You are on page 1of 0

EYD 1

Untuk Keperluan Internal E:\Bahasa\PrinsipMenulis\EYD


I. Pemakaian Huruf
A. Huruf Abjad
Abjad yang di gunakan dal am ejaan bahasa I ndonesi a
terdi ri atas huruf yang beri kut. Nama ti ap huruf di -
sertakan di sebel ahnya.
B. Huruf Vokal
Huruf yang mel ambangkan vokal dal am bahasa I ndo-
nesi a terdi ri atas huruf a, e, i, o, dan u.
*Dal am pengajaran l afal kata, dapat di gunakan tanda
aksen ji ka ejaan kata meni mbul kan keraguan.
Mi sal nya:
Anak-anak bermai n di teras (tras).
Upacara i tu di hadi ri pejabat teras pemeri ntah.
Kami menonton fi l m seri (sri ).
Pcrtandi ngan i tu berakhi r seri.
C. Huruf Konsonan
Huruf yang mel ambangkan konsonan dal am bahasa
I ndonesi a terdi ri atas huruf-huruf b, c, d, f, g, h, j, k,
l, m, n, p. q, r, s, t, v, w, x, y, dan z.
* Huruf k di si ni mel ambangkan bunyi hamzah.
** Huruf q dan x di gunakan khusus untuk nama dan
keperl uan i l mu.
D. Huruf Diftong
Di dal am bahasa I ndonesi a terdapat di ftong yang
di l ambangkan dengan ai, au, dan oi.
PEDOMAN UMUM EJ AAN BAHASA INDONESIA
YANG DISEMPURNAKAN
(Edi si kedua berdasarkan Keputusan Menteri Pendi di kan dan Kebudayaan Republ i k I ndonesi a,
Nomor 0543a/U/1987, tanggal 9 September 1987, di cermatkan pada Rapat Kerja Ke-30 Pani ti a Kerja
Sama Kebahasaan di Tugu, tanggal 1620 Desember 1990 dan di teri ma pada Si dang Ke-30 Majel i s
Bahasa Brunei Darussal am-I ndonesi a-Mal aysi a di Bandar Seri Begawan, tanggal 46 Maret 1991)
Huruf Nama Huruf Nama Huruf Nama
A
B
C
D
E
F
G
H
I
a
b
c
d
e
f
g
h
i
a
be
ce
de
e
ef
ge
h
i
J
K
L
M
N
O
P
Q
R
j
k
l
m
n
o
p
q
r
je
ka
el
em
en
o
pe
ki
er
S
T
U
V
W
X
Y
Z
s
t
u
v
w
x
y
z
es
te
u
fe
we
eks
ye
zet
Huruf Vokal
Contoh Pemakai an dal am Kata
Di Awal Di Tengah Di Akhi r
a
c*
i
o
u
api
enak
emas
itu
ol eh
ul ang
padi
petak
kena
simpan
kota
bumi
l usa
sore
ti pe
murni
radi o
i bu
Huruf
Konsonan
Contoh Pemakai an dal am Kata
Di Awal Di Tengah Di Akhi r
b
c
d
f
g
h
j
k
1
m
n
p
q**
r
s
t
v
w
x**
y
z
bahasa
cakap
dua
faki r
guna
hari
jal an
kami

lekas
maka
nama
pasang
Quran
rai h
sampai
tal i
vari a
wani ta
xenon
yaki n
zeni
sebut
kaca
ada
kafi r
ti ga
saham
manja
paksa
rakyat*
alas
kami
anak
apa
Furqan
bara
asl i
mata
l ava
hawa

payung
l azi m
adab

abad
maaf
bal i g
tuah
mi kraj
sesak
bapak*
kesal
di am
daun
si ap

putar
l emas
rapat




juz
EYD 2
Untuk Keperluan Internal E:\Bahasa\PrinsipMenulis\EYD
E. Gabungan Huruf Konsonan
Di dal am bahasa I ndonesi a terdapat empat gabungan
huruf yang mel ambangkan konsonan, yai tu kh, ng,
ny, dan sy.
F. Pemenggalan Kata
1. Pemenggal an kata pada kata dasar di l akukan
sebagai beri kut.
a. Ji ka di tengah kata ada vokal yang berurutan,
pemenggal an i tu di l akukan di antara kedua
huruf vokal i tu.
Mi sal nya:
ma-i n sa-at bu-ah
Huruf di ftong ai, au, dan oi ti dak pernah
di cerai kan sehi ngga pemenggal an kata ti dak
di l akukan di antara kedua huruf i tu.
Mi sal nya:
au-l a bukan a-u-l a
sau-da-ra bukan sa-u-da-ra
am-boi bukan am-bo-i
b. Ji ka di tengah kata ada huruf konsonan, ter-
masuk gabungan-huruf konsonan, di antara
dua buah huruf vokal , pemenggal an di l akukan
sebel um huruf konsonan.
Mi sal nya:
ba-pak ba-rang su-l i t
l a-wan de-ngan ke-nyang
mu-ta-khi r
c. Ji ka di tengah kata ada dua huruf kosonan
yang berurutan, pemenggal an di l akukan di
antara kedua huruf konsonan i tu. Gabungan-
huruf konsonan ti dak pernah di cerai kan.
Mi sal nya:
man-di som-bong swas-ta
cap-l ok Ap-ri l bang-sa
makh-l uk
d. Ji ka di tengah kata ada ti ga buah huruf konso-
nan atau l ebi h, pemenggal an di l akukan di
antara huruf konsonan yang pertama dan
huruf konsonan yang kedua.
Mi sal nya:
i n-stru-men ul -tra
i n-fra bang-krut
ben-trok i kh-l as
2. I mbuhan akhi ran dan i mbuhan awal an, terma-
suk awal an yang mengal ami perubahan bentuk
serta parti kel yang bi asanya di tul i s serangkai
dengan kata dasarnya, dapat di penggal pada per-
ganti an bari s.
Mi sal nya:
makan-an me-rasa-kan
mem-bantu pergi -l ah
Catatan:
a. Bentuk dasar pada kata turunan sedapat-
dapatnya ti dak di penggal .
b. Akhi ran -i ti dak di penggal . (Li hat juga ke-
terangan tentang tanda hubung, Bab V,
Pasal E, Ayat 1.)
c. Pada kata yang beri mbuhan si si pan, pemeng-
gal an kata di l akukan sebagat beri kut.
Mi sal nya:
te-l un-juk
si -nam-bung
ge-l i -gi
3. Ji ka suatu kata terdi ri atas l ebi h dari satu unsur
dan sal ah satu unsur i tu dapat bergabung dengan
unsur l ai n, pemenggal an dapat di l akukan (1) di
antara unsur-unsur i tu atau (2) pada unsur
gabungan i tu sesuai dengan kai dah 1a, 1b, 1c,
dan 1d di atas.
Mi sal nya:
bi o-gra fi bi -o-gra - fi
foto-grafi fo-to-gra-fi
i ntro-speksi i n-tro-spek-si
ki l o-gram ki -l o-gram
ki l o-meter ki -l o-me-ter
pasca-panen pas-ca-pa-nen
Keterangan:
Nama orang, badan hukum, dan nama di ri yang
l ai n di sesuai kan dengan Ejaan Bahasa I ndonesi a
yang Di sempurnakan kecual i ji ka ada perti m-
bangan khusus.
Huruf
Di ftong
Contoh Pemakai an dal am Kata
Di Awal Di Tengah Di Akhi r
ai
au
oi
ain
aul a

syaitan
saudara
boikot
pandai
hari mau
amboi
Gabungan
Huruf
Konsonan
Contoh Pemakai an dal am Kata
Di Awal Di Tengah Di Akhi r
kh
ng
ny
sy
khusus
ngi l u
nyata
syarat
akhi r
bangun
hanyut
i syarat
tari kh
senang

arasy
EYD 3
Untuk Keperluan Internal E:\Bahasa\PrinsipMenulis\EYD
II. Pemakaian Huruf Kapital dan Huruf Miring
A. Huruf Kapital atau Huruf Besar
1. Huruf kapi tal atau huruf besar di pakai sebagai
huruf pertama kata pada awal kal i mat.
Mi sal nya:
Di a mengantuk.
Apa maksudnya?
Ki ta harus bekerja keras.
Pekerjaan i tu bel um sel esai .
2. Huruf kapi tal di pakai sebagai huruf pertama pe-
ti kan l angsung.
Mi sal nya:
Adi k bertanya, Kapan ki ta pul ang?
Bapak menasi hatkan, Berhati -hati l ah, Nak!
Kemari n engkau terl ambat, katanya.
Besok pagi , kata I bu, di a akan berangkat.
3. Huruf kapi tal di pakai sebagai huruf pertama
dal am ungkapan yang berhubungan dengan
nama Tuhan dan ki tab suci , termasuk kata ganti
untuk Tuhan.
Mi sal nya:
Al l ah Al ki tab I sl am
Yang Mahakuasa Quran Kri sten
Yang Maha Pengasi h Weda
Tuhan akan menunjukkan jal an yang benar
kepada hamba-Nya.
Bi mbi ngl ah hamba-Mu, ya Tuhan, ke jal an
yang Engkau beri rahmat.
4. Huruf kapi tal di pakai sebagai huruf pertama
nama gel ar kehormatan, keturunan, dan keaga-
maan yang di i kuti nama orang.
Mi sal nya:
Mahaputra Yami n
Sul tan Hasanuddi n
Haji Agus Sal i m
I mam Syafi i
Nabi I brahi m
Huruf kapi tal ti dak di pakai sebagai huruf perta-
ma nama gel ar kehormatan, keturunan, dan
keagamaan yang ti dak di i kuti nama orang.
Mi sal nya:
Di a baru saja di angkat menjadi sul tan.
Tahun i ni i a pergi nai k haji .
5. Huruf kapi tal di pakai sebagai huruf pertama
unsur nama jabatan dan pangkat yang di i kuti
nama orang atau yang di pakai sebagai pengganti
nama orang tertentu, nama i nstansi , atau nama
tempat.
Mi sal nya:
Waki l Presi den Adam Mal i k
Perdana Menteri Nehru
Profesor Supomo
Laksamana Muda Udara Husen Sastranegara
Sekretari s J enderal Departemen Pertani an
Gubernur I ri an Jaya
Huruf kapi tal ti dak di pakai sebagai huruf perta-
ma nama jabatan dan pangkat yang ti dak di i kuti
nama orang, atau nama tempat.
Mi sal nya:
Si apa gubernur yang baru di l anti k i tu?
Kemari n Bri gadi r Jenderal Ahmad di l anti k
menjadi mayor jenderal .
6. Huruf kapi tal di pakai sebagai huruf pertama
unsur-unsur nama orang.
Mi sal nya:
Ami r Hamzah
Dewi Sarti ka
Wage Rudol f Supratman
Hal i m Perdanakusumah
Ampere
Huruf kapi tal ti dak di pakai sebagai huruf per-
tama nama orang yang di gunakan sebagai nama
jeni s atau satuan ukuran.
Mi sal nya:
mesi n di esel
10 vol t
5 ampere
7. Huruf kapi tal di pakai sebagai huruf pertama
nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa.
Mi sal nya:
bangsa I ndonesi a
suku Sunda
bahasa I nggri s
Huruf kapi tal ti dak di pakai sebagai huruf perta-
ma nama bangsa, suku, dan bahasa yang di pakai
sebagai bentuk dasar kata turunan.
Mi sal nya:
mengidonesi akan kata asi ng
keinggri s-inggri san
8. Huruf kapi tal di pakai sebagai huruf pertama
nama tahun, bul an, hari , hari raya, dan peri sti wa
sejarah.
Mi sal nya:
bul an Agustus hari Natal
bul an Maul i d Perang Candu
hari Gal ungan tahun Hi jri ah
hari J umat tari kh Masehi
hari Lebaran
Prokl amasi Kemerdekaan I ndonesi a
EYD 4
Untuk Keperluan Internal E:\Bahasa\PrinsipMenulis\EYD
Huruf kapi tal ti dak di pakai sebagai huruf perta-
ma peri sti wa sejarah yang ti dak di pakai sebagai
nama.
Mi sal nya:
Soekarno dan Hatta memprokl amasi kan
kemerdekaan bangsanya.
Perl ombaan senjata membawa ri si ko pecahnya
perang duni a.
9. Huruf kapi tal di pakai sebagai huruf pertama
nama geografi .
Mi sal nya:
Asi a Tenggara Kal i Brantas
Banyuwangi Lembah Bal i em
Buki t Bari san Ngarai Si anok
Ci rebon Pegunungan J ayawi jaya
Danau Toba Sel at Lombok
Dataran Ti nggi Di eng Tanjung Harapan
Gunung Semeru Tel uk Benggal a
J al an Di ponegoro Terusan Suez
J azi rah Arab
Huruf kapi tal ti dak di pakai sebagai huruf perta-
ma i sti l ah geografi yang ti dak menjadi unsur
nama di ri .
Mi sal nya:
berl ayar ke tel uk
mandi di kal i
menyeberangi sel at
pergi ke arah tenggara
Huruf kapi tal ti dak di pakai sebagai huruf perta-
ma nama geografi yang di gunakan sebagai nama
jeni s.
Mi sal nya:
garam inggri s
gul a jawa
kacang bogor
pi sang ambon
10. Huruf kapi tal di pakai sebagai huruf pertama se-
mua unsur nama negara, l embaga pemeri ntah
dan ketatanegaraan, serta nama dokumen resmi
kecual i kata seperti dan.
Mi sal nya:
Republ i k I ndonesi a
Majel i s Permusyawaratan Rakyat
Departemen Pendi di kan dan Kebudayaan
Badan Kesejahteraan I bu dan Anak
Keputusan Presi den Republ i k I ndonesi a,
Nomor 57, Tahun 1972
Huruf kapi tal ti dak di pakai sebagai huruf perta-
ma kata yang bukan nama resmi negara, l embaga
pemeri ntah dan ketatanegaraan, badan, serta
nama dokumen resmi .
Mi sal nya:
menjadi sebuah republ i k
beberapa badan hukum
kerja sama antara pemeri ntah dan rakyat
menurut undang-undang yang berl aku
11. Huruf kapi tal di pakai sebagai huruf pertama
seti ap unsur bentuk ul ang sempurna yang terda-
pat pada nama badan, l embaga pemeri ntah dan
ketatanegaraan, serta dokumen resmi .
Mi sal nya:
Perseri katan Bangsa-Bangsa
Yayasan I l mu-I l mu Sosi al
Undang-Undang Dasar Republ i k I ndonesi a
Rancangan Undang-Undang Kepegawai an
12. Huruf kapi tal di pakai sebagai huruf pertama
semua kata (termasuk semua unsur kata ul ang
sempurna) di dal am nama buku, majal ah, surat
kabar, dan judul karangan, kecual i kata seperti
di , ke, dari , dan, yang, dan untuk yang ti dak
terl etak pada posi si awal .
Mi sal nya:
Saya tel ah membaca buku Dari Ave Maria ke
J alan Lain ke Roma.
Bacal ah majal ah Bahasa dan Sastra.
Di a adal ah agen surat kabar Sinar Pemba-
ngunan.
l a menyel esai kan makal ah Asas-Asas Hukum
Perdata.
13. Huruf kapi tal di pakai sebagai huruf pertama
unsur si ngkatan nama gel ar, pangkat, dan
sapaan.
Mi sal nya:
Dr. doktor
M.A. master of arts
S.H. sarjana hukum
S.S. sarjana sastra
Prof. profesor
Tn. tuan
Ny. nyonya
Sdr. saudara
14. Huruf kapi tal di pakai sebagai huruf pertama
kata penunjuk hubungan kekerabatan seperti
bapak, i bu, saudara, kakak, adi k, dan paman
yang di pakai dal am penyapaan dan pengacuan.
Mi sal nya:
Kapan Bapak berangkat? tanya Harto.
Adi k bertanya, I tu apa, Bu?
Surat Saudara sudah saya teri ma.
Si l akan duduk, Di k kata Ucok.
Besok Paman akan datang.
Mereka pergi ke rumah Pak Camat.
Para i bu mengunjungi I bu Hasan.
EYD 5
Untuk Keperluan Internal E:\Bahasa\PrinsipMenulis\EYD
Huruf kapi tal ti dak di pakai sebagai huruf perta-
ma kata penunjuk hubungan kekerabatan yang
ti dak di pakai dal am pengacuan atau penyapaan.
Mi sal nya:
Ki ta harus menghormati bapak dan ibu ki ta.
Semua kakak dan adi k saya sudah berke-
l uarga.
Huruf kapi tal di pakai sebagai huruf pertama
kata ganti Anda.
Mi sal nya:
Sudahkah Anda tahu?
Surat Anda tel ah kami teri ma.
B. Huruf Miring
1. Huruf mi ri ng dal am cetakan di pakai untuk
menul i skan nama buku, majal ah, dan surat
kabar yang di kuti p dal am tul i san.
Mi sal nya:
majal ah Bahasa dan Kesusastraan
buku Negarakertagama karangan Prapanca
surat kabar Suara Karya
2. Huruf mi ri ng dal am cetakan di pakai untuk me-
negaskan atau mengkhususkan huruf, bagi an
kata, kata, atau kel ompok kata.
Mi sal nya:
Huruf pertama kata abad i al ah a.
Di a bukan meni pu, tetapi diti pu.
Bab i ni tidak membi carakan penul i san huruf
kapi tal .
Buatl ah kal i mat dengan berlepas tangan.
3. Huruf mi ri ng dal am cetakan di pakai untuk
menul i skan kata nama i l mi ah atau ungkapan
asi ng kecual i yang tel ah di sesuai kan ejaannya.
Mi sal nya:
Nama i l mi ah buah manggi s i al ah Carcinia
mangostana.
Pol i ti k divide et impera pernah merajal el a di
negeri i ni .
Weltanschauung antara l ai n di terjemahkan
menjadi pandangan dunia.
Tetapi :
Negara i tu tel ah mengal ami empat kudeta.
Catatan:
Dal am tul i san tangan atau keti kan, huruf atau
kata yang akan di cetak mi ri ng di beri , satu gari s
di bawahnya.
III. Penulisan Kata
A. Kata Dasar
Kata yang berupa kata dasar di tul i s sebagai satu ke-
satuan.
Mi sal nya:
I bu percaya bahwa engkau tahu.
Kantor pajak penuh sesak.
Buku i tu sangat tebal .
B. Kata Turunan
1. I mbuhan (awal an, si si pan, akhi ran) di tul i s
serangkai dengan kata dasarnya.
Mi sal nya:
bergel etar
dikel ol a
penetapan
menengok
mempermai nkan
2. Ji ka bentuk dasar berupa gabungan kata, awal an
atau akhi ran di tul i s serangkai dengan kata yang
l angsung mengi kuti atau mendahul ui nya. (Li hat
juga keterangan tentang tanda hubung, Bab V,
Pasal E, Ayat 5.)
Mi sal nya:
bertepuk tangan gari s bawahi
menganak sungai sebar l uaskan
3. Ji ka bentuk dasar yang berupa gabungan kata
mendapat awal an dan akhi ran sekal i gus, unsur
gabungan kata i tu di tul i s serangkai . (Li hat juga
keterangan tentang tanda hubung, Bab V, Pasal
E, Ayat 5.)
Mi sal nya:
menggari sbawahi menyebarl uaskan
dil i patgandakan penghancurl eburan
4. Ji ka sal ah satu unsur gabungan kata hanya di pa-
kai dal am kombi nasi , gabungan kata i tu di tul i s
serangkai .
Mi sal nya:
adipati mahasi swa
aerodi nami ka mancanegara
antarkota multil ateral
anumerta narapi dana
audiogram nonkol aborasi
awahama Pancasi l a
bikarbonat pantei sme
bioki mi a paripurna
caturtunggal poligami
dasawarsa pramuni aga
dekameter prasangka
demoral i sasi purnawi rawan
dwiwarna rei nkarnasi
EYD 6
Untuk Keperluan Internal E:\Bahasa\PrinsipMenulis\EYD
ekawarna saptakri da
ekstrakuri kul er semiprofesi onal
elektrotekni k subseksi
infrastruktur swadaya
inkovensi onal telepon
introspeksi transmi grasi
kol oni al isme tritunggal
kosponsor ultramodern
Catatan:
(1) Ji ka bentuk teri kat di i kuti ol eh kata yang huruf
awal nya adal ah huruf kapi tal , di antara kedua
unsur i tu di tul i skan tanda hubung (-).
Mi sal nya:
non-I ndonesi a pan-Afri kani sme
(2) Ji ka kata maha sebagai unsur gabungan di i kuti
ol eh kata esa dan kata yang bukan kata dasar,
gabungan i tu di tul i s terpi sah.
Mi sal nya:
Mudah-mudahan Tuhan Yang Maha Esa
mel i ndungi ki ta.
Mari l ah ki ta bersyukur kepada Tuhan Yang
Maha Pengasih
C. Bentuk Ulang
Bentuk ul ang di tul i s secara l engkap dengan meng-
gunakan tanda hubung.
Mi sal nya:
anak-anak gerak-geri k
bi ri -bi ri huru-hara
buku-buku l auk-pauk
bumi putra-bumi putra mondar-mandi r
centang-perenang porak-poranda
hati -hati ramah-tamah
hul ubal ang-hul ubal ang sayur-mayur
kuda-kuda tukar-menukar
kupu-kupu tunggang-l anggang
kura-kura terus-menerus
l aba-l aba berjal an-jal an
mata-mata menul i s-nul i s
si a-si a di besar-besarkan
undang-undang
D. Gabungan Kata
1. Gabungan kata yang l azi m di sebut kata maje-
muk, termasuk i sti l ah khusus, unsur-unsurnya
di tul i s terpi sah.
Mi sal nya:
duta besar mata pel ajaran
orang tua si mpang empat
kambi ng hi tam meja tul i s
persegi panjang kereta api cepat l uar bi asa
model l i near rumah saki t umum
2. Gabungan kata, termasuk i sti l ah khusus, yang
mungki n meni mbul kan kesal ahan pengerti an,
dapat di tul i s dengan tanda hubung untuk
menegaskan pertal i an di antara unsur yang
bersangkutan.
Mi sal nya:
al at pandang-dengar buku sejarah-baru
i bu-bapak kami orang-tua muda
anak-istri saya mesin-hitung tangan
watt-jam
3. Gabungan kata beri kut di tul i s serangkai .
Mi sal nya:
E. Kata Ganti -ku, kau-, -mu, dan -nya
Kata ganti ku- dan kau- di tul i s serangkai dengan
kata yang mengi kuti nya; -ku, -mu, dan -nya di tul i s
serangkai dengan kata yang mendahul ui nya.
Mi sal nya:
Apa yang kumi l i ki bol eh kauambi l .
Bukuku, bukumu, dan bukunya tersi mpan di
perpustakaan.
F. Kata Depan di, ke, dan dari
Kata depan di, ke, dan dari di tul i s terpi sah dari kata
yang mengi kuti nya kecual i di dal am gabungan kata
yang sudah l azi m di anggap sebagai satu kata seperti
kepada dan dari pada. (Li hat juga Bab I I I , Pasal D,
Ayat 3).
Mi sal nya:
acapkal i
adakal anya
akhi rul kal am
al hamdul i l l ah
astagri ul l ah
bagai mana
barangkal i
beasi swa
bel asungkawa
bi l amana
bi smi l l ah
bumi putra
dari pada
darmabakti
darmasi swa
darmawi sata
dukaci ta
hal al bi hal al
hul ubal ang
kacamata
kasatmata
kepada
keratabasa
ki l ometer
manakal a
manasuka
mangkubumi
matahari
ol ahraga
padahal
paramasastra
peri bahasa
puspawarna
radi oakti f
saptamarga
saputangan
sari pati
sebagai mana
sedi akal a
segi ti ga
sekal i pun
si l al urahmi
sukaci ta
sukarel a
sukari a
syahbandar
ti ti mangsa
wasal am
EYD 7
Untuk Keperluan Internal E:\Bahasa\PrinsipMenulis\EYD
Kai n i tu terl etak di dal am l emari .
Bermal am semal am di si ni .
Di mana Si ti sekarang?
Mereka ada di rumah.
l a i kut terjun ke tengah kancah perjuangan.
Ke mana saja i a sel ama i ni ?
Ki ta perl u berpi ki r sepul uh tahun ke depan.
Mari ki ta berangkat ke pasar.
Saya pergi ke sana-si ni mencari nya.
I a datang dari Surabaya kemari n.
Catatan:
Kata-kata yang di cetak mi ri ng di bawah i ni di tul i s
serangkai .
Si Ami n tebi h tua daripada Si Ahmad.
Kami percaya sepenuhnya kepada kakaknya.
Kesampingkan saja persoal an yang ti dak
penti ng i tu.
I a masuk, l al u keluar l agi .
Surat peri ntah i tu dikeluarkan di Jakarta
pada tanggal 11 Maret 1966.
Bawa kemari gambar i tu.
Kemarikan buku i tu.
Semua orang terkemuka di desa i tu hadi r
dal am kenduri i tu.
G. Kata si dan sang
Kata si dan sang di tul i s terpi sah dari kata yang
mengi kuti nya.
Mi sal nya:
Hari mau i tu marah sekal i kepada sang Kanci l .
Surat i tu di ki ri mkan kembal i kepada si
pengi ri m.
H. Partikel
1. Parti kel -lah, -kah, dan -tah di tul i s serangkai
dengan kata yang mendahul ui nya.
Mi sal nya:
Bacalah buku i tu bai k-bai k.
Jakarta adalah i bukota Republ i k I ndonesi a.
Apakah yang tersi rat dal am surat i tu?
Siapakah gerangan di a?
Apatah gunanya bersedi h hati ?
2. Parti kel pun di tul i s terpi sah dari kata yang
mendahul ui nya.
Mi sal nya:
Apa pun yang di makannya, i a tetap kurus.
Hendak pul ang pun sudah tak ada kendaraan.
Jangankan dua kal i , satu kal i pun engkau be-
l um pernah datang ke rumahku.
Ji ka ayah pergi , adi k pun i ngi n pergi .
Catatan:
Kel ompok yang l azi m di anggap padu, mi sal nya
adapun, andaipun, ataupun, bagaimanapun, biar-
pun, kalaupun, kendatipun, maupun, meskipun,
sekalipun, sungguhpun, dan walaupun di tul i s se-
rangkai .
Mi sal nya:
Adapun sebab-sebabnya bel um di ketahui .
Bagaimanapun juga akan di cobanya menyel e-
sai kan tugas i tu.
Bai k para mahasi swa maupun mahasi swi i kut
berdemonstrasi .
Sekalipun bel um memuaskan, hasi l pekerjaan
dapat di jadi kan pegangan.
Walaupun mi ski n, i a sel al u gembi ra.
3. Parti kel per yang berarti mul ai , demi , dan
ti ap di tul i s terpi sah dari bagi an kal i mat yang
mendahul ui atau mengi kuti nya.
Mi sal nya:
Pegawai negeri mendapat kenai kan gaji per 1
Apri l .
Mereka masuk ke dal am ruangan satu per
satu.
Harga kai n i tu Rp2.000.00 per hel ai .
I. Singkatan dan Akronim
1. Si ngkatan i al ah bentuk yang di pendekkan yang
terdi ri atas satu huruf atau l ebi h.
a. Si ngkatan nama orang, nama gel ar, sapaan,
jabatan, atau pangkat di i kuti dengan tanda
ti ti k.
Mi sal nya:
A.S. Kramawi jaya
Muh. Yami n
Suman Hs.
Sukanto S.A.
M.B.A. master of business adminis-
tration
M.Sc. master of science
S.E. sarjana ekonomi
S.Kar. sarjana karawi tan
S.K.M. sarjana kesehatan masyarakat
Bpk. Bapak
Sdr. Saudara
Kol . Kol onel
b. Si ngkatan nama resmi l embaga pemeri ntah
dan ketatanegaraan, badan atau organi sasi ,
serta nama dokumen resmi yang terdi ri atas
huruf awal kata di tul i s dengan huruf kapi tal
dan ti dak di i kuti dengan tanda ti ti k.
Mi sal nya:
DPR Dewan Perwaki l an Rakyat
PGRI Persatuan Guru Republ i k I ndo-
nesi a
GBHN Gari s-Gari s Besar Hal uan
Negara
EYD 8
Untuk Keperluan Internal E:\Bahasa\PrinsipMenulis\EYD
SMTP sekol ah menengah ti ngkat per-
tama
PT perseroan terbatas
KI P kartu tanda pengenal
c. Si ngkatan umum yang terdi ri atas ti ga kata
atau l ebi h di i kuti satu tanda ti ti k.
Mi sal nya:
dl l . dan l ai n-l ai n
dsb. dan sebagai nya
dst. dan seterusnya
hl m. hal aman
sda. sama dengan atas
Yth. Yang terhormat
Tetapi :
a.n. atas nama
d.a. dengan al amat
u.b. untuk bel i au
u.p. untuk perhati an
d. Lambang ki mi a, si ngkatan satuan ukuran,
takaran, ti mbangan, dan mata uang ti dak
di i kuti tanda ti ti k.
Mi sal nya:
Cu kuprum
TNT tri ni trotol uen
cm senti meter
kVA ki l ovol t-ampere
l l i ter
kg ki l ogram
Rp rupi ah
2. Akroni m i al ah si ngkatan yang berupa gabungan
huruf awal , gabungan suku kata, ataupun ga-
bungan huruf dan suku kata dari deret kata yang
di perl akukan sebagai kata.
a. Akroni m nama di ri yang berupa gabungan
huruf awal dari deret kata di tul i s sel uruhnya
dengan huruf kapi tal .
Mi sal nya:
ABRI Angkatan Bersenjata Republ i k
I ndonesi a
LAN Lembaga Admi ni strasi Negara
PASI Persatuan Atl eti k Sel uruh I ndo-
nesi a
I KI P I nsti tut Keguruan dan I l mu
Pendi di kan
SI M surat i zi n mengemudi
b. Akroni m nama di ri yang berupa gabungan
suku kata atau gabungan huruf dan suku kata
dari deret kata di tul i s dengan huruf awal
huruf kapi tal .
Mi sal nya:
Akabri Akademi Angkatan Bersenjata
Republ i k I ndonesi a
Bappenas Badan Perencanaan Pemba-
ngunan Nasi onal
I wapi I katan Wani ta Pengusaha I ndo-
nesi a
Kowani Kongres Wani ta I ndonesi a
Sespa Sekol ah Staf Pi mpi nan Admi ni s-
trasi
c. Akroni m yang bukan nama di ri yang berupa
gabungan huruf, suku kata, ataupun gabungan
huruf dan suku kata dari deret kata sel uruh-
nya di tul i s dengan huruf keci l .
Mi sal nya:
pemi l u pemi l i han umum
radar radi o detecti ng and rangi ng
rapi m rapat pi mpi nan
rudal pel uru kendal i
ti l ang bukti pel anggaran
Catatan:
Ji ka di anggap perl u membentuk akroni m,
hendaknya di perhati kan syarat-syarat beri kut.
(1) Juml ah suku kata akroni m jangan mel ebi hi
juml ah suku kata yang l azi m pada kata I ndo-
nesi a. (2) Akroni m di bentuk dengan meng-
i ndahkan keserasi an kombi nasi vokal dan
konsonan yang sesuai dengan pol a kata I ndo-
nesi a yang l azi m.
J . Angka dan Lambang Bilangan
1. Angka di pakai untuk menyatakan l ambang bi -
l angan atau nomor. Di dal am tul i san l azi m di -
gunakan angka Arab atau angka Romawi .
Angka Arab: 0, 1, 2, 3, 4,5,6, 7, 8, 9
Angka Romawi : I , I I , I I I , I V, V, VI , VI I , VI I I ,
I X, X, L (50), C (100), D
(500), M (1.000), V (5.000),
M (1.000.000)
Pemakai annya di atur l ebi h l anjut dal am pasal -
pasal yang beri kut i ni .
2. Angka di gunakan untuk menyatakan (i ) ukuran
panjang, berat, l uas, dan i si , (i i ) satuan waktu,
(i i i ) ni l ai uang, dan (i v) kuanti tas.
Mi sal nya:
0,5 senti meter 1 jam 20 meni t
5 ki l ogram pukul 15.00
4 meter persegi tahun 1928
10 l i ter 17 Agustus l 945
Rp5.000,00 50 dol ar Ameri ka
US$3.50* 10 paun I nggri s
$5.10* 100 yen
100 10 persen
2.000 rupi ah 27 orang
* Tanda ti ti k di si ni merupakan tanda desi mal .
EYD 9
Untuk Keperluan Internal E:\Bahasa\PrinsipMenulis\EYD
3. Angka l azi m di pakai untuk mel ambangkan
nomor jal an, rumah, apartemen, atau kamar
pada al amat.
Mi sal nya:
Jal an Tanah Abang I No. 15
Hotel I ndonesi a, Kamar 169
4. Angka di gunakan juga untuk menomori bagi an
karangan dan ayat ki tab suci .
Mi sal nya:
Bab X, Pasal 5, hal aman 252
Surah Yasi n: 9
5. Penul i san l ambang bi l angan dengan huruf di -
l akukan sebagai beri kut.
a. Bi l angan utuh
Mi sal nya:
dua bel as 12
dua pul uh dua 22
dua ratus dua pul uh dua 222
b. Bi l angan pecahan
Mi sal nya:
setengah
ti ga perempat
seperenam bel as 1/16
ti ga dua perti ga 3 2/3
seperseratus 1/100
satu persen 1%
satu permi l 1
satu dua persepul uh 1,2
6. Penul i san l ambang bi l angan ti ngkat dapat
di l akukan dengan cara yang beri kut.
Mi sal nya:
Paku Buwono X
Paku Buwono ke-10
Paku Buwono kesepul uh
Bab I I
Bab ke-2
Bab kedua
Abad XX
Abad ke-20
Abad kedua pul uh
Ti ngkat V
Ti ngkat ke-5
Ti ngkat kel i ma
7. Penul i san l ambang bi l angan yang mendapat
akhi ran -an mengi kuti cara yang beri kut (Li hat
juga keterangan tentang tanda hubung, Bab V,
Pasal E, Ayat 5).
Mi sal nya:
tahun 50-an atau tahun lima puluhan
uang 5000-an atau uang lima ribuan
uang l i ma 1000-an atau uang lima seribuan
8. Lambang bi l angan yang dapat di nyatakan
dengan satu atau dua kata di tul i s dengan huruf
kecual i ji ka beberapa l ambang bi l angan di pakai
secara berurutan, seperti dal am peri nci an dan
pemaparan.
Mi sal nya:
Ami r menonton drama i tu sampai tiga kal i .
Ayah memesan tiga ratus ekor ayam.
Di antara 72 anggota yang hadi r, 52 orang
setuju, 15 orang ti dak setuju, dan 5 orang
memberi kan suara bl angko.
Kendaraan yang di tempah untuk pengang-
kutan umum terdi ri atas 50 bus, 100 hel i -
cak, 100 bemo.
9. Lambang bi l angan pada awal kal i mat di tul i s
dengan huruf. Ji ka perl u, susunan kal i mat di -
ubah sehi ngga bi l angan yang ti dak dapat di nyata-
kan dengan satu atau dua kata ti dak terdapat
pada awal kal i mat.
Mi sal nya:
Lima belas orang tewas dal am kecel akaan i tu.
Pak Darmo mengundang 250 orang tamu.
Bukan:
15 orang tewas dal am kecel akaan i tu.
250 orang tamu di undang Pak Darmo.
Dua ratus lima puluh orang tamu di undang
Pak Darmo.
10. Angka yang menunjukkan bi l angan utuh yang
besar dapat di eja sebagi an supaya l ebi h mudah
di baca.
Mi sal nya:
Perusahaan i tu baru saja mendapat pi njaman
250 juta rupi ah.
Penduduk I ndonesi a berjuml ah l ebi h dari 120
juta orang.
11. Bi l angan ti dak perl u di tul i s dengan angka dan
huruf sekal i gus dal am teks kecual i di dal am do-
kumen resmi seperti akta dan kui tansi .
Mi sal nya:
Kantor kami mempunyai dua puluh orang pe-
gawai .
Di l emari i tu tersi mpan 805 buku dan ma-
jal ah.
Bukan:
Kantor kami mempunyai 20 (dua puluh) orang
pegawai .
Di l emari i tu tersi mpan 805 (delapan ratus li-
ma) buku dan majal ah.
12. Ji ka bi l angan di l ambangkan dengan angka dan
huruf, penul i sannya harus tepat.
EYD 10
Untuk Keperluan Internal E:\Bahasa\PrinsipMenulis\EYD
Mi sal nya:
Saya l ampi rkan tanda teri ma uang sebesar
Rp999,75 (sembilan ratus sembilan puluh
sembilan dan tujuh puluh lima perseratus
rupiah).
Saya l ampi rkan tanda teri ma uang sebesar
999,75 (sembilan ratus sembilan puluh
sembilan dan tujuh puluh lima perseratus)
rupi ah.
IV. Penulisan Unsur Serapan
Bab i ni sudah di muat dal am buti r 6.5, 6.6, dan 6.7
Pedoman Umum Pembentukan I sti l ah (PUPI ) se-
hi ngga ti dak di urai kan l agi di si ni .
V. Pemakaian Tanda Baca
A. Tanda Titik (.)
1. Tanda ti ti k di pakai pada akhi r kal i mat yang
bukan pertanyaan atau seruan.
Mi sal nya:
Ayahku ti nggal di Sol o.
Bi arl ah mereka duduk di sana.
Di a menanyakan si apa yang akan datang.
Hari i ni tanggal 6 Apri l 1973.
Mari l ah ki ta mengheni ngkan ci pta.
Sudi l ah ki ranya Saudara mengabul kan permo-
honan i ni .
2. Tanda ti ti k di pakai di bel akang angka atau huruf
dal am suatu bagan, i khti sar, atau daftar.
Mi sal nya:
a. I I I . Departemen Dal am Negeri
A. Di rektorat Jenderal Pembangunan
Masyarakat Desa
B. Di rektorat Jenderal Agrari a
1. ...
b.1. Patokan Umum
1.1. I si Karangan
1.2. I l ustrasi
1.2.1. Gambar Tangan
1.2.2. Tabel
1.2.3. Grafi k
Catatan:
Tanda ti ti k ti dak di pakai di bel akang angka atau
huruf dal am suatu bagan atau i khti sar ji ka angka
atau huruf i tu merupakan yang terakhi r dal am
deretan angka atau huruf.
3. Tanda ti ti k di pakai untuk memi sahkan angka
jam, meni t, dan deti k yang menunjukkan waktu.
Mi sal nya:
pukul 1.35.20 (pukul 1 l ewat 35 meni t 20
deti k)
4. Tanda ti ti k di pakai untuk memi sahkan angka
jam, meni t, dan deti k yang menunjukkan jangka
waktu.
Mi sal nya:
1.32.20 jam (1 jam, 35 meni t, 20 deti k)
0.20.30 jam (20 meni t, 30 deti k)
0.0.30 jam (30 deti k)
5. Tanda ti ti k di pakai di antara nama penul i s, judul
tul i san yang ti dak berakhi r dengan tanda tanya
atau tanda seru, dan tempat terbi t dal am daftar
pustaka.
Mi sal nya:
Si regar, Merari . 1920. Azab dan Sengsara. Wel -
tervreden: Bal ai Poestaka.
6a. Tanda ti ti k di pakai untuk memi sahkan bi l angan
ri buan atau kel i patannya.
Mi sal nya:
Desa i tu berpenduduk 24.200 orang.
Gempa yang terjadi semal am menewaskan
1.231 ji wa.
6b. Tanda ti ti k tidak di pakai untuk memi sahkan
bi l angan ri buan atau kel i patannya yang ti dak
menunjukkan juml ah.
Mi sal nya:
I a l ahi r pada tahun 1956 di Bandung.
Li hat hal aman 2345 dan seterusnya.
Nomor gi ronya 5645678.
7. Tanda ti ti k tidak di pakai pada akhi r judul yang
merupakan kepal a karangan atau kepal a i l ustra-
si , tabel , dan sebagai nya.
Mi sal nya:
Acara Kunjungan Adam Mal i k
Bentuk dan Kebudayaan (Bab I UUD '45)
Sal ah Asuhan
8. Tanda ti ti k tidak di pakai di bel akang (1) al amat
pengi ri m dan tanggal surat atau (2) nama dan
al amat peneri ma surat.
Mi sal nya:
Jal an Di ponegoro 82
Jakarta
1 Apri l 1991
Yth. Sdr. Moh. Hasan
Jal an Ari f 43
Pal embang
Kantor Penempatan Tenaga
Jal an Ci ki ni 7l
Jakarta
EYD 11
Untuk Keperluan Internal E:\Bahasa\PrinsipMenulis\EYD
B. Tanda Koma (,)
1. Tanda koma di pakai di antara unsur-unsur
dal am suatu peri nci an atau pembi l angan.
Mi sal nya:
Saya mcmbel i kertas, pena, dan ti nta.
Surat bi asa, surat ki l at, ataupun surat khusus
memerl ukan perangko.
Satu, dua, ... ti ga!
2. Tanda koma di pakai untuk memi sahkan kal i mat
setara yang satu dari kal i mat setara beri kutnya
yang di dahul ui ol eh kata seperti tetapi atau me-
lainkan.
Mi sal nya:
Saya i ngi n datang, tetapi hari hujan.
Di di bukan anak saya, melainkan anak Pak
Kasi m.
3a. Tanda koma di pakai untuk memi sahkan anak
kal i mat dari i nduk kal i mat ji ka anak kal i mat
di dahul ui i nduk kal i matnya.
Mi sal nya:
Kal au hari hujan, saya ti dak akan datang.
Karena si buk, i a l upa akan janji nya.
3b. Tanda koma ti dak di pakai untuk memi sahkan
anak kal i mat dari i nduk kal i mat ji ka anak kal i -
mat i tu mengi ri ngi i nduk kal i matnya.
Mi sal nya:
Saya ti dak akan datang kal au hari hujan.
Di a l upa akan janji nya karena si buk.
Di a tahu bahwa soal i tu penti ng.
4. Tanda koma di pakai di bel akang kata atau ung-
kapan penghubung antarkal i mat yang terdapat
pada awal kal i mat. Termasuk di dal amnya oleh
karena itu, jadi, lagi pula, meskipun begitu, dan
akan tetapi.
Mi sal nya:
.... Oleh karena itu, ki ta harus berhati -hati .
.... J adi, soal nya ti dak semudah i tu.
5. Tanda koma di pakai unl uk memi sahkan kata
seperti o, ya, wah, aduh, kasihan dari kata yang
l ai n yang terdapat di dal am kal i mat.
Mi sal nya:
O, begi tu?
Wah, bukan mai n!
Hati -hati , ya, nanti jatuh.
6. Tanda koma di pakai unl uk memi sahkan peti kan
l angsung dari bagi an l ai n dal am kal i mat. (Li hat
juga pemakai an tanda peti k, Bab V, Pasal L dan
M.)
Mi sal nya:
Kata I bu, Saya gembi ra sekal i .
Saya gembi ra sekati , kata I bu, karena
kamu l ul us.
7. Tanda koma di pakai di antara (i ) nama dan al a-
mat, (i i ) bagi an-bagi an al amat, (i i i ) tempat dan
tanggal , dan (i v) nama tempat dan wi l ayah atau
negeri yang di tul i s berurutan.
Mi sal nya:
Surat-surat i ni harap di al amatkan kepada
Dekan Fakul tas Kedokteran, Uni versi tas I n-
donesi a, Jal an Raya Sal emba 6, Jakarta.
Sdr. Abdul l ah, Jal an Pi sang Batu 1, Bogor
Surabaya, 10 Mei 1960
Kual a Lumpur, Mal aysi a
8. Tanda koma di pakai untuk mencerai kan bagi an
nama yang di bal i k susunannya dal am daftar pus-
taka.
Mi sal nya:
Al i sjahbana, Sutan Takdi r. 1949. Tata-bahasa
Baru Bahasa I ndonesia. Ji l i d 1 dan 2.
Djakarta: PT Pustaka Rakjat.
9. Tanda koma di pakai di antara bagi an-bagi an
dal am catatan kaki .
Mi sal nya:
WJ.S. Poerwadarmi nta, Bahasa I ndonesia
untuk Karang-mengarang (Yogyakarta: UP
I ndonesi a. 1967), hl m. 4.
10. Tanda koma di pakai di antara nama orang dan
gel ar akademi k yang mengi kuti nya untuk mem-
bedakannya dari si ngkatan nama di ri , kel uarga,
atau marga.
Mi sal nya:
B. Ratul angi , S.E.
Ny. Khadi jah, M.A.
11. Tanda koma di pakai di muka angka persepu-
l uhan atau di antara rupi ah dan sen yang di nyata-
kan dengan angka.
Mi sal nya:
12,5 m
Rp12,50
12. Tanda koma di pakai untuk mengapi t keterangan
yang si fatnya ti dak membatasi . (Li hat juga pema-
kai an tanda pi sah, Bab V, Pasal F.)
Mi sal nya:
Guru saya, Pak Ahmad, pandai sekal i .
Di daerah kami , mi sal nya, masi h banyak orang
l aki -l aki yang makan si ri h.
Semua si swa, bai k yang l aki -l aki maupun yang
perempuan, mengi kuti l ati han paduan
suara.
EYD 12
Untuk Keperluan Internal E:\Bahasa\PrinsipMenulis\EYD
Bandi ngkan dengan keterangan pembatas yang
pemakai annya ti dak di api t tanda koma:
Semua si swa yang l ul us uji an mendaftarkan
namanya pada pani ti a.
13. Tanda koma dapat di pakai untuk menghi ndari
sal ah bacadi bel akang keterangan yang terda-
pat pada awal kal i mat.
Mi sal nya:
Dal am pembi naan dan pengembangan ba-
hasa, ki ta memerl ukan si kap yang bersung-
guh-sungguh.
Atas bantuan Agus, Karyadi mengucapkan
teri ma kasi h.
Bandi ngkan dengan:
Ki ta memerl ukan si kap yang bersungguh-
sungguh dal am pembi naan dan pengem-
bangan bahasa.
Karyadi mengucapkan teri ma kasi h atas ban-
tuan Agus.
14. Tanda koma tidak di pakai untuk memi sahkan pe-
ti kan l angsung dari bagi an l ai n yang mengi ri ngi -
nya dal am kal i mat ji ka peti kan l angsung i tu
berakhi r dengan tanda tanya atau tanda seru.
Mi sal nya:
Di mana Saudara ti nggal ? tanya Kari m.
Berdi ri l urus-l urus! peri ntahnya.
C. Tanda Titik Koma(;)
1. Tanda ti ti k koma dapat di pakai untuk memi sah-
kan bagi an-bagi an kal i mat yang sejeni s dan se-
tara.
Mi sal nya:
Mal am maki n l arut; pekerjaan bel um sel esai
juga.
2. Tanda ti ti k koma dapat di pakai sebagai penggan-
ti kata penghubung untuk memi sahkan kal i mat
yang setara di dal am kal i mat majemuk.
Mi sal nya:
Ayah mengurus tanamannya di kebun i tu; I bu
si buk bekerja di dapur; Adi k menghapal
nama-nama pahl awan nasi onal ; saya sendi -
ri asyi k mendengarkan si aran Pi l i han Pen-
dengar.
D. Tanda Titik Dua (:)
1a. Tanda ti ti k dua dapat di pakai pada akhi r suatu
pernyataan l engkap ji ka di i kuti rangkai an atau
pemeri an.
Mi sal nya:
Ki ta sekarang memerl ukan perabot rumah
tangga: kursi , meja, dan l emari .
Hanya ada dua pi l i han bagi para pejuang ke-
merdekaan i tu: hi dup atau mati .
1b. Tanda ti ti k dua tidak di pakai ji ka rangkai an atau
peri an i tu merupakan pel engkap yang mengakhi -
ri pernyataan.
Mi sal nya:
Ki ta memerl ukan kursi , meja, dan l emari .
Fakul tas i tu mempunyai jurusan ekonomi
umum dan jurusan ekonomi perusahaan.
2. Tanda ti ti k dua di pakai scsudah kata atau ung-
kapan yang memerl ukan pemeri an.
Mi sal nya:
a. Ketua: Ahmad Wi jaya
Sekretari s: S. Handayani
Bendahara: B.Hartawan
b. Tempat Si dang: Ruang 104
PengantarAcara: Bambang S.
Hari : Seni n
Waktu: 09.30
3. Tanda ti ti k dua dapat di pakai dal am teks drama
sesudah kata yang menunjukkan pel aku dal am
percakapan.
Mi sal nya:
I bu: (mel etakkan bebcrapa kopor)
Bawa kopor i ni , Mi r!
Ami r: Bai k, Bu. (mengangkat kopor
dan masuk)
I bu: Jangan l upa. Letakkan bai k-bai k!
(duduk di kursi besar)
4. Tanda ti ti k dua di pakai (i ) di antara ji l i d atau no-
mor dan hal aman, (i i ) di antara bab dan ayat
dal am ki tab suci , (i i i ) di antara judul dan anak
judul suatu karangan, serta (i v) nama kota dan
acuan dal am karangan.
Mi sal nya:
Tempo, I (1971), 34:7
Surah Yasi n: 9
Karangan Al i Haki m, Pendidikan Seumur
Hidup: Sebuah Studi, sudah terbi t.
Tjokronegoro, Sutomo. 1968. Tjukupkah
Saudara Membi na Bahasa Persatuan Ki ta?
Djakarta: Eresco.
E. Tanda Hubung (-)
1. Tanda Hubung menyambung suku-suku kata
dasar yang terpi sah ol eh perganti an bari s.
Mi sal nya:
Di sampi ng cara-cara l ama i tu ada ju-
ga cara yang baru
EYD 13
Untuk Keperluan Internal E:\Bahasa\PrinsipMenulis\EYD
Suku kata yang berupa satu vokal ti dak di tem-
patkan pada ujung bari s atau pangkal bari s.
Mi sal nya:
atau
bukan
2. Tanda hubung menyambung awal an dengan
bagi an kata di bel akangnya atau akhi ran dengan
depannya pada perganti an bari s.
Mi sal nya:
Akhi ran -i ti dak di penggal supaya jangan terda-
pat satu huruf saja pada pangkal bari s.
3. Tanda hubung menyambung unsur-unsur kata
ul ang.
Mi sal nya:
anak-anak
berul ang-ul ang
kemerah-merahan
Angka 2 sebagai tanda ul ang hanya di gunakan
pada tul i san cepat dan notul a, dan ti dak di pakai
pada teks karangan.
4. Tanda hubung menyambung huruf kata yang di e-
ja satu-satu dan bagi an-bagi an tanggal .
Mi sal nya:
p-a-n-i -t-i -a
8-4-1973
5. Tanda hubung boleh di pakai untuk memperjel as
(i ) hubungan bagi an-bagi an kata atau ungkapan,
dan (i i ) penghi l angan bagi an kel ompok kata.
Mi sal nya:
ber-evol usi
dua pul uh l i ma-ri buan (20 5000)
tanggung jawab dan keseti akawanan-sosi al
Bandi ngkan dengan:
be-revol usi
dua-pul uh-l i ma-ri buan (1 2500)
tanggung jawab dan keseti akawanan sosi al
6. Tanda hubung di pakai untuk merangkai kan (i )
se- dengan kata beri kutnya yang di mul ai dengan
huruf kapi tal , (i i ) ke- dengan angka, (i i i ) angka
dengan -an, dan (i v) si ngkatan berhuruf kapi tal
dengan i mbuhan atau kata, dan (v) nama jabatan
rangkap.
Mi sal nya:
se-I ndonesi a
se-Jawa Barat
hadi ah ke-2
tahun 50-an
mem-PHK-kan
hari -H
si nar-X
Menteri -Sekretari s Negara
7. Tanda hubung di pakai untuk merangkai kan un-
sur bahasa I ndonesi a dengan unsur bahasa asi ng.
Mi sal nya:
di -smash
pen-tackle-an
F. Tanda Pisah ()
1. Tanda pi sah membatasi penyi si pan kata atau kal -
i mat yang memberi penjel asan di l uar bangun
kal i mat.
Mi sal nya:
Kemerdekaan bangsa i tusaya yaki n akan
tercapai di perjuangkan ol eh bangsa i tu
sendi ri .
2. Tanda pi sah menegaskan adanya keterangan apo-
si si atau keterangan yang l ai n sehi ngga kal i mat
menjadi l ebi h jel as.
Mi sal nya:
Rangkai an temuan i ni evol usi , teori keni sbi -
an, dan ki ni juga pembel ahan atomtel ah
mengubah konsepsi ki ta tentang al am se-
mesta.
Beberapa pendapat mengenai masal ah i tu
tel ah di sampai kan ....
Wal aupun saki t, mereka tetap ti dak
mau beranjak .
Beberapa pendapat mengenai masal ah
i tu tel ah di sampai kan ....
Wal aupun saki t, mereka tetap ti dak mau
beranjak .
Beberapa pendapat mengenai masal ah i -
tu tel ah di sampai kan ....
Wal aupun saki t, mereka tetap ti dak ma-
u beranjak .
Ki ni ada cara yang baru untuk meng-
ukur panas.
Kukuran baru i ni memudahkan ki ta me-
ngukur kel apa.
Senjata i ni merupakan al at pertahan-
an yang canggi h.
EYD 14
Untuk Keperluan Internal E:\Bahasa\PrinsipMenulis\EYD
3. Tanda pi sah di pakai di antara dua bi l angan atau
tanggal dengan arti sampai .
Mi sal nya:
19101945
Tanggal 510 Apri l 1970
JakartaBandung
Catatan:
Dal am pengeti kan, tanda pi sah di nyatakan
dengan dua buah tanda hubung tanpa spasi sebe-
l um dan sesudahnya.
G. Tanda Elipsis (...)
1. Tanda el i psi s di pakai dal am kal i mat yang terpu-
tus-putus.
Mi sal nya:
Kal au begi tu ... ya, mari l ah ki ta bergerak.
2. Tanda el i psi s menunjukkan bahwa dal am kal i mat
atau naskah ada bagi an yang di hi l angkan.
Mi sal nya:
Sebab-sebab kemerosotan ... akan di tel i ti l ebi h
l anjut.
Catatan:
Ji ka bagi an yang di hi l angkan mengakhi ri sebuah
kal i mat, perl u di pakai empat buah ti ti k; ti ga
buah untuk menandai penghi l angan teks dan
satu untuk menandai akhi r kal i mat.
Mi sal nya:
Dal am tul i san, tanda baca harus di gunakan
dengan hati -hati ....
H. Tanda Tanya (?)
1. Tanda tanya di pakai pada akhi r kal i mat tanya.
Mi sal nya:
Kapan i a berangkat?
Saudara tahu, bukan?
2. Tanda tanya di pakai di dal am tanda kurung me-
nyatakan bagi an kal i mat yang di sangsi kan atau
yang kurang dapat di bukti kan kebenarannya.
Mi sal nya:
l a di l ahi rkan pada tahun 1683 (?).
Uangnya sebanyak 10 juta rupi ah (?) hi l ang.
I. Tanda Seru (!)
1. Tanda seru di pakai sesudah ungkapan atau per-
nyataan yang berupa seruan atau peri ntah yang
menggambarkan kesungguhan, keti dakper-
cayaan, atau pun rasa emosi yang kuat.
Mi sal nya:
Al angkah seramnya peri sti wa i tu!
Bersi hkan kamar i tu sekarang juga!
Masakan! Sampai hati juga i a meni nggal kan
anak i stri nya.
Merdeka!
J . Tanda Kurung ((...))
1. Tanda kurung mengapi t tambahan keterangan
atau penjel asan.
Mi sal nya;
Bagi an Perencanaan sudah sel esai menyusun
DI K (Daftar I si an Kegi atan) kantor i tu.
2. Tanda kurung mengapi t keterangan atau pen-
jel asan yang bukan bagi an i ntegral pokok
pembi caraan.
Mi sal nya:
Sajak Tranggono yang berjudul Ubud (nama
tempat yang terkenal di Bal i ) di tul i s pada
tahun 1962.
Keterangan i tu (l i hat Tabel 10) menunjukkan
arus perkembangan baru dal am pasaran
dal am negeri .
3. Tanda kurung mengapi t huruf-atau kata yang
kehadi rannya di dal am teks dapat di hi l angkan.
Mi sal nya:
Kata cocaine di serap ke dal am bahasa I ndone-
si a menjadi kokain(a).
Pejal an kaki i tu berasal dari (kota) Surabaya.
4. Tanda kurung mengapi t angka atau huruf yang
memeri nci satu urutan keterangan.
Mi sal nya:
Faktor produksi menyangkut masal ah (a)
al am, (b) tenaga kerja, dan (c) modal .
K. Tanda Kurung Siku ([...])
1. Tanda kurung si ku mengapi t huruf, kata, atau
kel ompok kata sebagai koreksi atau tambahan
pada kal i mat atau bagi an kal i mat yang di tul i s
orang l ai n. Tanda i tu menyatakan bahwa kesa-
l ahan atau kekurangan i tu memang terdapat di
dal am naskah asl i .
Mi sal nya:
Sang Sapurba men[d]engar bunyi gemeri si k.
2. Tanda kurung si ku mengapi t keterangan dal am
kal i mat penjel as yang sudah bertanda kurung.
Mi sal nya:
Persamaan kedua proses i ni (perbedaannya
[l i hat hal aman 35-38] ti dak di bi carakan)
perl u di bentangkan di si ni .
EYD 15
Untuk Keperluan Internal E:\Bahasa\PrinsipMenulis\EYD
L. Tanda Petik (...)
1. Tanda peti k mengapi t peti kan l angsung yang be-
rasal dari pembi caraan dan naskah atau bahan
tertul i s l ai n.
Mi sal nya :
Saya bel um si ap, kata Mi ra, tunggu seben-
tar!
Pasal 36 UUD 1945 berbunyi , Bahasa negara
i al ah bahasa I ndonesi a.
2. Tanda peti k mengapi t judul syai r, karangan, atau
bab buku yang di pakai dal am kal i mat.
Mi sal nya:
Bacal ah Bol a Lampu dal am buku Dari Suatu
Masa, dari Suatu Tempat.
Karangan Andi Haki m Nasoeti on yang ber-
judul Rapor dan Ni l ai Prestasi di SMA
di terbi tkan dal am Tempo.
Sajak Berdi ri Aku terdapat pada hal aman 5
buku i tu.
3. Tanda peti k mengapi t i sti l ah i l mi ah yang kurang
di kenal atau kata yang mempunyai arti khusus.
Mi sal nya:
Pekerjaan i tu di l aksanakan dengan cara coba
dan ral at saja.
l a bercel ana panjang yang di kal angan remaja
di kenal dengan nama cutbrai .
4. Tanda peti k penutup mengi kuti tanda baca yang
mengakhi ri peti kan l angsung.
Mi sal nya:
Kata Tono, Saya juga mi nta satu.
5. Tanda baca penutup kal i mat atau bagi an kal i mat
di tempatkan di .bel akang tanda peti k yang meng-
api t kata atau ungkapan yang di pakai dengan arti
khusus pada ujung kal i mat atau bagi an kal i mat.
Mi sal nya:
Karena warna kul i tnya, Budi mendapat ju-
l ukan Si Hi tam .
Bang Komar seri ng di sebut pahl awan , i a
sendi ri ti dak tahu sebabnya.
Catatan:
Tanda peti k pembuka dan tanda peti k penutup
pada pasangan tanda peti k i tu di tul i s sama ti nggi
di sebel ah atas bari s. Tanda baca di tul i s di l uar
tanda peti k karena yang di dal am peti k bukan
makna harfi ah. Di tul i s mel ekat pada kata juga
bol eh.
M. TandaPetik Tungga1 (...)
1. Tanda peti k tunggal mengapi t peti kan yang ter-
susun di dal am peti kan l ai n.
Mi sal nya:
Tanya Basri , Kau dengar bunyi kri ng-kri ng
tadi ?
Waktu kubuka pi ntu kamar depan, kudengar
teri ak anakku, I bu, Bapak pul ang, dan rasa
l eti hku l enyap seketi ka, ujar Bapak Ham-
dan.
2. Tanda peti k tunggal mengapi t makna, terjemah-
an, atau penjel asan kata ungkapan asi ng. (Li hat
pemakai an tanda kurung, Bab V, Pasal J.)
Mi sal nya:
feed-back bal i kan
N. Tanda Garis Miring
1. Tanda gari s mi ri ng di pakai di dal am nomor surat
dan nomor pada al amat dan penandaan masa
satu tahun yang terbagi dal am dua tahun tak-
wi m.
Mi sal nya:
No. 7/PK/1973
Jal an Kramat I I /10
tahun anggaran 1985/1986
2. Tanda gari s mi ri ng di pakai sebagai pengganti
kata dan, atau, atau tiap.
Mi sal nya:
mahasi swa/mahasi swi
harganya Rp150,00/l embar
O. Tanda Penyingkat atau Apostrof ()
Tanda penyi ngkat atau apostrof menunjukkan peng-
hi l angan bagi an kata atau bagi an angka tahun.
Mi sal nya:
Al i kan kusurati . (kan = akan)
Mal am l ah ti ba. (l ah = tel ah)
1 Januari 88 (88 = 1988)
***
Catatan SWD: Seperti tanda baca l ai n, tanda ti ti k
dua (:) di tul i s mel ekat pada kata yang di beri tanda
baca. Ti dak ada ti ti k dua menggantung atau berdi ri
sendi ri .
EYD 16
Untuk Keperluan Internal E:\Bahasa\PrinsipMenulis\EYD
Referensi
Menulis Akademik/Profesional
Pedoman Umum
Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan
(EYD)
Terlampir dalam
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
Balai Pustaka
1988
Disalin oleh Suwardjono untuk keperluan akademik
EYD 17
Untuk Keperluan Internal E:\Bahasa\PrinsipMenulis\EYD
Referensi Penulisan Akademik/Profesional
Pedoman Umum
Ejaan Bahasa Indonesia
Yang Disempurnakan (EYD)
Seperti produk perundang-undangan yang diundangkan melalui
Lembaran Negara, dapat diasumsi bahwa Keputusan Menteri
merupakan dokumen atau produk perundang-undangan.
Dengan demikian, dokumen ini menjadi domain publik bukan
kekayaan intelektual yang dilindungi dengan Undang-Undang
Kekayaan Intelektual. Oleh karena itu, dokumen semacam ini
dapat disalin, digandakan, dan disebarluaskan untuk tujuan
pendidikan masyarakat dengan menunjukkan sumbernya.
Isi dokumen ini disalin dengan perbaikan tanda baca dan disajikan
kembali dengan memperhatikan aspek tipografi agar nyaman dibaca.