BAB I PENDAHULUAN A.

LATAR BELAKANG Pre eklamsia dan eklampsia merupakan penyulit dalam proses persalinan yang kejadiannya senantiasa tetap tinggi. Tingginya angka kejadian pre eklampsia merupakan faktor utama penyebab timbulnya eklampsia yang dapat mengancam hidp ibu bersalin. Tingginya angka kematian bulin sebagai akibat perkembangan dari pre eklampsia yang tidak terkontrol memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap tingginya angka kematian. Dari kasus persalinan yang dirawat di rumah sakit 3-5 % merupakan kasus pre eklampsia atau eklampsia !anuaba" #$$% &. Dari kasus tersebut ' % terjadi pada semua persalinan" #( % terjadi pada primi gra)ida. !asih tingginya angka kejadian ini dapat dijadikan sebagai gambaran umum tingkat kesehatan ibu bersalin dan tingkat kesehatan masyarakat secara umum. Dengan besarnya pengaruh pre eklampsia terhadap tingginya tingkat kematian bulin" maka sudah selayaknya dilakukan upaya untuk mencegah dan menanganikasus-kasus pre eklampsia. Perawatan pada bulin dengan preeklamsia merupakan salah satu usaha nyata yamg dapat dilakukan untuk mencegah timbulnya komplikasi-komplikasi sebagai akibat lanjut dari pre eklampsia tersebut. B. TUJUAN PENULISAN #. Tujuan *nstruksional +mum +ntuk memberikan ,suhan -eperawatan kepada ibu bersalin dengan pre eklampsia (. Tujuan *nstruksional -husus (.#. (.(. (.3. (... (.5. Dapat melakukan pengkajian pada ibu bersalin dengan pre eklampsia Dapat menentukan masalah keperawatan pada ibu bersalin dengan pre eklampsia Dapat menetapkan perencanaan pada ibu bersalin dengan pre eklampsia Dapat menerapkan rencana perawatan pada ibu bersalin dengan pre eklampsia Dapat melakukan e)aluasi pada ibu bersalin dengan pre eklampsia C. METODE PENULISAN !etode penulisan makalah ini menggunakan metode stadi kasus dengan pengumpulan data secara obser)asi langsung dan wawancara .

BAB II TINJAUAN TEORI #. -/012P D,1,3 T2/3* ,. P20423T*,0 Pre eklampsia adalah sekumpulan gejala yang timbul pada wanita hamil" bersalin dan nifas yang terdiri dari hipertensi" edema dan protein uria tetapi tidak menjukkan tanda-tanda kelainan )askuler atau hipertensi sebelumnya" sedangkan gejalanya biasanya muncul setelah kehamilan berumur (% minggu atau lebih 3ustam !uctar" #$$% &. #. 5. P,T/6*1*/7/4* Pada pre eklampsia terdapat penurunan plasma dalam sirkulasi dan terjadi peningkatan hematokrit. Perubahan ini menyebabkan penurunan perfusi ke organ " termasuk ke utero plasental fatal unit. 8asospasme merupakan dasar dari timbulnya proses pre eklampsia. -onstriksi )askuler menyebabkan resistensi aliran darah dan timbulnya hipertensi arterial. 8asospasme dapat diakibatkan karena adanya peningkatan sensitifitas dari sirculating pressors. Pre eklampsia yang berat dapat mengakibatkan kerusakan organ tubuh yang lain. 4angguan perfusi plasenta dapat sebagai pemicu timbulnya gangguan pertumbuhan plasenta sehinga dapat berakibat terjadinya *ntra +terin 4rowth 3etardation. 9. P20423T*,0 P231,7*0,0 Persalinan adalah suatu proses pengeluaran hasil konsepsi janin dan uri yang dapat hidup ke dunia luar dari rahim melalui jalan lahir #$$% &. D. T,0D,-T,0D, P23!+7,,0 P231,7*0,0 5eberapa minggu sebelum wanita memasuki persalinan disebut kala pendahuluan" tanda-tandanya sebagai berikut : #. Turunya kepala memasuki pintu atas panggul terutama pada primi gra)ida sedangkan pada multipara tidak begitu kentara. (. Perut kelihatan lebih melebar" fundus uteri turun 3. Perasaan sering kencing atau susah kencing .. Perasaan sakit di perut dan pinggang oleh karena adanya kontraksi lemah dari uterus 3ustam !octar"

5. 1er)ik menjadi lembek" mulai mendatar dan pembukaan telah ada 2. T,0D,-T,0D, *0P,3T+ #. (. 3. .. 3asa sakit oleh adanya ;*1 yang datang lebih kuat" sering dan teratur -eluar lendir bercampur darah yang lebih banyak karena robekan kecil pada ser)ik -adang ketuban pecah dengan sendirinya Pada pemeriksaan dalam ser)ik mendatar dan pembukaan telah ada

6. -,7, P231,7*0,0 Proses persalinan terdiri dari . kala : #. -ala * kala pembukaan & *npartu partus mulai & ditandai dengan keluarnya lendir bercampur darah" karena ser)ik mulai membuka dan mendatar -ala pembukaan ini dibagi atas ( fase : a. 6ase 7aten : Pembukaan ser)ik berlangsung lambat sampai pembukaan 3 cm berlangsung dalam <-% jam b. 6ase ,ktif : 5erlangsung selama ' jam dan dibagi atas 3 subfase yaitu : #. (. 3. Periode akselerasi : berlangsung ( jam" pembukaan menjadi . cm Periode dilatasi maksimal : 1elama ( jam pembukaan berlangsung cepat menjadi $ cm Periode deselerasi : berlangsung lambat dalam waktu ( jam pembukan menjadi #= cm atau lengkap (. -ala ( kala pengeluaran janin & Pada kala ini ;*1 terkoordinir " kuat" cepat" dan lebih lama kira-kira (-3 menit sekali. -epala janin telah turun masuk ruang panggul sehingga terjadi tekanan pada otot-otot dasar panggul yang secara reflektoris menimbulkan rangsangan mengedan. Pada waktu ;*1 " kepala janin mulai kelihatan" )ul)a membuka dan perinium meregang. Dengan ;*1 mengedan yang terpimpin akan lahirlah kepala diikuti oleh seluruh badan janin. -ala ( pada primi #-("5 jam" pada multi ="5-# jam 3. -ala 3 kala pengeluaran uri & 1etelah bayi lahir " kontraksi rahim istirahat sebentar . +terus teraba keras dengan fundus uteri setinggi pusat. 5eberapa saat kemudian timbul ;*1

jam Palpasi : untuk mengetahui T6+" letak janin" lokasi edema ..1-2P .dalah kala pengawasan selam ( jam setelah bayi lahir untuk mengamati keadaan ibu terutama terhadap bahayanya perdarahan post partum **. . Data /byektif : *nspeksi : edema yang tidak hilang dalam kurun waktu (.>*.pelepasan" terdorong ke dalam )agina dan akan lahir spontanatau dwengan sedikit doeongan dari atas simpisis atau fundus uteri.1. -/012P D.3 .0 Data yang dikaji pada ibu bersalin dengan pre eklampsia adalah : #. -ala nifas & . Data subyektif : +mur biasanya sering terjadi pada primi gra)ida " ? (= tahun atau @ 35 tahun 3iwayat kesehatan ibu sekarang : terjadi peningkatan tensi" oedema" pusing" nyeri epigastrium" mual muntah" penglihatan kabur 3iwayat kesehatan ibu sebelumnya : penyakit ginjal" anemia" )askuler esensial" hipertensi kronik" D! 3iwayat kehamilan : riwayat kehamilan ganda" mola hidatidosa" hidramnion serta riwayat kehamilan dengan pre eklamsia atau eklamsia sebelumnya Pola nutrisi : jenis makanan yang dikonsumsi baik makanan pokok maupun selingan Psiko sosial spiritual : 2mosi yang tidak stabil dapat menyebabkan kecemasan" oleh karenanya perlu kesiapan moril untuk menghadapi resikonya (.. Pengeluaran plesenta disertai dengan pengeluaran darah kira-kira#==-(== cc. P204-. 1eluruh proses biasanya berlangsung 5. -ala .uskultasi : mendengarkan D>> untuk mengetahui adanya fetal distress Perkusi : untuk mengetahui refleks patella sebagai syarat pemberian 1! jika refleks A & Pemeriksaan penunjang B • Tanda )ital yang diukur dalam posisi terbaring atau tidur" .3= menit setelah bayi lahir.

4angguan rasa nyaman nyeri & berhubungan dengan kontraksi uterus dan pembukaan jalan lahir d.7. *** a. -. cemas & berhubungan dengan koping yang tidak efektif terhadap proses persalinan )asospasme dan peningkatan tekanan . 3esiko terjadi infeksi berhubungan dengan adanya luka episiotomy 9. -.7. P23209. 3esiko deficit cairan berhubungan dengan perdarahan post partum . -..1.0 -. 3esiko tinggi terjadinya foetal distress pada janin berhubungan dengan perubahan pada plasenta c. 4angguan rasa nyaman nyeri & berhubungan dengan luka episiotomy b. 4angguan psikologis (. 3esiko terjadi injury pada ibu dan bayi berhubungan dengan dampak dari tindakan ekstraksi dengan forceps 3. * a. *8 a.7. ** a..0. * Diagnosa keperawatan # 3esiko tinggi terjadinya kejang pada ibu berhubungan dengan penurunan fungsi organ )asospasme dan peningkatan tekanan darah&. !.T..diukur ( kali dengan inter)al ' jam • 7aboratorium : protein uri dengan kateter atau midstream biasanya meningkat hingga ="3 grClt atau A# hingga A( pada skala kualitatif &" kadar hematokrit menurun" 5> urine meningkat" serum kreatini meningkat" uric acid biasanya @ < mgC#== ml • • • • 5erat badan : peningkatannya lebih dari # kgCminggu Tingkat kesadaran B penurunan 491 sebagai tanda adanya kelainan pada otak +14 B untuk mengetahui keadaan janin 01T : untuk mengetahui kesejahteraan janin 5. 3esiko tinggi terjadinya kejang pada ibu berhubungan dengan penurunan fungsi organ darah & b.0 #. -.D. -2P23.7.7.7.

!onitor adanya tanda-tanda dan gejala persalinan atau adanya kontraksi uterus 3C. Tekanan diastole @ ##= mm.nti hipertensi untuk menurunkan tekanan darah dan 1! untuk mencegah terjadinya kejang Diagnosa keperawatan ( : 3esiko tinggi terjadinya foetal distress pada janin berhubungan dengan perubahan pada plasenta Tujuan : 1etelah dilakukan tindakan perawatan tidak terjadi foetal distress pada janin -riteria .g dan sistole #'= atau lebih merupkan indikasi dari P*. !onitor D>> sesuai indikasi 3C.asil : -esadaran : compos mentis" 491 : #5 .Tujuan : 1etelah dilakukan tindakan perawatan tidak terjadi kejang pada ibu -riteria . -ejang akan meningkatkan kepekaan uterus yang akan memungkinkan terjadinya persalinan 5. Peningkatan D>> sebagai indikasi terjadinya hipoEia" prematur dan solusio D>> A & : #(-#(-#( . -aji adanya tanda-tanda eklampsia hiperaktif" reflek patella dalam" penurunan nadi"dan respirasi" nyeri epigastrium dan oliguria & 3C. . (.-5-' & Tanda-tanda )ital : TD 0adi *nter)ensi : #.asil 01T : .asil : *nter)ensi : #.g : '=-%= ECmnt 33 1uhu : 3'-3< 9 : #'-(= ECmnt . 4ejala tersebut merupakan manifestasi dari perubahan pada otak" ginjal" jantung dan paru yang mendahului status kejang .asil +14 B : #==-#(=C<=-%= mm. jam 3C. Penurunan kesadaran sebagai indikasi penurunan aliran darah otak 3. 9atat tingkat kesadaran pasien 3C. -olaborasi dengan tim medis dalam pemberian anti hipertensi dan 1! 3C. !onitor tekanan darah tiap ..

*1 timbul 3C. >elaskan penyebab nyerinya 3C. >elaskan adanya tanda-tanda solutio plasenta nyeri perut" perdarahan" rahim tegang" aktifitas janin turun & 3C. 4angguan psikologis cemas & berhubungan dengan koping yang tidak efektif *bu mengerti penyebab nyerinya *bu mampu beradaptasi terhadap nyerinya nyeri & berhubungan dengan kontraksi uterus dan . . -aji tingkat intensitas nyeri pasien 3C. -aji respon janin pada ibu yang diberi 1! 3C. Penurunan fungsi plasenta mungkin diakibatkan karena hipertensi sehingga timbul *+43 3. *bu dapat memahami penyebab nyerinya sehingga bisa kooperatif 3. -aji tentang pertumbuhan janin 3C. 3eaksi terapi dapat menurunkan pernafasan janin dan fungsi jantung serta aktifitas janin 5. -olaborasi dengan medis dalam pemeriksaan +14 dan 01T 3C.mbang nyeri setiap orang berbeda "dengan demikian akan dapat menentukan tindakan perawatan yang sesuai dengan respon pasien terhadap nyerinya (. *bu dapat mengetahui tanda dan gejala solutio plasenta dan tahu akibat hipoEia bagi janin .asil : *nter)ensi : #. .jarkan ibu mengantisipasi nyeri dengan nafas dalam bila . 5antu ibu dengan mengusapCmassage pada bagian yang nyeri 3C.plasenta (... +14 dan 01T untuk mengetahui keadaanCkesejahteraan janin Diagnosa keperawatan 3 : 4angguan rasa nyaman pembukaan jalan lahir Tujuan : 1etelah dilakukan tindakan perawatan ibu mengerti penyebab nyeri dan dapat mengantisipasi rasa nyerinya -riteria . Dengan nafas dalam otot-otot dapat berelaksasi " terjadi )asodilatasi pembuluh darah" eEpansi paru optimal sehingga kebutuhan =( pada jaringan terpenuhi . untuk mengalihkan perhatian pasien Diagnosa keperawatan .

>ika pembukaan belum lengkap bibir ser)iks bisa terjepit antara kepala anak dan sendok sehingga terjadi robekan pada ser)iks (. Pastikan bahwa pembukaan sudah lengkap 3C.7. Tingkat kecemasan ringan dan sedang bisa ditoleransi dengan pemberian pengertian sedangkan yang berat diperlukan tindakan medikamentosa 3. Pastikan bahwa ketuban sudah pecah 3C.3 19/32 diatas < Tidak terjadi ruptur perineum Tidak terjadi ruptur uteri *bu tampak tenang *bu kooperatif terhadap tindakan perawatan *bu dapat menerima kondisi yang dialami sekarang .asil : *nter)ensi B #. 5eri support system pada ibu 3C. -aji tingkat kecemasan ibu 3C. 5ila ketuban belum pecah maka selaput janin akan ikut tertarik oleh forceps .asil : *nter)ensi : #. ibu dapat mempunyai moti)asi untuk menghadapi keadaan yang sekarang secara lapang dada asehingga dapat membawa ketenangan hati -.P4. >elaskan mekanisme proses persalinan 3C. gali dan tingkatkan mekanisme koping ibu yang efektif 3C. Pengetahuan terhadap proses persalinan diharapkan dapat mengurangi emosional ibu yang maladaptif 5. -ecemasan akan dapat teratasi jika mekanisme koping yang dimiliki ibu efektif '.terhadap proses persalinan Tujuan : 1etelah dilakukan tindakan perawatan kecemasan ibu berkurang atau hilang -riteria . ** Diagnosa keperawatan # 3esiko terjadi injury pada ibu dan bayi berhubungan dengan dampak dari tindakan ekstraksi dengan forceps Tujuan : 1etelah dilakukan tindakan perawatan tidak terjadi injury pada ibu dan janin -riteria .

*** Diagnosa keperawatan : 3esiko deficit cairan berhubungan dengan perdarahan post partum Tujuan B 1etelah dilakukan tindakan perawatan tidak terjadi deficit cairan -riteria .untuk mencegah terjadinya rest plasenta sehingga tidak terjadi perdarahan 3. 9egah terjadinya perdarahan dengan mengobser)asi pelepasan plasenta dan mengeluarkan plasenta dengan peregangan tali pusat terkendali serta bekerja dengan hati-hati 3C. untuk memantau tanda Ftanda gangguan keseimbangan cairan 1uhu : 3'-3< 9 Perdarahan dalam batas normal : ? 5== cc . 5eri minum peroral 3C. 7akukan obser)asi tanda-tanda )ital 3C. Tindakan forceps yang dilakukan dengan benarC sesuai standart serta skill yang memadai tanpa adanya penyulit akan terhindar dari terjadinya komplikasi pada ibu maupun janin -. -aji kontraksi uterus 3C. dengan mengetahui jumlah darah yang hilang akan dapat menentukan jumlah darah Cintake cairan yang diberikan agar terjaga keseimbangan 5. 5antu dokter dalam melakukan tindakan ekstraksi dengan forceps sesuai standarisasi 3C. mengedan membutuhkan tenaga yang akhirnya dapat meningkatkan tekanan darah sebagai kompensasi tubuh" bila tekanan darah semakin meningkat akan memicu timbulnya kejang dan terjadi injury pada ibu maupun janin . kontraksi uterus dapat membantu pelepasan plasenta (.asil : -eadaan umum baik !ukosa mulut basah Turgor kulit baik Tanda )ital B TD : #==-#(=C<=-%= mm.njurkan ibu untuk tidak mengedan 3C.3.. dapat menggantikan cairan yang hilang '. -aji banyaknya darah yang keluar 3C.7. .g 0adi : '=-%= ECmnt 33 : #'-(= ECmnt *nter)ensi B #.

*8 Diagnosa keperawatan # 4angguan rasa nyaman nyeri & berhubungan dengan luka episiotomy Tujuan : 1etelah dilakukan tindakan perawatan rasa nyeri berkurang atau hilang -riteria hasil : *nter)ensi : #.. Perawatan luka secara aseptic dan anti septic dapat mempercepat proses penyembuhan luka sehingga nyeri bisa berkurangChilang . -olaborasi dengan tim medis dalam pemberian analgetik 3C. -ebersihan yang kurang terjaga bisa menimbulkan infeksi pada luka karena masuknya kuman (. 7akukan perawatan luka episiotomy secara aseptik dan anti septic 3C. . 7akukan perawatan luka episiotomy secara aseptik dan anti septic luka episiotomy tampak kering dan bersih luka tidak ada tanda-tanda infeksi tanda-tanda )ital dalam batas normal ibu mengatakan nyerinya berkurang atau hilang keadaan luka baik tanda-tanda infeksi tidak ada .asil : *nter)ensi : #. 5eri penjelasan pada ibu penyebab nyerinya 3C.7. analgetik dapat mengurangiCmenghilangkan rasa nyeri Diagnosa keperawatan ( 3esiko terjadi infeksi berhubungan dengan adanya luka episiotomy Tujuan : 1etelah dilakukan tindakan perawatan infeksi tidak terjadi -riteria . Pergerakan yang bisa membuat peregangan daerah luka akan menambah rasa nyeri 3.-.njurkan pada ibu untuk menghindari pergerakan yang berlebihan terutama yang berkaitan dengan daerah sekitar luka episiotomy 3C. dengan mengerti penyebab nyerinya diharapkan ibu dapat kooperatif dan menerima rasa nyerinya secara wajar (. .njurkan ibu untuk menjaga kebersihan daerah luka episiotomy 3C.

-olaborasi dengan medis dalam pemberian antibiotik 3C.7+. *!P72!20T. anti biotic dapat membunuh kuman D.jari ibu cara merawat luka 3C. 2)aluasi disesuaikan dengan criteria hasil yang telah ditentukan 2. Perawatan luka secara aseptic dan anti septic dapat mempercepat proses penyembuhan luka dan mencegah terjadinya infeksi 3. ibu dapat mengerti cara merawat luka yang benar sehingga bisa mencegah timbulnya infeksi .. 28. .1* (. Pelaksanaan disesuaikan dengan inter)ensi yang telah ditentukan a.1* .3C.

siklus teratur" lamanya 5-< hari dan tidak ada keluhan . 1oetomo atas rujukan bidan praktek swasta untuk mendapatkan pertolongan karena ibu dalam keadaan hamil tua dan mengeluh kenceng-kenceng mulai tadi malam jam (.nak ke 0 o th -ehamilan +mur Pen yulit jenis Persalinan Peno long Pen yulit -omplikasi nifas 7ase rasi *nfe ksi Perda rahan >e nis . PENGKAJIAN Pengkajian dilakukan pada tanggal $ .pril (==# jam =$. RIWAYAT KEPERAWATAN *bu datang ke *3D 31+D Dr.lamat : 0y. *bu berharap agar dapat melahirkan dengan selamat.== & diikuti keluarnya air jam =#.gustus (=== ( 3iwayat kehamilan dan persalinan yang lalu ...== hasil pemeriksaan tekanan darah yaitu #%=C#(= mmhg akhirnya ibu masuk rumah sakit tanggal $ . Persepsi terhadap kehamilan dan persalinan *bu menganggap bahwa kehamilan ini merupakan hal yang wajar dan kehamilannya tidak menimbulkan perubahan terhadap kehidupan seharihari.T B bulan . 3iwayat /bstetri #.#.BAB III TINJAUAN KASUS A.1 : (5 tahun : >awa : *slam : 1D 0ama suami : Tn.lamat: Pradah indah 3T ' II.menarche pada usia #( tahun . 5agi ibu orang yang terpenting adalah suami dan ia tinggal bersamanya" sedangkan dari pihak keluarga yang lain menerima keadaan ibu yang sedang hamil (.gama : *slam Pendidikan : 1D : tukang kebun golf 3D * 1urabaya : (( tahun : >awa : Tukang kebun golf Pekerjaan 3D * 1urabaya : Pradah *ndah 3T ' .(. .P.nak 55 Pj . +mur 1uku .pril (==# jam =$.= I.3% (.gama Pendidikan Pekerjaan . 3iwayat menstruasi . IDENTITAS 0ama klien +mur 1uku .

0utrisi #. Pada jam ##.al ini : ya : ya : ya .5reast care .1enam nifas : tidak . g per *8 sebagai larutan (= % selama 5 menit sambil dilakukan obser)asi terhadap efek obat tersebut.09 $ kali ke bidan pengobatan selama hamil mendapat Tablet 6e dan )itamin Tidak ada keluhan selama hamil Pergerakan janin dirasakan sejak usia kehamilan kurang lebih .-5 .#5 mulai diberikan drip oksitosin % tetesCmnt kalf * dan cairan infus diganti dengan D5% untuk menambah kekuatan Ctenaga ibu" pada saat itu juga dilakukan obser)asi terhadap efek dari pemberian oksitosin yaitu lamanya . -ala * !ulai persalinan tgl $ ... 7k . PERSALINAN SEKARANG . -emudian ibu diberi 1! .!enyusui : ya : ya IV. bl .= . tetes. KEHAMILAN SEKARANG Diagnosa: 43 P( . *bu dipasang infus dengan cairan 37 (= tetes C mnt dan dipasang kateter untuk pemeriksaan urine serta untuk mengukur output urine per jam.*1 !ulai kontraksi pada tanggal % .*1 dan kekuatannya serta denyut jantung janin juga pengaturan tetesan yaitu setiap #5 menit ditambahkan .Perineal care . bulan 3encana perawatan bayi adalah dirawat sendiri -esanggupan dan pengetahuan dalam merawat bayi adalah: .. -eluhan . (5== 35== 5= III.pril (==# jam (. Pengeluaran per)agina : Pada jam =#.= dg pembukaan ( cm.== tadi malam & keluar air " tidak keluar lendir ataupun darah" sedangkan saat pengkajian keluar lendir dan darah sedikit 3..( usia kehamilan 3'-3< mg *munisasi TT sudah lengkap dan .# ( 3 3"5 th #.!*7 *0* - 1pt 5 1pt 5 bidan bidan - - - - Pr. -ala persalinan . Periksa Dalam : jam =$.== *bu mengatakan kenceng-kencengnya tidak teratur dan hanya sebentar (.== dilakukan oleh dokter PPD1 dengan hasil : pembukaan ( cm" effecement 5= %" ketuban ada" presentasi kepala" bidang hodge * .. .pril (==# jam =$.

Tepat pada jam #.asil pemeriksaan tanda )ital didapatkan TD : #.*1. -emudian dilakukan pemeriksaan T6+ hasilnya T6+ ( jari diatas pusat" . *bu dibawa ke ruang khusus tindakan" dokter bersiap untuk melakukan tindakan perawat membantu mempersiapkan alat dan perlengkapan lainnya serta persiapan untuk perawatan bayi yang akan dilahirkan.=5 dilahirkan bayi jenis kelamin perempuan" 55 3=== g" panjang 5= cm" . Dan D>> A & : #(-#(-#(. -ala ** 1etelah mendapatkan persetujuan dari suami dan ibu sendiri menerima maka segera dilakukan tidakan forcep eEtraction.== dilakukan e)aluasi dengan hasil : pembukaan 5 cm" effecement <5 %" ketuban ada " presentasi kepala" bidang hodge *" D>> A& : #(-#(-#(" kontraksi setiap 3 menit dengan durasi .P4. c. Pada jam #.1etelah mendapatkan penjelasan bahwa anaknya baik-baik saja ibu mengucapkan alhamdulillah. 5ayi disuction kemudian dibawa ketempat perawatan bayi baru lahir untuk membersihkan tubuhnya dari )ernickaseosa dan diberikan triple D pada tali pusat" kemudian bayi dibungkus dengan jarik untuk menghangatkan tubuhnya lalu diberi salep kloram penikol dan selanjutnya ditaruh ditempat bayi .5-' &" edema kaki ACA" TD: #3=C$= mm. -emudian pasien dipersiapkan forcep eEtraction untuk mempercepat kala ** b.=C$= mmhg" nadi: %% ECmnt" 33: (= ECmnt" 491: 9!G#5 .g" nadi : %= ECmnt" 33 : #% ECmnt.dilakukan terus sampai kolf * habis dengan memperhatikan pembukaan dan kekuatan . -ala *** 1etelah melahirkan ibu di injeksi pitosin # amp per *! untuk mempertahankan kontraksi uterus agar plasenta dapat cepat dilahirkan.. . *bu mengeluh nyeri dibagian perut dan pinggang" saat kontraksi ibu sampai menangis menahan nyeri dan bertanya kenapa lama sekali anaknya tidak kunjung lahir" ibu meminta kepada petugas agar tidak meninggalkannya sendirian..-5-' & dan edema kaki ACA.-emudian dilakukan amniotomi oleh dokter PPD1" air ketuban berwarna kehijauan dan keruh. Pada jam #3.*1 setiap (-3 menit dengan durasi .= detik" D>> A &: #(-#(-#(" 491 : 9!A#5 .3 score pada menit pertama : '" dan pada menit ke lima B %.=-5= detik.== dilakukan e)aluasi lagi : pembukaan lengkap" .

Pola nutrisi 6rekunsi makan 3EChari" nafsu makan baik dan tidak ada pantangan. 1ejak anak pertamanya lahir ibu menjadi akseptor -5 pil berlangsung selama ( bulan" karena ingin anak lagi sehingga ibu berhenti minum pil. >enis makanan : nasi" lauk pauk" sayur kadang buah dan susu (..9D :5 " . Personal hygiene !andi biasanya (EChari menggunakan sabun /ral hygiene dilakukan setiap habis makan dan mau tidur 9uci rambut dilakukan (ECminggu dengan shampoo . ECmnt " 33 : (= ECmnt " suhu : 3<"( 9 " T6+ setinggi pusat" " kontraksi uterus baik " perdarahan kurang lebih 5= cc " perineum yang diepisiotomi sudah diheting dengan .. Pola eliminasi 5. Demikian halnya setelah anak kedua lahir ibu menjadi akseptor -5 suntik yang berlangsung selama 5 bulan kemudian berhenti lagi yang pada akhirnya ibu hamil lagi yang sekarang ini. Pada jam #.kontraksi baik. " luka epis : 3"5 cm. RIWAYAT KELUARGA BERENCANA *bu pernah menjadi akseptor -5. VII. Pola *stirahat dan Tidur 7amanya tidur biasanya 5-' jamChari dan ibu tidak begitu merasa .-5' & " TD : #3=C$= mm.5 biasanya #-(EChari dan tidak ada keluhan 3. V.#= plasenta lahir spontan dan lengkap kotiledon dan selaput &" perdarahan selama persalinan kurang lebih #5= cc d.g " nadi : <. -ala *8 ( jam setelah persalinan keadaan umum ibu baik" 491 : 9! G #5 .= ccCjam" warnanya jernih dan tidak ada keluhan 5. 1etelah melahirkan anak yang ke tiga ini ibu ingiun menjadi akseptor -5 norplant VI.frekuensinya '-$EChari sedangkan saat pengkajian output urine .KEBUTUHAN DASAR KHUSUS #. RIWAYAT KESEHATAN *bu dan keluarga tidak pernah menderita penyakit tekanan darah tinggi" kencing manis dan penyakit jantung lainnya.97 : ..

33 : (= ECmnt d. Dada dan aEilla . -eadaan umum ibu baik -esadaran 0adi 1uhu T5 : 9!:#5 . 1istem urogenital  <.terkontrol" warna urine kuning jernih dan ibu tidak merasa terganggu '. 1edangkan kegiatan waktu luangnya untuk nonton T8 dan ngobrol dengan keluarga. TD : #'=C#(= mm.g c.terganggu karena menganggap kondisinya merupakan hal yang wajar bagi orang hamil 5. Pola kebiasaan yang mempengaruhu kesehatan *bu tidak biasa minum jamu" tidak merokok dan tidak mengkonsumsi obat-obat yang terlarang VIII. '. 55 : 53 kg #..==-#'. 1irkulasi jantung   . 1istem integumen   Terdapat edema pada kedua kaki Turgor kulit elastis" warna kemerahan dan struktur halus (.-5-' & : %% ECmnt : 3<"( 9 : #55 cm b. PEMERIKSAAN FISIK a.== setiap hari. 1istem pencernaan   5. 1istem penglihatan     *bu tidak mengalami gangguan dalam penglihatan Posisi mata simetris Pergerakan bola mata normal" sclera anikterik -oncungti)a dan kornea normal *bu tidak sesak" tidak meggunakan otot-otot 5antu pernafasan >alan nafa bersih dan suara nafas )esikuler *bu tidak merasakan sakit dada atau deg-degan *rama jantung teratur dan tidak ada gallop atau murmur *bu tidak mengalami nyeri ulu hati 1tomatitis tidak ada dan ibu tidak ada gangguan menelan 5.. Pola aktifitas dan latihan -egiatan rutinnya dirumah adalah sebagai tukang kebun golf berangkat jam =<. 1istem pernafasan   3.

mgCdl 5.7ekosit ..7P.reola mamae berpigmentasi 9olostrum keluar sedikit 5. . .+1+1 .=C(-.da linea nigra dan strie li)idae  Tidak ada luka bekas operasi 5.P" tanggal .0 -. P2!23*-1.1*  72/P/7D * : T6+ : 3( cm" berisi kepala  72/P/7D ** : 7etak punggung kanan  72/P/7D *** : 5agian kepala  72/P/7D *8 : Di)ergen  /sborn test  T5>  -ontraksi : A& : 3(-##E#55 G 3(55 g : A& " jarang lamanya kurang lebih (= detik 9.5" tanggal $ ...#E#= $C7 : #$(E#= $C7 : ="($ : #% 8*7 : ="<.5D/!20 . 12D*!20 +3*02C+3*02 7204-. 01T : #.pril (==# .7ekosit .1*7 7..-reatin serum : $"% gCdl : #=.1* : D>> A& G #(-#(-#( IX.2pitel : (-3 plp : (-3 plp : (-3 plp 9. *01P2-1*  Perut kelihatan membesar ke depan  . .P98 . P.b . PEMERIKSAAN PENUNJANG .pril (==# .+1-+7T.14/T .Trombosit .2ritrosit .   !amae membesar disertai dengan penonjolan papilla mamae .Clow )ariably .

7*1. 2T*/7/4* !. D.*bu mengatakan perutnya kenceng.. X. 3209. * # Data subyektif : tadi malam kalau tekanan darahnya tinggi setelah diperiksa oleh bidan kenceng mulai tadi malam Data obyektif : . Terminasi pro /D " 5ila inpartu percepat kala ** .491 : #5 .Clow )ariably 1uhu : 3<"( 9 Perubahan perfusi 3esiko terjadi distress tinggi foetal Penurunan fungsi 3esiko terjadi )asospasme dan pada ibu penurunan tinggi kejang .g 33 : (=ECmnt . 01T (.T.D>> A& : #(-#(-#( .*bu mengatakan bahwa ia baru tahu organ -27/!P/.*bu mengatakan perutnya kencengkenceng mulai tadi malam Data obyektif : .g 33 : (=ECmnt .P* B #. P23.D. *njeksi ampicillin . 0ifedipin <.0CT23.T. pasang infus 37 3.D. .TD : #'=C#(= mm.0.asil 01T : #.7.. 0/ -.1.=C(-.D.-5-' & . 7ab : D7C+7C76TC36TC.7.-esadaran : 9ompos !entis .*bu mengatakan bahwa ia baru tahu pada plasenta . 1! full dose '.E# gram per *8 5.tekanan darah & .0adi : %%ECmnt ( Data subyektif : tadi malam kalau tekanan darahnya tinggi setelah diperiksa oleh bidan .ibumin .0adi : %%ECmnt 1uhu : 3<"( 9 -ontraksi uterus 3 Data subyektif : dan 4angguan rasa .TD : #'=C#(= mm.T..0.

prosespembukaan kenceng mulai tadi malam .*bu sering merubah posisi tidur .kontraksi uterus jarang dan tidak teratur .*bu mengatakan perutnya kenceng.>am #.*bu tampak meringis kesakitan .== dilakukan periksa dalam : Pembukaan lengkap" denga durasi .*bu bertanya" H -enapa anak saya proses persalinan tindakan ekstraksi 3esiko dengan forceps dan janin terjadi injury pada ibu .g 0adi : %=ECmnt 33 : #%ECmnt *bu minta ditemani Dampak dari 2kspresi wajah ibu yang jalan lahir nyaman nyeri& inefektif terhadap 4angguan psikologis cemas & ..= .*1 setiap (-3 menit detik reguler D>> A & : #(-#(-#( TD : #3=C$= mm.asil 8T : pembukaan ( cm" effecement 5=%" ketuban ada" presentai kepala" bidang hodge *" terdapat darah dan lendir -oping . ** Data subyektif : Data obyektif : .7. Data subyektif : tidak kunjung lahirI H ...*bu berkata" H !as" jangan pergi dari sini H Data obyektif : tampak tegang *bu selalu bertanya kenapa kok lama sekali anaknya tidak kunjung lahir 5 -.*bu mengatakan terasa nyeri pad perut bagian bawah dan pinggang Data obyektif : .

7.9DG5" .!entis ' -.ECmnt 33 : *bu nampak .7.Tampak adanya luka episiotomy dengan jahitan .g 0adi : %.=C$= mm. *** Data subyektif : -esadaran : 9ompos Perdarahan 491 G#5 .Tampak adanya luka episiotomy 7uka episiotomy 3esiko infeksi terjadi -ontraksi uterus kurang lebih #5= cc T6+ ( jari diatas 1uhu B3<"5 9 >umlah perdarahan 7uka episiotomy 4angguan rasa nyaman nyeri& TD : #.ECmnt < pusat baik -.*bu mengatakan nyeri pada daerah kemaluan Data obyektif : .-5-5& partum post 3esiko cairan deficit . *8 % Data subyektif B .97G." luka sepanjang 3"5 cm Data subyektif : .*bu mengatakan badannya terasa lemah Data obyektif : kelelahan (.*bu mengatakan nyeri pada daerah kemaluan Data obyektif : .

( 9 5. 3esiko tinggi terjadi foetal distress pada janin berhubungan dengan perubahan perfusi pada plasenta 3.7. D*. 4angguan rasa nyaman nyeri & berhubungan dengan adanya luka episiotomy %.9DG5" . gangguan psikologis nyeri & berhubungan dengan kontraksi uterus dan proses pembukaan jalan lahir cemas & berhubungan dengan koping yang inefektif terhadap proses persalinan -.40/1." luka sepanjang 3"5 cm . 3esiko terjadi infeksi berhubungan dengan adanya luka episiotomy 9.. ** 5. * #.g 0adi : <.0 1esuai dengan prioritas dan kala persalinan -. 3esiko deficit cairan berhubungan dengan perdarahan post partum -. 3esiko terjadi injury pada ibu dan janin berhubungan dengan dampak dari tindakan ekstraksi dengan forceps -. -2P23. 4angguan rasa nyaman . 3esiko tinggi terjadi kejang pada ibu berhubungan dengan penurunan fungsi organ )asospasme dan peningkatan tekanan darah (.T. .TD : #3=C$= mm.ECmnt 33 : (=ECmnt 1uhu : 3<.7. *** '.7.7.97G. *0T238201* -.D. * Diagnosa keperawatan * : 3esiko tinggi terjadinya kejang pada ibu berhubungan dengan penurunan fungsi organ )asospasme dan peningkatan tekanan darah&.7.dengan jahitan . *8 <.

. !onitor D>> sesuai indikasi 3C.-5-' & Tanda-tanda )ital : TD 0adi *nter)ensi #. Tekanan diastole @ ##= mm.nti hipertensi untuk menurunkan tekanan darah dan 1! untuk mencegah terjadinya kejang Diagnosa keperawatan ** : 3esiko tinggi terjadinya foetal distress pada janin berhubungan dengan perubahan pada plasenta Tujuan : 1etelah dilakukan tindakan perawatan tidak terjadi foetal distress pada janin -riteria . .asil : -esadaran : compos mentis" 491 : #5 . Penurunan kesadaran sebagai indikasi penurunan aliran darah otak 3.g dan sistole #'= atau lebih merupkan indikasi dari P*.g : '=-%= ECmnt 33 1uhu : 3'-3< 9 : #'-(= ECmnt . . Peningkatan D>> sebagai indikasi terjadinya hipoEia" prematur dan solusio : #==-#(=C<=-%= mm. -aji adanya tanda-tanda eklampsia hiperaktif" reflek patella dalam" penurunan nadi"dan respirasi" nyeri epigastrium dan oliguria & 3C.Tujuan : 1etelah dilakukan tindakan perawatan tidak terjadi kejang pada ibu -riteria . 9atat tingkat kesadaran pasien 3C. -ejang akan meningkatkan kepekaan uterus yang akan memungkinkan terjadinya persalinan 5.asil +14 B *nter)ensi : #. !onitor tekanan darah tiap . . -olaborasi dengan tim medis dalam pemberian anti hipertensi dan 1! 3C. jam 3C. D>> A & : #(-#(-#( b. !onitor adanya tanda-tanda dan gejala persalinan atau adanya kontraksi uterus 3C. 4ejala tersebut merupakan manifestasi dari perubahan pada otak" ginjal" jantung dan paru yang mendahului status kejang .asil : a.asil 01T : c. (.

*1 timbul 3C. 3eaksi terapi dapat menurunkan pernafasan janin dan fungsi jantung serta aktifitas janin 5. untuk mengalihkan perhatian pasien Diagnosa keperawatan *8 : 4angguan psikologis cemas & berhubungan dengan koping yang tidak efektif nyeri & berhubungan dengan kontraksi uterus dan . .plasenta (. -olaborasi dengan medis dalam pemeriksaan +14 dan 01T 3C.. -aji tentang pertumbuhan janin 3C.jarkan ibu mengantisipasi nyeri dengan nafas dalam bila .. *bu mengerti penyebab nyerinya b.asil : a. >elaskan penyebab nyerinya 3C. +14 dan 01T untuk mengetahui keadaanCkesejahteraan janin Diagnosa keperawatan *** : 4angguan rasa nyaman pembukaan jalan lahir Tujuan : 1etelah dilakukan tindakan perawatan ibu mengerti penyebab nyeri dan dapat mengantisipasi rasa nyerinya -riteria . -aji respon janin pada ibu yang diberi 1! 3C. -aji tingkat intensitas nyeri pasien 3C. *bu dapat memahami penyebab nyerinya sehingga bisa kooperatif 3. *bu dapat mengetahui tanda dan gejala solutio plasenta dan tahu akibat hipoEia bagi janin . *bu mampu beradaptasi terhadap nyerinya *nter)ensi : #. Penurunan fungsi plasenta mungkin diakibatkan karena hipertensi sehingga timbul *+43 3. 5antu ibu dengan mengusapCmassage pada bagian yang nyeri 3C. >elaskan adanya tanda-tanda solutio plasenta nyeri perut" perdarahan" rahim tegang" aktifitas janin turun & 3C. .mbang nyeri setiap orang berbeda "dengan demikian akan dapat menentukan tindakan perawatan yang sesuai dengan respon pasien terhadap nyerinya (. Dengan nafas dalam otot-otot dapat berelaksasi " terjadi )asodilatasi pembuluh darah" eEpansi paru optimal sehingga kebutuhan =( pada jaringan terpenuhi .

-aji tingkat kecemasan ibu 3C. *bu kooperatif terhadap tindakan perawatan e. *bu dapat menerima kondisi yang dialami sekarang *nter)ensi : #. *bu tampak tenang d. Tidak terjadi ruptur perinium c. . >ika pembukaan belum lengkap bibir ser)iks bisa terjepit antara kepala anak dan sendok sehingga terjadi robekan pada ser)iks ..asil : c. Tidak terjadi ruptur uteri *nter)ensi B #. ** Diagnosa keperawatan * : 3esiko terjadi injury pada ibu dan bayi berhubungan dengan dampak dari tindakan ekstraksi dengan forceps Tujuan : 1etelah dilakukan tindakan perawatan tidak terjadi injury pada ibu dan janin -riteria . Pengetahuan terhadap proses persalinan diharapkan dapat mengurangi emosional ibu yang maladaptif 3. Tingkat kecemasan ringan dan sedang bisa ditoleransi dengan pemberian pengertian sedangkan yang berat diperlukan tindakan medikamentosa (.asil : a.3 19/3 diatas < b.terhadap proses persalinan Tujuan : 1etelah dilakukan tindakan perawatan kecemasan ibu berkurang atau hilang -riteria . 5eri support system pada ibu 3C. Pastikan bahwa pembukaan sudah lengkap 3C. gali dan tingkatkan mekanisme koping ibu yang efektif 3C. ibu dapat mempunyai moti)asi untuk menghadapi keadaan yang sekarang secara lapang dada asehingga dapat membawa ketenangan hati -. >elaskan mekanisme proses persalinan 3C.P4.7. -ecemasan akan dapat teratasi jika mekanisme koping yang dimiliki ibu efektif .

bantu dokter dalam melakukan tindakan ekstraksi dengan forceps sesuai standarisasi 3C.Tanda )ital B TD : #==-#(=C<=-%= mm. *** Diagnosa keperawatan : 3esiko deficit cairan berhubungan dengan perdarahan post partum Tujuan B 1etelah dilakukan tindakan perawatan tidak terjadi deficit cairan -riteria ..untuk mencegah terjadinya rest plasenta sehingga tidak terjadi perdarahan 3.njurkan ibu untuk tidak mengedan 3C. -aji kontraksi uterus 3C. . kontraksi uterus dapat membantu pelepasan plasenta (. 5ila ketuban belum pecah maka selaput janin akan ikut tertarik oleh forceps 3.7.g 0adi : '=-%= ECmnt 33 : #'-(= ECmnt *nter)ensi B #. Tindakan forceps yang dilakukan dengan benarC sesuai standart serta skill yang memadai tanpa adanya penyulit akan terhindar dari terjadinya komplikasi pada ibu maupun janin -.(. dengan mengetahui jumlah darah yang hilang akan dapat menentukan jumlah darah Cintake cairan yang diberikan agar terjaga keseimbangan 1uhu : 3'-3< 9 . 9egah terjadinya perdarahan dengan mengobser)asi pelepasan plasenta dan mengeluarkan plasenta dengan peregangan tali pusat terkendali serta bekerja dengan hati-hati 3C. -aji banyaknya darah yang keluar 3C. pastikan bahwa ketuban sudah pecah 3C.!ukosa mulut basah .-eadaan umum baik .Turgor kulit baik . mengedan membutuhkan tenaga yang akhirnya dapat meningkatkan tekanan darah sebagai kompensasi tubuh" bila tekanan darah semakin meningkat akan memicu timbulnya kejang dan terjadi injury pada ibu maupun janin .Perdarahan dalam batas normal : ? 5== cc .asil : .

. luka tidak ada tanda-tanda infeksi iii.asil : i. -olaborasi dengan tim medis dalam pemberian analgetik 3C. 7akukan obser)asi tanda-tanda )ital 3C. dapat menggantikan sairan yang hilang 5..7. Pergerakan yang bisa membuat peregangan daerah luka akan menambah rasa nyeri 3.. analgetik dapat mengurangiCmenghilangkan rasa nyeri Diagnosa keperawatan ** : 3esiko terjadi infeksi berhubungan dengan adanya luka episiotomy Tujuan : 1etelah dilakukan tindakan perawatan infeksi tidak terjadi -riteria . Perawatan luka secara aseptic dan anti septic dapat mempercepat proses penyembuhan luka sehingga nyeri bisa berkurangChilang . . tanda-tanda )ital dalam batas normal ibu mengatakan nyerinya berkurang atau hilang keadaan luka baik tanda-tanda infeksi tidak ada . 5eri penjelasan pada ibu penyebab nyerinya 3C. 5eri minum peroral 3C. 7akukan perawatan luka episiotomy secara aseptik dan anti septic 3C. luka episiotomy tampak kering dan bersih ii. *8 Diagnosa keperawatan * : 4angguan rasa nyaman nyeri & berhubungan dengan luka episiotomy Tujuan : 1etelah dilakukan tindakan perawatan rasa nyeri berkurang atau hilang -riteria hasil : *nter)ensi : #. untuk memantau tanda Ftanda gangguan keseimbangan cairan -. dengan mengerti penyebab nyerinya diharapkan ibu dapat kooperatif dan menerima rasa nyerinya secara wajar (.njurkan pada ibu untuk menghindari pergerakan yang berlebihan terutama yang berkaitan dengan daerah sekitar luka episiotomy 3C.

-esadaran compos mentis .7+. !emonitor terus adanya tanda-tanda eklampsia hiperaktif" reflek patella dalam" penurunan nadi"dan respirasi" nyeri epigastrium dan oliguria & .*nter)ensi : #. -olaborasi dengan medis dalam pemberian antibiotik 3C.7+. !engukur tekanan darah (.kejang tidak ada Diagnosa keperawatan ** : #. !emonitor adanya tanda-tanda dan gejala persalinan atau adanya kontraksi uterus 5.1* Dilakukan pada tanggal $ .-5-' & . *!P72!20T. g per *8 dalam larutan (=% pelan 28.jari ibu cara merawat luka 3C. !enberikan 1! . : !asalah teratasi P : 7anjutkan inter)ensi kala **- / : . 7akukan perawatan luka episiotomy secara aseptik dan anti septic 3C. ibu dapat mengerti cara merawat luka yang benar sehingga bisa mencegah timbulnya infeksi . !emonitor D>> .pril (==# -..491 G #5 .0 28.7. Perawatan luka secara aseptic dan anti septic dapat mempercepat proses penyembuhan luka dan mencegah terjadinya infeksi 3. !engobser)asi tingkat kesadaran pasien 3.njurkan ibu untuk menjaga kebersihan daerah luka episiotomy 3C. * Diagnosa keperawatan * : #. anti biotic dapat membunuh kuman D.1* : 1 :. -ebersihan yang kurang terjaga bisa menimbulkan infeksi pada luka karena masuknya kuman (. .. .1* D.

!engkaji tingkat kecemasan ibu (.1* 1 : *bu mengatakan dapat memahami penjelasan yang diberikan untuk mengatasi nyeri / . !engobser)asi efek samping dari pemberian 1! 28. !enjelaskan penyebab nyeri pada ibu 3. !enjelaskan mekanisme proses persalinan pada ibu 3.=5 : !asalah teratasi : 7anjutkan inter)ensi kala ** nyeri perut" Diagnosa keperawatan *** : #. !enajari ibu mengantisipasi nyeri dengan nafas dalam bila .7+. !eningkatkan mekanisme koping ibu yang efektif 5.anak lahir dengan selamat pada jam #..(. !embantu ibu dengan mengusapCmassage pada bagian yang nyeri 28.D>> A & : #(-#(-#( .1* 1 : *bu mengatakan memahami penjelasan yang diberikan . P : : .7+.1* 1 / . !engkaji tingkat intensitas nyeri pasien (.*1 timbul .7+.. P : *bu bernafas dalam dan menghembuskannya lewat mulut : !asalah teratasi :Diagnosa keperawatan *8 : #. !emberi support system pada ibu 28. !enjelaskan pada ibu adanya tanda-tanda solutio plasenta perdarahan" rahim tegang" aktifitas janin turun & 3.

1* 1 / ..7+.Tidak terjadi ruptur uteri dan ruptur perinium : !asalah teratasi :- -.bayi lahir pada jam #..P4. mengobser)asi pelepasan plasenta dan mengeluarkan plasenta dengan peregangan tali pusat terkendali serta bekerja dengan hati-hati 3.7.7+. ** Diagnosa keperawatan 8 : #.Perdarahan kurang lebih #5= cc : masalah tidak terjadi B 7anjutkan kala *8 .=5 dengan .3 score: '-% . !enganjurkan ibu untuk tidak mengedan .. !emastikan bahwa ketuban sudah pecah 3.#= . P :: ./ .!emberi minum peroral 5.plasenta lahir spontan dan lengkap pada jam #. !elakukan obser)asi tanda-tanda )ital 28. memastikan bahwa pembukaan sudah lengkap (. P : ibu tampak lebih tenang" kooperatif dan tidak bertanya-tanya lagi : !asalah teratasi :- -.1* 1 / .7. P ::. !engkaji kontraksi uterus (. *** Diagnosa keperawatan 8*: #. !engkaji banyaknya darah yang keluar . !embantu dokter dalam melakukan tindakan ekstraksi dengan forceps sesuai standarisasi 28.

: !asalah belum terjadi P : 7anjutkan inter)ensi di ruang nifas .-.7. !enganjurkan ibu untuk menjaga kebersihan daerah luka episiotomy (. : masalah belum teratasi P : lanjutkan inter)ensi diruang nifas Diagnosa keperawatan 8*** : #. !emberi penjelasan pada ibu penyebab nyerinya (.7+. !engajari ibu cara merawat luka 28.*bu tampak meringis menahan sakit saat berjalan .7+. *8 Diagnosa keperawatan 8** : #. !enganjurkan pada ibu untuk menghindari pergerakan yang berlebihan terutama yang berkaitan dengan daerah sekitar luka episiotomy 28.*bu tampak meringis menahan sakit saat berjalan .1* 1 :-ibu mengatakan masih terasa nyeri pada daerah kelamin yang dijahit / : .1* 1 : ibu mengatakan masih terasa nyeri pada daerah kelamin yang dijahit / : .luka masih terbugkus pembalut .

.kan tetapi kalau dikaji lebih lanjut sebenarnya masih ada lagi masalah keperawatan yang bisa dimunculkan " hal ini sesuai dengan perkembangan pre eklampsia itu sendiri yang dapat mengakibatkan gangguan pada organ lain C. IMPLEMENTASI Perencanaan yang telah ditetapkan baik pada konsep teori maupun pada kasus nyata dapat diterapkan secara langsung pada pasien E./liguria .Proteiin uri @ (A . EVALUASI Dari implementasi tindakan perawatan & yang telah diterapkan untuk mengatasi masalah yangmuncul pada kasus nyata ada masalah yang bisa teratasiCmasalah tidak .al ini dikarenakan masalah keperawatan yang muncul secara teori dapat muncul juga pada kasus nyata D. MASALAH KEPERAWATAN Ditinjau dari konsep asuhan keperawatan pada ibu bersalin dengan pre eklampsia berat" masalah keperawatan yang timbul sesuai dengan masalah keperawatan yang ada pada kasus nyata. . INTERVENSI Dari perencanaan yang telah ditetapkan dalam konsep dasar askep ternyata bisa diterapkan juga pada kasus nyata.dapun tanda atau gejala lain yang tidak muncul hal ini dimungkinkan belum terjadi gangguan pada organ Forgan lain misalnya pada penglihatan" ginjal" jantung dan otak.danya keluhan subyektif berupa B gangguan penglihatan" nyeri epigastrium" nyeri kepala" edema paru" edema ekstremitas" sianosis dan gangguan kesadaran Pada kasus nyata hanya didapatkan data TD : #'=C#(= mm.. PENGKAJIAN 1ecara teori didiagnosis pre eklampsia berat jika didapatkan salah satu dari gejala berikut : .Tensi #'=C##= mm. 0amun pada proses selanjutnya akan akan terjadi gangguan pada organ-organ tersebut bila tidak diatasi segera sehingga gejala diatas akan muncul juga pada pasien B. .BAB IV PEMBAHASAN A.g atau lebih . >adi sudah dapat dikategorikan pre eklampsia berat.g.

terjadi dan masalah yang belum teratasi .

/leh karenanya diperlukan obser)asi ketat dan terapi yang tepat serta skill yang professional baik dari dokter maupun perawat. Penetapan rencana perawatan yang sesuai dengan masalah yang timbul pada ibu bersalin dengan pre eklampsia berat serta tindakan keperawatan yang efektif untuk mengatasi masalah keperawatan tersebut akan dapat mencegah prognosis yang lebih buruk " yaitu timbulnya kejang.BAB V PENUTUP A. !asalah-masalah keperawatan yang timbul pada ibu bersalin dengan pre eklampsia berat lebih kompleks" hal ini dikarenakan masalah yang muncul bisa berasal dari patogenesis pre eklampsia itu sendiri maupun dari proses persalinan dari kala * sampai dengan kala *8. (. 3. KESIMPULAN #.g atau lebih. Diagnosis pre eklampsia berat terutama ditentukan oleh adanya peningkatan tekanan darah yaitu #'=C##= mm.al ini mengingat penatalaksanaan yang pada umumnya berakhir dengan tindakan operatif . . Dan yang menjadi indicator utama yaitu tekanan darah diastolic oleh karena tekanan diastolic mengukur tahanan perifer dan tak tergantung pada keadaan emosional pasien. +ntuk tnda dan gejala pre eklampsia yang lain sebagai tanda dan gejala yang menyertai yang menandakan prognosis menjadi lebih buruk.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful