I Formula Asli Injeksi Natrium Diklofenak (vial) II.

Rancangan Formula Tiap 10 ml injeksi (vial) mengandung : Natrium Diklofenak Benzalkonium klorida Na2EDTA Propilenglikol Aqua Pro Injeksi III. Master Formula Nama Produk Jumlah Produk Tanggal Formula Tanggal Produksi No.Registrasi No.Batch : Nafnak® Injeksi : 3 vial @ 10 ml : 4 April 2009 : 1 Mei 2009 : DKL 0900100844 A1 : J0900108 7,5 % 0,01 % 0,1 % 20 % ad 10 ml

Pabrik : PT Steril Farma

Dibuat Oleh : Kelompok I Disetujui Oleh : Andi Affandi, S.Si

No Reg : DKL 0900100844 A1 No Batch : J0900108

Kode Bahan NM – 001 BK – 002 NE – 003 NA – 004 API – 010

Nafnak® Injeksi Nama Fungsi Bahan Bahan Na- diklofenak Zat aktif Benzalkonium-Cl Pengawet Na2EDTA Pengkhelat Propilen Glikol kosolven Aqua Pro Injeksi Pembawa

Jumlah Bahan Per Dosis Per Batch 750 mg 2.625 mg 1 mg 3,5 mg 10 mg 35 mg 2000 mg 7.000 mg ad 10 mL ad 35 mL

BAB I PENDAHULUAN

I.1 Latar Belakang Salah satu bentuk sediaan steril adalah injeksi. Injeksi adalah sediaan steril berupa larutan, emulsi atau suspensi atau serbuk yang harus dilarutkan atau disuspensikan terlebih dahulu sebelum digunakan yang disuntikkan dengan cara merobek jaringan ke dalam kulit atau melalui kulit atau selaput lendir (1). Dimasukkan ke dalam tubuh dengan menggunakan alat suntik. (2) Suatu sediaan parenteral harus steril karena sediaan ini unik yang diinjeksikan atau disuntikkan melalui kulit atau membran mukosa ke dalam kompartemen tubuh yang paling dalam. Sediaan parenteral memasuki pertahanan tubuh yang memiliki efesiensi tinggi yaitu kulit dan membran mukosa sehingga sediaan parenteral harus bebas dari kontaminasi mikroba dan bahan-bahan beracun dan juga harus memiliki kemurnian yang dapat diterima. (3) Diklofenak, derivat asam fenilasetat, adalah antiinflamasi non steroid. Digunakan dalam bentuk garam natrium untuk menghilangkan nyeri dan inflamasi dalam berbagai kondisi dan kerusakan tulang sendi seperti Rheumatoid Arthiris, Osteoarthiris, dan anlylosing spondylitis, kerusakan sendi seperti barstis dan tendinitis, kerusakan jaringan lemak dan kondisi nyeri lainnya seperti kilik.

Natrium diklofenak secara parenteral sangat efektif untuk menanggulangi nyeri kolik hebat (kandung kemih dan kandung empedu). I.2 Maksud dan Tujuan Percobaan I.2.1 Maksud Percobaan Mengetahui dan memahami cara membuat formula serta pembuatan injeksi vial. I.2.2 Tujuan Percobaan Membuat formula dan sediaan injeksi vial Natrium Diklofenak I.3 Prinsip Percobaan Pembuatan injeksi vial natrium diklofenak sesuai komposisinya yaitu Natrium Diklofenak sebagai zat aktif, Benzalkonium Klorida sebagai pengawet, Na2EDTA sebagai pengkhelat, Prepilenglikol sebagai kosolven, serta Aqua Pro Injeksi sebagai pembawa, yang dibuat dengan kondisi steril dan dilakukan sterilisasi akhir menggunakan otoklaf.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

II.1 Teori Umum II.1.1 Definisi Vial 1. Scoville’s the art of compounding: 200 Wadah dosis ganda dan sejenisnya berupa vial dan botol serum. Kapasitas vial serum 1-50 mL, bentuknya mirip ampul, tetapi disegel dengan pemanasan. Ditutup dengan penutup karet spiral. 2. American Pharmacy : 230 Vial adalah wadah gelas berbentuk botol kecil yang ditutup dengan karet atau penutup plastik yang biasanya dikaitkan pada tempat wadah dengan segel logam. Dalam semua hal, gelas harus bening dan berwarna terang supaya produk dapat diperiksa dengan penglihatan. 3. Prescription pharmacy : 193 Vial dosis ganda yang seperti namanya secara tidak langsung menunjukkan penggunaan dalam isi banyak, merupakan jenis lain wadah penutup karet untuk produk parenteral. Pada waktu menggunakan spoit dan jarum suntik digunakan untuk menyuntikkan volume udara sama dengan volume cairan yang ditarik. Ini mencegah formasi vakum yang akhirnya mengaspirasi kontaminasi bahan dari luar vial. Karena masalah stabilitas dan kemungkinan kontaminasi penggunaan dosis ganda, USP

USP menyarankan bahwa semua vial dosis ganda harus mengandung bahan anti bakteri. Diafragma mangizinkan pemasukan jarum suntik hipodermis tanpa penarikan isi. 5. Pharmaceutical Technology Fundamental Pharmaceutics : 288 Vial adalah wadah dosis ganda. Ini jelas bahwa dengan perhatian penuh aseptik meliputi spoit dan jarum suntik steril untuk penarikan dosis dengan desinfeksipermukaan tutup. 4. disegel dengan karet atau tutup plastik yang kecil. Ini didesain supaya jarum suntik mudah dimasukkan tanpa pelepasan fragmen dan akan tertutup setelah penarikan jarum. kualitas atau kemurnian bagian yang tertinggal. Rhemingtons pharmaceutical science 18 edition : 1553 Vial adalah wadah dosis ganda yang didesain sehingga lebih dari satu dosis dapat ditarik pada waktu yang berbeda.membatasi ukuran vial dosis ganda sampai 20 mL dan diharuskan bahwa larutan berisis pengawet antimikroba. Wadah dipertahankan dengan penggunaan segel. Penutup vial biasanya dirapatkan dengan segel logam. . masih ada resiko besar masuknya kontaminasi mikroorganisme dan virus ke dalam isi vial. daerah tipis (diafragma) di tengah. Teori dan Praktik Farmasi Industri : 423 Wadah dosis ganda adalah wadah kedap udara yang memungkinkan pengambilan isinya perbagian berturut-turut tanpa terjadi perubahan kekuatan. 6. Karena resiko ini.

1. berbentuk silinder. yang mengandung anti mikroba (6) dimana pengambilan sediaan dengan cara berulang (7) dengan disuntikkan pada penutup karet (6) dimana bahan obat dapat berupa larutan. Siap untuk . suspensi atau serbuk kering yang dilarutkan atau disuspensikan terlebih dahulu. tetapi tidak begitu rapat sehingga sulit untuk mendapatkannya dalam atau pada wadah tersebut. cartridge dan vial. emulsi. dan menyisipkannya ke dalam vial dengan suatu alat yang dihubungkan pada sebuah pipa vakum. 4).5-100 mL yang ditutup dengan penutup karet dan disegel dengan aluminium. Cara tangan yang paling tepat meliputi pengambilan tutup. menggunakan pinset steril. II. The Theory and Practise of Industrial Pharmacy : 1348 Penyegelan botol. Tutup bisa disisipkan dengan tangan. permukaan tutup biasanya dihalogenasi atau disalut dengan silikon untuk mengurangi pergesekan. berupa gelas botol (5) berdinding tebal yang memiliki volume antara 0. cukup rapat untuk menghasilkan penyegel. Bila tutup disisipkan dengan mesin.Kesimpulan : Dari berbagai pustaka. Ini memungkinkan penutup tersebut meluncur dari suatu drum berputar ke dasar tempat mengalir yang diletakkan di atas wadah. Tutup karet ini harus cocok dengan mulut wadah. dapat disimpulkan bahwa vial adalah wadah dosis ganda (3.2 Penyegelan Vial 1.

Segel berbentuk tube dimana penutup karet mungkin dipasang dengan beberapa cara untuk mempertahankan penutup dengan pas pada leher vial. Penutup dalam dengan lubang pusat permanen tetap berada di tempatnya selama penggunaan untuk mengamankan penutup karet. Dispensing of Medication by King : 185 . 3. Penghentian dapat dilakukan pada pipa prediksi dipercepat dengan mesin tersebut. pada waktu yang sama dapat meninggalkan permukaan penutup ketika dibuka. Segel menjaga cairan tetap lembut. Segel aluminium digunakan untuk menahan tutup karet tetap pada tempatnya. Ketika segel dipasang. Tutup tunggal boleh mempunyai lubang permanen atau pusat yang dirobek pada waktu penggunaan untuk memrapatkan tutup karetnya. 2. Segel aluminium rangkap tiga digunakan untuk botol besar. Scoville's:The Art of Compounding : 284 Untuk mempertahankan penutup karet pad tempatnya dengan kuat. Lempeng tipis digunakan sebagai selubung atau segel lubang melalui tutup tersebut. Tutup aluminium rangkapdua biasanya mempunyai suatu tutup dalam dengan lubang pusat yang permanen. salah satu penyegelan yang digunakan adalah bahan yang lunak.pemasukan oleh suatu penekan lainnya. Segel ini bertujuan untuk melekatkan dan merapatkan penutup. Penutup laur menahan lempeng di tempatnya atau dirobek pada waktu digunakan. Tetapi. penutup dan leher vial hendaknya kering.

Dengan menggunakan tangan (12) Tutup dapat disispkan dengan tangan menggunakan pinset steril. b. termasuk lepasnya bahan penyusun karet ke dalam produk.1. Dengan menggunakan mesin (12. Cara tangan meliputi pengambilan tutup dan menyisipkannya ke dalam vial dengan suatu alat yang dihubungkan pada sebuah pipa vakum. Kesimpulan : Dari berbagai pustaka. dapat disimpulkan bahwa penyegelan ampul dapat dilakukan dengan dua cara yaitu: a.Untuk cartridges. sebuah penutup aluminium biasanya melindungi di sekitar penutup dan tepi wadah. Penyerapan bahan aktif atau pengawet . Ini memungkinkan penutup tersebut meluncur dari suatu drum berputar ke dasar tempat mengalir yang diletakkan di atas wadah untuk pemasukan oleh suatu alat penekan lainnya II. untuk menjamin bahwa penutup karet tidak tercabut dari wadah. vial dan botol meliputi penyisipan atau pemberian tutup karet. Langkah ini dilakukan oleh mesin otomatis.11 : 232 Masalah dengan penutup karet.3 Masalah-masalah yang Ditimbulkan Penutup Karet Vial 1. Encyclopedia vol. 13. permukaan tutup biasanya dihalogenasi atau disalut dengan silikon untuk mengurangi pergesekan. 5) Bila tutup disisipkan dengan mesin.

Bagian tengah penutup menghasilkan partikel karet yang berpengaruh terhadap kualitas dan keamanan potensial produk. 3. Untuk menghindari kemungkinan yang menyebabkan reaksi antibody partikel asing atau penghentian aliran darah. Dispensing of Medication by King : 183 Bahan penyusun penutup karet dapat dilepaskan dari komponen karet ke dalam produk farmasi dan dapat menyebabkan interaksi kimia.atau antimikroba oleh bahan elastomer dan bagian tengah karet melalui pemasukan jarum suntik secara berulang. 2. Material ini berkumpul dalam vial dan dapat ikut tertarik masuk ke dalam spoit yang selanjutnya diinjeksikan pada pasien. Dalam usaha untuk menurunkan pelepasan dan juga menurunkan penyerapan. 4. Prescription pharmacy edisi 2 : 193 Masalah yang dihasilkan oleh penutup karet terletak pada bagian tengahnya. Dispensing of Medication by Martin : 981 . dan sebaiknya selalu berhati-hati untuk memasukkan jarum suntik ke bagian penutup yang belum dilewati jarum suntik sebelumnya. pengguna vial dosis ganda harus memeriksa vial secara hati-hati jika vial telah digunakan sebelumnya. pernis atau pelapis plastic kadang-kadang digunakan pada permukaan lapisan karet yang kontak dengan produk. dimana hal ini disebabkan oleh pemasukan jarum suntik yang melewati penutup saat penarikan isi vial yang mengakibatkan jatuhnya potongan gerigi bahan penutup ke dalam produk.

6. Pharmaceutical Practice : 250 Bagian penutup dapat lepas ke dalam produk ketika jarum suntik dimasukkan melewati penutup. Ada juga resiko interaksi antara produk dan penutup. Jika produk parenteral disegel di bawah gas inert. Pharmaceutical technology : 288 Karet merupakan bahan yang paling bagus untuk penutup. penyerapan pelarut dapat menyebabkan pembengkakan pada tutup. karena itu produk harus mengandung pengawet/ antimikroba kecuali obat itu sendiri memiliki aktivitas antimikroba. Zinc dapat terlepas dari penutup karet khusus menghasilkan inkompabilitas dengan obat. pernis atau pelapis plastic kadang-kadang digunakan pada permukaan lapisan karet yang kontak dengan produk. Dalam usaha untuk menurunkan pelepasan dan juga menurunkan penyerapan. 5. Jika obat sensitive .Bahan penyusun penutup karet dapat dilepaskan dari komponen karet ke dalam produk farmasi dan dapat menyebabkan interaksi kimia. karet butyl terlihat menjadi karet permeable terakhir. permeabilitas tutup terhadap gas tersebut sangat penting. dan penutup yang baik untuk produk ditentukan melalui percobaan. Masalah stabilitas dapat terjadi pada penutup karet. pengawet atau bahan-bahan lain dapat diserap oleh pelarut. Pengulangan penarikan larutan injeksi dari wadah meningkatkan resiko kontaminasi microbial produk. Komposisi karet bervariasi.

transmisi uap lembab penutup jadi minimal. .terhadap air maka produk dibuat sebagai sediaan bubuk steril kering.

7. Beberapa jalan masuk pada vial dosis ganda merintangi system pengawet dan meningkatkan kemungkinan kontaminasi wadah.. Cara mencegah masalah ini yaitu dengan menjenuhkan penutup karet dalam pengawet yang akan digunakan dengan konsentrasi 2 kali dari larutan yang digunakan. Sterile Dosage Forms : 303 Penggunaan penutup karet memberikan masalah dari lubang pada bagian tengah yang menjadi sumber kontaminasi partikulat dan menyebabkan komponen wadah bereaksi dengan larutan dan ini menambah kesulitan fisik dan kimia. seperti pengobatan preoperative. Kesimpulan : Dari berbagai pustaka. Kombinasi dua atau lebih injeksi pada spoit yang sama untuk pemberian tunggal hanya terjadi pada beberapa kasus. dapat disimpulkan bahwa masalah-masalah yang dapat disebabkan oleh penutup karet adalah: Pengawet dapat diserap permukaan tutup (19). Penggembungan karet karena penyerapan pelarut (16). Kemungkinan kontaminasi wadah dosis ganda ketika spoit yang sama digunakan pada dua atau lebih produk yang berbeda. Ini dapat diatasi dengan melakukan penyegelan menggunakan alumunium. Adanya kontaminasi dalam bahan obat (14) . tetapi praktiknya hanya sedikit kompabilitas bahan yang diketahui.

Uji lain adalah tes percikan atau cahaya.4 Uji Kebocoran Vial 1. (6) II. 6). Sudutnya antara jarum dengan tutup karet harus 45 o. Modern Pharmaceutical 3rd edition : 485 Botol dan vial tidak diharuskan untuk contoh tes vakum karena fleksibilitas tutup karet. Ini dapat diatasi dengan memperhatika sudut penyuntikan. yang mana pemeriksaan dilakukan di bagian luar . Meskipun botol yang disegel di bawah vakum dapat di uji vakum dengan penekanan dasar botol secara kuat dengan telapak tangan untuk menghasilkan suara air palu.- Adanya coring yaitu terlepasnya bagian/ kandungan penutup dalam produk ketika jarum suntik dimasukkan dalam penutup (13.1. cara lain yakni dengan dilapisi polimer-polimer pelapis plastik seperti teflon.

Umumnya untuk menyegel wadah dengan tutup karet. 4. tanpa penggunaan uji kebocoran. Dispensing of Medication by King : 193 Materi ini tidak dapat diberikan pada penutup wadah karet karena fleksibilitas karet. kepercayaan ditempatkan pada elastisitas sempitnya perkakas karet melawan bagian/ sisi pembuka wadah. Dalam beberapa kasus tekanan udara dapat dilakukan untuk membalik vial dan botol dengan observasi yang terjadi untuk peningkatan gelembung udara dalam larutan. Saat menyentuh ruang udara botol pelepasan percikan terjad jika bagian kepala dikosongkan. Saat pengosongan botol dipukul dengan pemukul karet atau dengan telapak tangan. celupan bahan warna buruk pada tutup karet. Sebagai tambahan. Metode ini mempunyai reliabilitas . Meskipun pengosongan botol berisi cairan dapat di cek untuk suara klik dihasilkan ketika pukulan dengan peralatan seperti pemukul karet. 2. Dispensing of Medication by Martin : 995 Materi ini tidak dapat diberikan pada penutup wadah karet karena fleksibilitas karet. 3. Metode ini mempunyai reliabilitas terbatas. Oleh karena itu. Remingtons pharmaceutical science 18th Edition : 1568 Vial dan botol tidak diharuskan untuk uji kebocoran karena penyegelan materi (penutup karet) sukar.botol. Botol yang telah di segel di bawah vakum dapat di uji dengan hentakan keras “efek pemukulan air”. hasil dari contoh pengujian menjadi tidak berarti.

di mana vial dan botol di balik dan diamati terjadinya peningkatan gelembung udara dalam larutan yang menandakan penyegelan tidak sempurna (9) Uji lain yang dilakukan adalah uji ketahanan botol dan vial dengan cara botol dan vial yang telah disegel di bawah vakum di uji dengan penekanan dasar botol secara kuat dengan telapak tangan untuk menghasilkan bunyi “air pukul” (8) Uji lainnya adalah uji percikan di mana pemeriksaan dilakukan pada bagian luar botol. Saat pengosongan botol dipukul dengan pemukul karet atau dengan telapak tangan. tanpa penggunaan uji kebocoran. dapat disimpulkan bahwa botol dan vial tidak diharuskan untuk contoh tes vakum karena fleksibilitas tutup karet. Saat menyentuh ruang udara botol pelepasan percikan terjad jika bagian kepala dikosongkan (6).terbatas. Pengujian yang mungkin dilakukan adalah untuk melihat tekanan udara. Botol yang telah di segel di bawah vakum dapat di uji dengan hentakan keras “efek pemukulan air”. kepercayaan ditempatkan pada elastisitas sempitnya perkakas karet melawan bagian/ sisi pembuka wadah. Kesimpulan : Dari berbagai pustaka. Umumnya untuk menyegel wadah dengan tutup karet . .

d. 2. isi vial dapat diberikan pada beberapa bagian. b. Pharmaceutical Practice : 249 a.1. 1. Lebih aman daripada dosis tunggal. Encyclopedia 11th Edition : 232-233 Tidak ada masalah gelas partikel yang dapat masuk dalam produk ketika penggunaan. Fleksibilitas dosis yang dapat diberikan oleh ahlinya. Dosis lebih fleksibel. 5. Lebih dari satu dosis dapat diambil pada waktu yang berbeda. c. 3. Rhemingtons pharmaceutical science 18th edition: 1553 a.II. Sterile dosage forms : 302 Ketersediaan wadah dosis (vial) yang bersegel dengan penutup karet memberikan dosis yang fleksibel dan mengurangi unit biaya per dosis.5 Keuntungan dan Kerugian Vial A. . Biaya per unit dosis lebih rendah. b. 4. Keuntungan Scoville’s the art of compounding : 202 Wadah dosis ganda memiliki keuntungan yaitu lebih baik jika digunakan daripada ampul. Pada ampul sejumlah partikel dapat masuk dalam produk ketika leher ampul dipertahankan. c.

a. b. Dapat digunakan untuk mengamati bubuk kering yang termolabil. di mana ada 2 masalah kompabilitas umum yakni keluarnya bahan dari senyawa karet kemudian lebih lanjut bereaksi dengan bahan-bahan dari produk tersebut dan penghilangan bahan-bahan dari produk dengan penyerapan oleh senyawa karet atau oleh perpindahan uap melalui tutupnya. 7. 1. bahan pengotor ditingkatkan dan membutuhkan waktu untuk mengambil volume yang diinginkan. kemungkinan perhitungan dosis yang salah. 4. Strerile dosage forms : 300-303 Peningkatan kemungkinan kontaminasi mikroba pengambilan berulang. Kerugian Scoville’s the art of compounding : 203 Kemungkinan adanya kontaminasi dari bahan selama pengambilan volumenya. B.6. Prescription pharmacy : 103 Pengambilan dosis lebih dari satu kali. Rhemingtons pharmaceutical science 18th edition: 1553 . 3. 2. coring dan kontaminasi partikel ditingkatkan. Textbook of Pharmaceutics : 559 Merupakan wadah dosis ganda. The Theory and Practise of Industrial Pharmacy: 1512 Vial menggunakan penutup karet.

7. Suntik steril untuk pengambilan dosis. d. 8. Resiko kontaminasi mikroorganisme. . 6. c. dapat meningkatkan oksidasi sehingga dibutuhkan antioksidan. Bagian kandungan penutup dapat dilepaskan dari produk. b. b.a. Prescription pharmacy : 103 a. c. ketika jarum suntik dimasukkan dalam penutup. b. Kemungkinan kesalahan pemberian dosis. Harus digunakan secara cepat karena ketika dosis dipindahkan. ruang udara yang meningkat. Pengawet dapat diserap permukaan penutup. Masalah stabilitas dan kemungkinan kontaminasi dari penggunaan berulang. Pengambilan berulang meningkatkan resiko kontaminasi mikroba. Adanya masalah yang ditimbulkan penutup karet. meliputi spoit dengan jarum. Pharmaceutical Practice : 249 a. membutuhkan perhatian teknik aseptik yang penuh. Adanya resiko interaksi antara produk dengan penututp. 5. Encyclopedia 11th edition : 232-233 Adanya masalah yang ditimbulkan penutup karet. Resiko kontaminasi mikroorganisme dan virus. c. Textbook of Pharmaceutics : 559 a. b.

(18. 19) Dapat digunakan sebagai wadah untuk mengemas serbuk kering. kerugian vial antara lain : a. b.19) Harus digunakan secara cepat karena ketika dosis dipindahkan. Dari berbagai pustaka. (19) . dapat meningkatkan oksidasi sehingga dibutuhkan antioksidan. 18) f. (19) Membutuhkan waktu untuk ketelitian dalam mengambil volume yang diinginkan. Lebih baik dalam hal penggunaan dibandingkan ampul. (14) Kemungkinan masuknya bahan partikulat. ruang udara meningkat. (7) Adanya resiko interaksi antara produk dengan penutup. d. (5) Dapat memberikan dosis yang fleksibel. (18) e. (5) b. (7. (7. h.Kesimpulan : Dari berbagai pustaka. Suntik harus steril . c. e. (14) Mengurangi unit biaya per dosis. (18) Tidak ada masalah gelas partikel yang dapat masuk dlam produk ketika penggunaan. Dapat digunakan sebagai wadah dosis ganda. (12) Kesalahan dalam pemberian dosis. g. f. c. Adanya masalah yang timbul dengan penutup karet. keuntungan vial antara lain : a. Kemungkinan adanya kontaminasi selama pengambilan volume. d.

.

c. Alasan Pembuatan Sediaan 1. Pharmaceutical Practice : 247 Terapi parenteral digunakan untuk : Menghasilkan efek yang dibatasi Pemberian obat jika rute oral tidak dapat digunakan Menjamin penyaluran obat ke jaringan target 3. hormon. Terapi parenteral dibutuhkan untuk obat yang tidak efektif atau obat yang dirusak oleh saluran pencernaan seperti insulin. Remingtons Pharmaceutical Science 18th edition: 1553 Vial adalah wadah dosis ganda yang didesain sehingga lebih dari 1 dosis dapat ditarik pada waktu yang berbeda. 4. . muntah. atau pasien yang tidak sadra.II.2 Dasar Formulasi A. Diperlukan respon psikologik yang segera dicapai b. Sterille Dosage Form : 11 a. Dispensing of Medication by King : 167 Pemberian rute parenteral adalah cara yang mudah untuk mencapai kebutuhan konsentrasi obat terapetik dalam darah. Obat-obat dapat diberikan melalui injeksi pada pasien yang tidak kooperatif. 2. dan antibiotik. wadah dipertahankan dengan penggunaan segel.

1. • Alasan perlu untuk bebas sulfur (Poison : 282) Karena sulfur dalam bentuk sulfida menyebabkan efek avalisial dan kerusakan pada sistem saraf pusat langsung. II. Karbon sulfida meruasak sebagian besar SSP perifer dan homeopati.5. atau kemurnian bagian yang tertinggal. • Cara bebas sulfur : (Scoville's:The Art of Compounding : 204) Untuk menghilangkan sulfur. kualitas. Teori dan Praktik Farmasi Industri : 423 Wadah dosis ganda ialah wadah kedap udara yang memungkinkan pengambilan isinya perbagian berturut-turut tanpa terjadi perubahan kekuatan.6 Tambahan istilah • Jenis-jenis garam diklofenak : (Martindale e-book)  Dietilamin Diklofenak  Epolamin Diklofenak  Kalium Diklofenak  Natrium Diklofenak Yang sering digunakan adalah garam natrium untuk mengatasi nyeri dan inflamasi pada berbagai kondisi.1 % deterjen seperti Dioksil Na-Sulfasuksinat atau Na-Lauril sulfat . penutup karet harus dididihkan selama 15 menit dalam larutan Na-Karbonat 2 % yang mengandung 0.

. atau tindakan bedah.• Pengertian Ankylasing : (Dorland : 104) Imobilitas dan konsolidasi sebuah sendi yang disebabkan oleh penyakit. cedera.

Lagipula secara parenteral sangat efektif untuk menanggulangi nyeri kolik hebat (kandung kemih dan kandung empedu). Inflamasi . dysmenorrheal. Indikasi 1. Obat-Obat Penting Edisi V : 313 Obat ini sering digunakan untuk segala macam nyeri juga pada migraine dan encok. dan kondisi nyeri lainnya seperti kolik ginjal. kerusakan jaringang sinyoid nartis dan tendonisitis. 2. 3. osteoarthritis. B. ditandai dengan degenerasi tulang rawan sendi. derivate asam fenil asetat. Alasan Penggunaan zat aktif a. American Hospital Formulary Service Drug Information 2004 : e-book 1. Martindale 35th edition : ebook Diklofenak.• Pengertian Osteoarthritis : (Dorland : 1562) Penyakit sendi non generatik yang terutama terjadi pada orang tua. Alasan Penambahan Bahan 1. Digunakan dalam bentuk garam natrium untuk menghilangkan nyeri dan inflamasi dalam berbagai kondisi. kerusakan jaringan lunak sepertin sprains dan strics. asam urat akut. da ankylosin spendytis. musculoskeletal dan kerusakan tulang sendi seperti rheumatoid arthritis. adalah AINS.

osteoarthritis. sponditis ankilosa. Obat ini hanya digunakan untuk terapi penyakit inflamasi sendi seperti arthritis rheumatoid. diklofenak dapat menghilangkan nyeri dan kekakuan. gejala menghilangkan pembengkakan. dan osteoarthritis.Natrium diklofenak dan kalium diklofenak digunakan sebagai antiinflamasi dan analgesic pada pengobatan gejala akut dan kronik rheumatoid. Arthritis rheumatoid dan osteoarthritis Ketika digunakan untuk pengobatan gejala arthritis rheumatoid. Farmakologi dan Terapi : 217 Beberapa AINS di bawah ini (diklofenak) umumnya bersifat antiinflamasi. dan aktivitas fungsional. 2. dan ankylosing sponditis. 2. b. meningkatkan fungsi lutut. osteoarthritis. dan penyakit pira. Obat-Obat Penting Edisi V : 311 . Data Obat Indonesia : 350 Pengobatan akut dan kronis gejala-gejala rheumatoid arthritis. Farmakologi dan Terapi : 207 Golongan obat ini menghambat enzim siklooksigenase sehingga konceksi asam arachidonat menjadi PGG2 terganggu. 4. Mekanisme Kerja 1. diklofenak menghilangkan nyeri dan kekakuan. 5. dan antipiretik. Dalam mengobati osteoarthritis. analgesic.

.Cara kerja NSAID untuk sebagian besar berdasarkan hambatan sitesis prostaglandin di mana kedua jenis siklooksigenase diblokir.

Aktivitas diklofenak dengan jalan menghambat enzim siklooksigenase sehingga pembentukan prostaglandin terhambat. Data Obat Indonesia : 950 Natrium diklofenak adalah golongan obat nonsteroid.3. 2. pusing. adakalanya. 4. c. Kontraindikasi 1. Kebanyakan aksinya berdasarkan penghambatan sintesis prostaglandin. American Hospital Formulary Service Drug Information 2004 : ebook Diklofenak memiliki aksi farmakologis secara dengan AINS yang lain. Efek Samping 1. 3. Farmakologi dan Terapi: 218 Efek samping yang lazim adalah mual dan peningkatan enzim transaminasi. d. Martindale 35th edition : ebook Nyeri. Data Obat Indonesia : 351 Nyeri. sakit kepala. American Hospital Formulary Service Drug Information 4 : ebook Pada pasien yang hipersensitif pada obat ini . dengan aktivitas antiinflamasi analgesia dan antipiretik. kerusakan jaringan pada daerah yang diinjeksikan ketika diklofenak diberi intramuscular.

e. wanita hamil tidak diberikan AINS diberi triwulan akhir. Benzil Alkohol a. Obat-Obat Penting Edisi V : 313 Dosis : intramuscular pada nyeri kolik / serangan encok. 3. bila perlu dalam kondisi yang lain. 75 mg/hari. Alasan Pemilihan Bahan Tambahan 1. 1-2 dd 75 mg selama 1-3 hari. Dengan dosis 75 mg sekali sehari. Martindale 35th Edition : ebook Natrium diklofenak diberi secara intramuscular dalam otot pantat. Data Obat Indonesia : 351 Penderita hipersensitif terhadap diklofenak atau yang menderita asma. 2. Handbook of Pharmaceutical Excipient : 35 Benzil alkohol merupakan antimikroba yang umum digunakan dalam sediaan farmasi dipakai pada konsentrasi maksimal 2 % b/v untuk sediaan parenteral. 2.2. Obat-Obat Penting Edisi V : 312 Penderita asma. . Dosis 1.

2. tidak mengandung bahan tambahan. Aqua Pro Injeksi a. Benzil alkohol digunakan sebagai desinfektan konsentrasi 10 %. Excipients : ebook Digunakan pada produk parenteral 10-60 %. b. cenderung untuk digunakan sebagai pelarut pada larutan parenteral yang akan disterilkan setelah penyiapan sediaan akhir . MD 28th Edition e-book Air untuk injeksi (USP) adalah air murni melalui destilasi atau dengan osmosa balik. Handbook of Pharmaceutical Manufacturing Sterille Products : 105 Injeksi natrium diklofenak.b. Martindale 35th Edition : ebook Produk yang lebih luas digunakan sebagai pelarut dan pembawa. Martindale 35th Edition : ebook Benzil alkohol digunakan sebagai antimikroba digunakan dalam konsentrasi 2 % maksimal. c. salah satu contoh formula mengandung : Diklofenak sodium Benzil alkohol Propilenglikol 3. khususnya obat yang tidak stabil atau tidak larut dalam air. propilenglikol a.

b. Sterile Dosage Forms : 19 Air steril untuk injeksi pada suhu tinggi (ekstrim) akan mencegah reaksi pirogen dengan cara penghambatan pertumbuhan mokroorganisme c. MD 35th Edition : 1644 Air untuk injeksi adalah air destilasi bebas pirogen yang digunakan untuk membuat larutan injeksi. tidak tembus cahaya : Filtrasi (MD e-book) .3 Uraian Bahan 1. The Theory and Practise of Industrial Pharmacy : 1294 Sejauh ini pembawa yang paling sering digunakan untuk produk steri adalah air karena air merupakan pembawa untuk semua cairan tubuh d.1 : Kristal putih : Kelarutan Kegunaan Penyimpanan Sterilisasi : Larut dalam air. Natrium Diklofenak ( Martindale E-Book ) Nama Resmi Sinonim RM / BM Pemerian RB : Diclofenac Sodium : Na diklofenak : C14H10ClNNaO2 / 318. II. tidak larut dalam pelarut organik : Zat aktif : Dalam wadah tertutup rapat.

larut 1 dalam 11 bagian air. lebih stabil dalam bentuk basa bebas.0 – 8. sedikit larut dalam etanol (95%). Kestabilan : Sedikit stabil dalam bentuk padat. nikel. tetracemate disodium : C10H14N2Na2O8/336. basa kuat.Incomp : Ciclosporin. misoprostorat pH Kestabilan : 7. Dinatrium Edetat (Exp : 192) Nama resmi Sinonim RM/BM RB : Disodium Edetat : Disodium edathamil. Kegunaan Sterilisasi Incomp : Pengawet dan pengkhelat : Otoklaf : Incomp dengan bahan pengoksidasi kuat. ion logam polivalen seperti besi. obat G7. mengalami dekarboksilasi jika dipanaskan di atas suhu 150 0C. dengan sedikit rasa asam. Kehilangan air . obat diuretik seperti triamterin.5 : Terproteksi dari cahaya 2. : Praktis tidak larut dalam kloroform dan eter.21 : Pemerian Kelarutan : Serbuk kristal putih.

alkali. tartrat. seperti sabun bila disentuh. sangat pahit. RPS 18th:1164. surfaktan nonionik konsentrasi tinggi. Incomp : Incomp dengan aluminium.7 untuk 1% larutan dalam karbondioksida bebas air. higroskopis. salisilat. ZnO. Penyimpanan pH : Dalam wadah tertutup baik. sabun. : 4. Sedikit higroskopis. fluoresensi. MD 28th:949) Nama resmi Sinonim RM/BM RB : Benzalkonii Chloridum : Benzalkonium klorida : [C6H5CH2N(CH3)2R]Cl. kekuningan. 3.kristalisasi ketika dipanaskan sampai 120 0C.3-4. maka harus dilindungi dari kelembaban. sitrat. lanolin. AgNO3.0 : Pemerian : Serbuk amorf. permanganate. . sejuk dan kering. bau aromatis. R = alkil /+ 360. kaolin. Benzalkonium Klorida (Exp:23. nitrat. gel tebal. hidrogen peroksida. atau lempeng gelatin. beberapa campuran karet dan plastik. ZnSO4. kapas. protein. iodida. sulfonamida. surfaktan anionik.

Propilenglikol (FI III .02 : Cairan jernih. tidak berwarna. 5. Larutan air yang disimpan pada wadah polivinil klorida atau poliuretan dapat kehilangan aktivitas antimikrobanya. Air Untuk Injeksi (FI III:96. 4. Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik. Larutannya dapat disimpan pada waktu yang lama pada suhu kamar.1 RB : . tidak berasa. Excipient e-book) Nama resmi Sinonim RM / BM : Prophylene glicol : Propilenglikol. FI IV: 112) Nama resmi Sinonim RM/BM Pemerian : Aqua Sterile Pro Injectionea : Aqua pro injeksi : H2O / 18.Kestabilan : Larutannya stabil pada range pH dan suhu yang luas. Methylglikol : C3H8O2 / 76. terlindung dari cahaya : 5-8 untuk 10% larutannya. 534. tidak berbau. jika disimpan dalam wadah tertutup kapas berlemak harus digunakan 3 hari. Penyimpanan pH : Dalam wadah tertutup baik.

asam piruvat. terlindung dari cahaya. etanol (95%). tidak berbau dengan gula Kelarutan : bercampur dengan aseton. kloroform. Incomp Sterilisasi Penyimpanan : dengan reagen-reagen pengoksidasi seperti KMnO 4 : Autoklav : Dalam wadah tertutup rapat. asam laktat. atau air. Stabilitas : pada temperatur dingin. secara kimia stabil saat bercampur dengan etanol (95%). kental. Larut dalam 1 bagian dalam 6 bagian eter. dan asam asetat. stabil dalam wadah tertutup baik. gliserin & air. gliserin.Pemerian : Jernih. . tidak berwarna. tapi pada suhu tinggi pada tempat terbuka. praktis menjadi cairan. ia akan teroksidasi menghasilkan produk-produk metabolit seperti propinoaldehid. tidak bercampur dengan minyak mineral atau minyak esensial.

1.1 Alat dan Bahan III.1 Alat yang digunakan Alat-alat yang digunakan adalah Batang pengaduk. Botol wadah.1% %b/v = 20 % BM = 336. Labu Erlenmeyer.1 Perhitungan Isotonisitas Na.5% %b/v = 0.1 BM = 360 K=2 K=2 %b/v = 7. Penutup karet.1 BM = 58.21 K = 3 BM = 76.2 Bahan yang digunakan Bahan yang digunakan adalah Natrium metotreksat.44 K=1 K=2 . Gelas Ukur.1.BAB III METODE KERJA III. Benzalkonium klorida. Benzalkoium klorida. Na2EDTA. Otoklaf. dan Kertas timbang III.01% %b/v = 0.diklofenak Benzalkonium Cl Na2EDTA Propilenglikol NaCl BM = 318.2. dan Oven III. Timbangan dan anak timbangan. Aqua pro injeksi. NaCl. Sendok tanduk.2 Perhitungan III.

1 g x 17 x = 0.01 g x 17 x = 0.28 .48 . Ekuivalen NaCl • Natrium Dklofenak = 7.1 108.1 x 3 318.353 • Benzalkonium Cl = 0.4 318.0008 • Na2EDTA = 0.8. Farmakope Belanda g /1000 mL = F g /1000 ml = 0.896 g / 100 ml (Hipertonis) c.031 .0009)] 29.180 g/100 mL (Hipertonis) b.0005 + 2.7.047 + 0.24 x 32 = [0.00005 + 0.4243 + 0.4 + 0.01 x 2 + 20 x 1 + 0. Rumus Catelyn g /100 ml = F - %b/v .6281 + 0.0217 • Propilenglikol = 20 g x 17 x = 8. k M M' k' 58.0071 )] 32 = .88.1 336.14 76.96 g / 1000 ml = .031 .28 %g / 1000 mL .1 x 1.( 0.263 + 0.44 2 g /100 ml = 0.1 336.1 360 76.a.8 +1 x 200 + 1 x 2.24 = [0.22 = .5 g x 17 x = 0.8. k M' M k' 75 x 1.(0.5 x 2 + 0.

+ 8.8555 g .

5 mg Na2EDTA = x 35 mL = 0.5 ml = = = Na.5 mg 70 mg ad 35 mL ad 10 mL (API) 5 ml ad 10 mL (API) 1 mL .5 ml 31.2.035 g = 35 mg Propilenglikol = x 35 mL = 7 g API III.09 g g / 100 mL = 0.5 ml ~ 35 mL x 35 mL = 2.Diklofenak = 30 ml 1.87655 (Hipertonis) III.8.09 g – 8.Untuk 10 mL.3 Pengenceran Benzal Cl 3.2 Perhitungan Bahan Dibuat 3 vial @ 10 ml Kelebihan volume 3 vial @ 0.0035 g = 3.2.8555 = .625 g Benzalkonium Cl = x 35 mL = 0. jumlah NaCl yang dibutuhkan : x 10 mL = 0.

Na2EDTA 35 mg 70 mg ad 10 ml (API) 5 ml .

Larutan dimasukkan dalam vial yang telah dikalibrasi 10. N 8. 11. Sediaan disterilisasi akhir dengan autoklaf suhu 121 0C selama 20 menit. Alat-alat gelas dibebas alkalikan dengan cara direndam dalam HCl panas 0. Disterilkan masing-masing alat sesuai dengan cara sterilisasinya. 9. Disiapkan alat dan bahan yang akan digunakan. Alat-alat dari karet dibebas sulfurkan dengan cara direndam dengan Na2CO3 2% yang mengandung Na Lauril Sulfat 0. lalu ditambahkan benzil alkohol yang sudah dilarutkan dengan air terlebih dahulu 6. Cukupkan volumenya hingga 10 mL Disaring dengan kertas saring bebas serat. 10.3 Cara Kerja 1.1 N selama 30 menit kemudian dibilas dengan air suling.1% selama 15 menit kemudian dibilas dengan air suling. 13.III. 7. 5. 3. 2. 2 ml saringan pertama dibuang. lalu cek pH. 4.1 . Cukupkan volume hingga 80 %nya.1 N atau NaOH 0. 12. Dilarutkan Natrium diklofenak dengan Propilen Glikol untuk injeksi. Diatur pH hingga 8 dengan penambahan HCl 0. Diberi etiket dan dikemas dalam wadah.5 mL Vial ditutup dan disegel.

.

1 Hasil Pengamatan PENGAMATAN Warna kejernihan (ml) Volume Jumlah pH 10. Injeksi adalah sediaan steril berupa larutan.BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN IV. Ada 2 tipe utama untuk injeksi yaitu dosis tunggal dan dosis ganda. Sediaan parenteral memasuki pertahanan tubuh yang memiliki efesiensi tinggi yaitu kulit dan membran mukosa sehingga sediaan parenteral harus bebas dari kontaminasi mikroba dan bahan-bahan beracun dan juga harus memiliki kemurnian yang dapat diterima. . Suatu sediaan parenteral harus steril karena sediaan ini unik yang diinjeksikan atau disuntikkan melalui kulit atau membran mukosa ke dalam kompartemen tubuh yang paling dalam. Dimasukkan ke dalam tubuh dengan menggunakan alat suntik.2 Pembahasan Salah satu bentuk sediaan steril adalah injeksi. emulsi atau suspensi atau serbuk yang harus dilarutkan atau disuspensikan terlebih dahulu sebelum digunakan yang disuntikkan dengan cara merobek jaringan ke dalam kulit atau melalui kulit atau selaput lendir.7 3 8 IV.

Kerugian yaitu kemungkinan terjadinya kontaminasi selama pengambilan isi secara berulang dan penggunaan penutup karet dapat menghilangkan aktivitas pengawet yang digunakan dan kontaminasi partikel karet selama penggunaan berulang. . Dengan keuntungannya yaitu dapat digunakan secara berulang. Vial adalah wadah dosis ganda yang ditutup menggunakan penutup karet atau plastik yang memiliki area tipis yang disebut diafragma dibagian tengahnya yang memungkinkan pengisian dengan jarum hipodermik dan pengambilan dosis yang berulang-ulang pada keadaan yang terpisah tanpa terjadi perubahan kekuatan. dan ankylosin spendytis. Diklofenak digunakan untuk segala macam nyeri juga pada migraine dan encok. memberikan variasi dosis yang dapat diatur sesuai kebutuhan. derivate asam fenil asetat.Pada percobaan kita akan membuat sediaan diklofenak vial. dan kondisi nyeri lainnya seperti kolik ginjal. adalah AINS. kerusakan jaringang sinyoid nartis dan tendonisitis. asam urat akut. musculoskeletal dan kerusakan tulang sendi seperti rheumatoid arthritis. kualitas atau kemurnian bagian yang tertinggal. Diklofenak. Lagipula secara parenteral sangat efektif untuk menanggulangi nyeri kolik hebat (kandung kemih dan kandung empedu). dysmenorrheal. Digunakan dalam bentuk garam natrium untuk menghilangkan nyeri dan inflamasi dalam berbagai kondisi. osteoarthritis. kerusakan jaringan lunak seperti sprains dan strics.

Nyeri. karena perhitungan nilai tonisitasnya menunjukkan hipertonis. Adapun bahan tambahan lainnya seperti bahan pengisotonis maka pada formula vial natrium diklofenak ini tidak diberikan. sehingga tidak memerlukan zat pengisotonis. pengawet yang sesuai dapat digunakan untuk membunuh dan mencegah pertumbuhan mikroba manapun yang didapatkan selama pengambilan suatu dosis. Golongan obat ini menghambat enzim siklooksigenase sehingga konceksi asam arachidonat menjadi PG2 terganggu. Adapun salah satu dari komposisi dari suatu sedíaan bahan tambahan utama adalah pengawet. penderita asma. Dosis yang digunakan adalah intramuscular pada nyeri kolik / serangan encok 1-2 dd 75 mg selama 1-3 hari. untuk membatasi jumlah paparan yang memungkinkan kontaminasi.Diklofenak memiliki aksi farmakologis secara dengan AINS yang lain. Tentunya dari suatu formula vial ádalah hal yang patut jika dilakukan penambahan zat tambahan. Efek samping yang lazim adalah mual dan peningkatan enzim transaminasi. dan wanita hamil. kerusakan jaringan pada daerah yang diinjeksikan ketika diklofenak diberi intramuscular. Pengawet yang digunakan adalah Benzil alkohol yang konsentrasi maksimumnya adalah 2%. . Untuk pengemasan injeksi dalam suatu vial dosis ganda. Kebanyakan aksinya berdasarkan penghambatan sintesis prostaglandin. adakalanya. Natrium diklofenak dikontraindikasikan dengan pasien yang hipersensitif pada obat ini.

Ketika ion-ion dari logam berat dapat menyebabkan peruraian obat dalam larutan digunakan bahan pengkhelat yang mengikat ion dalam kompleks organik akan memberi perlindungan.Sebagai pengkhelat digunakan Na2EDTA. Na2EDTA salah satu yang paling dikenal sebaga pengkhelat. bebas pirogen dan tidak mengandung bahan tambahan. Aqua Pro Injection (API) adalah air murni melalui destilasi atau melalui osmosa balik. . Di formula ini Na2EDTA digunakan sebagai antioksidan golongan pengkhelat. cenderung digunakan sebagai pelarut dalam larutan parenteral yang akan disterilkan setelah penyiapan sediaan akhir.

7 mL.1 Kesimpulan Dari hasil percobaan. diperoleh bahwa satu botol sediaan steril vial Natrium Diklofenak dengan volume 10. V.2 Saran Sebaiknya disediakan bahan agar yang dibuat jurnalnya itulah juga yang dibuat sediaannya. . berwarna bening dan jernih dengan pH 8 yang dibuat dengan metode sterilisasi akhir.BAB V PENUTUP V.

. Jakarta 4. 2.R. 8. Farmakope Indonesia.E. Jakarta. JB Lipicant Co. S. Philadelphia. Tjay. Jakarta. USA. et all. Edisi IV. Burgess Publishing Co.E. Obat-obat Penting. Howard.. A. Gennaro. Depkes RI. T. 1970. 1969. 1986. 1994. “Teori dan Praktik Farmasi Industri”. Edisi IV. L.. 1995. London. dan Kirana Rahardja.. 1998. Sprowl. 3. Jakarta.. Remington's Pharmaceutical Science.. Marck Publishing Company. Remington's Pharmaceutical Science. . 7. 9.. Third Edition. 11.. Lea and Febiger. USA. Jakarta. Handbook of Pharmaceutical Excipient . A.A. King. Ditjen POM.R. 14.dkk. 1971. Easton. 1970. G. Farmakope Indonesia. 20th Ed. The Theory and Practise of Industrial Pharmacy. Parrot. Turco. UI Press. S. Lachman. Ansel. Dispensing of Medication. Pharmaceutical Technology Pharmaceutics. L.R. Depkes RI. 1998. Easton. Kibbe. Bagian Farmakologi FKUI.. 18th Ed. Ditjen POM. USA. 6. J. 12.DAFTAR PUSTAKA 1..H. 10. Fundamental 5. 2000. Philadelphia. 2nd Edition. Edisi V. 1995. Sterile Dosage Forms. Marck Publishing Co. Lea and Febiger.B. The Pharmaceutical Press. Prescription Pharmacy. 1979. Burgess Publishing Co. 2000. Gennaro.H.. Philadelphia. Edisi III. Scoville's:The Art of Compounding. 1984.. Depkes RI. Ninth Edition. Ganiswara. Farmakologi dan Terapi. Marck Publishing Co. Jenkins.L. 13. C.

Martindale E-Book 22. ”Dispensing Of Medication”.. ”Dispensing Of Medication”. 7 th Edition. 1977.J. 16. Churchill Livingstone. Marck Publishing Company. Edinburgh. American Hospital Formulary Service E-Book 23. 3 rd Edition. John. Pharmacy Press. 1978. 20. 1976. Hoover. 32nd Ed. ”Formularium Nasional”. Depkes RI. 2000. USA 21. Ditjen POM RI.K. London. Marck Publishing Company. A. The English anguage Book Society and Bailiere Tindall.. “Pharmaceutical Practice”.Inc. 1994. Jakarta 18. W... USA 17.. 19. 1971. Excipient E-Book . Martin. Martindale The Complete Drug Reference. ”Bentley`s Textbook of Pharmaceutics”. New York.15. Rawlins. Parfitt. Winfield.

170 C. 1700C. Parrot:286 1 jam Autoklaf.15 menit Filtrasi Otoklaf Otoklaf Pustaka FI III:20 Parrot:286 Parrot:286 Watmena:128 Parrot:286 MD Ebook MD EBook Waktu Paraf Mulai Akhir Martindale Ebook 0 Oven. 1 jam Oven.15 menit Otoklaf.1151160C. 1700C. 30 menit Otoklaf MD Ebook . Scoville's:286 1210C. 1 jam Oven. Parrot:286 1210C. 1700C. 1210C. 30 menit Oven.TABEL STERILISASI No Nama Alat/ Bahan 1 Botol 2 3 4 5 6 7 9 10 11 12 13 14 Batang pengaduk Pinset Kertas timbang Sendok tanduk Na diklofenak Benzalkonium klorida Sediaan akhir Erlenmeyer Sarung tangan API Gelas ukur Propilenglikol Metode Sterilisasi Autoklaf. 30 menit Otoklaf. 1 jam Autoklaf. FI IV : 112 0 121 C.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful