UJIAN AKHIR SEMESTER PEREKONOMIAN INDONESIA

“PERAN PEMERINTAH DALAM PERKEMBANGAN EKONOMI KREATIF DI INDONESIA”

talenta dan keterampilan serta ide-ide terbarukan.5%). Kemudian diprediksikan gelombang keempat adalah gelombang ekonomi kreatif dengan berorientasi pada ide dan gagasan kreatif. Alvin Toffler (1980) dalam teorinya telah melakukan pembagian gelombang peradaban ekonomi kedalam tiga gelombang. sektor pengangkutan dan komunikasi (542 triliun atau 6. Kedua.7%). Di Indonesia sendiri ekonomi kreatif menyumbang Rp 574 triliun atau berkontribusi 7% terhadap produk ekonomi bruto tahun 2012. 1|Page . Gelombang pertama adalah gelombang ekonomi pertanian. Ketiga adalah gelombang ekonomi informasi. ekonomi kreatif yang dipresentasikan melalui industri kreatif yang bermodalkan ide-ide kreatif. Sumbangan ekonomi kreatif terhadap perekonomian nasional bisa dibilang sangat signifikan hal ini bisa dilihat dari kontribusinya terhadap produk nasional bruto yang terbesar ke lima. gas. dan jasa keuangan (555 triliun atau 6. dan air bersih (62. dari era pertanian ke era industri dan informasi. dan sektor listrik.BAB I PENDAHULUAN Struktur perekonomian dunia terus mengalami transformasi dengan cepat seiring dengan pertumbuhan ekonomi. Dalam beberapa tahun terakhir ini. Pencapaian ini meningkat 21. industri kreatif telah banyak dikembangkan di muka bumi ini. Bahkan. telah menjadi penopang perekonomian suatu negara. Melihat besarnya kontribusi dan potensi yang masih bisa dikembangkan dari ekonomi kreatif maka sudah seharusnyalah pemerintah menyediakan kemudahan bagi masyarakat yang ingin ikut aktif dalam ekonomi kreatif ini. real estate. gelombang ekonomi industri. Lebih besar dari sektor keuangan. Kontribusi positif dari keberadaan industri kreatif terhadap posisi perekonomian nasional juga telah dirasakan Indonesia. Kehadiran gelombang ekonomi kreatif kini sudah menjadi kenyataan.35% dibanding tahun 2010 yang sebesar 473 triliun.13 triliun atau 0. dari yang tadinya berbasis sumber daya alam (SDA) sekarang menjadi berbasis SDM.7%).

keterampilan. pemerintah telah melakukan langkahlangkah sebagai berikut: 1. dan fotografi. Terbitnya Instruksi Presiden nomor 6 tahun 2009 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif Salah satu langkah awal yang dilakukan pemerintah dalam menyambut era ekonomi kreatif adalah mempersiapkan landasan hukumnya. 4) kerajinan. 3) pasar seni dan barang antik. dan strategi sebagaimana tercantum dalam Instruksi Presiden ini. 8) permainan interaktif. 6) fashion (mode). 2) arsitektur. 2|Page . 11) penerbitan dan percetakan. video. Bupati.BAB II PEMBAHASAN Dalam menghadapi era ekonomi kreatif ini. Dalam Instruksi Presiden ini juga memuat 14 jenis ekonomi kreatif yang harus didukung pengembangannya yaitu: 1) periklanan. 9) musik. dengan sasaran. Instruksi Presiden nomor 6 tahun 2009 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif ini memuat instruksi Presiden kepada para menteri. arah. yakni pengembangan kegiatan ekonomi berdasarkan pada kreativitas. 10) seni pertunjukan. dan bakat individu untuk menciptakan daya kreasi dan daya cipta individu yang bernilai ekonomis dan berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat Indonesia. kepala Lembaga Pemerintah Non Departemen (LPND). dan Walikota seluruh Indonesia untuk mendukung kebijakan Pengembangan Ekonomi Kreatif tahun 2009-2015. Gubernur. 7) film. 5) desain.

2) mengembangkan ekonomi kreatif yang dapat menciptakan nilai tambah. Tim ini wajib melaporkan hasil pelaksanaan Instruksi Presiden ini kepada Presiden melalui Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat setiap 6 (enam) bulan. 3) mengembangkan sumber daya pariwisata dan ekonomi kreatif secara berkualitas. berdaya saing. dan berkelanjutan serta mampu mendorong pembangunan daerah. Pembentukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) secara resmi telah terbentuk pada tanggal 21 Desember 2011 berdasarkan Peraturan Presiden nomor 92 tahun 2011. atau sewaktu-waktu jika diminta Presiden.12) layanan komputer dan piranti lunak. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memiliki visi untuk mewujudkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia dengan menggerakkan kepariwisataan dan ekonomi kreatif. Dalam mengembangkan ekonomi kreatif. 2. Selain itu dalam Instruksi Presiden ini juga memuat perintah untuk membentuk Tim Koordinasi Pengembangan Ekonomi Kreatif yang bertugas melakukan koordinasi penyusunan dan pelaksanaan Rencana Aksi Pengembangan Ekonomi Kreatif Tahun 2009-2015 dan pelaksanaan program Tahun Indonesia Kreatif 2009. dan 14) riset dan pengembangan. Kemenparekraf memiliki 4 misi utama. mengembangkan potensi seni dan budaya Indonesia. dan 4) menciptakan tata pemerintahan yang responsif. Kemenparekraf akan mengembangkan 15 subsektor industri kreatif yang dikelompokkan menjadi 9 kelompok Introduksi sektor ekonomi kreatif sesuai dengan pembagian tugas serta fungsi unit kerja dalam Kemenparekraf. transparan dan akuntabel. yaitu: 3|Page . yaitu: 1) Mengembangkan kepariwisataan berkelas dunia. 13) radio dan televisi. Untuk dapat mewujudkan visi ini. serta mendorong pembangunan daerah.

seni lukis. dan arsitektur kota. 2) pengembangan industri kreatif. meliputi: film layar lebar. 4) pengingkatan akses pasar bagi pelaku kreatif. meliputi konten: permainan interaktif. meliputi: tari. dan Iptek. meliputi: arsitektur bangunan. dan seni grafis. 8) industri musik. Direktorat 4|Page . fotografi. Dalam pelaksanaan teknis kegiatannya. periklanan. meliputi: 1) pengembangan sumber daya dan teknologi. dari 5 pejabat teknis eselon 1 (Direktorat Jendral) di lingkungan Kemenparekraf terdapat 2 Direktorat Jenderal yang bertanggungjawab terhadap pengembangan ekonomi kreatif yaitu Direktorat Jenderal Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya dan Direktorat Jenderal Ekonomi Kreatif Berbasis Media. 7) seni rupa. sastra. meliputi: desain komunikasi visual. web dan mobile. 3) media konten. film iklan. kriya. teater. 3. interior. dan aksesoris. meliputi: busana. Pengembangan ekonomi kreatif akan difokuskan kepada penguatan pasar domestik dan inisiasi pengembangan pasar luar negeri dengan fokus pengembangan pada 5 aspek pengembangan ekonomi kreatif. dan musik. 5) perfilman. seni patung. meliputi: seni instalasi. tulisan fiksi dan nonfiksi. dan 9) kuliner sebagai bagian dari pariwisata. 3) peningkatan akses pembiayaan bagi pelaku kreatif. audio dan video. 6) seni pertunjukan. 4) fesyen. dan 5) penguatan institusi yang terkait dengan ekonomi kreatif. video. desain produk. dan film TV. film animasi. desain kemasan. desain grafis. alas kaki.1) desain. Rencana Pemberian Insentif Pajak pada Industri Kreatif Direktorat Jendral Pajak Kementerian Keuangan merencanakan akan memberikan insentif pajak pada Industri Kreatif agar dapat bertumbuh. lansekap. 2) arsitektur. Desain. animasi dan komik. seni keramik. dan desain industri.

Melihat karakter sebagian besar industri kreatif yang berbentuk Usaha Kecil Menengah (UKM) dan informal. Pemberian insentif dapat diartikan sebagai sebuah bentuk dorongan atau rangsangan yang umumnya berasal dari faktor eksternal (dalam hal ini pemerintah) yang dilakukan untuk mempengaruhi atau memotivasi individu atau kelompok (industri kreatif) melakukan suatu perubahan tertentu. dan mengekang anggaran. telepon). dan infrastruktur (misal: jalan raya. Upaya mempercepat pertumbuhan 5|Page . Penurunan suku bunga dilakukan pemerintah pada Oktober-November 2011 untuk menjaga pertumbuhan kredit usaha. yaitu: insentif moneter. Meskipun insentif adalah sebuah bentuk bantuan tapi tetap harus diteliti dengan baik penerapannya agar tepat sasaran. pelayanan. Insentif moneter adalah semua insentif yang terkait perbankan seperti penurunan suku bunga dan keringanan pinjaman bank. insentif fiskal. insentif pajak. Satu jenis insentif lain adalah insentif non fiskal. listrik. 56. pemberian insentif ini juga diharapkan meningkatkan penerimaan negara. dan subsidi. Hasil penelitian menunjukkan di negara berkembang pemberian insentif seperti pajak untuk investasi harus selektif karena sangat mahal dan dapat menciptakan distori dalam sistem perpajakan.Jendral Pajak akan melakukan kajian pada tahun 2012 agar insentif ini dapat diberikan. Insentif fiskal dalam beberapa tahun terakhir gencar dilancarkan pemerintah untuk mengantisipasi krisis ekonomi global. Contoh keringanan pinjaman bank adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang memberikan pinjaman modal tanpa agunan.4 Triliun untuk keringanan pajak dan kepabeanan serta Rp 17 Triliun untuk subsidi dan peningkatan belanja negara untuk dunia usaha. lokasi. Insentif non fiskal adalah insentif yang berbentuk fasilitas baik fisik maupun non fisik. seperti keamanan. Contohnya adalah insentif bea masuk dan bea keluar. dan non fiskal. Pada tahun 2009. Bagi pemerintah. Jenis-jenis insentif ini memiliki beberapa versi namum pemerintah biasanya memberikan 3 jenis insentif. insentif fiskal diberikan sebesar Rp. mengurangi penerimaan pajak. diperkirakan potensi yang belum bayar pajak dari industri kreatif ini cukup tinggi yaitu 10% dari total penerimaan negara dari perpajakan. Insentif fiskal adalah pemanfaatan pengeluaran dan pendapatan negara untuk mempengaruhi keadaan ekonomi.

kebijakan pemerintah dalam menyambut era ekonomi kreatif masih mempunyai beberapa kekurangan. Belum terdapat insentif yang jelas bagi pelaku ekonomi kreatif Insentif-insentif yang akan diberikan pada pelaku ekonomi kreatif yang dibahas pada poin 3 langkah pemerintah di atas masih berupa rencana. Namun seperti pepatah “tak ada gading yang tak retak”. Berikut ini contoh beberapa Negara yang telah memberkan insentif bagi ekonomi kreatif: 1) China Kota Zhengzhou di Cina memberikan insentif ekspor dengan memberikan hibah kepada perusahaan dengan nilai ekspor tertentu setiap tahunnya.usaha bisa jadi malah memperlambat pembangunan ekonomi secara keseluruhan. yaitu: 1. bahkan Indonesia saat ini telah dibanjiri produk animasi dari Malaysia seperti Upin dan Ipin. Pada Agustus 2011 lalu pemerintah menyatakan akan mengeluarkan 2 skema insentif pajak. Hal ini dikarenakan di beberapa Negara sudah memberikan insentif yang jelas bagi pelaku ekonomi kreatif. 6|Page . Contohnya anak-anak Indonesia saat ini sangat menggemari acara animasi dari luar negeri.5% dan UKM yang akan dikenakan pajak 3% yang merupakan akumulasi dari Pajak Penghasilan (PPh) 2% dan PPn 1%. Diperlukan keseriusan dalam melakukan kajian pemberian insentif di industri kreatif dengan 14 subsektornya yang memiliki karakter unik masing-masing. Selain potongan pajak. yaitu untuk UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang akan dikenakan Pajak Pertambahan nilai (PPn) hanya sebesar 0. Selain itu sejak tahun 2006 China memberikan insentif non fiscal terhadap industri anaimasi bebentuk insentif pemberian slot tayang di TV nasional yaitu larangan animasi luar negeri ditayangkan di televisi pada pukul 5 sore sampai 8 malam yang bertujuan untuk membantu industri animasi lokal. Di Indonesia saat ini bentuk insentif yang paling dekat untuk industri kreatif adalah insentif pajak UKM. Bila dibandingkan dengan beberapa Negara lain Indonesia bisa dikatakan sudah terlambat. bentuk dukungan terhadap usaha kreatif misalnya adalah insentif ekspor.

sehingga sudah seharusnya data tentang ekonomi kreatif selalu diupdate. Dan sayangnya tampaknya pemerintah Indonesia belum terlalu menyadari hal tersebut. sangat sedikit data dan informasi yang bisa diperoleh tentang ekonomi dan industri kreatif. Selain itu pemerintah Malaysia juga menarik lahirnya perusahaan dan inovasi baru dengan menawarkan sewa lahan dan tempat usaha yang murah. Bantuan ini diberikan pada industri kreatif dengan kepemilikan minimal 50% oleh warga Negara Malaysia. dan komersialisasi teknologi 4) Singapura Singapura lewat Media Development Authority (MDA) memberikan insentif fiskal dan non fiskal dengan menawarkan hibah SGD 50. berbagai program seperti mentoring. dan biaya operasional untuk proyek-proyek animasi dan game. 3) Malaysia Sejak tahun 2009 pemerintah Malaysia telah menyediakan pinjaman ringan bagi pihak yang terlibat secara langsung dalam ekonomi kreatif. Sedangkan ekonomi kreatif merupakan ekonomi yang dinamis dan sangat dipengaruhi oleh kemampuan informasi dan telekomunikasi. networking peneliti dan pengusaha. pelatihan.budpar. Peluang yang ditawarkan Singapura ini tidak hanya berlaku untuk perusahaan lokal mereka tetapi juga perusahaan asing. tempat. ketika kita membuka www.2) Amerika Serikat Pemerintah Amerika Serikat memberikan insentif fiskal untuk subsektor industri kreatif berbentuk sistem pre sale untuk pembiayaan film di Amerika Serikat yang menjual hak distribusi film kepada distributor sebelum film itu diproduksi dengan jaminan skenario film dan para pemerannya. 2. Hal paling sederhana.id yang merupakan situs resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. 7|Page .go. Masih kurangnya sarana informasi bagi pelaku ekonomi kreatif Selain permasalahan modal umumnya pelaku usaha industri kreatif sulit berkembang karena kurangnya informasi.000.

Belum terdapat insentif yang jelas bagi pelaku ekonomi kreatif 2. Terbitnya Instruksi Presiden nomor 6 tahun 2009 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif 2. Rencana Pemberian Insentif Pajak pada Industri Kreatif Sedangkan kendala dalam pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia adalah: 1.BAB III PENUTUP Dari penjelasan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa pemerintah telah melakukan langkah-langkah pengembangan ekonomi kreatif sebagai berikut: 1. Pembentukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 3. Masih kurangnya sarana informasi bagi pelaku ekonomi kreatif 8|Page .