LAPORAN PENDAHULUAN PRAKTIKUM SISTEM DIGITAL

MODUL 2
PENJELASAN KONSEP RANGKAIAN SEQUENSIAL SINKRON

Oleh: Kelompok 70 Azhar Zakkie Mashudi 5109100060 Faizah Alkaff Rachmad Nafisholeh 5109100065 5109100130

Asisten:

Pranesti Novitasari 5106100076

LABORATORIUM ARSITEKTUR DAN JARINGAN KOMPUTER JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER 2009

SOAL MODUL 2 1. Jelaskan apa itu Rangkaian Sequential dan bandingkan dengan Rangkaian Kombinasional! Berikan contoh untuk rangkaian masing-masing! 2. Jelaskan pengertian flip-flop, ciri-ciri nya! 3. Sebutkan 4 jenis flip-flop, karakteristik tabelnya, beserta gambarnya! 4. Jelaskan perbedaan dari : o Truth table, state table, characteristic table,excitation table o Boolean equation, state equation, characteristic equation, flip-flop input equation o State equations, state table, state diagram, state reduction, dan state assignment 5. Ubahlah flip-flop di bawah ini menjadi D flip-flop: o JK Flip-flop o T Flip-flop o Master Slave D Flip-flop o SR flip-flop 6. Sebutkan IC-IC yang digunakan sebagai D Flip Flop, JK Flip-flop, T Flip-flop ? 7. Gambarkan kaki-kaki IC tersebut dan jelaskan kegunaan kaki-kaki tersebut ? 8. Berdasarkan gambar dibawah ini, buatlah state table, K-Map, dan rangkaiannya!

State A B A B C D 0 0 1 1 0 1 0 1

9. Apa itu Ripple Counter ? Jelaskan! 10. Apa itu BCD Ripple Counter ? Buatlah rangkaian nya ! 11. Apa itu Synchronous Counter ? Jelaskan ! 12. Apa itu Johnson Counter ? Jelaskan ! 13. TC flip-flop memiliki empat operasi, no-change, complement, set ke 1, dan reset ke 0 ketika input T dan C adalah 00, 01, 10, 11, secara berturut-turut. Buatlah: o Characteristic table o Characteristic equation

Jika R=1 output kedua flip-flop akan memberikan nilai decimal dengan urutan kedua flip-flop akan bernilai decimal 3. .2.Excitation table 14. Sebuah rangkaian sekuensi menggunakan 2 buah D flip-flop sebagai elemen memory nya.1. Contoh rangkaian sekuensial yang paling sederhana adalah Flip-flop/FF. Sifat atau watak rangkaian itu dideskripsikan dengan persamaan (equations) berikut ini: o D1 = Q1+x’Q2 D2 = xQ1’+x’Q2 Z = x’Q1 Q2 + x Q1’Q2’ Buatlah state table nya dan state diagram nya! 15. Perbandingannya dengan Rangkaian Kombinasional • Kombinasional – Keluaran tergantung hanya pada masukan-nya. Untuk setiap adanya pulsa clock. Rancanglah rangkaian logika sekuensi dengan dua buah flip-flop dan sebuah input R. JAWABAN 1. RANGKAIAN LOGIKA SEKUENSIAL Adalah rangkaian dimana outputnya tidak hanya tergantung pada input waktu itu saja. – Tidak terdapat loop umpan balik (feedback loops) – Dideskripsikan dgn menggunakan ekspresi Boolean dan/atau tabel kebenaran. tetapi juga pada keadaan input sebelumnya. dan kembali ke urutan semula.

Rangkaian elektronik yang bekerja atas dasar arus balik dari beberapa gate sederhana yang dihubungkan saling menyilang. multivibrator. Flip-flop adalah rangkaian digital yang digunakan untuk menyimpan satu bit secara semi permanen sampai ada suatu perintah untuk menghapus atau mengganti isi dari bit yang disimpan. yang dapat bekerja secara sekuensial.biner. FF tetap mempertahankan statusnya. Flip flop (saling menyilang) ini merupakan rangkaian digital yang .• Sekuensial – Keluaran tidak hanya tergantung pada masukan-nya. – Mengandung logika kombinasional dan elemen memory yang terbentuk melalui “feedback loops” – Dideskripsikan dengan “state transition tables” dan “diagram. Maka FF dapat berfungsi sebagai memori1-bit . Flip-flop adalah perangkat bistabil. Flip-Flop disebutjugakancing. tetapi juga pada masukan masa lampau (the past sequence of inputs). 2. jika input tidak ada. hanya dapat berada pada salah satu statusnya saja.

Artinya rangkaian ini mampu melakukan proses penyimpanan data sesuai dengan kombinasi masukan yang diberikan kepadanya.digunakan untuk menyimpan satu bit secara semi permanent. yaitu satu untuk output dari data yang disimpan dan yang satunya lagi merupakan komplemen lainnya. Artinya rangkaian ini mampu melakukan proses penyimpanan data sesuai dengan kombinasi masukan yang diberikan kepadanya. Flip-Flop SR (FF-SR)  . Mempunyai fungsi pengingat (memory). sampai ada suatu perintah untuk menghapus/ mengganti isi dari bit yang disimpan. resistor dan dioda yang di rangkai menjadi suatu gerbang logika. Data yang tersimpan itu dapat dikeluarkan sesuai dengan kombinasi masukan yang diberikan. Flip-flop merupakan rangkaian yang mempunyai fungsi pengingat (memory). Ciri-cirinya adalah :   Adanya jalur umpan balik (feedback) di dalam rangkaiannya. Flip-flop adalah rangkaian utama dalam logika sekuensial. Prinsip dasar dari flipflop adalah suatu komponen elektronika dasar seperti transistor. Data yang tersimpan itu dapat dikeluarkan sesuai dengan kombinasi masukan yang diberikan. 3. Memiliki dua output.

FF-SR kedua disebut "slave".Flip-Flop D (FF-D) FF-D memiliki 1 input yang disebut D (Data) serta 2 output yang disebut Q dan Q . FF-SR pertama disebut "master". Hubungan kedua FF-SR tersebut ditunjukkan dalam Gambar 4. . Flip-Flop JK (FF-JK) FF-JK dibangun dari 2 buah FF-SR yang dihubungkan menjadi satu. pada FF-D diperoleh dari FF-SR yang salah satu inputnya didapat dengan mengkomplemenkan input yang lain.5. yaitu keluaran FFSRpertama menjadi masukan FF-SR kedua dan keluaran FF-SR kedua menjadi masukan FFSR.

Karakteristik dari flip flop ini adalah kondisi dari keluaran akan selalu toogle atau selalu berlawanan dengan kondisi sebelumnya apabila diberikan masukan logika 1.FLIP FLOP T Flip flop T atau flip flop toggle adalah flip flop J-K yang kedua masukannya (J dan K) digabungkan menjadi satu sehingga hanya ada satu jalan masuk. . Sementara itu kondisi keluaran akan tetap atau akan sama dengan kondisi keluaran sebelumnya bila diberi masukan logika 0.

Perbedaan antara (Truth table.  State Table merupakan tabel yang menyajikan satu-persatu input. state diagram. state table. state table. dalam penyajianya biasa terdapat potongan-potongan fungsi jika fungsi yang ingin disajian tersebut panjang. characteristic equation. state reduction. dan state assignment) adalah :  Truth Table merupakan suatu tabel yang menyajikan beragam kombinasi inputan dari suatu fungsi beserta output yang dihasilkan. output. (Boolean equation. (State equations. state equation. flip-flop input equation).excitation table).4. characteristic table. dan susunan flip-flop yang ada Present State A B 0 0 0 0 0 1 Input x 0 1 0 Next State A B 0 0 0 1 0 0 Output Y 0 0 1 .

y . D flip – flop D Q(t+1) 0 0 1 1 T flip – flop T Q(t+1) 0 Q(t) 1 Q’(t) Reset Set Tetap Komplemen JK flip – flop J K Q(t+1) 0 0 Q(t) 0 1 0 1 0 1 1 1 Q’(t)  Tetap Reset Set Komplemen Excitation Tabel merupakan tabel yang digunakan untuk menunjukkan input yang digunakan untuk perubahan state awalan. F = x.0 1 1 1 1  1 0 0 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 0 1 1 0 0 0 0 0 1 0 1 0 Characteristic Table merupakan defenisi dari sifat-sifat logika dari sebuah rangkaian flip-flop dengan menjelaskan operasinya dalam bentuk tabel. T flip – flop Excitation Table Q{t} Q(t+1) T 0 0 0 0 1 1 1 0 1 1 1 0 JK flip – flop Excitation Table Q{t} Q(t+1) J K 0 0 0 X 0 1 1 X 1 0 X 0 1 1 X 1  Boolean Equation berfungsi untuk mendefenisikan suatu fungsi dalam rangkaian menggunakan bilangan biner yang terdiri angka 0 dan 1 serta symbol operasi logika.

A(t+1) = A(t)x(t)+B(t)x(t) B(t+1) = A’(t)x(t)’  State Table atau Transition Table adalah table yang menyajikan 4 data berurutan. State Equation merupakan persamaan Boolean yang dibentuk oleh fungsi yang sekarang dan juga input yang membentuk rangkaian tersebut dikarenakan pernyataan awalnya ditambah 1. input. Q(t+1) = D (D flip – flop) Q(t+1) = JQ’ + K’Q (JK flip – flop)  Q(t+1) = TQ’ + T’Q (T flip – flop) Flip-flop Input Equation merupakan penjabaran dari rangkaian flip flop dalam bentuk aljabar. yaitu persamaan awal. dan output Present A 0 0 0 0 State B 0 0 1 1 Input X 0 1 0 1 Next A 0 0 1 1 State B 0 1 0 1 Output Y 0 0 0 0 . State Equation merupakan bentuk fungsi aljabar yang menjelaskan hubungan antara state setelah transisi (next state) sebagai sebuah fungsi dari state awalan (present state) dan input. persamaan lanjutan. A(t+1) = A(t)x(t)+B(t)x(t)  B(t+1) = A’(t)x(t)’ Characteristic Equation berfungsi untuk menjelaskan sifat-sifat logika dari sebuah rangkaian flip-flop (seperti pada Characteristic Table) dalam bentuk aljabar. terdapat input pada tiap-tiap flip flop dan juga output dari rangkaian DA = Ax + By DB = A’x Y = (A + B)x’  (Persamaan input flip – flop A) (Persamaan input flip – flop B) (Persamaan output rangkaian) State Equation atau Transition Equation menjelaskan sifat – sifat dari rangkaian sequential pada sebuah flip flop pada saat transisi atau perubahan..

State A B C Binary 000 001 010 Gray Code 000 001 011 OneHot 00001 00010 00100 . State Reduction mengkhususkan untuk menemukan cara penyederhanaan suatu fungsi Boolean yang telah disajikan dalam bentuk state table sebelumnya. dan perubahan dari persamaan satu ke persamaan lanjutan disimbolkan dengan anak panah. dengan kata lain hal tersebut bersifat unik.. State Assignment adalah pemberian tanda atau nama yang tidak akan dipakai oleh jenis data yang lain.1 1 1 1  0 0 1 1 0 1 0 1 0 1 0 1 0 0 0 0 1 0 1 0 State Diagram adalah grafik yang dibuat dari persamaan – persamaan yang ada pada state table. dengan cara tidak merubah external input-output yang penting  Present Next State State X=0 X=1 A a b B c d C a d D e d E a d Present Next State State X=0 X=1 A a b B c d C a d D e f E a f F e f Output X=0 0 0 0 0 0 X=1 0 0 0 1 1 Output X=0 0 0 0 0 0 0 X=1 0 0 0 1 1 1 Present Next State State X=0 X=1 a A B b C D c A D d E F e A F F G F G A F Output X=0 0 0 0 0 0 0 0 X=1 0 0 0 1 1 1 1 a. Sebuah persamaan disimbolkan dengan lingkaran.

D E 011 100 010 110 01000 10000 Preset Next State State X=0 X=1 000 000 001 001 010 011 010 000 011 011 100 011 100 000 011 Output X=0 0 0 0 0 0 X=1 0 0 0 1 1 5. Mengubah menjadi D flip-flop : U2 J AND2 4 U1A 1Q 5 U4 2 1D ~1PR Q Qbar U5 K NOT OR2 U3 AND2 3 1CLK ~1Q 6 ~1CLR 1 74LS74D JK flip flop 4 U6A 1Q 5 U7A T 74LS136N 2 1D ~1PR 3 1CLK ~1Q 6 ~1CLR 1 74LS74D T flip flop .

7. Skema D flip flop : . Kelebihan JK FF terhadap FF sebelumnya yaitu JK FF tidak mempunyai kondisi terlarang artinya berapapun input yang diberikan asal ada clock maka akan terjadi perubahan pada output.6. IC yang digunakan adalah IC NTE754.  T Flip-flop merupakan rangkaian flip-flop yang dibangun dengan menggunakan flipflop J-K yang kedua inputnya dihubungkan menjadi satu maka akan diperoleh flipflop yang memiliki watak membalik output sebelumnya jika inputannya tinggi dan outputnya akan tetap jika inputnya rendah. IC yang digunakan sebagai :  D flip flop : IC yang dipakai adalah IC 7474  JK flip flop: IC yang dipakai untuk menyusun JK FF adalah tipe 7473 yang mempunyai 2 buah JK flip-flop dimana lay outnya dapat dilihat pada Vodemaccum IC (Data bookc IC).

8. State Table: Present Input State A 0 0 0 0 1 1 1 1 K-Map DA B 0 0 1 1 0 0 1 1 X 0 1 0 1 0 1 0 1 X s 1 1 A 0 0 0 1 1 0 0 1 State B 1 0 1 0 1 0 1 0 Y 0 0 0 0 0 0 0 1 Next output A 1 DA= AB’X’+BX K-MAP DB 1 A 1 X s B 1 1 DB=X’ K-MAP output(Y) B X s 1 B A Y=ABX .

Gambar Rangkaian: 9. output dari Flip-Flop pada bit dengan level yang lebih rendah menjadi input dari Fip-Flop pada bit berlevel lebih tinggi. Serangkaian flip-flop yang dihubungkan secara seri dengan cara output flip-flop yang pertama menjadi input FF yang berikutnya. Pada Ripple Counter. Dengan kata lain. Counter yang terdiri dari beberapa Flip-Flop pada bit di-cascadekan. Ripple Counter yang juga sering disebut asyncronous counter adalah :    Counter yang tersusun atas flip flop yang dhubungkan secara seri dan pemicunya tergantung dari flip flop sebelumnya. . input clock dari masing-masing Flip-Flop berasal dari output Flipflop yang lain. kemudian menjalar sampai flip-flop MSB-nya.

Syncronous Counter adalah output flip-flop yang digunakan bergulingan secara serempak.. Oleh karena itu. BCD Ripple Counter mengikuti urutan dari 10 state dan kembali ke 0 setelah sampai ke 9.10. Menghubungkan komplemen dari output dari register geser terakhir untuk input dan beredar aliran yang diikuti oleh angka nol di sekitar ring. 0. pola berulang adalah: 0000. 0.111.000 .. 1100. 1110. Yang dimaksud dengan Johnson Counter (Ring Counter kembar) adalah digunakan untuk mendeteksi jumlah dering dan penentuan memori yang digunakan. Gambar rangkaian BCD Ripple Counter: U3 SET Count J Q Q1 1 CLK K RESET ~Q JK_FF U1 SET J CLK K RESET ~Q Q Q2 JK_FF U2 SET J CLK Q 6 Q4 9 4 3 K RESET ~Q JK_FF 7 U4 U5 8 AND2 J CLK K RESET ~Q SET Q 5 Q8 JK_FF Logic 1 11.001. 1111. Hal ini disebabkan karena masing-masing flip-flop tersebut dikendalikan secara serempak oleh satu sinyal clock. 1000.. 0. Sebagai contoh. dengan nilai-nilai register awal 0000. Urutan state dari BCD Counter diatur oleh kode biner yang digunakan untuk merepresentasikan angka desimal. Counter ini harus punya minimal 4 flip-flop untuk merepresentasikan tiap bilangan desimal karena sebuah bilangan desimal paling sedikit direpresentasikan dengan 4 bit.synchronous counter sering juga disebut pararel counter.011. dalam sebuah 4-mendaftar counter. 12. . 0.

Characteristic Table T C Q(t+1) 0 0 0 1 1 0 1 1 Q(t) Q'(t) 1 0 b. a. T C x Output 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 1 1 1 0 0 0 1 1 0 1 .13.

Excitation Table Q(t) Q(t+1) T C 0 0 0 0 1 1 0 0 1 1 0 1 0 0 1 1 0 1 1 0 x x 1 0 14. State Table Present Input Next Output .1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 Maka K-Map: C 0 1 0 1 T 1 1 0 0 x Equation : F= C’x + x’(T C) c.

State D1 0 0 0 0 1 1 1 1 D2 0 0 1 1 0 0 1 1 x 0 1 0 1 0 1 0 1 State D1 0 0 1 0 1 1 1 1 D2 0 1 1 1 0 0 1 0 z 0 1 0 0 0 0 1 0 State Diagram 0/0 0/0 1/0 0/0 0/1 00 1/1 01 10 1/0 1/0 11 15. State Table KEADAAN SEKARANG KEADAAN SEBELUMNYA R=0 Q1(n-1) 0 0 1 1 Q0(n-1) 0 1 0 1 Q1(n) X 1 0 1 Q0(n) X 1 1 0 Q1(n) 0 1 0 X R=1 Q0(n) 1 0 0 X .

Excitation table KEADAAN INPUT SEBELUMNYA R 0 0 0 0 1 1 1 1 Q1n-1 0 0 1 1 0 0 1 1 Q0n-1 0 1 0 1 0 1 0 1 SEKARANG Q1n X 1 0 1 0 1 0 X Q0n X 1 1 0 1 0 0 X D1 X 1 0 1 0 1 0 X FLIP-FLOP D0 X 1 1 0 1 0 0 X KEADAAN KEADAAN INPUT X 1 0 1 0 X 0 1 X 1 1 0 0 X 1 0 D1 = R’ Q’1n-1 + Q0n-1 D2 = R’ Q’1n-1 + R’ Q’0n-1 + Q’1n-1 Q’0n-1 .

LEMBAR PENGESAHAN PRAKTIKUM SISTEM DIGITAL 2009-2010 MODUL 2 PENJELASAN KONSEP RANGKAIAN SEQUENSIAL SINKRON Kelompok 70 Azhar Zakkie Mashudi Faizah Alkaff Rachmad Nafisholeh 5109100060 5109100065 5109100130 Asisten: Pranesti Novitasari 5106100076 .