SNI 06-6989.

1-2004
“Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional, Copy standar ini dibuat untuk penayangan di website dan tidak untuk dikomersialkan”

Standar Nasional Indonesia

Air dan air limbah – Bagian 1: Cara uji daya hantar listrik (DHL)

ICS 13.060.60

Badan Standardisasi Nasional

“Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional. Copy standar ini dibuat untuk penayangan di website dan tidak untuk dikomersialkan” .

...................................................................................................... 1 Prinsip... 1 Kalibrasi alat ........................................... Copy standar ini dibuat untuk penayangan di website dan tidak untuk dikomersialkan” Daftar isi .................4 3............................. 1 Cara uji........ 2 Pelaporan ......................... 1 Peralatan ..................................................................................................... 2 Jaminan mutu dan pengendalian mutu.......................................... 2 Pengendalian mutu..................i Prakata ........................................................................................................................................................................................................................................................... 1 Bahan .......................................... 2 Prosedur ................................................................ 1 Istilah dan definisi............................................................................................... 2 Jaminan mutu ..........................................................................................................................................................................1 3...........................................3 3............................................SNI 06-6989....................................................... 4 i ....................................1-2004 Daftar isi “Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional..................................................1 4.................2 3................................................................................................5 4 4..................................... 3 Lampiran A Bibliografi .....................................................................................................................................................ii 1 2 3 3................................................................................................................................................................2 Ruang lingkup ..................................................................

Metode ini telah melalui uji coba di laboratorium pengujian dalam rangka validasi dan verifikasi metode serta dikonsensuskan oleh Subpanitia Teknis Kualitas Air dari Panitia Teknis 207S. ilmuwan.1-2004 merupakan revisi dari butir 3. sehingga dapat selalu menggunakan SNI edisi terakhir. konsumen.11 pada SNI 06-2413-1991 dinyatakan tidak berlaku lagi. Pemakai SNI agar dapat meneliti validitas SNI yang terkait dengan metode pengujian kualitas fisika air. maka dibuatlah Standar Nasional Indonesia (SNI) 06-6989. ii . Adapun butir-butir lainnya sepanjang belum direvisi masih dinyatakan berlaku.1-2004. Tangerang – Banten. Metode pengujian kualitas fisika air. SNI ini diterapkan untuk pengujian parameter-parameter kualitas air dan air limbah sebagaimana yang tercantum didalam Keputusan Menteri tersebut.SNI 06-6989. Air dan air limbah – Bagian 1: Cara uji daya hantar listrik (DHL). Manajemen Lingkungan dengan para pihak terkait. pemerintah terkait dari pusat maupun daerah pada tanggal 31 Januari 2004 di Serpong. maka dengan ditetapkannya SNI ini. SNI ini merupakan hasil revisi dari butir 3. penerapan butir 3. Copy standar ini dibuat untuk penayangan di website dan tidak untuk dikomersialkan” Dalam rangka menyeragamkan teknik pengujian kualitas air dan air limbah sebagaimana telah ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air.11 pada SNI 06-2413-1991. Oleh karena SNI 06-6989. Standar ini telah disepakati dan disetujui dalam rapat konsensus dengan peserta rapat yang mewakili produsen.1-2004 Prakata “Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional. SNI ini menggunakan referensi dari metode standar internasional yaitu Standard Methods for the Examination of Water and Waste Water.11 pada SNI 06-2413-1991. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 02 Tahun 1988 tentang Baku Mutu Air dan Nomor 37 Tahun 2003 tentang Metode Analisis Pengujian Kualitas air Permukaan dan Pengambilan Contoh Air Permukaan. instansi teknis.

b) larutan baku kalium klorida.1 M. KCl anhidrat yang sudah dikeringkan pada suhu 110oC selama 2 jam dengan air suling dan encerkan sampai volume 1000 mL.SNI 06-6989. d) larutan baku kalium klorida. Copy standar ini dibuat untuk penayangan di website dan tidak untuk dikomersialkan” Metode ini meliputi cara uji daya hantar listrik (DHL) air dan air limbah dengan menggunakan alat konduktimeter 2 Istilah dan definisi 2. labu ukur 1000 mL.2800 g kalium klorida.1-2004 Air dan air limbah – Bagian 1: Cara uji daya hantar listrik (DHL) 1 Ruang lingkup “Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional.1 daya hantar listrik kemampuan air untuk menghantarkan arus listrik yang dinyatakan dalam μmhos/cm (μS/cm) 2. 3. termometer. KCl 0. c) larutan baku kalium klorida. KCl anhidrat yang sudah dikeringkan pada suhu 110oC selama 2 jam dengan air suling dan encerkan sampai volume 1000 mL.3 Peralatan a) b) c) d) e) timbangan analitik. KCl 0. konduktimeter.5 M.7456 g kalium klorida.2 larutan baku larutan yang dibuat dengan melarutkan KCl dengan konsentrasi tertentu 3 3.4560 g kalium klorida. Larutkan 7. KCl 0. Larutan ini pada suhu 25oC mempunyai daya hantar listrik 58460 μmhos/cm.2 Bahan a) air suling dengan DHL < 1 μmhos/cm. Larutan ini pada suhu 25oC mempunyai daya hantar listrik 12900 μmhos/cm. Larutkan 37. dan gelas piala 100 mL . Larutan ini pada suhu 25oC mempunyai daya hantar listrik 1413 μmhos/cm. 3.1 Cara uji Prinsip Daya hantar listrik diukur dengan elektroda konduktimeter dengan menggunakan larutan kalium klorida. KCl anhidrat yang sudah dikeringkan pada suhu 110oC selama 2 jam dengan air suling dan encerkan sampai volume 1000 mL. Larutkan 0.01 M. 1 dari 4 . KCl sebagai larutan baku pada suhu 25oC.

Dikerjakan oleh analis yang kompeten. CATATAN Apabila DHL contoh uji lebih besar dari 1413 μmhos/cm. 3.SNI 06-6989.5 M (DHL = 58460 μmhos/cm).01 M sebanyak 3 kali.01 M pada 25oC.1 a) b) c) d) 4. b) Atur suhu larutan KCl 0.4 Kalibrasi alat “Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional.1-2004 3. d) Tekan tombol kalibrasi.1 M (DHL = 12900 μmhos/cm) atau KCl 0. e) Atur sampai menunjuk angka 1413 μmhos/cm (sesuai dengan instruksi kerja alat). c) Rumus “Relative Percent Different” (RPD): RPD = (X1-X2) x 100 % (X1+X2) / 2 dengan Pengertian: X1= nilai DHL pada pengukuran pertama X2= nilai DHL pada pengukuran kedua 2 dari 4 . lakukan tahapan pada 3. Gunakan alat ukur terkalibrasi. Pengendalian mutu a) Lakukan analisis duplo untuk kontrol ketelitian analisis.2 Jaminan mutu dan pengendalian mutu Jaminan mutu Gunakan bahan kimia pro analisis (pa). b) Jika nilai RPD lebih besar dari 5% lakukan pengukuran ketiga. c) Catat hasil pembacaan skala atau angka pada tampilan konduktimeter dan catat suhu contoh uji.5 Prosedur a) Bilas elektroda dengan contoh uji sebanyak 3 kali.01 M. b) Celupkan elektroda ke dalam contoh uji sampai konduktimeter menunjukkan pembacaan yang tetap. Gunakan alat gelas bebas kontaminasi. 4 4. c) Celupkan elektroda ke dalam larutan KCl 0. Copy standar ini dibuat untuk penayangan di website dan tidak untuk dikomersialkan” a) Cuci elektroda dengan larutan KCl 0.4 dengan menggunakan larutan baku KCl 0.

Copy standar ini dibuat untuk penayangan di website dan tidak untuk dikomersialkan” Pelaporan Catat pada buku kerja hal-hal sebagai berikut : 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) 10) Parameter yang dianalisis. Rekaman hasil pengukuran duplo. Hasil pengukuran persen spike matrix atau CRM atau blind sample (bila dilakukan). Nomor contoh uji. Tanggal penerimaan contoh uji. triplo dan seterusnya. Batas deteksi.1 Kadar DHL dalam contoh uji. Tanggal analisis. Nama analis.SNI 06-6989. Rekaman hasil perhitungan.1-2004 Lampiran A (normatif) “Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional. Rekaman kurva kalibrasi atau kromatografi. 3 dari 4 . 10.

Copy standar ini dibuat untuk penayangan di website dan tidak untuk dikomersialkan” Leonore S. AWWA. 4 dari 4 . 20th Edition. 1988. Standard Methods for the Examination of Water and Wastewater.F. Cleveri et al. WEF. 3112.1-2004 Bibliografi “Hak Cipta Badan Standardisasi Nasional. Washington DC.SNI 06-6989. APHA. No.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful