You are on page 1of 4

RESENSI

Diajukan sebagai tugas untuk memenuhi mata pelajaran Bahasa Indonesia

Disusun Oleh: Meilia Puspita Sari (NIM: 1112096000013)

KIMIA I A

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA Jalan Ir. H. Juanda No. 95 Ciputat - Tangerang
0

Judul Buku Penulis Penerbit

: Pedoman Budi Daya Secara Hidroponik : Tim Karya Tani Mandiri : Nuansa Aulia

Tahun Terbit : 2010 Tebal Buku/Halaman : 160 halaman Font isi kertas : Times New Roman  Sinopsis Budi daya secara hidroponik dapat dilakukan oleh tenaga terampil yang bersangkutan dengan hal itu, agar dihasilkan produk tanaman yang baik. Maksud dari tenaga terampil tentu saja mereka yang telah diperkenalkan dan telah mempraktikkan teknik budi daya hidroponik dengan hasil yang berkualitas. Namun sayangnya jumlah tenaga terampil itu masih sangat terbatas sehingga produk yang dihasilkanpun sangat minim, sementara persaingan semakin tajam. Dengan demikian kami berusaha menyusun buku Pedoman Budi Daya Secara Hidroponik ini dengan bahasa yang jelas mengenai berbagai hal yang menyangkut teknis pertanian dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas sayuran yang diminati masyarakat melalui budi daya hidroponik. Kami yakin buku ini dapat dijadikan sebagai sarana penyuluhan untuk membentuk tenaga terampil yang diharapkan, meningkatkan produksi tanaman yang diolah secara hidroponik, serta memperluas lapangan kerja segenap masyarakat.  Ringkasan Isi  Bab I Pendahuluan Di zaman yang serba modern ini bertanam tak lagi harus menggunakan tanah. Berbagai metode bercocok tanam bisa digunakan bagi yang ingin menekuninya. Salah satunya adalah bertanam secara hidroponik. Hidroponik berasal dari bahasa yunani, Hydroponic yang artinya hydro berarti air dan ponous berarti kerja. Sesuai arti tersebut, bertanam secara hidropnik merupakan teknologi bercocok tanam yang menggunakan air, nutrisi dan oksigen. Tak jarang bertanam hidroponik dijadikan hobi pengisi waktu luang bagi sebagian orang. Bahkan tak sekedar hobi, ada juga kemudian yang melanjutkan hingga menjadi bisnis.

1

 Bab II Mengenal Media Tanam Hidroponik Hidroponik merupakan metode bercocok tanam tanpa tanah. Bukan hanya dengan air sebagai media pertumbuhannya, seperti makna lesikal dari kata hidro yang berarti air, tapi juga dapat menggunakan media-media tanam selain tanah seperti kerikil, pasir, sabut kelapa, zat silikat, pecahan batu karang atau batu bata, potongan kayu dan busa. Semua ini dimungkinkan dengan adanya hubungan yang baik antara tanaman dengan tempat pertumbuhannya.  Bab III Formulasi Nutrisi pada Sistem Hidroponik Bercocok tanam sistem hidroponik mutlak memerlukan pupuk sebagai sumber makanan bagi tanaman. Pupuk diberikan dalam bentuk larutan dan harus mengandung unsur makro (Nitrogen Fosfor, Kalium, Kalsium, Magnesium dan Belerang) dan unsur mikro (Mangan, Tembaga, Borium, Seng dan Molibdin).  Bab IV Teknologi Hidroponik Terlepas dari teknik yang diterapkan, kebanyakan tempat talangan hidroponik terbuat dari plastik, bak beton, kaca, baja, kayu dan bahan solid lainnya.  Bab V Teknik Budidaya Sayuran secara Hidroponik Budidaya pertanian yang menggunakan teknologi hidroponik, tidak lepas dari sarana yang dapat menunjang optimalisasi dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Mengingat hidroponik ini bukan suatu keharusan, melainkan suatu jalan keluar, maka komoditi yang ditanampun harus mempunyai pasar khusus dengan harga khusus pula. Sarana penunjang tersebut mempunyai fungsi masing-masing yang saling terkait pada suatu sistem hidroponik. Ada beberapa hal yang penting agar hidroponik secara kualitas dan kuantitas dapat berhasil, antara lain sumber daya manusia, manajemen kebun, green house, perawatan, sistem irigasi, media tanam, benih dan peralatan pendukung lainnya.  Keunggulan - Cover pada buku tersebut menarik dan kreatif - Gaya bahasanya ilmiah dan mudah dipahami oleh para pembaca serta tidak monoton

2

- Isi pembahasan buku tersebut memberikan banyak ilmu pengetahuan dalam menerapkan teknologi pertanian untuk memperkenalkan kepada masyarakat - Buku tersebut memiliki karakteristik tersendiri yang tidak dimiliki buku lain, yaitu: istilah penting, dasar pemikiran disetiap awal bab, gambar, tabel dan bagan  Kekurangan - Tidak ada kekurangan pada buku tersebut  Kesimpulan/Komentar Buku Pedoman Budi Daya Secara Hidroponik bermanfaat untuk pembaca yakni, pembaca akan merasa termudahkan dalam memproduksi sayuran dengan teknologi hidroponik dan meningkatkan produktivitas petani maupun perusahaan pertanian serta kualitas sayuran yang banyak diminati oleh masyarakat.

3