LAPORAN LENGKAP PRAKTIKUM FISIKA DASAR

Topik Percobaan : Percobaan Melde Oleh :

Nama NIM Kelompok Praktikum Ke Tanggal Praktikum Dosen Pembimbing Asisten Pembimbing

: Hariadi : DBD 109 047 : III (Tiga) : : : Lendra, ST., MT. :

UPT. LAB. DASAR DAN ANALITIK UNIVERSITAS PALANGKARAYA 2010

4. 2. Sumber getar (vibration generator) 2. dapat diambil kesimpulan bahwa gelombang adalah peristiwa perambatan getaran atau peristiwa perambatan energi. Kabel secukupnya IV. 5. Menentukan cepat rambatnya gelombang pada dawai/tali.I. Berdasarkan sifat fisisnya. Berdasarkan ilustrasi di atas. Beban 4. Landasan Teoritis dan Prosedur Pengamatan A. Menentukan frekuensi gelombang pada dawai/tali. Berdasarkan arah getar. Dasar Teori Usikan yang terjadi ketika sebuah batu dijatuhkan ke permukaan air di sebuah kolam akan merambat menjauhi titik jatuh batu dan akhirnya mencapai tepi klam. Topik Percobaan Percobaan Melde II. Mistar roll 7. Membuktikan adanya gelombang stasioner. Katrol 6. akan tetapi air itu sendiri tidak berpindah bersama gelombang. hanya bergetar. Dawai/tali/senar 5. Gelombang atau usikan air ini memang bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Menentukan panjang gelombang pada dawai/tali. 3. gelombang dikelompokkan menjadi : . gelombang dapat dikelompokkan menjadi sebagai berikut. Menunjukan adanya interferensi gelombang pada dawai/tali. Tujuan Percobaan 1. 1. Sumber tegangan AC 3. III. Alat dan Bahan 1. Medium atau bagianbagian gelombang itu sendiri tidak ikut merambat.

misalnya gelombang bunyi. dan cahaya.a. yaitu gelombang yang arah getarnya tegak lurus terhadap arah perambatannya. periode (T). gelombang dikelompokkan menjadi : a. yaitu sebagai berikut. misalnya gelombang yang merambat pada tali yang sangat panjang. yaitu frekuensi (f). Cepat rambat gelombang (v) adalah jarak yang ditempuh gelombang di bagi selang waktu untuk menempuh jarak tersebut. yaitu gelombang yang tidak memerlukan medium perambatan. 1. dan cepat rambat gelombang ( v). Berdasarkan medium perambatan. Frekuensi (f) adalah banyaknya gelombang sempurna melalui satu titik dalam satu detik. Panjang gelombang (λ) adalah jarak yang di tempuh oleh gelombang sempurna dalam satu periode. gelombang permukaan air. panjang gelombang (λ). Ada empat besaran dasar gelombang yang perlu diketahui. Gelombang elektromagnetik. Dapat dipantulkan 2. Gelombang longitudinal. misalnya gelombang pada tali. yaitu gelombang yang amplitudonya berubah-ubah. Periode (T) adalah waktu yang diperlukan oleh suatu gelombang sempurna untuk satu titik. misalnya bunyi dapat sampai di telinga kita karena ada udara sebagai medium (zat perantara). Dapat berinterferensi 4. b. 3. Gelombang transversal. gelombang dikelompokkan menjadi : a. Berdasarkan amplitudo. 2. Gelombang berjalan. Dapat mengalami difraksi 5. misalnya gelombang pada senar gitar. Dapat dibiaskan 3. yaitu gelombang yang memerlikan medium perambatan. yaitu gelombang yang arah getarnya sejajar dengan arah perambatannya. Gelombang stasioner (diam). yaitu gelombang yang amplitudonya tetap di setiap titik yang dilalui gelombang. Dapat terpolarisasi . Gelombang memiliki sifat-sifat. b. Gelombang mekanik. b. misalnya cahaya matahari dapat sampai ke bumi walaupun antara matahari dan bumi ada ruang hampa (tanpa medium).

λ = panjang gelombang Pada percobaan Melde.1. λ = panjang gelombang. yaitu gelombang yang datang dan gelombang pantul..Dalam percobaan ini akan dibahas interferensi gelombang pada tali yang diakibatkan oleh dua buah gelombang. besarnya cepat rambat gelombang : • Berbanding lurus dengan akar tegangan tali .  Simpul gelombang.Untuk mengetahui titik tempat terjadinya simpul dalam gelombang dapat di ketahui melalui persamaan berikut. maka rumus umum gelombang : v = λ ·ƒ  Perut Gelombang.3. Untuk mengetahui terjadinya titik perut yang di hitung dari ujung pemantul dapat di gunakan persamaan sebagai berikut: x = (2n + 1) ¼ λ Dimana : x = titik perut x = 0.. x=n ½ λ Dimana : x = titik perut x = 0. Hasil interferensi gelombang pada tali yang simpul dan perut yang terlihat pada gambar : Keterangan : A = perut B = simpul Jarak antara 3 buah simpul Yang berurutan atau jarak antara dua buah perut yang berurutan sama dengan 1 panjang gelombang.2. Jika gelombang bergerak dengan kecepatan v.2. Titik dalam gelombang dengan amplitudo minimum di sebut dengan simpul. panjang gelombang λ dan frekuensi gelombang ƒ.. Titik dalam gelombang dengan amplitudo maksimum di sebut perut gelombang...3..1...

Data Hasil Pengamatan Tabel Pengamatan µ = 3. 80 gram.9 ∙ 10-4 kg/m . Menyusun alat-alat yang telah tersedia seperti pada gambar di atas. 3. V. 5. 6. Menyalakan sumber tegangan da sumber getar. 70 gram. Meletakkan beban yang massanya 50 gram pada penggantung beban. 4. 60 gram. 90 gram dan 100 gram). Mengatur sumber getar mendekat atau menjauhi katrol agar pada tali terbentuk pola interferensi. Mengulangi langkah 2 s/d 5 sebanyak 5 kali dengan massa yang berbeda-beda (50 gram.• • Berbanding lurus dengan akar panjang tali Berbanding terbalik dengan akar massa tali F .l atau v = m F Dirumuskan : v = Dengan µ v = Cepat rambatnya gelombang (m/s) F = Tegangan tali (N) l = Panjang tali (m) m = Massa tali (kg) µ = m/l = massa tali tiap satuan panjang (kg/m) B. 2. Mencatat panjang satu gelombang (λ) yang terjadi. Prosedur Kegiatan 1.

645 .730 55.223 42.91 f (Hz) 55.06 0.08 0.g = 10 m F = m.8 0.g No 1 2 3 4 5 6 s 2 M (kg) 0.07 0.73 0.87 0.806 39.217 55.6 0.086 53.05 0.1 F (N) 0.637 λ (m) 0.5 0.82 0.65 0.021 55.7 0.038 50.77 0.09 0.366 45.291 48.233 55.9 1 v (m) 35.

..73 m s f = 53.05 kg ∙ 10 m/s2 = 0..06 kg ∙ 10 m/s2 = 0.65 m s f = 55. Analisis Data dan Jawaban Tugas A.6 N λ = 0.9 x 10 -4 kg m v = 39..223 m  f = f = v s λ 39.VI.6 N 3. Diketahui : F = 0.9 x 10 -4 kg m v = 35.. Analisis Data 1....806 m 0.086 Hz 2.? µ v = 0.? µ v = 0.5 N λ = 0..223 m 0.9 x 10-4 kg Ditanya Jawab : :  v = F m v dan f = .9 x 10-4 kg Ditanya Jawab : :  v = F m v dan f = .65 m µ = 3...806 m  f = f = v s λ 35..730 Hz . Diketahui : F = 0.73 m µ = 3.5 N 3.

7 N λ = 0.77 m µ = 3.291 m 0..366 m  f = f = v s λ 42. Diketahui : F = 0.291 m  f = f = v s λ 45..08 kg ∙ 10 m/s2 = 0.82 m µ = 3.82 m s f = 55..3..021 Hz 4. Diketahui : F = 0.9 x 10 -4 kg m v = 45...9 x 10-4 kg m Ditanya Jawab : :  v dan f = .? µ v = 0.7 N 3...233 Hz .77 m s f = 55..366 m 0.07 kg ∙ 10 m/s2 = 0.8 N 3..? F v = µ v = 0..9 x 10 -4 kg m v = 42.8 N λ = 0.9 x 10-4 kg Ditanya Jawab : :  v = F m v dan f = ..

9 x 10 -4 kg m v = 48..217 Hz 6..9 x 10-4 kg Ditanya Jawab : :  v = F m v dan f = .91 m µ = 3..9 x 10 -4 kg m v = 50...1 kg ∙ 10 m/s2 = 1 N λ = 0.9 N λ = 0.? F v = µ v = 0.637 m 0..637 m  f = f = v s λ 50..87 m µ = 3. Diketahui : F = 0.5.038 m  f = f = v s λ 48..9 x 10-4 kg m Ditanya Jawab : :  v dan f = ..91 m s f = 55.038 m 0.09 kg ∙ 10 m/s2 = 0.? µ v = 1N 3.9 N 3... Diketahui : F = 0.645 Hz .87 m s f = 55..

Jika persamaan gelombang datang : yi = A sin ( ϖ t– kx) dan persamaan gelombang pantul : yr = A sin ( ϖ t.  Gelombang Stasioner Jika ujung kedua tali diikat pada tiang kemudian digetarkan. Grafik hubungan antara cepat rambat gelombang v dengan panjang gelombang λ (terlampir).kx + π) = -A sin ( ϖ t – kx) Persamaan gelombang hasil super posisinya yaitu : y = yi + yr = A sin ( ϖ t – kx) – A sin( ϖ t – kx) = A[sin( ϖ t – kx) – sin ( ϖ t – kx)] =0 2. Berdasarkan hasil percobaan. Kemudian. Pengertian dari Interferensi gelombang dan gelombang stasioner ialah sebagai berikut. besar frekuensi gelombang: 1) Diketahui : v = 35. Pada titik pertemuan kedua gelombang itulah terjadi terjadi interferensi gelombang. maka akan terjadi gelombang datang dan gelombang pantul. di suatu titik tertentu terjadi tabrakan antar muka gelombang dari dua gelombang tersebut. Tugas Jawaban dari tugas praktikum ini ialah sebagai berikut. Kedua gelombang terakhir tersebut menjalar pada arahnya masingmasing.B. Jika superposisi antara gelombang datang dengan gelombang pantul menghasilkan simpangan sama dengan nol. Dari interferensi kedua gelombang muncul adanya gelombang yang diperkuat sehingga disebut sebagai interferensi maksimum dan ada yang lemah yang disebut dengan interferensi minimum.806 m s .  Interferensi Gelombang Interferensi adalah penggabungan secara superposisi dua buah gelombang atau lebih. 3. 1. maka dinamakan gelombang berdiri atau gelombang diam atau gelombang Stasioner.

.? λ 39..366 m 0..77 m s f = 55..λ = 0.73 m s f = 53.730 Hz v = 42.021 Hz v = 45...? λ .73 m Ditanya Jawab : : f = f = v 2) Diketahui : s f = ..82 m Ditanya Jawab : : f = v 4) Diketahui : s f = .? λ 42....223 m 0.223 m λ = 0....? λ 35..291 m λ = 0..65 m Ditanya Jawab : : f = f = v f = ..806 m 0...77 m Ditanya Jawab : : f = f = v 3) Diketahui : s f = .086 Hz v = 39...366 m λ = 0.65 m s f = 55.....

.? λ 48.82 m s f = 55.233 Hz 5) Diketahui : v = 48.... dari hasil percobaan kami di atas terlihat bahwa frekuensi (f) yang didapat selalu berubah-ubah.? λ 50.f = 45.038 m 0. Selain itu..87 m s f = 55. hal ini mungkin disebabkan oleh hasil pengukuran panjang gelombang λ yang tidak tepat sehingga membuat perhitungan frekuensinya keliru. sedangkan frekuensi listrik PLN biasanya selalu dalam keadaan tetap.217 Hz 6) Diketahui : v = 50.. . kaitan antara f pada percobaan dengan frekuensi listrik PLN yaitu frekuensinya sama – sama melintasi sebuah titik dengan jarak dan waktu yang teratur..91 m s Ditanya Jawab : : f = f = v f = .637 m λ = 0.645 Hz 4...87 m s Ditanya Jawab : : f = f = v f = . Menurut kami.91 m s f = 55.291 m 0.038 m λ = 0...637 m 0..

.

Dengan dilakukannya percobaan. yang mana gelombang tersebut terjadi karena perpaduan antara gelombang datang dan gelombang pantul yang frekuensinya dan panjang gelombangnya sama. kami juga dapat membuktikan bahwa pada dawai/tali tersebut terdapat gelombang stasioner (diam). Hal tersebut menyebabkan interferensi antara gelombang datang dengan gelombang pantul dengan simpangan yang sama. B. menurut kami tidak ada yang bermasalah dan masih dapat digunakan pada saat praktikum. 2. Hasil dari interferensi ini disebut gelombang stasioner. Diskusi. Saran Menurut kami. . dapat diketahui bahwa cepat rambat gelombang. nilai yang dapat ditentukan hanyalah nilai F dan panjang gelombangnya (λ). mahasiswa telah dapat menunjukkan bahwa pada dawai/tali terdapat interferensi gelombang ketka dawai/tali tersebut diberikan sumber tegangan maupun sumber getar.VII. Kesimpulan dan Saran A. praktikum percobaan Melde kemarin berjalan lancar dan tanpa hambatan walaupun kami masih agak kebingungan dalam menggunakan alat-alat tersebut karena alat-alat tersebut masih asing dan baru bagi kami.l atau v = m F dan v = λ ∙ ƒ µ C. Selain itu. dapat kami simpulkan bahwa : 1. panjang gelombang maupun frekuensi pada dawai/tali dapat dicari ataupun ditentukan nilainya. Dengan dilakukannya percobaan. Pada percobaan di atas. Untuk alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum. Diskusi Menurut kami. Kesimpulan Berdasarkan percobaan di atas. sedangkan untuk mencari nilai cepat rambat gelombang (v) dan frekuensinya (f) dapat kita cari dengan mengunakan persamaan-persamaan di bawah ini : v= F . Hal tersebut jugatidak terlepas karena mengenai penggunaan alat tersebut sebelumnya telah dijelaskan dengan baik oleh asisten laboratorium. kakak/asisten laboratorium sudah baik dalam memberikan penjelasan mengenai alat dan bahan praktikum maupun mengenai prosedur praktikum yang akan kami lakukan.

S. Intan Pariwara. FISIKA UNTUK KELAS XI Jilid 2a SMA. Daftar Pustaka Tim Pengajar Fisika dasar. Edi. Petunjuk Praktikum Fisika Dasar. Istiyono.Si. Putra Kertonatan. Palangka Raya: Laboratorium Dasar dan Analitik. Star Idola SMA Fisika XI – Genap/KBK . Zain. Klaten: PT.Pd. 2009. M. 2005. Solo: PT.VIII. Fashlihu. 2005. Drs. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful