ZHUANG ZI

SAYINGS

Ada tiga buku / bagian : 7 bab bagian dalam ditulis oleh Zhuang zi sendiri . 15 bab bagian luar ditulis para murid . 11 bab bagian campuran ditulis para pengikutnya .

Bab 1 : Musik alam .

mbil keuntungan dari orang lain .

Filsafat ZHUANG ZI adalah filsafat kebebasan , tetapi bukan bebas lepas tak terkendali tetapi bebas dengan ikatan hati nurani / kedewasaan . Filsafat ini merupakan pengalaman yang di batasi waktu dari tempat , dialami dalam ruang dan waktu yang tak terbatas .Baginya kehidupan dunia adalah keteraturan tanpa hidup sedangkan yang dikejarnya adalah hidup tanpa keteraturan . Jadi semua itu bukan tak berbuat apa-apa tetapi berbuat sesuai apa yang dikatakan hati nurani , bukan terus semaunya sendiri tetapi hidup tanpa ada yang mengatur tetapi menjalani aturan dengan sendirinya . Ayat 2 : tahun besar dan tahun kecil . ZHUANG ZI berkata : Konon Peng Zu hidup selama 800 tahun dan merupakan orang yang hidup paling lama . Tapi ada ulat kecil bernama Ephemera yang lahir saat fajar dan mati saat senja , ia tak tahu lamanya satu hari itu . Ada serangga bernama jengkrik yang lahir di musim semi dan mati di musim panas . ia tak tahu apa -apa tentang empat musim . Tapi di laut selatan negara Chu hidup seekor kura-kura besar bernama Ling yang mengalami 500 tahun musim semi dan 500 tahun musim panas . Pada jaman pra sejarah , ada pohon bernama Chun yang mengalami 8000 tahun musim semi dan 8000 tahun musim panas . Ephemera dan jangkerik bisa disebut tahun kecil , Sedangkan Kura-kura Ling dan Pohon Chun disebut tahun besar . Tahun kecil tak pernah mengerti pengalaman Tahun besar . Bukankah Peng Zu hanya tahun kecil dibandingkan dengan kura-kura Ling dan pohon Chun ? Bukankah mentedihkan bagi Tahun besar jika orang menganggap Peng Zu berumur panjang ? Ini semua adalah keadaan umum mausia yang merasa dirinya paling , sehingga ia tak melihat orang lain yang berada dibelahan dunia lain / dilingkungan lain . Menganggap apa yang dilakukan sebagai penemuannya dan orang lain tak bisa melakukan dan ia yang pertama kali menciptakannya , itu semua

tak ada gunannya sebab sebelum dia mungkin sudah ada yang melakukannya dan sebelum itu mungkin ada juga yang melakukannya . Ayat 3 : Kebanggan si pipit kecil . ZHUANG ZI berkata : Ketika Peng terbang , ia membumbung tinggi setinggi 90.000 li . Melihat itu si pipit kecil berkata : Ha ! Ha ! ha ! Untuk apa si bodoh itu mengeluarkan banyak tenaga untuk terbang begitu tinggi ? Bagiku , lebih baik terbang ke pucuk pohon untuk bernyanyi / kebumi untuk menangkap cacing sepuasnya . Penerbangan , pengetahuan dan pandangan pipit kecil berbeda dengan Peng . Kita tak perlu meniru si pipit kecil / iri pada Peng besar . Apapun yang dilakukan orang lain kita tak perlu menirunya , lebih baik menjadi diri sendiri dari pada meniru / iri pada orang lain , itu semua lebih membanggakan meskipun tak ada yang memuji .

Bab 2 : Berguna dan tak berguna .
Ayat 1 : Labu besar Hui Shi . Hui Shi berkata : Raja Wei memberiku bibit labu besar , Aku menanamnya dan buahnya tumbuh cukup besar untuk menampung lima hektoliter berasa . Tetapi kualitas labu ini sangat jelek , sehingga bila diisi air mereka pecah begitu saya angkat . Dan jika dibelah menjadi dua , mereka terlalu dangkal untuk menampung air . Labunya memang besar , tapi tak berguna . Jadi kupecahkan saja . ZHUANG ZI berkata : Sayang sekali kamu hanya tak tahu bagaimana menggunakan benda besar ! Labu itu sangat besar , mengapa tak membungkusnya dengan jaring . Lalu kamu bisa mengikatnya di pinggang dan mengapung di air . Berguna dan tak berguna adalah kualitas yang relatif . Hui Shi pikir air bisa dapat dibawa di dalamnya / di luarnya juga . Jika satu ide tak berhasil , kamu harus mengubah cara pikirmu dan hasilnya akan menakjubkan ! Pemikiran begitu disebut menghasilkan kegunana dari yang tak berguna . Ayat 2 : Ramuan rahasia penduduk Song .

Suatu suku dari negara Song sangat mahir membuat sejenis salep . Jika dioleskan pada kulit salep itu mencegah berbagai kerusakan kulit . Karena itu generasi mereka berdagang kain katun celupan . Suatu hari datang seseorang yang mendengar tentang hal itu dan membelinya seharga 100 teal emas . Ia menawarkan ramuan rahasia itu kepada raja Wu dan menjelaskan kegunaannya dalam urusan militer . Saat itu Wu dan Yue sedang berperang . Setelah Raja Wu memiliki ramuan rahasia , ia memulai perang di sungai selama musim dingin . Dengan ramuan rahasia itu , pasukan Wu selamat dari Rasa gatal pada tangan / kaki karena kedinginan . Sedangkan tentara Yue yang tak memiliki obat untuk melindungi kulit berhasil dikalahkan . Setelah perang , orang yang menawarkan salep itu diberi tanah luas . Ia menjadi kaya dan statusnya naik . Walaupun ramuannya sama , orang yang tak tahu mengunakannya hanya mencelup kain katun sepanjang waktu , sedangkan orang yang menggunakannya dengan kreatif diberi tanah dan gelar . Itu cara pandang yang berbeda meskipun bukan hasil penemuannya tetapi ia lebih mendapat keuntungan yang lebih banyak , sebab ia tahu dimana hal itu dapat digunakan . Ayat 3 : Pohon yang tak berguna , Hua Zi berkata kepada Zhuang Zi ; Saya tahu sebuah pohon raksasa bernama Chu yang batangnya berliku-liku . Dan cabangnya begitu berliku , sehingga tak bisa diukur dengan meteran . Pohon itu ada dipingir jalan tak ada tukang kayu yang melihatnya . Kata-katamu seperti pohon itu , besar tapi tak praltis . siapa yang akan mempercayaimu ? Zhuang Zi berkata ; Pernahkah kau lihat rubah dan kucing liat ? Untuk menagkap mangsanya , mereka melompat dan berlari dengan tangkas , tapi terjatuh ke dalam perangkap dan mati . Sedangkan Yak memiliki tubuh besar sepertu awan , tapi ia tak bisa menangkap tikus . Daripada meributkan pohon yang tak berguna . Mengapa kamu tak menanamnya di tempat terbuka untuk berteduh dan beristirahat ? Karena pohon ini tak berguna , orang takkan datang dan menebangnya , maka tak perlu khawatir . Pohon besar selamat daro kapak karena tak berguna , bagi pohon itu sendiri kegunaan dari yang tak berguna adalah keuntungan yang besar . maka dari itu lebih baik menjadi diri sendiri itu lebih menguntungkan . Ayat 4 ; Penduduk Yue yang bertato .

Ada penduduk Song membawa topi dan pakaian untuk dijual di Yue selatan agar mendapat keuntungan yang besar . Ia sepanjang hari menjual barang danganganya , tetapi tak ada yang membelinya . Karena penduduk Yue memangkas rambutnya dan bertelanjang dada dengan tubuh penuh tato dan tak memakai topi . Apakah sebuah benda berguna / seseorang berguna adalah hal yang relatif yang tak bisa ditetapkan dengan kaku . Apakah kaisar Yao dan Shun berguna / pakaian dan topi penduduk Song berguna bukan nilai yang mutlak . Itulah sebabnya lihat dulu kondisi / wilayahnya dan pikirkan apa yang diperlukan didaerah tersebut .

Bab 3 : Musik bumi .
Ayat 1 ; Musik bumi . Suatu hari Nan Gou Zi Qi duduk bersandar pada meja teh , kepalanya menengadah . Kemudian ia mencapai tahap lupa akan keberadaannya . Zi Yau bertanya : Tuan , anda tampak berbeda hari ini . Katakanlah , bisakah tubuh manusia menjadi daun kering dan hatinya menjadi debu ? Nan Gou Zi Qi berkata : Pertanyaan yang baik Zi You . Sekarang saya mencapai tahap domana saya melupakan diri . Tahukah kamu bahwa kamu telah mendengar musik seruling dari manusia , tapi kamu belum mendengar musik dari bumi . Dan bahkan bila kamu telah mendengar seruling bumi , kamu belum mendengar musik dari surga . Musik seruling dari manusia berasal dari seruling logam / bambu . Sedangkan musik seruling dari bumi adalah suara angin . Udara yang dipancarkan bumi adalah angin dan ketika angin bertiup . Semua lubang dan rongga bersuara . Beberapa lubang di gunung , hutan dan pohon , seperti hidung , mulut dan telinga manusia . Sebagian seperti lingkaran dan lesung , dan yang lainnya seperti kolam yang dalam dari lunamg yamg dangkal . Suara dari lubang ini sangat mirip badai / anak panah / pertengkaran / nafas . Ia bisa sumbang / merdu , dalam / penting . Semua lubang menjawab serentak ketika angin kuat berlalu . Semua lubang tenang kembali , hanya ranting-ranting bergoyang .

Inilah yang ku katakan musik bumi . Suara ini tak membawa rasa maeah , sedih , gembira / bahagia . Perasaan itu ada bila telinga manusia mendengar seruling dan tak akan ada ketika mendengarnya darp alam . Karena itu rasa tersebut adalah buatan manusia bukan alam . Ayat 2 : Zhao Wen berhenti bermain Gu Zheng . Zhao Wen adalah seorang pemusik terkenal yang pandai bermain Gu Zheng / harpa . Tapi akhir-akhir ini ia berhenti bermain . Karena akhirnya ia sadar bahwa bila ia menekan satu nada untuk bermain musik , suara nada lain hilang . Tapi bila alat musik tak dimainkan , kelima nada musik tradisioanl china bisa dipertahankan . Suara alam adalah satu-satunya suara yang utuh . Prinsip dibalik bermain musik buatan manusia dan ukiran adalah sama . Bila hasil akhir terbentuk , bagian kayu lainnya rusak / hilang dalam proses . Ini juga berlaku pada hubungan manusia harus ada yang dikorbankan / sifat dan kebebasan yang dibuang dalam berhubungan dengan manusia kalau ingin abadi , jadi dalam keluarga / organisasi / berteman masing-masing individu harus mengorbankan sifatsifat semaunya sendiri / sifat yang negatif / kebebasannya kalau mau menjalankan kebersamaan dan tak saling memaksakan kehendak dan maunya sendiri / egois . Ayat 3 : Apakah Wang Ni tahu ? Ada seorang bertanya kepada Wang Ni : Tahukah kamu tentang standar umum yang bisa diterapkan untuk memperoleh pengetahuan ? Wang Ni menjawab : Mana kutahu ? Orang itu berkata : Sangat mengecewakan . Wang Ni menjawab : Mengapa mengecewakan ? Bisakah kamu bilang tahu yang kukatakan sebenarnya tak tahu dan tak tahu yang sebenarnya tahu ? Coba kutanya : Jika orang tidur di tempat basah ia akan terkena artritis , apakah ikan juga / Jika seseorang ada di atas pohon , ia tkut ketinggian , apakah monyet juga ? Habitat mabusia , ikan lumpur dan monyet berbeda mana yang kau jadikan standar ? Orang itu berkata : Kamu benar ! Standar berbeda bagi tiap kelompok ! Wang Ni menjawab : Itu dia ! Orang suka makan daging , Rusa suka makan rumput , kelabang suka makan ular dan gagak suka makan tikus . Makanan mereka berbeda , manakah yang bisa menjadi standar makanan ? Tak ada standar umum yang bisa diterapkan untuk pengetahuan duniawi dan standar buatan manusia bukanlah standar mutlak . Jika kamu mengira yang relatif itu mutlak , maka kamu semakin jauh dari

kebenaran . Ini berlaku dengan sifat dan hubungan manusia kalau semua manusia hanya dibagikan menjadi beberapa katagori saja maka manusia bukan makhluk yang sempurna dan mudah ditebak , Jadi bila anda menginginkan hal sama / iri pada orang lain tentang cara ia berhubungan dan harus sesuai aturan orang tersebut lebih bagi anda merubah pikiran tersebut , sebab manusia tak akan sama satu dengan yang lain dan ia takkan melakukan / berhubungan dengan cara yang sama untuk orang lain , meskipun orang yang melakukan sama . Jadi rasakan dahulu baru kita akan tahu indahnya hubungan sesama manusia . Kalau tidak kamu takkan dapat membedakan dan merasakan hubungan teman / hubungan sahabat / hubungan akrap / hubungan cinta / hubungan penuh kepura-puraan / hubungan saling membutuhkan , itupun takkan sama antara satu dengan yang lain . Cobalah berhubungan dan berani mendekati baru kamu bisa merasakan , kalau belum apa-apa kamu sudah tidak mau dan langsung menfonis / keras kepala / menuruti teori yang dipakai orang lain , maka kamu akan tak pernah tahu antara perbedaan hubungan didunia ini . Ada pepatah yang mengatakan : Tak ada yang sama didunia ini , tak ada yang hidup didunia ini mengalami hal yang sama , tak ada orang mengalami kebahagian yang dirasakan orang lain , tak ada orang yang mampu merasakan kesediahan orang lain , tak ada orang yang dapat menyelesaikan masalah orang lain , Yang ada adalah rasa yang dirasakan oeleh orang tersebut dan apa yang dirasakan oleh semua orang di dunia itu adalah sama , Ayat 4 : Apakah Xi Shi cantik ? Zhuang Zi Berkata : Jika dari semula kita menamai surga adalah kuda dan bumi adalah jari .Maka surga dan bumi tak lebih dari kuda dan jari . Bagi lelaki Xi Zi cantik , tapi bagi ikan ia mungkin menyelam ke dasar sungai ketika melihat Xi Shi . Apa yang dianggap orang benar adalah kebenaran dan yang dianggap salah adalah kesalahan , Tapi apa kritia benar dan salah ? Jika manusia menciptakan pengetahuan dari pandangannya , ia terperangkap oleh lingkaran pengetahuan buatannya sendiri . Jika manusia menganggap apa yang diketahui itu benar dan yang ia lakukan paling benar , maka ia akan menjadi orang yang egois dan tak mau tahu orang lain . Jadi bila kita hanya hidup dan berpikir menurut pikiran kita sendiri dan tak mau tahu pikiran orang lain serta akan memaksakan pikiran kita pada orang lain itu sama saja kita mencari teman / sahabat orang-orang yang jahat dan penuh tipuan , kalau kita mendapat masalah ia tak mau tahu dan menyalahkan kita sendiri , Kalau kita berhasil ia mengatakan semua itu adalah ia yang mengajari . Itulah teman-teman yang mencelakakan dan menyesatkan . Maka dari itu lihatlah diri kita sendiri dan lihatlah orang lain bila kita ingin menjadi temannya kurangi ego kita dan coba dekati bila ia memaksakan kehendaknya , maka hatihatilah buatlah batas sebagai teman . Jangan coba menekan temanmu kalau kamu tak mau ditinggal pergi / hanya sebatas teman / kenalan saja . Ada pepatah yang mengatakan : Tak ada teman sejati dan tak ada musuh sejati yang ada adalah kepentingan sejati . Tak ada cinta yang tak egois dan tak ada cinta yang abadi yang ada cinta yang dipelihara dan dipupuk terus-menerus . Ayat 5 : Airmata putri Li .

Zhuang Zi berkata ; Ketika putri Li menikah dengan bangsawan Xian dari negara Jing , ia sangat sedih dan menangis terus hingga pakaiannya basah . Setelah beberapa lama tinggal di istana Jing , tidur di kasur empuk dan makan enak , Ia menyadari kebodohannya menangis di hari perkawinannya . Setiap orang takut mati , tapi siapa tahu kita akan menyesali kelahiran kita ? Setiap orang takut perubahan tetapi siapa tahu perubahan akan membuat kita bahagia . Setiap orang takut karena salah tetapi siapa tahu kalau kita meminta maaf kita dapat lebih lega . Setiap orang takut kebebasannya diambil tetapi bila kita mengurangi kebebasan kita mungkin kita lebih bahagia . Bukankah ini sama dengan perasaan Putri Li sebelum dan sesudah pernikahannya ?

BAB 4 : MIMPI DAN KENYATAAN .
Ayat 1 : Mimpi sang pertapa . Chang Wu Zi sang petapa kepada Qu Que sang bijak berkata : Pemimpi sering tak sadar ia bermimpi dan dalam mimpinya itu ia bertanya kepada dewa tentang nasibnya . Ia tahu bahwa ia hanay bermimpi ketika bangun . Qu Que menjawab : Hanya orang yang diterangi yang tahu bahwa hidup adalah mimpi besar dan orang bodoh mengira mereka diterangi . Chang Wu Zi berkata ; Kamu dan saya bermimpi , bahkan ucapanku bahwa kau bermimpi adalah dalam mimpi . Hanya mereka yang ragu ( bukan bingung ) dapat diterangi , orang bodoh selalu mengira mereka diterangi , sehingga mereka terkecoh dalam analisis akhir . Orang yang merasa paling adalah seorang pemimpi dan ia akan bangun tetapi ia sedang bermimpi , ia berada ditengah-tengah orang lain tetapi ia merasa kesepian , ia tak dapat membedakan khayalan dan kenyataan , serta kenyataan dan khayalan bila ini terjadi orang tersebut akan berkata ia suka dan mau orang itu tetapi ketika orang yang disukai datang ia menunjukan sikap tak mau . Jadi tak ada hubungan dikatakan ada hubungan , tak berhubungan tetapi merasa sudah menjadi miliknya . Ia tak melihat kenyataan bila tak ada kemajuan tetapi ia sudah berpikir ada kemajuan yang sangat besar . Inilah penyebab penyakit kejiwaan yang terbanyak . Ayat 2 : Dialog antara bayangan . Zhuang Zi berkata ; Wang Liang adalah bayangan dari bayangan . Suatu hari ia memanggil tuannya . Kamu selalu berjalan , berhenti , duduk dan berdiri kenapa ?

Tuannya berkata : Karena aku bergantung pada sesuatu , aku tak bisa apa-apa . Ular bergantung pada sisiknya untuk meluncur , jangkrik bergantung pada sayapnya untuk terbang . Tapi begitu mereka mati , mereka tak dapat terbang / meluncur dengan sisiknya dan sayapnya itu . Hukum alam adalah hukum perubahan tanpa penguasa / rakyat permanen . Untuk menjadi bagian dari alam , kita tak dapat bergantung pada apap pun . Ini juga berlaku pada manusia bila ia tergantung pada seseorang dan hanya mempercayai dan tak mempercayai hatinya serta tak mau belajar tentang kehidupan dan baik-buruk manusia , ia akan hidup merana dan sangat kehilangan bila orang itu tiada . Umur manusia tak ada yang dapat menduga dan memperkirakannya , bila seseorang hidup hanya menggantukan hidupnya dan berpikir ia akan dilindungi terus-menerus maka ia takkan dapat dewasa . Ayat 3 : Mimpi Zhuang Zi tentang kupu-kupu . Suatu senja Zhuang zi bermimpi menjadi kupu-kupu . Sambil mengepakan sayapnya merasa seperti kupu-kupu dan sangat senang . Pada saat itu ia lupa sama sekali bahwa ia adalah Zhuang zi . Sesaat kemudian ia menyadari bahwa kupu-kupu itu adalah dirinya sendiri , jadi apakah Zhuang Zi yang menjadi kupu-kupu / sebaliknya . Zuang Zi bisa menjadi kupu-kupu dan kupu-kupu bisa menjadi dirinya . Itu semua terjadi karena pikiran Zhuang Zi sendiri . Orang bisa merasa dirinya paling hebat dan dibutuhkan , orang bisa merasa dirinya paling baik dan cantik , tetapi iru semua hanya dalam pikiran orang lain , bila ia tak mau tahu bagaimana penilaian orang lain dan tak mau mengenal diri sendiri maka ia bagaikan Zhuang Zi yang menjadi kupukupu . Ayat 4 : Tiga di siang hari dan empat di malam hari . Seorang pengasuh monyet memberi monyet-monyetnya kacang . Suatu hari ia berkata pada monyetnya : Misalnya kuberi kalian tiga liter kacang di pagi hari dan empat liter di malam hari ? Para monyet itu protes dan tak mau . Pengasuh monyet itu berkata lagi : Kalau begitu akan kuberikan empat liter di pagi hari dan tiga liter di malam hari . Para monyet itu mau . Sebenarnya tiga liter kacang di pagi hari dan empat liter di malam hari sama dengan empat liter di pagi hari dan tiga liter di malam hari . Tapi itu merubah perasaan monyet tersebut . Apakah kita manusia membuat kesalahan yang sama seperti monyet ? Pikirkanlah baik-baik . Ayat 5 : Hui Shi bersandar5 pada payung China ? Hui Shi terkenal dengan kepandaiannya berpindato dan sering terlibat dalam perdebatan sepanjang hidupnya . Bila ia merasa lelah setelah berdebat , ia akan bersandar di pohon payung china untuk beristirahat .

Suatu saat ketika bersandar di pohon ia menyadari bahwa perdebatan itu tak penting . Lalu ia berhenti melakukan kegiatan itu . Apakah kamu menang dengan mengalahkan lawanmu melalui kepandaian bicara ? Pikiran bahwa kamu berhasil membuatmu gagal . Jadi sia-sialah orang yang suka berdebat dan berbicara , tetapi sebenarnya ia tak tahu mana yang benar dan mana yang salah , tetapi apapun yang dikatakan dan dibicarakan tak akan menang dengan kenyataan yang terjadi . Ada pepatah yang berkata : Lidah tak bertulang , Kenyataan tak dapat dipungkiri . Alasan bisa dicari , bukti bisa ditutupi , tetapi kebenaran adalah kebenaran , kenyataan adalah kenyataan . Dengan bukti dan kenyataan kita dapat menilai seseorang , orang yang menyembunyikan dirinya dan membuat kenyataan palsu jangan menyalahkan orang yang menilainnya .

Bab 5 : Ketrampilan Tao :
Ayat 1 : Jagal memotong sapi . Ketika tukang daging memotong sapi untuk Raja Wen Hui , gerakan dan suara pisaunya sama indahnya dengan tarian semak mulberi . Setelah selesai hewan itu tak tahu bahwa ia sudah mati . Raja Wen Hui berkata : Mengagumkan , kamu sudah mencapai ketrampilan tingkat tinggi . Tukang daging itu berkata : Terima kasih . Yang kupakai ketika memotong sapi bukan ketrampilan melainkan Tao . Ketika pertama kali memotong sapi , aku hanya melihat penampilan luarnya saja . Tapi tiga tahun kemudian , setelah memotong banyak sapi yang kulihat bukan sapi secara keseluruhan lagi tapi struktur organnya . Sejak saat itu aku berkerja dengan mata hatiku , bukan dengan mata saja . Koki ahli hanya menukar pisaunya setahun sekali karena ia memotong tak membacok . Pisau ini sudah digunakan selama 19 tahun dan masig tajam seperti baru , karena aku tak membacok . Ketika memotong sapi pisauku berputar di dalam sapi , begitu cepat sehingga ia ytak merasa sakit dan tak sadar bahwa ia sudah mati . Raja We Hui berkata : Bagus ! Apa yang baru kau katakan memberiku kunci pemeliharaan hidup . Kerumitan dunia manusia mirip dengan struktur organ sapi , mereka yang tak memahaminya dan kesana-kemari dalam hidup akan lelah dalam kesia-siaan .

Ayat 2 : Api yang menyala .

Zhuang Zi berkata ;

Kayu dibakar dengan minyak dan walaupun minyaknya habis api terus menyala . Suatu saat tubuh manusia bisa mati tapi jiwanya dan idenya akan diteruskan generasi ke generasi .

Pemeliharaan hidup tak berarti memelihara tubuh , tapi pikiran dan jiwa untuk membuatnya hidup . Bila manusia hidup tak bisa menembangkan dirinya sendiri ia ibarat robot dan tak mampu bersikap dewasa dan menganggap apa yang dilakukan sudah benar dan harus dimengerti .

Ayat 3 : Ayam dalam kurungan .

Zhuang Zi berkata ; Seekor ayam membutuhkan waktu lama mencari cacing digunung dan di hutan dan lebih lama lagi mencari air , tapi ia tetap tak mau dikurung . Ayam bisa dijaga dan dipelihara dalam kurungan , tetapi ia kehilangan kebebasannya .

Manusia yang tahu cara memelihara hidup takkan menukar kebebasan dengan materi , tapi dalam kehidupan nyata , berapa orang yang menikmati pemandangan awan biru di atas mereka . Ada juga mereka yang hidup dengan menjadi orang yang tak punya perinsip / penjilat . Ada juga orang yang hidup bagaikan robot yang hanya percaya satu orang saja dan melaksanakan apa yang dikatakan , tanpa dipikirkan lagi .

Ayat 4 : Belalang menahan roda pedati .

Tan He bertanya kepada Qu Bo Yu : Ada orang yang suka membunuh , jika kamu biarkan , ia akan membahayakan negara . Jika kamu memintanya berhenti membunuh dan bersikap baik , andalah yang pertama terluka . Orang itu suka melihat orang lain cacat , tapi bukan dirinya .

Qu Bo Yu berkata : Untuk menghadapinya kamu harus bersiasat , jangan menentangnya , Bila ia bertindak seperti bayi kamu harus mengikutinya , jika ia bergulung di tanah dengan gembira , lakukanlah hal sama .Buatlah ia merasa kamu sama dengannya dan pikirkan cara untuk menaklukannya . Tan He bertanya : Kenapa anda harus mendukung karakter seperti itu ?

Qu Bo Yu berkata ; Pernahkah kau lihat belalang yang marah ? Jika ditantang , ia menganglat kaki depanya melawan roda pedati yang berputar , seolah -olah tenagannya kuat .

Jika kamu menantangnya melebihi kemampuanmu , kamu berada dalam bahaya seperti belalang .

Jika orang menggunakan metode yang salah untuk meminta seseorang berbuat baik , ia mungkin akan membawa krisis . Mencoba mengalahkan orang lain dengan menunjukan kekuatan adalah tindakan berbahaya . Apalagi memaksakan kehendaknya dengan mengancam dan menekan itu semua lebih berbahaya .

Ayat 5 : Pencinta kuda .

Suatu ketika ada seseorang pencinta kuda . Ia merawat kudanya dengan penuh kasih sayang . Menggunakan keranjang bambu untuk menampung kotoran hewan itu dan kulit kerang untuk menampung air seninnya . Ketika ia memukul lalat penghisap darah di bokong kudannya , karena kagey kuda itu menendangnya sampai mati .

Kamu mungkin menyukai seseorang tapi orang itu tak mengerti cintamu padanya . Kamu mungkin mencintai seseorang tapi oarng yang kamu cintai tak mencintaimu . Kamu mungkin mencintai seseorang tetapi orang tersebut hanya ingin bermain-main dan tak serius . Bagaimana pun Kamu berbuat baik dan sayang kepadanya , kamu tak akan mendapat balasan darinya .

Bab 6 ; Pohon dewa bumi .
Ayat 1 : Pohon dewa bumi .

Seorang ahli tukang kayu dan muridnya pergi ke negara Qi untuk membangun rumah . Dijalan mereka melalui sebuah pohon raksasa di sebelah kuil untuk menghormati dewa bumi yang puncaknya hampir menyentuh lawan . Ia melihatnya dan berkata : Aku tak perduli . Para muridnya heran dan bertanya Tuan ! Tuan ! Kami tak pernah melihat pohon sebesar itu sejak menjadi muridmu . mengapa anda tak berhenti untuk melihatnya .

Ahli tukang kayu itu berkata : Lupakanlah ! Itu pohon yang tak berguna . Jika kamu membuat tiang ia akan menghasilkan cacing dan jamur . Pohon ini tak berguna , untuk apa melihatnya ? Bila kamu membuat perahu dari kayunya , perahu itu akan tengelam , Jika kamu membuat ember , ia takkan kuat .

Malam itu tukang kayu itu bermimpi aneh . Ia didatangi pohon dewa bumi itu dan berkata : Bicaramu tak masuk akal menyebutku pohon tak berguna ! . Bukankah orang akan menebangku jika aku berguna / Bagaimana aku bisa bertahan sampai sekarang ? Dan sudut pandang pohon berguna berarti bencana , Pohon paling pintar ada;ah yang tak berguna . Sang tukang kayu itu meminta maaf dan berkata Tampaknya anda pohon yang bijak sana .

Maka berguna dan tak berguna tak mempunyai ketentuan yang jelas yang ada dari mana kita melihatnya , bila berguna dan tak berguna dipertentangkan itu akan menyebabkan masalah yang tak habis-habisnya . Dari pada begitu lebih baik mengerti dan tak perlu mengurusi hal tersebut . Tetapi bila ingin menjadi sahabat seumur hidupmu lebih baik mengunakan pikiran yang sama jadi yang dianggap berguna ia disepakati berguna dan yang tak berguna disepakati tak berguna . Ayat 2 : Riwayat pohon . Di wilayah Ling shi di negara Song sangat cocok untuk ditanami bunga terompet , cadar dan mulberi , begitu mereka tumbuh sebesar kepalan tangan , mereka dipotong untuk dibuat kandang monyet , pohon yang tumbuh lebih besar dipotong untuk membangun rumah . Sedangkan yang paling besar untuk peti mati orang kaya . Pohon ini tak pernah menikmati umur panjang dan mati satu per satu di tengah usia . Dalam upacara memberi tummbal kepada Dewa sungai , sapi dengan tanda putih didahinya , babi bermoncong tinggi dan orang bertompel tak pernah dijadikan sebagai persembahan karena di anggap sial . Beberapa orang yang mampu beradaptasi menampilkan diri sebagai orang yang sial dan tak mampu , dapat melindungi diri dari bencana dunia . Yang cantik dan yang jelek memiliki kualitas unik , tak perlu membedakan antara yang baik dan yang buruk , beruntung / sial . Karena selera orang berbeda-beda dan apa gunannya memaksakan diri dan berubah menjadi orang lain , dengan menjadi diri sendiri dan tak berbuat aneh-aneh serta tulus kamu akan menjadi pilihan bagi yang mau mencari sifat seperti kamu . Ayat 3 : Sangat aneh . Ada seorang yang dilahirkan dengan kepala bungkuk dibawah pusar , pundak lebih tinggi dari kepala dan

rambutnya berdiri . Kelima organnya miring dan pinggangnya terjepit diantara pahanya . Ia bernama Zhi Li Shu . Ia bisa menghidupi dirinya dengan mencuci dan menambal pakaian orang . Dengan meramal ia bisa memberi makan selusin orang . Ketika semua anak muda dipaksa masuk tentara , ia dapat berjalan de3ngan langkah besar tanpa ada yang memperdulikannya . Ketika pejabat pemerintahan membagikan bantuan bagi orang mioskin Zhi Li Shu dianggap pantas menerima banyak kayu dan beras . Orang bijak tak perduli pada cacat tubuh dan kejelekan wajahnya . Cacat dan kejelekan wajahnya dapat menyelamatkan orang dari bencana dan malapetaka . Ayat 4 : Minyak habis terbakar . Pohon ditebang untuk dijadikan gagang kapak yang akan digunakan untuk menebang kayu . Minyak digunakan untuk menyalakan api dan akhirnya habis terbakar . Pohon kayu manis bisa dimakan , ia ditebang dan dimakan manusia . Pohon pernis digunakan untuk anti karat dan kulitnya dikerat diambil getahnya . Banyak orang di dunia tahu untungnya menjadi berguna sedikit yang tahu untungnya menjadi tak berguna . Tokoh sejarah seperti Shang Yang , Wu Chi , Su Qin dan Zhang Yi adalah orang pintar , tapi semua mati mengerikan . Kepintaran kadang-kadang menjadi senjata yang membunuh diri sendiri . Menjadi terkenal terkadang malah membuat masalah . Berbuat aneh-aneh dan cari perhatian terkadang membawa kita dalam kesulitan . Ayat 5 : Penjaga macan . Menjaga macan adalah hobi yang berbahaya . Penjaga macan yang ahli tak pernah memberinya makan hewab hidup . Karena bila macan harus berjuang untuk mendapatkan mangsanya akan merasa sangat tertantang . bila naluri agresifnya dibiarkan , akibatnya bisa mengerikan . Karena itu penjaga macan harus peka terhadap temperamen hewan itu agar dapat mengendalikannya . Dengan kepekaan itu macan bisa menjadi sejinak kucing . Macan juga memiliki temnperamen dan bila kamu mengikuti kecenderungan ini , binatang itu takkan galak dan menakutkan sama sekali . Manusia juga mempunyai bermacam-macam temperamen bila kamu memancing keributan pada orang yang sangat keras maka kamu akan diserang dan dihancurkan , tetapi bila kamu bersifat sebaliknya belum tentu kamu disakiti . Jadi selidiki dahulu kehidupannya dan masa lalunya itu semua akan membangun sifat dasarnya , bila tidak meskipun ia terlihat lembut dan bodoh tetapi kalau sifat dasarnya sangat keras dan kamu melawan dengan kekerasan maka siap-siaplah

untuk dihancurkan olehnya .karena ia sangat ahli dan terbiasa hidup dengan keras . Ayat 6 : Shu Shan tanpa jempol . Di negara Lu , hidup seorang lelaki yang tak mempunyai jempol . Setiap orang memanggilnya Shu Shan tanpa jempol . Suatu hari ia berjalan dengan tumitnya untuk menemui kong hu cu dan Kong Fu cu menolaknya dan berkata : Jempolmu dipotong oleh petugas istana karena perbuatan burukmu , percuma menemuiku sekarang . Shu Shan berdiri sambil berkata : Jempolku memang dipotong , tapi aku punya sisi lain yang lebih berharga daripada jempol dan aku menemuimu untuk menjaga yang berharga itu . Kong fu cu sadar oleh sikapnya dan ia berkata : Maafkan saya ! Mari bimbinglah muridku ! Tanpa berkata , Shu Shan tanpa jempol berbalik dan pergi . Karena Shu Shan tanpa jempol adalah orang bijak , kong hu cu tak mengabaikannya . Cacat fisik tak berarti membuat orang menjadi tak mampu . Buruk dimasa lalu tak berarti ia tak bijak . Hidup yang miskin tak berarti ia telah melakukan kesalahan masa lalu . Orang yang belum apa-apa menghina dan meremehkan serta memandang rendah orang lain meskipun orang itu telah merendah ia takkan mendapat kebaikan orang tersebut .

Bab 7 : Alam ini bagaikan hercules .
Ayat 1 : Alam ini bagaikan hercules . Alam ini bagaikan hercules , berkerja tanpa henti . Alam memberiku tubuh , ia memperkerjakanku untuk mempertahankan hidupku , ia membawaku pada ketuaan dengan waktu , ia memberikan istirahat yang kekal dengan kematian . Alam bisa berubah , bila manusia menyesuaikan dengan perubahan itu , ia bisa terbebas dari kegembiraan dan ketakutan dan tak melihat perbedaan antara hidup dan mati . Ayat 2 Tao yang dilupakan . Zi Gong bertanya kepada Kong Hu cu : Guru , mengapa anda berkeliling negeri serta membuatmu terikat dengan praktik ritual dan pendidikan ? Kong hu cu berkata : Kita bisa menarik diri dari dunia ini sementara waktu ! Zi Gong bertanya : Carannya ? Kong hu cu berkata :

Ikan berada dalam unsurnya di air , manusia berada dalam unsurnya dengan praktek Tao . Ikan yang berenang dengan bebas di sungai lupa bahwa ia hidup di air , selama hidup di alam , manusia yang melaksanakan Tao amat bahagia dan senang hingga melupakan keberadaan Tao . Ikan bertanya dimana air itu , manusia bertanya dimanakah Tao itu . Manusia bukan unsurnya jika hatinya dipenuhi segala pengetahuan yang berkotak-kotak , menembus pengetahuan dan melewatinnya itu penting . maka dari itu pengertian segala ilmu pengetahuan itu adalah sama yaitu membuat manusia lebih mengenal dirinya sendiri , lingkungan dan orang lain . Ayat 3 : Nyanyian Zi Sang tentang kemiskinan . Zi Yu dan Zi Seng bersahabat karib . Suatu hari setelah hujan selama berbulan-bulan . Zi Yu mengunjungi Zi Shang untuk memberi beras . Waktu itu Zi Sang lagi mengeluh dan berkata : Oh Ayahku ! Oh ibuku ! Surga ! Manusia ! Zi Yu bertanya : Apa yang terjadi . Zi Sang berkata : Aku sakit berhari-hari aku berpikir siapakah yang membuatku miskin ? Orangtuakukah ? surga dan bumikah ? Orang tuaku tak menentangku , juga surga dan bumi . Kemiskinan ini pasti memang nasibku . Semua di luar jangkauan manusia disebut nasib . Apakah kamu dilahirkan sebagai pengemis / pangeran ? itu diluar jangkauan kehendakmu . Manusia harus menerima nasib dan hidup sesuai dengan Tao yang terus berubah . Ayat 4 : Menggali sungai dibawah laut . Jian Wu menemui Jie Yu dan bertanya : apa yang Ri Zhong Shi katakan padamu ? Jie Yu berkata : ia bilang penguasa harus memerintah sesuai dengan hukum dan norma yang diterapkannya agar rakyat rela .Itu kekeliruan , bukan kebenaran . Memerintah dengan cara itu seperti menggali sungai di bawah laut / menyuruh nyamuk memikul gunung . Hukum buatan manusia hanya sementara saja / transisi saja . Untuk mencapai perdamaian , manusia harus menjalankan hukum alam ( Tao Agung ) . Ayat 5 : Apakah kaki bebek terlalu tinggi . Apa yang panjang secara alami tak akan terlalu panjang , sebaliknya apa yang pendek secara alami tak akan terlalu pendek . Kaki bebek tampak sangat pendek , tapi kamu tak bisa memperpanjangnya , kalau dipaksa bebeknya menderita . Kaki bangau tampak amat panjang tapi kamu tak bisa memperpendeknya , kalau dipaksa bangaunya menderita . Bebek berkaki pendek mempunyai paruh pendek . Bangau berkaki panjang memiliki leher panjang , yang satu melengkapi yang lain .

Jangan mengukur panjang dengan standar manusia . Perghatikan penggunaan alami , maka kamu akan tahu bahwa yang panjang tak terlalu panjang yang pendek tak terlalu pendek . Jangan mengukur / berperinsip dengan prinsip mu saja bila mau berteman itu akan tak mempunyai teman baik . Ayat 6 : Gembala kehilangan dombannya . Zhang dan Gu menggembala dombanya bersama-sama . tetapi keduanya kehilangan dombanya . Zhang berkata : Dombaku pasti hilang waktu aku membaca di rumput . Gu berkata : Dombaku pasti hilang waktu aku berjudi . Apa yang dilakukan Zhang dan Gu tak sama , tapi keduanya kehilangan domba . Di dunia ini orang pandai kehilangan hidupnya , karena mengejar ketenaran dan orang picik kehilangan hidupnya karena memburu harta . Pejabat senior mengorbankan hidupnya untuk menyelamatkan dunia , orang bijak kehilangan hidupnya untuk memelihara dunia . alasan mereka berbeda tapi mereka kehilangan hidupnya . Ayat 7 : Ada tao dalam perampok . Dao Zhi adalah pencuri terkenal dijaman dahulu . Suatu kali anak buahnya bertanya : Yang mulia , apakah pencuri seperti kita ini juga melakukan Tao ? Dao Zhi menjawab : Tentu saja . Pemimpin bisa meramalkan dimana barang berharga disembunyikan . Kita menyebutkannya Kebajikan . Ia memimpin pembongkaran rumah , kita menyebutnya keberanian . Ketika selesai berkerja , ia yang terakhir meninggalkan tempat , kita menyebutnya kesetiakawanan . Ia mempertimbangkan situasinya dengan hati-hati sebelum bertindak , kita menyebutkan akal . Ia membagi hasil curian dengan adil , kita menyebutnya kebajikan . Tak seorangpun cocok menjadi pemimpin tanpa melakukan lima stika ini ! Orang bijak tak bisa melakukan kebaikan jika ia belum mendapatkan kebajikan orang bijak . Orang jahat mengunakan etika orang bijak sebagai jimat . Mereka tak bisa sukses menjadi penjahat tanpa meminjam etika tersebut . Tapi orang jahat lebih banyak dari orang bijak , jadi Tao orang bijak lebih membahayakan daripada menguntungkan bagi orang banyak . Jadi orang jahat juga tak bisa berbuat kejahatan bila tak memiliki kebajikan orang bjak , jadi berhatihatilah kebajikan orang bijak juga dapat disalah gunakan oleh orang jahat . Jadi tidak ada ilmu yang baik dan yang jahat yang ada hanya orang yang menyalah gunakan ilmu tersebut . Ayat 8 : Anggur yang baik dari negeri Zhou .

Raja Chu membuat pesta untuk para raja dan tuan tanah dari seluruh negeri . Negara Lu dan Zhao menawarkan anggur terbaiknya . Ada petugas anggur yang ingin mencicipinya lalu berkata : Anggur dari Zhao enak , boleh saya mencicipinya . Petugas penjaga anggur berkata : tidak . Petugas anggur tersinggung dan marah ia menukar anggur dari Lu dan Zhao , dan ia melapor kepada tuannya dan berkata : Yang mulia negara Zhao sengaja mengirim anggur jelek . Sang raja terpengaruh dan marah . Ketika raja Chu kembali ke negaranya , ia mengepung Han dun ibu kota Zhao . Walaupun anggur bisa menyenangkan orang ia bisa membawa bencana . Berbuat baik memang baik tetapi kadang dianggap ancaman dan malah membuat bencana .

Bab 8 : Mencari Tao .
Ayat 1 : Kaisar kuning berkonsultasi kepada Guang Cheng Zi tentang Tao . Selama 10 tahun Huang Ti membimbing rakyatnya . Ketika didengarnya Guang Cheng Zi telah mencapai Tao agung , ia mengunbjunginya di gunung . Huang Ti Bertanya kepada Guang Cheng Zi : Aku ingin menggunakan inti surga dan bumi untuk menyelaraskan Yin dan Yang guna mematangkan tanaman dan membentuk watak rakyatku . Guang Cheng Zi berkata : Keinginanmu mematangkan tanaman dengan Tao bisa menghancurkan , tahukah kau bahwa kebijakan manusia untuk mengubah sesuatu bagaikan menarik tunas untuk mempercepat tumbuhnya ? Mendengar ini hati huang ti hancur , ia turun takhta dan menjadi pertapa di tempat terpencil . Ia berpikir dalam hati : Bagaimana aku menjaga jiwaku untuk hidup lama ? Tao agung dari alam kekacauan , tak terang / gelap . Jangan mrlihat dengan matamu , jangan mendengar dengan telingamu / berpikir dengan hatimu . Satukan tubuh dan pikiran , capai tahap mati raga , ikuti jalan alam dan menyatulah dengannya . Inilah inti Tao yang tertinggi yang tak dapat dicapai oleh sembarang orang . Ayat 2 ; Teman alam . Zhuang Zi berkata ; Inti manusia sempurna yang mengikuti kebijaksanaan alam bagaikan hubungan antara tubuh dan bayangannya Dan hubungan antara suara dan gema bagikan pertanyaan yang dijawab dan perasaan yang ditanggapi . Karena tubuh dan alam adalah satu , ketika berhenti ia tak bersuara . Ketika bergerak ia tak berjejak .

Namun demikian ia mampu membawa dunia yang berada dalam kebingungan kembali ke Tao agung . Mereka yang percaya pada keberadaan diri adalah orang yang hidup dari tiga dinasti ke depan , Mereka yang tak percaya adalah teman alam . Sikap tak mementingkan diri sendiri sesuai dengan Tao alam . Tubuh manusia merupakan perubahan alam . Jika kamu mencoba memilikinya , berarti mementingkan diri sendiri dan sangat pribadi . Ayat 3 : Orang tua yang membuat roda . Dulu ketika adipati Huan sedang membaca di aula , Pian si pembuat roda membuat roda di halaman . Setelah tugasnya selesai Pian mendekati Adipati Huan dan bertanya : Boleh kutahu buku apa yang anda baca ? Adipati Huan berkata : Aku membaca kata-kata orang bijak . Poan bertanya lagi : Masih hidupkah mereka ? Adipati Huan Berkata : tidak . Pian berkata sambil tertawa : Ha1 Ha! Ha1 Jadi yang anda baca adalah buangan orang meninggal . Sang adipati itu marah dan berkata : Apa katamu ? Katakan alasanmu kalau tidak kamu akan kuhukum mati . Pian berkata : Jangan marah yang mulia . Saya seorang pembuat roda dan mengunakan proses pembuatan roda sebagai kiasan . Ketika saya memahat roda dengan cepat , saya menghemat tenaga tapi rodanya tak bundar . Kalau lambat saya menggunakan lebih banyak tenaga tapi rodannya bundar . Keahlian membuat roda terbaik bukan cepat / lambatnya , tapi dengan kekuatan yang benar . Tapi saya tak bisa menurunkan keahlian ini pada putraku , karena itu saya masih membuat roda di usia 70 tahun . Jadi kebijakan orang bijak tak bisa diturunkan , karena itu bukankah buku yang anda baca merupakan buangan dari yang mati ? Seniman hanya bisa mengajarkan anturan dasar , bukan rahasia suksesnya . Ahli pedang hanya mengajarkan gaya dasar bukan keahliannya . Orang pandai selalu menilai kata-kata dalam buku dan tak mengetahui bahwa yang tersirat lebih berharga , Itulah sebabnya orang yang mengingat cerita bukanlah pembaca yang baik . Jadi guru dan kitap hanya sebuah teori dasar sebagai arahan , tetapi inti dan kebenaran serta keahliannya harus dipelajari dan ditemukan serta dibuktikan sendiri . Tak ada Guru / kitap yang meskipun dikatakan bisa menjadikan orang menjadi dewa , tak akan bisa . karena itu semua teori dan dasarnya saja , yang bisa adalah dirimu sendiri . Ada pepatah yang menyatakan : Orang yang mempelajari bentuk dan kulitnya saja ia takkan tahu rasa dan intinya , ia akan berkata-kata meniru orang lain tanpa tahu bagaimana sebenarnya . Seperti anak gadis yang memeganggi jeruk dan tak pernah mau mencicipinya , kalau ia bertanya bagaimana rasa jeruk itu ia akan berkata saeperti pedangang jeruk itu dan tak pernah sekalipun mencicipinya . jadi guru yang baik adalah guru yang membiarkan para muridnya mencari sendiri kebenaran dari ajarannya , bukan memaksa muridnya mempercayai apa yang dikatakan tanpa mencari kebenarannya .

Ayat 4 : Langit dan Bumi , matahari dan bulan . Zhuang Zi berkata ; Apakah langit bergerak ? Apakah bumi diam ? Apakah matahari dan bulan bergantian bersinar ? Apa yang mengatur langit dan bumi ? Matahari dan bulan ? Apakah awan untuk membuat hujan ? Atau sebaliknya ? Semua itu alami . Alam bergerak alami dan tak pernah berpura-pura itulah Tao alam yang sebenarnya . Ayat 5 : Burung Camar dan burung gagak . Kong hu cu mengunjungi Lao Zi untuk berduskusi tentang kebaikan dan kebenaran . Kong hu cu bertanya kepada Lao zi tentang konsep kebaikan dan kebenaran . Lao Zi berkata : Putihnya burung camar bukan karena ia mandi setiap hari . Hitamnya burung gagak bukan karena ia dicelup setiap hari . Hitam dan putih adalah alami , kamu tak bisa mengatakan ini bagus dan itu tidak bagus . Kamu membedakan baik dan buruk dengan konsep kebenaran . Bagi manusia yang mengerti Tao , kamu membuat kesalahan seperti burung gagak dan burung camar . Jadi bila kamu mengunakan pikiranmy sebagai konsep dasar mencari teman dan tak mau tahu dengan pikiran orang lain , maka kamu harus mencari orang yang sama dengan cara berpikirmu , jangan cobacoba memaksakan pikiranmu kepada orang yang tak berpikiran sama ini akan membuatmu dianggap egois dan selalu memaksakan kehendak , meskipun kamu dan orang itu saling mencintai bila tak ada persamaan pikiran dan saling memahami ini tak akan berlangsung lama dan tak lama lagi terjadi saling memaksa dan terjadi perpisahan . Ayat 6 : Kong hu cu melihat naga . Setelah bertemu Lao Zi , Kong hu cu tetap tinggal selama tiga hari . Para muridnya bertanya kepada Kong hu cu : Guru , apa yang anda ajarkan kepada Lao Zi ? Kong hu cu berkata : Aku melihat naga , ia mengikuti arah Yin dan Yang dan tak pernah berubah . Aku terpesona , bagaimana aku bisa mengajarnya . Bagi Kong hu cu , Lao zi telah mencapai Tao alam dan memiliki kapasitas tak terbatas untuk berubahan . Kata-kata menjadi tak berarti bila berhadapan dengan orang Tao , karen Orang Tao tak melakukan perbuatan yang tak benar dan ia hanya mengikuti alam yang sebenarnya . Itu sebabnya ada pepatah yang mengatakan : Orang Tao tak dapat dikalahkan dan tak pernah menang , ia dapat kelihatan mudah terkalahkan tetapi sangat sulit dikalahkan . Yang berusaha mengalahkan akan kalah , yang berusaha memaksakan kehendaknya malah mengikuti . bagaikan berhadapan dengan bayangan diri sendiri , Merasa kenal dengan baik ternyata yang dilawan adalah bayangan dari dirinya sendiri . Merasa sangat dekat tetapi bila diserang merasa sangat jauh . Inilah ajaran Tao yang seperti bulan memantulkan

cahaya matahari . ia tak menambah dan mengurangi cahaya pantulan matahari kepadannya . Ayat 7 : Jangan mencocok hidung sapi jantan . Zhuang Zi berkata ; Dewa sungai kuning bertanya kepada dewa laut utara : Apakah alam ? apakah perbuatan manusia ? Dewa laut utara berkata : Sapi jantan dan kuda memiliki empat kaki , Ini alam . Kuda diberi pelana , tali kekang dicocokan ke hidung sapi jantan , itu perbuatan manusia . Pengetahuan , etika dan hukum buatan manusia bertentangan dengan alam . sama dengan mencocok hidung sapi jantan dan mempelanai kuda . Manusia aslinya dapat tahu kalau perbuatannya salah tetapi harus dengan pengalaman pahit dulu ia baru sadar , maka dibuatlah etika , pengetahuan dan hukum agar manusia tak perlu mengalami hal tersebut . Ayat 8 ; Angin dan ular . Zhuang Zi berkata ; Nao adalah makhluk berkaki satu dan Xian mempunyai seratus kaki . Nao bertemu Xian dan berkata : Aku lebih cocok berjalan dengan satu kaki , bagaimana caranya mengatur kaki yang banyak itu ? Xian berkata sambil pergi : Aku meluncur dengan bantuan alam , mudah saja . Ketika itu Xian bertemu ular dan bertanya : Aku bergerak dengan banyak kaki , tapi masih tertinggal oleh kamu yang tak berkaki , mengapa ? Ular itu menjawab : Aku bekerja sesuai cara alam , aku tak perlu kaki . Angin tak berbentuk , tapi datang dan pergi seenaknya , hebat bukan ? Angin itu berkata : Ya , aku bergerak cepat dengan cepat , tapi mata lebih hebat dariku . Mereka hanya melihat dan sampai ketujuan . Tapi hati lebih hebat , hanya berpikir dan sampai ketujuan , tapi aku bisa merobohkan pohon dan rumah , inilah aku . Alam mempunyai kegunaan yang berbeda bagi kita , tak ada yang lebih besar / lebih kecil . Dari alam kita dapat mendapatkan sesuatu yang tak ada dimanapun yaitu kebersamaan dan keteraturan . Bab 9 : Pengetahuan orang bijak . Ayat 1 : Keberanian orang bijak . Ketika kong hu cu tiba didaerah Kuang di negara Wen , penduduk di sana ia menyangka ia penjahat Yang Hui dan mulai megepungnya . Kong Hu Cu berkata kepada para muridnya : Jangan panik , diamlah dan dengarkan kata-kataku . Seorang murid bernama Zhou You bertanya : Kenapa kamu tak takut , guru ? Kong hu cu berkata : akan kukatakan , Zhou You . Tak takut pada naga air adalah keberanian nelayan , pemburu tak takut pada macan , Prajurit tak takut

pada senjata . Mengetahui naik turunya nasib dan menghadapi bencana tanpa takut adalah keberanian orang bijak . Sesaat kemudian , pemimpinnya minta maaf dan kerumunan itu bubar . ada naik dan turun dalam hidup manusia , jika sedang surut , orang harus mengamati dengan bijaksana dan menanti perubahan dengan tenang . Jika tidak ia akan menjadi stres dan berbuat salah yang kedua kalinya . Ayat 2 ; Katak dalam sumur . Seekor penyu berkulit lunak dari laut timur melewati sumur . Sekor katak di dalam sumur berkata : Hai ! Kamu mau turun ? Penyu itu berkata : Kamu senang tinggal disitu ? Katak itu dengan sombongnya berkata : Tentu , kenapa tisak ? Aku memiliki seluruh sumur ini sendirian , aku seperti raja . Ketika aku lompat , airnya menyangga bahuku dan aku mengapung dengan pipi diatas , Ketika aku menyelam ke dasar lumpur memijat kakiku . Pada malam hari setelah lelah berenang , aku melompat keluar sumur dan tidur di tepi sumur dan bermimpi hal yang aneh . Waktu fajar menyingsing aku berjalan mengelilingi sumur , aku gembira seperti ini setiap hari . Tapi kepiting dan kecebong kecil yang tinggal di sumur tak sesenang aku , maukah kau datang dan melihatnya ? Katak itu berkata : Tidakkah kamu ingin masuk ? Penyu itu berusaha masuk tetapi ia ak bisa masuk dan berkata : Tapi sumurmu terlalu kecil , aku tak bisa masuk . Katak itu berkata : Sumur begini besar ! Bagaimana bisa terlalu kecil ? Penyu itu lalu berkata : Bicara tentang besarnya laut timur memang benar-benar besar . Katak itu bertanya : Apakah lebih besar dari sumurku ? Penyu itu berkata : Laut timur begitu besar dan dalam hingga 1000 li tak cukup untuk menutupi luasnya dan 8000 kaki tak cukup untuk mengukur dalamnya . Di masa raja Yu terjadi banjir selama sembilan dari sepuluh tahun , tapi isi air laut tak bertambah . Di masa raja Tang dan dinasti Zhang terjadi kemarau selama tujuh dari delapan tahun , tapi airnya tak berkurang . Laut timur adalah sesuatu yang nyata . Sumurmu tak berarti dibandingkan dengannya . Katak itu berkata dengan marah : dasar penipu . Sumur membatasi katak , pengetahuan membatasi manusia . Pengetahuan membuatmu besar , tapi juga membuatmu kecil . Jadi kamu harus melebihi pengetahuan . Pengalaman seseorang mungkin dianggap kecil oleh orang lain , tetapi pengalaman orang yang belajar tentang kebajikan tak akan dianggap besar bagi orang yang tak punya pengalaman apa-apa . Ada

pepatah yang mengatakan : Orang kaya tak akan tahu bagaimana rasanya miskin bila ia dilahirkan serba kecukupan , orang miskin tak akan tahu bagaimana rasanya kaya bila ia tak pernah kaya . Orang kaya tak bisa membedakan mana yang baik dan mana yang jahat bila ia tak pernah jatuh miskin , Orang miskin tahu mana yang jahat dan mana yang baik karena ia sering dijahati orang lain . Itu sebabnya dalam keadaan susah kita akan tahu bagaimana sifat orang lain dan dalam keadaan senang kita akan terlena dan tak bisa melihat kebenaran sejati . Teman sejati akan muncul dan ada bila kita dalam keadanan susah dan kalau kita senang orang-orang disekitar kita akan seperti teman sejati . Umur bukanlah patokan yang sebenarnya , pengalaman adalah guru sebenarnya . Semakin kita sering mengalami kesusahan kita semakin dewasa dan membuat kita semakin tahu arti hidup yang sebenarnya . Tak mudah menyerah dan tak merubah prinsip itulah inti dari Tao yang sejati . Ayat 3 : Belajar gaya Handan . Zhuang Zi berkata ; Ada seorang anak dari negeri Yan pergi ke Handan ibu kota negara Zhao untuk belajar berjalan gaya penduduk Han dan . Sayangnya , selain ia gagal meniru gaya berjalan Han Dan ia bahkan lupa gaya berjalannya sendiri . Ia pusing dan berpikir : Aduh , sekarang aku tak bisa berjalan ! Akhirnya ia tak punya pilihan lain selain merangkak pulang . Mulanya orang membaca untuk mengejar Tao agung dan mendapat intinya . Tetapi kemudian ia tersesat di kota buku dan tak bisa keluar serta semakin jauh dari inti Tao yang sebenarnya . Orang mungkin mencari sesuatu didalam buku-buku / belajar dari orang lain , tetapi ia tak menyesuaikan dengan dirinya sendiri dan meniru keseluruhannya , sehingga bukan ia menemukan jati dirinya sendiri malah ia menjadi binggung dan tak sempurna dalam meniru gurunya , sehingga ia berada ditengah-tengah sifat yang bertentangan dan terjadilah perang dengan hatinya sendiri . Ia takkan sadar apa yang dilakukan dan merasa ia tak melakukannya , meskipun dengan bukti dan kenyataan ia tetap menyangkal dan menyalahkan orang lain . Orang seperti ini takkan bisa bahagia meskipun ia berada dalam kebahagiaan . Itu sebabnya ketika kita membaca / belajar pada seseorang belajarlah intinya , bukan meniru apa yang diajarkan , Ini akan membuat kita memahami apa yang tersirat dan dengan begitu kita dapat menemukan jati diri sendiri dan tak terjebak dalam dua sifat yang bertentangan . Ada pepatah yang mengatakan : Kitap / guru hanya mengajarkan teori dan dasar , tulisan dan ajaran hanya cara membuka pintu pengenalan diri , Apa yang ditulis dan apa yang diajarkan tak bisa membuat seseorang ahli dan mengenal diri sendiri . Yang dapat membuat orang mengenal diri sendiri dan mempunyai keahlian adalah latihan dan praktek . Itulah sebabnya semua buku dan kitap hanya berintikan kenali , kendalikan , koreksi dan perbaruhi dirimu .

Bab 10 ; Kemulian orang Tao .
Ayat 1 : Burung Gagak makan tikus busuk .

Hui Zi menjadi perdana menteri Raja Hui dari Liang dan Zhuang Zi mengunjunginya . Seorang pansehat Hui Zi berkata : Zhuang Zi datang untuk berkunjung kehormatan , tapi ia mengejar posisimu . Ketika Hui Zi bertemu Zhuang Zi . Hui Zi bertanya dengan sinis kepada Zhuang Zi : Apa tujuanmu mengunjungiku ? Zhuang Zi berkata : Burung legenda Wan Chu hidup di selatan dan ketika ia terbang dari selatan ke utara , ia tak pernah beristirahat di pohon lain selain pohon payung China . Tak makan apa pun selain tunas bambu . Tak minum air selain dari mata air . Suatu hari ia melewati seekor burung gagak yang sedang menarik tikus busuk . Karena takut Wan Chu mengambil makanannya , burung gagak itu berteriak ! Zhuang Zi bertanya : Apakah kamu akan berteriak juga ? Bagi orang biasa ketenaran dan posisi patut direncanakan . Tapi bagi orang bijak ketenaran dan posisi seperti losmen dan tak patut didambakan . Hanya orang yang bodoh yang mempercayai hasutan orang lain tanpa menyelidiki dahulu , ia akan seperti burung gagak yang menyeret tikus busuk karena takut direbut Wan Chu , padahal itu bukan makanannya . Ayat 2 : Kegembiraan ikan . Hui Zi dan Zuang Zi berjalan diatas jembatan , melihat ikan dikolam berenang sambil melompat . Zhuang Zi berkata : Ikan-ikan itu sedang bersenang-senang di sana , alangkah gembirannya mereka ! Hui Zi bertanya : Kamu bukan ikan , bagaimana kamu tahu mereka sedang gembira ? Zhuang Zi berkata : Kamu bukan saya bagaimana kamu tahu saya tak tahu ikan itu senang ? Hui zi berkata : Tentu saja , saya tahu perasaanmu karena saya bukan kamu , tapi sama saja kamu bukan ikan dan kamu tak tahu apakah ikan itu senang , begitulah . Zhuang Zi berkata : Waktu kamu bertanya : Bagaimana kamu tahu ikan itu senang , kamu sudah tahu bahwa aku tahu ikan itu senang ! Pendapat Hui Zi berdasarkan logika , tetapi bila ia menggunakan pengetahuannya dalam bernalar , ia mengabaikan hal lain . Ini yang dikatakan kalau dua orang yang berpikiran tak satu jalan mereka mungkin bersahabat tetapi tak mungkin hidup bersama .

Bab 11 : Kebebasan Tao . Ayat 1 ; Mimpi Zuang Zi Tentang tengkorak .
Zhuang Zi melihat tengkorak dalam perjalannnya ke negeri Chu .

Ia berhenti dan berkata : Apakah Kamu mati karena serakah ? Apakah kamu dipancung waktu negaramu jatuh ? Apakah kamu bunuh diri untuk memberatkan orang tuamu ? Apakah kamu mati karena lapar , dingin / mati wajar ? Karena mulai gelap Zhuang Zi bersandarkan pada tengkorak dan tertidur . Dalam mimpinnya ia bertemu dengan tengkorak itu dan berkata : Dari apa kau katakan tadi kamu seperti ahli pindato . Pertanyaan yang kau tanyakan adalah beban orang hidup , takkan ada bila ia meninggal . Jika orang mati tak ada penguasa , rakyat dan ia menyatu dengan alam . Bagiku , umur surga dan bumi adalah juga umurku dan juga menyenangkan ada diluar umur raja-raja . Zhuang Zi bertanya : Maukah kamu bangkit lagi ? Akan kuminta dewa nasib untuk membangkitkanmu . Mengembalikan orang tua dan istrimu padamu dan membawamu pulang , bagaimana ? Tengkorak itu lari dan berkata : Tidak ! Jangan lakukan itu . Kematian adalah gejala alam . Apa yang terjadi setelah mati harus dipandang dari sudut alam dan kita tak perlu cemas dengan kematian asalkan kita sesuai dengan Tao . Ayat 2 : Burung laut tak suka musik . Yuan Ju adalah burung laut raksasa berukuran delapan kaki , ia berbulu indah dan mirip seekor phoenik . Suatu ketika ia terluka dan mendarat di pinggir ibu kota kerajaan . Para penjaga melaporkan melaporkan pada penguasa negara itu dan berkata : Yuan Ju telah mendarat di pinggir kota . Sang penguasa itu berkata : Kirim orang untuk membawanya ke kuil kuno kaisar . Untuk menyambutnya kita harus main musik kuno dan memberikan makanan dan arak terbaik . Setelah Yuan Ju dibawa keistana , sang penguasa berkata : Ini musik terbaik negara kami , indah bukan ? Sang pengusa itu membawannya dan menghidangkan makanan terbaiknya dan berkata : Silakan makanlah daging terbaik di negara kami . dan menyulanginya arak terbaiknya . Tetapi Yuan Ju menolak makan dan minum , tiga hari kemudian ia mati . Sang penguasa bingung dan berkata : Yang kulakukan adalah yang terbaik , mengapa kamu tak mau makan ? Musik dan makanan yang dianggap baik oleh manusia bukanlah kualitas yang mutlak . Kita harus memberi makan burung dengan papa yang diinginkannya dan bukan yang kita inginkan . Memaksakan kegemaran kita kepada orang lain sering kali tak berhasil . Jadi pahami apa yang diinginkan bukan memaksakan kehendakmu sendiri tanpa perduli apa yang diinginkan . Ayat 3 : Pemabuk jatuh dari kereta .

Seorang p[emabuk yang jatuh dari kereta terluka parah tapi tak mati . Karena saat itu ia tak sadar sedang duduk di kereta lalu jatuh . Ketakutan akan luka dan kematian tak ada di hatinya sehingga ia takkan mati . Pemabuk seperti orang yang lupa jati dirinya . Orang yang melupakan jati dirinya dilindungi alam dan ia tak akan sadar bila ia melakukan hal-hal yang salah serta ia akan membuang waktu dengan percuma tanpa tahu apa yang dilakukan . Ada beberapa jenis yang bisa dianggap pemabuk : Yang pertama kaerna ia terlalu banyak minum-minuman keras , ia lagi jatuh cinta , Ia penuh dendam yang terus membakar dirinya , Ia kurang waras dan ia dalam posisi tertekan sehingga nekat berbuat diluar kewajaran .

Bab 12 : Tao Alam .
Ayat 1 : Tentang awan Tao . Ketika berjalan di gunung Zhuang Zi melihat pohon besar bedaun lebat yang tak ditebang oleh tukang kayu . Zhuang Zi bertanya kepada si tukang kayu : Mengapa ini tak ditebang ? Si tukang kayu itu berkata : Mereka dapat tumbuh tinggi karena tak berguna . Kemudian Zhuang Zi menuruni gunung itu dan mampir kerumah temannya . Teman Zhuang Zi berkata kepada pegawainnya : Potong angsa dan ambil anggur . Sang pegawainnya bertanya : Dari kedua angsa kita , satu berkotek dan yang lain tidak . Yang mana yang harus dipotong . Teman Zhuang Zi berkata ; Potong yang tak berkotek . dalam perjalanan pulang murid Zhuang Zi bertanya kepada Zhuang Zi : Kenapa ? Aku tak mengerti . Kemarin , pohon di gunung selamat karena tak berguna . Sekarang angsa dipotong karena tak berguna . Bagaimana kita harus menempatkan diri di dunia ini , guru ? Zhuang Zi berkata ; Tampaknya aku terjebak antara berguna dan tak berguna . Hal itu membebaniku . Jadi beradaptasilah dengan perubahan dan abaikan berguna dan tak berguna . Ikutilah awan Tao alam dan kamu akan bebas dari kesulitan . Semua standar moral dunia adalah standar relatif . Jadi berguna dan tak berguna adalah konsep relatif . Orang bijak akan melihat di luar standar moral yang relatif dalam menghadapi masalah . Ayat 2 : Mata air kering lebih dahulu . Ketika Kong hu cu berkotbah keliling negeri , ia dikepung diperbatasan negara Chen dan Cai serta tak punya makanan untuk 70 hari . Ia dikunjungi Tuan Ren dan akhirnay dibebaskan . Tuan Ren berkata kepada Kong hu cu : Kali ini hampir tamat riwayatmu . Kong hu cu menjawab : Benar .

Tuan ren berkata : Bukankah sudah kukatakan kepadamu untuk menghindari kesulita ? Seekor burung bernama Yi Dai hidup di laut timur , ia tampaknya tak mempunyai kemampuan . Ketika terbang ia mengikuti yang lain . Waktu istirahat ia bergabung dengan kawanan burung itu . Waktu makan ia tak pernah berebut , jadi tak dilukai oleh yang lain . Dan mata air diminum lebih dulu . Perbuatanmu bagikan obor kebijaksanaan menerangi kejahatan orang lain . Bagaimana mereka dapat mentolerirmu ? Setelah mendapatkan penjelasan itu Kong hu cu meninggalkan teman dan muridnya untuk mengembangkan jiwanya di gunung . Jangan biarkan kebijaksanaanmu terlihat , orang akan takut / iri padamu . Jangan berusaha mengajari orang yang tak mau menerima pendapatmu dan tak satu jalan pikiran denganmu kamu akan terbebas dari masalah . jangan berbuat yang tak perlu kamu perbuat ikuti saja apa mau orang lain , asal kamu tak merasa rugi dan tertekan . Jangan bersikap sok dan egois serta mau menasehati orang lain yang tak mau dinasehati ini akan membuatmu mendapat masalah . Jangan sok pintar dan berusaha memaksakan dirimu untuk membuat orang lain takluk itu sangat berbahaya . Ada pepatah yang mengatakan : Di atas langit ada langit , gunung yang tinggi ada yang lebih tinggi , Dalamnya laut masih ada yang lebih dalam . Manusia yang merasa dirinya hebat akan bertemu musuh yang lebih hebat darinya . Yang merasa dirinya paling dan berusaha memaksakan pendapatnya ia akan mengikuti pendapat dan pikiran musuhnya , Setelah mengalami kekalahan ia akan ingin membalas dendam dan mulai berpikir cara lain untuk mengalahkannya , tetapi ia kalah lagi ia akan mencari kelemahan musuhnya , dengan cara ia akan memahami musuhnya , tetapi bila ia kalah lagi , ia akan penasaran dan akhirnya ia akan terpengaruh musuhmu . Akhirnya musuhmu akan menguasai dirimu tanpa kamu sadari . Yang awalnya ingin mengalahkan akan terkalahkan . Maka dari itu jangan sering menantang / mengalahkan orang lain bila kamu tak ingin kalah . Ayat 4 : Lin Hui mengabaikan giok yang sangat berharga . Waktu itu negara Jia jatuh . Mendengar hal itu Lin Hui pulang kerumah dan berkata : Lari ! Lari ! Negara kita hancur ! . Anak dan istrinya mau membereskan perihasannya , tetapi Liu hui menarik mereka dan berkata : Tinggalkan ! Ayo cepat ! Liu Hui meninggalkan sebuah giok berharga warisan keluargannya dan lari bersama istri dan anaknya . Apapun yang dibatasi kepentingan akan diatur oleh kepentingan lainnya . Membawa harta selama perang bisa berbahaya , sedangkan cinta keluarga itu alami . Oleh karena itu pilihannya jatuh pada anaknya . Jika sesuati yang berbahaya manusia bijak akan mengambil pilihan yamg paling berharga dari harta benda ia akan menyelamatkan orang yang dicintainya meskipun ia akan meninggalkan semua harta bendanya . Ada pepatah yang mengatakan : Harta benda dapat dicari , tetapi nyawa manusia tak ada gantinya .

Ayat 5 : Burung Walet bersarang di atap . Kong hu cu berkata : Betapa bijaksananya burung walet ! Ia tak pergi ketempat yang tak aman . Bila buah yang dibawanya jatuh , ia meninggalkannya . Sebenarnya ia takut pada manusia , tapi ia dibiarkan bersarang di atap . Ini ada hubunganya dengan cara manusia menjalani hidup . Burung yang takut kepada manusia bersarang di antara gunung dan pohon tinggi . Burung walet berbeda ia malah tinggal di atap . Orang bertanya-tanya apa rahasianya menghindari kesulitan ? Manusia hidup dengan toleransi sesamanya akan membuat tak terjadinya masalah , meskipun ia berbeda tetapi saling mengerti , itulah rahasia menghindari masalah . Ayat 5 : Burung Walet bersarang di atap . Kong hu cu berkata : Betapa bijaksananya burung walet ! Ia tak pergi ke tempat yang tak aman . Bila buah yang dibawahnya jatuh . Ia meninggalkannya . Sebenarnya ia takut pada manusia tapi ia dibiarkan bersarang di atap . Ini ada hubungannya dengan cara manusia menjalani hidup . Burung yang takut pada manusia bersarang di antara gunung dan pohon tinggi . Burung walet berbeda ia malah tinggal di atap . Orang bertanya-tanya apa rahasia menghindari kesulitan ? Hubungan antara manusia harusnya saling menghargai dan mengerti sehingga terjadi hubungan yang harmonis . Inilah rahasia menghindari masalah .

Bab 13 ; Kelengahan .
Ayat 1 : Belalang sembah memangsa jangkrik . Murid Zhuang Zi bertanya ; Guru , mengapa anda begitu sedih ? Zhuang Zi berkata ; Bila orang tertarik keuntungan mereka cenderung mengabaikan bahaya . Murid Zhuang Zi bertanya : Mengapa demikian . Zhuang Zi berkata ; Kemarin aku berjalan-jalan ke kebun Chesnut dan ketika itu ada burung pipit menaberakku , aku marah dan mengambil ketapel , Ku lihat ada seekor jangkerik di atas pohon bernyanyi dengan keras . Tampaknya ia merasa sangat aman . Ia tak tahu ada seekor belalang sembah akan memangsannya . Karena ingin mendapatkan jangkerik itu tak menyadari ada seekor burung pipit akan memangsannya ! Burung pipit itu juga tak sadar kalau aku akan mengetapelnya . Waktu melihat burung pipit itu aku lupa keselamatanku dan akhirnya dikira pencuri , sungguh memalukan ! Dalam memburu materi orang sering melihat keuntungan di depannya tapi tak melihat bahaya yang tersembunyi di belakangnya . Dalam menguasai orang lain , orang selalu menekan dengan kerasnya dan membuat orang lain tertunduk dengan terpaksa , dan tak memikirkan pembalasan dendam di waktu mendatang .

Ayat 2 : Negara Fan tak pernah hancur . Adipati Fan dan Raja Chu sedang bercakap-cakap . Ada beberapa pegawainya melapaor dan berkata : Negara Fan sudah hancur ! Adipati Fan berkata : Oh ya ? Pergilah sekarang . Raja Chu bertanya : Tidakkah anda merasa cemas ? Adipati Fang berkata : Untuk apa ? Keberadaan Fan tak menjamin diri saya dan kejatuhannya tak mematikan keberadaannya juga dan sama juga dengan negara Chu , jadi kita mungkin melihatnya begini : Negara Fan tak pernah jatuh dan negara Chu tak pernah ada . Yang paling penting adalah diri sendiri . Mengapa harus memikirkan perubahan dan kehilangan dunia luar ? Bukan egois tetapi bila kita tak mengurusi urusan yang tak ada hubungannya dengan kita , kita akan dapat mengurusi urusan kita yang belum tentu beres . Ada pepatah yang mengatakan : Matahari terbit tiap hari , Gunung tetap berdiri kokoh ditempatnya , pasang surut air akan terjadi tiap hari , Hidup matinya manusia sudah ditentukan , Apa yang dilakukan orang lain yang tak berhubungan dengan kita mengapa kita harus mengurusinya , meskipun kita mengurusinya kita belum tentu dianggap baik , terus mengapa kita sok pahlawan , apa yang dilakukan oleh orang tersebut akan ditanggung oleh orang tersebut juga . Kalau ada masalah apa orang lain mau membantu , maka dari itu urusi dirimu sendiri dan urusi urusanmu sendiri . jangan coba-coba mengurusi urusan orang lain , apalagi ia tak mau diurusi .

Bab 14 : Mencari Tao .
Ayat 1 : Pengetahuan dari Tao . Si pengetahuan berjalan ke utara dan bertemu Si tak berbuat apa=apa tak berbicara apa-apa dan ia bertanya : Bagaimana caranya memahami Tao ? Bagaimana bertindak sesuai Tao ? Kebijaksanaan untuk mencapai Tao ? Si tak berbuat apa=apa tak berbicara apa=apa berkata : Tidak berbuat apa-apa ! Tidak berbivcara apa-apa ! Gagal mendapat jawaban Si pengetahuan pergi ke selatan sungai putih dan bertemu Si teledor dan ia bertanya : Aku ingin mengajukan tiga pertanyaan , Bagaimana caranya memahami Tao ? Bagaimana bertindak sesuai Tao ? Kebijaksanaan untuk mencapai Tao ? Si teledor berkata : Ingin kukatakan kepadamu , tapi aku lupa apa yang akan kukatakan . Masih tak mendapat jawaban Si pengetahuan menemui Huang Ti dan bertanya : Bagaimana caranya memahami Tao ? Bagaimana bertindak sesuai Tao ? Kebijaksanaan untuk mencapai Tao ?Huang Ti berkata : Kamu dapat memahami Tao bila kamu berhenti berpikir keras . Kamu dapat puas dengan Tao bila kamu berhenti berbuat . Kamu dapat mencapai Tao bila kamu berhenti berpegang pada hukum

dengan kaku . Si pengetahuan berkata : Anda dan saya tahu Tao tapi Si tak berbuat apa-apa tak bicara apa-apa dan Si teledor tidak . Huang Ti berkata : Kamu salah ! Si tak berbuat apa-apa tak bicara apa-apa sesuai dengan Tao . Si teledor hampir mendekati . Sedangkan kamu dan saya terlalu jauh darinya . Si pengetahuan mewakili kata-kata . Si teledor mewakili kata-kata yang tak diucapkan . Si tak berbuat apa-apa tak berbicara apa-apa mewakili tahap tak dipikirkan dan tak dikatakan . Tao tak dapat diukur dengan cara bicara dan apa yang dikatakan . Ada pepatah yang mengatakan : Apa yang dikatakan , apa yang ditulis bukan Tao . Ayat 2 : Geng Seng Chu menghindari kemasyuran . Geng Seng Chu salah satu murid Lao Zi , telah berhasil mencapai Tao dari Lao Zi . Geng Seng Chu Tinggal di gunung Wei Lei dan orang gunung menikmati panen yang baik . Mereka merasa sangat berterima kasih dan mulai memujanya . Waktu Geng Seng Chu mendengar hal itu , ia berkata kepada murid-muridnya : Dimusim semi rumput tumbuh . Di musim gugur semuannya berbuah . Ini karena alam . Tapi karena aku tinggal disini rakyat memujiku karena berkat dari alam dan menganggapku orang bijak . Aku tak mau menjadi teladan mereka , lalu ia pindah ke hutan . Orang bijak tak mau dikatakan bijak dan tak mau dipuji-puji , ia akan terlihat seperti orang biasa . Orang yang menggangap dirinya bijak akan semakin jauh dari kebijakan . Ayat 3 : Kaisar kuning menayakan arah kepada gembala . Huang Ti dan enam orang bijak ( Feng Ming , Chang Yu , Zhang Ruo dan Guo Ji mengendarai kereta kuda menuju gunung Ju Di untuk mengunjungi Da Kui . Ketujuh orang itu tersesat . Mereka bertemu seorang pengembala sapi dan Huang Ti bertanya : Tahukah kamu di mana Gunung Ju Ci ? Si pengembala sapi itu berkata : Ya . Huang Ti bertanya kembali : Tahukah kamu di mana Da Kui ? Si pengem,bala sapi itu berkata : Ya . Huang Ti bertanya : Mengagumkan ! Kamu tak hanya tahu gunung Ju Ci , Tapi juga rumah Da Kui . Bisakah kamu memerintah rakyat ? Si pengembala sapi itu berkata : Bisa , memerintah rakyat seperti mengurus kuda . Hanya menyingkirkan hal yang berbahaya bagi kuda dan anda akan baik .Huang Ti berkata : Terima Kasih , kamu benar-benar tuan kami . Ketujuh orang bijak memang tersesat , mereka tak tahu sudah berada digunung Ju Ci dan Hunang Ti mendapat nasehat dari seorang gembala . Lalu siapa itu gembalanya ?

Bab 15 : Teman sejati .
Ayat 1 : Tukang batu dan penduduk Ying . Setelah Hui Zi meninggal Zhuang Zi sangat kehilangan dia . Murid Zhuang Zi bertanya kenapa Zhuang Zi merasa sangat kehilangan . Zhuang Zi berkata kepada muridnya : Ketika seorang penduduk Ying mengapur tembok , setetes cairan kapur jatuh di hidungnya dan tampak setipis sayap lalat . Ia berkata kepada temannya Si tukang batu : Tolong hilangkan kapur yang menempel di hidungku . Si tukang batu datang sambil mengayunkan kampak dihidung penduduk Ying tersebut . Orang Yin itu berdiri diam dan tak ada luka sedikit pun di hidungnya . Tuan Song Yuan menjadi penasaran ketika mendengar cerita itu dan ia menyuruh memangil si tukang batu tersebut . Ketika Si Tukang batu itu datang Tuan Song Yuan bertanya : Bisahkah kau menghilangkan kapur yang akan kuteteskan di hidungku ? Sang tukang batu itu berkata : Aku telah melakukannya , tapi sainganku sudah lama mati , maaf Aku tak bisa .Zhuang Zi berkata : Hui Zi telah meninggal sainganku mati dan aku tak punya teman bicara . Saingan ada untuk menantang dan bersaing denganku . Tapi tanpa saingan hidup bisa sepi dan sedih . Saingan bukan musuh / teman tetapi orang yang membuat kita selalu merasa tertantang dan berbeda pendapat , ia akan selalu menantang kita dan kita selalu menantang dia , biasanya saingan adalah manusia yang jenisnya sama dan bukan lain jenis sebab saingan tak bisa hidup bersama tetapi saling berjauhan dan bila bertemu saling berdebat tiada henti , Keduanya sama-sama mempunyai keahlian yang pada taraf yang sama sehingga tak bisa saling menundukan . Ada pepatah yang mengatakan bahwa : Yin dan Yang adalah dua naga yang bertarung , yang satu sang naga hitam dan yang lain sang naga putih , mereka bertarung setiap 10000 tahun sekali dan hasilnya pasti seri . Setelah pertarungan mereka meningkatkan kekuatannya dan berlatih terus-menerus sampai pertarungan berikutnya . Ini terus berlanjut selama jutaan tahun dan tak ada yang pernah menang dan kalah , meskipun keduanya tahu kalau hasilnya pasti seri tetapi mengapa mereka tetap berlatih inilah yang disebut saingan yang abadi . Ayat 2 : Dua negara di tanduk keong . Raja Hui dari negara Wei bersekutu dengan Raja Wei dari negara Qi . Tak lama kemudian , Raja dari Qi memutuskan persekutuan dan menantang Raja dari Wei . Seorang menterinya memberi nasehat : Yang mulia , mohon dengarkan saya . Anda tahu binatang kecil bernama keong bukan ? Raja Qi berkata : Ya . Sang menteri berkata : Seorang bernama Chu membangun negara di tanduk kiri keong dan seorang bernama Man membangun negara di tanduk kanan keong . Kedua negara selalu berperang

memperebutkan tanah di mana ribuan orang terluka / tewas . Raja Qi berkata : Bohong ! mana mungkin bisa terjadi ? Sang menteri berkata : Yang mulia adakah batas dunia ? Raja Wei menjawab : Tak ada . Sang menteri berkata : Dipusat dunia ada negara Wei . Di dalam negara Wei ada kota Da Liang . Di kota ada istana raja . Adakah perbedaan antara raja dan negara Man dan Chu ? Di mata manusia Tao , mereka yang berebut tanah dan keuntungan seperti dua negara bertikai di ujung tanduk keong . Ayat 3 : Zhuang Zi meminta pinjaman . Zhuang Zi adalah orang miskin , suatu hari ia pergi menemui tuan Jian He untuk meminjam uang dan berkata : Tolong saya dipinjami 30 tael emas . Tuan Jian He berkata : Tentu , tapi aku tak punya uang sekarang , akan kupinjamikan 30 tael emas padamu setelah aku menarik pajak . Zhuang Zi berkata : Dalam perjalananku di sini kemari , aku mendengar suara memanggil . aku melihat seekor ikan yang hampir mati kehausan . Dan ia berkata : Tolong berikan aku air . Aku berkata ; Tentu , tapi sekarang tak ada air dan kamu harus tunggu sampai aku mengunjumgi Raja Yue dari negara Wu di selatan dan meminta saluran air dari sungai barat untuk menyelamatkanmu . Dan ikan itu berkata : Kalau begitu kamu akan melihatku di toko ikan asin besok ! Bersikap pantas adalah menyesuaikan dengan keadaan , berlebihan tanpa sebab tak membantu sama sekali . Orang yang mau membantu orang lain tetapi dengan syarat yang sangat tak masuk akal sama saja dengan membunuh orang tersebut . Orang yang mau membantu orang lain tetapi ia harus tunduk dibawahnya dan hanya mendapat janji-janji manis saja itu sama saja tak ada niat . Hati- hatilah dengan orang yang seperti ini meskipun kamu membuang harga dirimu / dirimu sekalipun ia akan menuntut lebih dan hanya memberi impian yang indah bagi kita , tetapi kita tak perlu jengkel / marah biarkan saja dia melakukan itu mungkin ia akan mendapatkan orang yang mau diperlakukan seperti itu . Tetapi tak ada orang yang mau diperlakukan seperti itu kecuali ia mempunyai rencana lain .

Bab 16 : Melupakan Teori .
Ayat 1 : Penyu putih untuk meramal . Suatu malam Tuan Song Yuan bermimpi tentang laki-laki dengan rambut terurai mengintipnya dari atap . Setelah bangun ia bertanya kepada tukang ramal , dan tukang ramal itu berkata : Pengintipnya seekor penyu surgawi . Tak lama kemudian ada seorang nelayan bernama Yu Qie menangkap penyu putih berukuran lima kaki dan diserahkan kepada Tuan Song Yuan . Tuan Song yuan berpikir mau diapakan penyu tersebut dan ia menayakan tukang ramal . Sang tukang

ramal itu berkata : Akan baik bagimu memotong dan menggunakan cangkangnya untuk meramal . Lalu Tuan Song Yuan memotong penyu putih dan mengunakan cangkangnya untuk meramal 72 kali , setiap kali hasilnya tepat . Kong hu cu berkata : Penyu surgawi bisa menyampaikan nasibnya pada tuan Song Yuan , tapi tak bisa menghindari jaring nelayan dan walaupun kebijakannya telihat melalui 72 ramalan , ia gagal menghindari kematiannya . Ini akal kecil , bukan kebijaksananan besar . Ada hal tertentu yang dapat dilihat dan hal lain yang tak dapat dilihat orang dengan sedikit kebijaksanaan karena ia dibutakan oleh penipuan , kebijaksanaan yang agung meliputi semua kebijaksanaan yang berarti dapat menembus ke semua hal . Jadi jangan seperti penyu itu yang hanya ingin menolong Tuan Song Yuan ia mengorbankan dirinya dan hanya dimaaftkan untuk meramal / kepentingan yang berguna saja dan bila tak berguna akan dibuang / di sia-siakan . Ayat 2 ; Kegunaan alami . Zhuang Zi memeneri Hui zi banyak pelajaran . Tetapi Hui Zi tak mempercayai dan terus menentangnya dan selalu berkata : Apa yang kau katakan tak ada gunannya ! Zhuang Zi berkata : Aku bisa bicara tentang Guna bila kamu tahu arti tak berguna , misalnya bumi yang kau gunakan hanya ruang kecil tempat berpijak , jika kamu menggali semua tanah di sekeliling tempatmu berpijak apakah pijakkanmu masih berguna ? Jadi kegunaan ditemukan di atas ketakbergunaan . Tak ada yang berguna tanpa ada yang tak berguna . Jadi berguna akan ditemukan bila ada yang tak berguna . Bila kamu tak menemukan hal yang tak berguna mana kamu tahu tentang berguna . Ayat 3 : Melupakan jebakan bambu setelah menangkap ikan . Zhuang Zi berkata : Quan digunakan untuk menangkap ikan , setelah berhasil menangkap , kamu membuang keranjang itu . Jebakan digunakan untuk menangkap kelinci dan setelah mendapat kelinci kamu bisa membuang jebakannya . Bahasa dan tulisan digunakan untuk menyampaikan pikiran , Setelah dibaca dan dimengerti isinya bahasa dan tulisan bisa dibuang . Tao yang bisa diungkapkan bukan Tao abadi , nama yang bisa diterangkan bukan nama yang tak berubah , Bahasa dan tulisan adalah proses bukan akhir . Orang yang terlalu terpaku dan mengejar pengetahuan dari buku seumur hidupnya sama dengan mereka yang memperhatikan yang sepele dan mengabaikan intinya . Orang yang berhasil mendapatkan sesuatu dan masih berusaha menjebak lagi ia adalah orang yang paling bodoh , Bila apa yang dicari telah diperoleh tetapi masih mencari hal yang lain dan berusaha menjebak lagi ia bisa dianggap kurang waras .

Bab 17 : Mempelajari Tao .
Ayat 1 : Yang Zhu mempelajari Tao . Yang Zhu ingin belajar Tao dari Lao Zi . Ia mendatangi Lao Zi dan bertanya : Guru , bisakah anda datang dan tinggal denganku di hotel untuk megajariku . Lao Zi berkata : Percuma ! Sikapmu yang selalu ingin menguasai itu mematikan orang ! Bagaimana kamu dapat memelihara Tao ? Yang Zhu berkata : Aku akan mendengar nasehatmu . Lao zi berkata : Ketika baru datang di hotel semua takut padanya dan tak ada yang berani duduk dengannya , tapi ketika ia mau meninggalkan hotel , sikapnya berubah banyak . Orang sangat akrab dengannya hingga beberapa di antarannya berani mengambil kursinya . Orang yang ingin memelihara Tao harus mengatasi kesombongannya dulu . Bagaimana orang bisa menerima Tao bila hatinya dipenuhi kepuasan diri / egonya sendiri ? Orang yang mengatakan bahwa ia telah mencapai tinggkat Tao yang tertinggi tetapi ia tak bisa mengendalikan dirinya sendiri orang itu hanyalah seorang penipu . Ayat 2 : Baju putih salju Zi Gong . Yuan Xian dan Zi Gong adalah murid Kong Hu cu . Yuan Xian sangat miskin . Atap rumahnya sering bocor , bahkan pintu rumahnya pun berlubang . Tapi ia tak memperdulikannya . Zi Gong pintar membual dan ia dapat berjalan dengan bangga sebagai pejabat tinggi . Suatu hari ia mengunjungi Yuan Xian . Penggawalnya berkata : Gangnya terlalu sempit , kereta ini tak bisa masuk . Zi Gong berjalan kaki sampai kerumah Yuan Xian dan berkata : Kamu masih miskin begini ? Yuan Xian berkata : Ya . Zi Gong bertanya : Bagiamana kesehatanmu ? Yuan Xian berkata : Baik , Tentu saja menyedihkan menjadi orang miskin . Tapi jika aku menuruti keinginan orang dan mengabaikan cita-citaku , Dengan berbuat kejahatan atas nama kebaikan dan kejujuran , maka lebih baik aku tetap miskin daripada berpakaian seputih salju . Orang yang berpakaian seputih salju belum tentu bersih hatinya . Lebih baik tetap miskin daripada menjadi kaya karena berbuat jahat . Ayat 3 : Argumen besar seorang perampok . Liu Xia Ji adalah teman kong hu cu, ia punya adik bernama Zhi , seorang perampok , Zhi memimpin 9000 orang untuk menjarah negeri , merampok dan membunuh rakyat . Kong Hu cu berkata : Orang tua harus mendisiplinkan anaknya dan kakak sulung harus mendisiplinkan

adiknya . Sekarang adikmu menjadi perampok dan membunuh rakyat . Bisakah kamu mencoba mengatasinya ? Liu Xia Ji berkata : Tapi banyak orang tak mau mendengarkan kakanya , kalau sudah demikian tak ada yang bisa dilakukan . Kong hu cu berkata : Biarkan aku pergi dan memperingatinya . Liu Xia Ji berkata : Adiku orang kasar , ia akan marah jika anda menentangnya . Lebih baik jangan menasehatinya . Kong Hu cu mengabaikan perinagtan itu lalu pergi ke gunung bersama muridnya Zi gong dan Yan Hui mengunjungi perampok besar itu . Seorang anak buah perampok itu melapor : Jenderal , Kong hu cu datang . Sang kepala perampok itu marah dan berkata : Pergi dan katakan kepadanya untuk berhenti bercerita yang menyesatkan raja-raja atas nama Raja Wen dan Raja Wu . Katakan juga agar berhenti menggunakan kepatuhan anak untuk menipu para serjana mendapatkan kekayaan dan kebangsawanan , Ia amat berdosa lebih baik dipukul mundur / akan kumakan jantungnya siang ini juga . Anak buah perampok itu menemui kong hu cu dan berkata : Jenderal tak mau menemuimu . Kong Hu cu memaksa dan berkata : Maaf , tolong sampaikan permintaanku sekali lagi dan katakan aku teman baik Liu Xia Ji , aku telah mendengar perbuatan baikmu dan kesini untuk mengunjungimu . Kepala perampok itu mau menemuhi Kong Hu cu karena menghargai kakaknya dan berkata : Cepat katakan apa yang kau mau Qiu , jika kata-katamu tak benar , jangan harap bisa pergi dari sini dalam keadaan hidup . Kong Hu Cu berkata : Tenanglah dulu jenderal . Di dunia ini ada tiga hal yang diinginkan lelaki . Pertama tubuh tinggi dan besar tanpa tanding . Kedua : Kebijaksanaan dan ketiga keberanian dan ketanguhan pemimpin untuk menyatukan dukungan . Sekarang jelas kamu memiliki ketiganya , tapi kamu menjadi perampok , Bukankah menyedihkan ? Jika kamu mendengarkan nasehatku ? Aku akan membujuk pemimpin negara untuk membangun kota besar dan menjadikanmu bangsawan , sehingga kamu tak perlu merampok lagi . Mendengar hal itu si kepala perampok itu tertawa dan berkata : Mereka yang bisa terpikat dan menyetujui dengan uang dan keuntungan adalah orang biasa . Beraninya kau menggodaku dengan kekayaan ! Pasti kamu kira aku tak tahu bahwa kekayaan hanyalah keuntungan sesaat ? dan kota pa yang lebih besar dari dunia ? kaisar Yao dan Shun pernah memiliki dunia , tapi mana keturunan mereka sekarang ? Juga Kaisar Tang dari Wu mana keturunan mereka sekarang ? Walaupun aku perampok , ada batasan jumlah orang yang dapat kubunuh . Tapi bila menjadi bangsawan dan membunuh atas nama kebaikan dan kebenaran , maka tak ada akhir dari bencana . Nasehatmu yang kau bawa adalah kemustahilan yang sudah kubuang . Tak ada satu pun yang dekat dengan Tao . Kong Hu cu lari dan pergi ketempat Liu Xia Ji . Liu Xia Ji bertanya : Apakah adikku menyerangmu ? Kong hu cu Berkata : Aku terburu-buru menarik sungut macan dan hampir dimakan .

Perbuatan baik dan benar Kong Hu cu bukan tipuan . Tapi kita bertanya-tanay berapa banyak kejahatan yang dilakukan atas nama kebaikan dan kebenaran ? Ada juga yang berbuat baik tetapi menyimpan maksud tersembunyi , maka dari itu jangan melakukan hal yang tak disukai orang tersebut bila kamu mau mengajarkan kebaikan / malah sengaja berbuat yang tak disukai orang tersebut . Ini akan yterjadi hal yang tak terduga dan berakibat buruk .

Bab 18 : Tiga pedang Zhuang Zi .
Raja Wen dari negara Zhao gemar bermani pedang . Tiga ribu jago pedang dari berbagai tempat berkumpul di istana Zhao . Mereka saling bertanding atas perintah raja , siang dan malam . Dalam waktu tiga tahun banyak diantaranya yang mati , tetapi hal itu tak menghalangi hobi raja . Setelah melihat obsesi rajanya terhadap permainan pedang , kaum bangsawan ingin memberontak dan menguasai tanah Zhao . Pangeran cemas ketika mengetahui persekongkolan itu . Seorang pembantunya berkata : Ada satu orang yang bisa menghentikan raja mengadakan pertandingan ini . Sang pangeran berkata : Siapa ? Pambantunya berkata : Zhuang Zi . Zhuang Zi bertemu pangeran dan berkata : Aku dengar kamu merasa tertekan karena kesenangan raja pada permainan pedang ? Sang pangeran itu berkata : Memang benar ? Zhuang Zi berkata : Ijinkan saya melihat Raja . Sang pangeran itu berkata : Itu saran yang baik tapi aku takut ia tak mau melihat siapa pun selain jago pedang . Zhuang Zi berkata : Tak ada masalah keahlianku berpedang luar biasa . Sang pageran berkata : Jago pedang yang disukai raja adalah yang berambut gondrong dengan mata melotot seperti ikan matidan berbicara keras . Sedangkan anda tak demikian . Zhaung Zi berkata : Buatkan aku pakaian jago pedang . Pada hari yang ditentukan Zhuang Zi bertemu raja Wen dan raja wen bertanya : Apakah permainan pedangmu bagus ? Mengapa harus ada rekomondasi dari pangeran ? Zhuang Zi berkata : Permainanku tak tertandingi dalam jarak 1000 Li . Seseorang yang berdiri dalam 10 langkah akan terbunuh . Raja Wen berkata : Tampaknya kamu jago pedang yang tak tertandingi di dunia . Zhuang Zi berkata : Seorang jago pedang harus menunjukan kelemahannya untuk memancing musuhnya . Jadi begitu musuh menyerang , aku sudah memikirkan sebelum membalas . Pedang dan tubuhku adalah satu dan sama . Senjataku akan terbang seperti angin , begitu cepat hingga musuh tak bisa mengelak . Biarkan aku coba agar yang mulia mengerti maksudku . Raja Wen berkata : Jangan ! Anda terlalu baik akan kukirim undangan resmi untuk bertanding akbar tujuh hari lagi . Setelah itu raja terus memilih jago pedang terbaik melalui duel . Selama tujuh hari 70 jiwa melayang .

Akhirnya ia memilih lima / enam jago pedang terbaik untuk melawan Zhuang zi . Setelah hari yang ditentukan Zhuang Zi menghadap raja Wen dan raja Wen bertanya : Berapa panjang pedangmu ? Zhuang Zi berkata : Pesangku bisa panjang / pendek , tapi mereka dapat dibedakan menjadi tiga macam . Pilihlah salah satu diantara tiga pedang yaitu pedang untuk Raja / pedang untuk bangsawan / pedang untuk rakyat . Raja Wen bertanya : Pedang untuk raja seperti apa ? Zhuang Zi berkata : Pedang untuk raja . Ujungnya terbuat dari Yan Zi dan Shi Cheng . Gunung Tai dari negara Qi pada tepinya . Negara Jin dan Wei pada punggungnya . Tanah Zhou sebagai cincinnya . Negara Han dan Wei menjadi pegangannya . Laut Bo adalah pangkalnya dan suku sekitarnya sebagai sarungnya . Bila pedang ini diangkat ia bisa membelah awan . Bila ia dihujamkan , ia bisa membelah dasar bumi dan menaklukan semua serta mengeringkan lautan . Inilah pedang uantuk raja . Raja Wen bertanya : Pedang untuk bangsawan ? Zhuang Zi berkata : Pedang untuk bangsawan . Kegagahan sebagai pegangannya . Kesetiaan sebagai cincinya . Kejujuran sebagai tepinya . Kemampuan dan Kebaikan adalah punggungnya dan Keberanian menjadi ujungnya . Bila pedang dihunus , ia mengalahkan semua disekitarnya dan kekuatannya yang luar biasa mengagumkan dunia . Inilah pedang bangsawan . Raja Wen bertanya : Pedang untuk rakyat ? Zhuang Zi berkata : Bentuknya seperti orang berambut gonderong dan suara kasar , yang helemnya rendah dan matanya seperti ikan mati dalam duel . Ketika dihunus , ia memotong kepala musuh dan menusuk jantung musuh . Sama seperti mengadu ayam . Begitu nyawanya hilang ia tak berguna lagi bagi negara . Yang mulia seperti pedang rakyat . Raja Wen terkejut dan merenung dan kemudian ia berkata : Duel dibatalkan , kalian boleh pergi ! Setelah itu Raja Wen mondar-mandir sehingga Zhuang Zi berkata : Yang mulia , tenang dan duduklah . Aku telah mengatakan semuanya tentang permainan pedang dan sekarang aku permisi pulang . Raja Wen berkata : Baiklah , terima kasih anda telah menunjukan kel;alaianku . Sejak saat itu Raja Wen berhenti bicara tentang permainan pedang dan tak beranjak dari istananya selama tiga bulan . Para jago pedang marah karena ia mengabaikan mereka , lalu satu per satu bunuh diri . Banyak senjata yang membahayakan diri sendiri . antara lain anggur , seks , ketenaran , keuntungan dan kekuasaan . Permainan pedang termasuk salah satunya . Keterampilan kecil itu membahayakan dan tak bisa ditipu . Bagi orang yang suka bermain-main dan tak memikirkan masa depan , ia kesana-kemari untuk mencari kesenangan dengan alasan mencari jati diri dan pengalaman itu sama saja ia membuangbuang waktunya dan tak berguna .

Bab 19 : Perbuatan sia-sia .
Ayat 1 : Perjalanan Kong Hu cu di hutan lebat . Kong Hu cu berada di hutan lebat . Murid-muridnya membaca di sampingnya , sementara ia duduk di batu besar sambil bernyanyi dan bermain musik . Ada Seorang nelayan lewat dan bertanya kepada murid Kong Hu cu : Siapa yang bernyanyi di sana ? Sang murid kong hu cu berkata : Ia seorang laki-laki dari negara Lu . Nelayan itu bertanya : Dari keluarga apa dia ? Sang murid Kong hu cu berkata : Ia berasal dari keluarga Kong . Nelayan itu bertanya : Apa pekerjaannya ? Sang murid Kong hu cu berkata : Ia seorang yang menegakkan kebaikan dan kebenaran , membawa damai dunia dengan praktik kesetiaan pada raja dan pengaruh baik pada rakyatnya . Nelayan itu bertanya : Jadi ia orang yang dianugerahi tanah ? Sang murid Kong Hu cu Berkata : Bukan . Nelayan itu bertanya Atau menteri negara ? Sang murid berkata : Bukan . Nelayan itu berkata : Menyedihkan melihatnya hidup susah seperti itu ! Jika ia terus melakukannya aku takut ia akan lebih jauh dari Tao Agung . Setelah mengatakan hal itu si nelayan otu pergi . Mendengar hal itu Kong Hu cu berkata : Nelayan itu orang bijaksana . dan mengejar sang nelayan itu . Kong Hu cu memanggil nelayan itu dan nelayan itu berhenti dan bertanya : Apa yang dapat kulakukan ? Kong hu cu berkata : Kamu belum menyelesaikan kata-katamu . Aku lalai mohon beri aku penjelasan lagi . Nelayan itu berkata : Ada delapan kelemahan dan empat kekurangan yang harus kamu waspadai . Melakukan sesuatu yang tak seharusnya disebut Ikut campur . Melantur hingga saranmu ditolak disebut Memancing . Mengetahui pikiran orang dan menyenangkan mereka dengan kata-kata manis disebut Menjilat . Menyetujui tanpa mempertimbangkan disebut Merayu . Mengritik keburukan orang dibelakangnya disebut Menfitnah . Memutuskan persahabatan antara dua orang disebut Pembuat onar . Memuji yang jahat dan menyingkirkan orang yang tak disukai disebut Memperdayai . Dan tak mengatakan yang baik dari yang jahat ketika senang disebut Licin . Di satu sisi delapan kelemahan ini menyebabkan kesulitan orang lain dan disisi lain mereka dapat merusak diri sendiri . Orang bijak mengerti akan hal itu . Kong Hu cu bertanya : Lalu empat kekurangannya ? Nelayan itu berkata : Kegemaran mengambil pekerjaan besar untuk mendapatkan pujian dan ketenaran disebut Ambisius . Menganggap diri sendiri benar dan penting disebut Congkak .

Mempertahankan kesalahan dan menolak nasehat orang lain disebut Keras kepala . Dan akhirnya mendukung orang berpendapat sama dengan kita dan mengutuk mereka yang pendapatnya berbeda disebut Fanatik . Nelayan itu berkata : Sulit bagi kita membicarakan kebaikan Tao dengan orang yang memiliki empat kekurangan ini . Wajah Kong Hu cu berubah warna mendengarnya . Untuk menanamkan Tao , orang harus mengalami delapan kelemahan dan empat kekurangan . Ini adalah sangat wajar bagi manusia di dunia ini . maka dari itu kita harus waspada dan berhati-hati dalam bergaul . Ayat 2 ; Orang yang membenci jejak kakinya . Zhuang Zi berkata : Ada seorang yang membenci jejak kakinya , ia mulai berjalan lebih cepat agar bebas dari jejak kakinya . Tapi lebih cepat ia berjalan . Lebih banyak jejak kakinya dan akhirnya ia mati kecapaian . Ia termasuk orang bodoh . Ini sama halnya ia membenci apa yang ada pada dirinya / masa lalunya . Ia akan berpikir dan tak memecahkan masalah didepannya . Ayat 3 ; Orang yang membenci Bayangannya . Ada seseorang yang membenci bayangannya . Ketika melihat bayangnnya tetap berada di tumitnya ia mulai berjalan lebih cepat , Tapi bila ia bergegas , bayangannya juga ikut bergegas Ia mulai berlari hingga akhirnya ia mati . Perilaku orang yang tak mengerti Tao mirip dengan pembenci bayangan . Sederhana saja mengatasi bayangan . Beristirahatlah dalam naungan dan bayangan itu akan hilang . Manusia di dunia semua berlari tanpa beristirahat , mengapa begitu ? Ayat 4 : Perahu yang tak terlambat . Zhuang Zi berkata : Perkerja ahli terus berkerja . Pemikir yang cerdas terus berpikir . Yang tak punya kemampuan tak mencari apapun dan berkeliling-keliling bila perutnya kenyang . Seperti perauh yang lepas talinya dan bergoyang perlahan di atas air . Kecerdasan dan keahlian sering membawa beban tanpa akhir yang tak disadari manusia di dunia dan membuat orang lupa dan sombong . Ayat 5 : Teknik pembunuh naga .

Zhu Peng Man gemar bermain pedang , ia belajar teknik membunuh naga dari Zhi Li Yi . Tiga tahun dan seribu tael eamas kemudian , ia menyelesaikan pelajarannya dan pulang ke rumah . Ia mencari naga untuk menguji ketrampilannya berpedang . Ia bertanya kesana kemari dan berkeliling dunia , tapi gagal menemukan naga . Zhu Peng man adalah pemimpi , orang yang tak praktis . Siapa yang tahu apakah keahlian berpedangnya cukup baik untuk membunuh naga / anjing ? Ini semua contoh dimana apa yang kita pelajari yang seharusnya berguna bagi kehidupan kita . Semua ilmu berintikan digunakan dalam kehidupan bermasyarakat .

Bab 20 : Tak mengorbankan diri sendiri .
Ayat 1 : Membanting mutiara naga . Seseorang telah berhasil menyakinkan Raja Song dengan idenya Dan ia diberi 10 kereta kuda . Orang itu memamerkannya pada Zhuang Zi dan berkata : Lihat apa yang kuperoleh . Zhuang Zi berkata : Satu keluarga miskin tinggal di tepi sungai kuning . Suatu hari anaknya menyelam di laut dalam menemukan mutiara naga . Mutiara itu diberikan kepada ayahnya , tapi ayahnya berkata : Aku tak mau mutiara ini dan ia membantingnya . Si anak itu bertanya : Ayah , mengapa mutiara itu dibanting ? Sang ayah berkata : Mutiara ini hanya ditemukan di laut dalam di mana naga hitam tinggal . Kamu bisa mengambilnya karena naga hitam tertidur . Jika ia bangun bisakah kau selamat ? Sama juga istana Song seperti laut dalam , kekasaran Raja Song sama seperti naga hitam . Kamu mendapat kereta karena raja tertidur . Jika ia bangun kamu akan terpotong-potong . manusia di dunia sering melupakan bahaya untuk mencari benda langka . Ini sejenis obsesi . tak patut kehilangan nyawa hanya demi sebuah obsesi . Kita sering melupakan hal lain dan berbuat sesuka hati tanpa memikirkan hari esok yang kelam . Ayat 2 : Aku tak Mau mengorbankan diriku . Ada seorang utusan kerajaan mengundang Zhuang Zi dan berkata : Raja mengundangmu ke istana . Zhuang Zi berkata : Lihatlah sapi korban itu , ia makan rumput yang bagus dan kedelai tiap hari serta diselimuti kain bersulam . Apabila tiba waktunya dibawa ke kuil leluhur untuk persembahan , ia tak punya kesempatan kembali ke alam bebas . Jadi kita tak perlu mengorbankan diri kita bagi orang yang tak mau di nasehati , di sayang , di hormati dan di ajak bicara , semua itu akan membuat kita terbeban dan malah membuat kita sakit hati , lebih baik biarkan saja semaunnya sendiri ia akan sadar bila mengalami hal yang tak menyenangkan .

Ayat 3 ; Zhuang Zi sekarat . Di ranjang Zhuang Zi , murid-muridnya berkumpul untuk merencanakan upacara penguburan yang meriah untuknya . Zhuang Zi berkata : Untuk apa ? Bila aku mati , aku ingin surga dan bumi sebagai peti matiku , matahari dan bulan sebagai giok upacara , bintang sebagai mutiaraku dan semua berada di bawah matahari sebagai hadiahku . Adakah yang lebih baik ? Seorang muridnya berkata : tapi guru , Anda akan dimakan oleh gagak dan elang . Zhuang Zi berkata : Di bumi aku akan di makan elang , Di dalam tanah aku akan dimakan jangkerik dan semut . Mengapa mengambil makanan dari gagak dan elang untuk jangkerik dan semut ? Kematian adalah gejala alam . Kehilangan dan perubahan tubuh manusia lebih baik diserahkan kepada alam . Jadi apa yang akan kita perbuat sekarang berbuatlah bila tidak akan menyesal .

Bab 21 : Pengembaraan yang menggembirakan .
Ayat 1 : Burung yang tak punya batas . Zhuang Zi berkata : Di lautan utara ada seekor ikan yang disebut Kun yang panjangnya beberapa ribu Li . Pada suatu hari ia mengubah dirinya menjadi seekor burung yang disebut Peng , yang rentang sayapnya beberapa ribu li . Peng membentangkan sayapnya dan terbang setinggi 90.000 Li keangkasa . Dari ketinggian Peng melihat kebawah dan semua benda kelihatannya tak jelas , Bukit-bukit , sungai-sungai dan kota-kota malah tak lagi kelihatan . Peng menatap ke muka dan melihat suatu pemandangan yang tak terbatas , ia menjadi satu dengan langit dan bumi . Pemikiran yang luas harus tak terbatas agar tak berakar dalam keduniaan . Orang tak boleh melihat benda dari segi waktu dan ruang saja , agar ada kesatuan dalam semua benda . Orang tak boleh hanya memikirkan dirinya saja dan tak memikirkan orang lain , bukan mengikuti apa kata orang lain tetapi berusaha menyesuaikan dengan orang lain . Ayat 2 ; Lie Zi mengendarai angin . Zhuang Zi berkata : Lie Zi mampu mengendarai angin dan bergerak tanpa suara . Ini memang pemandangan yang indah . Ia mengendarai angin selama 15 hari sebelum pulang . Kesaktian seperti itu jarang terjadi . Tetapi dari sudut pandangan manusia Tao . lie Zi tak benar-benar tak terbatas , walaupun ia tak perlu berjalan , tapi ia masih tergantung pada angin untuk mengangkat dirinya . Karena itu ia bukan orang

yang benar-benar dapat bergerak bebas . Lie Zi mengendarai angin , karena itu ia tak dapat bekerja tanpa angin . Hanya menyatu dengan hukum alam dapat dikatakan sebagai orang yang dengan mudah pergi kemana saja yang ia inginkan dan tak tergantung terhadap apapun secara psikologis . Ini bukan berbuat sesuka hati tetapi hidup tanpa tergantung oleh kemauan orang lain . Ayat 3 : Xu You menolak sebuah kerajaan . Kaisar Yao bermaksud menyerahkan kerajaannya kepada Xu Yiu dan berkata : Bila matahari dan bulan bersinar , masih bergunakah obor kecil seperti saya ? Bila turun hujan perluhkah saya menyirami ladang ? Tuan lebih mulia daripada saya , karena itu ijinkan saya menyerahkan kerajaan ini kepada tuan . Xu Yiu berkata : Lupakanlah ! Burung yang bersarang di hutan , tak memerlukan lebih dari satu ranting . Tikus yang minum dari sungai tak memerlukan air lebih banyak dari isi perutnya . Bila tuan memberikan kerajaan ini kepada saya , apakah yang harus saya lakukan untuk itu ? Lebih-lebih kerajaan ini telah aman dibawah kekuasaan tuan . Tuan ingin menyerahkan kedudukan dengan nama baik ? Untuk apa sebuah nama yang kosong bagiku ? Nama hanaylah bayangan . Orang sering mempersulit hidupnya dengan mencari kedudukan dan keuntungan . Hanya dengan mengabaikan hal itu orang akan menemukan hidup yang sebenarnya .

Bab 22 : Persamaan semua benda .
Ayat 1 : Siapakah majikan yang sebenarnya ? Zhuang Zi berkata : Tubuh manusia mempunyai tungkai , sendi , mulut dan organ tubuh bagian dalam . Bagaimana mengoordinasiakan fungsi mereka ? Bukankah mereka seperti pelayan ? Dapatkah mereka menerima perintah dari mereka sendiri ? Apakah mereka bergantian menjadi majikan dan pelayan ? Atau adakah majikan yang sebenarnya bagi mereka ? Memang ada sesuatu yang merupakan inti dari bentuk . Inti inilah majikan sejati dari semua benda . Manusia merupakan sebuah bentuk alam yang asli . Alam asli ini adalah lambang Tao . Bila seseorang bertindak berdasarkan alam asli ini , ia tak akan terpisahkan dengan Tao . Ayat 2 : Apakah Zhuang Zi berbicara / tidak ? Zhuang Zi berkata : Aku banyak berbicara selama hidupku , tapi dalam kenyataannya aku tak berkata satu patah kata pun .

Bila tubuh dan pikiran bersatu , tak ada diri sendiri . Maka tindakan dan inti menjadi satu . Katika berkerja , walaupun orang mengerjakan banyak pekerjaan , seolah-olah tak satu pun dikerjakanj . Ketika bicara walaupun orang berkata banyak , seolah-olah tak satu pun diucapkan . Manusia Tao lebih suka memberi bukti daripada janji , ia lebih baik menunjukan bukti dari pada berkata-kata yang tak ada buktinya . Ayat 3 ; Pertanyaan Yao . Kaisar Tao berkata kepada Shun : Aku tak suka penguasa Cong , Kuai dan Xu Ao . Aku tak bisa tak memikirkan mereka , mengapa begitu ? Shun berkata : Mereka menduduki posisi yang tak berarti . Mengapa memusingkan diri terhadap mereka ? Dahulu 10 matahari terbit bersama-sama dan menyinari jutaan benda . Pasti seorang yang memiliki kekuatan kebaikan yang sempurna bisa menerangi semua orang , apalagi tiga raja picik . Karena pemikiran diri sendiri inilah manusia dipenuhi angan-angan . Pemikiran mengenai identitas yang berbeda akan membangkitkan sikap perlawanan pada diri pribadi dan orang lain . Walaupun tiap benda berbeda-beda , mereka saling melengkapi dan bisa berfungsi tanpa saling mengganggu .Dengan rasa ego yang tinggi maka seseorang akan merasa lebih tinggi dan tak akan mau minta maaf bila ia salah , ia merasa paling dan benar sendiri dengan segala alasan ia menutupi egonya dan harga dirinya yang tinggi . orang seperti ini biasnya tak akan mempunyai teman yang baik karena ia minta menang sendiri dan tak mau disalahkan .

Bab 23 : Inti sari makanan .
Ayat 1 : Makanan bagi semuanya . Zhuang Zi berkata : Kehidupan manusia mempunyai batas , tapi ilmu pengetahuan tanpa batas . Menggunakan kehudupan yang terbatas untuk mengejar ilmu pengetahuan yang tak terbatas , adalah perkerjaan yang berbahaya . Mengetahui hal ini tapi terus mengejar ilmu dengan harapan akan memperbaiki kehidupan , bahkan lebih berbahaya lagi . Orang harus hidup diluar ilmu , tak perlu mengejar-ngejarnya sehingga menjadi budak ilmu . Peran ilmu hanyalah untuk memberi tahu tentang hidup dalam keuntungan . Setelah mempelajari hal ini barulah kita dapat bertindak . Tak ada gunanya mengejar ilmu pengetahuan yang kosong / tak berguna . Ayat 2 : Manusia berkaki satu . Ketika Gong Wen Xian pertama kali melihat panglima Tentara hanya mengunakan satu kaki , ia sangat terkejut . Setelah merenungkannya , akhirnya Gong mengerti . dan berkata : Karena kehendak alam , ia lahir

dengan satu kaki bukan karena dipotong . ini merupakan gejala alam yang wajar . Bila semua orang berkaki satu , orang yang berkaki dua akan menjadi aneh . Kenyataannya selama suatu benda dijelmakan oleh alam , apakah ia berkaki satu / berkaki banyak seperti kelabang , tetap merupakan hal yang wajar . Bentuk apapun yang kuterima dari alam , akan kugunakan bentuk itu untuk berfungsi . Bila aku datang dari air aku akan tinggal dalam air . Bila datang dari panas aku akan hidup . Bila orang dapat hidup dalam air dan tak merasa kedingin / hidup dalam panas tak merasa panas , Artinya manusia dapat tinggal di mana saja tanpa halangan . Ayat 3 : Ratapan Qin Sin . Ketika Lao Zi meninggal, Qin Shi datang pada waktu penguburannya , ia mengucapkan tiga seruan , kemudian berlalu . Murid Lao Zi bertanya : Bukankah tuan teman Guru ? Pantaskah tuan meratapinya seperti itu . Qin Shi berkata : Bagi saya cukup meratapinya sedikit saja . Lao Zi datang karena memang waktunya ia berbuat demikian , ia pergi karena ia mengikuti kehendak alam . Hidup pada waktunya dan pergi dengan kehendaknya . Jadi saya tak perlu berduka cita karena itu . Ketika pengikut Lao Zi mendengar ini , mereka menghentikan ratapannya . Ketika Lao Zi meninggal hanya jasadnya yang hilang , bukan inti kehidupannya . Qin Shi mengerti akan hal ini sehingga tak merasakan duka cita .

Bab 24 ; Urusan manusia .
Ayat 1 : Yan Hui berpuasa dari berpikir . Penguasa muda Wen sangat lalim , karena itu Yan Hui memohon kepada Kong Hu cu dan berkata : Guru , ijinkan saya pergi mengubah pikiran Raja Wen . Kong Hu Cu berkata : Kau bolrh pergi . Tapi bila engkau bermaksud akan merubah kelakuannya , aku khawatir kau akan mendapatkan kesulitan . Pertama-tama kau harus berpuasa selama beberapa hari . Yan Hui bertanya : Saya tak minum anggur dan makanan mewah sama sekali dapatkah hal ini dianggap sebagai puasa ? Kong Hu cu berkata : Itu puasa untuk pengorbanan , bukan puasa pikiran . Yan Hui bertanya : Apakah sih puasa pikiran itu ? Kong Hu cu berkata : Pertama-tama biarkan pikiranmu tenang agar tak ada pikiran timbul . Kekosongan adalah puasa pikiran . Bila kau membuka diri terhadap segala yang terlihat dan terdengar , bahkan dewa-dewa dan roh-roh akan datang kepadamu , apalagi manusia .

Bila ada maksud perasaan tentang untung rugi muncul . Bila orang bertindak bukan karena nama , jasa / maksud tertentu barulah ia akan dapat merubah cara berpikir orang lain . Ayat 2 ; Orang yang pikirannya terganggu . Zi Gao kepala daerah She , mengikuti suatu misi ke negara Qi dan bertemu dengan Kong Hu cu , lalau bertanya : Misi saya ini sangat berat . Bila tak berhasil majikan saya akan marah . Bila berhasil saya tetap akan gelisah . Berhasil / tidak , saya tetap menderita akibatnya . Apa yang harus saya lakukan ? Kong Hu cu berkata : Bagaimana perasaan tuan sekarang ? Zi Gao berkata : Hati saya terbakar dan saya ingin menelan es untuk memadamkannya . Kong Hu cu berkata : Tenangkan pikiranmu . Dalam urusan dunia . Ada dua perinsip yang harus diperhatikan . Pertama nasib dan yang lainnya tugas . Ketaatan seorang anak kepada orang tuanya adalah nasib . Ketaatan seorang abdi kepada majikannya adalah tugas . Peganglah kedua prinsip ini , bila keadaan yang nyata , lupakan keadaan dirimu sendiri dan semuannya akan menjadi baik . Janganlah mencoba mengubah keadaan / tujuan untuk mendapatkan hasil tertentu . Bertindaklah sesuai dengan situasi yang ada . itu sudah cukup dan menyelesaikan masalah . Ayat 3 : Orang gila dari Chu . Orang gila dari Chu , Jie Yu bertemu dengan Kong Hu cu di negara Chu . Melihat usaha Kong Hu cu yang sia-sia memperbaiki masyarakat ia berkata : Oh , Phoenix ! Oh , Phoanik . Mengapa kau jatuh ! Bila Tao ada di dunia ini , kebajiakan akan memberinya hasil yang sempurna . Bila Tao tak ada , kebijakan akan melindungi dirinya sendiri dan menunggu waktunya . Pada waktu seperti ini lebih baik menghindari kesulitan . Lupakanlah ! Lupakanlah ! Pada waktu seperti itu jangan mencoba mengusir kegelapan dari pikiran orang dengan kebajikanmu yang cermerlang . Duri ! Duri ! Jangan lukai aku bila aku berjalan aku mencari jalan baru . Orang bijak tahu kapan harus maju dan kapan harus mundur . Orang harus mengerti kebutuhan dari suatu keadaan . Jangan terlalu memaksakan pendapatmu kepada orang lain / merasa dirimu yang paling baik / benar dan orang lain salah itu akan membawa bencana , Biarkan saja apa maunya dan tak perlu dituruti apa yang tak pantas . hindarilah secepat mungkin sebelum menjadi masalah bagimu sendiri . Ayat 4 : Bentuk dan jiwa . Kong Hu cu berkata kepada adipati Ai dari Lu :

Ketika saya mengikuti misi ke negeri Chu , saya melihat beberapa anak babi sedang menyusu kepada induknya . Tiba-tiba induk babi itu berguling dan mati , anak-anak babi itu meninggalkan induknya dan lari berserabutan . Yang dicintai anak babi pada induknya , bukanlah bentuknya , tapi kehidupan yang dapat menggerakkan bentuknya . Hidup / mati tak mengubah bentuk induk babi itu , tapi ada perbedaan dalam kegunaannya . karena itu yang menjadi ciri seseorang , bukanlah bentuknya tapi isi hatinya . Tetapi ada orang yang seharusnya memperlihatkan hatinya malah menyembunyikan hatinya , demi egonya dan teman-temannya ia akan tak mau menunjukan isi hatinya , maka orang macam apa yang melakukan hal seperti itu ? Yang tak dapat dimengerti / tak mau dimegerti ? Ayat 5 : Dapatkah Manusia hidup tanpa keingginan ? Hui Zi bertanya kepada Zhuang zi : Dapatkah seseorang benar-benar hidup tanpa keinginan ? Tapi bila orang tak mempunyai keinginan , bagaimana ia dapat disebut manusia ? Zhuang Zi berkata : Tao memberikan penampilan kepadannya dan langit memberinya tubuh . Mengapa ia tak dapat di sebut sebagai manusia ? Hui Zi bertanya : Karena ia disebut manusia , bagimana mungkin ia tak mempunyai keinginan ? Zhuang zi berkata : Bukan itu yang saya maksudkan dengan keinginan . Yang saya maksudkan dengan tak mempunyai keinginan adalah tak mempunyai kesukaan dan kebencian yang meresahkan dirinya . Patuh pada yang alami dan tak menggunakan kecerdasan manusia untuk mengubah benda . Dalam dunia manusia terdapat perasaan suka dan benci . tapi dalam dunia alami , perasaan itu tak ada , Yang alami adalah umum dan yang umum itu abadi . Bab 25 : Guru yang menjadi lelujur pertama . Ayat 1 ; Manusia sejati . Zhuang Zi berkata : Hanya bila ada manusia sejati , ada kebijaksanaan sejati . Pada jaman dahulu , inilah sifat-sifat manusia sejati . Bila gagal ia tak putus asa . Bila berhasil ia tak sombong . Ia tak melakukan apa-apa . Tidak , ia telah meninggalkannya . Ia tak menyesali diri bila gagal mencapai sasaran / berpuas diri bila berhasil . ia mengukur ketinggian tanpa menggigil . Masuk ke dalam air tanpa menjadi basah . masuk ke dalam api tanpa terbakar . Hanya orang yang kebijaksanaannya menyatu dengan Tao mampu mengenal tingkat kehidupan demikian . Manusia sejati takkan menggunakan keinginan / tindakannya dalam sikap yang dibuat-buat , sebab hal ini tak wajar dan bertentangan dengan tao .

Ayat 2 ; Kemulian Tao . Zhuang Zi berkata : Hidup dan mati tak ubahnya dengan lewatnya siang dan malam . keduanya di luar nalar manusia , sehingga manusia tak perlu kehilangan waktu tidurnya untuk memukurkan hal ini . Manusia percaya bahwa langit memberinya kehidupan , sehingga mereka menghargai langit . Bagimana manusia harus menghormati Tao dari langit ? Banyak orang yang beranggapan bahwa penguasa tingkatnya lebih tinggi dari padanya dan mereka bersedia mati untuk penguasa itu . Bagaimana mereka harus memuja Tao yang lebih mulia dari para penguasa ? Manusia sejati tak mengeluh kekurangan , tak menuntut kepercayaan dan tak mencari reputasi yang baik . Ia menganggap Tao sebagai majikan dan tunduk kepadanya . Ayat 3 : Ikan tanpa air . Zhuang Zi berkata : Ketika mata air yang mengaliri danau mengering , ikan-ikan terdampar di darat . Di atas tanah kering mereka saling melumuri tubuhnya dengan lendir dan saling memutahkan air liur . Tetapi bukankah lebih baik untuk semuannya , bila air danau penuh ? Ikan-ikan itu tak perlu melakukan tindakan drastis untuk menyelamatkan diri mereka . Cinta dan perhatian manusia terbatas . Bila keadaan membutuhkan hal ini , dunia akan menyedihkan . Tapi cinta alam tak terbatas dan kita dapat mempelajari contoh tentang cinta seperti ikan yang hidup di danau , yang hidup rukun tanpa identitas yang terpisah . Cinta dan perhatian manusia tak bisa seperti alam , Tak ada orang yang mencintai orang tanpa dapat balasan , alam nerneda dengan manusia meskipun ia tak terbalas ia tetap mencintai manusia dan makhluk hidup . manusia mencintai manusia harus ada timbal balik kalau tidak tak akan abadi , sedangkan alam tak perlu timbal balik yang ada hanya proses . Ada pepatah yang mengatakan : Bahwa matahari akan setiap hari terbit dan menyinari siapapun dialam ini , sedangkan manusia akan mencintai orang yang juga mencintai dirinya . Jadi bila kamu mencintai alam gunakan cara alam dan kalau mencintai manusia gunakan cara manusia . Di dunia ini tak ada manusia yang mau disia-siakan dan dibuat permainan , yang ada hanya orang yang tak suka / tak mencintai . Ayat 4 : Menyembunyikan jagat raya dalam jagat raya . Zhuang Zi berkata : Alam mengalami perubahan terus-menerus . Mereka yang berpegang teguh pada kehidupan dan takut mati takkan mengerti prinsip alam ini . Orang yang demikian adalah seperti orang yang menyembunyikan kapal di bawah gundukan tanah / menaruh kereta perang di sebuah pulau kecil , karena menganggapnya aman .

Tengah malam datang seorang kuat yang mengambil gundukan tanah itu , sementara pemilik kapal terus bermimpi bahwa kapalnya masih ada di tempat persembunyiannya . Serahkan masalah hidup dan mati pada alam . Menyembunyikan jagat raya dalam jagat raya merupakan prinsip leluhur alam yang utama . Ayat 5 : Pola yang Wajar . Yi Er Zi berkata kepada Xu You : Mengapa tuan menyukai hidup di hutan belantara ? Yao mengatakan agar saya mencurahkan perhatian untuk melaksanakan kebajikan dan kebenaran dan membedakan yang baik dan yang buruk . Xu You berkata : Kalau begitu Yao telah memberikan ciri kebajikan dan kebenaran pada wajahmu dan memotong hidungmu dengan rasa benar dan salah . Tak bisahkah tuan belajar sendiri ? Bagaimana tuan mampu bergerak bebas pada jalan yang wajar ? Yi Er Zi bertanya : Tolong terangkan ! Kepada saya , agar saya dapat menempuh jalan yang wajar . Xu You berkata : Bila pandangan mata tuan tak sempurna , bagaimana tuan melihat wanita ? Yi Er Zi berkata : Wu Chuang kehilangan kecantikannya . Chu Liang mengabaikan kekuatannya dan kaisar kuning membuang pengetahuannya . Semua ini merupakan bagian dariproses pembersihan dan pemurnian . Bagaimana tuan tahu bahwa sang pencipta tak akan mengganti hidung saya dan membuat saya utuh kembali ? Xu You berkata : Oh alam , leluhur termulia ! Ia memberi kepada semua benda sifat campuran dan tak menganggapnya sebagai kebenaran , Kebaiakn hatinya menurun kepada semua generasi dan tak menganggapnya sebagai kebijakan , ia memberikan wujud kepada semua bentuk dan tak menganggap dirinya sebagai ahli . Yi Er Zi , bila tuan ingin mengikuti cara alami , perhatikan apa yang kukatakan . Perubahan di alam tak tergantung pada pertimbangan . Dalam kenyataannya , apa yang disebut hidup dan mati itu , secara alami , bukanlah awal / akhir sesuatu . tapi hanyalah suatu proses alam yang abadi . Ayat 6 ; Semedi Yan Hui . Yan Hui berkata kepada Kong Hu cu : Saya membuat kemajuan . Kong Hu Cu bertanya : Kemajuan macam apa ? Yan Hui Berkata : Saya tak lagi memikirkan pesta dan musik . Kong Hu cu Berkata : Bagus , tapi itu belum cukup ? Beberapa hari kemudia Yan Hui menemui Kong Hu Cu dan berkata : Guru ! Saya membuat kemajuan lagi . Kong Hu Cu bertanya : Kemajuan macam apa lagi ? Yan Hui berkata : Saya berhenti memikirkan kebenaran dan kebijakan . Kong Hu Cu berkata : Baik , tapi itu juga belum cukup .

Satu bulan kemudian Yan Hui menemui Kong Hu cu dan berkata : Guru , saya telah maju lebih jauh lagi . Kong Hu Cu bertanya : Bagaimana kemajuanmu ? Yan Hui berkata : Saya duduk saja dan tak memikirkan diri sendiri . Kong Hu Cu bertanya : Apa yang kau maksudkan ? Yan Hui berkata : Saya tak terikat pada tubuhku dan tak lagi merasakan sesuatu melalui panca indraku . saya tak memikirkan apa-apa yang ada hanyalah ketiadaan . benda-benda itu hanya datang dan pergi ? Kong Hu Cu berkata : Luar biasa ! kalau begitu ijinkan saya belajar darimu . Abaikan hal-hal yang didambakan manusia seperti upacara dan musik , kebenaran dan kebijakan dan jangan memikirkan diri . Bila tak memikirkan diri seseorang akan menyatu dengan segala yang ada dalam hidup . Ayat 7 : Pikiran orang yang sempurna . Zhuang Zi berkata : Berhentilah mencari ketenaran , Berhentilah membuat rencana , Berhentilah terlibat dalam kegiatan . Hentikan gagasan yang kamu ketahui . Waspadalah terhadap segala hal dan tetaplah dalam keterbatasan . Pergilah ketempat yang tak ada jalan . Terimalah apa yang diberikan oleh surga , tapi berbuatlah seperti tak menerima apapun . Jangan menjadi apa-apa itu cukup . Bila manusia sempurna melaksanakan pikirannya ia seperti cermin . Ia tak mengawasi dan meramalkan apa pun , ia hanay memantulkan benda dihadapannya dan tak menyimpan apa-apa . Jadi ia dapat berfungsi tanpa usaha dan menggunakan benda-benda tanpa tercemar oleh mereka . Pikiran orang sempurna adalah seperti cermin yang memantulkan benda dihadapannya dan bila benda itu telah pergi , ia kembali ketiadaan . Kemurniannya akan terjaga sepanjang masa . Ayat 8 : Kematian watak yang asli . Kaisar laut selatan adalah Si kejam . kaisar laut utara adalah Si pemarah . kaisar kerajaan tengah adalah Si watak asli . Dari waktu ke waktu , Si kejam dan Si pemarah mengunjungi kerajaan tengah dan disambut baik oleh Si watak asli . Mereka ingin membalas kebaikannya . Si kejam berkata kepada Si pemarah : Setiap orang mempunyai tujuh lubang , hanya dia sendiri yang tidak . Marilah kita mencoba membuat untuknya . Si kejam dan Si pemarah membuat sebuah lubang untuknya tiap hari . Mereka terus melakukannya tiap hari . Pada hari ke tujuh Si watak asli mati . Sifat asli dari tak mementingkan diri sudah sempurna dengan sendirinya . Bila orang mencoba menjadi sangat pandai dan mencoba menambahnya dengan sifat-sifat yang tak diperlukan , sifat itu akan tercemar dan rusak . Sifat asli manusia yang aslinya baik dan sudah disukai tetapi terkadang orang

menambahnya dengan sifat orang lain untuk mencari perhatian orang lain , celakanya sifat itu tak disukai orang tersebut , itulah yang dikatakan orang yang belum dewasa dan mencari masalah sendiri . Ayat 9 ; Tangan berjari enam . Zhuang Zi berkata : Ada orang yang dilahirkan dengan enam jari kai . Ada pula yang lahir dengan enam jari tangan . Orang yang berjari tangan enam / berjari kaki enam , bila ia dilahirkan demikian . ini merupakan hal yang wajar . Ada orang yang berkata : Aku pun mau berjari tangga / berjari kaki enam . Zhuang Zi berkata : Sungguh kamu minta terlalu banyak . Dilahirkan dengan enam jari merupakan hal yang wajar , Tidak terlalu banyak / terlalu sedikit . Tapi orang yang ingin berjari eanam merupakan tanda ketamakan dan ini tak wajar . Ayat 10 : Kahyalan terbesar . Zhuang Zi berkata : Khayalan kecil dapat menyebabkan orang kehilangan arah . Khayalan besar dapat menyebabkan kehilangan sifat aslinya . sejak jaman tiga dinasti orang-orang telah kehilangan sifat aslinya karena benda-benda dunia ini . Pencuri mengorbankan dirinya demi keuntungan .Orang terpelajar mengobankan dirinya demi nama baik . Orang terhormat mengorbankan diri demi keluarga . Orang bijak mengorbankan dirinya untuk dunia . Berbagai jenis manusia yang pekerjaan dan reputasinya berbeda ini , memiliki khayalan serupa dalam melukai wataknya dan mengorbankan dirinya . Ayat 11 : Dosa Bo Le . Zhuang Zi berkata : Kuda dengan kukunya dapat menginjak embun dan salju dan dengan surainnya . Ia makan rumput dan minum air . ia melompat dan meloncat tinggi . Ini adalah hal yang wajar bagi seekor kuda . Walaupun orang membuatnya sebuah ruangan besar dan serambi mewah untuk kuda itu , tak ada faedahnya sama sekali .

Tapi sejak muncul Bo Le kehidupan kuda jadi berubah . Ia mencap mereka , memotong surainnya , memotong kukunya , mengikat lehernya dan mengekang dan mengikat kakinya . Ketika diperlakukan seperti itu 2 / 3 dari tiap sepuluh ekor kuda akan mati . Untuk menguji daya tagannya , kuda-kuda itu dibiarkannya kelaparan dan kehausan . Dipaksakannya mereka menderap dan mencongklang dalam formasi berjejer , menyiksa dengan tali kekang di depan

dan ancaman cambuk dan galah dibelakang . Kuda -kuda yang disiksa seperti itu lalu dikurung dalam sebuah kandang terbuka , lebih dari setengahnya mati . Bertindak tulus dan orang akan berubah dengan sendirinya . Jangan menganggu orang , maka mereka akan tertib , orang bijak yang menganjurkan kebajikan untuk mengubah orang akan membawa kemunafikan . jadi biarkan saja dan jangan coba menasehatinya / mencari gara=gara / menyindir orang lain , apalagi kalau ia lagi susah kalau disuruh sabar / Orang yang fanatik / Orang yang munafik / Orang yang egois / Orang keras kepala . Biarkan saja nanti akan sadar sendiri bila ia menemukan kesulitan . Ayat 12 : Ruginya berbaut kebajikan dan kebenaran . Zhuang Zi berkata : Dahulu orang hidup sederhana dan puas tinggal ditempat yang sederhana , mereka juga tak memikirkan apa-apa dan tak memiliki seni . Mereka bahagia bila telah dapat mengisi perut dan bergerak bebas . Kemudian datang orang bijak dengan rencana besarnya untuk memperbaiki dunia . Mereka mengajarakan kebajikan dan kebenaran untuk mengubah pikiran manusia . Kemudian manusia berkerja dan mengangungkan cita rasa ilmu pengetahuan dan saling bertengkar untuk memperoleh keuntungan yang tiada habis-habisnya . Ketika Tao sedang menurun , kebajiakn dan kebenaran muncul . Dahulu manusia hidup sederhana , jujur dan tak munafik . Jadi untuk apa kebajikan dan kebenaran . Jadi setelah ajaran jalan kebenaran muncul para pengikutnya percaya dan menjadi fanatik , aturan mana yang benar dan yang salah di jadikan pedoman , sebagian menjadi munafik dan lainnya menjadi fanatik . Dari sebagian yang fanatik sebagiannya menjadi bijak . yang lain menjadi egois Dari sebagian yang munafik tiga perempatnya menjadi egois . Begitu ego berbicara ia tak akan mau lagi melihat aturan yang ditulis dalam ajaran yang dianutnya dan yang ada hanya dirinya yang paling benar . Orang seperti ini tak akan menerima toleransi dan tak bisa dinasehati bila dirinya salah . Ayat 13 : Diakali perampok . Menurut kebiasaan untuk menghindari pencuri barang berharga . Kita harus menyimpannya dalam tempat yang tertutup dan terkunci dengan kuat . Pasti pencuri tak akan dapat membuka kuncinya dan aku tak perlu khawatir kehilangan harta ku . Tetapi suatu malam datang pencuri yang cerdik . Pencuri itu mengangkat seluruh hartanya tanpa membuka kuncinya . Kebiasaan umum sering kali seperti senjata makan tuan . Misalnya kita melakukan usaha mencegah pencuri , padahal malah mempermudah pencuri masuk . Orang bodoh mengunakan teori umum tanpa modifikasi , ia mengunakan prinsip baku dan menganggap perilaku yang ditulis dan perilaku umum serta pengalaman peribadi sebagai pokok aturan dan ia mengunakan sebagai teori tetap dalam melihat

manusia / tanpa melihat sifat dan karakter orang lain , ia melihat semua orang sama dan akhirnya ia menyalahkan orang baik dan mempercayai orang jahat serta menerimannya . Ayat 14 : Huang Ti yang kehilangan Tao . Huang Ti yang sedang bercengkerama di sebelah utara sungai merah mendaki pengunungan kun lun . Dalam perjalanan pulang diketahuinya bahwa mutiara hitamnya ( lambang Tao ) Hilang . Beliau meminta kepada Guru ilmu pengetahuan alam agar mencarinya , tapi tak di temukannya . Beliau meminta Li Zhu yang mempunyai penglihatan tajam untuk mencarinya , tapi tak di temukannya . Beliau meminta orang yang mempunyai pendengaran tajam , tapi tak ditemukannya . Akhirnya beliau mengirim si tanpa bentuk untuk mencarinya, si tanpa bentuk berhasil menemukannya . Huang Ti berkata : Alamgkah anehnya mengapa si tanpa bentuk yang menemukannya . Tao tak dapat diperoleh dengan menggunakan pikiran , pendengaran dan pandangan . Hanya dengan ketidak sengajaan dan kepercayaan terhadap bentuk sajalah , seseorang dapat menemukan Tao . Karena Tao terdapat di balik penglihatan , pendengaran , penciuman , cita rasa , perkataan dan bentuk . Ayat 15 : Jalan yang wajar . Tao bergerak terus-menerus dan tak meninggalkan tumpukan pengaruh ditempat-tempat khusus , sehingga semua benda di sempurnakan . Bila kaisar melakukan tugasnya dengan cara seperti itu . Semua rakyatnya akan membalasnya dengan kesetiaan . Bila dengan cara ini kebijakan berjalan terus , dimanapun mereka akan dihormati . Tao takkan berhenti berbuat dan karena itulah semua benda di dunia ini mempunyai wujud , sesuai ajaran Tao orang bijak mengamati semua hal dengan tenang . Ayat 16 : Memerintah tanpa usaha . Shun bertanya kepada Yao : Untuk apa , tuan meletakan hati tuan ? Yao berkata : Jangan menghina orang tak berdaya , jangan mengabaikan orang miskin , berduka citalah untuk yang meninggal , berilah anak-anaknya harapan dan bersimpatilah kepada jandanya . Shun berkata : mengagumkan , tapi ini bukan merupakan kebaikan sejati . Yao bertanya : Lalu apa yang harus saya lakukan ? Yao bertanya : Lalu apa yang harus saya lakukan ? Shun berkata : Matahari dan bulan bersinar dengan wajar dan empat musim mengikuti perputarannya . Hari dan malam mempunyai pola yang tetap , awan datang dan hujan turun . Yao berkata : Saya seperti mempersulit diri sendiri tanpa guna , apa yang kamu inginkan harus selaras dengan cara alam , padahal saya ingin selaras dengan jalan kemanusiaan .

Manusia tak dapat sengaja mencari penyesuaian dengan hukum alam . Bertindaklah yang wajar tanpa dibuat-buat , jadi melakukan apa yang harus dilakukan dan tak melakukan yang tak perlu dilakukan . Berbuatlah pada waktunya dan jangan di terbalik , itu semua tak akan membuat masalah di masa mendatang . Ayat 17 : Jalan dunia . Memiliki gagasan yang mantap dan penghargaan terhadap tingkah laku seseorang , mencoba menjadi manusia sederhana dan hemat , merendahkan diri sendiri dan sopan , selalu menerapkan kebajikan , kebenaran dan kepercayaan adalah sifat-sifat orang terpelajar yang mengembangkan diri dan berupaya mengubah dunia . Selalu berkata-kata tentang kebajikan , kebenaran , kesetiaan dan kepercayaan adalah sifat -sifat penipu . Memutuskan dengan orang lain dan memburu jalan yang tak layak adalah sifat pembenci dan iri hati . Berkata dengan angkuh dan meremehkan yang lain merasa dirinya penting adalah sifat orang sombong . Mengatakan kepada orang lain tentang jasa dan nama besar mereka dan menyuruh orang mengerti dan meminta dihargai adalah sifat orang angkuh . Menuntut penghargaan dari raja dan menteri , memperbaiki hubungan antara yang tinggi dan yang rendah , semua ini adalah pekerjaan yang disukai ahli politik . Mencari rawa dan danau , tinggal di tempat terpencil , memancing ikan dan hidup dengan tenteram , semua ini menunjukan tujuan hidup orang yang tak mau melakukan apa-apa . Ini adalah ciri orang yang menghindari masyarakat dan senang hidup menyendiri . Menarik nafas panjang mempelajari rahasia kesenian , tinggal di pepohonan dan mempelajari gerakgerik burung , berarti oarng ini ingin berusia panjang . Zhuang Zi Berkata : Bagaimanapun semua kegiatan itu membahayakan kehidupan . Manusia Tao mempunyai sifat yang mulia tanpa pikiran yang bercabang-cabang memperbaiki diri tanpa kebajinkan dan kebenaran , memerintah tanpa meminta jasa / nama besar . menikmati tanpa beristirahat ditepi sungai / laut dan berusia panjang tanpa harus melatih teknik pernafasan . Penghuni dunia mengharapkan hal seperti kekuatan , kebajikan dan kebenaran , jasa , tempat terpencil dan teknik mengembangkan diri , baik untuk memperbaiki diri . bagi manusia Tao bagaimana pun mereka itu lebih mengganggu daripada membantu . Ia hidup apa adanya dan mencari ketenangan dan melakukan apa yang diwajibkan dan diharuskan . Ayat 18 : Memberi semangat . Bila orang berkerja keras dan tak istirahat , tubuhnya akan kecapaian dan pikiran yang dipakai tanpa henti akan kelelahan . Seperti air bila tak kotor warnanya bening dan bila tak terganggu akan diam . Tapi bila dihalangi dan tak dibiarkan mengalir air tak akan mempertahankan kejernihannya . Demikian

juga halnya dengan jalan alami . Karena itu jadilah jernih dan murni , diam dan tak bergerak . Jangan terikat dan jangan melakukan sesuatu tanpa motif , bertindaklah wajar dan sepontan . Inilah cara menjaga semangat . Semangat itu seperti pedang yang tak ternilai harganya , yang harus di simpan dengan hati-hati dan tak dipergunakan sembarangan . Banyak orang menganggap keuntungan merupakan hal yang paling penting orang terpelajar mencari ketenaran , orang yang mampu menghargai ambisinya sementara itu orang bijak menghargai kemurnian semangat . Ayat 19 : Petapa yang tak tinggal di pegunungan . Zhuang Zi berkata : Pada jaman dahulu orang yang disebut guru petapa tak perlu memencilkan diri di pegunungan dan hutan . Bila keadaan memungkinkan mereka bertindak secara besar-besaran , mereka akan mengembalikan keutuhan negara tanpa diketahui bagaimana mereka melakukannya . Bila keadaan tak memungkinkan untuk bertindak , mereka akan memendamnya di dalam hati ., berdiam diri dengan sempurna dan menunggu . Begitulah cara mempertahankan Tao tanpa sepengetahuan orang lain . Orang kuno yang mempertahankan Tao tak perlu kemampuan untuk membumbui kebijaksanaan mereka / mengunakan akal untuk berurusan dengan orang lain / menunjukan ketrampilan untuk menguntungkan dirinya . Mereka tak akan mencemari sifatnya dan tetap pada jalan Tao , ia akan dapat menilai dan merasakan apa yang akan dilakukan . Dengan melihat bukti dan kenyataan serta perubahan sifat seseorang dan tak akan mengambil keuntungan meskipun ia tahu diman titik lemah orang lain . Ada pepatah yang terkenal : Ada putaran Tai Chi , yang mengabungkan Yin dan yang bersatu , menepis dan mengikuti , menghindar dan memindahkan , tetap tenang bdalam segala keadaan , tak berusaha menyerang dan melupakan titik lemah lawan , membuat lawan merasa berhadapan dengan dirinya sendiri .

Bab 26 : Banjir musim gugur .
Ayat 1 : Air yang menggelora . Waktu turun musim gugur , ratusan aliran air mengalir ke sungai kuning , begitu besarnya sehingga airnya yang berlumpur menelan semua yang ada melalui tanggul di kedua tepi sungai . Hantu penguasa sungai merasa senang dan berkata ; Ho ! Ho ! Ho ! Dari seluruh air yangt ada di dunia , akulah yang terbesar . Air mengalir sepanjang sungai sampai ke laut utara dan ketika hantu sungai melihat ke sekelilingnya , ia tak dapat melihat dari mana asal air itu dan berkata : Wah ! Benar-benar ini air yang terbesar di dunia !

Ia bertemu dengan dewa laut uara dan bertanya : aku benar-benar bodoh dan naif , bila aku tak datang kesini , aku akan benar-benar ditertawakan orang Tao . Dewa laut utara berkata : Orang tak dapat berbicara tentang laut dengan katak di dalam sumur , orang tak dapat berbincang tentang salju dengan serangga musim panas , orang tak dapat berbincang-bincang tentang Tao dengan orang sombong , karena kamu tahu tentang keterbatasanmu , saya mendiskusikan Tao denganmu . Dari semua air di bawah langit , lautlah yang terbesar , tapi dibandingkan dengan langit dan bumi , saya hanya seperti sebutir kerikil di gunung Tai San , saya bukanlah yang terbesar . Negara China di bandingkan dengan ruang antara empat lautan seperti sebuah padi dalam lumbung . Manusia dibandingkan dengan segala rambut pada tubuh kuda . Karena itu daerah kekuasaan lima kaisar , perjuangan tiga dinesti , keinginan manusia tentang kebajikan , kerja keras sama pentingnya dengan sebutir padi , sehelai rambut dan sebutir kerikil . Manusia menjadi sombong karena kebodohannya . Mereka terikat oleh keterbatasan pengetahuannya oleh karena itu tak mengetahui kebesaran Tao yang berada dibalik ilmu , maka dari itu ada pepatah mengatakan : Dari pada kita bicara dengan orang yang egois / sombong / fanatik / menafik / keras kepala / arogan , lebih baik kita bicara dengan sapi . Mengapa begitu ! Karena mereka tak akan mau mendengarkan kata-kata kita , apalagi kalau ia mencintai dirimu , mungkin ia justru akan sengaja melakukannya agar kita marah dan tersinggung . Ayat 2 : Langit dan bumi dan ujung rambut . Hantu sungai bertanya kepada dewa laut : Bila kau menganggap langit dan bumi sebagai kebesaran ideal , dapatkan kita katakan ujung rambut sebagai kecil yang ideal ? Dewa laut utara berkata : Tidak , apa yang kita jelaskan sebagai yang terbesar dan terkecil dianggap memiliki bentuk yang dapat dilihat . Bila suatu benda tak memiliki bentuk , bagaimana kita dapat mengukur dan mengambarkannya ? Dewa utara berkata : Jagat raya tak berawal dan tak berakhir , ia akan tetap ada dalam keadaan terusmenerus berubah , karena itu manusia bijak tak akan menganggap jauh sebagai jauh dan dekiat sebagai dekat , ia tak akan menganggap yang besar itu lebih dan yang kecil itu kurang , langit dan bumi tidaklah besar dan ujung rambut bukannya tak berharga . Cepat dan lambat dalam ukuran waktu , panjang dan pendek dalam ukuran jarak , besar dan kecil dalam ukuran besaran . Semuannya diukur berdasarkan pengertian standar manusia , tak ada artinya untuk melihat suatu benda berdasarkan pengertian manusia , sebab manusia hanya merupakan bagian dari benda yang ada , tetapi bila kita tak tahu bentuk dan sifat bagaiman kita menerangkannya , kalau kita tak tahu apa yang diinginkan dan apa yang diminta , bagaimana kita bisa menurutinya , maka dari itu kadang kita harus mempunyai bukti dan kenyataan . Apa yang dibicarakan dan dilakukan bisa dijadikan kenyataan dan bukti , bila ia merubah-rubah terus dan tak menyatakan apa-apa itu akan

membingungkan kita ,. Kita manusia bukan dewa , dewapun bisa salah kalau kamu mengubah-ubah keinginanmu . Jangan perdulikan orang tersebut biarkan saja anggap saja apa yang ia lakukan dan katakan adalah kemauannya , meskipun ia mempunyai maksud tertentu dan bersikap aneh biarkan saja . Manusia diberi mulut untuk berbicara dan berkumunikasi , dengan basaha kita mengutarakan maksud dihati , dengan tingkah laku menjunjukan ketulusan kita , dengan begitu kita akan bisa dimengerti orang lain dan jangan coba-coba berpura-pura kalau tak ingin mendapat masalah . Bila ada orang yang sudah menunjukan lalu kita malah bermain-main / mempermainkan orang tersebut sama saja kita mencari masalah. Hati , pikiran dan tingkah lakuharuslah bersatu dan tak boleh sendiri-dsendiri . Bila ada orang yang berusaha menutupi dan membohongi orang lain dengan tingkah lakunya , itu adalah kesalahan dirinya sendiri dan jangan salahkan orang tersebut bila ia berpikiran negatif . Ayat 3 : Besar dan kecil . Hantu sungai bertanya : Bisahkah dikatakan bahwa benda yang terkecil tak berbentuk tubuh dan yang terbesar tak terukur ? Dewa laut utara berkata : Tidak , bila kamu akan mengukur benda , sifat perbedaannya tak terbatas . Bila kamu akan mengukur waktu , ia tak pernah berhenti . Jadi tak ada yang lama dan sebentar , yang bisa diucapkan dengan kata-kata adalah kebesaran sebuah benda dan yang tak bisa diucapkan dengan katakata dan tak dimegerti oleh diskriminasi pikiran tak ada hubungannya dengan kebesaran / kehalusannya . Apa yang disebut terbesar dan terkecil sebab bahasa mempunyai keterbatasan , pikiran yang picik tak bisa mengerti kebesaran Tao , karena keterbatasan pengetahuannya . Orang yang mempelajari Tao akan dianggap orang gila / munafik / aneh / penuh tipuan oleh orang yang berpikiran picik / egois / fanatik / munafik , ia tak mengubah prinsipnya dan tak berusaha memanfaatkan orang lain , ia tak membutuhkan nama , kehormatan dan tak mengajari orang lain . , ia tak mementingkan diri dan mengambil kesempatan dari orang lain , ia tak akan mengekang , tak menekan , tak iri hati , tak membuat susah dan tak mencari perhatian orang lain . Ia tak bercira berbelit-belit , tak suka mempermainkan orang lain , ia akan berkata apa yang ia katakan dan melakukan apa yang harus ia lakukan . Yang tak pantas tak dikatakan dan tak pantas dilakukan tak dilakukan serta tak menyakiti perasaan orang lain , ia hidup dengan ketoleransi tinggi dan tak menuntut apa-apa , hidup apa adanya dan menerima kenyataan apa adanya . Ayat 4 : Berharga dan tak berharga . Hantu sungai bertanya : Adakah perbedaan antara benda berharga dan tak berharga ? Dewa laut utara berkata : Menurut pendapat Tao tak ada yang berharga dan tak berharga , walaupun tiap orang mengganggap dirinya mulia dan merendahkan orang lain dan merendahkan orang lain , sedangkan menurut pendapat umum berharga / tidaknya seseorang tak ditentukan oleh orang itu sendiri . Orang Tao tak menganggap dirinya berharga dan mulia , ia tahu dan faham atas kondisi dan keadaan

dirinya sendiri . Ia tak kecil hati dan tak merasa bangga / terhina dengan penilainan orang lain , ia mungkin dianggap bodoh dan tak berpengalaman / selalu mencari masalah / hanya membuat susah orang lain saja . Tetapi apa yang dikatakan dan dipikirkan orang lain tak akan membuatnya kecil hati ia akan melakukan seharusnya ia lakukan dan tak akan berubah , karena ia pun juga penilai yang baik dan merupakan orang yang dapat mengoreksi dan beradapatasi semua kejadian yang terjadi > tetapi bila ia menemukan hal yang membingungkan ia akan tak bertindak sembarangan dan bila ia mengerti dan mendapat bukti serta kenyataan dia akan mengambil keputusan dan tak akan menyesal di kemudian hari . Ayat 5 : Tidak memihak . Hantu sungai bertanya : Karena semua benda tak ada yang berharga maupun yang tak berharga , lalu apa yang harus saya kerjakan ? Dewa laut utara berkata : Karena dalam pandangan Tao tak ada yang berharga maupun tak berharga . janganlah kamu membayangkan memiliki identitas diri yang berbeda . Jawablah dengan wajar pada kebutuhan situasi yang menuntut hasil . Ini yang disebut proses tak memihak alami . Bagi orang yang mengerti arti hidup pikirannya seperti cermin . Bila sesuatu muncul ia mengerti keadaannya dan menerimannya dengan sepenuh hatinya , bila telah berlalu ia tak menyimpan apapun . Jangan memperdulikan apa yang telah berlalu dan jangan menyesali apa yang terjadi sekarang ini ini semua adalah hasil dari masa lalu , bila kita tak menyesali apa yang terjadi hari ini kita akan dapat memulai memperbaiki masa depan . Itu di sebut memperbaiki masa sekarang untuk masa depan dan tak mengulangi kesalahan yang sama untuk kedua kalinya . Ia tak dapat di salahkan dan tak dapat dituntut , ia melakukan semua ini dengan bukti dan kenyataan . Ayat 6 : Tidak takut api dan air . Hantu sungai bertanya : Apakah yang sangat berharga dari Tao ? Dewa laut utara berkata : Orang yang mengerti Tao akan dapat menyesuaikan diri terhadap berbagai keadaan dan bebas dari bahaya . Bila api melanda pegunungan dan melelehkan logam dan banjir mencapai langit , ia tak akan musnah , hanya orang Tao yang seperti itu ? Pikiran orang Tao menyatu dengan keadaan , ia tetap tenang baik dalam kebahagiaan maupun bencana , menyatu dengan segala yang ada , masuk kedalam api dan air takkan melukainya . Jadi orang Tao dapat menenangkan pikirannya sendiri , ia tak tengelam dalam pikiran dari masa lalu dan impian / khayalannya sendiri , Ia tak terbakar oleh emosi / kata-kata orang lain , dengan berusaha menenagkan pikiran dan tak terpengaruh orang lain , ia akan menerima kenyataan dan mengikuti perubahan , maka dengan kenyataan dan tak pengaruh orang lain , ia akan menerima kenyataan dan apa yang terjadi . Ayat 7 : Kura-kura yang berkubang dalam lumpur . Suatu ketika Zhuang Zi pergi memancing ke sungai Pu , ketika itu datang dua orang utusan raja Chu

untuk menjemputnya dan berkata : Raja kita bermaksud untuk mempercayakan pemerintahan negara ini kepada tuan , maukah tuan pergi bersama kami ? Zhuang Zi berkata : Saya pernah mendengar bahwa negara ada kura-kura suci yang telah mati dan meninggalkan tubuh nya untuk dihormati seperti itu ? Atau apakah ia akan lebih suka terus hidup dan berkubang dalam lumpur ? Zhuang Zi berkata : Maka , sekarang kamu pulanglah , sayapun lebih senang menghabiskan hidup saya dengan berkubang dalam lumpur . Merugikan dan mengabaikan kebiasaan seseorang untuk kepentingan dunia merupakan kebodohan besar . Menduga-duga dan menekan orang lain tanpa tahu vkebenarannya sama saja mencari masalah . Memaksakan dan mengatur orang lain tanpa adanya ikatan dan kejelasan , itu sama saja sok kuasa , berbicara berbelit-belit dan bertingkah laku penuh tipuan dan selalu mencari kesalahan orang lain dengan tujuan membuat orang bingung dan serba salah itu semua orang yang vpenuh tipuan dan egois . Jadi jangan hormati orang yang tak perlu dihormati , Jadi jangan hormati orang yang tak perlu dihormati , jangan hargai orang yang tak bisa dihargai , jangan menyayangi orang yang tak mau disayangi , jangan perdulikan orang yang membingungkan , jangan turuti orang tak bisa dituruti / terlalu banyak permintaan / serba salah . Bab 27 : Kesenangan yang sempurna . Ayat 1 : Kehidupan yang keras . Zhuang Zi berkata : Adakah kesenangan yang sempurna di bawah langit ? Adakah jalan untuk melingungi kehidupan ? Mungkin ada . Hanya karena orang tak tahu bagaimana tetap sempurna . Apa yang mereka kerjakan ? Apa yang mereka pikirkan ? Apa yang mereka hindari ? Apa yang mereka senangi ? Apa yang mereka jauhi ? Yang paling didambakan manusia adalah umur panjang , kaya dan nasib baik . Yang disenangi manusia adalah kenyamanan tubuh , makanan enak , pakaian indah , warna-warni yang indah dan musik yang lembut . Yang paling dihindari sadalah kemiskinan , lingkungan yang buruk , kematian dan kesakitan ? Apa yang dianggap orang sebagai pengalaman pahit ada kalanya hanya karena tak dapat istirahat dengan tenang , tak makan makanan yang lezat , tak memakai pakaian yang indah , tak melihat warnawarni yang bergermelapan dan tak mendengarkan musik yang lembut . Bila tak mendapatkan semua ini , mereka merasa sedih dan dipenuhi oleh ketakutan . Pikiran mereka sepertinya tertuju pada tubuh , bukankah mereka bodoh ? Yang dikejar orang di dunia ini tak lain dari kesenangan badani belaka , sedangkan pengikut Tao mencari

kedamainan pikiran dan kegembiraan rohani , kesenangan badani membahayakan sifat seseorang sedangkan kesenangan rohani adalah kebahagian sejati . Lelaki akan merasa bahagia bila mempunyai istri yang baik dan mengerti dirinya serta tak berbuat yang membuat dirinya pusing . wanita yang bahagia adalah bila ia menikahi lelaki yang menyayangi dirinya dan tak memanfaatkan dirinya . Jadi bila orang dalam posisi yang sukses / terhormat / kaya dan merasa paling ... Ia tak akan tahu tentang nilainilai kerohanian sejati , ia perlu membutuhkan waktu yang sangat lama . Kenapa begitu ia akan tertutup egonya dan pujian-pujian yang datang dari orang lain , yang dipikirkan adalah untung dan rugi , berguna dan tak berguna , kekuasaan dan menguasai , apa yang dia berikan dan apa yang ia terima , Bila ini terjadi meskipun ia mempunyai orang bijak disampingnya dan hidup bersama dirinya , ia tak dapat menjadi orang bijak . Meskipun ia berguru dan mempunyai naskah / kitap yang dapat menjadikan dirinya dewa / malekat / masuk surga , ia tak dapat menjadi tak memperoleh apa, meskipun ia terlihat terhormat dan disucikan tetapi ia sebenarnya diambil keuntungan dari orang lain , ia mungkin berpikir bahwa dirinya sudah bijak / terhormat dan suci , tetapi sebenarnya ia tak ada apa-apanya dianggap orang yang bisa dibodohi dan dapat dimanfaatkan . Jika orang dalam keadaan susah ia akan hidup penuh kecurigaan dan selalu berpikiran negatif , bila ia terlalu didesak dan ditekan ia berubah menjadi oarng yang cepat marah dan tersinggung , mungkin ia akan berbuat nekat dan tak mau tahu , juga yang berusaha tenang dan sabar untuk menenangkan pikiran , ia hidup dengan memperbaruhi dirinya dan mengoreksi kesalahannya , ia akan lebih relijius , tak mau memikirkan hal yang membingungkan . Tak mencari masalah dan cenderung menghindari masalah , Tetapi ia tak taklut masalah yang datang mengganggunya , tak berpikir masa depan dan tak mengurusi orang lain . Ada pepatah yang mengatakan : Semua orang bijak berasal dari kalangan biasa , ia dapat menghindari masalah dan menyadari kondisi dan kenyataannya dan dalam kesulitan ia tetap berusaha tenang dan orang kaya sulit menjadi bijak karena ia hidup dalam egonya sendiri dan merasa ia sudah diatas segalagalanya , ia tak pernah puas dan terus mencari kekayaan , nama besar dan kehormatan . Ayat 2 : Istri Zhuang Zi meninggal . Ketika istri Zhuang Zi meninggal , Hua Zi datang dan mengucapkan bela sungkawa , tapi dilihatnya Zhuang Zi sedang bermain tambur dan menyanyi . Hua Zi berkata : Istrimu yang mengurusi rumah tangga , sekarang telah meninggal ia meninggalkanmu , kamu tak menangis malah bermain tambur dan menyanyi . Ini keterlaluan ! Zhuang Zi berkata : Bukan begitu , mulanya ketika ia meninggal , saya sama sekali tak merasakan apaapa , Kemudian saya merenung pada awalnya manusia itu tak dilahirkan untuk hidup , tak memiliki bentuk tubuh dan kekuatan fisik . Dalam proses perubahan alami , ada tenaga vital , lalu bentuk tubuh dan kelahiran dan kehidupan . Sekarang terjadi perubahan hubungan antara kejadian-kejadian ini seperti putran musim , ia sekarang telah beristirahat di alam lain . Bila saya bersedih dan meratap saya seperti orang yang tak tahu terjadinnya proses alam , karena itu saya berhenti menangis. Arti kehidupan adalah hidup dari waktu ke waktu dengan mengikuti arus kehidupan mulai dari masa

anak-anak sampai tiba waktunya mati , lahir dan mati ketika tiba waktunya . Rata-rata manusia keluar dari rahim ibunya sendirian , ia dibesarkan menjadi kanak-kanak . Dari kanak-kanak menjadi remaja , Dari remaja menjadi dewasa , dari dewasa ia membina keluarga dan akhirnya menjadi tua . Siklus ini terjadi pada semua manusia . Awalnya sendirian , kemudian dipelihara keluarga , sewaktu dewasa ia mencari pasangan hidupnya , dari mencari pasangan hidupnya ia mulai menciptakan keluarga , berasal dari dua orang yang mencintai dan saling mengerti mereka mulai melahirkan anak-anak mereka , dengan cinta kedua orang itu mereka membesarkan anak-anak mereka , setelah anak-anak mereka dewasa mencari pasangannya sendiri dan pada akhirnya mereka tinggal berdua lagi , bagaimanapun juga , siapa yang meninggal lebih dahulu ia akan tinggal sendirian lagi , tetapi ia telah mempunyai anggota keluarga . Maka ada pepatah yang mengatakan : Di lahirkan sendirian , setelah dewasa mencari pasangannya , kemudian melahirkan generasi baru dan Setelah tua hanya tinggal sepasang lagi dan akhirnya ia sendirian lagi . Jadi itulah proses hidup manusia , sungguh kasihan bagi manusia yang hidup sendirian karena ia suka berpura-pura pada orang yang dicintainya dan akan menjadi pasangan hidupnya , yang seharusnya ia dapat bahagia dan disayangi , tetapi ia malah mencari masalah sendiri , sehingga ia merasa sedih dan disia-siakan , awalnya karena egonya dan gengsinya yang sangat tinggi , akhirnya ia mulai mencari masalah dan sengaja cari perkara , serta berbuat yang tak seharusnya , sehingga ia membuang-buang waktunya untuk bermain-main , sehingga perselisihan terjadi dan saling melukai . Setelah itu orang yang dicintai mulai bosan dan berpikir ia sia-sia mendekati serta ia mulai menjahui . Tetapi ia berpikir semua itu hanya main-main dengan ego yang tinggi merasa dirinya benar dan masih disayangi , ia berbuat sama dan mulai menganggu dan berkata yang bukan-bukan untuk mencari perhatian dan berbuat yang membuat orang yang dicintai supaya marah padanya , dengan pirinsip bila orang terlalu membenci akan menjadi sayang . Tetapi kenyataan menjadi lain orang yang dicintai malah mulai bersikap acuh tak achu dan tak ingin diganggu lagi , sehingga ia dibiarkan berbuat sesuka hatinya , tetapi ia merasa dirinya masih disayang dan malah berbuat yang tak seharusnya dan dengan egonya yang tinggi ia menekan dan membuat orang yang dicintai mendapat kesusahan serta terus mencari pekara . Tetapi sayang hal yang dimpikan hanya impian , akhirnya ia hanya bisa sedih dan menyesal karena ia melihat orang yang dicintainya menikahi orang lain dan meninggalkan dirinya , Dengan kejadian begitu siapakah yang salah ? Kebahagian akan terjadi bila ada dua orang saling mencintai dan mengerti tak ada yang lebih membahagiakan dari hal tersebut , kalau ia salah ia akan mengakui kesalahannya dan tak akan mengulangi lagi . Ia berbuat sebaik-baiknya kepada pasangannya dan menunjukan cinta dan sayangnya , Setelah bertahun-tahun bersama orang yang disayangi dan dicintainya ia tak akan iri pada orang lain . Di dalam dunia ini ada lima kebahagian yang dicari manusia . 1 . Hidup dengan orang yang dicintai dan saling mengerti serta memperhatikan . 2 . Hidup tenang tanpa diganggu dan tak diributi oleh masalah yang tak ada hubungannya dengannya . 3 . Menerima kenyataan dan mengetahui kenyataan . Apa yang ada di hati kita , kita tujukan dengan sikap dan kata-kata , terkadang akan menyakitkan asal berani kita tunjukan kita akan merasa bahagia dan tak menyesal . 4 . Kakek dan nenek melihat ayah dan ibu bahagia akan ikut bahagia . Ayah dan ibu melihat anakanaknya bahagia akan ikut bahagia . Anak-anaknya melihat cucu-cucunya bahagia akan ikut bahagia .

5 . Kakek / nenek meninggal dahulu , kemudian ayah / ibu meninggal , berikutnya anak-anaknya meninggal dan selanjutnya cucu-cucunya meninggal . Jadi yang lebih tua meninggal lebih dahulu baru yang muda . Ayat 3 : Hidup dengan tumor . Dua orang pergi ke pungunungan Kun Lun untuk meneliti perubahan alam . Satu orang bungkuk dan yang lainnya tangannya ada tumornya . Si bungkuk bertanya kepada si tumor : Ah ! Pada siku kirimu tumbuh sebuah tumor . Kamu tak terganggu ? Tidakah kau membencinya ? Si Tumor berkata : Untuk apa ? Hidup dan bentuk itu hanyalah gabungan dari unsur-unsur alam yang terjadi secara kebetulan , lebih baik kita pergi ke kunlun untuk meneliti perubahan bentuk alam . Sekarang terjadi perubahan bentuk dalam tubuh saya , mengapa saya harus khawatir ? Perubahan selalu terjadi dalam kehidupan , pikiran harus selalu menyesuaikan diri dengan perubahan ini . Janganlah menggunakan pendapat kemarin untuk merasakan kejadian hari ini . Jadi jangan mengunakan strategi yang sama dan berpikir yang sama serta memaksakan kehendak dengan cara yang sama / merubah tetapi tetap dengan cara yang sama . Kalau kamu hanya mengunakan teori yang sama / mengulangi teori yang sama dan meskipun tahu hal itu tak berhasil , tetapi dengan keyakianan tapi ragu akan berhasil hal ini akan membuatmu tak mendapatkan apa-apa . Ada pepatah yang mengatakan : Bila kamu melakukan kesalahan satu kali berarti kamu memang tak sengaja . Bila kamu melakukan kesalahan dua kali dengan kesalahan yang sama berarti kamu ceroboh . Bila kamu melakukan kesalahan tiga kali dengan kesalahan yang sama berarti kamu lagi lenggah . Bila kamu melakukan kesalahan empat kali dengan kesalahan yang sama berarti kamu lagi sial . Bila kamu melakukan kesalahan lima kali dengan kesalahan yang sama berarti kamu memang sengaja . Bila kamu melakukan kesalahan enam kali dengan kesalahan yang sama berarti kamu memang mencari perkara . Bila kamu melakukan kesalahan tujuh kali dengan kesalahan yang sama berarti kamu memang belum dewasa . Bila kamu melakukan kesalahan delapan kali dengan kesalahan yang sama berarti kamu memang benar-benar egois . Bila kamu melakukan kesalahan kesembilan kali dengan kesalahan yang sama berarti kamu akan menyesali seumur hidup mu . Meskipun orang yang bodoh sekalipun dan tak tahu apa-apapun tak akan melakukan kesalahan ke empat kalinya , kesalahan fatal sulit diperbaiki , kesalahan berkali-kali tak mungkin dibenahi , kesalahan pertama bisa dimaklumi , kesalahan kedua bisa dimaafkan tanpa meminta maaf , kesalahan ketiga bisa diperingati , kesalahan keempat bisa dimarahi , kesalahan kelima seharusnya minta maaf . kesalahan keenam kamu dicueki , kesalahan ketujuh kamu hanay dilihati , kesalahan kedelapan kamu hanya tak dianggap , kesalahan kesembilan kamu dianggap tak ada / orang lain . Hanya dengan cinta dan ketulusanmu saja kamu akan dimaafkan bila kamu minta maaf dan tak mengulangi lagi kesalahanmu , ada juga orang yang tak memperdulikan kesalahanmu dan tetap masih memikirkanmu meskipun kamu melakukan kesalahan yang berulang-ulang , tetapi ia akan berubah yang biasanya hangat dan mau kamu marahi , sekarang dingin dan tak punya reaksi . Jadi salah siapa kalau ia melakukan hal itu ? Jadi jangan melakukan kesalahan yang berulang-ulang / sengaja untuk mencari perhatian padahal kamu sudah diperhatikan . Lebih baik berhenti bermain-main dan katakan apa maumu dan lakukan apa yang

perlu dilakukan , Buanglah egomu dan railah kebahagianmu , Kalau kamu masih berharap masa lalu terulang lagi padahal kamu sendiri tak merasa bahagia , mengapa kamu masih menginginkan mengulang masa lalu yang tak bahagia . Apakah kamu masih tak ingin bahagia ? Apa kamu hanya mencari populitas dan bermain-main saja ? Ayat 4 : Tidak hidup dan tidak mati . Lie Zi sedang berjalan dijalan pegununan , ketika dilihatnya sebuah tengkorak manusia dibalik semaksemak dan ia berkata : Sahabat hanya kamu dan saya saja yang tahu bahwa kamu tak hidup dan tak mati ? Apakah sekarang kamu sedang bersedih ? Apakah sekarang saya sedang bahagia ? Hidup dan mati hanya sebuah pengertian , hidup adalah perubahan yang terus-menerus dan orang yang tak mau terbawa arus perubahan alam , tak ubahnya dengan yang mati . orang yang tak melihat perubahan dan tetap melakuakn hal yang sama , meskipun ia tahu kalau apa yang dilakuakn salah , ia ibaratnya sudah mati . Melakukan apapun tetapi hanya berdasarkan apa yang ia pikirkan dan tak perduli kondisi orang lain ibarat ia menuju kematian . Berubah menjadi tak sesuai kondisi itu juga menuju kematian , maka dari itu berubahlah menuju yang lebih baik dan sesuaikan keadaan . Ada pepatah yang mengatakan : Tak ada yang tahu pasti apa maumu bila kamu tak mengatakan , yang ada hanya dugaan . Tak ada yang mau menurutimu bila kamu membuat orang menjadi serba salah , yang ada adalah orang yang berusaha mencoba menurutimu . Tak ada orang yang terus-menerus memperhatikanmu dan mendekatimu bila kamu tak menginginkan / menjelaskan setatus sebenarnya , yang ada hanya sekedar mencoba mencari kejelasan . Tak ada yang mencintaimu dan menyanyangimu bila kamu selalu berpura-pura dan tak bersikap kalau kamu mau , yang ada hanya meberikan sayang kepada mu dan ia tak akan memaksamu bila kamu tak mau . Jadi jangan bermain-main dengan orang yang lagi dalam keadaan susah , bila kamu melakuakn dan menambah kesusahannya kamu akan dianggap menganggu dan akan tak diperdulikan . Hiburlah dengan hati-hati agar ia biasa tenang . Jadi ada pepatah yang mengatakan : Iblis yang terjahat adalah dewa yang paling baik , kenapa begitu ? Karena ia berubah karena ia merasa tertekan dan prinsip kebaikan yang ia pelajari tak berguna , kekejaman mulai mengalir bersamaan dengan tekanan yang ia alami . Hanya dengan ketulusan cinta ia akan kembali lagi menjadi baik . Tetapi dengan cinta juga yang membuat ia menjadi jahat . Dewa dan manusia adalah sama ada sisi baik dan ada sisi yang jahat , bila ia mengembangkan sisi baiknya , sisi jahatnya akan ikut berkembang . Itulah kesembingan Yin-Yang dalam manusia . Tergantung mana yang ia pertahankan dan munculkan , Tak ada yang bisa membuang sisi jahat , yang ada hanya menekannya sampai tak muncul , tetapi bila dalam keadaan susah dan tak kuat menahan tekanan tanpa sadar ia mengeluarkan sisi jahatnya . Bila ini terjadi siapa yang salah ? Apakah dirinya ? Apakah tekannya ? Itulah perubahan yang terjadi bila orang terus-menerus tertekan dan tak mau menghindari tekanan . Di dunia ini hanya ada lima bentuk manusia : 1 ) Fanatik . 2 ) Munafik . 3 ) Egois . 4 ) Penipu / penuh siasat . Mereka tak bisa dilihat dan sulit dibedakan , maka perhatikan tingkah laku dan lihatlah dengan matamu , dengarkan apa yang ia bicarakan dengan telingamu , rasakan dengan hatimu dan nilailah dengan pikiranmu . Lakukanlah hal sebenarnya , itulah semua akan menyelesaikan masalah .

Bab 28 : Hidup penuh pengertian .
Ayat 1 : Alam kebijaksanan . Manusia yang tenaga kebaikannya kuat mempunyai kekuatan gaib . Bila pegunungan terbakar , ia tak merasa panas . Bila sungai membeku , ia tak kedinginan . Badai yang menggoncang pegunungan dan topan yang melanda lautan tak membuatnya panik . Ia memanfaatkan tenaga udara mengelilingi matahari dan bulan dan bertualang ke seluruh dunia dan luarnya . Ia menyatu dengan proses alam , karena itu hidup dan mati tak mempengaruhinya . Keuntungan dan kerugian yang terjadi tak dipikirkannya . Tak ada kebenaran dan kesalahan yang pasti di dunia ini , karena itu kebijakan hanya terdapat dibalik kepentingan keduniawian , seperti halnya dengan hidup dan mati . Jadi manusia yang mempunyai tenaga kebaikan akan mempunyai pertahanan diri yang sangat mirip dengan kekuatan gaib . Bukan berbuat baik terus-menerus meskipun dibalas kejahatan dan bukan berbuat seperti orang yang merasa paling baik , tetapi harus berpikir dahulu dan melihat apa yang terjadi , bertindak sesuai keadaan , meskipun orang berkata kita telah berbuat jahat tetapi kalau itu baik untuknya lakukan saja , kebenaran akan muncul dengan sendirinya tanpa bisa ditutupi . Bila ia dapat menyatu dengan alam ia akan seperti transparan dalam keadaan apapun ia akan berusaha tenang dan menenagkan dirinya meskipun dalam keadaan kacau . ia akan tetap tenang dan tak mencari perhatian orang lain bila dalam keadaan yang acuh tak acuh / tanpa ada yang memperhatikan dirinya . Bila ia diancam dan di tekan ia akan berusaha tetap tenang . Ia dapat sehangat api unggun dimalam yang dingin dan sedingin salju di gunung himalaya . Dengan kekuatan pengendalian dirinya ia tak pernah menyesali apa yang ia perbuat dan putuskan serta selalu bersiap=siap menanggung akibatnya . Ayat 2 : Penangkap jangkerik . Dalam perjalanan ke negeri Chu , Kong Hu cu melewati sebuah hutan dan melihat seorang orang tua sedang menagkap jangkerik dengan ujung bambu semudah menungutinya dengan tangannya . Kemudian Kong Hu cu turun dan bertanya kepada orang Tua itu : Apakah anda melakukannya dengan suatu metode menurut Tao . Kakek itu berkata : Saya menangkap jangkerik menurut ajaran Tao . Lalu kakek itu bercerita : Selama lima / enam bulan , saya berlatih dengan dua peluru , sampai keduanya tak jatuh dan saya hanya gagal menangkap beberapa ekor saja . Setelah berhasil menggunakan cara itu dengan tiga peluru , saya hanya kehilangan satu dari 10 jangkerik . Setelah berhasil dengan 5 peluru saya menangkap jangkerik seperti memungutinya saja . Ketika sedang menangkap jangkerik , tubuh saya tegak dan tak bergerak seperti batang pohon dan ketika mengakat tongkat bambu ini , lengan saya diam seperti cabang pohon . pada saat itu saya takmemperhatikan keadaan maupun benda-benda di sekitar saya , kecuali sayap jangkerik itu , tak ada

yang dapat mengalihkan perhatian penuh saya pada jangkerik itu , jadi bagaimana saya bisa gagal dalam tugas ini ? Kong hu cu berkata kepada muridnya : Para murid camkan hal ini dalam benakmu , bila perhatian tak tergoyangkan segala tujuan akan tercapai . Bagi pengikut Tao tak ada diri sendiri maupun yang lain , pikiran yang tak mendua ini bertemu dan menyatu dalam suatu perwujudan , Perwujudan ini memasuki pikiran , tapi pikiran tak terpengaruh olehnya , inilah tingkat kesatuan besar . Ada pepatah yang mengatakan : Bila kita bisa derdiri seperti batu karang pada waktu yang sangat lama dan dapat mengikat kera nakal didalam pikiran kita maka kita dapat melohat satu objek tanpa melihat yang ada di sekitarnya . Kita akan bisa berbuat sesuka hati dan melakuakn sesuai dengan pikiran kita , tanpa ada yang mempengaruhi serta beriaksi sesuai keadaan tanpa harus berpikir dahulu . Orang seperti ini akan sulit dikalah kan karena ia tahu apa itu serangan asli / tipuan . ia bisa sehangat api unggun di malam yang dingin dan sedinggin salyu digunung himalaya . Ayat 3 ; Orang kapal yang bersemangat . Yan Yuan berkata kepada kong hu cu : Ketika saya menaiki feri tukang perahunya membawa seolah-olah ia menyatu dengan perahunya dan saya bertanya kepada tukang perahu itu : Dapatkah orang mempelajari cara mengemudiakan perahu seperti anda ? Tukang perahu itu berkata : Ya , perenang yang baik bisa mempelajari lebih cepat , tapi seorang penyelam tanpa melihat perahunya pun , akan dapat mengemudikannya dengan tangkas , Yan Yuan berkata : Saya bertanya lebih jauh tapi ia tak menjawab . Dapatkah Guru menjelaskan apa maksudnya ? Kong hu cu berkata : Perenang yang baik dapat memperoleh kemampuannya dengan cepat , karena ia tak takut air . Penyelam yang tak melihat perahu , mampu menangani dengan tangkas , karena mereka melihat air yang mengelora seolah-olah tanah yang datar dan perputaran perahu seperti gerobak yang meluncur mundur . Perputaran perahu tak mempengaruhi semagatnya , karena itu ia mampu menaganinya dengan berani dan tenang . Bila hadiah diberikan berupa barang tembikar , pemanah akan berusaha dengan segala kemampuannya . Bila hadiah diberikan berupa gasper kuningan ia akan memanah dengan ragu-ragu . Bila hadiahnya emas ia menjadi gugup dan lupa cara memanah yang baik . Kemampuan pemanah dalam ketiga kejadian itu sama , tapi pada dua kejadian terakhir ia terpengaruh pleh keuntungan dan melihat hadiah yang disediakan sebagai hal yang sangat penting . Mereka yang menganggap penting penampilan luarnya akan memperlihatkan kebodahnya . Perenang melupakan air dan menyatu dengan air . Bila pikiran seseorang dipengaruhi hal-hal lain ia akan

terbelunggu dan tak akan dapat berpikir dengan tenang . Karena itu dikatakan bahwa orang yang tiap hari memikirkan hal yang baik adalah orang Tao dan bukan seperti orang bodoh yang dijahati dan dipermainkan orang lainb , tak berusaha menghindari dan menjahui , tetap teang dan bisa memikirkan hal-hal yang positif serta menjahui pengaruh yang menyebabkan berpikir negatif . Ayat 4 : Persembahan korban . Perwira jaga pada sebuah upacara korban berkata kepada hewan korbannya : Mengapa kau harus takut mati ? Aku akan memberimu makan biji-bijian yang baik selama 3 bulan . Kemudian selama !0 Hari aku akan menjagamu dan puasa selama 3 hari . Akhirnya aku akan meletakkan tubuhmu di meja korban di ruang sembayang . Apakah itu tak cukup mulia ? Setelah beberapa saat perwira itu mencobamemikirkannya dirinya pada posisi , hewab korban itu dan pikirannya berubah , Ia berkata : Aku percaya bahwa kamu akan lebih suka diberi makan dedak dan kulit padi asalkan dapat tinggal tenang dikandang . Bila sesorang manusia dapat memikirkan kesejahteraan hewan korban , mungkinkah orang itu bersedia mengorbankan dirinya demi keuntungan diatas altar keduniawian ? Mungkin sekarang banyak orang yang seperti hewan korban itu . Ia hanya mencari keuntungan / nama besar dan keyenaran saja dalam hidupnya . Banyak orang yang berubah , mereka suka mengincar dan menjilat orang kaya hanya ingin mencari jalan cepat dalam mencari keuntungan / kekayaan , ia akan seperti serigala berbulu domba , pura-pura baik dan penurut tetapi ia dengan pintarnya mengambil dan kekayaan orang tersebut . Ayat 5 ; Perenang di air terjun . Kong Hu cu sedang mengagumi sebuah air terjun besar yang suarannya mengemuruh . Ada seorang jatuh dari air terjun tersebut . Ketika Kong Hu Cu melihat itu ia berkata : Oh ! Ada orang terjun . cepat tolong dia . Seorang pengawal berkata : Ya . Dan ia membuka baju nya mau menolong orang tersebut , tetapi begitu ia berada didekat sungai pengawal itu berkata : Ia sedang berenang , bukan bunuh diri . Kong Hu Cu mendekati orang itu , ketika orang itu berada diatas tepi sungai dan ia bertanya : Kau berenang tanpa takut pada air deras , pandangamu tentang hidup itu sungguh luar biasa ! Si perenang itu berkata : Saya tak mempunyai pandangan hidup . Saya hanay mengikuti arus air dan tak melawannya . Hanya itu saja . Jadi bagi orang Tao terkadang ia tak mempunyai pandangan hidup . Ia hanya mengikuti arus dan tak melawan arus , ia hanya mengikuti dan tak berpikir hal yang aneh-aneh . Tak punya pandangan dan tak punya teori . Tak punya rencana dan hidup apa adanya .

Ayat 6 : Pembuat kaki lonceng . Xin Qing mengukir kaki lonceng yang indah sekali bangsawan dari Lu bertanya kepadannya : Jenis keterampilan apakah ini ? Bagaimana tuan me3mperolehnya ? Xin Qing berkata : Pertama saya menyakinkan diri untuk tak membuang-buang tenaga . Setelah berpuasa selama tiga hari , saya tak memikirkan hadiah . Setelah berpuasa selama tiga hari lagi , saya tak berani berpikir untuk dipuji / disalahkan . Aetelah berpuasa tujuh hari lagi , saya sudah tak memikirkan tubuh saya lagi . Kemudian saya pergi kehutan untuk mencari pohon yang sesuai untuk tiang lonceng itu . Setelah diketemukan bentuk pohon yang sesuai dan sempurna . gambaran tiang penopang itu pun muncul dalam bayangan saya , barulah saya kerjakan . Xin Qing menyesuaikan diri dengan alam , sehingga ketika ia membuat kaki loncenmg seolah-olah merupakan hadiah dari alam dan bukan pekerjaan manusia . Ayat 7 : Melelahkan kuda . Dong Ye Ji sangat suka mengendarai kuda . Sekali waktu ia memperlihatkan ketrampilannya kepada pangeran Zhuang , ia melakukan 100 putaran dengan kereta kuda pangeran itu . Melihat itu Yan He berkata kepada pangeran Zhuang : Kuda Dong Ye Ji akan mengalami kesulitan . Pangeran Zhuang bertanya : Apa betul begitu ? Tak beberapa lama ada petugas memberi laporan dan berkata : Kuda Dong Ye Ji roboh di tanah ! Pangeran Zhuang bertanya kepada Yan He : Bagaimana kamu tahu mereka akan mendapat kesulitan ? Yan He berkata : Kuda itu tenagannya terbatas , bila kuda itu kehausan dan dipaksa pasti akan roboh . Tindakan yang disengaja terlalu lama , tanpa disadari sering kali akan menghabiskan tenaga . Hasilnya akan sangat melelahkan dan merusak diri sendiri . Perbuatan yang penuh siasat dan aturan sangat melelahkan / apalagi apa yang di rencanakan dan diatur belum saatnya , sehingga hanya menjadi rencana saja tanpa ada pelaksanaannya . Itu sama dengan pintar bertiori tanpa praktek . Ada pepatah yang mengatakan : Apa yang terjadi hari ini adalah akibat masa lalu , apa yang terjadi masa depan adalah apa yang dilakukan hari ini . Jadi apapun yang terjadi di masa depan adalah hasil apa yang dilakukan hari ini . Bagaimana pun manuswia merencanakan bila tak ada yang dilakukan itu sama jsaja ia hanya bermimpi . Ayat 8 : Kehidupan yang spontan . Jari-jari ahli menyatu dengan peralatannya , sehingga mereka dapat membuat bentuk persegi dan bulatan tanpa harus berpikir lagi .

Bila orang tak memikirkan kakinya , sepatunya akan enak dipakai . Bila orang tak memikirkan pinggangnya , ikat pinggangnya akan enak dipakai . Bila orang tak memikirkan benar / salah , pikirannya benar-benar akan tenang . Tapi bila orang tak memikirkan kedamaian pikiran itulah kedamaian sejati .

Pikiran tak perlu mencari kesatuan dengan yang lain , tak mencari kesatuan berarti sudah sesuai dengan alam . Tak merencanakan dan memikirkan aturan dan rencananya , maka kita akan sesuai renbcana . Menjalani apa adanya dan tak mengikat dan memikirkan apa yang direncanakan orang lain , kita bisa bergerak bebas dan dapat menghindari perangkap orang lain . Kita akan merasa terbelenggu bila kita membuat aturan dan rencana yang belum saatnya dan terlalu mendetil . Pada saatnya rencana mau dilaksanakan perubahan terjadi dan kita tak bisa menerapkan rencana tersebut , maka dari pada itu jalani dahulu baru merencanakan secara detil bila rencana awal saja belum terlaksana . Ayat 9 : Kemelaratan Zhuang Zi . Dengan memakai jubah yang penuh tembelan dan sandal rumput , Zhuang Zi menghadap Raja Wei dan Raja Wei berkata : Tuan , apakah taun sedang menderita ? Zhuang Zi berkata : Ini kemeskinan bukan penderitaan , memiliki kebijaksanan tapi tak mampu mengubah dunia itulah penderitaan . Perhatikan kera yang gesit di pohon , ia sangat terampil berayun , sehingga pemanah ahli sekalipun tak akan mudah menjatuhkannya . Bagaimanapun bila ia berada di atas tanaman yang berduri , ia tak berani berlaroi dan meloncat . Itu seperti saja , dilahirkan pada waktu kacau dan tinggal dalam sebuah rumah yang berduri . Dalam hidup ini ada kemeskinan . Pada waktu keadaan sedang buruk , lebih baik menjadi orang miskin daripada menjadi orang yang menderita . Lebih baik bersikap tenang dari pada mencari masalah .

Bab 29 : Tian Zi Fang .
Ayat 1 : Hanya satu orang yang terpelajar di Lu . Zhuang Zi bertemu dengan pangeran Ai dari Lu . Pangeran Ai berkata kepada Zhuang Zi : Orang-orang dinegara ku adalah ilmuan terpelajar . Sangat sedikit orang Tao seperti tuan . Zhuang Zi berkata : Di Lu sangat sedikit orang terpelajar . Pangeran Ai berkata : Tapi di Lu banyak orang berpakaian ilmuwan . Zhuang zi berkata : Saya pernah mendengar bahwa orang yang memakai topi bundar adalah orang yang mengetahui sifatsifat langit . Orang yang memakai sepatu persegi mengetahui ilmu bumi dan orang yang suka berjalanjalan dengan memakai perihasan dapat memadamkan perselisihan . Tapi orang yang sempurna kepandaiannya tak akan memakai pakaian seperti itu dan orang yang berpakaian seperti itu bukan orang yang berilmu .

Mengapa tak dikeluarkan saja peraturan . orang yang tak terpelajar tapi memakai pakaian orang terpelajar akan dihukum untuk mengetahui berapa jumlah orang yang terpelajar . Pangeran Ai setuju dan mengeluarkan peraturan tersebut . Setelah 5 hari hanya seorang yang memakai jubah terpelajar , ia berdiri di muka pintu gerbang rumah pangeran . Pangeran Ai menanyai tentang peristiwa di negeri itu ia pun terbukti benar-benar terpelajar . Zhuang Zi berkata : Bila ternyata hanya ada satu orang yang terpelajar di seluruh Lu dapatkah itu dianggap banyak ? Hal yang terpenting dalam kehidupan ini adalah menjadi manusia murni . Sayangnya banyak orang yang mengejar bentuk luarnya . Orang kebanyakan berpura-pura dan berpenampilan serta bergaya bicara bak pelajar padahal ia hanya ingin mencari kesempatan . Hati-hatilah dengan orang yang seperti itu dan jangan menjadi orang yang seperti itu karena kalau kamu menjadi orang lain hanya untuk mencari keuntungan saja , kamu akan ketahuan juga . Ayat 2 : Kerendahan hati Bai Li Xi . Pemikiran tentang hina dan rendah tak pernah masuk dipikiran Bai Li Xi , karena itu ketika ia menjadi penjaga ternak , semua ternaknya sehat sekali . Pangeran Mu dari Qin datang dan setelah mengetahui bahwa Bai tak memperdulikan kedudukannya yang sangat rendah itu . Ia diangkat menjadi menteri dengan tugas sebagai bandahara negara sebagai menteri utama , Bai tak pernah memikirkan kemuliaan dan keagungan dan menunjukan dirinya sebagai pengelola yang mampu . Meskipun orang berkedudukan tinggi dalam pekerjaannya , bila ia tak memikirkan diri sendiri . Bila orang tak mengagungkan status / mencari keuntungan / kemuliaan , bisahkah ia gagal menjadi pengelola yang baik . Ayat 3 : Pembuat peta yang benar . Penguasa Yaun dari song ingin membuat peta , lalu ia memangil semua juru gambar . Setelah menerima petunjuk mereka memberi hormat , lalu berdiri siap dengan kuas mereka . Tetapi ada seoarang yang datang terlambat dengan acuh tak acuh dan santai , ia maju kemuka . Setelah menerima petunjuk dan memberi hormat , ia langsung pergi menuju ke bangsal kerjannya . Di kamar si juru gambar membuka pakaian dan dengan telanjang dada ia duduk di lantai . Betapa kurang ajarnya ! : Pikir seorang pengawas. sang pengawas melaporkan hal itu kepada penguasa Yuan dari Song . Penguasa Song berkata : Hebat sekali ! Dialah juru gambar yang aku cari . Bila orang tak memikirkan keagungan dan kepentingan sendiri , ia dapat dianggap sebagai manusia yang sempurna . Bila si juru gambar merasa dirinya benar , ia akan menghasilkan pekerjaan yang beanr-benar hidup . Jadi jangan menilai orang dari penampilannya ujilah dan hargailah kemampuannya .

Ayat 4 : Pemanah yang bijaksana . Lie Zi sedang mempertunjukan kemahirannya memanah kepada Bo Hun Wu Ren . Dengan sebuah mangkuk berisi air yang diletakannya pada sikunya , ia melewpaskan panahnya , ia berhasil menembakan beberapa anak panah berturut-turut dengan kecepatan yang luar biasa . Ketika anak panahnya lepas , anak panah yang lain telah terpasang pada busurnya dan setelah yang satu dilepas yang lain telah siap di busurnya . Sementara itu ia berdiri seperti patung dan tak menumpahkan setetes airpun dari mangkuk . Bo Hun Wu ren berkata : Itulah tembakan seorang pemanah , tapi bukan dari orang yang memanah tanpa memikirkan tembakannya . Ayo ikut aku . Lie Zi diajak kepuncak gunung dengan tanah yang bisa bergoyang . Bo Hun Wu Ren berkata : Dapatkah kau menembak dengan tenang disini ? Tetapi Lei Zi tak mampu melakukan apa-apa . Bo Hun Wu Ren berkata : Manusia Tao dapat meloncat kelangit biru / menyelam kedalam air yang kuning / meluncur ke ujung jagat raya tanpa perubahan , semangat / nafas , tuan hanaya ada diatas gunung dan sangat menggigit . pikiran tuan jauh dari Tao . Memanah dengan sengaja memang teknik yang bagus , tapi memanah dengan tak memikirkan panahan adalah kepandaian Tao .Bila seseorang mencapai tingkat tak memikirkan dirinya dan anak panahnya , hanay bersatu dengan Tao . Itulah puncak seni memanah . Ayat 5 : Tak terpengaruh oleh keberhasilan / kegagalan . Jian Wu bertanya kepada Sun Shu Ao : Tuan talah tiga kali menjadi menteri dan tak terlihat gembira , tuan telah tiga kali dipecat dari kedudukan itu dan tak memperlihatkan kesedihan , mengapa tuan tak terpengaruh ? Sun Shu Ao berkata : Ketika kedudukan itu saya peroleh , saya berpikir itu harus saya tolak , ketika diberhentikan saya tak dapat menahannya . Memperoleh / melepaskannya tak sekehendak hati saya , jadi saya tak merasakan kesedihan apa-apa . Lenih-lebih saya tak tahu apakah kehormatan itu ditujukan kepada kedudukan saya / kepada saya . Bila itu untuk kedudukan saya , hal itu tak berarti apa-apa bagi saya dan bila kehormatan itu bagi saya tak ada hubungannya dengan jabatan saya . Daripada merenungkan ketidak-pastian ini dan melihat vke semua arah , mengapa saya memusingkan diri dengan kecemasan biasa karena kemuliaan / penghinaan ? Orang bijak tak bergerak oleh kata-kata , tak terpengaruh oleh godaan , tak takut dirampas dan bahkan hidup dan matipun tak menyusahkannya . Alangkah kecilnya nilai kehormatan dan noda di dunia ini , ia tak memperdulikan penilaian orang lain dan ia mempunyai penilaian sendiri yang sesuai aturan .

Bab 30 : Kebijakan berkelana ke utara .

Ayat 1 : Dapatkah Tao dimiliki ? Kaisar Shun bertanya kepada Cheng : Dapatkah seseorang berhasil memperoleh Tao ? Cheng berkata : Tubuh tuan sendiri bukanlah milik tuan , bagaimana mungkin tuan memiliki Tao ? kaisar Shun bertanya : Bila tubuhku bukan miliku lalu milik siapa ? Cheng berkata : Tubuh tuan , hidup tuan , putra dan cucu tuan adalah hasil keserasian kekuatan alam . Bagaimana bisa dianggap milik tuan ? Mengangap tubuh sebagai milik seseorang merupakan khayalan . berusaha mencari dan memiliki Tao juga sebuah khayalan . Menganggap orang lain adlah miliknya adalah egois , manusia yang merasa istri/ suaminya adalah punyanya yang dapat diapakan / diperlakuakn sesukannya adalah orang yang sangat egois . Manusia diberi pikiran , hati dan tubuh . daripada memiliki pikiran dan tubuhnya saja lebih baik memiliki hatinya . Kalau kita sudah tua dan tak bisa apa-apa kita akan ditinggalkannya . Bila ia terpengaruh orang lain dan tak menyukai kita lagi dan kita jatuh dalam kemiskinan kita akan ditinggalkannya juga . Tetapi bila hatinya kita miliki kita akan bisa hidup tenang dan bahagia , tanpa kita marahi / nasehati , ia akan berbuat sebaik-baiknya , kita tak perlu mengatakan apa-apa / melarangnya ia tahu mana yang kita sujai dan tidak sukai . Ayat 2 : Tao dalam kotoran . Dong Guo Zi berkata kepada Zhuang Zi : Apa yang kau sebut tao , dimana ia dapat di temui , Zhuang Zi berkata : Tak ada dimanapun dan tak dapat di temui . Dong Guo Zi berkata: Berilah contoh tentang dimana ia bisa di temukan . Zhuang zi berkata : Baik , ia ada di dalam semut ini . Dong Guo Zi berkata: Apa ? Begitu rendahnya ? Zhuang zi berkata : Ia juga ada dalam rumput . Dong Guo Zi berkata: Itu malah lebih rendah . Zhuang zi berkata : Ia juga berada dalam keramik ini . Dong Guo Zi berkata:Masih tetap rendah . Zhuang zi berkata : Ia juga ada dalam kotoran dan air kencing . Dong Guo Zi berkata: Tak ada lagi yang akan dikatakan ? Zhuang zi berkata : Pertanyaanmu meleset dari kenyatan Tao . Dari sudut pandang Tao , tak ada yang mulia / rendah diantara benda , semut , rumput , keramik dan kotoran semuannya sama dimata Tao . ttao tak berwujud dan ada dimana-aman . Bila Tao menghasilkan benda di antara beenda-benda itu akan terdapat kelebihan dan kekurangan . awal dan akhir , berkumpul / berpisah . Tao sendiri bagaimanapun tak memiliki sifat-sifat ini . Ayat 3 : Tao diluar pengetahuan . Yang transparan menayakan tak terbatas tentang Tao dan berkata : Tahukah kau tentang Tao ? Si tak terbatas berkata : tak tahu . Kemudian ia bertanya kepada si tak berbuat dan berkata : Tahukah kamu tentang tao . Si tak berbuat

berkata : Tak tahu , Yang transparan bertanya : Dengan cara apakah kau memberi tanda tentang adanya Tao ? Si tak berbuat berkata : Ada beberapa tanda , Tao dapat memuliakan , dapat merendahkan , dapat mengikat dan dapat meresap . Si transparan tak mengerti ia bertanya kepada tanpa awal dan berkata : Tak terbatas tak mengetahui Tao , sedangkan tak berbuat tahu . Siapakah yang benar / yang salah ? Tanpa awal berkata : Tak mengetahui adalah dalam mengetahui adalah dangkal . Si transparan berkata : Ah . Tao itu tak dapat didengar oleh telingga , tak terlihat oleh mata dan tak dapat dijelaskan dengan kata-kata Tao terdapat dibalik semua ilmu . Dalam Tao tak ada yang perlu dipertanyakan , dalam pertanyan tak ada yang harus di jawab , Bertanya tentang hal yang tak mungkin dijawab adalah sia-sia , memberi jawaban pada yang tak bisa dijawab akan mengurangi inti . Sama halnya dengan bertanya pada orang yang tak mau ditanyai , itu sama saja sia-sia . Bertanya kepada orang lain tapi sudah tahu apa jawabannya itu juga sia-sia . Bertanya kepada orang , tetapi orang itu menjawab dengan maksud yang tersembunyi itu adalah membingungkan . Bertanya kepada orang , tetapi jawabanya tak serius dan suka bermain-main itu tak bisa dipercaya . Bertanya kepada oranbg lain tetapi ia tak menjawab . Itu juga tak akan menemukan jawabannya . Bertanya kepada orang lain tetapi jawabannya tak sesuai dengan apa yang dikatakan oleh matannya , ini adalah jebakan . Pertanyaan Yang bukan urusannya dan tak ada kaitannya olehnya . itu pertanyaan menyelidik . Pertanyaan Yang penuh jebakan / mengharapkan orang lain yang ditanyai berpikir lain . Itu pertanyaan yang membuat orang tersesat / bermimpi . Pertanyaan yang tak seharusnya ditanyakan dan bukan waktunya . Itu pertanyaan yang penuh jebakan .Pertanyaan yang berputar-putar dan tak mungkin di jawab itu pertanyaan untuk mencari kesalahan / kelemahan orang lain . Pertanyaan yang ditanyakan berulang-ulang dengan 1000 metode yang berlainan , itu sama ia ingin memaksakan kehendak . Pertanyaan yang dijawab dengan pertanyaan itu sama saja ia ingin mengalihkan pembicaraan . Pertanyaan yang ditanyakan orang lain padahal ia yang ingin bertanya , itru pertanyaan yang tak perlu dijawab . Jawaban yang tak sesuai pertanyaan ini adalah cara menjebak . Jawaban yang mempunyai banyak arti itu membingungkan . Jawaban yang berbelit-belit dan tak berkata sebenarnya itu sama dengan ia lagi menyembunyikan sesuatu . Jawaban yang tak sesuai kenyataan dan bukti , itu sama saja ia tak mau dimengerti . Jawaban yang mengalihkan pertanyaan , itu sama saja ia tak mau kalah / tak mau menjawab / tak mau diperhatikan . Jawaban yang tak terjawab / dia hanya diam saja . itu sama saja ia tak mau ditanyai . Jawaban yang sesuai pertanyaan yang ditanyakan meskipun ia tahu pertanyaan itu mempunyai maksud yang lain itu jawaban yang mengunci dan menghilangkan maksud yang tersembunyi . Jawaban yang sesuai pertanyaan dengan bukti dan kenyataan . Itu jawaban yang tak dapat di sangkal . Jadi salah siapa bila orang yang ditanya dan yang bertanya dapat menilai sifat seseorang ? Maka dari itu hati-hatilah pada orang yang mengenalimu dari waktu yang sangat lama . Kamu tak akan dapat menyangkal dan ia mempunyai bukti . Maka dari itu janganlah suka mengadu / berdebat . Bila kamu bertemu orang yang mengenal , mengendalikan , mengoreksi dan memperbaruhi dirinya sendiri terusmenerus ia akan sulit ditandingi . ia bagaikan Bulan memantulkan sinar matahari yang . Ia dapat mengambil dan mempelajari ilmu / pengalaman seseorang tanpa diketahui orang tersebut mempelajari

kelemahan dan kekuatan , kegunaan dan ketidak gunaan , tetapi semua itu tak dapat mempengaruhi kjati dirinya sendiri seperti maknet bumi yang menarik semua benda diatas bumi , tanpa mempengaruhi bentuk asli maknet tersebut . Jadi bila ia diserang dan ditekan orang , orang yang menekan itu seperti melawan dirinya sendiri . Itulah hasil dari mengenal , mengendalikan , mengkoreksi dan memperbaruhi diri sendiri terus-menerus . Bukan untuk kejahatan karena ini akan membuat apa yang telah dipelajarinya akan melawan dirinya sendiri . Ayat 4 : Membuat pedang dengan mudah . Pembuat pedang untuk menteri perang telah mencapai usia 80 tahun , tapi kemampuannya tak berkurang . Menteri perang bertanya kepada pembuat pedang : Apakah ini keahlian ? Ataukah ini Tao ? Pembuat pedang berkata : Ini adalah Tao . Pembuat pedang bercerita : Ketika saya berusia 20 tahun , saya sangat suka menempa pedang , saya tak melihat yang lain , saya tak memperhatikan apa-apa kecuali pedang . Sampai-sampai saya mampu berkerja tanpa memikirkan apa yang sedang saya kerjakan . Bila diberi waktu orang memiliki kemampuan dalam setiap seni , apalagi orang yang selalu mengerjakannya ? Bila seseorang dapat melihat kebenaran tentang sifat aslinya dan dapat melakukan hal yang di sukainya dengan sepenuh hatinya , orang itu akan memperoleh kemuliaan tertinggi . Jadi bila kita melupakan teori / rencana yang di tetapkan kita dapat mendapatkan hasil yang sesuai rencana , Tanpa memikirkan apa-apa dan menjalankan / melakukan secara teratur , maka apa yang kita lakukan pasti berhasil , ada pepatah yang mengatakan : Buku dan guru mengajarkan teori awal . Keahlian dihasilkan dari latihan dan pengalaman . Jadi tanpa guru / buku kita tak mengetahui cara awal dan terlalu memengang teguh buku / ajaran gurunya kita tak mendapat keahlian . Jadi bila kita melakukan sesuatu jangan belumbelum berpikir akan gagal / akan berhasil / ragu-ragu , jalani dahulu dan baru mengeroksi . Ayat 5 : Batas pengetahuan . Zhuang Zi berkata : Orang yang ingin belajar harus mempelajari hal yang tak dapat dipelajarinya . Seorang Pelaku yang sebenarnya , melakukan apa yang tak dapat dilakukannya . Pendebat yang sebenarnya memperdebatkan hal yang terjadi di belakangnya . Peneliti yang sebenarnya menyelidiki hal yang tak diketahuinya . Bila ia tak berbuat seperti itu , maka sifat aslinya akan hilang . Kegunaan alam adalah untuk tak menghentikan perubahan . Bila seorang selalu melakukan hal-hal yang telah diketahui dan dialaminya dia tak ubahnya dengan orang mati dan tak ingin belajar . Jadi orang yang merasa dirinya paling ...... adalah orang yang paling bodoh . Bila orang yang hanya melakukan hal yang sama setiap saat dan tak ingin melakukan / mencoba cara / hal yang lain itu sama saja ia sudah mati / tak berkembang .Tak mau mengorbankan egonya demi kebahagiannya sendiri / memaksakan

kehendak dengan teorinya yang tak masuk akal . Itu saja ia menuju jalan kematian / jalan buntu . Melakukan hal yang sama dan menolak perubahan yang akan terjadi dan serta tak melakukan apa yang harus dilakukan , itu sama saja mennuju kehancuran . Merasa dirinya benardan harus dituruti apa kemaunanya , padahal dirinya tahu kalau tak akan berhasil , ia akan hidup dalam mimpi dan akan menyesal . Keras kepala dan tak mau melakukan / mencoba padahal ia ingin mencoba dan melakukan , tetapi demi egonya ia tak jadi mencobannya , ia akan menyesal seumur hidup . Terus-menerus melakukan hal yang berbeda tetapi seperti urutan peristiwa yang diulang-ulang dengan harapan bisa mengulangi peristiwa / mempermainkan orang lain / memaksakan kehendaknya , itu adalah perbuatan sia-sia. Ayat 6 : Kebajikan sejati . Bila seorang menginjak kaki orang lain , ia akan minta maaf . Bila Seorang yang menginjak kaki kakaknya , ia akan berusaha menyenangkan . Bila seorang yang menginjak kaki orang tuanya , ia tak perlu minta maaf kepadanya . Ini bukan disengaja dan bukan mencari perhatian , tetapi bila dilakukan dengan sengaja kamu akan dimarahi , diperingati dan diberi pelajaran . Bila ada kesatuan sejati , tak ada perbedaan antara diri sendiri dengan yang lain , bukan berbuat semaunnya sehingga tak mempunyai tata-krama dan bergaul seenaknya . Bila ada kebajikan sejati , tak ada jarak antara orang tua dan keturunannya , bukan terus tak ada aturan tetapi tak maunya sendiri / bersikap dewasa dan dapat membedakan dimana ia berada . Bila ada kepercayaan sejati , tak perlu barang berharga sebagai jaminan , bukan menyalah gunakan kepercayaan dan menuduh yang bukan-bukan serta menekan orang lain . Bila ada kebajikan sejati , tak perlu berisasat dan menyusun jebakan , bukan kebajikan yang ditonjoltonjolkan tetapi ketulusan dan tak saling menekan . Saling menyayangi dan mencintai tak perlu adanya strategi / tipuan , cukup dengan ketulusan dan saling menerima / saling mewngerti kekurangan dan kelebihan masing-masing itu sudah cukup . Hidup hanyalah satu kali dan mencari pasangan yang sesuai untuk sisa hidup ini kenapa kita harus menyusun rencana dan setrategi . Kalau ini hanya untuk main-main bagaimana kamu bisa mengerti tentang kebahagian berumah-tangga ? Bila kamu suka bermain-main dan membuat orang tuamu / saudaramu marah / sedih atas tingkah lakumu , maka kamu jangan harap ada orang yang baik dan tulus menjadi pasanganmu Kenapa begitu ? Karena dengan sikapmu orang akan menilaimu buruk dan orang lain meremehkanmu , ada yang berpikir yang membesarkanmu saja kamu lawan apalagi yang tak membesarkanmu . Dan ada yang berpikir yang membesarkanmu saja kamu lawan , orang seperti ini bila ia jatuh cinta akan mudah ditipu dan dimanfaatkan , bila ia dituruti / dibuat merasa dirinya hebat , maka ia akan memberikan semua yang diminta , ia seperti mesin uang saja ? Maka bila kamu melakukan itu orang yang baik dan tulus akan mundur dan pergi , orang yang jahat dan licik akan memanfaatkan dan mendekat . Pilih sendiri yang kamu mau ? Ada pepatah yang mengatakan : Jika dimuka umum / di depan orang lain jadilah orang yang penurut dan sabar kepada orang tuamu . Agar kamu dapat menjaga nama keluargamu dan dirimu sendiri . Kalau

hanya ada keluargamu sendiri kamu akan marah / berbeda pendapat itu sudah biasa . Jadi jangan berbuat memalukan didepan umum dalam kondisi apapun , meskipun kamu dimarahi orang tuamu diam saja dan tak membela orang yang tak ada kaitannya . Itulah mencegah ke kurang ajaran orang lain / orang jahat masuk . Bila kamu melakukan hal yang terbalik diatas maka suami / istrimu akan meremehkan orang tuamu dan dirimu sendiri . Bila kamu disia-siakan oleh suami / istrimu kemana kamu akan pergi dan siapa yang akan membelamu bila kamu terus-menerus menyalahkan / memarahi / melawan / putus hubungan dengan orang tuamu dan saudaramu ? Siapakah yang salah dalam hal ini ?

Bab 31 : Xu Wu Gui .
Ayat 1 ; Mempelajari sifat-sifat anjing dan kuda . Xu Wu Gui diperkenalkan oleh anggota keluarga istana Nu Shang kepada pangeran Wu dari Wei . Pangeran Wu bertanya kepada Xu Wu Gui : Wajahmu sedih sekali , pasti karena hidup terpencilmu di hutan yang membuatmu mencari teman bicara . Xu Wu Gui berkata : Sayalah yang tuanku perlukan , kesempatan apa yang dapat tuan berikan untuk saya kerjakan ? Pangeran Wu berkata : Kau benar , memang benar bahwa aku merasa kecapean karena tanggung jawabku . Xu Wu Gui berkata : Tuanku , saya bisa menilai watak dan penampilan anjing dan kuda . Pangeran Wu berkata : Ya , saya ingin tahu . Xu Wu Gui berkata : Ada tiga jenis anjing , jenis yang paling jelek adalah anjing yang hanya mampu mengisi perutnya saja . Jenis pertengahn ia setia dan waspada , kelihatannya berani dan kuat . Jenis yang paling baik adalah yang riang dan bebas , bahkan kita tak tahu apakah benar ia seekor anjing / bukan . Pangeran Wu berkata : Ho ! Ho ! Ho ! Sangat pandai . Xu Wu Gui berkata : saya mengamati kuda lebih baik dari anjing . Ada dua jenis kuda , yang pertama adalah jenis kuda negara dan yang lain adalah kuda angkasa . Tubuh Kuda negara itu serasi dan ia maju / mundur menuruti perintah . Pangeran Wu bertanya : Lalu kuda angkasa bagaimana ? Xu Wu Gui berkata : Kuda angkasa mempunyai watak yang hebat . Apapun yang dilakukannya , ia melupakan dirinya , kuda seperti itu selalu bergerak dan sibuk , tak menghiraukan debu dan tak perduli dimana ia berada . Pangeran Wu berkata : Gambaran yang bagus sekali . Anjing yang paling jelek adalah sama dengan orang yang suka menjilat , asal ia mendapatkan makanan ia akan mengikutimu , bila kamu sudah tak punya apa-apa dan tak menguntungkan lagi kamu akan ditinggalkan . Anjing jenis pertengahan adalah sama dengan orang yang bodoh tetapi setia , ia diberi makan dan akan

membela tuannya tak perduli tuannya benar / salah . Anjing jenis paling baik adalah sama dengan orang bijak ia akan riang dan bebas , ia akan mencari / memilih tuannya sendiri setia pada orang yang patut disetiai . Kuda negara adalah sama dengan orang yang patuh dan ia akan menuruti perintah , serta memberi tanda bahaya kepada tuannya . Kuda angkasa adalah orang yang melakukan sesuatu hal tanpa memikirkan dirinya dan apa yang ia peroleh . Ayat 2 : Pembicaraan yang berarti dan yang sia-sia . Setelah Xu Wu Gui meninggalkan pangeran Wu , Nu Shang bertanya kepadanya : Apa yang kamu bicarakan dengan benar ? Bagaimana beliau merasa begitu gembira ? Xu Wu Gui berkata : Saya hanya mengatakan tentang seni watak dan penampilan anjing dan kuda . Nu Shang berkata : Itu benar-benar aneh ! Sebelumnya saya biasa membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan kesenian , dengan kegiatan yang menyenangkan dan kemeliteran dengan beliau . Tapi beliau tak pernah kelihatan sebahagia sekarang . Xu Wu Gui berkata : Tak pernahkah kamu mendengar cerita tentang penjahat yang diusir dari negara Yue ? Baru saya beberapa hari ia keluar dari negara itu , ia gembira ketika berpapasan dengan temantemannya . Setelah ada diluar negeri selama beberapa bulan , ia merasa gembira ketika bertemu dengan orang yang datang dari negerinnya . Setelah setahun ia gembira ketika bertemu dengan orang yang seperti penduduk Yue . Xu Wu Gui berkata : Bagi para penjahat yang dibuang ketempat yang terpencil selama beberapa tahun mereka akan gembira walaupun hanya mendengar langkah kaki manusia . Apakah orang itu saudarannya / kerabatnya , tidaklah anda pikir mereka akan jatuh pingsan karena bahagiannya ? Tuanku tak mendengarkan kata-kata yang berarti untuk waktu yang lama , sebab sudah terlalu lama ia tak mempunyai teman orang Tao yang sejati . Mendengarkan Tao sama menyenangkan dengan bersama orang yang terpecaya . Pembicaraan dunia tak berurusan dengan Tao , karena bila seseorang terlalu lama mendengarkan pembicaraan seperti itu ia akan kehilangan gairah . Terkadang orang yang terlalu banyak mendengarkan pembicaraan yang berarti , ia akan bosan dan sebaliknya bila ia terlalu banyak mendengarkan pembicaraan yang tak berarti ia pun akan bosan . Jadi seriuslah berbicara bila orang yang diajak menuntut keseriusan dan tak serius bila orang yang diajak bicara tak serius . Jangan memaksakan dan mengunakan keahlian bicaramu untuk mengecoh / mencari sela agar ia diajak bicara , bila ini terjadi kamu akan melihat orang itu tak ada niat untuk bicara dan hanya mengimbangi pembicaraan saja . Orang yang diajak berbicara sering mengalihkan pembicaraan / pergi dan kembali lagi itu tandanya ia tak mau diajak bicara / ia tak suka pada pembicaraanmu . Jangan berbicara berbelit-belit / penuh dengan sindirian kamu akan terbelit sendiri dan merasa disindir sendiri . Menyangkal apa yang dikatakan akan membuat orang tak percaya kepadamu . Berbicara tetapi mengunakan arti yang tersembunyi kamu akan tak mencapai maksudmu . Berbicara dengan maksud

yang saling berbenturan dari awal sampai akhir / berbolak-balik / Aliran filsafat kuda putih bukan kuda putih , Itu akan membuat dirimu dinilai buruk / kedokmu akan mudah terbuka . Tak membicarakan apa yang dihati akan membuatmu menyesal . Berbicara penuh jebakan akan terjebakl sendiri . Berbicara dengan tinggi / sombong tetapi buktinya tak ada , kamu bisa di anggap sombong / egois / sok tahu . Berbicara halus dan berliku-liku penuh intrik kamu bisa dianggap orang yang licik . Apa yang dikatakan harus dituruti kamu dianggap orang arogan . Berbicara tak mau kalah dan terus memaksakan kehendak disebut minta maunya sendiri / minta menang sendiri . Berbicara tegas dan tak dapat dibantah itu bicara kenyataan . Bicara tak ada hubungannya dengannya dan menjelek-jelekkan orang lain itu sama dengan menfitnah . Berbicara dengan orang lain tetapi menyerang orang yang disampingnya itu sama saja menyindir dengan kasar dan ia tak akan mempunyai teman . Bicara hal lain untuk mengalihkan pembicaraan , ia menghindari pembicaraan / tak mau diajak bicara soal itu Berbicara bagai dewa / nabi turun dari langit , biasanya orang tersebut sangat penjilat dan menyesatkan / penipu . Kadang halus dan kadang kasar dalam bicara orang itu suka memancing dan menekan orang lain . Bicara sepertinya ia tahu arah pembicaraannya dan selalu mengunci / mematikan apa yang direncanakan , orang itu sudah tahu cara berpikir kita dan jangan coba-coba berpikir ia akan terjebak . Ayat 3 : Kematian kera congkak . Ketika Raja Wu tiba dihutan untuk berburu kera , Ketika busur dilepaskan kera-kera itu berlarian dengan panik . Tetapi ada kera yang berayun-ayun menunjukan ketangkasannya . Raja Wu berkata kepada para prajuritnya : Aku harus menangkapnya , panahlah bersama-sama . Secara bersaman para prajurit memanah kera tersebut , kera itu akhirnya mati terkena anak panah . Raja Wu berkata : Kera ini mungkin saja sangat tangkas , tapi karena ia berani memamerkan ketangkasannya , ia mengalami akhir yang mengenaskan . Janganlah congkak dan memamerkan kepandaian sering kali membahayakan , jadi sembunyikan watak aslimu yang mencolok , orang sombong akan mudah dikalahkan , orang yang tinggi hati akan mudah direndahkan , orang yang suka menekan orang lain akan diremehkan , Orang yang suka menantang orang lain ia akan kalah telak dan tak mendapatkan apa-apa . Ayat 4 : Tao sebagai faktor senteral . Raja Xing , raja jaman dahulu memahami prinsip utama yang semua benda mengelilinginnya dan dengannya ia dapat mengikuti perkembangannya . Tak ada masa lalu , sekarang maupun masa depan , waktu adalah pikiran . Menyatu dengan benda-benda tak ada yang terpisahkan mengikuti alam dan tak melakukannya dengan penuh tanpa konsep manusia . Bila seseorang menemukan watak sejatinya , akan ada kesatuan dengan benda , ia tak melihat adanya awal dan akhir dan ia melalui waktu , tapi didalamnya tak ada perubahan , ia dapat penuh maupun kosong . Ada pepatah yang mengatakan : Bila hati bersatu dengan pikiran menjadi kemauan jika kemauan bersatu dengan tekat maka prilaku akan menyatu dengan hati dan pikiran .

:

Ayat 5 : meangkap ikan paus . Putra pangeran Ren dengan sebuah kail besar , tali yang kuat dan 50 ekor sapi jantan sebagai umpan , berjongkok di gunung Hui Qi dan melemparkan kailnya kelaut timur . Setelah satu tahun seekor ikan paus menelan kali itu dan ketika ikan itu berusaha melepaskan diri ombak pun menggelora , setinggi bukit . Pangeran mendapatkan ikan besar , memotangnya dan semua rakyat mendapat bagian . Kejadian ini diceritakan oleh juru donggeng kepada yang lainnya dengan kekaguman , tetapi orang yang biasa memancing dengan tali pancing kecil untuk menangkap ikan kecil sama sekali tak mempercayainya . Para pengejar ilmu takkan mengenal Tao karena ia mengunakan pengetahuannya yang terbatas itu untuk memahami Tao yang tersembunyi dibalik pengetahuannya . Pembaca / pelajar yang baik mencari inti yang tersirat bukan menghafal tulisannya . Para guru dan pengajar yang baik memperbaiki apa yang ia ajari dan menerangkan isinya , meskipun tanpa diberi hadiah . Bab 32 : Bahasa kiasan . Ayat 1 : Kong Hu Cu mengubah pendapatnya . Kong Hu Cu pada umur 60 tahun telah mengubah pikirannya , apa yang dulu dianggap benar tak lagi dianggapnya benar , yang sekarang dianggapnya benar , tak dikatakannya bahkan ia pernah menganggapnya salah . Hui Zi bertanya kepada Zhuang Zi : Apakah ia masih melaksanakan pengetahuannya dan melatih keinginannya ? Zhuang Zi berkata : Tidak , ia telah meninggalkannya , ia merasa bahwa mengatakan kepada orang lain , mana yang benar dan mana yang salah , hanya di terima dimulut dan tak dihati , agar mereka menerima dihati , hanya keselarasan dengan Tao bisa mencapainya . Pengetahuan hanya akan berkembang dalam pikiran bukan kebijakan , orang yang benar-benar bijaksana berada dibalik pengetahuan , Jadi orang yang masih menasehati berulang-ulang orang yang tak bisa dinasehati adalah orang yang bodoh . Daripada menasehati orang yang fanatik / egois / munafik , lebih baik mengatur diri sendiri , orang hidup dengan tujuan masing-masing . Daripada kita memaksakan tujuan kita kepada orang lain lebih baik mencari orang yang mempunyai tujuan yang sama dan cara berbikir yang sama . Daripada menghabiskan waktu untuk orang yang tak mempunyai tujuan yang sama lebih baik mencari orang yang mempunyai tujuan yang sama . itulah kebajikan yang sebenarnya . Ayat 2 : Kesedihan yang tak perlu .

Zong Zi dua kali berkerja di kantor pemerintahan , tiap kali ia mempunyai pikiran yang berbeda .Zong Zi berkata : Pertama kali aku berkerja hanya digaji 3 kantong beras , tapi aku gembira sebab orang tuaku bisa makan bersamaku , sekarang pendapatanku 300 kantong beras , tapi aku sedih karena aku tak bisa menikmatinya bersama orang tuaku . Murid Kong Hu Cu bertanya kepada Kong Hu Cu : Zeng Zi telah memperbaiki statusnya , seharusnya ia bebas dari kecemasan . Kong Hu Cu berkata : Dalam Hal pendapatan , ia tak perlu mencemaskannya , tapi ia mempunayai beban pikiran lain . Bisakah orang yang beanr-benar bebas merasa bahagia / sedih ? Karena beras sebanyak 3 / 300 kantung baginya yak lebih dari seekor nbagau / nyamuk yang lewat dimukannya . Zeng Zi mungkin tak memperdulikan pendapatnya , tapi sangat memperhatikan hubungan dengan orang tuanya , karena itu merasa bahagia / sedih tak bebas , Terkadang manusia ada yang dipikirkan dan membuatnya sedih / bahagia . Orangmiskin sedih tak punya uang tapi ia bahagia karena dapat berkumpul dengan keluargannya . Orang kaya bahagia mempunyai banayk uang tapi ia sedih karena ia tak dapat meluangkan waktu berkumpul dengan keluargannya . Orang sedih kalau keluarganya ada yang meninggal / terkena musibah . Orang akan sedih bila orang yang disayanginya meninggalkan dirinya / tak membalas sayangnya . Orang tua akan sedih bila melihat anaknya membuat susah dan mempermalukan keluarganya , Orang kaya sedih bila keinginanya tak dipenuhi , Anak manja sedih bila kemaunya tak dituruti , tetapi bila ada orang yang punya cukup uang dan dimanja keluargannya , serta orang yang disayanginya / dicintainya menyayanginya dean mencintainya , tetapi ia sedih karena kemauannya yang aneh tak dituruti , Apakah orang seperti itu patut dikasihani / dianggap sudah tidak waras ? Ayat 3 : Timgkatan Tao . Yan Cheng Zi You berkata kepada Dong Guo Zi Qi : Saya belajar tentang Tao dari tuan , pada tahun pertama saya menjadi seperti kuda liar . Tahun kedua saya menjadi patuh . Tahun ketiga saya bebas dari kecemasan . Tahun keempat tak ada perbedaan antara saya dengan benda-benda . Tahun kelima yang banyak menjadi satu . Tahun keenam saya mendapat semangat . Tahun ketujuh saya mengikuti kehendak alam . Tahun ke delapan saya melupakan hidup dan mati . Tahun kesembilan saya memperoleh kebahagian . Orang tak boleh berpikir memperoleh kemajuan dalam Tao dengan sengaja , ikuti saja cara alam , maka orang tak akan memikirkannya dirinya lagi . Bila seseorang terlalu berharap akan memperoleh hasil pada tahun pertama , sampai kesepuluhpun ia hanya akan menjadi kuda liar . Bila seseorang terlalu merencanakan sesuatu dan harus sesuai rencananya ia tak akan memperoleh apa-

:

apa , cepat / lambat suatu rencana tergantung langkah dan hubungan tersebut , bila pembukaan / awal saja tak terjadi / setatusnya saja tak jelas mengapa harus memaksakan dan mempercepat rencana , itu akan menghancurkan / membatalkan rencana yang telah disusun secara otomatis . Jadi awali dahulu langkah awal baru mengadakan kesepakatan , bila tidak 100 tahun lagi kamu tetap berada diawal yang tanpa tahu kapan berakhirnya . Ini benar-benar sangat membosankan !

Bab 33 : Memperoleh takhta .
Ayat 1 : Takhta yang tak diinginkan . Yao ingin menyerahkan takhtanya kepada Xu You , tetapi Xu You yang tak mau menerimannya . Kemudian ia memutuskan untuk menyerahkan takhta kepada Zi Zhai Zhi Fu , Zi Zhou Zhi Fui berkata : Memang bukan gagasan buruk mengangkatku menjadi putra langit , tetapi saat ini aku sangat cemas karena penyakit serius , Aku akan membereskannya dan tak mempunyai waktu untuk mengurusi kerajaan . Bagi kebanyakan orang kedudukan yang paling mulia adalah menjadi penguasa sebuah kerajaan / kepala suatu organisasi . Padahal ada orang yang menghargai dirinya lebih baik dari kedudukan itu , inilah yang membedakan seorang Tao dengan yang lainnya . Ayat 2 : Tukang daging yang menolak hadiah . Ketika Raja Zhou dari Chu kehilangan negaranya penjagal kambingnya , Yue ikut bersamannya , Ketika ia berhasil merebut negarannya , ia memberikan hadiah kepada orang yang setia kepadannya termasuk Yue . Seorang pejabat bertanya kepada Yue : Raja akan memberi penghargaan kepada mereka yang ikut menderita , termasuk kamu . Yue berkata : Yang mulia kehilangan negara , saya kehilangan pekerjaan , Yang mulia memperoleh negara dan saya memperoleh kembali pekerjaan saya , Mengapa harus menyebut-nyebut hadiah ? Pejabat itu berkata : Kamu mengikuti Raja dan menderita , tentu saja menawarkan hadiah tidaklah berlebihan . Yue berkata : Bahwa Raja kehilangan negaranya bukan kesalahan saya , Bahkan ia memperoleh kembali kerajaannya bukan juga karena usaha saya . Saya tak patut mendapatkan hukuman maupun hadiah . Cara orang menggambarkan watak orang lain dalam masyarakat merupakan suatu bentuk rekayasa bersama . Bila orang dapat melihatnya demikian , ia akan jujur pada dirinya dan merasa senang . Mengapa harus mendengarkan penilaian orang lain , bila diri sendiri mempunyai penilaian sendiri , benar dan salah akan ditanggung oleh diri sendiri .

Ayat 3 : Tidak mencari jabatan . Kong Hu Cu berkata kepada Yan Hui : Kau hidup dalam kesulitan dan makan sedikit , mengapa tak berkerja di pemerintahan ? Yan Hui berkata : Guru , saya tak ingin menjadi pegawai . Saya memiliki 50 are tanah dikota , yang cukup untuk kebutuhan saya , makanan sederhana cukup bagi saya sehari-hari . Saya punya tanah lain seluas 10 are di luar kota yang menghasilkan sutra dan serat rami , itu cukup memberikan pakaian dan sepatu kepada saya . Bila sedang santai , saya mainkan kecapai / berdiskusi dengan guru mengenai hal-hal yang ber hubungan dengan Tao . Saya merasa sangat puas dengan ini , Mengapa saya harus berkerja di pemerintahan ? Orang tak perlu mengejar hal yang tak diperlukan dalam hidupnya , sebaliknya orang harus membayar harganya . Orang yang tahu cara menjaga kebahagiaan takkan membebani dirinya tanpa guna .Kadangkadang orang mempunyai kebahagian sendiri-sendiri , tetapi apakah itu bahagia ? Apakah ketika kamu mempunyai banyak uang , kamu bahagia ? Apakah ketika kamu mempunyai kekayaan yang lebih , kamu bahagia ? Apakah ketika kamu berhasil membuat orang takluk , kamu bahagia ? Apakah ketika kamu membuat orang marah , kamu bahagia ? Apakah ketika kamu membuat orang binggung , kamu bahagia ? Apakah ketika kamu membuat orang lain kecewa , kamu bahagia ? Apakah ketika kamu berhasil membalaskan sakit hatimu , kamu bahagia ? Apakah ketika kamu membuat susah , kamu bahagia ? Apakah ketika kamu dapat membuat orang lain menuruti mu , kamu bahagia ? Apakah ketika kamu dapat mengalahkan orang lain , kamu bahagia ? Apakah ketika kamu berhasil mendapatkan kemuliaan , kamu bahagia ? Apakah ketika kamu menjadi terhormat , kamu bahagia ? Apakah ketika kamu membuat orang lain takluk , kamu bahagia ? Apakah ketika kamu membuat orang lain salah jalan , kamu bahagia ? Apakah ketika kamu membantu orang lain , kamu bahagia ? Apakah ketika kamu menyenangkan orang lain , kamu bahagia ? Apakah ketika kamu memarahi orang yang kamu sayangi , kamu bahagia ? Apakah ketika kamu melakukan apa yang tak kamu sukai , kamu bahagia ? Apakah ketika kamu mengunakan orang lain , kamu bahagia ? Apakah ketika kamu menjadi paling ...................., kamu bahagia ? Kebahagian datang dari hatimu sendiri , bila kamu tak bahagia tetapi berpura-pura bahagia , maka semua orang dapat kamu tipu tetapi dirimu sendiri tak akan bisa . Ayat 4 : Penjilat . Ada seorang Song bernama Cao Shang yang dikirim dalam misi ke negeri Qin . Raja Qin menyukainya dan memberinya 100 buah kereta kuda . Cao Shang berkata kepada Zhuang Zi : Hidup di gang sempit dan miskin dan lemah , bukanlah nasibku ,

dihargai seorang raja dan memperoleh 100 kereta kuda itulah kepandaianku . Zhuang Zi berkata : Ketika raja Qin sakit , tabib yang dipanggil untuk mengobati / memecahkan bisul diberi sebuah kereta kuda . Orang Yang menjilat korengnya menerima lima buah , makin rendah pelayanannya makin banyak hadiahnya . Apakah kau jilat korengnya ? Apa lagi yang kau lakukan sehingga menerima begitu banyak kereta kuda ? Demi kedudukan dan keuntungan duniawi , orang sering kehilangan sifat aslinya dan melakuakn hal-hal yang merendahkan dirinya . Manusia sejati adalah orang yang bijak dan bermatabat ( bukan sombong / egois ) yang tahu kapan harus bertindak dan kapan harus diam , tak mengikuti kehendak orang lain , tak merayu orang lain , tak memaksa orang lain , dia akan tahu membedakan mana yang benar dan mana yang salah . Tak membela yang salah dan tak menutupi yang benar , meskipun orang itu musuhnya . Ia tahu dan takkan berbuat sia-sia , tak menasehati orang yang egois / fanatik / munafik / yang sengaja berbuat itu dan menghindari masalah serta mencari kehidupan yang tenang .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful