JAJANAN TIDAK SEHAT: Waspadalah Para Ortu, Anak SD Paling Suka

BISNIS.COM, JAKARTA -- Mayoritas siswa Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) di Indonesia gemar jajan meskipun jajanannya tidak sehat. Oleh karena itu, kantin yang sehat dan higienis pun diperlukan untuk memenuhi kebutuhan gizi dan memelihara ketahanan anak. Temuan itu dipaparkan oleh Roy A. Sparringa, Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dalam Seminar Kantin Higienis Sunlight, Kamis (20/6). Roy memaparkan 69% Penganan Jajan Anak Sekolah (PJAS) didapatkan di kantin, sedangkan 28% didapatkan di sekitar sekolah. PJAS harus memenuhi tiga kriteria, yaitu aman, bermutu, dan bergizi. BPOM menjalankan aksi nasional PJAS demi mencapai tiga kriteria PJAS. Sayangnya aksi tersebut belum banyak diketahui oleh guru SD. Sementara itu, seorang guru SDN Karet 06 Jakarta, Fitnawati, mengaku belum pernah mendengar aksi nasional PJAS. Dia pun masih menemui keberadaan PJAS tidak sehat di sekolahnya. "Dalam kompleks sekolah saya terdapat tiga sekolah. Tidak ada pengelolaan kantin, mungkin yang dikelola hanya tukang jajanannya saja bukan bentuk makanannya. Karena yang saya tahu masih ada makanan yang tidak layak dikonsumsi anak tapi masih tetap ada", kata Fitnawati. Ubah Perilaku Program aksi nasional PJAS bukanlah pembangunan fisik semata, perubahan perilaku juga diperlukan untuk menjamin ketersediaan PJAS yang sehat dan higienis. Menurut pakar kesehatan Dr Nurrahmiati kontaminasi bakteri pada makanan bukan hanya disebabkan oleh bahan baku saja tetapi juga peralatan makan dan perilaku penjual makanan. "Seharusnya mencuci peralatan itu dibawah air yang mengalir. Memang boros, tapi kalau kita sakit akan lebih boros lagi," kata Nurrahmiati. Nurrahmiati juga mengatakan bahwa sebaiknya spons tidak ditinggalkan dalam keadaan basah saat selesai mencuci piring. Bak pencucian piring untuk mencuci peralatan kotor dan bahan makanan pun sebaiknya dipisahkan untuk mencegah kontaminasi silang. (Antara)(Foto:kemenkes) Editor : Bambang Supriyanto

dan keracunan yang disebabkan oleh berbagai jenis virus dan bakteri. Pakar kesehatan masyarakat yang aktif bekerja pada Kementerian Kesehatan. Editor: Jafar M Sidik .Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebutkan banyak pangan jajanan anak Sekolah Dasar yang tidak higienis. sementara 51 persen lain mengaku kadang-kadang saja. "Idealnya. terutama SD. terutama SD. 20 Juni 2013 15:33 WIB | 1321 Views Pewarta: Ida Nurcahyani Jakarta (ANTARA News) . dapat menimbulkan berbagai penyakit seperti diare. disentri. thypus. dan hanya satu persen yang mengaku tidak pernah jajan. Sayangnya. bermutu dan memenuhi kriteria keamanan pangan dan kandungan gizi. Padahal kualitas pangan jajanan yang rendah dapat memperburuk status gizi anak sekolah akibat asupan gizi terganggu." kata Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya BPOM Roy A. "Berdasarkan hasil pengawasan. harus aman. tidak memenuhi syarat. salah satunya disebabkan kurangnya higienitas kantin. jajanan anak sekolah haruslah aman dari cemaran merugikan. sekitar 40 hingga 44 persen jajanan anak sekolah. mengatakan bahwa bahan jajanan anak sekolah. higienis dan terjaga sanitasinya. Kamis. Nurrahmiati." kata Roy. "Kalau tidak.Hati-hati banyak jajanan SD tak higienis Kamis. Hasil monitoring BPOM menunjukkan 48 persen siswa SD mengaku sering jajan. Sparringa di Jakarta." kata Nurrahmiati. minat anak untuk jajan begitu tinggi.

Harus bisa dipastikan makanan yang dikonsumsi juga bebas dari mikroba yang dapat menyebabkan penyakit. Menurut dia. dan keracunan. ketersediaan jajanan yang bebas dari mikroba.Kantin sekolah selama ini menjadi tempat yang paling diburu para murid untuk jajan. seiring dengan Program Aksi Nasional Gerakan menuju Jajanan Anak Sekolah yang Aman. apakah kita pernah berpikir makanan yang dijual itu higienis? Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam laporan hasil pengawasan terhadap Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) selama 2006-2010 menunjukkan. tapi juga tingkat higienitas kantin." jelas Nurrahmiati. mulai dari sakit perut. pengelolaan air limbah. Jajanan sehat bukan hanya bergantung pada kandungan jajajan. keamanan dan kebersihan makanan yang diproduksi. pakar kesehatan yang bekerja di Kementerian Kesehatan dalam bincang kesehatan Kantin Higienis Sunlight di Jakarta. FIMELLE. disentri. thypus. jajanan yang dibeli dari kantin yang tidak higienis bisa menimbulkan sejumlah penyakit. Kantin harus sehat dan higienis agar tidak menimbulkan penyakit pada anak. murid yang tidak dibekali makanan dari rumah bisa membeli bermacam-macam makanan yang disediakan. Kamis (20/6) Selain itu.Membangun Kantin Sehat dan Higienis untuk Anak Indonesia Sekitar 40-44 persen jajanan anak sekolah belum memenuhi syarat layak. . sekitar 40-44 persen jajanan anak sekolah belum memenuhi syarat layak. ISPA. Bermutu.COM . kebersihan individu dalam mengolah makanan. dan perlindungan makanan dari kontaminasi. Sunlight mengkampanyekan "Kantin Higienis". Di sana. Tapi. harus dibedakan tempat mencuci peralatan dengan pencucian bahan pangan karena itu bisa menyebabkan munculnya persilangan bakteri yang justru bisa menjadi sumber penyakit bagi anak. Untuk mendukung kantin sehat. "Kantin sekolah harus bersih dan higienis karena berperan penting dalam menyediakan makanan dan minuman yang aman dan sehat untuk ana-anak. Ketidakhigienisan itu bisa dilihat dari kebersihan peralatan masak dan makan yang dipakai. kebersihan peralatan masak dan makan ini sangat penting. diare. keamanan terhadap penyediaan air. dan Bergizi. Nurrahmiati menambahkan. Salah satunya disebabkan oleh tidak higienisnya kantin atau tempat jajan di sekolah.

15 Maret 2013 | 11:21 [BANDUNG] Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Bandung. orang tua lebih baik memberikan bekal makanan kepada mereka.82% dari 1. dan pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan lingkungan kanti yang berkualitas dan penyediaan pangan yang aman. Roadshow Kampanye Pangan Jajanan Anak Sekolah ini merupakan bagian dari aksi nasional yang . penelitian lembaganya di Jawa Barat (Jabar) tahun 2012 menunjukkan 17. dan mie basah. hingga kompetisi kantin sehat. Bandung.650 sampel pangan jajanan anak sekolah mempergunakan pengawet dan pewarna pakaian. Menurut Supriyanto. Kampanye yang dimulai sejak Mei ini sudah dilakukan dengan menggelar berbagai acara. “Untuk menjual dengan harga murah."Ini adalah wujud edukasi kepada berbagai pihak mengenai langkah-langkah yang sebaiknya dilakukan untuk menciptakan kantin sekolah yang sehat. “Itu berbahaya buat kesehatan anak -anak pada jangka panjang. Supriyanto Utomo menyatakan. "Butuh dukungan dari semua pihak. “Makanya mereka memakai pengawet seperti formalin agar tidak merugi. penggunaan formalin ditemukan dalam makanan jenis tahu. (Dian) Bahaya!…Banyak Jajanan Anak Sekolah Gunakan Pengawet dan Pewarna Pakaian Jumat. masyaraka. Selain itu.” imbuh Supriyanto." imbuh Roy Sparingga. setiap makanan yang tidak habis dijual harus bisa dijual kembali. “Anak -anak juga bisa terkena kanker hati kalau memakan jajanan yang mengandung bahan berbahaya. karena itu orang tua sebaiknya membekali anaknya dengan makanan bukan uang jajan. biasanya makanan yang dijual harganya murah. pedagang cenderung memilih bahan baku yang murah.” ujar dia. mulai dari seminar. Penjual makanan tidak mungkin berdagang di sekolah apabila tidak ada yang membelinya. zat pewarna tekstil biasa ditemukan pada jajanan berupa kerupuk. termasuk bagaimana menjaga kehigienisan dan kualitas makanan bagi anak sekolah. Sementara. Supriyanto mengatakan. Karena berjualan di sekolah. Kampanye ini bagus dan sejalan dengan visi pemerintah. deputi bidang pengawasan keamanan pangan dan bahan berbahaya BPOM. baso. mulai dari sekolah. Pewarna kain itu lebih murah daripada pewarna untuk makanan.” Supriyanto menjelaskan. orang tua. Kamis (14/3). Penyakit gagal ginjal merupakan salah satu penyakit yang disebabkan adanya penumpukan bahan kimia berbahaya di dalam tubuh. sementara pemanis buatan ditemukan pada minuman berwarna. penggunaan bahan berbahaya pada jajanan anak tidak lepas dari permintaan pasar. Salah satu cara mencegahnya adalah dengan merubah perilaku orang tua pada anak-anak. roadshow ke tujuh kota besar di Indonesia. karena lebih terjamin kebersihan dan kesehatannya. Makanan yang mengandung bahan berbahaya itu bisa berdampak buruk buat kesehatan dalam jangka panjang." jelas Senior Brand Manager Sunlight Risyantie Wulansari.” kata Supriyanto dalam Roadshow Kampanye Pangan Jajanan Anak Sekolah di SD Karang Pawulang. Daripada memberi uang untuk jajan di sekolah.

sejak dicanangkan sudah ada peningkatan persentase keamanan jajanan anak sekolah. [153] 40 Persen Jajanan Sekolah Mengandung Bahan Berbahaya Penulis : Bramirus Mikail | Rabu. akan ada sekolah-sekolah yang kami jadikan mitra. disela-sela acara sosialisasi dan promosi Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK)." katanya. "Nantinya. di SMA Negeri 8 Bekasi. Karena ini harus kami awasi bersama. Siswadi mengimbau supaya sekolah-sekolah membentengi diri dengan membuat kantin sekolah sehingga anak-anak tidak jajan sembarangan.” ujarnya. 23 Mei 2012 | 16:08 WIB BEKASI. “Sudah ada 8. Kepala SD Karang Pawulang. KOMPAS. Untuk menjamin makanan yang dikonsumsi aman. Siswandi menambahkan. pada tahun 2011 meningkat jadi 65% dan tahun 2012 mencapai 76%. dan zat pewarna. “Kami juga berharap orang tua bisa memberikan bekal kepada anak -anaknya. .Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) masih menemukan adanya jajanan anak di sekolah yang mengandung bahan-bahan tidak aman untuk kesehatan. BPOM akan kembali melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah terkait edukasi mengenai pangan berbahaya. formalin. tingkat keamanan jajanan anak sekolah yang memenuhi syarat secara nasional rata-ratanya hanya 56-60% saja.561 SD yang kita intervensi (soal kampanye pangan jajanan anak sekolah). Rabu. informasi soal jajanan yang sehat ini juga kami berikan ke satpam di sekolah. Jika pada tahun 2008-2010. Tahun ini. Demikian disampaikan oleh Hendri Siswadi.” kata Supriyanto. Tapi dengan gencarnya BPOM melakukan sosialisasi dan pengawasan penurunannya sudah cukup signifikan. yaitu siswa guru dan kepala sekolah. lanjut Siswadi. Hayati mengatakan." ungkapnya. Tapi untuk pengawasan. Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat BPOM. tetap saja ada pedagang baru yang berjualan di sekitar sekolah. Tercatat bahwa hampir 40 persen pangan jajanan anak sekolah di seluruh Indonesia mengandung bahan berbahaya seperti boraks.com . (23/5/2012). Meski sudah ada beberapa pedagang yang diberikan informasi agar tidak menggunakan bahan berbahaya dalam makanannya.dicanangkan oleh Wakil Presiden Boediono di Jakarta pada bulan Januari 2011 lalu. sekolah merupakan lembaga yang paling cocok sebagai sarana sosialisasi dan edukasi karena interaksi di sekolah sangat tinggi dan sasarannya sangat lengkap. formalin dan zat pewarna. "Kita tahu ada beberapa sekolah yang menjual makanan yang mengadung boraks. pihaknya terkadang mengalami kesulitan mengontrol para pedagang makanan yang berjualan di luar sekolah. Menurut Supriyanto.

SD Mangkukusuman VIII. dan rodamin B berbahaya bagi konsumen. yang dijual di sekitar SD Tegalsari 01. kuning metanil. mengatakan . Aryanti. dan Rembang. Masih Ditemukan Pewarna Berbahaya pada Jajanan Anak Penulis : Siwi Nurbiajanti | Kamis.com . Pemeriksaan antara lain dilakukan di kompleks SD Mangkukusuman I. Demak. Kabupaten Tegal. Batang. 15 Desember 2011 | 19:12 WIB TEGAL. Pemalang. cilok. terhadap sejumlah makanan yang dijual di kantin sekolah maupun pedagang di sekitar sekolah. Dalam pemeriksaan itu. Karanganyar. atau terkenal dengan sebutan dengan mi biting. Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen Balai Besar POM Semarang. Alasannya anak SD cenderung lebih mudah tertarik dengan makanan yang berwarna-warni dan terlihat cerah yang keamanannya kurang terjamin. Balai POM juga menemukan kandungan formalin pada mi basah yang dijual pada salah satu sekolah dasar. "Parameter lain. dan formalin. dan dalam jangka panjang bisa mengakibatkan kanker kandung kermih. dan SD Mangkukusuman IX. yaitu rodamin B. petugas Balai Besar POM Semarang juga memeriksa beberapa sampel makanan lain.Ia menjelaskan fokus pengawasan jajanan anak sekolah akan lebih diutamakan pada tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah-sekolah negeri yang terletak dipinggir-pinggir kota. untuk tiga jenis pengujian. tetapi juga di kota/kabupaten lain." katanya. KOMPAS. seperti Auramin. Wonosobo. karena bisa mengakibatkan mual. Wonogiri. harus diuji di laboratorium. Kandungan Rodamin B ditemukan pada makanan mi kering yang ditaburi bumbu berwarna merah. Temanggung. Sampel makanan yang diperoleh dari pedagang langsung diuji. . Selain di Kota Tegal. dan nughet. masih ditemukan pada makanan yang dijual untuk anak-anak sekolah dasar di Kota Tegal. Kamis (15/12/2011). serta SD Tegalsari 01 Kota Tegal. Jawa Tengah. seperti tahu gejrot. muntah. seperti kandungan boraks. SD Mangkukusuman V. kuning metanil. mengatakan. Balai POM juga mengajari siswa cara memilih makanan yang mengandung pewarna dan pengawet berbahaya. Mahada.Kandungan rodamin B yang merupakan zat pewarna berbahaya untuk makanan. makanan yang mengandung pewarna berbahaya. Temuan diperoleh dari hasil pemeriksaan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) Semarang bersama Dinas Kesehatan Kota Tegal. agar-agar curah. dalam pemeriksaan jajanan anak yang dilakukan di Semarang beberapa hari lalu. pemeriksaan jajanan anak sekolah tidak hanya dilaksanakan di Kota Tegal. salah seorang petugas penguji sampel makanan dari Balai POM Semarang. seperti Semarang.

Agus Dwi Sulistyantono. "Ia juga tidak diperbolehkan menjual sisa makanan yang masih ada. Penanggulangan Penyakit. Menurut dia. sehingga tidak membahayakan siswa. sehingga sisa makanan ya ng ada tidak dijual kembali. makanan yang akan dijual harus diperiksa keamanannya terlebih dahulu. mengatakan.Begitu pula makanan yang mengandung formalin dan boraks juga berbahaya. Pemerintah Kota Tegal berencana membuat kantin sehat di sekolah-sekolah pada 2012." kata Agus. Kepada pihak sekolah kami juga meminta agar memantau pedagang. Dalam kantin sehat. dan Penyehatan Lingkungan. langsung dibina. . pedagang yang kedapatan menjual makanan yang mengandung pewarna dan pengawet berbahaya. karena bisa mengakibatkan gangguan syaraf pusat dan ginjal. Kepala Bidang Pencegahan. Dinas Kesehatan Kota Tegal.

Tatik Wardayati Monday. penggunaan bahan tambahan pangan (BTP) sudah diatur dalam Peratuarn Pemerintah no. dan Gizi pangan.11:51 am More Sharing ServicesShare|Share on facebookShare on twitter Dok.com – Pada dasarnya. Mutu. peraturan tersebut berbunyi. 28 tahun 2004 tentang Keamanan.Bahan Kimia Berbahaya Pada Makanan author : K. Pada pasal 12. ayat (1).” . 07 May 2012 . “Setiap orang yang memproduksi pangan dengan menggunakan bahan tambahan pangan untuk diedarkan wajib menggunakan bahan tambahan pangan yang diizinkan. Intisari-Online. Intisari/ktw Beberapa contoh pangan yang menggunakan bahan kimia berbahaya.

dan otak-otak. Bahkan. Jika larut dalam air akan menjadi hidroksida dan asam borat (H3BO3). Yuk. Sementara ikan asin. kadang-kadang yang digunakan para produsen melebihi takaran. Misalnya saja. Namun. rhodamin B. dan methanyl yellow . Formalin biasanya digunakan sebagai bahan perekat untuk kayu lapis dan disinfektan untuk peralatan rumah sakit serta untuk pengawet mayat. dan daging segar berformalin.  Boraks Boraks adalah senyawa berbentuk kristal putih tidak berbau dan stabil pada suhu dan tekanan normal. bila dikonsumsi dalam jangka panjang. tidak lengket. tidak mudah hancur. bau menyengat khas formalin.Para produsen makanan sebenarnya bisa saja menggunakan bahan tambahan pangan yang alami. Contoh pangan yang mengandung formalin adalah mie basah. Ciricirinya. Kenyataannya. dengan ciri-ciri bau menyengat khas formalin. Boraks atau asam boraks biasanya digunakan untuk bahan pembuat deterjen. tentu saja harus memperhatikan takaran yang seharusnya digunakan. lontong. yang sebenarnya bahan-bahan ini dilarang digunakan untuk makanan dan minuman. 1 g natrium benzoat yang berperan sebagai pengawet. Cirinya: tekstur sangat renyah dan terasa getir. Formalin dilarang digunakan untuk pengawet pangan. tekstur sangat kenyal. Pangan lain berformalin yaitu tahu. Boraks merupakan senyawa kimia dengan nama natrium tetraborat (NaB4O710H20). Pangan yang mengandung boraks antara lain mie basah. lebih mengkilat. mengurangi kesadarahan air dan antiseptik. kita kenali ragam bahan kimia berbahaya yang sering dipakai pada makanan dan minuman. dan tidak mudah putus pada mie basah.  Formalin Formalin adalah larutan yang tidak berwarna dan baunya sangat menusuk. Bertahan lebih dari 1 (satu) hari pada suhu ruang/suhu kamar. bisa digunakan untuk 1 kilogram bahan pangan. menggunakan bahan kimia yang tidak diperuntukkan bagi bahan pangan. bakso. ikan segar.  Pewarna tekstil. bisa membahayakan kesehatan kita. cilok. rupanya mereka tidak percaya diri. Ciri-cirinya: tidak lengket. Salah satu bentuk turunan boraks yang sering disalahgunakan untuk pangan adalah bleng. tidak dihinggapi lalat serta memiliki bau menyenyat khas formalin. Makanan lain yang mengandung boraks yaitu kerupuk rambak dari tepung dan kerupuk gendar. Nah. Bertahan lebih dari 1 (satu) hari pada suhu ruang/suhu kamar. bahan kimia yang sebenarnya tidak diperuntukkan untuk makanan dan minuman inilah. Boleh-boleh saja menggunakan BTP tersebut.

Salah seorang guru di SD Negeri 1 Pataruman. jangan ragu untuk mencatat apa yang Anda temukan tersebut. Contoh pangan yang mengandung pewarna tekstil ini misalnya sirop. lalu menemukan panganan yang dicurigai menggunakan bahan kimia berbahaya. Segera laporkan ke Badan POM RI untuk dapat ditindaklanjuti. Hal itu mungkin saja dilakukan supaya anak-anak tertarik untuk membelinya. (harapanrakyat. kerupuk. gulali dengan warna kuning mencolok (methanyl yellow) atau merah mencolok (Rhodamin B) dan berpendar. Sementara methanyl yellow atau kuning metanil adalah zat warna sintetis berwarna kuning kecokelatan dan berbentuk padat atau serbuk yang digunakan untuk pewarna tekstil (kain) dan cat.. serta banyak memberikan titik-titik warna tidak homogen/pewarnaan tidak merata. Hendra. atau tempat jajanan. supermarket.com). tidak jarang makanan tersebut menggunakan bahan pewarna sehingga dapat membahayakan kesehatan. memang jenis makanan yang dijajakan para pedagang di sekolah biasanya selalu terlihat menarik. Jajanan Pewarna Buatan Hantui Anak Sekolah Oleh: Entang Saeful Rachman14/04/2011 Banjar. . Rhodamin B biasa digunakan untuk industri tekstil dan kertas. mengatakan. Suatu saat ketika Anda pergi ke pasar. Karena.Rhodamin B adalah pewarna sintetis berbentuk serbuk kristal merah keunguan dan dalam larutan akan berwarna merah terang berpendar.Pihak sekolah atau guru harus memantau jajanan yang biasa dikonsumsi para siswa di sekolah.

Selasa (12/4). mengaku. yang saya tahu selama ini jajanan di sekolah kami tidak banyak menggunakan pewarna. ukurannya pun sengaja dicetak kecil-kecil. †œYa biasanya menanyakan bahannya dari apa dan bumbunya apa saja. Seperti menanyakan nama makanannya apa. pedagang makanan jenis agar-agar yang sering mangkal di beberapa SD. (Eva) .†• tuturnya. TK dan PAUD. kalau rasanya tetap sama manis. dan dapat memastikan bahwa makanan tersebut aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak. bila mengkonsumsi makanan dengan menggunakan bahan pewarna buatan. Artinya. dan rasanya enak atau enggak.†• katanya. mungkin hanya dari saus saja. biasanya anak-anak belinya lima ratus rupiah sampai seribu rupiah.†• ujarnya. Lantaran. †œNamun. Dengan demikian. dagangannya itu memang sangat diminati anak-anak. ada yang kuning. selain makanan tersebut dibuat dengan berbagai warna. Dengan cara seperti itu. belum pernah ada pembeli komplain akibat mengkonsumsi makanan tersebut. atau bahkan tidak bisa mengikuti pelajaran. †œPewarna yang digunakan tentu saja pewarna khusus untuk makanan. lanjut dia. merah. maka secara tidak langsung guru telah mengawasi jajanan di sekolah. Dikatakan Yayat. Sementara itu. hijau dan putih. terkadang guru juga menanyakan langsung pada pedagangnya. guru-guru juga sering menghimbau kepada anak didiknya supaya jangan jajan sembarangan. selama dirinya menjadi pedagang agar-agar. Namun.†œTerkadang kami juga menanyakan pada anak-anak jika ada jenis jajanan baru yang terlihat agak aneh.†• tandasnya. kata Hendra. Lantaran. Selain memantau dan menanyakan kepada anak-anak mengenai nama makanan dan rasanya. Satu bijinya saya jual seratus rupiah. mereka harus pandai memilih serta membedakan mana makanan yang menggunakan bahan pewarna dengan yang tidak. dia merasa yakin kalau pewarna yang digunakannya aman. Yayat. karena ratarata jenis makanannya goreng an. sudah dipastikan dapat menyebabkan sakit perut dan tentu saja anak-anak akan terganggu konsentrasi belajarnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful