You are on page 1of 13

LAPORAN TUTORIAL MODUL 2 BBLR SISTEM REPRODUKSI

Kelompok 2A Tutor : dr. Ida royani Anggota Kelompok :
Rezky Zilviani Marlinda Nurfarmawati Humairah Syahrul El Gufran Saaludin Arsyad Asma Mufidah Al Haddar Ece Nureski Wati Dessy Anggraini Dianata Rahmawati Natasya Uzu Barsela 110 207 0147 110 208 0019 110 208 0146 110 209 0009 110 209 0017 110 209 0019 110 209 0098 110 209 0100 110 209 0140 110 209 0151

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA MAKASSAR 2013

baik dari segi penulisan. Ucapan terimakasih sebesar-besarnya kami berikan kepada tutor kami yang telah membimbing kami selama tutorial. Akhir kata. Memang bukanlah hal yang mudah dalam menyusun laporan ini.KATA PENGANTAR Alhamdulillahirobbil’alamin. tuhan pencipta seluruh alam semesta beserta isinya. teristimewa kepada mereka yang berkenan memberikan kritik dan sarannya. Kami pun menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam pembuatan laporan ini. Harapan kami. karena telah memberikan rahmat dan hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan laporan ini tepat pada waktunya. dan mohon saran. oleh karena itu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. dan teman-teman kelompok 2B yang telah kompak berusaha untuk menyelesaikan laporan ini. namun kami telah berusa semaksimal mungkin dan bersungguh-sungguh dalam menyelesaikannya. Amin ya robbal’alamin. kritik dan masukan dari para pembaca sekalian sehingga dapat meyempurnakan dalam proses pembuatan laporan selanjutnya. semoga laporan ini bermanfaat untuk kita semua. Wassalamualaikum wr wb . yang telah membawa kita semua dari zaman jahiliyah kepada zaman yang terang benderang. kami sangat berterima kasih kepada para pembaca. tak lupa salawat dan salam kami junjungkan kepada Rasulullah SAW. Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT. isi maupun informasi yang terdapat dalam laporan ini. Dalam rangka melengkapi tugas Modul 2 Bayi Berat Lahir Rendah Sistem Reproduksi kami membuat laporan ini.

bayi lebih bulan (BLB)? 3. Dari alloanamnesis diketahui bayi tersebut lahir di bidan praktek swasta 3 hari lalu. bayi cukup bulan (BCB). Bagaimana hubungan prematuritas. Bagaimanakah perspektif islam terhadap BBLR? . Usia kehamilan 8 bulan (32 minggu) Pertanyaan 1. BB 1500 gr 3. Apa sajakah etiologi dan klasifikasi dari BBLR? 4. Apa sajakah ciri-ciri bayi normal? 2. Kata / Kalimat Kunci 1.Skenario 2 Seorang bayi perempuan. Bagaimana penanganan pada BBLR ? 8. Bagaimana pencegahan BBLR ? 9. dengan iketrus ? 6. Apa sajakah penyakit penyerta pada BBLR ? 7. Lahir 3 hari lalu. Bagaimana perbedaan ikterus fisiologis dan ikterus patologis ? 5. dengan berat lahir 1500 gram dengan usia kehamilan 8 bulan saat bayi dilahirkan. Apa yang di maksud dengan bayi kurang bulan (BKB). Bayi perempuan tampak kuning pada wajah dan badannya 2. dirujuk ke unit gawat darurat RS dengan keterangan bayi tampak kuning pada wajah dan badannya.

b. c. Lingkar dada 30 . Mata a. Frekuensi jantung 120 .160 kali/menit f. skrotum sudah ada k.merahan dan licin karena jaringan sub kutan cukup h. rambut kepala biasanya telah sempurna i. mekonium akan keluar dalam 24 jam pertama. Reflek morrow atau gerak memeluk bila dikagetkan sudah baik m. Panjang badan 48 .Laki – laki testis sudah turun. jika tidak ada maka menunjukkan adanya kerusakan pada saraf cranial.4000 gram b. Ciri-ciri bayi normal a. Eliminasi baik.38 cm d.Perempuan labia mayora sudah menutupi labia minora. Kuku agak panjang dan lemas j.60 40 kali/menit g. Glabela Ketukan halus pada glabela (bagian dahi antara 2 alis mata) menyebabkan mata menutup dengan rapat. Pupil Pupil kontriksi bila sinar terang diarahkan padanya. . Berat badan 2500 . Rambut lanugo tidak terlihat. Reflek graps atau menggenggan sudah baik n.Jawaban 1. Berkedip atau reflek corneal Bayi berkedip pada pemunculan sinar terang yang tiba – tiba atau pada pandel atau obyek kearah kornea. mekonium berwarna hitam kecoklatan  Reflek – Reflek Fisiologis 1.35 cm e.52 cm c. Genitalia. Reflek hisap dan menelan sudah terbentuk dengan baik l. Pernafasan ± . Kulit kemerah . Lingkar kepala 33 . harus menetapkan sepanjang hidup. reflek ini harus sepanjang hidup.

3. Menguap Respon spontan terhadap panurunan oksigen dengan maningkatkan jumlah udara inspirasi. Menghisap Bayi harus memulai gerakan menghisap kuat pada area sirkumoral sebagai respon terhadap rangsangan. Muntah Stimulasi terhadap faring posterior oleh makanan. reflek ini harus terus ada sepanjang hidup. biasanya ada setelah hari pertama lahir. harus hilang pada usia kira – kira 3 -4 bulan. seperti pada saat tidur. f. d. b. Babinski Tekanan di telapak kaki bagian luar kearah atas dari tumit dan menyilang bantalan kaki menyebabkan jari kaki hiperektensi dan haluks dorso fleksi c. Mulut dan tenggorokan a. Masa tubuh 1) Reflek moro Kejutan atau perubahan tiba – tiba dalam ekuilibrium yang menyebabkan ekstensi dan abduksi ekstrimitas yang tiba –tiba serta mengisap jari dengan . Batuk Iritasi membrane mukosa laring menyebabkan batuk. hisapan atau masuknya selang harus menyebabkan bayi mengalami reflek muntah. bahkan tanpa rangsangan sekalipun. harus menetap sepanjang hidup. Rooting Menyentuh dan menekan dagu sepanjang sisi mulut akan menyebabkan bayi membalikkan kepala kearah sisi tersebut dan mulai menghisap. Ekstrimitas a. c. reflek ini harus menetap sepanjang hidup. e.2. Ekstrusi Bila lidah disentuh atau ditekan bayi merespon dengan mendorongnya keluar harus menghilang pada usia 4 bulan. reflek ini harus tetap ada selama masa bayi. Menggenggam Sentuhan pada telapak tangan atau telapak kaki dekat dasar kaki menyebabkan fleksi tangan dan jari b.

kepala dipalingkan ke salah satu sisi.jari telunjuk dan ibu jari membentuk “C” diikuti dengan fleksi dan abduksi ekstrimitas. c. maka berat badan menurut usia kehamilan dapat digolongkan sebagai berikut: a. 4) Neck – righting Jika bayi terlentang. Setiap bayi baru lahir (prematur. Istilah lain yang dipergunakan . Berdasarkan kurva tersebut. bahu dan batang tubuh membalik kearah tersebut dan diikuti dengan pelvis 5) Inkurvasi batang tubuh (gallant) Sentuhan pada punggung bayi sepanjang tulang belakang menyebabkan panggul bergerak kea rah sisi yang terstimulasi. 2. term. Sesuai Masa Kehamilan (SMK) yaitu jika bayi lahir dengan BB diantara persentilke-10 dan ke-90. b. Disebut juga kecil untuk masa kehamilan (KMK). Kecil Masa Kehamilan (KMK) yaitu jika bayi lahir dengan BB dibawah persentilke-10. matur. kaki dapat fleksi dengan lemah. lengan dan kakinya akan berekstensi pada sisi tersebut dan lengan yang berlawanan dan kaki fleksi. Besar Masa Kehamilan (BMK) yaitu jika bayi lahir dengan BB diatas persentil ke-90 pada kurva pertumbuhan janin Dismaturitas yaitu bayi dengan berat badan kurang dari berat badan seharusnya utnuk masa gestasi itu. Dapat terjadi pada masa pre-. 2) Startle Suara keras yang tiba – tiba menyebabkan abduksi lengan dengan fleksi siku tangan tetap tergenggam 3) Tonik leher Jika kepala bayi dimiringkan dengan cepat ke salah sisi. Penyesuaian antara umur kehamilan dengan berat badan bayi baru lahir disebutkan dalam batas normal apabila berada dalam percentile 10 sampai persentil 90 dalam kurva Battaglia dan Lubchenco. postmatur) mungkin saja mempunyai berat yang tidak sesuai dengan masa gestasinya. dan post-term.

SMK) (Gram) 5000 4750 4500 4250 4000 3750 3500 3250 3000 2750 2500 2250 2000 1750 1500 1250 1000 750 500 24 26 28 30 KB 32 34 36 37 38 40 CB 42 44 LB 46 PERSENTIL KE 10 PERSENTIL KE 90 B M K S M K K M K (gambar 1) 3. Etiologi Penyebab terbanyak terjadinya BBLR adalah kelahiran prematur. Faktor plasenta seperti penyakit vaskuler. Etiologi dan klasifikasi BBLR a. Berdaharkan data pasien di atas di ketahui bb :1500gr usia kehamilan 32 minggu ( 8 bulan ) maka dapat di simpulkan bayi di skenario ini adalah bayi kurang bulan.untuk menunjukkan KMK adalah IUGR (intrauterine growth retardation = retardasi pertumbuhan intrauterin). pre-eklamsia berat. Faktor ibu yang lain adalah umur. kehamilan kembar/ganda. dan lain-lain.1 Faktor Ibu : a. serta faktor janin juga merupakan penyebab terjadinya BBLR. Komplikasi pada kehamilan : Komplikasi yang tejadi pada kehamilan ibu seperti perdarahan antepartum. paritas. anaemia. infeksi TORCH. dan kelahiran preterm. dan lain-lain. sipilis. b. eklamsia. 1. Penyakit : Seperti malaria. sesuai masa kehamilan ( BKB. .

Kecepatan peningkatan kadar Bilirubin tak melebihi 5 mg % per hari Kadar Bilirubin direk kurang dari 1 mg % .Kecil Masa Kehamilan ( BCB-KMK) Bayi Kurang Bulan:  Sesuai Masa Kehamilan (prematur murni) : BKB – SMK Kecil Masa Kehamilan : BKB . Ikterus fisiologis adalah Ikterus yang memiliki karakteristik sebagai berikut (Hanifa. hidramion. kehamilan kembar/ganda (gemeli). Kejadian terdekat ialah pada usia antara 26 – 35 tahun.c. Faktor Lingkungan : Yang dapat berpengaruh antara lain. d. radiasi. ibu pecandu alkohol dan ibu pengguna narkotika. Usia ibu dan paritas : Angka kejadian BBLR tertinggi ditemukan pada bayi yang dilahirkan oleh ibu-ibu dengan usia < 20 tahun. Perbedaan ikterus fisiologis dan patologis 1. tempat tinggal di daratan tinggi. 1987):     Timbul pada hari kedua-ketiga Kadar Biluirubin Indirek setelah 2 x 24 jam tidak melewati 15 mg% pada neonatus cukup bulan dan 10 mg % pada kurang bulan. kelainan kromosom. sosio-ekonomi dan paparan zat-zat racun. 1. Berdasarkan umur kehamilan :   Bayi Cukup Bulan .<1500g Extremely Low Birth Weight (ELBW) dimana berat badan bayi baru lahir <1000 g b. Ikterus Fisiologis Ikterus pada neonatus tidak selamanya patologis. b. Klasifikasi a.Kecil Masa Kehamilan (BLB-KMK) 4. dan multigravida yang jarak kelahiran terlalu dekat.2 Faktor Janin : Prematur.<2500 g Very Low Birth Weight (VLBW) dimana berat badaan bayi baru lahir 1000 g . Factor kebiasaan ibu : Faktor kebiasaan ibu juga berpengaruh seperti ibu perokok. Berdasarkan Berat Badan : Low Birth Weight (LBW) dimana berat badannya 1500 .KMK Bayi Lebih Bulan .

  Ikterus hilang pada 10 hari pertama Tidak terbukti mempunyai hubungan dengan keadan patologis tertentu 2. segera setelah bayi baru lahir. dan adekuat.  Perdarahan Intraventrikuler Perdarahan spontan di ventrikel otak lateral biasanya disebabkan oleh karena anoksia otak. 5. Biasanya terjadi bersamaan dengan pembentukan membrane hialin pada paru. Sayang sekali sering tidak mungkin membedakan dyspnea yang disebabkan oleh perdarahan otak ini dengan yang disebabkan oleh sindrom gangguan pernapasan idiopatik.  Fibroplasia Retrolental . dan 15 mg % pada bayi kurang bulan. Kelainan ini biasanya hanya ditemukan pada otopsi. Brown menetapkan Hiperbilirubinemia bila kadar Bilirubin mencapai 12 mg% pada cukup bulan. Dr 6. Penyakit penyerta pada BBLR  Asfiksia Neonatorum Asfiksia neonatorum merupakan suatu keadaan dimana bayi tidak dapat secara spontan. teratur. Ikterus Patologis / Hiperbilirubinemia Adalah suatu keadaan dimana kadar Bilirubin dalam darah mencapai suatu nilai yang mempunyai potensi untuk menimbulkan Kern Ikterus kalau tidak ditanggulangi dengan baik. Penyakit ini dapat dicegah dengan perawatan baik.  Pneumonia Aspirasi Sering ditemukan pada bayi premature karena refleks menelan dan batuk belum sempurna. Utelly menetapkan 10 mg% dan 15 mg%. atau mempunyai hubungan dengan keadaan yang patologis.  Sindrom Gangguan Pernapasan Idiopatik Disebut juga penyakit membrane hialin karena pada stadium terakhir akan terbentuk membrane hialin yang melapisi alveolus paru.

Dengan menggunakan oksigen dalam konsentrasi tinggi. Berikan makanan dini early feeding untuk menghindari terjadi hipoglikemi. 1. bila > 60x /menit lakukan foto thorak.5 – 37. c. d. Pemberian cairan dan nutrisi bila tidak ada masalah pernafasan dan keadaan umum baik: 1. Suhu tubuh dijaga pada 36. Awasi keseimbangan cairan. Stadium akut penyakit ini dapat terlihat pada umur 3-6 minggu dalam bentuk dilatasi arteri dan vena retina. Kemudian setelah bayi bernapas dengan udara biasa lagi. akan terjadi vasokonstriksi pembuluh darah retina. Berikan instruksi sesuai dengan masa pernafasan yang didapat. Motivasi pemberian ASI. f. Mengusahakan nafas pertama dan seterusnya. b. Penanganan BBLR Setelah bayi dilahirkan maka segera dilakukan 1. c.3 Tindakan Umum : a. tekanan darah).4 Tindakan Khusus : a. Periksa reflek hisap dan menelan. Periksa kadar gula darah 8 – 12 jam postnatal. Kelainan ini biasanya terlihat pada bayi yang berat badannya kurang dari 2 kg dan telah mendapat oksigen dengan konsentrasi tinggi (lebih dari 40 %). . Awasi Frekuensi pernafasan pada 24 jam pertama untuk mengetahui sindroma aspirasi mekonium. 4. Membersihkan jalan nafas. pembuluh darah ini akan mengalami vasodilatasi yang selanjutnya akan disusul dengan proliferasi pembuluh darah baru secara tidak teratur. Pantau sirkulasi dengan tepat ( denyut jantung. 2. 3. Setiap jam hitung frekuensi pernafasan. g.5 0C pengukuran aksila.Penyakit ini terutama ditemukan pada bayi premature dan disebabkan oleh gangguan oksigen yang berlebihan. 7. Perawatan tali pusar dan mata. b. e.

Cara kerja aseptic. 2. vitamin dan mineral. Tindakan pencegahan infeksi : 1. d. Ibu hamil yang diduga berisiko. 8. Perlu dukungan sektor lain yang terkait untuk turut berperan dalam meningkatkan pendidikan ibu dan status ekonomi keluarga agar mereka dapat meningkatkan akses terhadap pemanfaatan pelayanan antenatal dan status gizi ibu selama hamil. Pencegahan BBLR Pada kasus bayi berat lahir rendah (BBLR) pencegahan/ preventif adalah langkah yang penting. Melarang petugas yang menderita infeksi masuk ketempat bayi dirawat. i. dipantau dan dirujuk pada institusi pelayanan kesehatan yang lebih mampu. tanda tanda bahaya selama kehamilan dan perawatan diri selama kehamilan agar mereka dapat menjaga kesehatannya dan janin yang dikandung dengan baik. Penyuluhan kesehatan tentang pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim. terutama faktor risiko yang mengarah melahirkan bayi BBLR harus cepat dilaporkan. 4. c. Hal-hal yang dapat dilakukan : a. Pemberian nutrisi intravena jika ada indikasi. nutrisi yang dapat diberikan meliputi : karbohidrat.5. Hendaknya ibu dapat merencanakan persalinannya pada kurun umur reproduksi sehat (20-34 tahun). 3. lemak. Meningkatkan pemeriksaan kehamilan secara berkala minimal 4 kali selama kurun kehamilan dan dimulai sejak umur kehamilan muda. Berikan multivitamin jika minum enteral bias diberikan secara kontinyu. h. . Mencegah pendarahan berikan vitamin K 1minggu dalam sekali pemberian. b. Mencegah terlalu banyak bayi dalam 1 ruangan. asam amino. cuci tangan sebelum dan sesudah memegang bayi. Membatasi tindakan seminimal mungkin. 6.

” (Al-Baqarah: 233). Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain. jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur). kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi. QS. hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah. . maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah. agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim. apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan. Dan kamu lihat bumi ini kering. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun. Perspektif islam a. kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan. Al-Baqarah : 233 (Hak menyusui pada seorang anak ْ‫ل ا‬ ْ ‫َا‬ ْ‫ر‬ َ ‫ه‬ َّ‫ٍه‬ َ َ َ ‫ضا‬ َ ‫را‬ َ َ‫َال‬ ْ َ‫مل‬ ْ َ‫ُل‬ ْ ُ‫ُالِدَاتُ ي‬ َّ ‫م ال‬ ُ ُ‫زق‬ َ ‫ر‬ َ َ‫مهْ أ‬ َ َّ‫دٌُه‬ ِ ُُ‫ُل‬ ْ‫م‬ ِ ‫كا‬ ْ‫ح‬ ْ َ‫ضعْهَ أ‬ ِ ‫ر‬ َ َ ‫عة‬ َ‫ل‬ َ َّ ِ‫د أَن يُت‬ ِ ًَُ‫د ل‬ ِ ‫ي‬ ِ ‫ي‬ َ‫ل‬ َ ‫ع‬ َ ِ‫ه ل‬ ْ ْ ‫ٍهَّ بِا‬ َ ُ‫َف الَ ت‬ ‫علَى‬ َ َ َ ِ‫َال‬ ْ َ ْ‫م‬ ْ ‫ك‬ َّ ‫ضآ‬ ٌ ‫كلَّفُ وَف‬ ُ‫ع‬ ُ ُ‫ُت‬ َ ُ‫ٍا الَ ت‬ َ ‫ع‬ َ‫س‬ ِ‫د‬ ِ َ‫ُل‬ ْ‫م‬ ِ َ‫ُل‬ ِ ‫ر‬ َِ ُ َّ‫س إِال‬ َ ‫ي‬ َ ِ‫ُلُُدُُُ لًَُّ ب‬ َ ‫دٌَا‬ َ ِ‫دةُ ب‬ َ ‫ر‬ َ‫س‬ َ َ َ‫َال‬ َ‫ل‬ َ َ َ ْ َ َ َ ْ ْ‫م‬ ‫م أن‬ ْ‫ر‬ َ ‫اح‬ ْ َ‫عل‬ ُ َ‫ر فال‬ ُ ‫ى‬ َ ‫َإِنْ أ‬ َ َ‫جى‬ َ ‫صاالً عَه ت‬ َ ِ‫رادَا ف‬ َ ‫ل ذلِكَ فإِنْ أ‬ ِ ‫ث‬ ِ ‫ر‬ ُ ‫َتَشَا‬ َ ‫ما‬ َ ‫ما‬ َ ‫ال‬ ْ ُ‫دت‬ ٍ َ ِّ ‫ض‬ ٍ ‫َرا‬ ِ ‫ي‬ ُ ‫مث‬ ِ ‫ُا‬ ٍَ ٍَ َ َ َ َ ْ َّ ُ‫ي‬ ُ‫د‬ ‫ما‬ ْ ‫َا‬ َ ‫اح‬ َ َ‫َال‬ ْ‫م‬ ْ َ‫ءات‬ ْ َ‫عل‬ ْ ‫ست‬ ْ َ‫ت‬ ُ‫ع‬ ُ َ‫م فال‬ ُ‫ض‬ َ ‫مآ‬ َ ‫م إِذا‬ َ َ‫جى‬ ِ ‫ر‬ ْ ‫عُا أ‬ ِ ‫َر‬ َ َ‫َاتَّقُُا هللا‬ َ ‫َف‬ ْ ‫سل‬ ْ‫ك‬ ْ‫ك‬ َّ ‫متُم‬ ُ َ‫عل‬ َ ِ‫مُا أنَّ هللاَ ب‬ َ ‫يتُم بِال‬ ُ }322{ ُُ‫ير‬ ْ َ‫ت‬ ُ ‫ص‬ ِ َ‫ملُنَ ب‬ َ‫ع‬ Artinya : “Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh. dan warispun berkewajiban demikian. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya. maka tidak ada dosa atas keduanya. kemudian apabila telah Kami turunkan air atasnya. Al-Hajj :5 ْ ُّ‫مىى‬ ْ ‫مى‬ ْ َ ‫خل‬ ُ ُ ‫قىَب‬ َ ‫عثِفَإِوَّب‬ ْ َ‫َبلب‬ ْ‫ر‬ ‫سإِن‬ ُ ‫يَبأَيُّهَبالىَّب‬ ‫مفِي‬ ََّّ ُ‫رابٍث‬ ‫م‬ ََّّ ُ‫تث‬ ‫م‬ ٍ َ‫طف‬ ْ ُ‫كىت‬ َ ُ‫مىت‬ َ ِ ِّ ‫كم‬ ِّ ٍ‫يب‬ َ َ َ َّ َّ ُ ُ ُ ُ ْ ِّ ْ ُ‫ك‬ ُ ًّ ُ ْ ُ ْ ُ ُ ُ َ ُ َ ُ َ َ َ َ َّ َ َ َ َ َ َ َ ْ ْ‫ر‬ ْ‫ض‬ َّ ‫مى‬ َّ ‫ملِتبلغىاأشذ‬ ُ ‫ر‬ َُّّ ٍ‫جل‬ ٍ ‫مخلق‬ ٍ ‫مخلق‬ ٍ‫م غ‬ ٍ ‫علق‬ ْ‫ك‬ ْ ‫جك‬ َ ‫م‬ َ ‫مبوشَبءإِلىأ‬ َ ‫ىوقِرُّ فِيبْل‬ ْ ‫تلىبَيِّىلك‬ َ ‫مى‬ َّ ‫طفًلث‬ َّ ‫مًّىث‬ ّ‫س‬ ُّ ‫ت‬ ُّ ‫مى‬ َّ ‫تث‬ ِ‫ى‬ ِ ‫م‬ ِ ‫حب‬ ُ ‫ْر‬ ِ‫م‬ ِ َ‫م‬ َ‫م‬ َ‫ت‬ َ‫م‬ ِ ‫مىخ‬ ِ ‫وغي‬ َ ْ ْ َ َ ْ ْ َ َّ ْ ْ ْ ْ ُ َّ َ َ َ َ َ ًّ ًّ َ ْ َ َ ُّ َ َ َ َ‫وس‬ ْ ْ‫ر‬ ْ ْ ْ ْ‫ر‬ ‫مه‬ َّ ِ ‫ذةفإ‬ ُ ‫ِلل‬ َ ‫راأ لىَب‬ َ‫م‬ ٍ ‫عل‬ َ‫ى‬ َ ‫َرىبْل‬ َ ‫بوت‬ َ ُ‫مىي‬ َّ ‫مىكم‬ َّ ‫م‬ ِ ‫ىأوبَتت‬ ِ ‫ضهَب‬ ِ ‫ذ‬ ِ ‫مىبَع‬ ِ‫م‬ ُ‫ع‬ ِ ‫ردإِلىأ ر‬ ِ‫ى‬ َ ‫ربَت‬ َ ‫مبءاْتست‬ َ ‫مشيئ‬ َ ‫َىفى‬ َ ‫مىيُت‬ َ ‫عليهَبال‬ َ ‫رلِكيًْليَعل‬ ِ ‫م‬ ِّ ُ َ َّ ‫يج‬ ‫ه‬ ‫ب‬ ‫ج‬ ‫س‬ ‫ل‬ ‫ك‬ ٍ ِ َ ٍ ْ‫و‬ Artinya : “Hai manusia. kemudian dari setetes mani. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf. kemudian dari segumpal darah. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan. supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya.” b. maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. QS.9.

Karena itu Allah ْ َ‫كلَّفُ َّو‬ َ ُ‫“ }ِلَ َّت‬Seseorang tidak dibebani melainkan menurut ْ ‫و‬ berfirman. Ini juga menunjukkan bahwa apabila masih dalam ikatan pernikahan. { َّ ‫ُه‬ ‫س‬ ‫ك‬ َ ِ‫و‬ َ َّ ‫ُه‬ ِ ْ ْ‫م‬ َّ ‫ُوف‬ ِ ‫عر‬ َ ‫“ }بِبل‬memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf”. sesuai kondisinya. Ini mencakup (semua) baik yang masih dalam ikatan pernikahan dengan suaminya maupun yang telah diceraikan. { َُّ‫د َّلَه‬ َ ‫و‬ ِ ‫مىْ لُى‬ َ } “Dan َ ‫ىَّال‬ ْ‫ر‬ َّ ‫ْىتُه‬ َّ ‫زقُه‬ diwajibkan atas orang yang dilahirkan untuknya”. Tidaklah seorang yang fakir dibebankan untuk memberikan nafkah seperti nafkahnya orang yang kaya. dan tidak pula seorang yang tidak punya apa-apa hingga dia mendapatkannya .… ْ‫ح‬ Artinya : “Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan. { َّ ‫عهَب‬ ُ َّ َّ‫فسٌ َّإِِل‬ َ‫س‬ kadar kesanggupannya”.… ‫را‬ َ َ‫صالًُُ ثَالَثُُن‬ ْ ‫ش‬ ًٍ َ ِ‫َف‬ َ َ َ ًُُ‫مل‬ َ . yaitu ayah.” (Al-Ahqaf: 15). memberi nafkah dan pakaian yaitu upah bagi pekerjaan menyusui yang dilakukannya. suaminya wajib memberi nafkah dan pakaian. Artinya. QS Al-Ahqaf : 15 }51{. maka seorang ayah wajib memberinya makan. Bahwa masa kehamilan yang paling sedikit adalah enam bulan dan bahwa ْ َ ‫عل‬ mungkin saja dalam tempo secepat itu terlahir seorang bayi..