You are on page 1of 10

UJIAN AKHIR SEMESTER

ALAT UKUR LISTRIK


MEMPERBESAR BATAS UKUR VOLTMETER

OLEH: AFILLIA GIZCA MARDIANI RUKMANA F03111035

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN IPA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA 2013

MEMPERBESAR BATAS UKUR VOLTMETER

A. Tujuan

Praktikan dapat memperbesar batas ukur voltmeter kemudian menggunakannya.

B. Alat dan Bahan

Nama Alat dan Bahan Jumlah Power Supply 1 buah

Gambar

Voltmeter

1 buah

Multimeter

1 buah

Projectboard

1 buah

Potensiometer

1 buah

Kabel penghubung

5 buah

C. Langkah Kerja

No. 1.

Langkah Kerja Alat dan bahan dipersiapkan.

Gambar

2.

Kabel 1 dihubungkan dari kutub positif (+) power

supply ke projectboard (ke sebelah kiri potensio). Arus yang digunakan adalah arus DC.

3.

Kabel 2 dihubungkan dari voltmeter projectboard 10 (ke volt ke

sebelah

kanan potensiometer).

4.

Kabel 3 dihubungkan dari kutub negatif (-) voltmeter ke kutub negatif power supply. Arus yang digunakan adalah arus DC.

5.

Kabel 4 dihubungkan dari kutub positif (+) multimeter ke projectboard (ke sebelah kiri potensio meter; di atas kabel 1). Multimeter batas ukur dipasang 10 volt pada dan

tegangan 10 volt. 6. Kabel 5 dihubungkan dari kutub negatif (-) multimeter ke kutub negatif (-) voltmeter (di atas kabel 3).

7.

Power

supply

dinyalakan

pada tegangan 3 volt.

8.

Jarum pada voltmeter dan multimeter diperhatikan.

9.

Besar

hambatan

pada

potensiometer diatur dengan cara diputar ke kanan.

10.

Perubahan voltmeter

pada dan

jarum

multimeter

diperhatikan perubahannya.

11.

Percobaan dilakukan

yang pada

sama sumber

tegangan 6 volt dan 9 volt.

Skema rangkaian:
V2

V1

Keterangan:

= Potensiometer V1 = Voltmeter V2 = Multimeter

D. Hasil Pengamatan

No.

Sumber Tegangan 3 volt

Tegangan pada

Tegangan pada Gambar

Voltmeter Multimeter 3 volt 4 volt

1.

2.

9 volt

8 volt

Skala maksimum

E. Pembahasan

Praktikum yang telah dilakukan ini mempunyai tujuan untuk dapat memperbesar batas ukur voltmeter kemudian menggunakannya. Alat dan bahan yang dipakai berupa power supply, voltmeter (V1), multimeter (V2), projectboard, potensiometer, dan kabel penghubung. Potensiometer digunakan untuk mempermudah praktikan dalam memberi tahanan dalam pada voltmeter. Fungsi voltmeter (V1) di sini adalah sebagai voltmeter yang akan diperbesar batas ukurnya. Sedangkan multimeter (V2) digunakan sebagai pembanding. Pada rangkaian, potensiometer dirangkai secara seri terhadap voltmeter (V1). Namun, potensiometer dan voltmeter tersebut dirangkai secara paralel terhadap multimeter (V2) (Perhatikan skema). Rangkaian ini mempunyai fungsi agar batas ukur voltmeter (V1) dapat diubah, sedangkan multimeter (V2) tidak berubah.

Percobaan pertama dilakukan pada sumber tegangan 3 volt, kemudian dihasilkan nilai tegangan yang terbaca pada voltmeter (V1) sebesar 3 volt dan pada multimeter (V2) sebesar 4 volt. Terjadinya perbedaan hasil pada kedua alat ukur tegangan ini disebabkan karena batas ukur voltmeter (V1) telah diubah, sedangkan multimeter (V1) tetap (sebagai pembanding). Ketika potensiometer diubah dengan memutar pengaturannya ke kanan, maka nilai tegangan voltmeter (V1) akan membesar, dan besar arus listrik (I) yang mengalir semakin mengecil (hambatan diperbesar). Namun nilai tegangan pada multimeter (V2) tetap sama seperti semula. Ini diakibatkan karena bentuk rangkaian yang telah dijelaskan sebelumnya. Selanjutnya, percobaan kedua dilakukan pada sumber tengangan 9 volt. Pada percobaan ini didapatkan nilai tegangan pada voltmeter sebesar 8 volt, sedangkan pada multimeter (V2) terlihat bahwa jarum melewati skala maksimal pada multimeter yang membuktikan bahwa batas ukur voltmeter (V1) telah diperbesar. Hal ini ditunjukkan oleh multimeter (V2) sebagai pembanding yang menghasilkan tegangan melewati skala maksimalnya. Terbukti bahwa pada pada tegangan 9 volt (sumber) voltmeter (V1) masih dapat memperlihatkan nilai tegangan yaitu sebesar 8 volt, sedangkan pada multimeter (V2) tidak dapat lagi menunjukkan nilai tegangannya. Maka dari itu, percobaan memperbesar batas ukur voltmeter ini dapat dikatakan berhasil.

F. Kesimpulan

Dari percobaan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut. 1. Voltmeter (V1) digunakan sebagai voltmeter yang akan diubah batas ukurnya, sedangkan multimeter digunakan sebagai pembanding. 2. Ketika potensiometer diubah, maka nilai tegangan voltmeter (V1) akan membesar, namun nilai tegangan pada multimeter (V2) tetap sama seperti semula. Ini disebabkan karena potensiometer dirangkai secara seri terhadap voltmeter (V1). Sedangkan potensiometer dan voltmeter tersebut dirangkai secara paralel terhadap multimeter (V2). 3. Batas ukur pada voltmeter berhasil diperbesar dengan ditunjukkannya hasil pengamatan pada tegangan sumber 9 volt, di mana voltmeter (V1) masih dapat menunjukkan skala sedangkan multimeter (V2) justru melewati skala maksimalnya.

G. Saran

Praktikum ini telah dilakukan dengan cukup baik dan lancar. Hanya saja, ketika percobaan kedua dengan sumber tegangan 9 volt, aliran listrik pada terminal di meja kami tiba-tiba saja mati. Mungkin kedepannya, aliran listrik yang ada di laboratorium dapat diperiksa dan diperbaiki lagi.