel 2.1:

Tabel 2.1. Komposisi Kimia Sekam Padi (% berat) Komponen Kadar air Protein kasar Lemak Ekstrak nitrogen bebas Serat Abu Pentosa Sellulosa Lignin % Berat 32,40 – 11,35 1,70 – 7,26 0,38 – 2,98 24,70 – 38,79 31,37 – 49,92 13,16 – 29,04 16,94 – 21,95 34,34 – 43,80 21,40 – 46,97 Sumber: Ismunadji, 1988 dalam Sihombing 6

20 – 1. Pemurnian Air Pemanfaatan sekam antara lain sebagai sumber energi.2.42 Sumber: Houston.96 0.13 0. b.1.50 0. 1972 dalam Sihombing 2. Komposisi Abu Sekam Padi Komponen SiO2 K2O Na2O CaO MgO Fe2O3 P2O5 SO3 Cl % Berat 86.2. Pemanfaatan sekam padi untuk menjernihkan air yaitu melalui proses filtrasi/penyaringan partikel.F.1.84 0.00 – 0.90 – 97.12 – 1.75 0. koagulasi dan adsorpsi. Akan tetapi karbon yang terkandung didalam .30 0. Pemanfaatan Sekam Padi di Bidang Industri Adapun pemanfaatan sekam padi di bidang industri adalah : a.20 – 2. silika dari sekam merupakan saingan dari sumber silika lain seperti pasir.58 – 2. bahan pencampur untuk pembuatan semen portland dalam bidang industri.Sedangkan kandungan kimia dari abu hasil pembakaran sekam padi adalah seperti yang tercantum pada tabel 2.54 0.00 – 1.10 – 1. abu gosok yaitu untuk keperluan rumah tangga.00 – 0. Sumber Silika Sekitar 20% silika dalam sekam padi merupakan suatu sumber silika yang cukup tinggi.D. bentonit dan tanah diatomae tetapi biasanya silika dari sekam padi mempunyai keuntungan karena jumlah elemen lain (pengotor) yang tidak diinginkan adalah sangat sedikit dibandingkan jumlah silikanya. : Tabel 2. Silika diperoleh dari pembakaran sekam untuk menghasilkan abu atau secara ekstraksi sebagai natrium – silikat dengan larutan alkali.50 0. selain itu untuk menjernihkan air.

d. batu tulis dan sifat lunak. Gel silika adalah mineral alami yang dimurnikan dan diolah menjadi salah satu bentuk butiran atau manik-manik. Walaupun namanya. Sebagai pengering. Silika Gel Salah satu bahan yang telah berhasil dibuat dengan bahan dasar abu sekam padi adalah silika gel. Gugus silanol (Si – OH) inilah yang memberikan sifat polar pada silika gel dan merupakan sisi aktif dari silika gel. 2. Bahan Bakar Pembakaran merupakan satu metode yang umum dan sering digunakan dalam proses akhir pengolahan sekam padi. Yang dapat dimanfaatkan sesuai dengan fungsinya. porositas silika gel juga akan bertambah. Bahan Bangunan Manfaat sekam padi adalah sebagai bahan bangunan yang berhubungan dengan pengerasan balok. dan luas permukaan. akibat dari banyaknya pori yang dimilikinya. Kegunaan silika gel didasarkan pada keberadaan situs aktif berupa gugus silanol (Si – OH) dan siloksan (Si – O – Si) di permukaan dan sifat fisiknya seperti kestabilan mekanik.2005). Luas permukaan silika gel yang besar 300. ubin. gel silika padat. batu bata. ia memiliki . Silika gel memiliki kemampuan menyerap yang sangat besar terhadap molekul-molekul air. silika dibuat secara sintetis dari natrium silikat.2. Sifat yang paling penting dari silika gel adalah sebagai adsorben yang dapat diregenerasi.800 m2/g. Dengan bertambahnya luas permukaan silika gel. Gel silika adalah butiran seperti kaca dengan bentuk yang sangat berpori. c. Sekam padi yang dibakar secara langsung untuk meneruskan aliran uapnya atau digunakan di dalam generator untuk menghasilkan tenaga penguat dengan minyak yang memiliki nilai bahan bakar.sekam padi berfungsi sebagai koagulan pembantu dengan menyerap atau menurunkan logam – logam pada air yang tercemar. Permukaan yang kompleks dari silika gel yakni terdiri atas lebih dari satu macam tipe gugus hidroksil – OH yang terikat pada permukaan silika gel (Narsito.

wikipedia. Sol mirip agar – agar ini dapat didehidrasi sehingga berubah menjadi padatan atau butiran mirip kaca yang bersifat tidak elastis.ukuran pori rata-rata 2. pengering dan penopang katalis. Istilah logam berat sebetulnya sudah dipergunakan secara luas. Memiliki spesifikasi grafitasi yang sangat besar (lebih dari 4). sebagai unsur yang menggambarkan bentuk dari logam tertentu.kriteria yang sama dengan logam-logam yang lain. Silika gel merupakan suatu bentuk dari silika yang dihasilkan melalui penggumpalan sol natrium silikat (NaSiO2). Garam – garam kobalt dapat diabsorpsi oleh gel ini (http://id.2.6 nanometer dan memiliki afinitas yang kuat untuk molekul air. terutama dalam perpustakaan ilmiah. Logam Berat Logam berat masih termasuk golongan logam dengan kriteria . Sifat ini menjadikan silika gel dimanfaatkan sebagai zat penyerap. Karakteristik dari kelompok logam – logam berat adalah sebagai berikut: 1. .org/wiki/silika gel). Penataan tetrahedral SiO4 pada Silika Gel 2.3. Adanya gugus -OH yang mampu membentuk ikatan hidrogen dengan gugus yang sama dari molekul lain yang mengakibatkan silika dapat digunakan sebagai pengering dan fasa diam pada kolom kromatografi (Narsito. Gambar 2. Perbedaan terletak pada dari pengaruh yang dihasilkan bila logam berat ini masuk atau diberikan ke dalam tubuh mahklup hidup.1. 2005).2.

Sebagai contoh logam berat air raksa (Hg).92 Å. Namun demikian. Tetapi apabila kebutuhan tersebut tidak terpenuhi dapat berakibat fatal terhadap kelangsungan makhluk hidup. yang dapat ditempa. Dengan demikian. Mempunyai respon biokimia yang khas (spesifik) pada organisme hidup. deret kimia logam Cd merupakan logam transisi. kadmium (Cd). dan seng. Mempunyai nomor atom 22 . Massa atom logam kadmium 112.23 dan 40 .logam berat tersebut dibutuhkan oleh makhluk hidup.1.2. titik didih 767 0C. meskipun semua logam berat dapat mengakibatkan keracunan atas makhluk hidup.1984).411 g/mol. Contoh dari logam berat esensial ini adalah kadmium (Cd). rapatan pada suhu kamar 8.massa jenis cair padat titik lebur 7.996 g/cm3. Dimasa silam kadmium malah digunakan dalam pengobatan syphilis dan malaria. Karena tingkat kebutuhan yang sangat diperlukan sehingga logam . 2008).3.logam tersebut juga dinamakan sebagai logam . seng (Zn). Kadmium ( Cd ) Kadmium (Cd) adalah logam putih keperakan. jari-jari ion divalen 0. 2. Kadmium merupakan logam transisi. panas . lunak dan tahan korosi. Oleh karena sifat-sifatnya kadmium banyak dipakai sebagai stabilizer dalam pembuatan polyvinilclorida. dan nikel (Ni). maka berubah fungsi menjadi racun. timbal (Pb). Semua logam berat dapat dikatakan sebagai bahan beracun yang akan meracuni makhluk hidup. magnesium (Mg) (Sudarwin. dan krom (Cr). Bila logam . 1977).50 serta unsur laktanida dan aktinida. kadmium dapat ditemukan di dalam perairan baik di dalam sedimen maupun di dalam penyediaan air minum (Cooke. Kadmium melebur pada 321 0C dan melarut dengan lambat dalam asam encer dengan melepaskan hidrogen (disebabkan oleh adanya potensial elektodanya yang negatif) (Vogel. sebagian dari logam . 3. Kadmium didapat pada limbah berbagai jenis pertambangan logam yang tercampur kadmium seperti timah hitam.logam esensial tubuh.logam esensial yang masuk ke dalam tubuh dalam jumlah yang berlebihan. Kebutuhan tersebut dalam jumlah yang sedikit.65 g/cm3.

org/wiki/kadmium. 1991). struktur kristal hexagonal (http://id.39. Massa atom logam zink 65.html).org/wiki/seng. nomor atom 30.3. hati. Demikian juga bila dibandingkan dengan Baku Mutu Air Laut untuk biota laut yang ditetapkan oleh KMNKLH Nomer 51.14 g/cm3. namun melunak bila dipanaskan di atas 100 0C (Eksiklopedi nasional Indonesia. jari-jari ion divalen 0. rapatan pada suhu kamar 7. dan NAB yang ditetapkan oleh KMNKLH (1988) untuk kepentingan biota laut yaitu <0.html). elektronegativitas 1. Zink melebur pada 4100C dan mendidih pada 9060C (Vogel.8 kj/mol.massa jenis cair padat titik lebur 6. 2. Tubuh sama sekali tidak memerlukannya dalam proses metabolisme.1. 2. Efek toksik Bagi manusia. karena tidak adanya mekanisme tubuh yang dapat membatasinya.jari logam 135 pm.87 kj/mol.1500C.58 0C dan mendidih pada suhu 907 0C.69 (Pauling scale).1. dan sebagian yang dikeluarkan lewat saluran pencernaan. wikipedia. .409(4) g/mol.01 ppm. Zink ( Zn ) Zink merupakan unsur kimia berupa logam putih kebiruan dan mengkilap dan bersifat diamagnetik dengan lambang kimia Zn. Apabila Cd masuk ke dalam tubuh maka sebagian besar akan terkumpul di dalam ginjal. Kadmium dapat mempengaruhi otot polos pembuluh darah secara langsung maupun tidak langsung lewat ginjal.69 Å. Kadar ini masih sesuai dengan kadar Cd normal dalam air laut yakni 0. Karena Cd sangat beracun bagi manusia dan dapat diabsorpsi tubuh dalam jumlah yang tidak terbatas. kadmium sebenarnya merupakan logam asing. Sebagai akibatnya terjadi kenaikan tekanan darah. Berdasarkan teori kadar Cd dalam air berkisar antara <0.penguapan 99. panas penguapan 130. meleleh pada suhu 419.1984). bilangan oksidasi 2 (http://id.001 ppm. jari.3. wikipedia.2.11 pprn (WALDICHUK 1974).jari-jari atom 151 pm. Tahun 2004 yakni 0. Zink memiliki massa atom relatif 65. Pada suhu kamar zink keras dan getas.57 g/cm3. deret kimia merupakan logam transisi. Logam ini cukup mudah ditempa dan liat pada 110 .001 pprn. struktur kristal hexagonal.

kandungan Zn plasma akan menurun. Juga digunakan zat warna untuk cat. Seng yang masuk kedalam tubuh kemudian cepat diangkut sebagai komplek Zn albumin ke dalam sistem aliran darah portae hepatis.1 ppm. Kadar normal Zn dalam air laut adalah 2. Pada kasus dimana jari-jari ion merupakan faktor penentu.Sifat kimiawi seng mirip dengan logam-logam transisi periode pertama seperti nikel dan tembaga dan hampir tak berwarna. besi yang merupakan produk anti karat. Zn sangat berperan dalam proses penyembuhan luka. Demikian juga bila dibandingkan dengan Baku Mutu Air Laut yang ditetapkan oleh Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor: 5 1 Tahun 2004 untuk kehidupan biota laut yakni: 0. Jari-jari ion seng dan magnesium juga hampir identik Oleh karenanya. Kadar Zn ini berbahaya bagi kehidupan organisme perairan. misalnya insulin.05 ppm. tetapi pada hati dan sekitar daerah luka kandungan Zn naik. pestisida dan sebagainya Zn merupakan logam yang terbanyak berikatan dengan enzim karena sekitar 200 jenis enzim mengandung Zn. 2. Seng juga berperan dalam menstabilkan struktur protein.O ppb atau 0. alkohol dehidrogenase hati. bahan keramik. Sebagai contoh.1 Manfaat Zink (Zink) Seng ditemukan dalam suatu pertambangan logam. 1988) untuk kepentingan kehidupan biota laut yakni <0. alkalin fosfotase dan superoksida dismutase. lampu. Seng dan beberapa bentuk senyawanya digunakan dalam produksi logam campuran misalnya.2.3. Dengan adanya perubahan ini.002 ppm (WALDICHUK 1974). Kadar ini masih sesuai dengan NAB yang ditetapkan oleh Baku Mutu Air Laut (KMNKLH. sifat-sifat kimiawi keduanya akan sangat mirip. gelas. dalam hal ini . sebagai bentuk sulfida. perunggu. garam kedua senyawa ini akan memiliki struktur kristal yang sama. Mekanisme transportasi Zn ini terutama terlihat setelah terjadi pada kasus penderita traumatik fisik. Senyawa seng ini juga sering digunakan dalam pelapisan logam seperti baja. Seng cenderung membentuk ikatan kovalen berderajat tinggi. yaitu dengan adanya restribusi Zn cepat dalam tubuh. loyang dan kuningan. setelah terjadi luka.

yaitu: a. 2. Peristiwa adsorpsi disebabkan oleh gaya tarik molekul dipermukaan adsorben (Estein. Peristiwa adsorpsi disebabkan oleh daya tarik . Defenisi Adsorpsi Adsorpsi adalah peristiwa penyerapan suatu zat.4. Jenis Adsorpsi Berdasarkan daya tarik molekul adsorben dengan adsorbat. kedewasaan masa kelamin terhambat. adsorpsi dibedakan menjadi dua. Adsorpsi 2.4. zat yang diserap disebut fase terserap sedangkan zat yang menyerap disebut adsorben. 2005).Zn terlibat dalam proses penyembuhan luka. terbentuk ikatan kimia. 2. timbul penyakit kulit dan sebagainya (Darmono. ion atau molekul yang melekat pada permukaan. partikel koloid mempunyai permukaan luas sehingga mempunyai daya serap adsorpsi yang besar. Adsorpsi fisika Adsorpsi yang disebabkan oleh gaya Van Der Wall yang ada pada permukaan adsorben.1. Adsorpsi kimia Adsorpsi yang terjadi karena adanya reaksi antara zat yang diserap dengan adsorben panas adsorpsinya tinggi lapisan molekul pada adsorben hanya satu lapis. Peristiwa penyerapan suatu zat pada permukaan zat lain disebut adsorpsi. dalam hal ini Zn terlibat dalam proses pembentukan protein baru untuk menyembuhkan luka. panas adsorpsinya rendah dan lapisan yang terjadi pada permukaan adsorben biasanya lebih kecil dari satu molekul. dimana molekul dari suatu materi terkumpul pada bahan pengadsorpsi atau adsorben. Sifat adsorpsi partikel koloid banyak dimanfaatkan dalam proses penjernihan air atau pemurnian suatu bahan yang masih mengandung pengotor. Terjadinya adsorpsi pada permukaan larutan disebabkan karena adanya kekuatan atau gaya tarik – menarik antara atom atau molekul pada permukaan larutan. Penyakit defisiensi Zn pada orang dapat menyebabkan meningkatnya pertumbuhan dalam tubuh manusia. 1995).4.2. b.

molekul di permukaan adsorben. 1992). faktor-faktor yang mempengaruhi dari proses adsorpsi adalah sebagai berikut: a. Adsorpsi fisika sering sekali menunjukkan adsorpsi dari adanya gaya Van der Wall. Adsorpsi zat terlarut oleh adsorben padat cenderung membentuk ikatan hidrogen jika salah satu mempunyai kelompok ikatan hidrogen sebagai donor dan yang lainnya sebagai akseptor (Yun dkk. b. Struktur molekul adsorbat Hidroksil dan amino mengakibatkan mengurangi kemampuan penyisihan sedangkan nitrogen meningkatkan kemampuan penyisihan. Peningkatan berat molekul adsorbat dapat meningkatkan kemampuan adsorpsi. Gaya-gaya paling kuat yang ada dalam adsorpsi molekul-molekul kecil dari larutan cair yaitu pertukaran ion dan ikatan hidrogen. 2.4. Beberapa gaya yang dapat menyebabkan terjadinya adsorpsi diantaranya adalah : (1) interaksi non polar Van der Wall. terjadi karena adanya gaya adhesi antara zat terlarut dengan adsorben.. Adsorbat dengan rantai yang bercabang biasanya lebih mudah diadsorp dibandingkan rantai yang lurus. Jenis adsorbat Peningkatan polarisabilitas adsorbat akan meningkatkan kemampuan adsorpsi molekul yang mempunyai polarisabilitas yang tinggi (polar) memiliki kemampuan tarik-menarik terhadap molekul lain dibandingkan molekul yang tidak dapat membentuk dipol (nonpolar). Konsentrasi adsorbat . c. Adsorpsi menurunkan ketidakseimbangan daya tarik yang terjadi di permukaan (Alberty. 1992). Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Adsorpsi Secara umum. d. (3) pertukaran ion dan (4) pembentukan ikatan kovalen. Luas permukaan adsorben ditentukan oleh ukuran partikel dan jumlah dari adsorben. Luas permukaan Semakin luas permukaan adsorben. 2001 dan Alberty dkk. (2) pembentukan ikatan hidrogen.3. maka makin banyak zat yang teradsorpsi.

pH. menentukan kecepatan waktu kontak adsorben dan adsorbat. yaitu kesetimbangan terjadi apabila kecepatan adsorpsi sama dengan kecepatan desorpsi. tetapi bila pengadukan terlalu cepat kemungkinan struktur adsorben sepat rusak. Waktu kesetimbangan dipengaruhi oleh tipe biomassa (aktif atau tidak aktif). ion yang terlibat dalam system biosorpsi.Semakin besar konsentrasi adsorbat dalam larutan maka semakin banyak jumlah substansi yang terkumpul pada permukaan adsorben. 2. Asumsi yang digunakan pada persamaan dalam Langmuir adalah: (1) Permukaan adsorben bersifat homogen.htm) Hubungan antara jumlah adsorbat yang terserap dengan konsentrasi adsorbat dalam larutan pada keadaan kesetimbangan dan suhu tetap dapat dinyatakan dengan isoterm adsorpsi. 2006). Kecepatan pengadukan. aktivitas gugus fungsi pada biosorben dan kompetisi ion logam dalam proses adsorpsi. sehingga energi adsorpsi konstan pada seluruh bagian (2) Tiap atom teradsorpsi pada lokasi tertentu di permukaan adsorben (3) Tiap bagian permukaan hanya dapat menampung satu molekul atau atom (Sembodo. Model Isoterm Langmuir Model Isoterm Langmuir menggunakan pendekatan kinetika. e. Bila pengadukan terlalu lambat maka proses adsorpsi berlangsung lambat pula. Pemanasan yang terlalu tinggi menyebabkan rusaknya adsorben sehingga kemampuan penyerapannya menurun. (http://www. 2. Temperatur Pemanasan atau pengaktifan adsorben akan meningkatkan daya serap adsorben terhadap adsorbat menyebabkan pori-pori adsorben lebih terbuka. pH larutan mempengaruhi kelarutan ion logam. penentuan waktu kontak yang menghasilkan kapasitas adsorpsi maksimum terjadi pada waktu kesetimbangan. konsentrasi ion logam. 3.newworldencyclopedia. 1.org. sehingga proses adsorpsi kurang optimal.5. .entry/Adsorption. Waktu kontak.

b serta suhu. sedangkan fasa gerak dapat berupa cairan disebut eluen atau pelarut .b a m Dan apabila dialurkan c (x/m) terhadap c akan dihasilkan kurva berupa garis lurus dengan kemiringan 1/a dan titik perpotongan dengan ordinat 1/ab. Gerakan fasa gerak ini mengakibatkan terjadinya migrasi differensial komponenkomponen dalam sampel. 2. Kromatografi Kolom Kromatorgafi kolom didasarkan pada distribusi solut diantara dua cairan dalam suatu kolom.Persamaan Langmuir dapat ditulis sebagai berikut: x a.html). c x/m = jumlah zat terlarut yang teradsorpsi per satuan massa adsorben = jumlah zat terlarut yang teradsorpsi persatuan massa adsorben = tetapan empiris yang tergantung pada sifat dari jenis adsorben c 1 c = + x a.b.6. .org/wiki/Kromatografi Kolom. Pengertian kromatografi menyangkut metode pemisahan yang didasarkan atas diferensial komponen sampel di antara dua fasa. ataupun dapat bereaksi secara kimia (penukar ion) (http://id. teradsorpsi. Fase diam tipis cairan yang melapisi permukaan dari peralatan inert yang berpori-pori dan memberikan pemisahan yang lebih tajam dan tidak bergantung pada kadar. Menurut pengertian ini kromatografi selalu melibatkan dua fasa. atau gas pembawa yang inert. wikipedia. Komponen yang dipisahkan harus larut dalam fasa gerak dan harus mempunyai kemampuan untuk berinteraksi dengan fasa diam dengan cara dapat melarut di dalamnya. Fasa diam dapat berupa padatan atau cairan yang terikat pada permukaan padatan (kertas atau adsorben). yaitu fasa diam (stationary phase) dan fasa gerak (mobile phase).c dimana: a.c = m 1 + b.

Di atas kran dipasang wol kaca (glass wool) untuk menahan fasa diam. Berbeda dengan sistem batch yang mencampurkan adsorben pada larutan yang tetap jumlahnya dan diamati perubahan kualitasnya pada selang waktu . 2003). fasa diam diubah dulu menjadi bubur lumpur (slurry). pati. Fase gerak pada kromatografi kolom dapat berupa pelarut tunggal atau campuran beberapa pelarut dengan komposisi tertentu (Soebagio. Dalam cara basah. kemudian baru diisikan ke dalam kolom. Alat Kromatografi Kolom Peralatan utama kromatografi sederhana terdiri dari kolom dan labu Erlenmeyer penampung eluen. silika gel. bauksit. Pengisian fasa diam ke dalam kolom dapat dilakukan dengan cara kering dan basah. Kolom umumnya terbuat dari pipa kaca dengan ukuran bervariasi tergantung pada keperluan. ukuran partikel fasa diam harus seragam. Kolom dilengkapi dengan kran untuk mengatur aliran pelarut. selulosa. dengan pelarut yang akan digunakan sebagai fasa gerak.Gambar 2. magnesium karbonat. Sebagai fasa diam dapat digunakan alumina. Fasa diam berupa adsorben yang tidak boleh larut dalam fasa gerak. arang. talk.2.

Ekstraksi Fase Padat Ekstraksi fasa padat atau Solid Phase Extraction (SPE) merupakan metode ekstraksi yang berkembang saat ini dengan menggunakan kolom yang berbasis kromatografi.7. polimer. Proses ekstraksi lebih sempurna. protein. 2. Fraksi analit yang diperoleh lebih mudah dikumpulkan. misal sampelsampel yang mempunyai kandungan matriks yang tinggi seperti garam-garam. resin. Pemisahan analit dari penganggu yang mungkin ada menjadi lebih efisien. 2. Sementara itu kerugian SPE . sistem kolom ini lebih menguntungkan karena pada umumnya memiliki kapasitas lebih besar dibandingkan dengan sistem batch. Karena SPE merupakan proses pemisahan yang efisien maka untuk memperoleh recovery yang tinggi (>99%) pada SPE lebih mudah dari pada ekstraksi cair-cair. sedangkan dengan SPE hanya dibutuhkan satu tahap saja untuk memperolehnya. sehingga lebih sesuai untuk aplikasi dalam skala besar. Oleh karena itu. 3.tertentu. Mampu menghilangkan partikulat. Dengan ekstraksi cair-cair diperlukan ekstraksi beberapa kali untuk memperoleh recovery yang tinggi. larutan selalu dikontakkan dengan adsorben sehingga adsorben dapat mengadsorpsi dengan optimal sampai kondisi jenuh yaitu pada saat konsentrasi effluen (larutan yang keluar) mendekati konsentrasi influen (larutan awal). Mengurangi pelarut organik yang digunakan. ekstraksi fase padat yang biasa disebut Solid Phase Extraction (SPE) merupakan teknik yang relatif baru akan tetapi SPE cepat berkembang sebagai alat yang utama untuk praperlakuan sampel atau untuk clean-up sampel-sampel yang kotor. pada sistem kolom. 6. Jika dibandingkan dengan ekstraksi cair-cair. Lebih mudah diotomatisasi. 5. 4. dll. 2010). Pada sistem kolom dapat dilakukan dengan dua cara aliran yaitu aliran dari atas kebawah (down flow) atau aliran dari bawah ke atas (up flow) (Setiaka. Keunggulan Ekstraksi Fase Padat atau Solid Phase Extraction (SPE) dibandingkan dengan ekstraksi cair-cair adalah: 1.

com/2010/08/ekstraksi-fase-padat. 2. Strategi pertama adalah dengan memilih pelarut yang mampu menahan secara total analit yang dituju pada penyerap yang digunakan. 1995). Analit yang dituju yang tertahan pada penyerap ini selanjutnya dielusi dengan sejumlah kecil pelarut organik yang akan mengambil analit yang tertahan ini dan bermanfaat jika analit yang dituju berkadar rendah. 1991). tergantung sifat analit dan matriks serta kesensitifan instrument SSA yang digunakan (Mulia.8. Strategi kedua adalah dengan mengusahakan supaya analit yang tertuju keluar (terelusi). sementara senyawasenyawa yang mengganggu akan terelusi. Spektroskopi ini didasarkan pada jumlah radiasi elektromagnetik dilewatkan melalui sistem yang mengandung atom-atom bebas tersebut. Teknik ini sangat tepat untuk menganalisis unsur-unsur pada logam dalam sampel penelitian pada konsentrasi yang rendah dan tidak banyak memerlukan perlakuan pendahuluan.blogspot. sementara senyawa pengganggu tertahan pada penyerap yang dipakai (http://lansida. dimana jumlah energi yang diserap sebanding dengan jumlah atom yang menyerap energi tersebut (Haswel. . Ada dua strategi untuk melakukan penyiapan sampel menggunakan SPE ini. Analisis kuantitatif logam dengan metode SSA didasarkan pada fakta yang mana bahwa atom – atom suatu unsur pada keadaan dasar (ground state) dapat menyerap energi radiasi dengan panjang gelombang tertentu tergantung pada sifat unsurnya.adalah banyaknya jenis cartridge (berisi penyerap tertentu) yang beredar di pasaran sehingga reproduksibilitas hasil bervariasi jika menggunakan cartridge yang berbeda dan juga adanya adsorpsi yang bolak-balik pada cartridge SPE.html). Spektroskopi Serapan Atom (SSA) Spektrokopi Serapan Atom (SSA) merupakan bentuk spektoskopi serapan yang umum digunakan untuk menganalisis konsentrasi berbagai macam unsur logam dalam matiks kompleks. SSA juga merupakan teknik analisa yang banyak digunakan untuk menentukan kadar unsur-unsur logam dalam sampel penelitian. Konsentrasi analit dikolerasikan terhadap jumlah energi radiasi yang diserap melalui penggunaan kurva kalibrasi yang dibuat dari suatu seri larutan standart. Batas deteksi metode SSA sangat bervariasi dan dapat mencapai puluhan ppb.

dengan tidak diperlakukannya proses-proses pemisahan dan logam yang dianalisa terhadap logam lain yang ada dalam larutan. 2005).b. teliti. Keuntungan penggunaan SSA adalah analisanya peka. Hubungan antara absorban dan konsentrasi dikemukakan oleh Lambert Beer dengan rumus sebagai berikut: A = log I0/It = log I/T = a. pengaturan nyala yang optimum. Dengan membandingkan absorban larutan sampel dengan absorban larutan standart pada kurva kalibrasi dari larutan standart yang berada garis lurus (Suharta. serta penggunaannya sumber radiasi dari unsur tertentu akan diperoleh hasil dengan selektivitas yang tinggi.c dimana: A = absorban I0 = intensitas cahaya yang masuk It = intensitas cahaya yang keluar a = absortivitas b = tebal medium pengadsorpsi . Persamaan dari regresi linier yaitu : y = bx + a dimana : y = absorban x = konsentrasi Dasar suatu pengukuran SSA dalam menentukan konsentrasi suatu larutan sampel adalah dengan mengukur intensitas radiasi yang diteruskan (transmitan) atau mengukur intensitas radiasi yang diserap (absorban) pada panjang gelombang tertentu. dengan panjang gelombang tertentu yang menyebabkan tereksitasinya dalam berbagai tingkat energi. Pemilihan panjang gelombang maksimum (λ maksimum) yang tepat. cepat dan pengerjaannya relatif sederhana.Prinsip penentuan metode ini didasarkan pada penyerapan energi radiasi oleh atom-atom netral pada keadaan dasar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful