TENTIR I MODUL METABOLIK & ENDOKRIN 2009 DIVISI TENTIR 2007

NICHI-AGHIS-ANISA PN-GANDA-VENITA-NAFISAH-CHRISTOPHERIRA-ANDY-BILA-FITRI-DEVI • TENTIR HISTOFISIOLOGI ENDOKRIN Kelenjar dan Sekresi Sekresi: • Proses biosintesis intraselular • Transformasi molekul-molekul kecil menjadi produk yang lebih kompleks • Produk secara aktif akan dilepaskan ke ekstraselular Kelenjar (kelompok sel yang menjalankan fungsi sekresi) dibagi menjadi 2 jenis, yakni kelenjar eksokrin dan kelenjar endokrin: • Kelenjar eksokrin o Produk disekresikan melalui system duktus o Reticulum endoplasma kasar sangat ekstensif o Kompleks golgi dan granul sekretori terkonsentrasi apda daerah apical sel • Kelenjar endokrin o Kelenjar tanpa duktus, berasal dari invaginasi epitel permukaan yang kehilangan hubungan dengan epitel asalnya o Produk berupa hormone, disekresikan ke dalam pembuluh darah o Pada ummnya merupakan organ tersendirihipofisis, tiroid, paratiroid, adrenal, badan pineal, ovaium, plasenta o Merupakan bagian dari organ yang merupakan kelenjar eksokrinpulau langerhans pada pancreas, sel leydig pada testis. Komunikasi antarsel diperantarai oleh molekul sinyal. Ada 3 jenis komunikasi antarsel (mohon skema gambar dilihat pada slide): • Parakrin •

Molekul sinyal dilepaskan oleh sel dan bekerja mempengaruhi sel yang berada di sekitarnya. Autokrin o Molekul sinyual dilepaskan oleh sel dan bekerja mempengaruhi sel itu sendiri Endokrin o Molekul sinyal dilepaskan oleh sel ke dalam aliran darah dan bekerja mempengaruhi sel target yang terletak jauh o

Kelenjar Endokrin Mikroskopik secara umum: • Mengandung banyak sel sekretorik • Terdapat banyak pembuluh kapiler (fenestrated capillaries) atau sinudoid (tempatnya menyalurkan hasil sekresinya lengsung ke pembuluh darah) Terbagi 2 kelompok besar: • Kel. endokrin yg mensekresikan peptida (hormon peptida) • Kel. endokrin yg mensekresikan steroid (hormon steroid) Kelenjar endokrin pensekresi Kelenjar endokrin pensekresi hormone peptide hormone steroid Struktur sel serupa dengan sel Reticulum endoplasma halus sangat kelenjar eksokrin yang mensekresi ekstensif protein Reticulum endoplasma kasar ekstensif Reticulum endoplasma kasar hanya sedikit Kompleks golgi jukstanuklear (di dekat inti sel) besar Contoh: Contoh: • Sel beta pulau langerhans • Sel Leydig pada testis pada pancreas • Ovarium • Sel folikular pada kelenjar • Adrenal tiroid Mekanisme kerja hormone: • Hormon bekerja selektif pd organ target • Diperantarai oleh reseptor pd permukaan sel target

Reseptor: – mempunyai afinitas yang tinggi terhadap hormon – Selalu dlm keadaan dinamis, jumlah sangat bervariasi Jumlah reseptor dapat berubah tergantung pd: – Status diferensiasi sel – Pengaruh pajanan hormon spesifik

Reseptor hormone peptide berbeda dengan reseptor hormon steroid: Reseptor hormon peptida • Merupakan molekul protein integral yg terdapat pd membran sel • Hormon peptida masuk ke dalam sel dg cara berikatan dg reseptornya di membran sel Reseptor hormon steroid • Terdapat di dalam sitoplasma dan nukleus sel target • Hormon steroid pd mulanya masuk ke dalam sitoplasma sel secara difusi melalui membran sel yang bersifat lipofilik Mekanisme kerja hormone protein dan steroid pun berbeda: Hormon Protein: • Ikatan antara hormon dg reseptornya pada permukaan membran sel (first messenger) • Membentuk konformasi dg protein-G • Kompleks hormon-reseptor mengaktifkan adenilat siklase sehingga terjadi katalisis ATP menjadi c-AMP (second messenger) • Aktivasi kaskade reaksi sehingga terjadi respon fisiologik. Hormon steroid • Hormon steroid masuk ke dalam sitoplasma sel target secara difusi bebas melalui membran sel yang bersifat lipofilik • Hormon terus masuk ke dalam inti sel dan di sana berikatan dengan reseptor hormon • Ikatan hormon dg reseptor di dalam inti sel menyebabkan perubahan reseptor • Kompleks hormon-reseptor yg telah berubah berikatan dg DNA pada daerah spesifik • Terjadi aktivasi transkripsi gen

Sistem Endokrin: 3 Komponen utama • Organ endokrin mayor: organ tunggal yg berfungsi sintesis, tempat penyimpanan, dan sekresi • Komponen endokrin dalam suatu organ: mis: pulau langerhans pankreas, sel leydig pd testis • Sistem endokrin difus: pada umumnya berfungsi parakarin, berada di daerah mukosa suatu organ, mis: mukosa saluran cerna, mukosa bronkus Kelenjar Endokrin Mayor terdiri dari kelenjar: • Hipofisis • Tiroid • Paratiroid • Adrenal • Pineal HIPOFISIS • Di bawah kontrol hipotalamus • Bersama dengan hipotalamus mempengaruhi/mengontrol aktivitas kelenjar endokrin lain → master glands • Peran penting dalam pengaturan metabolisme tubuh, pertumbuhan, dan reproduksi • Terletak pada resesus tulang sphenoid→ sella turcica • Terbagi 2 bagian besar • Neurohipofisis (Hipofisis posterior), berasal dari perluasan diencephalon • Adenohipofisis (Hipofisis anterior), berasal dari evaginasi ektoderm pd dorsal atap faring embrionik.

Tiga bagian Adenohipofisis Pars distalis, Pars intermedia, dan Pars tuberalis: Pars Distalis Adenohipofisis: • Mengandung 3 jenis sel: asidofil, basofil, dan khromofob. – Sel asidofil: berbentuk bulat,bersitoplasma eosinofilik, granular.

• Somatotroph: mensekresi growth hormone (GH) • Mammotroph: mensekresi prolactin (PRL) – Sel basofil: berukuran lebih besar drpd sel asidofil, bersitoplasma basofilik gelap. • Tyrotroph: mensekresi thyroid stimulating hormone (TSH), • Corticotroph: mensekresi corticotrophin (ACTH) • Gonadotroph: mensekresi follicle stimulating hormone (FSH) dan luteinizing hormone ( LH) Penglepasan hormon tsb diatur secara spesifik oleh hormon penglepas atau penghambat (releasing or inhibiting hormones) yg diproduksi oleh hipotalamus dan dikirim ke adenohipofisis melalui pembuluh darah yg tergabung dalam hypophyseal portal system. – Sel Kromofob: bersitoplasma pucat atau jernih, terdiri atas 3 jenis sel: • Sel induk (stem cells) • Sel kromofil yg mengalami degranulasi • Sel folikular : berfungsi supportif dan fagositik Pars Tuberalis Adenohipofisis: • Perluasan dari pars distalis • Secara histologik serupa dengan pars distalis • Didominasi oleh sel gonadotroph • Banyak mengandung pembuluh kapiler dari pleksus sistem portal hipofiseal (hypophyseal portal system) Pars Intermedia Adenohipofisis: • Menyerupai pita yg berada di antara pars distalis dan pars nervosa. • Pd manusia tdk berkembang (rudimenter) • Mengandung sisa kantung Rathke (Rathke’s cysts) → kista kecil, dilapisi oleh selapis sel epitel kuboid, lumen mengandung koloid

– Dapat mengandung kelompok kecil sel melanotroph yg mensekresi melanocyte-stimulating hormone (MSH) Neurohipofisis: • Mengandung banyak sekali akson dan sel glia • Badan sel akson terletak di nukleus supra-optikus dan nukleus paraventrikularis di hipotalamus • Terdiri atas – Eminens mediana (median eminence) – Infundibular stem – Infundibular process • Hormon yg disintesis: – Vasopresin atau ADH – Oksitosin • Kedua hormon tersebut diproduksi oleh neuron yang berbeda, yang keduanya terdapat di nukleus supra-optikus maupun paraventrikularis • Pada neurohipofisis terdapat Badan Herring, yakni: – dilatasi ujung akson – tempat penyimpanan granula neurosekretori Kelainan Kelenjar Hipofisis: Adenoma Hipofisis • Tumor jinak • Proliferasi berlebihan sel adenohipofisis • Produksi hormon hipofisis berlebihan dan terus-menerus • Tidak terpengaruh oleh feedback mechanism • Klinis: tergantung jenis sel yg berproliferasi

• Corticotroph→ ACTH → korteks adrenal aktif → kortikosteroid →

Cushing syndrome • Somatotroph → growth hormone → gigantism (pd anak), akromegali (pd org dws)
KELENJAR TIROID • Terletak di bawah laring pd daerah leher anterior • 3 lobus: – Lobus lateral kanan dan kiri yg dihubungkan oleh isthmus – Lobus pyramidalis

Sistem Penyimpanan ini adalah perbedaan kelenjar tiroid dengan kelenjar endokrin lainnya. penampakan kelenjar tiroid dibagi menjadi: • Kelenjar aktif o Folikel berlapis sel kuboid sampai torak (silinder) o Koloid memberikan gambaran scalloping • Kelenjar inaktif o Folikel berlapis sel gepeng o Lumen folikel penuh berisi koloid Sintesis Thyroglobulin: Sintesis thyroglobulin terjadi dalam dua fase.• Diselubungi oleh kapsul jaringan ikat • Histologik: terdiri atas folikel-folikel • Folikel dilapisi oleh selapis sel epitel yg disebut sel folikular: • mensekresi thyroglobulin dibawah pengaturan TSH yg disekresi oleh sel tyrotroph adenohipofisis • Menyimpan produknya di luar sel (ekstraseluler) → di lumen folikel • Bentuk sel epitel berubah sesuai dengan aktivitas kelenjar tiroid • Lumen folikel berisi koloid • Di antara folikel terdapat kelompok – kelompok kecil sel parafolikular • Berdasarkan aktivitasnya. yang langsung melepaskan hasil sekresinya ke dalam aliran darah. Maka itu. • Fungsi : sintesis hormon kasitonin. Kelainan Kelenjar Tiroid Goiter atau Gondok • Untuk menghasilkan hormon tiroid yang dapat dilepaskan dalam darah. Sekresi kalsitonin dipicu oleh kadar kalsium darah yang tinggi • Kalsitonin menyebabkan sel meng-uptake kalsium dari darah sehingga deposit kalsium pada tulang meningkat. Pada proses storage. • Vakuol yang berisi thyroglobulin di dalam sel folikular akan berfusi dengan lisosom • Hasil fusi dengan lisosom ini akan membentuk tiroksi dan triiodotironin (T3) • Bentuk T3 ini dapat ditransportasikan ke basal sel dan akhirnya dilepas ke pembuluh darah SEL PARAFOLIKULAR • Sel parafolikular adalah kelompok-kelompok kecil sel yang terlentak antara folikel satu dengan lainnya • Sel tersebut dapat dibedakan dengan sel folikular karena sitoplasmanya lebih pucat atau jernih • Jika di bawah mikroskop elektron à banyak granula sekretorinya. yaitu 1. lumen folikel diisi oleh thyroglobulin yang nantinya akan diiodinisasi--> bisa beredar dalam darah. dibutuhkan iodium. Iodide ini ditransportasikan dari pembuluh darah ke dalam koloid di lumen • iodide tersebut berfungsi untuk mengiodinisasi tirosin pada molekul thyroglobulin (ingat : thyroglobulin banyak mengandung tirosin) dibantu oleh enzim thyroid peroxidase. tiroid harus mengambil iodium dari darah • Jika yodium kurang --> akan ada sinyal bahwa tubuh kekurangan hormon tiroid --> hipofisis memerintahkan thyroglobulin terus dihasilkan--> lumen . 2. thyroglobulin akan di-glikosilasi dalam kompleks Golgi agar siap dilepas • Kompleks Golgi selanjutnya mem-package thyroglobulin dalam vesikel dalam kompleks Golgi. • Pada proses storage. Pengelepasan dalam darah • Untuk melepas thyroglobulin. terjadi uptake iodide oleh sel folikular dari darah. • selanjutnya. Sintesis dan storage • dimulai dengan sintesis polipeptida thyroglobulin yang kaya akan tirosin pada Retikulum Endoplasma Kasar (rER) • setelah dilepas oleh rER. thyroglobulin akan disimpan di dalam koloid di lumen folikel melalui eksositosis. koloid harus diendositosis dahulu ke dalam sel folikular dari dalam lumen • Di dalam sel folikular. thyroglobulin yang sudah diiodinisasi ini dihidrolisis.

tidak apa-apa karena biasanya ada lebih dari satu kelenjar paratiroid.ukuran lebih besar. reabsorbsi kalsium. osteitis fibrosa cystica Hipotiroidisme • Kekurangan PTH menyebabkan gangguan fungsi neuromuskular. keringat. Sel prinsipal . maka anak akan menjadi kecil • Jika pada masa dewasa --> edema seluruh tubuh. • Terdapat dua jenis sel di kelenjar ini. D • Usus halus: absorbsi kalsium dari makanan • Bersama calcitonin yg disekresi sel parafolikular kel. dan sitoplasmanya lebih kemerahan Fungsi sel oksifil hingga saat ini belum diketahui. Biasanya tubuh penderita cenderung kurus. Graves Disease/Morbus Basedow • Terjadi karena tubuh membentuk autoantibodi yg berstruktur mirip TSH sehingga berkompetisi dengan TSH menduduki reseptor TSH → memacu tiroid mensekresi hormon berlebihan • Klinis: exopthalmus. yaitu hormon peptida yang berfungsi meningkatkan kadar kalsium darah • PTH (Parathyroid Hormone) bekerja bersama kalsitonin untuk mengatur kadar kalsium dalam darah • Jika kalsium darah berkurang. sehingga dapat menyebabkan picu potensial aksi yang tidak terkontrol. Adrenal . berbentuk poligonal. kel. tetani (kejang otot) Pd saraf pusat: perubahan perilaku • Hal ini disebabkan berlebihan kalsium dalam darah dan jaringan. dan ukurannya kecil seperti piramid Terbagi menjadi dua bagian : korteks dan medula Korteks Adrenal Berasal dari mesoderm selomic intermediet.folikel terus diisi --> lumen folikel semakin besar karena koloid makin banyak --> ukuran kelenjar semakin besar. meliputi 64% vol. serta lokasi kelenjar ini yang berada dalam selubung yang sama dengan kelenjar tiroid • Jika salah satu kelenjar paratiroid diangkat. dan retikularis. • Jika pada masa kanak-kanak. hipersekresi kel. Zona Glomerulosa • Lapisan paling luar. KELENJAR ADRENAL Kelenjar adrenal terletak di kutub atas ginjal. sedikit. aktivasi prekursor vit. fasikulata. yaitu z. yang tugasnya di berbagai bagian tubuh: • Tulang: meningkatkan kerja osteoklas sehingga terjadi resorpsi tulang • Ginjal:ekskresi fosfat. palpitasi. Glomerulosa. pas di bawah kapsul • Mensekresikan mineralokortikoid terutama ALDOSTERON 2. Zona Fasikulata • Lapis kedua. Kalsium tersebut dibutuhkan dalam konduksi saraf. Kelainan Kelenjar Paratiroid Hiperparatiroidisme • PTH → kalsium tulang ¯ → kalsium darah (hiperkalsemia) dan hipofosfatemia → kalsium urin . deposit kalsium pd arteri & ginjal • akibatnya: osteomalacia. di mana banyak pembuluh darah dan saraf. tremor. Hipotiroidisme Punya gejala berbeda tergantung kapan terjadinya. Tiroid menjaga kestabilan kadar kalsium darah) 2 Sel oksifil . Pd saraf perifer: kontraksi otot yg spastik. dan dapat mensekresi hormon steroid Bagian Korteks dibagi lagi menjadi tiga zona. Ukuran kecil. 1. yakni sel principal dan sel oksifil. KELENJAR PARATIROID • Terletak di dalam kapsul yang sama dengan kelenjar tiroid • Berfungsi mensekresi parathormon. Sel chief/ prinsipal berfungsi mensekresi PTH. • Pengangkatan sebagian jaringan paratiroid perlu dilakukan dengan hatihati karena lokasinya yang berbahaya. sekresi PTH naik. sitoplasma sedikit dan pucat.jumlahnya paling banyak.

Hormon yang dihasilkan di zona retikularis terutama adalah dehidroepiandrosterone. Harus tetap terjaga pada malam hari. UNTUK KELAINAN ADRENAL MOHON DIBACA DI SLIDE YAH. otak dan otot rangka Sel Ganglion sebenarnya merupakan sel ganglion parasimpatis. yaitu sel kromafin dan sel ganglion. sehingga sel-sel yang ada di dalamnya serupa dengan sel saraf. dan lemak o Menurunkan sintesis protein o di hati: meningkatkan glukoneogenesis o Memobilisasi asam lemak dan gliserol dari jar. Adrenal • Sel tersusun dalam korda yang tidak beraturan • Sel sekretori mengandung sedikit droplet lipid. marah. • Di medulla adrenal terutama terdapat dua jenis el. meliputi 7% volume kel. Zona Retikularis • Lapisan paling dalam. peningkatan aliran darah ke jantung. Jika terjadi dapat menyebabkan pubertas prekoks atau delayed puberty. protein. banyak pigmen lipofuchsin dan mensekresi terutama hormon androgen adrenal dan sedikit glukokortikoid. atau harus menghindari bahaya). detak jantung meningkat. Ukurannya kecil • Terletak di atap diensefalon. yang mengatur irama sirkadian (siklus bangun dan tidur). kewaspadaan meningkat. Sementara itu noradrenalin terutama dipicu oleh stress emosional (co. tapi diproduksi saat diperlukan • Aldosteron mengatur keseimbangan air dan elektrolit dg memicu absorpsi Na pd tubulus distalis ginjal • Glukokortikoid • terutama kortisol dan kortikosteron • sekresi distimulasi oleh ACTH • Kortisol o berperan dalam metabolisme karbohidrat. peningkatan tekanan darah. dekat posterior ventrikel 3 (ingat neurosains) • Terdapat dua jenis sel di badan pineal. penglepasan glukosa dari hepatosit.• Sel tersusun trabekular atau membentuk korda yang tersusun perpendikular • Sel sekretori banyak mengandung droplet lipid dan mensekresi hormon glukokortikoid terutama kortisol • Di zona ini. Sel kromafin disebut juga feokromosit. Hormon Korteks Adrenal • Mineralokortikoid • terutama aldosteron • Sekresi distimulasi oleh angiotensin II dan kadang-kadang oleh ACTH • Hormon tidak dideposit. Lemak → membantu glukoneogenesis o Mempunyai khasiat anti inflamasi • Androgen adrenal • terutama dehydroepiandrosterone • Fungsi pd manusia secara fisiologis tidak bermakna Medulla Adrenal • Medulla adrenal berasal dari krista neuralis. terdapat banyak sinusoid. PULAU LANGERHANS . Takut atau stress hebat → kondisi fight or flight → adrenalin >> → TD naik. • SEKRESI androgen di daerah retikularis lah yang menyebabkan perempuan masih memiliki hormon androgen walaupun tidak memiliki testis. stimulus fisik (co. 3. yaitu pinealosit dan astroglia • Badan pineal menghasilkan hormon melatonin. BADAN PINEAL • Disebut juga epifisis serebri. • Kelainan badan pineal jarang terjadi. Pemicu sintesis kedua hormon ini adalah rangsangan saraf preganglion simpatis Sekresi Adrenalin oleh stimulus rasa sakit & hipoglikemi. Fungsinya memproduksi katekolamin (adrenalin dan noradrenalin). stress) NORADRENALIN menyebabkan vasokonstriksi. dan biasanya ditemukan pada anak laki-laki.

Kerusakan sel beta akan menurunkan sekresi insulin secara kronis → glukosa dlm darah tidak dapat masuk ke dalam sel → kadar gula dalam darah meningkat (hiperglikemi) Karena glukosa tdk dpt digunakan sbg sumber energi oleh sel → lemak dan protein otot dimetabolisme → berat badan menurun • Tumor jinak pada DM biasanya adalah insulinoma. misalnya glukosa yang akan disimpan dalam bentuk glikogen) Masuknya glukosa ke sel hati dipengaruhi insulin karena insulin meningkatkan kerja enzim glukokinase yang ada di sel hati. secara umum. Kalau yang perlu insulin hanya GLUT 4. merupakan massa yang besar  jadi kalau glukosa tidak bisa masuk ke massa yang besar itu  kadar glukosa darah akan menjadi tinggi Glukosa setelah masuk sel akan diubah menjadi glukosa 6 Posfat melalui proses fosforilasi. kalau kadar insulin tinggi.• • Merupakan kelenjar endokrin yang terletak di antara kumpulan sel-sel eksokrin yang tersebar di seluruh pankreas. karbohidrat akan dipecah menjadi glukosa. Masuknya glukosa ke setiap sel di tubuh kita apakah perlu insulin?? tidak. Nutrien yang akan dibahas itu adalah makronutrien yang kalau di metabolisme dapat membentuk ATP untuk menghasilkan energi. Glukosa akan masuk ke sirkulasi kemudian masuk ke cairan interstisial. Kalau jumlahnya banyak. yaitu : o Sel ALFA : menghasilkan glukagon yang berfungsi menaikkan kadar glukosa dalam darah o Sel BETA : menghasilkan insulin yang berfungsi menurunkan kadar glukosa dalam darah. Yang pakai GLUT 4 siapa aja?? • • • • Otot Rangka Otot jantung Sel A langerhans (penghasil glukagon) Sel-sel lemak DIABETES MELLITUS (BRIEF) • Merupakan kelainan endokrin utama di Indonesia dan di dunia • DM terjadi karena hialinisasi dan fibrosis P langerhans terutama di sel beta. karena yang dipengaruhi oleh insulin itu hanya sel-sel tertentu. Yang bisa membuat GLUT4 ke membrane sel adalah insulin. akibatnya banyak glukosa yang diubah jadi glukosa 6 posfat  jumlah . meningkatkan sintesis glikogen dlm hepatosit. dan growth hormone • Mensekresi gastrin o Sel F (PP/pancreatic polypeptide cells) • Fungsi dan mekanisme sekresinya masih belum diketahui Metabolisme karbohidrat. Jadi glukosa banyak yang diubah menjadi glukosa posfat. berfungsi menekan sekresi insulin. sebagian akan disimpan. yaitu proliferasi sel beta yang berlebihan yang tidak bisa lagi diatur feedback mechanism sehingga terjadi hiperinsulinisme --> hipoglikemia --> insulin shock--> koma. Pulau Langerhans terdiri dari empat jenis sel. Jadi. tidak dekat membran. Difusinya itu difusi terfasilitasi oleh molekul-molekul GLUcose Transporter (GLUT). misalnya setelah makan. enzimnnya heksokinase (di semua sel). dan khusus di sel hati glukokinase Introduction to The Endocrine Control on Metabolism yang akan dibahas disini adalah pengendalian hormon terhadap metabolisme nutrien. berlabuh) ke membran sel dulu. Kemudian glukosa akan masuk ke dalam sel secara difusi (perpindahan zat terlarut ‘solute’ karena perbedaan konsentrasi). lalu Kenapa perubahan kadar insulin sangat mempengaruhi kadar gula darah? Karena sel-sel otot rangka dan sel-sel lemak kalau dikumpulkan itu sangat banyak . kalau mau dipakai dia harus melakukan docking (mendekat. yaitu yang memakai GLUT 4 Kenapa perlu insulin?? karena molekul-molekul GLUT 4 itu kalau tidak dipakai akan berkumpul di sitosol. Nah. glukagon. Meningkatkan sintesis trigliserida oleh adiposit o Sel DELTA • Mensekresi somatostatin.

sudah terjadi sekresi kortisol.dll Kalau glikolisis terjadi pada saat oksigen kurang  ada NADH yang tidak bisa mendonorkan H+ nya ke oksigen  karena butuh NAD+ untuk terus terjadinya glikolisis. Sehingga hasil akhirnya sekresi insulin akan turun. Kalau lebih rendah lagi. Epinefrin dapat bekerja secara siginifikan pada kedua reseptor itu. glukosa akan diubah jadi piruvat melalui proses glikolisis. Kalau gula darah diatas 80. sekresi glucagon akan naik. Sel B langerhans juga meningkatkan sekresi sitokin GABA. molekul ATP ini kemudian akan menghambat pompa kalium ATP-ase yang menyebabkan kalium tidak bisa keluar dan menjadi tertahan di dalam sel  terjadi depolarisasi membrane  menyebabkan terjadinya influx kalsium meningkat  akibatnya sekresi insulin meningkat.glukosa bebas di dalam sel hati menjadi sedikit kan (kan udah pada diubah jadi Glukosa 6 Posfat). juga bisa dipengaruhi epinefrin karena dia juga punya reseptor adrenergik alpha 2 dan beta 2. penghasil glucagon. Kalau didatangi epinefrin.glucagon.Pada saat puasa. insulin mengaktifkan piruvat dehoidrogenase. Maksudnya ketika ATP yang tersedia banyak  proses glikolisis akan melambat Setelah glikolisis teredam akan terjadi sintesis glikogen. 2. piruvat dekarboksilase adalah enzim yang berperan dalam pengubahan piruvat menjadi oksaloasetat. yang prosesnya namanya glikogenesis dikatalisis oleh enzim glikogen sintase. di sel lemak  meningkatkan pengambilan asam lemak . Tapi yang lebih dominan itu reseptor beta 2. insulinnya turun. Selain itu. Kalau lebih rendah lagi. akan terjadi disfungsi kognitif  orangnya jadi bengong. di Sel Hati  peningkatan sintesis glikogen  meningkatkan aktivitas piruvat dehidrogenase (PDH) PDH itu adalah enzim yang berperan dalam perubahan piruvat menjadi asetil KoA. Akibatnya perbedaan konsentrasi glukosa didalam sel hati dengan diluar sel hati menjadi lebih besar  jadi proses difusi meningkat. Dan kalau yang teraktifkan reseptor beta 2 sekresi insulin akan naik. glucagon mengaktifkan piruvat dekarboksilase 3. sekresi glucagon naik. Reseptor untuk GABA ini ada di sel A Langerhans  akibatnya terjadi inhibisi sekresi glukagon. insulin juga meningkat?? ini disebabkan setelah makan banyak glukosa yang masuk ke Sel B Langerhans akibatnya dihasilkan banyak ATP. growth hormon). Makin rendah gula darah (70) akan meningkat sekresi stress hormon (epinefrin. sekresi insulin akan naik dan sekresi glucagon akan turun. Efeknya insulin : 1. tapi glukosa 6 posfat juga dapat diubah menjadi glikogen. kemudian epinefrin akan ke kedua reseptor itu. di otot rangka  meningkatkan glucose uptake di otot rangka  meningkatkan sintesis glikogen Pembentukan ATP itu ternyata self-limiting. Gula darah turun  ada epinefrin. tapi Reseptor yang dominan itu yang alpha 2. Kenapa sih kalau kadar gula darah meningkat. Sebaliknya. Sel B langerhans memiliki reseptor adrenergic alpha 2 dan beta 2. Setelah glukosa masuk ke dalam sel dan diubah menjadi glukosa 6 posfat. setelah itu piruvat akan jadi laktat. Jadi pada saat gula darah turun :  sekresi insulin akan menurun sekresi GABA oleh sel B langerhans juga akan turun  efek inhibisi terhadap sekresi glucagon melemah  sekresi glucagon meningkat  dilepaskan epinefrin yang akan menyebabkan sekresi insulin menurun dan sekresi glucagon meningkat Orang baru makan  kadar glukosa darah tinggi  insulinnya naik. Sel A Langerhans. maka H+ akan diberikan ke piruvat. Kalau yang teraktifkan alpha 2  sekresi insulin akan turun. misalnya 50. misalnya 55. apabila kadar gula darah kurang dari 80.

Di sitosol. piruvat itu akan masuk ke dalam mitokondria dan diubah menjadi asetil Co-A. Bila kadar gula darah turun. cAMP berasal dari ATP yang telah diubah oleh adeninil-siklase yang ada di membrane sel. “Belajarlah dari hati. sel hati juga memiliki reseptor α-1 (untuk adrenalin dan noradrenalin). Nah. Akibatnya. juga digunakan untuk mengaktifkan fosforilseB-kinase sehingga terjadilah glikogenolisis di otot yang sedang bekerja itu. Berkebalikan dengan glucagon. glukosa dan asam amino akan diubah dulu menjadi piruvat di sitosol.. bagaimana proses glikogenolisisnya? Hmm. Sel hati memiliki enzim yang dapat mengubah glukosa-6-fosfat menjadi glukosa bebas. Apakah glikolisisnya juga akan meningkat? Ternyata tidak. piruvat yang dihasilkan di sitosol ini akan masuk lagi ke mitokondria. karena glucagon bersifat menekan kerja enzim-enzim glikolisis. kadar glukosa di hati jadi meningkat dan melebihi glukosa di luar sel hati. dan glucagon akan meningkat. yang bisa berpasangan baik dengan Gq maupun Gs. Bagaimana dengan sel otot rangka? Sel otot rangka tidak mempunya reseptor adrenegik. So. Ion kalsium itu juga berfungsi untuk mengektifkan fosforilase-B. tapi diaktifkan dulu oleh protein kinase-A. • • • Reseptor glucagon dan reseptor adrenergic di sel hati sama-sama berfungsi mengaktifkan G-protein. So. Fosforilase-B tadinya juga tidak aktif. Selain itu. Note: epinefrin akan meningkat bila kadar gula darah turun. Apa yang dilakukan glucagon? Dia akan memecah glikogen di sel hati. berarti glukosa-6-fosfatase meningkat dong. sitrat itu akan diubah menjadi oxaloasetat dan asetil Co-A. yang selanjutnya akan menghasilkan asam lemak dan piruvat. Jadi. Adeninil-siklase diaktifkan oleh G-protein yang berpasangan dengan reseptor adrenergic (reseptor β-2) di sel hati. glukosa-6-fosfat akan meningkat seiring dengan peningkatan glikogenolisis. glukosa tsb akan keluar dari sel hati dan mengalir bersama aliran darah. Berkebalikan dengan insulin yang berperan menguatkan enzim-enzim glikolisis. meningkatkan glucose uptake  meningkatkan sintesis trigliserida • Slide 24 (sintesis asam lemak dari kelebihan glukosa dan dari asam amino): Secara sederhana. epinefrin (adrenalin) dapat meningkatkan glikogenolisis sel hati. karena ia memiliki enzim glukosa-6-fosfatase. Proses pemecahan glikogen menjadi glukosa-1-fosfat disebut glikogenolisis. dia akan mengaktifkan Gq untuk membentuk fosfolipase-C di membrane sel. Nah. sebuah peristiwa yang disebut hepatic glucose output. Sedangkan yang mengubah glukosa menjadi glukosa-6-fosfat di sel hati namanya glukokinase. Glukosa-1-fosfat diubah menjadi glukosa-6-fosfat pada keadaan puasa (insulin rendah. • • • • • • • . dengan neurotransmitter asetilkolin yg ditangkap oleh reseptor kolinergik di end-plate  terjadi potensial aksi masuk ke dlm tubulus T  merangsang pengeluaran Ca++ dari RE ke sitosol (masih ingat?). protein kinase-A juga diaktifkan oleh cAMP. yang selanjutnya masuk ke siklus Krebs. lalu membuka kanal ion Ca ++ sehingga ion Ca++ keluar ke sitosol. glucagon dan epinefrin tinggi). glucagon kan naik. Asetil Co-A akan bergabung bersama oxaloasetat untuk membentuk sitrat.” Sebagian besar glikogen yang disimpannya akan dipecah untuk kebutuhan sel lain. Enzim yang digunakan adalah fosforilase. persarafan otot rangka kan saraf somatik. insulinnya juga rendah sehingga hambatan terhadap kerja enzim tsb menjadi kecil. IP-3 akan ditangkap oleh reseptornya yang berada di membrane RE. Insulin menggiatkan glukokinase. ya. insulin juga ikut menurun. Slide 27: Fosforilase-B (tidak aktif) akan diubah menjadi fosforilase-A (aktif) oleh fosforilase-B-kinase. Lama-lama. peningkatan ion kalsium di sitosol itu. Saat puasa. Terus. Nah. Kata dokternya. Reseptor glucagon di hati hanya satu tipe. Baik. selain untuk kontraksi. Lalu. pada saat puasa. tetapi menghambat glukosa-6-fosfatase. Fosfolipase-C kemudian mengubah PIP-2 menjadi IP-3+DAG. yang tergolong proses fosforilasi (pemasukan gugus fosfat ke molekul organik). glukosa-6fosfat akan banyak diubah menjadi glukosa bebas. Sitrat yang berlebih akan dikeluarkan dari mitokondria. karena hati itu memberi di saat susah. Jika reseptor tersebut dirangsang.

misalnya dlm keadaan stress atau mengalami luka bakar. Saat puasa. epinefrin. Akibatnya. hanya sedikit cAMP yang diubah menjadi 5-AMP. benda keton dapat diubah menjadi asetil Co-A. fosfodiesterase juga melemah. sehingga kadarnya di dalam darah akan meningkat. sedangkan pada saat puasa. DM tipe 2 (yg reseptor insulinnya rusak) dapat menyebabkan hiper insulinisme. saat puasa. bila kadar insulin rendah. asam lemak tidak dapat dipakai oleh otak. saat puasa. Sedangkan oxaloasetat hanya berasal dari piruvat. gliserol yang dilepaskan dari sel lemak merupakan hasil dari pemecahan trigliserida VLDL. glucagon. dan kortisol akan meningkat. Ketika fasting. Jadi. sedangkan pemecahan protein di hati dikendalikan oleh glucagon (sel otot tidak memiliki reseptor glucagon). terjadi juga lipidemia. tapi untuk dapat memasukkan asam lemaknya. Apa bedanya LPL dengan HSL (hormone sensitive lipase)? • Pada keadaan fat stage (habis makan). sedangkan pada tipe 1. Glukagon juga berfungsi meningkatkan jumlah asam amino yang masuk ke hati. tetapi membentuk DHAP yang selanjutnya akan mengalami glukoneogenesis. bila tubuh kekurangan O 2. asetil Co-A yang tidak berpasangan itu akan diubah menjadi benda keton berisiko mengalami ketosis. glucagon. supaya tdk lemas. Pada DM tipe 2. jumlah piruvat juga akan menurun. lipolisis tetap terjadi. Di otot dan otak. Fosfoenol piruvat dapat diubah menjadi piruvat. • • • • • . Akibatnya. Ingat. sehingga banyak asetil Co-A yang tidak berpasangan dengan oxaloasetat. gliserol yang dihasilkan berasal dari cadangan sel lemak itu sendiri. dari awal insulinnya sudah rendah. Kalo otot rangka itu bekerja. Jadi. bekerjalah… biar ototnya dpt rezeki glukosa. tetapi asam lemak bebas tidak dapat diubah manjadi asetil Co-A. sehingga berfungsi sebagai sumber energy cadangan. Fosfoenol pirufat sangat penting bagi glukoneogenesis dari asam amino. DIABETES MELITUS tipe-tipenya bisa dibaca di slide. karena kadar glukosa rendah. dan otot rangka (yg pake GLUT 4) membutuhkan insulin untuk mengambil glukosa. Karena insulin berfungsi mengaktifkan fosfodiesterase (mengubah cAMP-5-AMP). lebih banyak bersumber dari asam lemak daripada piruvat. Nah. dibutuhkan protein carier. Bila kadar gula darah rendah. LPL (lipoprotein lipase) berfungsi menguraikan trigliserida yg ada di VLDL. kadar insulin rendah. dan semuanya akan mengaktifkan adeninil-siklase. growth hormone. Saat puasa. Pada orang dewasa. Solusinya? BEKERJA. Apa yang terjadi pada sel lemak? Trigliserida akan diubah menjadi asam lemak dan gliserol oleh enzim lipase. Gliserol di sel hati akan diubah menjadi gliserol-fosfat. kortisol) Fasting • Slide 33: Perubahan asam lemak menjadi asetil Co-A merupakan metaboliseme yang aerobic (β-oksidasi). Yang mengatur pemecahan protein di otot (ekstrahepatik) adalah kortisol. pasien bisa mengalami hiperglikemia tetapi insulinnya normal (misalnya karena reseptor insulinnya rusak). yang mengaktifkan LPL itu adalah insulin. karena sel-B Langerhans dipacu terus untuk membentuk insulin. sehingga oxaloasetat-lah yang diubah menjadi fosfoenol piruvat oleh fosfoenol piruvat karboksi-kinase yang diaktifkan oleh glucagon. yang mengubah ATP menjadi cAMP. dan selanjutnya akan meningkatkan lipolisis (lihat slide 32). GH.• Glukosa yang disumbangkan hati tsb tidak dapat dengan mudah dipakai oleh otot rangka. gliserol-fosfat tidak dibentuk menjadi trigliserida. • • • • • Aktivator Waktu aktif LPL insulin Fat stage HSL lawannya insulin (epinefrin. tetapi reaksi tersebut ireversibel. Asam lemak menjadi sumber energy di otot. DM merupakan suatu penyakit di mana sel-sel yang memakai GLUT 4 tidak dapat mengambil glukosa. • Masih di slide 33: Asetil Co-A yang memasuki siklus Krebs. dia dapat merekrut molekulmolekul GLUT 4 sehingga tetap bisa mengambil glukosa.

sedangkan pada keadaan anaerob NADH digunakan untuk mereduksi piruvat menjadi laktat • Pada keadaan aerob. saraf. eritrosit  oksidasi secara bertahap demi efisiensi Glikolisis • Adalah proses spesifik oksidasi glukosa hingga siklus Krebs yang merupakan jalur metabolisme bersama • Terjadi di dalam sitoplasma • Menghasilkan 2 ATP @ molekul glukosa • Reaksi bersih: Glukosa+2 ADP+2 PO43. Latihannya aerobic dan tidak terlalu berat (karena bisa memicu peningkatan glukagon). meski untuk efisiensi proses membutuhkan oksigen • Perbedaan keadaan aerob dan anaerob terletak pada penggunaan NADH yang harus diubah kembali menjadi ekuivalen pereduksi NAD+. • Latihan untuk penderita DM sangat dianjurkan agar glukosa tetap dapat masuk ke sel ototnya. proses glikolisis akan berlanjut ke siklus Krebs • . ketika sel-B Langerhans sudah jenuh. pada keadaan aerob NADH akan digunakan sebagai donor elektron dalam rantai pernapasan. • • METABOLISME KARBOHIDRAT Pendahuluan • Metabolisme: menghasilkan energi atau substansi esensial bagi tubuh • Menghasilkan energi  reaksi oksidasi  in vivo dilakukan secara coupling • Energi yang dibebaskan = berada dalam bentuk energi kimia  ATP  2 gugus fosfat radikal pada ATP terikat dengan ikatan tinggi energi Karbohidrat dan Glukosa dalam Metabolisme • Fungsi karbohidrat: – Sumber energi utama dalam keadaan absorptif – Cadangan energi dalam bentuk glikogen hati/otot – Sintesis struktural sel (glikoprotein/glikolipid). Dua masalah besar pada DM adalah hiperglikemia dan ketosis. dan galaktosa Glukosa  penting untuk otak.Lama-lama. dan senyawa khusus (laktosa pada ibu menyusui) • Karbohidrat: dipecah hingga menjadi monomer yang terdiri dari glukosa.--> 2 Asam Piruvat+2ATP+4H • Produksi asam piruvat adalah tujuan utama proses ini • Berlangsung secara anaerob. Pasien DM yang gawat karena hipoglikemia biasanya adalah penderita DM tipe 1 (insulin dependen). kadar insulinnya jadi menurun drastis. senyawa nonkarbohidrat lain (triasilgliserol). fruktosa.

.

.

namun 4 atom H yang dilepaskan akan digunakan untuk sintesis 6 ATP • Koenzim A adalah derivat dari asam pantotenat (vitamin) • Terdiri dari 6 tahap (lihat gambar): • Piruvat (gugus asetil) berikatan dengan nitrogen positif dari TPP (tiramin tiofosfat) dalam piruvat dehidrogenase • Asam lipoat berikatan dengan enzim dihidrolipoil transasetilase • Oksidasi-reduksi memindahkan gugus asetil dari TPP ke sulfur di asam lipoat membentuk tioester • Gugus asetil dipindahkan ke koenzim A • FAD dengan bantuan dihidrolipoil dehidrogenase membentuk kembali ikatan disulfida dalam lipoamida • FADH2 bereaksi dengan NAD+ dan hasilnya (NADH+H+) menginisiasi proses transpor elektron Siklus Asam Sitrat/Krebs/Asam Trikarboksilat .Oksidasi Piruvat • Adalah oksidasi molekul asam piruvat menjadi molekul asetil koenzim-A (asetil KoA) • Terjadi di dalam mitokondria • Menghasilkan 2 molekul asetil KoA @2 molekul asam piruvat • Reaksi bersih: Asam piruvat+Koenzim-A --> Asetil KoA+2CO 2+4H • Tidak ada ATP yang diproduksi.

• • • • Adalah suatu siklus di mana gugus asetil dari asetil KoA didegradasi menjadi CO 2 dan H2O Terjadi di dalam matriks mitokondria Menghasilkan 2 ATP @ 2 asetil KoA Mempersiapkan atom H untuk rantai transpor elektron adalah tujuan dari siklus ini .

.

.

Fosforilasi Oksidatif/ Rantai Pernapasan Sejati/Rantai Transpor Elektron • Terjadi di membran luar-dalam mitokondria • Merupakan proses yang menghasilkan ATP terbanyak • Menghasilkan 34 ATP @ siklus (30 dari transpor elektron dan 4 dari oksidasi 4 atom H) • Bersama dengan proses sebelumnya menghasilkan total 38 ATP • Hanya terjadi dalam keadaan aerob • Terbagi menjadi 5 tahapan proses yang melibatkan 5 kompleks enzim • Mekanisme produksi ATP dalam proses ini disebut mekanisme kemoosmotik. dan pembentukan air • Pemompaan ion hidrogen ke membran luar mitokondria akibat transpor elektron • Pembentukan ATP Glukoneogenesis • Sintesis glukosa dari bahan-bahan yang sebelumnya tidak melalui jalur metabolisme glukosa • Terjadi di hati • Prekursor: – Asam laktat – Asam amino glukogenik – Propionat – Gliserol • Daur Cori dan Alanin  glukoneogenesis dari asam laktat dan asam amino alanin • Keduanya diproduksi ketika otot dalam keadaan kerja berat • Defisit 4 ATP pada siklus Cori  demi mempertahankan aktivitas otot dan mencegah asidosis laktat • Pada siklus Alanin bahkan efisiensi lebih rendah karena menghasilkan urea yang harus diekskresi menggunakan energi . transpor elektron. yang terdiri dari: • Ionisasi hidrogen.

HMP Shunt/Jalur Pentosa Fosfat/Jalur Fosfoglukonat (gambar di halaman berikutnya) • Jalur alternatif terpenting dalam metabolisme glukosa • Tidak memerlukan enzim-enzim siklus Krebs • Digunakan untuk menghasilkan energi dalam keadaan defek enzim dan penyimpanan asam lemak Interkonversi Monosakarida --> menghasilkan glukosa sebagai monosakarida terbanyak karena glukosa-6-fosfatase banyak sehingga kesetimbangan bergeser ke arah glukosa-6-fosfat .

asam askorbat dan pentosa • Jalur alternatif oksidasi glukosa • Glukosa merupakan prekursor semua gula amino (heksoamina)  Gula amino merupakan komponen penting glikoprotein.Jalur Metabolisme Bersama Jalur Asam Uronat dan Gula Amino • Lintasan konversi glukosa menjadi asam glukoronat. glikosfingolipid dan glikosaminoglikan .

Hati adalah tempat utama oksidasi asam amino. hormon (tiroksin. pigmen kulit melanin. fenilalanin. disintesis dari asam amino esensial fenilalanin. prolin. glisin. Asam amino dapat dioksidasi langsung atau kemudian diubah menjadi glukosa dan kemudian dioksidasi atau disimpan sebagai glikogen. alanin. metionin. triptofan. epinefrin.. Leusin. Asam amino juga diubah menjadi asam lemak dan disimpan sebagai triasilgliserol dalam jaringan adiposa. Esensial berarti bahwa rangka karbon asam amino tersebut tidak Non protein Nitrogen Gambar: Skema nasib asam amino dalam tubuh . glutamine. tirosin. leusin.Sintesis Urea . sistein. Fenilalanin.Sintesis senyawa N non protein . Histidin. H2O Protein tubuh AA Asam Amino Esensial dan Nonesensial Sebelas dari dua puluh asam amino yang digunakan untuk membentuk protein dapat disintesis di dalam tubuh apabila jumlahnya di dalam makanan tidak cukup. Asam amino dapat digunakan sebagai sumber energi. Protein makanan AsetilkoA Intermediet /KH NH3 Glikogen TCA cycle Urea Keton/ lipid ATP + CO2. Sepuluh dari asam amino tersebut dapat dihasilkan dari glukosa yaitu serin. treonin.Keseimbangan Nitrogen Peran dan Sumber Asam Amino Protein adalah sumber utama nitrogen yang dimetabolisme oleh tubuh. aspartat. dan basa purin dan pirimidin pada nukleotida dan asam nukleat. Reaksi Umum asam amino  menghasilkan amonia: Transaminasi dan deaminasi oksidatif Reaksi spesifik: Oksidasi kerangka karbon . valin. Protein tersusun dari banyak sekali asam amino yang dirangkai menjadi rantairantai oleh ikatan peptida yang menghubungkan gugus amino pada satu asam amino dengan gugus karboksil pada asam amino berikutnya. glutamate. histidin. yaitu lisin. Sembilan asam amino adalah asam amino esensial untuk manusia. dan arginin.dapat disintesis sehingga hanya diperoleh dari makanan. Isoleusin. Treonin. neurotransmitter. Triptofan. Alanin. Dua Puluh Asam Amino METBOLISME PROTEIN Esensial: MTV HIT FALL Metionin. Berbagai sel mengambil asam amino untuk membentuk protein dan senyawa lain yang mengandung nitrogen.Sintesis protein/protein turn over . Dan yang kesebelas. Lisin. dan arginin. Valin. hem pada hemoglobin dan sitokrom. Senyawa yang berasal dari asam amino antara lain adalah protein. Asam amino yang dihasilkan dari pencernaan protein makanan diserap melalui sel epitel usus dan masuk ke dalam darah. atau dioksidasi untuk menghasilkan energi. dan insulin). isoleusin. kreatin fosfat.

Biosintesis urea terjadi dalam empat tahapan reaksi. sehingga tambahan asam amino di cairan tubuh akan didegradasi dan akan digunakan sebagai sumber energi atau disimpan terutama sebagai lemak. nitrogennya. Reaksi Transaminasi AA + asam alfa keto  alfa ketoglutarat + L-glutamat Transaminasi adalah proses utama untuk mengeluarkan nitrogen dari asam amino. (2) deaminasi oksidatif. Pada kondisi di mana sekresi hormon katabolik korteks adrenal meningkat dan sekresi insulinnya menurun. Selama masa pertumbuhan atau penyembuhan dari penyakit berat atau setelah diberi steroid anabolik testosteron. Proses degradasi asam amino tersebut terjadi hampir seluruhnya di hati. Rangkaian reaksi tersebut terjadi saat sel-sel telah menampung protein sampai batas maksimalnya. Kehilangan protein dan derivat-derivat di dalam tinja normalnya sangat kecil. Gugus karboksil yang tersisa dapat mengalami oksidasi langsung untuk diubah menjadi ATP. reaksi ini dapat digunkan untuk mengeluarkan nitrogen dari asam amino atau untuk memindahkan nitrogen ke asam alfa-keto untuk membentuk asam amino. alfa-ketoglutarat dan glutamat berfungsi sebagai salah satu pasangan asam alfa-keto-asam amino. sehingga hal ini dapat mempertahankan keseimbangan nitrogen. Umumnya. (3) transpor amonia. Keseimbangan Nitrogen Asupan protein harian yang cukup diperlukan untuk menggantikan kehilangan protein dan asam amino. Sedangkan gugus aminonya akan diubah menjadi urea untuk dikeluarkan dari tubuh melalui urin pada akhirnya. Degradasi protein dengan kelajuan yang tinggi terutama terjadi di jaringan yang mengalami penyusunulangan struktural. Untuk sebagian besar reaksi ini. gugus amino dipindahkan ke alfa-ketoglutarat. Sekitar 1-2% dari total protein tubuh.Biosintesis urea meliputi: (1) transaminasi. Dengan demikian. dan pada keadaan kelaparan dan imobilisasi paksa. mengalami turn-over. Jika asupan protein meningkat pada seseorang yang normal. Setiap hari proses sintesis protein diimbangi dengan degradasi protein selular menjadi asam amino oleh protease dan peptidase. Kalau jumlah nitrogen urin sama dengan kandungan nitrogen protein dalam diet. ada juga yang mengalami pemecahan lebih lanjut menjadi residu karbon dan . gugus amino dari salah satu asam amino menjadi gugus amino pada asam amino kedua. (4) siklus urea. Karean bersifat reversibel. Enzim yang mengkatalisis reaksi ini dikenal sebagai transaminase atau aminotransferase. maka orang tersebut dapat dikatakan dalam keadaan keseimbangan nitrogen. reaksi tersebut berperan pada penguraian maupun pembentukan asam amino. Asam amino hasil degradasi protein endogen dapat digunakan ulang untuk sintesis protein. atau mengalami penyusunan ulang menjadi glukosa (glukoneogenesis) atau lipid (lipogenesis). Akibatnya. Semua asam amino. kehilangan nitrogennya lebih besar dari masukan sehingga keseimbangan nitrogennya berada dalam keadaan keseimbangan nitrogen negatif. jumlah nitrogen dalam urin merupakan indikator yang dapat dijadikan patokan tentang pemecahan protein dan asam amino yang ireversibel. yang berubah menjadi asam amino glutamate. Dalam proses ini. Kofaktornya adalah piridoksal fosfat. Nasib Nitrogen Asam Amino Sintesis protein intrasel menggunakan bahan baku asam amino yang diperoleh dari makanan. Secara keseluruhan pada reaksi transaminasi. (2) deaminasi oksidatif . terutama protein otot rangka. dan (4) reaksi di siklus urea. yaitu: (1) transaminasi. nitrogen dipindahkan sebagai gugus amino dari asam amino asal ke alfa-ketoglutarat sehingga terbentuk glutamat. (3) transpor amonia. asam amino ekstra dideaminasi dan eksresi urea meningkat. sedangkan asam amino semula berubah menjadi asam alfa-keto padanannya. Misalnya asam amino aspartat dapat mengalami transaminasi membentuk asam alfa-keto oksaloasetat. melainkan keperluan akan kandungan asam aminonya. masukan nitrogen lebih besar daripada eksresi sehingga keseimbangan nitrogennya positif. dan keperluan ini dicapai dengan asam-asam amino murni. dan kedua sebagai glikogen. Keperluan ini bukan untuk kepentingan protein itu sendiri. 1. kecuali lisin dan treonin dapat mengalami reaksi transaminasi.

Reaksi ini. NAD+ atau NADP+ berfungsi sebagai kofaktor. Deaminasi Oksidatif (Pengeluaran Nitrogen Asam Amino sebagai Amonia) L-glutamat  NH3 + asam alfa-keto Sel dalam tubuh dan bakteri di dalam usus membebaskan nitrogen dari asam amino tertentu sebagai amonia atau ion amonium yang bentuknya dapat bertukar. Misalnya.2.3. Ion amonium melepaskan sebuah proton untuk membentuk amonia melalui reaksi yang memiliki pK 9. Namun. Dengan demikian. Glutamat dapat mengalami deaminasi oksidatif melalui reaksi yang dikatalisis oleh glutamat dehidrogenase yang menghasilkan ion amonium dan alfa-ketoglutarat. pada pH faal. . penting untuk dicatat bahwa amonia juga terdapat di dalam tubuh karena bentuk inilah yang dapat menembus membrane sel. keseimbangan condong ke ammonium dengan factor sekitar 100/1. ammonia masuk ke dalam urin dari sel tubulus ginjal dan menurunkan keasaman urin dengan mengikat proton membentuk ion amonium.

Siklus urea kemudian dimulai melalui ikatan dengan ornitin. dan gugus amino dari aspartat. Proses ini merupakan salah satu sumber ammonia yang masuk ke siklus urea. Setelah pembentukannya. Nitrogen diperoleh oleh glutamat dari asam amino lain melalui reaksi transaminasi.yang berlangsung di mitokondria sebagian besar sel dan bersifat reversibel.Pembentukan Karbamoil Fosfat Peran Glutamat dalam Metabolisme Nitrogen Asam Amino Glutamat berperan sentral dalam metabolism asam amino. sejumlah asam amino membebaskan nitrogennya sebagai ion amonium. Glutaminase bekerja pada glutamin. reaksi tersebut menghasilkan ammonia yang menjadi penyangga bagi urin. Zat ini terlibat baik dalam pembentukan maupun penguraian asam amino. ion amonium yang masuk ke dalam siklus urea di bentuk di dalam tubuh melalui deaminasi atau deamidasi asam amino. glutamat memperoleh nitrogen dari asam amino lain melalui reaksi transaminasi. tetapi tidak di hati. Dari sana dapat ditemukan bahwa sintesis 1 mol urea membutuhkan 3 mol ATP. ion amonium akan bereaksi dengan CO 2 menghasilkan karbamoyl fosfat. terjadi pembebasan ion amonium. Siklus Urea NH3 + aspartat + CO2  urea + fumarat Masih di hepar. Sebagian nitrogen ini dibebaskan sebagai amonia oleh reaksi glutamat dehidrogenase. glutamat dapat memperoleh nitrogen dari asam amino lain dan melepaskan ammonia melalui reaksi glutamat dehidrogenase. dan treonin membentuk alfa-ketoglutarat. Amonia ini masuk ke dalam vena porta hepatika dan mengalir ke hati. Asparagin mengalami deamidasi oleh asparaginase dan menghasilkan aspartat dan ion ammonium. Di mitokondria sel hepar. ia memindahkan gugus amino-nya kepada oksaloasetat. Ion amonium dalam jumlah cukup besar juga dihasilkan oleh bakteri yang hidup di dalam lumen saluran cerna. Glutamat menyediakan nitrogen untuk sintesis asam amino. Dalam proses ini. Reaksi pada siklus urea . Saat asam amino diuraikan dan terbentuk urea. glutamat memperoleh Dalam langkah pertama siklus urea. dan ATP bereaksi untuk membentuk karbamoil fosfat. Reaksi pada siklus ini membebaskan fumarat dan ion ammonium. Reaksi glutaminase sangat penting di ginjal. Reaksi transaminasi berfungsi memindahkan gugus amino dari glutamat ke asam alfa-keto untuk menghasilkan asam amino padanannnya. Deaminasi serin dan treonin adalah reaksi dehidrasi yang dikatalisis oleh serin dehidratase. Diperlukan pemutusan 2 ATP untuk membentuk ikatan fosfat berenergi tinggi pada karbomoil fosfat. setelah amonia dihasilkan. Akibat reaksi transaminasi. sehingga terbentuk aspartat dan alfa-ketoglutarat. tetapi amonia dalam jumlah yang jauh lebih banyak dihasilkan dari sumber lain adalah salah satu dari dua bentuk nitrogen yang masuk ke dalam siklus urea. NH4+. urea akan berdifusi keluar dari sel hati menuju cairan tubuh. membentuk glutamat dan ion amonium. nitrogennya dari asam amino lain melalui reaksi transaminasi atau dari ion amonium melalui reaksi glutamat dehidrogenase. Pada kedua reaksi tersebut. CO2. Glutamin dan asparagin memiliki gugus amida yang dapat dibebaskan sebagai ion amonium melalui reaksi deamidasi. Serin membentuk piruvat. Selain glutamat. Di otot dan otak. dan akhirnya dieksresi oleh ginjal. Secara ringkas. Bentuk nitrogen kedua untuk pembentukan urea disediakan oleh aspartat. 1 mol ion amonium. siklus nukleotida purin memungkinkan ion amonium dibebaskan dari asam amino. Karbamoil fosfat . Glutamat adalah sumber nitrogen. kemudian glutamat memindahkan gugus aminonya kepada oksaloasetat untuk membentuk aspartat yang memberikan nitrogen ke siklus nukleotida purin. Dari sana terjadilah kaskade reaksi di sitosol hingga pada akhirnya arginin akan dikatalis oleh arginase menjadi ornitin kembali dan menghasilkan urea. Histidin dapat secara langsung mengalami deaminasi membentuk ion amonium dan urokanat. ia akan memasuki siklus urea.

sehingga tercetus siklus baru.Pemutusan Arginin untuk Menghasilkan Urea Arginin. Namun. sehingga amonia akan menumpuk intoksikasi amonia tremor. . Transaminasi oksaloasetat menghasilkan aspartat. Hal ini menyebabkan kegagalan siklus Krebs/ TCA yg penting untuk memproduksi ekivalen pereduksi (NADH dan FADH2) yg dpt menghasilkan ATP di rantai respirasi mitokondria otak mengalami kekurangan produksi energi. Metabolic disorder: . slurred speech. dibentuk fumarat. asam amino ini tidak ikut membentuk protein selama proses sintesis protein karena tidak terdapat kode genetik untuk asam amino ini. sitrulin + aspartat  argininosuksinat (dikatalisis oleh argininosuksinat sintase) 4. . . Akibatnya otak kehabisan alfa-ketoglutarat yg penting pada siklus Krebs. sumber nitrogen kedua bagi sintesis urea. terutama dijumpai di mitokondria hati. dan aspartat. Ikatan fosfat berenergi tinggi pada karbamoil fosfat menyediakan energi yang diperlukan oleh reaksi yang berlangsung di mitokondria dan dikatalisis oleh ornitin trankarbamoilase ini. Reaksi yang dikatalisis oleh argininosuksinat sintesa ini digerakan oleh hidrolisis ATP menjadi AMP dan pirofosfat. NH3 + CO2  karbamoil fosfat (dikatalisis oleh karbamoil sintase) 2. Siklus urea Sebagian besar (80%) terjadi di sel hati 1.Di otak amonia akan berikatan dg alfa ketoglutarat  glutamat.Defek pada enzim N-AC glutamat sintase menyebabkan gangguan sintesis urea. yang memiliki peran serupa dengan sitrat dalam siklus ATK adalah suatu asam amino. dibawa ke dalam mitokondria. Bila terjadi kegagalan fungsi hati. Di dalam sitosol. Fumarat diubah menjadi malat yang digunakan untuk membentuk glukosa melalui jalur glukoneogenik atau untuk regenerasi oksalo asetat oleh reaksi siklus ATK. Dengan demikian karbon pada aspartat dapat di daur ulang menjadi aspartat. yang mengandung nitrogen yang berasal dari NH4+. pandangan kabur. Bagian arginin yang semula berasal dari ornitin diubah kembali menjadi ornitin.sintetaseI (CPSI). tempat zat ini dapat bereaksi dengan karbamoil fosfat. Reaksi perubahan sitrulin menjadi arginin dan argini diputus menjadi urea berlangsung di dalam sitosol. Oksaloasetat mengalami transaminasi untuk membentuk aspartat yang membawa nitrogen ke dalam siklus urea. mengalami pemutusan oleh arginase menghasilkan urea dan membentuk kembali ornitin. untuk menghasilkan argininosuksinat. koma  kematian. Dari karbon arginino suksinat yang disediakan oleh aspartat.Pembentukan Arginin oleh Siklus Urea Karbamoil fosfat bereaksi dengan ornitin untuk membentuk sitrulin. enzim yang mengkatalisis reaksi pertama siklus urea. .N-Ac-glutamat disintesis oleh N-Ac glutamat sintase. Produk sitrulin dibawa melintasi membran mitokondria dan masuk ke dalam sitosol. Urea dibentuk dari gugus guanino pada rantai sisi arginin. Ornitin. . L-arginin  ornitin + urea (dikatalisis oleh arginase) . Ornitin.Aktivitas karbamoil sintase 1 memerlukan N-Asetil glutamat. . sitrulin bereaksi dengan aspartat. Arginin suksinat diputus oleh arginino suksinase untuk membentuk fumarat dan arginin.Amonia adalah senyawa toksik untuk sistem saraf. produk lain pada reaksi arginase. karbamoil fosfat + ornitin  sitrulin (dikatalisis oleh ornitin transkarbamoilase) 3. argininosuksinat  L-arginin + fumarat (dikatalisis oleh argininosuksinase) 5. hati tidak dapat merubah amonia menjadi urea.

Terganggunya sintesis polyamine dapat memicu timbulnya kelainan metabolisme pada hewan & manusia. .Note: inisiasi pembelahan sel tergantung pada ornitin dekarboksilase. Resume Katabolisme Kerangka Karbon Asam Amino • Kerangka C asam amino  Senyawa Amfibolik (Senyawa Keto).Treonin  propionil-koA.Leusin dapat dioksidasi menjadi senyawa asetil koA. Valin (ALIV) Asam amino alifatik .Isoleusin  asetil-koA dan propionil koA  AA glukogenik dan ketogenik II. peningkatan lemak/ KH -Kecepatan reaksi diatur oleh Gross control: perubahan jumlah enzim dan Fine control: sintesis karbamoil fosfat/N-Acetil glutamat. . Arginin merupakan aktivator N-Acetil glutamat sintase. enzim ini ditemukan di otak.Glisin  oksalat  glukogenik III.Ornithine adalah precursor utama untuk sintesis polyamines. Metabolisme kerangka karbon/ individual: I.Valin  propionil-koA  glukogenik . Serin.Kerja arginase perlu Mn2+.Cationic polyamines mengambil peranan dalam pertumbuhan dan proliferasi sel. maupun asetoasetat  ketogenik . spermin) ornitin dekarboksilase . Leusin . . Treonin.. dan Glisin  Asam amino hidroksi . Senyawa Amfibolik adalah senyawa yang dapat disintesis menjadi senyawa lain (anabolisme) atau . Reaksi bersih sintesis urea: 2 NH3 + CO2 + 3 ATP  urea + 2 ADP + AMP + PPi + 2Pi Regulasi sintesis urea: -Fungsi membuang amonia yg toksik -Siklus tetap berputar bahkan selama defisien protein. Alanin. ornitin.Polyamines meliputi putrescine.serin  3-fosfogliserat  glukogenik . juga ginjal. . spermine. Isoleusin. Prolin.Perubahan ornitin menjadi putrescine dikatalisis oleh enzim Ornithine Decarboxylase. Struktur tetramer. dan arginin prolin  glutamat semialdehid  ornitin ornitin  putresin  poliamin (spermidin. piruvat/ laktat  glukogenik . spermidine. .

isoleusin). kecepatan sintesis glukosa dari alanin dan serin jauh lebih tinggi daripada yang terlihat dari asam amino lainnya. Glutamin juga diekstraksi oleh usus dan ginjal. fumarat. Hati merupakan tempat primer pengambilan alanin. prolin. sementara usus untuk pengambilan glutamin. Ginjal mengambil glutamin. Dalam hati. Sebaliknya otot secara konsisten mengambil sejumlah kecil serin. Alanin berfungsi sebagai prazat glukosa yang berasal dari protein penting. kebanyakan gugus amino pada glutamin dilepaskan dari jaringan tersebut dalam bentuk alanin atau amonia bebas. yaitu senyawa penting glukoneogenik. Glutamin juga merupakan sumber amonia untuk diekskresikan oleh ginjal. Hati dan Usus : hati dan usus (jaringan splanknikus) secara konsisten mengambil dari darah sejumlah besar alanin dan glutamin.• • • dikatabolisme (dioksidasi). Alanin yang menjadi sarana untuk pengangkutan nitrogen dalam plasma. asam-asam amino utama yang dilepaskan oleh otot. isoleusin. fenilalanin. 2 organ ini mengubah glutamin dalam jumlah yang berarti menjadi alanin. dan glisisn dari sirkulasi darah. dan valin) sedikitnya 4x lebih besar draipada kemampuan otot maupun hati. dilepaskan oleh otot. tirosin Asam amino lainnya. terutama asamasam amino rantai bercabang (valin. . Ginjal menjadi sumber utama pembentukan serin. baik dalam keadaan puasa ketika asam-asam amino tersebut menjadi sumber utama energi • • • Hubungan Antarorgan Otot : alanin dan glutamin merupakan 50% dari total nitrogen asam α amino yang dilepaskan dari jaringan otot. jaringan spanknikus akan melepaskan asam-asam amino. Asam amino tersebut dioksidasi dalam otot dan mungkin bertindak sebagai donor utama gugus amino bagi transaminasi piruvat menjadi alanin. Suksinil KoA. Asam-asam amino rantai bercabang. Pertukaran Asam-asam Amino Bercabang Antarorgan Sesudah Makan Setelah makan makanan yang kaya protein. Dalam usus. Jadi asam amino rantai bercabang mempunyai peranan khusus dalam metabolisme nitrogen. termasuk hati dan otot. lisin Yang campuran (keto dan gluko): isoleusin. khususnya alanin dan glutamin.. terutama diekstraksi oleh hati. Pertukaran Antarorgan yang kompleks menjadi ciri khas keadaan pascapenyerapan Asam amino bebas.Glukogenik saja Otak : pengambilan valin oleh otak melampaui pengambilan asam amino lainnya. khususnya valin. dan kemampuan otak tikus untuk mengoksidasi asam-asam amino rantai cabang (leusin. dilepaskan dari otot ke sirkulasi darah. Serin juga diekstraksi baik oleh jaringan splanknikus maupun jaringan otot. alfa ketoglutarat (bersifat GLUKOGENIK : dapat dibentuk menjadi glukosa) Asam amino yang membentuk piruvat akan membentuk oksaloasetat  bersifat GLUKOGENIK Asam amino yang membentuk asetil KoA (tidak lewat piruvat)/Aseto asetil KoA bersifat KETOGENIK (membentuk senyawa keton) Yang murni ketogenik : leusin. Ginjal : ginjal merupakan sumber utama pelepasan serin. dan glutamat dari sirkulasi darah. sistein. contohnya anggota siklus asam sitrat Asam amino yang membentuk senyawa amfibolik: oksaloasetat. leusin. selain itu ginjal melepaskan alanin dalam jumlah sedikit tapi cukup berarti. dan diambil oleh otak. yang akan diambil oleh jaringan perifer.

isoleusin. atau keduanya (5 asam amino). serta protein dan memastikan setiap asam amino dapat diubah menjadi karbohidrat (13 asam amino). Produk Khusus Dari Asam Amino dan Peran Asam Amino Individual Produk khusus dari asam amino berasal dari asam amino itu sendiri. dan dopamin  neurotransmiter penting • Triptofan (TRP) .Dibentuk pada daur urea dari ornitin . dan asam hipurat. kerangka C atau bagian dari asam amino tersebut Asam Amino Kecil • Glisin = GLY Berkaitan dengan sintesis heme. Dalam otot.Bahan pembentuk katekolamin : adrenalin.Bahan pembentuk unit karbon tunggal .Bahan pembentuk melanin pada melanosit . asam amino ini tampaknya menjadi sumber penting energi di samping nitrogen.alanin terutama ditemukan dalam bentuk senyawa dipeptida otot rangka manusia (karnosin dan anserin). lemak (1 asam amino). Diekspor dari otot selama puasa dan exercise . leusin. maupun dalam keadaan sesudah makan ketika asamasam amino tersebut diekstraksi oleh otot setelah disisihkan hati. .Bahan pembentuk Serotonin .α-alanin adalah asam amino plasma yang utama. • Alanin = ALA Merupakan asam amino glukogenik terpenting.Pada penderita fenilketonuria enzim yang mengkatalis reaksi tersebut yaitu fenilalanin hidroksilase • Tirosin (TYR) . Asam-Asam Amino Mengalami Katabolisme Menjadi Substrat Untuk Biosintesis Karbohidrat dan Lipid Berbagai penelitian nutrisi membenarkan adanya interkonvertibilitas antara atom-atom karbon lemak.Bahan pembentuk kreatin . asam glikokolat.Bahan pembentuk nicotinamide • Histidin (HIS) .bagi otak. noradrenalin. bersama glisin membentuk fraksi nitrogen amino yang cukup besar dalam plasma manusia. glutation (GLU-CYSGLY). Pada Maple Syrup Urine Disease sistem ini mengalami defek sehingga terjadi akumulasi asam keto dari leusin.Bahan pembentuk hormon tiroid pada kelanjar tiroid . Asam Amino Aromatik • Fenilalanin (PHE) . karbohidrat. Keduanya mengaktifkan aktivitas miosin ATP ase secara in vitro dan juga mengikat tembaga dan meningkatkan ambilan tembaga. purin.Dekarboksilasi  histamin  merangsang sekresi asam lambung dan kontraksi otot polos Asam Amino Bercabang • Meliputi valin.Merupakan prekursor tirosin . isoleusin • Semua asam amino bercabang dikatabolisme oleh sistem BCKADH (branched-chain ketoacid dehydrogenase). kreatin. dan valin • Metabolisme leusin memerlukan biotin (B7) Asam Amino Basa • Arginin (ARG) .Bahan pembentuk nitrit oxide .β.

Dekarboksilasi pada neuron  GABA (Gamma Amino Butyric Acid) • Glutamin (GLN) jenis asam khusus dan amino untuk membutuhkan . ptotein pengangkut asil dan koenzim A.Sumber utama unit 1 karbon dalam tubuh • Treonin (THR) Fosforilasi THR oleh protein kinase  terjadi pada beberapa mekanisme transduksi sinyal Mengangkut amonia dari jaringan ekstrahepatik ke hati dan sphlanchnic bed .Menyediakan C untuk sintesis sistein .Berperan pada katabolisme asam amino (transaminasi) .Yang dibawa oleh SAM berfungsi untuk biosintesis Kreatin.Bahan bakar untuk enterosit (sel usus) • Aspartat .Biosintesis urea .Terlibat dalam biosintesis GMP (guanosin monophospat) .Menyediakan sulfur untuk biosintesis sistein . dan fosfatidilkolin KEBUTUHAN AKAN PROTEIN Tubuh memerlukan 20 mensisntesis berbagai protein - Asam Amino Asam dan Amidanya • Glutamat (GLU) .Terlibat dalam biosintesis nukleotida pirimidin .Berperan sebagai neurotransmiter • Asparagin . serta taurin • Metionin (MET) .Yang dibawa oleh FH4 berfungsi untuk sintesis nukleotida purin dan pirimidin . histidin .Terlibat dalam biosintesis nukleotida purin .Biosintesis AMP .Bahan pembentuk glutamat dalam neuron .Yang dibawa oleh SAM (S-adenosil metionin): Metil-FH4 • Guna unit 1-C .Sintesis n-linked diogosakarida Metabolisme Karbon Tunggal (1-C) • Sumber dari Unit 1-C: .Gugus lisin berinteraksi dengan glutamin ketika faktor XIIIa mengubah polimer fibrin menjadi bekuan fibrin yang stabil Asam Amino yang Mengandung S (Sulfur) • Sistein (CYS) .Biosintesis nukleotida purin .Diperluakn untuk sintesis sfingolipid . adrenalin.Bagian dari fosfatidil serin . misalnya: noradrenalin  adrenalin .Menyediakan gugus SH bagi glutation. glisin.Komponen glutation dan tetrahidrofolat .Yang dibawa oleh FH4 (tetrahidrofolat): serin.Menghasilkan ion amonium melalui kerja glutaminase pada respon renal terhadap asidosis .• Lisin (LYS) .Biosintsis spermin dan spermidin (penting untuk proliferasi dan pertumbuhan sel) Asam Amino Hidroksi • Serin (SER) .Reaksi detoksifikasi di hati .S-adenosil-metionin (metionin aktif) merupakan donor metil pada reaksi metilasi.Biosintesis nukleotida pirimidin .

Oleh karena itu. lisin. Dua asam amino lainnya. serta heme. alanin. sistein. glutamat. isoleusin. Keadaan ini terjadi pada waktu kelaparan. treonin.Keseimban gan nitrogen tubuh dikatakan positif jika N yang masuk > yang keluar dari tubuh. valin. kesembuhan dari sakit. valin. prolin. laktasi. Yang termasuk asam amino ketogenik: fenilalanin. glutamin. asam amino lain yang diperlukan untuk sintesis protein dan tujuan lainnya dapat dibuat melalui transaminasi dan reaksi lainnya. serin. isoleusin. Isoleusin. fumarat. berarti sintesis protein > katabolismenya. feses.Keseimbangan Nitrogen yang negatif berarti katabolisme protein > sintesisnya. Adapun asam amino esensial pada anak-anak meliputi: Arginin. leusin. treonin. triptofan. fenilalanin. masing-masing dapat dibentuk dari asam amino esensial metionin dan fenilalanin. masa pertumbuhan. rambut.senyawa-senyawa yang mengandung nitrogen lainnya. metionin. fenilalanin. treonin. lisin. dan triptofan. Ada 9 asam amino esensial pada manusia: histidin. Nitrogen masuk tubuh lewat makanan dan hilang dalam urin. metionin. dan kuku. Yang termasuk asam amino glukogenik: Aspartat. treonin. triptofan. fenilalanin. kehamilan . Keadaan ini terjadi misalnya pada masa penyembuhan. dan valin. histidin. leusin. histidin. tirosin. oksaloasetat. kulit yang terkelupas. . Asam`Amino Ketogenik Asam amino ini akan dimetabolisme menjadi asetil KoA atau asetoasetat. lisin. Kehamilan. isoleusin. tirosin. triptofan. Asam amino esensial merupakan asam amino yang diperlukan tetapi tidak dapat disintesis oleh tubuh sehingga harus diperoleh dari makanan. asparagin. alfa ketoglutarat.Keseimbangan nitrigen yang setimbang terdapat pada orang dewasa normal dan sehat FUNGSI PROTEIN . Dengan mengukur jumlah nitrogen yang masuk dan keluar kita dapat memperkirakan kondisi metabolisme protein tubuh. dan peningkatan aktivitas fisik merupakan kondisi yang memerlukan lebih banyak protein dari makanan. selalu ada sintesis dan degradasi. Suksinil KoA. seperti purin. nitrogen dalam tubuh terutama terdapat pada protein. sakit. glisin. pirimidin. Protein dalam tubuh bersifat dinamis. Selama asam amino esensial terdapat dalam jumlah yang cukup dalam makanan. metionin. Asam`Amino Glukogenik Asam amino ini akan dimetabolisme menjadi piruvat. saliva. arginin. leusin. . Keseimbangan Nitrogen Protein dari makanan diperlukan untuk menggantikan asam-asam amino esensial dan nitrogen asam amino yang hilang selama proses pertukaran metabolik. yaitu sistein dan tirosin. perbaikan jaringan setelah rudapaksa.

hormon. Nitric Oxide syntethase Arginin Sitrulin + NO tertentu. Nitrit Oksida dikenal sebagai senyawa yang merelaksasi pembuluh darah (Endothelium Derived Relaxing JALUR METABOLISME BERSAMA . penyakit diabetes. keratin. Nitrit Oksida dibentuk di tiap jaringan sel. Nitrit Oksida merupakan suatu senyawa yang perannya sangat penting untuk menjaga kesehatan sel-sel pembuluh darah. misalnya kolagen. sel-sel pembuluh darah dan sel syaraf spesifik di otak. Asam amino arginin merupakan prekusor untuk pembentukan Nitrit Oksida secara alami melalui serangkaian reaksi metabolisme dalam tubuh. khususnya untuk kardiovaskular.• • • • • • Sebagai enzim Sebagai hormon Alat transpor dalam darah.dll • Protein Fungsional : protein yang mengerjakan fungsi Factor). dll NITRIT OKSIDA NitritOksida adalah suatu senyawa berbentuk gas dalam darah yang penting dalam menunjang berbagai fungsi fisiologis tubuh mamalia. EDRF disintesa secara alami dari asam amino Arginin dan oksigen melalui enzim Nitric Oxide Synthase (NOS). misalnya transferin (transpor besi) Ikut mempertahankan keseimbangan asam basa (buffer) Bahan pembentuk antibodi Protein Struktural: protein yang berfungsi struktural. hipertensi dan kolesterol. Produksi Nitrit Oksida dalam jumlah yang seimbang dan sesuai diperlukan tubuh agar kontraksi dan pelebaran pembuluh darah manusia berlangsung secara optimal dan teratur sehingga aliran darah ke seluruh tubuh dapat berlangsung dengan lancar dan teratur pula. misalnya enzim.Pembentukan Nitrit Oksida yang terhambat mengakibatkan suplainya juga terhambat sehingga pembuluh darah menjadi menyempit dan tidak sehat. Produksi Nitrit Oksida dalam tubuh dapat terhambat akibat kebiasaan merokok. Arginin dapat Meningkatkan Produksi dan Suplai Nitrit Oksida Suplementasi dengan asam amino arginin akan meningkatkan produksi senyawa Nitrit Oksida.

5-24.0 – 39.0 .0 PENGELOLAAN OBESITAS Hal pertama yang harus dilakukan adalah TENTUKAN TUJUANNYA. Tingkatkan aktivitas fisik 3.9 kg/m2 Overweight : BMI 25-29. Hal-hal yang berada di sini tidak selengkap di slide. Bisa saja seseorang overweight karena banyaknya massa otot. Makin besar lingkar pinggang. • Studi: kalau kurangi 500-1000 kalori maka berat badan akan turun 0. FARMAKOLOGI OBAT OBESITAS ISI TENTIR INI HANYALAH BERASAL DARI CATATAN SELAMA KULIAH. Pengurangan asupan kalori 2. Ingin turun berat badan 5-10% dalam 6 bulan. co.5 kg/m2 Normal : 18. tetapi tidak harus karena peningkatan lemak tubuh total. makin besar kemungkinan untuk menderita sakit Klasifikasi Berdasarkan BMI Underweight : < 18. kultural. seperti keturunan. Dari NIH : penurunan harus dilakukan jika orang itu obese. tetapi penurunannya tidak bertahan • PERAN EXERCISE : Sebenernya tidak berperan untuk akut. supaya tidak naik lagi.5 kg/ minggu. bukan lemak. atau psikologis .9 II BMI 35. KULIAH INI DIMULAI DENGAN MASALAH OVERWEIGHT DAN OBESITAS • Terapi primer Perubahan gaya hidup dengan 1. • Overweight : BB berlebih jika dihubungkan dg tinggi badan. karena adanya berbagai hambatan.• • • Untuk mengukur obesitas dilakukan melalui penghitungan BMI BMI = BB(kg)/ tinggi (m)2 Ukuran lingkar pinggang juga menentukan kesehatan seseorang. Obesitas : pe massa jaringan lemak / adiposa Obesitas memiliki banyak penyebab. lebih baik belajar sambil membuka slide kuliah. atau jika lingkar pinggang melebihi 102 cm untuk pria dan 88 cm untuk wanita. Untuk menghafal lebih lengkap. maka akan menurunkan komplikasi2nya. • Pengurangan kalori yang lebih banyak memang akan lebih cepat menurunkan berat badan. Terapi behavior (modifikasi perilaku) • Dalam kenyataannya pelaksanaan penurunan berat badan sangat sulit untuk dilaksanakan. Karena dengan target demikian.9 kg/ m2 Obese : BMI > 30 kg/m2 I BMI 30.34.9 III BMI > 40. atau berat badan tidak terlalu gemuk tapi mengalami faktor risiko seperti diabetes. Tapi berperan dalam mempertahankan berat badan setelah turun. hanya yang dibahas oleh dosen saja.

Campuran noradrenergik dan serotonergik : Sibutramine 4. • Phendimetrazine dan Benzephetamine memiliki DEA Schedule yang lebih tinggi • Sibutramine dapat digunakan untuk jangka panjang (FDA) karena kecenderungan penyalahgunaanya yang lebih kecil. GOLONGAN NORADRENERGIK 1. o atau BB tidak berkurang lagi. sertaline ( tdk digunakan) 3. Gol. Kebanyakan obat penekan nafsu makan bekerja dengan meningkatkan Neurotransmitter anoreksigenik seperti NE. Noradrenergik : amphetamine (tdk diizinkan). yang berarti kemungkinan penyalahgunaannya lebih rendah. fenfluramin. phentermine. Lama -lama efek obat ini akan berkurang Kekurangan : kemungkinan untuk disalahgunakan. mazindol 2. Gol. • Penggunaan jangka panjang berarti dapat digunakan lebih dari 6 bulan. • Yang termasuk terapi tambahan adalah terapi obat. Umumnya. Sifat pemberiannya hanya sementara. • DEA schedule adalah penggolongan obat berdasarkan potensinya untuk menimbulkan ketergantungan. dan Phentermine termasuk golongan IV. dibutuhkan obat yang efektif • Terapi tambahan diberikan jika: o Bila perubahan gaya hidup saja respons tdk memadai. Contoh: pergi ke pesta harus dikurangi. lipectomi. Obat penekan nafsu makan dapat menimbulkan toleransi. Gastrointestinal lipase inhibitoR : Orlistat Cara kerja obat antiobesitas • DEXAMPHETAMINE : meningkatkan pelepasan dopamin dan NE serta menginhibisi reuptakenya • • • • PHENTERMINE : meningkatkan pelepasan NE (saja) FENFLURAMINE DAN DEXFENFLURAMINE: meningkatkan pelepasan 5HT (serotonin) dan menginhibisi reuptakenya SIBUTRAMINE : menginhibisi reuptake serotonin dan NE Orlistat : menginhibisi lipase lambung dan pankreas • • • • • Obat-Obat Anti Obesitas yang dapat digunakan dan disetujui FDA hanyalah yang memenuhi DEA schedule III dan IV. diethylpropion. Serotonergik :Fenfluramin. Aminorec. • INGAT : Obat hanyalah terapi tambahan. dan dopamin. • Karena prevalensi obesitas makin lama makin meningkat. phenylpropanolamin (di obat flu) kalau dosisnya besar diindikasi sebagi anoreksan tapi ternyata dengan dosis itu bisa menyebabkan stroke hemoragik.• Hal lain yang perlu dilakukan adalah mengurangi stimulus yang merangsang ke makan. OBAT OBESITAS Obat anti obesitas umumnya adalah anorexan atau penekan nafsu makan. Namun efek lanjutannya adalah kelelahan luar biasa setelah efek obat hilang . Diethylpropion . o kembali tdk taat terhadap program. Semakin rendah (I. • Di Indonesia phenylpropanolamin biasanya tidak digunakan untuk indikasi obesitas. akupuntur. dan liposuction. sementara jangka pendek adalah 3 bul • Terdapat beberapa obat anoreksan yang telah diterik dari peredaran • Co. OBAT ANTIOBESITAS 1. dexfenfluramin ditarik 1997. Fluoxetine. serotonin (5-HT). Dulu mahasiswa kedokteran sering menggunakan ini karena merupakan stimulan yang kuat. semakin bahaya untuk disalahgunakan • Orlistat adalah yang paling aman karena lokasi kerjanya bukan di SSP • Sibutramine. II) angka DEA schedule. AMPHETAMINE • Merupakan penekan nafsu makan (anoreksan) • Digunakan sejak 1930an. dll. obat2 ini akan merangsang SSP sehingga akan menyebabkan adiksi.

banyak penderita obesitas yang berat badannya kembali naik setelah obat dihentikan • Dosis : 30 mg 1 kali sehari pagi hari. DIETHYLPROPION • Cara Kerja : menstimulasi pelepasan NE dari granula presinaptik-->aktivasi pusat di hipotalamus-->nafsu makan turun-->intake makanan turun • INGAT : OBAT INI MENGALAMI FIRST PASS METABOLISME. 5-hidroksitriptamin) dr granule presinaps dan menghambat reuptake serotonin ke dalam granule  merangsang reseptor pascasinaps di SSP  rasa kenyang. • Eksresi melalui ginjal. gagal jantung --> ingat bahwa efek samping adalah meningkatkan tekanan darah • Bersama MAO inhibitor dpt krisis hipertensi. Jangan diberikan malam karena dapat menyebabkan insomnia akibat efek stimulan • Kontra indikasi • hipertensi. penyakit kardiovaskulerà jangan diberi diethylpropion Penderita diabetes mgk memerlukan dosis insulin dan antidiabetes oral > kecil perlu sering monitor kadar glukosa darah 4. tetapi stimulasinya di SSP tidak setinggi amfetamin sehingga memiliki potensi abuse yang lebih rendah • Mekanisme kerja : meningkatkan NE dan dopamin (mirip dengan amfetamin) • Obat ini dapat menurunkan anfsu makan. setelah satu th tdk berbeda dr plasebo OBAT PENTING DAN BANYAK DIGUNAKAN : SIBUTRAMIN . amfetamin memiliki potensi adiksi dan abuse yang sangat tinggi (golongan I DEA scheduke)-->tidak diizinkan untuk pengobatan obesitas • Efek Samping :Stimulasi SSP (tmsk insomnia). • Ada cabutan izin di beberapa negara karena dapat menyebabkan gangguan katup jantung 2. • Tidak menstimulasi SSP . • • • Fluoxetine Antidepresi. methamphetamine • Glaucoma > buruk akibat midriasis yg disebabkan stimulasi adrenergik INGAT BAHWA penggunaan phentermine hanya jangka pendek dan digunakan tanpa obat lainnya 2. sekitar 70%. Trisiklik Menghambat reuptake NE efek spt amfetamin tp > lemah Short-term PHENTERMINE Strukturnya mirip dengan afetamin. Kalau pasien gangguan ginjal = efek obat bertahan lama --> dosis harus turun • Dosis : 25 mg 3 x sehati atau 1x sehari 75 mg GOLONGAN SEROTONERGIK 1. Cara kerja : stimulasi pelepasan NE dan dopaminà aktivasi reseptor di SSP Efek samping : meningkatkan tekanan darah.< dari fenter-min dan mazindol Warning / kontraindikasi Hipertensi berat. 14 hr stlh MAO inhibitor • Abuser thd zat spt cocaine. efek samping penurunan BB Selective Serotonin Reuptake Inhibitors Tdk digunakan sbg antiobesitas krn efek penurunan BB sementara . tdk nafsu makan • Kalau kita abis makan kenyang itu karena kadar serotonin tinggi dalam darah.kemungkinan abuse lebih rendah. namun setelah obat dihentikan. Fenfluramin dan dexfenfluramin • Menstimulasi release serotonin dan hampat reuptake serotonin • Cara Kerja Lengkap : Menstimulasi release serotonin (5-HT. Washout period min. bronkodilatasi ringan karena aktivasi a dan β adrenergik.• • • • Juga memiliki efek euforia karena aksi stimulannya. • • • • Mazindol Struktur mirip antidepresi gol. Sayangnya. • 3.

phenelzine. sleep apnea. dpt fatal (kontraindikasi) • Sindrom serotonin. • Berdasarkan potensi abuse : gol 4. triptofan Caution : dengan obat yg meTD dan / frekuensi jantung . Merupakan suatu derivat sintetik lipstatin. fluoksetin. dihidroergotamin * opioids spt dextromethorphan. DEA schedule.• Campuran serotonergik dan noradrenergikInhibisi thd reuptake norepinephrine & serotonin 3X lebih besar dari pada dopamine • Rumus Kimia : C17H29Cl2NO • Metabolit aktifnya juga bekerja sebagai inhibitor reuptake • METABOLIT AKTIF : HASIL METOLISME OBAT INI YANG MASIH AKTIF Cara Kerja Sibutramin o Menghambat re-uptake serotonin-->kenyang-->anoreksan o mengurangi kecepatan metabolisme yang turun karena penurunan berat badan FARMAKOKINETIK • Absorbsi : cepat melalui oral . • Ekskresi : terutama melalui urine • Makanan mengurangi CmaxM1 (27%) dan M2 (32%). lalu naik lagi sedikit. *atau BMI 27 dengan faktor risiko lain seperti diabetes. namun dapat naik hingga 15 mg. mis. INTERAKSI OBAT • dg anoreksan bekerja sentral (simpatomimetik) • dgn obat serotonergik dpt serotonin syndrome . * antidepresi gol. or pseudoephedrine. nasal decongestants. t max 3-4 jam. • Penurunan berat bdan dengan obat yang drastis turun adalah 6 bulan. SEHINGGAcukup aman • Dengan obat2 seperti obat sakit kepala juga akn meningkatkan kadar serotonin • Sibutramine dapat meningkatkan tekanan darah atau frekuensi nadi pada beberapa penderita. Dan berat badan dipertahankan untuk selama satu tahun. artritis. Uji kliniknya menyatakan bahwa obat ini dapat digunakan selama 1 sampai 2 tahun. • Dosis biasanya 10 mg/ kali . * litium.juga banyak digunakan. atau dyslipidemia • Puncak penurunan berat badan biasanya terjadi setelah 6 bulan. t max memanjang sekitar 3 jam. hipertensi. peristaltik meningkat * antidepresi gol.ditandai dengan ngantuk. mis. Monoamine Oxidase • Inhibitors (MAOI) mis. mengurangi berat badan DAN mengurangi risiko gangguan kesehatan terkait obesitas (catatan : bila hipertensi hrs terkontrol) • Dianjurkan untuk penderita obese dengan * body mass index (BMI) > 30. meperidine. tmax : 1-2 jam • mengalami metabolisme lintas pertama di hati. ephedrine. • tetapi AUC M1 & M2 tdk dipengaruhi bermakna INDIKASI • Untuk obesitas. pentazocine and fentanyl. EFEK SAMPING • Efek samping yang paling buruk adalah peningkatan TD. Selective Serotonin • Reuptake Inhibitors (SSRI). terutama obelh enzim CYP3A4 • Metabolit aktif :M1 dan M2 (mono & di desmethyl metabolites). • Keunggulan SIBUTRAMINE adalah kemampuannya mempertahankan berat badan yang telah diturunkan. selegiline obat migrain : sumatriptan. suatu inhibitor lipase yg dihasilkan Streptomyces toxytricini Dasar Teori Kerja : timbunan lemak tubuh kebanyakan berasal dari lemak makanan-->Lipase gastrointestinal (lambung. pankreas) penting untuk absorpsi trigliserida rantai panjang dan memfasilitasi pengosongan lambung Orlistat selektif menghambat lipase gastrointestnal menghambat pembentukan FFA dari trigliserida makanan-->menghambat absorpsi lemak makananà BB berkurang • • • • . ORLISTAT.

EFEK akan meningkat jika dicampur : terutama dosis penuh Masih bisa dimaklumi kalau dosisnya diperkecil Campuran obat yang masuk akal contohnya adalah penggunaan sibutramin + orlistat karena memang lokasi kerjanya yang berbeda. sakit perut. dan menghambat absorbsi vitamin larut lemak Efek yang sering pada saluran cerna adalah 1 hingga 2 bulan pertama. flatulence. penyerapannya minimal. lemak berkurang sampai 30 % Agar ada efek-->digunakan dg makanan yg mengandung lemak-->namun lebih baik penderita obesitas mengurangi asupan makanan berlemaknya Efek samping : feses lunak.• • • • • • • Orlistat sangat sedikit diabsorbsi sehingga efek samping sistemiknya pun sangat minim Dengan dosis 360 mg/hari abs. Tapi banyak digunakan padahal sebenernya nggak boleh diuretik Pencahar--> agar makanan yang dimakan tidak diserap oleh tubuh --> langsung dibuang --> bahaya bagi pencernaan jika terlalu sering menggunakan pencahar. kadang diare. sehingga efek samping sistemik hampir tidak ada. Namun hal ini tidak rasional karena lokasi kerja kedua obat sama. Terkadang ada yang menggunakan dua obat anoreksan bersamaan. meskipun ada beberapa pasien yang menunjukkan efek hingga 6 bulan. • • • • CAMPURAN OBAT ANOREKSAN. . contohnya obat noradrenergik digunakan bersama serotonergik. fecal urgency. MISUSE OBAT Maksudnya adalah agen-agen yang sebenarnya bukan agen penurun berat badan namun sering digunakan masyarakat untuk menurunkan berat badan Metilselulosa= supaya mengembang dalam lambung--> rasa kenyang. Karena absorbsi vitamin larut lemak berkurang --> Kalau diberikan orlistat juga harus diberikan suplementasi vitamin Obat ini bekerja dalam saluran cerna.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful