You are on page 1of 21

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Bawang Putih ( Allium sativum L) 2.1.1 Klasifikasi Ilmiah Klasifikasi ilmiah atau toksonomi dari bawang putih adalah sebagai berikut:5 Kingdom Division Class Ordo Family Subfamili Genus Spesies : Plantae : Magnoliophyta : Liliopsida : Asparagales : Alliaceae : Allioideae : Allium
Gambar 1. Bawang Putih

: A.sativum

2.1.2 Kandungan dan Kegunaan Bawang Putih

Universitas Sumatera Utara

Bawang putih digunakan sejak ribuan tahun yang lalu, sehingga tercatat di dalam buku Mesir Kuno bahwa bawang putih ini dapat menghilangkan nyeri gigi. Digunakan dalam bentuk pasta, kemudian dioleskan pada daerah yang sakit untuk menghilangkan nyeri.5 Komponen utama bawang putih tidak berbau, disebut komplek sativumin, yang diabsorbsi oleh glukosa dalam bentuk aslinya untuk mencegah proses dekomposisi. Dekomposisi kompleks sativumin ini menghasilkan bau khas yang tidak sedap dari allyl sulfide, allyl disulfate, allyl mercaptane, alun allicin dan alliin. Komponen kimia ini mengandung sulfur. Sulfur merupakan komponen penting yang terkandung dalam bawang putih. Adapun komponen aktif bawang putih sativumin adalah allicin, scordinine glycoside, scormine, thiocornim, scordinine A dan B, creatinine, methionine, homocystein, vitamin B, vitamin C, niacin, s-ade nocyl methionine, S-S bond (benzoyl thiamine disulfide), dan organic germanium yang masing-masing mempunyai kegunaan berbeda. Baik allin maupun allinase, keduanya cukup stabil ketika kering sehingga bawang putih kering masih dapat berpotensi untuk menghasilkan allicin ketika dilembabkan. Akan tetapi, allicin sendiri juga tidak stabil dalam panas ataupun pelarut organik yang akan terurai menjadi beberapa komponen, yaitu diallyl sulfides. 5,15,16
Gambar 2. Rumus Bangun Allicin dan Komponen Lainnya

Universitas Sumatera Utara

2 31.308 0. Cu Manganese. bakteriostatik.7 0.2 1.5.066 0. dan antihipertensi.672 14. total dietary Sugars. asma bronkitis.58 149 623 6. bawang putih digunakan sebagai antimikroba.17 Tabel 1.235 5 9 0. Fe Magnesium. Se Vitamins Vitamin C.06 2.1 1.217 0. Ca Iron. Release 23 (2010) Universitas Sumatera Utara . antiviral. Zn Copper. beta Vitamin A.08 1. antiplasmodik. dan influenza. IU Vitamin E (alpha-tocopherol) Vitamin K (phylloquinone) Amino acids Tryptophan Threonine Isoleucine Leucine Lysine Methionine Cystine Units g kcal kJ g g g g g mg mg mg mg mg mg mg mg mg mcg mg mg mcg IU mg mcg g g g g g g g Value per 100 grams 58. bawang putih biasa digunakan untuk mengobati bronkitis kronik. K Sodium. Secara tradisional.299 1.16 0.Dalam pengobatan. total Minerals Calcium.273 0.157 0. Na Zinc.36 0.065 USDA National Nutrient Database for Standard Reference.076 0. respiratory catarh.70 25 153 401 17 1.00 181 1. Kandungan gizi 100 gr bawang putih Nutrient Proximates Water Energy Energy Protein Total lipid (fat) Carbohydrate. P Potassium.50 33. antiseptik. total ascorbic acid Vitamin B-6 Carotene. Mn Selenium. antiinflmasi. Mg Phosphorus. by difference Fiber.

20 Universitas Sumatera Utara . Pembentukan resisten terhadap antibiotik β-laktam 1000 kali lebih mudah bila dibandingkan allicin dari bawang putih. dihancurkan dan dikunyah.2.19 Banyak bakteri tidak resisten terhadap bawang putih karena cara kerja antibakterinya berbeda dengan antibiotik yang lain. Contohnya membrane sel Eschericha coli terdiri atas 20% lipid. dimana Staphylococcus aureus hanya terdiri atas 2% lipid. sintesa DNA dan protein juga dihambat secara partial. sehingga menjadi pilihan utama dalam penggunaan terapeutik. Komponen antimikroba aktif mayor bawang putih adalah thiosulfinate terutama allicin. Komponen allicin dibentuk ketika sebutir bawang mentah dipotong.18 Feldberg et al (1988) menyatakan bahwa allicin menunjukkan aktivitas antimikroba dengan menghambat sistesis RNA dengan cepat dan menyeluruh.1. Hal ini menunjukkan RNA adalah target utama dari aksi allicin. Disamping itu.16.3 Aktivitas Antimikroba Bawang Putih Ekstrak bawang putih ditemukan mempunyai sifat antibakteri dan antijamur. Pada saat itu enzim allinase dilepaskan dan mengkatalise pembentukan asam sulfenik dari cysteine sulfoxide. Kandungan lipid pada membran dapat mempengaruhi permeabilitas allicin dan unsur bawang putih yang lain. Asam sulfenik ini secara spontan saling bereaksi dan membentuk senyawa yang tidak stabil yaitu thiosulfinate yang dikenal sebagai allicin. Perbedaan struktur bakteri juga berperan dalam kerentanan bakteri terhadap unsur bawang putih.

Minyak atsiri dapat menguap pada suhu kamar dan penguapan semakin besar jika dibiarkan pada Universitas Sumatera Utara . streptococcus sp. minyak aromatik dan minyak nabati. . staphylococcus sp. Di dalam perdagangan/bisnes. biji. klebsiella.2 Minyak atsiri yang baru diekstraksi biasanya tidak bewarna atau warnanya kekuning-kuningan. Minyak atsiri merupakan bahan dasar dari pengobatan alami. salmonella sp.20 2.1. Aktivitas antimikroba bawang putih akan berkurang jika dididihkan karena komponen utama allicin berubah pada temperatur yang tinggi. Minyak ini dapat dihasilkan dari tiap bagian tanaman (daun. proteusaerobacter. dan dibiarkan pada suhu kamar. bacillus sp. Jika minyak atsiri ini dibiarkan pada udara terbuka. clostridium sp.Berbagai bentuk sediaan bawang putih menunjukkan aktivitas antibakteri spektrum luas terhadap bakteri gram negatif dan gram positif termasuk spesies Escherichia sp. maka minyak atsiri akan mengabsorbsi oksigen diudara sehingga menghasilkan warna lebih gelap dan bau minyak akan berubah dari bau yang alamiah ke bau yang lebih menyengat.4. minyak esensial. berupa cairan kental pada suhu kamar namun mudah menguap sehingga memberikan aroma khas. dan enterobacter.4 Minyak Atsiri 2. batang/kulit). terkena cahaya matahari. citrella. bunga. aeromonas.1. minyak terbang. citrobacter.1 Definisi dan Sifat Minyak atsiri dikenal juga sebagai minyak ateris (aetheric oil). buah. Minyak tersebut akan menjadi kental dan akhirnya membentuk sejenis resin. sulingan minyak atsiri dikenal sebagai bahan dasar minyak wangi.

yaitu: besarnya tekanan uap. Dari keempat cara tersebut. tetapi tidak larut dalam air.8 Penyulingan adalah proses pemisahan komponen yang berupa cairan atau padatan dari dua macam campuran atau lebih berdasarkan perbedaan titik uapnya. Penyulingan dengan air dan uap: bahan diletakkan diatas alas yang berupa ayakan yang terletak di atas permukaan air dalam ketel penyuling. dan kecepatan minyak yang keluar dari bahan. Berikut akan dijelaskan mengenai ketiga metode tersebut:21 1. Umumnya minyak atsiri akan larut dalam akohol encer yang konsentrasi kurang dari 70%. ekstraksi dengan pelarut yang menguap. proses penyulingan lebih sering dipakai untuk mendapatkan minyak atsiri. dan ekstraksi dengan lemak padat. Penyulingan dengan air: bahan yang akan disuling akan bersinggungan langsung dengan air mendidih. kemudian menguap bersama uap air melewati kondensor untuk kondensasi. pressing. 2. Universitas Sumatera Utara .2 Minyak atsiri adalah zat cair yang mudah menguap bercampur dengan persenyawaan padat yang berbeda komposisi dan titik cairnya serta dalam sifat kelarutannya. penyulingan dengan air dan uap. Kemudian minyak atsiri akan menguap dan dialirkan ke dalam kondensor untuk kondensasi. penyulingan dengan uap. maka cara minyak atsiri dapat diekstrak melalui empat macam cara: penyulingan. Jumlah minyak yang menguap bersama uap air ditentukan oleh tiga faktor. berat molekul dari komponen dalam minyak.suhu yang tinggi. Berdasarkan hal tersebut. Terdapat tiga metode penyulingan: penyulingan dengan air.

c. d.22 2.1. Perbedaan berat jenis menyebabkan minyak dan air terpisah. kemudian minyak atsiri akan menguap dan terbawa oleh aliran uap air yang akan dialirkan ke dalam kondensor untuk kondensasi. Proses pemisahan minyak dan air terdapat 2 kemungkinan. Penyulingan dengan uap : sistem ini menggunakan sumber uap panas yang letaknya terpisah dari ketel penyulingan. Bahan coba (bawang putih yang telah diblender) dimasukkan dalam ketel suling sesuai dengan kapasitas suling. Uap yang telah memasuki seluruh bahan akan keluar melalui leher ketel suling menuju kondensor atau pendingin.4. e.3. yaitu lapisan minyak diatas lapisan air atau Universitas Sumatera Utara . Destilat akan tertampung dalam wadah pemisah air dan minyak.21. Uap yang terdiri air dan minyak akan didinginkan di dalam kondensor menjadi fase cair/destilat. Sumber uap akan mengalirkan uap dengan tekanan lebih tinggi dari tekanan udara luar dengan tujuan untuk menyuling komponen kimia yang bertitik didih tinggi. b. Bahan dalam ketel suling dipanasi dengan uap yang basah sehingga memanasi sel atau kantung kelenjar yang berisi minyak. Tahap penyulingan yang dilakukan adalah sebagai berikut: a.2 Minyak Atsiri Bawang Putih Proses pengolahan minyak atsiri dengan metode penyulingan uap dan air meliputi tahapan persiapan bahan dan tahap penyulingan.

8 2. Z. Nama lokal dikenal sebagai Clove (Inggris).2. Sunda). Tidore). Mahkota atau disebut juga tajuk pohon cengkeh berbentuk kerucut. . Syzygium aromaticum (L). Canke (Ujung Pandang). f.K Gambar 3. Universitas Sumatera Utara .21. Cangkih (Lampung). Sake (Nias). Pada saat muda bunga cengkeh bewarna keungu-unguan. Wunga Lawang (Bali). Sinke (Flores). Jika berat jenis minyak lebih besar dari 1 (lebih besar dari berat jenis air) maka minyak berada dibawah lapisan air. Gomode (Halmahera. Jawa.22 2. Bunga Cengkeh Cengkeh termasuk tumbuhan perdu yang dapat memiliki batang pohon besar dan berkayu keras.2 Cengkeh Tanaman ini juga sinonim Caryophyllus aromaticus L. D. Proses penyulingan selesai ketika destilat yang ditampung tidak menghasilkan minyak lagi. Jambosa caryophyllus N.1 Klasifikasi Ilmiah Kingdom Divisi Sub divisi Kelas Famili Subfamili Genus Spesies : Plantae : Spermatophyta : Angiospermae : Dicolydonae : Myrtales : Myrtaceace : Eugenia : Eugenia afomatica O. Cengkeh (Indonesia. Kemudian. 5. Cengke (Bugis). Bungeu lawang (Gayo).sebaliknya.

. 2000). Eugenol menunjukkan aktivitas antifungi terhadap Candida albicans dengan metode uji Semisolid Agar Antifungal Susceptibility (SAAS).2.berubah menjadi kuning kehijauan dan berubah lagi menjadi merah muda apabila sudah tua. dan Zambon (cengkeh komposit). Dari hasil penelitian yang sebelumnya menunjukkan bahwa eugenol sangat nyata menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur. hal ini disebabkan mengandung minyak atsiri. Eugenol mempunyai nama lain 1-allil-3. Si putih.2 Manfaat Cengkeh Kegunaan cengkeh sangat banyak disebabkan adanya komponen minyak atsiri yang terkandung dalam bunga. Eugenol mengandung beberapa gugus fungsional yaitu allil.8 Universitas Sumatera Utara . dan daun cengkeh. eugenol asetat dan beta-caryophyllene dan yang paling utama adalah eugenol.. Warnanya bening hingga kuning pucat. kental seperti minyak.8 Eugenol (Gambar 4) merupakan suatu metoksifenol dengan rantai hidrokarbon pendek.Terdapat empat varietas unggul cengkeh yang telah diperoleh. Antara komponen volatil yang terdapat pada cengkeh yaitu eugenol. dan eter (Busroni. tangkai. Eugenol sedikit larut dalam air namun mudah larut pada pelarut organik. Eugenol juga memiliki aktivitas biologis antioksidan (Ogata et al.8 2. 2007). Ambon. fenol. yaitu Zanzibar.metoksi-4-hidroksi benzena atau 1-(3-metoksi-4-hidroksi-benzena)-1-propena. Eugenol digunakan oleh dokter gigi untuk meredakan gangguan syaraf akibat kerusakan bagian dalam gigi. 2000 cit Chaieb et al. Bunga cengkeh yang kering bewarna coklat kehitaman dan rasa pedas.

88 61.2 2.8 0. Mn Selenium. total dietary Sugars.52 141.21 34.8 USDA National Nutrient Database for Standard Reference.458 0. Ca Iron.09 30. Release 23 (2010) Universitas Sumatera Utara .  Gambar 4. beta Vitamin A.115 1.68 264 105 1102 243 1.590 27 84 530 8. Se Vitamins Vitamin C. IU Vitamin E (alpha-tocopherol) Vitamin K (phylloquinone) Units g kcal kJ g g g g g g g mg mg mg mg mg mg mg mg mcg mg mg mg mg mcg_RAE mcg IU mg mcg Value per 100 grams 6.98 20.07 5. total ascorbic acid Thiamin Niacin Vitamin B-6 Vitamin A. P Potassium.38 1.86 323 1350 5. Fe Magnesium. RAE Carotene. Zn Manganese. Na Zinc.033 5. by difference Fiber. Mg Phosphorus. total Glucose (dextrose) Minerals Calcium.9 80. K Sodium.14 646 8. Kandungan gizi 100 gr cengkeh  Nutrient Proximates Water Energy Energy Protein Total lipid (fat) Ash Carbohydrate. Rumus Bangun Eugenol Tabel 2.

penanganan bahan sebelum penyulingan. Pengobatan ayurvedic di India mengunyah cengkeh dan kapulaga dibungkus daun sirih untuk memperbaiki pencernaan.8 Universitas Sumatera Utara . Mutu minyak yang dihasilkan dipengaruhi oleh asal tanaman. mutu bahan.2. Di Indonesia. pestisida nabati dan antiseptik. varietas. eugenol bisa digunakan dalam sabun.2. obat-obatan. parfum. antiemetik. 1936). kosmetik. air cengkeh digunakan untuk merawat sakit mata dan digunakan dalam balsam karena sifatnya sebagai analgesik dapat mengurangi rasa sakit reumatik. metode penyulingan. minyak tangkai cengkeh dan minyak daun cengkeh. Di Eropah ekstrak daun cengkeh digunakan sebagai obat anti plak. Di China zaman Dinasti Han cengkeh digunakan juga sebagai pewangi mulut (Crofton.3 Minyak Atsiri Cengkeh Minyak cengkeh merupakan produk samping dari tanaman cengkeh. dan pasta gigi. karminatif.8 Bunga cengkeh biasanya digiling kasar dulu sebelum penyulingan untuk memecahkan sel-sel minyak dan memperluaskan permukaan sehingga minyak dapat lebih mudah ke luar dari dalam sel. Dalam kehidupan seharihari minyak daun cengkeh banyak digunakan sebagai bahan penyedap makanan. dan antispasmodik. Oleh karena itu. detergen.8 Minyak cengkeh mempunyai efek farmakologi sebagai stimulan. anestesi lokal. dan penanganan minyak yang dihasilkan. tangkai cengkeh 5-10% dan daun cengkeh 1-4%. Bunga cengkeh mengandung minyak atsiri sekitar 10-20%. Jika dilihat dari bahan bakunya ada tiga macam minyak cengkeh yaitu minyak bunga cengkeh.

Di samping itu. sebagai obat Parkinson. Senyawa non fenolat ini adalah senyawa-senyawa yang terdiri dari sebagian kecil komponen minyak daun cengkeh yaitu β-kariofilen. Streptococcus mutans. Sebagai bahan antibiotik.8 Minyak cengkeh di Indonesia secara tradisional diproduksi melalui distillasi bunga.8.23 Eugenol dengan kadar sekitar 80% merupakan bahan dasar yang dapat digunakan sebagai pelezat makanan. Lama penyulingan pada 500 gram cengkeh dilakukan berkisar 3-4 jam. α-kopaen. humulen. minyak cengkeh dapat dipakai sebagai bahan aktif pembuatan obat kumur karena sifatnya yang antibakteri. Komponen minyak cengkeh dibagi dua yaitu.8. Penyulingan dengan air dan uap dapat menghasilkan minyak cengkeh dengan kandungan eugenol 80-85%. Candida albicans dan Escherisia coli. eugenol sangat efektif secara in-vitro terhadap beberapa bakteri seperti Staphylococcus aureus.24 Universitas Sumatera Utara .5-trien.3. isoeugenol dan benzil isoeugenol sebagai bahan parfum dan Hendel -metildopa. α-kububen. kadien dan kadina 1.8 Kualitas minyak atsiri dievaluasi dari kandungan fenol terutama eugenol. senyawa fenolat yang terdapat dalam minyak daun cengkeh adalah eugenol dan yang kedua senyawa non fenolat. Dalam bidang kedokteran gigi eugenol digunakan sebagai bahan tambalan gigi sementara dan menghilangkan nyeri pulpitis akut. tangkai dan daun cengkeh dengan metode penyulingan air dan uap.

Jintan hitam kini banyak ditanam di berbagai belahan dunia.2.Gurat. Habbatul Baraka (Inggris dan Amerika Serikat).1 Klasifikasi Ilmiah Kingdom Divisi Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Plantae : Magnoliophyta : Magnoliopsida : Ranunculales : Ranunculaceae : Nigella : N.Sawada. Al-Habbah Al.3. Aof. Sativa6 Gambar 5.6 2.3 Jintan Hitam ( Nigella sativa ) Nigella sativa (N.4 Cara Mengkonsumsi Minyak Atsiri Cengkeh Teteskan minyak atsiri cengkeh pada kapas lalu dioleskan di atas gigi. Hindi.sativa) atau yang di Indonesia dikenal dengan nama jintan hitam adalah suatu tanaman obat dengan biji hitam yang berasal dari kawasan Mediterania. Srilangka). Kalonji. Biji Jintan Hitam Tanaman ini mempunyai tinggi sekitar 20-30 cm. Shonaiz. sativa juga dikenal dengan nama-nama lain seperti Black cumin atau. Azmut.2. Minyak cengkeh berfungsi sebagai antiseptik dan anaestetik dapat megurangi rasa nyeri pada gigi. Dikenal dengan nama black seed mempunyai bunga yang lembut dengan 5-10 kelopak dan biasanya berwarna Universitas Sumatera Utara . Black Seed. Habbet el-baraka dan Khondria (Persia dan Pakistan). gigit dengan lembut. Syuniz. N.6 2. dan Aosetta (Urdu.

biru atau putih. asam stearat. thymohydroquinone. antara lain sebagai rempah dan penambah rasa makanan di India. asam-asam lemak jenuh seperti asam palmitat. serta penyakit yang berhubungan dengan empedu dan limpa. thymol. karbohidrat. leusin. pospat. carvacrol. Selain itu digunakan dalam bidang kesehatan Islam semenjak 2000-3000 tahun dahulu dan Rasulullah SAW bersabda jintan hitam sebagai obat untuk berbagai jenis penyakit kecuali maut. Bagian dari jintan hitam yang sering digunakan sebagai obat tradisional adalah bijinya. serat. air. dilaporkan bahwa komponen utama ekstrak biji N. minyak atsiri yang mengandung nigellone. dan air. minyak nabati. dan asam miristat. Komposisi Kimia biji Jintan Hitam (Nigella sativa) Beberapa kandungan Jintan hitam (Nigella sativa) yang telah ditemukan antara lain adalah fixed oils. metionin. dan asam almioleat. asam lemak tak jenuh seperti asam arakidonat. Dari kandungan-kandungan kimia tersebut. mineral seperti kalsium. thymoquinone.2. pcymene dan 2-(2methoxypropyl)-5-methyl-1.4-benzenediol. alkaloid seperti koumarin. lelah. saponin. dan nigellimine-N-oxide. flu. asam amino seperti arginin. nigellicine.3. d-limonene. natrium dan zat besi. sativa adalah p-cymene Universitas Sumatera Utara . d-citronellol. asam linoleat. prolin dan treonin. nigellidine.6 2. contohnya untuk mengobati batuk kronik. asam oleat.6 Biji jintan hitam telah lama digunakan dalam berbagai kesehatan oleh masyarakat luas beberapa negara dengan caranya masing-masing. koumarin. lisin. tirosin. dithymoquinone. demam. Yunani dan negara Timur Tengah . Penggunaan dalam bidang kesehatan sangat luas.

11. carvacrol (5. dan yang terbesar adalah thymoquinone (27. anti asma Universitas Sumatera Utara . menyatakan bahwa Nigella sativa dapat digunakan sebagai anti oksidan. anti peradangan. anti kanker. Rumus Bangun Thymoquinone Tabel 3.25.0%).(7.8% .6%).3. anti kolesterol. Manfaat Jintan Hitam (Nigella sativa) Analisis dan publikasi studi-studi yang telah dilakukan di beberapa negara.859 105 18 60 5.26 Gambar 6. anti histamin.8% .3. anti diabetes. Kandungan gizi jintan hitam Komposisi Nutrisi Protein 21% Karbohidrat 35% Lemak 35-38% Nutrisi Minyak Jintan Hitam Protein (ug/g) Thiamin (ug/g) Riboflavin (ug/g) Pyridoxine (ug/g) Niacin (ug/g) Folacin (IU/g) Calcium (mg/g) Iron (ug/g) Copper (ug/g) Zinc (ug/g) Phosphorus (mg/g) 208 15 1 5 57 610 1.15.1% .265 2.57.5%).

Pegal linu dan demam berdarah dapat diobati dengan mencampurkan minyak atsiri jintan hitam dan beberapa sendok madu dilarutkan dalam segelas air hangat lalu diminum.5 Cara Mengkonsumsi Minyak Atsiri Jintan Hitam Minum satu sendok minyak atsiri jintan hitam pada pagi hari sebelum mengkonsumsi apapun atau berkumur dengan rebusan jintan hitam sangat efektif untuk mengatasi sakit gigi. Minyak dan air yang dihasilkan kemudiannya dibiar diam selama 1 jam.6 Universitas Sumatera Utara .bronkial. virus dan parasit dan dapat digunakan sebagai immunomodulator. 2. anti infeksi bakteri. Jika memungkinkan urut yang terasa sakit dengan minyak atsiri jintan hitam. kemudian minyak dan air dipisahkan dengan menggunakan corong pisah.27. Sakit kepala dapat diobati dengan mencampurkan minyak/bubuk jintan hitam dengan cengkeh kemudian ditambah dengan satu sendok teh susu lalu diminum.3.28 2.6. Sakit kepala adalah nyeri yang timbul karena ransangan saraf terutama saraf pusat (otak).4 Minyak Atsiri Jintan Hitam Biji jintan hitam dering dikisar halus (250 g) disuling menggunakan metode penyulingan air dan uap selama 8 jam.3. Selain itu kelelahan juga boleh diatasi dengan mengkonsumsi sepuluh tetes minyak atsiri jintan hitam dicampur dengan segelas jus jeruk dan diminum setiap pagi sebelum beraktivitas.

29 Staphylococcus aureus ini sering dijumpai pada kulit manusia terutama pada membrane mukosa.2. mampu membentuk kapsul dan berbentuk kokus. Staphylococcus aureus : S.''Staphylococcus berarti "emas" dalam bahasa Latin. nares anterior dan perineum.4. muncul sebagai cluster seperti anggur. Ukurannya kira-kira 1μm.4 Staphylococcus aureus Klasifikasi Ilmiah Klasifikasi S. Bakteri ini tidak bergerak. tidak berspora. Nama emas adalah adalah dari nama bakteri itu. sering dengan hemolisis. Koloni bakteri ini bewarna kuning keemasan.1 Morfologi dan Identifikasi Staphylococcus aureus adalah bakteri gram-positif yang bersifat aerob dan anaerobik fakultatif. Staphylococcus aureus dapat menfermentasi karbohidrat dan mengeluarkan pigmen yang berbeda putih sampai Universitas Sumatera Utara . ketika ditanam pada madia agar darah.aureus menurut Berget dalam Capuccino (1998) adalah :1 Domain Kingdom Devisi Class Ordo Family Genus Spesies : Bacteria : Eubacteria : Firmicutes : Cocci : Bacillales : Staphylococcaceae : Staphylococcus Gambar 7.aureus 2.

Resisten terhadap nafsilin (dan terhadap metisilin dan oksasilin) yang tidak tergantung pada produksi beta-laktamase. Pada media Mannitol Salt Agar karakteristik Staphylococcus aureus ditandai dengan koloni opaque. dan membuat organisme resisten terhadap beberapa penisilin (penisilin G. Universitas Sumatera Utara . oxazolidinon dan quinupristin/dalfopristin. yang berada di bawah kontrol plasmid. 2. Biasanya menghasilkan enzim beta laktamase. dan obat-obat yang sama). Resistensinya dikelompokkan dalam beberapa golongan:29 1. Staphylococcus aureus pada umumnya diisolasi dari pasien yang menderita infeksi kompleks yang mendapat terapi vankomisin jangka panjang dan sering terdapat kegagalan terapi vankomisin. piperasilin. Mekanisme resistensi berkaitan dengan peningkatan sintesis dinding sel dan perubahan dalam dinding sel serta bukan disebabkan oleh gen van seperti yang ditemukan pada enterokokus. Strain Staphylococcus aureus dengan tingkat kerentanan menengah terhadap vankomisin biasanya tidak hanya resisten terhadap nafsilin.1 Staphylococcus sensitif terhadap beberapa obat antimikroba. tikarsilin. Mekanisme resistensi berkaitan dengan kekurangan PBP (Penicillin Binding Protein) tertentu dalam organism. lembut dengan pigmentasi kuning. Gen mecA untuk resistensi terhadap nafsilin terletak pada kromosom. Plasmid ditrasmisikan dengan transduksi dan kadang juga dengan konjugasi. Strain Staphylococcus aureus yang mempunyai tingkat kerentanan menengah terhadap vankomisin.dengan kuning gelap. ampisilin. 3. Spesimen yang ditanam pada media Mannitol Salt Agar menunjukkan koloni khas dalam 24 jam pada suhu 37 °C.

Toleransi dapat dihubungkan dengan kurangnya aktivasi enzim autolitik di dalam dinding sel. dengan cara yang sama ini untuk mengaktivasi protrombin ke thrombin. fosfatase. Akibat sifat ‘toleran’ berdampak bahwa stafilokokus dihambat oleh obat tetapi tidak dibunuh oleh obat tersebut.4. 2. enterotoksin yang terdapat dalam makanan terutama yang mempengaruhi saluran pencernaan. Universitas Sumatera Utara . dan lipase.aminoglikosida. Enzim koagulase merupakan enzim yang mampu menggumpalkan plasma yang ditambah dengan oksalat atau sitrat dengan adanya suatu faktor yang terdapat dalam serum. dan obat-obatan lainnya. protease. Leukosidin menyerang luekosit sehingga daya tahan tubuh akan menurun. hialurodinase. Koagulase dapat membentuk fibrin pada permukaan Staphylococcus aureus.4. misalnya terdapat perbedaan yang besar antara KHM (Kadar Hambat Minimal) dan KBM(Kadar Bunuh Minimal) dari obat antimikroba. Toksin yang dihasilkan adalah leukosidin.1 Staphylococcus aureus mengandung lisostfin yang dapat menyebabkan lisisnya sel darah merah. 5. eritromisin. Faktor serum beraksi dengan koagulase untuk membentuk esterase dan aktivitas penggumpalan. ini bisa mengubah ingestinya oleh sel fagositik atau pengrusakannya dalam sel fagosit. Plasmid juga dapat membawa gen untuk resistensi terhadap tetrasiklin. Produksi koagulase sinonim dengan invasi potensial patogenik.2 Toksin dan enzim Staphylococcus aureus mengandung manitol dan menghasilkan enzim koagulase. Cara kerja koagulase adalah dalam lingkup kaskade penggumpalan plasma normal.

29 2. Terdapat reaksi inflamasi yang kuat. meningitis yang disertai patah tulang tengkorak). maka bisa terjadi endokarditis.4. terlokalisir dan nyeri yang mengalami supurasi sentral dan sembuh dengan cepat jika pus didrainase.1 Universitas Sumatera Utara . Lokalisasi sekunder dalam organ atau sistem disertai simtom dan tanda disfungsi organ dan supurasi fokal.Eksofoliatin merupakan toksin yang menyerang kulit dengan tanda-tanda seperti kulit terkena luka bakar.3 Gambaran klinis Infeksi stafilokokus lokal tampak sebagai jerawat. misalnya pasca operasi infeksi stafilokokus atau infeksi yang menyertai trauma (osteomilitis kronik setelah patah tulang terbuka.1. Dinding fibrin dan sel sekitar bagian tengah abses cenderung mencegah penyebaran organisme dan hendaknya tidak dirusak oleh manipulasi atau trauma. meningitis atau infeksi paruparu dapat dihasilkan.1 Jika Staphylococcus aureus menyebar akan terjadi bakteriemia. Manifestasi klinik mirip dengan yang tampak pada infeksi sistemik.1 Infeksi Staphylococcus aureus dapat juga berasal dari kontaminasi luka. osteomielitis hematogenus akut. infeksi folikel rambut atau abses.

Monroy et al (2005) melaporkan dari 105 orang yang memakai gigitiruan terdapat 50 pasien denture stomatitis dengan pH rata-rata 5.4 Infeksi Staphylococcus aureus Pada Denture Stomatitis Staphylococcus aureus ditemukan mempunyai prevalensi yang cukup besar pada pasien denture stomatitis.14 Universitas Sumatera Utara .5%.2 ditemukan pada membran mukosa yaitu Candida albicans 51.2.4% dan Streptococcus mutans 67.4%. sedangkan pada gigitiruan ditemukan Candida albicans 66. Staphylococcus aureus 52.6% .4.7% dan Staphylococcus aureus dan Streptococcus mutans adalah 49.