Borang Portofolio

No. ID dan Nama Peserta : / dr. Dita Putri No. ID dan Nama Wahana : RSU Datu Sanggul Rantau, Kalimantan Selatan Topik : Herpes Zooster (Kasus Medik) Tanggal (kasus) : 0 !kto"er #0 $ Nama Pasien : %&. ' No. RM : 0( )* 0+ Tanggal Presentasi : 0 !kto"er #0 $ Pendamping : dr. Hari&ono Tempat Presentasi : Ruang Komite Medik RSU Datu Sanggul Rantau, K,'S-' !"ektif Presentasi : . Keilmuan . Keterampilan . Pen&egaran . /in0auan Pustaka . Diagnostik . Mana0emen . Masala1 . 2stime3a . %eonatus . 4a&i . ,nak . Rema0a . De3asa . 'ansia . 4umil Seorang i"u ruma1 tangga, 67 ta1un, demam dengan "intil8"intil "erkelompok . Deskripsi 5 dipinggang, "intill melenting "erisi 9airan seperti air, terasa panas dan n&eri. /atalaksana kompre1ensi:, meningkatkan ;ualit& o: li:e, men9ega1 pen&e"aran dan . /u0uan 5 komplikasi. Bahan # /in0auan Pustaka . Riset . Kasus . ,udit Bahasan : $ara # Diskusi . Presentasi dan Diskusi . -8mail . Pos Mem!ahas : Data %ama 5 %&. ' %o. Registrasi 5 0( )* 0+ Pasien : %ama Klinik 5 RSU Datu Sanggul Rantau /elp 5 8 /erda:tar se0ak 5 8 Data %tama untuk Bahan Diskusi : . Diagnosis / <am"aran Klinis 5 =esikel &ang "erkelompok &ang mun9ul di regio 1ipokonrium kiri se0ak ) 1ari &ang lalu. /im"ul "ersamaan dengan demam , a3aln&a tim"ul sedikit dan mera1 di perut "agian kiri kemudian men&e"ar sampai ke pinggang kiri mem"entuk =esikel "erkelompok..Se"agian =esikel pe9a1 "erisi 9airan "er3arna seperti air, terasa panas dan n&eri. #. Ri3a&at Pengo"atan 5 4ero"at ke mantri dikasi1 salap panu ( !S tidak ta1u nama o"atn&a) dan tidak ada peru"a1an $. Ri3a&at Kese1atan / Pen&akit 5 Pasien "elum perna1 menderita sakit 1erpes >ooster, ri3a&at =ari9ella 3aktu ke9il pasien lupa +. Ri3a&at Keluarga 5 /idak ada anggota keluarga pasien &ang menderita kelu1an &ang sama dengan pasien. 6. Ri3a&at Peker0aan 5 2"u ruma1 tangga. ). Kondisi 'ingkungan Sosial dan ?isik 5 Pasien adala1 seorang i"u ruma1 tangga. Kegiatan se1ari81ari 1an&a di ruma1, menger0akan
1

/erasa panas dan n&eri. #. D0uanda . Pt8mmiBmedi9al8e8"ook. #006.S . Munta1 (8) Demam (8) %a:su makan "erkurang se0ak # 1ari &ang lalu 2 ..d1i. Diagnosis Herpes Zooster. Daftar Pustaka : . 6. -dukasi tentang pen&akit kepada pasien ). S0amsoe -. Ri3a&at 2munisasi (disesuaikan dengan pasien dan kasus) 5 /idak ta1u. *. Pen&akit kulit &ang umum di 2ndonesia. Moti=asi untuk kepatu1an dan teratur minum o"at Rangkuman &asil Pem!ela"aran Portofolio '. #006. -dukasi untuk pen9ega1an ter0adin&a penularan. (u!"ektif : • • • • • • • • • Pasien mengelu1 "intil8"intil di pinggang kiri se0ak ) 1ari &ang lalu 4intil8"intil tim"ul "ersamaan dengan demam.. 7.9om &asil Pem!ela"aran : . . Mual (C).3aln&a mera1 dan sedikit di perut kiri lalu "ertam"a1 "an&ak sampai ke pinggang kiri.. 2lmu pen&akit kulit dan kelamin5 edisi 2@. medi9al multimedia 2ndonesia.. Pe9a1 "erisi 9airan "ening seperti air. Pengo"atan dengan pem"erian anti=irus $. dan se"agai pem"anding kema0uan pengo"atan.peker0aan ruma1 tangga. 'ain8lain 5 8 Pemeriksaan dara1 rutin untuk meli1at pen&e"a" demam pasien dan se"agai pelengkap pemeriksaan pasien dan pengo"atan untuk pasien. Aakarta 5 ?akultas kedokteran uni=ersitas 2ndonesia #. Mekanisme penularan pen&akit +. 4intil8"intil "erkelompok.

oedem (8). 8 4. A@P 68# 9mH#! (tidak meningkat) 5 "atas 0antung dalam "atas normal .uskultasi 5 simetris kiri dan kanan. 1epar dan lien tidak tera"a Perkusi 5 timpani 3 .4 dan 4. r1onki 8/8 5 K<4 (8). "ising tidak ada 5 2nspeksi 5 distensi tidak ada Palpasi 5 n&eri tekan epigastrium (C). mukosa "i"ir lem"a" 8 8 'e1er Paru 5 • • • • 8 Aantung 5 • • • • 8 . 31ee>ing 8/8 .uskultasi 5 irama teratur. retraksi sela iga (8) 5 :remitus kiri F kanan 5 sonor kedua lapangan paru 5 =esikuler. sekret (8/8) Mulut5 'ida1 kotor (8).• ).) o D Mata5 D.K "iasa. pupil "ulat. (C/C). isokoro Hidung5 Septum ditenga1. sekret (8/8) /elinga5 %ormotia. S2 (8/8). • Ri3a&at 9a9ar air 3aktu ke9il pasien lupa !"ektif : P?/ 5 @ital Sign 5 • • • • • • 8 Muka Kesadaran Keadaan umum /ekanan dara1 %adi %a:as Su1u 5 5 Domposmentis 5 /ampak sakit ringan 5 0/*0 mmHg 5 *0E/menit 5 #0E/menit 5 $7. RD (C/C)."domen • • • 2nspeksi 5 2ktus tidak terli1at Palpasi 5 iktus tera"a Perkusi 0ari medial 'MDS R2D @ 2nspeksi Palpasi Perkusi .

oedem (8). RD/ G # detik -kstremitas Status dermatologis Distri"usi Regio 'esi Regional Hipokondrium sinistra /ampak lesi multipel. "agian motorik kranialis se1ingga 4 .uskultasi 5 4U (C) normal 5 akral 1angat. Kadang8 kadang =irus ini 0uga men&erang ganglion anterior. Kelainan kulit &ang tim"ul mem"erikan lokasi &ang setingkat dengan daera1 persara:an ganglion terse"ut. @irus ini "erdiam di ganglion posterior susunan sara: tepi dan ganglion kranialis.• 8 .()0 mm$ $.+ g/dl Hematokrit 5 $$H 'eukosit 5 (.6 9m -:luroesensi @esikel &ang 1erpeti:ormis dengan dasar eritema dan udem 8 Hasil pemeriksaan la"oratorium 5 H" 5 0.68 . dengan diameter 0. "er"entuk "ulat menim"ul "erisi 9airan 0erni1 dengan dasar eritema dan udem. *ssesment (penalaran klinis) : Herpes >ooster dise"a"kan ole1 =irus =ari9ella >ooster.+00/mm$ /rom"osit5 (#. 1erpeti:ormis .

Dalam ganglia. =irus "erkem"ang "iak dan men&e"ar dalam ganglion. trans=erse m&elitis). kemudian men&e"a"kan nekrosis neuron dan peradangan 1e"at. Ketika resistensi 1ost 0atu1 di "a3a1 tingkat kritis. ganglia memperta1ankan potensi untuk ine:ekti=itas penu1. Ialaupun asimtomatik reakti=asi @Z@ tidak ter"ukti pasti. &ang mempun&ai si:at k1as &aitu =esikel8 =esikel &ang tersusun "erkelompok sepan0ang pers&ara:an sensorik kulit sesuai dermatom. kuantitas ke9il antigen =irus &ang dilepaskan selama rea9ti=asi di1arapkan dapat merangsang dan memperta1ankan keke"alan 1ost ter1adap @Z@. dan perluasan in:eksi di dalam sistem sara: pusat dapat di1asilkan pada komplikasi 0arang 1erpes >oster (misaln&a. =irus mem"entuk in:eksi laten &ang "erta1an untuk 1idup. @arisella. Herpes >oster ter0adi paling sering pada dermatom di mana ruam dari =arisela men9apai densitas tertinggi &ang pertama diiner=asi ole1 (op1talmi9) di=isi sara: trigeminal dan ole1 spinal sensori ganglia dari / ke '#. Ialaupun =irus "ersi:at laten. reakti:asi &ang ter0adi "ersi:at sporadis. tumor. dan dilepaskan di sekitar u0ung ak1iran sara: sensorik di kulit. meningoense:alitis. dengan gam"aran =esikel dan "ula &ang 9epat 5 . dan segmental m&elitis. Selama proses in:eksi =ari9ella. @Z@ mungkin 0uga mengakti:kan kem"ali tanpa meng1asilkan pen&akit &ang n&ata. 2n:eksi motor neuron di kornu anterior dan radang pada s&ara: di "agian radiE anterior di9atat untuk palsies lokal &ang mungkin men&ertai erupsi kutaneus. Pen&e"aran in:eksi ganglioni9 se9ara proksimal sepan0ang radiE sara: posterior menu0u meninges dan 9orda meng1asilkan leptomeningitis lokal.'e"i1 sering pada anak8 anak. 0arang. di mana ia meng1asilkan karakteristik kluster =esikula >oster. trauma lokalJ manipulasi "eda1 tulang "elakang dan sinusitis :rontalis. 4iasan&a lesi men&e"ar sentri:ugal. "eresiko neuritis 1e"at. 9airan 9ere"rospinal pleo9&tosis. Definisi Herpes >oster adala1 radang kulit akut. @Z@ le3at dari luka di kulit dan permukaan mukosa ke ak1iran sara: &ang "erdekatan dan ditranspor se9ara sentripetal ke sara: sensoris ke ganglia sensoris. Diagnosis Banding • • Herpes simpleks.mem"erikan ge0ala8ge0ala gangguan motorik. se"ua1 proses &ang sering disertai neuralgia "erat. selalu disertai demam. Pada pasien lokasi =esikel di 1ipokondrium kiri atau daera1 lum"al &ang mengikuti daera1 pers&ara:an. 2n:eksi @Z@ kemudian men&e"ar ke sara: sensorik. radiasi dari 9olumna =erte"ralis. dan terkait dengan imunosupresi.

"a13a pasien 1arus ditempatkan diruangan isolasi. demam.linis Herpes Zoster dapat dimulai dengan respon sistemik. +e"ala . misaln&a. dan kelela1an. Ranitidine #E ampul (i=) 2n0. !ndan9entron $E ampul (i=) . seperti "a0u.9&9lo=ir salp 6dd ue Pendidikan : Perlu dilakukan edukasi kepada pasien dan kelurgan&a mengenai pen&akit &ang diderita pasien.pe9a1 dan men0adi krusta.9&9lo=ir 6E*00 mg (po) Para9etamol $E600 mg (po) 4 4)4 # $E (po) Sango"ion E (po) . Pada pasien de3asa tim"ul =esikel "erkelompok. karena pen&akit ini suatu in:eksi &ang dise"a"kan ole1 =irus dan "isa menular. -. Plan : Diagnosis : 8 8 8 Herpes Zooster a/r 1ipokondrium sinistra Dispepsia . Dan pasien selalu ganti pakain setela1 dipakai dengan pakaian "ersi1 dan men0aga ke"ersi1an pasien. di daera1 1ipokondrium kiri sepan0ang pers&ara:an &ang dia3ali ole1 ge0ala sistemik. anoreksia. Dan 1al terse"ut "iasan&a kadang tidak disadari ole1 pasien ataupun klinisi se"agai ge0ala a3al 1erpes >oster. 6 .nemia ringan Pengo!atan : 8 8 8 8 8 8 8 8 2@?D R' #0 tpm 2n0. 1anduk. &ang merupakan ge0ala prodromal dari Herpes Zoster. Pasien di1arapkan menggunakan alat pri"adi sendiri. sa"un.

ontrol : ..egiatan • Kepatu1an makan o"at dan pemantauan e:ek samping • %asi1at Setiap kali kun0ungan Kepatu1an minum o"at dan pema1aman akan pen&akitn&a Periode minggu pertama pengo"atan. &asil .ang Diharapkan -:ek pengo"atan selama minggu. 7 .onsultasi : Pasien di1arapkan "erkonsultasi kepada dokter spesialis kulit untuk pengo"atan 0angka pan0ang Ru"ukan : Ru0ukan diren9anakan "ila ter0adi komplikasi .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful