NTB 63.0 NTT 64.

8

NTB 63.0 NTT 64.8

Disampaikan oleh: Ir. Wayan Darmawa,MT Kepala Bappeda Provinsi NTT

Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur

Oleh: Drs. Frans Lebu Raya

I. KONDISI UMUM
1. Geografis, Iklim dan Administartif
Letak Geografis : 8 0-120 LS dan 1180-1250 BT Jumlah Pulau : 1.192 buah (besar & kecil) Pulau yang bernama : 432 pulau Pulau yang berpenghuni : 44 buah

Iklim : 8 bulan (kemarau/kering) dan 4 bulan (hujan/basah)

Wilayah administratif :

 Luas Wilayah : Daratan ± 47.349,9 km2 Lautan ± 200.000 km2

 Kabupaten : 21 dan 1 kota  Kecamatan : 309 buah  Desa / Kel. : 3.245 buah

Kondisi Demografi NTT
• Pertumbuhan penduduk NTT meningkat yaitu dari 1,39 % tahun 2010, 1,98 % tahun 2011 dan 2,60 % tahun 2012. • TFR NTT: SDKI tahun 2007 sebesar 4,2 turun menjadi 3,3 pada SDKI tahun 2012 • AKB pada SDKI tahun 2007 57/1.000 KH menurun menjadi 45/1000 KH • Kasus kematian ibu melahirkan menurun dari 208 kasus tahun 2011 menjadi 172 kasus tahun 2012 • Harapan hidup meningkat yaitu dari 65,1 tahun 2010 menjadi 67,7 tahun 2011. • Pemasangan akseptor KB pada pasangan usia subur tiga tahun terakhir meningkat relative kecil yaitu 72,15 % tahun 2009 menjadi 73,15% tahun 2010 dan 73.56 % tahun 2011

Total Fertility Rate SDKI-2012
West Papua West Sulawesi Papua East Nusa Tenggara Maluku Central Sulawesi North Maluku West Kalimantan Southeast Sulawesi North Sumatera Riau East Kalimantan Central Kalimantan West Nusa Tenggara South Sumatera West Sumatera Aceh Lampung Indonesia Gorontalo South Sulawesi North Sulawesi Riau Islands Bangka Belitung South Kalimantan Banten Central Java West Java Bali East Java Jakarta Jambi Bengkulu Yogyakarta 0,0 0,5 1,0 1,5 2,0 3,7 3,6 3,5 3,3 3,2 3,2 3,1 3,1 3,0 3,0 2,9 2,8 2,8 2,8 2,8 2,8 2,8 2,7 2,6 2,6 2,6 2,6 2,6 2,6 2,5 2,5 2,5 2,5 2,3 2,3 2,3 2,3 2,2 2,1 2,5 3,0 3,5 4,0

PIRAMIDA PENDUDUK
NTT

NASIONAL

75+ 70-74 65-69 60-64 55-59 50-54 45-49 40-44 35-39 30-34 25-29 20-24 15-19 10-14 5-9 0-4

75+ 70-74 65-69 60-64 55-59 50-54 45-49 40-44 35-39 30-34 25-29 20-24 15-19 10-14 5-9 0-4

10

5

0

5

10

6

4

2

0

2

4

6

% Perempuan

% Laki-Laki

Rasio Akseptor KB tahun 2008-2012
No 1 Uraian Jumlah Akseptor KB Jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) Prevelensi 2010 466.081 2011 499.630 2012 493.533

2 3

645.989 72.15

683.059 73.15

670.928 73.56

Perspektif Bonus Demografi NTT
• Dalam dua tahun terakhir (2010-2011) rasio ketergantungan penduduk masih tinggi yaitu 73,21 % • Khusus untuk penduduk perempuan mengalami peningkatan ketergantungan 0,01 % • Untuk mencapai Bonus Demografi, telah ditetapkan kebijakan pembangunan terpadu (Pendidikan, Kesehatan, KB, infrasatruktur dan Ekonomi rakyat) berbasis Desa/Kelurahan

Rasio Ketergantungan Penduduk NTT 2010-2011
2010 Indikator
Usia Produktif (15-64 Thn)

2011 Lakilaki Perempuan
1,414,891

Lakilaki

PeremJumlah puan

Jumlah
2,757,703

1,316,761 1,387,446 2,704,207 1,342,812

Usia Ketergantungan 1,009,726 (0-14 dan > 64 Thn) Angka Ketergntungan/ Depedency Ratio

969,894

1,979,620 1,029,701

989,081

2,018,782

76.68

69.90

73.21

76.68

69.91

73.21

Prosentase Penduduk Berdasarkan kelompok Umur Tahun 2011
Prosentase (%)
14 12 10 8 6 4 2 0 Prosentase (%)

No 1 0-14

Umur

Prosentase (%) 37.3 57.73 4.97

2 15-64 3 65-75+

a. Pendidikan dan Kompetensi

Daya Dukung Bonus Demografi

b. Kekuatan Nilai-Nilai Agama dan Budaya

• Tingkat Pendidikan tertinggi yang ditamatkan yaitu; tidak punya ijazah 31,26 %, SD/MI 38,18 %, SMP 12,79 %, SMA 10,43 %, SMK 3,05 %, DI-DII 0,96 %, DIII 1,05 % dan DIV sampai S3 2,28 % • Pusat peningkatan pembangunan sumberdaya manusia • Lembaga pelatihan keterampilan • Lembaga pendidikan non formal • Pusat kegiatan industri kerajinan rakyat • Rumah ibadah sebagai pusat kegiatan religius dan moral pembangunan • Keragaman Agama dan multi etnis pada Desa/Kelurahan • Organisasi kemasyarakatan sebagai cermin dinamika masyarakat

Pemberdayaan Perempuan & Perlindngan Anak Perikanan dan Kelautan

Peningkatan Pendidikan , Kepemudaan & Olah Raga

Peningkatan Kesehatan

PEMERINTAH
Pembangunan dan peningkatan Infrastruktur berbasis RTRW dan LH

DUNIA USAHA

MASYARAKAT

Supremasi Hukum dan Birokrasi Daerah

Penanganan masalah : Kemiskinan, Wilayah perbatasan, Prov. Kepulauan, Daerah rawan bencana

Ekonomi Kerakyatan dan Pariwisata

STRATEGI
Berkelanjutan

Kemitraan
Peningkatan . dan Percepatan

Pemberdayaan Masyarakat

Pembangunan Terpadu Berbasis Desa/Kelurahan
Tiga kebijakan mendukung peluang peningkatan bonus demografi melalui pembangunan daerah berbasis Desa/Kelurahan yang telah ditetapkan dalam Pergub:

1. Program Desa Mandiri Anggur Merah

• Merupakan program pro rakyat • Hibah Desa/Kelurahan Rp. 250 juta untuk ekonomi produktif dan Rp.50 juta untuk perumahan. • Pelaksanaanya disinergikan dengan replikasi program melalui APBD Kabupaten/Kota, program lembaga internasional dan program Kementerian/Lembaga • Didukung tenaga pendamping 1 orang sarjana per Desa/Kelurahan

2. Pembangunan Terpadu Berbasis Desa/ Kelurahan
a. Basis ekonomi • Desa Pertanian Terpadu, • Desa Pesisir Terpadu, • Desa Wisata Terpadu, • Desa Pertambangan/Industri Terpadu • Kelurahan Jasa Terpadu

b. Prioritas Pembangunan
• • • •

Pengembangan Sumberdaya Manusia Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Pengembangan Infrastruktur Tata Kelola Pemerintahan Desa,

3. MP3KI PROVINSI NTT
Kebijakan MP3KI sinergi Program pemberdayaan dari berbagai sumber dana dengan basis Desa/Kelurahan : • Kluster-1: Bantuan perlindungan sosial K/L yang disinergikan dengan program hibah dari dana APBD Provinsi seperti beasiswa, jamkesda dan hibah sosial; • Kluster-2: Pemberdayaan Masyarakat K/L disinergikan dengan Program Desa Mandiri Anggur Merah dan Desa Desa Wisata • Kluster-3: Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disinergikan dengan bantuan modal koperasi • Kluster-4: Program Pro rakyat tentang program rumah dan listrik murah K/L disinergikan dengan program P2LDT dan PLTS

SEKIAN dan TERIMAKASIH