Nama : Kelas

:

1. Darah 2. Plasma darah 3. Albumin (fungsi) 4. Globulin (fungsi)

= suatu jaringan yang kompleks = komponen darah berupa cairan yang berwarna kuning muda = untuk menjaga tekanan osmotic darah = untuk membentuk zat antibodi sehingga tubuh kebal terhadap serangan penyakit

5. Globulin protrombin (fungsi) = untuk proses pembekuan darah 6. Fraksionasi = bermacam-macam protein yang terdapat di dalam plasma darah dapat dipisahkan melalui suatu metode 7. Afinitas 8. Fibrinogen = daya ikat = komponen protein yang juga berfungsi untuk pembekuan darah 9. Eritrosit = atau sel darah merah, yaitu komponen yang paling banyak di antara unsur-unsur pembentuk darah 10. Hemoglobin = suatu senyawa yang dibentuk dari unsur besi

berisikan zat pewarna yang disebut heme dan protein yang disebut globulin 11. Leukosit = atau sel darah putih, yaitu bagian sel-sel darah

yang berfungsi sebagai alat pertahanan tubuh 12. Leukosit granulosit = kelompok leukosit yang memiliki

struktur granula di dalam selnya. 13. Leukosit agranulosit = kelompok leukosit tanpa granula

protein darah yang terdapat di Aglutinogen dalam membran eritrosit 26. 25. yaitu bagian darah yang berukuran paling kecil dan memiliki bentuk bulat atau oval 24. Limfosit = sel-sel leukosit kedua terbanyak setelah neutrofil. 18. 22. yaitu sekitar 20-25% dari seluruh jumlah leukosit 21. Neutrofil = sel yang paling banyak diantara sel-sel leukosit lainnya. yaitu sekitar 60-70% 17. Kura Monosit = limpa = sel-sel leukosit yang berukuran paling besar dibandingkan sel-sel leukosit lainnya 23. Rh-positif = darah yang mengandung faktor Rh . Leukositas Eosinofil leukosit 19. Diapedesis darah = persitiwa keluarnya leukosit dari pembuluh 15. Trombosit = atau keping darah. Aglutinin = protein darah khusus untuk kedua tipe aglutinogen dan terdapat di dalam plasma darah 27. Fagositosis = salah satu mekanisme untuk melawan serangan penyakit yang disebabkan oleh mikrob 16. Fibrin = suatu anyaman serat-serat protein = atau antigen. Basofil = sel leukosit yang memiliki kemampuan untuk = peristiwa peningkatan jumlah neutrofil = sel yang berjumlah sekitar 2 atau 3% dari jumlah berikatan dengan zat pewarna bersifat basa (metilen biru) 20.14.

33. Perikardium = selaput tebal yang melapisi jantung Denyut jantung = gerakan kembang kempis jantung sewaktu memompa darah 38. 41. 34. 29. 31. Rh-negatif= darah yang tidak mengandung faktor Rh Transfusi darah = suatu proses pemberian darah dari seseorang ke orang lain 30. 39. 37.28. Arteriol = arteri bercabang menjadi pembuluh-pembuluh yang lebih kecil 43. Endokardium = bagian jantung yang terdiri atas jaringan ikat dan jaringan endothelium 36. 32. Vena = pembuluh darah yang membawa darah dari jaringan tubuh kembali ke jantung . Donor = orang yang bertindak sebagai pemberi darah Donor universal = golongan darah O Resipien = orang yang menerima darah Resipien universal Miokardium = golongan darah AB = bagian jantung yang sebagian besar terdiri atas jaringan otot 35. 40. Sistol Diastol = tekanan darah pada saat jantung berkontraksi = tekanan darah pada saat jantung berelaksasi = alat untuk mengukur tekanan darah Sfigmomanometer Arteri = pembuluh darah yang membawa darah dari jantung ke organ-organ tubuh 42.

suatu penyakit yang disebabkan oleh kelebihan produksi leukosit 54. Hemofilia = suatu penyakit yang berakibat sukarnya darah membeku ketika terjadi pendarahan . 50. Polisitemia = suatu penyakit yang ditandai dengan adanya kelebihan produksi eritrosit 52.44. Sistem kardiovaskuler = sistem peredaran pada manusia dan mamalia 46. Peredaran darah pulmonari = peredaran darah dari jantung ke kapiler paru-paru kemudian kembali ke jantung 47. Kapiler = pembuluh-pembuluh tipis dengan struktur dindingnya hanya berupa selapis sel 45. Ganggren = gangguan jaringan Leukemia = atau kanker darah. Peredaran darah sistemik = peredaran darah dari jantung menuju seluruh jaringan tubuh dan kembali lagi ke jantung 48. 53. Aorta = darah mengalir dari jantung dan masuk ke pembuluh arteri yang berukuran lebih besar 49. Agranulositosis = kebalikan dari leukemia yang berakibat pada menurunnya daya tahan terhadap penyakit 55. Trombositopenia = suatu penyakit yang ditandai dengan sedikitnya kandungan keping darah di dalam darah 56. Anemia = suatu keadaan kekurangan eritrosit (hemoglobin) Talasemia = suatu kelainan pada eritrosit yang berakibat sel tersebut mudah rapuh dan cepat rusak 51.

Terapi gen = suatu teknik untuk menumbuhkan pembuluh darah baru yang dapat membawa darah ke jantung 69. Fibrilasi atrium = suatu kelainan pada jantung yang berakibat atrium berdenyut cepat dan tidak beraturan 61. Jantung koroner = penyakit jantung yang disebabkan oleh tersumbatnya arteri koroner 59. 64. Hipotensi = keadaan dimana tekanan sistol di bawah 150 atau tekanan diastol di bawah 100 66. Operasi bypass = suatu teknik pembedahan untuk mengatasi penyumbatan pada pembuluh arteri koroner 68. Hemorage= suatu kelainan berupa pandarahan arteri atau vena. 70. Plak = timbunan lemak Angioplasti = suatu teknik yang digunakan untuk membuka sumbatan berupa plak pada pembuluh darah . Varises = suatu pelebaran pada pembuluh balik (vena) Hemaroid = atau wasir. yaitu berupa radang vena Hipertensi = keadaan dimana tekanan sistol di atas 150 atau tekanan diastol di atas 100 65. Embolisme koroner = suatu keadaan yang menyebabkan arteri koroner terisi oleh bekuan darah secara mendadak 60.57. 63. 62. varises yang terjadi pada daerah dubur Flebitis = gangguan pada vena. baik di bagian dalam maupun di bagian luar tubuh 67. Hipertrofi = suatu keadaan yang menyebabkan menebalnya oto-otot jantung 58.