Laporan Akhir Proses Produksi ATA 2010/2011

BAB V MESIN MILLING DAN DRILLING

5.1

Definisi Mesin Milling dan Drilling Mesin bor (drilling) merupakan sebuah alat atau perkakas yang digunakan

untuk melubangi suatu benda. Cara kerja mesin bor adalah dengan cara memutar mata pisau dengan kecepatan tertentu dan ditekan ke suatu benda kerja. Fungsi utama dari mesin bor adalah untuk melubangi benda kerja dengan ukuran-ukuran tertentu. Mesin bor terdapat dua jenis yakni mesin bor duduk dan mesin bor tangan. Mesin Milling merupakan sebuah alat atau perkakas yang digunakan untuk menyayat atau membentuk suatu benda kerja dengan bahan bentuk dasar balok. Mesin milling adalah mesin perkakas untuk mengerjakan atau menyelesaikan permukaan suatu benda kerja dengan mempergunakan pisau sebagai alatnya. Pada mesin frais, pisau terpasang pada arbor dan diputar oleh spindle. Benda kerja terpasang pada meja dengan bantuan catok atau ragum (vice) atau alat Bantu lainnya. (Sumber: http://www.scribd.com/doc/31808835/Perkakas-Mesin) Mesin Milling dan Drilling adalah suatu alat yang prosesnya dilakukan oleh mesin perkakas dalam hal ini adalah berupa pemberian tekanan kepada benda kerja sehingga terjadi lubang pada benda kerja yang biasanya berupa putaran yang dilakukan pahat dan gerak makan berupa translasi oleh pahat. Mesin ini menggunakan titik-titik kendali yang menyangkut gelendong berisi bit latihan dan dua poros mengendalikan atau meja kerja. Beberapa mesin mempunyai menara kecil yang berisi enam atau delapan latihan menggigit. menara kecil tersebut digunakan untuk pemrograman di bawah kendali. (Sumber: http:\\mesinperkakas.com)

V-1

arbor mesin dapat ikut berputar kekanan dan kekiri sedangkan banyaknya putaran dapat diatur sesuai kebutuhan.2 Prinsip Kerja Mesin Milling dan Drilling Mesin Milling dan Dilling adalah mesin perkakas untuk mengerjakan atau menyelesaikan suatu benda kerja dengan mempergunakan pisau Milling (cutter) sebagai pahat penyayat yang berputar pada sumbu mesin. 2011) Gambar 5.V-2 (Laboratorium Teknik Industri Universitas Gunadarma. (Sumber: http://www. Prinsip kerja dari mesin milling dan drilling yaitu mata bor melakukan gerak rotasi dan benda kerja dihantarkan pada pemotong.scribd. jika arbor mesin berputar melalui suatu putaran motor listrik maka pisau Fris akan ikut berputar. Mesin Milling dan Drilling termasuk mesin perkakas yang mempunyai gerak utama yang berputar.1 Mesin Milling dan Drilling 5. Pisau Fris dipasang pada sumbu/arbormesin yang didukung dengan alat pendukung arbor.com/doc/31808835/Perkakas-Mesin) Laporan Akhir Proses Produksi ATA 2010/2011 .

Letakkan benda kerja pada tempat yang disediakan. 1. 3. 2. 6. tidak melilit dan tidak ketarik. 7. Untuk mematikan mesin dengan menekan tombol sakelar merah. Pasang mata bor sesuai dengan ukuran yang ditetapkan. Mata bor logam Merupakan jenis mata bor yang digunakan pada benda-benda kerja yang terbuat dari bahan logam.blogspot. 4.3 Cara Pengoperasian Mesin Milling dan Drilling Berikut ini merupakan cara untuk mengoperasikan mesin Milling dan Drilling. kencangkan dengan Chuck Key. Buka pelindung as mata bor. aman. (Sumber: http://fatonismkn1mgl.com/2010/04/mesin-bor. 2. Pasang kabel penghubung ke stop kontak dan pastikan kabel kondisi normal. 5.html) Laporan Akhir Proses Produksi ATA 2010/2011 . Arahkan mata bor ke benda kerja secara perlahan-lahan sambil ditekan.4 Jenis-jenis Mata Bor Mesin Milling dan Drilling Jenis-jenis mata bor yang digunakan dalam pengoperasian Mesin Milling dan Drilling diantaranya adalah seperti dibawah ini: 1. Hidupkan mesin dengan menekan tombol saklar warna hijau. 3.com/2010/04/mesin-bor. Mata bor beton Merupakajenis mata bor yang digunakan pada benda-benda kerja yang terbuat dari beton keras.V-3 5. Mata bor kayu Merupakan jenis mata bor yang digunakan pada benda-benda kerja yang terbuat dari kayu.html) 5.blogspot. (Sumber: http://fatonismkn1mgl.

1 Perbedaan Drilling dan Borring Drilling Alat potong Material awal Ukuran lubang mata bor Bisa pejal Boring pahat ISO 8/9 Harus sudah berlubang Sama dengan ukuran mata Lebih besar dan dapat bor diatur Boring head Alat pencekam Drill chuck. Jika terjadi kelebihan beban memungkinkan adanya selip sehingga aman tetapi efisiensi dayanya rendah.V-4 Proses menghasilkan lubang dapat pula dilakukan dengan cara yang lain yaitu dengan proses boring (memperbesar lubang). Laporan Akhir Proses Produksi ATA 2010/2011 . Gerakan utama ini diukur dalam m/menit. Laju pemakanan diukur dalam mm/putaran. Putaran mata bor ( n ) Gerakan putaran mata bor ini merupakan gerakan berputarnya spindel mesin bor. Prinsip dasar gerakan pengeboran Mesin bor mempunyai prinsip dasar gerakan yaitu gerakan berputar spindel utama (n) dan gerakan/laju pemakanan (f). a. b. Laju pemakanan ( f ) Laju pemakanan adalah gerakan turunnya mata bor menuju benda kerja tiap satuan waktu. material mata bor dan diameter mata bor. Sistem transmisi sabuk (belt) Biasanya digunakan untuk mesin bor meja atau mesin yang dayanya kecil. Gerakan ini sering disebut gerakan utama ( main motion ). sleeve 1. Perbedaan proses drilling dan boring: Tabel 5. Besarnya putaran spindel ini tergantung oleh material benda kerja. Gerak berputar spindel utama dihasilkan dari gerak putar motor utama yang diteruskan melalui beberapa sistem transmisi yaitu: a. 2. Besarnya laju pemakanan ini mempengaruhi kualitas permukaan hasil lubang.

alur/flute yang berfungsi untuk alur pengeluaran chip dan mata potong. Sudut  / sudut baji = clearance angle = wedge angle Laporan Akhir Proses Produksi ATA 2010/2011 . (Sumber: http:// iwan_s@staf.ac. tirus.V-5 b. Sudut  / sudut bebas 2. Sistem transmisi gabungan sabuk dan roda gigi Ukuran dari mesin bor ditentukan oleh beberapa hal.1 Keuntungan Menggunakan Mata Bor 1.id) 5.2 Sudut–sudut Mata Bor Sudut-sudut mata bor disesuaikan dengan material yang akan dikerjakan agar hasilnya baik. tidak memungkinkan adanya selip. b.5. Bagian – bagian mata bor yaitu tangkai : lurus. Notch Centre Drill Digunakan sebagai takikan awal dalam proses pembuatan lubang. Efisiensi daya tinggi. Merupakan alat potong yang digunakan pada proses pengeboran. Mudah dijepit dan dilepas 2. Chip mudah keluar melalui alur bor 4. Twist Drill ( mata bor ) a. Diameter yang dihasilkan tetap 3. c. 2. 5.5 Alat Pemotong Beberapa alat pemotong yang digunakan dalam mesin milling dan drilling adalah sebagai berikut: 1. Sistem transmisi roda gigi (gear) Biasanya digunakan untuk mesin bor yang dayanya besar. Pengasahan mudah karena hanya bagian ujung yang diasah.5. yaitu jarak dari tiang ke poros utama.gunadarma. Besarnya mata bor yang dapat dipasang. Sudut-sudut tersebut yaitu: 1. panjang langkah poros utama dan jarak dari permukaan meja ke spindel utama. 5.

Menurut sudut puncak: Tipe N ( 1180 ) Tipe H ( 800 ) Tipe W ( 1400 ) (Sumber: http://fatonismkn1mgl.3 Tipe Mata Bor Menurut sudut spiral.blogspot. Sudut spiral () berkisar antara ( 100 – 130 ) dengan sudut puncak 1180. Kondisi mesin Laporan Akhir Proses Produksi ATA 2010/2011 . Bibir potong alur spiral. Bibir serong 6. Untuk nikel. Sudut spiral () berkisar antara ( 350 . Kedalaman pemotongan 4. tembaga. 60. Sudut  / sudut puncak 5. batu. Material benda kerja 2.5.V-6 3. Pendingin (coolant) 5. Sudut spiral () berkisar antara ( 160 – 300 ) dengan sudut puncak 1180. tipe N (normal) yqng digunakan untuk mengerjakan material normal. misal St.400 ) dengan sudut puncak tergantung dari materialnya. misalnya alumunium.6 Kecepatan Potong Kecepatan potong adalah jarak yang ditempuh selama langkah pemotongan dalam satuan m/menit. St. Material alat potong 3. Untuk alumunium dan tembaga. Untuk material cetakan plastik. sudut puncaknya 1400. seng  = 1180. Faktor-faktor yang mempengaruhi cutting speed: 1. = rake angle = point angle = chisel edge 5.com/2010/04/mesin-bor. sudut puncaknya 800. 37.  = 1400. Sudut  / sudut garuk 4. kuningan. Tipe W (weak) digunakan untuk mengerjakan material yang lunak dan ulet.html) 5. Tipe H (hard) yang digunakan untuk mengerjakan material yang cukup keras (material keras dan rapuh).

Pastikan benda kerja terpasang tegak lurus terhadap sumbu spindel bor. 5. buatlah titik dengan menggunakan centre punch. maka pengeboran dilakukan bertahap (kira – kira 5 mm).V-7 6.7 Proses Pengeboran Urutan pengeboran yang benar: 1. kita bisa menentukan putaran bor dengan rumus: n Keterangan: n cs d cs x 1000  x d = putaran bor (rpm) = cutting speed (m/mnt) = diameter bor (mm) 5. Pasang centre tap pada drill chuck untuk menepatkan pusat lubang yang akan dibuat. Dari data tabel cutting speed. NC drill hanya boleh masuk sampai pada batas sisi potongnya karena pada spiralnya tidak terdapat sudut bebas sehingga kalau dipaksakan maka NC drill akan terjepit. 4. 6. Jika lubang berukuran besar. Pasang benda kerja pada tanggem dan cekam dengan kuat. (Sumber: http://fatonismkn1mgl. Setelah lubang awal dibuat. mulailah pengeboran dengan menggunakan mata bor.html) Laporan Akhir Proses Produksi ATA 2010/2011 . 2.blogspot. Pasang NC drill pada drill chuck untuk membuat awalan lubang. Pada perpotongan tanda garis tersebut. Sistem pencekaman benda kerja. Tandai dengan garis pada bagian yang akan dibor dengan menggunakan scriber dengan jarak sesuai dengan gambar kerja. 3.com/2010/04/mesinbor.

diperlukan tambahan Laporan Akhir Proses Produksi ATA 2010/2011 . Tanggungjawab untuk ketepatan perkakas dan penyetelannya adalah lebih terletak pada tugas perkakas daripada dioperatornya. Terdapat alur untuk mengunci pemotong dalam kedudukannya serta juga untuk menyetel. (Sumber: http://fatonismkn1mgl.blogspot. Batangnya melayani untuk tranmisi daya dari spindel mesin ke pemotong dan juga memegangnya secara kaku selama operasi pemotongan.8 Perkakas Pengebor Mengebor adalah memperbesar lubang yang telah digurdi atau dilubangi sebelumnya.html) berputar dihantarkan menembus lubang. Biasanya benda kerja stasioner dan pemotong penyangga. Rakitan keseluruhannya dipasangkan ke dalam celah segi empat dalam batang dan dipasak ditempatnya. Lubang yang digurdi seringkali dibor untuk menghilangkan setiap kemungkinan eksentrisitas dan untuk memperbesar lubang sampai ke ukuran peluas lubang. Pemotongannya digerinda pada waktu dirakit dalam blok dan dipegang dalam kesebarisan oleh lubang pusat yang tersedia.V-8 5. Perkakas pengebor dapat juga dipakai untuk menyeleksi lubang sampai ke ukuran yang tepat. Untuk pekerjaan mengebor ganda yang paling populer adalah jenis blok. seperti yang sering dilakukan pada lubang besar atau pada lubang berukuran ganjil yang tidak tersedia peluas lubang yang sesuai. Perkakas yang digunakan dalam mesin pengebor horisontal dipasangkan pada batang berat atau kepala pengebor yang selanjutnya dihubungkan ke spindel utama dari mesin.com/2010/04/mesin-bor. yang terdiri atas dua pemotong berhadapan yang terletak dalam alur pada blok. Operasi pengeboran pada umumnya menggunakan pemotong mata tunggal karena mudah untuk disetel dan dipelihara.

Laporan Akhir Proses Produksi ATA 2010/2011 .blogspot. 3.V-9 Berikut ini adalah gambar jenis-jenis mata pahat dari mesin pengebor. Kaca mata teknik. untuk melindungi mata dari percikan-percikan yang mungkin keluar saat pengeboran terjadi. 2.com/2010/04/mesin-bor.2 Jenis-jenis Pahat Pengebor 5. untuk melindungi hidung dari serpihan-serpihan yang keluar saat pengeboran agar tidak masuk dan berakibat buruk bagi paru-paru.9 Alat-alat Keselamatan dalam Pengoperasian Mesin Milling/Drilling Berikut ini merupakan alat-alat untuk mengoperasikan mesin Milling dan Drilling 1. untuk melindungi tangan dari panas yang dihasilkan akibat gesekan antara mata bor dan bahan. Masker.html) Gambar 5. Sarung tangan. (http://fatonismkn1mgl. untuk melindungi tubuh dari percikan panas dan kotoran. Wearpak.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful