You are on page 1of 25

PETUNJUK TEKNIS

PENYELENGGARAAN PROGRAM BEASISWA S2 BAGI GURU MTs, MA DAN KEPALA MADRASAH

SUB DIREKTORAT PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DIREKTORAT PENDIDIKAN MADRASAH DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM KEMETERIAN AGAMA RI TAHUN 2013

DAFTAR ISI Bab I Pendahuluan A. Pendahuluan B. Landasan Hukum C. Pengertian Umum D. Tujuan E. Sasaran F. Cakupan Bantuan Bab II Manajemen Program A. Penyelenggara Program Beasiswa B. Fungsi dan Kewenangan Penyelenggara Program Beasiswa C. Persyaratan dan Mekanisme Penetapan Perguruan Tinggi Mitra Penyelenggara D. Hak dan KewajibanPenyelenggara Program E. Pola Kerjasama Bab III Mekanisme Pemberian Beasiswa S-2 A. Pendahuluan B. Sasaran C. Program Studi D. Persyaratan Peserta E. Seleksi F. Hak dan Kewajiban Peserta Penerima Bantuan Biaya Pendidikan G. Komponen Biaya Operasional program H. Penghentian Bantuan BS Bab IV Monitoring dan Evaluasi (Monev) A. Rasional, Definisi, dan Kegunaan B. Tujuan C. Sasaran D. Komponen-komponen Monev E. Pelaksana F. Mekanisme G. Pelaporan Bab V Penutup Lampiran-lampiran 1. Lampiran 1 (Rekap Pendaftaran Penerima Beasisw) 2. Lampiran 2 (Formulir Pendaftaran) 3. Lampiran 3 (Surat Pernyataan) 4. Lampiran 4 (Surat Persetujuan) 5. Lampiran 5 (Tanda Peserta Ujian) 1 1 3 3 3 4 5 5 6 8 10 11 11 11 12 13 14 15 15 16 16 16 16 16 17 17 17 18 20 21 22 23 24

1

Untuk dapat memenuhi pemerataan akses. terutama pendidikan guru. Kualitas dan profesionalisme guru memiliki kontribusi besar bagi keterjaminan proses pendidikan yang bermutu di madrasah. upaya yang selama ini dilakukan adalah peningkatan mutu sumberdaya manusia di lingkungan madrasah. peningkatan mutu dan relevansi pendidikan yang mampu menghadapi tantangan kehidupan lokal. Untuk itulah.BAB I PENDAHULUAN A. Bagaimanapun. Mutu pendidikan di madrasah dapat terwujud jika tenaga pendidik memiliki profesionalisme yang tinggi. Padahal. diharapkan akan terciperguruan tinggia layanan mutu pendidikan yang memadai yang pada gilirannya mampu melahirkan lulusan siswa/siswi madrasah yang berprestasi tinggi dan memiliki daya saing. serta untuk menjamin perluasan dan pemerataan akses. Upaya peningkatan mutu pendidikan pada level proses maupun hasil pendidikan di lingkungan madrasah tentu saja menjadi wilayah kerja Direktorat Pendidikan Madrasah. kualitas akademik guru yang kondusif berimplikasi langsung bagi tumbuhnya kreatifitas dan kompetensi guru dalam meningkatkan mutu pendidikan di madrasah. Begitu juga aktifitas akademik akan dapat dilakukan secara lebih produktif ketika kapabilitas guru didukung dengan kualifikasi akademik yang memadai. mutu dan relevansi pendidikan tersebut diperlukan tenaga-tenaga pendidik/guru yang memiliki kualifikasi dan kompetensi karena guru mempunyai fungsi. kecerdasan dan kesadaran hidup peserta didik dalam hidup berbangsa dan bernegara. dan berakhlak mulia serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan adanya jaminan kualitas bagi guru tersebut. Pendahuluan Sejalan dengan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 bahwa pembangunan nasional dalam bidang pendidikan adalah upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kualitas manusia Indonesia yang beriman. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui Direktorat Pendidikan Madrasah memberikan kesempatan kepada para guru untuk memperoleh beasiswa agar dapat melanjutkan studi ke jenjang S2 pada perguruan tinggi yang ditetapkan. program-program terstruktur untuk peningkatan mutu guru seringkali terabaikan. keberadaan mereka menjadi ujung tombak bagi keberhasilan pendidikan di madrasah. Namun yang menjadi salah satu persoalan yang banyak dihadapi madrasah dalam meningkatkan kapabilitas dan profesionalisme para guru adalah adanya keterbatasan dana. Selain penguatan capasity building. melalui kinerja merekalah layanan pendidikan bagi peserta didik di madrasah dapat dilakukan secara operguruan tinggiimal. Sehingga. Karena. dalam rangka melakukan peningkatan mutu guru di lingkungan madrasah. 2 . dan kedudukan yang sangat strategis terhadap penanaman sikap. bertakwa. peran. dan global. nasional. Dalam pelaksanaan program ini ditunjuk beberapa perguruan tinggi yang bertanggung jawab untuk menyelenggarakan program beasiswa tersebut.

6. Peraturan Presiden RI Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan. 9. 4.B. Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama.05/2010 tentang Penyelesaian Tagihan Atas Beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara pada Satuan Kerja. Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 81/PMK. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagimana telah diubah terakhir Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2012 Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden RI Nomor 54 Tahun 2010 Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301). 5. 3. 1.. Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-66/PB/2005 tentang Mekanisme Pelaksanaan Pembayaran Atas Beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Keputusan Presiden RI Nomor 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelakanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sebagaimana telah diubah beberapa kali. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4586). Tugas. 12. 3 . Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 134/PMK. Undang-undang Nomor . Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78. Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 170/PMK. tentang dengan tentang tentang 8. Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2006 tentang Mekanisme Pelaksanaan Pembayaran Atas Beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara di lingkungan Kementerian Agama.. Landasan hukum Program dan kegiatan bantuan ini berpedoman pada peraturan perundang-undangan sebagai berikut. 11. 13. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286).06/2005 tentang Pedoman Pembayaran dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. terakhir dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2004. 2. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47. 10. Undang-undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157... tahun 2012 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2013. 7.. dan Fungsi Kementerian Negara Republik Indonesia serta Susunan Organisasi.. Tugas dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara.05/2010 tentang Belanja Bantuan Sosial pada Kementerian Negara/Lembaga.

dan f. Guru Tetap Yayasan yang mengajar pada madrasah swasta (MTsS atau MAS). 15. Meningkatkan pelayanan pendidikan yang bermutu.. 4. dan profesionalitas guru madrasah di lingkungan Kementerian Agama sebagai bagian dari peningkatan mutu. mutu. Meningkatkan daya saing madrasah di antara satuan pendidikan lain yang sejenis dan sederajat. Meningkatkan rasa percaya diri guru mata pelajaran. dan profesionalitas guru madrasah di lingkungan Kementerian Agama agar dapat menunjang peningkatan mutu. Tujuan Umum Meningkatkan kualifikasi. dan daya saing pendidikan. kompetensi. d. b.14. Sasaran Sasaran program adalah: 1. Meningkatkan kualifikasi dan kompetensi guru mata pelajaran. mutu kompetensi. 3. Meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa madrasah. Guru Bukan PNS yang mengajar pada madrasah negeri (MTsN atau MAN) 4 ./2013 tanggal .0/-/2009 Tanggal 31 Desember 2012. Tujuan Program Beasiswa a.0/025-04.I/.. Tujuan khusus a. Januari 2013 tentang Petunjuk Teknis Pembayaran Dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun Anggaran 2013. D. Membangun citra madrasah yang berkualitas dan berdaya saing. b. C. Guru PNS Kementerian Agama yang mengajar pada MTs atau MA. Pengertian Program Beasiswa S-2 Program beasiswa S2 adalah program pemberian bantuan studi S2 dalam upaya untuk meningkatkan kualifikasi.. yaitu yang bersangkutan dibebaskan dari tugas pokoknya sebagai guru selama dua tahun (empat semester) dan kembali lagi melaksanakan tugas pokoknya setelah program selesai. relevansi. c. E. dan daya saing pendidikan madrasah. 2.. relevansi. Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemeterian Agama Nomor Dj. e. Status peserta program adalah tugas belajar. Guru PNS instansi lain yang diperbantukan atau dipekerjakan pada MTs atau MA. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Tahun Anggaran 2013 Nomor 0004.

3. tahun akademik 2013/2014 dan 2014/2015. 5 . Bantuan Sumber Belajar. dan 4. Bantuan transport pergi dan pulang satu kali perjalanan selama studi. di perguruan tinggi yang mengikat kerjasama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam ditunjuk yang meliputi: 1. Biaya Pendidikan.F. 2. Cakupan Bantuan Beasiswa yang diberikan adalah bantuan untuk studi S-2 selama 2 (dua) tahun atau 4 (empat) semester. Living Cost.

h. IAIN Imam Bonjol. Menentukan kuota calon penerima beasiswa. Menyediakan anggaran pembiayaan program beasiswa. Universitas Negeri Malang (UM). yang masing-masing bertindak sebagai berikut. dan IAIN Antasari. Pengelola Program a. yaitu Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dengan Perguruan tinggi (PERGURUAN TINGGI). c. Organisasi Penyelenggara program Beasiswa Penyelenggaraan program beasiswa S2 untuk guru madrasah dilakukan melalui kerjasama dua pihak. Universitas Negeri Semarang (UNNES). b. Menetapkan daftar penerima beasiswa. Secara operasional. Kementerian Agama RI. j. d. B. Menentukan kuota untuk tiap-tiap perguruan tinggi penyelenggara program. Perguruan tinggi tersebut adalah Universitas Negeri Jaakarta (UNJ). 2. Fungsi dan Kewenangan Penyelenggara Program Beasiswa Dalam kerja sama operasional (KSO). pengelolaan program beasiswa S2 dilaksanakan oleh Direktorat Pendidikan Madrasah. Sub Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Pengelola program. Menyusun tindak lanjut hasil monev (rekomendasi) untuk dilaksanakan oleh pengelola dan penyelenggara program beasiswa. Jakarta. Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU). e.p. Melakukan monitoring dan evaluasi (monev) secara berkala terhadap perguruan tinggi pelaksanaan program beasiswa. Memberhentikan beasiswa secara sepihak secara menyeluruh jika Penyelenggara program melakukan penyimpangan dan/atau pelanggaran terhadap kesepakatan yang dibuat oleh para pihak atau perundang-undangan yang berlaku. 1. g. Universitas Negeri Surabaya (UNESA). u. i. 6 . Menentukan dan menetapkan perguruan tinggi penyelenggara program beasiswa. para pihak memiliki fungsi dan kewenangan sebagai berikut: 1. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). yaitu Perguruan tinggi (perguruan tinggi agama Islam atau perguruan tinggi umum) yang terpilih sebagai mitra penyelenggara tempat mahasiswa mengikuti perkuliahan. Menyiapkan petunjuk teknis dan rancangan operasional untuk menjadi pedoman penyelenggaraan program beasiswa. f. Padang. Penyelenggara program. Menyebarluaskan informasi tentang beasiswa S2 untuk guru madrasah. Banjarmasin. yaitu Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.BAB II MANAJEMEN PROGRAM BEASISWA S2 A.

2. efektif. dan akuntabel dengan ketentuan keseluruhan biaya satuan yang diajukan tidak melebihi pagu yang disediakan oleh Pengelola Program sebesar Rp 31. dan 3) bahasa Arab (khusus untuk calon peserta program studi keagamaan dan bahasa Arab). j. Menyampaikan rancangan anggaran dan biaya (RAB) dengan prinsip efisien. termasuk untuk living cost. Menyampaikan hasil seleksi administratif dan akademik kepada pengelola program. Menjalankan rekomendasi yang diberikan oleh Pengelola program dalam mensukseskan penyelenggaraan program beasiswa. Memberhentikan beasiswa secara sepihak secara per orangan jika penerima beasiswa melakukan penyimpangan dan/atau pelanggaran terhadap kesepakatan yang dibuat atau perundang-undangan yang berlaku. e. Melakukan penjaminan mutu. Menjamin terselenggaranya program secara berkualitas. Melaksanakan seleksi administratif dan akademik terhadap calon peserta. dan tepat waktu. c. ataupun perundang-undangan yang berlaku. k. d. Melaporkan kepada Pengelola Program terhadap peserta program yang terbukti melakukan penyimpangan dan/atau pelanggaran terhadap ketentuan yang dibuat oleh Pengelola Program. h. Penyelenggara program a.000.(tiga puluh satu juta rupiah) per tahun. Bersama-sama dengan Pengelola Program menginformasikan program ini melalui berbagai media yang diperlukan. Menyelenggarakan tes masuk calon penerima beasiswa (tes tertulis) yang meliputi: 1) tes potensi akademik. f.k.. C. 2) bahasa Inggris. akuntabel. transparan. Kriteria dan Mekanisme Penetapan Perguruan Tinggi Mitra Penyelenggara program Penetapan perguruan tinggi mitra dilakukan dengan mempertimbangkan kriteria dan mengikuti mekanisme sebagai berikut: 7 . g.000. Penyelenggara Program. b. i. Menyiapkan soal untuk tes seleksi masuk calon peserta beasiswa S2 bagi guru madrasah sesuai dengan prodi/konsentrasi yang telah ditetapkan. efisien. Menyampaikan laporan hasil tes masuk calon penerima beasiswa kepada Pengelola Program untuk ditetapkan dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam.

Kondisi dan kelengkapan sarana prasarana. Keunggulan lain yang dimiliki. b. Pengelola program menghubungi perguruan tinggi yang dianggap memenuhi syarat. Kriteria Khusus Program Studi telah terakreditasi di BAN-PT. d. Pengelola program melakukan survey internet dan /atau survey lapangan terhadap perguruan tinggi calon mitra. Direktorat Pendidikan Madrasah melakukan seleksi administratif terhadap proposal penawaran kerjasama yang diajukan oleh perguruan tinggi. dan lain-lain. Lokasi perguruan tinggi pelaksana mewakili zona tertentu cakupan calon peserta. - 2. seperti ruang belajar.1. Memiliki sarana penunjang penyelenggaraan program. Perguruan tinggi calon mitra mengajukan proposal kerjasama untuk menjadi mitra kerja dan manyampaikan program dan profil dalam bentuk proposal. perpustakaan. Memiliki dosen dengan kualifikasi minimal S2 sesuai bidang/keahlian yang dibutuhkan oleh program. kecuali program karena kebutuhan khusus. Kriteria a. kecuali untuk program dengan tujuan khusus. Memiliki izin operasional dari instansi yang berwenang yang masih belaku. Kriteria Umum Memiliki program studi yang sesuai dengan yang dibutuhkan oleh Pengelola Program. Bersedia menandatangani Memorandum of Understanding (MoU)/Nota Kesepahaman sebagai jaminan penyelenggaraan pendidikan yang berorientasi mutu (quality assurance). Deskripsi program studi. b. Kondisi akademik. Kualifikasi dosen yang memenuhi syarat dengan keahlian yang sesuai dengan program dalam jumlah yang memadai. Mekanisme a. sekurang-kurangnya memuat hal-hal sebagai berikut: Status akreditasi. 8 . c. laboratorium.

Hak dan Kewajiban Pengelola a. .Menerima laporan tertulis tentang pelaksanaan program. Hak Pengelola .Menyerahkan dana penyelenggaraan program beasiswa studi kepada perguruan tinggi mitra yang sudah ditentukan sesuai dengan MoU. Perguruan tinggi mitra penyelenggara program melakukan penandatanganan MoU kerjasama penyelenggaraan program beasiswa dengan Direktur Pendidikan Madrasah a. Direktorat Pendidikan Madrasah mengundang perguruan tinggi nominator untuk mempresentasikan kesiapannya melaksanakan program beasiswa.e. Hak dan Kewajiban dalam Penyelenggaraan Program 1. baik melalui surat maupun media lain. i. D. Kewajiban Pengelola . .Menerima daftar hasil tes masuk calon penerima beasiswa yang disusun berdasarkan ranking. f. h.Mengetahui dan meneliti dokumen calon peserta. Direktorat Pendidikan Madrasah menentukan dan mengumumkan perguruan tinggi mitra penyelenggara program kepada pihak-pihak terkait.Menerima laporan akhir program pada setiap akhir tahun program yang meliputi: (1) laporan program akademik. dan (2) laporan penggunaan biaya studi peserta program. . . Penetapan perguruan tinggi mitra penyelenggara program beasiswa didasarkan pada Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam.n. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. . tinggi mitra selama 9 . Direktorat Pendidikan Madrasah menentukan perguruan tinggi mitra penyelenggara program. .Menerima rencana pelaksanaan program. baik administrasi akademik maupun administrasi keuangan kepada Pengelola pada setiap akhir semester.Melakukan koordinasi dengan perguruan penyelenggaraan program secara berkala.Menyusun petunjuk teknis penyelenggaraan program bantuan Beasiswa.Menandatangani MoU dan melaksanakan butir-butir kesepahaman yang tertuang dalam MoU. b. terkait dengan kemajuan hasil belajar seluruh peserta program. g. .

Mengajukan pertanyaan. hingga pembelajaran/perkuliahan dan pelaksanaan kegiatan lainnya yang terkait. selama tahun akademik berlangsung. Memberikan informasi yang dibutuhkan Pengelola dalam kegiatan monitoring. matrikulasi.2. Mendistribusikan komponen dana yang diperuntukkan bagi peserta program sesuai MoU. Menerima berkas pendaftaran calon penerima bantuan untuk diproses lebih lanjut. Memberikan informasi kepada Pengelola sesegera mungkin. - - 10 . Memberikan laporan penyelenggaraan program secara tertulis minimal 2 kali dalam satu semester yang mencakup laporan administrasi akademik maupun administrasi keuangan untuk disampaikan kepada Pengelola. apabila mahasiswa peserta program mengalami masalah dalam mengikuti pendidikan yang berimplikasi pada kegagalan studi atau kelambatan penyelesaian studi. Kewajiban Penyelenggara Membuat surat-surat pernyataan yang dibutuhkan sesuai dengan petunjuk teknis bantuan beasiswa. orientasi studi. Menerima dana penyelenggaraan program beasiswa S2 untuk dikelola sesuai dengan komponen pembiayaan yang tertuang dalam MoU. Hak dan Kewajiban Penyelenggara Program a. baik akademik maupun administrasi. Membuat rencana pelaksanaan program. melakukan konsultasi dan koordinasi dengan pihak Pengelola untuk membicarakan masalah-masalah yang muncul selama penyelenggaraan program. b. Hak Penyelenggara Menerima petunjuk teknis penyelenggaraan program dari pihak Pengelola untuk menjadi pedoman pelaksanaan program. Menyelenggarakan proses pendidikan atau perkuliahan sejak persiapan program. evaluasi dan penyusunan laporan. Melakukan seleksi administratif terhadap berkas yang diterima dari pendaftar. Menerima daftar penerima beasiswa dari Pengelola program yang sudah ditetapkan dalam keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam. Melakukan tes rekrutmen bagi pendaftar yang ditetapkan lolos seleksi administrasi.

Dirirektur atau Pejabat yang ditunjuk Wa. Memberikan motivasi belajar kepada seluruh penerima bantuan Beasiswa untuk menyelesaikan studinya dengan tepat waktu./Ass.- Mengarsipkan dan mendokumentasikan formulir calon peserta dan data pendukung lainnya. Dirirektur atau Pejabat yang ditunjuk Wa. Dir. Dir. Dirirektur atau Pejabat yang ditunjuk 11 . Berikut adalah tabel yang menggambarkan hubungan tanggung jawab dalam penyelenggaraan program: NO 1 2 3 4 TINGKAT TUGAS DAN KEWENANGAN Kebijakan strategis Kebijakan teknisoperasional Koordinasi Pelaksanaan PEJABAT KEMENTERIAN Dirjen Pendidikan Islam Direktur Pendidikan Madrasah Direktur Pendidikan Madrasah Kasubdit Pendidik dan Tenaga Kependidikan PENYELENGGARA Direktur Pasca Sarjana Wa. Pola Kerjasama Pengaturan hubungan antara Pengelola dan Penyelenggara Program dimaksudkan agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku./Ass./Ass. Membebaskan mahasiswa dari seluruh biaya yang terkait langsung dengan kegiatan akademik sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada masing-masing perguruan tinggi penyelenggara program. - E. Dir.

c) Memiliki pengalaman mengajar di satuan administrasi pangkal (satminkal) minimal 5 tahun (guru tetap yayasan dan guru Bukan PNS yang mengajar di MTsN atau MAN). Biologi. Sejarah dan Kebudayaan Islam) atau bahasa Arab yang ijasah S-1-nya sesuai/relevan dengan tugas mengajarnya. Fikih. B. b) Mendapat persetujuan dari atasan (khusus PNS dan guru Bukan PNS yang mengajar pada MTsN atau MAN). d) Memperoleh ijin belajar dan diijinkan kembali mengajar di satminkal dari ketua yayasan penyelenggara pendidikan. Dibuktikan dengan Surat Keputusan yang ditandatangani oleh pejabat yang berwenang. Syarat Peserta Calon peserta adalah guru madrasah (MTs atau MA) yang memenuhi syarat sebagai berikut: 1. dan profesionalitas guru madrasah di lingkungan Kementerian Agama agar dapat menunjang peningkatan mutu.00 pada skala 4. kompetensi. c) Berusia maksimal 40 tahun pada tahun 2013. mutu. Khusus: a) Diangkat dalam jabatan guru minimal 2 (dua) tahun (khusus PNS). relevansi. Pendahuluan Program beasiswa S2 adalah program pemberian bantuan studi S2 dalam upaya untuk meningkatkan kualifikasi. bahasa Inggris. e) Program studi yang dipilih sesuai (relevan) dengan ijasah S-1 dan tugas mengajarnya. Alqur`an-Hadis. Status peserta program adalah tugas belajar. e) Memiliki nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK) yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. sains (Fisika. yaitu yang bersangkutan dibebaskan dari tugas pokoknya sebagai guru selama dua tahun (empat semester) dan kembali lagi melaksanakan tugas pokoknya setelah program selesai. b) Pengampu salah satu dari mata pelajaran berikut: matematka. Kimia). keagamaan (akidah-akhlak.BAB III MEKANISME PEMBERIAN BEASISWA S-2 A. 12 . dengan format terlampir (khusus Bukan PNS). 2. dan daya saing pendidikan. Umum: a) Berpendidikan S-1/D-IV. d) Memiliki IPK minimal 3.00 pada jenjang pendidikan S-1/DIV.

fotocopy ijazah S-1/D-IV yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang sebanyak 2 lembar. Formulir pendaftaran yang telah telah diisi oleh calon serta dilengkapi dengan lampiran dimasukkan ke dalam amplop coklat ukuran folio/kuarto diantar langsung atau dikirim melalui Pos atau jasa pengiriman sejenis kepada peguruan tinggi yang dituju. b. c. 13 . g) Membuat pernyataan tentang kesanggupan menyelesaikan studi dalam 2 (dua) tahun di atas kertas bermeterai. i) Selama mengikuti program. h) Selama mengikuti program. g.00 pada skala 4. d.f) Lulus seleksi. surat pernyataan diijinkan belajar dan ditugaskan kembali mengajar setelah selesai mengikuti pendidikan dari Ketua Yayasan (khusus Bukan PNS. surat persetujuan dari Kepala Madrasah atau Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota (khusus PNS. fotocopy transkrip nilai (IPK) S-1/D-IV minimal 3. surat keputusan (SK) mengajar dari Kepala Madrasah (untuk guru yang mengajar pada madrasah negeri) dan dari Ketua Yayasan (untuk guru tetap yayasan). surat pernyataan tentang kesanggupan menyelesaikan studi di atas kertas bermeterai. pas photo berwarna ukuran 2 x 3 dan 3 x 4 masing-masing sebanyak 2 lembar. h. Print out NUPTK yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. peserta tidak dibenarkan mengikuti studi S2 lain atas biaya sendiri atau beasiswa dari instansi lain. yang bersangkutan dibebastugaskan dari mengajar atau tugas lainnya.00 yang telah dilegalisir oleh pihak yang berwenang. e. Mekanisme Pendaftaran 1. Mengisi formulir pendaftaran (lihat lampiran 2) yang dilampiri dengan: a. lampiran 5). C. lampiran 4). f. 2.

Pelaksanaan tes dilakukan di perguruan tinggi pada tanggal yang telah ditentukan oleh pengelola dan penyelenggara. c. Seleksi administratif mencakup penelitian secara seksama terhadap keaslian formulir dan kelengkapan serta keabsahan seluruh dokumen pendukungnya. 14 . Lokasi tes dilaksanakan di perguruan tinggi (untuk tes yang dilaksanakan secara hadir di tempat). 2. b. Bahasa Inggris. 2. Seleksi dilakukan oleh perguruan tinggi penyelenggara. Pengoreksian hasil tes akademik dilakukan oleh penyelenggara (perguruan tinggi). Tes akademik berupa tes tulis yang meliputi: 1.D. Seleksi administratif. dan 3. calon harus menjalani serangkaian proses seleksi dan penilaian sebagai berikut: 1. Ketentuan tes diatur sebagai berikut: a. Seleksi Untuk dapat memperoleh bantuan beasiswa S2. Tes potensi akademik. d. Materi tes disusun dan disiapkan oleh perguruan tinggi. Program Studi S2 Program Beasiswa S2 diberikan bagi mahasiswa S2 yang mengambil program studi sbb: NO 1 2 3 4 5 6 7 8 PROGRAM STUDI Fisika Biologi Kimia Matematika Bahasa Inggris Bahasa Arab Pendidikan Agama Islam Islam Nusantara PERGURUAN TINGGI ALOKASI E. Bahasa Arab (khusus untuk calon peserta program studi keagamaan atau bahasa Arab).

F. kecuali transportasi calon peserta dalam mengikuti tes masuk dibebankan kepada anggaran program yang diterima oleh perguruan tinggi. Seluruh biaya operasional penyelenggaraan seleksi dan tes masuk. dan lain-lain. Sementara. Hak a. seperti pemanfaatan perpustakaan. c. Menanggung biaya pendidikan dan biaya lainnya yang ditetapkan oleh perguruan tinggi. Menandatangani dokumen perjanjian pemberian dana bantuan beasiswa. Membuat surat pernyataan bermaterai tentang kesediaan untuk mengembalikan seluruh bantuan dana pendidikan yang pernah diterima. Komponen Biaya Operasional Program 1. f. Biaya hidup (living cost). apabila peserta mengundurkan diri tanpa ada alasan yang bisa dibenarkan. g. termasuk biaya wisuda. Mengikuti perkuliahan dengan sebaik-baiknya dan prestasi semaksimal mungkin. 2. e. Mematuhi semua peraturan dan ketentuan yang berlaku di perguruan tinggi penyelenggara program dan lembaga pemberi bantuan beasiswa S2. Hak dan Kewajiban Penerima Bantuan Beasiswa S2 1. d. h. b. satu kali selama studi. laboratorium. apabila penyelesaian studi lewat dari dua tahun (4 semester). Lulus tepat waktu. biaya transportasi calon peserta ditanggung oleh yang bersangkutan. Memperoleh layanan pendidikan dan segala hal yang terkait dengannya. Kewajiban b. Komponen biaya operasional penyelenggraan program terdiri dari: 15 . Bantuan sumber belajar. c. Menerima bantuan biaya pendidikan yang mencakup: Biaya pendidikan selama dua tahun (4 semester). Bantuan transportasi dari kediaman ke perguruan tinggi dan sebaliknya. Memperoleh pembebasan biaya kuliah dan biaya kependidikan lainnya dari perguruan tinggi selama dua tahun (4 semester). guru non PNS memproses surat tugas belajar dan surat pernyataan dari yayasan untuk mengizinkan dan menerima kembali setelah studi S2 selesai.e. Bagi guru PNS memproses status tugas belajar di Direktorat Pendidikan Madrasah. G.

16 . H. c. f. dan transkrip nilai. e. praktikum. 2. monitoring dan evaluasi. Penghentian dan Pengembalian Bantuan Beasiswa Bantuan Beasiswa S2 dibatalkan apabila peserta: a. pengelolaan program. b. Mengundurkan diri. Meninggal Dunia. Tidak berstatus sebagai guru. c.a. Terbukti mendapat bantuan serupa dari sumber lain pada tahun yang sama. persiapan dan seleksi peserta. Penerima bantuan diharuskan mengembalikan seluruh bantuan yang telah diterima apabila berhenti/mengundurkan diri tanpa ada alasan yang bisa dibenarkan setelah mengikuti program. koordinasi internal dan eksternal. Rincian komponen-komponen biaya tersebut di atas sesuai dengan yang tercantum dalam RAB. wisuda. penerbitan ijasah. dan kegiatan akademik lainnya. e. b. sebelum mengikuti Program. perkuliahan. d.

hambatan apa saja yang terjadi dan mengapa hal tersebut dapat terjadi. Administrasi akademik mahasiswa yang mencakup absensi mahasiswa. dan daftar nilai mahasiswa serta catatan lain yang terkait dengan proses belajar mengajar. Rasional. Monitoring merupakan upaya pengumpulan informasi tentang pelaksanaan suatu program/kegiatan. atau diperbaharui. Sasaran Sasaran monitoring dan evaluasi adalah peserta/mahasiswa dan perguruan tinggi penyelenggara program yang sudah ditetapkan oleh Direktorat Pendidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. 2) motivasi semangat transparansi dan akuntabilitas. (b) apakah pelaksanaan program sesuai perencanaan. dan evaluasi program. Hasil monev dapat digunakan sebagai: 1) bahan pengambilan keputusan perbaikan program. yang dapat digunakan sebagai bahan penyusunan laporan. dosen. Kependidikan keuangan terkait dengan penerimaan bantuan dana pendidikan. B. sesuai dengan petunjuk teknis. disempurnakan. apa yang telah dikerjakan. 17 . Melalui kegiatan monev dapat diketahui sejauh mana pelaksanaan program berjalan sesuai dengan yang direncanakan. D. Bertujuan memperoleh gambaran nyata pelaksanaan program. Berdasarkan hasil evaluasi dapat diketahui apakah: (a) program perlu diberhentikan. (c) faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi keberhasilan/ketidakberhasilan program. Tujuan Monitoring dan evaluasi bertujuan untuk mendorong terwujudnya semua rangkaian kegiatan program bantuan dana pendidikan dapat terlaksana dan mencapai sasaran seoptimal mungkin. apa yang tidak/belum dikerjakan. Definisi dan Kegunaan Monitoring dan evaluasi (monev) dimaksudkan untuk menjamin penyelenggaraan program bantuan Beasiswa dapat berjalan dengan baik. Sedangkan evaluasi merupakan upaya menentukan sejauhmana tingkat pencapaian tujuan/target program sesuai yang ditetapkan.BAB IV MONITORING DAN EVALUASI A. Komponen-komponen Monitoring dan Evaluasi 1. serta upaya apa yang diperlukan untuk mengatasi hambatan tersebut. 3) perbaikan dalam manajemen pelaksanaan program. 2. C.

Instrumen monev d. Aspek yang akan dimonitoring dan dievaluasi c. Tujuan b. 3. F. meliputi: a. G. Setelah kegiatan monitoring dan evaluasi dilakukan. Pendahuluan. Uraian hasil monev a. Kesimpulan dan rekomendasi. 2. E.3. 18 . Mekanisme 1. Analisis hasil monev 3. Direktur Pendidikan Madrasah menindaklanjuti hasil monev yang terintegrasi ke dalam program dan pelaksanaanya pada tahun yang sedang berjalan atau pada tahun yang akan datang. 4. Deskripsi hasil monev b. Pengelola dan penyelenggara menyepakati waktu pelaksanaan kegiatan monitoring dan evaluasi. Pendukung dan penghambat efektivitas program. Pelaporan Pelaporan hasil monitoring dan evaluasi dibuat oleh Tim Monev yang dibentuk oleh Direktur Pendidikan Madrasah Isi laporan minimal terdiri dari: 1. Tim menyerahkan laporan ke Direktur Pendidikan Madrasah. Desain operasional pelaksanaan monev. Pelaksana Pelaksana monitoring dan evaluasi adalah tim yang dibentuk oleh Direktorat Pendidikan Madrasah. Pencapaian target program bantuan dana pendidikan. termasuk waktu dan tempat monev 2. Laporan monev disampaikan kepada Direktur Pendidikan Madrasah.

tepat jumlah. tepat sasaran. Pedoman ini dapat dijadikan arahan bagi Pengelola program. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. 19 . Penyelenggara program dan calon mahasiswa/mahasiswa penerima bantuan dana pendidikan agar program dapat dilaksanakan secara tepat waktu.BAB V PENUTUP Sejalan dengan ketentuan UU No. pelaksanaan program bantuan Beasiswa untuk S2 diharapkan dapat membantu guru dan lembaga pendidik untuk memenuhi ketentuan-ketentuan tersebut. Oleh karena itu. Hal-hal lain yang belum diatur dalam petunjuk teknis ini akan ditentukan di kemudian hari. seorang guru/tenaga pendidik harus memiliki kualifikasi dan kompetensi. dan akuntabel.

Studi ………………. 20 .Lampiran: 1 Rekap Pendaftaran Penerima Beasiswa No Nama S1 Jurusan Mengajar Jenjang Lama bidang pendidikan mengajar studi mengajar Tgl lahir Program studi yang diminati Ket Perg Tinggi Prog. ……………….

5. : ……………………………………………………. Wassalam. ……………. Pas photo berwarna ukuran 2 x 3 sebanyak 2 lembar. SK Mengajar dari Ketua Yayasan/Kep. : ……………………………………………………. 2. Fotocopy ijazah sebanyak 2 lembar Fotocopy transkrip nilai (IPK) sebanyak 2 lembar.…………… 2013 ………………………………… Nama pendaftar 21 . Bersama ini saya lampirkan : 1.Lampiran : 2 FORMULIR PENDAFTARAN Nama Jenis Kelamin Tempat tgl lahir Status guru Guru bidang studi Madrasah Lama mengajar Alamat tugas : …………………………………………………… : …………………………………………………… : …………………………………………………… : PNS / NON PNS*) : ……………………………………………………. ……………………………………………………… Pendidikan terakhir Perguruan tinggi Jurusan : ……………………………………………………. 4. 3. : ……………………………………………………. Fotocopy tanda pengenal KTP/SIM/Paspor sebanyak 2 lembar. Mad. 6. : ……………………………………………………./Kakandepag.. Surat Pernyataan kepala madrasah. : MTs/MA*) ………………………………….

bila dikemudian hari saya tidak mengindahkan ketentuan tersebut diatas.. maka saya akan tanggung segala akibatnya. 3. : …………………………………………………. Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya. : …………………………………………………. ……. Materai 6000 ……………………………. : ………………………………………………….Lampiran :3 SURAT PERNYATAAN Saya yang bertanda tangan di bawah ini : Nama NIP NUPTK Tempat tgl lahir Guru bidang studi Madrasah Alamat tugas : …………………………………………………. Menyelesaikan studinya selama 2 tahun Menjaga nama baik peserta dan lembaga pemberi beasiswa.April 2013 Hormat saya. 5. 4.. : …………………………………………………. 2. Belajar dengan sungguh-sungguh untuk mencapai hasil yang terbaik Mengajar kembali di madrasah tempat semula mengajar setelah menyelesaikan studi. : …………………………………………………. …………………. 22 .. : MTs/MA …………………………………. Memberikan laporan tertulis kemajuan belajar per-semester dan setelah selesai kepada Direktur Pendidikan pada Madrasah.. Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya senantiasa sanggup : 1.

Jika ada : ……………………………………………. ……. : …………………………………………… : …………………………………………… : MTs/MA ………………... …………….…………… : …………………………………………… : …………………………………………… : ………………………………………Jika ada : …………………………………………… : …………………………………………… Untuk mengikuti program beasiswa pascasarjana di perguruan tinggi yang dipercayakan Kementerian Agama dengan harapan akan membawa dampak positif pada proses pembelajaran dan kembali mengajar saat sedia kala. Kepala Madrasah ………………… …………………………………… NIP ………………………Jika ada 23 . April 2013 Hormat saya. Demikian surat persetujuan ini saya buat dengan sesungguhnya dan digunakan sebagaimana mestinya.Lampiran : 4 SURAT PERSETUJUAN Saya yang bertanda tangan di bawah ini : Nama NIP Kepala madrasah Alamat tugas Menyetujui saudara: Nama NIP NUPTK Tempat tgl lahir Guru bidang studi Madrasah Alamat tugas : …………………………………………… : …………………………………….

2013 Tim Beasiswa _________________________ Nama dan Stempel Pas poto peserta 24 .. : MTs/MA ……………………………………… : ……………………………..……………………….Lampiran : 5 TANDA PESERTA UJIAN NOMOR UJIAN : ……/……/…/…… Nama Jenis Kelamin Status guru Guru bidang studi Madrasah Bidang Studi yang dipilih : ……………………………………………………… : ……………………………………………………… : PNS / NON PNS*) : ……………………………………………………. Perguruan tinggi yang dipilih : ……………………………………………………… ……………………. ………….....