TUGAS MATA KULIAH PRAKTIKUM PARAMETER AIR DAN UDARA

Angka Permanganat, TDS, TSS, MLVSS, VSS dan Pb Udara

Oleh: Naelannajah Alladany Nikie Astorina Y. D. Nurul Hayati Y. Putrie Prasetyotami E2A006066 E2A006074 E2A006084 E2A006089

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2009

PARAMETER AIR

1. Angka Permanganat a. Parameter Merupakan pada jumlah miligram kalium permanganat yang dibutuhkan untuk mengoksidasi zat organik dalam 1000 mL air kondisi mendidih. Permanganat merupakan bahan aktif berbagai parasit dengan beracun yang mampu membunuh b. Senyawa Kimia KMnO4 (Kalium permanganat). Kalium permanganat oksidator kuat. Kalium permanganat sangat menghilangkan flukes. Sifat-sifat senyawa kimia ini, yaitu: a) Fisik: Solid. b) Bau: tanpa bau. c) Rasa: agak manis, zat. d) Molecular Weight: 158,03 g / mole e) Warna: ungu. (Dark.) f) Melting Point: Decomposes. g) Berat Jenis: 2,7 @ 15 C (Air = 1) h) Pertebaran Properties: Lihat kelarutan dalam air, Methanol, acetone. i) Solubility: Mudah larut dalam Methanol, acetone. Sebagian larut dalam air dingin, air panas. Larut dalam Sulfuric Acid j) Kondisi ketidakstabilan: Bertentangan bahan Sangat reaktif dengan bahan-bahan organik, logam, asam. Reaktif dengan mengurangi agen, terbakar. Bertentangan dengan mengurangi agen, asam, formaldehida, ammonium nitrat, dimethylformamide, gliserin, bahan mudah terbakar, alcohols, arsenites, bromides, iodides, arang, bahan organik, besi atau 2 bahan mudah k) Ketidaksesuaian dengan berbagai bahan: merupakan dalam efektif

merusak dinding sel mereka melelui proses oksidasi.

mercurous

garam,

hypophosphites,

hyposulfites,

sulfites, peroxides, oxalates, ethylene glycol, Mangan garam di udara mengoksidasi belerang dioksida yang beracun ke lebih beracun belerang trioxide. c. Bentuk di alam Adanya zat organik yang melebihi batas maksimum yang disyaratkan berarti menunjukkan adanya pencemaran/pengotoran terhadap air tersebut. Zat organik merupakan makanan mikroorganisme yang menyebabkan pesatnya pertumbuhan mikroorganisme air, sehingga membahayakan masyarakat yang menggunakannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Zat organik dapat pula mengganggu proses pengolahan, disamping menyebabkan air menjadi berwarna, memberikan rasa, dan bau yang tak sedap. Bentuk kalium permanganat di alam adalah padatan yang tidak berbau, berwarna ungu serta dapat bereaksi hebat dengan kebanyakan logam, ammonia, ammonium garam, belerang. d. Metode Pemeriksaan Dengan menggunakan uji angka permanganat secara titrimetri, yaitu dengan metode oksidasi suasana asam dalam contoh air dan air limbah yang mempunyai kadar klorida (Cl ) kurang dari 300 mg/L, adalah sebagai berikut: a) Prinsip Zat organik di dalam air dioksidasi dengan KMnO 4 direduksi oleh asam oksalat berlebih. Kelebihan asam
-

phosphorous,

banyak dibagi halus organik compounds (bahan), cairan, asam,

oksalat dititrasi kembali dengan KMnO4. Reaksi oksidasi KMnO4 dalam kondisi asam sebagai berikut : 2 KMnO4 + 3 H2SO4 : 2 KMnO4 + H2O H 2O Zat organik dapat dioksidasi dengan reaksi sebagai berikut : → 2 MnO2 + KOH + 3 On + 3 → 2 MnSO4 + K2SO4 + 5 On Oksidasi KMnO4 dalam kondisi basa sebagai berikut

3 .

01 N Pipet 10 mL larutan asam oksalat 0.1 N Larutkan 6. Asam oksalat 0. (COOH)2. Natrium oksalat (COONa)22H2O c) Peralatan erlenmeyer 300 mL.C 2H 2O + O n b) Bahan → 2 CO2 + H2O Asam sulfat. bila warna merah hilang selama pemanasan tambah kembali larutan KMnO4 0. KMnO4 0. tepatkan dengan air suling sampai tanda tera. 4 . tepatkan dengan air suling sampai tanda tera.16 g KMnO4 dengan air suling dalam labu ukur 1000 mL.01 N Pipet 10 mL KMnO4 0. KMnO4 0.1 N Larutkan 3.7 g natrium oksalat. Simpan dalam botol gelap selama 24 jam sebelum digunakan.1 N masukkan ke dalam labu ukur 100 mL.  Pindahkan kembali ke dalam gelas piala dan tetesi dengan larutan KMnO4 sampai berwarna merah muda. stop watch.2H2O dalam 25 mL H2SO4 6 N.2H2O dalam 1000 mL air suling atau larutkan 6.2H2O 0. Asam oksalat. H2SO4 8 N yang bebas zat organik  Pindahkan 222 mL H2SO4 pekat sedikit demi sedikit ke dalam 500 mL air suling dalam gelas piala sambil didinginkan dan encerkan sampai 1000 mL dalam labu ukur 1000 mL. (COONa)2. Kalium permanganat. dinginkan dan encerkan sampai 1000 mL dalam labu takar. Kalium permanganat. labu ukur 1000 mL dan 100 mL.302 g (COOH)2.  Panaskan pada temperatur 800C selama 10 menit.01 N sampai warna merah muda stabil.1 N masukkan ke dalam labu ukur 100 mL.

Titrasi dengan larutan kalium permanganat 0. gelas piala 1000 mL.pemanas listrik. Tambahkan 5 mL H2SO4 8 N yang bebas zat organik. pipet ukur 10 mL dan 100 mL. dan termometer.01 N dengan tahapan sebagai berikut: Pipet 100 mL air suling secara duplo dan masukkan ke dalam labu erlenmeyer 300 mL. Tambahkan 10 mL larutan baku asam oksalat 0.01 N beberapa tetes ke dalam contoh uji hingga terjadi warna merah muda. N1 adalah normalitas larutan baku asam oksalat yang dipergunakan untuk titrasi. 5 . N2 adalah normalitas larutan baku kalium permanganat yang tidak dicari.01 N menggunakan pipet volume. KMnO4 0. Tambahkan KMnO4 0. V2 adalah mL larutan baku kalium permanganat. e) Prosedur Uji nilai permanganat dengan tahapan sebagai berikut: Pipet 100 mL contoh uji masukkan ke dalam erlenmeyer 300 mL dan tambahkan 3 butir batu didih. panaskan hingga 700C. V1 adalah mL larutan baku asam oksalat. d) Persiapan pengujian Penetapan larutan kalium permanganat.01 N sampai warna merah muda dan catat volume pemakaian. buret 25 mL. gelas ukur 5 mL. Hitung normalitas larutan baku kalium permanganat dengan menggunakan rumus sebagai berikut: Dimana.

Pipet 10 mL larutan baku KMnO4 0. a adalah volume KMnO4 0. Pipet 10 mL larutan baku asam oksalat 0. Apabila pemakaian larutan baku kalium permanganat 0. c adalah normalitas asam oksalat.01 N hingga warna merah muda. f) Perhitungan Nilai permanganat Dimana. Titrasi dengan kalium permanganat 0. * Apabila terdapat nitrit maka nilai KMnO4 dikurangi 1. ulangi pengujian dengan cara mengencerkan contoh uji.01 N lebih dari 7 mL.01 N. d adalah volume contoh.01 N yang dibutuhkan pada titrasi. bila terdapat bau H2S. Catat volume pemakaian KMnO4. Panaskan di atas pemanas listrik pada suhu 105oC ± 2OC. dan f adalah faktor pengenceran contoh uji.01 N. b adalah normalitas KMnO4 yang sebenarnya. pendidihan diteruskan beberapa menit.4 mg/L untuk kadar nitrit 1 mg/L. Perhitungan Relatif Percent Different (RPD) 6 .Tambahkan 5 ml asam sulfat 8 N bebas zat organik. Panaskan hingga mendidih selama 10 menit.

Dimana. dimana. Perhitungan temu balik (recovery test) dengan pengertian: R adalah recovery (%). A adalah kadar contoh uji yang di spike (mg/L). X1 adalah hasil analisis pada penentuan pertama. B adalah kadar contoh uji yang tidak di spike (mg/L). 7 . dan C adalah kadar standar yang diperoleh (target value) (mg/L). X2 adalah hasil analisis pada penentuan kedua.

Dampak Terhadap Lingkungan Kalium Permanganat memiliki efek mutagenik. hati. sangat beracun.dengan pengertian: Y adalah volume standar yang ditambahkan (mL). TDS 8 . e. Dampak Terhadap Kesehatan Dapat menyebabkan kerusakan pada organ berikut: ginjal. dari kontak mata (korosif).416/1990 tentang syarat-syarat dan pengawasan kualitas air kadar maksimum KMnO4 (zat organik) yang diperbolehkan adalah 10 mg/L f. Efek toksik pada manusia: Berbahaya jika terjadi kontak kulit (yang mengganggu). dari inhalasi. Dapat mengoksidasi zat-zat organik yang merupakan makanan bagi mikroorganisme air. Z adalah kadar standar KMnO4 yang ditambahkan (mg/L). Sangat iritasif. g. sistem saraf pusat (CNS). kulit. 2. dari proses menelan. Standard Baku Mutu Permanganat Berdasarkan PERMENKES No. debu KMNO4 pernafasan pada bagian atas. yaitu efek mutagenik untuk bakteri dan / atau ragi (zat organik). Efek kronis pada manusia: Dapat menimbulkan efek Adverse reproduksi (kesuburan laki-laki dan perempuan) berdasarkan data hewan. Sedikit berbahaya jika terjadi kontak kulit (permeator). dapat menyebabkan kerusakan pada paru-paru. Mengurangi pencemaran air oleh zat organik dan mikroorganisme patogen dalam air. dapat terhisap melalui pori-pori. dapat mempengaruhi bahan genetik (mutagenetic) berdasarkan data hewan. V adalah volume akhir (mL).

b. timbul dari permukaan air hujan. sungai dan danau. c. walaupun TDS umumnya dianggap bukan sebagai polutan utama (misalnya tidak dianggap terkait dengan efek kesehatan). Parameter TDS (Total Dissolve Solid) merupakan parameter fisik kualitas baku dan merupakan ukuran zat terlarut (baik itu zat organik maupun anorganik. namun memberikan rasa spesifik terhadap 9 . begitu lama sebagai mikro-larut granul terbentuk. Tampilan air yang mengandung TDS tinggi seringkali tidak merubah warna air (kelihatan jernih). umum Stormwater air hujan dan limpasan dari iklim bersalju di mana jalan de-icing garam diterapkan. TDS meter menggambarkan jumlah zat terlarut dalam part per million (ppm) atau sama dengan milligram per liter (mg/L) pada air. tetapi agak digunakan sebagai indikasi karakteristik estetika air minum dan sebagai indikator agregat kehadiran array yang luas dari kontaminan kimia. Yang paling umum adalah konstituen kimia kalsium. aliran air dari tanah yang tercemar. kalium dan klorida. yang terdapat dalam gizi limpasan. misalnya : garam. molekul atau agglomerations tentang susunan 1000 atau lebih sedikit molekul. anion. nitrat. Aplikasi utama TDS adalah dalam studi kualitas air untuk aliran. Umumnya berdasarkan definisi di atas seharusnya zat yang terlarut dalam air (larutan) harus dapat melewati saringan yang berdiameter 2 micrometer (2×10-6 meter). Lebih Pembentukan TDS secara alami eksotik dan unsur-unsur berbahaya TDS adalah pestisida yang yaitu dari pelapukan dan pembubaran batu dan tanah. sumber pencemar air dari pabrik atau pengolahan limbah pabrik. Senyawa Kimia TDS merupakan total zat terlarut yang terdiri dari zat organik dan anorganik.a. Mungkin bahan kimia kation. fosfat. Di Amerika Serikat telah menetapkan standar kualitas air sekunder dari 500 mg / l. dll) yang terdapat pada sebuah larutan. natrium. Bentuk di alam TDS sering ditemukan dalam bentuk larutan yag berasal dari limpasan air pertanian.

Electrical Conductivity Konduktivitas listrik air secara langsung berhubungan dengan konsentrasi padatan terlarut yang terionisasi dalam air.air. dan metode gravimetric sesuai digunakan untuk pemeriksaannya. Standard Baku Mutu Air Air dapat diklasifikasikan berdasarkan jumlah TDS per liter: air tawar <1500 mg / l TDS <payau air <5000 mg / l TDS < air garam. Contoh sederhana dari air yang mengandung TDS tinggi adalah air laut dan air payau. Ketika laboratorium berkorelasi dengan pengukuran TDS. d. Dalam umum garam anorganik terdiri dari sebagian besar TDS. yang dapat diukur dengan menggunakan konvensional konduktivitas meter atau TDS meter. biasanya untuk pengukuran dalam sepuluh persen akurasi.0001 gram). Ion dari padatan terlarut dalam air menciptakan kemampuan pada air untuk menghasilkan arus listrik. Ada pun dua metoda pengukuran TDS (Total Dissolve Solid) tersebut adalah : 1. Metode ini umumnya adalah metode atas titik yang didih terbaik. yang keadaan paling akan menguap bersama dengan air. Methode Pemeriksaan Sampai saat ini ada dua metoda yang dapat digunakan untuk mengukur kualitas suatu larutan. rasa dan warna pada tingkat yang jauh lebih rendah daripada 10 . tidak ada perhatian umum untuk bau. 2. walaupun memakan waktu dan menyebabkan ketidaktepatan jika proporsi TDS tinggi yang terdiri bahan kimia organik yang rendah. e. Karena batas yang dapat masih dapat diterima kriteria estetika untuk air minum manusia adalah 100 mg / l. Gravimetry Gravimetric metode merupakan metode pengukuran TDS yang paling akurat dan melibatkan penguapan cairan pelarut untuk meninggalkan residu yang kemudian dapat ditimbang dengan menggunakan presisi analitis saldo (biasanya mampu mengukur dengan keakuratan 0. konduktivitas memberikan nilai perkiraan untuk TDS konsentrasi.

manusia Sehingga dalam jika waktu air yang yanidak lama. Padatan tersuspensi akan mengurangi penetrasi sinar matahari ke dalam air. tidak terlarut dan tidak dapat langsung mengendap dalam air. Dampak Terhadap Lingkungan Kandungan Total Disolve Solid (TDS) dapat berdampak buruk pada lingkungan. beberapa informasi berguna untuk sifat risiko dalam mengungkap organisme akuatik atau hewan darat pada tingkat TDS tinggi. yaitu air menjadi seperti air garam. maka akan terjadi akumulasi garam di dalam ginjal Sehingga lama kelamaan akan mempengaruhi fungsi fisiologis ginjal. TSS a. Parameter Total Suspended Solid (TSS) adalah padatan yang menyebabkan kekeruhan air. ditafsirkan demikian. terutama dapat menghambat resapan air dalam tanah dengan cara menutupi pori-pori. keseimbangannya . sebagainya. Sebagian ekosistem f. spesies memberikan reaksi ketoksisitasan langsung Jelas. g. perairan yang tingkat TDS hingga 1000 mg / l. terdiri atas partikel-partikel yang ukuran sel-sel mikroorganisme.yang ditentukan. dan bahan-bahan organik tertentu. karena numerik hasil hasil adalah numerik toksisitas Namun panduan yang besar karena harus akan berhubungan dengan konstituen kimia tertentu. yaitu mempengaruhi regenerasi oksigen serta fotosintesis. dengan hati-hati. air permukaan mengandung tanah liat dalam bentuk suspensi yang dapat bertahan bulan. sampai sehingga berbulanmengakibatkan dan melibatkan fauna ikan dapat mentolerir maupun beratnya lebih kecil dari sedimen. terganggu terjadinya kecuali jika oleh zat-zat lain. 3. misalnya tanah liat. Dampak Terhadap Kesehatan TDS berdampak tidak langsung terhadap kesehatan karena efek kandungan TDS dlam air adalah memberi rasa pada air. intoleransi Sejumlah penelitian telah dilakukan dan menunjukkan berbagai meningkatnya TDS. sengaja mengandung TDS terminum. Misalnya.

11 .

protein yang melayang-layang dalam air atau dapat juga berupa mikroorganisme seperti bakteri. Jadi dalam kimia filterable non. "filterable" berarti materi yang berhasil melewati sebuah filter. misalnya "filterable" berarti materi tetap pada filter. atau non-filterable air dan partikulat yang berhasil melewati filter. Parameter ini terkadang disebut non-filterable residu (NFR). seperti kimia dan mikrobiologi dan dalam definisi kamus. Namun. sebuah istilah yang merujuk pada pengukuran identik: berat kering partikel terperangkap oleh sebuah filter. b. yang disebut residu. yaitu di kalangan Oseanografi. Jumlah padatan tersuspensi dalam air dapat diukur dengan Turbidimeter. dan sebagainya. algae. biasanya disebut "Total padatan terlarut" atau TDS.padat merupakan bahan yang dipertahankan 12 . istilah "non-filterable" bagi bidang ilmu tertentu penggunaannya dalam kondisi. biasanya dari ukuran pori-pori tertentu. Dalam disiplin lain. Senyawa Kimia Bahan-bahan organik yang merupakan zat tersuspensi terdiri dari berbagai jenis senyawa seperti selulosa. lemak.penggumpalan yang kemudian diikuti dengan pengendapan.

misalnya). liat dan lumpur alami yang merupakan bahan-bahan anorganik atau dapat pula berupa bahanbahan organik yang melayang-layang dalam air. berasal dari sumber. pertanian.45 μm. tetapi kurang jika kerapatan partikel tinggi. Bahan-bahan organik ini selain seperti kegiatan industri. kemudian menimbang kering filter lagi setelah pengeringan. misalnya pasir halus. lemak.c. Methode Pemeriksaan TSS dari sampel air ditentukan dengan menuangkan dengan hati-hati volume air (biasanya satu liter. e. Secara sederhana tampilan air yang mengandung TSS tinggi memberikan warna pada air menjadi coklat (air sungai. juga berupa mikroorganisme seperti dan sebagainya. Berat ukuran partikulat yang hadir dalam sampel air dinyatakan dalam satuan yang diturunkan atau dihitung dari volume air yang disaring (biasanya miligram per liter atau mg / l). Metode yang digunakan untuk mengukur TSS sama dengan metode pada pengukuran TDS. protein yang melayang-layang dalam air atau dapat bakteri. Bahan-bahan organik yang merupakan zat tersuspensi terdiri dari berbagai jenis senyawa seperti selulosa. d. Zat tersuspensi yang ada dalam air terdiri dari berbagai macam zat. merah kecoklat-coklatan (air gambut) maupun keruh. atau sebanyak dua atau tiga liter air yang sangat bersih) melalui pra-beratnya filter dari sebuah ukuran pori-pori tertentu.sumber alamiah juga berasal dari buangan manusia pertambangan atau kegiatan rumah tangga. Bentuk di alam TSS (Total Suspended Solid) atau total padatan tersuspensi adalah padatan yang tersuspensi di dalam air berupa bahan-bahan organik dan inorganic yang dapat disaring dengan kertas millipore berporipori 0. Disamping warna juga memberikan bau pada air. Standard Baku Mutu Air 13 . kegiatan algae.

PARAMETER KADAR MAKSIMUM (mg/liter) BEBAN PENCEMARAN MAKSIMUM (kg/hari.2 TSS 200 14 .Hari) 17.

Brevibacterium. protozoa. terutama dapat menghambat resapan air dalam tanah dengan cara menutupi pori-pori. Pseudomonas. Beggiatoa dan Vitreoscilla. dan Acenetobactes. Flavobacterium. MLVSS secara umum didefinisikan sebagai suspensi mikrobiologi dalam tangki aerasi teraktivasi-sludge pabrik pengolahan air limbah biologis. termasuk mikroorganisme di Zooglea. 4. Achromobacter. yaitu air yang kandungan TSS tinggi akan mengakibatkan air menjadi keruh.f. Alkaligenes. yaitu mempengaruhi regenerasi oksigen serta fotosintesis. Corynebacterium. serta Sphaerotillu. Parameter MLVSS (Mixed Liquor Volatil Suspended Solid) merupakan parameter yang sering digunakan dalam pengolahan limbah cair sistem lumpur aktif. sehingga jika air tersebut tidak sengaja terminum maka akibatnya yaitu timbul gangguan pencernaan. dalam Mixed Liquor (bakteri Comomonas. MLVSS a. dimana mengandung 15 . Mixed liquor suspended solids adalah jumlah dari bahan organik dan mineral berupa padatan terlarut. Dampak Terhadap Lingkungan Kandungan Total Suspended Solid (TSS) dapat berdampak buruk pada lingkungan. Bacillus. Isi dari tangki aerasi suatu sistem lumpur aktif dinamakan mixed liquor. Padatan tersuspensi akan mengurangi penetrasi sinar matahari ke dalam air. Dampak Terhadap Kesehatan TSS berdampak tidak langsung terhadap kesehatan karena TSS dapat memberikan perubahan warna pada air. dan rotifera). seperti diare. Mixed Liquor Volatile Suspended Solids (MLVSS) merupakan bagian Organik bentuk dari MLSS disebut MLVSS. Menyebabkan kekeruhan air akan meningkat yang menyebabkan gangguan pertumbuhan bagi organisme produsen. fungi. g.

Senyawa Kimia c. yang merupakan ukuran kasar substrat biomassa yang tersedia untuk removal. baik itu mikroorganisme yang hidup maupun yang sudah mati. sampel filter masih harus tetap dipanaskan pada suhu ±600 C. Dan nilainya akan mencapai 65-75% MLSS. Walaupun MLVSS merupakan komponen organik yang o o mudah menguap. Bahwa sebagian dari Mixed Liquor Suspended Solids (MLSS) yang akan menguap ketika dipanaskan sampai 600 °C (1112 °F). beberapa sehingga dengan pembakaran dinyatakan yang mungkin anorganik. Namun. b. Fraksi volatile ini terutama bahan organik dan dengan demikian menunjukkan biomassa hadir dalam tangki aerasi. Bentuk di alam Bentuk MLVSS di alam adalah senyawa yang berbentuk menyerupai lumpur dan mudah menguap. Diukur dengan memanaskan terus sampel filter yang telah kering pada 600-650 C. MLSS adalah parameter operasional yang paling dasar dan digunakan lainnya. yang terdiri atas mikroorganisme hidup di dalam limbah cair. d. Material yang tidak menguap dalam tes ini. Yang MLSS o untuk menghitung parameter operasional penting dalam mg/l atau g/m3. lumpur kering di 500 C dalam tungku perendam yang MLSS-nya dapat dinyatakan sebagai MLVSS yang merupakan penilaian yang lebih akurat dari fraksi dan karena organik dari biomassa mikroba. Metode Pemeriksaan Pemeriksaan MLVSS dapat dilakukan dengan proses lumpur aktif yang merupakan peni diagram flow. Limbah organik ditunjukan ke dalam reaktor dimana bakteri aerobic berkembangbiak di dalam pipa suspensi. baik MLSS maupun MLVSS dapat membedakan antara fraksi aktif dan fraksi nonaktif mikroba. atau lavel aktivitas lumpur. sebagian besar adalah zat-zat anorganik. Kandungan reactor menunjuk ke ”mixed-liquor”.mikrobial organik. dalam pengukuran MLVSS. Konsentrasi padatan tersuspensi dalam tangki aerasi pada umumnya dikenal sebagai konsentrasi MLSS (Mixed Liquor Suspended Solid). Hal ini dilakukan karena tujuan utama 16 .

Setelah diperoleh organik yang mengering tersebut. kemudian dilakukan penimbangan dengan metode Gravimetri seperti pada TSS dan TDS. Karena kandungan MLVSS dalam air limbah berhubungan erat dengan kandungan BOD dalam air. Dampak Terhadap Lingkungan MLVSS memberikan efek positif terhadap lingkungan. sehingga jika kandungan MLVSS tinggi dalam air maka tingkat BOD pada air tersebut juga akan tinggi. Standard Baku Mutu f.dari proses pemanasan ini adalah untuk menguapkan kandungan zat anorganik dalam air limbah. Senyawa Kimia Volatile Suspended Solid (VSS) terdiri atas bagian dari anorganik atau metalik. b. yaitu MLVSS pada air limbah berfungsi untuk pengolahan air limbah. sedangkan untuk zat organiknya akan mati dan mengering sehingga tertinggal di bak. Karena BOD mengakibatkan gangguan pencernaan pada manusia maka MLVSS juga berakibat pada timbulkan gangguan pencernaan pada manusia. Volatile Solids (VS) yang mana diduga bahwa bagian dari padatan organik yang mudah menguap. kandungan organik dlam air limbah yang berfungsi untuk mengurangi kandungan zat pencemar pada air Sehingga kandungan MLVSS dapat mengurangi tingakt pencemaran lingkungan akan limbah cair hasil industri. Parameter Volatile Suspended Solid (VSS) merupakan filterable non-residu dari penembakan dari total padatan tersuspensi pada 550 C. Karena MLVSS merupakan limbah. g. Dampak Terhadap Kesehatan Secara tidak langsung berakibat pada gangguan pencernaan. yang tetap tanpa penguapan o 17 . e. dan zat organik yang mengering itulah yang dinamakan MLVSS dalam air limbah. Karena MLVSS merupakan mikroorganisme yang terkandung dalam air limbah. 5. VSS a.

Pengukuran dilakukan setiap 1 jam sampai mendapat hasil eksponensial dari pertumbuhan bakteri. maka akan diperoleh suatu persamaan yang dapat menimbulkan nilai VSS/ jumlah bakteri dari setiap nilai turbiditas yang diperoleh.zat yang terbakar dan bagian dari bahan anorganik atau mineral Setiap kali bahan organik lebih besar daripada porsinya. 2. e. Metode Pemeriksaan Pertumbuhan bakteri dapat diamati melalui pengukuran dengan turbidimeter. f. 10 dan 25 ml. Dampak Terhadap Lingkungan g. dimana pertumbuhan bakteri yang dibiakkan sebanding dengan tingkat kekeruhan. Sampel dari beker A dan B masing-masing diambil sebanyak 1.Larutan beker B). dimana dengan memplotkan nilai VSS (larutan beker A. dan untuk mengetahui jumlah bakteri yang tumbuh dilakukan dengan mengukur VSS nya. Dampak Terhadap Kesehatan 18 .Larutan beker B) dan nilai turbiditas (larutan beker A. Tipe Komposisi VSS dalam limbah domestic pada 3 golongan konsentrasi. d. yang terdiri atas mikroorganisme hidup di dalam limbah cair. masing-masing sampel diukur VSS dan turbiditasnya. Standard Baku Mutu Air Target EPA (Environmental Protection Agency) United States adalah menurunkan kadar polutan VSS hingga 5 mg/L. Pada konsentrsi lemah VSS nya adalah 80 mg/L. Bentuk di alam VSS di alam adalah senyawa yang berbentuk menyerupai lumpur dan mudah menguap. 5. konsentrasi sedang 165 mg/L sedangkan untuk konsentrasi kuat VSS nya 200 mg/L. c.

Senyawa Pb-organik seperti Pbtetraetil dan Pb-tetrametil merupakan senyawa yang penting karena banyak digunakan sebagai zat aditif pada bahan bakar bensin dalam upaya meningkatkan angka oktan secara ekonomi.PARAMETER UDARA Pb (Timah Hitam) a. yang berasal dari senyawa tetrametil-Pb dan tetril-Pb yang selalu ditambahkan dalam bahan bakar kendaraan bermotor yang berfungsi sebagai antiknoc pada mesin-mesin kendaraan. c. Kedua senyawa ini akan terdekomposisi pada titik didihnya dengan adanya sinar matahari dan senyawa kimia lain diudara seperti senyawa holegen asam atau oksidator. Emisi Pb yang masuk dalam bentuk gas terutama berkaitan sekali berasal dari buangan gas kendaraan bermotor. Musnahnya timbal (Pb) dalam peristiwa pembakaran pada mesin yang menyebabkan jumlah Pb yang dibuang ke udara melalui asap buangan kendaraan menjadi sangat tinggi.740°C pada tekanan atmosfer. PB-tetraetil dan Pb tetrametil berbentuk larutan dengan titik didih masing-masing 110°C dan 200°C. Parameter Parameter kualitas udara yang diukur adalah kadar kadar Pb di udara ambien. maka penguapan bensin akan cenderung memekatkan kadar P-tetraetil dan Pb-tetrametil. Emisi tersebut merupakan hasil samping pembakaran yang terjadi dalam mesin-mesin kendaraan. Bentuk di alam Emisi Pb masuk ke dalam lapisan atmosfer bumi dan dapat berbentuk gas dan partikel. Karena senyawa daya penguapan kedua tersebutlebih rendah dibandingkan dengan daya penguapan unsur-unsur lain dalam bensin. b. Senyawa tetraemil-Pb dan tetraetil-Pb dapat diserap oleh kulit. Sedangkan dalam udara tetraetil-Pb terurai dengan cepat karena . Senyawa Kimia Timah hitam ( Pb ) merupakan logam lunak yang berwarna kebirubiruan atau abu-abu keperakan dengan titik leleh pada 327.5°C dan titik didih 1. Hal ini disebabkan kedua senyawa tersebut dapat larut dalam minyak dan lemak.

19 .

Senyawa Pb dalam keadaan kering dapat terdispersi di dalam udara sehingga daun tumbuhan. Methode Pemeriksaan Pengambilan sampel Untuk melakukan analisis kandungan Pb yang terdapat diudara.adanya sinar matahari. (metode IO-31). dimana Pb akan dioksidasi menjadi Pb2+. Sulit larut dalam minyak. Atom akan mengalami eksitasi karena adanya radiasi dari lampu cekung katoda (Hallow Cathode Lamp / HCL) dari keadaan dasar (ground → 3Pb2+ + 6NO3. d.+ NO + 4H2O. Semua senyawa uraian dari tetraetil-Pb tersebut memiliki bau yang sangat spesifik seperti bau bawang putih. semua senyawa turunan ini dapat larut dengan baik dalam air. dietil-Pb dan monoetil-Pb. kemudian terhirup pada saat bernapas dan sebagian akan menumpuk dikulit dan atau terserap oleh . Adapun reaksi oksidasi logam Pb tersebut dapat ditunjukkan pada persamaan reaksi sebagai berikut: 3Pb + 8HNO3 Analisis sampel Konsentrasi Pb ditentukan dengan menggunakan spektrofotometer serapan atom (AAS). Sampel diuapkan dan diubah menjadi unsure dalam keadaan gas. maka metode pengambilan sampel yang digunakan adalah high volume sampler. Asam kuat yang lazim digunakan untuk destruksi logam Pb yaitu asam nitrat pekat (HNO3 8 M). Ekstraksi sampel Sampel yang telah dikumpulkan pada filter selanjutnya diekstrak dengan menggunakan asam kuat atau ekstraksi gelombang mikro. Teknik operasi alat tersebut yaitu dengan mengukur perubahan energy analit dalam bentuk atom. Tetraetil-Pb akan terurai membentuk trietil-Pb. Udara yang masuk dilewatkan melalui sebuah filter dengan ukuran 10 µm (PM10) Konsentrasi partikulat (µg/m3) di dalam udara ambient ditentukan dengan mengukur berat partikulat yang tertampung pada penyaring dan volume sampel udara yang masuk. Di dalam pengambilan sampel laju alir udara harus dibuat konstan atau tetap yaitu sebesar 1. Setelah itu partikulat yang tertampung pada fiber glass dihitung dan selanjutnya diekstrak dengan menggunakan asam nitrat pekat.70 m3/menit selama 24 jam.

20 .

menggunakan alat F-AAS dapat diterima. presisi pengukuran dan kalibrasi alat dilakukan pada setiap analisis. Siapkan alat F-AAS menurut petunjuk pemakaian.3 nm. Penentuan terpakai atau useful concentration range (UCR) dilakukan untuk mengetahui daerah konsentrasi mana pengukuran dapat dilakukan dengan memiliki presisi yang mencukupi. sedangkan penentuan UCR dapat dilakukan sekali saja untuk setiap unsure dan alat yang sama. 21 . Penentuan sensitivitas. dan nilai dari absorbansi tersebut dikonversi ke dalam persamaan regresi linear untuk memperoleh konsentrasi logam Pb yang ada di udara.state) menjadi keadaan tereksitasi (excited state) dengan menyerap energi yang lebih tinggi. dan selanjutnya tidak perlu diulangi lagi kecuali apabila terjadi perubahan untuk kerja alat F-AAS yang bersangkutan. sehingga dari kurva kalibrasi akan diperoleh persamaan regresi y = x = a = b = linear absorbansi konsentrasi slope/kemiringan intersep y = ax + b. Jaminan Kualitas (Quality Assurance) Untuk hal menjamin penting data hasil suatu analisis suatu seperti dan analisis dengan alat. Panjang gelombang untuk radiasi tersebut yaitu pada 283. pengukuran absorbansi. Untuk dapat membuat kurva kalibrasi dilakukan dengan mengukur serapan (absorbansi) dari larutan standar yang dibuat dari bahanbahan yang masuk kategori CRM pada berbagai jenis variasi konsentrasi. maka perlu dilakukan halmenyangkut kalibrasi presisi rentang konsentrasi penentuan sensitivitaspengukuran. dimana: Sampel yang telah diekstrak kemudian diukur absorbansinya. Penentuan kandungan atau konsentrasi logam Pb dilakukan dengan membuat kurva kalibrasi atau pembacaan langsung dari alat AAS. Penentuan sensitivitas Prosedur blanko penentuan nilai 1.

CB=AB(C1/A1) Dimana. Dengan 3 kali pengulangan. Dengan cara seperti 4.0044 (ekivalen dengan 1 % 22 . 6. Nilai blanko. 4. Aspirasikan larutan pembanding dan nol kan skala absorbans ( 100 % T). Sensitivitas Sensitivitas (S) T) S=0.2. ukur larutan blanko (juga 3 kali) dan dihitung absorbansi rata-rata. Pilih salah satu larutan kalibrasi yang mempunyai nilai absorbansi (A) antara 0. Dihitung nilai blanko dan sensitivitas dengan menggunakan persamaan dibawah ini. 3.0044(C1/A1) Kepekaan dianggap cukup apabila nilainya sesuai dengan yang ditetapkan dalam manual alat minimal 75 % dari nilai tersebut. nebulizer. 5. diukur absorbansi larutan kalibrasi yang terpilih tersebut. laju alir gas dan sebagainya). Terus aspirasi sampai diperoleh sinyal yang stabil.4 dan diharapkan berada dalam daerah yang linear dari kurvanya. a.5 µg/mL Penentuan Presisi pengukuran Prosedur penentuan presisi pengukuran adalah: adalah nilai konsentrasi analit yang memberikan nilai absorbansi = 0.2 – 0. Untuk pengukuran Pb sensitivitasnya adalah 0. memakai larutan pembanding untuk mengnolkan skala absorbansi setiap selesai satu pengukuran dan dihitung nilai absorbansi rata-rata. Dengan larutan ini tentukan kondisi alat yang optimal (tinggi dan posisi horizontal burner. CB = Konsentrasi analit dalam larutan blanko CA = Konsentrasi analit dalam larutan blanko AB = Absorbansi rata-rata larutan blanko A1i = Absorbansi rata-rata larutan kalibrasi b.

C1 = konsentrasi larutan kalibrasi terdekat yang lebih rendah (A1 adalah absorbansinya). Untuk melihat hasil data yang dapat terpakai sebagi UCR. konsentrasi zat terlarut yang tinggi dalam larutan dan sebagainya. burner terhambat oleh deposit. maka dibuat grafik hubungan antara RCE (Relative Concentration Equation dengan konsentrasi larutan yang terpakai untuk kalibrasi. A = nilai tertinggi. Adapaun rumus dari RCE adalah: RCE= 100x(C2-C1/A2-A1)x(SA/C2) Dimana. dan SA = simpangan baku untuk A2. Ulangi (a) dan (b) secara berurutan sebanyak 5 kali sehingga didapatkan 6 nilai absorbans dari larutan kalibrasi tersebut. Hitung simpangan baku (standard diviation) dari 6 nilai tersebut. c. * Apabila simpangan baku relative (relative standard deviation.) Cara penghitungan simpangan baku yang cepat: s = (A-B) x 0.a. Penentuan UCR (Useful Concentration Range) Cara ini dilakukan guna menentukan nilai batas baeah dan batas atas (low and high limit) dari rentang konsentrasi yang dapat terpakai atau daerah konsentrasi yang memenuhi persyaratan pengkuran tertentu. RSD) melebihi 1 % dari absorbansi larutan kalibrasi. Aspirasikan larutan pembanding dan nol kan skala absorbansinya Ukur absorbansi dari larutan kalibrasi yang terpilih diatas.mungkin terdapat penyebab dari alat tersebut yang perlu diperbaiki (kapiler tersumbat. d. B = nilai terendah (dari 6 nilai absorbansi yang diperoleh). C2 = konsentrasi larutan kalibrasi terdekat yang lebih tinggi (A2 adalah absorbansinya).40 dimana. b. Prosedur 23 .

Buat kurva kalibrasi. c. Dibuat grafik RCE vs konsentrasi Nilai RCE adalah ukuran presisi relative pengkuran AAS.a. dan periksa bila ada anomaly dan koreksi bila perlu. Hitung nilai rata-rata absorbansi masing-masing larutan serta simpangan baku (SA) masing-masing b. Hitung nilai RCE d. Lakukan 6 kali pengukuran absorbansi untuk 12 larutan kalibrasi. 24 .

Standard Baku Mutu Udara 25 .e.

sehingga dari pembakaran bahan bkar 26 . menutup pori-pori tumbuhan. Timbel yang dikeluarkan sebagai gas buang kendaraan bermotor merupakan partikel. dan keluar sebagai gas buang atau mengendap pada kenalpot.f.partikel yang berukuran sekitar 0. Dampak Terhadap Lingkungan Timbel ditambahkan sebagai bahan aditif pada bensin dalam bentuk timbel organik (tetraetil-Pb atau tetrametil-Pb).01µm. timbel organik ini berubah bentuk menjadi timbel anorganik. Pb yang di hasilkan fosil. seperti bensin akan mencemari dapat lingkungan. Pada pembakaran bensin. Partikelpartikel timbel ini akan bergabung satu sama lain membentuk ukuran yang lebih besar.

Distribusi ukuran partikel dan kelarutan Pb dalam partikel juga harus dipertimbangkan biasanya kadar pb di udara sekitar 2 mg/m3 dan dengan asumsi 30% mengendap disaluran pernapasan dan absorpsi sekitar 14 mg/per hari. Manusia dengan pemajanan rendah mengandung 10–30 mg Pb/100 g darah Manusia yang mendapat pemajanan kadar tinggi mengandung lebih dari 100 mg/100 g darah kandungan dalam darah sekitar 40 mg tinja Pb karena 90% 27 .1 mm) jumlah tertahan di alveoli mungkin kurang dari 10%. Pada manusia dewasa absorpsi untuk jangka panjang berkisar antara 5– 10% bila asupan tidak berlebihan kandungan Pb dalam dapat untuk memperkirakan asupan harian dikeluarkan dengan cara ini. Dan dalam jangka panjang akan berefek pada tingkat kesehatan manusia. Hanya sebagian asupan (intake) yang diabsorpsi melalui pencernaan. Sumber masukan Pb adalah makanan terutama bagi mereka yang tidak bekerja atau kontak dengan Pb. Kontribusi Pb di udara terhadap absorpsi oleh tubuh lebih sulit diperkirakan. Uji kelarutan menunjukkan bahwa Pb berada dalam bentuk yang sukar larut. Rata-rata masukkan melalui air minum adalah 20 mg dengan kisaran antara 10–100 mg. Kadar Pb di alam sangat bervariasi tetapi kandungan dalam tubuh manusia berkisar antara 100–400 mg. kandungan dalam darah kurang dari 1% kandungan dalam darah dipengaruhi oleh asupan yang baru (dalam 24 Jam terakhir) dan oleh pelepan dari sistem rangka. Hampir semua organ tubuh mengandung Pb dan kira-kira 90% dijumpai di tulang. g. Mungkin perhitungan ini bisa dianggap terlalu besar dan partikel Pb yang dikeluarkan dari kendaraan bermotor ternyata bergabung yang dengan filamen karbon dan lebih kecil dari yang diperkirakan walaupun agregat ini sangat kecil (0.menganggu fotosintesis. Dampak Terhadap Kesehatan Pemajanan Pb dari industri telah banyak tercatat tetapi kemaknaan pemajanan di masyarakat luas dan masih kontroversi. Diperkirakan rata-rata masukkan Pb melalui makanan adalah 300 ug per hari dengan kisaran antara 100–500 mg perhari.

Kejang dan gangguan penglihatan. aktivitas rumah tangga dan perkantoran. Terdapat perbedaan tingkat kadar Pb di perkantoran dan pedesaan wanita cenderung mengandung Pb lebih rendah dibanding pria. Menelan langsung bekas yangmengandung Pb merupakan sumber pemajanan. kelumpuhan anggota badan. Pengaruh Pb dalam tubuh belum diketahui benar tetapi perlu waspada terhadap pemajanan jangka panjang timah hitam dalam tulang tidak beracun tetapi pada kondisi tertentu bisa dilepaskan karena infeksi atau proses biokimia dan memberikan gejala keluhan garam Pb tidak bersifat karsiogenik terhadap manusia. Senyawa Pb organik bersifat neurotoksik dan tidak menyebabkan anemia Hampir semua Pb–tetraetil diubah menjadi Pb organik dalam proses pembakaran bahan bakar bermotor dan dilepaskan ke udara. Gejala klinis keracunan timah hitam pada individu dewasa tidak akan timbul pada kadar Pb yang terkandung Pb/100 g darah dalam darah dibawah 80 mg namun hambatan aktivitas enzim untuk sintesa haemoglobin sudah terjadi pada kandungan Pb normal (30–40 mg). Gangguan kesehatan adalah akibat bereaksinya Pb dengan gugusan sulfhidril dari protein yang menyebabkan pengendapan protein dan menghambat pembuatan haemoglobin. Diantara sumber polutan tersebut kendaraan bermotor 28 .Pb/100g dianggap terpajan berat atau mengabsorpsi Pb cukup tinggi walau tidak terdeteksi tanda-tanda keluhan keracunan. konstipasi lelah sakit kepala. Gejala keracunan akut didapati bila tertelan dalam jumlah besar yang dapat menimbulkan sakit perut muntah atau diare akut. dan pada perokok lebih tinggi dibandingkan bukan perokok. alat transportasi. Timah Hitam berakumulasi di rambut sehingga dapat dipakai sebagai indikator untuk memperkirakan tingkat pemajanan atau kandungan Pb dalam tubuh Anak-anak merupakan cat kelompok risiko tinggi. power plant. Polusi udara dapat disebabkan oleh aktivitas manusia yaitu antara lain oleh industri. Gejala keracunan kronis bisa menyebabkan hilang nafsu makan. anemia. selain emisi industri dan debu jalan yang berasal dari lalu lintas yang padat mungkin keracunan Pb ada juga hubungannya dengan keterbelakangan mental tetapi belum ada bukti yang jelas.

anemi berat. disimpan dan kemudian ditabung dalam darah. dimana pada kota besar 98 % polutan udara berasal dari kendaraan bermotor. dan besi dalam mengatur fungsi mental kita. dan kira-kira 30 % dari jumlah yang terisap melalui hidung akan diabsorbsi melalui saluran pernafasan akan tinggal di dalam tubuh karena dipengaruhi oleh ukuran partikelpartikelnya. Susunan saraf pusat merupakan organ sasaran utama timbal. kelainan fungsi otak. Bentuk Kimia Pb merupakan faktor penting yang mempengaruhi sifat-sifat Pb di dalam tubuh. Kelainan fungsi otak terjadi karena Pb ini secara kompetitif menggantikan mineral-mineral utama seperti seng. daya ingat me nurun. Pb organik diabsorbsi terutama melalui saluran pencernaan dan pernafasan dan merupakan sumber Pb utama di dalam tubuh. Pb yang terhirup oleh manusia setiap hari akan diserap. Di dalam tubuh Pb dapat menyebabkan keracunan akut maupun keracunan kronik. tembaga. kerusakan ginjal bahkan kematian dapat terjadi dalam 1-2 hari. Erikson menunjukkan bahwa wanita hamil yang memiliki kadar timbal tinggi dalam darahnya ternyata 90 % dari simpanan timbal pada tubuhnya dialirkan kepada si janin melalui plasenta.gejala yang timbul berupa mual. sulit berkonsentrasi. Kira-kira 5-10 % dari jumlah yang tertelan akan diabsorbsi melalui saluran pencernaan. Keracunan timbal kronik menimbulkan gejala seperti depresi. Jumlah Pb minimal di dalam darah yang dapat menyebabkan keracunan berkisar antara 60-100 mikro gram per 100 ml darah. Menurut penelitian dr M. gelisah. sakit kepala. Tidak semua Pb yang terisap atau tertelan ke dalam tubuh akan tertinggal di dalam tubuh. muntah. sakit perut hebat.merupakan sumber polutan terbesar. Pada keracunan akut biasanya terjadi karena masuknya senyawa timbal yang larut dalam asam atau menghirup uap Pb tersebut. dimana keracunan pada janin mempengaruhi intelektual dan tingkah laku si anak . Komponen Pb organik misalnya tetraethil Pb segara dapat terabsorbsi oleh tubuh melalui kulit dan membran mukosa. Pb sebagai gas buang kendaraan bermotor dapat membahayakan kesehatan dan merusak lingkungan. Gejala. sulit tidur. halusinasi dan kelemahan otot.

29 .

URBAIR 1994.di kemudian hari. Melihat betapa besarnya dampak negatif oleh pencemaran timbal tersebut maka perlu mendapat perhatian khusus. Pada awal keracunan timbal biasanya tidak jelas. serta angka kematian 340 orang per tahun. terlihat bahwa dampak pencemaran udara oleh timbal di Indonesia telah menimbulkan 350 kasus penyakit jantung. Dari catatan Bank Dunia. sehingga perlu pengukuran kandungan timbal dalam tubuh orang yang terpapar. 30 . 62. Bila kadar timbal dalam darah sudah ditentukan maka dapat dilakukan terapi dengan kelator (suatu antagonis logam berat yang berkompetisi dengan gugus reaktif logam berat tersebut sehingga tubuh peningkatan dan pengeluaran logam dari mencegah/menghilangkan efek toksiknya).000 kasus tekanan darah tinggi.

[4 Oktober 2009] Keputussan Menterii Negara Lliingkungan Hiidup Nomor Kep.depkes. disposal and reuse 3rd edition.DAFTAR PUSTAKA Metcalf & Eddy. Burlington Anonim. 2008. Penurunan Konsentrasi Total Suspenend Solid (Tss) Pada Limbah Minyak Pelumas .um. Inc.. Total Dissolved Solids. [4 Oktober 2009] Huda.staff. Thorikul.pdf . icdscollege. [4 Oktober 2009] Huda. http://en. Wastewater Engineering: treatment. [4 Oktober 2009] Sutapa.id/wpcontent/uploads/2009/04/tss1.php? option=com_content&task=view&id= 40&Itemid=127 .ac. Hubungan Antara Total Suspended Solid Dengan Turbidity Dan Dissolved Oxygen. 2009. Lumpur Aktif : Alternatif Pengolah Limbah Cair. dkk.id/2009/08/23/ .uii.id/index. Linacre House.doc . Thorikul. 1999. Water technology: a introductio of environmental scientists and Engineers.com/artikel/alternatif_pengolah_limbah_cair.id/downloads/Udara.org/wiki/Total_dissolved_solids . Jordan Hill. [27 September 2009] Bintari. http://www.ac. N. 2009. Yoni Rina.PDF .uii.go. F. [ 5 April 2009] Anonim. darsono-sigit.13//Menllh//3//1995 Tentang Baku Mutu Emiissii Ssumber Tiidak Bergerak Menterii Negara Lliingkungan Hiidup 31 . Oxfard OX28DP 30 Corporate Drive. http://diploma. New York: McGraw Hill. 2009. 2005.chemistry.1991. Metode Pengambilan dan Analisis Pb di Udara. 2009. Gray. Parameter Pencemar Udara Dan Dampaknya Terhadap Kesehatan.ac. http://thorik. Ignasius DA.wikipedia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful