PRAKTIKUM KIMIA ANORGANIK I I. II. III. IV. V.

Nomor Percobaan : VIII(Delapan) Nama Percobaan : Korosi logam Tujuan Percobaan : Mempelajari sifat-sifat korosi pada beberapa logam (besi dan tembaga dengan menggunakan multimeter Landasan teori : Alat dan Bahan : Alat 1. Lembaran besi 8 cm x 2 cm 2. Lembaran tembaga 8 cm x 2 cm 3. Amplas 4. Multimeter 5. Gelas kimia 6. Gelas ukur 7. Pipet tetes Bahan 1. Larutan K3[Fe(CN)6] 0,1 M 2. Indikator larutan pp 3. Larutan NaCl 3% 4. Aseton VI. Prosedur percobaan 1. Membersihkan lembaran besi dan tembaga dengan menggunakan amplas kemudian menggosoknya dengan kain katun yang telah direndam dalam aseton untuk membersihkan dari lemak yang mungkin ada. 2. Membuat larutan indicator feroksi dengan cara sebagai berikut : Mencampurkan 40 ml larutan NaCl 3% dan 20 ml larutan K3[Fe(CN)6] 0,1 M dalam gelas kimia 250 ml. Ke dalam campuran tersebut, menambahkan secara berhatihati larutan pp sambil diaduk. Pada percobaan ini, larutan indicator feroksi akan memberikan warna biru dengan ion Fe3+ dan pp memberikan warna merah dengan ion (OH)3. Menempatkan sebuah lembarab besi dan sebuah lembaran tembaga ke dalam gelas kimia 250 ml yang diletakkan di atas kertas yang berwarna putih. Dengan menggunakan klip alligator, menghubungkan kedua logam tersebut dengan multimeter . Memasukkan larutan feroksil ke dalam

. Hati-hati. jangan sampai klip alligator basah dan jangan sampai terjadi hubungan antara logam yang satu dengan yang lain. mengembalikan semua peralatan (termasuk lempeng besi dan tembaga) dalam keadaan bersih. Mengamati juga perubahan warna yang terjadi. Mengamati jarum penunjuk aliran arus listrik pada multimeter untuk menentukan besarnya aliran electron yang melewati kedua logam tersebut. Catatan : Setelah selesai melakukan percobaan. mengamati jarum penunjuk pada multimeter. 4. Pada saat terjadi perubahan warna.gelas kimia sehingga tiap-tiap elektroda sebagian tercelup.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful