You are on page 1of 4

Jenis dan Proses Perubahan Perubahan dapat dijabarkan dengan beberapa cara, yaitu perubahan yang tidak dorencanakan

dan yang direncanakan. Perubahan yang tidak direncanakan adalah perubahan yang terjadi tanpa persiapan. Sebaliknya, perubahan yang direncanakan adalah perubahan yang telah direncanakan dan dipikirkan sebelumnya. Secara umum, perubahan terencana adalah suatu proses dimana ada pendapat baru yang dikembangkan dan dikomunikasikan kepada semua orang, walaupun akhirnya akan diterima atau ditolak. Perubahan ini terjadi dalam waktu yang lama dan memiliki tujuan yang jelas. Perubahan terencana lebih mudah dikelola daripada perubahan tidak terencana yang terjadi pada perkembangan manusia, tanpa persiapan, atau karena suatu ancaman. Oleh karena alas an tersebut, perawat harus dapat mengelola perubahan. Proses perencanaan terjadi karena adanya perubahan yang sangat kompleks dan melibatkan interaksi orang banyak, faktor, dan tekanan. Perencanaan perubahan, sebagaimana proses keperawatan, memerlukan suatu pemikran yang matang tentang keterlibatan individu atau kelompok. Penyelesaian masalah, pengambilan keputusan, pemikiran kritis, pengkajian, dan efektivitas penggunaan keterampilan interpersonal seperti kemampuan komunikasi, kolaborasi, negosiasi, dan persuasi adalah kunci dalam perencanaan perubahan. Orang yang mengelola perubahan harus memiliki visi yang jelas bagaimana proses akan dilaksanakan dengan cara yang terbaik untuk mencapai tujuan. Proses perubahan memerlukan tahapan yang berurutan dimana orang akan terlibat dalam proses perubahan dan arah perubahan yang akan dilaksanakan. Oleh karena itu, koalisi perlu dan harus dibentuk untuk mendukung perubahan. Selain itu, perubahan juga harus didukung oleh strategi perubahan yana baik. Sebelum mempelajari strategi perubahan, rangkuman teori-teori perubahan perlu dipelajari terlebih dahulu. Teori-teori Perubahan Teori Kurt Lewin (1951)

menjelaskan bahwa ada kekuatan pendorong untuk berubah (driving force) da nada kekuatan penghambat terjadinya perubahan (restraining force). 1.Lewin (1951) mengungkapkan bahwa perubahan dapat dibedakan menjadi tiga tahapan. perubahan mulai dirasakan perlu sehingga kesiapan untuk berubah. Tuntutan kebutuhan yang semakin menigkat menyebabkan perawat harus berubah secara terencana dan terkendali. Pencarian (unfreezing). Bergerak (moving). 2. Oleh karena itu. perlu dilakukan langkah nyata untuk berubah mencapai tingkat atau tahap baru tersebut. yaitu unfreezing. W. J. moving. yaitu bergerak menuju keadaan yang baru atau tingkat/tahap perkembangan baru karena memliki cukup informasi. Pembekuan (refreezing) yaitu keadaan disaat motivasi telah mencapai tingkat/tahap baru atau mencapai keseimbangan baru. menyiapkan diri. yaitu motivasi yang kuat untuk beranjak dari keadaan semula dan merubaha keseimbangan yang ada. dalam Ma’rifin (1997). dan refreezing (Kurt Lewin. memahami masalah yang dihadapi. Perubahan terjadi apabila salah satu lebih besar dari yang lain.. Pada tahapan ini.1982). selau diperlukan umpan balik dan kritik yang mebangun dalam uoaya pembinaan (reinforcement) yang terus menerus dan berkelanjutan. Tingkat baru yang telah dicapai harus dijaga agar tidak mengalami kemunduran pada tingkat atau tahap perkembangan semula. Manusia memilki kebutuhan dasar yang tersusun berdasarkan hierarki kepentingan. dan upaya melakukan perubahan. 1951 dari Lancaster. Setelah hal-hal ini dimiliki. 3. memliki sikap dan kemampuan untuk berubah.Lancaster. dan mengetahui langkah-langkah penyelesain yang harus dilakukan. Perubahan tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut. Faktor pendorong terjadinya perubahanterjadi atas kebutuhan dasar manusia dan kebutuhan dasar interpersonal. Salah satu teori perubahan yang dikenal sebagai teori lapangan (field theory) dengan analisis kekuatan medan (force field analysis) dari Kurt Lewin (1951). Kebutuhan yang .

manusia memiliki tiga kebutuhan dasar interpersonal melandasi sebagian besar perilaku seseorang. faktor-faktor penghambta perubahan adalah adanya ancaman terhadap kepentingan pribadi. dan kebutuhan untuk dikasihi. Di dalam keperawatan. Semua perubahan harus direncanakan dan tidak secara drastis atau mendadak 4. reaksi psikologis. Faktor penghambat adalah segala sesuatu yang menghambat terjadinya perubahan. Lewin (1951) juga beberapa hal dan alasan yang harus dilaksanakan oleh seseorang manajer dalam merenacanakn sesuatu perubahan. Kebutuhan tersebut didalam keperawatan diartikan sebagai upaya keperawatan untuk ikut berpartisiapasi aktif dalam pembangunan kesehatan dan perkembangan iptek. Menurut New dan Coillard (1981). Perubahan harus secara bertahap 3. yaitu: . Selain kebutuhan yang dasar. Kebutuhan tersebut adalah kebutuhan untuk berkumpul bersama-sama. adanya persepsi yang kurang tepat. yaitu: 1. kebutuhan untuk mengendalikan/melakukan control. dan rendahnya. toleransi untuk berubah. Perubahan hanya boleh dilaksanakan untuk alasan yang baik 2. Semua individu yang terkena perubahan harus dilibatkan dalam perencanaan perubahan Alasan perubahan Lewin tersebut diperkuat oleh pendapat Sullivan dan Decker (1988) hanya ada alasan yang dapat diterapkan pada setiap situasi.belum terpenuhi akan memotivasi perilaku sebagaimana teori kebutuhan Maslow (1954). kebutuhan ini dapat dilihat dari bagaimana keperawtan mempertahankan sebagai profesi dalam upaya memnuhi kebutuhan masyarakat akan pelayanan/asuhan keperawatan yang professional.

Roger (1962) menjelaskan lima tahap perubahan. tertarik. adoption (AIETA). menghambat Meskipun perubahan dapat. evaluasi. mungkin saja suatu saat akan ditolak setelah perubahan tersebut sebagai yang keberadaannya. Perubahan penting Teori Roger (1962) Roger (1962) mengembangkan teori dari lewin (1951) tentang tiga tahap perubahan dengan menekankan latar belakang individu yang terlibat dalam perubahan dan lingkungan dimana perubahan ersebut dilaksanakan. dan berupaya untuk selalu berkembangdan maju serta mempunyai suatu komitmen untuk bekerja dan melaksanakannya. Roger mengatakan bahwa perubahan yang efektif bergantung pada individu yang terlibat. Perubahan ditujukan untuk menelesaikan masalah 2. Roger terlibat percaya dalam bahwa proses proses penerimaan dapat terhadap perubahan atau lebih ditujukan untuk menguragi pekerjaan yang tidak kompleks daripada tahap yang dijabarkan Lewin (1951).1. Perubahan ditujukan untuk membuat prosedur kerja lebih efisien 3. kesadaran. mencoba. . yaitu. interest. atau dikenal juga sebagai awareness. dan penerimaan. trial. keinginan. Setiap individu yang perubahan dirasakan menerima hal menolaknya. evaluation.