NAMA NIM

: MARETA DANAR PURWITO AJI : 10/301260/TK/36890

CARA KERJA STEAM TURBINE

Turbin adalah jantung dari sebuah power plant. Turbin merupakan komponen yang sangat penting dalam sebuah pembangkit listrik dimana disini terjadi perubahan energy dari energy panas yang bersal dari uap air yang memilki temperature tinggi menjadi energy mekanik melalui rotor – rotor pada turbin yang dapat berputar akibat aliran dari uap panas tersebut.

Komponen dalam turbin yang dapat mengubah energy aliran pada uap air menjadi energy mekanik adalah rotor. Rotor ini berbentuk bulat dimana sekelilingnya terdapat banyak sudu yang memilki bentuk airfoil. Pada penampang melintangnya memilki bentuk yang berbeda antara ujung sudu dan pangkal sudu. Ini akan menyebabkan terjaadinya aliran uap air yang masuk melewati sudu mulai dari pangkal (bagian dalam sudu ) menuju ujung sudu ( bagian luar sudu ). Adapaun dengan bentuk sudu yang airfoil memungkinkan terjadi gerakan memutar rotor.

Karena bentuk sudu yang air foil maka menyebabkan adanya perbedaan tekanan antara bagian atas sudu dan bagian bawah sudu. Dimana energy tekanan dan energy dalam dapat disebut sebagai entalpi (H). energy tekanan dan energy dala m. Pada dasarnya energy aliran ada uap air yang sedang mengalir pada turbin itu memiliki tiga komponen energy yang dibawanya selam mengalir. Sebelum menghitung berapa energy yang ditranfer oleh fluida kepada rotor maka akan lebih baik kita memahami bentuk energy aliran itu sendiri. Sehingga dengan perbedaan tekanan inilah terjadinya gaya dorong dari bawah sudu dan menyebabkan rotor berputar berlawanan arah dari jarum jam. Dimana tekanan dibawah sudu lebih besar daripada tekanan di atas sudu. Ketika melewati rotor maka kecepatan uap air tersebut akan turun dan entalpi juga turun karena disebabkan sebagian energy aliran yang melewati rotor akan diubah menjadi energy mekanik berupa putaran rotor sehingga menyebabkan energy aliran yang terdapat pada uap air yang terdiri dari energy kinetic dan entalpi ini juga mengalami penurunan setelah keluar dari rotor. Uap air tersebut melewati rotor. Stator adalaha bagian yang tidak dapat bergerak karena menjadi satu dengan casing. Kemudian aliran uap melewati stator. Stator ini dibuat menyerupai . Ketiga komponen energy tersebut adalah energy kinetic.

bentuk nozzle yaitu luas penampang keluar lebih kecil dari luas penampang ketika masuk. Energi yang ditransfer dari aliran uap air kepada rotor adalah jumlah perubahan energy kinetiknya dan perubahan entalpinya ketika melewati rotor. Demikian terus – menerus ampai pada ujung turbin kecepatan akan berubah terus naik dan turun. Namun entalpi nya dari depan ke belakan turbin akan semakin turun disebabkan karena penurunan tekanan dan temperature dari uap air itu sendiri. . Tujuan dari stator ini adalah untuk menaikan kecepatan setelah uap air melewati rotor. Sehingga kerja yang dihasilkan oleh rotor adalah akibat pebedaan tekanan yang menyebabkan rotor bisa berputar. Nilai DOR mulai dari 0 – 1. Sementara untuk entalpinya tidak berubah sehingga hampir tidak ada perubahan tekanan sehingga untuk memutar rotor hanya mmanfaatkan impulse dari fluida. Jika nilai DOR = 0 maka dapat dikatakan reaksi yang diterima oleh sudu rotor hanyalah energy kinetic. Kemudian jika nilai DOR = 1 maka dapat dikatakan bahwa reaksi yang diterima rotor adalah akibat dari perubahan energy kinetic dan entalpi. Degree Of Reaction (DOR) menyatakan rekasi yang diterima oleh rotor dari energy aliran yang melewati rotor tersebut.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful