BAB I PENDAHULUAN

A.

Latar Belakang Sesuatu kenyataan hdup bahwa manusia itu tidak sendiri. Manusia hidup berdampingan , bahkan

berkelompok kelompok dan sering mengadakn hubungan antar sesama. Hubungan ini terjadi karena adanya kebutuhan hidupnya yang tak mungkin dapat terpenuhi sendiri.kebutu.an hidup manusia bermacam macam.pemenuhan kebutuhan hidup tergantung dari hasil yang diperoleh melalui daya upaya yang dilakukan. Setiap waktu manusia ingin memenuhi kebutuhan dengan baik. Kalau dua orang ingin memenuhi kebutuhan hidup yang sama dengan hanya I objek kebutuhan, sedangkan keduanya tidak mau mengalah bentrok dapat terjadi. Suatu bentrok akan juga terjadi juga daam suatu hubungan antar manusia satu dan manusia yang lain ada yang tidan memenuhi kewajiban.

oleh kerena itu untuk menciptakan keteraturan dalam suatu kelompok social, baik dalam situasi kebersamaan maupun dalm situasi social diperlukan ketentuan-ketentuan. Ketentuan itu untuk membatasi kebebasan tingkah laku itu. Ketentuan-ketentua yang dilakukan adalah ketentuan yang timbul dari dalam pergaulan hidup atas dasar kesadaran dan biasanya dinamakan hokum, jadi hokum adalah ketentuanketentuan hidup manusia yang timbul dari pergaulan hidup manusia. Hal ini berdasarka dari kesadaran hidup manusia itu sendiri, sebagai gejala-gejala social, gejala social itu merupakan hasil dari pengukuran baik dalam tingkah laku manusia dalam pergaulan hidupnya.

Jadi tentunya tidak berlebihan dalam mempelajari hokum Indonesia dan hukumannya denagn hokum sebagai ilmu, sebagai pengantar, sistematika uraian sebagai berikut. Pendahuluan ini menguraikan hokum pada umumnya, selanjutnya akan diuraikan hokum berupa arti hokum tata Negara yang berdiri dari pengrtian hokum tata Negara, sejarah hokum tata Negara dan politik hokum yang meliputi tinjauan pada zaman Indonesia dijajah dan Indonesia merdeka, dan juga akan dijelaskan sumber hokum dan sebagainya.

B. Rumusan masalah

Masalah yang dibahas dalam Makalah ini adalah :

1. Apa itu hokum tata Negara? 2. Apa saja ruang lingkup Hukum tata Negara?: 3. Bagaimana hubungan dengan hokum yang lain? 4. Sumber hokum tata Negara?
1|Makalah hukum Tata Negara

C. Kita dapat mempelajari secara mendalam semua pembahasan Hukum tatanegara 2|Makalah hukum Tata Negara . Tujuan makalah Tujuan dari penulisan makalah ini adalah : 1. Dapat mengetahui apa itu Hukum tatanegara 2. Dapat mengetahui apa saja aspek yang dibahas dalam Hukum tata Negara 3.

b.rut tingkatannya. bahwa hukum tata negara adalah hukum negara dalam arti sempit. Van der Pot yang berpendapat. tata negara. bentuk pemerintahan.J. Kusumadi Pudjosewojo yang berpendapat. Baca selanjutnya c. antara lain: a. bahwa hukum. Van Vollenhoven berpendapat. e. Logemann berpendapat. menunjukkan masyarakat hukum atasan dan masyarakat hukum bawahan menurut tingkatannya. diperlukan. L. serta hubungan antara badan-badan itu dengan individuindividu di dalam suatu negara. 3|Makalah hukum Tata Negara . dan masing-masing masyarakat hukum itu menentukan.BAB II PEMBAHASAN HUKUM TATA NEGARA 1. bahwa htikum tata negara adalah hukum yang mengatur bentuk negara. PENGERTIAN HUKUM TATA NEGARA BEBERAPA orang sarjana mengemukakan pendapatnya yang satu dengan lainnya tidak sama tentang pengertian hukum. tata negara adalah hukum yang mengatur semua masyarakat hukum atasan dan masyarakat hukum bawahan menu. menunjukkan alat-alat perlengkapan negara yang berkuasa dalam masing-masing masyarakat hukum itu dan susunan. bahwa hukum tata negara adalah peraturan-peraturan yang menentukan badan-badan yang. wilayah lingkungan rakyatnya dan menentukan badan-badan serta fungsinya masing-masing yang berkuasa dalam masyarakat hukum itu. wewenang masing masing badan. selanjutnya menegaskan wilayah lingkungan rakyatnya masing-masing masyarakat hukum. serta menentukan susunan dan wewenang dan badanbadan tersebut. d. Para sarjana itu. wewenang serta imbangan dan alat perlengkapan tersebut. Van Apeldoorn berpendapat. hubungan antara badan yang satu dengan Iainnya. bahwa hukum tata negara adaIah hukum yang mengatur organisasi negara.

1 Lahirnya Negara Republik Indonesia Negara Republik Indonesia lahir pada tanggal 17 Agustus 1945. Haji Agus Sali Mr.A. A Kusno Tjokrosujoso. Tanggal 9 Agustus 1945 dibentuk badan baru dengan nama Dokurit Zyunbi Iinkai atau Panitia Persiapan Kemerdekaan Indon sia (PPKI) PPKI menyaksikan pula pembacaan naskah proklamasi oleh Bung Karno pada tanggal. b) Membagi wilayah Republik Indonesia menjadi 8 propinsi dan tiap propinsi dibagi menjadi karesidenan-karesidenan. Kemudian pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI bersidang dan hasilnya menetapkan : a) Pembukaan UTD 1945.2. Maramis. secara formal negara Republik Indonesia telah memenuhi semua unsur yang diperlukan 4|Makalah hukum Tata Negara . Mohammad Hatta masing-masing sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Muhammad Yamin. 17 Agustus 1945. yaitu negara Republik Indonesia dan bersamaan dengan itu berdiri pula tata hukum dan tata negara Indonesia sendiri. Wahid Hasjim. melalui pernyataan prokiamasi kemerdekaan Indonesia oleh Dung Karno dan Bung Hatta atas nama bangsa Indonesia. KHA. Drs. Lahirnya Pemerintahan Indonesia Pada tanggal 29 April 1945 pemerintah bala tentara Jepang di Jakarta membentuk suatu badan yang diberi nama Dokuritzu Zyunbi Tyoosakai atau Badan Penyelidik Usah usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) Ir.anggal 22 Juni 1945 BPUPKI berha meryusun naskah rancàngan Pembukaan UUD 1945 da tanggai 16 Juli 1945 selesai menyusun naskah rancangan UUD 1945 Setelah itu BPUPKI dibubarkan. 2. Achmad Subardjo. Abdulkahar Muzakir. Dengan selesainya sidang PPKI tanggal 18 dan 19 Agustus 1945 dengan hasil seperti tersebut di atas.2. Soekarno dan Drs. Dengan demikian. c) Ir. Muhammad Hatta. dan Mr. So karno. sejak saat itu (17-8-1945) telah lahir negara baru. Pada tanggal 19 Agustus 1945 PPKI bersidang lagi dan hasilnya menetapkan: a) Membentuk 12 Departemen Pemerintahan. Mr. A. SEJARAH KETATANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA 2. b) Undang-Undang Dasar 1945 sebagai UUD negara Republik Indonesia. d) Pekerjaan presiden untuk sementara dibantu oleh sebuah Komite Nasional.

ba dan eksekutif. Menurut Konstitusi RIS. Sistem pemerintahan dengan pengawasan langsung oleh rakyat terhadap badan legislatif. 3. Menurut UUDS 1950. Pengertian tentang bentuk pemerintahan adalah suatu sistem yang berlaku. Menurul UUD 1945. yang menentukan bagaimana hubungan antar alat perlengkapan negara yang diatur oleh konstitusinya Ada tiga macam sistem pemerintahan: 1. wilayah. kedaulatan. yaitu hak rakyat untuk mengajukan suatu rancangan undang-undang kepada parlemen dan pemerintah. yaitu: 1) Referendum Obligator 2) Referendum Fakultatif 3) Referendum Konsultatif b) Usul inisiatif rakyat. Maksudnya. dalam sistem pemerintahan seperti ini parlemen tunduk kepada kontrol langsung dan rakyat. Kontrol tersebut dilaksanakan dengan cara : a) Referendum. dan badan yudikatif.untuk terbentuknya suatu organisasi negara yaitu adanya rakyat. 3. Sistem Pemerintahan di Indonesia Pengertian tentang sistem pemerintahan adalah sama dengan pengertian tentang bentuk pemerintahan. c. b. Sistem pemerintahan presidensil ialah sistem pemerintahan yang memisahkan secara tegas badan legislatif. RUANG LINGKUP KAJIAN HTN Dalam kepustakaan Belanda perkataan Staatsrecht. 2. dan pemerintahan. Sistem pemerintahan parlementer adalah suatu sistem pemerintahan di mana hubungan antara pemegang kekuasaan eksekutif dan parlemen sangat erat. 2. Ada tiga macam referendum. serta mempunyai tujuan negara.3. Sistem pemerintahan menurut UUD yang pernah berlaku di Republik Indonesia: a. dalam bahasa istilah inggeris dikenal dengan “constitusional law” bahasa prancis droit constitusionnel (hukum Tata Negara) mempunyai dua 5|Makalah hukum Tata Negara .

3. kekuatan mengikatnya dalam peraturan perundang undangan. pembentukan dan penyelenggaraan organisasi Negara. positif staatsrecht (hukum tata Negara positif) yaitu ada berbagai sumber hukum yang dapat kita kaji. Konstitusi sebagai hokum dasar beserta berbagai aspek mengenai erkembangannya dalam sejarah kenedaraan yang bersangkutan. bahwa obyek penyelidikan ilmu HTN yaitu penerobosan Negara dengan HUkum “ de doordringing van de staat met het recht” artinya Negara sebagai organisasi kekuasaan/jabatan/rakyat) diterobos oleh aneka ragam Hukum.macam arti. HTN positi mempunyai beberapa sumber hukum . bahwa obyek penyelidikan Ilmu HTN adalah system pengambilan keputusan dalam Negara sebagaimana distrukturkan dalam hukum (tata) positif. Sedangkan ilmu HTN dalam arti sempit menyelidiki : 1. UU. Objek Kajiannya adalah: 1. bagaimana cara melengkapi mereka dengan pejabat-pejabat 4. serta mekanisme melawan putusan hakim. Donner (guru besar belanda. jabatan apa yang terdapat dalam suatu Negara 2. HTN mempunyai obyek penyelidikan dan mempunyai metode penyelidikan. bentuk bentuk prosedur penganbilan putusan hakim. Kedua. siapa yang mengadakan 3. serta mekanisme kerja organisasi oeganisasi Negara dalam menjalankan fungsi fungsi pemerintahan dan pembangunan. Pola pola dasar ketatanegaraan yang dianut dan dijadikan acuan bagi perorganisasian institusi. Tak tertulis. cakupan substansinya. 1) hk. Tertulis. peraturan tata tertib berbagai lembaga-lembaga negara. Menurut A. baik secara vertical maupun secara horizontal. 4. apa yang menjadi tugasnya 6|Makalah hukum Tata Negara . sebagaimana dikatakan Burkens. Struktur kelembagaan Negara dan mekenisme hubungan antar organ organ kelembagaan Negara. 3) yurispridensi 4) Pendapat Pakar Hukum Sedangkan Hukum tata negara adalah sekumpulan peraturan hukum yang mengatur dari pada Negara. Pertama sebagai staatsrechtswetenschap (Ilmu Hukum Tata Negara) kedua sebagai Positif staatsrecht (hukum tata Negara posistif). Prinsip prinsip kewarga negaraan dab hubungan antara Negara dengan warga Negara beserta hak hak dan kewajiban asasi manusia. ataupun muatan isinya sebagai hokum dasar yang tertulis 2. 2) Hk.M. proses pembentukannya dan perubahanyan. Sebagai ilmu HTN . Seperti UUD (konstitusi).

George Jellinek dikenal sebagai Bapak Ilmu Negara. Ilmu Negara adalah menyelidiki asas –asas pokok dan pengertian-pengertian pokok tentang Negara dan hukum tata Negara.5. hukum tata usaha Negara administrative recht) menurut Van Volenhoven membagi HTN atas golongan 1. Hukum tata Negara dalam arti sempit 2. Dan bagaimana menjalankan tugasnya. Perbedaannya adalah Ilmu Negara menitip beratkan pada sifat-sifat teoritis tentang asas pokok dan pengertian-pengertian pokok 7|Makalah hukum Tata Negara . hukum peradilan (justitierecht ) :peradilan ketatanegaraan . Ilmu Politik Menurut Hoetink bahwa ilmu politik adalah semacam sosiologi Negara. Dimana ilmu Negara metosenya adalah yuridis sedangkan ilmu politik adalah sosiologis Sedangkan menurut Barents menggambarkan bahwa hukum tata Negara adalah kerangkanya sedangkan ilmu politik merupakan daging yang disekitarnya. perhubungan kekuasaan satu sama lain 7. misalnya Hukum tata Negara. Membagi ilmu kenegaraan menjadi dua bagian. apa yang menjadi wewenangnya 6. yaitu : a) ilmu Negara dalam arti sempit staatswissenschaften b) ilmu pengetahuan hukum rechtwissenschaften ilmu pengetahuan hukum rechtwissenschaften menurut Jellinek adalah Hukum public yang menyangkut soal kenegaraan. Ilmu Negara dan hukum tata Negara meyelidiki kerangka yuridis dari Negara. Maka kedua-duanya menggambarkan bahwa masingmasing menyelidiki obyek yang sama yaitu Negara. Dalam membagi HTN dalam arti luas itu dibagi atas dua golongan hukum. peradilan pidana 3. perbedaan hanya pada metode yang digunakan. HTN HUBUNGANNYA DENGAN ILMU LAINNYA ilmu Negara “ilmu negara” diambil dari istilah bahasa Belanda Staatler yang berasal dari istilah bahasa Jerman Staatslehre dalam bahasa inggeris disebut teory of state dalam bahasa Perancis Theorie d’etat. hukum administrasi Negara. yaitu : 1.Peradilan tata usaha. dan sebagainya. peradilan perdata. sedangkan ilmu politik menyelidiki bagiannya yang ada di sekitar kerangka itu. . hukum pemerintahan (berstuurecht) 2. hukum perundang-undangan (regelaarecht) 4. Hukum kepolisian (politierecht) 4. di dalam batas-batas apa organisasi Negara. hukum pidana.

oleh karena itu ilmu politik dinamis dan hidup. Menunjukkan hukum terdahulu yang memberi bahan-bahan pada hukum yang sekarang berlaku. dan masyarakat. Sebagai sumber terjadinya hukum atau sumber yang menimbulkan hukum. Namun demikian sebagai gambaran berikut dua pakar hukum dibawah ini sebagai gambaran tentang sumber hukum Pengertian Sumber Hukum Menurut Sudikno Mertokusumo. misalnya kehendak Tuhan. Sebagai sumber hukum dimana kita dapat mengenal hukum seperti. Sedangkan hukum materiil adalah sumber hukum yang mentukan isi hukum. Macam-macam sumber hukum sumber hukum formal diartikan sebagai tempat atau sumber dari mana suatu peraturan memperoleh kekuatan hukum. sejarah.tentang Negara. Kita dapatkan sumber hukum filosofis histories dan sosiologis. • sumber hukum yang dihubungkan dengan filsafat. yaitu : a. makanya ilmu Negara kurang dinamis. akal manusia. sebagai asas hukum sebagai suatu yang merupakan permulaan hukum. lontar. Sebagai sumber berlakunya. seperti hukum prancis. hukum romawi dan lain-lain c. batu tertulis. e. yang memberi kekuatan berlaku secara formal kepada peraturan hukum (penguasa atau masyarakat) d. undangundang. 5. dokumen. Sedangkan menurut Joeniarto bahwa sumber hukum dapat dibedakan menjadi : • sumber hukum dalam artian sebagai asal hukum positif. Sementara ilmu politik lebih menitip beratkan pada kejalah-gejalah kekuasaan. dans ebagainya. jiwa bangs. dan sebagainya. baik mengenai organisasi Negara maupun yang mempengaruhi pelaksanaan tugas-tugas Negara. b. Atau menurut Utrecht sumber hukum formil adalah sumber hukum yang dikenal dari bentuknya. wujudnya dalam bentuk yang konkrit berupa keputusan dari yang berwewenang • sumber hukum dalam artian sebagai tempat ditemukannya aturan-aturan dan ketentuanketentuan hukum positif.Dengan demikian bahwa sumber hukum formal ini sebagai bentuk pernyataan berlakuknya hukum materiil 8|Makalah hukum Tata Negara . Entah tertulis atau tak tertulis. SUMBER HUKUM TATA NEGARA Pengertian Sumber Hukum Sumber hukum bermacam-macam pengetian adalah tergantung pada sudat mana kita melihanya.

e. c.sumber hukum Tata Negara bahwasanya sumber hukum tata Negara tidak terlepas dari pada sumber hukum formil dan materil pertama. 10 Tahun 2004 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan bahwa. hukum adat ketatanegaraan merupakan hukum asli bangsa Indonesia yang tertulis. c. Peraturan Pemerintah. Peraturan Daerah provinsi dibuat oleh dewan perwakilan rakyat daerah provinsi bersama dengan gubernur. Sepeti halnya denga kekuatan dalam proses perumusan dan perancangan perundang-undangan yang tidak lepas dari pada kepentingan kelompok partai dalam merumuskan hukum. doktrin ketatanegaraan ajaran-ajaran tentang hukum tatanegara yang ditemukan dan dikembangkan di dalam dunia ilmu pengetahuan sebagai hasil penyelidikan dan pemikiran saksama berdasarkan logika formal yang berlaku. yurisprudensi ketatanegaraan adalah kumpulan putusan-putusan pengadilan. b. Undang-Undang/Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang. yaitu: • dasar dan pandangan hidup bernegara sepeti pancasila • kekuatan politik yang berpengaruh pada saat merumuskan kaidah hukum tata Negara. Trakta atau hukum perjanjian internasional ketatanegaraan adalah persetujuan yang diadakan Indonesia dengan Negara-negara lain. dan menghidupkan (mendinamisasi) kaidah-kaidah hukum perundang-undangan atau hukum adat ketatanegaraan. Peraturan Presiden. hukum perundang-undangan ketatanegaraan adalah hukum tertulis yang dibentuk dengan caracara tertentu oleh pejabat yang berwewenang dan dituangkan dalam bentuk tertulis b. Yang dimaksudkan dengan peraturan daerah (perda) meliputi . HIRARKHI PERUNDANG UNDANGAN Pasal 7 (1) UU No. yaitu a. d. namun tumbuh dan dipertahankan oleh masyarakat hukum adat. Peraturan Daerah. Jenis dan hierarki Peraturan Perundang-undangan adalah sebagai berikut: a. Kedua. a. e. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. 9|Makalah hukum Tata Negara . d. f. sedangkan sumber hukum dalam arti formal. sumber hukum materil tata Negara adalah sumber hukum yang menentukan isi kaidah hukum tata Negara. 6. menyempurnakan. hukum adat kebiasaan atau konvensi ketatanegaraan adalah hukum yang tumbuh dalam praktik penyelenggaraan Negara untuk melengkapi.

sedangkan tata cara pembuatan peraturan desa atau yang setingkat diatur oleh peraturan daerah kabupaten / kota yang bersangkutan. dibuat oleh badan perwakilan desa atau nama lainnya bersama dengan kepala desa atau nama lainnya. 2) Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia merupakan putusan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebagai pengemban kedaulatan rakyat yang ditetapkan dalam sidang-sidang MPR. c. dibuat oleh badan perwakilan desa atau yang setingkat. a.atau DPRD kabupaten/kota bersama Bupati/walikota b.b. Hirarki perundang undangan menurut TAP MPR No. dengan ketentuan sebagai berikut: a). Peraturan desa atau yang setingkat. . Perpu tersebut harus dicabut. Peraturan Desa/peraturan yang setingkat. III/MPR/2000 tentang Sumber Hukum dan Tata Urutan Peraturan Perundang-undangan 1) tata urutan peraturan perundang-undangan Republik Indonesia adalah: Undang-Undang Dasar 1945 merupakan hukum dasar tertulis Negara Republik Indonesia. 5) Peraturan Pemerintah dibuat oleh Pemerintah untuk melaksanakan perintah undangundang 6) Keputusan Presiden(Keppres) Keputusan Presiden yang bersifat mengatur dibuat oleh Presiden untuk menjalankan fungsi dan tugasnya berupa pengaturan pelaksanaan administrasi negara dan administrasi pemerintahan 7) Peraturan Daerah Peraturan daerah propinsi dibuat oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) propinsi bersama dengan gubernur. B). c. Jika ditolak DPR. 10 | M a k a l a h h u k u m T a t a N e g a r a . memuat dasar dan garis besar hukum dalam penyelenggaraan negara. 3) Undang-Undang (UU) dibuat oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama Presiden untuk melaksanakan UUD 1945 serta TAP MPR-RI 4) Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu) Perpu dibuat oleh Presiden dalam hal ihwal kegentingan yang memaksa. Peraturan Daerah kabupaten/kota dibuat oleh dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten/kota bersama bupati/walikota. DPR dapat menerima atau menolak Perpu dengan tidak mengadakan perubahan. Peraturan daerah propinsi dibuat oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) propinsi bersama dengan gubernur. Perpu harus diajukan ke DPR dalam persidangan yang berikut. C). Peraturan daerah kabupaten / kota dibuat oleh DPRD kabupaten / kota bersama bupati / walikota.

Atau dengan kata lain the rule of law not of man dengan dasar hukum demikian maka harus ada jaminan bahwa hukum itu sendiri dibangun berdasarkan prinsip2 demokrasi. adanya UUD atau konstitusi yang memuat tentang hubungan antara penguasa dan rakyat kedua. mencari keseimbangan individualisme dan kolektivitas dalam kebijakan demokrasi politik dan ekonomi. LEMBAGA –LEMBAGA NEGARA MENURUT UUD 1945 • perkembangan ketata Negaraan Indonesia sebelum perubahan UUD 1945.Tata cara pembuatan UU. system pemerintahan diindonesia yang salah satunya menganut asas Negara kesatuan yang di desentralisasikan menyebabkan adanya tugas-tugas tertentu yang diurus sendiri sehingga menimbulkan hubungan timbal balik yang melahirkan hubungan kewenangan dan pengawasan. adanya pembagian kekuasaan.  asas kedaulatan dan demokrasi menurut jimly Asshiddiqie gagasan kedaulatan rakyat dalam Negara Indonesia. dimana asas legalitas tidak dikehendaki pejabat melakukan tindakan tanpa berdasarkan undangundang yang berlaku. sebagai tambahan menurut Boedisoesetyo bahwa mempelajari asas HTN sesuatu Negara tidak luput dari penyelidikan tentang hukum positifnya yaitu UUD karena dari situlah kemudian ditentunkan tipe Negara dan asaa kenegaraan bersangkutan.  asas pemisahan kekuasaan dan chek and balance (perimbangan kekuasaan) 8. RI menganut prinsip supremasi MPR sebagai salah satu bentuk varian system supremasi MPR parlemen yangdikenal didunia. Sebagaimana asas-asas HTN yaitu :  asas pancasila bahwasanya setiap Negara didirikan atas falsafah tertentu.  asas Negara hukum (rechtsstaat) cirinya yaitu pertama. Maka paham kedaulatan rakyat diorganisasikan melalui pelembagaan MPR sebagai lembaga penjelmaan rakyat Indonesia yang 11 | M a k a l a h h u k u m T a t a N e g a r a . Perda serta pengaturan ruang lingkup Keppres diatur lebih lanjut dengan undang-undang.  Salah satu yang terpenting dalam Negara hukum adalah asas legalitas. Akan tetapi. PP.  asas Negara kesatuan pada prinsipnya tanggung jawab tugas-tugas pemerintahan pada dasarnya tetap berada di tangan pemerintah pusat. diakui dan dilindungi adanya hak-hak kebebasan rakyat. Namun hingga sekarang ini belum ada UU yang mengatur apa saja yang menjadi lingkup pengaturan dari Keppres dan PP 7. PENGERTIAN ASAS HTN Obyek asas HTN sebagaimna obyek yang dipelajari dalam HTN.

