LAPORAN KASUS: Seorang Pria Usia 45 Tahun dengan Gout Artritis Stadium Menahun dengan Pembentukan Tofi

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Dalam Menyelesaikan Pendidikan Profesi Dokter Pada Bagian Ilmu Penyakit Dalam di RSUD Karanganyar Pembimbing : dr. H. Nur Hidayat, Sp.PD

Diajukan Oleh : Pramaswida Mahastry Adhita, S.Ked J500.060.017

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2012

1

Nyeri. Pemeriksaan penunjang yang telah dilakukan adalah laboratorium kimia darah. Selisih waktu antara kaku dan munculnya benjolan. hangat. Pada pemeriksaan fisik. yaitu 1 tahun yang lalu berupa keluhan kaku-kaku pada kaki tanpa disertai munculnya benjolan . kaku muncul kurang lebih 15 menit. Kumat apabila pasien makan daging.400/mm3. nyeri tekan. Kumat 2 . Kedua kaki awalnya terasa kaku.9 mg/dl. didapatkan tofus pada metatarsophalangeal I dextra diameter 5cm dan 3cm. Benjolan tersebut muncul dengan diawali rasa kaku. Keluhan dirasakan sejak 3 hari yang lalu ketika pasien bangun tidur. Keluhan dirasakan sejak 3 hari yang lalu ketika pasien bangun tidur. Keluhan dirasakan kumat-kumatan. kaku muncul kurang lebih 15 menit. Kedua kaki awalnya terasa kaku. Pasien mengaku sudah pernah mengalami sakit serupa sebelumnya. warna kemerahan. panas dan nyeri. pasien didiagnosis asam urat. tofus Presentasi Kasus Seorang pasien pria berusia 45 tahun datang ke IGD RSUD Karanganyar dengan keluhan kedua kaki terasa nyeri jika dipakai berjalan. didapatkan leukosit 16. konsistensi lunak. asam urat. Sedangkan dari pemeriksaan kimia darah didapatkan kadar asam urat 7. pasien tidak tahu. panas dan pegal dirasakan sampai pasien merasa sakit apabila berjalan. Ketiga benjolan tersebut muncul dalam waktu yang tidak bersamaan. Oleh dokter. panas dan pegal dirasakan sampai pasien merasa sakit apabila berjalan. Keyword : Gout artritis. kemeng. Pasien juga mengeluh adanya benjolan kemerahan yang muncul di jempol kaki kanan.LAPORAN KASUS : SEORANG PRIA USIA 45 TAHUN DENGAN GOUT ARTRITIS STADIUM MENAHUN DENGAN PEMBENTUKAN TOFI Abstract Telah dilaporkan seorang pasien pria berusia 45 tahun datang dengan keluhan kedua kaki terasa nyeri jika dipakai berjalan. Ditemukan juga benjolan dengan diameter 10 cm di regio cubiti dextra. tidak ada nyeri tekan. konsistensi lunak. dan siku kanan. warna serupa dengan kulit. Keluhan dirasakan kumat-kumatan. Pada hasil pemeriksaan laboratorium darah rutin. Nyeri.

dan kelemahan anggota gerak sebelumnya. nadi 80 kali per menit. Tidak ada riwayat batu saluran kemih. yaitu 1 tahun yang lalu berupa keluhan kaku-kaku pada kaki tanpa disertai munculnya benjolan. hangat. Nama obat lupa. Pasien lupa berapa kadar asam uratnya saat itu. Dan benjolan di siku kanan dirasakan 2 minggu yang lalu. dan siku kanan. Tinggi badan pasien 168 cm.4ºC. warna kemerahan. Pada hasil pemeriksaan laboratorium darah rutin. Pada pemeriksaan fisik. status gizi cukup. nyeri tekan (+). hipertensi. diameter 5cm dan 3cm. kemeng. alergi obat. Ditemukan benjolan dengan diameter 10 cm di regio cubiti warna serupa dengan kulit. keadaan umum pasien baik.9 mg/dl.apabila pasien makan daging dan berkurang jika diberikan obat dari dokter umum berupa pil. pusing. hipertensi. mual dan muntah. Benjolan tersebut muncul dengan diawali rasa kaku. kesadaran compos mentis E4V5M6. Benjolan di pangkal jempol kaki kanan muncul 1 bulan yang lalu. Selisih waktu antara kaku dan munculnya benjolan. Pasien menyangkal adanya riwayat alergi obat. konsistensi lunak. Pasien juga mengeluh adanya benjolan kemerahan yang muncul di pangkal jempol kaki kanan. konsistensi lunak (+). panas dan nyeri. dan suhu 36. Pasien mengangkal adanya panas dan nyeri saat buang air kecil. pasien didiagnosis asam urat.400/mm3. Oleh dokter. air kemih berpasir atau mengeluarkan batu juga disangkal. Pemeriksaan penunjang yang telah dilakukan adalah laboratorium kimia darah. berat 55 kg. dan diabetes melitus. Pasien mengaku sudah pernah mengalami sakit serupa sebelumnya. Ketiga benjolan tersebut muncul dalam waktu yang tidak bersamaan. Diagnosis Gout arthritis stadium menahun dengan pembentukan tofi 3 . didapatkan leukosit 16. Tidak ada keluhan demam. Sedangkan dari pemeriksaan kimia darah didapatkan kadar asam urat 7. Tekanan darah 120/70. Didapatkan tofus (+) pada metatarsophalangeal I dekstra et sinistra. pasien tidak tahu. dan diabetes melitus. Keluhan berkurang dengan obat berupa pil dari dokter umum. tidak ada nyeri tekan. Di keluarga pasien disangkal adanya riwayat penyakit serupa. respirasi 17 kali per menit.

Pada hasil pemeriksaan fisik. tekanan darah 100/60. 4 . Medika Mentosa a. pasien masih merasakan nyeri dan pegal pada kaki kanan dan kiri. Antibiotik Injeksi Cefotaxime 1 gram/12 jam c. vital sign pasien. respirasi rate 16 x / menit. nadi 72 x/menit.Diagnosis Banding Rheumatoid arthritis Penatalaksanaan Pada pasien ini. Ranitidine 1 ampul/12 jam e. Antihistamin reseptor 2 Inj. pulmo suara dasar vesikuler dan tidak ditemukan suara tambahan.7. Non medika mentosa Tirah baring 2. Xantin Oksidase inhibitor Allupurinol 3x100 mg d. di IGD diberikan terapi : 1. Pada pemeriksaan fisik thorak pada jantung. Untuk berjalan masih terasa kaku. suhu 36. Tangan juga terasa kaku dan linu. suara jantung 1-2 murni regular. Terapi cairan: Infus RL 20 tpm b. Vitamin B 12 Injeksi Sohobion 1 ampul/drip/24 jam Prognosis Quo Ad Sanam Quo Ad Vitam : dubia ad bonam : ad Bonam Quo Ad Fungsionam : dubia ad bonam Follow Up Setelah satu hari menjalani rawat inap di Bangsal Mawar 1 nomor Bed 4.

Ditemukan tofus pada metatarsophalangeal I dextra. Ditemukan benjolan dengan diameter 10 cm di regio cubiti. keluhan panas dan kemeng pada kedua kaki dan tangan masih dirasakan. triglyceride 120 mg/dl. ureum 151. HDL kolesterol 31 mg/dl. ditemukan tofus pada metatarsophalangeal I dextra et sinistra.4 mg/dl. Ditemukan benjolan dengan diameter 10 cm di regio cubiti warna serupa dengan kulit. pasien disarankan bed rest. tidak ada nyeri tekan. Kesan hasil rontgen foto polos genu bilateral dan pedis bilateral pasien adalah gambaran dari arthritis dengan defek di metatarsal. splenomegali serta nyeri tekan di abdomen. fisioterapi dan diet rendah purin. splenomegali serta nyeri tekan di abdomen. tekanan darah 110/70. Pada hasil pemeriksaan fisik. diameter 5cm dan 3cm. suhu 36. tekanan darah 120/70. nadi 80 x/menit. diameter 5 cm dan 3 cm.2 ºC. respirasi rate 18 x / menit. nyeri tekan (+). HDL. vital sign pasien. nyeri tekan (+). hangat. Untuk penatalaksanaan. Selain foto rontgen genue bilateral dan pedis bilateral. warna kemerahan. Hari ketiga menjalani rawat inap. nyeri tekan (+). Pemeriksaan abdomen tidak ditemukan hepatomegali. kolesterol total 124 mg/dl. Untuk program terapi masih dilanjutkan. pasien juga direncanakan cek kolesterol total.Pemeriksaan abdomen tidak ada kelainan. Pada pemeriksaan fisik thorak jantung. konsistensi lunak. warna kemerahan. Keluhan panas dan kemeng pada kedua kaki dan tangan berkurang. Pada pemeriksaan fisik thorak jantung. Ditemukan tofus pada metatarsophalangeal I dextra. nadi 76 x/menit. Pemeriksaan abdomen tidak ditemukan hepatomegali. injeksi Mecobalamin 1 ampul/24 jam dan Meloxicam tablet 2 x 7. Sedangkan terapi lain masih dilanjutkan. hangat. Pasien mendapat terapi tambahan obat berupa injeksi methyilprednisolon 20 mg/8 jam. konsistensi lunak (+). Trigliserid. konsistensi 5 . warna serupa dengan kulit.5 mg. diameter 5cm dan 3cm. konsistensi lunak (+). pulmo masih dalam batas normal. LDL. konsistensi lunak. suara jantung 1-2 murni regular. respirasi rate 15 x / menit. dan kreatinin 2. ureum dan kreatinin. konsistensi lunak (+). warna kemerahan. warna serupa dengan kulit. suhu 36. vital sign pasien.5 mg/dl. pasien mengalami perbaikan. Hari kedua menjalani rawat inap. suara jantung 1-2 murni regular. pulmo masih dalam batas normal. hangat. Program terapi antibiotika diganti injeksi ceftizocym 1gram/12 jam. Pada hari kedua dilakukan pemeriksaan kimia darah rutin dengan hasil LDL kolesterol 69 mg/dl. tidak ada nyeri tekan.7 ºC. Pada hasil pemeriksaan fisik. Ditemukan benjolan dengan diameter 10 cm di regio cubiti.

Pasien diperbolehkan pulang dengan terapi alopurinol 1x100 mg diminum sore hari dan sohobion tablet 2x1 selama 5 hari. tanpa kita sadari akan merusak organ-organ tubuh. Tinjauan Pustaka Gout Artriis PENGERTIAN Artritis pirai (Atritis gout) adalah kelompok penyakit heterogen sebagai akibat deposisi kristal monosodium urat pada jaringan atau sebagai akibat dari super saturasi asam urat di dalam cairan estraselular. karena saringannya akan tersumbat. usia dan nutrisi (peminum alkohol. jenis kelamin.Beberapa orang yang menderita gout membentuk lebih banyak asam urat dalamtubuhnya dan tubuh tidak efektif dalam membuang asam urat melalui air seni. Purin yang tinggi terutama terdapat dalam jerohan.sehingga asam urat menumpuk dalam darah. Karena itu. dan suku bangsa. tidak ada nyeri tekan. Tersumbatnya saringan ginjal akan berdampak munculnya batu ginjal.Asam urat merupakan zat sisa yang dibentuk oleh tubuh pada saat regenerasi sel. kepiting. obesitas) memegang peranan penting dalam pembentukan penyakit gout. Asam urat pun merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung koroner. kerang. kegemukan. siapapun yang kadar asam uratnya tinggi harus berupaya untuk menurunkannya agar kerusakan tidak merembet ke organ-organ tubuh yang lain. cumi. FAKTOR RISIKO Faktor risiko yang menyebabkan orang terserang penyakit asam urat adalah pola makan. 6 . Di Indonesia prevalensi tertinggi pada penduduk pantai dan yang paling tinggi di daerah Manado-Minahasa karena kebiasaan atau pola makan ikan dan mengonsumsi alkohol. ETIOLOGI . .Genetik. sea food: udang.lunak. . Makanan yang mengandung zat purin yang tinggi akan diubah menjadi asam urat. Yang paling penting untuk diketahui adalah kalau asam urat tinggi dalam darah. ikan teri. Diduga kristal asam urat akan merusak endotel (lapisan bagian dalam pembuluh darah) koroner. atau akhirnya bisa mengakibatkan gagal ginjal. terutama ginjal.

metabolism purin menjadi asam urat dapat diterangkan sebagai berikut. dan terdapat beberapa enzim yang mempercepat reaksi yaitu: 5-fosforibosilpirofosfat (PRPP) sintase dan amidofosforibosilpirofosfat (amido-PRT). yang fungsinya untuk mencegah pembentukan yang berlebihan. ataupun keduanya. Asam urat adalah produk akhir metabolism purin. Secara normal. yaitu jalur de novo dan jalur penghematan (salvage pathway). yang diubah melalui serangkaian zat antara menjadi nukleotida purin (asam inosinat. 1. Substrat awalnya adalah ribose-5-fosfat. asam adenilat). Jalur ini dikendalikan oleh serangkaian mekanisme yang kompleks. Jalur de novo melibatkan sintesis purin dan kemudian asam urat melalui precursor nonpurin. 7 . Terdapat suatu mekanisme inhibisi umpan balik oleh nukleotida purin yang terbentuk.PATOGENESIS Peningkatan kadar asam urat serum dapat disebabkan oleh pembentukan berlebihan atau penurunan ekskresi asam urat. Sintesis purin melibatkan dua jalur. asam guanilat.

Penimbunan asam urat paling banyak terdapat di sendi dalam bentuk kristal mononatrium urat. Mekanismenya hingga saat ini masih belum diketahui. Peningkatan produksi atau hambatan ekskresi akan meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh. Peningkatan asupan makanan yang mengandung purin. hipoxantin) berkondensasi dengan PRPP untuk membentuk precursor nukloetida purin dari asam urat. 8 . Pada penyakit gout. meliputi: 1. atau asupan makanan. Jalur ini tidak melalui zat-zat perantara seperti pada jalur de novo. Penurunan ekskresi asam urat secara idiopatik 2. terdapat gangguan keseimbangan metabolism (pembentukan dan ekskresi) dari asam urat tersebut. Peningkatan produksi asam urat. pemecahan asam nukleat. Basa purin bebas (adenine.Jalur penghematan adalah jalur pembentukan nukleotida purin melalui bisa purin bebasnya. Reaksi ini dikatalisis oleh dua enzim: hipoxantin guanine fosforibosiltransferase (HGPRT) dan adenin fosforibosiltransferase (APRT). Asam urat ini merupakan suatu zat yang kelarutannya sangat rendah sehingga cenderung membentuk Kristal. Penurunan ekskresi asam urat sekunder misalnya karena gagal ginjal 3. guanine. Asam urat yang terbentuk dari hasil metabolism purin akan difiltrasi secara bebas oleh glomerulus dan diresorbsi di tubbulus proksimal ginjal. Sebagian kecil asam urat yang diresorpsi kemudian diekskresikan di nefron distal dan dikeluarkan melalui urin. misalnya disebabkan oleh tumor (yang meningkatkan cellular remover) atau peningkatan sintesis purin (karena defek enzim atau mekanisme umpan balik inhibisi yang berperan) 4.

di samping itu mengaktifkan sel sinovium dan sel tulang rawan untuk menghasilkan protease. Makrofag yang juga terekrut pada pengendapan kristal urat dalam sendi akan melakukan aktivasi fagosit. Mediator-mediator ini akan memperkuat respon peradangan. dan TNF. Protease ini akan menyebabkan cedera jaringan. terutama leukotrien B. dan juga mengeluarkan berbagai mediator proinflamasi IL-6. IL-8.Adanya Kristal mononatrium urat akan menyebabkan inflamasi melalui beberapa cara: 1. Kematian neutrofil menyebabkan keluarnya enzim lisosom yang destruktif. 9 . Komplemen ini bersifat kemotaktik dan akan merekrut netrofil ke jaringan (sendi dan membrane synovial). Kristal bersifat mengaktifkan sistem komplemen terutama C3 dan C5. 2. Fagositosis terhadap kristal memicu pengeluaran radilal bebas toksik dan leukotrien.

limfosit. yang ditandai dengan massa urat amorf (kristal) dikelilingi oleh makrofag. Fibroblast. Peradangan kronis yang persisten dapat menyebabkan fibrosis sinovium. dan sel raksasa. erosi tulang rawan. 2006). Pada saat bangun tidur terasa sakit yang hebat dan tidak dapat berjalan. MANIFESTASI KLINIK Manifestasi klinik gout terdiri atas arthritis gout akut. Tofus dapat terbentuk di tempat lain (misalnya tendon. Lokasi yang tersering adalah MTP-1 yang biasanya 10 . interkritikal gout dan gout menahun denga tofi. Biasanya bersifat monoartikuler dengan keluhan utama bengkak. menggigil dan merasa lelah. nyeri. dan dapat diikuti oleh fusi sendi (ankilosis). dan jaringan lunak). Stadium Atrhritis Gout Akut Radang sendi pada stadium ini sangat akut dan yang timbul sangat cepat dalam waktu singkat. terasa hangat. Pengendapan kristal asam urat dalam tubulus ginjal dapat mengakibatkan penyumbatan dan nefropati gout. merah dengan gejala sistemik berupa demam. Pasien tidur tanpa gejala.Penimbunan kristal asam urat dan serangan yang berulang akan menyebabkan terbentuknya endapan seperti kapur putih yang disebut tofi/tofus (tophus) di tulang rawan tersebut endapan akan memicu reaksi peradangan granulomatosa. Ketiga stadium ini merupakan stadium klasik dan didapat deposisi yang progresif kristal urat (PAPDI. bursa.

maka keadan interkritik ini akan menjadi berlanjut menjadi stadium menahun dengan pembentukan tofi. Didapatkan Kristal monosodium urat di dalam cairan sendi B. Stadium interkritikal Stadium ini merupakan kelanjutan stadium akut dimana terjadi periode interkritik asimtomatik. dapat terkena sendi lain. Didapatkan 6 dari 12 kriteria berikut: 1. Pasa serangan akut berat dapat sembuh dalam beberapa hari sampai beberapa minggu. keluhan-keluhan dapat hilang dalam beberapa jam atau hari. olecranon. Hal ini menunjukkan bahwa proses peradangan tetap berlanjut. Arthritis gout menahun biasanya disertai tofi yang banyak dan terdapat poliartikular. Artritis monoartikuler 11 . atau C. Walaupun secara klinik tidak didapatkan tanda-tanda radang akut. namun kurang memuaskan. Apabila proses penyakit berlanjut. kadang-kadang dapat timbul infeksi sekunder. Pada tofus yang besar dapat dilakukan ekstirpasi. Serangan arthritis akut lebih dari 1 kali 3. interval antar serangan singkat dan dapat mengenai beberapa sendi. Didapatkan Kristal monosodium urat di dalam tofus. Apabila tanpa penanganan yang baik dan pengaturan asam urat yang tidak benar. Lokasi tofi yang paling sering pada cuping telinga. serta siku. Manajemen yang tidak baik. maka dapat timbul serangan akut lebih sering yang dapat mengenai beberapa sendi dan biasanya lebih berat. Pada serangan akut yang tidak berat. MTP-1. yaitu pergelangan tangan dan kaki. Tofi ini sering pecah dan sulit sembuh dengan obat. Keadaan ini dapat terjadi satu atau beberapa kali per tahun. walaupun tanpa keluhan. tendo achilles dan jari tangan. Inflamasi maksimal pada hari pertana 2. rekuren yang multiple. lutut. bila tidak diobati. DIAGNOSIS Kriteria ACR (1977) A. Stadium menahun dengan pembentukan tofi Stadium ini umumnya pada pasien yang mengobati sendiri (self medication) sehingga dalamwaktu lama tidak berobat secara teratur pada dokter. Serangan akut ini dilukiskan oleh Sydenham sebagai: Sembuh beberapa hari sampai beberapa minggu. namun pada aspirasi sendi ditemukan kristal urat.disebut podagra. atau dapat sampai 10 tahun tanpa serangan akut.

arthritis reumatoid PENATALAKSANAAN. Pengobatan Fase akut.5 mg diberikan tiap jam sampai terjadi perbaikan inflamasi. Penyuluhan Diet rendah purin Tirah baring untuk mengistirahatkan sendi.Obat Anti Inflamasi Non Steroid yaitu Indometasin (150-200 mg/hari selama 2-3 hari dan diteruskan 75-100 mg/hari sampai minggu berikutnya atau sampai peradangan berkurang . adalah jenis obat yang berfungsi menurunkan asam urat dalam Serum. Serangan pada sendi tarsal unilateral 8. Pembengkakan sendi asimetris pada gambaran radiologik 11. 1. Dapat diberikan Prednison 30 -60 mg selama 3 sampai 5 hari. Hiperurisemia 10. Serangan pada sendi MTP unilateral 7. Kista subkortikal tanpa erosi 12.Glukokortikoid dosis rendah diberikan bila ada kontraindikasi dari kolkisin dan OAINS. Pengobatan jangka panjang terhadap hiperurisemia untuk mencegah komplikasi. Merupakan suatu keharusan dan di teruskan sampai 24 jam setelah serangan menghilang. Pembengkakan dan sakit pada sendi Metatarsophalangeal I 6. Golongan urikosurik Probenesid. Dosis tidak melebihi 8mg/24 jam. . Kultur bakteri cairan sendi negatif DIAGNOSIS BANDING Pseudo gout. Dapat oral maupun parenteral. Sendi yang terkena berwarna kemerahan 5. a. Obat yang digunakan: .4. arthritis septik. Tofus 9.Kolkisin dosis 0. Gout dapat kambuh bila terlalu cepat bergerak 2. 3. Diindikasikan untuk penderita dengan penurunan ekskresi 12 . Indikasi pemberian adalah pada gout akut yang mengenai banyak sendi (poliartikular).

dendeng). alkohol serta makanan dalam kaleng. udang.Orang yang kesehatannya baik hendaknya tidak makan berlebihan. 13 . dan dititrasi dengan 100 mg / hari di 1-minggu interval untuk mencapai tingkat serum asam urat 6 mg / dL atau kurang. dan konversi xantin menjadi asam urat. ini adalah yang paling banyak Alopurinol juga menurunkan konsentrasi PRPP intraseluler. paru. yang akan mendukung penyusutan tofi. herring. Sedangkan bagi yang telah menderita gangguan asam urat. sebaiknya membatasi diri terhadap hal-hal yang bisa memperburuk keadaan. Makanan yang sebaiknya dihindari adalah makanan yang banyak mengandung purin tinggi. usia kurang dari 60 tahun. otak. menghambat. hormon steroid. Kolesterol penting bagi prekusor vitamin D. makanan tersebut sangat berguna bagi tubuh. Diet rendah purin. Dapat diberikan sekali sehari. Padahal walau tinggi kolesterol dan purin. Golongan Inhibitor xantin (alopurinol). Alopurinol berkhasiat untuk profilaksis serangan gout berulang kedua dan efektif pada underexcretors dan overproducers asam urat. Penggolongan makanan berdasarkan kandungan purin: Golongan A: Makanan yang mengandung purin tinggi (150-800 mg/100 gram makanan) adalah hati. bahan pembentuk otak. fungsi ginjal baik dan tidak ada riwayat nefrolitiasis b. makanan kaya protein dan lemak merupakan sumber purin. Adalah suatu inhibitor oksidase poten. jantung. jaringan saraf.asam urat. ginjal. Hal ini biasanya dimulai pada dosis 100 mg / hari. c. remis. Selain jeroan. lain-lain jeroan. sardin. terutama bagi anak-anak pada usia pertumbuhan. kerang. Misalnya. ekstrak daging (abon. garam-garaman empendu dan membran sel. bekerja mencegah konversi hipoxantin menjadi xantin. Serum kadar asam urat dapat diperiksa sekitar 1 minggu setelah memulai atau memodifikasi dosis alopurinol dengan dosis 100 sampai 300 mg/hari. membatasi makanan tinggi purin dan memilih yang rendah purin. ragi (tape).

buncis. kembang kol. daun pepaya. Apabila dengan pengaturan diet masih terdapat gejala-gejala peninggian asam urat darah. Untuk menurunkankadar asam urat dalam darah dapat dilakukan sebagai berikut : Kalori sesuai kebutuhan 1. Juga membatasi diri mengonsumsi lemak serta disarankan untuk banyak minum air putih. buah-buahan. 14 . Pengaturan diet sebaiknya segera dilakukan bila kadar asam urat melebihi 7 mg/dl dengan tidak mengonsumsi bahan makanan golongan A dan membatasi diri untuk mengonsmsi bahan makanan golongan B. berat badannya harus diturunkan dengan tetap memperhatikan jumlah konsumsi kalori. Jumlah asupan kalori harus benar disesuaikan dengan kebutuhan tubuh berdasarkan pada tinggi dan berat badan. jangan bekerja terlalu berat. - Golongan C: Makanan yang mengandung purin lebih ringan (0-50 mg/100 gram makanan) adalah keju. kerang-kerangan. daun singkong. susu. Hal yang juga perlu diperhatikan. dan batu saluran kencing PENCEGAHAN Makanan yang mengandung tinggi purin dan tinggi protein sudah lama diketahui dapat menyebabkan dan meningkatkan risiko terkena gout. cepat tanggap dan rutin memeriksakan diri ke dokter. biasanya gangguan asam urat akan terus berlanjut KOMPLIKASI    Tofus Deformitas sendi Nefropati gout. 2. jamur. kacang-kacangan kering. Penderita gangguan asam urat yang kelebihan berat badan. 3. bayam. kangkung. sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terdekat untuk penanganan lebih lanjut. asparagus. sayuran lain. Asupan kalori yang terlalu sedikit juga bisa meningkatkan kadar asam urat karena adanya badan keton yang akan mengurangi pengeluaran asam urat melalui urin.- Golongan B: Makanan yang mengandung purin sedang (50-150 mg/100 gram makanan) adalah ikan yang tidak termasuk golongan A. Karena sekali menderita. daging sapi. telur.

- Rendah protein Protein terutama yang berasal dari hewan dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah. bersantan.melon.keju dan telur. karenake duanya mempunyai kandungan lemak yang tinggi. dan jambu air. Sumber protein yang disarankan adalah protein nabati yang berasal dari susu. otak. paru dan limpa. dan sirop sebaiknya dihindari karena fruktosa akanmeningkatkan kadar asam urat dalam darah. buah-buahan yang lain juga boleh dikonsumsikarena buah-buahan sangat sedikit mengandung purin. roti dan ubi sangat baik dikonsumsi oleh penderita gangguan asam urat karena akan meningkatkan pengeluaran asam urat melalui urin. Selain dari minuman. Konsumsi karbohidrat kompleks ini sebaiknya tidak kurang dari 100 gram per hari. Selain buah-buahan tersebut. Karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula. arummanis. Karena itu. - Rendah lemak Lemak dapat menghambat ekskresi asam urat melalui urin. nanas. - Tinggi cairan Konsumsi cairan yang tinggi dapat membantu membuang asam urat melalui urin. Konsumsi lemak sebaiknya sebanyak 15 persen dari total kalori. cairan bisa diperoleh melalui buah-buahan segar yang mengandung banyak air. teh. Air minum ini bisa berupa air putih masak. Asupan protein yang dianjurkan bagi penderita gangguan asam urat adalah sebesar 50-70 gram/hari atau 0. misalnya hati.8-1 gram/kg berat badan/hari. singkong.5 liter atau 10 gelas sehari. Tanpa alkohol Berdasarkan penelitian diketahui bahwa kadar asam urat mereka yang mengonsumsi alkohol lebih tinggi 15 dibandingkan mereka yang . Anda disarankan untuk menghabiskan minum minimal sebanyak 2. Buahbuahan yang sebaiknya dihindari adalah alpukat dan durian. Makanan yang digoreng. ginjal. Buah-buahan yang disarankan adalah semangka. atau kopi. serta margarine dan mentega sebaiknya dihindari. belimbing manis. permen. 4. blewah.- Tinggi karbohidrat Karbohidrat kompleks seperti nasi. gulali. Sumber makanan yang mengandung protein hewani dalam jumlah yangtinggi.

Pada wanita. Pada pasien ini ditemukan keluhan kedua kaki terasa nyeri jika dipakai berjalan.tidak mengonsumsi alkohol. Serangan biasanya berawal pada malam hari sampai pagi hari. kemerahan dan pembengkakan pada sendi yang tipikal dan tiba-tiba. dan siku. Dan benjolan di siku kanan dirasakan 2 minggu yang lalu. Perempuan mempunyai hormon estrogen yang ikut membantu pembuangan asam urat lewat urine. Asam laktat ini akan menghambat pengeluaran asam urat dari tubuh Diskusi Pasien merupakan seorang laki-laki usia 45 tahun. Benjolan tersebut muncul dengan diawali rasa kaku. pusing. asam uratnya cenderung lebih tinggi daripada perempuan karena tidak memiliki hormon estrogen tersebut. Beberapa sendi lain yang dapat terkena ialah pergelangan kaki. muntah. mual. Kekakuan akibat 16 . Pasien juga mengeluh adanya benjolan kemerahan yang muncul di jempol kaki kanan. Serangan akut biasanya puncaknya 1-2 hari sejak serangan pertama. Kedua kaki awalnya terasa kaku. Umumnya yang terserang asam urat adalah para pria. Berdasar anamnesis yang didapat. Hal ini adalah karena alkohol akan meningkatkan asam laktat plasma. pergelangan tangan. peningkatan itu dimulai sejak masa menopause. panas dan nyeri. Persendian yang sering terkena adalah persendian kecil pada basis dari ibu jari kaki. Tidak ada keluhan demam. kaku muncul kurang lebih 15 menit. Nyeri. hal ini sesuai dengan kriteria gejala pada gout arthritis. panas dan pegal dirasakan sampai pasien merasa sakit apabila berjalan. Kumat apabila pasien makan daging dan berkurang jika diberikan obat dari dokter umum berupa pil. Tidak ada riwayat kelemahan anggota gerak sebelumnya. jari tangan. Ketiga benjolan tersebut muncul dalam waktu yang tidak bersamaan. dan siku kanan. Gejala awal dari artritis gout adalah rasa kaku dan panas. sedangkan pada perempuan persentasenya kecil dan baru muncul setelah menopause. Keluhan dirasakan sejak 3 hari yang lalu ketika pasien bangun tidur. kemeng. lutut. Pasien merupakan seorang pria berusia 45 tahun. Sementara pada pria. Keluhan dirasakan kumat-kumatan. Kadar asam urat kaum pria cenderung meningkat sejalan dengan peningkatan usia. Benjolan di kaki kanan muncul 1 bulan yang lalu.

Kadar asam urat normal pada pria berkisar 3.serta kadar asam urat 7. Kadar asam urat normal pada pria dan perempuan berbeda. Ketiga benjolan tersebut muncul dalam waktu yang tidak bersamaan. air diresorbsi dari celah sendi dan meninggalkan sejumlah monosodium urat. Sedangkan dari pemeriksaan kimia darah didapatkan kadar. akibat peningkatan produksi asam urat atau gangguan ekskresi. Asam urat umumnya meningkat. Pada hasil pemeriksaan laboratorium darah rutin. Tophi sering ditemukan di sekitar jari tangan.gout hadir hanya pada saat serangan terjadi. Daging merupakan makanan tinggi purin.6 – 6 mg/dl. 17 . Trauma pada persendian yang menerima beban berat tubuh sebagai hasl dari aktivitas rutin menyebabkan cairan masuk ke kavum sinovial pada siang hari. diameter 5cm dan 3cm. konsistensi lunak. di ujung siku dan sekitar ibu jari kaki.400/mm3. Biasanya persendian ibu jari kaki dan bagian lain dari ekstremitas bawah yang pertama kali terkena karena temperaturnya lebih rendah dari suhu tubuh dan kelarutan monosodium uratnya yang berkurang. Kadar asam urat diatas normal disebut hiperurisemia. Pemeriksaan penunjang yang telah dilakukan adalah laboratorium kimia darah. panas dan nyeri. warna kemerahan.9 mg/dl. hangat.9 mg/dl. Ditemukan juga benjolan dengan diameter 10 cm di regio cubiti warna serupa dengan kulit. Pada malam hari. dan nyeri tekan. yaitu keluhan pada pasien sering kambuh bila pasien makan daging. konsistensi lunak. dan ini menjadi faktor risiko timbulnya keluhan pada pasien.5 mg/dl.000/mm3. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tofus pada metatarsophalangeal I dextra. Hal ini sesuai pada anamnesis dan pemeriksaan fisik pasien. Menunjukkan peningkatan leukosit yang signifikan selama serangan akut. pegal. Pemeriksaan ini mengindikasikan hiperurisemia. Selama periode asimtomatik angka leukosit masih dalam batas normal yaitu 5000 . Benjolan tersebut muncul dengan diawali rasa kaku. Hal ini didukung oleh anamnesis.5 – 7 mg/dl dan pada perempuan 2. Kristal-kristal asam urat dapat membentuk tophi (benjolan dari Kristal monosodium urat yang menumpuk di jaringan lunak tubuh) di luar persendian. Dan asam urat 7. yang biasanya di malam hari setelah mengkonsumsi makanan tinggi purin seperti pada pasien ini yaitu keluhan timbul setelah pasien makan daging.10. didapatkan leukosit 16. yaitu adanya keluhan benjolan kemerahan yang muncul di jempol kaki kanan dan siku kanan. serta tidak ada nyeri tekan. diatas 7.

Arthritis gout menahun biasanya disertai tofi yang banyak dan terdapat poliartikular. tendo achilles dan jari tangan. Pemberian injeksi antibiotik ceftizocym 1 gram/12 jam menggantikan cefotaxime 1 gram dirasakan sudah tepat. saluran pencernaan dan SSP. 3) Sendi yang terkena berwarna kemerahan. sampai kadar normal. 8) Pembengkakan sendi asimetris pada gambaran radiologic. olecranon. Pada tahap terjadi stadium akut. Pasien juga diberikan Xantin Oksidase inhibitor berupa alopurinol 3x100 mg. Selain infus RL 20 tpm. Pada stadium menahun. Sekitar 78% pasien mengalami serangan kedua dalam 2 tahun. Hal ini bertujuan agar pasien dapat beristirahat sehigga dapat mengurangi beban sendi dan mempercepat penyembuhan. Tofi ini sering pecah dan sulit sembuh dengan obat. kulit.400/mm3) yang kemungkinan dapat disebabkan karena adanya peradangan dan infeksi sekunder. Pemberian Alopurinol dengan dosis awal 100-300 mg/hari tersebut bertujuan untuk menurunkan produksi asam urat dan meningkatkan ekskresi asam urat. pasien diberikan terapi non medika mentosa berupa tirah baring. Pada pasien ini dapat dikatakan masuk dalam stadium menahun dengan pembentukan tofi. 7) Hiperurisemia. saluran kencing. Serangan pada sendi tarsal unilateral. Salah satu indikasi Ceftizocym adalah untuk infeksi jaringan lunak. 4) Pembengkakan dan sakit pada sendi Metatarsophalangeal I.Pasien memenuhi kriteria ACR mengenai penegakan diagnosis dari gout arthritisyaitu ditemukan 6 dari 12 kriteria. Tofi yang paling sering pada cuping telinga. pasien juga diberikan injeksi cefotaxime 1 gram/12 jam. guna mencegah kekambuhan. Pemberian antibiotik ini mungkin dipertimbangkan karena adanya leukositosis (pada pasien 16. Cefotaxime merupakan sefalosporin golongan III yang diindikasikan untuk infeksi saluran napas bawah. Di IGD. 2) Serangan arthritis akut lebih dari 1 kali. 5) Serangan pada sendi MTP unilateral. kadangkadang dapat timbul infeksi sekunder. tulang dan sendi yang dapat terjadi pada pasien gout arthritis mengingat pada pasien ini ditemukan tanda cardinal peradangan berupa 18 . Pasien sebelumnya pernah mondok satu tahun yang lalu dengan keluhan kaki kanan terasa nyeri tanpa disertai adanya benjolan seperti keluhan saat ini. yaitu: 1) Inflamasi maksimal pada hari pertana. 6) Tofus. MTP-1. Dan ini akan menjadi berlanjut menjadi stadium menahun dengan pembentukan tofi. 60% pasien mengalami serangan akut kedua dalam tahun pertama. tujuan pengobatan adalah menurunkan kadar asam urat.

5 mg. Selain pemeriksaan kreatinin dan asam urat darah. Tofi dapat mengalami perbaikan dengan memperhatikan kepatuhan terapi dan diet rendah purin dan dengan kemungkinan adanya rekurensi setelah sembuh.400/mm3. Pemberian meloxicam 2x7. NSAID diidikasikan pada pasien gout akut. terdapat adanya defek di MTP-1 dekstra. hipersensitif serta wanita hamil. Jumlah ureum darah 151. Pemberian injeksi metylprednisolon 20 mg/8 jam juga dirasakan tidak rasional.4 mg/dl. pasien diberikan NSAID berupa meloxicam 2x.5 mg/dl. dolor dan functio lesia yang disertai dengan peningkatan leukosit yaitu 16. Pada follow up hari kedua. maka prognosis penyembuhan pada pasien ini adalah dubia ad bonam. Gout artritis tidak membahayakan bagi hidup penderita sehingga prognosis quo ad vitam pasien adalah ad bonam. Meloxicam diindikasikan sebagai terapi jangka pendek untuk eksaserbasi akut Osteoartritis dan terapi jangka panjang Rheumatoid Artritis. diharapkan fungsi organ dalam tubuh dapat kembali bekerja dengan baik dan komplikasi dari penyakit bisa dihindari sehingga prognosa quo ad fungsionamnya dubia ad bonam. Dari foto rontgen di dapatkan kesan gambaran dari arthritsis dengan defek di metatarsal tanpa adanya erosi perimarginal yang mendukung salah satu kriteria penegakan diagnosis gout arthritis. Glukokortikoid dosis rendah diberikan bila ada kontraindikasi dari NSAID dan kolkisin berupa penyakit saluran kemih dan jantung. Sedangkan pada kasus ini.tumor. rubor. kalor. Meloxicam merupakan obat golongan Anti Inflamasi Non Steroid (NSAID) derivat asam enolat yang bekerja dengan cara menghambat biosintesis prostaglandinsehingga mengurangi nyeri.5 mg pada pasien ini kurang rasional. seharusnya juga dilakukan pemeriksaan kadar asam urat urine dan kreatinin 24 jam untuk mengarahkan dan memastikan penyebab hiperurisemia apakah underexcretion ataukah overproduction. Kesimpulan Seorang laki-laki berumur 45 tahun dengan diagnosis gout arthritis akut. Dan karena hanya menyerang sendi MTP-1 serta siku serta dengan pengobatan yang cepat dan tepat. serta foto rontgen genue bilateral dan pedis bilateral. bukan pada pasien menahun dengan pembentukan tofi. dilakukan pemeriksaan ureum dan kreatinin. dan kreatinin arah 2. 19 . Pada foto pedis bilateral.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful