You are on page 1of 14

JUDUL : Rancang Bangun Sistem Manajemen Energi pada Rumah Menggunakan Jaringan Sensor Nirkabel

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Saat ini teknologi komunikasi nirkabel atau yang lebih dikenal dengan wireless telah mengalami perkembangan yang pesat. Aplikasi teknologi nirkabel sekarang sudah mampu digunakan untuk menjangkau komunikasi disetiap tempat di muka bumi ini. Aplikasi di dalam dan di luar ruangan yang berhasil membuat teknologi nirkabel yang kini dipakai diberbagai bidang, mulai dari industri, universitas bahkan rumah tangga. Kini informasi mengalir dan terbagi tanpa hambatan dimanapun dan kapanpun. Produk-produk teknologi mulai bermunculan. Misalnya untuk area yang pendek seperti Infra Merah dan Bluetooth. Untuk middle area seperti Wireless LAN sedangkan untuk area yang lebih luas seperti jaringan selular GSM dan CDMA. Teknologi nirkabel ini memiliki beberapa keunggulan antara lain akses data real-time, penempatan node di daerah-daerah sulit dan fleksibilitas dalam ekspansi sistem dan konfigurasi jaringan komunikasi. Selain itu, dari sisi ekonomi, harga dari teknologi nirkabel semakin lama semakin menurun. Hal ini didukung dengan data yang dilihat pada gambar di bawah ini. Penurunan harga teknologi ini mendekati linier sehingga estimasi biaya dalam penerapan teknologi yang aplikatif dapat dilakukan dengan representatif.

Gambar 1. Perkembangan Harga Teknologi Nirkabel

Pada dasarnya, suatu jaringan nirkabel memiliki 2 bentuk dasar yaitu infrastructure mode dan ad-hoc mode. Pada bentuk infrastructure mode, jika ada data

maka jalur komunikasinya harus melewati suatu base-station terlebih dahulu. Halhal di atas menimbulkan tantangan yaitu bagaimana membuat suatu gedung atau rumah menjadi lebih cerdas dan mampu mengontrol keamanan rumah serta penggunaan peralatan listrik dalam lingkungannya sehingga tempat tersebut menjadi aman dan nyaman dengan mengimplementasikan teknologi jaringan sensor nirkabel. Data akan langsung dikirim dari node asal ke node tujuan jika berada dalam rentang komunikasi. masih sering ditemui kesulitan dalam mengumpulkan data. pemborosan energi listrik dengan percuma yang menyebabkan tagihan listrik melonjak. Sehingga bentuk ad-hoc ini memungkinkan komunikasi secara single-hop dan multi-hop. jika tidak. dapat menggunakan node lain sebagai node relay. masih sering terjadi peristiwa yang tidak diinginkan seperti kebakaran yang diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian dalam pengoperasian peralatan listrik yang berlebihan serta penggunaan yang tidak terkontrol. (2006). Aplikasi ini memiliki bitrate yang rendah dan berbasis sensor yang disebut Jaringan Sensor Nirkabel. Sedangkan pada bentuk ad-hoc mode. tidak terdapat jalur komunikasi berbasis base-station. Jaringan Sensor Nirkabel ada suatu jaringan nirkabel yang terdiri dari kumpulan node sensor yang tersebar di suatu area tertentu. Agusto dan Nugent. namun juga sudah terdapat di dalam beberapa aplikasi di berbagai bidang dan salah satunya di bidang industri listrik. Kemudian muncul aplikasi potensial dari jaringan nirkabel berbasis ad-hoc. Tiap sensor memiliki kemampuan untuk mengumpulkan data dan berkomunikasi dengan node sensor lainnya. Dengan menggunakan teknologi sensor yang masih konvensional. . Contoh sistem yang memakai bentuk ini adalah sistem selular.JUDUL : Rancang Bangun Sistem Manajemen Energi pada Rumah Menggunakan Jaringan Sensor Nirkabel yang ingin dikirim dari satu node ke node yang lain. Dengan jaringan sensor nirkabel ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam sistem pengontrollan dan pemantauan untuk menyelesaikan masalah di atas. kondisi dalam ruangan yang kurang nyaman akibat suhu dan intensitas cahaya yang kurang pas serta pencurian karena kondisi rumah yang sepi pada kompleks perumahan. Kemajuan teknologi jaringan sensor nirkabel yang pesat tidak lepas dari fakta bahwa sekita 98% prosesor bukan hanya berada di dalam sebuah PC / Laptop. Di tengah keterbatasan suplai energi listrik dan seruan pemerintah untuk menghemat energi listrik.

Tujuan dan Manfaat Adapun tujuan penulisan karya ilmiah ini : 1. Pemantauan dan pendeteksian kinerja peralatan listrik dalam menghemat energi listrik. Untuk mengontrol penggunaan peralatan listrik di rumah dengan menggunakan jaringan sensor nirkabel. . Manfaat dari penulisan karya ilmiah ini adalah dapat mengurangi efek pemanasan global yang semakin mengancam kelangsungan hidup makhluk hidup dengan memanfaatkan jaringan sensor. D. 2. Pengontrollan kinerja peralatan listrik untuk menekan rekening biaya listrik. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang tersebut dapat dirumuskan masalah seperti : 1. Bagaimana mengontrol penggunaan peralatan listrik di rumah dengan menggunakan jaringan sensor nirkabel? C. Bagaimana menghemat energi listrik dan biaya dengan memanfaatkan jaringan sensor nirkabel? 2. Ruang Lingkup Rancang bangun sistem manajemen energi pada rumah berbasis jaringan sensor nirkabel lebih difokuskan pada : 1. 2.JUDUL : Rancang Bangun Sistem Manajemen Energi pada Rumah Menggunakan Jaringan Sensor Nirkabel B. Untuk menghemat energi listrik dan biaya dengan memanfaatkan jaringan sensor nirkabel.

Protokol Generik dari Jaringan Sensor Nirkabel .JUDUL : Rancang Bangun Sistem Manajemen Energi pada Rumah Menggunakan Jaringan Sensor Nirkabel BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. mengambil data sensing. Pendapat yang sedikit berbeda juga dikemukakan Willey dan Sons (2007) bahwa Jaringan sensor nirkabel merupakan generasi baru dari sistem sensor (sensory sistem) yang mempunyai keterbatasan energi. Konsep Dasar Jaringan Sensor Nirkabel Teknologi yang terus berkembang sampai hari ini membawa kita untuk melihat masa depan dari sekumpulan piranti yang memiliki konsumsi daya rendah. pemrosesan data yang lambat. yang bersifat awareness. Para peneliti telah mencoba mengembangkan beberapa protokol baru yang khusus didesain untuk jaringan sensor nirkabel. dengan integrasi sensor di dalamnya yang berjalan secara terprogram pada lingkungan fisik secara bersama-sama pada jaringan nirkabel. kapasitas pemyimpan data yang kecil serta dioperasikan dalam suatu lingkungan dalam waktu lama. menurut Erwin dan Wirawan (2009:2) Jaringan sensor nirkabel (Wireless Sensor Network) digambarkan sebagai penyebaran suatu kelompok sensor pintar (Smart Sensor) berukuran kecil secara luas di mana masingmasing titik sensornya memiliki kemampuan untuk merasakan (sensing). Menurut Hamidjoyo (2010:1) Sensor dapat didefinisikan sebagai piranti yang menerima dan merespon sinyal atau stimulus. Secara umum. Fokus penelitian lebih kepada protokol routing. Gambar 2. memproses dan berkomunikasi serta melakukan fungsi pengawasan (monitoring) terhadap keadaan suatu lingkungan indoor maupun outdoor secara kolektif. karena adanya perbedaan yang mendasar antara jaringan biasa dibandingkan dengan jaringan sensor (baik arsitektur jaringan maupun aplikasi). Gambar 2 di bawah ini menurut Willey dan Sons (2007) menunjukkan model protokol generik yang dapat digunakan untuk mendeskripsikan jalur komunikasi di dalam jaringan sensor nirkabel.

2. memproses data.Pembatasan pada energi. Karakterisik Jaringan Sensor Node sensor merupakan kesatuan beberapa perangkat yang terdiri dari CPU (untuk pemrosesan data). baterai (sebagai sumber energi) dan tranceiver (sebagai pengirim dan penerima sinyal radio dari dan kepada node yang lain). 5. daya transmit. Beberapa node sensor yang tergabung dalam sebuah jaringan melalui media nirkabel disebut sebagai jaringan sensor nirkabel yang berperan dalam mendeteksi kejadian (events) atau fenomena. serta mengirimkan hasilnya kepada user yang membutuhkan. memori (untuk menyimpan data). Penyebaran yang rapat dan kemudahan pengaturan dari node sensor. Kemampuan broadcast dalam jarak pendek dan multihop routing. mengumpulkan. Perubahan topologi merujuk pada kegagalan node. Kemampuan mengorganisasi diri sendiri. Perbandingan spesifikasi beberapa teknologi wireless B.JUDUL : Rancang Bangun Sistem Manajemen Energi pada Rumah Menggunakan Jaringan Sensor Nirkabel Adapun terdapat tabel dibawah ini yang menjelaskan perbandingan spesifikasi beberapa teknologi wireless Tabel 1. 4. Karakteristik yang mendasar dari sebuah jaringan sensor nirkabel antara lain : 1. 3. . memori dan kemampuan komputasi.

Pada gambar tersebut juga dapat dilihat kemampuan jaringan sensor nirkabel untuk berintegrasi dengan jaringan internet melalui base station. komputasi.JUDUL : Rancang Bangun Sistem Manajemen Energi pada Rumah Menggunakan Jaringan Sensor Nirkabel Gambar 3. observasi. Gambar 3. Struktur Sebuah Sensor Dalam Jaringan Sensor Nirkabel C. dan reaksi terhadap kejadian dan fenonema yang terjadi pada suatu lingkungan yang spesifik. Secara umum. Lingkungan yang dimaksud dapat berupa dunia secara fisik(bumi). sehingga monitoring dapat dilakukan dimana saja. dan elemen komunikasi yang memberikan kemampuan kepada administrator untuk melakukan instrumentasi. sebuah sistem biologi atau sebuah lingkungan kerja teknologi informasi. Ilustrasi Jaringan Nirkabel . Komponen-komponen Jaringan Sensor Nirkabel Sebuah jaringan sensor yang merupakan sebuah infrastruktur yang terdiri dari elemen sensing (pengukuran). ilustrasi mengenai Jaringan Sensor Nirkabel termasuk komponen-komponen yang terdapat di dalamnya (node sensor dan sink) dapat dilihat pada gambar 3.

Menurut Karl dan Willig (2005) Dalam merancang sistem manajemen energi pada rumah menggunakan jaringan sensor nirkabel. Prinsip Kerja Jaringan Sensor Nirkabel Pada bagian ini. tree. temperatur. Secara umum. Gambar 4. Semua node pada jaringan ini sudah ada identitas pengenalnya. maka dipilihlah topologi mesh. fully connected dan mesh. kelembaban serta pergerakan dalam suatu ruangan E. Pada topologi mesh. Berdasarkan pertimbangan di atas. kadang disimpan sebelum dikirimkan ke gateway yang mempunyai fitur lebih lengkap untuk pemrosesan data yang kemudian dikirim ke base station. topologi jaringan sensor nirkabel terdiri dari dua atau tiga jaringan node yang secara multihop seperti pada gambar 5. Data hasil penginderaan mengalami proses awal pada node. bus.JUDUL : Rancang Bangun Sistem Manajemen Energi pada Rumah Menggunakan Jaringan Sensor Nirkabel D. node tersebar dan komunikasi data antar node dikirim bertahap melalui node terdekatnya. sebab cocok untuk jaringan dengan node yang banyak atau yang tersebar di lingkungan yang luas. ada 6 topologi dasar jaringan komunikasi yang dikenal adalah topologi star. kinerja dari sistem jaringan sensor nirkabel yang dibuat untuk manajemen energi listrik diujicobakan dalam suatu miniatur rumah berukuran 1m3 untuk pemantauan dan pengontrolan cahaya. Dasar-Dasar Perancangan Sistem Manajemen Energi pada Rumah Menggunakan Jaringan Sensor Nirkabel Perancangan proses atau perancangan model sistem bertujuan untuk menggambarkan alur proses dalam perjalanan sistem. Topologi Wireless Sensor Network . ring.

Dan di bawah ini adalah komponen software wireless sensor network :  Sensor node membutuhkan sistem operasi untuk mengatur hardware dari sensor Sensor node membutuhkan sistem operasi untuk mengatur hardware dari sensor agar dapat berinteraksi dengan software aplikasinya. Gambar 6. memory DDR2 1GB. serta server dan kontroller.  Server : contoh processor Intel pentium dual core CPU T2390 @ 1. Lapisan terbawah terkait perangkat keras. dimmer. hardware sebagai alat dan software sebagai bahan. Berikut adalah Komponen hardware dalam Wireless Sensor Network terdiri dari :  Sensorboard : contoh tipe MTS240  Mode Processor : contoh Mote (MPR 2400)  Gateway : contoh tipe MIB 600 untuk komunikasi jaringan sensor dan interface ethernet programming board (EPRB) untuk komunikasi server. dan lapisan tertinggi adalah aplikasi yang digunakan. Alat dan Bahan Pada rancangan ini. Contoh sistem operasi yang digunakan adalah TinyOS dengan bahasa pemrograman NesC.86 GHz. 2005 ) . switch panel.  TinyOS mengorganisir komponen perangkat lunaknya dalam beberapa lapisan. Lapisan TinyOs (Sumber : Crossbow Technology. penulis menggunakan hardware dan software. motor stepper DC 12V.JUDUL : Rancang Bangun Sistem Manajemen Energi pada Rumah Menggunakan Jaringan Sensor Nirkabel BAB III METODE PENELITIAN A. Pada bagian hardware atau perangkat keras dibagi menjadi 3 bagian yaitu sensor dan interface.  Kontroler : contoh DT-51.

o Gateway mengolah data sensing dan mengirimkan ke server o Server memproses data dari gateway untuk ditampilkan. Blok Sistem Manajemen Energi menggunakan jaringan sensor nirkabel Cara kerja dari desain dan jaringan yang dibangun adalah sebagai berikut : o Sensorboard mengumpulkan data berupa intensitas cahaya. temperatur. ada beberapa software pendukung yang dipakai yaitu Lantronix Device Installer. Prosedur dan Langkah Kerja Perancangan sistem manajemen energi pada rumah menggunakan jaringan sensor nirkabel memberikan gambaran bagaimana hasil dari sistem ini dibuat. . kelembaban dan pergerakan objek dalam ruangan. o Kontroller mengendalikan switch untuk menaikkan atau menurunkan kinerja peralatan listrik. Bila sensor melaporkan parameter yang melewati batasan yang ditentukan. o Mote kemudian mengirimkan data sensing ke gateway. Perancangan Alur Kerja Sistem Gambar di bawah ini menunjukkan blok sistem manajemen energi menggunakan jaringan sensor nirkabel Gambar 7. B. Serial Forwarder (Message Center dan Listen) dan SensorViz yang akan menjadi GUI. server memberi perintah kepada kontroller. 1.JUDUL : Rancang Bangun Sistem Manajemen Energi pada Rumah Menggunakan Jaringan Sensor Nirkabel Selain TinyOS. Cygwin.

.freescale. Model Rumah dengan pengontol otomatis (www. Saat penggunaan energi listrik mencapai titik maksimal dari yang telah ditentukan. Sensor gerakan yang berada diluar dan di dalam ruangan untuk mencegah tamu tak diundang tetap aktif saat peralatan listrik yang lain diturunkan kinerjanya. bukan saja keadaan rumah menjadi nyaman dan aman tetapi sudah memperhatikan isu global warming. temperatur dan kelembaban ruangan. Lampu adalah salah satu penyerap energi terbesar yang bisa diatur untuk menghemat energi dan biaya.JUDUL : Rancang Bangun Sistem Manajemen Energi pada Rumah Menggunakan Jaringan Sensor Nirkabel 2. Pada tahap ini akan dijelaskan bagaimana komponenkomponen dibuat. maka selanjutnya akan dilakukan tahap pembuatan sistem manajemen energi pada rumah menggunakaan jaringan sensor nirkabel. secara otomatis jaringan sensor akan mengirim data ke gateway untuk diproses dan kontroller akan menurunkan nilai cahaya.com/zigbee) 3. Jaringan sensor nirkabel dapat dirancang untuk mengatur dengan tepat sesuai keinginan secara manual atau otomatis semua peralatan listrik yang akan dikontrol sehingga dapat menekan penggunaan energi dan biaya. Dengan adanya pengaturan penggunaan energi pada gambar 8 di bawah ini. Perancangan Sistem Yang diterapkan pada Rumah Pada bagian ini menjelaskan bagaimana pemilik rumah melakukan pengaturan energi listrik dengan bantuan jaringan sensor nirkabel. Pembuatan komponen-komponen sistem manajemen energi pada rumah menggunakan jaringan sensor nirkabel Setelah melakukan perancangan. Gambar 8.

telnet login. Elektromekanik : Baterai 2xAA. layanan pengunci. kecepatan data 10 MBps (10 Base-T). tekanan. User Interface LED (merah. produksi Crossbow Technology. Pemrograman dalam sistem (In-System Programming) . Transceiver Radio : frekuensi kerja 2400 MHz – 2483. o Server : Prosessor Intel Pentium Dual Core CPU T2390 @ 1. berat 18 gram (tidak termasuk baterai). sumber daya PoE 5V.86 GHz. Sensorboard dipasang pada mote Micaz MPR2400 yang akan memancarkan data sensing menuju gateway. pemakaian arus 19. user interface LED (merah. .3.7ma (mode terima). Measurement Flash 512 Kbyte. berbasis protokol IEEE 802. kecepatan pengiriman data 250 kbps.7 V – 3. interface UART. password keamanan. internal web server. Sensorboard ini dapat mengindera adanya cahaya. 17. hijau). pemakaian arus 8 mA (mode aktif). Memory DDR2 1 GB. 11ma (pengiriman -10dbm). komunikasi serial UART.4dbm (pengiriman 0dbm). o Gateway : Interface Node . Protokol UISP (UART in-system programming). Tipe MIB 600 untuk komunikasi jaringan sensor dan interface Programming Board (EPRB) untuk komunikasi Crossbow Technology. ukuran 58x32x7 (tidak termasuk baterai). Interface LAN . sensitivitas penerima -90 dbm (min). Fisik : Dimensi 11. Interface jaringan ethernet : konektor RJ45. sumber daya lain 2. hijau). kuning.76cm x 5. -94 dbm (typ).5 MHz. 51-pin konektor ekspansi. konektor ekspansi 51-pin. MTS240 juga mempunyai modul GPS. LED indikator ISP aktif.0 dbm.54cm. daya kirim -24 dbm . Ethernet Produksi RTL8186/8111PCI-E Gigabit Ethernet.82cm x 2.3 V. serta gerakan sesuai dengan jumlah sensor yang onboard. Network Interface Card (NIC) Realtek server. Gateway digunakan untuk melewatkan paket dari jaringan sensor kepada server. kuning. 14ma (pengiriman 5dbm). temperature. 1 A (mode sleep). 10 bit ADC (0-3 volt). Program Flash Memory 128 Kbyte. o Mote Processor : Processor Atmel ATMega 128L.JUDUL : Rancang Bangun Sistem Manajemen Energi pada Rumah Menggunakan Jaringan Sensor Nirkabel o Sensorboard : Tipe MTS420. < 15 A mode sleep. kelembaban. RESET node. 20 A (mode idle). serial login.

komponen yang telah disebutkan diatas. Mote base station ditempelkan pada gateway sedangkan sensor board ditempelkan . Software ini dapat digunakan untuk memberikan alamat IP pada gateway. dimmer. switch panel.168. Mote (MPR 2400) dan sensorboard MTS240 C. motor stepper DC 12V. mote dan gateway dapat dilihat pada Gambar 6. Gambar 9. Caranya yaitu dengan menempelkan mote ke soket yang ada pada gateway yang dihubungkan dengan server lewat konektor ethernet untuk diinject. Sensorboard yang ditempelkan diatas mote nantinya disebut node. Tahap perakitan komponen-komponen sistem manajemen energi pada rumah mengggunakan jaringan sensor nirkabel Pada tahap ini. 4 buah mote difungsikan sebagai node dan sebuah mote difungsikan sebagai base station. Prosedur dan Langkah Pengujian Sebelum dioperasikan. Injeksi dilakukan dengan bantuan software Cygwin (Cygnus Linux for Windows).JUDUL : Rancang Bangun Sistem Manajemen Energi pada Rumah Menggunakan Jaringan Sensor Nirkabel o Kontroler : Minimum system microcontroller DT-51.1. gateway diberi IP menggunakan Lantronix Device Installer. Dalam pengujian ini. Setelah itu mote diinject dengan software untuk menentukan fungsinya sebagai node atau base station dan diberi IP address untuk bisa berhubungan dengan gateway dan server. yaitu program aplikasi berbasis Linux yang bekerja dalam Windows. bahkan mengatur port yang ada pada gateway serta mampu melakukan pengaturan hardware baik secara grafis ataupun melalui mode text . software yang digunakan untuk manajemen perangkat gateway (MIB600). kemudian dirakit. Adapun Bentuk fisik dari sensorboard. 4. mengatur baud rate gateway.5/24 pada gateway. Gateway (MIB 600). Pada desain ini diberikan alamat IP 192.

D. Dibutuhkan posisi sensor dari permukaan lantai serta jarak antar sensor sebab hal tersebut mempengaruhi kualitas jaringan dalam hal penerimaan paket data. merupakan sistem yang diharapkan berfungsi sesuai dengan tujuan dibuatnya. . Pembacaan dan penampilan paket data di server menggunakan program Serial Forwarder. Data sensing kemudian dipancarkan ke mote base station yang diintegrasikan dengan gateway untuk diolah dan dikirim ke server untuk ditampilkan. Manajemen tugas sensor. Teknik Analisa Data Sistem manajemen energi pada rumah menggunakan jaringan sensor nirkabel ini. Tools ini mampu mengkonversi data hexadecimal menjadi decimal dan data engineer unit yang lebih mudah dimengerti. Selain itu jumlah hop harus dibatasi untuk menghemat penggunaan energi baterai sehingga pemantauan bisa dilakukan lebih lama pada rumah. Node kemudian disebarkan dibeberapa titik dalam ruangan dan diaktifkan untuk mulai mengumpulkan data sensing. Tools lain yang bekerja dalam jendela Cygwin dan mirip Listen adalah Xlisten. digunakan dua tools yaitu Listen yang bekerja pada jendela Cygwin dan Message Center yang bekerja pada jendela Java. Program ini bertugas meneruskan data sensing sebelum tools ke server melalui port ethernet dan harus dijalankan Message Center diaktifkan. Data yang dihasilkan kedua tools tadi masih berupa deretan bilangan Hexadecimal.JUDUL : Rancang Bangun Sistem Manajemen Energi pada Rumah Menggunakan Jaringan Sensor Nirkabel pada mote untuk menjadi node. teknik komunikasi data antar sensor dan gateway serta monitoring jaringan dan pengamatan data diatur dengan TinyOS. Untuk pengamatan dan penyimpanan paket data.

“Tiny OS Overview”.M dan Wirawan.JUDUL : Rancang Bangun Sistem Manajemen Energi pada Rumah Menggunakan Jaringan Sensor Nirkabel DAFTAR PUSTAKA Augusto J. New York. dan Willig A. “Smart Sensor Networks : Technologies and Applications for Greeen Growth”. www. John Wiley & Sons Inc. (2005). OECD. Surabaya : Fakultas Teknik Informatika Institut Teknologi Sebelas November.rit. Laporan Hasil Penelitian. Karl H.pdf Erwin. DSTI/ICCP/IE(2009)4/FINAL. Crossbow Technology.ce. www.edu/~fxheec/cisco_urp/cd_seminar/Presentations/Day1All/03_TinyOS_O verview. NewYork. Springer. (2006) : Designing Smart Homes . “Desain Manajemen Energi pada Gedung Berbasis Jaringan Sensor Nirkabel”. 2009. S.com/zigbee . 2009. Protocols and architectures for wireless sensor networks.freescale. Paris. OECD.C & Nugent C.D.