KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM MENGEMBANGKAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MEMENGAH (UMKM) TERUTAMA YANG DITUJUKAN UNTUK PARA

PENGUSAHA UMKM PEMULA
Dede Firmansah (2012.7.20582) Kewirausahaan, Akademi Pimpinan Perusahaan, Jakarta E-mail : dede_firmansyah@rocketmail.com A. Latar Belakang Perekonomian Indonesia akan memiliki fudamental yang kuat jika ekonomi kerakyatan telah menjadi pelaku utama yang produktif dan berdaya saing tinggi. Salah satu faktor pembangunan ekonomi kerakyatan yang memegang peranan penting dan strategis adalah pengembngan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Pengalaman menunjukan bahwa usaha mikro, kecil dan menengah memiliki ketangguhan terhadap goncangan perekonomian global. Disamping itu usaha mikro, kecil dan menengah juga memiliki kemampuan menyerap tenaga kerja yang besar, membuka peluang berusaha dan dapat mewujudkan peningkatan dan pemerataan pendapatan masyrakat. Dengan UMKM yang kuat maka strukutur ekonomi menjadi kokoh, yang berperan besar dalam dalam peningkatan ekspor dan pengendalian impor, serta tumbuh dan berkembang pada basis kemampuan diri sendiri. Sehubungan dengan hal tersebut, maka pengembangan UMKM dilakukan secara terus menerus dengan selalu memperhatikan aspek pendidikan permodalan, produktivitas, produktivitas, sarana/prasarana, pemasaran serta pemanfaatan lembaga pemerintah dan swasta secara maksimal, menuju kepada terwujudnya UMKM yang modern. Untuk itulah Pemerintah Negara Indonesia harus dapat memberikan kebijakan-kebijakan yang dapat memberikan kesuksesan pada UMKM Indonesia atau Pro UKM baik dengan cara memberikan produk peraturan perundang-undangan yang jelas serta memberikan keuntungan untuk UMKM dan negara atau dengan cara memberikan pembinaan, bimbingan serta jasa konsultasi yang dapat membantu memcahakan permasalahan yang dihadapi UMKM . B. Pengertian Ruang Lingkup Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)

Akademi Pimpinan Perusahaan

8

Kecil dan Menengah adalah perusahaan industry yang terdiri dari usaha mikro. tidak termasuk nilai tanah dan bangunan tempat usaha. usaha kecil pada umumnya dirumuskan dengan menggunakan pendekatan finansial. Pada kelima instansi itu. 500 juta sampai dengan paling banyak Rp. 286/M/SK/10/1989 dan Bank Indonesia. (Pedoman Teknis Pelaksanaan TPL-IKM) Departemen Perindustrian memalui Surat Keputusan Menteri Perindustrian No. Usaha Mikro. 10 milyar.99 orang sebagai industri sedang atau menengah.9/1995. setidaknya ada lima instansi yang merumuskan usaha kecil dengan caranya masingmasing. kecuali BPS. perusahaan dengan tenaga kerja 5 . perusahaan dengan tenaga kerja 20 . Departemen Perindustrian. 2) Perusahaan Industri/Usaha Kecil adalah perusahaan yang melakukan kegiatan usaha dibidang industri dengan nilai investasi Rp. 3) Perusahaan Perusahaan Industri/Usaha Menengah adalah perusahaan yang melakukan kegiatan usaha dibidang industri dengan nilai investasi lebih besar dari Rp. yaitu: 1) Perusahaan Mikro/Rumah Tangga adalah kegiatan industri/usaha dengan nilai aset sampai dengan Rp. Biro Pusat Statistik (BPS) Indonesia manggambarkan bahwa perusahaan dengan jumlah tenaga kerja 1 . Tapi usaha yang bersifat kewirusahaan adalah usaha yang pada awalnya bertujuan untuk tumbuh dan menguntungkan serta dapat dikarakteristikkan dengan praktek-praktek inovasi strategis. Usaha kecil dioperasikan dan dimiliki secara independent.Pengertian mengenai Usaha Kecil Menengah (UKM) tidak selalu sama. Pengertian usaha kecil dan menengah di Indonesia masih sangat beragam. Bank Indonesia. Sebelum dikeluarkannya UU No.19 orang sebagai industri kecil. Dalam konsep tersebut mencakup sedikitnya dua aspek yaitu aspek penyerapan tenaga kerja dan aspek pengelompokan perusahaan ditinjau dari jumlah tenaga kerja yang diserap dalam kelompok perusahaan tersebut. Kelima instansi itu adalah Biro Pusat Statistik (BPS). tidak dominan dalam daerahnya dan tidak menggunakan praktek-praktek inovatif. 50 juta (tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha). Departemen Perdagangan serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Mengacu Undang-Undang No 9 Tahun 1995. Menurut kedua Akademi Pimpinan Perusahaan 8 . tergantung konsep yang digunakan. 500 juta tidak termasuk nilai tanah dan bangunan tempat usaha.4 orang digolongkan sebagai industri kerajinan dan rumah tangga. usaha kecil dan usaha menengah. dan perusahaan dengan tenaga kerja lebih dari 100 orang sebagai industri besar. mendefinisikan usaha kecil berdasarkan nilai asetnya.

Peranan usaha kecil tersebut menjadi bagian yang diutamakan dalam setiap perencanaan tahapan yang dikelola oleh dua departemen. yaitu sebgai berikut. UKM selalu digambarkan sebagai sektor yang mempunyai peranan yang penting karena sebagian besar jumlah penduduknya berpendidikan rendah dan hidup dalam kegiatan usaha kecil baik itu disektor tradisional maupun modern. Menurut Kadin yang dimaksud dengan usaha kecil untuk kelompok pertama adalah yang memiliki modal kerja kurang dari 600 Juta Rupiah. 3. C. untuk meyakinkan pemilik modal atau pengusaha tentang posisi perusahaannya. 2. 4. Peranan UMKM terhadap Pertumbuhan Ekonomi Dalam pembangunan ekonomi di Indonesia. yang dimaksud dengan usaha kecil adalah usaha yang asetnya (tidak termasuk tanah dan bangunannya). 2004). untuk pertimbangan badan tertentu berkaitan dengan antisipasi kinerja perusahaan (Partomo dan Soejodono. Tujuan pengelompokan usaha dapat disebutkan beragam dan pada intinya mencakup empat macam tujuan. Adapun untuk kelompok kedua yang dimaksud dengan usaha kecil adalah yang memiliki modal kerja kurang dari 250 Juta Rupiah dan memiliki nilai usaha kurang dari 1 Milyar Rupiah. pengelompokan atau kategorisasi usaha-usaha di suatu negara mempunyai tujuan strategis. 1. bernilai kurang dari 600 Juta Rupiah. (2) Departemen Koperasi dan UKM. usaha kecil adalah usaha (dagang) yang modal kerjanya bernilai kurang dari 25 Juta Rupiah. Menurut Departemen Perdagangan. Dalam analisis makroekonomi pertumbuhan ekonomi diartikan sebagai tingkat pertambahan dari pendapatan per kapita. karena pada kenyataanya kemajuan UKM sangat kecil dibandingkan dengan kemajuan yang sudah dicapai usaha besar. pertanian dan industri. untuk keperluan penentuan kebijakan-kebijakan pemerintah. Akademi Pimpinan Perusahaan 8 . usaha pengembangan yang telah dilaksanakan masih belum memuaskan hasilnya. Kelompok kedua adalah bergerak dalam bidang konstruksi. untuk keperluan analisis yang dikaitkan dengan ilmu pengetahuan (teoritis). Namun demikian. serta seberapa jauh dapat dimasukkan kedalam jenis-jenis usaha atau bisnis. Departemen Perdagangan membatasi usaha kecil berdasarkan modal kerjanya. yaitu (1) Departemen Perindustrian dan Perdagangan. antara lain dikaitkan dengan standar kuantitatif tertentu. Kelompok pertama adalah yang bergerak dalam bidang perdagangan. Sedangkan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) terlebih dahulu membedakan usaha kecil menjadi dua kelompok.instansi ini. Selain itu.

L) Berdasarkan hal tersebut. relatif sulit menarik investasi dalam jumlah yang besar. kecil dan menengah sangat strategis dalam perekonomian nasional. Investasi UKM setiap tahunnya terus meningkat hal ini dapat mempertinggi efisiensi ekonomi dalam bentuk barang-barang modal yang sangat penting artinya dalam pertumbuhan ekonomi. Turunan pertama fungsi produksi dirumuskan sebagai berikut: Y=f(K. mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional di atas 6 persen per tahun. Pada kondisi ekonomi Indonesia saat ini. Peran koperasi. sehingga perlu menjadi fokus pembangunan ekonomi nasional pada masa mendatang (Kuncoro. teknologi dan sumberdaya lokal (Gie Kian. usaha mikro. (2) penyedia lapangan kerja yang terbesar. Fungsi produksi menurut Mankiw (2003) merupakan hubungan antara tingkat output (Y) dengan tingkat input (capital and labour). (4) pencipta pasar baru dan sumber inovasi. dan memperbaiki pemerataan pendapatan masyarakat. mendinamisasi sektor riil. kecil dan menengah. Pertumbuhan ekonomi di suatu negara dapat dilihat dari laju pertumbuhan PDB. keterbatasan investasi perlu diarahkan pada upaya mengembangkan wirausaha mikro. Pemberdayaan UKM diarahkan pada upaya meningkatkan produktivitas dan daya saingnya. maka nilai PDB secara langsung dipengaruhi oleh tingkat investasi yang merupakan ΔK (Δ capital) dan angkatan kerja yang merupakan Labour (L) dalam fingsi produksi. Pertumbuhan ekonomi memerlukan dukungan investasi yang memadai. serta (5) sumbangannya dalam menjaga neraca pembayaran melalui kegiatan ekspor. serta secara sistimatis diarahkan pada upaya menumbuhkan wirausaha baru di sektor-sektor yang memiliki produktivitas tinggi yang berbasis pengetahuan. karena memiliki ICOR yang rendah dengan lag waktu yang singkat. menurunkan tingkat kemiskinan. Untuk itu. Pemberdayaan UKM secara tersktuktur dan berkelanjutan diharapkan akan mampu menyelaraskan struktur perekonomian nasional. 2003). Laju pertumbuhan PDB yang merupakan tingkat output diturunkan dari fungsi produksi suatu barang dan jasa. Pemberdayaan UKM diharapkan lebih mampu Akademi Pimpinan Perusahaan 8 . Peran usaha kecil dan menengah (UKM) dalam perekonomian Indonesia paling tidak dapat dilihat dari: (1) kedudukannya sebagai pemain utama dalam kegiatan ekonomi di berbagai sektor. (3) pemain penting dalam pengembangan kegiatan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat. 2002). Selain mengurangi tingkat pengangguran terbuka.Pertumbuhan ekonomi ini digunakan untuk menggambarkan bahwa suatu perekonomian telah mengalami perkembangan dan mencapai taraf kemakmuran yang lebih tinggi. K.

" kata Presiden SBY.00 WITA. "Kita bisa memperkirakan ekonomi 2013 dengan basisi kecenderungan sepanjang tidak ada diskontinuitas. didampingi Ibu Negara Hj Ani Bambang Yudhoyono. Kolaborasi pengusaha dengan pemerintah pusat dan daerah." SBY menambahkan. IMF semula memprediksi ekonomi akan tumbuh 3. karena UKM umumnya memiliki keterkaitan industri yang cukup tinggi. proyeksi perekonomian Indonesia tahun depan sesungguhnya dapat diperkirakan. Legian. Presiden meminta Hipmi memahami situasi global dan kawasan. Dengan kata lain pemberdayaan UKM akan memberikan perluasan lapangan pekerjaan dan peningkatan pendapatan sehingga dapat mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi (Kemenkop. Rabu (12/12) pukul 11. Bali. tidak ada kejutan pada perekonomian dunia dan kawasan atau kejutan di dalam negeri. menggunakan momentum baik bagi pertumbuhan ekonomi di negeri kita. Denpasar. 2004). ujar Presiden. 12 Desember 2012. Pemberdayaan UKM dapat meningkatkan stabilitas ekonomi makro. menghadiri acara Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Economic Outlook 2013 di Hotel The Stone. 2004). Pemberdayaan UKM akan menggerakkan sektor riil. "Dengan kebersamaan kita bisa memenangkan. penting guna melihat prospek ekonomi Indonesia tahun depan. sehingga mampu mengurangi tingkat pengangguran terbuka dan tingkat kemiskinan di Indonesia (Kemenkop. namun Akademi Pimpinan Perusahaan 8 . sehingga akan membantu menstabilkan kurs rupiah dan tingkat inflasi. Pidato Presuden Republik Pemerintah terhadap UMKM Indonesia tentang Kebijakan Rabu. Insya Allah tidak terjadi.9 persen. karena menggunakan bahan baku lokal dan memiliki potensi ekspor. Presiden dalam kesempatan ini memberikan pidato kunci yang diberi judul 'Kebijakan Pemerintah untuk Pengusaha Pemula dan Pengusaha Daerah'. D. Presiden Sampaikan Pidato Kunci pada Hipmi Economic Outlook 2013 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Melihat perkembangan lima tahun terakhir. Pertumbuhan global diperkirakan akan menurun tahun depan.menstimulan pertumbuhan ekonomi nasional yang tinggi dalam jangka waktu yang relatif pendek dan mampu memberikan lapangan kerja yang lebih luas dan lebih banyak.

Hadir pula Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan Ketua Umum Kadin Bambang Soelisto. Kita sangat aktif dalam kerja sama ekonomi Asia Tenggara dan Timur. Menkop dan UKM Syarief Hasan." Presiden SBY menjelaskan.5 persen. Mensesneg Sudi Silalahi. Menteri BUMN Dahlan Iskan. "Konsistensi pertumbuhan di atas 6 persen selama kurun waktu 5 tahun terakhir menunjukan stabilitas perekonoimuan nasional. Proyek di Bawah Rp 20 Miliar Serahkan Pengusaha Daerah Pengusaha mapan diharapkan memberi ruang kepada pengusaha pemula dan pengusaha muda daerah agar juga bisa berkembang. namun tahun depan diperkirakan hanya 4. Sementara itu. dengan kategori Investment Grade yang disandang Indonesia saat ini foreign direct investment meningkat secara signifikan. Menparekraf Mari Elka Pangestu. Adapun kenbijakan yang deberikan adalah: 1. dan Ketua KEN Chairul Tandjung. Ketua Umum Hipmi Pusat Raja Sapta Oktohari menyampaikan.000 pengusaha muda dan pemula. Akademi Pimpinan Perusahaan 8 . 'Pengaturan' ini tidak perlu dengan keputusan presiden (Keppres). OICD lebih ekstrim lagi. "Alhamdulilah. Presiden meminta bupati dan walikota bersetuju dengan konsep ini." ujar Kepala Negara. Acara ini dihadiri oleh kurang lebih 1. Untuk itu Presiden SBY mengajak Hipmi bekerja lebih keras menjaga kinerja perekonomian nasional sekaligus turut serta mengatasi permasalahan ekonomi pada tingkat kawasan maupun dunia. Mentan Suswono.2 persen dikoreksi menjadi hanya 3. Sedangkan WTO mengatakan dalam 20 tahun ini rata-rata pertumbuhan perdagangan 5. semula diperkirakan pertumbuhan ekonomi global 4." kata Okto. Indonesia saat ini anggota G20. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sudah sepakat memberi kesempatan pengusaha daerah untuk proyek senilai di bawah Rp 20 miliar. Dari jajaran menteri KIB II hadir Menko Polhukam Djoko Suyanto. Menko Perekonomian Hatta Rajasa.6 persen. Seskab Dipo Alam. bahkan diprediksi tahun 2025 nanti Indonesia akan mejadi raksasa perekonomian dunia.dikoreksi menjadi 3. tahun depan kita menjadi ketua APEC. "Semua itulah yang kita gunakan untuk mendorong dunia agar ekonomi global bukan hanya bertahan tetapi juga terus tumbuh melebihi perkiraan-perkiraan yang cenderung kurang optimis dewasa ini.4 persen. Wajar jika banyak lembaga riset dunia meletakan Indonesia sebagai rising star.4 persen. Menperin MS Hidayat.

itu juga bisa dilakukan. SBY meminta untuk tidak anti kepada dunia usaha yang besar-besar karena usaha yang besar itu juga menciptkan lapangan pekerjaan. terjatuh. Kalau dengan Keppres. "KUR ini memang diniatkan untuk usaha mikro. dan menggerakan yang lain. Terkait masalah penyediaan modal awal ada Kredit Usaha Rakyat (KUR). Saya juga meminta Bupati dan Walikota seluruh Indonesia ikut bersetuju. dengan menghidupkan keuangan mikro. Produk Undang-undang akan kebijakan untuk UMKM Kebijakan pemerintah dalam pengembangan UKM dalam jangka panjang bertujuan untuk meningkatkan potensi dan partisipasi aktif UKM dalam proses pembangunan nasional. membayar pajak. hampir menyerah tetapi itu semua kalau dilewati. E. Saat ini pemerintah suga sudah menerbitkan regulasi tentang lembaga kredit-mikro. Berkeringat. Pengusaha besar diharapkan juga mengikuti apa yang dilakukan oleh BUMN. Kalau lebih dari itu ya pakai skim. Kalau ada aturan khusus yang kredibel. insya Allah. "Tidak mungkin dengan Keppres. sampai. Ciptakan peluang baru dan manajemen yang baik. "Tidak boleh bertentangan kelas. dan menengah. Rakyat lawan bisnis. saya dituntut ke Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi." SBY mengingatkan. pemerintah mengucurkan KUR sebesar Rp 30 triliun dan akan terus ditingkatkan. Tidak perlu pengaturan semacam ini dilakukan melalui keputusan presiden (Keppres). rakyat saya pikir bisa mendukung. terbanting. Tidak boleh. "Ini imbauan moral." Presiden menegaskan. Sebelumnya Presiden meminta kepada pengusaha pemula dan pengusaha muda daerah untuk fokus terhadap bisnis intinya." Kepala Negara berpesan." kata Presiden SBY. "Ini juga salah satu jalan selain KUR." Kepala Negara menandaskan. "Tidak ada jalan yang lunak untuk mencapai tujuan yang besar. Dengan demikian yang sudah mapan dan kuat bersainglah dengan yang kuat."BUMN sudah bersepakat kalau suatu usaha bernilai di bawah Rp 20 miliar maka akan diberikan kesempataan kepada pengusaha pemula dan pengusaha muda di daerah. Akademi Pimpinan Perusahaan 8 ." Presiden menambahkan. Yang masih awal kasihlah kesempatan supaya menjadi besar. Kepada kita semua. kecil. pers bisa mendukung." ujar SBY. Khususnya dalam kegiatan ekonomi dalam rangka mewujudkan pemerataan pembangunan melalui perluasan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan. Tetapi saya sudah bisik-bisik dengan Pak Hatta (Menko Perekonomian) untuk memperhatikan pengusaha pemula. Presiden SBY mengingatkan agar mengedepankan tenggang rasa. yang kecil lawan yang besar. dengan luar negeri. Tahun 2012 ini.

pemerintah telah menetapkan arah kebijakannya. Mengembangkan usaha kecil dan menengah (UKM) yang diarahkan untuk memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. 9 Tahun 1995 menyatakan pemerintah. UU RI No.Sasaran dan pembinaan usaha kecil adalah meningkatnya jumlah pengusaha menengah dan terwujudnya usaha yang semakin tangguh dan mandiri. yaitu: 1. termasuk bagaimana pemerintah dan masyarakat melaksanakan konsep permodalan untuk membantu UKM. Akademi Pimpinan Perusahaan 8 . 3. Pada umumnya permodalan UKM masih lemah. hal ini turut mementukan keberhasilan strategi pembinaan dan pengembangan di bidang permodalan. F. dan peningkatan daya saing. bantuan permodalan. Didalam pola pengembangan tersebut dilakukan dengan pendekatan interaksi antara kemauan. Kebijakan Pemerintah dalam Pengembangan UMKM Dalam pengembangan koperasi dan UMKM. karena kemitraan bukan proses merger atau akusisi. Kemitraan usaha menjamin kemandirian pihakpihak yang bermitra. dunia usaha dan masyarakat melakukan pembinaan dan pengembangan dalam sumber daya manusia. Adapun menurut Partomo dan Soejodono (2004). Sehingga pelaku ekonomi tersebut dapat berperan dalam perekonomian nasional. Kegiatan tersebut meliputi pendidikan dan pelatihan. Memperkuat kelembagaan dengan menerapkan prinsip-prinsip tata kepemerintahan yang baik (good governance) dan berwawasan gender terutama untuk: a) memperluas akses kepada sumber permodalan khususnya perbankan. kegiatan yang dilakukan oleh BI dalam membantu pengembangan usaha kecil salah satunya yaitu Kredit Usaha Kecil (KUK). Kemitraan usaha berlandaskan tanggung jawab moral dan etika bisnis sesuai dengan demokrasi ekonomi berdasarkan pasal 33 UUD 1945. Dengan diberlakukannya UU No:23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia. 2. kemitraan usaha. kebijakan pemerintah terkait dengan pengembangan UKM yaitu : 1. penciptaan lapangan kerja. magang dan studi banding serta pemberian bantuan untuk mandiri. sedangkan pengembangan usaha skala mikro lebih diarahkan untuk memberikan kontribusi dalam peningkatan pendapatan pada kelompok masyarakat berpendapatan rendah. kemampuan dan kesempatan. pembinaan kewirausahaan. 2. Proses ini menciptakan keterkaitan antara usaha yang kukuh tanpa harus melakukan integrasi vertikal atau konglomerasi.

c) memperluas dan meningkatkan kualitas institusi pendukung yang menjalankan fungsi intermediasi sebagai penyedia jasa pengembangan usaha. b) mengembangkan UMKM melalui pendekatan klaster di sektor agribisnis dan agroindustri disertai pemberian kemudahan dalam pengelolaan usaha. strategi pengembangan UMKM ditujukan dalam rangka mewujudkan keempat hal tersebut. kepedulian dan dukungan pemangku kepentingan (stakeholders) kepada koperasi. Akademi Pimpinan Perusahaan 8 . maupun mikro. teknologi. peningkatan daya saing dan penanggulangan kemiskinan. pemasaran dan informasi. manajemen. percepatan pengalihan teknologi. perkuatan keterkaitan industri. d) mengintegrasikan pengembangan usaha dalam konteks pengembangan regional. khususnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat banyak 5.b) memperbaiki lingkungan usaha dan menyederhanakan prosedur perijinan. termasuk dengan cara meningkatkan kualitas kelembagaan koperasi sebagai wadah organisasi kepentingan usaha bersama untuk memperoleh efisiensi kolektif. meso. c) mengembangkan UMKM untuk makin berperan dalam proses industrialisasi. Memperluas basis dan kesempatan berusaha serta menumbuhkan wirausaha baru berkeunggulan untuk mendorong pertumbuhan. 3. (ii) meningkatkan pemahaman. peningkatan ekspor dan penciptaan lapangan kerja terutama dengan: a) meningkatkan perpaduan antara tenaga kerja terdidik dan terampil dengan adopsi penerapan teknologi. guna menciptakan iklim dan lingkungan usaha yang kondusif bagi kemajuan koperasi serta kepastian hukum yang menjamin terlindunginya koperasi dan/atau anggotanya dari praktek-praktek persaingan usaha yang tidak sehat. penyerapan tenaga kerja. Menumbuhkan iklim usaha yang kondusif. dan (iii) meningkatkan kemandirian gerakan koperasi. dan peningkatan kualitas SDM. Mengembangkan UMKM untuk makin berperan sebagai penyedia barang dan jasa pada pasar domestik yang semakin berdaya saing dengan produk impor. Membangun koperasi yang diarahkan dan difokuskan pada upaya-upaya untuk: (i) membenahi dan memperkuat tatanan kelembagaan dan organisasi koperasi di tingkat makro. sesuai dengan karakteristik pengusaha dan potensi usaha unggulan di setiap daerah. Oleh karena itu. 4. Makna yang tersirat dan tersurat dalam arah kebijakan pemerintah dalam pengembangan UMKM tersebut pada intinya ditujukan untuk mengejar pertumbuhan ekonomi yang tinggi. yaitu: 1.

2. Meningkatkan akses pasar. 3. 4. Pemberdayaan Usaha Skala Mikro. Peningkatan Kualitas Kelembagaan Koperasi Akademi Pimpinan Perusahaan 8 . Meningkatkan akses pada sumberdaya finansial. 5. Meningkatkan kewirausahaan dan kemampuan UMKM. Keenam.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful