BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Tarekat adalah salah satu bentuk kelanjutan usaha para sufi terdahulu dalam menyebarluaskan tasawuf sesuai pemahamannya. Dalam ilmu tasawuf disebut thuruqas sufiyah. Secara umum tujuan tasawuf adalah mendekatkan diri kepada Allah melalui persucian jiwa. Ajaran tasawuf yang harus diamalkan dalam bimbingan seorang guru, itulah yang disebut Tarekat. Dengan kata lain dapat dirumuskan bahwa tasawuf adalah seperangkat ilmu mendekatkan diri kepada Allah. Sedangkan tarekat adalah suatu sistem untuk mendekatkan diri kepada Allah yang salah satu unsur pokoknya adalah ilmu tasawuf. 1.2. Rumusan Masalah Pada makalah dijelaskan mengenai Asal Usul Tarekat (awal mula terbentuknya tarekat), Pengertian Tarekat (menurut bahasa serta pengertian dalam ilmu tasawuf), Tujuan Tarekat, Tarekat yang berkembang di Indonesia, TokohTokoh Tarekat, dan Konsep-konsep ajaran tarekat. Selanjutnya juga menyertakan hadits dan beberapa Ayat Al-qur‟an yang menjadi landasan tarekat. 1.3. Tujuan Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk menyelesaikan tugas mata kuliah Akhlak mengenai Tarekat, sekaligus untuk memperluas wawasan penyusun serta pembaca khususnya mengenai Tarekat. Semoga dengan diselesaikannya makalah ini dapat bermanfaat kepada para pembaca untuk menambah pengetahuan agar bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, serta menambah semangat umat muslim untuk selalu mengeksplorasi serta meningkatkan ilmu pengetahuan mengenai Akhlak.

1

1 Tarekat adalah jalan yang ditempuh para sufi dan dapat digambarkan sebagai jalan yang berpangkal dari syariat.BAB II ISI 2.Al-Munjid fi Al-Lughat wa Al-Alam. (2) metode.3 Mengenai pengertian diatas Asy-Syekh Muhammad Amin Al-Kurdiy mengemukakan tiga macam definisi. menyatakan bahwa tarekat berasal dari kata tariqah yaitu jalan yang harus ditempuh oleh seorang calon sufi dalam tujuannya berada sedekat mungkin dengan Allah. pendidikan mistik merupakan cabang dari jalan utama yang terdiri dari hukum illahi. Ter Supadri Djoko Darmono. “Tarekat adalah mengamalkan syariat. tongkat payung (amud al-mizallah). pengalam mistik tak mungkin di peroleh bila perintah syariat yang mengikat itu tidak ditaati terlebih dahuulu dengan seksama.66 2 . 1975.hlm.465 Annemarie Schimel. tempat berpijak bagi setiap muslim. Jakarta : Pustaka Firdaus 3 Ensiklopedia Islam Jilid 5. Tak mungkin ada anak jalan tanpa ada jalan utama tempat berpangkal. Sebab jalan utama disebut syar‟. (6) tiang tempat berteduh. aliran. terkemuka dari kaum (syarif al-qaum) dan (8) goresan/garis pada sesuatu (al-khathth fi asy-syay). Beirut: Dar A-Masyrik. dkk. dari Mystical Dimension Of Islam. sistem (al-uslub).. (3) mazhab. sedangkan anak jalan disebut thariq. melaksanakan bebab ibadah (dengan tekun) dan menjauhkan diri dari sikap mempermudah ibadah yang sebenarnya memang tidak boleh dipermudah. (5) pohon kurma yang tinggi (an-nakhlah aththawillah). (4) keadaan (al-halal). Sementara itu Harun Nasution. cara (al-kaifiyah). kata turunan ini menunnjukan bahwa menurut anggapan para sufi. Dimensi Mistik dalam Islam. (7) yang mulia. Thariqh kemudian mengandung arti 1 2 Luis Makluf. hlm. 2 Dengan kata lain tarekat adalah perjalanan seorang salik (pengikut tarekat) menuju Tuhan dengan cara mensucikan diri atau perjalanan yang harus ditempuh oleh seseorang untuk mendekatkan diri sedekat mungkin kepada Tuhan.1 Definisi Tarekat Tarekat berasal dari bahasa Arab “tharikah” jamaknya “taraiq” secara etimologis berarti (1) jalan. haluan (al-mazhab).1896.

metode. ataukhanaqah. 3 . berkesimpulan bahwa istilah tarekat mempunyai dua pengertian: pertama. 1994. istilah ini pun sering dipakai untuk mengacu pada organisasi yang menyatukan pengikut-pengikut jalan tertentu.akhwal. salah seorang peneliti tasawuf di berapa negara muslim. Dengan demikian tarekat memiliki dua pengertian. tarekat merupakan pendidikan kerohanian yang sering dilakukan oleh orang-orang yang menempuh kehidupan tasawuf untuk mencapai suatu tingkatan kerohanian.UI Press: Jakarta Martin Van Bruinessen. Tarekat Naqsabandiyah di Indonesia. dan bentuk dzikir masing-masing. Tiap tarekat mempunyai syekh. pengertian dan definisi ini menonjol ketika abad ke-9 Masehi. lalu mengamalkan aliran aliran tersebut bersama dengan murid-muridnya.organisasi (tarekat). Jilid II. yang disebut al-maqamat dan al. Dalam perkumpulan itulah seorang syekh yang menganut suatu tarekat yang dianutnya. Di timur tengah istilah ta‟ifah terkadang lebih disukai untuk organisasi sehingga lebih mudah membedakan antara yang satu dengan yang lain. Makananya yang asli merupakan paduan yang khas dari doktrin. tarekat sebagai persaudaraan kaum sufi (sufi brotherhood) yang ditandai dengan adanya lembaga formal. dan ritual. paling tidak dipakai untuk dua hal yang secara konseptual berbeda. 4 5 Harun Nasution. ribatah.4 Sejalan dengan ini maka Martin Van Bruinessen menyatakan istilah tarekat . Mizan : Bandung. upacara ritual. pertama tarekat berarti metode pemberian bimbingan spiritual kepada individu dalam mengarahkan kehidupannya menuju kedekatan diri dengan Tuhan.Massignon. Pengertian ini menonjol sekitar abad ke-9 dan ke-10 Masehi. tarekat merupakan perkumpulan yang didirikan menurut aturan yang telah dibuat oleh seorang syekh yang menganut suatu aliran tertentu. Kedua. seperti zawiyah. Akan tetapi di indonesia kata tarekat mengacu pada keduanya. Akan tetapi.5 L. Islam ditinjau dari berbagia speknya. Kedua.

2. akan tetapi untuk memasuki dunia sufi dan tasawuf yaitu memerlukan suatu cara atau jalan untuk dapat mencapai tujuan utama yang ingin dicapai oleh seseorang dalam lapangan tasawuf. Mengamati dan berusaha semaksimal mungkin untuk mengikuti jejak dan melaksanakan perintah guru.2 Asal Usul Tarekat Pada mulanya Tarekat yang berkembang di masyarakat itu belum ada dalam agama Islam. selanjutnya pada setiap tarikat syekh itu sangat kuat hubungannya dengan muridnya. dimana mereka harus memiliki syaratsyarat sebagai berikut : 1. Sedangakan tempat latihan disebut ribath atau zawiyah atau taqiyah dan dalam bahasa Persia disebut khahaqah. Pada pemberian nama pada suatu kelompok Tarekat dan suatu ajaran tertentu dan dalam cara member latihan selalu dinisbahkan kepada nama dari seorang Syekh yang di anggap mempunyai otoritas tertentu dan berpengalaman khusus. Wakil nya dipanggil dengan khalifah. Hasil pengaaman dari seorang sufi yang diikuti oleh para murid ari gurunya merupakan dasar dari rumusan Tarekat yang menjurus juga pada tujuan untuk lebih mendekatkan diri kepad Allah. Selanjutnya dalam hubungan murid dengan gurunya pada umumnya kelompaok terekat menamai gurunya sebagai muisyid atau syekh. Dari syarat-syarat diatas dapat dilihat bahwa tujuan yang sebenarnya dari tarikat adalah agar para pengikut yang tergabung didalamnya dapat berada sedekat 4 . Mengekang hawa nafsu agar terhindar dari kesalahan yang dapat menodai amal. dan sejumlah murid nya disebut Khalid. Tidak mencari-cari keinginan dalam beramal agar tercapai kesempurnaan yang hakiki 4. Dalam perkembangannya digunakan sebagai nama kelompok mereka yang menjadi pengikut bagi seorang Syekh yang mempunyai pengalaman tertentu bagaimana cara mendekatkan diri kepada Allah dan cara memberikan tuntunan kepada para muridnya. 3. Berbuat dan mengisi waktu seefisien mungkin dan dengan segalawirid dan do‟a guna permantapan serta mengkhususkan dalam mencapai maqmat yang lebiih tinggi 5. Mempelajari ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan syariat 2.

5. Ahmad Al-Badawi pendiri tarekat Bandawiyah terkenal dengan sifat penyayang dan lemah lembutya. Baha ad-Din Al-Magsyabandi. Ahmad Al-Rivai pendiri tarekat Rafaiyah terkenal dengan keramat-keramat dan ketinggian fatwanya. pendiri tarekat Magsyabandiyah ini terkenal dengan keahliannya melukis. hakikat kehidupan dan terlempar dalam lautan kesatuan “fana dan baqa”. Abu Al-Hasan Al-Sazili pendiri tarekat saziliyah terkenal dengan kekuatan ilmu dan wirid-wiridnya. oleh karena itu harus diikuti pula pokok ajarannya. Setiap tokoh sufi yang mengembangkan ajarannya sesuai dengan tuntunan dan metode pengajaran yang disampaikannya. Syekh Al-Akbar pendiri tarekat Akbariyah terkenal dengan kearifan dan kebijaksanaannya. Berfungsi sebagai kontrol diri. 5. Menari yaitu gerak yang dilakukan untuk mengiringi wiris-wirid dan bacaan tertentu untuk menimbulkan kekhidmatan. dan irama tertentu. antara lalin : 1. 2. 7. yaitu mengucapkan tahlil dengan bilangan. Al-Qadir Al-Jailani. Muzik. yaitu : 1. gaya. 3. Ratib. 6. maka semakin hari terikat tersebut berkembang terus sesuai dengan jumlah mereka yang sampai derajat khalifah. Menuntut ilmu untuk menegakkan perintah 5 . yaitu selalu mengingat kepada Allah. Zikir.mungkin dengan kepada Tuhan sesuai dengan bimbingan dari guru. Tarikat yang terkenal dan keunggulan masing-masing tokohnya antara lain : 1. Jala Al-Rumi seorang sufi terkenal dengan sifat-sifat cinta dan kerinduannya. 2. Ibrahim Al-Dasuqi pendiri trekat dasuqiyah terkenal dengan sifat pemurah dan penyayang. 3. Selanjutnya dalam setiap tarekat ad alia dasar ajaran yang harus dimiliki penganutnya. Bernafas yaitu mengatur cara bernafas saat melakukan zikir. pendiri tarekat qadriyah terkenal dengan kekuatan ma‟rifah dan kekuatan membantu kepada me‟rifah imbad. Abd. 4. yaitu dalam membacakan wirid-wirid dan syair-syair tertentu diiringi oleh bunyi-bunyian seperti memukul rebana. 8. gerak. 4.

2. 5. Adab yang harus dimiliki oleh murid-murid ada 5. Kepribadian yang disenangi. 2. Menjauhi larangan syekh meskipun disenanginya. Manusia dan semua yang ada di muka bumi adalah milik Allah semata dan kepadaNya lah semua akan kembali. Ilmu yang betul. 2. 4. Manjaga kehormatan syekh baik dihadapan maupun dibelakang syekh diwaktu hidup atau sesudah matinya. Disamping itu setiap tarekat mengharuskan memilih murid-murinya memiliki 5 syarat pula yaitu : 1. Mempunyai pendangan yang menyelamatkan. 3. Semua dasar dari tuntutan hidup adalah berdasarkan ajaran Rasulullah dan berusaha meningkatkan akhlak yang hina dan rendah. Perasaan yang tajam. Mengikuti setiap perintah syekh meskipun bertentangan dengan pendapatnya. Cita-cita yang tinggi. 5. 3. Menegakkan hak-hak sedapat mungkin dengan tidak bersia-sia. Menyerahkan hawa nafsu emosional menurut kehendak tuhan yang dijiskan dalam Alquran. disamping itu terdapat pua pokok-pokok ajaran secara khusus pada masing-masing tarekat untuk membedakan antara tarikat yang satu dengan yang lain. 5. yaitu : 1. 4. Mengenyampingkan akalnya. 3. ilmunya dan kepemimpinannya kecuali dalm halhal yang sesuai dengan perintah syekhnya. Mengisi waktu dengan wirid-wirid untuk selalu menghadirkan Tuhan dlam hati. Ahli ma‟rifat mengenal Tuhan sebagaiantara manusia dan tuhan tidak ada perantara dengan demikian seolah-olah dia mampu berkomunikasi langsung.2. tarikat pada mulanya 6 . 3. Cinta kepada syekh dan persaudaraan untuk mendapatkan penglihatan yang tajam. Al-Junaid membatasi tingkah laku ahlu ma‟rifat kedalam 4 perkara. Mencurigai diri dari segala sesuatu agar dapat keluar dari hawa nafsu. Tarikat mempunyai hubungan yang substansial dan fungsional dengan tasawuf. 4. yaitu : 1. Demikian pokok-pokok ajaran yang dimiliki oleh setiap tarekat. Meninggalkan rukhsan dan takwil untuk memelihara keutamaan. 4.

6 Jalan dalam tarekat itu antara lain terus-menerus berada dalam zikir atau ingat terus kepada Tuhan. dan dikerjakan oleh sahabat-sahabatnya. Bina Ilmu : Jakarta. dll. Kelompok ini kemudian menjadi lembaga-lembaga yang mengumpul dan mengikat sejumlah pengikut dengan aturan-aturan sebagaimana disebutkan di atas. Dengan kata lain. tarikat adalah tasawuf yang melembaga. Hlm 57 7 . tarikat yang mempunyai cabang dari Naqsyabandyah antara lain tarikat Khalidiyah.3 Tujuan Tarekat Tarekat adalah jalan atau petunjuk dalam melakukan sesutu ibadah sesuai dengan agarna yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. tarikat ini menyebar ke Turki. Mujaddiyah. Di Indonesia. Ahsaniyah. Persia. Kunci memahai Ilmu Tasawuf. Dan terus-menerus menghindarkan diri dari sesuatu yang melupakan Tuhan. Muradiyah. India dan Indonesia dengan nama baru sesuai dengan pendirinya di kawasan setempat. kapan dan tarikat mana yang mula-mula timbul sebagi lembaga. Pada umumnya tarikat yang berkembang di Persia menganut paham tasawuf Abu Yazid yang lahir di Taifun.berarti tata cara untuk mendekatkan diri kepada Allah dan digunakan unutuk kelompok yang mengikuti seorang syekh. Dalam perkembangan selanjutnya. 2. sedangkan tarikat yang berkembang di Mesopotamia berakar kepada tasawuf Junaid Al-Baqdadi. 6 Mustafa Zahri. membersihkan diri dari sifat-sifat tercela dan mengisinya dengan sifat-sifat yang terpuji dan memperbanyak dikir dengan penuh ikhlas semata-mata untuk mengharapkan bertemu dengan dan bersatu secara ruhiyah dengan tuhan. Namun perkembangan nyata keberadaan tarikat adalah sekitar abad ke-XII di dua daerah basis yaitu di Khurasan atau Persia dan Mesopotamia atau Irak. Tarikat yang bermunculan di daerah Khurasan menganut paham Abu Yazid. tabiin secara berantai sampai pada masa kita ini. Dilihat dari sisi historis nya. Lebih khusus lagi tarekat dikalangan sufiyah berarti sistem dalam rangka mengadakan latihan jiwa. Dengan demikian tasawuf adalah usaha mendekatkan diri kepada Allah. sulit diketahui karena tiadanya artifak sejaraha yang jelas. 1995.

Naskah asli manaqib ditulis dalam bahasa arab. Yaitu Tarekat Qadriyah. hlm. bertepatan dengan 7 8 7 Hamka mengatakan bahwa diantara makhluk dan khalik itu ada perjalan hidup yang harus Harun Nasution.8 Dengan memperhatikan berbagai pendapat tersebut diatas. sampai ke pulau Jawa. perubahan tasawuf ke dalam tarekat sebagai lembaga dapat dilihat dari keseorangannya yang kemudian berkembang menjadi tarekat yang lengkap dengan symbol-simbol dan unsurnya sebagaimana disebutkan diatas. Tasawuf perkembangan dan Pemurniannya. Tarekat Qadriyah didirikan oleh syaikh Abdul Qadir Jaelani (1077-1166) dan ia sering disebut Al-Jilli. Meninggal di Umn Abidah pada tanggal 22 jumaidil awal tahun 578 H. Al-Hadad. ditempuh. berisi riwayat hidup dan pengalaman Sufi Abdul Qadir Jaelani sebanyak 40 episode. kiranya dapat diketahui bahwa yang dimaksud dengan tarekat adalah jalan yang bersifat spiritual bagi seorang sufi yang didalamnya berisi amalan ibadah dan lainnya bertemakan menyebut nama Allah dan sifat-sifatnya disertai penghayatan yang mendalam. Tarekat ini banyak tersebar di daerah timur. Naqsyabandiyah. 1984. 104. Sammaniyah. Falsafah dan Mitisisme dalam Islam.Harun nasution mengatakan tarekat ialah jalan yang harus di tempuh oleh seorang sufi dalam tujuan berada sedekat mungkin dengan tuhan. inilah yang kita katakan tarekat. tarekat ini merupakan kelanjutan dari pengikut-pengikut Sufi yang terdahulu. Bulan Bintang : Jakarta Hamka. Amalan dalam tarekat ini ditujukan untuk memperoleh hubungan sedekat mungkin (secara rohaniah) dengan Tuhan. Nama lengkapnya adalah Ahmad bin Abbas.4 Tarekat Di Indonesia Sebagai bentuk tasawuf yang melembaga. Manaqib ini dibaca dengan tujuan agar mendapatkan berkah dengan sebab keramatnya. 1963. Khalwatiyh. 8 . bertepatan pada tanggal 23 September tahun 1106 M. Pustaka Panjimas : Jakarta. Rifaiyah. dan Tarekat Khalidiyah. Pengaruh Tarekat ini cukup banyak meresap di hati masyarakat yang dituturkan lewat bacaan manaqib pada acara-acara tertentu. Dan ada pula yang mengatakan bahwa Ia meninggal pada bulan rajab tahun 512 H. Dari beberapa aliran Tarekat terdapat sekurang-kurangnya tujuh aliran Tarekat yang berkembang di Indonesia. 2. Selanjutnya Tarekat Rifa‟iyah didirikan oleh Syekh Rifa‟i. tiongkok.

Ciri tarekat ini adalah penggunaan tabuhan rebana dalam wiridnya. lawwamah. 9 . Tarekat ini banyak tersebar luas di Aceh dan Mempunyai pengaruh yang dalam di daerah ini. menukar akal basyariyah dengan akal robaniyah. Tarekat khalwatiyah ini mulamula tersiar di Banten oleh Syekh Yusuf Al-Khalwalti Al-Makasari pada masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa. Untuk membawa jiwa dari tingkat yang rendah ke tingkat yang lebih tinggi melalui tujuh tingkat. juga terkenal dengan nama ratib saman yang hanya mempergunakan kata “hu” yang artinya dia Allah. dimungkinkan karena suluk dari tarekat ini sangat sederhana dalam pelaksanaannya. Selanjutnya tarekat Khalwatiyah didirikan oleh Zahiruddin (w. beriman hanya kepada Allah dengan tujuan tulus Ikhlas. permainan debus ini berkembang pula di daerah Sunda khususnya Banten. Tarekat ini banyak dibawa oleh Syekh Ismai Al-Khalidi Al-Kurdi. radhiyah. mulhammah. Sumatera Barat. Ciri tarekat ini zikirnya dengan suara keras dan melengking. Di Jakarta Tarekat ini juga sangat besar pengaruhnya. yaitu menikam diri dengan sepotong senjata tajam yang diiringi zikir-zikir tertentu. Adapun Tarekat Naqsyabandi didirikan oleh Muhammad bin Bahauddin AlUwaisi Al-Bukhari (727-791). Selanjutnya Tarekat Samaniyah didirikan oleh Syekh Saman yang meninggal dalam tahun 1720 di Madina. Di daerah Palembang orang banyak yang membaca riwayat Syekh Saman sebagai tawasul untuk mendapatkan berkah. Ia bisa disebut Naqsyabandi di ambil dari kata Naqsyabandi yang berarti lukisan. tepatnya di daerah Minangkabau. juga di Palembang dan daerah lainnya di Sumatera. karena is ahli dalam memberikan lukisan kehidupan yang gaib-gaib. Tarekat ini banyak pengikutnya di Indonesia. khususnya ketika mengucapkan lafadz Lailaha Illallah. sehingga dikenal dengan sebutan tarekat Naqsyabandiyah Al-Khalidiyah. yang diikuti dengan tarian dan permainan debus. Jawa. Jawa Barat. Sulawesi dan daerah lainnya. 1397 M) di khurasan dan merupakan cabang dari tarekat Suhrawardi yang didirikan oleh Abdul Qadir Suhrawardi yang meninggal tahun 1167 M. muthmainnah. Syekh Saman ini juga mengajarkan agar mencintai dunia. Amalan Tarekat ini tidak banyak dijelaskan cirri-cirinya. di Qaryah Hasan. terutama di daerah pinggiran kota. Tarekat ini banyak tersebar di Sumatera Barat. Tarekat ini banyak tersebar di daerah Aceh. yaitu peningkatan dari nafsu amarah.bulan November tahun 1118 M.

Selanjutnya Tarekat Khalidiyah merupakan salah satu cabang dari tarekat Naqsyabandiyah di Turki yang berdiri pada abad ke 19. Ajaran ini tampaknya menyelewengkan umat islam dari jalan yang harus ditempuhnya. adab suluk. 2.mardiyah. tetapi juga mengikuti kegiatan politik. bahkan dipuja dan diagung-agungkan setelah kematiannya. Pokok-pokok ini dibangun oleh syekh Sulaiman Zahdi Al-Khalidi. “dunia ini adalah bangkai maka yang mengejar dunia ini adalah anjing”. tasawuf dalam tarekat. Indonesia. 5 safar tahun 1044 H. Akan tetapi pada saat-saat itu telah terjadi penyelewengan dalam tarekat-tarekat. Bahkan tentara itu juga menjadi anggota tarekat. Disamping itu tarekat pada umumnya hanya berorientasi akhirat. Tarekat keagamaan meluaskan pengaruh dan organisasinya keseluruh pelosok negeri menguasai masyarakat melalui suatu jenjang yang terancang dengan baik. tidak mementingkan dunia. Hijaz. Adapun tarekat Al-Haddad didirikan oleh Sayyid Abdullah bin Alwi bin Muhammad Al-Haddad.5 Pengaruh Tarekat di Dunia Islam Dalam perkembangannya tarekat-tarekat itu bukan hanya memusatkan perhatian pada tasawuf ajaran-ajaran gurunya. sebuah kota yang terletak di Hadramaut pada malam senin. Demikian juga sifat tawakal. di antaranya kitab yang berjudul Nashaihud Diniyah (Nasehat-Nasehat Agama). dan nafsu kailah. Afrika timur. dan lain-lain. Dan Al-Mu‟awanah fi suluk Thariq Akhirah (pendukung mencapai hidup di Akhirat) Tarekat AlHaddad Banyak dikenal di hadramaut. menunggu 10 . Tarekat ini berisi tentang adab zikir. Ia banyak mengarang kitab-kitab dalam ilmu tasawuf. tentang ribath dan beberapa fatwa pendek dari Syekh Sulaiman Al-Zahdi Al-Khalidi mengenai beberapa persoalan yang diterima dari bermacam-macam daerah. India. Setiap desa atau kelompok desa ada wali lokalnya yang didukung dan dimuliakan sepanjang hidupnya. Tarekat memengaruhi dunia islam mula abad ke-13 kedudukan tarekat saat itu sama dengan partai politik. Ia pencipta Ratib Haddad dan ia dianggap sebagai salah seorang Wali Qutub dan Arifin dalam ilmu Tasawuf. dan memberikan otomomi kedaerahan seluas-luasnya. Tarekat ini banyak berkembang di Indonesia. Ia lahir di Tarim. tarekat mengandungkan banyak beribadah saja dan jangan mengikuti dunia ini karena anggapan. tentang saik dan maqamnya.

Pada umumnya tarekat yang berkembang di Persia menganut paham tasawuf Abu Yazid Al-Bustami Al-Taifuriyah di Taifur. karena tarekat ini memiliki pasukan komando sebagai kekuatan inti kerajaan Turki Osmani. 1335) dalam perkembangan selanjutnya tarekat ini menyeber ke Turki. Oleh karena itu pada abad ke-19 timbul pemikiran yang sinis terhadap tarekat. 1335). Pendapat ini dipandang cukup beralasan. Pada Abad ke 12 itu di Khurosan berdiri tarekat Yasaviyah yang dipelopori oleh Ahmad Al-Yasavi (w. dll. Banyak orang yang menentang dan meninggalkan tarekat ini. tetapi juga membawa kemunduran bagi umat islam. 11 . India dan Indonesia dengan nama baru sesuai dengan pendirinya di kawasan setempat. Namun perkembangan nyata keberadaan tarekat adalah sekitar abad ke XII di dua daerah basis. Al-Muradiyah.apa saja yang akan datang. Al-khalidiyah. qadha dan qadar yang sejalan denga faham Asy‟ariyah. yang disebut “Jenissari” tarekat Naqsyabandiyah adalah salah satu tarekat Khawajaganiyah yang didirikan oleh Muhammad Bahauddin Al- Naqsyaband Al-Awisi Al-Bukhari (w. karena tarekat ini menganut paham tasawuf Abu Yazid Al-Bustami Al-Taifuriyah. Tarekat yang bermunculan di Khurosan beraliran tasawuf Abu Yazid Al-Bustami Altaifuriyah. Para pembaharu dalam dunia islam melihat bahwa tarekat bukan hanya mencemarkan paham tauhid. sedangkan tarekat yang berkembang di Mesopatamia berakar pada tasawuf Junaid Al-Baghdudi. 2. kapan dan tarekat mana yang mula-mula timbul sebagai lembaga. sulit diketahui karena tiadanya artifack sejarah yang jelas dari beberapa literatur yang dirujuk. yaitu di khurosan (Persia) dan Mesopatamia (Irak). Saniyah. Tarekat ini berdiri pada abad ke IX di Persia yang mengembangkan tasawuf Abu Yazid Al-Bustami Al-taifuriyah. Al-Mujaddiyah. Tarekat Yasaviyah melebarkan sayap nya ke Turki dengan nama baru tarekat Bektashiyah di identikkan dengan nama pendirinya Muhammad Atha Bin Ibrahim Haji Bektash (w. nampaknya tarekat Taifuriyah adalah tarekat tertua. Di Indonesia tarekat ini yang merupakan cabang dari Naqsyabandiyah.6 Tokoh-Tokoh Tarekat Dilihat dari sisi historisnya. suatu desa yang terletak di khurasan Persia atau Iran. 1169) dan tarekat Khawajaganiyah yang didirikan oleh Abdul Khaliq Al-Ghafdawani (1220). Tarekat ini cukup populer di masa kekuasaan Sultan Murad I.

Tarekat Rifaiyah yang dirintis oleh Ahmud Ibnu Ali Ar-Rifai (w. Karena setiap tokoh Sufi mengembangkan ajarannya sesuai dengan tuntunan dan metode pengajaran yang disampaikannya. 1775) tarekat ini disebut tarekat Hafniyah. Abu Al-Hasan Al-Sazili. terkenal dengan keahliannya melukiskan hakikat kehidupan dan terlempar pada lautan kesatuan. 3. 5. Ahmad Al-Badawi pendiri Tarekat Badawiyah terkenal dengan sikap penyayang dan lemah lembutnya. Abd. Ibrahim Al-Dasuqi pendiri Tarekat Dasuqiyah terkenal dengan sifat-sifat pemurah dan penyayangnya. Al-Qadir Al-Jailani. terkenal dengan kekuatan ma‟rifah dan kekuatan membantu Ma‟rifah Imbad. 4. 860) tarekat Qadariyah masuk kawasan India atas jasa Muhammad Al-Ghawt dengan mendirikan tarekat Ghawthiyah sekitar tahun 1917. pendiri Tarekat Naqsyabandiyah. Namun diantara tarekat itu yang paling terkenal dan keunggulan masing-masing tokohnya antara lain : 1. tarekat yang berasal dari rumpun Mesopatamia – Irak Anutannya berakar pada tasawuf Abdul Kasim AlJunaidi yang meninggal sekitar tahun 910 atau menganut paham tasawuf Abdul Qadir Al-Jailani (w. 1258).Di kawasan mesir tarekat didirikan oleh Muhammad Ibnu Abdul Karim AsSammani (w. 1078) tarekat suhrawardiyah yang dirintis oleh abu Hafs As Suhrawardi (w 1234) Tarekat Kubrawiyah yang dipelopori Najamud bin Kobra (w 1221) dan tarekat Maulawiyah yang didirikan oleh Jalaluddin Al-Romi (w. 1182). tarekat Faridiyah yang mengilhami lahirnya tarekat Sanusiah dan Idrisiyah di kawasan Afrika Utara adalah tarekat yang masuk rumpun Qadriyah yang berakar pada Tasawuf Dzu an Nun Al-Mishiri (w. 1273) adalah tarekat-tarekat besar yang mengacu pada Tasawuf Al-Junaidi. fana‟ dan baqa‟. 12 . Tarekat Qadriyah yang dibangun oleh Muhyidin Abdul Qadir Al-Jailani di Irak melebarkan ajaran tasawufnya melalui tarekat Syadziliyah yang didirikan oleh Nuruddin AsShadzili (w. Bahauddin Al-Naqsyabandi. maka semakin Tarekat tersebut berkembang terus sesuai dengan jumlah mereka yang mencapai derajat Khalifah (Mursyid). pendiri Tarekat Saliyah terkenal dengan kekuatan ilmu dan wirid-wiridnya. 6. Ahmad Al-Rifa‟I pendiri tarekat Rifaiyah terkenal dengan keramat-keramat dan ketinggian fatwa-fatwanya. 2. pendiri tarekat Qadiriyah.

Tarekat ini merupakan cabang Suhrawardi. Allah dari semua tingkat lhatifah sebanyak sebelas ribu. Tahiruddin. Syekh Al-Akbar. kasih pada fakir miskin. seorang sufi terkenal dengan sifat-sifat nya cinta dan kerinduannya. Rabithah Rabithah secara harfiyah berarti ikatan. mengerjakan dzikir pada tujuh lhatifahd dengan membaca nama Allah. 13 . Rabithah menurut ahli tarekat dibagi dua yaitu : Rabithah yang dilarang oleh syara‟ dan Rabithah yang dibenarkan oleh syara‟. yakni ikatan yang mengikat sesuatu dengan sesuatu yang lain. Allah. untuk lhatifutu kulli jasud dzikir sebanyak seribu kali. menukar akal basyariyah dengan akal robaniyah. dzikri sebanyak 500 kali. Jadi jumlah dzikir Allah. pendiri Tarekat Khalwatiyah. pendiri Tarekat Akbariyah terkenal dengan kearifan dan kebijaksanaannya. Rabithah yang dilarang adalah dimana orang yang melakukan rabithah keyakinan bahwa yang menjadi rabithah tersebut dapat memberi manfaat dan madhurut secara hakiki kepadanya. beriman hanya kepada Allah dengan tulus Ikhlas. Syekh saman. 2. Untuk lhatifahul ruh dzikir sebanyak seribu kali.7. seperti halnya orang yang musyrik yang menjadikan berhala sebagai rabithah mereka untuk dekat dengan Allah. Dzikir Di dalam tarekat ini dikenal dzikir Lat ha‟if. untuk lhatifatun nafsun nathiqah dzikir sebanyak seribu kali. 10. Untuk lhatifa Qolbi.7 Konsep Ajaran Tarekat 1. pendiri Tarekat Samaniyah terkenal dengan sifat memperbanyak sholat dan zikir. jangan mencintai dunia. untuk lhatifatuh akhfa dzikir sebanyak seribu kali. Untuk tiap lat haif mempunyai ketentuan bilangan yang berbeda. 8. Jala A-Din Al-Rumi. di mana pada hakekatnya. mereka meyakini bahwa berhalaberhala tersebut dapat member manfaat dan mudharat pada mereka. untuk lhatifatus sirri dzikir sebanyak seribu kali. 9. 2. Rabithah di kalangan para ahli tarekat diartikan sebagai suatu wasilah yang berhubungan kecintaan hati orang yang melakukan rabithah dengan yang di rabithaniyah.

Dimana didalamnya tersimpan rahasia dalam upaya efektif untuk mendekatkan diri kepada Allah swt. sebab pengharaman apa yang telah dihalalkan oleh Allah merupakan suatu pelanggaran atau dalam ungkapan AlQur‟an termasuk dalam golongan orang-orang yang melampaui batas (AlMaidah : 87) 14 . Aisyah menjawab : “yang kita makan hanya dua perkara yang hitam yaitu kurma dan air sumur”. 4. Tidak Makan Daging Tentang praktek tidak makan daging selama me9njalankan khalawat para ahli tentang tarekat mendasarkan praktek tersebut diantaranya kepada hadits yang artinya : maksudnya. menurut mereka bahwa pelarangan ini bukan pengharaman. Jadilah mereka menolak tuduhan yang mengatakan bahwa ahli tarekat telah mengharamkan sesuatu yang telah dihalalkan oleh Allah. Contoh lain 3. tetapi mengikuti jejak langkah keluarga Rasulullah saw. selama imam itu tidak melakukan sesuatu yang membatalkan shalat. Dari Aisyah bahwasanya Ia berkata kepada „Urwah: ” hai anak laki-laki saudara perempuanku. tergantung kepada kepatuhannya untuk mengikuti seluruh gerak-gerik sholat sang Imam. dimana sah tidaknya shalat makmum tergantung kepada terpenuhi atau tidaknya syarat-syarat untuk menjadi makmum. kita selama waktu dua bulan lamanya sama riyadhah tidak menjalankan api dapur”. Kemudian Urwah menyahut: ” lantas yang engkau sekalian makan dan demikian juga Rasulullah”. Hadits ini dijadikan landasan untuk tidak memakan daging selama melakukan khalawat. Suluk 40 Hari Pada hakekatnya suluk berarti “mengosongkan diri dari sifat-sifat buruk (maksiat lahir dan maksiat batin) dan mengisinya dengan sifat-sifat terpuji (taat lahir dan bathin).Adapun Rabithah yang di bolehkan syara‟ adalah rabithah yang tidak demikian seperti halnya rabithah antara seseorang makmum dengan Iman di dalam Sholat. Pelarangan ini menurut ahli tarekat bersifat sementara.

Bernafas. Tata cara pelaksanaan tarekat antara lain : a. Zikir. Muzik. menyendiri secara spiritual di tengah keramaian. yaitu mengatur cara bernafas pada waktu melakukan zikir yang tertentu.5. yaitu mengatur cara bernafas pada waktu melakukan zikir tertentu. yang rahasia. Tarekat itulah jalan yang digunakan untuk mencapai pada tujuan mengenal Allah dan mendekatkan diri kepada Allah. zikir ini berguna sebagai alat kontrol dalam hati. yaitu gerak yang dilakukan mengiringi wirid-wirid dan bacaanbacaan tertentu untuk menimbulkan kekhidmatan. asalkan manusia menempuh jalannya atau tharekatnya. yaitu ingat yang terus menerus kepada Allah dalam hati serta menyebutkan namanya dengan lisan. Ratib. Bernafas. e. akan tetapi rahasia itu telah tertutup dengan dinding-dinding yang membatasi. 6. Muzik. Tetapi rahasia itu mungkin terbuka dan dinding itu mingkin tersingkap dan manusia dapat melihat dan merasai atau berhubungan langsung dengan Allah. c. 15 . 8. b. yaitu dalam membacakan wirid-wirid dan syair tertentu diiringi dengan bunyi-bunyian (instrumentalia) seperti memukul rebana. Kaum sufi berpendapat bahwa kehidupan dan alam ini penuh dengan rahasiarahasia tersembunyi. Menari. Membaca surat Al-Fatihah dan Al-Ikhlas tiga kali. d. menjauhi sikap dan usaha mencari kenikmatan duniawi atau bersifat bendawi. dalam membacakan wirid-wirid dan syair tertentu diiringi dengan bunyi-bunyian (instrumentalia) seperti memukul rebana. ucapan dan perbuatan agar tidak menyimpang dari garis yang sudah ditetapkan Allah. keinginan dan kemewahan hidup di dunia. Uzlah. 9. adapun dinding itu adalah hawa nafsu manusia itu sendiri. Zuhd Dunia. 10. yaitu mengucap lafal la ilaha illallah dengan gaya gerak dan irama tertentu. Duduk tawadhu menghadap kiblat. 7.

namun penulis menyadari masih banyaknya kekurangan atau bahkan terdapat kesalahan di dalam makalah ini.BAB III PENUTUP 3. Karena itu dapat disimpulkan bahwa setiap tarekat itu adalah tasawuf. Jika diperhatikan tujuan tarekat persis sama dengan tujuan tasawuf. makalah ini dapat penulis selesaikan dengan sebaik mungkin.2 Saran Atas berkat rahmat Allah SWT. 3. penulis sangat mengharapkan adanya saransarang yang membangun untuk penyempurnaan makalah ini. akan tetapi untuk memasuki dunia sufi dan tashawwuf memerlukan suatu cara atau jalan untuk dapat mencapai tujuan yang utama. Sesuai dengan bimbingan seorang guru atau mursyid. Meskipun makalah ini telah tersusun dengan sistematisnya. Tarekat mempunyai tujuan agar para pengikut yang tergabung di dalamnya dapat berada sedekat mungkin bersama Allah SWT. tapi setiap tasawuf belum tentu tarekat. bedanya hanya pada tasawuf tanpa bimbingan sedangkan tarekat selalu ada syekh mursyid sebagai pembimbingnya.1 Kesimpulan Tarekat yang ada pada saat sekarang ini di dalam Islam belum ada pada mulanya berkembang di masyarakat. 16 . Di dalam pemberian nama suatu kelompok Tarekat dengan suatu ajaran tertentu dan dalam cara memberikan latihan-latihan selalu dimisbahkan kepada guru/syekh mursyid awal yang menumbuhkembangkannya. Oleh sebab itu.