You are on page 1of 46

Dasar-dasar

Imunologi
Agung Dwi Wahyu Widodo
Departemen Mikrobiologi Kedokteran Fakultas Kedokteran Unair

Pokok Bahasan
Sejarah Imunologi Pendahuluan Imunologi Komponen Imunologi Respons Imun Imunogenetika

Sejarah Imunologi
Vaksinasi Edward Jenner Imunitas Seluler (fagosit) - Elie Metchnikoff Imunitas Humoral (antitoksin)- Paul Ehrlich Teori germ-vaksin Rabies- Louis Pasteur Humoral (complement)-Hans Buchner Anafilaksis- Charles Robert Richet dan Paul Jules Portier Allergi- Clemens Freiherr von Pirquet Atopic- Arthur Fernandez Coca

Sejarah Imunologi: Edward Jenner dan Smallpox (1796)

Imunitas: Humoral Vs Seluler

Paul Ehrlich

Elie Metchnikoff

Louis Pasteur
Supported Germ Theory of Disease
& Vaksin Rabies

Definisi Imunologi
Immunology (Latin): Immunis + Logos Imunologi (Immunology) : Studi tentang mekanisme biologis dari Seluler, Molekular serta fungsional Sistim Imun. Sistim Imun (Immune System) : Sistim yang terdiri dari Molekuler, Seluler, Jaringan dan Organ yang berperan dalam proteksi/ kekebalan tubuh Imunitas (Immunity) : Proteksi dari Penyakit Infeksi

Komponen Sistim Imun


Molekul/ Humoral Komplemen Interferon Antibodi Selular Fagosit NK sel T helper dan sitotoksik Jaringan/ Organ Limfoid Primer: Bone marrow dan Thymus Limfoid sekunder: KGB, Tonsil

Antibodi
Antibodi adalah protein yang dihasilkan oleh sel B yang berperan dalam sistim imun Peran Antibodi: Netralisasi toksin dan virus Aktivasi komplemen Opsonisasi pada proses fagositosis

Kelas Antibodi
Ada 5 Kelas Antibodi: IgM: pertama Terbentuk IgG: konsentrasi terbanyak dalam tubuh, menembus Plasenta IgA: di sekresi oleh kelenjar dan Mukosa, ASI IgD: sebagai reseptor sel B IgE: menangkap alergen- reaksi Allergy

Kelas Antibodi

Sel Imun (Imunosit)

Hematopoiesis Sel Imun

Neutrofil
Fungsi: Fagositosis Membunuh mikroba Mensekresi sitokin dan enzim Berperan dalam imunitas alami

Basofil
Fungsi: Berperan dalam reaksi Alergi Melepas mediator inflamasi

Eosinofil
Fungsi: Berperan dalam infeksi Cacing Terlibat dalam alergi

Monosit-Makrofag
Berperan sebagai fagosit dan APC (antigen presenting sel) Mensekresi sitokin dan enzim Berperan dalam imunitas alami DC: dendritic cell- APC yang memiliki Pseudopodia yg panjang

Limfosit T
Limfosit diproduksi di bone marrow dan mengalami maturasi di thymus Berperan vital dalam imunitas adaptif Ada beberapa tipe limfosit Limfosit T Helper, aktivasi respons imun-ada 2: Limfosit T Helper 1-imunitas seluler Limfosit T Helper 2-imunitas humoral Limfosit T Sitotoksik-membunuh sel yg terinfeksi Limfosit T Regulator-regulasi respons imun

Limfosit B
Limfosit diproduksi di bone marrow dan mengalami maturasi di Bursa Berperan vital dalam imunitas adaptif Sel B yang teraktivasi berubah menjadi sel Plasma menghasilkan Antibodi

Natural Killer Cell


Berfungsi dalam membunuh sel tumor dan sel yang terinfeksi Berperan dalam imunitas alami

Komunikasi Sel Imun


Cara sel imun berkomunikasi: Autokrin: komunikasi dg diri sendiri Parakrin:komunikasi dg sel tetangga Endokrin: komunikasi dg sel yang jauh lewat vaskuler Dalam berkomunikasi membutuhkan molekul perantara yang disebut sebagai sitokin

Sitokin
Merupakan glikoprotein yang berperan dalam komunikasi antar sel imun Di sekresi hampir oleh semua sel Dalam bekerja sitokin harus menempel pada reseptor yg terdapat dipermukaan sel target Peran Sitokin: aktivasi dan inhibisi sel, proliferasi dan inhibisi sel, kematian sel, chemotaxis, pertumbuhan dll Macamnya: Interferon, Interleukin, Hematopoietin, Kemokin

Jaringan Limfoid: Primer dan Sekunder

Jaringan Limfoid Primer


Jaringan Limfoid primer adalah tempat sel imun dibuat atau mengalami maturasi Ada 2 tempat: Bone marrow: tempat terjadinya proses hematopoiesis Tempat maturasi sel B Thymus: Tempat maturasi sel T

Thymus

Jaringan Limfoid Sekunder


Jaringan Limfoid Sekunder adalah tempat sel imun bertugas atau disimpan Kelenjar getah bening (KGB) banyak terdapat di seluruh tubuh Limpa, Tonsil, dan Adenoid MALT: Mucosal associated lymphoid tissuemukosa vagina, respirasi GALT: gastro associated lymphoid tissue- peyer patch, Appendix CALT: cutaneus associated lymphoid tissue-kulit

Tonsils

Konsep Antigen
Antigen: molekul yang dapat diikat oleh antibodi dan rerseptor lainnya. Imunogen: molekul yang dapat menstimulasi Respons Imun baik humoral maupun selular Imunogen adalah antigen, tidak semua antigen adalah imunogen. Hapten: molekul bila berikatan dengan protein host akan memiliki sifat antigenik Contoh hapten: obat antibiotik Allergen: molekul berupa antigen yang dapat stimulasi reaksi Allergi Contoh Allergen: Telur, debu, Ikan

Antigen dan Imunogen

imunogen
Antigen

Respons Imun
Infeksi: Masuknya Agen/ Mikroba ke dalam Tubuh Host dan mendapatkan respons Imun Respons Imun : respons atau jawaban sistem imun terhadap masuknya benda asing ke dalam tubuh Hospes Ada 2 macam respons imun: Respons Imun Nonspesifik (Alami): Inflamasi dan Fagositosis Respons Imun Spesifik : Humoral (Sel B dan antibodi) dan Selular (Sel T)

Respons Imun terhadap Mikroba

Respons Imun
Imunitas Alami Dapatan

Seluler

Fagosit NK Cell

Sel T Helper Sel T Sitotoksik

Humoral

Komplemen Interferon

Antibodi

Fungsi Respons Imun


Ada 3 Fungsi Respons Imun: Pertahanan (Defense) Terhadap benda asing/ mikroba Homeostasis Eliminasi sel tak berguna/ debris Pengawasan (Surveillance) Eliminasi sel Mutan / cancer

Gangguan Respons Imun


Fungsi Sifat Aberasi Rangsangan Negatif Aberasi Positif

Defense

Eksogen

Defisiensi

Hipersensitif

Homeostasis

EksogenEndogen

Autoimun

Surveillance EksogenEndogen

Keganasan

Inflamasi
Inflamasi= Inflamare - to set fire Inflamasi : Reaksi kompleks pada jaringan ikat bervaskular Reaksi pembuluh darah yang berakibat akumulasi cairan dan leukosit pada jaringan ekstravaskuler Berhubungan proses repair thd cedera Pada dasarnya bersifat protektif Memiliki 5 cardinal Signs

The 5 Cardinal Signs of

Heat

Redness Swelling

Pain Loss Of Func.

Keseimbangan antara Infeksi dan Kekebalan


infection immunity

Disease =

Bolus of infection x virulence immunity

Imunitas Infeksi
Imunitas Infeksi adalah Respons Imun Host terhadap masuknya agen infeksi ke dalam tubuh. Agen Infeksi meliputi: Virus, Bakteri, jamur dan parasit. Masuknya agen infeksi berdampak: sakit, Sembuh atau Meninggal tergantung kondisi respons imun dari penderita

Respon terhadap Infeksi

infection

Innate immunity

no disease

adaptive immunity

disease

Summary
Imunologi mempelajari komponen sistim imun yg bertugas menjaga homeostasis tubuh dari invasi mikroba Komponen imun meliputi molekul , sel dan jaringan Aktivas imun melibatkan genom