You are on page 1of 6

PENGERTIAN FRAMEWORK DAN JENIS – JENIS E-COMMERCE

Di susun oleh: 1210705058 1210705064 1210705077 1210705079 Hafizul Khoir Imas Sri Rohani Maulana Hasan Moch. Abdulrodjak

IF - B

TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG 2013

A. FRAMEWORK 1. DEFINISI Menurut Ralph E. Johnson mengatakan bahwa framework adalah desain yang reuseable dan biasanya dinyatakan sebagai satu set abstraksi class yang mengatur bagaimana class saling terhubung. Menurut Pressman framework adalah kerangka kode yang dapat disempurnakan dengan classes yang spesfic atau fungsi yang telah dirancang untuk mengatasi masalah yang dihadapi.

Framework adalah sekumpulan fungsi, class dan aturan. Berbeda dengan library yang sifatnya untuk tujuan tertentu saja, framework bersifat menyeluruh mengatur bagaimana kita membangun aplikasi. Framework memungkinkan untuk membangun sebuah aplikasi dengan lebih cepat. Karena developer hanya akan memfokuskan pada pokok permasalahan yang diminta untuk sebuah aplikasi, sedangkan hal-hal penunjang lainnya seperti koneksi database, form validation, GUI dan security, umumnya telah disediakan oleh framework.

Software Framework adalah sebuah desain yang bisa digunakan berulangulang (re-usable design) untuk sebuah sistem atau sub sistem piranti lunak. Didalam software frameworks mungkin terdapat bagian-bagian berikut :
   

Program-program pendukung Kode pustaka (libraries) Skrip bahasa pemrograman Software lain yang membantu pengembangan aplikasi. Kesemua bagian bekerja sama menyatukan komponen-komponen yang

berbeda pada sebuah aplikasi yang dikembangkan. Beberapa bagian frameworks dijelaskan melalui dokumentasi tentang classclass pada aplikasi yang berisi variabel dan fungsi-fungsi atau disebut API (Application Program Interfaces).

2. JENIS – JENIS FRAMEWORK Semakin meningkatnya kebutuhan perangkat lunak; dan semakin banyaknya bahasa pemrograman yang diciptakan, telah melahirkan banyak framework untuk berbagai bahasa pemrograman. Kompleksitas antarmodul yang tinggi serta banyaknya data yang dipergunakan, menjadi beberapa alasan mengapa framework itu lahit. Selain itu framework pun juga lahir dari basis pembuatan perangkat lunak tersebut. Berbagai basis pembuatan perangkat lunak tersebut antara lain: Aplikasi, web, dan multimedia. 1. Application framework; Application framework digunakan untuk mengimplementasikan strukrur-struktur yang standar dari sebuah aplikasi; yang digunakan untuk platform yang spesifik. Platform yang spesifik di sini misalnya adalah aplikasi hanya untuk Windows saja, sehingga tidak dapat dijalankan pada platform lainnya. 2. Web application framework; Web application framework digunakan untuk mengimplementasikan berbagai macam jenis web, mulai dari web dinamis, aplikasi web, dan layanan web. Banyak contoh dari Web Application Framework semisal Spring, Struts, Hibernate, CI (Code Igniter) dan masih banyak lagi. 3. Multimedia framework; Multimedia Framework digunakan untuk mengimplementasikan media yang terdapat pada komputer agar dapat menembus jaringan komputer ataupun Internet.

3. MANFAAT FRAMEWORKS Dalam mengembangkan program aplikasi dengan pendekatan RAD (Rapid Application Development), seharusnya programmer dalam membuat kode program tidak berulang-ulang. Programmer dapat membuat metode atau fungsi yang dapat di kustomisasi dan kelak program tersebut dapat digunakan kembali (re-usable program). Programmer dapat membuat komponen-komponen program yang dapat digunakan pada beberapa project yang berbeda. Tren pengembangan software saat ini menghendaki program yang re-usable, berbasis komponen dan program berorientasi object. Paradigma praktisi IT kini berubah dari yang awalnya melakukan peng-kodean (coding) dari awal “code from stretch” menjadi pengembang (developers) yang cenderung membangun sesuatu dari sesuatu, membangun sebuah aplikasi berdasarkan kerangka kerja atau frameworks.

Programmer atau developers dapat menggunakan frameworks yang sudah ada dalam pembuatan suatu aplikasi program. Dengan menggunakan frameworks akan didapat banyak manfaat diantaranya : 1. 2. 3. Speed of Development : Mempercepat pengembangan aplikasi. Robustness: Aplikasi yang mempunyai performa dan keamanan yang tangguh. Simple : Kode dan logika yang terdapat dalam aplikasi tertata dengan rapi,

terjaga tetap teratur, mudah dibaca sehingga akan mempermudah proses maintenancenya. Namun demikian ada juga hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan frameworks, diantaranya : 1. High Curve of Learning : Untuk mempelajari sebuah frameworks diperlukan

energi yang cukup besar, proses awal belajar akan menemui banyak kendala dan kesulitan, dibeberapa kasus frameworks didapatkan minimnya dokumentasi dan contoh program, namun demikian biasanya terdapat komunitas atau forum yang dapat membantu mempelajari frameworks. Semua hal ini akan terbayarkan oleh kecepatan dan kemudahan pada saat anda telah menguasai frameworks. 2. Large Resouces : Beberapa pihak mengklaim penggunaan frameworks dapat

berpengaruh pada performa aplikasi karena banyaknya kode pustaka (libraries) yang dibutuhkan oleh sebuah arsitektur frameworks yang komplek. Hal ini masih dalam perdebatan, namun dengan memahami kekurangan framework yang berakibat pada performa aplikasi, programmer dapat melakukan tuning atau menyempurnakan kekurangan program, karena sesuatu hal tidak ada yang sempurna, demikian halnya dengan framework. Perbaikan dengan melaporkan bugs ke forum atau milis dan melakukan patch dapat membuat frameworks lebih baik dari sebelumnya.

B. E-COMMERCE 1. DEFINISI a) Menurut Adi Nugroho (2006:1) Electronic Commerce (e-commerce) merupakan konsep baru yang biasa digambarkan sebagai proses jual beli barang atau jasa pada World Wide Web Internet atau proses jual beli atau pertukaran produk, jasa dan informasi melalui jaringan informasi termasuk internet. Ecommerce merupakan kegiatan bisnis yang dijalankan secara elektronik melalui suatu jaringan internet atau kegiatan jual beli barang atau jasa melalui jalur komunikasi digital. b) Menurut Kienan (2001:4) pada dasarnya E-commerce adalah melakukan bisnis online. Dalam bentuknya yang paling jelas E-commerce menjual produk kepada konsumen secara online, tapi faktanya jenis bisnis apapun yang dilakukan secara elektronik adalah E-commerce. Sederhananya Ecommerce adalah membuat, mengelola dan meluaskan hubungan komersial secara online. c) Menurut Onno W. Purbo dan Aang Arif Wahyudi dalam David Baum (2001:2) memberikan pengertian “E-commerce sebagai satu set dinamis teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelayanan, dan informasi yang dilakukan secara elektronik”. d) Menurut Dian (2003:1) “E-commerce merupakan suatu cara berbelanja atau berdagang secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas Internet dimana terdapat website yang dapat menyediakan layanan get and deliver”. Ecommerce juga akan merubah semua kegiatan marketing dan sekaligus memangkas biaya-biaya operasional untuk kegiatan trading (perdagangan). 2. Jenis – jenis e-commrece Penggolongan e-commerce yang lazim dilakukan orang adalah berdasarkan sifat transaksinya, antara lain: 1. Business to Business (B2B) Jenis transaksi dimana pembeli biasanya membeli dalam jumlah besar karena akan dijual kembali. Contoh penjualan grosir. 2. Business to Consumer (B2C) Jenis transaksi dimana pembelinya perorangan dan tidak punya tujuan untuk

menjualnya kembali biasanya semacam toko online yang menjual berbagai macam barang. 3. Consumer to Consumer (C2C) Jenis transaksi dimana pembelinya perorangan yang tidak mempunyai tujuan untuk dijual kembali dan penjualnya juga perorangan yang tidak menyediakan bermacam-macam barang melainkan hanya beberapa barang saja. Contoh: online advertising. 4. Consumer to Business (C2B) Termasuk kedalam kategori ini adalah perseorangan yang menjual produk atau layanan kepada organisasi, dan perseorangan yang mencari penjual, berinteraksi dengan mereka dan menyepakati suatu transaksi.

Sumber :

http://rojulman.blogspot.com/2009/02/framework-apa-sih.html http://missachelina.blogspot.com/2010/02/pengertian-framework.html http://blog.politekniktelkom.ac.id/30110176/2013/01/21/jenis-jenis-framework/
http://kelompok2bsicimone.blogspot.com/2013/05/jenis-jenis-dan-contoh-ecommerce_2.html