Soal sumatif 1 modul sel dan genetka 1.

Luka pada lutut tersebut mengeluarkan darah,hal tersebut membuktikan bahwa A. Semua lapisan kulit mengandung pembuluh darah B. Lapisan epidermis dan dermis mengandung pembuluh darah C. Lapisan dermis dan hypodermis mengandung pembuluh darah D. Lapisan epidermis den hypodermis mengandung pembuluh darah E. Hanya lapisan epidermis yang mengandung pembuluh darah 2. Berikut ini merupakan lapisan bertanduk di kulit adlah A. Stratum basalis, spinosum, papilladhermis B. Spinosum, granulosum, reticular dhermis C. Lusidum, reticular dhermis, palilar dhermis, D. Granulosum, lusidum, korneum E. Korneum, lusidum, hipodhermis Epidhermis dilihat di mikroskop berwarna kemerahan karena A. Ada pembuluh darah B. Warna dasarnya merah C. Cahaya mikroskop berlebih D. Akibat pewarnaan E. Mikroskop tanpa filter Kaki adi mempunyai rangka tulang bersifat keras karena A. Banyak lamella pada osteoid B. Susunan simetris kanal harvers kanal flokmel C. Kandungan serat kolagen tinggi D. Banyak kanalikuli E. Metrics mengandung banyak kalsium Diskus interkalaris sebenarnya adlah A. Tautan antar otot jantung B. Jaringan ikat yang melapisi otot jantung C. Lurik lurik otot jantung D. Miofobril pada otot jantung Nodus A. B. C. D. E. ranvier pada hakikatnya Bagian pangkal akson Bagian terminal akson Bagian akson tanpa RE kasar Akson tanpa selubung myelin Akson tanpa sinap

3.

4.

5.

7.

8.

Modifikasi epitel yang dapat bergerak? A. Silia usus B. Silia ovarium C. Silia trakea D. Mikrofili usus

E.

Mikrofili ovarium

9. Frekuensi kelainan rangkai X dominan pada perempuan lebih rendah dari laki laki sebab,laki laki hanya memiliki satu kromosom X sedangkan perempuan dua kromosom X 10. Laki-laki lebih sering terkena buta warna hijau atau merah SEBAB buta warna penyakit terpaut kromosom X-dominan 11. Anak perempuan normal dengan ayah ibu buta warna menikah dengan anak laki-laki normal: anaknya : 1. Semua anak lelaki buta warna 2. 50% anak lelaki buta warna 3. Semua anak perempuan normal 4. 25% anak perempuan buta warna 12. Frekuensi genotif buta warna pada laki laki 0,01 frukuensi pada masyarakat hanya A. Frekuensel genotif laki laki 0,01 B. Frekuensi genotif perempuan 0,0001 C. Frekuensi geneotif laki laki lebih besar dari perempuan D. Frekuensi heterozigot 0,001 Pewarisan yang merupakan non mendelian 1. Terkait sex 2. Epistaksis 3. Autosom 4. Epigenetic

13.

14. Barr body akan tampak jika terdapat lebih dari satu kromosom X sebab menurut hipotesis lion kromosom X yang tidak aktif akan menggumpal dan membentuk barr body 16. Suatu gen yang member effect lebih dari satu kharakteristik disebut A. Epigenetic B. Polygenic C. Ephistasis D. Penetrasi E. Pleutrophy Cirri pewarisan sifat gen resesif A. Jumlah sama pada perempuan dan laki laki B. Orang tua normal C. Tidak terjadi tiap generasi D. Anak dapat terkena kelianan yang sama Penyakit yang disebabkan oleh kelainan jumlah kromosom adlah 1. Sindrom klinerfelter 2. Sindrom cri du chat 3. Sindrom turner 4. Thalasemia

17.

18.

19. 20.

Cika irlia azahra Eksperimen mengenai heredity dilakukan oleh A. Misselsoa & stahel B. Hersi dan case C. Mendel D. Watson dan crick E. Bukan salah satu diatas Della masyandara Nukleosida terdiri dari 1. Pentose 2. Phospat 3. Nukleotida 4. Protein RNA berperan penting dalam sintesa protein 1. mRNA 2. tRNA 3. rRNA 4. SnRNA

21. 22.

23.

24. Ramgkaian gula phospat merupakan tulang punggung DNA gugus phospat mengikat gugus gula atom C ke A. 1, 2 B. 1,4 C. 2,4 D. 3,5 25. Dari mikroba berikut yang tidak temaksd eukariot A. Plasmodium Falsiparum B. Laktococcos lactis C. Taksoplasma gondis D. Aspergilus fumigatus Yang termasuk cirri-ciri sel prokariot A. Plasmodium Falsiparum B. Laktococcos lactis C. Taksoplasma gondis D. Aspergilus fumigatus Yang tidak termaksud ciri prokariot,adalah A. Punya system oferon B. MRNA policistronis C. MRNA monocistronis D. Punya kromosom tunggal

26.

27.

28. Dari golongan mikroba berikut yang hingga saat ini belum diketahui menjadi pathogen pada manusia adalah A. Archabaktaria B. Eubaktaria C. Protista D. Fungi 29. Yang tidak temaksud gram virus,adalah A. Dinding sel B. Flagel C. Pewarna D. Pepti glodikan Cirri cirri bakteri gram positif A. Lapisan peptidoglikan tpis B. Setelah proses peawarnaan terlihat bewarna merah atau pink C. Memiliki membran luar D. Lapisan peptidoglikan menebal Dalam susunan modern virus diklasifikaskan berdasarkan A. Fungsi B. Struktur C. DNA, RNA atau bentuk D. Jenis virus Secara umum virus mempunyai strukrtur terdiri dari komponen berikut , kecuali A. Kapsid B. Stealth tail C. Asam nuklead D. Kapsomer Penicillin adalah jenis biotika golongan β lactan bekerja sebagai anti bacteria dengan A. Menghambat proses oksidasi sel B. Menghambat proses pembentukan peptidoglikan C. Menghambat proses replikasi kromoson pada bakteri D. Menghambat kerja ribosom pada translasi Dalam cara kerja beta laktam penisilin berikatan dengan PBP.PBP adalah A. Penisilin bentuk protein B. Peptidoglikan dinding protein C. Penisilin dinding polisakarida D. Penisilin dinding protease Sel pada adaptife immune system A. Sel epitel B. Protein plasma C. Makrofage D. Sel plasma

30.

31.

32.

33.

34.

35.

E. 36.

Neutrophil

Sel dalam innate imun system A. Sel TH1 B. Sel b C. Sel Plasma D. Sel NK E. Sel TH2 Molekul innate imun system A. Antibody B. Antigen C. Komplemen D. Imunoglobin E. Gamaglobin Selain terdapat di adaptif imun system A. Sel PMN B. Sel plasma C. Granulosit D. Limfosit E. Kufer sel Molekul dalam adaptive A. Antibody B. Antigen C. Deferon D. Komplemen Mebran attack kompleks dihasilkan dari A. Sitokin B. Komplemen C. Kolektin D. Pentraksin E. defens pernyataan manakah yang termaksud karakteristik inate imun A. dapat memproduksi antibody yang bersifat spesifik B. mempunyai sitem memori dalam mengenali pathogen C. mampu mengeliminasi sebagian besar pathogen D. tak berperan dalam memicu radang atau inflamasi E. memerlukan aktifasi limfosit Yang bukan merupakan kemampuan antibody, kecuali A. Berkatan dengan antigen B. Menginaktivasi pathogen C. Melisiskan pathogen

37.

38.

39.

40.

41.

42.

D. E. 43. 44.

Menetralisis toksik Mengopsionasi pathogen

Fungsi sel T-Helper Kelenjar limfoid sel T diproduksi,dmna? A. Malginal sinus B. aferen limfotik vessel C. Medulla sinus D. Everens limfotik vesel

45. Leukosit berada dalam pembuluh darah setelah tidak menjumpai adanya pathogen maka akan mengalami proses : apoptosis 46. Sel yang berperan utama pada proses inflamasi A. Sel B dan sel T B. Netrofil dan makrofag C. Sel TH1 dan sel TH2 D. Sel Plasma dan sel TH1 E. Sel Plasma dan sel TH2 47. Naifelimfosit berkembang berploriferasi menjadi besar Limfoblas 49. Dari lima tipe immunoglobulin yang berbentuk penyamer adlah A. Ig A B. Ig G C. Ig D D. Ig M E. Ig E Membrane attack complex merupakan suatu jenjang proses dari a. C b. Defensin c. Cytokine d. Pentaxin Dari lima tipe immunoglobin yang berbentuk dimer adalah Ig A Ig G Ig D Ig M Ig E

50.

51. a. b. c. d. e.

52. Yang bukan komponen transduksi sinyal kaskade A. Reseptor B. Enzim C. Hormone

D. E. 53. A. B. C. D. E. 54. A. B. C. D. E. 55. A. B. C. D. 56. A. B. C. D. E. 57. A. B. C. D. E. 58. A. B. C. D. E. 59. A. B. C. D.

Ligan DNA atau RNA Reseptor dalam tranduksi sinyal terdapat dalam Membrane sel,sitoplasma ,lisosom Membrane sel,sitoplasma,nucleus Membrane sel,nucleus,lisosom Sitoplasma,nucleus,lisosom Mitokondria,lisosom,nukleus Pernyataan dibawah ini yang salah mengenai reseptor membrane Tidak mengaktifkan protein G Mwngaktifkan adinilat siklase Mengaktifkan inositol Rendah antisiklase dan ligan Ikatan reseptor hormone terjadi cepat dan reversible Tranduksi sinyal pada biosintetis protein terjadi pada organel apa Nuleus Mitokondria Golgi RE Terjadi kompleks hormone dan reseptor membrane terikat melalui ikatan Peptide Hydrogen Glikosidik Kofalen Fander walls Fungsi adenilat siklase Mengaktifasi protein G Mengkatalis pembentukan cAMP Menghidrolisis kanal ion Ca Mengaktivasi hidrolisis fosfotidil ionositol Menginaktivasi protein G Terjadi kompleks hormone dan reseptor membrane terikat melalui ikatan Peptide Hydrogen Glikosidik Kofalen Fander walls Pada sebagian organisme mitosis terjadi tanpa sitokinesis ini akan menyebabkan Sel akan memiliki lebih dari satu nucleus Sel luar biasa kecil Sel tidak mempunyai nucleus Pengerusakan kromosom

E. 60. A. B. C. D. E. 63. A. B. C. D. E. 64. A. B. C. D. E.

Siklus tidak mengalami fase S Pembelahan sel gamet melalui fase mitotic meiosis menghasilkan sel anakan Haploid Diploid Tetraploid Heksomer Triploid Cairan interistial mengandung Ion NA, Cl, K, Ca, dan bikarbonat O2 dan CO2 Glukosa , asam lemak, asam amino, hrmone Sisa metabolism sel yang perlu dibuang Semua benar Pernyataan yang benar mengenai homeostasis A B Sifat dinamis , bukan statis Semua organel dan sel bekerja sama untuk mempertahankan homeostasis Semua benar

65. Pernyataan yang benar ,mengenai system saraf kecuali A. Seluruh reseptor motorik terletaj di seluruh tubuh B. System saraf pusat terdiri dari otak, batang otak, medulla spinalis C. Reseptor sensorik mendeteksi keaadan unterbal dan eksternal tubuh D. System saraf terdiri dari SSS, SSP, SSM E. Otak menyimpan dan mengolah serta menentukan respon tubuh terhadap rangsangan yang diterima 66. A. B. C. D. E. System pengendalian fungsi tubuh terselenggara oleh adanya system control Intra sel secara genetis Intra organ, yang mengendalikan fungsi bagian-bagian organ Intra system, yang mengendalikan fungsi organ-organ Terpadu antar system Semua benar

67. Komunikasi antar sel yang zat kimia perantara (chemical messenger) nya tidak memasuki cairan ekstraseluler A. Neural B. Autkrin C. Endokrin D. Gap junction E. Tight junction 69. Organel apa yang dibentuk bukan dari system membrane A. RE B. Golgi

C. D. E. 70. A. B. C. D. E. 71. A. B. C. D. E. 72. A. B. C. D. E. 73. 74. A. B. C. D. E. 75. A. B. C. D.

Lisosom Nucleus Peroksisom Organel sel yang membentuk labirin yang memenuhi hampir seluruh sel adalah RE Apparatus golgi Ribosom Lisosom peroksisom Yang membuat sel mempunyai bentuk Sitoskeleton Nucleus Membrane Sitosplasma peroksisom Tempat respirasi seluler Ribosome Mitokondria Badan golgi RE Lisosom Organel sel yang ,engubah H2O2 adalah Peroksisom Organel yang paling mencolok dalam sitoplasma Membrane Mitokondria RE Sitoplasma Nucleus Diantara nucleus dan membrane plasma Sitoplasma Endoplasma Apparatus golgi Lamina

76. Kematian sel secara fisiologi atau terpogram adalah A. Nekrosis B. Apoptosis 77. Berikut ini factor eksternal yang mempengaruhi mitosis antara lain A. Suhu B. Jenis sel C. Matriks sel

D. E. 79. A. B. C. D. E. 80. A. B. C. D. E. 81. A. B. C. D. E. 82. A. B. C. D. E. 83. A. B. C. D. E. 84. A. B. C. D. E.

Pelekatan sel Kepadatan koloni sel Sedangkan proses distribusi pada metaphase ditandai dengan Kromosom terlihat pendek dan tebal Kromosom menyebar ke perifer Kromosom bergerak kea rah ekuator Kinotokor melekatkan diri pada benang2 spindel Kinotokor menempel pada dinding Pada proses pembelaan mitotic mieotik sel anak menghasilkan Diploid Haploid Tetraploid Hexaploid Tentaploid Mitosis menghasilkan jumlah kromosom manusia 46 23 40 20 16 Pembelahan sel sel germinal menghasilkan Dua sel haploid Dua sel diploid Empat sel kelamin haploid Empat sel kelamin diploid Satu sel tetraploid Apa yang dimaksud dengan kromosom iso Kromosom dari sel kanker Kromosom yang tidak mempunyai sentromer Kromosom dengan pembelahan sentromer abnormal Kromosom dengan banyak sentromer Kromosom diploid Siklus sel tanpa fase G menghasilkan Nucleus lebih dari satu Sel berukuran lebih besar Pengerusakan kromosom Sel menjadi setengah kali ukuran awal Sel tidak memiliki nucleus

85. Pernyataan berikut tidak tepat tentang membrane sel: A. Berfungsi mengatur perpindahan sel ion ke sitosol dan organel serta ke sel lain

B. C. D. E. 86. 87. A. B. C. D. E.

Menghubungkan antara sel-sel lain mmebentuk membrane junction Mendeteksi kehadiran peranta kimiawi yang ada di sitosol Menghubungkan sel-sel dengan matriks selulernya Membrane sel tersusun atas lapisan ganda fosfolipid Sri damayanti Salah satu dari struktur dari GAP jangtion yaitu memiliki membrane protein Claudin Ocludin Coneksin Integran chedrin

88. Berikut ini penghubung antar sel yang paling sederhana dan memiliki protein silindris, sehingga memungkinkan pergerakan antar sitososol dengan bebas adlah A. Desmosom B. Veccel adition C. Gap junction D. Tight junction E. Hemidesmosom 89. A. B. C. D. E. Jangtion yang ada pada selaput berin diotak adalah Desmosom Veccel adition Gap junction Tight junction Hemidesmosom

90. Yang memiliki kemampuan mengikat sel satu dengan yang lainnya dan sangat kuat sehingga tidak ada perusakan sel saat perenggangan jaringan namun masih memungkinkan adanya perpindahan materi diantara sel A. Desmosom B. Vocal adhesi C. Gap junction D. Tight junction E. Hemodesmosom 91. sel A. B. C. D. 92. A. B. C. D. Bentuk komunikasi antar sel yang membutuhkan kontak langsung pada permukaan membrane cAMPS parakrin autokrin neuronhormon komunikasi apa dalam tubuh yang paling jauh apokrin autokrin parakrin neuron

E. 93. A. B. C. D. 94. 1. 2. 3. 4. 95. 1. 2. 3. 4. 96. A. B. C. D.

hormon Sitoskeleton berperan dalam Gerakan sel Transport intra sel dari organel Penentuan bentuk sel Pembentukan flagel Sitoskeleton tebentuk dari 3 protein: Mikrotubul Filament intermediet Aktin Histon Yang termasuk dalam kelompok filament intermediet adalah Keratin Tubulin Fimentin miosin Yang termasuk kelompok microtubule lamin keratin neuron tubulin

98. Mikrotubul dinamik mengalami polarisasi dan depolarisasi sebab mikrotubul digunakan untuk kontraksi otot 99. Ujung negative mikrotubul melekat pada sentromer sebab sentromer merupakan bagian kromosom