You are on page 1of 92

k il'ika Widiasantl,
,4.:

,\A.T

ft

Lenggng*ni,

ffi.I

:li:.il:r..r,...-

ti!l

/1'S7,\.H .!eir*r;r
1qr*

l-\

rF=

=-.f/// .posDA w;,,

-\lr-

ffiffi
Penulis

wwffint
mrye,ryw

I(ATA PENGANTAR
RR.PK02l9-01-2013

Ir. Irika Widiasanti, M.T. &

Lenggogeni, M'T'

Editor Pipih Latifah
Desainer sampul GuYun Slamet

Layout Mansur Sudrajat
Diterbitkan oleh PT F5MA"IA ROSDAI(ARYA

JIn. Ibu Inggit Garnasih No.

40

Bandung 40252 Tlp. (022) 5200287 Fax. (022) 5202529

nail: rosdakarya@rosda.co.id
www.rosda.co.id

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT
tersusunnya Buku Ajar Manajemen Konstruksi ini.

atas

Anggota Ikapi Cetakan Pcllamit, Februari 2013

PenSrusunan Buku Ajar Manajemen Konstruksi ini disesuaikan dengan kurikulum mata kuliah Manajemen Konstruksi dan diperuntukkan bagi mahasiswa yang mengambil mata kuliah tersebut. Tujuannya adalah untuk membantu mahasiswa dalam

Hak cipta dilindungi undarrg-utrditng pada Penulis

mempelajari materi-materi pada mata kuliah Manajemen Konstnrksi.

rsltN

e78-979-692-130-0

Dicetak oleh PT Remaia l(ostLrlcttvir

Ol l.set

-

Bandung

Materi yang terkandung dalam buku ajar ini dirangkum dari sumber-sumber pustaka berupa buku-buku cetak, makalah, maupun sumber dari internet. Garis besar isi buku ajar ini meliputi pengenalan pada industri konstruksi, dasar-dasar manajemen, organisasi di proyek konstruksi, pembuatan penjadwalan rencana dengan metode Activity on Arrow, Bagan Balok atau Barchart, dan Presedence Dingramming Method, pembuatan Kurwa S dan Arus Kas, serta pemahaman mengenai pengendalian biaya proyek dengan metode varian dan konsep nilai hasil.

Penjadwalan. D. Dasar-Dasar Manaiemen Klasifikasi Manajemen Fungsi Manajemen Soal/Latihan 22 Ringkasan 23 Pengertian Manajemen - 9 9 12 -17 Bab 3 Organisasi Proyek Konstruksa - 25 Tahapan Proyek Konstruksi 25 Tipe-Trpe Organisasi dalam Proyek Konstruksi 29 .37 Hubungan Kerja dalam Proyek Konstruksi Sdal/Latihan 44 . E. C.Setelah mempelajari buku ajar ini. B. A. dan memahami pengendalian biaya dalam proyek konstruksi. Jakarta. Februari 2013 Penulis DAFTAR ISI Kata Pengantar Daftar lsi v - - iii Babl A. B. C. E. diharapkan mahasiswit dapat lebih memahami konsep-konsep manajemen dalam Manajemen Konstruksi. Bab Biaya di Industri Konstruksi Ringkasan 2 - - 5 A. . dapat membuat penjadwalan rencana dengan berbagai metode. D. A. Pendahuluan-1 Industri Konstruksi Manajemen. dan Pengendalian 8 1 C.45 Ringkasan - Bab 4 Activity On Arrow - 47 Penjadwalan Metode Jaringan Kerja - 48 It. B.

Pengertian Kurva S . Elemen dari Nilai Hasil .98 B. G. Hubungan Logika dalam PDM . D. kayrr.75 Ringkasan 53 Balr I PEHDAHT'LUAN 5 A.110 D. Perhitungan Maju dan Mundur pada PDM . mahasiswa diharapkan marnpu: C. Ringkasan . 3. C. Potensi Penggunaan 166 System pada Proyek Konstnrksi di Indonesia F. Konsep Nilai Hasil (Earned Value) . Soal/Latihan 168 G. 2.125 B.I52 - 126 l. Pengertian Metode PDM . B.124 122 - - 125 ab ini berisi pengenalan awal dunia industri konstruksi.. Manusia berjuang untuk hidup dan berlindung dari lingkungan yang membahayakan dengan membangun tempat tinggal dari berbagai material yang ada pada saat itu. F. E..103 C. Lintasan Kritis 118 E.160 D.90 92 Kebutuhan dan Jadwal Pemasukan Material 96 Soal/Latihan . Soal/Latihan Ringkasan Bab 7 Kurva S dan Arus Kas Rencana A. menjelaskan manajemen dalam industri konstnrksi. F. A.96 Ringkasan Bab 6 97 Precedence Diagramming Method (PDM) A.157 C. Arus Kas Soal/Latihan Ringkasan - 136 149 . menyebutkan ldasifikasi industri konstruksi. Penilaian Kinerja Proyek dengan Konsep 162 Nilai Hasil - Media yang digunakan adalah Power Point Slide. Daftar Pustaka Tentang Penulis ri Earnecl Value Management E.66 73 Soal/Latihan . Setelah membaca bab ini. menjelaskan mengenai industri konstmksi. Langkah Pembuatan Kurva S - . dan lmlit binatang. D. E. Kegunaan PDM.169 171 - 173 . C. Bab 8 155 Metode Varian dan Konsep Nilai Hasil A. batu. keterampilan membangunlah yang membedakan Homo sapiens dari spesies lain.B.121 - - F. Barchart (Bagan Balok) - - 77 77 Pengertian Barchart 79 Barchart Cara Membuat Kebutuhan dan Jadwal Tenaga Kerja . seperli tanah. lndustri Konstruksi Konstruksi dan kemampuan untuk membangun sesuatu adalah salah satu keterampilan teltua dari manusia. Pada zarnan prasejarah. E. Bab Metode Activity On Ar"row (AOA) 61 Metode Jalur Kritis Total Float dan Free Float .155 B. D. Metode Varian .

Industri ini terdifi dari per-usahaan besar maupLln pcrrrsrrlurar-r kccil. Banyak perursahzran besar tersebut yang bergerak di p:rsiu <l:rllrrrr negeri mallpun luar r-reged. dan tempzrt rekreasi. 2 | Pendahuluan . proyek-proyek konstrrrksi clrrlrrrl rlilr:rf i . transportasi air. maka pembaginrr icrris li. Atas dasar itu. Konstr-uksi gedung biasanya direncanakan oleh arsitek dan insinlrur sipil. a. dan kontraktor. perencana. Jenis konstruksi ini dibagi lagi menjadi dua bagian. dan sekolah. indtrstri rirrgar-r (seperti gudang). dan transporlasi udara. b. kemampuan membangun juga meningkat menjadi scsr. industri konstmksi menyerap 215 dan tohl penyerapern cnergi di seluruh dunia yang membuat industri ini meniadi scktor terbesar dalam penyerapan energi.yang menakjubkan. Karena sektor konstruksi mempakan suzttrr irrrlrrslri rrrrrll berbeda dengan industri lainnya. pendidikan. 3. 3. l()()li). Konstruksi Berat Yang temasuk dalam konstrl-rksi ini adalah proyek-proyek utilitas suatu negara.. industri konstmksi merupakan suatu industri ekonomi nasional yang berhubungan dengan persiapan Iahan dan pembangunan. sosial. Pertumbuhan industri konstmksi sejalan dengan pertumbuhan di suatu negara.rt. Kongtruksi Gedung Kotr'. Konstruksi Teknik Konstruksi pada kategori ini melibatkan struktur yang direncanakan dan didesain secara khusus oleh para ahli dan dibuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang berhubungan dengan infrastr-uktur.tr i Ketiga hal 2. Konstruksi jalan biasanya direncanakan oleh deparlemen pekerjaan umum setempat dan berbeda dengan konstrrrksi bangunan dari segi aktivitas antara pemilik. Jenis bangunan pada konstruksi ini. yaitu konstruksi jalan dan konstr-urksi berat. yaitu sekitar 1/10 dari GDP dunia. Industri ini terdiri dari per-usahaan besar mzlupun l)('r'usrluriln kecil. clan li. dan perbaikan bangunan. percepatan. Dalam di tersebut clapat dijelaskan 1-rarl:r rrr:ri. membangun menjadi suatu industri yang menjadi penyokong kehidupan suatu bangsa. pusat perbelanjaan. industri konstmksi menyumbangkan nilai yang sangat besar pada pendapatan per kapita dunia. bangunan komersial. Sejalan dengan perkembangan waktu beratus-ratus tahun kemudian. pengurugan. sektorsektor berbeda dari industri konstruksi menunjukkan pola pefiumbuhan yang berbeda di selumh dunia.rn scbargai lirsilitrrs unrunr.rrslrulisi akan sangat membantu dalam memahami slnrklrrl irrtlrrslri ini. seperti dapat kita lihat pada bangunan-bangurnn tua yang terdapat di selunrh penjuru dunia.Ketika masyarakat mulai berkembang lcbilr tcrrrlgarrisasi.rrr lx'rrl'rrt rrri. 2. transporlasi selain jalan raya. Secara luas. pemipaan. perkerasan jalan.r barngunern institusional. dan properti lain. Konstruksi Jalan Proyek ini meliputi penggalian. Pada masa sekarang ini. Konstn-rksi ini dibiayai oleh pemerintah atau keria sama pemerintah-swasta. apantemen/n-rmah susun.ynng cligr-rnnli:.rnslr rrl. yaitu sekitar 7a/o dat't seluruh tenaga kerja di dunia. bendungan. dan konstruksi jembatan serta strrrktur drainase. konstrrrksi teknik. sementara material yang dibutuhkan lebih ditekankan pada aspek-aspek arsitektural.si irrtlrr. seperti: l. Menumt Halpin (1998).ratr-r . merupakan salah satu industri yang paling berkembang di seluruh dunia.ltrrl'si 1gt'rlurtg aclalalt burrgtrrurrr.rlny. struktur. rnis:. Konstruksi lndustri Konstr-uksi ini biasanya melibatkan proyek-proyek teknik tingkat tinggi dalam manufaktur dan proses produksi. r:ritrr: konstruksi gedung. misalnya gedung perkantoran. industri konstruksi 1. Perusahaan besar dapat menandatangani suulrr liorrlruk seiumlah $20 juta per terhun dan rnelibatkan ribrran pr'li.r'r'iu. industri konstnrksi mempakan industri yang potensial dalam penyerapan tenaga ker:ja yang besar.ru diklasifikasikan menjadi 3 (tiga) bagian (l lrrlPirr.

waduk. waktu. Gambar 1. dan Pengendalian Biaya di lndustri Konstruksi Ilmu dalam konstruksi dapat dibagi menjadi dua hal yang urban transit pelabuhan.r'irrlaltan. lllrtrllrrtrirn pt'rrrt. pipa bawah tanah. Pabrik lainnya. d. terowongan. termasuk: a. I2iJ-25%l Apartemen. 2. c. Kondominium. a. b. Untuk itu.1 Pembagian Segmen dalam lndustri Konstruksi Pelaksanaan industri konstmksi membutuhkan perencanaan maksimal yang berguna bagi kelancaran pembangunan. Klasifikasi dalam industri konstruksi digambarkan sebagai berikut: ('. e. salah I Pendahuluan Manajemen Konstruksi . jalan raya. &Gt 1. airport. Sesuai dengalr namanya. yaitu: l. l. lt'. jembatan. sekolah. organisasi. g. perkantoran.ltt1'.#gunan i35-4$ ] H f{0nsiruksi P€rumahan 35?'. b. clun lairr-lairr. Pada saat suatu proyek konstruksi ditentukan.. Construction Management 1998. c.8. teknologi konstruksi dan 2. Konstruksi berat. i. B. l. lr. sistem. rumah sakit. b. Pabrik petrochemical. Penjadwalan. h.d {3S & l{qnstruksi trndu$rta} {5-f0t6} Konstnrksi industrial a.bcbcrapa kasus. Rumah Tinggal. c. dan sebagainya. dunia proyek dan manajemen yang saling berkesinambungan dan melengkapi dalam konstrl-rksi. d. biaya. d. baik perencanaan desain. Pemhagian Setsffien dalam lndustrl Konstruksi ffi KonSnrkt! Konstrr:ksi Pemmahan ar. dibutuhkan keilmuan dalam hal pengaturan atau Pembagian di atas dapat diuraikan sebagai berikut. lr. c. teknologi konstmksi berhubungan dengan metode atau teknik yang digunakan untuk menempatkan material fisik dan elemen-elemen konstruksi pada tempatnya di lapangan. umum. Town houses. Sumber: Halpin. l. m [cn5truk!. 1't tr l. Konstruksi bangunan gedung.rlr'r'. manaiemen konstruksi. Manajemen. Bangunan perrninyakan. B. termasuk: universitas. kontraktor dan arsitek menjadi berada pada satu pemsahaan untuk mendesain dan melaksanakan pembangunan pabrik bagi pemilik/klien. dan lainlain.

nl'. secara umllm terdiri dari penjadwalan waktu. Banyak hal yang harrs dipeflimbangkan pada saat mengatur suatu proyek dan secara sukses mengaplikasikan kelima M tersebut. waktu yang telah ditentukan. juga bermanfaat untuk: I ) dapat merencanakan kebutuhan material.r. Ketepatan penjadwalan dalam pelaksanaan proyek sangat berpengamh pada terhindarnya banyak ker-ugian. serta harus selalu diperbarrri.t ilirrt. Jenis atau tipe metode yang digunakan sztngzrtlzrh beragam. Tugas seorang manajer pada suatu proyek konstn-rksi adalah memanfbatkan sumber daya semaksimal mungkin dengan efektif dan efisien dalam kerangka perencanaan waktu.(.rl rlrrrr. Pekerjaan sebuah proyek konstruksi selalu dimulai dengar-r tiga hal. dan material dengan biaya terbatas.J. dapat mengevaluasi dan menilai akjbat perubahan waktu penyelesaian dan biaya proyek. l. yaitu penl. tenaga kerja.usunan perencanaan.lill.tr:ri lrt. dan pengendalian untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan a. dan mutu yang seslrai dengan perencanaan awal.rl. dan perselisihan atau klaim.rn sitt1. material.riur viulg dibuat dengan baik akan mengikat dan mengarahkan pelaksanaan suatu kegiatan proyek konstruksi dalam memanfaatkan sumber daya secara efektif dan efisien untuk mewujudkan tujuan dan sasaran. maka yang teringat adalah lima M.. proyek. Money (uang). Material (bahan bangunan).11 It'tst'lltll rl.rnlr. dalam buku Imam Soeharto (1997) memberikan pengerlian tentang pengendalian. nr(. 2) dapat mengatur waktu keterlibatan subkontraktor 3. peralatan. dan keuangan. Berlawanan dengan teknologi konstmksi.l1. Machiners (alat dan peralatan). pengendalian adalah usaha yang sistematis untuk menentukan standar yang sesuai dengan sasaran perencanaan. Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari penjadwalan antara lain sebagai berikut. . 4.rp. peralatan.rlr stt:rlu l)rI)scs pcttcrtttr:"rrt diur szrserrern 2. rrrc'lilxrlklril pt. Manpower (tenaga kerja). R. 3.. dan lingkup proyek mempakan hal penting dalam menyukseskan pembangunan suatu proyek. yaitu: tltl( itltir. Method (metode). 1. Di samping itu. dan tenaga kerja. Sehingga hal ini menjadi tantangan utama seorang manajer proyek konstr-uksi.r'siirllirrr srilnber clzrya dalam pencapaiannya. l)t'tt'ttt lrtrir. 5. selain manfaat yang sama dengan pemberi tugas.lr manajer konstrrrksi zrdalah: "metode konstruksi apa yerrrg akarrr digunakan?". peralatan..r. biaya.rlr. Menurutnya. l. keterlambatan penyerahan proyek.. Perencanaan penjadwalan pada proyek konstruksi.. Peniadwalan proyek konstruksi merupakan alat untuk menentukan waktu yang dibutuhkan oleh suatu kegiatan dalam penyelesaian. dan mutu untuk pencapaian tujuan pemilik proyek. juga sebagai alat untuk menentukan kapan mulai dan selesainya kegiatan-kegiatan tersebut. pada saat kita berbicara mengenai sumber daya untuk konstmksi.. 2.. bagi pemberi jasa konstruksi. Sementara.rrr. Biasanya.r lr:rl trrir-rar-t l."l972. misalnya pembengkakan biaya konstruksi. merancang Manajemen 6 | Pendahutuan Konstruksi I . manajemen konstruksi mengacu pada bagaimana sumber daya tersedia bagi manajer sehingga dapat diaplikasikan dengan baik pada suatu proyek konstmksi.siltLl pcrtanyiliu) yang pitling penting yang erkan diltrrtlirpi olt.rrlr. Pcrcrrt'irrr.r. Bagi pemberi tugas atau pemilik yaitu: 1) pengetahuan mengenai waktu awal dan akhir suatu 2) 3) b. Setiap metode barr harrs dipefiimbangkan ker-mtungan dan kemgiannya. Keterlibatan perencanaan yang baik dari segi waktu.r'lrtlr lrutlnl. biaya.rn . dapat merencanakan cashflow atau arus kas proyek.ri lx. Manajemen melibatkan waktu dan pengaplikasian kelima sumber daya di atas untuk membangun suatu proyek konstnrksi. Mockler.lr:11'. Konsep dasar yang menjadi esensi suatu pembangunan proyek konstruksi adalah kemampuan manajer dalam menempatkan sumber daya manusia. pen)rusunan jadwal.

A. Balr 2 Pada buku ajar ini akan dibahas mengenai dasar-dasar manajemen bagi pelaksanazrn suatu proyek konstruksi. diharapkan dapat menjelaskan mengenai dasar-dasar ilmu manajemen. dan lingkup proyek mempakan hal penting dalam menyukseskan pembangunan suatu proyek. Atas dasar itu. konstmksi teknik. biaya.DASAH MANAIIEMEH G. dan perbaikan bangunan. 8 | Manajemen sebagai suatu ilmu pengetahuan (management as a science). dimulai dengan Dasar-Dasar Manajemen sebagai landasan atau acuan dasar dalam mengenal lebih jauh manajemen rlar-r sistcr-tratikany:r di proyek konstruksi. yaitu: konstruksi gedung. Dunia konstruksi membagi atau mengklasifikasikan jenis konstruksi menjadi tiga bagian besar. perencanaan waktu yang efektif dengan berbagai metode. membzrndingkan pelaksanaan dcngan stanclu r'.rakan bantuan dari ilmu-ilmu sosial. mahasiswa 2. struktur. dan properti lain. dan matematika. di antaranya sebagai berikut. Ringkasan lndustri konstruksi mempakan suatu industri ekonomi nasional yang berhubungan dengan persiapan lahan dan pembangunan. kemudian mengambil tindakan pembetulan yang diperlukan agar sumber daya digunakzrn secara efektif dan efisien dalam rangka mencapai sasaran. J. filsafat. dapat dilihat dari beberapa sudut pandang (referensi). Banyak hal yang harus dipeftimbangkan pada saat mengatur suatu proyek dan secara sukses mengaplikasikan kelima M. Keterlibatan perencanaan yang baik dari segi waktu. .sistcm inlbmasi. Manajemen melibatkan waktu dan pengaplikasian lima sumber daya untuk membangun suatu proyek konstrrrksi. dan fungsi-fungsi manajemen. Setelah membaca bab ini. dimulai dari definisi. 4. Pengertian Manajemen Pengertian Manajemen. ebelum mendalami lebih jauh mengenai Ilmu Manajemen Konstmksi. . menurut Sidharta Kamarwan. percepatan. perlu diketahui secara singkat apa dan bagaimana manajemen agar menjadi landasan bagr pemahaman ilmu Manajemen Konstruksi. serta perencanaan dan pengendalian biaya proyek konstruksi yang terbagi menjadi beberapa bab. adalah bersifat interdisipliner yang dalam hal ini mempergi. Manajemen sebagai suatu sistem (management as a system) adalah suatu rangkaian kegiatan yang masing-masing kegiatan Manaiemen Pendahutuan Konstruksi . industri konstmksi merupakan salah satu industri yang paling berkembang di selumh dunia. t. dan konstruksi manufaktur. menganalisis kemungkinan adanya penyimpangan antarir pelaksanaan dan standar. DASAR. klasifikasi manajemen.

Manajemen dalam pengertian ini dihubungkan dengan prcses pembentukan sebuah perusahaan/industri secara menyelunfi. dan kelompok pimpinan bawah. manajenlen rl:r1xrt rlilx'r'i tk'lirrisi scl'ragiti sttztttt teknik/czua dalerm afli. Peterson & Plowman (Business Organization and Managementl l't'lt'r'srln rllrrr l'lorvtttittt tttcltgclttttl<itliittt llithrver.ntuk melaksanakan semua kegiatan yang diperlukan dalam pencapaian tujuan dengan batas-batas tertentu. Dalam hal ini arti manajemen dititikberatkan pada usaha pemanfaatan orang-orang dalam mencapai tujuan. diklasifikasikzLn dan dilaksanakan. Terry (Principles of Managementl Berpendapat. Dari beberapa sumber. perlengkapan semua peralatan yang diperlukan dan penyusuum kerangka urnulrl dari organisasi setta pemilihan pejabat terzs/inti.cl:rpat cl i lzrkszrnakan tzrnpa menunggu selesainya kegiatzrn lzr ir r. Mee (Department of Managementl John F. 1998) 2. tanggung jawab dan wewenang yang jelas Qob description). dalam rangka memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat' 4.bahwa manajemen adalah suatu proses yang terdiri dari per:encanaan (planning). Kimball & Kimball Jr. terkumpul definisi-definisi dari beberapeL ahli manajemen. pengorganisasian (organizing). Kooentz & Donnel (Principat of Managementl Kooentz & Donnel berpendapat bahwa manajemen menghubungkan pencapaian sesuatu melalui atau dengan orangorang. Dengan kata lain.*' 10 | Dasar-Dasar Manajemen Manajemen Konstruksi 11 . John F. (Principles of lndustrial Organization) Kedua ahli ini mengemukakan bahwa manajemen mencakrrp semua tugas dan fungsi yang berkaitan dengan pembentukan pemsahaan termasuk pembiayaan dan penetapan pokok-pokok kebijaksanaan. Pengerlian manajemen dalarn sebaik mturgkin kepada clclinisi ini telah dimasukkan tinjauan dari segi ekonomis. dengan It'l'rril'/r'irrit tet'.sclrttt. tttltksucl dzrn tujuan dzrri sekelompok manusia It'r'lcrrltr tla. Manajemen sebagai kumpulan orang (managernent as people/ groLtp of' people) adalah suatu istilah yang dipakai dalam arti kolektif untuk menunjukkan jabatan kepemimpinan di dalam organisasi antara lain kelompok pimpinan atas. dan pengawasan (controlling) yang memanfaatkan ilmu pengetahuan (science) dan seni (art).rtu darlam rangka uselha pencapaian suatu tujuzur- 3. :untt. Manajemen sebagai suatu proses (management as a process) adalah serangkaian tahap kegiatan yang diarrahkan pada pencapaian suatu tujuan dengan pemanfaatan semaksimal mungkin sumber-sumber yang tersedia. walaupun kegiatan-kegiatan tersebut saling terkait untuk mencapai tujuan organisasi. John mengemukakan bahwa manajemen adalalh suatu Dapat disimpulkan bahwa manajemen adalah kemzrmpuan untuk memperoleh hasil dalam rangka pencapaian tujuan melalui kegiatan sekelompok orang. 5. Mee membuat definisi yang lebih luas mengenai rrrnnzrjemen. kelompok pimpinan tengah. Untuk itu. scni keahlian untuk memperoleh hasil maksimal dengan usaha nrinimal dalam nangka mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan baik b:lgi pimpinan maupr-ln para peke{a. pelaksanaan (actuating). berikut ini. Mrrrruic'rrrcrr clerlan't pengertian ini menekankan kepada teknik/ t rrr:r tcrtct. maka orang-orang tersebut hams mempunyai tugas. Agar tujuan dapat tercapai. manajemen beffi-rngsi . (Kamar"wan. ser[a memberikan pelayanan . sebelum melibatkan sekelompok orang yang mempunyai kemampuan atau keahlian dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditetapkan. tujuan perlu ditetapkan terlebih dahulu.-rat clitctarpkan. 1.

Manajemen Puncak (Higher Management) Manajemen puncak. Fayol menerencanakan. Manajer pada tingkatan ini berada pada level bawah pada stmktur organisasi penrsahaan. Klasifikasi Manajemen Manajemen dalam suatu organisasi atau perusahaan diklasifikasikan sesuai dengan tingkatannya. Kt'tigl tirrgliittarr tctscbttt cli. terlihat bahwa manajemen dapat didefinisikan sebagai suatu metode atau proses untuk mencapai suatu tujuan tertentu secara efektif dan efisien dengan memanfaatkan sumber dayayang tersedia.a pam anggota organisasi dengan sumber daya organisasi lainnya.-pcnclerp:rt b. yaitu kegiatan manajemen yang 8. yaitu kegiatan manajemen yang berhubungan 7.ielaskan plrrlit ttt'itilttt lx't'ikttl. a.rttt'. untuk itu kemampuan manajemen tersebut dibagi menjadi tiga.rgo. Siregar dkk. menganalisis. Frllct b. Stoner (Management) stoner berpendapat bahwa ma.tltl 1x'r rrsrrluuttt lli:tslttrvlr tliltirgi Itrcttiacli li1'. terrnasuk kemampuan dalam perencanaan.lr littl-'1*. yaitu kegiatan manajemen yang berhubungan dengan tingkatan operasional dan berhubungan langsung dengan tenaga-tenaga operasional. B.t'l lllilll. agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.t. a. pengklasifikasian dalam manajemen tersebut lebih jelas adalah sebagai berikut.l.ti('lll('ll. l)alarrr clclirrisi ini. Dari berbagai definisi tersebut di atas. 2.s:riliurr lrekcrjazrn nrclaltri orang lain. Manajerrrya merupakan manajer menengah yang mengkoordinasi dan membawahi beberapa seksi level menengat/fungsional pada struktur organisasi perusahaan' 9. human skjll. Manajemen Menengah (Middle Management) Manajemen menengah. yaitu conseptual skill.'tt. mengorganisasi.rl.wan. tlcngitn manajemen organisasi secara menyeluruh.. Kemampuan Manaiemen Seorang manajer dituntut memiliki kemampuan mengatur yang sesuai dengan posisinya. Mirtt:tit'ttt. l.gu. afti manajemen mencakup urutan kegiatzrn yang dilaksanaklrrr untuk mencapai tujuan tertentu. dan pengawasan terhadap usaha-usal.risasian (organizing). pengotganisasian. Fayol berpendapat bahwa manajemen adalah fungsi-fungsi untuk c. Manajemen Tingkat Bawah (Lower Management) Manajemen tingkat bawah. Manajernya nrcrupakan manajer teratas (top manager) yang bertugas dan lrrtanggung jawab atas keseluruhan organisasi. l99g). p!.hwer manajemen adalah seni dalam nrcrrvt'lt. Conceptual Skill (Kemampuan Mengonsepkan) Conseptual Skitl merupakan kemampuan untuk melihat suatu organiasi secara menyelumh. Follet b. bcrhubungan dengan manajemen pada bagian yang menjadi tzlnggung jawabnya. (Manajemenl Si't'1iu' clkk. kemampuannya. pelaksan aan (actuating) danpengendali an (controlling).tt. memimpin. yang dituangkan dalam fungsi-fungsi perencanaan Qtlanning). dan strateginya (Kama. dan mengidentifikasikan masalah sesuai Manajemen 12 | Dasar-Dasar Manajemen Konstruksi I 13 . lrcrpcndzrpat bahwa manajemen adalah proses trrrtrrk rncnrzrnfiratkan sumber daya manusia dan sumber dava lzrirrnyar untuk mencapai tujuan tertentu. tecnical skill. Tlngkatan Manafemen 6. dan mengendalikan.ajemen adalah proses perencanaan.rne ncirl)iri trr juurr/sasar:rrr vlrrrg tclarlt clitctarpkan.

Manaiemen Puncak Manajemen Menengah erntara lain: o o Conceptuatiiil \a\ A \ = Technical Skill Manaiemen Bawah tingkat kepercayaan akan mencapai Break Event Point dari barang/jasa yang dihasilkan. sehingga tercipta suasana yang harmonis di antara Hal-hal tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut.'l Hubungan tingkat manajemen dan kemampuan ntanajemen tingkat teknologi yang digunakan pada kualitas serta harga tertentu. b.. .C= Gambar 2. (Karnar-wan.rrllrr'. Human Skill (Kemampuan Berhubungan dengan Peserta tain) memberi instmksi. se]-ta menentukan solusi cl. Strategi operasional (operational strateg). a a tingkat pengembangan kemampuan sumber daya manusia dalam perusahaan.lrrr v^riabel dzrn lirktor-laktornya. mengkoordinasi dan memberi motivasi serla menumbuhkan kepercayaan tim.skill dibutuhkan pada semua tingkatan manajemen rrt. seperti gambar di bawah ini: Kernampuan yang dimiltki C . sementara Conceptual sftil/ rcrrirr rr. . Strategl Menafomen l)lrllrrrr rrrcl. sitrrasi .rrr. tl. ('.'l stratcgi tttittt:-tictlcn pcrlu ditinjau lrspck-as1.. Misi Perusahaan Misi atau tugas yang diemban suatu perusahaan memiliki ciri yang berbeda dari satu perusahaan dengan perusahaan yang Iain.rlcrrgirrr iicirrlaarr.si yang hampir sama. pasar yang hendak dituju. Manajer di tingkat ini juga harus dapat Human skill mer-upakan kemampuan berkomunikasi dengan orang lain. Dapat dijelaskan dari gambar di atas barrrv. Suatu misi memerlukan beberapa unsur untuk dirumuskan. Misi pcrrrsaltaitt'r (contpany mission). jenis produk yang dihasilkan. tingkat kepuasan konsumen terhadap barang/jasa yang dihasilkan.r rrrtttrtrrr . 3. sedangkan technicar .1111 Pr.16. luas jangkauan operasi suatu pemsahaan. Kebijakan dasar @rand strategy). Technical Skill (Kemampuan Teknik) Technical Skill merupakan kemampuan yang bersifat operasional a. pihak-pihak yang berkaitan demi mendukung pencapaian tujuan perusahaan. Profil pemsahaan (company profile). Misi menunjukkan: untuk melakukan kegiatan bersifat teknis yang berkaitan dengan prosedur.lrr rrr. Tujuan jangka panjang (longterm obiective).t'li.s/iil/ rt. . Keterangan .r Lrin scbitgiti bcrikut. c.B= Human Skiil . Tiagk4t6ar.uritl\. korrrlisi. proses.xl.rr persoalan-persoalan organisasi secara strategis. Hubungan tingkatan manajemen dengan kemampuan yang hams dimiliki seorang manajer mempunyai porsi yang berbeda pada setiap tingkatan manajemen atau tingkat manajer. 14 | Dasar-Dasar Manajemen Manajemen Konstruksi I 15 .r1.yarrg acla.rrr pacla level manajer puncak. 1998): ir.rlr.rrr.lrirr tr.spSorr*r. lr. teknologi yang digunakan. teknik dan peralatan..rll.rlrrrs sl|lrlt'pii ltisnis sttitttt llctrtsitltltittt rlt'ngarr nr('nl'.1. tingkat kepercayaan terhadap konsep orisinal yang dimiliki.rlr. . . ('. tingkat kepercayaan terhadap filosofi usaha yang dipilih.jirga rncrreprrrli.rrirr.rrrinan pada level manajer bawah.

i r. Tujuan Jangka Panjang Tujuan jangka panjang perusahaan merupakarr suszrran perusahaan di dalam menjalankan usahanya. Kekuatan (strength) Kekuatan merupakan bagian dari kondisi lingkungan inter. o1.. yang dituangkan dalam fungsi-fungsi manajemen. tlerrr strategi l. pemasaran.r-. produktivitas.rntuti. strategi jangka pendek di dalam fungsi per-usahaan agar tujuan jangka pendek dapat tercapai (accounting.rorni. Organizing.t'lliiakarr. Controlling (POSDLC). Terry: Planning. dan posisi dalam persairrgrrrr. Coordinating.ko. pengambilan keputusan dan yang harus diambil dalam organisasi. strategi kebijakan umumnya dituangkan di dalam petunjuk pelaksanaan.slnrlt'1. yang menyangkut pemikiran. Directing. e.r rr. d. teknologi.d. Louis AIIen: Planning. Irutding. Profil Perusahaan Profil perusahaan dianarisis menggunakan "swor anabsis.l)('r. R&D. dan juga diversifikasi usaha. ROA.y.ran jangka paqiang dalam periode tahunan 2.rirl rrrt. pangsa pasar yang dimiliki. Threat Threat deregulasi persaingan munculnya . dengan mernakai ukuran efektivitas (ROI..lrr u rli: rr r sccara komprehensif agar mencapai tujuan jangka pirrrirrrrll tlularm lingkungan dinamis. dan lainJain.rl lr'trltti ltllts liglr 1lt't'ttttti o o . Directing. manajer mempakan perangkat SDM (brainware) serLa organisasi 16 | Dasar-Das ar Manajemen Manajemen Konstruksi I 17 . OrganiTing. 3. 2. pesaing dan inefesiensi penggunaan sumber daya. Fungsi Manajemen Seperti telah diuraikan sebelumnya. George R. aset. Budgeting (POSDiCoTB). 3. slrittcgi lttttgsiorlitl. tr. produksi. atau produk substitusi baru. Kebijakan Dasar Kebijakan dasar perusahaan umurnnya din.b.. Icading. rnarket share. 1. Perlu diingat fungsi-fungsi manajemen di dalam unsur manajemen merupakan perangkat lunaknya (prosedur operasi). Stffing. . Controlling (POLC). 4. Luther Gulick: Planning.rrln. Kelemahan (ueakness) Kelemahan juga mer-upakan bagian dari kondisi lingkungan internal' Kelemahan bagi perusahaan.r'. yang tajam dari keputusan strategis bersaing. Harold Koontz: Planning. dengan rincian sebagai berikut. Opportunity OpportuniSz merupakan kondisi ekstemal yang berdampak ke perusahaan. r':rilrr slurlt'1. yaitu sebagai berikut: 1.et'ltsiottitl. c.1 jrrrrlik. antara lain sepefii. Organizing.juga mer-upakan kondisi eksteneal di mana terjadi yang selalu berubah di luar kontrol perusahaan. Staffing. Repofiing.liputi profitabilitas. Actuating. seperti kebijakan politik. dal. Controlling (POAC). vlrttll lx'trtplt: Strategl Oporarlonal . Fungsi-fungsi manajemen dikemukakan oleh beberapa atrli ilmu manajemen yang pada dasarnya memiliki kesamaan.ur clari trrjr. 4. OrganiTing.al pemsahaan yang memberikan kekuatan bagi perusuhuun seperti sumber daya manusia. dan lain-lain.r p. C.'rrrlt'li. definisi manajemen adalah suatu metode atau proses untuk mencapai suatu tujuan tertentu secara efektif dan efisien dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia. stock price.

Bentuk tindakan tersebut antara lain: l)11)scs l)cllL:llttllltt lllt'lrtl)ilklltl lrt'tt.yzr nrcrtlpakan pcr artgkat kcrzrst ryu. daya yang diperlukan perkiraan u. l)r'()scs penggambaran proyek dan batas-batasnya secal a (u'l t t I i s. e. serta sarana untr*. Kelima hal tersebut dapat diuraikan lebih jelas sebagai lrriktrt.. Planning/Perencanaan PlanninglPerencanaan men:pakan suatu tindakan pengambilan keputusan data. 1. n-o-..a pengisian personeil (SDM) yang n-reliputi ratrcangan organisasi' dan f. asumsi atau fakta kegiatan yang dipilih dan akan dilakukan pada masa mendatang. PMBOK (Project Managetnent Bodry of Krcw'ledge) membuat area ilmu manajemen bagi perencarlaan vaitu: a. Teny. menetapkan tuiua:r dan sasaran usaha. proyek clapat dikelompokkan Perencanaan sutnber claya nranusia perencanaall tl"lb-::. seleksi peralatan' c. Manfaat dari fungsi perencanaan di atas adalah sebagai alat pengawas maupun pengendalian kegiatan.. Perencanaan Mutu George R.yo-biaya drri Perencanaan Biaya terrnasttk juga mempertimbangkan proyek. Perencanaan Waktu a. c.. tliclapat Perencanaan Lingkup Proyek Perencanaan lingkup proyek merupakan sttrrltt non manLrsia lapangan.lx'r ilir rt 1x'r'ungli:rl pcntltrkrrtrgll. 2..mbe. l-cbilr larniut akan diumikan fungsi-fungsi manajemen menLrrut b. menyumbang strategi dan prosedur operasi.. d._remberikan masukan kepada pada wal':tu diperlukan' sumber daya tersebut siap hal-hal mengenai penyelesaian Perencanaan waktu meliputi ini d. menyiapkan pendanaan serta standar kualitas yang dihalapkan.1'. agar diperoleh alternatif lingkup yurt. rneniacli dua golongan' yaitu 1. biaya.-. menyusurl rencara induk jangka panjang dan pendek. tinclakan mempersatukan Pengorganisasian adalah suattl yang mempunyai pekerjaan masingkunrpulan kegiatan manttsia' Manaiemen Konstruksi I 19 1a I n^. rangkaian langkah untuk Perencanaan biaya mempakan oleh . tnan-i^*an . perencanaan lingkup l)xrvt'|. informasi. mernilih dan menetapkan kegiatan yang diperlukan.r'Lryakan. Langkah-langkah tercebut dalam n-rendapatkan biaya vang -''-'gkin bcrbagai ^fr"*otiiio"g atau-material' Hal ini menYebabkan paling ekonornis bagi kinerja cliselesaikan bila telah tersedia perencanaa'-' Ui"yo-t'uru dupot p"r"r. d. Perencanaan Sumber DaYa SDM.ru.ehtihan tenaga keria untuk untuk kantor Ot"ii -""ilisasi yang rnelipul'i pengadaan a.n hePerluan sumber daYa' b.. irtrhvltl serta mlltu. e. b.rtr tttttltt lrtt'\t'lt itkitlt clipakiri tllch prclyek' serta s(lrttclltt tllrtr lit'ilt't'it' "tt'ltt valtg Ketentuan standar mutu akan rrsltltlt trtttttk tlnlllt tttctttctlltttinva' waktu biaya proyek terutama pada lx's:tt' pcngirt'tthnya torhadap dan material' tlt'sltitr cnginering. M isitl nya. perencanaan lingkup proyek.t lt'tlr. peralatan yang akan (PMBOK)' serta peralatan konstr-uksi' dari tahap awal siklus provek yang mencakttp stttrli li.usunan. perencanaan perencanaan perencanaan perencanaan mutu. waktu dan penl. ditetapkan' Perencanaan provek yang tepat *utttt' yang perencanaan sumber daya agar .nt lrillr. c.urro. Pengorganis asianl Organizing terutama yang mencakup biaya dan manfaat lttrrvt'|. atau pedoman pelaksanaan kegiatan. trntuk proyek konstruksi.ril'. serta sumbcr da5'a provek menjadi bagian permanen material.

. Selain itu. penugasan dan motivasi. mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan. wewenang dan tanggung jawab. mulai melakrrkan pengelompokan.iktus hidup organisasi pada umumnya mengikuti tahap-tahap sebagai u". dari perusahaan untuk mencapai tujuannya dengan Pengendalian manajemen merupakan usaha yang tersistematis I rr n I Dasar-Das ar Manajemen t ir^^^:^---tu----a t .si[at abstrak atau tidak langsung. Actuatlng lhlakranaan Lr'sr'lrrrrrlr. Tindakan yang dilakukan dalam fungsi actuating antara lain: l):rr -*r*ri*l*r*. Proses pembentuka. sesuai vurqrrl'. b.p. a. e- e.lllilsilul' sillillll Ix'tltttl>ttttgittt sirlrr s. r Norming' adarah tahap ketiga yang memberikan sebuah artrr. b. Pengendalian rnerupakan tindakan pengukuran kualitas dan evaluasi kinerja. o. h .:^:. . d. a' Prestage.i. membagi pekerjaan l<e clalam 'c. antara lain: * . George R. jabatan uc.xri..r. yakin bahwa pekerjaan tersebut akan menambah nilai diri mereka.rirnuia anto.r_.r.. Terry menguraikan b.: ? b...n main yang disebut.kun individu..rt:.r()\(. Adjouruing....--'-.t.lrr. tahap pertama. dart hubungan arfiara sesama karyawan menjadi harmonis dalam organisasi. fl:"u'rrryu untuk membawu gnrp tetap berfokus pada tujuan g..l: 3.rrrir llrirr rrt. tanggung jawab serra deregasi k *"rr"urrgrr*yu terlihar j".*t" org'anisasi yang dibentuk akan berhasil jika setiap anggota mampu bekeria sama dengan tuiuan mencapai tujuan bersama.il:'ilJT:il'. @ntrclling lPengendalian cara membandingkan prestasi kerja dengan rencana dan membuat tindakan yang tepat untuk mengoreksi perbedaan yang penting.rganisasi sesuai dengan keinginan dan usaha mereka untuk rlrencapai tujuan perusahaan serta anggota di organisasi karena setiap anggota pasti juga memiliki rujuan pribadi.rn l. c. b.r. Mrrsirrg_ masing anggota melaksanaku. . memberikan pengarahan. benrpa pengamatan antara sesama anggota organisasi. khususnya di luar batas-batas toleransi. zoo2). berusaha memperbaiki pengarahan sesuai petunjuk pengawasan. [ /kr rr:rrr kinerja dapat dilihat dan dieval"*i Manfaat dari fungsi pelaksanaan ini adalah terciptanya keseimbangan tugas.t t i. karyawan menjadi termotivasi jika merasa percaya diri dapat melakukan pekerjaan tersebut. adalah tahap . Stonning. mendistribusikan tugas.['.. c.y'lrng lt'r1x'rrlirrli tli :rrrrlrnr lrrngsi lainnya. .regula.pada tahap ini setiap anggota dengan berbagai ketertarikan.. *gu. memilih dan menempatkan -"vrrurrrlrdLr\<lrrorang-orangpadapeke4aan."r.rr terlentu..rfruplrci-put pada tahap irri.yang o. karenzr fungsi ini rlitckalrkarr 1xr<lir lrrrlrulrgurr clitn kegiatan langsung para anggota organi. berkomunikasi secara efektif.2r leri. masing-masing anggotanya mulai berhenti memain li. . r r i rissi dan perannya. i d' sesuai. gnrp sudah berfungsi da1.szrsi.o". Forming. I a{ . Tindakan tersebut meliputi.ag. scnrcntarn perencanaan dan pengorganisasian lebih lx'r'.rrr...(/r( perannyir. tujuan grup. lirrrgsi pclaksanlzrrr :rtlirlirlr . merupaka" .rr ---. hak dan kewajiban masing-masing bagian dalam organisasi."t"lah tujuan tt.r. dan mendorong tercapainya efisiensi serta kebersamaan dalam bekerja sama untuk tujuan bersama.s rrrlrrur.rr. bahwa setiap individu memiliki tujuan dan ketertarikan yang berbeda-beda' Keinginan ini sering dituangkan daram visi dan misi.v((. merupakan tahap kedua.:..r_r tcrscbut . mens.rff:l'*'n wewenans dan tanggung jawab masing-masing Manfaat dari flungsi organisasi merupakan pedoman pelaksanaan pembagian rugas serra hubr |18ri.rri uto^.g.jr'rnt'rr. Tindakan ini juga diikuti dengan perbaikan yang harus diambil terhadap penfmpangan yang terjadi.rr. lrrrlr t. e.. dengan anggapan bahwa setiap anggota adalah bagian dari grup. Tinclak. 4. Perforrning. d...hwa pelaksanaan adalah upaya untuk menggerakkan anggota .

i i & 3' Gambarkan kemampuan manajeriar sesuai tingkatannyzr d. a.llll :llr:rlisis SiW( ) l'! llt't iLlrtr r'ottlolt rr'tlr't lt. dan biaya. redur<si biaya. yang mempunyai pekerjaan masing-masing. dan analisis. I Dasar-Dasar Manajemen Menaiemen % . saling berhubungan satu sama lain dengan tata cara'tertentu.rtt . pengangkutan bahan han-rs diatur dengan baik dan bahan-bahu. kemampuan manajemen. . Apakah yang dimaksud dengan manajemen oleh Mee? jr ii ! i1 John F.rrcr.lrl. SoalAatihan 1. Manfaat dari fungsi pengendalian adalah memperkecil 7. dan strategi manajemen. asumsi maupun fakta kegiatan yang akan dipilih dan akan dilakukan pada b. yaitu tindakan pengambilan keputusan yang mengandung datalinformasi.n jelaskan! * masa mendatang Pengorganisasian.r st. Misarnya. b' c. D. optimasi. . fisik konstmrrsi dilakukan seca-ra tersendiri oreh pengawas teknik meralui gambar-gambar rencana dan spesifikasi teknik. pengorganisasian (organizing). nlclU_1ul(ur. Jelaskan dengan lengkap pengertian-pengertian manajemcn 2. kuantitas. 3.s. Berdasarkan para ahli disimpulkan bahwa manajemen dapat didefinisikan dari beberapa aspek. biaya maupun waktu. Pelaksanaan. melalui tindakan-tindakan perencanaan Qtlanning). d.rg"ndalian jadrval dan pembengkakan biaya proyek dapat pengendalian dihindari.lt'llrsk.I (). dan biaya. Manajemen diartikan sebagai kemampuan untuk memperoleh hasil dalam rangka pencapaian tujuan melalui kegiatan sekelompok orang.cr."t ttl tlt'tll'. jadwal dan biaya merupakan bagian dari divisi manajemen proyek E. apakah sudah sesuai dengan spesifikasi atau berum. e. Pengendarian terhadap .rit. mengevaluasi penlmpangan yang tcrjadi. Dalam proyek konstruksi. Pengklasifikasian manajemen dibagi menjadi tingkatan manajemen. menJrusun laporan kegiatan. pelaksanaan (actuating) dan pengendalian (controlling) dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara efisien. nrenrberndingku.. Jelaskan fungsi pengendalian dalam pelaksanaan proyek konstmksi! yang mencakup pemantauan kemajuan pekerjaan. memberikan saran-saran perbaikan.il. pengendarian 2. pengendalian diperlukan untuk menjaga agar peraksanaan tidak menyirnpang dari perencanaan.r. Tiap pekerjaan yang dilaksanakan harus benar-benar diinspeksi dan dicek oleh pengawas lapangan.. yaitu tindakan guna mempersatukan kumpulan kegiatan manusia. menggerakkan orang yang tergabung dalam organisasi agar melakukan kegiatan yang telah ditetapkan di dalam planning Konstnksi I 2.r . rrnsir tcrJr. maka keterlambatano". model..rrg dipesan harus diuji terlebih dahulu di masing-masing pabriknya.r. lirrrrlillrs lursil. Manajemen memiliki fungsi-fungsi sebagai fungsi.r \.rlt. krr. irt u dilaksanakan dengan baik.lclirsliirn un\lr unsur yittrg lct'l'ttitsttk ditlitrt-t rlpct'asional pcltl)('iulirirt r lltr rycli! Jclaskarr l)r'()ses pcrcncanaan yang berhubungan dengan siklus proyek! kemungkinan kesalahan yang terjadi dari segi kualitas. Ringkasan l. Meskipun demikian. pengertian manajemen pada dasarnya mencakup suatu metode/teknik atau proses untuk mencapai suatu tujuan tertentu secara sistematik dan efektif. oivisi i. y.rtr.rl. mutu fisik konstmksi juga harus dijalankan.ndulian mutu fisik konstruksi terpisah dengan divisi pengendarian jadwar Di samping pengendalian terhadap wakt.ni. Perencanaan.. rltttt.

r rcrirrgkur r prestasi kerja dengan ftlncana dan nrcmbuat tinclukar.i untrrk r.rrrs:rruurrr t Bal.r rrr. 24 | Dasar-Dasar Manajemen Manajemen Konstruksi | % . menyebutkan bentuk-bentuk organisasi dalam proyek konstnrksi.nr:rristrirr.y. Setelah membaca bab ini. menjelaskan tahapan-tahapan pada proyek konstruksi. Untuk itu dibahas terlebih dulu mengenai tahapan proyek konstruksi yang akan melibatkan unsur-unsur yarg terkait dalam pelaksanaan konstmksi. il ? A.Tahapan Proyek Konstruksl Proyek udrlui suatu kegiatan sementara yang memiliki tujuan dan sasaran yang jelas.t.sisrt. lr rcr rb.r yang tepat untuk mengoreksi perbedaan yang penting.(l' l't'rrgt'rrrlirliirrr.i lrr jrr.rc.p. menerangkan hubungan kerja antara pihak-pihak terkait dalam proyek konstruksi Media yang digunakan adalah Power Point Slide. mahasiswa mampu: 1. berlangsung dalam jangka waktu terbatas. crerrgirrr cur. 3 OR&ANISA$I PMOYEK KONSTHUK$I ada bab ini akan dibahas mengenai organisasi yang berlaku di proyek konstmksi. 2.r. dengan alokasi sumber daya tertentu.rc. . 3.ylritrrrrslrrr:rvirngrt.

Tahap Menengah. .l)rrri 1lt. Hal tersebut terintegrasi meniadi suatu bentuk siklus kchiclupan pr-oyek yang mencakup: 1.ang terlibat. dan mutu dalam pencapaian tujuan dan sasaran tersebut telah ditentukan. Proyek memiliki sifat sementara.ttttlr'tt lx'r'ikttt irri (l'MtloK 3'. eleklt o. dijelaskan Bagian-bagian kegiatan pada setiap tahap tersebut pada gambar berikut ini. mesin .2 Kegiatan pada Tahapan Proyek % | Organrsasi Proyek Konstruksi Manaiemen Konstruksi I Zl . Tahapan proyek konstmksi dimulai sejak munculnya prakarsa Gambar 3. Memiliki tujuan dan sasaran ben-rpa suatu produk akhir.l 1. Biaya. Kapan deliver-ables dicapai dan bagaimar-ra ditinjar-r. Suatu proyek dibagi meniadi beberapa tahapan untuk menjaga kesesuaian hubungan pada kegiatan operasional pihak-pihak vang terkait clalzrm pelaksanaannya. geoteknik. c Whnt When - Teknik apa yerng dilakukan. yaitu telah ielas titik awzrl 3.rtttl'.r'l iirrr rli ltlrs lc't'liltitt llitltrvit cit'i ltoltoli lttrrvt'1.r[r scbitgiti belikut. 4..rr1-1t. Jenis dan intensitas kegiatan bembah sepanjang proyek berlangsung menyebabkan proyek memiliki sifat nonrepetitif.1 Tahapan Proyek (Sumber : PMBOK) Tahapan tersebut adalah sebagai berikut' pcnrbangunan.}l'111'l"tll\illl llrltlrpirtt lltrryt'k lt'tst'lrttl tlltll:tl l)d')' tt'r{ilrirl lritrlrr . Httw* . atau tidak berulang. (irillik villlfl llllll}. 3.Bagaimana mengontrtrl & rnenyetujtri.i. lanskap. 2. vang selanjutnya ditindaklanjuti dengan surwei dan '. I irdal. TahaP Akhir. waktu. seperti teknik industri. lUho . Selain itu. t . hingga konstmksi benar-benar berdiri dan dapat dioperasikan sesuai dengan tuiuan fungsionalnya. t I J s g 6 o E tt ! o o Proyek konstmksi merupakan proyek yang ber"kaitan dengan pembangunan suatu bangunan dan infiastmktur yang umumnva mencakup pekerjaan pokok yang termasuk dalam bidang teknik sipil dan errsitektur. divalidasi.Siapa 1. juga melibatkan bidang ilmu lair-rnya.tt 11.ctcrtlsnva. Tahap Awal. mulai dan selesai. Man*gernent I scopc $atemonl Ba$6{ire Gambar 3. 2.

3.i lx.rr c.3 Siklus Hidup proyek Konstruksi (Sumber: 4MBOK) B. serah terima proyek. lingkup pekerjaan. Tahap Konseptual atau Tahap Kelayakan Tahap ini merupakan tahap awal bagi pemilik proyek atau pemberi tugas. perawatan bangunan hingga jangka waktu yang disepakati. b. yaitu tahap awal' menengah. perencanaan lebih jelas mengenai biaya dan penjadwalan proyek. c.Grafik Dalam dunia konstruksi.. Prcyek Konstruksi Definisi organisasi secara umum adalah pengaturan kegiatankegiatan dari beberapa individu di bawah satu koordinasi yang Manaiemcn Konstnlirci I a I Organisasi proyek Konstruksi n . Tahapan dalam proyek Konstruksi dibagi menjadi beberapa tahap. Pctttlrrr:rllrrr slr.l (iriliul plrusa) clir. Pada tahap ini dilakukan kegiatankegiatan. 1. c. t isiko. b. pengendalian dan pengujian-pengujian. Pada tahap ini dilakukan. Tahap ini berisikan kegiatan-kegiatan. Tahap Serah Terima/Operasional Tahap ini merupakan tahap terakhir dalam proyek konstruksi setelah pelaksanaan pembangunan terjadi.rhrrp lx'r lrirliiri rrsgx.k lt.p irri. dan hasil.rlt. tahap ini sudah melibatkan beberapa konsultan untuk membuat perencanaan bagi keberlanjutan proyek. 2. pelaksanaan pekerjaan-pekerjaan sipil.Tipe-'lTpe Organisasi dalam Kegiatan yang dilakukan pada talr.t(. antara lain: 4. a a d I o o I a. Hr"d pembagian tahapan yang bisanya disebut sebagai siklus hidup proyek konstrulsi (construction project hfe cvcb) dibuat -"rri. b. menengah (intermediate phase) terdiri dari kegiatan perencanaan.r-rlai dau.rnfi nrr.r. desain dasar perencanaan proyek.1'. yaitu tahap pembangunan atau implementasi proyek konstruksi yang sudah melibatkan pelaksana atau kontraktor. irrtzrra lain: memformulasikan gagasan. sltttli krlirYrrLrrrr lti:tylr. Siklus hidup proyek konstruksi dapat digambarkan dengan 3. tahapan yang terjadi dalam pembangunan proyeknya tidak jauh berbeda. yaitu antara lain: a. tim manajemen proyek.w. Tahap Produksi/Pelaksanaan4(onstruksi Tahap ini merupakan tahap ketiga. phase) melingkupi persetujuan dan penyerahterimaan proyek sebagai hasil akhir produk kepada pemilik atau penyandang dana. c.n(. acuan dasar.rrrrsrrk l. terperinci walaupun dasar dari tahapan proyek.n('ilnailn. antara lain: a. mobilisasi dan demobilisasi peralatan dan tenaga kerja.i pcmbcntrrka. operasional bangunan.ai t"u*. progres kegiatan. Tahap 'f iclc. lr. Gambar 3. Taharp l)crcrrcarraan dan Desain Tahap ini merupakan tahap kedua. dan akhir tetap dapat terrihat dalam sikrus hidup tersebut. r \. penentuan syarat dan ketentuan kontrak serta pelaksanaan pelelangan. 3.lrsoslrr rrl. r Ix rlr. Sementara tahap akJir ffinal irl*1'r .

..g rritrrrrg schingga mengurangi perhatian terhadap sasaran/ttr. dan setiap staf memiliki wewenang dan tanggung jawab yang jelas.lg:rrris:rri . Sebagian besar sumber daya organisasi terserap pada pekerjaan proyek dan manajer proyek memiliki kekuasan penuh dalam pengambilan keputusan. Semakin banyak individu atau kelompok yang terlibat..tu t.. Organisasi Matrik..pzri. 3. organisasi jenis ini juga memudahkan daram -pc..rrgrrtzrmakan 30 | Organisasi proyek Konstruksi | . setiap staf memiliki kesempatan untuk meningkatkan keterampilan dan kcahriannya karena konsentrasi staf yang terpusat pada bidang kcarrriannya.1.. 1.rganisasi ini antara lain adalah adanya kecenderungan rrt.i1{ *r]g*fied i. dan saling berhubungan satu sama rain.r. maka makin kompleks bentuk organisasi yang terbentuk. sumber-sumber daya yang mencakup tenaga kerja serta material yang terbentuk dalam kumpulan kegiatan manusia yang memiliki tugas masing-masing.. Kerugian lain adalah.r. I Gambar 3.trrk ./staf hanya melapor ke satu pimpinan.5. Ketiga bentuk organisasi proyek tersebut dijelaskan lebih jauh sebagai berikut.rl rl.g.rlllrl lr.rrr . teknik. Organisasi Fungsional. Bentuk-bentuk organisasi proyek pada umumnya menurut PMBOK adalah sebagai berikut.rr. jika . Di sisi lain. Organisasi Fungsional Organisasi fungsional merupakan organisasi klasik yang setiap staf/tenaga kerjanya memiliki satu atasan..gcndalian kinerja staf. Bentuk organisasi proyek ini dilihat pada Gambar 3. seperti bagian produksi. kesulitan yang dihadapi pada bc. akunting.irr:rrr prrrvc. besar.4 lx'r'ilirrt rrrr.k secara keseluruhan. Organisasi proyek Murni.ll . Anggota staf dikelompokkan dalam spesialisasi. pemasaran.isasi . dapat terjadi distorsi informasi yang cliscbrrlrli.i. Jenis organisasi ini sering juga memiliki unit-unit kecil organisasi yang disebut departemen. tetapi kelompok unit ini tetap memberikan laporan langsung ke proyek manajer. terdapat beberapa manajer proyek yang membawahi staf-staf dan merupakan satu koordinasi. di atas dapat isF*y &*{6k r*t}r*e**{ *{.1.lrcr'lr.1 lrnrl'. 2..} !x*p{:{ i}*1sj.juzrn.. 2. lI'rrlrtk otl'. organisasi fungsional memiliki keuntungan dalam kemudahan pengawasan dan penyeliaan karena setiap anggota. Menurut Iman Soeharto (lgg7). cru.rgsi rrrrlrrk prcrrc.rrl diartikan sebagai tindakan guna mempersatukan dan mengzrtur.rnt'. orga.rlilr:rt lllrtltr (i:rrnllirr 3.lr makin panjangnya rantai pengambilan keputus:ur. Di samping itu. Otganisasi Prcyek (Prciedized Organization) Pada bentuk organisasi ini.4 Organisasi Fungsional (Sumber: PMBOK) 1.li*5.lt. kineria dan keluaran hanya pada masing-masi.rr s.

. bentuk organisasi dikaitkan dengan jenis kontrak yang berlaku pada pelaksanaan proyek antara pemberi tugas dengan pemberi jasa konstruksi atau kontraktor. maka organisasi matrik kuat memiliki banyak karakteristik dari organisasi proyek dan dapat memiliki manajer proyek secara penuh dengan otoritas yang dapat dipertimb""glu. Pada hakikatnya bentuk-bentuk organisasi proyek konstruksi ini dikelompokkan menjadi empat jenis (Barrie.7. I I I I I T I tx*xxx/ .7 Oganisasi Matrik Kuat (Sumber: PMBOK) Pada proyek konstruksi.* $rqie*t 6o{r}. {&ay b*s** r*xgs$*m:t ${sff and$S$d . P. Beniuk organisasi matrik kuat dapat dilihat pada Gambar 3. 1995). t I I I . Sebagai kebalikan dari organisasi matrik lemah.t {6{uy t}sr*s repr€. khususnya.ttis.i Gambar 3. dan juga memiliki staf administrasi proyek sendiri.6) mengatur banyak karakteristik dari organisasi fungsional dan manajer proyek lebih bersifat sebagai koordinator darifada sebagai manajer. dkk. Bentukan organisasi baru yang beranggotakan staf dari setiap fungsi yan. I Organrsas i proyek Konstruksi Organisasi Tradisional (traditionaUclasisical organization). organisasi matrik (Gambar lemah 3. 2. Organisasi Pembangun-Pemilik.} \{da{d}fi*il$!r *** Gambar 3. ada disebut organisasi matrik lemah.€snt s*sfi en*agrsd in prqisrt aciivifies"} {$ray baser rBflrBre+s r*xl{ BW*6d i* pq*&i xrki{i*s.si I 33 . 1. Bentukan baru ini nantinya akan menjadi sebuah tim proyek yang ditugaskan untuk mengelola proyek konstruksi di lapangan' Kelemahan bentuk organisasi ini adalah tim yang dibentuk semuanya memiliki kualifikasi staff bukan manajer sehingga kemampuan manajeriaheya sangat terbatas. Otganisasi Matrik organisasi matrik merupakan bentukan baru dari organisasi fungsional dan organisasi proyek.5 Organisasi proyek Murni (Sumber : IMBOK) Gambar 3.6 Oganisasi Matrik Lemah (Sumber: PMBOK) 3. Meneiemcn Kanstny'r. yaitu berikut.s.

.9 Organisasi Pembangun-Pemilik U Orqan.. baik di bidang perencanaan atatr clcsain maupun pelaksanaan konstmksinya sehingga tugas pcmilik adalah sebagai desainer dan kontraktor.8. I lxorl*dengant ^. Organisasi Manajemen Konstruksi. I I l"'rrrrhk Ptovck l.*""1*11..1'tt.-. I i Gambar 3..l'. Tugas pemilik selanjutnya adalah memonitor dan mengawasi implementasi proyek..9.. pemilik bekerja clcngan kemampuan sendiri. 1995).. dan biasarrvrr icnis kontrak yang mengikat adalah harga tetap. Meskipun penrilik luga bertindak sebagai kontraktor. Garfrbar 3.r i t [..dJ "t i .rltu* I \e. Dalam organisasi ini.r*..sasi Provek Konstruksi Manajemen Konstruksi I 35 . Jenis-jenis kontrak dalam struktur organisasi tradisional adalah harga tetap (fixed cost). atau kontrak tertentu yang dinegosiasikan..3.t..r.. Hubungan antara subkontraktor dengan kontraktor utama terikat dalam suatu kontrak kerja.t. harga satrrrrr. Orgarris:. I I kernamPua'n "" :*Pdlh' I I \*. Pembangunan konstruksi dilakukan oleh kontraktor utama yang memberikan jasa kepada pemilik melalui kesepakatan kontrak. beberapa pekerjaan konstnrksi clapat diberikan kepada kontraktor/subkontraklor. maksimum bergaransi. Yt.1. Bentuk organisasi ini dapat dilihat pada Gambar 3.1. Otganisasi Tradisional Dalam struktur organisasi ini pihak pemilik mempekerjakan seorang pendesain dengan tugas merancang rencana dan spesifikasi proyek.. l I L** K. Otganisasi Pembangun-Pemilik Bentuk organisasi ini merupakan turunan dari org:rnisasi tradisional. ffi i_iil I I K*ntraktor *J 1. harga satuan (unit price). Beberapa pekerjaan konstruksi dapat dikerjakan oleh kontraktor-kontraktor lepas atau biasa disebut dengan subkontraktor.rsi I)rryck ptttar kunci (tuntko pnfat't).8 Organisasi Proyek Tradisional 2. dan subkontraktor berada di bawah pengawasan kontraktor utama serta bertanggung jawab hanya kepada kontraktor utama.#.***. 4. kontrak biaya tambah-upah tetap (Barrie.'. Bentuk organisrrsi rlapat dilihat pada Gambar 3.

pelaksanaan pembangunan proyek dilakukan oleh satu Pada organisasi ini.r.10.. yaitu pemilik. st't'lit itrlltttvir hr'. Bentuk organisasi ini dapat dilihat pada Gambar 3. yurg tidak saling bertentangan.rrg p. Pemangku Kepentingan ini adalah para individu dan organisasi yang secara aktif 'terlibat di dalam proyek atau terkena dampak dari pelaksanaan atau hasil proyek.. kegiatan perencanaan. Berikut diperlihatkan gambar hubungan di antara stake holders.t..rrr lr.'rrrI. tltrrr lx'nrilrlill\lrn lx'nl('r)ilng kontraktor'. dan manajer konstruksi dalam . Keuntungan bentuk organisasi ini antara lain adarah keterampilan konstruksi khusus dapat dimanfaatkan pada semua tahap proyek .. dan p"*ruh.yang tzrnpa menimbulkan perselisihan antara pemilik da.y. Manaiemen Konstruksi I g7 .rl. perancangan. pera.10 Organisasi proyek putar Kunci (Tumkey proiect) Hubungan Keria dalam Prcyek Konstruksi 4. lg95). Organisasi proyek putar Kunci (Tum_ Key prcjer. Orang-orang atau instansi yang terlibat disebut dengan Pemangku Kepentingan Proyek atau Stake Holders Proyek.r. rlitrrrrjrrkklrrr pacla struktur organisasi ini adalah kcbcl'hasilln lrrrryek tcrulama ditentukan pada perencanaan dan penjadwzrlan bcrgantung pada keterampilan manajer konstruksi. Manajer konstruksi bertindak sebagai tangan kanan atau wakil dari pemilik. atau putar kunci dengan biaya upJ (Barry... hlb. Stake holders bisa berpengaruh positif maupun negatif terhadap proyek. Gambar 3.u. Bentuk organisasi ini dilihat pada Gambar 3.. kelcnralr:ur vlrrrl'.tahapan proyek dengan orang-orang atau instansi yang terlibat dalam proyek konstruksi.{) Beberapa pekerjaan yang dilakukan oleh divisi kontrakror dapat dilakukan oleh subkontraktor-subkontraktor spesialis. harga maksimum. Di sisi larin.t rr'klry:rslr ttillti rlltllrttt l:tlurgl tk'srritt.r.11 Organisasi Manajemen Konstruksi C... lx'nilw:u:llr. Organisasi Manaiemen Konstruksi tiga unsur dalam pembangunan suatu proyek.r.11. Jenis kontrak yang digunakan pada organisasi ini adalah harga tetap.3. Gambar 3.rrrgr. konsultan. (Barry.k organisasi ini merupakan bentuk organisasi yang mempersatukan Hubungan keda dalam proyek konstruksi merupakan pengaitan antara siklus atau . 1995).

2.13 berikut ini. termasuk penyediaan biaya dan dukungan politik. akuntansi kontrak. -rf> <- Jasa adminbtrasi kontruk. Gambar 3.\s(l record. dan tes. Negosiasi dan tanda implementasi fisik: tangan kontrakor Mobilisasi sumber daya. Hubungan antara pemilik dan kontraktor dituangkan dalam suatu bentuk kontrak di mana pemilik membayarkan sejumlah uang kepada kontraktor yang membrikar) jasa pembangunan proyek. pelaksanaan.tlrLlttr I li. Mengelola. Dalam hubungannya dengan tahapan atau siklus proyek. Tanggung jawab dan wewenang tersebut mencakup kontribusi dari tahapan survei dan pembicaraan awal di tahap konseptual.r11.' Ar'. adminbtrasi pinjaman. inspeksi.\ I . nrl'. tahap demi tahap perkembangan evolusi tersebut dapat digambarkan sebagai berikut (Dipohusodo. hingga sampai ke pendukungan proyek secara penuh. tes. Al\it('ktut Membuat proposal 1. koordinasi peserta. dll. Imbalan 1. controling. o. Insp'ksi 4. lrrl'nr(\'r 3. persiapan audit 38 I Organlsasi Proyek Konstruksi Manajemen Konstruksi | 39 . Mengelola administrasi keuangan. para pemangku kepentingan dapat digambarkan dalam matriks berikut sesuai dengan tugas masing-masing. Rckayasa Nilai 1. Mengelola Implementasi fisik: monitoring. pembelian. pabrikasi. pemilik atau pemberi tugas menyampaikan keinginan untuk membangun suatu proyek kepada kontraktor sebagai pemberi jasa yang bertugas mewujudkan gagasarr pemilik. 1996). terdiri dari. change order. Administrasi kontrak dan Gambar t " n'0"3:. inspeksi. review laporan. perencanaan.1t111'1 i111i .111 1 t. 2. pemangku Kepentingan konstruksi memiliki tanggung jawab dan wewenang beragam yang dapat mengubah siklus hidup proyek. Hubungan kerja antara Ahli Konstmksi dan Pemberi Tugas dapat dilihat pada gambar 3. uji coba./mengerjakan 2. Fi6je{rt Management Team l.13 Hubungan Kerja Ahli Konstruksi dengan Pemberi Tugas I funtrol pentbayaran. Formulasi hubungan antara pelaksana dan pemberi tugas dalam industri konstruksi dari masa ke masa ternyata juga mengalami evolusi seiring dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pemangku Kepentingan yang mengabaikan hal ini dapat mengganggu tujuan proyek. Jasa Ahli Konstruksi Pada masa-masa awal. konstruksi.il05:'i3'ffi'T Provek Konstruksi Ketika terlibat pada suatu proyek.1 .l l'etrtlirnaatt 5. 2. l.

Lebih lanjut.rr"lukrkan monitoring. mengawasi metode Pelaksanaan. kr. 1996). Biaya yang dibutuhkan untuk konsultan perencana pada umumnya adalah sekitar l. tttirkit tlilrtrlrtltklttr Konsrrllirtr l'r. .. I I <- I I I I I Jasa Pross Prcduksi I I-bulGambar 3.l.7o/o dari biaya total proyek. dan Pemberi Tugas .KonsultanPerencana. Jasa Konsultan Perencana Makin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi terkadang menyebabkan terjadinya kesalahan-kesalahan yang disengaja maupun yang tidak. yaitu Konsultan Perencana.r.. dan pengukuran hasil pekerjaan. dan pemberi tugas.lasa Konsultan Pengawas Untuk menghindari terjadinya penyelewenga n 1. Kontraktor.rrr lr.2.14 menjelaskan tentang hubungan Konsultan Perencana.rrr. Biaya tambahan yang dibutuhkan untuk membayar konsultan pengawas bagi proyek-proyek pemerintah biasanya KegiatanKonsultanPengawas I I i$ I I I I *+: I Imbalan l**' I I I dianggarkan lo/o .'il irkltir plrryt'k. padatahappelaksanaan konstruksi dan tidak dilibatkan dalam proses perencanaan serta dituntut pula agar dapat memberikan masukan kepada pemiJik apabila terjadi perubahan-perubahan ataupun penyimpangan pelaksanaan.tr11. (Dipohusodo.t. .tp lltlllll .l5HubunganKerjaKonsu]tanPengawas.r r('l u r sclama berlangsungnya tahap konstruksi yang dapat rrrt.rl. .60/o .kircitttittt lrt ltitrl.4o/o dari pembiayaan total' Berikut adalah gambar hubungan kerja antara konsultan. Konsultan Perencana juga ditugasi untuk melakukan pengawasan jalannya pelaksanaan konstmksi. rrr"rgoordinasikan perubahan-perubahan pekerjaan yang diperlukan.rrglkibatkan r . kontraltor. dalam pelaksanaan pembangunan konstruksi oleh kontraktor.14 Hubungan Kerja Ahli Konstruksi. maka dibutuhkan suatu badan yang berisi ahli-ahli dalam proses produksi konstruksi.<s + 3. . Untuk menghindari hal tersebut.S$'* t rtEtffiffi t r Gambar3. dan Pemberi Tugas. Konsuttan Perencana. Konsultan Perencana diharapkan menghasilkan perencanaan rancangan bangunan dan estimasi biaya yang akurat dan tepercaya.rlrt l)lr)s('s lrtrtlttksi lltrryck kortstrUksi' Termasuk di dalamnYa adalah: . tl. Kontraktor dan Pemberi Tugas I N Organisasi Proyek Konstruksi Manaiemen Konstruksi I 41 . Gambar 3.

maka terjadi saling ketergantungan yang membuat proses produksi konstruksi menjadi feigendalian yang dibutuhkan l"-Of.4. 5.JoTo Hubungan kerja Konsultan Manajemen Konstruksi.. pcttglrcmzttan biayet ticlak (crl('l. Kegiatan VE dapat dilakukan oleh konsultan bersamasama dengan kontraktor untuk mencari peluang kemungkinan penghematan biaya. Guna melibatkan Konsultan Manajemen Konstruksi pada qroyek-proyek pemerintah.16 Sejatinya. dianggarkan biaya sekitar l.yarrg lrrkcnrbang menyebabkan perencanaan dapat membengkakkan biaya konstruksi dengan hal-hal yang mungkin tidak diperlukan dalam proses produksi proyek konstruksi.16 Hubungan Kerja Konsultan porrgirwiui. mulai dari tahap persiapan perencanaan hingga peiaksanaan konstruksi b. Kontraktor. dibuatlah oleh para ahli suatu konsep yang dinamakan Value EngineeringME (rekayasa nilai). Kontraktor. aplikasi VE dilakukan pada tahap konsep perencanaan sehingga terjadi fleksibilitas yang maksimal untuk melakukan perubahan-perubahan rencana tanpa akibat yang merugikan. Jasa Konsultan Manajemen Konstruksi Pada proyek-proyek konstruksi yang lebih besar. Hal ini menyebabkan apabila terhadap suatu perencanaan dilakukan evaluasi secara sistematis tanpa mengurangi fungsi dan kinerja teknisnya.irs tllrlirrrr llcrtirrrbang:ln utama. Sementara itu. 42 | Organrsas i proyek Konstruksi Manaicmen Kansln/<si I 4? . akan timbul dampak negatif karena peneraparl VE semestinya berada pada tahap praperencanaan bukan pada tahap pascaperencanaan seperti yang dilakukan kontraktor jika terlibat. Gambar 3.rn Perencana. Dengan kata lain. Untuk itu. Jasa lbnrultan Valtre hghwfrg (VEl Konstruksi adalah selaku pengendari dan koordinator dalam keseluruhan sistem produksi konstruksi. yang melibatkan rebih dari satu konsultan dan kontraktor. Sehingga upaya penghematan justru terkadang malah tak berguna. Tugas Konsultan Manajemen l)lrlirttr srrlrlrr pro\('\ l)('k('l ilittt prrrryck. cian Forrrtrn Irrtlirl. yang pada dasarnya merupakan suatu program efisiensi dengan pendekatan sistematis. Korrirrll. Konsultan. dan pemberi Tugas dapat ditihat pada Gambar 3.rc untuk menangani har tersebut adarlh dengan menyewa tenaga konsultan Manajemen Konstruksi. maka dapat diharapkan hasil akhir yang lebih optimal. karena kontraktor memiliki pengalaman luas serta menguasai aspek-aspek metode pelaksanaan yang tepat dan marnpu mengenal bagian-bagian perencanaan yang dapat ditinjau ulang untuk upaya penghematan. Meskipun demikian. terknr>logi . Hal inilah yang menyebabkan Pemberi Tugas melibatkan Konsultan VE dalam meninjau perencanaan yang dibuat. Konsultan MK.3o/o .*khi.

Konsultan D.17.. afltara lain PT Listrik Terang.. dengan alokasi sumber daya tertentu dan dimaksudkan untuk melaksanakan tugas yang sasarannya telah digariskan dengan jelas. . dillr pcr. Nonrutin.. tahap perencanaan dan desain.irr tlt... organisasi proyek puntar kunci (turnk4.g n.. K.t. Jelaskan secara singkat mengenai evolusi yang terjadi pada pihak-pihak yang terlibat dalam suatu proyek konstruksi. Kontraktor membutuhkan beberapa subkontraktor. tahap pelaksanaan/produksi. organisasi manajemen konstruksi. Perencanaan desain dan lain_lai. Pekeriaan pcnrbangunan akan diawasi oleh PT Hidup Mandiri... siklus hidup provek konstruksi gedung! Beri ff*i:Hn Buatrah struktur organisasi proyek putar kunci jika pr Angin Mamiri merupakan **^ memberikan .ri.x'lrrll:urg. Ringkasan l. tidak berulang-ulang. a..rt"t-.Tl"i pembangunan kegadl pT Jaya -*rsu*u selaku kontraktor.ntrakt. K.. SoalAatihan 1.lrrlrrrrrgirrr kt'r'jrr.ert p...Kolsuttan MK.s clap.sr .t. PT Penyangga. hoses Produksi fl I I t -5. Memiliki tduan khusus.t tclli.kto. Ciri-ciri pokok proyek adalah sebagai berikut. 3. al*rrtun oleh pT kegiatan berubah sepanjang proyek berlangsung.ts .( Jasa E.clir ganrbal. Kontraktor.. tlrirllirlt rlrtthltt nt fl-> Imbalan l. sasaran jadwal serta kriteria mutu dalam proses mencapai tujuan di atas telah ditentukan. dalam arti umurnya dibatasi oleh selesainya tugas. antara lain pT Warna Sejati dan pT Ter:i. Jenis dan intensitas Cerah Sejahtera' Pekerjyn pembangunan akan aiu*. c. 2' 3' Berilah penjelasan mengenai ciri-ciri dan karakteristik proyek konstruksi! d. dan PT Kayu Bakar.]t r. b. Titik awal dan akhir ditentukan dengan jelas.lrsrrrrirrr l'ct ['nr. Hubungan Kerja Konsultan !e. yaitu tahap konseptual.rrl:rr:r K. dan Pemberi Tugas perencana. Bersifat sementara.i . Pelttrcattirart tk'sitin clarr lain-krin dilakukan oleh PT Matahari.l..l rrg..r'. Proyek adalah kegiatan sementara yang berlangsung dalam jangka waktu terbatas.x'tttlx'r i tttglts yltttg ltlclttbct'ik:. liirttl'.tlt ittg:. dan tahap serah terima. I -1..rrrg.i. rr uiarp Mandiri' Kontraktor *. 4.rrrrirrr plrrlir I''l' tllrttgtttt Bctsallla sclaku kontraktor.rrsrrrlirrr vri. c.-u. 4 | Organisasi proyek Konstruksi Manajemen Konstruksi | 45 . Jurnlah biaya. r. produk akhir atau hasil kerja akhir. organisasl swakelola (force account)...-. b.lrcr.rvt'k Swlrkt'krl:t jiklr l/l'A1xr Arliutyir rncr lrprr[. Tahapan pada proyek konstruksi terdiri dari empat tahap."* tugas . beberap. organisasi tradisional (traditionnUclnsisbal organization).. proiect).hk. Gambar 3.tu. Pada hakikatnya bentuk-bentuk organisasi dalam proyek konstruksi dapat dikelompokkan menjadi empat bentuk organisasi atau pendekatan manajemen. d.t l.O. yaitu: a..

Ahli Konsultan Value Engineering.J_: orang atau instansi yang terlibat disebut a".*. membuat penjadwalan dengan metode jaringan kerja on Arrow..r"x:#l ir:ili!:t:t.gku Kepentingan proyek atau Stai Holders f. 5. .llrklr.. Setelah I mempelajari bab ini.r* dalam proyek uru. 3...:. S I Organisasi proyek Konstruksi j I Manaiemen Konstruksi 47 . menyebutkan cara membuat metode jaringan kerla Activity on Arrow. d. rc!"*lrgannya dari peilLanaan atau hasil proyek. c.5' Ilrrlrrrrrgirrr kt'r'jir rr:rrrrrrr rlrrry. 6.si rrrt.>t. I Skde. membuat lintasan kritis pada metode jaringan keqa on Arrow. 2.. Ahli Konstruksi..it*XilJ::t::#:il juga mengalami evolusi atau instan.j . menghitung durasi proyek pada metode jaringan kerla on Arrow.rg..IU*** evolusi tersebut dapar aigumbu.or*o* daram.gt.rr::i:l c.:l.r-p.T:i..i1*il.rO"r. a. r# :"ffi i::.ian sebagai berikut. . i:r#". Kepentingan ini adalah para individu dan secara aktif terlibat di . mahasiswa mampu: 1. Ahli Konsultan perencana.oylt f"_u.r. : %.rrsrrrrk.teknologr.# i::#. menjelaskan pengertian metode jaringan kerja..rr. tah. ".. Ahli Konsuitan pengawas.k k. a"_i t tup i*f.rrglril.ilXXTr:. Activity metode Activity Activity Media yang digunakan adalah Power Point .rrr illttal..r.. b. ACTIVITY ON ARROW ftada bab ini akan dibahas mengenai perencanaan penjadwalan (den3an metode jaringan keqa Activity on Arrcw.1 siklus 6. seiring dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan. 4.ma. Alli Konsultan Manajemen Konstnrksi. menyebutkan cara menghitung durasi proyek pada jaringan ke1a Activity on Arrow.

1. clittt pctcrtcitttit ttu'ttiiulr lt'lrilr tttuda[t.gr am ini membantu pengguna dalam mengclli lrlrrr kt. 4.giatan kritis serta akibat keterrambatan dari suatu kegiar. menentukan Hubungan yang Logis.rklot. manajer proyek dituntut untuk mendefinisikan dan merencanakan pekerjaan secara terperinci dari awal hingga akhir proyek dan mengindentifikasi masalah-masalah yang akan dihadapi.lrilrr rrrrrr 1x.r jrr srr:rlu p.A. merupakan cara grafis untuk menggambarkan kegiatan-kegiatan dan kejadian yang diperlukan .j. Kelima hal tersebut dapat dijelaskan lebih lanjut dalam uraian berikut ini. dan memindahkan.. (output) seperti yang sudah ditentukan. Besarnya setiap aktivitas berbeda-beda bergantung pada jenis pekerjaan yang terlibat dan pentingnya aktivitas tersebut bagi penyelesaian proyek. Untuk ittt.rrit mencapai tujuan proyek... Menentukan Al(iuitasflGgiatan Langkah pertama dalam membuat penjadwalan wakru adalah memecah seluruh lingkup pekerjaan proyek menjadi kegiatankegiatan yang lebih kecil. kegiatan pekerjaan janganlah dibuat terlalu kecil.-yu.. t li. yaitu: Seperti telah diuraikan pada Bab l.rrtr:rriun pada r r Diagram yang 4 I Activity On Arrow Manajemen Konstruksi I zl9 . Oleh karena itu. Banyak terjadi keterrambatan dalam pelaksanaan.oy.rr irrgur-r kerja menuniukkan hubungan preseden antal'kt. 3. Tujuannya adalah agar setiap pekerjaan dapat terkontrol dengan baik oleh manajer proyek sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat. menentukan Aktivitas/Kegiatan.k sehingga sangat berguna pada pe. p.r111. menurut Istimawan Dipohusodo. srtlrktltllt':tklot'. Aktivitas-aktivitas yang terlalu besar sebaiknya dipecah lagi menjadi aktivitas-alaivitas yang lebih kecil. Jaringan menunjukkan susunan rogis antarkegiatan. pembiayaan yang melampuri bua^ anggaran. hubungan timbal balik antara pembiayaan arri *rt t-r penyelesaian proyek. tugas seorang manajer proyek yang paling penting adalah dapat mengaprikasikan sumber daya guna tujuan pembangunan sesuai dengan waktu dan biaya yang telah terencana.tttt rnemperciapkannya.ttlxtttltt klxrtrlirrirsi 1lt'kt't ilrlrtt 1rt'rrycrli:rirrr llitlr't t. Jaringan kt.'. Dalam kaitannya dengan waktu. iri nantinya akan sangat membantu daram penentuan kegi:rrirrr-kt."J"di keruaran 1x.yzrng saling tergantung dihubungkan dengan waktu penycl"ruian proyek yang diperlukan (Dipohusudo. ffi1'lurI' ltrt ltt1. Ada beberapa hal yang harus dilakukan terlebih dahulu dalam membuat metode iaringan kerja (Callahan 1992).gi: ri rr r rvr r. rlitl:. tetapi juga tidak terlalu besar. Yang harus diperhatikan. Metode jaringan kerja.r. t. yaitu tidak ada aktivitas yang terlalu kecil sehingga terlihat tidak penting. pt'tltlrri ttlgtts. seperti aktivitas mengambil. memutar. dan pekerjaan penyelesaian interior yang menyebabkan pekerjaan-pekerjaan tersebut sulit dikontrol. dan berguna dalam merencanakan urutan kegiat:rn . Salah satu metode yang digunakan dalam _"_Urr.oyek.r. menenhrkan Durasi Aktivitas/Kegiatan.rcanazur waktu pada pelaksanaan proyek adalah diagram jaringan kerja atau network planning. 1. dan masalah lainnya yang timbul dalam pdj. tim proyek harus dapat menyiapkan perencanaan input secara cukup terperinci sehingga seruruh kegiatan proyek Melaksanakan suatu proyek adalah proses mengubah masukan (input) yang berupa kegiatan dan sumber daya . 1996). seperti pekerjaan listrik... kotrlr. dimonitor. j.rl. terbentuk dari nrt'rotrt.rratrap waktu penyelesaian keseluruhan proyek. dianggarkan. mendeskripsikan AktivitasiKegiatan."n.. dan dikendalikan dengan baik. Keria Penfadwalan Metode Jaringan dapat dijadwalkan..tti:trltvitllttt.'. 2. seorang manajer proyek harus dapat merencanakan -waktu yang efektif dan efisien agar tidak terjadi keterlambatan daram p..r-un p... atau terlalu besar sehingga sulit dikontrol.luir.rru. . Misalnya.

Bagaimana setiap aktivitas dihubungkan satu dengan . Ada tiga kemungkirru.. ''7rrf 2tau Lingkungan yang memenganrhi pc. 2.iln lxrrla grtrxlttksi.yck Ar bergantung pada hal-hal ''!\'''\r\ konstruksi berikut ini.".rl tersebut. (ltt:rt. jam. pengawasan harian lapangan akan membutuhkan r-k"r:rr" aktivitzr^s yang durasinya tidak rebih dari l"b".lt tt['. atanr bulan.o.jirrrrr.ar.rrr Lorr'.lsiul. Siklrrs . kegiatan-kegiatan pada penjadwalan konstruksi biasanya disertai dengan sebuah deskripsi yang akan membantu dalam pembacaan jadwal. Jenis dan jumlah sumber daya yang tersr. hari kerja. Menentukan Hubungan yang Logis Setelah menentukan kegiatan dan durasi.k mampu memecah-mecah aktivitas-aktivitas yang terribat dalam proyek berdasarkan latar belakang mereka. Jenis pekerjaan. dan *o*.. h. Batas waktu proyek....s itrga tlilcrrlrrka. llt'sltt'rt. Jika seluruh durasi masuk akal..J* perkiraan wakt.man Knnstntkci I 51 ..t.-rgg*. e . aktivitas tersebut akan dilakukan.. Selain itl gesain ./lanair.r hubungan logis yang dapat 50 | A. penyelesaian kegiatan atau menghitung progres pekerjaan mengindikasikan kegiatan-kegiatan dengan durasi yang lebih besar.t.kt.r. Kebanyakan dari deskripsi ini dibuat dengan menggunakan singkatan karena ruang dalam menuliskan deskripsi tersebut sangat terbatas. Metode konstruksi.lurl!..r. Pelatihzrn dan motivasi tenaga kerja.. .rnJ. .iadw.r irklivitir. yang lebih dipentingkan adalah bahwa durasi yang dibuat untuk setiap aktivitas masuk akal.kun satrrzrr. dan jalur kritis dibuat dari banyak kegiatan.. maka variasi dalam durasi aktivitas akan memengaruhi aktivitas-aldivitas tersebut sehingga durasi proyek menjadi lebih akurat. Apakah pekerjaan akan diselesaikan rLrlirrrr . hal . Menentukan Durasi Aktiuitas/t(egiatan setiap aktivitas dikenai durasi. dan pengetahuan bagaimana jadwal tersebut nantinya akan digu""t"". ' ' ' . alfiivitas tersebut dengan arftivitas lain.:kru: menit. 1992) Durasi aktivitas merupakan suatu perkiraan. uaot uu. .crirr rrrrrrrk crigtrnakan.'. Kualitas l)('nllawr. .r tllrrr rl.*o.lrir pe. .ardwal itkan nren**.. Besarnya aktivitas juga dipengaruhi oleh beberapa fhktor lain.. baik dengan menggunakan komputer maupun ditulis tangan.L juga dapat memengaruhi pemilihan akivitas.girirr.. Sebagai .r.. ectivity On Arrow 4.rbuat . f-y.y.r hari kerja atau hari kalender.i. banyak shift atau lembur. Penyingkatan ini juga membantu mempercepat pemasukan data-data dalam pembuatan penjadwalan. Durasi uk.prrr.rrrr. o lainya disebut hrrpungan logs. para pembuat jadwal proyek harus bekeda sarna dengan estimator proyek dan pengawas proyek. Untuk memastikan durasi yang masuk akal. pada dunia konstruksi biasanya -. Jumlah pekerjaan.uh proyek' Para pembuat jadwal p.. Setiap aktivitas terhubung dengan aktivitas lain dalam satu penjadwalan. . yaitu wakrr: atau saat akivitas-terJebut berjalan.Tak ada dua penjadwalan dari proyek yang sama akan persis sama' Har ini terjadi karena dua -atau orang pembuat jadwar tidak akan sama darammembagi-bagi aktivitas -"-".up. Misalrr.rlru. Mendeskripsikan Aktivitas/Kegiatan Selain durasi. llr.x'krt.or"* instalasi kolo. Kcgiitliur vlurll tLrllirl clilaktrkart bersameran.u sebailmya dipisahkan penjadwalannya dari rangkanya. h"rr .. Tidak terlalu penting apakah durasinya tepat.*. langkah berikutnya dalam membuat penjadwalan jaringan kerja adalah mengatur kegiatan-kegiatan tersebut sehingga setiap aktivitas dapat disajikan secara logis.. I pada -'-..r. Tingkat kesulitan pekerjaan (Callahan.rl. pengalaman.yil st'liit. pcnjadwalan lalend".. 3.r.ri"rr*.lclr 6. Durasi adalah jumrah waktu yang diperkirakan untuk menyeresaikan satu aktivitas ourasi ini dapat ditampilkan dlnsan .

. setiap kegiatan bersama-sama.tsitlt. Jadi. 2- Event titik signifikan selama waktu proyek. Sebuah event bisa saja merupakagr waktu yang mana suatu aktivitas diselesaikan atau waktu yang mana aktivitas-aktivitas seluruhnya selesai.rr.ski.r lit.rg:rrrlrrrrli . Terkadang metode ini juga disebut diagram I-J.yit ltitll.. pekerjaan fondasi memiliki hubungan sebelumnya Qtredecessor) dari pekerjaan atap. Gambar 4.lai atau selesainya kegiatan atau aktivitas lain.i. kedua aktivitas tersebut terjadi hubungan tzrk tt. ..st.r:rr t.rili. Metode AOA ini dibentuk dari anak-anak panah dan lingkaran.lrirr1i1. Hubungan setelahnya (successor) Hubungan setelahnya te.r' st.rris rl:tliun tttt'lrxlt' ilrt iltl.:. Pada bab ini akan dibahas mengenai metode Activity on Arrow. tetapi mulainya pt.It'r'jirtli rli irlrrirr:r litl. sementara metode Activity on Node dan Precedence Dingramming Method akan dibahas pada bab berikutnya. biasa disebut Precedence Diagramming Method. karena penggunaan I atau J pada Karena metode ini menghubungkan node-node dari node-nodenya.iktrt. contoh adalah pekerjaan fondasi biasanya mendahului pekerjaan rangka atap. Jrlrrvt'k k. 2.rrrv.rrirr t ittrlapendent.rgai lrcr.:rtt kct'iit.r cl. pckerjaan 1. atau node. Activity on Arrow.r l.ttslt ttksi lli:. Mulai dan selesainya kegiatan atau alrtivitas independent rni tidak tergantung dengan m.rrrrrrrgkirr. 52 | Activity On Arrow Manaiemen Konstruksi 53 . maka node J dari kegiatan sebelumnya juga menjadi node I pada kegiatan berikutnya.r.irrrlrrr ktllilrrrrrr rt. B. pekerjaan interior memiliki hubungan setelahnya (successor) dari pekerjaan atap.kt. Hubungan tak tergantung (independent) Hubungan tak tergantung..Metode Acililvity On /lrtow (AOAI Disebut juga Arrow Diagramming Method (ADM) dan biasanya digunakan untuk proyek yang memiliki banyak ketergantungan di antara kegiatannya. pekerjaan interior dapat dimurai seterah pekerjaan atap selesai. Jadi.1 Contoh Hubungan Logis dalam penjadwalan Jaringan Kerja Terminologi yang digunakan dalam metode AOA dapat dijelaskan sebagai berikut: Berdasarkan gambar di atas terrihzrt b. Kr.jirrrlr pckerjaan atap selesai. Node pada bagian awal anak panah (ekor) disebut node "I". Hubungan sebelumnya (predecessor) Hubungan sebelumnya terjadi ketika sebuah aktivitas hams selesai terlebih dahulu sebelum aktivitas berikutnya dapat dimulai.r'j.r tidak berhubungan dengan pekerjaan inte. Actiuity on Node. sedangkan lingkaran.rr i.rL tr. Aktivitas: proyek sebuah kegiatan yang merupakan bagian dari pemasangan eskalator dapat dilakukan kapan suirr st. contohnya. rlirplrl it.yailrr: Mt.r. . Pekerjaan interior juga barr.lrrrr.skirl:rt.rrr tcrsclrtrt adal:rlr scl.rris-it.jadi setelah selesainya suatu aktivitas.1-r:rr tlilrkrrk:rn setelah pekerjaan atap selesai. Anak panah mewakili kegiatan-kegiatan proyek. . yaitu hubungan kegiatan yang tidak didahului atau mendahului kegiatan lainnya.ya nlcllggunakan du:r lrretode. Ketiga hubungan tersebut dapat digambarkan sebagai berikut: . mewakili event atan kejadian.trrrr lrirrrr. sedangkan node pada bagian kepala anak panah disebut node "J".

yil rr)cnglllurrbirr.r:::.rl. Contoh 3: Activitv .i. Setiap aktivitas (anak panah) mengandung deskripsi yang jelas.ri ...t. Node-node ini diletakkan di aw. Ekor anak panah merupakan awal dari kegiatan. Act tl."4 Predecessors ActiviW :NI}he A B C D A B Contoh 4: Activity :-.t. Dua elemen penting pada AOA adalah anak panah dzrn A B Pffi Contoh 2: Activity B Prior Activitv A Node digunakan untuk menggambarkan kapan aktivitas didahului atau diikuti oleh aktivitas sebelumnya.tlt.r.yarrg lrarr..::: Pred.: B None Gambar 4.. Satu anak panah dibuat untuk setiap kegiatan yang akan dikerjakan..t.::.r::fi.: F C.st. Sebagai tambahan.karr lrtrlrrrrrgirrr lrrr.::.rsi l|t'r'tktrl .:. Deskripsi dari aktivitas ini biasanya dituliskan pada diagram tersebut.2 Node lJ D s:: B l:.:::r. Noni.lr Activily l.:t!:'.i ttt lit'r ilr A( )A strlt't ltlttt.:i:t: a::ili1:r:].:il::l. dan node-j dibutuhkan sebagai akhir dalam setiap proyek.111 .rtttt. setiap aktivitas juga didampingi durasinya.:.r: tli irrrllrr:r ('otrlolr l: l'rior Activity .D a I ectivity on Arrow Manaiemen Konstruksi 55 . maka node-i dibutuhkan sebagai awa].At.:.rrp.:..:. Keseluruhan aktivitas-aktivitas tersebut. rtrl.rlr r. rrol tlttr. di bawah atau di atas anak panah. Alitivillrs l)rrrrrrrrv: lrrLrl:rlt rrlilivillrs llrrlrllrrr kegia tzu-r rl..'. Karena proyek didefinisikan sebagai suatu kegiatan yang ada awal dan akhir.t. pada buku ini. dan akhir setiap anak panah.i{*i$.l.:.jaringan kerja. Jika ada permintaan. dimulai dari aktivitas pertama dengan node-i dan diakhiri dengan node-j disebut . panjangnya anak panah biasanya dibuat sesuai dengan skala durasi waktu yang proporsional.tl]..l:.:l.t.B:l:. kebanyakan deskripsi aktivitas diletakkan di atas anak panah dan durasi filetakkan di bawah anak panah. A node. sementara kepala anak panah merupakan akhir dari kegiatan.l.rr -kegiertan.

3 menjelaskan penggunaan aktivitas dumrny._yu. dan selalu ditampilkan dengan .l..B F Benar "'@/ B. Hal inilah yang mengharuskan penggunaan aktivitas dumrrry sehingga aktivitas R dan S memiliki nomor node I yang berbeda satu sama lain seperti terlihat pada gambar b.f". .' None -". ::i.:. :.::ii:::l::: B rD A.ntuk beberapa kegiatan. :::.rr." . s sudah memiliki nomor node berbeda. Akivitas Dummy adalah penggunaan akivitas ketika ada kasus_ kasus yang memrnjukkan kesuritan yang terjadi jika menggunakan hanya satu anak panah.rrr... :: ::tr .r"rgg.rr rrtlilrrr ltt'l ilt viurll ntt'tt111tttt:tliirtt rrktivillts tlrtttttttt' .C Gambar 4.i. dari kegiatan atau akivitas ."..l.:.1:.. Gambar 4.. baik pada node I maupun node J. Salah Aktivitas Sebelum None @re b.('ottlolt t ottlnlt l.:. 1002). salah satu cara untuk mengetahui apakah akivitas dummy dibutuhkan adalah dengan melihat daftar aktivitas dan menemukan aktivitas-aktivitas yang berbagi.. Akivitas Dz mmy ndakrnemililtdurasi atau ketergantr.4.r.rruk parnh dengan garis putus-putus.rl:i.-::.rlr rt'lr:rlilri lx'r'ikrrt.rl. a.. l i A.rngan dengan kegiatan lain. jj[:iii#::.U. C<ltttolt 5: Akt ivit. pada lambar b sudah digunakan aktivitas dumrny sehingga kegiatan -n au.' .: i**$*$ii$iti.B Tanpa Dummy B does NOT precede Activiry C! Activity Dengan Dummy @ree@-@ R Correct diagr:am using the Logic Dummy Contoh 6: Aktivitas r. D . B :..1:.. tetapi tidak seluruhnya.rs Aktivitas Sebelum AktMtas 'rDummy.rltt ttttlrth .. Dari gambar bagian a menunjukkan bahwa aktivitas R memiliki nomor node sama dengan aktivitas s. Dummymembantu menjelaskan hubungan logis antar kegiatan dan memastikan bahwa setiap akivitas memiliki nomor nodenya (cplahan..3 penggunaan Aktivilas l)rutttrty 56 I Activity On Arrow Manajemen Konstruksi | 57 .::.

4 Penggunaan simbol persilangan Activiqi C Berikut adalah contoh jaringan kerja dengan metode AOA: Contoh 8: Aktivitas a.lttt (rrrr. aktivitas scberumnya d e .likrr irri lt't 1. p.cra metode ini.rL.At lrvily A .rurk lrirrurrr s:rrir11. Aktivitas Sebelum Activity B t-^ tt Activity E b c a a atau kegiatan tidak dapat dimulai jika aktivit.r ( x rt.l rrrr. Gambar mengenai simbol persilangan dapat terlihat sebagai berikut: C I fe" Activity F Contoh 7: Gambar 4.r1tat Activiw B .r t I lr. tirrrrih dengan mulainva aklivitas berikutnya. Ketika membuat jaringan kerra crcr rgil r r r r r(. )A.iitclwitl tcrsclrtrt cl..rrku kegiatan tersebut harrs dipisahkan. Jika har iri tt.d e l k f e._\.soltl ). urrrlirr pt'tttlxtc'it.r.i 58 | Activity On Arrow Manaicmcn Konstny'rlsi I 59 .rrrgr.r . A( sangatlah mungkin teriadi hal di mana anak-.rr tt.g h..rrlr. .. rlilittturkrrtt sitttlrol pt't silrtttp. 'l'. rrrsilangan.t.t. rrr. akhir dari suatu allivitas tidak biszr trrrrrPirrp. Semua kegiatan di jaringan irri rrrrrrs memiliki event yang pasti yang akan menjelaskan kinc'j:rrrvrr.jrrtri.rnrlx.'. Sin-rbol ini diharapkan akan memperkecil kesalahan padar saat pemb4caan diagram jaringan kerja.s belum selesai.s. Metode I-J ini didasarkan pada anggapan barrrwa sr.b f :s h b c. Activirv E \t Activity dummy rnclakrrkrrrr lrt'slrlirlrlrn tllrLrrrr rtrctttpclujari htrbungan antara anaklunak purrllr tt'r:sclxrt.

. haruslah diketahui terlebih dahulu cara perhitungan durasi proyek yang terbagi dalam hitungan maju dan hitungan mundur. selesai juga tepat waktu. Jalur kritis penting artinya bagi para pelaksana proyek karena pada jalur ini terletak kegiatan-kegiatan yang pelaksanaartrrya harus tepat walrtu.h Sebelum membuat jalur kritis dalam metode penjadwalan jaringan kerja AOA. jalur kritis terdiri clzLri rangkaian kegiatan kritis. rlcngan total jrrnrlah waktu terlama dan menunjukkan kurrn rva. maka akan menyebabkan keterlambatan proyek keseluruhan.rr rrr1. Contoh 9: Aktivitas a Altivitas 2 Sebelum b e a a d e b c. dimulai dari kegiatan pertama sampai pada kegiatan terakhir proyek (Soeharto.e. Eorly Finish (EF): waktu paling awal sebuah kegiatan dapat diselesaikan jika dimulai pada waktu paling awalnya dan diselesaikan sesuai dengan durasinya.ktu penyelesaian proyek yang tercepat. maka waktu ini adalah jam paling awal kegiatan dimulai.e g h 1 b b.d f. Metode Jalur Krltls l':trl:r ttrt'lrxlt' l.rn lit'r jir tlikcrral aclan. I-qte Finish (LF): wakn paling akhir sebuah kegiatan dapat dimulai tanpa memperlambat penyelesaian proyek. .. Jadi. maka EF suatu kegiatan terdahulu merupakan ES kegiatan berikutnya. 60 I Activity On Arrow il Manajemen Konstruksi | 6'1 . Bila hanya ada satu kegiatan terdahulu.. Bila waktu kegiatan dinyatakan atau berlangsung dalam jam. Early Start (ES): waktu paling awal sebuah kegiatan dapat dimulai setelah kegiatan sebelumnya selesai. 1995). Jika terjadi keterlambatan. . Late Start (ZS/: waktu paling akhir sebuah kegiatan dapat diselesaikan tanpa memperlambat penyelesaian jadwal proyek. Ada beberapa istilah yang terlibat sehubungan dengan perhitungan maju dan mundur metode AOA sebagai berikut.d br.yu jalrrr kritis.ylritrr ialttt' yarrg rrrt'rrriliki rirrrgkaiun komponen-komponen kegiatan.G.

Kecuali kegiatan awal. Contoh perhitungan maju: Contoh 10: 1. Durasi b. tlarr t. LF Seperli telah disebutkan di atas.ssor) terah selesai. maka dikenal dua perhitungan dalam jaringan kerja AOA. l. EF. maka ES-nya adalah EF terbesar dari kegiatankegiatan tersebut. mundurr:.. dan LF. yaitu perhitungan maju dan perhitunga. LS.iir AoA tk'rrg:rrr Gambar 4. Bila hasil perhitungan di atas dibuat dalam suatu forrnat akan dihasilkan tabulasi sebagai berikut: Kegiatan EF=ES+Datau EF(i-j) = ES(i-j) + D (i-j) Ilurast ES EF I I J 2 3 Narna A B C 3 5 0 3 J . EF.5 ES. Bila suatu kegiatan memiliki dua atau rebih kegiatan 5 t4 pendahulunya.l. r-rntuk mendapat angka-angka ES.llt'r'ilirrl lrtlirLrlr lllrrrrllrr' lx)r(). Waktu paling awal suatu kegiatan adalah = 0 waktu selesai paling awal suatu kegiatan adalah sama dengan waktu mulai paling awar.. I Activity On Arrow A/lznaipmcn Konstrtksi I 63 .. @. LS.S. Penjelasan keduanya adalah sebagai berikut. ditambah kurun waktu kegiatan yang bersangkutan. 2 2 J 6 8 4 5 D 4 6 5 6 8 l4 l4 t9 4 5\ 6 E F d. l.r. Perhitungan Maju Dalam mengidentifikasikan jalur kritis dipakai suatu cara yang disebut hitungan maju dengan aturan-aturan yang berlaku sebagai berikut. a.lr jrrr irrlilrr lit. c.lrirr pclrcn'tpitt:-rrr liS. maka suatu kegiatan traru dapat dimnlai bila kegiatan yang mendahuluinya Qredece.

a' b' waktu mulai paling akhir suatu kegiatan adalah sama Hitungan mundur dimulai dari ujung kanan. Jalur kritis terdiri dari rangkaian kegiatan kritis. a.rntrrk rrrengctalrrri w:rkttr 1 St'lrirrl.tl . :.l. dengan waktu selesai paling akhfu..lttt st'lrt'ltttttttvlt: I provek secara keseluruhan.riryi .'. dengan total jumlah waktu terlama dan menunjukkan kurun waktu penyelesaian proyek tercepat. yang telah dihasilkan dari perhitungan maju. Bila suatu kegiatan memiliki dua atau lebih kegiatan 2 2 3 5 6 8 l0 8 D E F 4 6 5 6 8 t4 t0 8 14 t4 t4 19 4 5 5 l4 t9 6 t4 3. Sifat Jalur Kritis Pada kegiatan pertama: ES = LS = 0 a I Activity on Arrow tltonaiaman Knnclrtthoi I ffi .[.. akan menyebabkln keterlambatan penyelesaian keseluruhan proyek.rttlolt 1x'tltilttttl'... AX X a. dikurangi kumn waktu/ durasi kegiatan yang bersangkutan. yaitu dari hari terakhir penyelesaian proyek suatu jaringan kerja. Pada jalur ini terletak kegiatan-kegiatan yang bila pelaksanaannya terlambat.::li:&l:llll f: 2 3 4 5 l A R C . maka waktu paling akhir (LF) kegiatan tersebut adalah sama dengan waktu mulai paling akhir (LS) kegiatan berikutnya yang terkecil. Perhitungan Mundur atau tanggal paling akhir kita "masih" dapat memulni cl.r-r mengakhiri kegiatan tanpa menunda kurun waktu penyeresaiern Perhitungan tnttlldttr clirrtakstrclkitrr r.::. yang disebut kegiatan kritis.r'.ttt .) 0 3 J 3 0 3 3 3 berikutnya...rl.rl lr.. atau LS = LF _ D Bila hasil perhitungan di atas dibuat dalam suatu forrnat akan dihasilkan tabulasi sebagai berikut: i.1ilr i I rltrl.2. dimulai dari kegiatan pertama sampai kegiatan terakhir.rdr. Metode Jalur Kritis Metode Jalur Kritis atau critical path method adalah jalur yang memiliki rangkaian komponen-komponen kegiatan. adalah sebagai berikut.. Aturan yang berlaku dalam perhitungan -r.

waktu proyek yang tercepat. b. Total Float suatu kegiatan sama dengan waktu selesai paling akhir. yaitu suatrr poLritrrngan yang menunjukkan fleksibilitas suatu kegiatan unt. a. dikurangi waktu mulai paling awal kegiatan. karena adanya kegiatan yang pararel. Pada Contoh 10. dan jumlah waktu tersebut m"*fuku.lr.' : t:1. Rumus dalam menghitung Total FlocLt adalah sebagai berikut. Dapat dinyatakan juga sebagai berikut.:.1-xrt mulai dan selesai lebih lambat walaupun tetap daram wrkrrr v:rng diizinkan tanpa mengubah durasi atau kurun wakt. Float total ini dimiliki bersama oleh semua kegiatan yang ada pada jalur yang bersangkutan.tr c.. maka float total yang tersedia untuk kegiatan-kegiatan lain yang berada pada jalur tersebut adalah sama dengan float total semula.r:rkltir. dikurangi waktu paling awal terjadinya node terdahulu E(i). . terbesar (terlama). Kadang-kadang dijumpai lebih dari satu jalur kritis dalam jaringan kerja. 1. tebal. sedangkan semua kegiatan berikutnya dimulai selambat mungkin (Soeharto. Berikut adalah penjelasan keduanya.$F. a. ATAU waktu mulai paling akhir. dikurangi kurrn waktu kegiatan yang bersangkutan D(i-j). atau garis ganda. maka jalur kritis juga berarti jalur yang memiliki jurnlah waktu penyelesaian Penyajian jalur kritis ditandai dengan garis b.E(j) . tanpa memengar-uhi iadwal pnrych sccara keseluruhan.k cl.:. 't:': 2 A 3 0 3 3 0 3 3 0 4 2 -1 B t 6 l0 Manaiemen Konstruksi I 67 .D(i-j). atau garis dengan warna berbeda.t trtxtt (FF).Total Float dan Free Float Pada perencerlaan dan penyrsunan jadwal prryek.il:rhan. l: .tlalr itrllllalt witkttt yang cl i l-rct'kcnirr rklr n st rt l r r kcgiatiur bolch ditunda. 1995).r prrryr. dikurangi waktu selesai paling awal. Total Float sama dengan waktu paling akhir terjadinva node berikutnya LO. 'lirtal liloat: 'l'l. Rumus:TF = LF-EF=LS-ES. 0 lrl.: l. Salah satu syarat yang menunjukkan bahwa suatu kegiatan kritis atau berada di jalur kritis adalah jika kegiatan tersebut D. l'lrtlir kt'p. rgg2). Bila jaringan kerja hanya mempunyai satu titik awar dan satu titik akhir. dikenal suatu istilah yang disebut Float. perhitungan Total Float dapat disajikan dalam tabel berikut. 'litlttl lilottl rlrrt tilolrl 'lotitl contoh dan perhitungan di atas menunjukkan proses perkiraan waktu penyelesaian proyek yang umumnya tidak sama dengan total waktu hasil penjumlahan kurrn waktu masing_masing kegiatan yang menjadi unsur proyek. Jumlah waktu tersebut sama clengan waktu yang didapat bila semua kegiatan terdahulu dimulai seawal mungkin.k ((). memiliki TF = 0. Rumus : TF = L(i) .. Hal ini berarti bila salah satu kegiatan telah memakainya.ilrlrrrr lt. dikurangi bagian yang telah terpakai. Float terdin dan Total Ftoat (TF) dan rit. maka terjadi adalah pada lintasan dengan kegiatan: A_C_E-F itcl:. Tbtal Hoat (TFl jalur kritis yzrng Pada contoh perhitungan berikut.

l 5 5 (' L) I 4 6 5 It 14 I t{ 0 4 0 0 t) 8 14 l{) 8 l4 E F t4 l4 19 6 l9 t4 Dari kolom TF di atas dapat terlihat kegiatan kritis adalah A. Besarnya FF suatu kegiatan sama dengan sejumlah waktu di mana penyelesaian kegiatan tersebut dapat ditunda tanpa memengaruhi waktu mulai paling awal dari kegiatan berikutnya (Soeharto.) l 4 5 . FF terjadi bila semua kegiatan pada jalur yang bersangkutan mulai seawal mungkin. 3. maka kegiatan A memptrnyai float bebas: c. Jadi. Perhitungan Float Bebas dapat dilakukan sebagai berikut. :Is:. b. Float bebas suatu kegiatan adalah sama dengan waktu mulai paling awal (ES) dari kegiatan berikutnya dikurangi waktu selesai paling awal (EF) kegiatan yang dimaksud. dikenal jtga Free Float (FF) atart Float Bebas.r'. 1995). 2. rt I I 2 2 3 l:. 2. bila rangkaian terdiri dari kegiatan A(1-2) dan B(2-3) dengan node 1.Ilr: 2 J A B C 3 3 5 4 o 1 J 0 3 3 J 10 0 4 0 0 6 8 0 0 4 4 5 5 3 8 D 6 8 14 14 l0 8 l4 14 19 4 0 0 4 5 E F 6 5 t4 t9 0 0 6 t4 ditampilkan dalam Kesimpulan yang dapat diambil dari Float gambar berikut: a.. C. perhitungan Total l. Rumus Fro : FF(1-2) = TF=LSj-D-ESi FF=ESj-D-ESi ES(2-3) - EF(r-2). sedangkan float total dirniliki oleh kegiatan-kegiatan yang berada di jalur yang bersangkutan.kxtl tlirpirt disajikan dalam tabel berikut: Berikutinidisajikancontoh-contohmembuatjaringankerja dan tabel jaringarr kerja' 68 | Activity On Arrow tttanaiaman llnnctrt rhoi I AO . Frtee Float (FFl Di samping Total Float. float bebas dimiliki oleh satu kegiatan tertentu. E. F dengan nilai TF = 0. Dengan kata lain. . Pada Contoh 10.

i:.1.i .D B.: H ll lt lt L H..i:.i::::::.::r.' J . .:F 7 6 7 7 F G 6 7 7 8 7 7 ll 9 lt () E..1...At..:::-i ::.tr:::j:.r:.J..:r . 8 8 0 2 F I. c D E.K }T 4 4 5 . E ..l l.l t'.F G 1r r1.r'j:..-] I Akhir Al&ir.. B erred xs . 87 3 5 Total Durasi Proyek adalah 11 minggu Kegiatan kritis adalah B.:.E $ F .l jrrringurr kt. I 2 6 2 9 9 lt 0 0 70 | ectivity on Arrow Manajemen Konstruksi I 71 . I Contoh 12 Buatlah diagram jaringan kerja dan tabel jaringan kerja! KEGIATAN '.'. G.. A . CI 2: KEGIATAN YG MENGIKUTI t'i:S..l: 4 ..t3 3 3 4 5 5 D E J 2 3 5 3 L ..:.'&l .i.:.!r| 5 Tr' FS'.4 .r DURA^SI ! llrlirrl. :i:l !':l::1. o I 0 1 S.rtr hr't lrr KEGIATAN YANG MENGIKUTI D KEGIAT-AN SEBELUM (minggu) 2 ] B Q:' D :r.:rr:r..$f E.iG H ::. 4 2 0 2 3 6 6 7 j 0 0 0 I E:: e C I 2 0 J .Ef 0 0 J rI$ .:.. G KEGIATAN SEBELUM DIIRASI (minegu) Jawab: ): 4 3 Tabel NWP Itusid{n....fr H ::.-1.: t:i C.I.' .li.'lK I 1 J 3 2 lladta' A B C 2 ..rP'.2....: C J 3 ) . E.F .:.i'L. G .':r':':: . 3 4 3 2 3 7 0 2 0 E.r:... ia tllrrr trrlx..( irrrlolr l l kcr Buatlnlr cliagr:rrrr lil|lngillI KEGIATAN '.ri A ...i B.lir...sjl..{ 3 F Akhir C.

.:E B . 3 o 0 2 I 0 0 0 M mengikuti H dan K 4 2 3 5 4 5 8 I 0 3.:r: "i[g:.t i l :ril 5 5 10 4 5 7 7 l3 l2 l3 tt It 2 9 10 K L ll ll 0 F 0 D.C I J 3 D l.::l 0 1 A 2 0 0 0 2 1 2 5 3 5 7 5 0 2 5 0 Buatlah jaringan kerja yang logis dari daftar aktivitas berikut.:. C..irr:r:::.:4. B. E F G 4 2 3 J 4 4 5 ked. dan C adalah awal proyek D mengikuti A B mendahului E C mengikuti F K mengikuti E dan F G dan H mengikuti D dan E G mendahului L 3 B C 4 .:..... D Buatlah jaringan kerja AOA dari tabel di bawah ini lengkap tabel dan lintasan kritisnya. ..ry.. dan D adalah awal proyek.atlhan t.it.tn ini.1 'il.11. Act 6 3 8 u 3 0 0 0 I !&i'rtc j: 7 8 8 5 8 0 0 I 2 None . A. B.r&S:1 :.{$ I 2 mendahului K mendahului H mendahului M dan L mengikuti F. 7 5 H 8 7 1t 1t 8 8 il il 1.E 8 2 l1 lt 0 72 I Activitv on Arrow Manajemen Konstruksi | 73 ..t. Activity A'r'l B 4 4 . 2. Soalll. G. D.:. L Tabel NWP .r'lrrrr krgis clari kcgiatitn-kcgiztt:. H.:t..lltwlrlr: E. G. :ir:rt :i. (ilrrrrlrrrrl*rrrr tlirrg. F mengikuti A dan E G mengikuti E E mengikuti B Jaringarn Kcl'ja di berwah D C F L Total Durasi Proyek 13 Kegiatan kritis adalah: A. dan H A.

K D. Jalur kritis atau critical path method adalah . yaitu: a. Jaringan menunjukkan susunan logis antarkegiatan. mendeskripsikan Aktivitas/I(egiatan.Rc H.J C.B B 4 7 E F G H. dengan total jumlah waktu terlama dan menunjukkan kumn waktu penyelesaian proyek tercepat. menentukan Hubungan yang Logis.H F.M 5 5 o R K.J _l-t _t: f) -5. b.H K 5 4 3 5 2. hubungan timbal balik antara pembiayaan dan waktu penyelesaian proyek.yi. Sblm 3 Durasi B C 9 Tentukan kegiatan kritisnya! A.r'lrr cluri clultar kt. rnenentukan AktivitaslKegiatan. Jalur kritis terdiri dari rangkerian kegiatan kritis. KEGIATAN YANG MENGIKUTI D. llrrlrtlirlr jrrrirrl:.H F. Metode Activity on Aruow mempakan salah satu metode penjadwalan dalam rencana jaringan keria atau Network Planning yang menjadi alat bantu dalam membuat suatu proyek menjadi lebih efektif dan efisien. H 74 I ectivity on Arrow Manajemen Konstruksi 75 .jalur yang memiliki rangkaian komponen-komponen kegiatan. dan berguna dalam merencanakan urutan kegiatan yang saling bergantung dihubungkan dengan waktu penyelesaian proyek yang diperlukan. lrt.rtarr bcrilirrt Aktiv.E F 7 4 untuk mencapai tujuan proyek.gi:.4.I. t. sementara node-i dan node-j digrrnakan sebagai awal dan akhir suatu kegiatan. D E F G c.r Aktivitas A tlrrrr lirrl:rslrrr lilitis irri.L 4 -5. dimulai dari kegiatan K L M N P r. c. Ringkasan Metode jaringan kerja merupakan cara grafis untuk menggambarkan kegiatan-kegiatan dan kejadian yang diperlukan B B 4 4 H J C.K H. Buatlah jaringan kerja dan tabel jaringan kerja dari daftar berikut ini.F DI.r'jlr A()A tabclrr. Perhitungan maju dan mundur dalam AOA dilakukan untuk mendapatkanYotzrl waktu proyek dan jalur kritis.st. Ada beberapa hal yang harus dilakukan terlebih dahulu dalam membuat metode jaringan kerja. d. Kegiatan dalam AOA merupakan anak panah. menentukan Durasi Aktivitas/Kegiatan.I. 0 J.JRASI 22 B C l0 I3 It DJ 4.:rrr kt. KEGIATAN A 3.

membuat penjadwalan kebutuhan tenaga kerja dan material dengan bagan balok atau barch. Setelah selesai mempelajari bab ini.'.rlrrr irri lt. D*i:"iX""Tff--Tffi#.yarrg bila pclaksurrairrrrrvrr lt.r'larrrbirl. l'. 2.rrl. Barchart adeilah sekumpulan aktivitas yang ditempatkan 76 | nctivity on Arrow V . kcgiaturr-kcgiaturr . rirahasis*a dapat: menjelaskan pengertian penjadwalan dengan metode bagan ada bab ini akan balok atau barchart. Media yang digunakan adalah Power Point slidt' A.yck. yaitu suatu perhitungan yang menunjukkan fleksibilitas suatu kegiatan untuk dapat mulai dan selesai lebih lambat walaupun tetap dalam waktu yang diizinkan tanpa mengubah durasi atau kurun waktu proyek. dikcr-ral suatu istilah yang disebut Float.r. 4.. 1k. 3. teknik penjadwalan yang paling sering digunakan adalah Barchart atau Diagram Batang atau Bagan Balok. membuat penjadwalan dengan bagan balok atau barchart. 1 menyebabkan keterlermbatan penyelesaiarr kcscl u rr-r harn pr r r. menjelaskan cara membuat bagan balok atau barchart. Float terdii dati Total Fbat (TF) darr Free Float (FF). Pada perencanaan dan penyusunan jadwal proyek.: dibahas mengenai penjadwalan dengan metode bagan balok atau barchan.lrrli.rx'r'l:unir silnll)iri kt'gilrtirrr tt'r'aklrir'.art. BARCHART IBAGAN BALOKI I 1. Pengertian Barchart Dalam dunia konstruksi.rrr 6.r'lt.

rl di bagian sebelah kanan dari setiap aktivitas. penggunaan bagan balok :rkurr nrcnghadapi kesulitan. penggunaan metode bagan balok terbatas karena kendala-kendala berikut (Callahan. Perincian yang terdapat pada barchart adalah sebagai berikut.'tt1'1111 ntcrttlxrlirsr rl.. ft | Barchart (Bagan Batok) Manaiemen Konstruksi 79 . Jika barchart atau bagan balok dibuat berdasarkan jaringan keia Activity dn Arrow.tir durasinya ditunjukkan dengan menenrpatkarr b.rrrp.iz. sehingga sulit untuk mengetahui dampak yang diakibatkan oleh keterlambatan satu kegiatan terhadap jadwal keseluruhan proyek. 1. Barchart atau Ganttchaft digunakan secara luas sebagai teknik penjadwalan dalam konstruksi.k lr. 2. s('nr('nlrrir rv:rklrr tlilt.rlr l'.kiraan waktu mulai dan selesai dapat ditentukan dari skala waktu horizontal pada bagian atas bagan. per. tttis:tlttvlt tl. 2. karena mudah dimengerli oleh semua lapisan pelaksana dan pimpinan proyek. dapat dipakai lebih jauh sebagai pengendalian biaya. Barchart ini dibuat perLama kali oleh Henry L. Gant pada masa perang dunia I.iir. Mudah dalam pembuatan dan persiapannya. cligunakan untuk proyek yang kurang dari 100 kt. padahal tanpa adanya pembaruan segcr. seperti Kurva S. Pada sumbu vertikal Y dicantumkan kegiatan atau aktivitas proyek dan digambar sebagai balok. minggu.rtL.rena jika lebih dari 100. Hal ini karena Barchart memiliki ciri-ciri sebagai berikut.. 1.ya pcmbrrirlirrr irrtlrvirl irrcltrk. tn:lka pemakttiitt-t bagan barlok untuk perenciuraan cl:. sedangkan baris menunjukkan periode waktu yang dapat berupa hari.rl. skala waktu. Bila digabungkan dengan metode lain. dan analisis kemajuan pekerjaan pada saat pelaporan. 3.gan balok baru. Perlu diperhatikan urutan antara kegiatan satu dengan lainnya. Memiliki bentuk yang mudah dimengerti. 3. maka yang pertama kali digambarkan atau dibuat baloknya adalah kegiatan kritis. 2.rrr rrrt'trtililt yitttg 1'rt'tttittg sa. Sukar mengadakan perbaikan atau pembaruan. Tidak menunjukkan secara spesifik hubungan ketergantungan antara satu kegiatan dengan yang lain.i l'rrry. Panjang dari balok menunjukkan durasi dari aktivitas dan biasanya aktivitas-aktivitas tersebut disusun berdasarkan kronologi pekerjaannya (Callahan. 4.nt:.l. Format penyajian barchart yang lengkap berisi perkiraan urutan pekerjaan.rr rl:rllrrrr lxrr is Itorizolltitl. minggu. 1. Penggunaan Barchart lebih jauh adalah sebagai alat kontrol waktu dan biaya yang ditunjukkan dengan Kurva S yang akan dibahas pada Bab 7. Cara Membuat Barchart Penggunaan Barchnrt bertujuan untuk mengidentifikasi unsur waktu dan urutan dalam merencanakan suatu kegiatan. 1992).11r.zr menjadi "kuno" dan menurun daya gunanya. l9g2). misalnya hari. Pada kolom tersusun urutan kegiatan yang disusun secara berurutan. maka akan meniadi srrrit rrrrrrk clibaca dan digunakan. B.. karena umumnya harus dilakukan dengan membuat b.rt. waktu selesai dan pada saat pelaporan. sehingga sering juga disebut sebagai Ganttcharl. terdiri dari waktu mulai. meskipun belum terlihat hubungan ketergantungan antara satu dengan yang lain.p.r. 5. Pada sumbu horizontal X tertulis satuan waktu. kemudian dilanjutkan dengan kegiatan-kegiatan nonkritis. sellct'l i lrlrsilrr. bulan.lqirrlirrr bcscr. k. Penggambaran Barchart terdiri dari kolom dan baris. 3.n dengan Barchart menyatakan bahwa metodc i. ataupun bulan. untuk proyek bemkuran sedang dan besar'.lilrp Lt. Meskipun memiliki segi-segi keuntungan tersebut. tahun.rn pengendalian menjadi pilihan pertama.rrr litllrl' tctllrltt lxtttv:rli. Aturan umum penggunaan pelri^rlw. Wakttt tttttliti clarr sclcsai st. .tlitl:rttt kokrttl vt'r1ikirl.irrtir. rcrrilr-lcbih yang bersifat kompleks. Waktu mulai dan akhir suatu kegiatan tergambar dengan ujung kiri dan kanan balok dari kegiatan yang bersangkutan.liklr jrrrrrl.

d.ir lr.rt. Laporan terakhir ditandai dengan garis putus vertikal Dengan demikian. pemilik proyek. Penr i l i l ra r r r k t v i t as-aktivitas dan tujuan penggunaan barchart tersebrrt rrrr. a. Pada /Jrln'lrrl1 . Dengan menggabung-gabungkan lembaran diantisipasi dibuat barchart dalam berbagai ukuran sehingga dapat jadwal apa pun harus penambahan data karena informasi dari pada banyak orang yang terlibat pada proyek l l rl 2.lrrrlrtrrg lrirtllr kcbtttuhltn prrr. Bagian batang atau balok yang menunjukkan waktu kegiatan selama kegiatan berjalan dengan keterangan-keterangan sebagai berikut.rt. Bagian kepala yang berisi judul atau nama proyek.l't'trt'ttlrtrtt unsul -lutsur' llrtllr srr:rlrr llrrlr'/rrrrl lx'rl.rr rli |ltilllil ltttrcltrtt'l tc't sclrttt tlilltrlrt mcnyttlitliltt rttttttk lrtlgg:'tndazrn zrtaLl penggantian' Penanrbahern lebih terlalu lritnyak data juga dapat membuat bagan menjadi sulit dimengerti.rrlrr N. g kegiatan. Durasi kegiatan rencana atau perkiraan kumn waktu yang digunakan. b.rrrrrrrr. nomor kontrak. sejajar dengan waktu perencanaan. ukuran besarnya Seorang pembuat jadwal harus memperhatikan kertas dapat barchart. tanggal pembaruan. pelaksana' dan yang tidak akan Yang harus diperhatikan adalah ukuran barchart jadwal sehingga mengganggu komunikasi -e*p. nomor proyek.rrrllirt. c. Penjelasan mengenai jurnlah sumber daya untuk menyelesaikan kegiatan yang bersangkutan. nilai kontrak.1rur tLrtrr tambahan sehingga menambah manfaat dat-i lxtn'lnttt tt'rst'lrrrt bagi para Manaiemen Konstruksi m I Rarohei fRaaan Ralnkl I 81 .t tlit pembacaan antarbagian pada pelaksanaan proyek' Berikutakanditampilkancontoh-contohBarchartdariberbagai jenis proyek.. maka akan meningkatkan dan memudahkan penggunaannya bila dicantumkan pula penjelasan mengenai nomor node-I dan node-J pada masing-masing kegiatan. Garis laporan. 1992) in dikomunikasikan reproduksi' konstruksi termasuk bagian distribusi.yck. penting. Node I dan J. 1. misalnya diagram AOA. akan terlihat seberapa jauh kemajuan atau keterlambatan masing-mas (Ca]lahan. Sudah menjadi aturan umum bahwa sebrralr bugern balok atau barchart tidak boleh memiliki lebih clari l(X) kegiatan karena jika hal itu tedadi.nt'rrtrrknn jumlah r i aktivitas pada barcha. maka akan teriacli kt'srrlitzrn dalam mengerti penjadwalan proyek tersebut. Bempa jam-orang atau jumlah orang dan lain-lain. Sumber daya. Sebuah barchart juga dapat diserlai rlt'rr. Kenyataan waktu yang digunakan yang terungkap pada waktu pelaporan biasanya digambarkan dengan garis tebal.r lr. lItl irri irrlllr rrtt'lrVt'lllrlrlillll l)('llillllliltllttl scltitrggrr kclrrrlrrlrlrrr Lr. lirt'rrrirt yang hams diikuti terdiri dari hal-hal lrcr'iktrt ini. dan data-data lain yang dianggap llt. lokasi proyek. Bila bagan balok dihasilkan dari analisis jaringan kerja.yirrtg 1'ralirrg st't['r'lr:rrra. Di sini akan terlihat berapa besar perbedaan antara perencanaan dan kenyataan.

(irttlolr

I

(
vamlOOO*

i rt rlolr

.'

l,tlq-Oturd

tll:)
.".t o"t Ur .tr Ln

tI1 S

FJ

fft

!r

.,!ET

&

*u
{D

6g
-l (n

sn
&l
#l
N.+

n
a 0l
a
B B g)

s *

e.

Barchart (Baoan Batok)

Manaiemen

Konstruksi

I

Bo

('ottlolr .\

(srrtnber;lrttp:llwww.irrlol<lrlluiltlrttg,cantl:,cltLtLluhttg_N.lilrnl)

T
I

( 'otr loI t,l

til

u:

:

I
t9
,tr

tirrttlxt
x x o o o o/
?t

www lh-txrllltilutrtuttg.ttul,u0

U
g
sd

:o

0 o

is

9r. {|-o ^ o : Xl -oA of5
qr 5 {9i -r?!

tai

r$$$$$$fu$$$$$$
&

o{$$$ $$$ g li
* c

tr! I.

, ,

.*

[;

* r*

*,

f{*
il*, ws*
dd*dd

3:

? trgi Ca.r H *(} *i a 6.5 t:o xl *:
fil

o ,o
3 rf
j
I

,f I

:4 -9i *t 'a*
r&
A

€x
:.(

i*

*6

I

;l,s
:H
;$
:

&l

.&ia :t

*
!d

il

trtrfsrf*ftff & $$$$$$nE$$$$
r
ft

srirf$$Sssf$

&

f.,

a

s-$,*,st
$
ffi

s$rsF 6 Srx a * flflfl#r
ffi$ H

*lw

*r

I

--i-"'

a

"1"''
li'n --:r

l{l.

tr
E i!,

rfr#S#ilrr,f,rr a e-S*f frEf* $$$s*€*$$E$$ * *$$H$
xa**t *r5*.5d ESHfuF

&

I

SES*B

clnl}rSgEr

iI
T I

fil i
u
I
Barchart (Baoan Batokl Manajemen

Konstruksi

85

('ottkrlr

5

). 3.

l.:r11iL.rlt l.,.,lrt,r .r,l.rl.rll lll('llrlttllrl lxrLrli/lr;tl;tt11l st'stllti l);lllllllll'' tllrlltrlrr' tlt.rr1,,lrrr .1rr;rrr rrtrlttl. Lt'1,.ilt(lrtt-lit'gi:.tt:ttt lirilis tt'r'lellill dilaniutkan Se tc.lirlr Ir.1,,irrlrrr r I'r'itis cligarrt[ett'kittt birl()knya, nllka

clcrrgilrr lrrt'rrgarnbzu. baloubatang untuk kegiatan tidak kritis.

Di bawah ini adalah contoh membuat diagram balok
barchaft berdasarkan tabel jaringan keda'

atau
{r

Contoh
KEGTATAN
,4,.',

1

KEGIATAN YANG MENGIKUTI

KEGIATAN
SEBELUM

DI,]RASI

(minggu)
?
1

n
C.E
,F

B

c
D

B
A ts

3
3

F

E
F

C,H
Akhir'

4
3

C,D
E
E G

G

I
Akhii'

)
3

H

I

Akht"

7.

Diagram Jaringan Kerja:

Gambar 5.1 Contoh_contoh Barchar

cara atau langkah-langkah mernbuar, rxtn'hrr7 berdasarkan penjadwalan jaringan kerja AoA adalah st.rr:rgiri rx'r.ikut.

1'

Langkah pertama adalah mengisik,rr rirliirrr;rrr pada korom
kegiatan.

I

Barchart (Bagan Batok)

Manajemen

Konstruksi

I

g7

- 'n: ?iis Kegiatan kritis Kegiatan nonkfitis 2 Contoh . 9 I 2 li3.rihrrl.i' il.-. 2 -1 zd u tr. Kegiatan A 2 3 Durasi I 2 3 2 3 Waktu (Mtnggu) 4 5 6 7 8 9 l0 lt B C oq oc ptD XX rDo NI $$ U 4 5 D j E F 4 ...llt'tttrrk lllrrtlurr'l rrvrr lrrllrllrlr st. 88 | Barchart (Bagan Batok) Manaiemen Konstruksi I 89 .iiri lx. C) 6 7 -l^ - G 8 H ^7 Fl. No.llr.

Urugan tanah kernbali Buangan tanah sisa Jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan untuk pekerjaan 1m3 galian tanah adalah: 0.75 =97.25 Pas.75 Pekerja Beton nngbalk 0.rll. Yang dimaksud dengan tenaga kerja di sini adalah besarnya junrlah tenaga yang dibutuhkan untuk menyelesaikan bagian pekerjaan dalam satu kesatuan pekerjaan (Ibrahim.025 = 3. Diding Bata 1:3 Pas.'t Contoh Daftar Kebutuhan Tenaga Kerja Manaiemen Konstruksi I 91 .C.025 Mandor Indeks tenaga kerja di atas mempunyai pengertian bahwa 0. ubin keramik 30/30 ubin keramil< 20i30 Dengan tenaga 97.1. Selanjutnya data pada tabel kebutuhan tenaga kcr'la dipindahkan ke barchart untuk mendapatkan jurnlah tenaga keri:. Tabel 5. Jika dimasr-rkkarr pirrl:r b:rrchart untuk pekerjaan tersebut dapat dicari bobotrry:r 1x'r priode dengan cara membagi jumlah di atas dengan tlrrrrrsi prrryek. dapat diberikan adalah sebagai berikut.r pada setiap periode waktunya.50 orang untuk 1m3.r Kt't ilr kebutuhan tenaga kerja pada proyek konstruksi.rr hclrrtlttltittt'lt'tr:11'. R. Kebutuhan dan Jadwal Tenaga Keria Barchart dapat digunakan untuk menentukan jaclwerl Galian tanah I l. maka tenaga yang diperlukan adalah sebagai berikut.25 mandor akan menghasilkan galian tanah 130m3 dalam jangka t hari. Untuk kegiatan satu proyek maka harrs dicari masingmasing jumlah tenaga kerja pada setiap kegiatzrn clan dibuat rekapitulasinya seperti pada Tabel 5.rngka plafon & plafon Misalkan jumlah pekerja pada pekcriirirrr pt'rrggalian adalah 97. Pas.50 pekerja dan 3. Pekeria = 130x0.50 Mandor = 130 x 0. Seandainya volume tanah yang akan digali adalah 130 m3.. 2OO7).025 Mandor akan menghasilkan 1m3 galian tanah dalam satu hari. seperti pada Gambar 5.75 Pekerja bekerja bersama-sama dengan 0. Dinding bata 1:5 Pas.2. Contoh yang.

i.0715 sak = 37. dapat disimpulkan bahwa jurnlah bahan yang dibutuhkan untuk satu kegiatan adalah: t9 Rangka piafon Kusen .29 sak rlilt. & plafon 20 21 Pas. Pekerjaan 1m3 pasangan batu kali membutuhkan analisis bahan sebagai berikut: 6 Urugan pasir umg Pas..65 x 1. Genteng ME Penyelesaian 22 23 Jumlah Dan seterusnya.. barchart dibutuhkan untuk menghitung jadwal pemasukan material pada pelaksanaan proyek.rl clibutuhkan pada setiap item pekerjaan/aktivitas.65 m3 t6 17 18 Jadi.522 = 37.D.i 4 5 Galian tanah Urugan tanah kembali Buangan tanah sisa bagian pekerjaan dalam satu kesatuan pekerjaan (Ibmhim. tbdrtadfhcrJaan Pcrr Paslr beton Semen BeEI dlo Batu bata Sama halnya dengan kebutuhan tenaga kerja. fondasi 19.yu rrrirrt.29 sak 19.65 153. Bowplank .65 rn3 maka material yang dibutuhkan adalah: Batu kali 37.rirriri. Data hasil perhitungan material di atas kcrrrrrtlirrrr rlipindahkan ke barchart guna mengetahui kapan tepatn. I Barchart (Bagan Batok) A/lanaipman Knnctntkci I m . pada contoh di atas adalah 153.2. 2oo7).65 x 0.. Kebutuhan dan Jadwal Pemasukan Material I ). misalnya. Jurrl:rrr St. Diding Bata 1:3 Pas. Tabel 5) Tabel Contoh Daftar Kebutuhan Material 9. isis setelah dihitung untuk setiap kegiatan.k:.r lurtrrrP rrrrrasi proyek sehingga didapat jurnlah per perirxk.0715 sak 9 10 Pasir 0.20 13 14 15 Semen Pasir x 4.rrrc'.x.522 rn3 Jika volume pasangan batu kali yang dicari adatah sebesar 37. ubin ker:amik 20130 Pengecatan 34. ubin keramik 30/30 Pas. Yang dimaksud dengan bahan atau material adalah besarnya jurnlah bahan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan l 2 rl-rrsilrtur Pas.rll. yang kemudian dibrrgi rt.r.rrr lxrcla kegiatan pasangan batu kali.-V_olg-e.2 Struktur atap Pas.r akan didapat jurnlah seluruh material yang dapat direkapitulasi clularn Tabel 5.65 Batu kali 1. litliirrt:rrrr rvrr. m.18 m3 tl 1.. Corrtoh yang dapat diberikan adalah sebagai berikut.. Dinding bata 1:5 Plesteran dan acian Pas.rr Jrclrrrlrrlurrr Mlrtt'r ilrl Padr pasanS No.Indeks.2 m3 8 Beton sloof Beton kolom Beton ringbalk Beton lantai kerja Semen 4.2 rn3 = 45.

5 t ! l! c -L ! a' d t m D Cottlolr lllrt'cltat't Rcncirnir Pct-nasukatr M:.tlt'r irrl :rtl:rllrlt sr'lllt1'1qi + t ? !_ a e . TE a 5 a a a l.rrlw. !D H oq 6 o6 a o j o H ffi ffi *H { a { F C ffi o { D o E N E $l H ffi 6 o { Gambar 5.g s 3 a I a D ! !.t ! C 3 ! ! 5. r rrluh 1x'ttirrrlrllrl:rtt ttt. C 7 i 5 1 ! B f o c T 5 .ttcrial Pcntbltittitt't Pos Kcarrurrtat-t x 6 b 2 ..rt.rrr I'os hr. a i t a a q G 3 o - 0 L $ ! ! E a o "=. e B 9 a ! t.2 Contoh Barchart Rencana l)orrl. t T U U 7 o a .rr r tcrraga Kerja I Barchart (Bagan Balok) Manaicmcn Konstrr/:si I Q5 .a a tE @ TE g 5 \ 3 7 tr ! E c a 3 o 5 o a o 3 o 5 o o 7 ! 3.3 Contoh Barchaft Rencana Pemasukan Material Gambar 5. tr o X E 6 il 5. x F_ g I g { a g I *lil ffi '6 L N ffi & t.('ottlolt ll:rtlllrt'l Kt'lrrtlulr:rrr'l'K l'r'rrrlrrrrrl.ttI lx'r ilirrt. lt. T e ! * q ? ? U E I * a @ t! a @ 9 I c c 2 2 c! 7 o B * ! v 7 :.rl.rnriutiut e F a t ( rrttlolr lr.

:: Pekeriaan Pintrr dan Tendela I r Pekeriaiim ..i irrn-rlah kedua hal tersebut dengan durasi st'tiir.i. 5.E li'l 5 h l' b. 4. menghitung durasi proyek pada penjadwalan proyek dengan metode PDM. Barchart dapat dimanfaatkan unttr k r r rr.q.4 6 8 .h F.E.'4 b ':c d :.r.rrrrrkrrrr clurasi dari setiap kegiatan atau aktivitas. 2. 2.: 6: 4 .. karena iika lebih dari 100. Aktivitas ini dapat dibuat dengan memecahkan 1x..o.tivil:rs Barchart (Bagan Balok) 1.rr:rrr tlrr.P..r1.i:. f. 3. Media yang digunakan adalah Power Point skde.r r r lrr r r r jr u lwal kebutuhan material dan tenaga kerja dcrrg:rrr rnt. diharapkan mahasiswa dapat: Aktivitas Sebe}rm a Dunsi ). Ringkasan 1. SoaUlatihan 1. 4.rM€kafi ikAl Pekerim Elektrikal Pekoriaan. selanjutny. Setelah membaca dan mempelajari bab ini.. rt..i C. maka akan menjadi sulit untuk dibaca clan cligrrnakan. .. Pej@rlrrn... menjelaskan pengertian metode PDM.r'angrr) rrrct. clan lr. menyebutkan cara membuat penjadwalan proyek dengan metode PDM. 2 4 5 2 6' 1. s Manaiemen Konstruksi W . Akivitas u PRECEDENCE DIAGRAMMING METHOD (PDMI etode lain yang merupakan bagian dari penjadwalan jaringan kerja adalah metode Diagram Preseden atau lebih dikenal dengan Precedence Diagramming Method (PDM)..urn menjadi kegiatan-kegiatan terkecil. Barchart..r'. membuat Lintasan Kritis dan Kegiatan kritis proyek dengan metode PDM.e . membuat penjadwalan proyek dengan metode PDM. Cara membuat barchart dapat dilakukan rlcrrgan langkah: tentukan aktivitas-aktivitas yang akan clitarrrpilklr. 4 a a b.r irl.r. Aktivitas L 6 Deskripsi Aktivitas Durasi .d h. Buatlah barchart dari tabel berikut ini sesuai dengan umtan pekerjaannya. Barchart merupakan salah satu metode penjadwalan yang sederhana dan mudah dimengerti. Buatlah Barchnrt dari tabel Janngan kerja berikut ini.r. Barchart bahwa metode ini hanya digunerkan untuk proyek yang kurang dari 100 kegiatan.cle pcrr.rrrlr. 2. Jelaskan kelebihan dan kck.i.4.}ete{ean &Eda$i Pe&erian Sfnrktrrr R2i .d 2'::: 2 . Jelaskan bagian-bagian penting yang harus disertai dalam pembuatan Barchart. Airar! Pekeriaan Dindirrs Bokeii?rriir'-ri:i*1i.kr.rrlrrli:rrr rrrutan dan letakkan setiap balok sesuai dengalr kt1r. durasinya.:4.orryeleix** : 14 4.iadwzrl.

sedangkan AON dan PDM menggunakan node. Metode perhitungan AOA dan PDM sedikit berbeda. Pengertian Metode PDM (PDM) mempakarr salalr satu teknik penjadwalan yang termasuk dalam teknik penjadwzrlan Network Plarrring atau Rencana Jaringan Kerja. Istilah 'precedence. sementara pada AON dan PDM bentuk node adalah persegi panjang.B A. PDM menitikberatkan kegiatan pada node sehingga kadang disebut juga Actiuity on Node. Ukuran node pada AON dan PDM lebih besar dari node AOA karena berisi lebih banyak keterangan.r dari serangkaian kegiatan Manaiemen Konstruksi I S .aorlanoo f)ianramminn Alalhrvt /ttl lAlt AKivitas B Aktivitas D pada Sebuah PDM tanpa perhitungan jaringan kerja seperti yaitu diagram contoh-contoh di irtas.t skcts:.A.B Berikut adalah contoh bentuk PDM sederhana. AON dengan PDM. 1.t Akllvlltu Aktlvltas ticbclurn B C A A Contoh 3 Aktivitas A Aktivitas Sebelum B C A. Contoh 1 D Al*ivitas AkCivitas Sebelum A Aktivitas Aktivitas A c B A E-E s I Pr. 1992). diagrammirzg' pertama kali muncul di tahun 1964 pada perusahaan IBM. Pada AOA bentuk node adalah lingkaran. Precedence Diagramming Method ('ottlolt . 4. PDM merupakan versi yang lebih kompleks dari Activity on Node . Ada beberapa perbedaan antara Activity on Ayrow (AOA).AON (Callahan. 2. dalam suatu sederhana bel-tt1-r:. kegiatan ditampilkan dengan anak panah. Anak panah menunjukkan hubungan lgos antara kegiatan.. Berbeda dengan AOA yang menitikberatkan kegiatan pada anak panah. disebut diagram ktyout. yaitu sebagai berikut. Pada AOA. 3.

maka dibutuhkan 2 dummy untuk menunitrkk:rrr lr. Contoh 4 d&ltillatsr A B C D A.B B E 1m I Precedence Diagramming Methort (t't)M) Manajemen Konstruksi I 101 .R B E :ffi. iat'irtgittr lir"r'iir. tetapi tidak semua kegiatan.l'l)M tttt'tttisirlrkirrr kt'giirtirrr litliirrtlrn tllrr. il.rim F B. pDM menunjukkan urutan aktivitas di mana sekumpulan kegiatan atau aktivitas dimulai sesudah kegiatan sebelumnya selesai.rrurk parralr. Namun. penggunaan dumrny padaAoA tidak dibutuhkan pzrcra pDM.r itu dapat terlihat pada contoh berikut. ( i rnlolr 'r Akllvllnr Aktlvltm Scbelum Pada contoh empat.i rrrrrlirrrrr'rr.utarr adalalr :. Aktivitzrs adalalr rrodc clarr ur. Scbirgiri hasil.:rt dalam PDM di mana suatu aktivitas dapat dimulai setcrarr beberapa aktivitas sebelumnya selesai. Contoh 6 Al*ivttas A B C Aktivit&s Sebehm A D A.B ' l\ldir/mes'rD l urutan berikutnya dari suatu kegiatan juga dapzrt crib.grzrm AOA. Jika menggunakan rri. pada PDM tidak dibutuhkan trurrttttv.r tersebut.C B C A Aktivitas D D A.

1 Beberapa Model Node AON dan PDM (Callahan. model hubungan antarkegiatan lebih fleksibel jika dibandingkan clcngan diagram.!l @ _c (. 3.u) (D (d a ii6 LF Resp. "a c ir Model 2 Actu.(U Actv. Deskripsi aktivitas.l I'l )M lr.'t ttr. 1. NO. Di dalam node tersebut biasanya diisikan hzrl Gambar 6. Pada AON/PDM. Hubungan Logika dalam PDM Dari Gambar 6. Pada PDM. ES LS . 1992) Apa pun bentuk dan isi node yang dipilih tidak menjadi masalah seiauh peniadwal konsisten dengan node pilihannya.9o) . iI Model 3 Model 4 hal sebagai berikut. I Precedence Diagramming Mtilxxt (l. LF. Dur.rt :un nril( . sementara yang lainnya membebaskan penjadwal memilih inforrnasi yang akan ditarnpilkan pada node. EF. yaitu aktivitas yang dimulai setelah dua aktivitas sebelumnya selesai. baik anak panah dimulai atau berakhir pada "sisi mulai" atau "sisi selesai" tidak menjadi masalah. i Dur o '6 c) I EF LF TF Descript. Nomor kegiatan atau aktivitas.rt't lt Actu. Dalam Precedence Diagramming Method. ES. o 6 -C .. AON dan AOA.rrr.lr . Beberapa program komputer rnerniliki metode sendiri untuk mengindikasikan kegiatan-kegiatan dengan metode PDM. EF Descript. maka metode ini menggunakan kepala anak panah untuk menuniukkan arah hubungan antarkegiatan seperti halnya dengan AON.lr l. LS. Float yang terjadi. Karena pentingnya "sisi" node pada PDM. contoh 6 menunjukkan har yang clapat dilakukan pDM dan tidak dapat dilakukan oleh diagram AoA.rlt tttt: q) p (t) (U sr'. Durasi.lnr tottlolt (ottl. 4.r.1 terlihat bahwa aktivitas pada node AON dan PDM memiliki "sisi mulai" pada sebelah kiri node dan "sisi selesai" pada scbclah kanan node.rrl. Pada metode 1Q. NO ES Descript^ LS EF 1l '6 -C q) r (n LF Dur RESP. :o 'i) ES LS NO. B. rrrrrlr' . aktivitas atau kegiatan dituniukkan dengan nodes yang berbentuk kotak clan berukuran besar. 2.! Ik'rrlrtl' Irrrrlrrl.l )M) Manajemen Konstruksi I 1m . 5.

r. l. yaitu: rl 1. Hubugan linbh to sturt dapat dibuat dalam tiga jenis jka lag digunakan. EF LF ES LS HE LF.rris llubungitrt logis ittttiu:r aktivitas. hg 14 hari ditunjukkan di antara penyelesaian pengecoftlrr dengan pelepasan bekisting.slttt. Keempat hubungan logis tersebut.3 Hubungan Finish to Sta/t dengan Lag Positif dan Lag Nol Pipiils [rE' Start To Finish .iagrirrn AON tlirrr AOA. Gambar 6. lag positif biasa digunakan untuk situasi di mana kebutuhan material untuk perawatan atau penguatan sebelum pekerjaan lain dilakukan. Jika hanya FS yang digunakan pada pDM. *r . Ing nol ditunjukkan pada akhir kegiatan pembesian dan pemasangan bekisting serLa di awal kegiatan pengecoran sebab beton dapat dituangkan sesegera mungkin setelah pembesian dan bekisting selesai dilakukan.rk:rn slrlrr it. Contohnya. Suatu Aktivitas tidak dapat dimulai sebelum aktivitas sebelumnya selesai. luurv. Hubungan ini juga mempakan hubungzrn .r r pat hubungan r 1U I Precedence Diagramming Methort (t'DM) Manajemen Konstruksi 105 . lag positil dan lag negatif. Gambar 6. 1992): n t(. Finish to Start iS$ e+a* +^ e+^a Start to Starl 1?':'.irrl:rrr licllk clirlxrt dilakukan jika kegiatan sebelumnya belur-r-r sclcs:. 2. PDM. Finish To Finish LS 5I tic Tmks & E* EF TF Gambar 6.13. Hubungrn Flnlsh to Start (FSl llrrllrrrrlllrrr littttlt ltt .[&. dan 4. I (lr) Z I nttr.3 menunjukkan hubungan tipikal untuk pembesian dan pemasangan bekisting dengan pengecoran plat.t r.l rrrerrtpakart ltttbttrtgeut . Start to Sraz (SS). lag positif. .ynittr srrrlrr litl.t tl 1(. I-ag Negatif digr-rnakan dalam situasi di mana suatu aktivitas diijinkan dilakukan sebelum aktivitas sebelumnya selesai.. $ ..t8 Star To Start ES lnstafi. r i kct.3 menunjukkan hubungan finish to stafi dengan lag nol dar. Ber-l:-rwarr^rr dengan hal tersebut. 1 992) Berikut adalah uraian penjelasan logis pada PDM (Callahan.yang tcrjardi pada diagram AOA. menggunakan empat hubungzrn logis di antara aktivitas-aktivitasnya. berarti penjadwaran tersebut sama dengan metode AoA dan identik dengan metode AoN.4 berikut ini.. --l m lnshll Fud Tankgt. Mengerasnya beton membutuhkan waktu.. 3.F.2 Empat Hubungan Logis pada pDM (Callahan. Ltg ini dapat ditunjukkan dalan-r Gambar 6. yaitll lag nol..ri.. Gambar 6. Metode pDM dapat juga menggunakan konsep lng frarak hari) antarkegiatan untuk lebih memudahkan dalam penjadwalan.lr tlil. Finish to Stan (FS). Star to Finish (SF).'r.rrrr. Hubungan logis Finish to Stan (FS) pada pDM merupakan hubungan logis yang terjadi pada metode AoA dan AoN.l'. bekisting beton tidak dapat dilepaskan sebelum beton mengeras. Finish to Finish (FS)."' 'fiSl .yilng pzrling scring cligrrrurlirrrr tLrlirrrr PDM.r lrolt. Hubungan menjelaskan bahwa kegiatan 20 harrs menunggu l4haisebelum pembongkaran bekisting dilakukaEr.

rr. material. fr ES Reinlorce EF Slab on Grade LS LF 4 Go lag negatif I aLau -1. Hubungan S-brt b Sbrt (SSt Seperti telah dijelaskan dalam hubungan finish to start dengan lag negatif.{r I I rl rrrrrr. pemasangan bekisting dibuat bersamaan dengan pembesian pada pelat beton.. Hubungan ini dapat juga ditunjr-rkkan dengan menggunakan hubungan statt to shrt (SS) dengan lag positif seperti pada Gambar 6.ir clibandingkan dengarn digzrmbarkan ber-jajar dan l't'r Gambar 6.4 Hubungan Finish to Start dengan Lag negatif Gambar 6. Gambar 6.rrr rL'r11. Gambar 6. tetapi menggunakan tenaga kerja.rJ. 20 ES EF 3.rltrr.kkun hubungan antara aktivitas penggalian tanah dengan instalasi pipa. dan peralatan yang berbeda.r lrrrl. Memasuki hari kedua pekerjaan penggalian tanah. Manajemen Konstruksi 107 ..5 menunjukkan bahwa instalasi pipa dapat dilakukan dua hari setelah mulainya aktivitas penggalian tanah.tcittttl iaclwal tcrscbut jil.6 menunjukkan tral tersebut. Hubungan start to stafi dengan lng negatif digunakan untuk menunjukkan hubungan antara dua aktivitas yang dimulai bercamaan.tttll'. Hal ini ditunjukkan dengan menggunzrkan anak panah hurbungan antarkegiatan tersebut diletakkan di atas atau di bawah node aktivitas. Gambar 6. Penggalian tanah memiliki durasi 3 hari untuk penyelesaian.rl l.5 berikut.rlth. Contohnya.t2 ES EF Lay out & Excavate LS LF 1 ES EF lnstall Fuel Tanks LS 2 ME LS 2 GO lr. 2.S/arl to Sfarf Sama halnya clengan hubungan stafi to start..lll \/(I/ I ltt :ltttl lrlrtl:r 1':tttlll:tt tli lrlirs tlilrrrrlrhL. Hubung4n Finish to Finish (FF) LF ME Lay out & LS Excavate 2 Gambar fi. l\ r:..rrr kt'f ilrllut sltltt cli lrllrs lltirtttvlr.. Hubungan start to start dengan lag negatif sangat jarang digprnakan karena sangat sulit untuk dipahami sehingga lebih baik dihindari.+ -errrr. denqan /.6 Hubungan Sfarf to Sfarf dengan Lag Nol Hubungan start to stafi dengan lag nol juga biasanya dibuat untuk dua kegiatan dengan dua subkontraktor yang berbeda atau dua kegiatan dengan di bawah satu kontraktor. I lrrl itri rlirrrirksrrrlklrrr rurlrrk nrcnrl)cn)rttclitlr clalattt ltcttllli. habungan finish to linish cligunzrkan untuk menunjukkan hubungan antara selesainya dua aktivitrrs. tetapi tidak seluruh tiga hari tersebut hams selesai baru pekerjaan instalasi pipa dimulai. pekerjaan instalasi pipa sudah dapat dimulai. beberapa aktivitas tidak harus menunggu aktivitas sebelumnya selesai.rhl rrr .

Hubungan finish to finish dengan /ag positif digambarkan dengan instalasi tangki tidak dapat selesai hingga satu hari setelah penyelesaian pengukuran dan penggarian tanah.llrrlrrnrl-1lrrr litti. Scpcrli pada lrtrlrtrttgittt .. sesudah.lr lx'nr.&{riiting :lP:' B.rrgirrr r unl.7 Hubungan Finish to Finish dengan Penjelasan gambar di atas adarah ketika bekisting pelat telah selesai dipasang.1.ls:urllirrr llcliistirrg 1x'lat titlirli clllxtl st'lt'sai Irirrggir srrtrr luui sr'tclitlt pckcrilutt-t pcntbcsiatn sclcsai. Contoh tersebut dapat terlihat pada Gambar 6. Penggunaan hubungan s tafi to finish secara umum menghindari kebingungan pada ketidaktergantungan kegiatan pada jadwal.. eo Ilrrlrurrf..slt contoh pacla Can-rbiu' 6. Hubungan Sbrt 1 b Finish Penjadwalan dengan menggunakan PDM mengizinkan LF. ..:.g berikut. 4. lag nol Gambar 6. atau bersamaan dengan pemasangan karpet di semua tempat kecuali di kantor direktur. . pekerjaan pembesian pelat juga a"put selesai.|r..8 Hubungan Finish to Fitrislt rlorrr.lt trt ltrttslt.rrgirrr ltt1.:E$ nt litti. 10 BS -:'rltg'talasi EF : Ftpa LF Gambar 6.tl .rr7 positif 1ml Precedence Diagramming Methott (frl )M) Manajemen Konstruksi I 1@ .rn lrtrt'./lj tl('llirlil rl:rllirl tlijt'llrsLlrrr tlt. penggunaan hubungan stafi to finish. seperti yang terlihat pada Gambar 6. 10 .iur /.'tt1'. Penggunaan hubungan FF dengan lag negatlf sebaiknya dihindari.9. Hubungan yang tepat adalah mulainya kegiatan pemasangan lantai kayrr dengan selesainya pekerjaan pemasangarl karpet (dengan lag pos\tifl. trtil rlrrprrl tlililrirl tllrllrrrr T EF '. hubungan finish to .tttt /.r.7 lx:r.'16.ilirrt.s/ar1 to starl dengan lag rrcgatif .finish dengan lag rrcgatif akan menyulitkan PDM.slt rlt.1'GO.. Contoh yang dapat diberikan pada hubungan ini adalah sebagai berikut.9 Hubungan Starf to Finish 1. Lantai kayu dapat dipasang sebelum.$ 2 GO Gambar 6... di mana lantai kay'u panel sudah harrs terpasang baru diikuti dengan pemasangan karpet. Sebuah gedung kantor akan dibangun dengan menggunakan lantai karpet dan kay'u. Ittg negatlf sulit untuk dimengerti dan akan menimbulkan kompleksitas dalam perhitungan maju dan mundur pada PDM.8 E€ EFr.

Perhitungan Maju pada pDll.alan jaringan kcrja AOA.t.C.a. Pada saat melakukan perhitungein rnundur.. c.gun nrajtr dibutuhkan data kun-rn waktu aktivitas atau durasi. Tuiuan dari perhitungan 2. Mi. Perhitungan Mundur pada PDM Perhitungan mundur diselesaikan dengan menghitung durasi dari kanan ke kiri diagram.dur pada pDM dapat dijelaskan sebagai berikut (Soeharro.kt.I I\ 110 I Precedence Diagramming Metl xx I 1l. Nilai LS adalah LF dikurangi durasi kegiatan.. Perhitungan Maju dan Mundur pada PDM I maiu dan mundur untuk menghitung Iu. *.:lritrrrre2rr SS dengan lag dua 1. Nilai LF pada kegiatan sebelurn didapat dari nilai LS dikurangi lag pada anak panah pada kegiatan sesudah. Langkah perhitungan mundur adalah sebagai berikut.l )M) Manajemen Konstruksi 111 . EF:ES+D 3. kerja prryek.. Jadi. 1' A.yo utu. akfivitas pefiama vang dibuat ES_nya adalah nol. 2' Aktivitas EF adalah aktivitas ES dijumlahkan dengan durasinva dengan menambahkan lag pada anak panah dengan nilai EF pada kegiatan sebelumnla sesuai cre.l l6 8 ...rg:. berapakah Es pada suatu aktivitas . Nilai b. terbesar yang mungkin terjadi untuk LS atau LF adalah nilai durasi proyek. Nilai ES pada kegiatan berikutnya clidapatkan a.. maka kotak Late start dan late finish akan terisi.l maju pada pDM aclalah untuk rnenentukan waktu mulai paling awal (eady stan) yang terjadi. k"gioian yang mungkin dimulai atau berakhir'? untuk membuat p. pada Presedence Diagrrtmming uettid djkenj 1.gan hubungan logis ai antara kegiatan tersebut..hitungan maju du.salnya.r.. Ketentuan dalam per-hitungan maju adalah sebagai berikut. p". Pe.gka terkecil yang dapat terjadi padar ES adalah nor. Contoh: Contoh: aktivitas ES FS dengan lag nol EF D LS TF LF FS dengan log nol D il 24 -t . Sama hal nyzr dengan metode penjadw. mr. l9g7).hitl.

ts lt'tlt'lrilr tllrllttltr SS dengan 1ag 2 Berikut adalah contoh soal pDM Sederhana..rn l\('rlr t'l)M tllrti solrl tli .tl.1 l. Contoh 1 . l1r..D (SS = 1) c-E(FS=0) D-E(FF=0) E-F(FS=1) 112 | Precedence Diagramming Methort (f.1nrl.I(egitinih A B 'Diirzisf:'. B .: -) Con$trafu A-B(FS=l) 2 C 3 D E F 4 . 2 B-C(FS=2).l)M) Manaiemen Konstruksi I 113 .rlltrlr l.

l. l()()2) Sclx'ltttrr I't'r lrittrttgittr Mititr o 114 | I Precedence Diagramming Methocl (ttl)M) I Manaiemen Konstruksi | 115 .rlLrlllttl.i:ut scsUiri l)ctuiliul( sClrt'lrrrrrrrvlr.1.r. ('otrloll .yck aclaluh 17.' (( . Didapat cltrrasi pr().'' lrirsil llt.lrillnt.q ) lsiklrtt lltt[kil iltttr. r r rr rr rr lr rr 3.

St.rtt Mltitt tllttt Mtttrtlttt : o E o qil o . 1 l't'r'lritrrrglrrr Mirjrr tLrrr .lrrrrr rt.111 l'r'rlrrlrrtrli. 3 116 | Precedence Diagramming Methort (pDM) Manajemen Konstruksi 117 .2.r.rrr Mrrrrtlrrr l. t'l)M rl.lx.'n1'.l rirrrrrli.

rlr l. Lintasan Kritis r..I D. waktu selesai paling awal dan akhir harus sama. Berilmt adalah contoh pembuatan penjadwalan dengan pDM.itis perclu pDM nr(.rlr l\('ll. Contoh 3 Buatlah penjadwalan dengan metode pDM dari tabel yang diketahui seperti di bawah ini: Ikgiitan A Durasi 3 Huburgan Logis A-B A (FS-0) (ss = l) (FS=0) (FS -C B C 3 6 B-E c.rrrr. 4.'.l)M) Manajemen Konstruksi | 119 . .0) l) 0) 0) (IIS F G 7 6 4 B (.rtl. waktu mulai paling awal dan akhir harus samer.vai silirt sama seper-ti metode jaringar-r kerja AOA. -yaitu: 1.i lIr. ES=LS 2.t (Irs I .t ilI. maka har-rya sebagian dari kegiatan bersifat kegiatan temebut secara utuh dianggap kritis. bila LF-ES=D kritis.rttn. H I J 0) 6 118 | Precedence Diagramming Method ll.l I'l)M tr'rlt'lrilr rllrlrtrlrr Jalur clan lintzuaur kr.D C_F = l) 2) (SS=2) D 4 5 D-G E-G E ll F I (FF= (ITS E (SS. EF=LD 3' kumn waktu kegiatan adalah sama dengan perbedaan waktu selesai paling akhir dengEn waktu mulai paling awal..nrl)rrn.

) o -t- H o .G. :N.lritrrrrl-iirrr Mrrjrr 1. liratlrrlr lrt'r.D. C. 5 $ l) o.J ) I { It C @ -t lt IL aIl ffil 3 tr.rlr l'r'r lrlunlilrtl Mtlrr(lttt' Kt'girrlrrrr tLrtt littl:tsitrt kritis (laltrt' rltct:tlt): A.r- 6 E. 'rl 5 Kegunaan PDM Precedence Diagramming Method memberikan cara yang lebih mudah untuk menjelaskan hubungan logis antarkegiatan konstruksi yang kompleks. khususnya jika terjadi kegiatan-kegiatan yang Maneicmcn 1n I Precedence Diagramming Methocl (pDM) Konstrrksi I 121 .2. llurll.

diagram AON.is l'itttg.l. 4.rn membuat sebuah PDM menjadi setidak akurat penjadwalan derrgarr barchatT. Buatlah jaringan kerja clengan metode PDM berdasarkan data di bawah ini. Metode ini mampu membuat model dari kegiatan-kegiatan yang saling bertumpuk tanpa harus membagi kegiatan-kegiatan tersebut.tl yarrg llirlirrg.O) I K(FS=O) Lt9__0r 12. Tentukan kegiatan dan lintasan kritisnyal Kugi:rtan A R Druasi It Hubru-lgan l.rLurr rrli.l)M) E.'rr.t'n(l(. r(FS=0) Ir (-.11r l'l)M. 1.lr'l.rrr. Il:.lrr t. D E 4 l 2 (FF=5) D F (FS=3) D-G (FS=l) (FS-l) E-C C_F c (FS=l) B-D(FS=r) B_E(SS=2) c-D (ss-0) F G 1 6.il rl. utul))il clirlurrr 1'rcrrrltrrrllrrr l)l)M adalah. lt.s/r sebaiknya digunakan hanya jika terjadi hubungan antarkcgiatarr yzrng tid:rk dapat direpresentasikan dengan hubungan lit ti... 8 4 2 A-C (SS-0) A B (FS=2) B-D (Fs-0) B-E (SS=2) C D (FF=5) 5. PCIlll)tlltt:tnttva.. pDM juga r-nengh:.r1.tt.It'r ilrtli Irt'r:srrnuurrr. tentukan kegiatan dan lintasan Buatlah kritisnya! Diketahui urutan pekerjaan seperti tabel KeEiatan A Durasi J 2 Hubungan Logis A B C 3 l)DM yang menggunakan lag menambahkan elemen ketidakpastian dan banyaknya jenis hubungan dalam penjadwalan ini menvebabkan analisis jaringan kerjanya menjadi lebih sulit dibandingkan dengan metode diagram AOA. bahwa PDM lcbih cepat clalztm pcr:siaplrn pcnll)ultannvi.rnlt:rlr hr1'. -G (FS-0) c .lurl. SS FS .=O FS D ] 6 2 l) FS-O) F. atau finish-tr>fini. Buatlalr pcnjadwalan dengan PDM dari tabel berikut ini.:rrr l. I Manaiemen Konstrtksi I 173 . Karena hal ini. starbto-finish.r sehingga penjadwal tidak membutuhkzrn banvak wuktu cl.) 1>enjadwalan dengan PDM! Precedence Diagramming Moilrtxt (l. dan diagr:rnr AOA! Jelaskan kelebihan-kelebihan nt(.- l2 7 l. Soal/Latihan Jelaskan perbedaan-perbedaan zrnlrrr.tttrt. di bawah ini.r. selain itu..:r pt.sl rtt.rr jrrtlr'ul:rn dengan PDM. t | -. l'l )M irr..lrilr kt't. Akan lebih mudah menganalisis sebuah .. Hr-rbungan logis start-to-stctrt.ltilrrr:rl\.r-rs kebutuhan akan kegiatan dummy dan detail tambahzrn untuk menunjukkan overlap antarkegiatan (Callahan. (FS=0) ll-l FI .rrr lrrrl.atau repetitif. 1992). Kegiatan A lhlz-si 3 Hulnmgan Logis PDM sangat berguna pada saat menyajikan kegiatan-kegiatan konstruksi yang berulang.iarringan kerja dengan hubungan antarkegiatan yang sederhana. Kegagalan dalam mempertimbangkan hubungan dalam membuat penjadwalan ak.larrr mempersiapkan iadwal PDM.ttt logis tt'r'st'lltt(. Penambahan hubungan antarkegiatan dapat dilakukan pada PDM dan dapat mengarahkan penjadwal untuk berasumsi bahwa hasil jadwal akan lengkap dan akurat.l C 6 F-S=O SS. jaringan kerja PDM. llrnrlxrlrlurrr cot rtolt-c'otttolt cliu'i sctirtlt ltttlrttttg:.. . biasanya penjadwal menyarankan penggunaan hubungan hanya finish-to-starl (FS) untuk menghindari penumpukan (overlap) dan lag sehingga jadwal menjadi lebih mudah dimengefli dan dianalisis.I (FS .r (FS=0) -c_ 2.ngis () A_B AD B-C CF C--H DII F-. seperti pada proyek pembangunan gedung bertingkat ataupun jalan raya.r'. ts C D F. lt't ilrtli plrtllr itrt itrlilrtt lit'r ilr tl.

. r)) hl(\st) K N (rs__0) r_ M (ss. v. waktu selesai paling awal dan akhir harrs sama (EF = LD). Metode pDM dapat juga menggunakan konsep lag Qarak hari) antarkegiatan untuk lebih memudahkan dalam penjadwalan.li paclzr proyek pembangunan gedung berlingkat ataup. membuat Arus Kas Rencana. Jalur dan lintasan kritis pada pDM mempunyai sifat yang sama seperti AOA. menyebutkan langkahJangkah membuat Kurva S.lt. a 4. Precedence ]$JMVA S DAN ARUS KAS RENCANA erencanaan dan pengendalian biaya dapat direpresentasikan dengan Kurva S dan pembuatan Arl-rs Kas (Cashflow) rencana.r'ri jrrtlivzrl tersebut. bertujuan untuk mempermudah melihat kegiatan-kegiatan yang masuk dalam suatu jangka waktu pengamatan progres pelaksanaan proyek (Callahan.srri. Setelah mempelajari bab ini.Ringkasan 1. membuat Kurva S. menjeiaskan pengerlian Arus Kas Rencana. :'rr)ra dengan diagram AOA dan juga tidak memiliki lursil vrrrrq sama dalam perhitungan matematik serta pcn. PDM tidak memiiiki strr. Media yang digunakan adaiah Power Point Slide. 3. 2. Berlawanan dengan hal tersebut.0) M N 6 Bab 7 4 G. yaitu Finish to Stafi (FS).rrr j:rrlrval proyek. Metode PDM tidak mernbutuhkan kegiatan dtrttrttt. yaitu waktu rnulai paling awal dan akhir harus sama (ES = LS). Definisi lain.. sc. 2.t. -).ity on Node. 1992)..rr r:ry.n i. Diagrammiig Method(pDM) merupakan salah satu teknik penjadwalan yang tennasuk dalam teknik penjadwaian Network Planning atau Rencana Jaringan Kerja. kurva S adalah grafik yang Atlanaiaman Knncln ilzoi 124 | Precedence Diagramming Mettrtrt (t't)M) I 1)q . pDM menggunakan empat hubungan logis di antara aktivitas-aktivitasnya.-I I . dan kurun waktu kegiatan adalah sarna dengan perbedaan waktu selesai paling akhir dengan waktu mulai paling awal (LF .lri. menyebutkan cara membuat Ar-us Kas Rencana. menjelaskan pengertian Kurva S. PDM menitikberatkan kegiatan pada node sehingga kaclang disebut juga Actit.. A.gga akan memperrnudah dalam membaca dan n-rcrrgt.rklrrr. 6.l IJ K L 3 I I ll. mahasiswa diharapkan dapat: 1.l. Namun. sep. 4.yc. Berbeda dengan AOA yang menitikberatkan kegiatan pada anak panah. Keempat hubungan logis tersebut.ES = D) PDM sangat berguna pada saat menyajikan kcgiatan-kegiatan konstnrksi yang bemlang atau repetitif.P. 5.. Srar to Finish (SF). Start to Srarz (SS). Finish to Finish (FS). Pengertian Kurva S Kurva S adalah hasil plot dan Barchafi.

rrrrrrrllrl il lritrylr attlLl pr:ll\. Sebagai contoh untuk menghitung bobot pekerjaan dari pekerjaan pasangan tenrbok | : 4. Uraian untuk mcnrl:rprrllirrrr rrilai bobot pekerjaan digambarkan dalam skema sr. Harga satuan bahan @\ \ { B..1.s.t't i.rlttl l)('l ltt:rsittl'. 2011). banyaknya volume masing-masing bahan sefia besarnya biaya yang dibutuhkan.ikltl st'lrlrlllti rrillri l.r\(' lxrl xrl 1lt'|. Gambar 7. Secara lengkap harga bangunan adalah total jumlah volume dikalikan dengan harga satuan pekerjaan.rlt . (lntrrli rucngetahui bobot pekerjaan dilihat dad rencana angganrrr biuyu yang telah disusun sebelumnya.rrr lr. 1998). Analisis bahan adalah analis bahan suatu pekerjaan.rpah (Ibrahim 2008).hirlirri lx.urig.1t lillnl!nttut x 10oo/o Volume p. Harga bahan didapat di pasaran..l. pelaksanaan proyek. Harga satuan pekerjaan itu apabila diskemakan adalah sebagai berikut:.rr1. Ilittglt sirtgurr pt.467 1% | Kurva S dan Arus Kas Rencana Manaiemen Konstnksi I 177 . KurvLr S rlirlxrt rrrcrrrrnirrlili.t kerjzr bodasarkan perhitungan analisis. Untuk rnengontrol penyimpangan yang terjadi pada proyek dengan mernbandingkan kurva S rencana dengan kurva S actual (Iman Soeharto.s) lir. 57.r'rtl. Pekerjaan siap seluruhnya dinilai 100a/.r'il<rrt: Percentase bobot pekeri '' uon= Harga bangunan adalah jumlah dari masing-masing hasil perkalian volume dengan harga satuan pekerjaan yang bersangkutan. dikumpulkan dalam satu daftar yang dinamakan daftar harga satuan bahan.501n2 Harga total bangunan = Rp.. 2.043. Analisis upah adalah rnenghitung banyaknya tenaga yang diperlukan serta besaneya biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan tersebut.'. 1993). Untuk mengetahui pengeluaran dan kebutuhan biaya 3. dapat diambil kesimpulan bahwa kegunaan dari Kurva S adalah sebagai befikut.rr pr'r'. Untuk menganalisis kemajuarVprogres suatu proyek secara keseluruhan. Mencari o/o Bobot Biaya Setiap Pekeriaan Bobot pekerjaan didefinisikan besarnya pckcr. Langkah Pembuatan Kuwa S LangkahJangkah yang harus dilakukan daiam membuat sebuah kurwa S Rencana menll nt Bachtiar Ibrahim.ir sirlrrirrr pckt'tjrrittt tlittt ltitrgit lritttgttttittt. Diketahr-ri: u ' \(tl l tttu l\'l\t't l(t(u t ''. 1997). menghitung Dari beberapa definisi di atas. 1.r'ilurn itdal:..l. Visualisasi kurva S mer-r-rberikar-r inforrnasi mengenai kemajuan proyek dengan mernbandingkan terhadap jadwal rencana (Husen..clcsltiittt (Tlirgn'.[1" I ltt t.jzran siap. tembok = 20. tltltsirtl' 1x'l. sedangkan trpah tenaga kerja didapatkan di lokasi dikumpulkan dan dicatat dalam satu daftar yang dinamakan daftar harga satuan r.1 Skema Mencari Harga Satuan Pekerjaan 1. maka dapat dihitung persentase bobot pekerjaan per masing-masing pekerjaan.98 rn2 Harga Satuan = Rp. waktlr dzrn bobot pekerjaan yang direpresentasikan sebagai persentase ktrmulatil dari seluruh kegiatan proyek. dibandingkan dengan pekerjaan siap seluruhnya clun dinyatakan dalam bentuk percen (Ibrahim 2008).t.. Nil. Setelah harga bangtrnan diperoleh.itrnrlerlr ltatt'grt lritltittt t[itn ttpitlt tcttitg.urr vt't l tlilrttirl (l('llgitlt stttttlrtt kemampuan proyek berdasarkan kegiatern. 19.855.'giirtirrr tlirn sunrl)rr lrol izorrlrrl sebagai waktu (Sochzrrto.t'r'i:r:rrr tlirltrpirl . adalah sebagai berikut (Ibrahim.

Jadi. . maka ditempatkan pada kolom di barchart yang tersedia.lr rlx rl. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui prrrgrts lrirrvrr grroyek yang nantinya akan digunakan untuk rrrt'rrrlrrurl Arrrs Kas Rencana proyek.-r-l.org/consult.'''*^ry-r-?* &wg. bobot Contoh i 2 (sumber: v n-Construction-Projects) Prr)icct l-Actual 100 90 Prcdictcd 3.r. . l :-t/ 5. Bobot yang didapat dibagi dengan durasi pekerjaan/kegiatan sehingga didapat bobot bia. pekerjaan pasangan tembok yang telah siap selumhnya mempunyai persentase bobot pekerjaan sebesar 60/o terhadap pekerjaan bangunan seluruhnya. Contoh 1 0/r.ya untuk setiap periodenya.o.rics. Membuat Kumulatif dari o/o Bobot Biaya Pekeriaan pada Lalur o/o Kumulatif Bobot Biaya Bobot biaya dikumulatifkan unttrk sctirrlr 1x.n.t / j/ . 80 '60 850 '40 o 3t) S20 l0 0 Eru 3456789 Month 4. Gambar kurya S dapat terlilnt pada contoh-contoh Gambar 7.-.{ffitit % *&&S8€4 i*l@ grrYe@b E M# Gq SSCtu' i9I5'.l)ilturvtr: Pcrscntersc Jawab: bohrt pkcrjiurrr l)aslllrlliln lt. Pent'clcsaian llOa/o Prrryerk/Progrcs 2.47 = 0.$iSslt 1n I Kurua S dan Arus Kas Rencana r 1rO . Contoh 3 (sumber: https://consultations. Membuat Kurva S Berdasarkafi Kumulatif Bobot Biaya 100o/o o/o Percentase bobot pekerjaan vx = Hargo satuan Pekerjenn Harga Bangunart Larrgkalr terakhir iidalah membuat Kutva S dengan mengacu pada kumulatif bobot sebagai absis dan periode/waktu sebagai x ordinat. Membagi o/o Bobot Biaya Pekeriaan pada Durasi Setelah bobot didapatkan.955.20'98 x 57'043'50 . Peruentase bobot pekerj. Menjumlahkdrt o/o Bobot Biaya Pekeriaan pada Setiap Lajur Waktu Berikutnya adalah menjumlahkan bobot biaya sesuai dengan kolorn lajur waktu dan hasilnyzr ditempatkan pada biigian bobot biaya di bagian bawah barcharl.ti/global-cff/) %&{M *tj4l ?Af e* & { J n n .060 x looob - sebagai absis waktu.2 berikut ini. Di bagian paling kanan barchart dibuat skala 0-100 untuk kumulatif bobot biaya sementara di bagian bawah barchart ba.r'ioclc.

rrl. barchafi seperti di bawah ini' z o c a tr el o I € PF tr ! E a 9 a tr W E o a o a s . Diketahui.ErI trrtrt ot ('. u.rrlllr t1(.lpl)ulll Ktrtllr s ltt'nt. I @ (D D = o q) = OJ r H T I I 2 lt lt I I Ei 2 T ll 130 | Manaiemen Kurva S dan Arus Kas Rencana Konstruksi I 131 . E c a ill { @ g q + a olo o o Y5E tr d o g P x C 0) J ? F lT ff.ttt. 6 o 0) 3 o 0) iu i) a i:.t tlltpltl tlililrlrl ltirtlir Ix'l x't:rl).\ tL -1 { N o o Q o '\.ll r . | a o (D o o = o J o o = o \ ot=' (Jt I .. 5 c c : L e 4 e 7 oi (.\t Ii tr \\ *.bd. Cotttolt l.(i rt ttolt t sf* 88.r Iltstls Irrilitrl irri.

I;urglurh

I

Mt'tt1',lvi11;s,l',

Illrtl',tr Srrlr'l'6l.rl rl.rrr llrlxrl

l;rrtgkirlt 2 Mt'rl1'lritlllll' lx'lltlrltl'i;11r lxrlxrt littnrttllrltl tllrn lrr('ttllgitlltllitt' ktttvit S
O
@

ltitrl'1'11

'''' lti:t\':t

{
oo
E
I

,/,

o
Ed

c
? p ?
EE

(,
o f

;
Ed

o E a '! 3
p 5
Ed

o o p
P

o td
tr*

p

p

t
3 E

X

Fl a
f,

5.
3

p

!L

ln

xx^!^: sgdrd
EEpb

r I L

EU
_Ut

P

in

,*p
o-

X
@

X
wcoE
Fl P p
tr
Ed

.l
c

tl o
o p O O p p O c

p o p a O O o o O
O O O

{
o O
a 6 O

I

o

O

O

a
F o
o
l

I

v

{
O

O O

O a O O O c O a O o

{ { a
O O 6

o

O

! o

PFI O o 6 -i il

rD

;)

o
tsu

@

U.
i)

o o

FU
I

O C O

{
O O -a

{ O
a O O

a i-1
OG ,D F
IE

o
O O O O O

O O O

o

O O O

o
rD

d.

O O

{

O

i,

_a

6

-€

.O

.O

I

5:6

p

X o
O

@

X o ', (t

-t
iJ.

6

i

-o

A (r)

I
\
L
N

C -o

N

i^ (A

iO -a o
rre

!

L €

I o
"o

@
qe

5

ts

a

_6

o
!

o

N E

{

I

z
5' 0q
Ch

_U'

b
o

I

-c

\{

tJ.

b

L
a

'i! a

'o

{ \ {
a '6

(

o
5

_a

;,

b

*l

{

O

;t ot
o 'sl
C

N

\
I

O O h O

_a

uro-8

{-

1e. I

Kurua S dan Arus Kas Rencana

Manajemen Konstruksi

I 133

(irntolr

2.

l'r'r lrrlrrrrl,,rn Ntttr':r S

Dikctnlrtri ltarclurr.t sc1rcr1i lcrgarrrlrirr

tli

lrirrvlrlr irri:

X
XX tro
=t
EE

7(
X
E
p 5
Ed

I

v, o-

a
o
tD

v p
Ed

a
F o
o
a
^d* .e am
tD FU

F

p p

p

o
rJ o n o
D)

X c

I t
I I

+

s

o
d. H

I i

U

X

X
t) E a
7\

a
rJ

-

n (r)

a
ID

(t)
P J.

I

oq
lD

FJ.

0q

p
a

a

!+ UO

O

1U I

Xurva S dan Arus Kas Rencana

Manajemen Konstruksi

I

135

G.Arus Kas
Arus Kas ahtu Cu.sltfkru, acliiliilr vilalr *rtrr prrxhrli 1x'tt'r rt'lrurirrr tli antana prrcduk pelencaruan yar-rg larin cLrlam l^-rurciu)aan korrstrrrlisi, seperti penjadrvalan, metode konsnrrksi, dan anggaran biaya J^-lalisiuraiur (Asiyanto, 2005). Ams kas akan menjelaskar;r keluar masrtkn.vu uang selama pelaksanaan proyek konsnrrksi dan juga sebagai iilzrt memperkimkan kondisi keuangan pada masa mendatang.

l)t '..rtrtPttt1' tltt :rtlll llttllt tlll\tll'

llttttllltltlttl

Villll' lx'tttlllt:

l. liltt ;rrr';rl; 2. Iirtitrtsiir[; 3. kas i.rkhir.
Bila pada suatu proyek, penerimaan dan pengeluarannya tidak dicampur/digabung dengan proyek lain, maka unsur penunjang lainnya adalah finansial' Unsur penunjang di sini' dimaksudkan trntuk mengatasi bila terjadi defisit pada cashflow. Langkah perlama sebelum mengatasi dengan cara finansial adalah mengatur sebaik-baiknya jadwal penerimaan dan pengeluaran keuangan. Pada umumnya, jadwal penerimaan tercantum dan diatur pada surat perjanjian atau kontrak antara pemberi tugas dan jadwal pemberi jasa sehingga sulit untuk dapat mengatur kembali p"r"r"ri..tuu.r, kecuali masih ada kesempatan untuk bernegosiasi' Oi ,irl lain, jadwal pengeluaran sepenuhnva dikuasai oleh pemberi jasa atau kontraktor, walaupun tetap mengacu pada perencanaan semula.

Anrs uang yar-rg masuk dan keluar menandakan adanya suatrr kegiatan yang harus diupayakan keseimbangannya. Bila salah sahr berhenti, maka kegiatan proyek juga akan berhenti, atau bisa saia berhenti sementara, baik disengaja ataupun tidak disengaja, selagi masih pada batas kemampuan pihak yang terlibat dalam pelatrrsanaan proyek konstmksi. Misalnya, tefiundanya uang nrasuk, apabila masih dapat diatasi rnaka tidak akan mengganggu jalannya kegiatan. Namun, arus kas hams selalu diupayakan sedemikian mpa agar kondisi keuangan tidak merugi atau defisit. Kalaupun teriadi defisit maka diupayakan dengan jumlah y.ang sekecil mturg]<in dan dapat segera diata-si turnrk diubah menjadi surplu^s. Peranan zuus kas dalam proyek konstruksi sangat besar dan penting. Menurut Serhat Melik, pentingnya arus kas dalam proyek konstruksi, antzua lair-r karena hal berikut ini.

Berikut adalah penjelasan dari masing-masing unsur arus
kas tersebut di atas (Asiyanto, 2005)'

l. Arrs kas menggambarkan jr,rmlah uang yang akan dibutuhkan
proyek sebagai fungsi dari waktu dan akan memberl perlngatan sebelun-r terjadi n-r:rsalah. Dengzrn kaLa lain, arus kas menggambarkan risiko keuangan pada prcNek. 2. Biay:r dan 'uvaktu adalah dua item penting dalzin-r kcsuksesirn slratll proyek konstmksi. Untuk itu, analisis irrr.rs kirs sangat penting untuk mendapatkan gambaran integr:irsi lriava-rvaktu dari suatu proyek. 3. Arus kas menyimpulkan dan memberikan garnburun singkat nrengenai selumh bentuk situasi keuangarr Prrrvt'|,, vzrng akan dengan mudah dipahami oleh manaicr' prrrvt'li, liontr:aktor, pemiiik atau para penyedia jasa lairrrrvrr. Dalam membuat ar^rts kas, dikctalrrri lnrsur ulama yang terbagi menjadi dua bagian (Asiyant<>, 2(X)5), r;rittr:
selerma pelaksanaan

1. Jadwal Penerimaan
perjanjian atau kontrak konstmksi' Cara pembayaran kontrak konstruksi dilakukan sesuai kontrak yang disepakati, antara lain
sebagai berikut. . pembayaran dengan uang muka atau tanpa uang muka. o Pembayaran bulanan Qnonthb pa'vnrcnt)' . Pembayaran terrnin Qtrogress payme'nt)' . Pembayaran sekali di akhir (tun&e'v payment)'

oleh cara pembayaran yang telah ditetapkan dalam surat

Pada proyek konstmksi, realisasi penerimaan sangat ditentukan

Rencanajurnlahpenerimaanberkaitandenganbesarnya
prestasi pekerjaan (progress pekerjaan)' Jadwal penerimaan harus dapat disusun secara tepat dan akurat karena rencana jumlah penerimaan umumnya berkaitan
Manaiemen

1. 2.

jadwal penerimaan; jadwal pengeluaran.
Kurua S dan Arus Kas Rencana

136

Konstruksi

I

1gl

Dcngatr clcmikinn. pengeluaran untuk pembiayaa. Walaupun proyek mendapatkan uang muka dari pemberi tugas.lrk:rrr 2. kas awal tetap hams disediakan. . Sesuai dengan sistem dalam akuntansi. Ada dua masalah yang perru dipertinrb. tetapi harga bzrang menjadi tinggi. jr rglr clitltitt nrcttgitttgkelt llitl)lel pctl-tsahaatu.rvur.sar. Ilrrlrrrrrgltt tlt'ttgrrtt l)iltll\ viltl!. tetapi memerlukan ntrxLrl yrrrr. .. . cat:r pembayal-an tunai banyak manfaatr-rya. pembayaran secara tunai.r 1x'Ir't 1.r:rrr. cara pembayaran tunai memberikan kr.rr':r'rr.tl st'tlrlit i 3. kelebihannya tidak memerlukan pinjan-ran dengan konsekuensi bunga. untuk perhitungan A^rs Kas proyek.ttt. (trank). maka harrs ditutup/diatasi dengan modal pinjaman dari bank atau dari c. Biaya over-head kantor. berikut ini.k polanya atau sistemnya bergantung pada kebijakan operasional proyek yang diterapkan.sllrsi 1lt. tlirttl' nrtL.r ri. Sebaliknya untuk pembayaran kredit. 2005). p.rlr I'r. o Biaya alat.kt.r rl. Finansial. Biaya Langsung.r. tunai. . Finansial adalah keputusan keuangan untuk mengatasi dan menyesuaikan kondisi kas sesudah kas awal dengan melakukan pinjaman..lt.. t'ttkttlt Irt'sltt' clan lirrrt'rrr . biasanya pengeluaran yang termasuk hanya butir a saja. dan 4. Bulan-bulan berikutnya bila terjadi defisit.1'rr. maka dapat digunakan Manajemen 138 | Kurva S dan Arus Kas Rencana Konstruksi I 139 .i.xl.r vang tinggi pada kontraktor. yang nantinya harus dikembalikan dari penerimaan proyek di akhir pekerjaan (Asiyanto.rgkzrn induk pemsahaan.oy. scciltil ct't'nrirt. Pajak... Hal ini terjadi karena pencairan uang muka biasanya memakan waktu lama sehingga dapat membuat keterlambatan dalam pelaksanaan proyek. Kas awal yang disediakan untuk proyek biasanya tidak terlalu besar. harga barang/jasa akan lebih mahal . Modal kerja pada dasarnya diperoieh dari rerrrrrirp.r.. l)l. Investasi. berangsur. yaitu: a. Kas Awal Kas awal adalah sejumlah uang yang harus disediakan pada awal kegiatan proyek sebagai modal awal. \. Besar kas awal bergaltung pada kemampuan pemsahaan dalam penyediaannya. a. lrt. dan lainJain. Jadwal Pengeluaran Pedoman dasar dari pe. Untuk pembayaran tunai yang didukung dengan pinjaman bank. Meskipun demikian. .r. Bila penerimaan cukup besar.rttl'. kebijakan pembayaran dilakukan kombinasi antara pembayaran tunai dengan kredit..tk'ttglut llt's:rrr rvlr llri.iika rlilrirvirr.l llerirrnrl. Oleh karena itu dalam praktiknya. tetapi kelemahannya harus membayar bunga pinjaman.. kelebihannya adalah harga beli relatif murah. jarang sekali ada perusahaan yang struktur modalrrya hanya terdiri dari modal sendiri dan bank. pembayaran dengan jangka waktu terlentu. d. b.lrir. Biaya-biaya langsung yang lainnya.rlrn.l\illl\'.:ut.. \. lr. yaitu pengeluaran untuk biaya langsung. Biaya upah.r. yaitu: ' harga barang/jasa akan lebih murah jika rrir. maka pengeluaran uang perusahaan dapat untuk menunjang berbagai tujuan. Kas awal dibutuhkan suatu proyek untuk memulai pekerjaan. Biaya overhead kantor pusat.rr rrr rli. b. r o Biaya material.geruaran adalah rencana kegiatzrn kerja yang akan berpengaruh rangsung. Biaya tidak langsung. I dararn menetapkan kebijakan pembayaran tersebut cli :rtus. st'lltitr tllrr i tlt. misalnya untuk pengeluaran bulan pertama saja.

Progres 20o/o. Progres 25o/o. 6 Pengelttaran ..Pengentbalian .uttltlli nr('nf1('rrrlxtlililrrr st'lrrrrrlr lrllrrr tttttttk tttcrttpct liccil lrrrrrgir.llrg dibayarkan di awal bulan pinjamzrn sebagai biaya admir"ristrasi pinjaman (Asiyanto.'lrr hiln slrtu pt'r'iotlt' tllttt . 2(X)-5): ltrlrrIrlt st'1x'trt plttllt t'ottt<llt-cottt<llt [u'ilitrt C. Pcng..2 Ams Kas TanPa Finar-rsial Conloh l Rencana Cashllow ProYek"" No Uraian t . Kas dengan Finansial Bentuk I 14O I Kurva S dan Arus Kas Rencana Manaiemen Konstruksi I 141 .lirtal FinansialK. 2005). o .g A.ottlolt t Re'ncana Cashflow Proyek.'l r\r tlr Klts llrttlr:r litr.r. 4 5 6 7 8 Pcneilm 3 5 Pr:ngclrtal an Pen. 2 . Bentuk Tabel 7. dlbayarkan 15o/o..trrsilrl itri (Asiyarrto. . Keputusan finansial yang baik tentu akan menghasilkan bunga pinjaman yang lebih kecil. dibayarkan termin 45o/o dari nileri kontrak. Progres l$Oo/o dibayarkan 95o/o. Retensi 5o/o. st'lrlr1. litrrglr setelah pinjeunan yang pcrlanrzt clzlt't bcrjirlirrr st'lurrra llirrilrrrrtrrr belum terlunaskan. . Progres 85o/o dibayarkan 80olo. Contoh: Bentuk Tabel 7.Pinjatnan . dibayarkan terrnin 2oo/o dan nilai kontrak. o . t troien Waktrt Pmgtess _ PembaYx-an Biava Konstr.ut l)lulilutiur l('r's('l)ul llirr jlrrrrirrr rlilurr. . Biasanya jumlah kas akhir ditetapkan nilai minimalnya.Brtnga Pinjanran ..'tt1'ltt r I ir rlrt lsilrl llt'rrlrtl' l.1. Termin Termin adalah pembayaran dari pemberi tugas kepada pemberi jasa berdasarkan progres pekerjaan.rl.1 fu-r-rs Kas tanpa Finansial Contoh 2 1 Rencana Cashflow 6. sesuai kesepakatan dalam kontrak. Provisi kepada bank ten'rpat nreminiar)r u:.. yaitu kondisi kas pada akhir bulan di mana merupakan penjumlahan dari kas sesudah kas awal dan total finansialnya. untuk menghindari kas akhir yang negatif. Kebutuhan finansial dipengaruhi oleh kebijakan operasional dan kebijakan keuangan (pembiayaan). o dan seterusnya. Saldo / 3 5 6 5. Progres 50o/o. Progres 4oo/o dibayarkan 30%.. Misalnya diketahui sebuah proyek dengar-r nilai kontrak: 200 juta rupiah Pembayaran ter-rnin adalah sebagai beril<rrt. Tabel z. misalnya tidak boleh kurang dari Rp 100 juta. Kas Akhir Kas Akhir.r \ Akhir Progres 70o/o dibayarkan 60ok.

400 124.l0.400 (95-70)o/o = Rp 124. / Ll 142 I Kurua S dan Arus Kas Rencana Manajemen Konstruksi 143 .ilo x I Totzrl '1.600 x Retensi 5% = Rp 498. Cara penghitungan: Prestasi 0o/o (uang muka) = Rp 498.\r)o l00o/o / /S.897.357..1Ii.rt:rtr lt't tnitt 'l'uhap tLrt i 1x'rrtlx'r'i lttl'.917.835.760 28qo 35a/ct l0 20 45 70 1 5 25o/o 5Oa/o 48a/r' 56a/o __l.5(x) 52.4 Arus Kas dengan Finansial Bentuk 2 Contoh-contoh SoaI AruS KaS Contoh 1.589.760 (20-10)o/o = Rp 49. Hitung jumlah uang pembayaran Tabel 7.l.l\.760 49.000 48..835.buat tabel arus kas untuk proyek pembangrlnan rumah Bapak Anorrr. 1<A/5Oa/o Pombayaran l(ylo 20a/o 45o.-+00 6 7 8 __3& -1.4.0(x) 'i ! Dribayarkan Jumlah tRp) 49.760 (45-20)o/o =Rp 124.357.0{ X.600 x Prestasi 5Oa/o = Rp 498.400 r24.s.)s l'.357.600 x Presrasi l00o/o Prestasi Oa/o 5o/o = Rp 24.600 x loo/o = Rp 49.880 37.480.J.rrs: I\ogn:ss u.835.589.400 Prestasi 25o/o = Rp 498.81 2. Btrlan) 24.500 I I I = Rp 498.357.( xx) 754/o 1O0o/o 65o/o 78a/o B5a/o 57'ols t'(x) r 95 5 i.357.rl.lt7lt.589.600 x Bulan I 2 3 hueress 5o/o 179/o Biaya Konsiruksi (Rp) 25. s2.5.I (2 . r( .880 498. .r 1x'rrrlr:r\'.(irrrlolr 2 I Rcncarra Cuslrllorv t.600 x Prestasi 75a/o = Rp 498.357. dengan data-data sebagai berikut: l berdasarkan progres pekeriaan.357.835.589.400 (70-45)o/o =Rp 124.917.589.(XX) t24./o ll:rrrg rrtrka Irrrnin I Tenrrin II Terrnin III Termin IV Masa Pemeliharaan 75o/o 70% 95o/o 5a/o l00a/o (2 bulan) Buatlah perhitungan arus kas rencana tanpa finansial untuk pembangunan rumah Bapak Anom! Jawab: LangkahJangkah yang harus dibuat: 1.+.. sebuah perusahaan konstruksi berencana mer.660 9 10 _ l .589.

400 44.600 254/o 20 454/o 40 60 75 95 5 317.000 (2Bulan) Rencana pembangunan Ruko Bapak Andi Bulan I 2 Progres 5o/o 12o/o .r t{t'rr .)() l.rrt.rlr \t'lt:t1'.1.548.' 560/o 6 7 B Jawab: 65a/o 78o/o r24.(XX) l0 89% 95o/o lO0a/o ll 12 lll:ll!!l -8' /.589. Dari data-data di bawah ini.000 49.rrr.254.500 37.000 120.574.200 238. 24.'r.y"t Rtrnnlr llirlxrl.180) (9. buatrah sebuah Arus B0o/o Kas lOOo/o 3t7.879.l. lirlrlllrlr Waktu (Bln) Ar.760 Biaya Konstruksi Terrnin I Terrnin II Terrnin III Te.880) Dibayatkan % 10 Jumlah t58.r.91 7.080) (150.672.500 9 IO 85a/o 100o/o Jumlah uang pembayaran berdasarkan progres pekerjaan seperti pada tabel di bawah ini: hogres Oa/a 124.lxx) I51.000 124.066.900 Contoh 650/o 2 Rencana tanpa Finansial.000 92.piaya Konsteuksi (Rp) 87.35.5it I .726.) 145.rrnin IV 25a/o 454/o 65o/o 4oa/o 600/o 7Sa/o 25. Anorn Prugr€s Uang Muka 5a/o Progress Oa/o Pembayaran lOo/o 20a/o Pembayaran 49.589.345.480) (129.894.500 (24..586.600 158.tVlttlttt 't'('t tttitt lttlttl.(xx) 182.724.200 1.760 UaLng rrtuka Cauhllow Renczrnit!.480) Termin V Mas:r Pemeliharaan 4 5 (65.rrrr.t65.540.015.812.8.345.880 37.008.500 52.r5.+9.600 24.835.250.760 48.()10.336.914. I 25.rrs Krrs ltr.260 (13.878.00.400 88.780) (2 bulan) 5o/o 18a/.879.524.400 ll t2 retensi 57.(xx) 3 4 2la/o 32a/o 414/o 55a/o 64o/o 6Ba/o 5 6 7 8 2l0.345.200 79.589.672.845.917.\i('.(X)o 9 78a/o 157.11 lx'r'il'ttl: Tahap Saldo .023.782. ( )( )l ) 14 | Kurua S dan Arus Kas Rencana Manaiemen Konstruksi 145 .(XX) I1i9.s 2 J 17a/o 28o/o 35a/o 80% lOOa/o 18.482.000 64.o(x) tt9.47s.880) (24.000 75.680) (70.200 3t7.000 57.280) (111.2s-l.897.917.r l't'tttlr.5:+0.000 10.456.480.710) ( r 2.rr.

()().000 10.000 37. ltrrko ll:rp. 7041. tli. a a a Pinjaman harus dikembalikan dalam jangka waktu 1 tahun.00.J I 2500000 20600000 r9120000 3 1I 1 5 43000 34235000 32360000 6 7 t3 26737000 22 1 s5000 9 179.000. Arrrlr a a a a a Nil.('rrslrlkrrv ltr.(XX).lrrrlr lrrrrvt.000.000.000 85%.tI l'trrvt'li l{P25o. Saldo awal ditetapkan sebesar Rp5.(XX). Prrrvisi l(kt clari pinizu-rtan.500..ttlt. Buatlah Arus Kas Rencana rumah tersebut dcngarr I inrrrrsilrl lrcrdasarkan data-data berikut ini. Br. Termin sebagai berikut: Progres 25o/o dlbayarkan 2Oo/o Progres 5ook dlbayarkan 45o/o Progres 7oo/o dlbayarkan 65a/o Progres 85o/o dlbayarkan BUa/o Progres l0o%o dibayarkan 95o/o Retensi 5a/o dart nilai kontrak dibayarkan pada bulan 12. Bung:r bartk 7o/o per tahun.rrt. Uang muka hams dikembalikan dalam masa konstrriksi.l. 50a1. 16 | Xurua S dan Arus Kas Rencana Manaiemen Konstruksi 147 . Data biaya konstruksi adalah sebagai berikut: Biava Konstruksi eiaya (Rp) Bulan keI 2 .000.''i rriliri liottttitli.h. [)irtr11 Mrt[rr l0(ll.000. yaitu: Rp 25.ratlah jumlzrh pembayaran berdasat'kan termin dan progres pekerjaan Uang muka dipinjamkan sebesar l1a/o dari nilai kr-intrak.001) 62.rr h.500. Dibavru'kan '/a 20 45 65 80 Jurllah 50.000 dan harrs dikenrbalikan selama mzrsa konstruksi Contoh 3 Akan dilakukan pembangunan runtulr brrlii llrrr Attrr-r.50000 I l() 5700000 Jawab: l. Prosres 25. rl.

IJttltllrlr Ktttvit S clari bitt'cltitt't sctliit tli lllrrvllr il tt. B T B L E & :q o f { g € f E (d -.ll..[ .t :. maka harus dilakukan peminjaman kepada b:rnk dengan tingkat bunga 7o/o Iahun dan biaya provisi lo/o dari pinjaman bank (dibayar sekali pada saat meminjam uang). xt{ I til D.". Soal/Latihan Yitttg tct |"(xl{xxl ''r{ ). I t.. 2. E g a .1 I xI l. 18 Manaiemen Kurua S dan Arus Kas Rencana Konstruksi I 149 . ..o .1 l{ )l }..). - Membuat Arrs Kas dengan menjager salckr aklrir sclzrlrr positif.1 tg e l5 ltl. Harus diperhatikan saat-saat pengembalian pinjaman bank dan pinjaman uang muka.

Bunga bartk 60/o per tahun.000.746.rll. llrr.s02. Dari data-data biaya dan progres pekerjaan di lc l= t: ln lc lor bawah irri.rlr'.rlr Arrrs Klts l(r'ttt:ttt.:ut:ln\rlt.140. TD o r ! Ter:nin Il Termin s0% '7 Ill Sa/o Temin IV Masa Pemeliharaan ljoa/o (2 bulan) 4. n t: 0.844. s f o) a Biaya Konsurrksi &p) 700h 2 214/o 324/o 18.000 27.rrllr.rll. o Provisi 1o/o dai pinjaman. 4 5 4'la/" 589a 6 7 65% 774/o 38.rrvrrlr irri lrrr.510.254. qr (t.000 25.875. Uang Muka l0o/o dan nilai kontrak. l)rrri tLrllr lr.x'tli tli lxrrvltlr irli. buatlah arus kas finansial dengan batasan saldo akhir ylrlrfi posiri[..l rli lr..000 47.r'lru. 9 l0 ljoat'o la F o 5 (} o s. t.'ttgtttt tlltllt st'.000 -r5. Tahap Progress Oa/o efi Pembayaran l0o/o 2Oc/.871. o q..r 11t.8s0. Bulan Progres o l!1 g J *q C) o a .b 5o/o Uang muka Te'rrnin I 25a/r.). o Tennin sebagai berikut: Progres 25o/o dlbayarkan Progres 50o/o drbayarkan Progres 70o/o dibayarkan 20a/o 45o/o 65a/o 150 | KurvaSdanArus KasRencana Manaiemen Konstfuksi 161 .000 .000 301. ir o Nilai Kontrak Proyek Rp 875.000 8 85% 924/o lx ls I? lo.000 19.000 35.rr.r l:tttp.ltt. . 45o/o 70o/o 95q.000 24.250.000 28.s1''i:rl ttttlttl' llct rrl rlrr ll'l lr rirn trttrtalt tl. .rlr hrrrr:r S l(r.000. (o il Rencana Pembayaran Terrnin adalah sebagai benkut. I3 lol o o.650.'.

152 I Kurua S dan Arus Kas Rencana Manaiemen Konstruksi I 153 . I 40.000 58. untuk mengontrol perryimpangan yal)g tt'r'irrtli pacl:.000.t S ltr'rttlttt:t . 4. Membagi a/o bobot biaya pekerjaan Pada durasi' setiaP o/o bobot biaYa Pekerjaan Pada c.000 92.\O''r. seperti penjadwalan' metode arus kas dalam proYek anggaran biava pelaksanaan' Peranan sangat besar dan Penting' perel}Canaan 4 5 87/52. Uang muka harus dikembalikan dalam masa konstmksi.254.000 85. untuk mengetahui pengeluaran dan kcbtrttrltan biaya pelaksanaan proyek. a a htttr'. Kegunaan Kurva S adalah: . Retensi 5(h. l.000 5.000 41.y aclalah salah satu produk perencanaan di antara produk perencanaan yang lain dalam konstrrrksi' dan konstruksi.iiingkzr waktu l0 bulan. maka kegiatannya baik disengaja bisa saja berhenti sementara yang tertunda kemampuan pihak ahupun tidak disengaja clalam batas-batas konstmksi' .rrr prrrllr lrttlirrt 12.tt llt't ili.790.rtt . . Saldo awal ditetapkan sebesar Rp 25. Menjumlahkan lajur waktu.rrrl'k:rlr .rtut tlc'rrg:ln kurua S aktual.780. 2.000 Kas alal Cash|lor.745.".'tltn' b. Kurwa S adalah grafik yang dibuat dengan sumbu vefiikal sebagai nilai kumulatif biaya atau penvelesaizrn (progres) kegiatan dan sumbu horizontal sebagai waktu. l'trrgtcs l(XXil tlilxrvirrkirn ()5'.000 35. Ar-trs Data biaya konstruksi adalah sebagai berikut: Biava Korxtruksi Bulan keI 2 Biaya (Rp) 25. Ringkasan l.000 74.llrlltttt tttt'tltlrttlrl st'lr.246. tlilllw'trt L.'r.ng .000. o/o bobot biaya pekerjaan Pada d. Pinjaman harus dikembalikan dalam . cl'tri rtilni korrtrirk tlilxrrlrr k.580.714.O00 9 l0 Bila salah kegiatan vang harus diupayakan keseimbangannYa' juga akan berhenti' atau satu berhenti.000 78..240.t1'. untuk menganalisis kemajuan/progres suzrtrr plrryck secara keselumhan.libat dalam pelaksanaan proyek ll 12 E..ttltrl:tlt Llrtrl'l.000 48.912.000 88. Membuat kumulatif dat'r Taiur o/o kumulatif bobot biaYa' o/o kumulatif bobot biaYa' Membuat kurva S berdasarkan e.. menandakan adanya sllatu Ar-us uang yarlg masuk dan keluar 6 7 B 98. Mcttcltt'i 0/o boboL biiryat sctiitl-r Pckcri.l)trryqtt's ll5''.rlr l.412.ttt' n.r proyek dengan membandingkan kurua S I1'trt'.

menyebutkan cara-cara perhitungan metode varian dan konsep nilai hasil. 5. Setelah mempelajari bab ini. 4. menghitung pengendalian dengan metode varian dan konsep nilai hasil. diawali dengan perencanaan yang realistis sebagai tolok ukur pencapaian Manajemen Konstruksi I 156 . mahasiswa diharapkan dapat: l. Metode'Varian Dalam monitoring dan pengendalian proyek konstmksi.I nF Eafr A METODE VARIAN DAN KONSEP NILAI HASIL ada bab ini akan dibahas mengenai pengendalian biaya dan jadwal pelaksanaan proyek konstruksi. menjelaskan pengertian metode varian dan konsep nilai hasil. membuat penilaian kinerja proyek dengan konsep nilai hasil menjelaskan Earned Value Manngement System pada proyek konstruksi di Indonesia. 3. 2. Media yang digunakan adalah Power Point Slide- A.

3.1.1 Kurva S Analisis Varian (Sumber: Soeharto.wor*s perfonned). Pengendalian pada umunnya memisahkan antara sistem akuntansi unhrk biaya dan sistem jadwal proyek konstn-rksi. atau melihat catatan penggunaan srrrnbcr.rtllrlrrlr rrrt. sedangkan sistem jadwal menghasilkan laporan status penyelesaian proyek.ill. Kedua laporan tersebut saling melengkapi.ur11. 4m p00 Biaya pelaksanaan aktual di lapangan dengan anggaran yang dibuat pada saat perencanaan.L.lrxlt. lt. tetapi dapat memberikan inforrnasi yang berbeda mengenai kondisi proyek sehingga dibutuhkan suatu sistem yang 156 | tvtetoAe Varian dan Konsep Nitai Hasil Manajemen Konstruksi 157 .r1r.r. Sistem akuntansi biaya menghasilkan laporan kinerja dan prediksi biaya proyek. itl() 800 1r*{. Proyek konstr-uksi memiliki tingkat kompleksitas proyek yang tinggi. 2. clarr membandingkan dengan anggaran (Soeharto. 4. Mctoclc Vuriiurs. bila dinilai berdasarkan jurnlah anggaran yang tersedia untuk pekerjaan tersebut.r. Penyimpangan ). Dengan kata lain.th'r11'. B..t.nglritrrrrl-i jumlah unit yang diselesaikan ken-rudian n-rclrrlriurrlirrglilrr clcrrglrr perencanaan. Konsep ini merupakan suatu konsep perhitungan anggaran biaya sesuai dengan pekerjaan yang telah diselesaikan.rl nl(.lrrrl rlikt.lorlt. konsep ini mengukur besamya satuan pekerjaan yang telah selesai. Waktu pelaksanaan pekerjaan dengan jadwal pekerjaan.. Progres pekeriaan dengan rencana kerja pada suatu tiniauan waktu. $aat trelapran 0 Jsn Feb Mar Apr Msi Jun Jul Aug $*pt Oltt" Gambar 8.ang dapat dilihat dengan metode sebagai berikut.1 Paogeluaran Varians Biaya = 660 -840 * -180 s00 ini adalah 1. Untuk itu nantinya dapat diketahui hubungan antara yang telah dicapai secara fisik terhadap jumlah anggaran yang telah dikeltnrkan.lLrrrr gc'lala terjaclirrytr lrt.vrrrrli rl. (budgeted cost of. Konsep Nilai Hasil (Earned Value) Metode kedua dalam melaksanakan pengendzilizrr biaya dan jadwal dikenal dengan metode Konsep Nilai Hasil atau Eamed ValtLe Methad. Tanggal pelaksanaan tiap kegiatan dengan rencana. 1998) Analisis varians dengan Kurva S dapat digambarkan sebagai berikut.rurl slrsiu:l. tlillrrriulLlrrr 1000 dengan rnetclcle Vat'iltns.r.r rrrt.daya. Terkadang terjadi progres yang terlambat ataupun pembengkakan biaya. pada waktu tertentu.rrvirrrpirrrgtrrr. Salirlr sitlu trtr. 199g).

/. Amerika Serikat mulai mengembangkan konsep ini sekitar tahun 1960 (Abba.tt. 2000)..yli l9lt2).x'tttittg. Pada manajemen biaya tradisional.:r. Sebaliknya..nrilrnl)u ln('rUlilll('lr.2.rringkatkeur ClckliVillts tllrlartt nrctnatttau clan tttcrtgcrtclitlikzrn kegiatan proyek' keadaan masa depan proyek.Ar&d 1".rrr lurvlr (('rr':rrr cllttt Aclittttcz. Ibllu*ria*** &*ry* Tr*di*isr... Nilai Hasil adalah biaYa Yang dianggarkan dari Pekerjaan yang telah diselesaikan.lrrltrli lit'. Jumlah Pekerjaan AngSaran ?5 m3 bel0n -i ) i I i I !. Manajemen biaya tradisional menyajikan dua dimensi.:. hortsr'p Niliri lLr.{}{**r8 l0&lfiu *. yaitu besarnya pekerjaan secara fisik yang telah diselesaikan atau disebut eamed value/percent complete. Pada minggu p"rt .'. .-* ".kirru. rrrt.4{rs ! .Sur:rr.-. .. Anggaran pekerjaan ini adalah 80 juta rupiah ..*. l.a).2. Konsep Nilai Hasil memberikan dimensi yang ketiga. [. .-* * 2596 . K*rxap. misalnya: .r.r f . Jui.a .rt rtkrrr kirrt'r'iir vrurl'.. (751300) x Jumlah yang telah diselesaikan: 75m3 atau = lOOo/o = 25o/o (RP Jadi.2 Perbandingan Manajemen Biaya Tradisional dengan Konsep Nilai Hasil Menurut Flemming & Koppel (Sumber: Soemardi dkk.'u | l I s"""'. nuphtr t0{ Misalkan suatu pekerjaan mengecor pondasi beton dengan volume 300 m3. pekerlaafi lrang selesai wsd{w \ Rp 20 luta Anggalsn Yg rerPd(ai Pengieluaran Aktu6l 'mw Konstruksi Gambar 8.r'j'- . .P NiLri lllrsil :rtllrllrlt st'll:tglri lx'r'ikrrl' U|ltrrl.irrtt'tlr:sikln antara aspek biaya dan aspck waktll.At'**+Am..."[#::-.----. **-* --i i b."--. dilaporkan 75m3 pengecoran telah o diselesaikan pelaPoran? DitanYa: berapakah nilai hasil (earned value) pada saat Jawab: .rrt k'rst'l rrrl. Berapa besai proyeksi keterlambatan pada akhir proyek bila kondisi masih seperti saat pelaporan? Contoh: 2.. *'-r.rpat digtrnakan scbetgai al:. menurut anggaran pengeluaran adalah (25o/o) x 80 juta) = RP 20 juta Jadi nilai hasil adalah RP 20 juta Nilai Hasil = (o/oPenyelesaian) x (Anggaran) Catatan: Boo m3 beton J&b nqplrh *l------...tl b. biaya untuk menyelesaikan proyek? .rtr rnl. 2007 158 | MetodeVarian dan Konsep Nitai Hasit Manalemen I 159 .: l -. 1. Terdapat 35 kriteria yang disebut Cost/Schedu"le System Criteria (Cl SCSC) yang dipertimbangkan sebagai alat pengendalian finansial yang memerlukan kealrlian analitis dalam menggunakannya.r:rsik. Pada tahun 1995 hingga 1998 Eamed Value Managemenl (EVM) menjadi suatu standar pengelolaan proyek (ANSVEIA 748-A).".oap.---- /rErrnGdvrls I -. yaitu hubungan anrtara biaya aktual dengan biaya rencana (Gambar 8.? tr/uelxr o --" *l 1/1 | {?. t"""'..u:r itrhrrrrursr rvrrhlrr rl.rr* -..n''. . Beiapa besar p". tetapi juga digunakan oleh kalangan industri lainnya seperti NASA dan Departemen Energi Amerika Serikat.b terlihat bahwa biaya aktual lebih rendah. Dapatkah proyek diselesaikan dengan sisa dana yang ada? .. Sehingga EVM tidak hanya digunakan oleh Departemen Per:tahanan.r Scrikat pzrda akhir abad ke-20 di industri manufakur. tetapi tidak dapat menunjukkan bahwa kineda yang dilakukan telah sesuai dengan target rencana.... Mlrrrl. Perbedaan Konsep Nilai Hasil dengan manajemen biaya tradisional dijelaskan oleh Flemming dan Koppelman (1994).rt rLrr i honst.* ---. .v"' ------=.sil d.tdikembangkanuntukmembuatprakiraanatauproyeksi Konsep earned value digunakan di Amerik:. Pada Gambar 8.'. .i -'*+ Rc**nr i j a. status kinerja tidak dapat diketahui..

BCWPinilahyangdisebuteamedvalue.Didapat segala . BCWP = budgeted cost of wo* perfitnned.t't i:r. 1. biaya akhml yang sudah dikeluarkan (actunl cosl).n akual dari pengeluaran atau dana yang digunakan untuk melaksanakan pekedaan pada kun-rn waktu tertentu' 160 | ttttetode Varian dan Konsep Nitai Hasit Manaiemen Konstruksi | 161 . .i"-"n tradisional. jadwal.BCWPini yang dihitung berdasar:kan akumulasi dari pekerjaan-pekerjaan telahdiselesaikan. perpaduan antara biaya. Ada tiga elemen dasar yang menjadi acuan dalam menganalisis kinerja dari proyek berdasarkan konsep eanted value. yaitu penyelesaian fisik dari proyek (the percent cotnplete) yang mencerminkan rencana penyerapan biaya (budgeted cosl). dapat diketahui hubungan antara apa yang sesungguhnya telah dicapai secara fisik terhadap jumlah anggaran yang telah dikeluarkan. Dari ketiga dimensi tersebut. Ketiga elemen tersebut adalah sebagai berikut. BCWS dihitung dari penjumJahan terlenttl' direncanakan untuk pekerjaan dalam periode waktu Completion BCWS pada penyelesaian proyek disebut Budget at (BAC).l)t'ttgclttirt:rtt ltlilturl rl:tllitl lt'lrilr kt'ril irl. BCWP nilai Budgeted Cost for Work Perforrned (BCWP) adalah yang diterima dari penyelesaian pekeriaan selama periode waktu tertentu.ata akuntansi pada tanggal pelaporan' yaitu catatan pengeluaran biaya aktual dari paket kerja' Jadi' merupakan j"-f. pekerjaan. .Dalammanajementradisiona].rrri l. 2. . Dapat dikatakan.BCWPdikenal yang dibuat dengan nama kurva-S pelaksanaan. yaitu kurva-S periode berJasarkan pekerjaan yang telah diselesaikan selama waktu tertentu. BCWS = budgeted cost of woll< scheduled. jumlah Elemen-elemen tersebut dapat digunakan untuk menganalisis kinerja proyek. Metode ini dapat mengungkapkan apakah kemajuan pelaksanaan pekerjaan proyek senilai dengan pemakaian bagian anggaranxya. varians biaya dan jadrval. Oleh karena itu.ru h'lrrlr lx'sirt ltl. BCWS (I]CWS) aderlah biaya yzrng clialokasikan berdasarkan rencan:. ACTyVP = actual cost of'wor* petfonned. serta apa yang didapatkan dari biaya yang sudah dikeluarkan atau yang disebut Nilai Hasil (Eamed Vahrc). indeks produktivitas. 3. yaitu kulva-S yang dibuat sebelum Btttlgt. dengan konsep nilai hasil dapat antam kinerja biaya dengan waktu yang berasal dari perhitungan varian biaya dan waktu (Flemming dan Koppelman. BCWS dikenal dengan nama kuwa-S melaksanakan perencanaan. o prakiraan penyelesaian proyek.r kerja yang disusun biaya yang ierhadap waktti. dan prestasi pekerjaan. Elemen dari Nilai Hasil Konsep Nilai Hasil mengombinasikan biaya. yang meliputi: .lttl (\lst |or Work Sclrcdubd G. lx'rgiurlunll llirtlir r'lrsrr. ACWP Actual Cost for Work Performed (ACWP) adalah biayaaktualdaripekerjaanyangtelahdilaksanakan.rtt sarrta dcngutr ltilui lr:rsil. dapat disimpulkan bahrva konsep ini menyajikan tiga dimensi. iadwal. dan lingkup kerja' *ur. BCWS mempakan anggaran untuk satu paket pekerjaan dikaitkan dengan jadwal pelaksanaan' Dalam Jadi. 1994). dari d. Berikut penjelasan dari masing-masing elemen tersebut. Konsep lnl mengukur besarnya pekerjaan yang telah diselesaikan pada suatu waklu dan menilai berdasarkan jumlah anggaran yang disediakan untuk pekerjaan tersebut. Dengan analisis konsep Nilai Hasil.

rrginciikasikan bahwa Schedule Perlbnnance Index adalah perbandingan antara penyelesaian pekerjaan di lapangan dengan rencana kerja pada periode waktu teflentu.BCWS Manajemen Konstruksi 1Q.. g&AY* t{* 3. terjadi penghematan biaya aktual pelaksanaan dibandingkan dengan biaya rencana untuk bagian pekerjaan tersebut.t l..ilrtt lrkct'iititn tct'scbut zrdzrlarh mer-ugi.ktuar pelaksanaan proyek. Cost Variance (CVl Cost vaiance adalah perbedaan nileri . 2. 2. - Prediksi Biaya Penyelesaian proyek (Estimate EAC).r-r rrirari . Varians: a) biaya (Cost Variance-CV) = BCWP . I)i l:rirr sisi. 2004 l. menunjukkan kinerja biaya yang baik.t.3 Grafik Kurua S Nilai Hasil/Ea rned Value (Sumber: Soemardi. Varian Biaya .1. Schedule Vafiance a) biaya (Cost Variance-CV) b) jadwal (Schedute Variance-SV) Indeks kinerja: (svl a) biaya (Cost perfolmance Index_Cpl) b) wakru (Schedule pert'brmance Index _SpI). bagian pekerjaan yang diselesaikan. pekeriaan yang diselesaikan melampaui target yang direncanakan. lndeks Kineria Jadwal 'Schedule Pefiormance lndex (SPll Gambar 8. @st Perlormanse lndex (CPll Cost Perfolrnance Index adalah perbandingan antara nilai yang diterima dari penyelesaian pekerjaan dengan biaya aktual yang dikeluarkan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. l.ACWP b) jadwal (Schedule Variance-SV) = BC!\IP . iikrr rrilai (lV rrcgatil tttcttt'tttittkkittt balrwlr lxrl'. dkk. lebih banyak daripada rencana.rrr 1. I Metade Varian dan Konsep Nitai Hasit I 163 . Nilai positif dari Schedule variance mengindikasikan bahwa pada periode waktu tersebut. menunjukkan kinerja yang baik. lndeks Kineria BiaYa .rr. 3. Nilai CPI lebih besar dari 1.prl. bagian pekerjaan diselesaikan lebih cepat daripada rencana.i urrtrrk rrrcr-rga. Yarian Jadwal .. Penilaian Kineria prcyek dengan Konsep Nitai Hasil nir.D. Nilai CPI lebih besar dari l. Nilai positif dari cost variunr.. r.(lrlirrilrtt.vang diperoleh setelah menyelesaikan bagian pekerjaan deng.ut lt'r'sr'lrul nr('ntlx't iklrtr l\('tlllltlllllltlt lrlrtllt 1x't irxlt' wirkll \'.t. at Compretion Schedule variance adalah perbedaan bagian pekerjaan yang dapat filaksanakan dengan bagran pekerjaan yang direncanakan. meliputi: lxrlil.:lrisis Varians: Penggunaan elemen-elemen konsep kinerja proyek. Dengan kata lain. 4.. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan sebagai berikut' 1.

i:r. perhitungan EAC dengan SPI dan CPI lebih mudah dan cepat penggunaannya.No l'.l) li('WlYttC'WS Tabel 8.4.'P rlillri lrirsil ktttttttl wtltrl -] o FI ri o F-l'! N ! p .:l -d= -ts3 nb 9^ i.!:: tF IE EAC=ACWp+(BAC-BCWP) CPI s 'o O O L^ X SPI 'o O O O VAC=EAC_BAC a o I o € { { 1 io o o o Sl:i:r .a.yir ((ir.-t bG E- s p cp 9L I'r.. ".O o O O !s:i::.t. b +i:!di il}:'.O O O .]iti i!:rr?S a iiP3E.rlx. Prediksi Biaya Penyelesaian Akhir Proyek/Estimate O ns O b O O .= "' Fo d6::!].rj p z o :9 .2. p at bmpletion (EACI O -o Pentingnya menghitung CPI dan SPI adalah untuk memprediksi secara statistik biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek. i^ O O bo O O b !" O O a. Namun. CV CV 2 0 CPI CPI Biaya aktual = biava rencana Rugi N <l >1 Jadwal SV + SPI SP1 Lebih cepat dari iadwa.rlx'l 1x'tttlrtt..i:S ::. t E 5 Indikator Biaya V.!l: h:::::li #i:. b) wirktu (Sclrcdula Parlinrrutuv ltul<'t Sl. Ada banyak metode dalam memprediksi biaya penyelesaian proyek (EAC)..:ii li'.: ('l'l) ll( WlTA('Wl.) Ef:.:l €. Ada beberapa rumus perhitungan EAC.tli::l*. ltult'lis liirrt'r'irr ir) I. P o E. dtso * o> I O O O 1A I Metoae Varian dan Konsep Nitai Hasit Manajemen Konstruksi I 16 .!l::::::lr =FO.1-::i:l 5ggd5 1...r.l o a O a O o O o a o u O !F -> Oo! gs : SV SV 0 I <1 Sesuai jadwal SPI Terlambat dari iadrval O O -a O '@ _b '@ o N N p N td o d o 5. sa.&z Hil orrl zil. w p E. .tllttt liot ts. -5 ! rO i.1:# d.2 Penilaian Elemen Nilai Hasil .O { O s f . D * *l p x..J .rian Nilai + Kinevia CP] CV Nilai >l 1 Penilaian U Untuns o m Edb p p s 3p D .lah satunya adalah sebagai berikut: ? 3 c h o 6 lo t@ .:!i!tr '..l o g O o o .i O O o O o O O ].-Aj l.::.l l'{ I ( onlolr l.st l\'tlotttrtttttr lttth.

3. 2006). Melakukan Tindakan dari Inforrnasi Hasil Aralisis Merevisi EAC dan VAC Memasukkan Perubahan yang Sah Sesuai dengan Werktu 5 Tabel 8.rlam Cost Account Identifikasi dan Pengendalian ltyel ol Eflcn Menetapkan Anggaran Biaya Tidak I. sistem akuntansi. 4. Potensi Penggunaan Eamed Value Management System pada proyek Konstruksi di lndonesia No Kdtatr Mt'trt:rl:rl lli:rvir l. 2007) Dari hasil penilaian kesesuaian pengelolaan proyek terhadap kriteria eanted value. 5. telah dilakukan survei terhadap 14 kontraktor di Jakarla dan Bandung yang terdiri dari 6 kontraktor dengan kualifikasi besar (B).angsung Identifikasi Contingency dan llndistibuterl Budeet Memastikan Target Biaya sesuai dengan Anggaran Biaya Keseluruhan bersifat terpadu.rtrgsttttll Mcrnbturt Ringknsan rlan ['crrtlctailan Bierya Lanssuns dalam WBS Membuat Ringkasan dan Pendetailan Biaya Lanssuns dalam OBS Lima aspek utama manajamen proyek berdasarkan standar industri nasional di Amerika serikat yaitu ANSVEIA 74g-A untuk penerapan Konsep Nilai Hasil yaitu: J Sistem Akuntansi Mencatat Biaya Tidak Langsung Identifikasi Biaya Aktual Tiap Satuan Unit Pekeriaan 1. 4 Identifikasi SV.4. analisis dan pengelolaan laporan. SPI dan CPI secara Periodik Penielasan terhadap Varian yang Signifikan Analisa dan Pengelolaan I-aporan ldentifikasi Biaya Tidak I-angsung dan Penlelasan terhadap Varian Aspek-aspek tersebut kemudian dijabarkan menjadi 32 kriteria Merangkum Hasil Analisis terhadap WBS dan OBS seperti pada Tabel 8. 6 kontraktor menengah (M) dan 2 kontraktor kecil (K) (Soemardi dkk. 2. CV.4 Penerapan Earned Value Management System menurut Standar ANSUEIA 748-A Menetapkan Peke4'aan Berdasarkan Dokumen Kontrak Organisasi Revisi dan Perbaikan Penyesuaian dengan Budget Awal Mengendalikan Perubahan Mencegah Perubahan yane Tidak Sah Mendokumentasikan Perrrbahan Per-fornance Measurement Baseline Identifikasi Strrrktur Organisasi provek (OBS) -Menyediakan Proses Integrasi Biaya dan Waktu Identifikasi Elemen Organisasi yang Berlanggung Jawab terhadap Biaya Tidak I-angsung Integrasi antar:a WBS dan OBS Membuat Jadwal yang Memperlihatkan Urxtan Peke{aan Untuk mengetahui gambaran potensi penggunaan konsep EVMS tersebut pada pengelolaan proyek-proyek konstruksi di Indonesia. kontraktor kecil mempunyai nilai kesesuaian yang paling rendah. (Soemardi dkk. Mencatat Earned Value dan Pencatatan Senenuhnva rrntuk Material perencanaan. Pada setiap responden dilakukan wawancara komprehensif mengenai praktik perencanaan dan pengendalian aspek biaya dan waktu. organisasi. dan penganggaran. penjadwalan. Manajemen 1m I MetodeVarian dan Konsep NilaiHasit Konstruksi I 167 . Mencermati Biaya Material Melalui Cosr Account.E. revisi dan perbaikan data. Jawaban para responden yang dikaji memrnjukkan bahwa secara umum kontraktor-kontraktor tersebut belum siap dalaln menerapkan konsep manajemen proyek yang 2 Identifikasi Ukuran Penilaian Kinerja proyek Menetapkan Anggaran Biaya terhadap Waktu Iclentifikasi Elemen Biaya yang Signifikan Identifikasi Elemen Biaya dalam Bentuk paket Pekefiaan yang saling Terpisah Menjumlahkan Biaya Paket pekeriaan d.

ooo/o 0. kontraktor besar sudah baik dalam menerapkan kriteria eamed vahrc. tetapi analisis varians masih sering diterapkan guna maksud pengendalian.rlr:riL. seperti varians biaya terpadu (BCWP .rhlor Ir. yaitu Indeks Kinerja Biaya (Cpt) = BCWP/ACWP dan Indeks Kinerja Jadwal (SPI) = BCWPIBCWS.ACWP) dan varian jadwal terpadu (BCWP .850 G.nrl)lrryrri sistcnr yang terintegrasi antara wBS dan oBS.VP) BD. Misalnya pengeluaran dengan anggaran.oja/o 0. dan BCWS. kol-rtrzrktor kecil llclrrrrr nr(. proyek pada umumnya hanya dilakukan melalui analisis varian saja baik dari segi waktu dan biaya. Sementara itu. Untrrk aslrli rcvisi darr perbaikan data kontraktor kecil belum ada pcngclolzran dar. Pekerlaan Pendahuluan 2 1 (ACI.rrr rl. Konsep Nilai Hasil dapat dikatakan sebagai peningkatan dari analisis varians.500 t00. yaitu varians yang mengaitkan jadwal dengan biaya. berapakah nilai hasil pada saat pelaporan? Buatlah tabel hasil konsep Nilai Hasil jika diketahui hal-hal sebagai berikut: 3.i itspck ol'gitllisitsi clittt ttsltek tt'visi tltrrr pt. tlrrlrrl.r rl . aspek organisasi. E SoaUlatihan 1.00.}U/o 20.500 2. 4.rllrlr tlir. Mengapa? Dapatkah mengkaji kinerja suatu kegiatan dengan analisis varians? Jelaskan! Misalkan suatu pekerjaan mengecor kolom beton dengan volume 450m3 dengan anggaran pekerjaan sebesar Rp 150.000 2. Metode pengendalian yang mengaitkan anggaran dengan persentase penyelesaian pekerjaan dikenal sebagai konsep nilai hasil atau eamed value concept dengan elemen BCWP.Ringkasan t.500 1. Aspek terlemah dari kontraktor besar adalah dari aspek analisis dan pengelolaan laporan di mana kontraktor besar.rrl.850 2.400 700 4 5 6 t6. 4.liorrlr. Dengan memakai 3 elemen tersebut dapat dievaluasi angkaangka varians terpadu. 168 I MetodeVarian dan Konscn Nitai He<it Manaiemen Konstruksi I 1@ .r.000. Jika pada minggu perrama dilaporkan telah diselesaikan sebesar 150 m3. -r. belum membuat analisis kinerja proyek berdasarkan formula dari konsep eanted value.rl. Pengeluaran Penyelemlaa olo Item PekerJaan (BCIWS) Rp. Kinerja tli tltitltit ltslx'k ltirlirrg lt'nr:rlr rllrri Anggalan No. 2.00a/o Pekeljaan Tanah Pekeriaan Fondasi Pekeriaan Struktur' Pekeriaan Arsitektur Pekedaan Penyelesaian TOTAL 65. baik untuk biaya maupun jadwal' Mekanismenya adalah membandingkan perencanaan (estandar) dengan kenyataan hasil pelaksanaan.i perubahan-perubahan saat pelaksanaan proyek yang seharusnya berpengaruh terhadap acuan penilaian kinerja dan anggaran biaya. kemajuan pekerjaan dengan jadwal. Aspek terlemah dari kontraktor menengah adalah aspek revisi dan perbaikan data. Analisis varians merupakan metode pengendalian yang luas penggunaannya. 2. 2.800 2.BCWS)' Dapat juga dihitung indeks kinerja. atau jadwal induk.500 3. Pada kontraktor menengah hampir sepamh dari kriteria eanted valtrc yang belum diterapkan dalam sistem pengelolaan proyek. seperli juga pada semua kontraktor responden lainnya.000/o 2.700 3.000. ACWP.ov/o too.

Istimawan.al. 2005. Jakarta: Prad5ma Paramita. 1992. Construction Proiect Cost Management.1 i. 1994 The Essence and Evolution of Eamed Value. J.::i:. and Pau]son. The Measurable News. 1998.. AACE Transactions.I I I 1 t: '.:. 1996. \ Dipohusodo. of Cost and Dipohusodo. Manaiemen Proyek dan Konstruksi. Jakarta: Erlangga.. Crean. 1996.M. New York: McGraw Hill. AACE Transactions. Istimawan . 1982 Applications Schedule Integration. How Eamed Value Got to Prime Time: A Shon look Back and Gktnce Nrcad. Manajemen Proyek Profesional. et. Asiyanto.r: lL . Cortstruction Proiect Scheduling. Ban1r. Donald S. Jakarta: Kanisius. Q. William R. 2000.:ri. 2001.W.me. Callahan.t::. Adamczyk.iil :. Michael T. Koppelman.trl DAFTAR PUSTAKA Abba. Manaiemen Proyek.. Manajemen Konstruksi | 171 .. Wa. Flemming. Jakarb: Erlangga.

Jawa Tengah. Daniel and Woodstock. Riwayat Pendidikan dimulai dari Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Perlama di Pangkal-pinang Bangka.n. TENTANG PENULIS Melik. PMBOK 2OO8 Project Manajement Book of Knowledge 3rd Ed. befiugas sebagai dosen di Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro Semarang.\r. dari Konseptual hingga Operasional. Jakarta: Penerbit Universitas Tarumanegara. 30 Mei 1965. Irika Widiasanti.. Kamarwan. Kuliah 51 ditempuh di Jun-rsan Teknik Sipil Universitas Diponegoro (lulus tahun 1990). 2005. Sidharta.. ('t)u. Hill. Jakarta: Erlangga. Sebelumnya. MT ahir di Salatiga. Ir. Bachtiar.(irrrrfrl. Iman. dkk. 172 I Daftar Pustaka Manajemen Konstruksi I 173 .W.ttl. Manajemen Proyek. l()()tl. Cost. l'1. 1998. Halpin. Soeharto.. sejak tahun 1990 sampai dengan 1999. NDIA./. 1998 llmu Manajemen Konstruksi untuk Pergunun Tinggi. Turkey: A Thesis. Bertugas T I sebagai dosen di jurusan Teknik Sipil Universitas Negeri -Lllakarta dari 1999 hingga sekarang. Middle East Technical Universigr.. Standard for Earued Value Management System Intent Guide. 1993. NDIA. 2006 Pengembangan Sistem Eamed Value untuk Pengelolaan Proyek Konstruksi di Indonesia. ffi"-' Nr.. 8.\tnt('litttt LlttttttlS'tnr. 2010 Cash Flow Analysb of Constntction Projects Using Fuzzy Set Theory. Melanjutkan pendidikan di Pascasarjana Universitas Indonesia jumsan Teknik Sipil kekhususan Manajemen Konstruksi (lulus tahun 1996) dan saat ini sedang melanjutkan pendidikan doktoral di Institut Teknologi Bandung dengan konsentrasi Manajemen dan Rekayasa Konstnrksi. Bandung ITB. 2004.slnrctitttt Mttttttyt'ttrt. Rencana dan Estimate Real of Jakarta: Bumi Aksara. Soemardi. Dilanjutkan dengan Sekolah Menengah Perlama di Semarang. New York: John Wiley. Ibrahim. Ct. dkk. Serhat. 1998. NDIA PMSC ANSVEIA-748-A. Laporan Hasil Riset.

dan Rencana Anggaran dan Biaya.lrtkittlu. Jenjang magister teknik ditempuh pada tahun 2000 . Mengajar pada Universitas Negeri Jakafta sejak 1999 hingga sekarang pada Fakultas Teknik. M'l' alrir l7 April 1973 tli .2OO2 di Universitas Indonesia. Jurusan Teknik Sipil pada talrtrn 1998. 174 I Tentang Penulis . Jumsan Pendidikan Teknik Sipil. Mt'ttvt'lt's.lenggogcrri.as Triszrkti lialirrltrrs 'lt.rn lx'n(li(lil(iur T I sarjana pada Univcrsil. Mata kuliah yang diampu selama menjadi pengajar adalah Manajemen Konstruksi.lirrili Sipil -l-Jdun Perencanaan.ril\. Jurusan Teknik Sipil. Ekonomi Teknik. dengan kekhususan Manajemen Konstruksi. Fakultas Teknik.