You are on page 1of 2

ABSES PERIODONTAL Etiologi Abses periodontal merupakan suatu supurasi di sekitar jaringan periodonsium, biasanya merupakan lanjutan daripada

periodontitis kronis yang lama. Tipe infeksi ini biasanya dimulai pada gingival cervice pada permukaan akar, sering dijumpai ke permukaan apeks. Keadaan ini biasanya merupakan serangan yang tiba-tiba dengan sakit yang amat sangat. Suatu abses periodontal dapat dihubungkan dengan gigi non vital atau adanya trauma. Pemeriksaan klinis Abses periodontal dapat ditandai dengan pembengkakan yang besar dan pergeseran papilla interdental yang jelas, atau mungkin akan menjadi abses periapikal dengan penutupan atau kelainan vestibular ABSES PERIAPIKAL Etiologi Abses periapikal merupakan infeksi akut yang terlokalisir, manifestasinya berupa keradangan, pembengkakan yang nyeri jika ditekan, atau kerusakan jaringan setempat. Biasanya dimulai di region periapikal dari akar gigi dan sebagai akibat dari pulpa yang non vital atau pulpa yang mengalami degenerasi. Dapat juga terjadi setelah adanya trauma pada jaringan pulpa. Pemeriksaan Klinis Abes periapikal berukuran kecil, dari diameter di bawah 1 cm sampai cukup besar sehingga dapat menutupi vestibulum. Mukosa di atasnya tampak mengkilat, eritematus, tegang, dan kencang. Pada awalnya, penderita akan merasakan sakit yang berdenyut-denyut di daerah yang terdapat abses. Lalu gigi akan menjadi lebih sensitif terhadap rangsang panas dan dingin serta tekanan dan pengunyahan. Selanjutnya penderita akan mengalami demam, kelenjar limfe di bagian rahang bawah akan terasa lebih menggumpal atau sedikit mengeras dan terasa sakit jika diraba.

maka akan menimbulkan bau busuk dan rasa sedikit asin dalam rongga mulut.Penderita juga merasa sakit pada daerah sinus. Pemeriksaan penunjang Pengambilan gambar radiografi pada abses ini akan tampak gambaran radiolusen berbatas diffuse di periapikal Sumber : Topazian & Goldberg. Saunders. 2004. Jika pus mendapatkan jalan keluar. philadelphia . WB. 3rd ed. Oral and Maxillofacial Infections.