You are on page 1of 9

1.

Teori Health Promotion Model (HPM) menurut Pender a. Sejarah Nola J. Pender berkomitmen pertama kali pada profesi keperawatan ketika berusia 7 tahun. Saat itu ia men obser!asi pemberian asuhan keperawatan pada bibin"a "an memberikan oran perawatan masuk rumah sakit. #ein inann"a untuk oran lain dikemban kan melalui kepada

pen alaman dan pendidikan "an ia "akini seba ai profesi "an menolon lain. $r. Pender membuat terobosan baru pada ilmu pen etahuan tentan promosi kesehatan melalui riset% pen ajaran% presentasi dan tulisan sederhana. Pender dilahirkan pada tahun &'(& di )ansi % Mi*hi an% satu+satun"a anak dari oran tuan"a "an mendukun pendidikan untuk wanita. kemudian ia #eluar an"a mendukun *ita+*itan"a menjadi ,N "an

memimpin sekolah keperawatan di ,S Sub -rban .arat di /ak Park% illnois. $ia mendapat elar diploma pada tahun &'01 dan bekerja pada unit bedah di ,S Mi*hi an. Pada tahun &'0(% Pender melen kapi .SN n"a di -ni!ersitas State Mi*hi an di 2ast )an*in*in dan ia meminta Helen $enhele+ asisten lebih lanjut. $ia dekan 3 untuk membantu meluruskan pro ramn"a dan mensupport dan memelihara pilihan+pilihann"a untuk pendidikan "an mendapatkan elar M4 pada bidan pertumbuhan dan perkemban an dari

-ni!ersitas Mi*hi an pada tahun &'05. 6elar Ph.$ di bidan psikolo i dan pendidikan pada tahun &'0' dari -ni!ersitas North 7estern di 2!anston% 8llinois. $esertasi $r Pender tentan en*odin proses memor" jan ka mendapatkan perubahan perkemban an pendek pada anak. Pada dalam awal

elar Ph.$ n"a $r Pender men"atakan tujuan asuhan

keperawatan adalah men optimalkan kesehatan indi!idu. Pernikahann"a den an 4lbert Pender 3 asisten professor pada bidan bisnis dan ekonomi+ telah men hasilkan sebuah tulisan tentan perawatan kesehatan dalam optimalisasi ekonomi. #elahiran saudara perempuann"a memberi pen aruh "an besar pada kein inann"a untuk mempelajari lebih lanjut tentan kesehatan manusia. Pada tahun &'75% $r Pender mempublikasikan model konsepsual kesehatan pre!entif. $asar studin"a adalah ba aimana indi!idu membuat keputusan tentan perawatan kesehatan mereka sendiri dalam konteks keperawatan. 4rtikel tersebut men identifikasi fa*tor+faktor "an ditemukan dalam pen ambilan keputusan dan tindakan+tindakan "an diperlukan indi!idu dalam pen*e ahan pen"akit. Pada tahun &'91% edisi pertama promosi kesehatan dalam praktek keperawatan dipublikasikan

den an konsep promosi optimal tentan

kesehatan mendesak perlun"a

pen*e ahan pen"akit. Model promosi kesehatan pertama kali dimuat pada edisi ini dan men alami re!isi pada tahun &'97 di edisi buku. 2disi 888 tahun &''0 memuat re!isi terakhir tentan model promosi kesehatan dan di presentasikan. )ima tahun studi dibia"ai oleh institute kesehatan nasional "an berhubun an den an -ni!ersitas 8llinois Northern di $ekalb oleh kole a Pender% Susan 7alker% 2id.$% #aren Se*hrist% Ph.$% dan mar"lin :rank Stambur % 2d.$. Studi tersebut men uji !aliditas dari model promosi kesehatan. Seba ai instrument % profil a"a hidup promosi kesehatan dikemban kan oleh team resear*h untuk mempelajari tin kah laku promosi kesehatan pada oran dewasa "an bekerja% lansia% klien rehabilitasi jantun dan kanker "an dapat ambulasi. Hasil dari studi ini dipublikasikan untuk mensupport model promosi kesehatan% $imana Pender men atakan seba ai model e!olusi. Nola Pender memberikan kepemimpinan "an san at pentin dalam pen emban an riset keperawatan di amerika serikat. Pekerjaann"a mensupport riset keperawatan nasional di institute kesehatan nasional adalah instrumen untuk pembentukann"a pada tahun &'9&. Pender menjadi presiden 4kademi dari tahun &''& 3 &'';. Seba ai direktur pusat untuk riset keperawatan pada uni!ersitas Mi*hi an pada fakultas keperawatan sejak tahun &''<. 8a terlibat se*ara intensif untuk memban un riset+riset keperawatan. :okus riset adalah pada tin kah laku kesehatan pada anak+ anak dan remaja "an dimulai pada tahun &''&. -ni!ersitas Mi*hi n mewakili harapan $r Pender untuk kelanjutan studi dan pen aruh promosi kesehatan indi!idu terhadap pemahaman ba aimana perilaku mereka pertama kali direkam pada usia muda. $r Pender telah mempublikasikan berba ai artikel pada latihan+latihan% perubahan tin kah laku dan latihan relaksasi seba ai aspek+aspek dari promosi kesehatan. $ia dikenali seba ai ahli dan serin diminta seba ai pembi*ara dan konsultan pada topik ini. b. #onsep Ma"or &). Prior ,elated .eha!ior Se*ara lan sun dan tidak lan sun berpen aruh pada )ikelihood of en a in in health+promotin beha!iors.

1). Personal :a*tors #ate orin"a% biolo is% psikolo is% dan sosiokultur. :aktor ini memprediksikan pemberian perilaku dan dibentuk se*ara alami dalam tar et perilaku menjadi pertimban an. ;). Personal .iolo i*al :a*tors =an termasuk ke dalam faktor ini adalah !ariabel seperti umur% jenis kelamin% Masa indek tubuh% status pubertas% status menopouse% kekuatan% keseimban an. (). Personal Ps"*olo i*al :a*tors =an termasuk kedalam faktor ini adalah har a diri% moti!asi diri% kemampuan diri% definisi kesehatan% pemahaman status kesehatan. 5). Personal So*io*ultural :a*tors =an termasuk ke dalam faktor ini adalah ras% etnik% pendidikan% dan status sosioekonomi. 0). Per*ei!ed .enefits of 4*tion Per*ei!ed .enefits of 4*tion di antisipasikan seba ai hasil akhir positif "an akan terjadi dari perilaku kesehatan. 7). Per*ei!ed .arriers to 4*tion Per*ei!ed .arriers to 4*tion di antisipasikan%di imajinasikan atau blok n"ata dan anti ru i indi!idu seba ai usaha pemberi perilaku. 9). Per*ei!ed Self+2ffi*a*" Per*ei!ed Self+2ffi*a*" adalah pendapat dari kemampuan indi!idu untuk men or anisasikan dan menjalankan sebuah promosi perilaku kesehatan. '). 4*ti!it"+,elated 4ffe*t 4*ti!it"+,elated 4ffe*t di ambarkan seba ai perasaan subjektif positif atau ne atif "an terjadi sebelum% atau sejak men ikuti perilaku dasar "an menstimulus diri dari perilaku dirin"a sendiri.

&<). 8nterpersonal 8nfluen*es Pen aruh ini adalah perilaku "an berfokus pada pen etahuan% ke"akinan atau tata krama dan lainn"a. Pen aruh interpersonal termasuk norma% sosial suport% dan modelin . Sumber utama dari pen aruh interpersonal ini kesehatan. &&). Situational 8nfluen*es Situational 8nfluen*es adalah persepsi dan pen etahuan indi!idu tentan atau ban"ak pemberi situasi atau bahasann"a dapat memfasilitasi men an u perilaku. Pen aruh situasi mun kin mempun"ai maupun tidak lan sun dalam perilaku adalah keluar a% kelompok% dan pemberi pela"anan

pen aruh se*ara lan sun kesehatan.

&1). >ommitment to a plan of a*tion #omitmen ini men perilaku kesehatan. &;). 8mmediate >ompetin $emans and Preferen*es >ompetin $emans adalah alternatif perilaku indi!idu "an terjadi di melibatkan mempun"ai kontrol lemah% karena ada kemun kinan "an >ompetin Preferen*es adalah alternatif perilaku "an ambarkan konsep dari tujuan dan identifikasi dari berperan pentin dalam men implementasi strate i peren*anaan "an

lin kun an seperti bekerja atau kepekaan atau kepekaan keluar a. indi!idu relatif kontrol tin makanan rin an. &(). Health+Promotin .eha!ior Health+Promotin .eha!ior adalah sebuah poin akhir atau hasil akhir dari aksi "an kesehatan "an se*ara lan sun terhadap pen*apaian hasil akhir optimal% pemenuhan positif seperti pen*apaian "an i% seperti memilih i*e *ream atau apel untuk

kebutuhan indi!idu% dan produkti!itas hidup. >ontoh? memilih makanan sehat% manajemen stres% pertumbuhan spiritual% dan memban un hubun an "an positif.

*. Model konseptual Pender &). Health Promotion Model (HPM) HPM (6ambar &) men inte rasikan beberapa a asan. Pusat dari HPM adalah sosial learnin theor" dari 4lbert .andura (&'77 dalam 4lli ood% 1<<<) "an men"atakan pentin n"a proses pen etahuan dalam merubah perilaku. Social learning theory% sekaran diubah menjadi social cognitive theory "an men*akup self beliefs: self-attribution, self a asan utama evaluation, and self efficacy. Self efficacy merupakan

dalam HPM. HPM sama dalam pen ertiann"a den an Health belief model tetapi HPM tidak terbatas han"a dalam memaparkan tentan perilaku pen*e ahan pen"akit. HPM berbeda dari health belief model "an mana HPM tidak memasukkan ketakutan dan an*aman seba ai moti!asi dalam perilaku kesehatan. Tetapi% HPM sumber

men emban kan *akupan perilaku untuk menin katkan kesehatan dan kemampuan untuk men aplikasikann"a sepanjan hidup. >o niti!e+per*eptual 8mportan*e of Health Per*ei!ed >ontrol of Health Per*ei!ed self+effi*a*" $efinition of Health Per*ei!ed Health Status Per*ei!ed .enefits of Health+promotin beha!iors Per*ei!ed barriers to health+promotin beha!iors Modif"in :a*tors $emo raphi* >hara*teristi*s .iolo i*al >hara*teristi*s 8nterpersonal 8nfluen*es Situational :a*tors .eha!ioral :a*tors )ikelihood of en a in in Health+Promotin .eha!iors Parti*ipation in Health+Promotin .eha!ior

>ues to a*tion

6ambar &. Health Promotin Model 1). ,e!ised Health Promotion Model ,asional mere!isi Health Promotion Model adalah dari adan"a analisis studi penelitian. Proses men"empurnakan HPM men alami beberapa perubahan ()ihat ambar &). Pertama% Importance of health, perceived control of health and cues for action dihapus dari model. #edua% definition of health, perceived health status and demographic and biological characteristics telah di masukkan dalam kate ori personal factors pada tahun &'00 dalam re!isi HPM ()ihat ambar 1). Terakhir% re!isi HPM men ikuti ti a !ariabel baru dimana !ariabel tersebut membawa pen aruh kepada indi!idu untuk tertarik dalam perilaku promosi kesehatan "an merupakan outcome dari HPM. (Pender% &'00 dalam Tome" @ 4lli ood% 1<<<) !ariabel tersebut antara lain% a). 4*ti!it"+ related affe*t% b). >ommitment to a plan of a*tion% *). 8mmediate *ompetin demand and preferen*es ()ihat ambar 1) 8ndi!idual >hara*teristi*s 4nd 2Aperien*e .eha!ior+Spe*ifi* Per*ei!ed >o .enefits nitions 4ndof 4ffe*t a*tion Per*ei!ed barriers to a*tion 8mmediate *ompetin demans (low *ontrol) and preferen*es (hi h *ontrol) .eha!ioral /ut*ome

Prior related beha!ior

Per*ei!ed Self+ effi*a*"

4*ti!it"+related affe*t Personal fa*tors? biolo i*al% ps"*holo i*al% so*io*ultural 8nterpersonal influen*es (famil"% peers% pro!iders)% norms% support% models Situational influen*es? options% demand *hara*teristi*s% aestheti*s >ommitment To a plan of a*tion Health+ promotin beha!ior

d. 4sumsi $asar Health Promotion Model menurut Pender &) 1) ;) () 5) Manusia men*oba men*iptakan kondisi a ar tetap hidup di mana mereka dapat men ekspresikan keunikann"a. Manusia mempun"ai kapasitas untuk merefleksikan kesadaran dirin"a% termasuk penilaian terhadap kemampuann"a. Manusia menilai perkemban an seba ai suatu nilai "an positif dan men*oba men*apai keseimban an antara perubahan dan stabilitas. Setiap indi!idu se*ara aktif berusaha men atur perilakun"a. 8ndi!idu merupakan makhluk biopsikososial "an kompleks% berinteraksi den an lin kun ann"a se*ara terus menerus% menjelmakan lin kun an "an diubah se*ara terus menerus. 0) 7) Profesional kesehatan merupakan ba ian dari lin kun an interpersonal "an berpen aruh terhadap manusia sepanjan hidupn"a. Pembentukan kembali konsep diri manusia den an lin kun an adalah pentin untuk perubahan perilaku. e. 4plikasi model teori Pender dalam #eperawatan Nola J. Pender men emban kan Health Promotion Model untuk mendemontrasikan hubun an antara manusia den an lin kun an fisik dan interpersonaln"a dalam berba ai dimensi. Model ini men abun kan dua teori "aitu teori Nilai Pen harapan dan Teori Pembelajaran Sosial dalam perspekstif keperawatan manusia dilihat dari fun si holistik. #onsep dalam teorin"a den an menekankan bahwa sakit membutuhkan bia"a "an mahal dan perilaku promosi kesehatan adalah ekonomis. Pada beberapa ba ian teorin"a memiliki kesamaan pola pandan memandan kelompok maupun mas"arakat. den an teori lain seperti bahwa fokus dari perawatan adalah indi!idu% keluar a%

.

Teori ini dikemukakan den an menampilkan *ontoh+*ontoh "an berdasarkan pen alaman pribadi dan hasil penelitian% sehin di eneralisasi dan konsep+konsep "an diaplikasikan. Teori Health Promotion Model dikemban kan berdasarkan atas riset kualitatif dan kuantitatif% baik di 4merika maupun ne ara lain. .ahkan teori ini saat ini terlibat dalam prakarsa kesehatan lobal dan telah diuji oleh para a"a hidup dapat Model body of sarjana dari Jepan % >hina dan Taiwan untuk mempromosikan ban"ak studi "an ,iset "an a dapat dikemukakan dalam teori dapat

se*ara kultural sesuai den an ne ara mereka. Selama perkemban an teori behubun an den an pen aplikasian teori "an berhubun an den an Health Promotion dijadikan seba ai dasar riset. memberikan kontribusi se*ara umum ba i pen emban an

knowledge dari ilmu keperawatan. Per eseran paradi ma dari kuratif 3 rehabilitatif ke arah promotif dan pre!entif. Pender me"akini bahwa den an mutu kepedulian terhadap promosi kesehatan akan memperbaiki sistem kesehatan se*ara inte ral. Peluan untuk melakukan praktek keperawatan dalam fokus promosi kesehatan akan san at terbuka. .a i Pender adalah sesuatu "an men san at airahkan untuk membawa praktek keperawatan untuk men ubah

perilaku kuratif dan rehabilitatif ke arah perilaku promotif dan rehabilitatif. Pender menekankan pra*ti*al nurse dapat memainkan suatu peran "an san at pentin dalam partnership antar ilmuan dan konsumen serta praktisi untuk men emban kan strate i kepedulian sesuai den an spesifikasi populasi. Health Promotion Model% menjadi sumber informasi pentin bermanfaat ba i setiap oran ko nitif sosial "an "an dan in in men etahui bahwa promosi

kesehatan seseoran san at didukun oleh nilai "an diharapkan serta teori menekankan pada self dire*tion% self re ulation dan persepsi terhadap self effi*a*". Pen ambilan keputusan% tindakan dan effi*a*" diri akan menentukan status kesehatan seseoran . Nola J. Pender telah belajar dari pen alaman pribadi dan hasil penelitiann"a untuk memun*ulkan teori ini. Teori ini san at len kap untuk melakukan ke iatan "an berhubun an den an tindakan promotif dan pre!entif. Namun% teori ini memiliki kelemahan% teori ini tidak dapat dilakukan oleh seseoran den an *a*at mental dan *ela bawaan. Seseoran *a*at mental kemun kinan tidak mampu memiliki harapan nilai dan ko nitif sosial. $emikian ju a den an seseoran "an sudah mendapat *a*at bawaan sejak lahir seperti malfun si

sel+sel "an

berperan untuk da"a tahan tubuh. Teori ini ju a san at sulit den an sosial ekonomi rendah lebih termoti!asi

diterapkan pada klien den an ekonomi lemah dan tin kat pendidikan "an rendah karena seseoran atau *enderun untuk memenuhi kebutuhan dasarn"a dibandin kan den an moti!asi menin katkan status kesehatann"a. Membutuhkan role model "an sempurna untuk mempen aruhi mas"arakat di sekitarn"a. Tena a kesehatan sendiri apakah telah men etahui teori ini dan kalau telah men etahui apakah telah men amalkann"a sehin a bisa mempen aruhi klien atau mas"arakat. Selain itu% mas"arakat masih lebih memper*a"ai buda"an"a sendiri "an menjadi hambatan dalam mensosialisasikan dan men amalkan teori ini.