You are on page 1of 64

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2007 TENTANG STANDAR KUALIFIKASI AKADEMIK DAN KOMPETENSI

GURU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, Menimbang : bahwa dalam rangka pelaksanaan Pasal 28 ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); 2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4586); 3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496); 4. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja Kementerian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 94 Tahun 2006; 5. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 187/M Tahun 2004 mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 20/P Tahun 2005;

1

MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA TENTANG STANDAR KUALIFIKASI AKADEMIK DAN KOMPETENSI GURU. Pasal 1 (1) Setiap guru wajib memenuhi standar kualifikasi akademik dan kompetensi guru yang berlaku secara nasional. (2) Standar kualifikasi akademik dan kompetensi guru sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum dalam Lampiran Peraturan Menteri ini. Pasal 2 Ketentuan mengenai guru dalam jabatan yang belum memenuhi kualifikasi akademik diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) akan diatur dengan Peraturan Menteri tersendiri. Pasal 3 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 4 Mei 2007 MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL, TTD. BAMBANG SUDIBYO

2

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 16 TAHUN 2007 TANGGAL 4 MEI 2007 STANDAR KUALIFIKASI AKADEMIK DAN KOMPETENSI GURU A. KUALIFIKASI AKADEMIK GURU 1. Kualifikasi Akademik Guru Melalui Pendidikan Formal Kualifikasi akademik guru pada satuan pendidikan jalur formal mencakup kualifikasi akademik guru pendidikan Anak Usia Dini/ Taman Kanak-kanak/Raudatul Atfal (PAUD/TK/RA), guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah (SD/MI), guru sekolah menengah pertama/madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), guru sekolah menengah atas/madrasah aliyah (SMA/MA), guru sekolah dasar luar biasa/sekolah menengah luar biasa/sekolah menengah atas luar biasa (SDLB/SMPLB/SMALB), dan guru sekolah menengah kejuruan/madrasah aliyah kejuruan (SMK/MAK*), sebagai berikut. a. Kualifikasi Akademik Guru PAUD/TK/RA Guru pada PAUD/TK/RA harus memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) dalam bidang pendidikan anak usia dini atau psikologi yang diperoleh dari program studi yang terakreditasi. b. Kualifikasi Akademik Guru SD/MI Guru pada SD/MI, atau bentuk lain yang sederajat, harus memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) dalam bidang pendidikan SD/MI (D-IV/S1 PGSD/PGMI) atau psikologi yang diperoleh dari program studi yang terakreditasi. c. Kualifikasi Akademik Guru SMP/MTs Guru pada SMP/MTs, atau bentuk lain yang sederajat, harus memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) program studi yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan/diampu, dan diperoleh dari program studi yang terakreditasi. d. Kualifikasi Akademik Guru SMA/MA Guru pada SMA/MA, atau bentuk lain yang sederajat, harus memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) program studi yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan/diampu, dan diperoleh dari program studi yang terakreditasi.

3

e. Kualifikasi Akademik Guru SMK/MAK* Guru pada SMK/MAK* atau bentuk lain yang sederajat. dan diperoleh dari program studi yang terakreditasi. 2. Kualifikasi Akademik Guru Melalui Uji Kelayakan dan Kesetaraan Kualifikasi akademik yang dipersyaratkan untuk dapat diangkat sebagai guru dalam bidang-bidang khusus yang sangat diperlukan tetapi belum dikembangkan di perguruan tinggi dapat diperoleh melalui uji kelayakan dan kesetaraan. hanya kelompok mata pelajaran normatif dan adaptif. Kualifikasi Akademik Guru SDLB/SMPLB/SMALB Guru pada SDLB/SMPLB/SMALB. harus memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) program pendidikan khusus atau sarjana yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan/diampu. atau bentuk lain yang sederajat. Keterangan: Tanda * pada halaman ini dan halaman-halaman berikutmya. Uji kelayakan dan kesetaraan bagi seseorang yang memiliki keahlian tanpa ijazah dilakukan oleh perguruan tinggi yang diberi wewenang untuk melaksanakannya. untuk guru 4 . harus memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) program studi yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan/diampu. f. dan diperoleh dari program studi yang terakreditasi.

Standar kompetensi guru mencakup kompetensi inti guru yang dikembangkan menjadi kompetensi guru PAUD/TK/RA. Memahami prinsip-prinsip pengembangan kurikulum. Menerapkan berbagai pendekatan. 1. Mengidentifikasi kemampuan awal peserta didik usia TK/PAUD dalam berbagai bidang pengembangan. Memahami berbagai teori belajar dan prinsip-prinsip bermain sambil belajar yang mendidik yang terkait dengan berbagai bidang pengembangan di TK/PAUD. dan profesional.2 3. SMA/MA. STANDAR KOMPETENSI GURU Standar kompetensi guru ini dikembangkan secara utuh dari empat kompetensi utama. Mengidentifikasi kesulitan peserta didik usia TK/PAUD dalam berbagai bidang Pengembangan. Menguasai teori belajar dan prinsipprinsip pembelajaran yang mendidik. dan guru mata pelajaran pada SD/MI.3 1. kepribadian. 2. metode.B. intelektual.1 5 . dan teknik bermain sambil belajar yang bersifat holistik. sosial-emosional. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan bidang 3. 2. Mengidentifikasi potensi peserta didik usia TK/PAUD dalam berbagai bidang pengembangan. sosial.1 2. Keempat kompetensi tersebut terintegrasi dalam kinerja guru. yang terkait dengan berbagai bidang pengembangan di TK/PAUD. dan latar belakang sosial-budaya. strategi. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU TK/PAUD Kompetensi Pedagodik 1. dan intelektual. sosial. kultural.1 1. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik. guru kelas SD/MI. dan SMK/MAK* sebagai berikut. emosional. yaitu kompetensi pedagogik. otentik.2 1. dan bemakna. moral. moral. SMP/MTs.4 Memahami karakteristik peserta didik usia TK/PAUD yang berkaitan dengan aspek fisik. Tabel 1 Standar Kompetensi Guru PAUD/TK/RA No.

Menciptakan suasana bermain yang menyenangkan. Menerapkan tahapan bermain anak dalam kegiatan pengembangan di TK/PAUD.8 5. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan penyelenggaraan kegiatan pengembangan yang mendidik. dan bermakna. Mengambil keputusan transaksional dalam kegiatan pengembangan di TK/PAUD sesuai dengan situasi yang berkembang.6 4. mingguan dan harian dalam berbagai kegiatan pengembangan di TK/PAUD.3 Menentukan tujuan kegiatan pengembangan yang mendidik. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan kualitas kegiatan pengembangan yang mendidik.2 4. Menyusun rancangan kegiatan pengembangan yang mendidik yang lengkap.4 3.6 4.7 4. 5. Mengembangkan komponen-komponen rancangan kegiatan pengembangan yang mendidik dan menyenangkan.3 3. 3.No. Memilih materi kegiatan pengembangan yang mendidik yaitu kegiatan bermain sambil belajar sesuai dengan tujuan pengembangan.1 4. Menyelenggarakan kegiatan pengembangan yang mendidik 4. Memanfaatkan media dan sumber belajar yang sesuai dengan pendekatan bermain sambil belajar. maupun di luar kelas. inklusif. baik untuk kegiatan di dalam kelas. Menentukan kegiatan bermain sambil belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pengembangan. otentik. dan demokratis. Menyusun perencanaan semester. Menerapkan kegiatan bermain yang bersifat holistik.1 6 .5 4.5 3. Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU TK/PAUD pengembangan yang diampu.2 3.4 4. Memahami prinsip-prinsip perancangan kegiatan pengembangan yang mendidik dan menyenangkan. 4.

Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.7 9. 6.1 Memahami prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik lima mata pelajaran SD/MI. 7.2 8.1 8. baik secara lisan maupun tulisan. empatik.1 Menyediakan berbagai kegiatan bermain sambil belajar untuk mendorong peserta didik mengembangkan potensinya secara optimal termasuk kreativitasnya. 7.5 8.3 8. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar 8.2 8. empatik. Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik lima mata pelajaran SD/MI.1 7. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU TK/PAUD Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. dan seterusnya. 9. (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik. dan santun dengan peserta didik. Berkomunikasi secara efektif.6 8.4 8. Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar. Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan. dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi pembelajaran yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik. (c) respons peserta didik. (b) memberikan. Berkomunikasi secara efektif. 7 . empatik dan santun. Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Pertanyaan atau tugas sebagai undangan kepada peserta didik untuk merespons. Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran.No. 6. Memahami berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.

No.

KOMPETENSI INTI GURU

KOMPETENSI GURU TK/PAUD

9.2 9.3 9.4 Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran. 10.1 10.2 10.3

10.

Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. Mengkomunikasikan hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan. Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan. Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan lima mata pelajaran SD/MI. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran lima mata pelajaran SD/MI.

Kompetensi Kepribadian 11. Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia. 11.1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut, suku, adat-istiadat, daerah asal, dan gender. Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut, hukum dan norma sosial yang berlaku dalam masyarakat, serta kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. Berperilaku jujur, tegas, dan manusiawi. Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan, dan akhlak mulia. Berperilaku yang dapat diteladani oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil. Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa, arif, dan berwibawa. Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi. Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri. Bekerja mandiri secara profesional.

11.2

12.

Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat.

12.1 12.2 12.3

13.

Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa.

13.1 13.2

14.

Menunjukkan etos kerja, tanggungjawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru, dan rasa percaya diri.

14.1 14.2 14.3

8

No. 15.

KOMPETENSI INTI GURU

KOMPETENSI GURU TK/PAUD

Menjunjung tinggi kode etik profesi guru.

15.1 15.2 15.3

Memahami kode etik profesi guru. Menerapkan kode etik profesi guru. Berperilaku sesuai dengan kode etik guru. Bersikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik, teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran. Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik, teman sejawat, orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama, suku, jenis kelamin, latar belakang keluarga, dan status sosial-ekonomi. Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun, empatik dan efektif. Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun, empatik, dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. Beradaptasi dengan lingkungan tempat bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik, termasuk memahami bahasa daerah setempat. Melaksanakan berbagai program dalam lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. Berkomunikasi dengan teman sejawat, profesi ilmiah, dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan. Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan atau bentuk lain.

Kompetensi Sosial 16. Bersikap inklusif, bertindak objektif, serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin, agama, ras, kondisi fisik, latar belakang keluarga, dan status sosial ekonomi.

16.1

16.2

17.

Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat.

17.1 17.2

17.3

18.

Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya.

18.1

18.2

19.

Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain.

19.1

19.2

9

No.

KOMPETENSI INTI GURU

KOMPETENSI GURU TK/PAUD

kompetensi Profesional 20. Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. 20.1 Menguasai konsep dasar matematika, sains, bahasa, pengetahuan sosial, agama, seni, pendidikan jasmani, kesehatan dan gizi sebagai sarana pengembangan untuk setiap bidang pengembangan anak TK/PAUD. Menguasai penggunaan berbagai alat permainan untuk mengembangkan aspek fisik, kognitif, sosial-emosional, nilai moral, sosial budaya, dan bahasa anak TK/PAUD. Menguasai berbagai permainan anak. Memahami kemampuan anak TK/PAUD dalam setiap bidang pengembangan. Memahami kemajuan anak dalam setiap bidang pengembangan di TK/PAUD. Memahami tujuan setiap kegiatan pengembangan. Memilih materi bidang pengembangan yang sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Mengolah materi bidang pengembangan secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus menerus. Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri.

20.2

20.3 21. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran/bidang pengembangan yang diampu. 21.1 21.2 21.3 Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. 22.1 22.2

22.

23.

Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif.

23.1 23.2 23.3 23.4

24.

Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri.

24.1 24.2

10

Mengidentifikasi kesulitan peserta belajar usia sekolah dasar dalam lima mata pelajaran SD/MI. Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian. 3. dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam lima mata pelajaran SD/MI. Mengidentifikasi potensi peserta didik usia sekolah dasar dalam lima mata pelajaran SD/MI. Menerapkan berbagai pendekatan. dan latar belakang sosial-budaya. intelektual. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.6 4.4 3. kultural. 2. Memahami prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. metode. Menentukan tujuan lima mata pelajaran SD/MI. Memahami berbagai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan lima mata pelajaran SD/MI. moral.2 3. moral. Menerapkan pendekatan pembelajaran tematis. 3. dan intelektual.1 1.1 2.1 3.5 3. Memahami prinsip-prinsip pengembangan kurikulum.4 2. Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan lima mata pelajaran SD/MI Memilih materi lima mata pelajaran SD/MI yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. Mengidentifikasi kemampuan awal peserta didik usia sekolah dasar dalam lima mata pelajaran SD/MI.2 1. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU KELAS SD/MI Kompetensi Pedagodik Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik. 1. 4. sosial.3 3. sosial-emosional. Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik usia SD/MI.3 1. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran/bidang pengembangan yang diampu. 1.3 Memahami karakteristik peserta didik usia sekolah dasar yang berkaitan dengan aspek fisik.Tabel 2 Standar Kompetensi Guru Kelas SD/MI No. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. spiritual.2 2. emosional. khususnya di kelas-kelas awal SD/MI. strategi.1 11 .

1 6.No.1 7. dan di lapangan. (b) memberikan pertanyaan atau tugas sebagai undangan kepada peserta didik untuk merespons. di laboratorium. (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik. Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas. Menggunakan media pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik dan lima mata pelajaran SD/MI untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh.4 4. 7.3 4. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU KELAS SD/MI 4.6 Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran. 6.1 6. Memahami berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran. empatik.2 8. Memahami prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik lima mata pelajaran SD/MI. 5. dan seterusnya. baik untuk kegiatan di dalam kelas. Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik.2 7. empatik. maupun lapangan. empatik dan santun. dan santun dengan peserta didik. baik secara lisan maupun tulisan. dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi pembelajaran yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.5 4. 8. Berkomunikasi secara efektif. Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi belajar secara optimal. termasuk kreativitasnya. (c) respons peserta didik. Berkomunikasi secara efektif. Mengambil keputusan transaksional dalam lima mata pelajaran SD/MI sesuai dengan situasi yang berkembang. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. laboratorium. 5.1 12 .2 4. Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap.

6 8. 10. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. sosial. Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut.No.3 8.2 10.3 9.1 10. Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.4 Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik lima mata pelajaran SD/MI. 9. hukum dan norma sosial yang berlaku dalam masyarakat. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran lima mata pelajaran SD/MI. 13 . adat-istiadat. suku. 10. serta kebudayaan nasional Indonesia yang beragam.5 8.1 11. daerah asal.4 8.1 9. dan kebudayaan nasional Indonesia. Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar. Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan. Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Mengkomunikasikan hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan. Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan lima mata pelajaran SD/MI.2 8. Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU KELAS SD/MI 8.2 9. Bertindak sesuai dengan norma agama. Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.3 Kompetensi Kepribadian 11. 11.2 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut.7 9. hukum. dan gender. Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Bersikap inklusif. Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. orang tua. empatik dan efektif. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap. Menunjukkan etos kerja. tegas. dan manusiawi.1 12. agama.2 12.No. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik. berakhlak mulia. stabil. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU KELAS SD/MI Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur. dan berwibawa. latar belakang keluarga. suku. 12. 13. kondisi fisik. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. dan status sosialekonomi.1 Bersikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik. latar belakang keluarga. 15.1 15.3 Kompetensi Sosial 16.2 17. empatik. teman sejawat. 15. Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. Memahami kode etik profesi guru. arif.3 Berperilaku jujur. Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik.2 17. Menerapkan kode etik profesi guru.2 15. ras.3 14. empatik. rasa bangga menjadi guru.3 13. jenis kelamin. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil.2 14. Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi. Berperilaku yang dapat diteladani oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. dan rasa percaya diri.1 17. dan santun dengan sesama pendidik. 13. dan status sosial ekonomi. serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. arif. tenaga kependidikan. dewasa. teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran. Bekerja mandiri secara profesional. Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun.2 14.1 14. dan masyarakat. Berperilaku sesuai dengan kode etik guru. Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. dan berwibawa. tanggung jawab yang tinggi. Berkomunikasi secara efektif. bertindak objektif. Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun.3 14 . 16. 17. 12. 16.

2 Beradaptasi dengan lingkungan tempat bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik. Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. statistika. Berkomunikasi dengan teman sejawat. Melaksanakan berbagai program dalam lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. aljabar. pengukuran.1 19. dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan. Memahami kedudukan. berbicara. Mampu mengapresiasi karya sastra Indonesia.2 20. geometri. Matematika Menguasai pengetahuan konseptual dan prosedural serta keterkaitan keduanya dalam konteks materi aritmatika. termasuk memahami bahasa daerah setempat. dan logika matematika.6 Bahasa Indonesia Memahami hakikat bahasa dan pemerolehan bahasa. 20. trigonometri. membaca. dan ragam bahasa Indonesia. 19. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain.No. Mampu menggunakan matematisasi horizontal dan vertikal untuk menyelesaikan masalah matematika dan masalah dalam dunia nyata.1 18. 20.7 20. dan menulis) Memahami teori dan genre sastra Indonesia. Menguasai materi.3 20. fungsi.8 15 .5 20. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. 18. 19.4 20. konsep. struktur. Menguasai dasar-dasar dan kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Memiliki keterampilan berbahasa Indonesia (menyimak. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU KELAS SD/MI Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya.1 20. secara reseptif dan produktif.2 Kompetensi Profesional 20. profesi ilmiah. 18.

dan perkembangan masyarakat serta saling ketergantungan global. nilai. dan perilaku yang mendukung kegiatan pembelajaran PKn. nilai. serta penegakan hukum secara adil dan benar. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU KELAS SD/MI 20. yang berhubungan dengan mata pelajaran IPA. 20. semangat kebangsaan dan cinta tanah air serta bela negara. nilai.16 Memahami cita-cita. dan prinsip-prinsip pokok ilmu-ilmu sosial dalam konteks kebhinnekaan masyarakat Indonesia dan dinamika kehidupan global. seni.20 Menguasai konsep dan prinsip perlindungan. termasuk hubungan fungsional antarkonsep.No. dan keterkaitan keduanya dalam pemecahan masalah matematika. Memanfaatkan konsep-konsep dan hukumhukum ilmu pengetahuan alam dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari. 16 . 20.15 Mengembangkan materi. 20. dan konsep keilmuan IPS. 20.19 Menguasai konsep dan prinsip kepribadian nasional dan demokrasi konstitusional Indonesia. alat hitung. sikap. 20.11 20. struktur. 20. Mampu menggunakan alat peraga. teknologi. serta. 20.13 IPS Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan.12 20. konsep. Memahami struktur ilmu pengetahuan alam.18 PKn Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. dan piranti lunak komputer.17 Memahami fenomena interaksi perkembangan ilmu pengetahuan.14 20. prosedural. pemajuan HAM.10 Mampu menggunakan pengetahuan konseptual. alat ukur. dan keterampilan IPS. IPA Mampu melakukan observasi gejala alam baik secara langsung maupun tidak langsung.9 20. kehidupan agama.

22.1 22.3 23. Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. prinsip. Memilih materi lima mata pelajaran SD/MI yang sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.1 21.2 23.2 17 . nilai. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri.1 24.4 24. 23. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. 21.2 Memahami standar kompetensi lima mata pelajaran SD/MI. Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. moral. Memahami kompetensi dasar lima mata pelajaran SD/MI.2 21. Mengolah materi lima mata pelajaran SD/MI secara integratif dan kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.No. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran/bidang pengembangan yang diampu. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif.1 23.3 22. Memahami tujuan pembelajaran lima mata pelajaran SD/MI. Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara\ terus menerus. 21.21 Menguasai konsep. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU KELAS SD/MI 20. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. 24. dan norma kewarganegaraan Indonesia yang demokratis dalam konteks kewargaan negara dan dunia. 23.

Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. SMP/MTs. 3. emosional. dan latar belakang sosialbudaya. dan intelektual. strategi.4 2.6 18 . sosial-emosional. Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik.2 3.2 3. sosial. 1. moral. Mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu.3 3. 2.1 3.1 2. Memahami berbagai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. moral. dan SMK/MAK* No. Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu.4 3. spiritual. metode.3 1. Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu.1 Memahami karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik. Kompetensi Pedagodik 1.5 3. Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian. SMA/MA. intelektual. spiritual. Memahami prinsip-prinsip pengembangan kurikulum. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik. dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu.2 1. kultural. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN 1.Tabel 3 Standar Kompetensi Guru Mata Pelajaran di SD/MI. Menerapkan berbagai pendekatan.

2 19 . dan santun dengan peserta didik. Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas. dan santun.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi secara optimal. 4. Berkomunikasi secara efektif. empatik.1 6. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu. dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh. (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian.1 6.6 5. dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN 4.2 4. (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru. Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. termasuk kreativitasnya. maupun lapangan.4 Memahami prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik. Memahami berbagai strategi berkomunikasi yang efektif.5 4. di laboratorium. Berkomunikasi secara efektif.No.1 4. dan (d) reaksi guru terhadap 7. 4. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. 7. baik untuk kegiatan di dalam kelas. 6.3 4. empatik. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. dan/atau bentuk lain. laboratorium. 5. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. empatik. secara lisan. Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran.1 7. Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. tulisan.

6 8. Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. 8. 9.1 10. Mengkomunikasikan hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan. dan seterusnya. Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.1 8. Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.3 20 . Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu. Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.1 9.No. Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu. Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar.2 8.3 8. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.5 Memahami prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.4 10.4 8.7 9.3 9.2 10. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN respons peserta didik. Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.2 9. 8. 10. Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. 8.

Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. tanggung jawab yang tinggi. Berperilaku jujur. dewasa.2 12.2 21 . Bekerja mandiri secara profesional. kondisi fisik.2 15. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap. latar belakang keluarga. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur. arif. Menunjukkan etos kerja. hukum dan sosial yang berlaku dalam masyarakat. Bertindak sesuai dengan norma agama. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Kepribadian 11. jenis kelamin. 13. Memahami kode etik profesi guru.1 13. teman sejawat.1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut.1 Bersikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik. stabil. 11. sosial.3 13. dan berwibawa. 16. tegas.1 15. agama.2 12. Bersikap inklusif. dan status sosial ekonomi. latar belakang keluarga. berakhlak mulia. Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut. Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. dan kebudayaan nasional Indonesia.1 14. adat-istiadat. Menerapkan kode etik profesi guru. hukum.3 14. rasa bangga menjadi guru. daerah asal. Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam.No.2 14. suku. dan berwibawa. teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran. Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi. dan gender.1 12. dan rasa percaya diri. ras. suku. 15. 12. serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil.3 Kompetensi Sosial 16. 16. Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri. bertindak objektif. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat.2 14. 15. dan status sosial-ekonomi. 11. Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik. arif. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. dan manusiawi.

dan santun dengan sesama pendidik. 22.2 Kompetensi Profesional 20. empatik.2 Beradaptasi dengan lingkungan tempat bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik. 17. struktur.3 22.1 17. 18. orang tua.1 Memahami standar kompetensi mata pelajaran yang diampu. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN 17. Menguasai materi. 19.1 19.1 21. Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. profesi ilmiah. konsep. Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. 19. dan masyarakat.1 18. 21. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. Berkomunikasi secara efektif. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. empatik dan efektif.No. empatik.3 18.2 Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun. dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. 17. Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun. Jabaran kompetensi Butir 20 untuk masingmasing guru mata pelajaran disajikan setelah tabel ini. Berkomunikasi dengan teman sejawat. Melaksanakan berbagai program dalam lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. 22 . tenaga kependidikan. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. Memahami kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. 21.2 21. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya.

dan SMA/MA. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. SMP/MTs. konsep. 1.No. konsep. 23. Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam.4 24.3 Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik − Menginterpretasikan materi. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN 22. 1.2 Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. − Menganalisis materi. Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. 23 .1 Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam − Menginterpretasikan materi. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus menerus. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri. 1. struktur. konsep. Kompetensi Guru mata pelajaran Pendidikan Agama pada SD/MI. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. struktur. konsep. struktur. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri. − Menganalisis materi. struktur.2 Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen − Menginterpretasikan materi. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan.1 24.2 23.1 23. 23. konsep. 24. struktur.2 Kompetensi Inti Guru butir 20 untuk setiap guru mata pelajaran dijabarkan sebagai berikut.3 23. SMK/MAK* 1.

1. konsep. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. SMP/MTs. struktur. SMA/MA.− Menganalisis materi. 1.6 Kompetensi Guru Pendidikan Agama Konghucu − Menginterpretasikan materi. apresiasi. − Memahami substansi Pendidikan Kewarganegaraan yang meliputi pengetahuan kewarganegaraan (civic knowledge). dan SMA/MA. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. 2. konsep.4 Kompetensi Guru Pendidikan Agama Hindu − Menginterpretasikan materi. konsep. 3. struktur. konsep. konsep. 1. struktur. dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. struktur. musik. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. SMK/MAK* − Memahami materi. − Menunjukkan manfaat mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan. konsep. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Seni Budaya. − Menganalisis materi. konsep. SMK/MAK* − Menguasai materi. 24 . teater) dan keterampilan. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. struktur. tari.5 Kompetensi Guru Pendidikan Agama Buddha − Menginterpretasikan materi. struktur. Kompetensi Guru mata pelajaran PKn pada SMP/MTs. dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. nilai dan sikap kewarganegaraan (civic disposition). − Menganalisis materi. konsep. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. − Menganalisis materi. struktur. struktur. struktur. struktur. konsep. dan ketrampilan kewarganegaraan (civic skills). konsep. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. Kompetensi Guru mata pelajaran Seni Budaya pada SD/MI. − Menganalisis materi.

− Menjelaskan aspek sosiologi dalam kinerja diri. Olahraga. secara struktur dan fungsinya − Menjelaskan aspek kinesiologi dan kinerja fisik manusia. − Menjelaskan dimensi anatomi manusia. model matematika. − Menjelaskan perspektif sejarah pendidikan jasmani. memelihara dan melacak serta memecahkan masalah (troubleshooting) pada komputer personal. dan Kesehatan pada SD/MI. − Menggunakan konsep-konsep statistika dan peluang. − Menggunakan trigonometri. − Menggunakan pengukuran dan penaksiran. termasuk dinamika sosial. etika dan perilaku moral. − Menggunakan konsep-konsep kalkulus dan geometri analitik. − Menggunakan logika matematika. Kompetensi Guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani. piranti lunak komputer. − Menjelaskan aspek psikologi pada kinerja manusia. 6. alat hitung. men-setup. − Menjelaskan aspek fisiologis manusia dan efek dari kinerja latihan. 25 . dan perbedaan jenis kelamin. hubungan di antara bilangan.4. kecemasan dan stress. − Menjelaskan teori perkembangan gerak. termasuk aspek-aspek yang mempengaruhinya. termasuk keterampilan dasar dan kompleks dan hubungan timbal balik di antara domain kognitif. SMA/MA. dan SMA/MA. Mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada SMP/MTs. Kompetensi Guru mata pelajaran Matematika pada SMP/MTs. SMP/MTs. − Menjelaskan teori belajar gerak. 5. alat ukur. − Menggunakan pola dan fungsi. SMK/MAK* − Mengoperasikan komputer personal dan periferalnya. − Menggunakan konsep-konsep geometri. menginstalasi. − Menjelaskan sejarah dan filsafat matematika. berbagai sistem bilangan dan teori bilangan. suku. dan model statistika. SMA/MA. SMK/MAK* − Menjelaskan dimensi filosofis pendidikan jasmani termasuk etika sebagai aturan dan profesi. serta persepsi diri. termasuk motivasi dan tujuan. − Menggunakan konsep-konsep aljabar. − Merakit. − Menggunakan vektor dan matriks. − Mampu menggunakan alat peraga. − Menggunakan konsep dan proses matematika diskrit. afektif dan psikomotorik. dan budaya. SMK/MAK* − Menggunakan bilangan.

− Menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dalam disiplin atau materi pembelajaran lain dan sebagai media komunikasi. − Mengoperasikan perangkat keras dan perangkat lunak pendukung pembelajaran. − Mendesain dan mengelola lingkungan pembelajaran/sumber daya dengan memperhatikan standar kesehatan dan keselamatan. − Menerapkan konsep. audio dan video. − Mengolah kata (word processing) dengan komputer personal. − Menjelaskan penerapan hukum-hukum IPA dalam teknologi terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. − Membuat dan memelihara situs laman (web). − Membuat presentasi interaktif yang memenuhi kaidah komunikasi visual dan interpersonal. hukum. faximile). 26 . − Menggunakan sarana telekomunikasi (telephone. termasuk pemrosesan gambar. dan hubungan IPA dengan matematika dan teknologi. − Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum alam sederhana. Kompetensi Guru mata pelajaran IPA pada SMP/MTs − Memahami konsep-konsep. 7. − Memahami EULA (End User Licence Agreement) dan keterbatasan serta keluasan penggunaan perangkat lunak secara legal. hukum-hukum. − Membuat media grafis dengan menggunakan perangkat lunak publikasi.− Melakukan pemrograman komputer dengan salah satu bahasa pemrograman berorientasi objek. − Membuat dan memelihara jaringan komputer (kabel dan nirkabel). − Memahami hubungan antar berbagai cabang IPA. − Mengolah lembar kerja (spreadsheet) dan grafik dengan komputer personal. − Mengelola pangkalan data (data base) dengan komputer personal atau komputer server. mobilephone. − Memahami proses berpikir IPA dalam mempelajari proses dan gejala alam − Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam. dan teori IPAuntuk menjelaskan berbagai fenomena alam. − Membuat dan menggunakan media komunikasi. − Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan IPA. dan teori-teori IPA serta penerapannya secara fleksibel. − Memahami lingkup dan kedalaman IPA sekolah.

− Memahami sejarah perkembangan IPA dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut. − Menggunakan alat-alat ukur. − Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium biologi sekolah. − Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan bidang ilmu biologi dan ilmu-ilmu yang terkait. dan teori-teori biologi serta penerapannya secara fleksibel. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran biologi di kelas. alat hitung. SMK/MAK* − Memahami konsep-konsep. dan teori fisika kimia dan matematika untuk menjelaskan/mendeskripsikan fenomena biologi. − Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam/biologi. − Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum biologi. laboratorium. − Menggunakan alat-alat ukur. − Menjelaskan penerapan hukum-hukum biologi dalam teknologi yang terkait dengan biologi terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. alat peraga. − Memahami proses berpikir biologi dalam mempelajari proses dan gejala alam. alat peraga. alat hitung. laboratorium dan lapangan. − Menerapkan konsep. − Memahami lingkup dan kedalaman biologi sekolah. − Memahami sejarah perkembangan IPA pada umumnya khusunya biologi dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut. − Merancang eksperiment biologi untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. − Melaksanakan eksperiment biologi dengan cara yang benar. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran IPA di kelas. − Memahami struktur (termasuk hubungan fungsional antar konsep) ilmu Biologi dan ilmu-ilmu lain yang terkait.− Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium IPA sekolah. 27 . 8. hukum-hukum. − Merancang eksperimen IPA untuk keperluan pembelajaran atau penelitian − Melaksanakan eksperimen IPA dengan cara yang benar. hukum. Kompetensi Guru Mata pelajaran Biologi pada SMA/MA.

dinamika. laboratorium. − Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam. hukum-hukum. − Menerapkan konsep. energetika dan kinetika serta penerapannya secara fleksibel. Kompetensi Guru mata pelajaran Kimia pada SMA/MA. − Menggunakan alat-alat ukur. − Memahami lingkup dan kedalaman fisika sekolah. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran fisika di kelas. − Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum kimia. − Memahami proses berpikir kimia dalam mempelajari proses dan gejala alam. − Memahami sejarah perkembangan IPA pada umumnya khususnya fisika dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut. SMK/MAK* − Memahami konsep-konsep. dan kimia. − Memahami struktur (termasuk hubungan fungsional antar konsep) ilmu Fisika dan ilmu-ilmu lain yang terkait. alat hitung. dan lapangan. dan teori fisika dan matematika untuk menjelaskan/mendeskripsikan fenomena kimia. − Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium fisika sekolah. dan teori-teori kimia yang meliputi struktur. − Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum fisika. dan teori fisika untuk menjelaskan fenomena biologi. − Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan bidang ilmu fisika dan ilmu-ilmu yang terkait. dan teori-teori fisika serta penerapannya secara fleksibel. alat peraga. − Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam/kimia. 10. − Memahami struktur (termasuk hubungan fungsional antar konsep) ilmu Kimia dan ilmu-ilmu lain yang terkait. hukum. SMK/MAK* − Memahami konsep-konsep. 28 . hukum-hukum. − Melaksanakan eksperimen fisika dengan cara yang benar. hukum. − Memahami proses berpikir fisika dalam mempelajari proses dan gejala alam.9. Kompetensi Guru mata pelajaran Fisika pada SMA/MA. − Menjelaskan penerapan hukum-hukum fisika dalam teknologi terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. − Menerapkan konsep. − Merancang eksperimen fisika untuk keperluan pembelajaran atau penelitian.

− Menunjukkan manfaat mata pelajaran Sosioligi. − Membedakan struktur keilmuan IPS dengan Ilmu-ilmu Sosial. Kompetensi Guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada SMP/MTs − Menguasai materi. − Menggunakan alat-alat ukur. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran kimia di kelas. dan pola pikir mata pelajaran IPS baik dalam lingkup lokal. − Menunjukkan manfaat mata pelajaran IPS. − Memahami lingkup dan kedalaman kimia sekolah. − Memahami angkah-langkah kerja ilmuwan sosial. Kompetensi Guru mata pelajaran Sosiologi pada SMA/MA. alat peraga. alat hitung. − Membedakan pendekatan-pendekatan Ekonomi. nasional. − Merancang eksperiment kimia untuk keperluan pembelajaran atau penelitian.− Menjelaskan penerapan hukum-hukum kimia dalam teknologi yang terkait dengan kimia terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan seharihari. Kompetensi Guru mata pelajaran Ekonomi pada SMA/MA. SMK/MAK* − Memahami materi. − Melaksanakan eksperiment kimia dengan cara yang benar. struktur. konsep. − Memahami sejarah perkembangan IPA pada umumnya khusunya kimia dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut. 12. 29 . − Menguasai konsep dan pola pikir keilmuan dalam bidang IPS. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Sosiologi. struktur. SMK/MAK* − Memahami materi. 13. − Menunjukkan manfaat mata pelajaran Ekonomi. − Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium kimia sekolah. 11. struktur. − Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan bidang ilmu yang terkait dengan mata pelajaran kimia. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Ekonomi. laboratorium dan lapangan. konsep. maupun global.

Menunjukkan manfaat mata pelajaran Sejarah. dan objek geografi. − Memahami hakekat bahasa dan pemerolehan bahasa. Bahasa Indonesia pada Kompetensi Guru mata pelajaran SMP/MTs. dan materi berbagai aliran linguistik yang terkait dengan pengembangan materi pembelajaran bahasa. Menguasai materi geografi secara luas dan mendalam Menunjukkan manfaat mata pelajaran geografi 16. struktur. − Mengapresiasi karya sastra secara reseptif dan produktif. Kompetensi Guru mata pelajaran Geogafi pada SMA/MA. Membedakan pendekatan-pendekatan Sejarah. SMA/MA. − Menguasai kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. dan ragam bahasa Indonesia. 15. SMK/MAK* − Memahami konsep. ruang lingkup. ruang lingkup.14. Menguasai hakikat struktur keilmuan. − Membedakan jenis-jenis Antropologi. dan objek Sejarah. Kompetensi Guru mata pelajaran Sejarah pada SMA/MA. teori. − Menunjukkan manfaat mata pelajaran Antropologi. Membedakan pendekatan-pendekatan geografi. Kompetensi Guru mata pelajaran Antropologi pada SMA/MA. − Memahami teori dan genre sastra Indonesia. SMK/MAK* − Memahami materi. SMK/MAK* − − − − Menguasai hakikat struktur keilmuan. − Memahami kedudukan. SMK/MAK* − − − − 17. dan konsep pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Antropologi. fungsi. Menguasai materi Sejarah secara luas dan mendalam. 30 .

18. wacana. wacana. Kompetensi Guru Bahasa Perancis pada SMA/MA. 18. − Menguasai bahasa Arab lisan dan tulis. SMK/MAK* − Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Arab (linguistik.18. SMP/MTs. dan strategis). − Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulis. dan SMA/MA. SMK/MAK* − Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Jerman (linguistik. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. dan strategis). SMK/MAK* − Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Inggris (linguistik. wacana. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. dan strategis). reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. sosiolinguistik. Kompetensi Guru Bahasa Arab pada SMA/MA. wacana. sosiolinguistik. dan strategis). wacana. 18. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. Kompetensi Guru Bahasa Inggris pada SD/MI. − Menguasai bahasa Perancis lisan dan tulis. dan strategis). dan strategis). SMK/MAK* − Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Perancis (linguistik. Kompetensi Guru Bahasa Jepang pada SMA/MA. sosiolinguistik.3. wacana. sosiolinguistik. wacana. − Menguasai bahasa Jepang lisan dan tulis.1. dan strategis).5. sosiolinguistik. dan strategis). sosiolinguistik.4.2. SMK/MAK* − Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Jepang (linguistik. wacana. Kompetensi Guru Bahasa Jerman pada SMA/MA. 31 . 18. sosiolinguistik. dan strategis). sosiolinguistik. sosiolinguistik. Kompetensi Guru mata pelajaran Bahasa Asing 18. wacana. − Menguasai bahasa Jerman lisan dan tulis. sosiolinguistik. wacana. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. dan strategis).

− Menguasai bahasa Mandarin lisan dan tulis. dan strategis). wacana. MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. TTD. dan strategis). sosiolinguistik. Kompetensi Guru Bahasa Mandarin pada SMA/MA. SMK/MAK* − Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Mandarin (linguistik. sosiolinguistik.6.18. wacana. BAMBANG SUDIBYO 32 .

atau bentuk lain yang sederajat. Kualifikasi Akademik Guru Melalui Pendidikan Formal Kualifikasi akademik guru pada satuan pendidikan jalur formal mencakup kualifikasi akademik guru pendidikan Anak Usia Dini/ Taman Kanak-kanak/Raudatul Atfal (PAUD/TK/RA). harus memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) program studi yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan/diampu. dan guru sekolah menengah kejuruan/madrasah aliyah kejuruan (SMK/MAK*).SALINAN LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 16 TAHUN 2007 TANGGAL 4 MEI 2007 STANDAR KUALIFIKASI AKADEMIK DAN KOMPETENSI GURU A. guru sekolah menengah pertama/madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs). Kualifikasi Akademik Guru PAUD/TK/RA Guru pada PAUD/TK/RA harus memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) dalam bidang pendidikan anak usia dini atau psikologi yang diperoleh dari program studi yang terakreditasi. atau bentuk lain yang sederajat. atau bentuk lain yang sederajat. d. Kualifikasi Akademik Guru SMA/MA Guru pada SMA/MA. guru sekolah menengah atas/madrasah aliyah (SMA/MA). Kualifikasi Akademik Guru SMP/MTs Guru pada SMP/MTs. guru sekolah dasar luar biasa/sekolah menengah luar biasa/sekolah menengah atas luar biasa (SDLB/SMPLB/SMALB). dan diperoleh dari program studi yang terakreditasi. guru sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah (SD/MI). c. KUALIFIKASI AKADEMIK GURU 1. sebagai berikut. Kualifikasi Akademik Guru SD/MI Guru pada SD/MI. harus memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) dalam bidang pendidikan SD/MI (D-IV/S1 PGSD/PGMI) atau psikologi yang diperoleh dari program studi yang terakreditasi. 1 . b. harus memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) program studi yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan/diampu. a. dan diperoleh dari program studi yang terakreditasi.

Uji kelayakan dan kesetaraan bagi seseorang yang memiliki keahlian tanpa ijazah dilakukan oleh perguruan tinggi yang diberi wewenang untuk melaksanakannya. untuk guru 2 . hanya kelompok mata pelajaran normatif dan adaptif. Kualifikasi Akademik Guru Melalui Uji Kelayakan dan Kesetaraan Kualifikasi akademik yang dipersyaratkan untuk dapat diangkat sebagai guru dalam bidang-bidang khusus yang sangat diperlukan tetapi belum dikembangkan di perguruan tinggi dapat diperoleh melalui uji kelayakan dan kesetaraan. harus memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) program pendidikan khusus atau sarjana yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan/diampu. dan diperoleh dari program studi yang terakreditasi. 2. dan diperoleh dari program studi yang terakreditasi. Keterangan: Tanda * pada halaman ini dan halaman-halaman berikutmya. f. Kualifikasi Akademik Guru SMK/MAK* Guru pada SMK/MAK* atau bentuk lain yang sederajat. harus memiliki kualifikasi akademik pendidikan minimum diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1) program studi yang sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan/diampu. atau bentuk lain yang sederajat.e. Kualifikasi Akademik Guru SDLB/SMPLB/SMALB Guru pada SDLB/SMPLB/SMALB.

dan guru mata pelajaran pada SD/MI. dan latar belakang sosial-budaya. Menguasai teori belajar dan prinsipprinsip pembelajaran yang mendidik. intelektual. Mengidentifikasi kesulitan peserta didik usia TK/PAUD dalam berbagai bidang Pengembangan. Memahami prinsip-prinsip pengembangan kurikulum. otentik. kultural. sosial.2 1. Mengidentifikasi potensi peserta didik usia TK/PAUD dalam berbagai bidang pengembangan. dan bemakna. guru kelas SD/MI.2 3.4 Memahami karakteristik peserta didik usia TK/PAUD yang berkaitan dengan aspek fisik. Tabel 1 Standar Kompetensi Guru PAUD/TK/RA No. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan bidang pengembangan yang diampu. dan SMK/MAK* sebagai berikut. Memahami berbagai teori belajar dan prinsip-prinsip bermain sambil belajar yang mendidik yang terkait dengan berbagai bidang pengembangan di TK/PAUD. moral. SMA/MA. yaitu kompetensi pedagogik. yang terkait dengan berbagai bidang pengembangan di TK/PAUD. 1. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU TK/PAUD Kompetensi Pedagodik 1. 3. SMP/MTs.1 1. dan profesional. dan intelektual. Standar kompetensi guru mencakup kompetensi inti guru yang dikembangkan menjadi kompetensi guru PAUD/TK/RA. Menerapkan berbagai pendekatan. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik. emosional. 2.3 1. moral. Menentukan tujuan kegiatan pengembangan yang mendidik. Keempat kompetensi tersebut terintegrasi dalam kinerja guru. dan teknik bermain sambil belajar yang bersifat holistik. STANDAR KOMPETENSI GURU Standar kompetensi guru ini dikembangkan secara utuh dari empat kompetensi utama.B. sosial-emosional. Mengidentifikasi kemampuan awal peserta didik usia TK/PAUD dalam berbagai bidang pengembangan.1 3. metode.2 3 .1 2. sosial. kepribadian. strategi. 2.

1 4 . Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki.No. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan kualitas kegiatan pengembangan yang mendidik.4 3. Menciptakan suasana bermain yang menyenangkan. Menyediakan berbagai kegiatan bermain sambil belajar untuk mendorong peserta didik mengembangkan potensinya secara optimal termasuk kreativitasnya.8 5. Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian. dan bermakna. inklusif. Menyusun rancangan kegiatan pengembangan yang mendidik yang lengkap. mingguan dan harian dalam berbagai kegiatan pengembangan di TK/PAUD. Menerapkan kegiatan bermain yang bersifat holistik. maupun di luar kelas. Mengembangkan komponen-komponen rancangan kegiatan pengembangan yang mendidik dan menyenangkan.5 3. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan penyelenggaraan kegiatan pengembangan yang mendidik.6 4. otentik. 6. 5.3 4.1 6.2 4.5 4.4 4.6 4. Memahami prinsip-prinsip perancangan kegiatan pengembangan yang mendidik dan menyenangkan. Mengambil keputusan transaksional dalam kegiatan pengembangan di TK/PAUD sesuai dengan situasi yang berkembang.1 Menentukan kegiatan bermain sambil belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pengembangan. baik untuk kegiatan di dalam kelas.7 4. Memilih materi kegiatan pengembangan yang mendidik yaitu kegiatan bermain sambil belajar sesuai dengan tujuan pengembangan Menyusun perencanaan semester. Menyelenggarakan kegiatan pengembangan yang mendidik 4. 4. dan demokratis Memanfaatkan media dan sumber belajar yang sesuai dengan pendekatan bermain sambil belajar.3 3. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU TK/PAUD 3. Menerapkan tahapan bermain anak dalam kegiatan pengembangan di TK/PAUD.

dan santun dengan peserta didik. 7.2 8. Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik lima mata pelajaran SD/MI. 7.4 8.1 8. (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik. Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan. empatik dan santun.7 9.5 8. dan seterusnya. empatik. Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar. empatik. 9. Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.1 9.4 5 .1 7. Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen. Berkomunikasi secara efektif. (c) respons peserta didik. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU TK/PAUD Berkomunikasi secara efektif. Memahami prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik lima mata pelajaran SD/MI. Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran.3 9.No.2 9. Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar. Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar 8. dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi pembelajaran yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik.6 8.2 Memahami berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. (b) memberikan pertanyaan atau tugas sebagai undangan kepada peserta didik untuk merespons. 8.3 8. Mengkomunikasikan hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan. baik secara lisan maupun tulisan.

10. tanggungjawab yang tinggi. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran lima mata pelajaran SD/MI. Menerapkan kode etik profesi guru. daerah asal. suku.1 13. Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri. Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan lima mata pelajaran SD/MI. 12. hukum.2 10. Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa.1 10. serta kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU TK/PAUD Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.2 14.2 12.3 6 . Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut. Bertindak sesuai dengan norma agama. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. Kompetensi Kepribadian 11. arif. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. dan manusiawi. Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi. 11.1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap.1 12. Bekerja mandiri secara profesional. tegas.1 15.3 13. rasa bangga menjadi guru. Berperilaku jujur. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil. Berperilaku yang dapat diteladani oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. 13. dewasa. 11. dan rasa percaya diri. dan berwibawa. arif.2 14. Berperilaku sesuai dengan kode etik guru. 10. stabil. adat-istiadat. 15. sosial. Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan. hukum dan norma sosial yang berlaku dalam masyarakat. dan gender.2 12. Memahami kode etik profesi guru.No. dan kebudayaan nasional Indonesia. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur.3 15. berakhlak mulia.3 Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan. dan akhlak mulia. dan berwibawa. Menunjukkan etos kerja.2 15.1 14. 14.

Berkomunikasi secara efektif. suku.1 16. Bersikap inklusif. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya. dan santun dengan sesama pendidik.No. empatik. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU TK/PAUD Kompetensi Sosial 16. 18.1 18. Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun. latar belakang keluarga. Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun.2 7 . bertindak objektif. teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran. 16. serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin.2 17. dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan.2 19. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. jenis kelamin.3 18. dan masyarakat. orang tua. 17. Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik. agama. empatik dan efektif. termasuk memahami bahasa daerah setempat. profesi ilmiah. kondisi fisik.1 17. dan status sosial-ekonomi. 19. tenaga kependidikan. Berkomunikasi dengan teman sejawat. teman sejawat.1 19. empatik. 17.2 Bersikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik. Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. dan status sosial ekonomi. latar belakang keluarga. Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. Beradaptasi dengan lingkungan tempat bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik. ras. Melaksanakan berbagai program dalam lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik.

Memahami tujuan setiap kegiatan pengembangan.3 23.2 21. sosial-emosional.1 22. pengetahuan sosial. Mengolah materi bidang pengembangan secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. 20. kesehatan dan gizi sebagai sarana pengembangan untuk setiap bidang pengembangan anak TK/PAUD. pendidikan jasmani.4 24. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran/bidang pengembangan yang diampu. Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus menerus. Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. nilai moral.2 23. kognitif. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. 24. dan bahasa anak TK/PAUD. konsep. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi. struktur.2 20.2 23. 20. 21. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. Memahami kemampuan anak TK/PAUD dalam setiap bidang pengembangan.2 8 . Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri.1 Menguasai konsep dasar matematika. seni. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU TK/PAUD Kompetensi Profesional 20. sains. 22.3 21.No. Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan.3 22. Menguasai berbagai permainan anak. Menguasai penggunaan berbagai alat permainan untuk mengembangkan aspek fisik. Memahami kemajuan anak dalam setiap bidang pengembangan di TK/PAUD.1 24. Memilih materi bidang pengembangan yang sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. 23.1 21. Menguasai materi. agama.1 23. bahasa. sosial budaya.

Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan lima mata pelajaran SD/MI Memilih materi lima mata pelajaran SD/MI yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. Memahami berbagai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan lima mata pelajaran SD/MI.2 3. intelektual. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU KELAS SD/MI Kompetensi Pedagodik 1. Mengidentifikasi potensi peserta didik usia sekolah dasar dalam lima mata pelajaran SD/MI.Tabel 2 Standar Kompetensi Guru Kelas SD/MI No. sosial. emosional. Mengidentifikasi kemampuan awal peserta didik usia sekolah dasar dalam lima mata pelajaran SD/MI.4 Memahami karakteristik peserta didik usia sekolah dasar yang berkaitan dengan aspek fisik. 2. moral. Menerapkan pendekatan pembelajaran tematis. Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik usia SD/MI. Menerapkan berbagai pendekatan. Memahami prinsip-prinsip pengembangan kurikulum.1 3.1 2. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik. sosial-emosional.3 3. 2.3 1.5 3. 3. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik. dan latar belakang sosial-budaya. dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam lima mata pelajaran SD/MI.2 2.1 9 .6 4. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran/bidang pengembangan yang diampu. 4.4 3. dan intelektual. Memahami prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik.2 1. metode. 1. Mengidentifikasi kesulitan peserta belajar usia sekolah dasar dalam lima mata pelajaran SD/MI. spiritual. Menentukan tujuan lima mata pelajaran SD/MI. strategi.3 3. moral.1 1. Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian. khususnya di kelas-kelas awal SD/MI. kultural.

laboratorium. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. termasuk kreativitasnya. di laboratorium.2 8. 8.2 7. dan di lapangan.5 4. Memahami berbagai strategi berkomunikasi yang efektif.6 Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran. baik untuk kegiatan di dalam kelas. Berkomunikasi secara efektif. Memahami prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik lima mata pelajaran SD/MI. Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi belajar secara optimal. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran. Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. Berkomunikasi secara efektif. dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi pembelajaran yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik.4 4.1 10 . (c) respons peserta didik. dan seterusnya.1 6. 5. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU KELAS SD/MI 4. Mengambil keputusan transaksional dalam lima mata pelajaran SD/MI sesuai dengan situasi yang berkembang. empatik dan santun. Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. 5. baik secara lisan maupun tulisan. empatik.No. maupun lapangan.2 4. 6.3 4. empatik. (b) memberikan pertanyaan atau tugas sebagai undangan kepada peserta didik untuk merespons. Menggunakan media pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik dan lima mata pelajaran SD/MI untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. 7.1 7.1 6. (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik. dan santun dengan peserta didik.

dan kebudayaan nasional Indonesia. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran. 11. Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan. sosial. 9. Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut. Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar.7 9.1 10. Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. hukum dan norma sosial yang berlaku dalam masyarakat.2 9.3 8.6 8.2 11 .3 9. adat-istiadat. Mengkomunikasikan hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan. Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan lima mata pelajaran SD/MI. Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU KELAS SD/MI 8. 9. serta kebudayaan nasional Indonesia yang beragam.No. Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan.1 Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik lima mata pelajaran SD/MI.5 8. Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen.4 10. 10.1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut. 11. Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan.4 8.2 10. dan gender. Bertindak sesuai dengan norma agama. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran. suku. daerah asal. hukum.2 8.3 Kompetensi Kepribadian 11. Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran lima mata pelajaran SD/MI.

3 Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. arif. dan santun dengan sesama pendidik. tegas.2 17. Menerapkan kode etik profesi guru. berakhlak mulia.No. ras. stabil. dan status sosial-ekonomi. arif.2 12.1 12. agama. Kompetensi Sosial 16. Menunjukkan etos kerja. Bersikap inklusif.1 jawab yang tinggi. latar belakang keluarga. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU KELAS SD/MI Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur. 12.3 12 . 17. teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran. orang tua. dan berwibawa.3 Berperilaku jujur. dan rasa percaya diri. dewasa. tanggung 14. 15. empatik. Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. bertindak objektif. teman sejawat. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil.2 menjadi guru.2 15. jenis kelamin. empatik. 13.2 17. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. rasa bangga 14. kondisi fisik. dan berwibawa. tenaga kependidikan. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik. Bekerja mandiri secara profesional. Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri. dan status sosial ekonomi. empatik dan efektif.1 15. dan manusiawi. dan masyarakat. suku. Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun.3 13. 12.1 Bersikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik. Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap. 16. 14. 13. serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin. Memahami kode etik profesi guru.2 14. 16. Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia. Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik. Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi.1 17. Berkomunikasi secara efektif.3 15. Berperilaku yang dapat diteladani oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. Berperilaku sesuai dengan kode etik guru. latar belakang keluarga.

struktur.1 20.2 Beradaptasi dengan lingkungan tempat bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik. Mampu mengapresiasi karya sastra Indonesia. Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan. Menguasai materi. secara reseptif dan produktif. dan logika matematika.1 18.2 Kompetensi Profesional 20.2 20.7 20. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. Melaksanakan berbagai program dalam lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. termasuk memahami bahasa daerah setempat.3 Bahasa Indonesia Memahami hakikat bahasa dan pemerolehan bahasa. geometri. 19. aljabar. 19. membaca. trigonometri. fungsi. statistika. profesi ilmiah.1 19.6 20. Menguasai dasar-dasar dan kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.4 20.5 20.8 13 . Memahami kedudukan. 20.No. Berkomunikasi dengan teman sejawat. 18. dan menulis) Memahami teori dan genre sastra Indonesia. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain. Matematika Menguasai pengetahuan konseptual dan prosedural serta keterkaitan keduanya dalam konteks materi aritmatika. konsep. berbicara. Mampu menggunakan matematisasi horizontal dan vertikal untuk menyelesaikan masalah matematika dan masalah dalam dunia nyata. Memiliki keterampilan berbahasa Indonesia (menyimak. pengukuran. 20. dan ragam bahasa Indonesia. 18. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU KELAS SD/MI Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya.

dan perilaku yang mendukung kegiatan pembelajaran PKn.9 Mampu menggunakan pengetahuan konseptual. Mengembangkan materi. alat ukur. 20. struktur. semangat kebangsaan dan cinta tanah air serta bela negara. dan keterampilan IPS.16 20. serta penegakan hukum secara adil dan benar. dan prinsip-prinsip pokok ilmu-ilmu sosial dalam konteks kebhinnekaan masyarakat Indonesia dan dinamika kehidupan global. IPA 20. 20. Memahami fenomena interaksi perkembangan ilmu pengetahuan.13 Memahami struktur ilmu pengetahuan alam. 20.11 Mampu melakukan observasi gejala alam baik secara langsung maupun tidak langsung. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU KELAS SD/MI 20. sikap. 14 . pemajuan HAM. seni.14 IPS Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan. dan konsep keilmuan IPS. dan keterkaitan keduanya dalam pemecahan masalah matematika. Memahami cita-cita. termasuk hubungan fungsional antarkonsep.19 Menguasai konsep dan prinsip kepribadian nasional dan demokrasi konstitusional Indonesia. dan piranti lunak komputer. kehidupan agama.10 Mampu menggunakan alat peraga.20 Menguasai konsep dan prinsip perlindungan.No.15 20.17 20. dan perkembangan masyarakat serta saling ketergantungan global. nilai. yang berhubungan dengan mata pelajaran IPA. konsep. teknologi. 20. prosedural. nilai. serta. alat hitung.12 Memanfaatkan konsep-konsep dan hukumhukum ilmu pengetahuan alam dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari.18 20. 20. penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. 20. nilai. PKn Menguasai materi keilmuan yang meliputi dimensi pengetahuan.

Memahami kompetensi dasar lima mata pelajaran SD/MI. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri.21 Menguasai konsep.2 15 . nilai. Memilih materi lima mata pelajaran SD/MI yang sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif. 21.2 23. Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi. dan norma kewarganegaraan Indonesia yang demokratis dalam konteks kewargaan negara dan dunia.2 21. prinsip.1 22. 23.1 23. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan.No.3 23. Mengolah materi lima mata pelajaran SD/MI secara integratif dan kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU KELAS SD/MI 20.4 24. Memahami tujuan pembelajaran lima mata pelajaran SD/MI. 21.2 23. 22.1 24. 24. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran/bidang pengembangan yang diampu.1 21. Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara\ terus menerus. 22. moral. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri.3 Memahami standar kompetensi lima mata pelajaran SD/MI. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif.

spiritual. kultural. strategi. Mengembangkan komponen-komponen rancangan pembelajaran. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu.1 4.1 2. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN 1.3 1.3 3. moral. moral.2 3. SMA/MA. spiritual. Memilih materi pembelajaran yang diampu yang terkait dengan pengalaman belajar dan tujuan pembelajaran. sosial. dan latar belakang sosialbudaya. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik. 1.1 Memahami karakteristik peserta didik yang berkaitan dengan aspek fisik. Menentukan tujuan pembelajaran yang diampu. 2. dan SMK/MAK* No. Kompetensi Pedagodik 1. Mengidentifikasi potensi peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. Mengidentifikasi kesulitan belajar peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam mata pelajaran yang diampu. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik.4 3. Menerapkan berbagai pendekatan.2 3.5 3.2 1. Mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta didik dalam mata pelajaran yang diampu. dan intelektual. intelektual. Memahami berbagai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik terkait dengan mata pelajaran yang diampu. emosional.4 2. Menata materi pembelajaran secara benar sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik. 4. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik. metode. Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian. Memahami prinsip-prinsip pengembangan kurikulum.1 3.6 4. Menentukan pengalaman belajar yang sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diampu. Memahami prinsip-prinsip perancangan pembelajaran yang mendidik.Tabel 3 Standar Kompetensi Guru Mata Pelajaran di SD/MI.2 16 . SMP/MTs. sosial-emosional. 3.

4. baik untuk kegiatan di dalam kelas. Mengambil keputusan transaksional dalam pembelajaran yang diampu sesuai dengan situasi yang berkembang. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN 4.5 4. empatik. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran yang diampu. tulisan.1 6. empatik.2 17 . 7. (c) respons peserta didik terhadap ajakan guru. dan (d) reaksi guru terhadap respons peserta didik.4 4. dan di lapangan dengan memperhatikan standar keamanan yang dipersyaratkan. Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mengaktualisasikan potensi peserta didik. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran. Berkomunikasi secara efektif. termasuk kreativitasnya. Melaksanakan pembelajaran yang mendidik di kelas.No. maupun lapangan. 6. secara lisan. dan/atau bentuk lain.3 Menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. Menggunakan media pembelajaran dan sumber belajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran yang diampu untuk mencapai tujuan pembelajaran secara utuh. dan santun dengan peserta didik dengan bahasa yang khas dalam interaksi kegiatan/permainan yang mendidik yang terbangun secara siklikal dari (a) penyiapan kondisi psikologis peserta didik untuk ambil bagian dalam permainan melalui bujukan dan contoh. (b) ajakan kepada peserta didik untuk ambil bagian. 5.1 7. di laboratorium.1 6. 7.6 5.2 Menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik mencapai prestasi secara optimal. Memahami berbagai strategi berkomunikasi yang efektif. dan santun dengan peserta didik. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki. dan seterusnya. Berkomunikasi secara efektif. empatik. laboratorium. dan santun.

No.2 8. Menentukan prosedur penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.1 10.2 10. Mengkomunikasikan hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan. Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.2 9.4 8.3 18 . 8. Melakukan evaluasi proses dan hasil belajar.7 9. Menentukan aspek-aspek proses dan hasil belajar yang penting untuk dinilai dan dievaluasi sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.4 10. Mengadministrasikan penilaian proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan mengunakan berbagai instrumen. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran.6 8. Memanfaatkan informasi hasil penilaian dan evaluasi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. 10.3 9. Memanfaatkan hasil refleksi untuk perbaikan dan pengembangan pembelajaran dalam mata pelajaran yang diampu.5 8. Menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuk berbagai tujuan. Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk menentukan ketuntasan belajar Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan. 9.1 9.1 Memahami prinsip-prinsip penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diampu.3 8. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN 8. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar. Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan. 8.

2 14. 16. serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin. arif. arif. berakhlak mulia. Menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang tinggi. dan status sosial-ekonomi. dan kebudayaan nasional Indonesia.1 12. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN Kompetensi Kepribadian 11. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap dan stabil.2 14. 14. latar belakang keluarga. dan gender. kondisi fisik. Bersikap sesuai dengan norma agama yang dianut.No. ras. 11. dan berwibawa. dan status sosial ekonomi. Bangga menjadi guru dan percaya pada diri sendiri. Menerapkan kode etik profesi guru. 11. dan rasa percaya diri. hukum.1 Menghargai peserta didik tanpa membedakan keyakinan yang dianut. stabil. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur. Memahami kode etik profesi guru.2 12. dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat. latar belakang keluarga. tanggung jawab yang tinggi. daerah asal. 15. teman sejawat. suku.1 Bersikap inklusif dan objektif terhadap peserta didik. dewasa. suku.3 Kompetensi Sosial 16. sosial. Berperilaku yang dapat diteladan oleh peserta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya. rasa bangga menjadi guru. bertindak objektif.2 12. Berperilaku sesuai dengan kode etik profesi guru. dan berwibawa. orang tua peserta didik dan lingkungan sekolah karena perbedaan agama. 12. 16. teman sejawat dan lingkungan sekitar dalam melaksanakan pembelajaran. agama.1 15.2 15. Tidak bersikap diskriminatif terhadap peserta didik.2 19 . Menunjukkan etos kerja.1 13. Menampilkan diri sebagai pribadi yang dewasa. dan kebudayaan nasional Indonesia yang beragam. adat-istiadat. Berperilaku jujur. 13. tegas.3 15. Berperilaku yang mencerminkan ketakwaan dan akhlak mulia.1 14. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap. Bertindak sesuai dengan norma agama. Bekerja mandiri secara profesional. dan manusiawi. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru. Bersikap inklusif. jenis kelamin. hukum dan sosial yang berlaku dalam masyarakat.3 13.

1 19. empatik dan efektif.3 Memahami standar kompetensi mata pelajaran yang diampu. 22. orang tua.1 20 .2 21. 17. profesi ilmiah. Memahami kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu.2 19. Mengikutsertakan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik.No. Beradaptasi dengan lingkungan tempat bekerja dalam rangka meningkatkan efektivitas sebagai pendidik. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu. konsep. 17. 21. 22. empatik. struktur.2 17. dan komunitas ilmiah lainnya melalui berbagai media dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. Memilih materi pembelajaran yang diampu sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah Republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. 18. Berkomunikasi dengan teman sejawat. empatik. dan masyarakat. tenaga kependidikan. Melaksanakan berbagai program dalam lingkungan kerja untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah yang bersangkutan. Berkomunikasi dengan orang tua peserta didik dan masyarakat secara santun. Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang diampu. Berkomunikasi secara efektif. Berkomunikasi dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan dan tulisan atau bentuk lain.1 18. Mengkomunikasikan hasil-hasil inovasi pembelajaran kepada komunitas profesi sendiri secara lisan dan tulisan maupun bentuk lain. Memahami tujuan pembelajaran yang diampu. dan santun dengan sesama pendidik. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN 17.1 Berkomunikasi dengan teman sejawat dan komunitas ilmiah lainnya secara santun. Jabaran kompetensi Butir 20 untuk masingmasing guru mata pelajaran disajikan setelah tabel ini.1 21. Menguasai materi. 19.2 Kompetensi Profesional 20. 21.3 18. dan efektif tentang program pembelajaran dan kemajuan peserta didik.

21 . Melakukan penelitian tindakan kelas untuk peningkatan keprofesionalan. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam berkomunikasi. − Menganalisis materi.2 Kompetensi Guru Pendidikan Agama Kristen − Menginterpretasikan materi.2 23. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Memanfaatkan hasil refleksi dalam rangka peningkatan keprofesionalan.1 24. Melakukan refleksi terhadap kinerja sendiri secara terus menerus. konsep. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkan diri. 1.4 24. 1. konsep. KOMPETENSI INTI GURU KOMPETENSI GURU MATA PELAJARAN 22.No. − Menganalisis materi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. SMP/MTs. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan diri.2 Mengolah materi pelajaran yang diampu secara kreatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. konsep. konsep. dan SMA/MA. struktur. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif.3 23. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. 23. struktur.1 Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam − Menginterpretasikan materi.1 23. struktur. SMK/MAK* 1. Mengikuti kemajuan zaman dengan belajar dari berbagai sumber. struktur. 23. Kompetensi Guru mata pelajaran Pendidikan Agama pada SD/MI. 24.2 Kompetensi Inti Guru butir 20 untuk setiap guru mata pelajaran dijabarkan sebagai berikut.

1. − Menganalisis materi. struktur. konsep. SMA/MA. 1. musik. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. Kompetensi Guru mata pelajaran PKn pada SMP/MTs. struktur. SMK/MAK* − Menguasai materi. konsep. teater) dan keterampilan.6 Kompetensi Guru Pendidikan Agama Konghucu − Menginterpretasikan materi. − Memahami substansi Pendidikan Kewarganegaraan yang meliputi pengetahuan kewarganegaraan (civic knowledge). konsep. SMK/MAK* − Memahami materi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. 2.1. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu. Kompetensi Guru mata pelajaran Seni Budaya pada SD/MI. − Menunjukkan manfaat mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan. konsep. dan ketrampilan kewarganegaraan (civic skills). dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. konsep. apresiasi. tari. struktur. 22 . dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha. struktur. struktur. konsep. 3. konsep. struktur. − Menganalisis materi. dan pola pikir keilmuan (mencakup materi yang bersifat konsepsi.4 Kompetensi Guru Pendidikan Agama Hindu − Menginterpretasikan materi. konsep. struktur. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Buddha.3 Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik − Menginterpretasikan materi. dan SMA/MA. SMP/MTs. − Menganalisis materi. 1. struktur.5 Kompetensi Guru Pendidikan Agama Buddha − Menginterpretasikan materi. struktur. dan kreasi/rekreasi) yang mendukung pelaksanaan pembelajaran seni budaya (seni rupa. nilai dan sikap kewarganegaraan (civic disposition). dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. struktur. − Menganalisis materi. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. konsep. dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Pendidikan Agama Konghucu. konsep.

dan pola pikir ilmu-ilmu yang relevan dengan pembelajaran Seni Budaya. kecemasan dan stress. − Menggunakan trigonometri. − Menjelaskan sejarah dan filsafat matematika. 5. alat hitung. − Menjelaskan teori belajar gerak. SMA/MA. suku. dan model statistika. hubungan di antara bilangan. alat ukur. piranti lunak komputer. serta persepsi diri. 4. afektif dan psikomotorik. etika dan perilaku moral. termasuk motivasi dan tujuan. berbagai sistem bilangan dan teori bilangan. − Menggunakan konsep-konsep kalkulus dan geometri analitik. − Menjelaskan teori perkembangan gerak. Kompetensi Guru mata pelajaran Matematika pada SMP/MTs. − Menggunakan konsep-konsep geometri. 23 .− Menganalisis materi. dan SMA/MA. termasuk dinamika sosial. − Menjelaskan aspek psikologi pada kinerja manusia. Kompetensi Guru mata pelajaran Pendidikan Jasmani. − Menjelaskan perspektif sejarah pendidikan jasmani. − Menggunakan pengukuran dan penaksiran. − Menjelaskan aspek sosiologi dalam kinerja diri. dan Kesehatan pada SD/MI. SMK/MAK* − Menggunakan bilangan. − Menggunakan konsep dan proses matematika diskrit. − Menggunakan konsep-konsep statistika dan peluang. dan budaya. struktur. SMP/MTs. − Menggunakan konsep-konsep aljabar. secara struktur dan fungsinya − Menjelaskan aspek kinesiologi dan kinerja fisik manusia. Olahraga. − Mampu menggunakan alat peraga. termasuk aspek-aspek yang mempengaruhinya. − Menggunakan logika matematika. model matematika. konsep. − Menggunakan pola dan fungsi. SMK/MAK* − Menjelaskan dimensi filosofis pendidikan jasmani termasuk etika sebagai aturan dan profesi. − Menggunakan vektor dan matriks. − Menjelaskan dimensi anatomi manusia. termasuk keterampilan dasar dan kompleks dan hubungan timbal balik di antara domain kognitif. − Menjelaskan aspek fisiologis manusia dan efek dari kinerja latihan. dan perbedaan jenis kelamin.

− Membuat dan memelihara situs laman (web). − Memahami proses berpikir IPA dalam mempelajari proses dan gejala alam − Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam. 7. Kompetensi Guru mata pelajaran IPA pada SMP/MTs − Memahami konsep-konsep. − Membuat dan memelihara jaringan komputer (kabel dan nirkabel). termasuk pemrosesan gambar. SMA/MA. − Membuat dan menggunakan media komunikasi. − Memahami hubungan antar berbagai cabang IPA. − Merakit. − Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum alam sederhana. faximile). memelihara dan melacak serta memecahkan masalah (troubleshooting) pada komputer personal. − Mengelola pangkalan data (data base) dengan komputer personal atau komputer server. 24 . − Melakukan pemrograman komputer dengan salah satu bahasa pemrograman berorientasi objek. hukum-hukum. mobilephone. dan teori-teori IPA serta penerapannya secara fleksibel. − Membuat presentasi interaktif yang memenuhi kaidah komunikasi visual dan interpersonal. − Mengoperasikan perangkat keras dan perangkat lunak pendukung pembelajaran. − Menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dalam disiplin atau materi pembelajaran lain dan sebagai media komunikasi. − Mengolah lembar kerja (spreadsheet) dan grafik dengan komputer personal. − Membuat media grafis dengan menggunakan perangkat lunak publikasi. − Memahami EULA (End User Licence Agreement) dan keterbatasan serta keluasan penggunaan perangkat lunak secara legal. SMK/MAK* − Mengoperasikan komputer personal dan periferalnya. Mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada SMP/MTs. − Mengolah kata (word processing) dengan komputer personal. − Menggunakan sarana telekomunikasi (telephone. dan hubungan IPA dengan matematika dan teknologi. − Mendesain dan mengelola lingkungan pembelajaran/sumber daya dengan memperhatikan standar kesehatan dan keselamatan. audio dan video.6. men-setup. menginstalasi.

− Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium biologi sekolah. laboratorium. − Memahami lingkup dan kedalaman IPA sekolah. − Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam/biologi. − Memahami lingkup dan kedalaman biologi sekolah. dan teori fisika kimia dan matematika untuk menjelaskan/mendeskripsikan fenomena biologi. − Merancang eksperiment biologi untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. − Memahami struktur (termasuk hubungan fungsional antar konsep) ilmu Biologi dan ilmu-ilmu lain yang terkait. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran biologi di kelas. alat peraga. Kompetensi Guru Mata pelajaran Biologi pada SMA/MA. − Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum biologi. hukum. − Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan IPA. laboratorium dan lapangan.− Menerapkan konsep. − Menjelaskan penerapan hukum-hukum IPA dalam teknologi terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. − Melaksanakan eksperiment biologi dengan cara yang benar. − Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium IPA sekolah. − Memahami sejarah perkembangan IPA dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut. hukum-hukum. 8. − Menggunakan alat-alat ukur. − Menerapkan konsep. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran IPA di kelas. alat hitung. − Menggunakan alat-alat ukur. alat peraga. − Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan bidang ilmu biologi dan ilmu-ilmu yang terkait. dan teori-teori biologi serta penerapannya secara fleksibel. − Merancang eksperimen IPA untuk keperluan pembelajaran atau penelitian − Melaksanakan eksperimen IPA dengan cara yang benar. dan teori IPAuntuk menjelaskan berbagai fenomena alam. − Menjelaskan penerapan hukum-hukum biologi dalam teknologi yang terkait dengan biologi terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. − Memahami proses berpikir biologi dalam mempelajari proses dan gejala alam. alat hitung. SMK/MAK* − Memahami konsep-konsep. hukum. 25 .

SMK/MAK* − Memahami konsep-konsep. alat peraga. − Melaksanakan eksperimen fisika dengan cara yang benar. hukum. − Merancang eksperimen fisika untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. dan lapangan. − Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan bidang ilmu fisika dan ilmu-ilmu yang terkait. − Memahami sejarah perkembangan IPA pada umumnya khususnya fisika dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut. dan kimia. SMK/MAK* − Memahami konsep-konsep. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran fisika di kelas. Kompetensi Guru mata pelajaran Kimia pada SMA/MA. hukum-hukum. laboratorium. − Memahami lingkup dan kedalaman fisika sekolah. − Memahami proses berpikir fisika dalam mempelajari proses dan gejala alam. − Memahami struktur (termasuk hubungan fungsional antar konsep) ilmu Fisika dan ilmu-ilmu lain yang terkait. dan teori-teori kimia yang meliputi struktur. dinamika. alat hitung. − Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum fisika. 26 . − Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam. dan teori fisika untuk menjelaskan fenomena biologi. 10. − Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium fisika sekolah. − Menjelaskan penerapan hukum-hukum fisika dalam teknologi terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. energetika dan kinetika serta penerapannya secara fleksibel.− Memahami sejarah perkembangan IPA pada umumnya khusunya biologi dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut. dan teori-teori fisika serta penerapannya secara fleksibel. − Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam/kimia. hukum-hukum. 9. − Menggunakan alat-alat ukur. − Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum kimia. − Memahami proses berpikir kimia dalam mempelajari proses dan gejala alam. − Menerapkan konsep. Kompetensi Guru mata pelajaran Fisika pada SMA/MA. − Memahami struktur (termasuk hubungan fungsional antar konsep) ilmu Kimia dan ilmu-ilmu lain yang terkait.

dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Ekonomi. − Menggunakan alat-alat ukur. Kompetensi Guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada SMP/MTs − Menguasai materi. struktur. 12. dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran kimia di kelas.− Menerapkan konsep. konsep. 13. − Menguasai konsep dan pola pikir keilmuan dalam bidang IPS. maupun global. struktur. dan teori fisika dan matematika untuk menjelaskan/mendeskripsikan fenomena kimia. − Melaksanakan eksperiment kimia dengan cara yang benar. − Menunjukkan manfaat mata pelajaran Ekonomi. − Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan bidang ilmu yang terkait dengan mata pelajaran kimia. dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Sosiologi. − Membedakan pendekatan-pendekatan Ekonomi. laboratorium dan lapangan. konsep. − Membedakan struktur keilmuan IPS dengan Ilmu-ilmu Sosial. 11. − Memahami angkah-langkah kerja ilmuwan sosial. − Menunjukkan manfaat mata pelajaran Sosioligi. − Memahami sejarah perkembangan IPA pada umumnya khusunya kimia dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut. alat hitung. alat peraga. hukum. nasional. Kompetensi Guru mata pelajaran Ekonomi pada SMA/MA. 27 . − Memahami lingkup dan kedalaman kimia sekolah. SMK/MAK* − Memahami materi. − Merancang eksperiment kimia untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. Kompetensi Guru mata pelajaran Sosiologi pada SMA/MA. − Menjelaskan penerapan hukum-hukum kimia dalam teknologi yang terkait dengan kimia terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan seharihari. dan pola pikir mata pelajaran IPS baik dalam lingkup lokal. SMK/MAK* − Memahami materi. struktur. − Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium kimia sekolah. − Menunjukkan manfaat mata pelajaran IPS.

SMK/MAK* − Memahami materi. fungsi. SMA/MA. − Memahami kedudukan. teori. Kompetensi Guru mata pelajaran Sejarah pada SMA/MA. 15. − Memahami hakekat bahasa dan pemerolehan bahasa. dan SMA/MA. SMK/MAK* − Memahami konsep. SMK/MAK* − Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Inggris (linguistik. dan konsep pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran Antropologi.14. Menguasai materi Sejarah secara luas dan mendalam. Kompetensi Guru mata pelajaran Geogafi pada SMA/MA. Kompetensi Guru Bahasa Inggris pada SD/MI. Membedakan pendekatan-pendekatan Sejarah. − Memahami teori dan genre sastra Indonesia. 18. dan objek Sejarah. SMK/MAK* − − − − Menguasai hakikat struktur keilmuan. ruang lingkup. dan materi berbagai aliran linguistik yang terkait dengan pengembangan materi pembelajaran bahasa. sosiolinguistik. wacana. sosiolinguistik. dan ragam bahasa Indonesia. Kompetensi Guru mata pelajaran Antropologi pada SMA/MA. Menunjukkan manfaat mata pelajaran Sejarah. 28 . Kompetensi Guru mata pelajaran Bahasa Indonesia pada SMP/MTs. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. − Mengapresiasi karya sastra secara reseptif dan produktif. SMK/MAK* − Menguasai hakikat struktur keilmuan. − Menguasai kaidah bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. SMP/MTs. − Menguasai materi geografi secara luas dan mendalam − Menunjukkan manfaat mata pelajaran geografi 16. 17. Kompetensi Guru mata pelajaran Bahasa Asing 18. dan objek geografi. − Membedakan jenis-jenis Antropologi.1. dan strategis). ruang lingkup. − Membedakan pendekatan-pendekatan geografi. struktur. − Menunjukkan manfaat mata pelajaran Antropologi. dan strategis). wacana. − Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulis.

Kompetensi Guru Bahasa Mandarin pada SMA/MA. 18. Kepala Bagian Penyusunan Rancangan Peraturan Perundang-undangan dan Bantuan Hukum I. dan strategis). sosiolinguistik. sosiolinguistik. dan strategis). wacana. wacana. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. sosiolinguistik. wacana. − Menguasai bahasa Mandarin lisan dan tulis.18. wacana. wacana. Kompetensi Guru Bahasa Perancis pada SMA/MA. SMK/MAK* − Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Mandarin (linguistik.4. S.2.H. TTD. sosiolinguistik. wacana. SMK/MAK* − Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Jepang (linguistik. wacana. dan strategis). dan strategis). sosiolinguistik. dan strategis).5. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. sosiolinguistik. wacana. sosiolinguistik. wacana. sosiolinguistik. SMK/MAK* − Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Perancis (linguistik. Kompetensi Guru Bahasa Jepang pada SMA/MA. − Menguasai bahasa Jerman lisan dan tulis. wacana. sosiolinguistik. dan strategis). reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. Biro Hukum dan Organisasi BAMBANG SUDIBYO Departemen Pendidikan Nasional. − Menguasai bahasa Arab lisan dan tulis. − Menguasai bahasa Perancis lisan dan tulis. Muslikh. SMK/MAK* − Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Arab (linguistik. 18. Kompetensi Guru Bahasa Arab pada SMA/MA. reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. − Menguasai bahasa Jepang lisan dan tulis.3. MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL. dan strategis). Kompetensi Guru Bahasa Jerman pada SMA/MA. dan strategis). reseptif dan produktif dalam segala aspek komunikatifnya (linguistik. 29 . 18.6. SMK/MAK* − Memiliki pengetahuan tentang berbagai aspek kebahasaan dalam bahasa Jerman (linguistik. Salinan sesuai dengan aslinya. 18. dan strategis). dan strategis). sosiolinguistik.

Standar Antara diperlukan untuk kepentingan sertifikasi guru yang diberlakukan pada masa transisi yaitu selama 15 tahun sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Menyadari hal tersebut di atas dan mempertimbangkan tingkat kesiapan pada pemerintah. Setelah masa transisi tersebut. SD/MI. Rumusan ini mengharuskan dikembangkannya Standar Antara. SMK/MAK* dapat diberikan kesempatan untuk memperoleh sertifikat B melalui uji kompetensi sehingga dapat memenuhi Standar Antara seperti yang termuat dalam Tabel 4. Standar Antara ditentukan berdasarkan analisis keadaan nyata kualifikasi akademik guru di lapangan dan kualifikasi akademik yang dikehendaki oleh ketentuan perundang-undangan. maka bagi guru yang belum berkualifikasi D-IV/S1. Tabel 4 Persyaratan Standar Antara 30 . namun telah berkualifikasi D-II untuk Guru TK/RA.NIP 131479478 ---------------.. Standar Antara tidak diberlakukan lagi. BSNP mengembangkan Standar Antara yang secara bertahap menuju pencapaian standar kualifikasi pendidik sebagaimana dimaksud pada Pasal 29 Peraturan Pemerintah ini”. dan D-III untuk Guru SMP/MTs. SMA/MA.-----BAB IV STANDAR ANTARA Penjelasan Pasal 94 butir c pada Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan yang berbunyi: ”Sebelum standar kualifikasi akademik berlaku efektif.

SMK/MAK* dan yang sederajat untuk dapat mengikuti uji kompetensi sambil menunggu kesempatan mengikuti pendidikan S1 yang relevan. SMA/MA. 31 . Sertifikat B diberikan kepada guru yang memiliki kualifikasi akademik D-II untuk guru TK/RA dan SD/MI atau D-III untuk guru SMP/MTs. Sertifikat A diberikan kepada guru yang berkualifikasi akademik D-IV/S1 yang lulus uji kompetensi dengan penguasaan kompetensi secara keseluruhan minimal 75% dan rata-rata persentase untuk setiap butir kompetensi inti guru minimal 60%. SMP/MTs. D-III untuk guru SMP/MTs. SMA/MA. SMA/MA. SMK/MAK*) D-IV/S1 (TK/RA. SMK/MAK*) Keterangan Tabel 4: Sertfikat B Sertfikat B Sertfikat B *) Hanya untuk guru kelompok mata pelajaran normatif dan adaptif Sertifikat B mempersyaratkan minimal rata-rata persentase untuk setiap kompetensi inti guru 40%. SMA/MA. Kedua jenis tingkat sertifikasi tersebut dapat ditempuh oleh guru yang berada di lapangan untuk memungkinkan mereka yang sekarang baru mempunyai kualifikasi akademik D-II untuk guru TK/RA dan SD/MI. karena belum memenuhi persyaratan kualifikasi akademik. SMK/MAK* dan yang sederajat. dengan penguasaan kompetensi secara keseluruhan minimal 50% dan rata-rata persentase untuk setiap kompetensi inti guru minimal 40%. Mereka yang telah berkualifikasi D-II untuk guru TK/RA dan SD/MI atau D-III untuk guru SMP/MTs. SD/MI. SMK/MAK* dan yang sederajat dapat mengikuti uji kompetensi dan jika berhasil akan mendapat sertifikat B. Sertifikat A mempersyaratkan minimal rata-rata persentase untuk setiap kompetensi inti guru 60%.Kualifikasi Akademik Minimal Penguasaan Kompetensi Secara Keseluruhan 50% 75% Sertfikat A D-II (Guru TK/RA dan SD/MI) D-III (Guru SMP/MTs. SMA/MA.

32 .