You are on page 1of 9

URAIAN MATERI

1. MENGENALI KOMPONEN DAN FUNGSI
1.1 TRANSISTOR – LED
1.2 DIODA
1.3 RESISTOR
1.4 CONDENSATOR
1.5 L (KUMPARAN)

KOMPONEN TAMBAHAN (RANGKAIAN) FUNGSI :
- V.C.O
- RF PA
- RF SIGNAL PROCESOR (IF) (MIXER)
- FILTER
- BPF
- COUPLER
- DUPLIXER ANT SW
- CPU
- LCD
- MIC
- SP
- CHG
- PS
- SIMCARD
- BATERAI
PENDAHULUAN
Untuk bisa menjadi seorang tehnisi handphone, maka diperlukan pengetahuan
tentang komponen dan fungsinya minimal secara umum, dan lebih baik lagi kalau
diperdalam secara khusus secara detail.

I. Mengetahui komponen electronika secara umum
1. RESISTOR ( R )
Gambar tehniknya adalah :
Dengan satuan hitung Ohm
Berfungsi sebagai pelawan (penghambat) arus & tegangan listrik
Jenis sbb: carbon – kawat pijar - carbon film

2. CONDENSATOR ( C )
Gambar tehniknya adalah :
Satuan hitung : farad ( F )
Berfungsi : - Tuning
- Menahan arus DC
- Menyimpan tenaga listrik sementara
Jenisnya adalah : - Polyster
- Mica
- Electrolit (Elco) keramik kertas, - Mylar, dll

3. DIODA ( D )
Gambar tehniknya adalah :
Berfungsi : Sebagai penyearah tegangan
Jenisnya : Germanium dan silicon

4. TRANSISTOR ( TR )
Gambar tehniknya adalah :
Berfungsi sebagai : - penguat signal frequensy tinggi atau frequensy rendah
Jenisnya adalah : - NPN dan PNP

5. L E D ( LIGHT EMITTING DIODA )
Kalau diberi tegangan maka akan mengeluarkan cahaya. Memerlukan arus
berkisar antara 10 – 20 ma. Memerlukan tegangan antara 1,5 – 2,2 Volt.
Bentuknya sangat kecil.
Sebagai pengganti lampu pijar.

6. KUMPARAN ( L )
Kumparan yang terbuat dari lilitan kawat tembaga yang dapat dialiri arus
listrik berguna untuk induksi magnit

Contoh : - TRANSFORMATOR
- FILTER
- ANT SW
- VCO
STRUKTUR DASAR PONSEL

TUBUH (HARDWARE) PONSEL TERDIRI DARI :

1. RECEICER (PENERIMA) RX
SIGNAL
2. TRANSMITTER (PEMANCAR) TX

3. LOGIC UNIT (MEMORY + PERINTAH)

4. PS (POWER SUPLY) BATT

1. BLOCK DIAGRAM (RX) CARA KERJA
SIGNAL
2. BLOCK DIAGRAM (TX) CARA KERJA

3. LOGIC UNIT ( CPU ) ( SOFTWARE )

4. POWER SUPLY
STRUKTUR BAGIAN PONSEL

Ponsel : Alat komunikasi lazim disebut Handphone
Kalau bicara komunikasi yang berarti adanya tukar menukar informasi.
Komunikasi dibagi 2 (dua) bagian :
1. Komunikasi searah = BC = TV, dll
2. Komunikasi dua arah,
2.1 Komunikasi dua arah setangah duplex = HT = CB
2.2 Komunikasi dua arah full Duplex = HP

Handphone adalah komunikasi dua arah full duplex
yang terdiri dari :
1. Rangkaian radio penerima ( RX )
2. Rangkaian radio pemancar ( TX )
Yang dibentuk 1 (satu) wadah dikemas special untuk itu, dengan akses identitas pemakai
(sim card)

Ponsel bekerja secara berbarengan antara trsnmit dan receiver dengan menggunakan
Frequensy yang berbeda antara frequensy TX dan RX dengan rentang sekitar 45 Mhz
sampai dengan 95 Mhz, dengan selisih frequnsy yang cukup jauh maka dapat bekerja
secara bersamaan pada waktu yang sama.

Contoh RX = 925 Mhz
TX = 880 Mhz
Selisihnya = 45 Mhz
STRUKTUR SOFTWARE

IN OUT

SIM CARD IC SIM CARD CPU

RAM FLASH EEPROM

CARA KERJA HANDPHONE

1. Sim Card dipasang pada handphone, kemudian CPU membaca data pada Sim
Card.
2. Handphone diaktifkan CPU aktif memberikan informasi ke RF Processor,
VCO kerja menyesuaikan frequensy penalaan (resonansi) pada mixer.
3. (RF Processor) menerima signal dari salah satu station provider, setelah
diproses di RF Processor kemudian di transmisikan kembali ke provider dan
mengunci
4. Selanjutnya handphone siap untuk menerima dan mengirim informasi.
NAMA KOMPONEN PADA NOKIA 3310

1. D 300 - CPU
2. D 301 - FLASH
3. D 302 - RAM
4. N 100 - AUDIO IC
5. N 200 - IC CHARGE
6. N 201 - POWER SUPPLY
7. N 400 - ENTERPEACE
8. N 500 - RF PROCESSOR
9. N 502 - PA
10. G 500 - VCO GENERATOR
11. G 502 - OSCILATOR 26 Mhz
12. Z 500 - FILTER
13. Z 501 - FILTER
14. Z 502 - DUPLEXER ANTENA
15. Z 503 - FILTER
16. T 500 - COUPLER RX
17. T 501 - COUPLER RX
18. T 502 - TRANSORMER COUPLER VCO
19. T 504 - COUPLER TX
20. T 505 - COUPLER TX
FUNGSI MASING-MASING BLOK DIAGRAM HANDPHONE

RF POWER DETECTOR : adalah transistor yang mendeteksi – kuat lemahnya
signal pancaran (pengiriman)

RF POWER AMPLIFIER : adalah transistor driver (penyangga)

POWER AMPLIFIER (PA) : untuk kuatnya pancaran

MUTUAL COUPLER : adalah penggandeng silang artinya dapat digunakan
untuk keluar masuk atau dua frequency input dan
frequency out.

LOKAL OSC VCO : adalah pembangkit frequency tinggi yang dapat diatur
(LOKAL OSCILATOR) oleh tegangan pulsa dari RF signal processor

IR / TR DIODA : Infra Red transmit/Receive, ada dua dioda sebagai
pemancar dan penerima infra red sebagai pengganti
kabel penghubung software.

LS : Loud Speaker, pengubah getaran listrik menjadi suara
sehingga dapat didengar

MIC : Microphone, pengubah getaran suara menjadi getaran
listrik

SIM CARD : adalah identitas diri dari setiap ponsel yang berisikan
data memori

CPU : Central Processing Unit, Unit pengolah utama yang
dipakai pada perangkat yang dapat menerima
informasi. Membandingkan, mengubah, mengurangi.
Memperbanyak – membagi dan menyatukan
informasi hitungan logika fasilitas output – input.

RAM : Random Acces Memory

ROM : Read Only Memory

EEPROM : Electrically Erascable Programmable Read Only
Memory

BUZZER : Ringtones

MOTOR (VIBRATOR) : penggetar

BATT : Arus listrik DC
ANT : adalah piranti untuk menangkap pancaran gelombang
electro magnet dan juga untuk memancarkan
gelombang electromagnit hanyya Ant saja yang boleh
memancar dan menangkap gelombang radio

RBS : Radio Base Station – station pengulang atau radio
relay atau pemancar ulang

OVER LOAD : beban lebih atau terlalu banyak sehingga menjadi
mati

PCM : pulsa code modulation

DECODER : pemecah sandi

ENCODER : membuat sandi

SENSITIVE : sangat peka

SELECTIVE : daya pilih

SCRAMBLE SIRCUIT : rangkaian pengocok atau pengaduk/kacau

TRIGGER : penyulut (pembangkit)

SW ANT : Duplexer penggandeng yang memungkinkan dua sub
system perangkat bekerja bersama melalui antena
yang sama

FILTER : Komponen yang berfungsi menyaring frequensy dengan
cara meluluskan frequensy yang diinginkan dan
meredam freq yang lain

RF RX : adalah Tr penguat signal penerimaan

RF PA : adalah Tr penguat signal pengiriman

PS MODUL : power supply untuk mengatur tegangan, agar dapat
diatur sesuai kebutuhan dari masing-masing
komponen yang bersangkutan
CGG : circuit rangkaian untuk mengisi ulang batterai secara
otomatis dan akan berhenti sendiri apabila batterai
sudah penuh

RF SIGNAL PROCESSOR / IF IC : suatu rangkaian mixer intermediatte freq untuk
mendapatkan selisih freq VCO dengan freq
penerimaan sebagai detector audio rangkaian encoder
dan decoder

IC AUDIO : penguat suara dari hasil detector IF / RF signal dan
merubah audio digital ke analog sehingga terdengar
jernih.
ALAT BANTU PERBAIKAN

1. SOLDER UAP (HOT AIR) : Alat ini mengeluarkan energi panas dan
angin untuk melepas dan memasang IC
atau IC BGA.

2. SOLDER MANUAL : Alat yang biasa digunakan para tehnisi
elektronic pada umumnya.

3. MULTI TESTER : Alat yang mempunyai multi fungsi,
digunakan untuk mengukur tegangan,
hambatan (Ohm) dan amper.

4. TOOL KITS : Yang terdiri dari : pinset, tang, obeng,
penjepit, pembuka casing, tempat solder
manual, dll.

5. BGA TOOL : Adalah alat yang digunakan untuk
membuat kaki IC BGA yang memiliki
kaki seperti bola kecil.

6. PASTA SOLDDER : Merupakan cairan yang digunakan untuk
memisahkann timah solder pada kaki IC,
dalam proses pengsolderan.

7. SOLDER WICK : Adalah rajutan yang terbuat dari kawat
tembaga tipis, kegunaannya untuk
menyerap kelebihan timah pada PCB

8. MINYAK PENDINGIN ATAU : Sering digunakan pada saat proses
SIONGKA CAIR pencabutan atau pemasangan IC

9. CAIRAN PEMBERSIH : Adalah tergolong cairan senyawa kimia
yang sering digunakan untuk
membersihkan PCH, cairan ini disebut
dengan IPA

10. BUSA SOLDER : Adalah busa pembersih permukaan atau
mata solder agar tetap bersih.