CHE

Deskripsi : Pemeriksaan cholinesterase (CHE) merupakan pengukuran kadar CHE dalam darah. CHE adalah enzim esterase non spesifik yang disintesis oleh hati. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengevaluasi enzim fungsi hati. : 1) Penurunan CHE : menunjukkan kondisi penyakit hepatoselular, menurunnya sintesis oleh sel hati dan buruknya nutrisi, dan mendeteksi hepatotoksik karena bahan kimia; 2) Identifikasi paparan oleh karena organofosfat atau insektisida karbamat. : Serum, Plasma EDTA/heparin : 6 jam : 20-25 °C, 7 hari : 4-8 °C, 6 bulan : -70 °C : : Setiap hari : Substrat : Butiriltiokolin Iodida : Wanita tidak hamil, tidak minum obat kontrasepsi, usia 16-40 tahun : 4.300-11.200 U/L; Wanita hamil atau minum obat kontrasepsi, usia 18-40 tahun : 3.600-9.100 U/L; Perempuan > 40 tahun, laki-laki, anak-anak : 5.300-12.900 U/L

Manfaat Pemeriksaan

Persyaratan & Jenis Sampel Stabilitas Sampel Persiapan Pasien Hari Kerja Metode Nilai Rujukan

Gamma GT
Deskripsi : Pemeriksaan gamma glutamyl transferase (GGT) merupakan pengukuran kadar GGT dalam darah. GGT adalah suatu enzim yang dapat ditemukan dalam berbagai jaringan tubuh, namun jumlahnya paling banyak di dalam hati, saluran empedu dan ginjal. GGT yang dikeluarkan dari sistem empedu dan masuk ke dalam aliran darah merupakan penanda sensitif untuk kerusakan saluran empedu dan berguna untuk evaluasi fungsi hati. : 1) Diagnosis obstructive jaundice, intrahepatic cholestasis dan radang pankreas; 2) Pemantauan cholestasis pada wanita hamil; 3)Bersama dengan pemeriksaan CEA dan alkali phospatase : penanda metastase hepatik dari payudara dan kolon; 4) Bersama dengan pemeriksaan GPT dan GOT : memantau kesembuhan peminum alkohol dan diagnosis penyakit hati lainnya; 5) Bersama dengan MCV eritrosit : skrining peminum alkohol. : Serum, plasma Li-, NH4-, Na-heparin/K3-EDTA

Manfaat Pemeriksaan

Persyaratan & Jenis Sampel

usia 7-12 thn : < 17 U/L. usia 6 hari-6 bln : < 204 U/L. usia > 1-3 thn : < 18 U/L. usia 2-5 hari : < 185 U/L. 3. 2. 1 tahun pada -20 °C : : Setiap hari : Szasz 37 °C : Laki-laki : 11-49 U/L. usia 1 hari : < 151 U/L. laki-laki 13-17 thn : < 45 U/L. 1. usia 7-12 bln : < 34 U/L.Globulin . perempuan : 7-32 U/L. Setiap macam LFT tidak spesifik. Pembagian LFT: I. (LIVER FUNCTION TEST = LFT) PEMERIKSAAN FUNGSI LIVER . III. usia 4-6 thn : < 23 U/L. dan Faktor Pembekuan Darah. perempuan 13-17 thn : < 33 U/L PEMERIKSAAN FUNGSI LIVER . Metabolisme Protein : Albumin . (LIVER FUNCTION TEST = LFT) Definisi : Prosedur untuk mendeteksi / mengukur derajat gangguan fungsi hati. berdasarkan Perubahan Kwantitatif / kwaitatif suatu bahan dalam darah . LFT berdasarkan fungsi detoksifikasi dan eksresi : Serum Bilirubin.Stabilitas Sampel Persiapan Pasien Hari Kerja Metode Nilai Rujukan : 7 hari pada 20-25 °C & 2-8 °C. 4. urine dan tinja. Fungsi liver yang beraneka macam . Cadangan fungsi liver cukup besar . 3. Bilirubin Urine. LFT berdasarkan metabolisme : 1. LFT berdasarkan perubahan aktivitas ensim : . Metabolisme Karbohidrat : Galaktose Tolarance Test (GTT) 2. 3. shg harus dilakukan kombinasi beberapa test. Metabolisme Lipid : Cholesterol Total didarah. Urobilinogen Urine Urobilinogen Tinja. 2. II. Kelemahan dari LFT : 1.

LFT berdasarkan fungsi detoksifikasi dan eksresi . AFP (Alfa Feto Protein ) 2. ALP (Alkali Phosphatase) 4. CEA (cCarcino Embriogenic Antigen) 1. SGOT/SGPT ( transaminase) 2. Fungsi detoksifikasi dan eksresi liver dapat digambarkan seperti skema ini: SERUM BILIRUBIN : Bukan merupakan indicator yang peka dari gangguan fungsi hati (kapasitas cadangan fungsi hati untuk metabolisme bilirubin adalah 3 kali ) Harga normal : Bilirubin direct : 0. LDH (Laktat Dehidrogenase) 3. Gamma GT (GGT) 5. LFT berdasarkan reaksi immunologi : 1.1.662 mg% Bilirubin Total : < 1 mg% . Dsb IV. Cholinesterase 6.352 mg% Bilirubin indirect : 0.

Methyleen blue). Pemeriksa bilirubin ini biasanya dilakukan secara kwalitatif (Harrison. Diagnosa dini viral hepatitis ( meningkat lebih dini dari pada di darah ) . 3. Drazo. Peningkatan Bakteri usus Penurunan kadar urobilin dalam urine terjadi pada : 1. Penurunan bakteri usus 3. 2. Pembentukan tilirubin yang meningkat dalam darah. 3. Diarrhea 4. Hal ini terjadi bila ada regurgitasi. Sampel yang mengandung bilirubin harus disimpan dalam botol / wadah yang bewarna gelap dan disimpan dalam lemari es bila tidak langsung diperiksa. 2. Penentuan secara kwantitatif agak sulit karena pengaruh pigment yang lain. 1. sebab sinar matahari dapat mengoksida bilirubin sehingga kadarnya menurun atau hilang sama sekali.1. Gangguan faal hati. Gangguan fungsi ginjal Pemeriksaan urobilin dalam urobilin dalam urin dilakukan secara kwalitatif ( SCHLESINCER) BILIRUBIN URINE : Dalam keadaan normal urine tidak mengandung bilirubin bila urine mengandung bilirubin akan bewarna seperti the. UROBILIN URINE : Peningkatan urobilin pada urine terjadi pada : 1. Obstruksi saluran emoedu intra/ekstra hepatic 2. Dalam laboraturium dikenal istilah : Bilirubin Ditekt dan bilirubin indirect ( total ) Peningkatan bilirubin dalam serum terjadi pada : ( kelainan hati selalu +) Terjadi cholestasis (bendungan pada saluran empedu)regurgitasi Gangguan eksresi sel hepar Keradangan sel hepar Peningkatan bilirubin indirect terjadi pada : Produksi bilirubin yang meningkatkan (misi hemolitik) Cholestasis. Bilirubin dalam serum > 1 5 mg% akan memberikan gejala leterus( kuning) Unconyugated bilirubin tidak dapat larut dalam air Conyugated bilirubin dapat larut dalam air. Sehingga conyagated bilirubin. Pemeriksaan Bilirubbin dalam urine berguna untuk : 1. (mis : hemolitik) 2. Masuk kembali kedarah dan akhirnya keluar lewat urine.

3 gr/dl Protein total : 6. GALAKTOSA TOLERANCE TEST ( GTT ) : Prinsip : Galaktosa  Tubuh  Liver.diubah jadi glukosa. sedangkan Gamma Globulin kadarnya banyak dan sintesanya dijaringan RES. Diagnosa anemia hemolitik UROBILINOGEN TINJA : Jarang dilakukan pemeriksaan. Normal : 165 – 265 mg % Bila kadarnya menurun berarti terjadi gangguan fungsi liver ALBUMIN. dan menurun pada : Obtruksi saluran empedu. Ini terjadi pada obstruksi total saluran empedu yang biasanya disebabkan oleh carcinoma pancreas Kadarnya meningkat pada : anemia hemolitik. fungsi tersebut menurun . Pemberian anti biotic yang membunuh kuman penghasil urobilinogen akan mengganggu hasil. GLOBULIN DAN FAKTOR PEMBEKUAN DARAH Kesemuanya itu diproduksi di dalam liver. Indeks penyembuhan viral hepatitis 3. maka akan berwarna putih ( Acholis ).2. ( !!!! ) Hal tersebut karena : Globulin terdiri dari alfa.8 gr/dl II. LFT berdasarkan perubahan aktivitas ENZYM : Pemeriksaan dalam kelompok ini dibagi 2 Golongan yaitu : 1. Pemeriksaan Enzym yang menentukan adanya kerusakan pada sel liver : . sehingga galaktosa akan dibuang lewat urine . Nilai normal berkisar antara 75 – 350 mg/gram faces.6 – 8.CHolinisterase .Ornithyn Carbanoil Transaminasi ( ORT ) . SERUM CHOLESTEROL : Cholesterol dibentuk dalam liver. Bila terjadi gangguan fungsi liver maka : Kadar Albumin akan menurun Kadar factor pembekuan darah akan menurun Kadar Globalin meningkat. disimpan sebagai glikogen Apabila terjadi kerusakan dalam liver.4 gr/dl Globulin : 0.SGOT/SGPT . Bila faecces tidak mengandung urobilinogen. beta dan gamma globulin Alfa dan beta gtlobulin kadarnya kecil dan disintesa oleh liver.Isocitric dehidrogenase . dan hal dapat di deteksi.8 – 4. Nilai Normal : Albumin : 3.7 – 1.

otot skelet. SGTP : <29U/L Kedua enzyme ini akan cepat meningkat pada kerusakan sel liver dan kemudian nmenurun Dengan cepat pada proses penyembuhan Biasanya meningkat pada Viral Hepatitis. SGOT lebih banyak terdapat di : Jantung. otot. Misalnya : malathion Nilai normal : 4300 – 10. peningkatan SGOT yang lebih menonjol. Kedua enzyme ini berfungsi untuk mengkatalisa pemindahan group alfa dari asam amino ke ketoacid. Kadarnya dapat pula meningkat pada : keganasan dan leakimia CHOLIN ESTERASE : Terdapat 2 macam jenis : 1. Liver.2. . - Pemeriksaan Enzym yang menetkuan adanya Cholestasis : Alkali Phosphatase ( ALP ) Gamma Glutamin Transpeptidase ( Gamma GT ) Leucine Amino Peptidase 5 Nucleotidase. liver dan ginjal Lebih sering dipakai untuk mendeteksi adanya infarct myocard. Nilai normal : SGOT : <25ZU/L. Acethyl cholin esterase : terdapat pada jaringan syaraf dan sel darah merah 2. dan sel darah merah SGPT lebih banyak terdapat di : Liver ( paing banyak ). sedangkan LDH 5 terdapat pada Liver dan otot skelet. obat LAKTAT DEHIDROGENASE ( LDH ) Terdapat dalam jumlah yang besar pada : otot jantung. skelet. Pancreas Merupakan indikator terjadinya penyembuhan dan prognosa viral hepatitis. sedangkan pada kerusakan yang lebih berat. ginjal Kerusakan liver ringan maka peningkatan SGTP menonjol. otot skelet. Kadarnya dalam darah akan meningkat bila terjadi kerusakan dan iritasi sel. nekrosis sel hati oleh karena racun jamur. dan sedikit di jantung. Dapat pula digunakan untuk mendeteksi keracunan organophosate pada pestisida. ginjal.500 U/L. SGOT / SGPT : SGOT =Serum Glutamate Oxaloacetat Transminase SGPT = Serum Glutamate Pyruvate Transaminase Nama lain : SGOT = AST ( aspartat transaminase ) SGTP = ALT ( alanine transaminase ). usus. Bila terjadi sirrhosis hepatic dengan penurunan kadar CHE ( cholinesterase ) memberikan prognosa yang jelek . Terdapat 5 isoenzym : LDH 1 & 2 pada otot jantung dan sel darah merah. Pseodo esterase : terdapat pada darah.liver .

ALKALI PHOSPHATASE (ALP) Enzym ini terdapat di : Liver.Penyakit tulang ( rikets. ginjal dan plasenta ( kehamilan trimester 3 ) Dalam keadaan normal dapat dijumpai peningkatan pada : anak yang tumbuh dan kehamilan trimester 3 Peningkatan terjadi pada : Obstruksi saluran empedu Peningkatan aktivitas saluran empedu Hepatoma Penyakit liver seperti abses. ALFA FETO PROTEIN ( AFP ) . Sehingga pada anak yang tumbuh dan kehamilan kadar dalam darah tidak meningkat. NUCLEOTIDASE Meningkat jika terjadi kelainan liver. Dewasa : 2-4 Unit Bodansky GAMMA GLUTAMYL TRANFERASE ( GGT ) Dapat dijumpai pada : Hepatobiliar. Tidak terdapat di tulang dan Plasenta. Nilai normal : 6-24U/L pada pria. LFT berdasarkan reaksi IMMUNOLOGI. defisiensi Vit C.osteomalasia) Penurunandapat terjadi pada : Hypothyroid. III. tulang. Hypophosphatemia Merupakan indikator yang peka adanya CHOLESTASIS. mncosa usus. dan endhotel jaringan. sedangkan pada kelainan tulang kadar dalam darah tetap normal atau kadang – kadang sedikit menurun. sedangkan pada : Cholestasis ( sensitive ) Penyakit liver alkoholik Penyakit syaraf Post myocard infarct Minum obat anti konvulsan. Kurang peka pada cholestasis di bandingkan dengan gamma GT dan ALP. Nilai normal : 11-35U/I Pada penyakit tulang dan anak dalam pertumbuhan kadar dalam darah normal. 5. Pada kehamilan trimester 3 kadar dalam darah sedikit meningkat. Merupakan indicator yang peka untuk mendeteksi adanya metastase carcinoma ke liver. Nilai Normal : Anak : 4 – 10 Unit Bodansky . tetapi tidak spesifik. malnutrisi. Pada alkoholisme : garam GT lebih peka di banding SGOT/SGPT LEUCINE AMINO PEPTIDASE : Dapat dijumpai pada traktus billiair dan dalam jumlah yang kecil pada jaringan tubuh yang lain.

cedera atau pada aktivitas normal cedera hati & beberapa kanker tertentu. sebagai cara untuk mendiagnosis kelainan di hati. Merupakan suatu fetal globulin yang dibuat di Liver dan yolk sae kemudian masuk aliran darah. dan AFP. Ca Colon dan Ca Pankreas. Pemeriksaan Untuk Mengukur Hasil Pemeriksaan Menunjukkan Alkalin Fosfatase Enzim yg dihasilkan di dalam hati.1. Dapat digunakan untuk diagnose dan evaluasi teraphy Ca Colon Pembagian LFT yang lain adalah sesuai dengan kegunaannya : 1. tulang & plasenta. Guna pemeriksaan AFP : Diagnosa : Penderita Sirrosis hepatis dengan kadar AFP yang meningkat → HEPATOMA Evaluasi teraphy : Hepatoma di teraphy. Bila terdapat HEPATOMA PRIMER maka AFP akan timbul lagi dalam darah. mis. misalnya : Post hepatektomi Partial NO EMBRIOGENIC ANTIGEN ( CEA ) : Kadar dalam darah meningkat pada : Hepatitis. Pada usia 6 minggu. PPT (Plasma Protrombin Time ). 3. Sebagian besar pemeriksaan bertujuan untuk mengukur kadar enzim atau bahan-bahan lainnya dalam darah. alcohol sirrosis. pertumbuhan tulang atau kehamilan . LFT untuk diagnose : Pemeriksaan Transaminase. ALP. Bilirubin direct / indirect.com/2011/06/pemeriksaan-fungsi-liver-liver-function. bila AFP meningkat  jelek Meningkat pada regenerasi sel hati.blogspot. sedangkan pada orang normal / sehat kadar AFP tidak di jumpai dalam darah .html TES FUNGSI HATI Pemeriksaan fungsi hati dilakukan terhadap contoh darah. 3. ALP http://tugaspatologi. bilirubin dan urobilin urin 2. kadar AFP akan menghilang di darah. 2. LFT untuk evaluasi teraphy : Pemeriksaan Transaminase. yg dilepaskan ke hati bila terjadi Penyumbatan saluran empedu. LFT untuk prognosa : Pemeriksaan Albumin. Hepatoma. kadar AFP turun  Baik.

paruparu atau otak & pemecahan sel darah merah yg berlebihan Penyumbatan saluran empedu atau gangguan aliran empedu Laktik Dehidrogenase 5-nukleotidase Albumin Kerusakan hati Alfa-fetoprotein Hepatitis berat atau kanker hati atau kanker testis Sirosis bilier primer & penyakit autoimun tertentu. kerusakan hati. keracunan pankreas & ginjal. penyalahgunaan alkohol. merupakan komponen sel sebelah dalam Waktu yg diperlukan darah untuk membeku (pembekuan memerlukan vit. jantung. K & bahan-bahan yg dibuat oleh hati Kerusakan hati. otot atau otak Penyumbatan aliran empedu. hepatitis menahun yg aktif Antibodi Mitokondrial Waktu Protombin (Protombin Time) http://m.php?mod=penyakit&id=613 . otot atau otak mengalami luka Komponen dari cairan pencernaan (empedu) yg dihasilkan oleh hati Luka pada sel hati (mis. Kerusakan organ. yg dilepaskan ke dalam darah jika sel hati mengalami luka Enzim yg dilepaskan ke dalam darah jika hati. dalam darah hika organ-organ tsb penyakit pankreas mengalami luka Enzim yg dilepaskan ke dalam darah jika organ tertentu mengalami luka Enzim yg hanya terdapat di hati. hepatitis) Luka di hati. salah satu fungsinya adalah menahan cairan dalam pembuluh darah Protein yg dihasilkan oleh hati janin dan buah zakar (testis) Antibodi untuk melawan mitokondria.com/index. jantung.medicastore. dilepaskan ke obat.Alanin Transaminase (ALT) Aspartat Transaminase (AST) Bilirubin Enzim yg dihasilkan di hati. mis. dilepaskan ke dalam darah jika hati mengalami cedera Protein yg dihasilkan oleh hati & secara normal dilepaskan ke dalam darah. pemecahan sel darah merah yg berlebihan Gamma-glutamil Transpeptidase Enzim yg dihasilkan oleh hati. jantung.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.