You are on page 1of 13

STASE BEDAH DAN ANASTESI PERIODE 1 APRIL 2013-8 JUNI 2013 RUMAH SAKIT RAJAWALI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS

KRISTEN KRIDA WACANA (UKRIDA)

CASE REPORT UROLITHIASIS

DOSEN PEMBIMBING : Dr.Didik,Sp.B

DISEDIAKAN OLEH : 1. MOHAMAD HAFEZOL AFZAN BIN ADRUS 11.2011.145 2. SITI NABILALLHUDA BT AZMI 11.2011.152 3. NOR FAZILLAH BT ADAM 11.2012.060 4. NURAIHAN BT MOHD JALALUDIN 11.2012.061

Gangguan Aliran Urine Fimosis Striktur meatus Hipertrofi prostate Refluks vesikourethral Uretrocele Konstriksi hubungan ureteropelvik 3. oleh mikroorganisme penghasil urease 4. hal ini karena adanya pengaruh status gizi dan aktifitas sehari-hari. Benda asing . Infeksi Saluran Kemih ISK/ UTI . Jaringan mati atau jaringan abnormal seperti pada nekrosis papilla di ginjal 7. telur sistosoma 6.Fragmen kateter.UROLITHIASIS DEFINISI Adalah batu pada saluran kemih EPIDEMIOLOGI Penyakit ini dapat menyebabkan penduduk diseluruh dunia. Idiopatik 2. Gangguan Metabolik Hiperparatiroidisme Hiperuricemia Hiperkalsiuri 3. Multifaktor Anak dinegara berkembang penderita multitrauma Teori terbentuknya batu saluran kemih 2 . Dehidrasi 5. ETIOLOGI 1. dinegara berkembang banyak dijumpai pasien dengan buli-buli sedangkan dinegara maju lebih banyak dijumpai batu saluran kemih bagian atas.

Inti batu dapat berupa kristal atau benda asing. Partikel-partikel yang berada dalam larutan yang kelewat jenuh akan mengendap dalam nucleus itu sehingga akhirnya terbentuk batu.1. EPIDEMIOLOGI Dinegara berkembang. dan mukoprotein) sebagai kerangka tempat diendapkannya kristal-kristal batu. globulin. dan Kalsium Pekerjaan yang banyak duduk dan kurang aktifitas KOMPOSISI DAN PEMBENTUKAN BATU 3 . Oksalat. Factor intrinsic. yaitu keadaan yang berasal dari tubuh seseorang seperti: Herediter Umur : paling sering pada usia 30-50 tahun Jenis kelamin : laki-laki 3 kali lebih banyak daripada wanita 2. pirofosfat. 3. dan beberapa peptide. Teori matriks Matriks organik terdiri dari serum/protein urin (albumin. hal ini karena adanya pengaruh status gizi dan aktifitas sehari-hari Secara epidemiologi terdapat: 1. banyak dijumpai pasien dengan batu buli-buli. sitrat. Penghambat kristalisasi yang kurang Pada urin orang normal mengandung zat penghambat pembentuk kristal antara lain : Magnesium. Jika salah satu atau beberapa zat ini berkurang maka akan mempermudah terjadinya batu. sedangkan dinegara maju banyaj dijumpai batu saluran kemih bagian atas. Teori nukleasi Batu terbentuk didalam urin karena adanya inti batu (nucleus). Faktor ekstrinsik Geografi : daerah yang mengandung banyak kapur akan mempertinggi insiden terjadinya batu saluran kemih Iklim dan temperature Asupan air yang kurang Diet tinggi Purin (kacang-kacangan). mukoprotein. 2.

Batu campuran kalsium oksalat dan fosfat juga biasanya idiopatik. termoanalitik. fosfat dan karbonat membentuk batu magnesium ammonium fosfat/MAP. Pada sebagian kecil penderita batu saluran kemih didapatkan kelainan kausal yang 4 . cara kuantitatif dengan metoda kromatografik. Dan karbonat apatit atau seting dikenal dengan nama batu tripel phospat. Batu fosfat dan kalsium kadang disebabkan hiperkalsiuri. Batu magnesium ammonium fosfat didapatkan pada infeksi kronik yang disebabkan bakteri yang menghasilkan urease sehingga urin menjadi alkali karena pemecahan ureum. namun berkaitan dengan sindroma alkali atau kelebihan vitamin D. Batu asam urat disebabkan hiperuricemia pada arthritis urika pada pasien-pasien penyakit gout. atau campuran keduanya Sistin Xantin Magnesium Ammonium Phosfat (MAP) Batu kalsium merupakan yang paling banyak ditemui (70-80%) kasus. spektroskopi infrared. Kuman penyebab infeksi ini adalah kuman golongan pemecah urea yang dapat menghasilkan enzim urease dan merubah suasana urin menjadi basa melalui hidrolisis urea menjadi amoniak. Batu struvit atau batu infeksi terjadi karena adanya infeksi pada saluran kemih. sulfinpirazole. Kristalografi radiografik merupakan cara yang dianggap paling baik ditinjau dari segi kesederhanaan dan ketepatannya. dan mikroskop electron. thiazid dan salisilat. Komposisi batu yang dapat ditemukan adalah dari jenis : Asam urat Batu kalsium : kalsium oksalat.Analisis batu dapat dilakukan cara kimiawi yaitu dengan cara kualitatif. ammonium. Batu urat pada anak terbentuk karena pH urin yang rendah. Faktor ini menyebabkan oligouria dan meningkatnya keasaman urin. Peminum alcohol dan diet tinggi protein juga merupakan factor predisposisi yang cukup besar. pasien yang mendapat kemotherapi dan yang banyak menggunakan obat urikosurik. Batu idiopatik disebabkan oleh berbagai factor misalnya pada negara berkembang adalah dehidrasi dan gastroenteritis kronis. optic (diseksi mikroskop binokuler dengan petrografik). kalsium fosfat. pasien mieloproliferatif. Terbentuknya batu kalsium oksalat kebanyakan adalah idiopatik. dan autoanalisis. Suasana basa akan memudahkan terjadinya garam-garam magnesium. Faktor lain adalah imobilisasi lama pada penderita yang dirawat dengan posisi berbaring akan menyebabkan dekalsifikasi tulang dengan peningkatan ekskresi kalsium sehingga presipitasi kalsium mudah terjadi. kristalografi radiology.

Apabila terbentuk di vesika urinaria. Batu pelvis ginjal dapat bermanifestasi yanpa gejala sampai gejala berat. urosepsis. Umumnya gejala batu saluran kemih muncul akibat obstruksi aliran kemih sehingga menimbulkan hidronefrosis dan jika terinfeksi dapat menyebabkan ponefrosis (nyeri hebat terus-menerus) atau pielonefritis. Gerakan peristaltis ureter akan mendorong batu ke distal. dan akhirnya terjadi gagal ginjal.menyebabkan ekskresi berlebihan bahan dsar batu seperti yang terjadi pada hiperparatiroidisme. 2. Keadaan-keadaan ini dapat menyebabkan nyeri kolik. abses ginjal. hiperoksalouria. LETAK BATU DALAM SALURAN KEMIH 1. 3. Batu prostate Pada umumnya berasal dari air kemih yang secara retrograde terdorong kedalam saluran prostate dan mengendap. 4. pionefrosis. Batu ureter Pada umunya berasal dari batu ginjal yang turun ke ureter. stranguria. akan sering menarik penis dan pada anak wanita akan sering menggosok vulva. Bila selanjutnya terjadi infeksi sekunder. maka selain disuria akan didapatkan nyeri supra pubis yang menetap. pelvis renalis. Batu yang mengisi pielum dan lebih dari 2 kaliks ginjal memberikan gambaran menyerupai tanduk rusa sehingga disebut batu staghorn. nyeri tumpul atau nyeri ketok pada sudut kostovertebra. kemudian dapat berada di kaliks. kencing tiba-tiba berhenti dan menjadi encer kembali saat perubahan posisi tubuh. yakni nyeri hebat yang hilang timbul disertai rasa mual dengan atau tanpa muntah. yang akhirnya akan terbentuk batu kecil. Batu yang dibiarkan dalam saluran kemih akan menyebabkan infeksi. dan bahkan mengisi pelvis serta seluruh ginjal. perasaan tidak enak sewaktu kencing. Batu di ginjal Terbentuk di tubuli ginjal. disebabkan karena benda asing yang berada di buli-buli sebagai inti batu atau batu endemic. perut sebelah bawah. Pada umumnya 5 . dan sistinuria. Hal ini menimbulkan kontraksi kuat dan akan terjadi nyeri kolik. Pada anak laki-laki. daerah inguinal dan bahkan sampai kemaluan. Batu vesika urinaria Dapat berasal dari batu yang turun ke vesika urinaria atau terbentuk di vesika urinaria akibat obstruksi intravesika. infundibulum. Gejala khas adalah disuria. Nyeri ini dapat kearah perut bagian depan. Batu endemic ini banyak terdapat pada anak-anak.

abses perinefrik ataupun pielonefritik. 5.Obstruksi di ureter menimbulkan hidroureter dan hidronefrosis. Batu yang terletak pada ureter maupun sistem pelviklises mampu menimbulkan ostruksi saluran kemih dan menimbulkan kelainan struktur saluran kemih sebelah atas.dan bahkan bisa mengisi pelvis serta seluruh kaliks ginjal. Batu yang tidak terlalu besar didorong oleh peristaltik otot-otot sistem pelvikalises dan turun ke ureter menjadi batu ureter.pelvis ginjal.batu di pielum dapat menimbulkan hidronefrosis dan batu di kaliks mayor dapat menyebabkan kaliektasis pada kaliks yang bersangkutan.Kelainan atau obstruksi pada sistem pelvikalises ginjal mempermudah timbulnya batu saluran kemih. menjadi menetes dan nyeri.batu ini tidak memberikan gejala sama sekali karena tidak menimbulkan gangguan aliran air kemih.Tenaga peristaltik ureter mencoba untuk mengeluarkan batu hingga turun ke buli-buli. Tempat urethtra yang agak lebar adalah di pars prostatika. abcess. dan tersangkut di tempat yang agak lebar. Gejala yang ditimbulkan umumnya sewaktu miksi tiba-tiba berhenti.infundibulum.Batu yang ukurannya kecil (< 5mm) pada umumnya dapat keluar spontan sedangkan yang lebih besar seringkali tetap berada di ureter dan menyebabkan reaksi radang (periureteritis) serta menimbulkan obstruksi kronis berupa hidroureter atau hidronefrosis.Pada keadaan yang lanjut dapat terjadi kerusakan ginjal dan jika mengenai kedua sisi mengakibatkan gagal ginjal permanen.Batu yang mengisi pielum dan lebih dari dua kaliks ginjal memberikan gambaran menyerupai tanduk rusa sehingga disebut batu staghorn.urosepsis. fistel proksimal.Jika disertai dengan infeksi sekunder dapat menimbulkan pionefrosis. Penyulitnya dapat berupa diverikel. bagian permulaan pars bulbosa. BATU GINJAL DAN BATU URETER Batu ginjal terbentuk pada tubuli ginjal kemudian berada di kaliks. Batu urethra Umumnya berasal dari batu ureter atau batu vesika urinaria yang oleh aliran kemih sewaktu miksi terbawa ke urethra.abses ginjal. dan di fossa navikulare. dan uremia karena obstruksi urin. GAMBARAN KLINIS 6 .

Jika didapatkan demam harus dicurigai suatu urosepsis dan ini merupakan kedaruratan di bidang urologi. dan jika disertai infeksi didapatkan demam/menggigil.saat ureter menyilang vasa iliaka dan saat ureter masuk ke dalam buli-buli.retensi urin.Kadang kadang hematuria didapatkan dari pemeriksaan urinalisis berupa hematuria mikroskopik.Nyeri non kolik terjaid akibat peregangan kapsul ginjal kerana terjadi hidronefrosis atau infeksi pada ginjal.Dalam hal ini harus secepatnya ditentukan letak kelainan anatomik pada saluran kemih yang mendasari timbulnya urosepsis dan segera dilakukan terapi berupa drainase dan pemberian antibiotik.terlihat tanda-tanda gagal ginjal.besar batu.Perlu juga diperiksa kadar elektrolit yang diduga sebagai faktor penyebab timbulnya batu saluran kemih.Batu dengan ukuran kecil mungkin dapat keluar spontan setelah melalui hambatan pada perbatasan uretero-pelvik.teraba ginjal pada sisi sakit akibat hidronefrosis. Pemeriksaan sedimen urin menunjukkan adanya leukositouria.Hematuria sering kali dikeluhkan oleh pasien akibat trauma pada mukosa saluran kemih yang disebabkan oleh batu.dan penyulit yang telah terjadi.Pemeriksaan kulture urin mungkin menunjukkan adanya pertumbuhan kuman pemecah urea.hematuria.Keluhan yang paling dirasakan oleh pasien adalah nyeri pada pinggang. Pada pemeriksaan fisik mungkin didapatkan nyeri ketok pada daerah kostovertebra. Batu yang terletak di sebelah distal ureter dirasakan oleh pasien sebagai nyeri pada saat kencing atau sering kencing. JENIS BATU Kalsium MAP Urat/Sistin 7 RADIO-OPASITAS Opak Semiopak Non opak .Keluhan yang disampaikan oleh pasien tergantung pada posisi atau letak batu.Pemeriksaan faal ginjal bertujuan untuk mencari kemungkinan terjadinya penurunan fungsi ginjal dan untuk mempersiapkan pasien menjalani pemeriksaan foto IVU.Nyeri kolik terjadi karena aktivitas peristaltik otot polos sistem kalises ataupun tekanan ureter meningkat dalam usaha untuk mengeluarkan batu dari saluran kemih.dan dijumpai kristal-kristal pembentuk batu.Nyeri ini mungkin bisa berupa kolik atau bukan kolik.Peningkatan peristaltik itu menyebabkan tekanan intraluminalnya meningkat sehingga terjadi peregangan dari terminal saraf yang memberikan sensasi nyeri.

vomitus Urinary frequency/urgency yang meningkat Hematuria atau warna urin tidak normal Nyeri perut Nyeri saat berkemih Rasa tidak nyaman saat berkemih Nyeri testis Demam Menggigil Sebagai pemeriksaan penunjang dapat dilakukan : 1. selangkangan genital. besar. 2. morfologinya dan penyulit yang telah terjadi. Foto polos abdomen untuk melihat adanya batu radioopaque. Intra Venous Pielografi (IVP) untuk menilai : Keadaan anatomi ginjal 8 . Batu kalsium Batu MAP Batu Urat/ Sistin : Opaque : Semi opaque : Non opaque/ luscent 3. progresif Kuat sampai kolik Mungkin menyebar atau bergerak ke pinggul bawah. Pada pemeriksaan fisik mungkin didapatkan :  Nyeri sudut kostovertebra o o o o Satu atau kedua sisi. Pemeriksaan laboratorium untuk memeriksa : Sedimen urin : menunjukkan lekosituria. Gejala umumnya adalah hematuria. hematuria.          Nausea. dan dijumpainya kristal pembentuk batu Kultur urin : untuk menunjukkan adanya kuman pemecah urea Faal ginjal : untuk mencari kemungkinan terjadinya penurunan fungsi ginjal dan mempersiapkan pasien menjalani pemeriksaan IVP.GEJALA KLINIS Tanda dan gejala batu saluran kemih ditentukan oleh letak. pelvis.

Penilaian ini dapat melihat adanya batu di ginjal atau di buli-buli. Pielografi retrograde Dilakukan apabila IVP tidak dapat dilakukan katrena ada penurunan fungsi ginjal 5. Jika dijumpai retensio urin : Benign Prostate Hypertrofi PENATALAKSANAAN Penatalaksanaan batu saluran kemih harus tuntas. Ada beberapa metoda terapi. Jika dijumpai hematuria. antara lain: 1. Jika dijumpai hidronefrosis : tumor ginjal d. karena diharapkan batu dapat keluar spontan. khususnya tanpa nyeri : keganasan c. wanita hamil. USG Dilakukan pada pasien yang tidak mungkin menjalani pemeriksaan IVP maupun pielografi retrograde yaitu keadaan-keadaan alergi terhadap bahan kontras.- Fungsi ginjal Batu yang terlihat oleh foto polos abdomen Pasien disuntikkan kontras radioaktif dan kemudian difoto roentgen. Jika dijumpai kolik ginjal. Medikamentosa Dianjurkan untuk batu yang ukurannya < 5mm. hidronefrosis. maka harus dipikirkan : Kolik saluran cerna Kolik kandung empedu Appendisitis akut Adneksitis (pada wanita) b. pionefrosis. Terapi yang diberikan adalah : Penghilang rasa nyeri Diuretikum untuk memperlancar aliran urin Minum yang banyak Pelarutan batu 9 . atau pengerutan ginjal. 4. DIAGNOSIS BANDING a.

10 . Alat ini hanya dapat memecah batu berukuran ≤ 3 Cm.. yaitu mengeluarkan batu reter dengan menjaringnya melalui alat keranjang dormia. kemungkinan keluarnya 90%. PNL (Percutaneus Nephro Litholapaxy).Bila batu ureter berukuran 4 mm dan terdapat di bagian 1/3 proksimal ureter. Ekstraksi dormia. d. tindakan ini tidak akan bermanfaat. Bedah terbuka Pielotomi atau nefrolitotomi untuk mengambil batu disaluran ginjal. Pecahan batu dikeluarkan dengan evakuator ellik. 2. Gelombang kejut dialirkan melalui air ketubuh dan dipusatkan ke batu yang akan dipecahkan. ESWL (Extracorporeal Shockwave Lithotripsy) Alat ini dapat memecahkan batu tanpa perlukaan tubuh sama sekali dan tanpa pembiusan. Tindakannya adalah : a. Ureteroskopi atau uretero-renoskopi yaitu memasukkan alat ureteroskoskopi perureter untuk melihat keadaan ureter atau system pelvokaliks ginjal. maka batu 80% akan keluar spontan. Dengan memakai energi tertentu. ureterolitotomi untuk mengambil batu disaluran ureter. yaitu mengeluarkan batu yang ada dalam saluran ginjal dengan cara memasukkan alat endoskopi ke dalam system kaliks melalui insisi pada kulit. b. vesikolitotomi untuk mengambil batu di vesika urinaria. Bedah laparoskopi 5. yaitu memecah batu vesika urinaria atau batu urethra dengan memasukkan alat pemecah batu (lithotriptor) ke dalam vesika urinaria. batu yang berada didalam ureter maupun system pelvokaliks dapat dipecah melalui tuntunan uretero-renoskopi. Lithotripsy. Batu akan hancur menjadi framen-fragmen kecil (<2mm) dan keluar bersama urin. 4. c. dan urethrolitotomi untuk mengambil batu disaluran urethra). Namun apabila terdapat kelainan saluran kemih seperti stenosis yang akan menghalangi keluarnya batu yang telah dipecahkan. Patokan ini dipakai bila batu tidak menyebabkan gangguan dan komplikasi. Endourologi Merupaka tindakan invasive minimal untuk mengeluarkanbatu saluran kemih yang terdiri dari : memecah batu dan kemudian mengeluarkannya dari saluran kemih melalui alat yang dimasukkan langsung ke dalam saluran kemih. 3. sedangkan bila di 1/3 distal.

Penegahan yang dapat dilakukan dapat berupa : Menghindari dehidrasi dengan minum cukup (minimal 8 gelas/ 2 liter sehari) dan diusahakan produksi urin minimal 1. Mengurangi makanan yang dapat memicu terbentuknya batu.2 maka tidak akan terbentuk kristal asam urat. Bila pH air kemih selalu diatas 6. karena natriuresis akan memacu timbulnya hiperkalsiurie Purin. Aktifitas harian yang cukup 11 . Oksalat (misalnya terdapat dalam buah belimbing) Garam. terdapat dalam kacang-kacangan Kalsium (pada pasien dengan hiperparatiroid dan kelebihan vitamin D) 2. 1. PENCEGAHAN Angka kekambuhan batu saluran kemih rata-rata 7% pertahun atau ± 50 dalam 10 tahun. karena protein dapat memacu terjadinya ekskresi kalsium urin dan menyebabkan suasana urin menjadi asam. seperti : Protein.Tidak jarang batu urethra yang ukurannya < 1 Cm dapat kelar sendiri atau dengan bantuan pemasangan kateter urethra selama 3 hari.5 liter perhari. Batu prostate pada umumnya tidak membutuhkan tindakan bedah.

Anatomi Ginjal Lokasi Batu Ginjal 12 .

Pemeriksaan IVP 13 .