I. PENDAHULUAN 1.

1 Dasar Teori Genetika sebagai ilmu yang mempelajari segala hal yang mengenai keturunan dimulai sejak purbakala, ketika para petani mengetahui bahwa hasil pertaniannya dan ternaknya dapat ditingkatkan melalui persilangan. Meskipun pengetahuan mereka masih sangat primitif namun mereka menyadari bahwa beberapa sifat yang baik pada tumbuhan dan hewan dapat diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Mereka menjalankan berbagai persilangan tanpa disadari pengetahuan karena belum di kenal adanya gen, apalagi hukum-hukum keturunan. (Suryo, 199 !. Genetika yang sesungguhnya baru dimulai pada de"ade kedua dari abad ke-19 setelah mendel menyajikan se"ara hati-hati hasil analisis beberapa per"obaan persilangan yang dibuatnya pada tamanan er"is#kapri (Pisum sativum). (Suryo, 199 !. $ohann Mendel lahir tanggal %% $uli 1&%% di kota ke"il 'ein(endorf di Silesia, )ustria. (Sekarang kota itu bernama 'rani"e wilayah *epublik +eko.! $ohann memunyai dua saudara perempuan. )yahnya adalah seorang petani. Minatnya dalam bidang hortikultura ternyata dimulai sejak dia masih ke"il. (,askah,% 1 !. 'ukum mendel - dikenal juga sebagai hukum segregasi. Selama proses meiosis berlangsung, pasangan-pasangan kromosom homolog saling berpisah dan tidak berpasangan lagi. Setiap set kromosom itu terkandung di dalam satu sel gamet. ,roses pemisahan gen se"ara bebas itu dikenal sebagai segregasi gen. .engan demikian setiap sel gamet hanya mengandung satu gen dari alelnya. ,ada waktu fertilisasi, sperma yang jumlahnya banyak bersatu se"ara a"ak dengan o/um untuk membentuk indi/idu baru. (Syamsuri, % 0!. 1ksperimen Mendel dimulai saat dia berada di biara 2runn didorong oleh keingintahuannya tentang suatu "iri tumbuhan diturunkan dari induk keturunannya. $ika misteri ini dapat dipe"ahkan, petani dapat menanam hibrida dengan hasil yang lebih besar. ,rosedur Mendel merupakan langkah yang "emerlang dibanding prosedur yang dilakukan waktu itu. Mendel sangat memperhitungkan aspek keturunan dan keturunan tersebut diteliti sebagai satu kelompok, bukan sejumlah keturunan yang istimewa. .ia juga memisahkan berbagai ma"am "iri dan meneliti satu jenis "iri saja pada waktu tertentu3 tidak memusatkan perhatian pada tumbuhan sebagai keseluruhan. .alam eksperimennya, Mendel memilih tumbuhan biasa, ka"ang polong,

. warna benih (kuning atau hijau!. Mendel menarik beberapa kesimpulan dari hasil penelitiannya. (5andri. prinsip tersebut dikenal sebagai prinsip segregasi bebas. bp. bentuk kulit biji yang matang (li"in atau bertulang!. letak bunga (tersebar atau hanya di ujung!. . dan seterusnya. satu dari sel jantan (tepung sari! dan satu dari sel betina (indung telur di dalam bunga!. (. % 0!.p (biji bulat. . 6edua informasi ini (kelak disebut plasma pembawa . warna selaput luar (berwarna atau putih!. bun"is dengan biji warna kuning disilangkan dengan biji warna hijau. (Syamsuri. . bun"is berbunga merah dengan bunga putih. b.sedangkan para peneliti lain umumnya lebih suka meneliti tumbuhan langka.. % 1 ! Mendel melakukan per"obaan selama 1% tahun. batang panjang! akan menghasilkan gamet 2. bun"is berbiji bulat disilangkan dengan bun"is berbiji keriput. Misalnya. genotype 22 dan 2b menampakkan penotipe bulat. dan panjang batang tumbuhan (tinggi atau pendek!.ia mengidentifikasi tujuh "iri berbeda yang kemudian dia teliti4 • • • • • • • bentuk benih (bundar atau keriput!.ia menyatakan bahwa setiap "iri dikendalikan oleh dua ma"am informasi. -ndi/idu yang mengandung notasi domonan-dominan atau dominan-resesif akan menampakkan fenotipe dominan.. Misalnya induk 2b akan menghasilkan gamet 2 dan b. % 9!. sedangkan genotype bb akan menampakan fenotipe keriput.rinsip ini disebut prinsip kombinasi se"ara bebas.askah. 'anya indi/idu yang mengandung notasi resesif-resesif yang menampakkan fenotipe resesif. warna kulit biji yang belum matang (hijau atau kuning!. $adi.ia menyilangkan (mengawin silang! sejenis bun"is dengan memerhatikan satu sifat beda yang menyolok. Mendel juga mengemukakan bahwa pada saat pembentukan gamet (sel kelamin! terjadi pemisahan bebas dari sifat#gen yang dikandung oleh induknya. Sedangkan induk 2b. )rtinya setiap gamet akan akan mendapatkan gen yang telah memisah se"ara a"ak. 2p.

(. masing 7 pasang atau 8 biji (7 jantan dan 7 betina! . % 1 !.ua buah stoples 2.sifat keturunan atau gen! menentukan "iri-"iri yang akan mun"ul pada keturunan.2 #ara Kerja )dapun "ara kerja dalam praktikum ini adalah4 • )mbillah model gen merah dan putih. genotype. BAHAN DAN METODE PRAKTIKUM 2.1 Ba an !an A"at Praktikum 2ahan dan alat yang digunakan dalam praktikum ini adalah4  Model gen (kan"ing genetik! % warna  . 1.askah.raktikum ini bertujuan untuk4  Men"ari angka-angka perbandingan sesuai dengan hukum mendel  Menemukan nisbah teoritis sama atau mendekati nisbah pengamatan  Memahami pengertian dominan. resesif.2 Tujuan Praktikum . fenotipe II.

.engan tanpa melihat dan sambil mengaduk#men"ampur gen-gen tersebut ambillah se"ara a"ak sebuah gen dari masing-masing stoples. HA$IL .abulasi ijiran ------------------------------------$umlah 17 1> 1% . -ni menggambarkan hasil persilangan atau 51.• • • • • • • • Sisihkan 1 pasang model gen merah dan gen putih dalam keadaan berpasangan.isahkan kembali model gen merah dan model gen putih. 0 :.asangan Merah-merah .asangan Merah-merah Merah-putih .en"atatan untuk pengambilan % :. 2ukalah pasangan gen di atas (langkah %!.utih-putih . <o 1 % 7 . III. 9akukan per"obaan serupa untuk pengambilan % :. . . . . ini misalkan pemisahan gen pada pembentukan gamet.en"atatan untuk pengambilan 0 :. 'al ini menggambarkan pemisahan gen pada pembentukan gamet 51.utih-putih . kemudian pasangkan. Selanjutnya semua model gen jantan baik merah maupun putihmasukkan ke dalam stoples jantan dan model gen betina baik merah maupun putih masukkan ke dalam stoples betina.abel 1.abel %. dan 8 :.abulasi ijiran -----------------$umlah = 9 0 . keturunan indi/idu merah dan indi/idu putih.en"atatan untuk pengambilan 8 :. 9akukan se"ara terus-menerus pengambilan model gen sampai habis dan "atat setiap pasangan gen yang terambil kedalam tabel pen"atatan. baik oleh indi/idu merah atau indi/idu putih.abel 7. -ni dimisalkan indi/idu merah dan indi/idu putih. Gabungkan model gen jantan merah dan model gen betina putih dan sebaliknya.asangan Merah-merah Merah-putih . 2ias juga dengan mengembalikan model gen yang terambil (langkah &! kedalam stoples masingmasing untuk selanjutnya mendapat kesempatan terambil lagi. <o 1 % 7 . <o 1 .abulasi ijiran -----------------$umlah 1& .

utih .otal . fenotipe Merah .e/iasi (?-1! -% % .% 7 Merah-putih .e/iasi (?-1! -1 1 .abel >.erbandingan#nisbah fenotipe pengamatan#obse/asi (?! dan nisbah harapan#teoritis#e:pe"ted (1! untuk pengambilan 0 :.engamatan (?bser/asi@?! 18 0 % 'arapan (1:pe"ted! 1> > % . .erbandingan#nisbah fenotipe pengamatan#obse/asi (?! dan nisbah harapan#teoritis#e:pe"ted (1! untuk pengambilan 8 :. fenotipe Merah .abel 8.engamatan (?bser/asi@?! %& 1% 0 'arapan (1:pe"ted! 7 1 0 .erbandingan#nisbah fenotipe pengamatan#obse/asi (?! dan nisbah harapan#teoritis#e:pe"ted (1! untuk pengambilan % :. .utih . .utih-putih ----------------------------------------- %8 18 .e/iasi (?-1! 1 -1 .otal .utih .otal .abel 0.engamatan (?bser/asi@?! 00 18 8 'arapan (1:pe"ted! 0> 1> 8 . fenotipe Merah .

2erdasarkan hasil per"obaan yang dilakukan.engan de/iasi 1 untuk merah. . dan pernyataan fenotif tentang karakter yang diselidiki mendekati sempurna. Menurut hukum Mendel -. 1 untuk putih.ari hasil yang diselidiki yang berarti dilakukan.ersilangan antara kan"ing merah (MM! dengan kan"ing putih (mm! diperoleh 51 yang berwarna marah (Mm!.e/iasi menyatakan besarnya penyimpangan hasil pengamatan terhadap besarnya harapan. merah-putih (Mm!. perbandingan fenotipe untuk persilangan monohibrid pada 5% adalah 741. Sehingga diperoleh perbandingan >4948 yang mendekati angka ratio 14%41. . Sehingga diperoleh perbandingan 1=4%9410 yang mendekati angka ratio 14%41. . dan warna biji putih (mm! bersifat resesif disimbolkan dengan kan"ing geneti" warna putih. kali. data itu buruk. .engan genotif untuk merah (MM!. yaitu untuk warna merah-merah sebanyak 1= kali. dan warna putih-putih sebanyak 10 kali.api kalau perbangdingan o#e makin menjauhi angka 1.engan de/iasi -1 untuk merah. dan putih-putih (mm!. .alam per"obaan hukum Mendel -.engan de/iasi Bntuk pengambilan 8 : diperoleh data. dan pernyataan fenotif tentang karakter . dan warna putih-putih sebanyak 1 merah. yaitu untuk warna merah-merah sebanyak > kali. dipengaruhi didapat oleh faktor fenotif lain. yaitu untuk warna merah-merah sebanyak 1% kali. 6alau nilai de/iasi mendekati angka 1 maka data yang diharap makin bagus. Aarna biji merah (MM! bersifat dominan yang disimbolkan dengan kan"ing geneti" warna merah. untuk pengambilan % : diperoleh data. yaitu14%41 per"obaan perbandingan . dan warna putihputih sebanyak 8 kali. .I%. warna merah-putih sebanyak 1& kali. 6arena kan"ing merah bersifat dominant. Bntuk pengambilan 0 : diperoleh data. dilakukan persilangan monohibrid yaitu warna biji. merah-putih. dan untuk putih. Sehingga untuk diperoleh perbandingan 1%41&41 yang mendekati angka ratio 14%41. . PEMBAHA$AN . maka diperoleh tiga ma"am fenotipe yaitu merah-merah. warna merah-putih sebanyak 9 kali.dan -1 untuk putih. dan putih-putih. $ika 51 disilangkan dengan sesamanya (51!. warna merah-putih sebanyak %9 kali.

$adi karakter merah dominant. 4 MM : mm (merah! Gamet 4 M m 51 4 Mm (merah! 51 : 514 Mm : Mm Gamet 4 M. m 5% 4 MM Mm Mm mm (merah! (merah! (merah! (putih! (putih! %. 6arakter m untuk putih karena resesif. Sedangkan pada 5%. persilangan antara 51:51 maka diperoleh tiga ma"am fenotipe yaitu merah-merah. KE$IMPULAN .engan genotif .engan demikian terbukti bahwa untuk persilangan monohibrid diperoleh perbandingan fenotipe 741. . yaitu merah. .(1MM4%Mm41mm!. . m M. 6an"ing bergenotif MM dan Mm katanya berfenotif sama. merah-putih.ari hasil praktikum yang kami lakukan dapat kami simpulkan bahwa4  . ditutupi oleh M yang menumbuhkan karakter merah.ada 51 menghasilkan semuanya merah.e/iasi menyatakan besarnya penyimpangan hasil pengamatan terhadap besarnya harapan. dan pernyataan fenotif tentang karakter yang diselidiki mendekati sempurna.e/iasi mendekati angka 1 maka data yang diharap makin bagus.  . dan putih-putih. .

 . dan putih-putih (mm!. 6arena gen merah dominant.untuk merah (MM!. merah-putih (Mm!. dengan perdandingan fenotif 14%41.erbandingan fenotipe untuk persilangan monohibrid pada 5% adalah 741. LAPORAN PRAKTIKUM &ENETIKA PER$ILAN&AN DIHIBRIT LAPORAN PRAKTIKUM &ENETIKA PER$ILAN&AN DIHIBRIT KIK' (ID'A LOKA .

. menunjukkan bahwa ada satu pasang faktor yang memisah. "enotipe-fenotipe tipe keturunan yang dihasilkan oleh suatu u i silang mengungkapkan umlah macam gamet yang dibentuk oleh genotipe parental yang diu i. 'ukum pewarisan ini mengikuti pola yang teratur dan terulang dari generasi ke generasi. Suatu uji silang monohibrida menghasilkan ratio fenotipe 141. #al ini bertu uan untuk mendapatkan gambaran mengenai persilangan dihibrida dsn mengu i hasilnya dengan menggunakan pengu ian chis$uare test yang di laksanakan pada hari sabtu %& november ' dengan menggunakan kertas karton yang ber!arna merah hi au' merah kuning' putih hi au' dan putih kuning. Dihibrid dominan dan intermediet hasil yang didapatkan bah!a rata-rata dari data kelas dan data pribadi sesuai dengan hukum mendel yang ditandai dengan apabila nilai hitung lebih kecil daripada nilai tabel pada df maka sesuai dengan hukum mendel dan sebaliknya'pada persilangan data kelas monohibrid intermediet tidak sesuai dengan hukum mendel'ketidaksesuaian ini dapat disebabkan karena dalam pengocokan sebelum mengambil kancing tidak merata.. Kata kun+i 4 persilangan. Dihibrida membentuk empat gamet yang secara genetik berbeda dengan frekuensi yang kira-kira sama karena orientasi acak dari pasangan kromosom nonhomolog pada piringan metafase meiosis pertama.emikian juga akan dimengerti bagaimana pewarisan dua sifat atau lebih 2anyak sifat pada tanaman. . mendel % PENDAHULUAN 2ila semua gamet indi/idu diketahui. Suatu uji silang dihibrida menghasilkan ratio 1414141. 19&74 9&!. binatang dan mikrobia . dua sifat bedadihibrid. U i silang (test cross) adalah perka!inan genotipe yang tidak diketahui benar dengan genotipe yang homozigot resesif pada semua lokus yang sedang dibicarakan. maka genotipe indi/idu itu juga akan diketahui.engan mempelajari "ara pewarisan gen tunggal akan dimengerti mekanisme pewarisan suatu sifat dan bagaimana suatu sifat tetap ada dalam populasi. menunjukkan bahwa ada dua pasang faktor yang berpisah dan berpilih se"ara bebas (johnson .RRA1#)1**)) AB$TRAK Suatu genotipe dihibrida adalah heterozigot pada dua lokus.

maka tanaman ini akan membentuk empat ma"am gamet baik jantan ataupun betina masing-masing dengan kombinasi 26.embuktian hukum ini dipakai pada dihibrid atau polihibrid. 1 1 er"is keriput-kuning.ua diantara fenotip itu serupa dengan induknya semula dan dua lainnya merupakan fariasi baru (Gooddenough. 1 & bulat-hijau dan 7% er"is keriput-hijau. 'ukum ini juga disebut hukum )sortasi. . 'ukum ini berlaku ketika pembentukan gamet. )pabila tanaman 51 ini dibiarkan menyerbuk kembali.'ibrid adalah turunan dari suatu persilangan antara dua indi/idu yang se"ara genetik berbeda .19&0!. .ewarisan sifat yang dapat dikenal dari orang tua kepada keturunannya se"ara genetik disebut hereditas (+rowder. b untuk biji kisut. . $ika tanaman er"is biji bulat kuning homo(ygote (2266! disilangkan dengan biji kisut hijau (bbkk!. yaitu soal bentuk dan warna biji. 2k. . . yang pada bijinya terdapat dua sifat beda. 19&7!.yang diatur oleh satu gen. dimana gen sealel se"ara bebas pergi ke masingmasing kutub ketika meiosis. 7#18 kisut kuning dan 1#18 kisut hijau. 199 !. bk.yang terdiri dari empat ma"am fenotip.yang berbunyi C-ndependent assortment of genesD. +iri khas karya Mendel yang "ermat ialah bahwa ia lalu menanam semua er"is ini dan membuktikan adanya genotipe terpisah di antara setiap er"is dengan kombinasi baru "iri-"irinya (6imball. . )tau pengelompokan gen se"ara bebas. Gen-sgen.disebut juga hukum asortasi. maka semua tanaman 51 berbiji bulat kuning. 'asil-hasil ini membuat Mendel mendirikan hipotesisnya yang terakhir (hukum Mendel kedua!. )tau pengelompokan gen se"ara . )kibatnya turunan 5% dihasilkan 18 kombinasi. 7#18 bulat hijau.imana gen sealel se"ara bebas pergi ke masing masing kutub meiosis.istribusi satu pasang faktor tidak bergantung pada distribusi pasangan yang lain. Gen-gen dalam indi/idu diploid berupa pasangan-pasangan alel dan masing-masing orang tua mewariskan satu alel dari satu pasangan gen tadi kepada keturunannya. yaitu 9#18 bulat kuning. 2 untuk biji bulat. yaitu persilangan dari dua indi/idu yang memiliki dua atau lebih karakter yang berdeba.ersilangan dihibrid yaitu persilangan dengan dua sifat beda sangat berhubungan dengan hukum Mendel -.ersilangan dihibrid yaitu persilangan dengan dua sifat beda sangat berhubungan dengan hukum Mendel -yang berbunyi Cindependent assortment of genesD. Mendel menggunakan ka"ang er"is untuk dihibrid. 'ukum Mendel -. 'ukum Mendel -. 6 untuk warna kuning dan k untuk warna hijau.2k. 'anyalah 7% er"is keriput-hijau yang merupakan genotipe tunggal. 'al ini dikenal sebagai hukum pemilihan bebas . Mendel melakukan persilangan ini dan memanen 71> er"is bulat-kuning.yaitu pengelompokan gen se"ara bebas berlaku ketika pembuatan gamet.

'ibrid dapat dibedakan menjadi monohibrid.engamatan ini menghasilkan formulasi hukum genetika Mendel kedua. Sedangkan menurut +orebima (199=! hibrid adalah turunan dari suatu persilangan antara dua indi/idu yang se"ara genetik berbeda. -ndi/idu-indi/idu demikian disebut dihibrida atau hibrida dengan % sifat beda . )rti hibrid sema"am itu juga dikemukakan oleh Gardner. Mendel juga mendapatkan bahwa warna biji kuning (G! dominan terhadap biji hijau (g!.ua sifat beda yang dipelajari Mendel yaitu bentuk dan warna kapri. gen-gen yang terletak pada kromosom nonhomolog. trihibrid dan bahkan polihibrid tergantung pada jumlah sifat yang diperhatikan pada persilangan itu.erbedaan utamanya ialah masing-masing gamet sekarang memiliki 1 alel dengan 1 atau % gen yang berbeda ($ohnson. yaitu hukum pilihan a"ak.199 4 07!. 1999!.ada penelitian terdahulu diketahui bahwa biji bulat (A! dominan terhadap biji berkerut (w!. . Metode . . 1ksperimen Mendel dengan bentuk biji dan warna er"is adalah sebuah "ontoh dari persilangan dihibrid. dihibrid. gen-gen yang tidak terpaut mengalami pemilihan bebas se"ara meiosis . . .asangan-pasangan kromosom homolog yang berbeda mengatur sendiri pada khatulistiwa metafase . dan sebab itu akan timbul lagi se"ara pilihan a"ak pada keturunannya. dan menghasilkan nisbah 741. Menurut Goodenough (19&0! mendel memperoleh hasil yang tetap sama dan tidak berubah-ubah pada pengulangan dengan "ara penyilangan dengan kombinasi sifat yang berbeda.ersilangan kapri dihibrida berbiji kuning bulat dan berbiji hijau berkerut menghasilkan nisbah fenotipe 9474741. . 19&74& !. *atio ini dapat dimodifikasi jika atau kedua lokus mempunyai alel-alel dominan dan alel lethal (+rowder. dan segregasi dengan nisbah 741. .bebas)rti hibrid sema"am itu juga dikemukakan oleh Gardner*atio. .unnett (+rowder.ersilangan dihibrid adalah persilangan antara indi/idu untuk % gen yang berbeda. . 5enotipe klasik yang dihasilkan dari perkawinan dihibrida adalah 9474741.dengan "ara bebas dan tetap bebas selama meiosis.unnett kuadrat menentukan rasio fenotipe dan genotipenya. yang menyatakan bahwa gen-gen yang menentukan sifat-sifat yang berbeda dipindahkan se"ara bebas satu dengan yang lain. . dengan kata lain. ratio ini diperoleh oleh alel-alel pada kedua lokus memperlihatkan hubungan dominan dan resesif. Sebagai akibatnya.rinsip segregasi berlaku untuk kromosom homolog.ada keturunan 5%. <isbah genotipenya dapat diperoleh dengan menjumlahkan genotipe-genotipe yang sama di antara 18 genotipe yang terlihat dalam segitiga . Metode ini pada dasarnya sama dengan persilangan monohibrid.

i"atat hasil yang diperoleh dalam > kali pengulangan.engam bilan *-G ke 1 % 7 0 > jumlah merah hijau -------------------------------------07 *Fgg merah kuning ---11111 111 10 *rGF . lalu ..A 9angkah awal yang kami lakukan yaitu memasukkan kan"ing genetika kedalam kantong dengan warna yang telah ditentukan. hingga kan"ing dalam kantong diambil semuanya.ALAT DAN BAHAN )dapun alat dan bahan yang di gunakan pada praktikum ini yaitu. putih hijau. . . PRO$EDUR KER.abel hasil pengamatan perseorangan ..i"atat hasil yang diperoleh. 6ertas katrton yang dibentuk seperti kan"ing genetika dangan warna Emerah hijau..iambil kan"ing dari kantong kiri dengan tangan kiri. dan seterusnya. kombinasi kan"ing yang telah diambil tersebut dikembalikan ke kantong asal. HA$IL DAN PEMBAH$AN ) . dan pada waktu yang sama diambil kan"ing dari kantong kanan dengan tangan kanan.utih hijau 111 1--1-11-1-1= R-$umlah Puti kunin18 18 -18 18 -18 & . .ilakukan tanpa melihat isi kantong dan kan"ing yang akan diambil. merah kuning. putih kuning dan kantong baju praktikum serta alat tulis. dan di ko"ok lagi kantong tersebut agar kombinasi kan"ing ter"ampur kembali.ua kombinasi yang bertemu di kedua tangan sat diambil merupakan (igot perkawinan indi/idu dihibrid.

Sebagai "ontoh Mendel melakukan per"obaan dengan menanam ka"ang er"is yang memiliki dua sifat beda. kiki 7.ua pasang yang diawasi oleh pasangan gen yang terletak pada kromosom yang berlainan. Mula-mula tanaman galur murni yang memiliki biji bulat berwarna kuning disilangkan dengan tanaman galur murni yang memiliki biji keriput berwarna hijau. puja 8. tabel hasil kelompok <ama mahsiswa 1. maka 51 seluruhnya berupa tanaman yang berbiji bulat berwarna kuning.utih hijau 1 % 1 > 9= 9> &= && >=0 rrgg putih kuning 78 77 01 7% %> 71 19& >8 >8 >8 0& 0 0& 7 0 $umlah .2. e/i .r 0. harus diketahui "ara pewarisan sifat. fitria >. tabel hasil kelas 6elompok *FG Merah hijau 1 % 7 0 > 8 $umlah 717 71 7 & %>9 %1= %89 18=8 *Fgg Merah kuning 1 9 =1% 110 90 =1 9% >9% rrGF .s $umlah *FG Merah hijau 0= 00 00 07 00 78 %>9 *Fgg Merah kuning 10 18 1= 10 1% %1 90 rrGF putih hijau 11 1= 1& 1= 1= 1> 9> rrgg putih kuning = 7 1 8 = & 7% & & & & & & 0& $umlah +. 2iji-biji dari tanaman 51 ini kemudian ditanam lagi dan tanaman yang tumbuh dibiarkan mengadakan penyerbukan sesamanya untuk memperoleh .1M2)')S)< Sebelum melakukan per"obaan. daryanto % . . e/i .

Suatu genotipe dihibrida adalah hetero(igot pada dua lokus. dan kemungkinan yang terjadi jika dalam per"obaan tidak menunjukkan hasil seperti tersebut. Suatu papan-periksa genetik 0 : 0 dapat digunakan untuk memperlihatkan ke-18 gamet yang dimungkinkan. Makin banyak jumlah gen (pasangan alele! makin banyak jumlah kelas fenotipe dan genotipe pada 5%. 2ila dua dihibrida disilangkan.. *asio ini diperoleh bila alel-alel pada kedua lokus memperlihatkan hubungan dominan dan resesif . menunjukkan bahwa ada satu pasang faktor yang memisah. akan dihasilkan 0 ma"am gamet dalam frekuensi yang sama baik pada jantan maupun betina.ihibrida membentuk empat gamet yang se"ara genetik berbeda dengan frekuensi yang kira-kira sama karena orientasi se"ara a"ak dari pasangan kromosom nonhomolog pada piringan metafase meiosis pertama. 5enotipe-fenotipe tipe keturunan yang dihasilkan oleh suatu uji silang mengungkapkan jumlah ma"am gamet yang dibentuk oleh genotipe parental yang diuji.keturunan 5% dengan 18 kombinasi yang memperlihatkan perbandingan 9#18 tanaman berbiji bulat warna kuning 4 7#18 berbiji bulat warna hijau 4 7#18 berbiji keriput berwarna kuning 4 1#18 berbiji keriput berwarna hijau atau dikatakan perbandingannya adalah ( 7 4 7 4 1 !. 5aktor (alel! yang mengatur karakter yang berbeda (dua atau lebih sifat yang dikenal! memisah se"ara bebas ketika terbentuk gamet. . nisbah fenotipe pada 5% adalah 9474741. . uji silang tanaman dihibrida menghasilkan nisbah 14141413. berarti mempunyai sifat epistasif. *asio fenotipe klasik yang dihasilkan dari perkawinan genotipe dihibrida adalah 9474741. )pabila dua pasang gen yang tidak bertaut terdapat dalam hibrida.ihibrida membentuk empat ssgamet yang se"ara genetik berbeda dengan frekuensi yang kira-kira sama karena orientasi a"ak dari pasangan kromosom nonhomolog pada piringan metafase meiosis pertama. menunjukkan bahwa ada dua pasang faktor yang berpisah dan berpilih se"ara bebas . Suatu uji silang dihibrida menghasilkan ratio 1414141. maka genotipe indi/idu itu juga akan diketahui. . Metode garis "abang dalam analisa genetik menyederhanakan penentuan kelas-kelas fenotipe dan genotipe. Suatu uji silang monohibrida menghasilkan ratio fenotipe 141.an dapat dilihat bahwa kemungkinan peluang antar gen-gen tersebut adalah 94 74 74 1. Bji silang (test "ross! adalah perkawinan genotipe yang tidak diketahui benar dengan genotipe yang homo(igot resesif pada semua lokus yang sedang dibi"arakan. 2ila semua gamet indi/idu diketahui.

G.&1.S. B.iterjemahkan oleh 9. 199 . .. 1/aluasi tersebut dilakukan dengan "ara "hi-sGuare test. Goodenough. Gadjah Mada Bi/ersity . (enetika.A.. DA.elima. KE$IMPULAN . 2rown +ompany .ress. 1999. (enetika. $akarta Suryo. %. 1rlangga. 19&7.h@ .. +ilid . Sehubungan dengan itu. -disi . Am.ari pengamatan ini menunjuk kan bahwa. jika di bandingkan dengan :I tabel @ =.imana segregasi suatu pasangan gen tidak bergantung kepada segregasi pasangan gen lainnya. .er"obaan yang telah dilakukan adalah merpakan 'ukum . $akarta. dalam per"obaan biologis tidak mungkin didapat data yang segera dapat dipertanggung jawabkan seperti halnya matematika. (enetika )umbuhan. Mk@ . untuk H hitung 4 Mh @ .%9 . Sugiri.iterjemahkan oleh Sumartono )disoemarto. . 9. 1rlangga. *iology. 9.ress.8>.jitrosomo dan <.iterjemahkan oleh S. 6usdiarti. . selalu menghasilkan fenotip normal 94 74 74 1. *iologi. Kogyakarta.ublishers.J. . 19&7. . 19&0. maka hipotesis di terima. . $ohnson. +. Kogyakarta4 BGM ..emilihan 2ebas 4 .ersilangan dihibrid atau dihibridisasi adalah suatu persilangan (pembastaran! dengan dua sifat beda..Menurut Suryo (199 !. adanya penyimpangan atau de/iasi antara hasil yang didapat dengan hasil yang diharapkan se"ara teorotis harus die/aluasi.TAR PU$TAKA "rowder.ari praktikum mengenai persilangan dihibrid diperoleh kesimpulan seperti .k. -owa.ersilangan dihibrid.&1.. $. 6imball. sehingga di dalam gamet-gamet yang terbentuk akan terjadi pemilihan kombinasi gen-gen se"ara bebas serta . .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful