You are on page 1of 26

BAB II DASAR TEORI

2.1 Pengertian Minilink Backhaul Minilink backhaul adalah suatu teknologi microwave yang dikembangkan dan digunakan untuk pengiriman data dari suatu titik ke titik yang lain. Teknologi minilink dapat diimplementasikan pada jaringan yang besar dan mendukung layanan full ip based dengan kapasitas yang besar hingga mencapai 1Gbps. Pada tugas akhir ini produk minilink yang digunakan adalah Minilink TN.

Gambar 2.1 Minilink TN Keuntungan lain dengan penggunaan teknologi Minilink adalah e isiensi biaya. !eiring bertambahnya kapasitas yang dibutuhkan oleh jaringan" maka kapasitas yang digunakan untuk hubungan backhaul juga akan bertambah besar" dengan teknologi minilink ini kapasitas dapat ditingkatkan sesuai dengan kebutuhkan hingga 1Gbps. Teknologi !#$ dan %TM juga memungkinkan untuk diterapkan pada teknologi backhaul minilink ini.

2.2

Defini i Backhaul Backhaul adalah suatu jalur atau link yang menghubungkan dari suatu

Base Station &'!( ke suatu Core Network &)N( untuk mengambil tra ik dari '! tersebut dan dihubungkan ke )N. %da beberapa jenis cara yang dapat digunakan sebagai link backhaul seperti microwave" *1" dll. %kan tetapi yang akan kita bahas pada tugas akhir ini adalah backhaul dengan menggunakan Minilink TN. %dapun keuntungan yang didapatkan bila menggunakan Minilink TN adalah+ 1. ,. .. /. High Throughput &up to 1Gbps(. Memiliki -o! yang tinggi. Mendukung teknik diversitas untuk pengirim dan penerima. Mendukung komunikasi backhaul pada teknologi ,G" .G" /G &0T*(. Backhaul yang digunakan dalam suatu perancangan memiliki beberapa topologi jaringan" seperti ring, star, dan mesh. Pada perancangan jaringan backhaul untuk mendukung jaringan 0T* ini menggunakan topologi jaringan ring. %lasannya karena topologi jaringan ring memiliki e isiensi link apabila ada suatu link yang rusak dan topologi jaringan yang paling umum digunakan untuk jaringan backhaul adalah ring.

Gambar 2.! Topologi 1aringan Backhaul

2.3

Pr"#aga i $OS %an &$OS

!. scaterring dan di raksi. 'erikut adalah parameter yang diperhitungkan untuk memenuhi kebutuhan perencanaan jaringan backhaul+ 2.#alam kondisi 02!" sinyal berjalan secara langsung dan tanpa penghalang dari pengirim ke penerima. !inyal yang tiba di penerima bisa terdiri dari beberapa komponen yaitu direct path. Pada Tugas %khir ini" perencanaan jaringan Minilink TN sebagai backhaul menggunakan propagasi 02! dalam mentransmisikan pancaran sinyal.1 Free Space Loss ()S$* Parameter ini digunakan untuk mendapatkan nilai rugi3rugi lintasan pada suatu jaringan komunikasi.!. Gambar 2.8 0og 4G$9 7 . !inyal3sinyal ini memiliki delay" atenuasi" polarisasi dan stabilitas yang berbeda terutama dibandingkan dengan sinyal direct path. multiple reflected path.' Propagasi 02! 2.8 0og #km #imana + 4rekuensi + 4rekuensi yang digunakan &G$9( # + 1arak antara pengirim dan penerima &km( . scattered energy dan diffracted propagation path.1 Perhitungan Pr"#aga i $OS $ubungan komunikasi untuk jaringan Minilink TN pada tugas akhir ini menggunakan 02! & ine of Sight(.1. 'erikut adalah rumus yang digunakan untuk mencari nilai dari 4!0+ 0p 5 6."// 7 . Tapi dalam kondisi N02!" sinyal tiba di penerima melalui pantulan.

!eperti tinggi permukaan" fresnel !one dan aktor kelengkungan bumi.. 5 1arak dari pengirim ke obstacle 5 1arak dari penerima ke obstacle Nilai dari .2* #imana + d1 d..1* Nilai dari $ atau persamaan &.1.2 Tinggi antena :ntuk mendapatkan tinggi antena" kita membutuhkan beberapa parameter tambahan. 1.0p + Total pathloss 2.. untuk menentukan total tinggi diatas permukaan laut didapat dari persamaan &. 'erikut adalah persamaan yang dapat menggambarkan nilai dari tinggi antena+ $tot 5 $ 7 $c 7 .( . T 5 4aktor kelengkungan bumi 5 Tinggi "bstacle antara pengirim dan penerima 5 1ari3jari fresnel yang digunakan 5 Total tinggi di atas permukaan laut aktor dari kelengkungan bumi didapat dari (2.!.. Tinggi permukaan ini dapat dilihat dari kontur kota 'andung menggunakan software %toll. Tinggi permukaan Permukaan laut merupakan acuan suatu tinggi antena yang ingin diterapkan.( (2. #imana + $ $c . Tinggi antena dapat diperoleh dari suatu nilai parameter kelengkungan bumi" tinggi bukit & obstacle( antara pengirim dan penerima" dan jari3jari fresnel yang akan digunakan.

$resnel !one $resnel !one adalah daerah pada suatu lintasan pada suatu transmisis gelombang yang digambarkan berbentuk elips dan menunjukan iner erensi gelombang ..'* #imana + h1 h. Gambar 2. 5 Tinggi daratan di pengirim 5 Tinggi daratan di penerima 5 1arak dari pengirim ke obstacle 5 1arak dari penerima ke obstacle .4 jika terdapat blocking.. 4 5 1arak dari pengirim ke obstacle 5 1arak dari penerima ke obstacle 5 4rekuensi yang digunakan (2.!* #imana + d1 d. d1 d.+ 4resnel <one Nilai nilai jari3jari fresnel !one dapat diperoleh dari persamaan &.#.( + (2.

5 Penguatan di antena pengirim 5 Penguatan di antena penerima 5 oss akibat kabel dari radio base station ke antena pengirim 5 oss akibat kabel dari radio base station ke antena penerima 5 oss propagasi &4!0( . :ntuk mendapatkan nilai received power" butuh beberapa parameter tambahan yang diperlukan seperti" gain antena" loss kabel" fading margin dan free space loss. 2.h= 5 Tinggi antenna di pengirim dan penerima #engan menggunakan persamaan aljabar matematika dari persamaan &.1. #alam proses perancangan jaringan backhaul Minilink kali ini" digunakan transmitted power sebesar ./( dapat diperoleh nilai tinggi antena &h=( yang diperlukan untuk merancang suatu jaringan backhaul. Nilai dari received power didapatkan dari persamaan dibawah ini+ (2.!.+* #imana + Pt= 4M Gt= Gr= 0ka 0kb 0p 5 #aya yang dikirimkan di antena pengirim 5 #aya tambahan yang disediakan untuk mengatasi 0oss akibat ading. %eceived power digunakan untuk mendapatkan nilai daya yang dapat diterima oleh pemancar di jaringan backhaul Minilink.! Transmitted Power %an Received Power Transmitted power digunakan untuk mendapatkan nilai daya pancar yang dikirim oleh suatu pengirim di jaringan backhaul Minilink.8 d'm sesuai dengan spesi ikasi perangkat yang digunakan yaitu !tarMa= /188 'ase !tation..

0* 2. .aringan $TE Perencanaan jaringan 0T* dilakukan dengan dua pendekatan yaitu berdasarkan kapasitas dan berdasarkan daerah cakupan yang nantinya digunakan sebagai parameter dalam menentukan jumlah site yang dibutuhkan agar dapat mengcover seluruh wilayah 'andung.2.'.adius sel sectoral 1.aringan Ber%a arkan 1a#a ita #alam perencanaan jaringan berdasarkan kapasitas" estimasi jumlah site yang dibutuhkan pada suatu wilayah layanan diperoleh dengan terlebih dahulu menghitung network throughput dan cell capacity dari wilayah layanan.8o (2. 'erikut persamaan yang digunakan dalam menentukan jumlah site..8o + (2. Kebutuhan jumlah site "mni&directional ' (2.* 0uas sel + (2.' Perencanaan .-* Kebutuhan jumlah site !ektoral 1./* .1 Perencanaan . Network throughput merupakan total throughput demand yang dibutuhkan untuk dapat melayani seluruh user pada wilayah layanan. Cell capacity merupakan kapasitas sistem dari sebuah cell.

atio ?8 8.. 1?88 8.@.12* 221! .>6 :plink !ession !ession #uty Time . 1/8. >.. 1?88 8. Tabel 2.' Service (odel Tra ic Parameters EoFP !ignaling 'rowsing 4TP 'earer .1"@B >.B #engan + Pn G4 Po 5 jumlah penduduk tahun ke3n 5 aktor pertumbuhan penduduk 5 jumlah penduduk tahum ke38 &.>.6 1@.@8.atio ?8 8.11* #engan + Pn 5 jumlah penduduk tahun ke3n % 5 jumlah penduduk usia produkti Dpenetrasi pengguna seluler ' 5 market share operator C ) 5 penetrasi user 0T* operator C Tabel 2.>?@?.6 1@..! #ata statistik jumlah penduduk dan penetrasi Tahun Populasi penduduk Penetrasi seluler Penetrasi 0T* Market share operator C Persamaan aktor pertumbuhan penduduk + (2.11 A@8.Network throughput diperoleh dari data statistik jumlah penduduk dan service model pada tabel dan persamaan3pesamaan berikut.>.8@ >88 1 '0*. 1B 1B 1B 1B .>.>. . 1B 1B 1B 1B 'earer ..81.8@ >88 1 '0*./ #ownlink !ession !ession #uty Time ./ A 8./ A 8.( Persamaan total target user + (2.8 ?A">B .ate .ate .

) 1>? Po 2.1'* Cell capacity diperoleh dari spesi ikasi sistem 0T* dan dengan menggunakan persamaan berikut+ (2.2 5 .8B Persamaan network throughput + (2. Kondisi propagasi gelombang dari .( Perencanaan .81.-./ 5 jumlah resource element &.aringan Ber%a arkan Daerah 5aku#an *stimasi kebutuhan site pada suatu wilayah layanan dengan metode daerah cakupan dilakukan dengan memperhatikan kemampuan suatu perangkat jaringan dalam menjangkau wilayah layanan tersebut.Persamaan throughput per service + (2.12* Persamaan single user throughput + (2.+ )eak to *verage in +nvironment M"r#h"l"g3 Peak To %verage .atio Den e 4rban /8B 4rban .*( dalam 1 ms aktor pertumbuhan penduduk 5 jumlah penduduk tahum ke38 &.1+* #engan + ).1!* #engan nilai peak to average ratio + Tabel 2.

@( berikut menunjukkan spesi ikasi perangkat jaringan 0T*.pemancar menuju penerima tidak terlepas dari pengaruh berbagai redaman yang muncul akibat kondisi lintasan yang dilalui gelombang..edaman jaringan yang direncanakan. $asil dari perhitungan ini kemudian disebut sebagai (a-imum *llowed )ath oss &M%P0(.@/. !ystem 'andwidth TM% Fnsertion 0oss :* %ntenna Gain 'ody 0oss Penetration 0oss 4ading Margin Fnter erence Margin :nit d'm d'i d' d'm d' d' d' d' d' d' d' d' d' k /. 1? ../ 8. @ 18 )omponents Parameter :* TC PowerD.' :* %ntenna Gain 4eeder 0oss :* TC Thermal Noise eN' Noise 4igure !FN. :ntuk mengetahui redaman lintasan tersebut" perencana perlu melakukan perhitungan link budget dari sistem jaringan yang direncanakan dengan mempertimbangkan sensitivitas suatu penerima dalam menerima gelombang yang dipancarkan. 8 8 31A/ .@/. Perhitungan M%P0 diperlukan untuk menentukan nilai redaman maksimum dari propagasi gelombang yang masih dii9inkan agar eNobe' dan :* masih dapat berkomunikasi dengan baik pada daerah cakupannya. / . 31A/ A 3@ >6. 1.@ 8 . !ystem 'andwidth eNode' Gain 4eeder 0oss 'ody 0oss Penetration 0oss 4ading Margin Fnter erence Margin :nit d'm d' d' d'm d' d' d' d'i d' d' d' d' d' :plink .uipment &:*(.. . 1. !ensiti itas penerima ditentukan berdasarkan tipe modulasi terburuk yang akan dijamin disisi user e.. lintasan inilah yang nantinya akan memberikan in ormasi mengenai jarak jangkau dari perangkat . .Parameter link budget 0T* #ownlin )omponents Parameter eNode ' Transmit Power eNode' Gain 4eeder 0oss Thermal Noise :* Noise 4igure !FN.edaman lintasan atau pathloss tersebut dipengaruhi oleh beberapa hal" di antaranya adalah rekuensi kerja sistem" jarak antara pemancar dan penerima" dan kondisi terrain yang dilalui oleh gelombang. 3A >6./ 1? .. Tabel 2. Tabel &. .

.P + (2.1>( dan &..1/* #ari persamaan &. . 'erdasarkan terrain" model !:F membagi . Tipe % + path loss terbesar yaitu perbukitan dengan densitas pepohonan sedang sampai tinggi.A G$9. Tipe ' + path loss pertengahan antara tipe % dan ).10* 2.1.1-* #imana + 5 :* TC power :0 D eNode' transmiter '! #0 eNode' gain feeder loss :* TC :0 D $eeder loss #0 Persamaan receiver sensitivity + (2.P( dan receiver sensitivity... jenis" yaitu + 1. Persamaan *F...sotropic %adiated )ower &*F.@ G ..>( dapat diperoleh nilai M%P0 dengan persamaan di bawah ini + (2. Stanford University Interim (S4I* Pada perencanaan ini menggunakan model propagasi !:F.>( dapat kita peroleh nilai +ffective .1@("&.. Model ini dide inisikan untuk pita rekuensi .* (2. Model ini merupakan propagasi yang dikembangkan untuk rekuensi di bawah 11 G$9. ..1A( dan tabel &.#ari tadbel &.

Terrain tipe !:F Model Parameter % ' ) Terrain type % /...22* dan persamaan (2.8 Perhitungan jarak jangkau maksimum dari suatu perangkat jaringan dengan menggunakan !:F model ini dapat dilakukan dengan menggunakan persamaan berikut + (2.22* ..A( (2.> 8.1 Terrain type ) ..88A@ 1.> Terrain type ' / 8.21* (2.88>@ 1A..> 8. Tabel 2. Tipe ) + path loss terkecil yaitu terrain rata dengan pepohonan jarang..88@ . #apat diperoleh dengan persamaan berikut"dengan subtitusi nilai parameter terrain pada tabel &.21*.22* #imana + 5 4rekuensi a&$b( 5 4aktor koreksi tinggi antena eNode' a&$r( 5 4aktor koreksi tinggi antena :* d $b $r 5 1arak antara eNode' dan :* 5 Tinggi antena eNode' 5 Tinggi antena :* :ntuk memperoleh besar aktor koreksi a&$b( dan a&$r( pada persamaan (2.

!etelah memperoleh jarak jangkau maksimum &d( dari eNode' ke :* atau sebaliknya dengan persamaan dapat pula diperoleh luas sel dengan persamaan+ (2.2'* .2!* *stimasi jumlah sel berdasarkan daerah cakupan dapat diperoleh dengan persamaan+ (2.

Gambar berikut menunjukkan diagram alir dari tahapan perencanaan tersebut.BAB III PERA&5A&GA& . 0T* dimensioning dibagi manjadi . /imensioning berdasarkan daerah cakupan wilayah melalui tahapan klasi ikasi daerah layanan" perhitungan link budget" dan penentuan jumlah site. !ecara garis besar" perencanaan jaringan meliputi tahapan3 tahapan sebagai berikut" yaitu penentuan dan analisis kondisi daerah layanan" analisis 0T* dimensioning berdasarkan kapasitas sistem dan daerah cakupan wilayah" kebutuhan perancangan jaringan 0T*" analisis perancangan jaringan backhaul Minilink" penentuan jaringan backhaul Minilink dan visualisasi hasil perancangan.1 Taha#an Perancangan .aringan #alam melakukan perencanaan jaringan telekomunikasi" tentu diperlukan adanya tahapan yang jelas dan sistematis agar perencanaan jaringan tersebut dapat berjalan dengan baik. /imensioning berdasarkan kapasitas melalui tahapan klasi ikasi service model dan estimasi jumlah user" perhitungan single user dan network throughput dan penentuan jumlah site. bagian" yaitu berdasarkan kapasitas dan daerah cakupan wilayah.ARI&GA& !. .

1 #iagram Perancangan 1aringan .Gambar !.

. Kota 'andung terletak pada ketinggian KA>?m diatas permukaan laut rata3rata &mean sea level(" dengan di daerah utara pada umumnya lebih tinggi daripada di bagian selatan.2 Anali i 1"n%i i 6ila3ah Perencanaan ini dilakukan di Hilayah Kota 'andung. Perancangan jaringan 0T* dan jaringan backhaul Minilink di Kota 'andung akan dilaksanakan pada daerah perkotaan yang dikategorikan sebagai wilayah urban. !esuai hasil pengamatan wilayah perancangan" disimpulkan bahwa kota 'andung tergolong dalam kategori urban dimana kepadatan penduduk yang cukup tinggi.?. Kota 'andung terletak antara 18AI 'ujur Timur dan >I @@J 0intang !elatan. Ketinggian di sebelah utara adalah K18@8 di atas permukaan laut" sedangkan di bagian selatan adalah K>A@ di atas permukaan laut. #engan jumlah populasi penduduk sekitar . Gambar !. Kota ini secara geogra is terletak di tengah G tengah provinsi 1awa 'arat sebagai ibu kota provinsi.8 jiwa.2 Peta Kota 'andung .!.>?@.

18( diperoleh jumlah penduduk bandung pada tahun .!.!. Metode berdasarkan kapasitas menjelaskan jumlah site yang diperlukan dalam memenuhi kebutuhan tra ik berdasarkan kapasitas sistem yang akan dirancang. jiwa.. sebanyak .8 jiwa.11( !.1 Perancangan . 'erdasarkan kenaikan jumlah penduduk setiap tahun" dapat diperoleh growth of factor sebesar 1"@B..aringan Ber%a arkan 1a#a ita #alam perencanaan jaringan ini estimasi jumlah user diambil dari jumlah penduduk kota 'andung tahun . !.81? sebesar .81?" dilakukan perhitungan jumlah user 0T* operator C tahun ./..?.. 0rowth of $actor adalah suatu nilai persentase kenaikan jumlah suatu penduduk.!. #engan menggunakan persamaan &.>1. !etelah melakukan perhitungan orecast jumlah penduduk tahun .1 1la ifika i Ser7ice M"%el !ervice model yang digunakan dalam proses perancangan jaringan ini adalah layanan EoFP" signaling" 4TP dan browsing dengan spesi ikasi sesuai dengan tabel ./.81..! Perancangan ..( . #ari layanan yang digunakan tersebut" perlu dilakukan perhitungan throughput per layanan dengan menggunakan persamaan &.. !edangkan metode berdasarkan daerah cakupan menjelaskan jumlah site yang diperlukan berdasarkan kemampuan coverage sistem.aringan $TE Perhitungan jumlah site yang dibutuhkan dapat didekati dengan menggunakan dua metode" yaitu berdasarkan kapasitas dan berdasarkan daerah cakupan.81? dengan memperhitungkan nilai penetrasi seluler" penetrasi 0T* dan market share operator C pada tabel ..1. yang disubtitusi pada persamaan &.>?@...1.

.1 Tabel !.! Total single user throughput .A..(....@ ?@.1.8 !etelah mendapatkan nilai throughput per layanan" dilakukan perhitungan single user throughput dengan menggunakan persamaan &. #alam perhitungan single user throughput membutuh beberapa parameter seperti '$!% dan penetration ratio seperti pada tabel &.@ ./ /8B @ 188B 8..atio 188B 1.2 Traffic (odel untuk 1arious +nvironment :ser 'ehavior EoFP !ignaling 'rowsing 4TP #ense :rban Penetration '$!% . :rban Penetration .@ .8B 8. / 8.sehingga diproleh nilai throughput uplink dan downlink untuk tiap layanan sesuai pada tabel .8B '$!% 1.A 61?/./ 8. !ehingga diperoleh nilai single user throughput sebagai berikut+ #engan melakukan perhitungan yang sama seperti diatas" akan didapatkan nilai total single user throughput seperti pada tabel .> ....1 @>?/..atio 188B .(.8B 188B .A..A...@ . Tabel !.. /@/A@1.1 ..? #0 Throughput ?>6....1 Throughput per 0ayanan Tra ic Parameters EoFP !ignaling 'rowsing 4TP Total :0 Throughput ?>6.A.>>. Tabel !.

886 .1'*" kemudian hasil perhitungan cell capacity dan network troughput disubtitusi ke persamaan (2.' Network Throughput Item Total Target :ser Network Throughput !.A861 4rban 4$ (1bit* 66@?.1..8>. Perhitungan Network throughput dihitung dengan menggunakan persamaan &...1.* untuk memperoleh jumlah site dengan pendekatan sektoral sehingga diperoleh hasil sperti pada tabel ..886 8.../?1 Network throughput merupakan kebutuhan throughput yang dibangkitkan pada suatu daerah layanan./ Tabel !.A@? 1.A .!..1/( #engan melakukan perhitungan yang sama untuk arah uplink" akan didapatkan network throughput seperti pada tabel . .+ Total site calculation Ftem Total Target :ser :0 &Kbit( :rban #0 &Kbit( 66@?.1.8..@ + Tabel !.2 Network Throu hput :rban :0 8..!. 6//86@ D$ (1bit* .?8 #0 8.AA 8.. >.! Menentukan 8umlah ite !ebelum menentukan jumlah site telebih dahulu dilakukan perhitungan cell capacity dengan persamaan (2.Tra ic Parameters EoFP !ignaling 'rowsing 4TP Total single user throughput !. 6.AA 8..1!*" (2.

@8 6//86@ >/A66A> /?.edaman lintasan atau path loss tersebut dipengaruhi oleh beberapa hal" di antaranya adalah rekuensi kerja sistem" jarak antara pemancar dan penerima" dan kondisi terrain yang dilalui oleh gelombang. . #engan menggunakan nilai dari paramater3parameter tersebut" maka M%P0 dari perangkat jaringan yang direncanakan dapat diketahui. :ntuk mengetahui redaman lintasan tersebut" perencana perlu melakukan perhitungan link budget dari sistem jaringan yang direncanakan dengan mempertimbangkan sensitivitas suatu penerima dalam menerima gelombang yang dipancarkan.1 Perhitungan MAP$ Perhitungan M%P0 diperlukan untuk menentukan nilai redaman maksimum dari propagasi gelombang yang masih dii9inkan agar eNode ' dan :* masih dapat berkomunikasi dengan baik pada daerah cakupannya.> menunjukkan nilai yang digunakan pada setiap parameter yang memberikan pengaruh terhadap kondisi propagasi dari gelombang yang dipancarkan oleh eNode '.P dengan lintasan inilah yang nantinya akan memberikan in ormasi mengenai jarak jangkau dari perangkat jaringan yang ...aringan Ber%a arkan Daerah 5aku#an *timasi kebutuhan site pada suatu wilayah layanan dengan metode daerah cakupan dilakukan dengan memperhatikan kemampuan suatu perangkat jaringan dalam menjangkau wilayah layanan yang direncanakan.2.1@666A> .!. Tabel .@> Perancangan . !ensitivitas penerima ini ditentukan berdasarkan tipe modulasi terburuk yang akan dijamin di sisi :*.A861 . Kondisi propagasi gelombang dari pemancar menuju penerima tidak terlepas dari pengaruh berbagai redaman yang muncul akibat kondisi lintasan yang dilalui gelombang. . $asil dari perhitungan ini kemudian disebut sebagai system gain. !..> tersebut" maka proses perhitungan M%P0 dari perangkat jaringan dapat dilakukan dengan terlebih dahulu menghitung nilai *F.!. !ehingga" jarak jangkau perangkat pun dapat diketahui. 'erdasarkan data3 data pada Tabel .Network Throughput )ell )apacity Number o !ite !..edaman direncanakan.2 .

7 1?G 8 5 /1 d'm Perhitungan %eceiver sensitivity %eceiver sensitivity 5 &31A/( 7 .1>( dan receiver sensitivity dengan persamaan (2. .persamaan &..10*. .. G / G ../ 5 3 186.@/..>( d'm G . Perhitungan %eceiver sensitivity %eceiver sensitivity 5 &31A/( 7 @ 7 &3@( 7 >6.> d' Perhitungan pada sisi downlink &#0(" yaitu perhitungan dengan arah propagasi eNode '3:*+ 1.> d'm Perhitungan (a-imum *llowed )ath oss &M%P0( :0 M%P0 5 /1 d'm G &3186.1/*" kemudian disubstitusikan ke perhitungan M%P0 dengan persamaan (2. Parameter lain yang memberikan pengaruh terhadap jarak jangkau tersebut adalah rekuensi kerja yang digunakan dan kondisi kontur dari wilayah layanan yang direpresentasikan oleh suatu model propagasi.1. G 8"@ G 1. 'eberapa parameter yang memberikan pengaruh telah dihitung pada subbab sebelumnya..6> d' !.2.P( :0 *F./> d'm Perhitungan (a-imum *llowed )ath oss &M%P0( #0 M%P0 5 @6 d'm G &318/. Perhitungan pada sisi 2plink &:0( yaitu perhitungan dengan arah propagasi :*3 eNode ' + 1..sotropic %adiated )ower &*F. G 8 G 1.?. G @ G 18 5 1./>( d'm G .arak .. Perhitungan +ffective . L ..!. .. Perhitungan +ffective .P 5 ..* dan (2..sotropic %adiated )ower &*F.angkau !ebagaimana telah dipaparkan sebelumnya bahwa jarak maksimum yang mampu dijangkau oleh perangkat jaringan ditentukan berbagai hal.2 Perhitungan . 5 1.P( #0 . #alam tugas akhir ini model propagasi yang digunakan yaitu !:F model dengan tipe terrain B" dengan pertimbangan wilayah perencanaan yang memiliki kontur rata dan memiliki sedikit pepohonan dan bangunan yang tinggi./5 3 18/. 7 &3A( 7 >6..@/..

5 1.675 * (1 + log d)] + = 85.21* dengan parameter a" b" dan c pada tabel .' = (-7. Menghitung aktor koreksi tinggi antena '! dengan persamaan (2.22* + 151.584 = 3.366) + 91.aringan Backhaul Minilink #alam proses perancangan jaringan backhaul Minilink" dibutuhkan penyesuaian dengan kapasitas jaringan 0T* di kota bandung.0347 1 + log d Log d d d !.3493 151.482 + [41.22* + #ari hasil perhitungan diatas dapat diperoleh radius &d( dengan persamaan (2.584 – 1 = 0.22* dengan terlebih dahulu memperhitungkan aktor koreksi tinggi antena '! dan !!.5 66. 'erdasarkan .Perhitungan jarak jangkau maksimum dari suatu perangkat jaringan dengan menggunakan !:F model ini dapat dilakukan dengan menggunakan persamaan (2.4653 + [41.675 * (1+log d)] = 41.584 = 1.84 km Perancangan .A + Menghitung aktor koreksi tinggi antena !! dengan persamaan (2.675 * (1 + log d) = 1..584 = 100.

1ari3jari $resnel 3one Menggunakan persamaan &../(.'. !. !.86@ Mbit... !ehingga jumlah hop yang dibutuhkan dalam proses perancangan backhaul Minilink adalah sebanyak 18 hop backhaul.@ didapatkan bahwa kebutuhan throughput untuk jaringan 0T* di kota bandung adalah sebesar 6//86@ Kbit 56//.'.( didapatkan aktor kelengkungan bumi untuk site 1/3.2.>.'.. 0angkah 3 langkah perhitungannya adalah sebagai berikut + !.1 Perhitungan Tinggi Antena Site 1'92'erdasarkan persamaan &.1 S#e ifika i Perangkat Minilink Pada perangkat Minilink yang digunakan yaitu Minilink backhaul TN dengan kapasitas sebesar 1Gbps.>" perlu dilakukan perhitungan beberapa parameter" seperti aktor kelengkungan bumi" jari3jari $resnel 3one yang akan digunakan dll.( didapatkan aktor kelengkungan bumi + . 'erikut adalah langkah perhitungan agar dapat menghasilkan tinggi antenna site 1/ ke site .> + 1.perhitungan pada tabel .86@ Mbit.. !alah satu contoh perhitungan site yang disimulasikan adalah hop 1/3. 4aktor Kelengkungan bumi Menggunakan persamaan &. 'erdasarkan analisa perancangan jaringan pada 0T*" didapatkan bahwa kebutuhan network throughput adalah sebesar 6//.1(" dapat menentukan tinggi satu antena yang akan dirancang..2 Tinggi Antena Perhitungan tinggi antena pada jaringan backhaul Minilink dapat didapat dari persamaan &...> adalah sebagai berikut+ m . Pada tinggi antenna backhaul dari site 1/ ke site .

.. .1( + #an melaui persamaan &..! )ontoh !imulasi Penempatan !ite #ari gambar tersebut" dapat diperoleh parameter3parameter penting dalam penentuan tinggi antena yaitu + d1 d.. Km 5 1arak dari penerima ke obstacle" d.. m 5 Tinggi daratan di pengirim" h1 5 1@ m 5 Tinggi daratan di penerima" h. $o h1 h. Perhitungan Tinggi %ntena #alam menentukan tinggi antena" pertama ditetapkan jarak dari transmitter ke obstacle dan receiver ke obstacle. Km 5 Tinggi obstacle yang paling tinggi" $o 5 . 5 .. 5 1A m !elanjutnya perhitungan total ketinggian diatas permukaan laut menggunakan persamaan &. 'erikut adalah contoh gambar penempatan site + Gambar !../( diperoleh tinggi antena yang akan dipasang. 5 1arak dari pengirim ke obstacle" d1 5.

Mang dipakai adalah 8.'..?. #aya kirim &Power Transmitter( 5 .>..( dan rekuensi operasi Minilink yaitu . yaitu + . $ree Space oss" yaitu loss pada propagasi yang dipengaruhi oleh jarak antar site &.! Recei7e% Signal $e7el (RS$* !etelah didapatkan tinggi antena pada satu site" maka dapat diketahui daya pada penerima sehingga dapat dijaga agar tetap berada diatas batas ambang daya terima &received sensitivity( yaitu 3181 d'm.@ G$9. 4ading Margin 5 .!0 yaitu + 1.8 d'm . %dapun perhitungan keseluruhan mengenai tinggi antena tiap site akan dibahas lebih lanjut pada 'ab / &%nalisis dan !imulasi(.. Perhitungan $ree Space oss. 0angkah menghitung daya di penerima yaitu + 1. d'Dm >. !ensitivitas penerima 5 3181 d' @. 'eberapa parameter yang diketahui pada perhitungan . Gain %ntena pengirim dan penerima identik 5 18 d' .. !.!ehingga hasil akhir yang didapatkan berupa tinggi antena yang akan diinstalasi &h=( adalah . 0oss feeder pada masing3masing site pengirim dan penerima" tergantung ketinggian antena.61 d'm /.>m pada site 1/ dan .. Perhitungan 0oss feeder pada site pengirim dan penerima" karena antenanya identik maka didapatkan + .

!elanjutnya melakukan perhitungan daya terima menggunakan persamaaan dibawah ini + #idapatkan kesimpulan bahwa daya terima sebesar &%4 Sensitivity( sehingga link budget dapat diterapkan pada perencanaan ini.. ..