You are on page 1of 29

LAPORAN PRAKTIKUM MENGINSTAL LINUX SUSE 9.

1

A. Tujuan
a. Setelah mengikuti praktikum ini kami dapat menjelaskan tentang prinsip dasar
sistem operasi Linux.
b. Setelah mengikuti praktikum ini kami dapat melaksanakan penginstalan sistem
operasi berbasis Linux sesuai dengan prosedur.

B. Alat dan Bahan
a. Processor Minimal Intel Pentium II 800 Mhz
b. Memory Minimal 64 Mb
c. VGA Card
d. Monitor 14”
e. CD ROM Drive 52x
f. CD instalasi Linux SuSE 9.1

C. Materi Teoritis
1. Sejarah Linux
Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang bernama
Linus Torvalds. Dulunya Linux merupakan proyek hobi yang diinspirasikan dari
Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum.
Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada tanggal 5
Oktober 1991, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu versi 0.02 yang
hanya dapat menjalankan shell bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C
Compiler).
Saat ini Linux adalah sistem UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk
jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux
sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah jika
dibandingkan dengan sistem operasi komersial (misalnya Windows
9.x/NT/2000/ME). Linux mempunyai perkembangan yang sangat cepat. Hal ini
dapat dimungkinkan karena Linux dikembangkan oleh beragam kelompok orang.
Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis. Agar
kelompok ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan efisien, internet menjadi
pilihan yang sangat tepat.
Karena kernel Linux dikembangkan dengan usaha yang independent, banyak
aplikasi yang tersedia, sebagai contoh, C Compiler menggunakan gcc dari Free
Software Foundation GNU’s Project. Compiler ini banyak digunakan pada
lingkungan Hewlett-Packard dan Sun.
Sekarang ini, banyak aplikasi Linux yang dapat digunakan untuk keperluan kantor
seperti untuk spreadsheet, word processor, database dan program editor grafis
yang memiliki fungsi dan tampilan seperti Microsoft Office, yaitu Star Office.
Selain itu, juga sudah tersedia versi Corel untuk Linux dan aplikasi seperti Matlab
yang pada Linux dikenal sebagai Scilab.
Linux bisa didapatkan dalam berbagai distribusi (sering disebut Distro). Distro
adalah bundel dari kernel Linux, beserta sistem dasar linux, program instalasi,

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
tools baic, dan program-program lain yang bermanfaat sesuai dengan tujuan
pembuatan distro. Ada banyak sekali distro Linux, diantaranya :
™ RedHat
Distribusi yang paling populer, minimal di Indonesia. RedHat merupakan
distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah.
™ Debian
Distribusi yang mengutamakan kestabilan dan kehandalan, meskipun
mengorbankan aspek kemudahan dan kemutakhiran program. Debian
menggunakan .deb dalam paket instalasi programnya.
™ Slackware
Merupakan distribusi yang pernah merajai di dunia Linux. Hampir semua
dokumentasi Linux disusun berdasarkan Slackware. Dua hal penting dari
Slackware adalah bahwa semua isinya (kernel, library ataupun aplikasinya)
adalah yang sudah teruji. Sehingga mungkin agak tua tapi yang pasti stabil.
Yang kedua karena dia menganjurkan untuk menginstall dari source sehingga
setiap program yang kita install teroptimasi dengan sistem kita. Ini alasannya
dia tidak mau untuk menggunakan binary RPM dan sampai Slackware 4.0, ia
tetap menggunakan libc5 bukan glibc2 seperti yang lain.
™ SuSE
Distribusi yang sangat terkenal dengan YaST (Yet another Setup Tools) untuk
mengkonfigurasi sistem. SuSE merupakan distribusi pertama dimana
instalasinya dapat menggunakan bahasa Indonesia.
™ Mandrake
Merupakan varian distro RedHat yang dioptimasi untuk pentium. Kalau
komputer kita menggunakanpentium ke atas, umumnya Linux bisa jalan lebih
cepat dengan Mandrake.
™ WinLinux
Distro yang dirancang untuk diinstall di atas partisi DOS (WIndows). Jadi
untuk menjalankannya bisa di-klik dari Windows. WinLinux dibuat seakan-
akan merupakan suatu program aplikasi under Windows.

2. Keistimewaan Linux
Hardware komputer pada hakekatnya tidak dapat berfungsi tanpa adanya
Software yang mengaturnya. Software yang paling dekat ke Hardware adalah
”Sistem Operasi”. Suatu jenis processor tentu dapat saja di-"atur" oleh berbagai
macam Sistem Operasi pada saat yang berbeda, asalkan ada orang yang mau
menulis program Sistem-Operasi tersebut.
Walaupun pada saat Linux ditulis prosessor Intel 80386 telah dipasarkan dengan
Sistem-Operasi DOS, namun DOS belum menggunakan 80386 secara optimal.
Intel 80386 sebenarnya dirancang sebagai prosessor yang mampu melakukan
"multi-tasking" atau "multi-program” namun DOS hanya mampu melakukan
"single-tasking". Linux ketika dirancang memamfaatkan 80386 seoptimal
mungkin.
Di sini akan dijelaskan beberapa kelebihan dari sistem operasi Linux/UNIX
dibandingkan dengan dengan sistem operasi yang lain. Dan berikut ini adalah

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
beberapa fakta dari hal-hal yang menguntungkan dengan menggunakan program
dan file-file Linux/UNIX:
¾ Pada dasarnya semua data tersimpan di dalam harddisk walau ada beberapa
kondisi dimana data tersimpan di disket. Linux/UNIX memberikan beberapa
proses spesial dimana terminal, printer dan device hardware lainnya dapat
diakses seperti kita mengakses file yang tersimpan dalam harddisk atau disket.
¾ Ketika program dijalankan, program tersebut dijalankan dari harddisk ke
dalam RAM dan setelah dijalankan akan dinamakan sebagai proses.
¾ Linux/UNIX menyediakan servis untuk membuat, memodifikasi program,
proses dan file.
¾ Linux/UNIX mendukung struktur file yang bersifat hirarki.
¾ Linux/UNIX adalah salah satu sistem operasi yang termasuk ke dalam kelas
sistem operasi yang dapat melakukan multitasking. Multitasking sendiri
adalah keadaan dimana suatu sistem operasi dapat melakukan banyak kerjaan
pada saat yang bersamaan.
¾ Selain multitasking, Linux/UNIX juga dapat mendukung multiuser. Yaitu
sistem operasi yang pada saat bersamaan dapat digunakan oleh lebih dari satu
user yang masuk ke dalam sistem. Bahkan untuk Linux juga mendukung
untuk multiconsole dimana pada saat bersamaan di depan komputer langsung
tanpa harus melalui jaringan dan memungkinkan lebih dari satu user masuk ke
dakam sistem.

3. Aplikasi Linux
¾ Sebagai Server web server, mail server, ftp server, dll.
¾ Sebagai Client / Workstation pengguna Aplikasi perkantoran (Star office,
yang mirip Microsoft office) Gimp (image tool seperti Photoshop)
¾ Koleksi aplikasi di http://freshmeat.net, http://www.sourceforge.net, dll

D. Langkah Kerja Praktikum
1. Pada saat komputer baru dihidupkan, masuklah ke BIOS, atur urutan booting awal
dimulai dari CD-ROM, setelah itu simpan dan keluar dari menu BIOS. Masukkan
CD 1 Linux SuSE 9.1 kedalam CDROM. Tunggu sejenak sampai komputer
membaca proses boot dari CD-ROM dan masuk ke tampilan pembuka Instalasi
Linux SuSE 9.1

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
2. Setelah menu pembuka selesai, instalasi akan dilanjutkan ke menu pemilihan
booting yang dimulai dari CD Linux SuSE 9.1 seperti pada gambar dibawah,
Tekan arah panah bawah untuk memilih Instalation, kita memilih pilihan ini
dikarenakan kita akan menginstal Linux didalam komputer yang masih belum
meiliki Sistem Operasi sama sekali.

3. Setelah memilih menu Instalation, instalasi akan dilanjutkan ke proses Loading
seperti Gambar, tekan F2 untuk melihat proses yang dilakukan Linux pada saat
melakukan booting awal sistem operasi, Gambar adalah proses yang sedang
dilakukan linux pada saat awal booting dalam mode text.

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
4. Setelah proses loading selesai, instalasi akan dilanjutkan pada pemilihan bahasa
yang akan digunakan, gunakan bahasa English US lalu klik Accept seperti tombol
yang dilingkari merah

5. Saat anda selesai mengklik tombol accept, instalasi aka dilanjutkan ke dalam Menu
Instalation, disini kita akan mengatur dari awal sampai proses instalasi selesai.

6. Pada gambar dibawah menu yang pertama kali adalah Menu System, dalam menu
ini hanya menjelaskan secara detail tentang perangkat-perangkat yang terpasang
pada computer kita, seperti processor, memory, dll.

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
7. Pada tahap menu instalasi sesuai Gambar dibawah adalah Menu Mode. Setelah
anda mengklik Menu Mode, anda akan diberikan pilihan mode instalasi seperti
Gambar. New Instalation adalah pemilihan instalasi yang memungkinkan bahwa
computer yang diinstal belum memiliki sistem operasi, Update An Existing
System adalah pilihan yang memungkinkan kita untuk memperbaharui sistem
operasi Linux yang lama. Repair Installed System adalah pilihan yang
memungkinkan kita untuk memperbaiki sistem operasi Linux yang sedang
bermasalah. Boot Installed System adalah pilihan yang memungkinkan kita untuk
melakukan proses booting melalui CD-Rom apabila Linux gagal melakukan
proses booting melalui Hardsik. Dalam hal ini penulis memilih New Instalaion
dikarenakan computer yang diinstall masih baru dan belum memiliki system
operasi sama sekali. Setelah itu kliklah tombol Ok.

8. Menu instalasi berikutnya adalah Menu Keyboard Layout, dalam menu ini anda
bisa memilih jenis keyboard yang anda pakai, secara default linux telah mengenali
keyboard yang anda pakai.

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
9. Dibawah ini adalah Layout keyboard yang akan digunakan, penulis menyarankan
agar menggunakan layout English US.Setelah itu klik tombol Accept seperti
lingkaran merah

10. Setelah menu keyboard selesai, menu berikutnya adalah Menu Mouse. Seperti
halnya keyboard, dalam menu ini kita memilih jenis mouse yang akan digunakan.

11. Gambar dibawah ini adalah daftar jenis-jenis mouse yang terdapat dalam Linux,
setelah anda memilih jenis mouse dan melakukan Test mouse anda, klik tombol
Accept.

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
12. Setelah Menu Mouse selesai, Menu Instalasi berikutnya adalah Menu
Partitioning.

13. Setelah anda mengklik Menu Partitioning, maka anda aka mendapatkan menu
dengan 3 buah option pilihan yaitu : Accept Proposal as-is, Base partition setup
on this proposal, Create Custom Partition Setup. Option pertama menjelaskan
agar linux membuat partisi secara automatis, option kedua menjelaskan agar linux
membuat partisi dengan konfirmasi dari user, option ketiga adalah membuat
partisi sesuai dengan kemauan anda, pilih option ketiga dan klik Next.

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
14. Pada gambar dibawah ini, terdapat dua buah pilihan. Pilihan ini digunakan apabila
dalam computer kita terdapat lebih dari satu buah hardisk yang terpasang, saran
penulis adalah menggunakan pilihan kedua yaitu Custom Partitioning – For
Experts. Setelah memilih pilihan tersebut lanjutkan dengan mengklik tombol
Next.

15. Perhatikan Gambar dibawah ini. Pada kotak dijelaskan secara sekilas tentang
Kapasitas hardisk, Type Hardisk, Start dan End Cylinder,dll. Pada hardisk ini kita
akan membuat partisi yang dibutuhkan Linux. Klik tombol Create untuk membuat
pertisi Linux.

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
16. Setelah anda mengklik tombol Create maka akan muncul dialog box seperti
gambar dibawah ini, Anda akan diberikan pertanyaan “Which type of partition do
you want to create ?”. Pilihan yang diberikan adalah Primary Partition dan
Extended Partition. Pilihlah Primary Partition lalu klik tombol Ok. (Partisi boot
digunakan sebagai partisi khusus yang dibuat untuk penyimpanan filefile yang
akan diloading pada saat linux pertama kali dijalankan).

17. Perhatikan dengan seksama gambar System, Mount Point pilih Point End isilah
dengan +15M. Lalu klik Ok. File System adalah jenis system file yang dibuat
dalam sebuah partisi. Mount Point adalah nama partisi yang akan dibuat,
Sedangkan End adalah besar partisi yang akan di buat.

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
18. Pada gambar dibawah, terdapat partisi boot seperti pada gambar yang di lingkari
merah. Klik pada bagian /dev/hda untuk melanjutkan pembuatan partisi Linux
Swap lalu klik tombol create.

19. Pada /dev/hda Klik tombol create untuk membuat partisi Linux Swap. Apabila
muncul dialog box “Which type of partition do you want to create ?”, Pilihlah
Primary Partition.

Keterangan:
Partisi Swap digunakan sebagai pengganti memory, partisi ini berguna untuk
Komputer yang memiliki kapasitas memory yang rendah. Untuk menghindari
crash maka linux menyimpan sebagian isi dari memory didalam hardisk.

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
20. Perhatikan dengan baik pada File System dan End, Ubah File System menjadi
Swap, Sedangkan pada kolom End isi dengan +256M, Setelah semua sudah benar
klik kembali tombol Ok. Penulis menyarankan agar kolom End diberikan angka
sebesar dua kali dari jumlah memory, pada contoh ini penulis menggunakan
memory sebesar 128 MB, jadi dua kali dari jumlah memory adalah 256 MB.
Angka 256 itulah yang diisikan pada kolom End.

21. Pada list partisi yang sudah dibuat pilihlah /dev/hda lalu kliklah tombol create
untuk membuat partisi /home.

Keterangan:
Partisi Home digunakan sebagai tempat home direktori user yang berada dalam
mesin server anda.

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
22. Setelah anda mengklik tombol create maka akan tampil dialog box dengan
pertanyaan “Which type of partition do you want to create ?”, Pilihlah Primary
Partition. Setelah anda memilih Primary Partition kliklah tombol Ok untuk
melanjutkan pembuatan partisi.

23. Perhatikan dengan seksama gambar dibawah ini, yaitu File System, Mount Point,
End. Pada File System pilih Ext2, Sedangkan Mount Point pililah/home. Lalu
pada kotak End isilah dengan +2G. Lalu klik Ok.File System adalah jenis system
file yang dibuat dalam sebuah partisi. Mount Point adalah nama partisi yang akan
dibuat, Sedangkan End adalah besar partisi yang akan di buat untuk partisi Home
User.

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
24. Perhatikan gambar dibawah ini. Sekarang partisi yang akan dibuat adalah partisi
/root. Pada /dev/hda kliklah tombol create.

25. Setelah anda mengklik tombol create maka akan tampil dialog box dengan
pertanyaan “Which type of partition do you want to create ?”, Pilihlah Primary
Partition. Setelah anda memilih Primary Partition kliklah tombol Ok untuk
melanjutkan pembuatan partisi.

26. Setelah anda mengklik Ok. Akan muncul menu pada gambar dibawah. Anda tidak
perlu mengubah File System, Mount Point dan End. Klik langsung tombol Ok.
Jadi pada pembuatan partisi Root ini semua kapasitas hardisk akan digunakan
untuk partisi /root.

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
27. Setelah semua partisi telah dibuat, kliklah tombol Next.

28. Menu instalasi berikutnya adalah Menu Instalasi Software. Perhatikan gambar
dibawah ini, kliklah Software untuk memulai pemilihan software yang akan di
install kedalam mesin server anda.

29. Pada pilihan menu Software, pilihlah Option Default System. Setelah anda milih
option software, kliklah Detailed Selection untuk memilih paket-paket server.

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
30. Pada Gambar bagian yang dilingkari memiliki fungsi tersendiri, yaitu : 1.
Pemilihan paket dalam mode filter atau satu persatu. 2. Pemilihan paket dalam
mode Group Packages. 3. Informasi kapasitas hardisk pada paket-paket linux
yang di-install. 4. Kumpulan paket grup pada pemilihan filter dengan
menggunakan Packages Groups. 5. Informasi tentang paket yang di-install berupa
fungsi paket dan lain-lain. Berilah tanda cek pada bagian kedua yaitu Network
Server,LDAP Server and Tools, Simple Webserver with Apache2, C/C++
Compiler Tools, Kernel Development, Experience User. Sedangkan pada Gambar
adalah salah satu contoh mode instalasi dalam mode Search. Setelah semua paket
sudah selesai dipilih, kliklah tombol Accept Perhatikan dengan baik Gambar.

1
4

2

5

3

31. Setelah anda memilih paket-paket yang akan di-install dan telah mengklik tombol
Accept maka dialog box akan muncul seperti pada gambar dibawah ini. Pada isi
dialog box adalah informasi sebagian paket-paket dengan informasi sekilas dari
paket-paket tersebut.

Catatan : Pada pemilihan paket-paket yang akan di-install, setelah anda memberi
tanda centang pada network server, LDAP server and Tools, Simple Web Server
With Apache2, maka secara automatis linux akan menginstal paket-paket untuk
server seperti BIND, Apache2, SMB, dll sehingga pada saat konfigurasi server
anda tidak perlu lagi menginstall paket-paket untuk server.

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
32. Menu instalasi berikutnya adalah Menu Instalasi Booting. Perhatikan lingkaran
merah pada gambar disamping. Kliklah pada Link Booting untuk mengatur proses
instalasi booting. ( Menu instalasi ini menjelaskan bagaimana mengatur booting
pada boot lader untuk masuk kedalam Operating System.)

33. Pada gambar dibawah ini, perhatikan dengan baik pada bagian dialog box yang
berisi : Boot Loader Type, Default Section, Available Sections, Time Out. Pada
Boot Loader Type, anda bisa mengubah dari GRUB menjadi LILO. Default
Sections adalah sistem operasi yang paling pertama kali diloading pada saat
pertama kali boot, ini berlaku jika dalam komputer anda terdapat system operasi
lain seperti Windows Available Sections adalah urutan menu pada boot loader
yang akan dibuat. Sedangkan Time Out adalah waktu yang dibutuhkan boot loader
untuk masuk kedalam OS dalam detik. Anda dapat juga mengubah konfigurasi
diatas melalui Text apabila anda mengklik tombol Edit Configuration Files.

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
34. Menu instalasi berikutnya adalah Menu Instalasi Time Zone. Perhatikan gambar
disamping, pada lingkaran merah gambar disamping adalah bagian menu instalasi
time zone. Kliklah link Time Zone untuk melanjutkan instalasi barikutnya.

35. Perhatikan baik-baik gambar dibawah ini. Pada gambar linkaran yang diberikan
kode 1 adalah Region, Kode 2 adalah Time Zone, Kode 3 adalah Change Time Or
Date, sedangkan kode 4 adalah Clock Time Set. Carilah daerah regional anda, lalu
pada time zone carilah ibukotanya, konfigurasikan waktunya lalu kliklah tombol
Accept.

1 2

3 4

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
36. Menu instalasi berikutnya adalah Menu Intalasi Languange. Perhatikan gambar
dibawah, kliklah Link Languange untuk memilih bahasa yang digunakan dalam
mesin server anda.

37. Pilihlah bahasa standar yang akan digunakan mesin server anda. Secara default
gunakanlah bahasa English (US). Setelah anda memilih bahasa yang akan
digunakan, kliklah tombol Accept.

38. Menu instalasi berikutnya adalah Menu Intalasi Run Level. Perhatikan gambar
dibawah, kliklah Link Run Level untuk mengatur instalasi berjalan pada init level
berapa.

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
39. Perhatikan gambar dibawah ini. Secara default Run Level yang diberikan adalah
Run Level 5 yaitu Full Multiuser with network and xdm. Untuk bagian Run Level
gunakanlah setting default linux, yaitu Run Level 5.

40. Setelah semua menu instalasi telah dikonfigurasikan kliklah tombol Accept seperti
pada Gambar. Lalu akan tampil dialog box peringatan mengenai instalasi Linux
SuSE. Perhatikan Gambar. Dialog box ini menjelaskan mengenai instalasi linux
yang akan dilakukan bahwa instalasi akan dilakukan menggunakan setting dan
konfigurasi yang dilakukan. Semua konfigurasi yang dilakukan dapat dilakukan
kembali setelah proses instalasi selesai. Kliklah tombol Yes, Install untuk
memulai proses instalasi.

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
41. Proses Instalasi CD 1 Linux SuSE versi 9.1. Pada gambar dibawah tombol
Details… berfungsi untuk melihat proses instalasi paket-paket linux kedalam
komputer anda, sedangkan tombol Abort Instalation berfungsi untuk
membatalkan proses instalasi.

42. Setelah proses intalasi CD pertama Linux SuSE 9.1 Finishing Basic Instalation.
Proses ini berfungsi untuk mpertama yang kita lakukan. Perhatikan gambar
Configuration, Copy Files to Installed System, InBoot. Setelah proses dibawah
selesai maka komputer Linux SuSE 9.1 dari CD-ROM. Lakukan proses selesai,
maka proses intalasi akan melakukan elakukan uji coba terhadap instalasi tahap
disamping, proses yang berjalan adalah : Update stall Boot Manager, Prepare
System for Initial akan melakukan restart. Keluarkan CD installer booting melalui
Hardisk.

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
43. Setelah proses Finishing Basic Instalation selesai dan telah melakukan restart.
Maka secara automatis linux akan melakukan loading untuk melanjutkan proses
instalasi CD-2 Linux SuSE 9.1. Perhatikan gambar dibawah. Linux akan meminta
kepada anda untuk memasukkan CD-2 Installer Linux SuSE 9.1. Klik Eject untuk
mengeluarkan CD, dan klik Ok apabila anda ingin memasukkan kembali CD-
ROM.

44. Setelah proses instalasi CD-2 Linux SuSE 9.1 selesai, lanjutkan proses instalasi
CD-3 Linux SuSE 9.1 seperti saat anda diminta untuk memasukkan CD-2
Installer Linux. Lalu kliklah tombol Ok. Sehingga Linux akan melanjutkan proses
instalasi seperti pada gambar dibawah ini.

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
45. Seperti proses instalasi CD-3 Linux SuSE 9.1. Apabila proses instalasi CD-3
Linux SuSE 9.1 selesai, lanjutkan proses instalasi CD-4 dan CD-5 Linux SuSE
9.1. Perhatikan gambar dibawah. Gambar dibawah adalah proses instalasi CD-4
Linux SuSE 9.1.

46. Setelah proses instalasi selesai maka linux akan meminta kepada anda untuk
mengisi password untuk user root. Isikanlah password pada kolom yang
disediakan. Lalu kliklah tombol Next.

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
47. Setelah anda mengklik tombol Next pada saat memasukkan password root, maka
komputer akan melanjutkan instalasi keproses Network Configuration. Perhatikan
gambar dibawah. Perangkat jaringan yang dideteksi pada instalasi ini adalah
Network Interfaces. Kliklah link tersebut untuk mengkonfigurasikan Ethernet
card anda.

48. Setelah anda mengklik link Network Interfaces maka akan muncul Network Card
Configuration seperti pada gambar dibawah. Perhatikan tanda kotak merah. Pada
bagian tersebut anda akan diinformasikan mengenai merk ethernet card anda.
Kliklah tombol change untuk melakukan konfigurasi Ethernet card anda.

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
49. Gambar dibawah adalah Network Card Configuration Overview disini anda dapat
menambah, mengkonfigurasikan, dan menghapus Ethernet card. Kliklah Edit
untuk melanjutkan konfigurasi Ethernet card.

50. Masukkanlah IP Address kedalam text bok dan Netmask seperti pada Gambar.
lalu kliklah pada Hostname And Name Server. Masukkan nama Hostname dan
nama domain server yang akan dibuat.

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
51. Setelah selesai mengkonfigurasikan IP address dan Hostname maka kliklah
tombol Next seperti pada Gambar. Setelah itu kliklah tombol Finish untuk
mengakhiri konfigurasi Network Conection.

52. Setelah selesai kliklah tombol Next seperti pada Gambar. Lalu linux akan
menyimpan hasil konfigurasi Network Conection.

53. Perhatikan gambar dibawah, jika anda memiliki koneksi ke internet anda bisa
melakukan test koneksi anda dengan melakukan proses download dan update.
Anda bisa melewati tahap ini dengan memilih Option No, Skip This Test. Lalu
kliklah tombol Next.

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
54. Gambar dibawah adalah bagaimana cara agar Client dalam jaringan anda bisa
mengenali server anda. Pada bagian ini terdapat 2 Option yaitu Stand Alone dan
Network Client. Sebaiknya anda memilih Stand Alone.

55. Setelah itu maka anda dapat menambahkan user biasa dalam mesin server anda.
Masukkan Username, User Login dan Password lalu kliklah bol Next.

56. Setelah menambahkan user maka linux akan menyimpan konfigurasi yang
dilakukan seperti gambar dibawah ini.

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
57. Gambar dibawah adalah informasi sekilas mengenai Linux SuSE 9.1. Lalu kliklah
tombol Next apabila anda telah selesai membacanya.

58. Konfgurasi terakhir adalah VGA Card, Printers, Sound Card, dll. Secara default
linux sudah mendeteksi dan mengkonfigurasikan perangkat tersebut, jadi
sebaiknya lewati saja konfigurasi ini. Kliklah tombol Next jika anda tidak ingin
mengkonfigurasikan perangkat tersebut.

59. Gambar dibawah menandakan bahwa instalasi yang dilakukan telah berhasil.
Kliklah tombol Finish untuk menyelesaikan proses instalasi Linux.

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang
60. Setelah proses intalasi selesai maka linux akan melakukan restart seperti pada
gambar dibawah.

E. Kesimpulan
1. Struktur file system Linux adalah berbentuk tree, dengan “pusat”-nya adalah root
(akar) yang dilambangkan dengan tanda “/” (slash).
2. Perintah dalam Linux adalah Case Sensitiv yang berbeda dengan DOS Command.
Pada DOS Command perintah ‘dir’ sama dengan ‘DIR’, tetapi pada linux ‘ls’
tidak sama dengan ‘LS’ atau ‘Ls’.
3. Untuk mengorganisasi file-file pada device diperlukan suatu metode yang disebut
dengan filesystem. Jika kita mengenal FAT dan NTFS selama ini di Sistem
Operasi Windows maka Anda akan mengenal beberapa metode filesystem di
Linux, seperti ext fs, ext2 fs atau xia fs dll. Saat ini ext2 fs adalah filesystem yang
banyak digunakanuntuk Linux karena terkenal sangat efisien. Meskipun demikian
Red Hat Linux tetap menyediakan dukungan terhadap filesystem lain seperti
msdos yang sudah built in di kernel atau dalam bentuk modul seperti vfat
(Windows95 native fs), ext,umsdos dan sebagainya.

Munzir
Praktek Jaringan Komputer
Universitas Negeri Padang