Partai politik Adapun lembaga yang tidak disebut namanya namun disebut fungsinya. DPRD (dewan perwakilan rakyat daerah) 2. yaitu 1. komisi yudicial Juga terdapat lembaga atau institusi yang juga diatur kewenangannya dalam UUD. BPK (badan pemeriksa keuangan) 5. mahkama konstitusi 8. presiden dan wakil presiden 6. dibawah ini : 12 | M a k a l a h h u k u m T a t a N e g a r a . kedelapan organ tersebut adalah.) 4. Ketiga-tiganya dimaksudkan untuk menjamin agar kepentingan seluruh rakyat yang berdaulat benar-benar tercermin dalam keanggotaan MPR. Sebagaimana dalam pasal I ayat (2) UUD 1945 “kedaulatan di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat” setelah amandemen ketiga UUD 1945 sebagaimana pasal 1 ayat (2) bahwa “kedaulatan berada ditangan rakyat dan dilaksanakan berdasarkan undang undang dasar. KPI. 1. dengan demikian dengan berdasar pada UUD 1945 pasca amandemen ke-empat tersebut. maka terdapat delapan buah organ Negara yang mempunyai kedudukan sederajat yang langsung menerima kewenangan konstitusi dari UUD.berdaulat yang disalurkan melalui prosedur perwakilan politik (political representation) melalui DPR. perwakilan daerah (regional representation) melalui utusan daerah. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan lain sebagainya. • lembaga-lembaga Negara Indonesia struktur lembaga negara sebagaimana gambar berikut. DPD (dewan perwakilan darah) 3. KOMNAS HAM. namun kewenangannya dinyatakan akan diatur dalam UU yaitu BANK indonesai (BI) dan komisi pemilihan umum yang juga bukan nama karena ditulis dalam huruf kecil. mahkamah agung 7. Sedangkan lembaga yang berdasarkan perintah menurut UUD yang kewenangannya diatur dalam UU seperti. sehingga menjadi lembaga tertinggi yang say sebagai penjelmaan rakyat. kepolisian Negara RI 3. dan perwakilan fungsional (fungcional representation) melalui utusan golongan. TNI 2. MPR (majelis permusyawaratan rakyat. pemerintah daerah 4.

kesejahteraan spiritualnya terus meningkat. tenang dab bahagia serta sense of nationality yang baik. Tentara Nasional Indonesia (TNI) 2. Kepolisian Negara (polri) 3. Good govermant adalah suatu kesepakatan menyangkut pengaturan negara yang diciptakan bersama pemerintah. KPU 7. Komisi Pengawasan dan persaingan Usaha (KPPU) 9. seperti 1. Komisi Pemeriksaan Kekayaan Penyelenggaraan Negara (KPKPN) 10. Indicator pemerintah yang baik adalah jika produktif dan memperlihatkan hasil dengan indicator kemampuan ekonomi rakyat meningkat baik dalam aspek produktifitas maupun dalam daya belinya.• Lembaga independent dalam menjamin kepentingan kekuasaan dan demokratisasi yang lebih efektif maka dibentuk beberapa lembaga-lembaga independent. mengendalikan dan memperngaruhi masalah public untuk mewujudkan nilai-nilai dalam tindakan dan kehidupan sehari-hari . dengan indicator rasa aman. Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) dan lain sebagainya 9. Bank Indonesia 4. 13 | M a k a l a h h u k u m T a t a N e g a r a . dan masyarakat. swasta. kejaksaan agung 5. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPU) 11. GOOD GOVERNANCE Good governance diartikans sebagai tindakan atau tingkah laku yang didasarkan pada nilai-nilai yangbersifat mengarahkan. Komisi Ombusdman 8. KOMNAS HAM 6.

yaitu 1.Prinsip-prinsip good governance. kesetaraan dan keadilan (equity) yaitu kesetaraan dan keadilan baik suku. 3. penegakan hukum sebagaimana karakter penagakan hukum yaitu. d) penegakan hukum yang konsisten dan non diskriminatif. c) pemberian pengharhgaan. Partisipasi (participation) bahwa msyarakat berhak dalam pengambilan keputusan baik langsung maupun melalui lembaga perwakilan yang sah untuk mewakili kepentingan mereka. Konsensus (consensus orientation) yakni pengambilan keputusan secara musyawarah dans emaksimal mungkin berdasarkan kesepakatan bersama. a) supremasi hukum the supremacy of law. ras. dan lain sebagainya. 4. d) penetapan kebijakan yang terkait dengan pencerahan kehidupan. akuntabilitas (accountability) artinya pertanggung jawaban pejabat public terhadap masyarakat yang memberikan delegasi atau kewenangan dalam berbagai urusan untuk kepentinganmereka. c) hukum yang responsive. a) penetapan posisi. e) kesehatan. e) independensi peradilan. jabatan atau kedudukan. g) keamanan dan ketertiban. aparat pemerintah yang professional dan penuh integritas 14 | M a k a l a h h u k u m T a t a N e g a r a . b) keputusan hakim legal certaintly. agama. 9. 5. 6. 2. responsive (responsiveness) yakni pemerintah harus pekah dan cepat tanggap terhadap persoalanpersoalan masyarakat. 7. budaya. geopolitik. Transparansi (transparency) menurut Gaffar bahwa delapan aspek penyelenggaraan negara yang harus ditransparansikan. f) moralitas para pejabat dan aparatur pelayanan public. b) kekayaan pejabat public. penguatan fungsi dan peran lembaga perwakilan b. yaitu . kemandirian lembaga peradilan c. etnik. visi strategis (strategic vision) adalah pandangan-pandangan strategis untuk menghadapi masa akan datang langkah-langkah perwujudan Good Governance a. h) kebijakan strategis untuk pencerahan kehidupan masyarakat. efektifitas (effectiveness) dan efesiensi (efficiency) atau tepat guna dan tepat waktu 8.

penguatan upaya otonomi daerah.d. 15 | M a k a l a h h u k u m T a t a N e g a r a . good governance merupakan factor kunci dalam otonomi daerah karena penyelenggaraan otonomi daerah pada dasarnya betul-betul akan terealisasi dengan baik apabila dilaksanakan dengan menggunakan prinsip-prinsip good governance. masyarakat madani yang kuat dan partisipatif e.

menunjukkan masyarakat hukum atasan dan masyarakat hukum bawahan menurut tingkatannya. 16 | M a k a l a h h u k u m T a t a N e g a r a . Kesimpulan Suatu system hokum pada hakikatnya merupakan kesatuan ataupun himpunan dari berbagai cita-cita dan cara-cara manusia berusaha untuk mengatasi masalahmaupun potensi yang timbul dari pergaulan hidup sehari hari yang menyangkut kedamian. bentuk pemerintahan.BAB III KESIMPULAN DAN SARAN A. B. selanjutnya menegaskan wilayah lingkungan rakyatnya masing-masing masyarakat hukum. menunjukkan alat-alat perlengkapan negara yang berkuasa dalam masing-masing masyarakat hukum itu dan susunan. Dari makalah ini dapat disimpulkan bahwa hokum tata Negara adalah hukum yang mengatur bentuk negara. juga ini merupakan ilmu yang sangat berguna untuk kita semua mengetahui apa itu Tata Negara secara umum dan Hukum Tatanegara secara khusus. Saran Kita sebagai rakyat sekaligus Mahasiswa sebenarnya sangat penting bagi kita semua untuk mempelajari hokum tata Negara selain ini adalah salah satu mata kuliah yang penting. wewenang serta imbangan dan alat perlengkapan tersebut.

id/hukum tata negara/ 17 | M a k a l a h h u k u m T a t a N e g a r a . R Abdoel. Pengantar Hukum Indonesia.co.pdfqeen. Jakarta: Rajawali pers. 2010.DAFTAR PUSTAKA Djamali.google. Cetakan XVI.com http://www. http://www.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful