GIZI KURANG PADA BALITA

BAB I

PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang Fungsi puskesmas seperti yang telah disebutkan dalam keputusan menteri kesehatan Republik Indonesia nomor 128/MENKES/SK/II/2004, adalah sebagai pusat penggerak masyarakat, pengembangan serta pusat berwawasan pelayanan kesehatan, kesehatan pusat strata pemberdayaan pertama yang

menyelenggarakan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat wilayah kerjanya.(DepKes RI, 2004) Puskesmas Wirobrajan adalah unit pelaksanaan teknis dinas kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Wirobrajan, yang dimaksud unit pelaksanaan Teknis Dinas Kesehatan adalah yang melaksanakan tugas teknis operasional di wilayah Kerja Puskesmas sebagai unit pelaksana tingkat pertama pembangunan kesehatan di Indonesia. Di kecamatan Wirobrajan terdapat dua puskesmas, yaitu Puskesmas

Wirobrajan dan Puskesmas Pembantu Tegalmulyo. Puskesmas Wirobrajan terletak di Kota Yogyakarta, dengan batas-batas wilayah sebagai berikut: Sebelah Utara : Kecamatan Tegalrejo Sebelah Timur : Kecamatan Ngampilan dan Mantrijeron Sebelah Selatan : Kecamatan Kasihan Kab. Bantul Sebelah Barat : Kecamatan Kasihan Kab. Bantul

Luas Wilayah Kecamatan Wirobrajan : 1. Derajat Kesehatan 2. "Itu hanya sekitar tiga persen balita yang berada di bawah garis merah.506 jiwa adlah penduduk wanita. 10 RW Total penduduk adalah 33075 jiwa yang terdiri dari 16. Sebagian besar meraka berada di daerah pesisir terutama di Kabupaten Gunungkidul. 12 RW Kelurahan Patangpuluhan : 51 RT. Keadaan Lingkungan 3. terdiri dari: Kelurahan Pakuncen : 56 RT. penyebab kekurangan gizi yang dialami ribuan balita di . Sedikitnya 1. 12 RW Kelurahan Wirobrajan : 58 RT. Pelayanan Kesehatan Masalah gizi adalah tidak dapat masalah dilakukan kesehatan dengan masyarakat medis yang dan penanggulangannya pendekatan pelayanan kesehatan saja.632 balita di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami penyakit kekurangan gizi. Sasaran kesehatan wilayah kerja Puskesmas Wirobrajan (Mengacu pada Indikator Indonesia Sehat 2010 dan SPM) diantaranya yaitu: 1. sedang kan 16.78 Km2 dengan pembagian Kelurahan menjadi 3 Kelurahan. Masalah gizi disamping merupakan sindroma kemiskinan yang erat kaitannya dengan masalah ketahanan pangan ditingkat rumah tangga juga menyangkut aspek pengetahuan dan perilaku yang kurang mendukung pola hidup sehat. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat 4.569 jiwa penduduk laki-laki.

saat krisis dulu. "Kondisi sekarang. Selain itu juga penyuluhan dilakukan dengan titik berat agar pasien dan keluarganya menjadi mengetahui lebih banyak tentang gizi anak sehingga dapat diminimalisir kemungkinan terjadinya anak kurang gizi atau gizi buruk. Sehingga. di DIY sempat ada penderita busung lapar. I. BAB II TINJAUAN PUSTAKA II. Pada tahun 1997 hingga 1998. dapat dirumuskan masalah yaitu bagaimana Faktor pola hidup. asupan gizi yang diberikan kepada bayi tersebut juga sangat minim. penanganan dan pengontrolan kekurangan gizi pada anak. serta menghasilkan energi. untuk metabolisme pengeluaran zat-zat digunakan mempertahankan kehidupan. faktor pengetahuan orang tua dan keluarga. tidak penyimpanan. Salah satunya dengan menganalisis penyebab.2 Perumusan Masalah Dari latar belakang di atas. faktor ekonomi dapat berperan penting pada pencegahan. I. pertumbuhan dan fungsi normal dari organ-organ. perilaku atau gaya hidup serta pengetahuan orang tua terhadap perkembangan anak. yang transportasi. sebenarnya sudah cukup bagus.1 Definisi Gizi Gizi adalah suatu proses organisme menggunakan makanan yang dikonsumsi secara normal melalui dan proses digesti. . absobsi.3 Tujuan Memberikan informasi dan pengetahuan mengenai bentuk pelayanan kedokteran dengan pendekatan kedokteran keluarga pada pasien dan keluarga penderita gizi kurang.DIY adalah faktor ketahanan pangan pada keluarga balita tersebut yang sangat kurang.

Apabila terjadi kekurangan atas kelengkapan salah satu zat gizi tertentu pada satu jenis makanan. Zat pembangun berperan sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan seseorang. Makanan sumber zat tenaga antara lain: beras. jagung. . akan dilengkapi oleh zat gizi serupa dari makanan yang lain. tahu. Makanan sumber zat pembangun yang berasal dari bahan makanan nabati adalah kacang-kacangan. Minyak. ubi kayu. ubi jalar. daging. kentang. ASI adalah satu-satunya makanan tunggal yang penting dalam proses tumbuh kembang dirinya secara wajar dan sehat. Makanan ini mengandung berbagai vitamin dan mineral. roti dan mi. Oleh karena itu. kecuali bayi umur 0-4 bulan yang cukup mengkonsumsi Air Susu Ibu (ASI) saja. Makanan yang beraneka ragam yaitu makanan yang mengandung unsur-unsur zat gizi yang diperlukan tubuh baik kualitas maupun kuantintasnya. makanan yang mengandung zat tenaga. zat pembangun dan zat pengatur. ikan. seperti keju. tempe. setiap orang perlu mengkonsumsi anekaragam makanan. ayam. gandum. Makanan sumber zat tenaga menunjang aktivitas sehari-hari. Jadi makan makanan yang beraneka ragam akan menjamin terpenuhinya kecukupan sumber zat tenaga. tumbuh kembang dan produktif. sagu. pembangun dan zat pengatur. Sedangkan yang berasal dari hewan adalah telur. susu serta hasil olahan. yang berperan untuk melancarkan bekerjanya fungsi organ-organ tubuh. Makan makanan yang beranekaragam sangat bermanfaat bagi kesehatan.Tidak ada satu jenis makanan yang mengandung semua zat gizi. dalam pelajaran ilmu gizi biasa disebut triguna makanan yaitu. margarin dan santan yang mengandung lemak juga dapat menghasilkan tenaga. Bagi bayi 0-4 bulan. yang mampu membuat seseorang untuk hidup sehat. Makanan sumber zat pengatur adalah semua sayur-sayuran dan buahbuahan.

apalagi ibunya . asam folat. Kemiskinan sangat identik dengan tidak tersedianya makan yang adekuat. Dari studi ini diketahui pola pengasuhan anak berpengaruh pada timbulnya gizi buruk. baik jumlah dan kualitasnya akan berkonsekuensi terhadap status gizi bayi. MP-ASI yang tepat dan baik dapat disiapkan sendiri di rumah. Pada keluarga dengan tingkat pendidikan dan pengetahuan yang rendah seringkali anaknya harus puas dengan makanan seadanya yang tidak memenuhi kebutuhan gizi balita karena ketidaktahuan. perang. Kemiskinan merupakan penyebab pokok atau akar masalah gizi buruk. Anak tidak cukup mendapat makanan bergizi seimbang makanan alamiah terbaik bagi bayi yaitu Air Susu Ibu (ASI). Anak yang diasuh ibunya sendiri dengan kasih sayang. Makin kecil pendapatan penduduk.2 Faktor Penyebab Gizi Kurang atau Gizi Buruk Asupan yang kurang disebabkan oleh banyak faktor antara lain: 1. Proporsi anak malnutrisi berbanding terbalik dengan pendapatan.II. Data Indonesia dan negara lain menunjukkan bahwa adanya hubungan timbal balik antara kurang gizi dan kemiskinan. vitamin A. maupun kebijaksanaan politik maupun ekonomi yang memberatkan rakyat akan menyebabkan hal ini. Pola makan yang salah Suatu studi "positive deviance" mempelajari mengapa dari sekian banyak bayi dan balita di suatu desa miskin hanya sebagian kecil yang gizi buruk. 3. Kadang kadang bencana alam. padahal orang tua mereka semuanya petani miskin. dan sesudah usia 6 bulan anak tidak mendapat Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang tepat. Tidak tersedianya makanan secara adekuat Tidak tersedinya makanan yang adekuat terkait langsung dengan kondisi sosial ekonomi. tetapi juga mengandung zat besi. 2. MP-ASI yang baik tidak hanya cukup mengandung energi dan protein. vitamin B serta vitamin dan mineral lainnya. makin tinggi persentasi anak yang kekurangan gizi.

3 Status Gizi Status gizi adalah ekspresi dari keadaan keseimbangan dalam bentuk variabel tertentu. Kaitan infeksi dan kurang gizi seperti layaknya lingkaran setan yang sukar diputuskan. hal ini menghilangkan kesempatan anak untuk mendapat asupan lemak. ternyata anaknya lebih sehat. santan dll) . manfaat posyandu dan kebersihan. Kondisi infeksi kronik akan meyebabkan kurang gizi dan kondisi malnutrisi sendiri akan memberikan dampak buruk pada sistem pertahanan sehingga memudahkan terjadinya infeksi. mitos ataupun kepercayaan / adat istiadat masyarakat tertentu yang tidak benar dalam pemberian makan akan sangat merugikan anak . khususnya infeksi kronik seperti misalnya tuberculosis (TBC) masih sangat tinggi. Kebiasaan. contoh . karena keduanya saling terkait dan saling memperberat. telur.berpendidikan. meskipun sama-sama miskin. apalagi di negara negara terbelakang dan yang sedang berkembang seperti Indonesia. protein maupun kalori yang cukup sehingga anak menjadi sering sakit (frequent infection) Menjadi penyebab terpenting kedua kekurangan gizi. memberikan makanan padat terlalu dini. Sebaliknya sebagian anak yang gizi buruk ternyata diasuh oleh nenek atau pengasuh yang juga miskin dan tidak berpendidikan. berpantang pada makanan tertentu ( misalnya tidak memberikan anak anak daging. kemungkinan juga dapat menyebabkan anak menderita gizi buruk. Misalnya kebiasaan memberi minum bayi hanya dengan air putih. II. dimana kesadaran akan kebersihan / personal hygine yang masih kurang. Banyaknya perempuan yang meninggalkan desa untuk mencari kerja di kota bahkan menjadi TKI. serta ancaman endemisitas penyakit tertentu. Unsur pendidikan perempuan berpengaruh pada kualitas pengasuhan anak. mengerti soal pentingnya ASI. atau perwujudan dari nutriture dalam bentuk variabel tertentu.

dilanjutkan dengan "frekuen feeding" (pemberian makan yang sering. pemuka masyarakat maupun agama dan pemerintah. keluarga. Pada daerah endemis gizi buruk perlu distribusi makanan yang memadai.1 Penilaian Status Gizi Secara Langsung Penilaian status gizi secara langsung dapat dibagi menjadi empat penilaian yaituantropometri. Menurut Menkes No. pengelolaan gizi buruk memerlukan kerjasama yang komprehensif dari semua pihak. a. pengelolaan infeksi dan pemberian stimulasi. pemantauan akseptabilitas diet penerimaan tubuh terhadap diet yang diberikan).3. Perlunya pemberian diet seimbang. tidak seimbangnya pemasukan dan Perlunya deteksi dini status gizi mengingat penyebabnya sangat kompleks. biokimia dan biofisik. klinis. namun juga pihak orang tua.gondok endemik merupakan keadaaan pengeluaran yodium dalam tubuh. Langkah awal pengelolaan gizi buruk adalah mengatasi kegawatan yang ditimbulkannya. 9201 menkes/SK/VIII/2002 status gizi ditentukan berdasarkan Z-SCORE berdasarkan berat badan (kg) terhadap umur (bulan) yang diklasifikasikan sebagai berikut • • • Gizi Lebih: apabila berat badan balita berada > +2 SD (Standar Deviasi) Gizi Baik : apabila berat badan balita berada antara <-2 SD Gizi Buruk: apabila berat badan balita <-3 SD II. cukup kalori dan protein serta pentingnya edukasi pemberian makan yang benar sesuai umur anak. Bukan hanya dari dokter maupun tenaga medis. Antropometri 1) Pengertian .

Pedoman ini bertujuan memberikan penjelasan tentang cara-cara yang dianjurkan untuk mencapai berat badan normal berdasarkan IMT dengan penerapan hidangan sehari-hari yang lebih seimbang dan cara lain yang sehat. Berat badan kurang dapat meningkatkan resiko terhadap penyakit infeksi. Penggunaan IMT . maka antropometri gizi berhubungan dengan berbagai macam pengukuran dimensi tubuh dan komposisi tubuh dari berbagai tingkat umur dan tingkat gizi. Ketidakseimbangan ini terlihat pada pola pertumbuhan fisik dan proporsi jaringan tubuh seperti lemak. khususnya yang berkaitan dengan kekurangan dan kelebihan berat badan. sedangkan berat badan lebih akan meningkatkan resiko terhadap penyakit degeneratif. 3) Indeks Masa Tubuh (IMT) Atau Body Mass Index (BMI) Salah satu contoh penilaian ststus gizi dengan antropometri adalah Indeks Massa Tubuh. mempertahankan berat badan normal memungkinkan seseorang dapat mencapai usia harapan hidup yang lebih. Ditinjau dari sudut pandang gizi. otot dan jumlah air dalam tubuh. Untuk memantau indeks masa tubuh orang dewasa digunakan timbangan berat badan dan pengukur tinggi badan. Oleh karena itu. Indeks Massa Tubuh (IMT) atau Body Mass Index (BMI) merupakan alat atau cara yang sederhana untuk memantau status gizi orang dewasa. 2) Penggunaan Antropometri secara umum digunakan untuk melihat ketidakseimbangan asupan protein dan energi.Secara umum antropometri artinya ukuran tubuh manusia.

Hal ini dapat dilihat pada jaringan epitel (supervicial epithelial tissues) seperti kulit.4 18. b. mata. dapat dihitung dengan rumus berikut: Batas ambang IMT untuk Indonesia adalah sebagai berikut Kategori Kurus Kurus sekali Normal Gemuk Obes Keterangan Kekurangan berat badan tingkat berat Kekurangan berat badan tingkat ringan Normal Kelebihan berat badan tingkat ringan Kelebihan berat badan tingkat berat IMT <> 17.1 – 27.0 25. dan olahragawan. ibu hamil. rambut dan mukosa oral atau pada organ-organ yang dekat dengan permukaan tubuh seperti kelenjar tiroid 2) Penggunaan . remaja.5 – 25. Klinis 1) Pengertian Pemeriksaan klinis adalah metode yang sangat penting untuk menilai status gizi masyarakat. anak.0 – 18.hanya untuk orang dewasaberumur > 18 tahun dan tidak dapat diterapkan pada bayi.0 > 27. Metode ini didasarkan atas perubahan-perubahan yang terjadi yang dihubungkan dengan ketidakcukupan zat gizi. Untuk mengetahui nilai IMT ini.0 Untuk mengukur status gizi anak baru lahir adalah dengan menimbang berat badannya yaitu : jika ≤ 2500 gram maka dikategorikan BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) jika 2500 – 3900 gram Normal dan jika ≥ 4000 gram dianggap gizi lebih.

Jaringan tubuh yang digunakan antara lain : darah. Survei ini dirancang untuk mendeteksi secara cepat tanda-tanda klinis umum dari kekurangan salah satu atau lebih zat gizi. Banyak gejala klinis yang kurang spesifik. Di samping itu digunakan untuk mengetahui tingkat status gizi seseorang dengan melakukan pemeriksaan fifik yaitu tanda (sign) dan gejala (Symptom) atau riwayat penyakit c. Biofisik 1) Pengertian Penentuan status gizi secara biofisik adalah metode penentuan status gizi dengan melihat kemampuan fungsi (khususnya jaringan) dan melihat perubahan struktur dari jaringan 2) Penggunaan . urine.Penggunaan metode ini umumnya untuk survei klinis secara cepat (rapid clinical surveys). tinja dan juga beberapa jaringan tubuh seperti hati dan otot 2) Penggunaan Metode ini digunakan untuk suata peringatan bahwa kemungkinan akan terjadi keadaan malnutrisi yang lebih parah lagi. maka penentuan kimia faali dapat lebih banyak menolong untuk menentukan kekurangan gizi yang spesifik d. Biokimia 1) Penertian Penilaian status gizi dengan biokimia adalah pemeriksaan spesimen yang diuji secara laboratoris yang dilakukan pada berbagai macam jaringan tubuh.

Umumnya dapat digunaakan dalam situasi tertentu seperti kejadian buta senja epidemik (epidemic of night blindnes). Cara yang digunakan adalah tes adaptasi gelap. Survei Konsumsi Makanan 1) Pengertian Survei konsumsi makanan adalah metode penentuan status gizi secara tidak langsung dengan melihat jumlah dan jenis zat gizi yang dikonsumsi 2) Penggunaan Pengumpulan data konsumsi makanan dapat memberikan gambaran tentang konsumsi berbagai zat gizi pada masyarakat. Statistik Vital 1) Pengertian Pengukuran status gizi dengan statistik vital adalah dengan menganalisis dan beberapa statistik kesehatan seperti angka kematian berdasarkan umur. angka kesakitan dan kematian akibat penyebab tertentu dan data lainnya yang berhubungan. a. Survei ini dapat mengidentifikasikan kelebihan dan kekurangan zat gizi. b. statistik vital dan faktor ekologi. 2) Penggunaan . II. keluarga dan individu.3.2 Penilaian Gizi secara tidak Langsung Penilaian status gizi secara tidak langsung dapat dibagi tiga yaitu : Survei Konsumsi makanan.

c. di samping berbagai konsekuensi yang diterima anak itu sendiri. dalam kondisi akut. biologis dan lingkungan budaya. gizi buruk bisa mengancam jiwa karena berberbagai disfungsi yang di alami. karena kondisi gizi buruk ini juga sering disertai dengan defisiensi (kekurangan) asupan mikro/makro nutrien lain yang sangat diperlukan bagi tubuh. Kondisi gizi buruk akan mempengaruhi banyak organ dan system. hal ini tentu saja terkait dengan dampak terhadap sosial ekonomi keluarga maupun Negara. Jumlah makanan yang tersedia sangat tergantung dari keadaan ekologi seperti iklim. ancaman yang timbul antara lain hipotermi (mudah kedinginan) karena jaringan lemaknya tipis. hipoglikemia (kadar gula dalam . irigasi dll 2) Penggunaan Pengukuran faktor ekologi dipandang sangat penting untuk mengetahui penyebab malnutrisi di suatu masyarakat sebagai dasar untuk melakukan program intervensi gizi. tanah.Penggunaannya dipertimbangkan sebagai bagian dari indikator tidak langsung pengukuran status gizi masyarakat. Gizi buruk akan memporak porandakan system pertahanan tubuh terhadap microorganisme maupun pertahanan mekanik sehingga mudah sekali terkena infeksi Secara garis besar.4 Kompplikasi Gizi Kurang pada Balita Gizi Buruk bukan hanya menjadi stigma yang ditakuti. Faktor Ekologi 1) Pengertian Bengoa mengungkapkan bahwa malnutrisi merupakan masalah ekologi sebagai hasil interaksi beberapa faktor fisik. II.

Tidak heran jika gizi buruk yang tidak dikelola dengan baik. Jika kondisi gizi buruk terjadi pada masa golden period perkembangan otak (03 tahun). gangguan pemusatan perhatian. pada fase akutnya akan mengancam jiwa dan pada jangka panjang akan menjadi ancaman hilangnya sebuah generasi penerus bangsa . Beberapa penelitian menjelaskan.darah yang dibawah kadar normal) dan kekurangan elektrolit penting serta cairan tubuh. dan kondisi ini akan irreversible ( sulit untuk dapat pulih kembali). Akibat gizi buruk terhadap pertumbuhan sangat merugikan performance anak. dampak jangka pendek gizi buruk terhadap perkembangan anak adalah anak menjadi apatis. dapat dibayangkan jika otak tidak dapat berkembang sebagaimana anak yang sehat. Yang lebih memprihatinkan lagi. penurunan perkembangn kognitif. lamanya dan waktu pertumbuhan otak itu sendiri. Sedangkan dampak jangka panjang adalah penurunan skor tes IQ. gangguan penurunan rasa percaya diri dan tentu saja merosotnya prestasi akademik di sekolah. akibat kondisi 'stunting' (postur tubuh kecil pendek) yang diakibatkannya. Efek malnutrisi terhadap perkembangan mental dan otak tergantung dangan derajat beratnya. mengalami gangguan bicara dan gangguan perkembangan yang lain. perkembangan anak pun terganggu. Jika fase akut tertangani dan namun tidak di follow up dengan baik akibatnya anak tidak dapat 'catch up' dan mengejar ketinggalannya maka dalam jangka panjang kondisi ini berdampak buruk terhadap pertumbuhan maupun perkembangannya. Kurang gizi berpotensi menjadi penyebab kemiskinan melalui rendahnya kualitas sumber daya manusia dan produktivitas. Dampak terhadap pertumbuhan otak ini menjadi vital karena otak adalah salah satu 'aset' yang vital bagi anak untuk dapat menjadi manusia yang berkualitas di kemudian hari. penurunan integrasi sensori.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful