You are on page 1of 14

ORAL BIOLOGY II PLAK/ BIOFILM : PERKEMBANGAN, STRUKTUR, KOMPOSISI DAN PROPERTI

Oleh : Dewi Putri Uta i Er%i &ar'a%ti Putri &ar(i'ati% &a)i*ua% Su,i Dwi Pu)-ita Fale%)ia O,taria &e%(ri0 Re(hia% !"#$#!!"!!# !"#$#!!"!!$ !"#$#!!"!!+ !"#$#!!"!!. !"#$#!!"!!/ !"#$#!!"!!1

D2)e% Pe *i *i%3 : (r34 Sha%t' 5haira%i, M4Si

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KEDOKTERAN GIGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNI6ERSITAS SRI7I8AYA

$!#+
PLAK/ BIOFILM : PERKEMBANGAN, STRUKTUR,

KOMPOSISI. plak umumnya tidak terlihat dan hanya dapat dilihat dengan #at per$arna.2. Plak jarang terletak pada permukaan oklusal gigi. dan melekat erat pada permukaan gigi dan objek lain di dalam mulut. matriks ekstraseluler. 1 Plak gigi/biofilm adalah suatu lapisan lunak yang terdiri atas mikrokoloni bakteri yang berkembang biak dalam suatu matriks interseluler. dan limfosit. !leh karena itu. plak terlihat sebagai deposit kekuningan atau keabu abuan yang tidak dapat dilepas dengan kumur kumur atau irigasi. 2 Plak gigi ini tidak terkalsifikasi. "alam bentuk lapisan yang tebal.3 Matriks interseluler akan membentuk gel yang terhidrasi untuk melindungi bakteri dari sel sel pertahanan tubuh. gigi tiruan. ke%uali jika gigi tersebut sudah tidak berfungsi. dan sistem komunikasi primitif. menumpuk. plak adalah suatu bentuk biofilm berupa deposit lunak yang melekat pada permukaan gigi dan objek lain.3 II4 Stru0tur Pla0 Gi3i/Bi29il Plak gigi/biofilm terdiri atas mikrokoloni bakteri. mereka berkumpul bersama membentuk mikrokoloni bakteri yang berbentuk seperti jamur yang melekat pada permukaan gigi di bagian dasar yang %enderung tipis. kanal %airan. Sebagai bakteri yang melekat erat pada permukaan gigi satu sama lain. Struktur Plak Gigi/Biofilm. DAN PROPERTI I4 Pe%(ahulua% Biofilm berkembang dari suatu matriks ekstraseluler yang melekat satu dengan yang lain pada suatu permukaan. dan kalkulus. Mikrokoloni bakteri Ketera%3a% Bakteri dalam plak gigi/biofilm tidak tersebar se%ara merata. makrofag.4 N24 Stru0tur 1. Plak hanya dapat dihilangkan dengan penyikatan.& Berikut adalah penjelasannya' Tabel 1. Mikrokoloni adalah sebuah komunitas . plak gigi/biofilm tahan terhadap penggunaan antibiotik. yaitu disclosing solution. Sedangkan. sehingga dapat terbentuk deposit yang luas. seperti neutrofil.1 "alam bentuk lapisan tipis. misalnya restorasi.

)anal %airan dan sistem pertahanan tubuh. (apisan lendir ekstraseluler/Matriks ekstraseluler pula.4 . Matriks ekstraseluler adalah pelindung yang mengelilingi mikrokoloni bakteri yang berbentuk seperti jamur. Struktur plak/biofilm matang: mikrokoloni bakteri. Matriks ekstraseluler berfungsi untuk melindungi mikrokoloni bakteri dari antimikrobial. Gambar 1. serta memfasilitasi pergerakan metabolit bakteri. antibiotik. )anal %airan berfungsi untuk memberi oksigen dan nutrisi pada mikrokoloni bakteri. produk sampingan. Mikrokoloni yang berbeda berisi kombinasi berbagai spesies bakteri yang berbeda 2. Serangkaian kanal %airan akan menembus matriks ekstraseluler. 3. matriks ekstraseluler. dan en#im dalam struktur &. dan kanal cairan.independen ke%il yang berisi ribuan bakteri yang kompatibel. Mikrokoloni bakteri menggunakan sinyal sinyal kimia untuk berkomunikasi satu sama lain. Sistem primiti*e komunikasi plak/biofilm.

produk sampingan bakteri. Sistem komunikasi primitif.Gambar 2. Plak supragingi*al +erbagi menjadi dua' a. b. Bakteri pada plak/biofilm menggunakan sin#al$ sin#al kimia untuk berkomunikasi satu sama lain. oksigen. dan en!im dalam struktur plak/biofilm. anal cairan. . Plak marginal' plak yang berhubungan dengan permukaan gigi pada batas gingi*a/margin gingi*a. 4 Gambar ". Plak gigi terbagi menjadi dua'1 1. Plak koronal' plak yang hanya berkontak dengan permukaan gigi. anal cairan pada plak/biofilm memfasilitasi pergerakan nutrisi.4 Plak gigi biasanya diklasifikasikan menjadi dua jenis tergantung pada lokasi pada permukaan gigi.

Plak subgingi%al1 +erbagi menjadi dua' a.lebih mendominasi/ Men%apai epit'elium (unctional (unctional Menembus sementum Menembus epitel dan jaringan ikat Berhubungan dengan pembentukan Berhubungan dengan gingi*itis dan kalkulus. Plak subgingi*al Gambar &. dan resorbsi periodontitis akar Pla0 'a%3 ele0at -a(a :ari%3a% i0at: Berhubungan dengan pasien remaja periodontitis lokal.1 2. karies akar.Gambar 4. Plak yang melekat. Perbedaan plak #ang melekat pada gigi dan epitel. Tabel 2. b. Plak supragingi%al. Plak yang tidak melekat' Berhubungan dengan kerusakan jaringan periodontal yang %epat. . dibagi menjadi 3' plak yang melekat pada gigi. dan Bakteri gram . dan jaringan ikat. epitel. dan bakteri gram beberapa bakteri gram +idak men%apai epit'elium . Pla0 'a%3 ele0at -a(a 3i3i Pla0 'a%3 ele0at -a(a e-itel "idominasi oleh bakteri gram . Berdasarkan tempat perlekatan.

Pelikel adalah lapisan bebas bakteri yang terbentuk beberapa detik setelah penyikatan gigi.serta pada restorasi dan gigi tiruan/. Pembentukan pelikel a. pelikel juga dapat mengikat berbagai ion organik. Pelikel bekerja seperti perekat bersisi dua.0. kolonisasi a$al bakteri pada permukaan gigi. 4likoprotein sali*a dan kalsium fosfat sali*a terserap pada permukaan email dan membantu mengurangi keausan gigi.& Berikut adalah penjelasan mengenai tahap perkembangan plak/biofilm' 1. halus. seperti . dan pematangan plak/biofilm. Pelikel ini berasal dari protein sali*a yang terutama terdiri dari glikoprotein pada permukaan gigi . )arakteristik pelikel merupakan lapisan yang tipis . Pembagian plak subgingi%al. translusen.3. Pelikel juga berfungsi melindungi email dari akti*itas asam. dan tidak ber$arna. perlekatan a$al bakteri pada pelikel. satu sisi melekat ke permukaan gigi. Selain itu. kolonisasi sekunder bakteri.2. sedangkan permukaan lainnya merupakan sisi yang melekatkan bakteri pada permukaan gigi.1 2m/.1 III4 Per0e *a%3a% Pla0 Gi3i/Bi29il Perkembangan plak gigi/biofilm dia$ali dengan pembentukan pelikel. 3ungsi pelikel adalah sebagai pelindung.Gambar ).

maka bakteri mulai memproduksi substansi substansi yang menstimulasi bakteri bebas lainnya untuk bergabung ke dalam komunitas. +elah dispekulasikan bah$a karakteristik permukaan jaringan keras gigi yang berbeda dan bahan gigi dapat mempengaruhi profil asam amino dalam pelikel dengan demikian dapat mengubah jumlah potensi letak adsorpsi untuk spesies bakteri yang berbeda. )omposisi pelikel memiliki keuntungan yang %ukup besar karena potensi perannya dalam menentukan komposisi dari mikroflora a$al. sejauh ini ada sedikit bukti bah$a *ariasi dalam asam amino pada pelikel antara bahan pendukung yang berbeda dapat ditandai mempengaruhi pola kolonisasi mikroba pada he$an. Streptococcus sanguis. & 2& jam/2. )ehadiran pelikel menghambat demineralisasi permukaan ba$ah enamel. di mana tidak ada pembersihan lebih lanjut yang dilakukan.2. bakteri mulai melekat pada permukaan luar dari pelikel. 7amun. Pelikel ini memainkan peran penting dalam memodifikasi karies dan erosi karena sifat permeabel . )olonisasi a$al bakteri pada permukaan gigi . dan fluorida. Bakteri melekat pada pelikel dan satu sama lain dengan ratusan struktur mirip rambut yang disebut fimbriae.1 2. )etika bakteri melekat pada gigi. dan *ctinom#ces naeslundii. dan liso#im. Perlekatan a$al bakteri pada pelikel . 5g6. (arutan kumur dengan susu atau krim sering meningkatkan ketebalan dan kerapatan elektron dari pelikel. tetapi tidak jelas apakah modifikasi tersebut memberikan perlindungan tambahan terhadap demineralisasi enamel.3 b.0 2& jam/ "alam $aktu beberapa jam setelah pembentukan pelikel.& 3. 5gM. fosfat.& a. permukaan gigi didominasi oleh bakteri aerobik dan fakultatif gram positif.kalsium. terutama ba%teri Streptococcus mutans. Streptococus mitis. . dan mengandung faktor faktor antibakteri seperti 5g4.selektif membatasi pengangkutan ion masuk dan keluar dari jaringan keras gigi. *ctinom#ces %iscosus. "alam 2 hari pertama. b.bakteri baru bergabung. Streptococcus sali%arius.

)emudian. Bacterial blooms adalah periode ketika spesies tertentu atau sekelompok spesies tumbuh dengan laju per%epatan yang %epat. e.& Pembentukan mikrokoloni a. d. (ingkungan a$al yang bersifat aerob dengan spesies bakteri fakultatif gram positif. Setelah & 8 hari pembentukan plak.1 minggu atau lebih/2 a. 7amun. %. akan terjadi inflamasi gingi*a. &. plak/biofilm berkembang terutama melalui pembelahan sel dari bakteri yang sudah melekat sejak a$al . Pematangan plak/biofilm . Bakteri pengkoloni sekunder akan melekat ke bakteri yang sudah melekat pada pelikel. g. Bakteri berkumpul bersama membentuk mikrokoloni bakteri yang berbentuk seperti jamur yang melekat pada permukaan gigi di dasar yang tipis. Selama proses ini berlangsung. )etika permukaan gigi telah dilapisi oleh bakteri yang melekat erat. bakteri lain dengan kemampuan metabolik yang berbeda dapat . b. berubah menjadi lingkungan yang sangat miskin oksigen. 5nteraksi yang menimbulkan perlekatan bakteri pengkoloni sekunder ke bakteri pengkoloni a$al dinamakan koagregasi. keadaan lingkungan akan berubah se%ara perlahan. f.%. 1. +indakan melekat pada permukaan gigi merangsang bakteri untuk mengeluarkan lapisan lendir ekstraseluler/matriks ekstraseluler. proliferasi bakteri dimulai agar plak/biofilm dapat menyebar lebih luas pada gigi. 9aktu penggandaan plak/biofilm lebih %epat pada perkembangan a$al dan semakin lambat pada plak/biofilm matang. :asil koagregasi adalah pembentukan susunan yang kompleks dari bakteri yang berbeda yang saling berhubungan satu sama lain. perkembangan plak/biofilm juga bisa berasal dari perlekatan bakteri baru.bukan dari perlekatan bakteri baru/. 6kibatnya.1 8 hari/2. )olonisasi sekunder bakteri . Matriks ekstraseluler ini membantu bakteri untuk melekat erat pada permukaan gigi dan memberikan perlindungan bagi bakteri tersebut.

Gambar -. Prop'#romonas ssp. ditandai dengan mun%ulnya ba%teri motil seperti spiroc'aetes ssp.ikut melekat pada plak.4 ( anaerob ) PERLEKATAN AWAL BAKTERI 0 – 24 jam ( 0 – 4 jam perlekatan bakteri awal ) membentuk fimbriae KOLONISASI BAKTERI AWAL / 1 ( 4 – 24 jam ) Bakteri memproduksi subtansi untuk menarik bakteri lain Komunitas diisi bakteri fakultatif gram positif Bakteri mengeluarkan lapisan lendir ekstraseluler matriks ekstraseluler bakteri batang gram negatif masuk ' bacteri Pre%otella ssp. Prop'#romonas ssp. +apnoc#top'aga ssp. Pada fase akhir ini jumlah bakteri gram positif semakin menurun dan jumlah bakteri gram negatif meningkat. Pada hari 8 11 . +apnoc#top'aga ssp. . kompleksitas plak meningkat dengn mun%ul bakteri motil . meliputi bakteri batang gram negatif seperti ba%teri Pre%otella ssp. Ta'ap PEMBENTUKAN PELIKEL *lapisan bebas bakteri setelah menyikat gigi *mengikat ion organik *pelindung dan perekat KOLONISASI BAKTERI SEKUNDER / 2 ( 1 -7 ha ! ) &embelahan sel $% proliferasi $% ba'terial blooms $% koagregasi MATURASI / PEMATANGAN !nflamasi gingi"a #erob $% miskin oksigen perkembangan plak gigi/biofilm. kompleksitas plak meningkat lebih jauh lagi.fase akhir pematangan plak/.usobakterium ssp dan Bacteroides ssp. .usobacterium ssp dan Bacteroides ssp. dan %ibrio ssp. b.

Gambar . spiroket 3akultatif anaerob "apat menyebabkan karies dan gingi*itis .. filamen. Bulat. Bagan ringkasan perkembangan Plak / Biofilm Tabel ". per%abangan batang. per%abangan batang 6erobik dan fakultatif Se%ara umum baik Pla0 ata%3 . Perbedaan Plak */al dan Plak 0atang Kara0teri)ti0 Bakteri gram Bentuk bakteri Metabolisme energi )etahanan host Pla0 awal . dengan beberapa Bulat.

Bagian #ang ber/arna orange men(adi komponen terbesar pada ta'ap selan(utn#a. 6da sekitar 200 300 spesies bakteri di dalam suatu area plak.0< terdiri dari air dan sebagian besar fase padat terdiri dari protein. 5g4 dan 5gM juga terdapat pada plak gigi. makrofag.= Bahan organik plak/biofilm antara lain polisakarida.= Sebagian besar komposisi plak gigi/biofilm terdiri dari bakteri. dan juga mengandung sedikit sel jaringan seperti sel sel epitel. %airan sulkus dan produk bakteri. ragi dan proto#oa . Bagian ber/arna mera' akan men(adi komposisi #ang dominan pada t'ap ak'ir. protein. Mikroorganisme tersebut terdapat dalam matriks interseluler. Matriks interseluler plak merupakan 20< 30< massa plak.Gambar 1. 2iagram 'ubungan bakteri pada subgingi%al. Sintesis polisakarida mungkin merupakan upaya oleh mikroorganisme untuk menyimpan sumber . 2asar piramid terdiri dari bakteri #ang berkolonisasi pada permukaan gigi dan berproliferasi pada ta'ap paling a/al. )omposisi protein plak gigi juga dipengaruhi oleh komposisi diet makanan seseorang. Polisakarida ekstra seluler yang umum dan penting dalam pembemtukan plak/biofilm adalah glukan dan tru%tan. *irus. dan komposisi lain dari plak/biofilm antara lain m#coplasma. terdiri dari bahan organik dan anorganik yang berasal dari sali*a. dan leukosit. glikoprotein dan lemak. 5munoglobulin seperti 5g6.& I64 K2 -2)i)i Pla0 Gi3i/Bi29il Plak/biofilm sebanyak hampir .

8 . /. batang ke%il dan batang besar. dan respon 'ost.organisme yang sama yang tumbuh dalam biakan %airan/. Bakteri bakteri tersebut ada yang bersifat non motil atau motil. Sebaliknya komponen anorganik plak subgingi*a berasal dari %airan sulkus yang merupakan transudat. Perbedaan sifat lingkungan di dalam koloni ke%il d. filamen dan gabus sekrup. dan komposisi kimia. antimicrobial. )omunitas kooperatif dari berbagai ma%am mikroorganisme yang tersusun dalam bentuk koloni.= Sedangkan deposit mikroba pada gigi adalah %ontoh properti fisiologis dan genetik biofilm yang akan berbeda se%ara substansial dari sel plankton . polisakarida matriks protein yang terdiri dari produk sampingan bakteri.0 < plak gigi juga mengandung sel deskuamasi. Sistem komunikasi primiti*e dari mikroorganisme e. maupun fakultatif atau anaerob. / atau gram . >umlah mikroskopis menunjukkan sekitar 210 juta mikroorganisme per mg berat plak. Sumber bahan anorganik plak supragingi*a adalah sali*a.= Sedangkan. dan sejumlah ke%il mineral lain seperti natrium. 4lukan membantu dalam kolonisasi bakteri pada permukaan gigi. )oloni ke%il yang dilindungi oleh matriks pelindung. dan fluor. &4ambaran baru dan teknik molekuler telah mambuktikan bah$a plak gigi/biofilm menampilkan sifat yang konsisten dengan biofilm yang hadir dalam habitat alam lainnya.& 64 Pr2-erti Pla0 Gi3i/Bi29il Plak gigi/biofilm terdiri dari beberapa properti. Properti dasar dari plak/biofilm antara lain' a. .& )omposisi bakteri plak/biofilm terdapat pada gambar ?. %. gram . komponen anorganik yang paling utama adalah kalsium dan komponen anorganik lainnya adalah fosfor.= )omposisi bakteri penyusun plak/biofilm berbentuk bulat. kalium. leukosit. makrofag. Selain terdiri dari mikroorganisme yang berkembang biak sebanyak 80 . b. Mikroorganisme pada biofilm tahan terhadap antibacteri.energi fru%tan agar dapat segera dimetabolisme oleh bakteri plak.

Akspresi glucos#ltransferases oleh S. mutans . mengurangi p:/. Misalnya.6da perubahan langsung dan tidak langsung yang ditandai dengan perubahan ekspresi gen bakteri selama perkembangan biofilm. Selama a$al tahapan dalam pembentukan biofilm oleh S. dan dengan spesies lain dalam berbagai sinergi kon*esional dan interaksi antagonis.3 hari/ biofilm S. beberapa en#im glikolitik yang disusun turun dalam usia .8 Perilaku mikroorganisme pada permukaan gigi sebagai bagian dari biofilm bisa sangat berbeda dengan hal yang diamati di laboratorium dengan sistem pertumbuhan kultur %air homogen kon*ensional .biakan plankton/. tapi ini diasumsikan karena efek tidak langsung dari formasi biofil misalnya keterbatasan nutrisi.21 protein disusun naik@ delapan protein disusun turun@ hal ini adalah efek perlekatan langsung ke permukaan/. Bele*ansi klinis tertentu adalah temuan bah$a sensiti*itas bakteri mulut terhadap antimikroba berkurang selama pertumbuhan di permukaan. Tabel &. mutans adalah nyata disusun naik dalam biofilm yang lebih tua. Sebaliknya. Pada perkembangan biofilm. Properti Plak/Biofilm. mutans. sedangkan protein yang terkait dengan fungsi biokimia lainnya disusun naik.2 jam pertama setelah perlekatan/ 33 protein yang diferensial dinyatakan . ada peningkatan kesempatan bagi sel untuk berinteraksi dengan satu sama lain melalui sistem sinyal sel. pengikatan bakteri mulut dengan protein sali*a dapat menginduksi gen penyandi adhesin. terutama dalam biofilm matang . dan ada peningkatan dalam sintesis relatif en#im terlibat dalam katabolisme karbohidrat.- .

"ental %aries and itIs %lini%al management.M. 283 &.. Buku ajar periodonti. Beddy.P/ (td. 9illmann. () http'//$$$.". Bla%k$ell Publishing. 2. Marya. Aley.. 200. p. 2011. )idd. 1. &. >ill Shiffer. 82 1. >. Shantipriya. 3ejersko*. "onald A. 200. 200?. Assentials of %lini%al periodontology and periodonti%s. 7ield 4ehrig. p. !le. 9iley. .edu/%lasses/peri/peri311/le%. DS' (ippin%ott 9illiams E 9illkins. 7e$ "elhi' >aypee Brothers Medi%al Publishers . Hibeke.P/ (td.. 2nd. 200. >akarta' :ipokrates.. 2nd.htmGSubgingi*al' 8. Bente. Baelum. So%ransky E :affajee. 18 ?.DAFTAR PUSTAKA 1. 3. 1 st. B.sm/dental <20plaFue&. 2013. 2 nd. 3oundations of periodonti%s for the dental hygienist. Atiology and Pathogenesis of Periodontal "isease.ui%. 7y*ad. 7e$ "elhi' >aypee Brothers Medi%al Publishers . 6 teCtbook of publi% health dentistry. Ad$ina. p. 9iley Publisher. Manson. a 9olters )lu$er Business. p. 2 nd. 23 1.