BUDIDAYA SEMUT RANGRANG (2

)

Budidaya mudah, biaya perawatan pun murah (2)
Oleh Noor Muhammad Falih - Kamis, 16 Mei 2013 | 11:37 WIB

Telah dibaca sebanyak 2362 kali Komentar

Berita Terkait

Laba menggelitik dari budidaya semut rangrang (1)

Budidaya semut rangrang penghasil kroto tergolong mudah dan tidak butuh biaya besar. Ajiponto, pebudidaya semut rangrang asal Yogyakarta bilang, budidaya semut rangrang cukup dijauhkan dari hewan pengganggu dan diberi makanan yang cukup. Menurut Ajiponto, kandang tempat budidaya semut rangrang bisa memanfaatkan toples minimal ukuran 1 liter. Toples tersebut bisa menampung satu koloni semut rangrang yang jumlahnya mencapai ribuan ekor. Koloni semut rangrang bisa didapat dari alam. Namun, sekarang banyak juga dijual berikut toplesnya. Hanya, Ajiponto mengingatkan, tidak semua bahan toples cocok buat budidaya semut rangrang.

Ia menyarankan. Kalau bahan lain bisa tiga sampai empat hari. Di kaki-kaki meja itu tempatkan mangkuk berisi air. Biasanya dalam waktu sebulan. meja toples harus dijauhkan dari sinar matahari dan gangguan hewan. Dari pengalamannya selama ini. “Kalau berbahan mika sarangnya bisa jadi dalam 2 x 24 jam.5 liter bisa menghasilkan setengah sampai 1 ons kroto saban bulannya. Untuk toples berukuran 1. “Misal satu meja ada 30 koloni (30 toples). Kondisi toples sendiri harus bersih dari tanah. semut akan keluar sendiri dari toples lewat lubang yang sudah disediakan. tokek.” ujarnya. Di salah satu bagian samping toples harus dilubangi seukuran jari kelingking. cukup sediakan ulat hongkong dan air gula di meja tersebut.” ujarnya. Untuk minumnya bisa diberikan air gula dengan komposisi setiap satu sendok teh gula pasir dicampur 200 mililiter (ml) air matang. semut rangrang lebih cepat membangun sarang bila ditaruh di toples berbahan mika. Supaya semut tidak pergi jauh. "Lalu tinggal pisahkan kroto dari sarang.000 per ons. seperti cicak. katak maupun tikus. pemberian makannya cuma butuh kira-kira satu ons ulat hongkong untuk sebulan. Nantinya. "Air sebanyak itu cukup untuk waktu tiga sampai empat hari. Mudah kan? ( Selesai) . sehingga semut tidak keluar dari area meja. Lubang itu berfungsi sebagai tempat keluar masuk semut saat mencari makan dan minum. Supaya hasilnya maksimal. Untuk pakan dan minumnya. Ulat hongkong ini banyak dijual di pasar seharga Rp 5. toples bisa ditaruh dalam keadaan terbalik di sebuah meja." katanya. semut sudah mulai menghasilkan kroto. pembudidaya semut rangrang lainnya." timpal Joko Septyawan. Nantinya. semut rangrang akan mengeluarkan semacam benang sutra dari mulutnya sebagai bahan membuat sarang. Mengambil kroto cukup dengan mengangkat toples. lebih baik jika toples terbuat dari bahan mika.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful