TUGAS KESEHATAN LINGKUNGAN

MAKALAH LIMBAH

Oleh : Cahya Septia Sardiawan ( 13120706026 )

PROGRAM STUDI S1 ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS ILMU KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS DHYANA PURA BALI 2013

. Mulailah timbuh tumpukan limbah atau pun sampah yang tidak di buang sebagaimana mestinya. Latar Belakang Dimulai dengan makin maraknya industri besar yang berdiri serta kehidupan masyarakat yang tidak peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Maka dari itu karya tulis ini akan dilengkapi dengan faktor – faktor yang timbul dan upaya – upaya yang dapat dilakukan mengenai masalah limbah. Dengan maksud supaya makalah tentang Dampak Limbah serta Penanggulangannya ini dapat dijadikan masukan untuk membenahi kualitas kehidupan karena adanya limbah ataupun sampah yang tidak di buang sebagaimana mestinya. kami telah susun karya tulis ini dengan rinci. Pada makalah ini terdapat beberapa cara yang dapat ditempuh guna meminimalisir dampak dari limbah ataupun sampah dan akhirnya kita dapat bersama mengurangi dampak dari adanya limbah ataupun sampah. Oleh karena itu. Karena sampah sebenarnya ada juga yang masih dapat dimanfaatkan terutama limbah hewan yang dapt dijadiak pupuk atau limbah plastic dengan cara mendaur ulang serta limbah lain yang bias dimanfaatkan.BAB I PENDAHULUAN A. Hal ini berakibat pada kehidupan manusia di bumi yang menjadi tidak sehat sehingga menurunkan kualitas kehidupan terutama pada lingkungan sekitar.

Berdampak luas (penyebarannya) Luasnya dampak yang di timbulkan oleh limbah ini merupakan efek dari karakteristik limbah yang berukuran mikro yang tak dapat dilihat dengan mata telanjang. Bila ditinjau secara kimiawi. Dinamis Mungkin yang dimaksud dinamis disini adalah tentang cara pencemarannya yang tidak dalam waktu singkat menyebar dan mengakibatkan pencermaran. Biasanya limbah dalam menyerbar di perlukan waktu yang cukup lama dan tidak diketahui dengan hanya melihat saja. limbah ini terdiri dari bahan kimia organik dan anorganik. Berdampak jangka panjang (antar generasi) Dampak yang ditimbulkan limbah terutama limbah kimia biasanya tidak sekedar berdampak pada orang yang terkena tetapi dapat mengakibatkan turunannya mengalami hal serupa. Karakteristik limbah : Pada umumnya sesuatu yang ada di bumi ini memiliki suatu karakteristik yang berbeda. B. Dengan konsentrasi dan kuantitas tertentu. Pengertian Limbah Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga. 4. . 2. sehingga perlu dilakukan penanganan terhadap limbah. yang lebih dikenal sebagai sampah) atau juga dapat dihasilkan oleh alam yang kehadirannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis.penanganan limbah ini tentunya tidak hanya sekedar mengolahnya/ mendaur ulangnya langsung tanpa memperhatikan jenis limbah dan cara penangannanya karena dari setiap limbah yang ada mempunyai cirri berbeda terhadap dampak yang ditimbulkanya. Berukuran mikro Karekteristik ini merupakan karakterisik pada besar kecilnya limbah/ volumenya. Kejadian ini terajadi di Teluk Minamata dan Sungai Jintsu karena pencemaran oleh raksa (Hg).BAB II PEMBAHASAN A. Hal ini dikarenakan ukuran limbah yang tidak dapat dilihat 3. Contoh dari limbah yang berukuran mikro atau kecil atau bahkan tidak bias terlihat adalah limbah industri berupa bahan kimia yang tidak terpakai yang di buang tidak sesuai dengan prosedur pembuangan yang dianjurkan. Termasuk juga limbah yang mempunyai karakteristik sebagai berikut : 1. Contoh dari besarnya dampak yang ditimbulkan yaitu adanya istilah “Minamata disease” atau keracunan raksa (Hg) di Jepang yang mengakibatkan nelayan-nelayan mengidap paralis (hilangnya kemampuan untuk bergerak karena kerusakan pada saraf). kehadiran limbah dapat berdampak negatif terhadap lingkungan terutama bagi kesehatan manusia.

Kandungan Bahan Pencemar Kandunngan yang terdapat di limbah ini mengakibatkan pencemaran lingkungan apabila kandunganya berbahaya dapat mengakibatkan pencemaran yang fatal bahkan dapat membunuh manusia serta mahluk hidup sekitar. Dengan semakin banyak frekuensi limbah tentunya pembuanganlimbah menjadi tidak terkandali dan usaha untuk mengolahnya tidak dapat maksimal dikarenakan pengolahan limbah yang masih jauh dari harapan kita semua. Berikut adalah limbah yang dihasilkan oleh aktivitas manusia misalnya :  Hasil pembakaran bahan bakar pada industry dan juga kendaran bermotor  Pengolahan bahan tambang dan minyak bumi  Pembakaran hutan untuk membuka lahan pertanian ataupun perumahan 2. Aktivitas manusia Saat manusia melakukan aktivitas untuk menghasikan sesuatu barang produksi maka akan timbul suatu limbah karena tidak mampunya pengolahan yang dilakukan oleh manusia menggunkan mesin dan juga sulitnya untuk mengolah barang yang tidak berguna menjadi barang yang bias dimanfaatkan untuk keperluan manusia.berikut ini contoh dari aktivitas alam yang menghasilkan limbah yaitu :  Pembusukan bahan organik alami  Adanya aktifitas gunung berapi  Banjir.Dari karakteristik limbah di atas pencemaran limbah juga didukung oleh adanya faktor-faktor yang mempengaruhi pencemaran limbah terhadap lingkungan diantaranya : 1. C. Aktivitas alam Selain dari aktivitas diatas pencemaran limbah di bumi juga di timbulkan oleh aktivitas alam walaupun jumlahnya sangat sedikit pengaruhnya terhadap lingkungan karena lokasinya yang biasanya bersifat lokal. 3. longsor serta  Aktivitas alam yang lain . Sumber dan Jenis Limbah Sumber adanya limbah sebenarnya banyak sekali tetapi pada pengelompokannya sumber limbah terdiri dari : 1. Frekuensi Pembuangan Limbah Pada saat sekarang ini pembuangan limbah semakin naik frekuensinya di karenakan banyaknya industry yang berdiri. 2. Volume Limbah Tentunya semakin banyak limbah yang dihasilkan oleh manusia dampak yang akan ditimbulkan semakin besar pula terasa.

c) Pertambahan penduduk Semakin banyaknya penduduk di bumi ini mengakibatkan bertambah meningkatnya kebutuhan akan tempat tinggal serta meingkatnya jumlah kebutuhan akan barang. restoran dan hotel. Dari sekian banyaknya limbah ini dapat dikelompokan berdasar sumber dari limbah ini berasal seperti penjelasan di bawah ini :     Garbage yaitu sisa pengelolaan atau sisa makanan yang mudah membusuk. kaleng. kotoran hewan dan lain sebagainya. Misal limbah yang dihasilkan oleh rumah tangga. sapi.pecahan kaca.Karena kedua aktivitas ini menimbulkan limbah yang mencemari lingkungan. Hal ini dapat menimbulkan berberpa macam masal seperti :  Pembukaan lahan untuk pemukiman dan saran transportasi Pembukaan lahan untuk pemukiman dan saran transportasi berdampak terhadap semakin berkurangnya hutan untuk mengurangi kadar pencemaran lingkungan. Rubbish yaitu bahan atau limbah yang tidak mudah membusuk yang terdiri dari bahan yang mudah terbakar seperti kayu dan kertas atau bahan yang tidak mudah terbakar seperti klaeng dan kaca Ashes yaitu sejenis abu hasil dari proses pembakaran seperti pembakaran kayu. Dead animal yaitu segala jenis bangkai yang membusuk seperti bangkai kuda. Walaupun dilain pihak limbah terus meningkat terutama diakibatkan oleh aktivitas manusia hal ini didorong oleh beberapa faktor sebagai berikut : a) Perkembangan industri Perkembangan industri yang sangat cepat baik pertambangan.  Penimbunan sampah Semakin hari kita melihat banyaknya sampah yang menumpuk karena pembuangannya yang sembarangan dan mungkin juga karena kurang mampunya tempat pembuangan sampah untuk menampung sampah atau yang biasa disebut TPA (Tempat Pembuangan Akhir) dalam menampung sampah sehingga sampah menumpuk di suatu tempat yang berdampak menurunnya kualitas lingkungan sekitar Bermacam-macam limbah mungkin akan kita temui di sekitar kita. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan barang dengan cepat tetapi di lain hal perkembangan teknologi berakibat pada semakin banyaknya limbah yang dihasilkan oleh teknologi itu sendiri. Pernahkah anda melihat sampah plastic. manusia di bumi terus mengembangkan teknologi untuk mencegah dampak pencemaran lingkungan. kucing tikus dan lain-lain. batubara maupun abu dari hasil industry. . transportasi dan manufakur atau pabrik yang mengahsilkan limbah dalam jumlah yang relative besar sehingga terjadi pembuangan limbah yang kurang terkontrol karena kurannya teknologi untuk membuat limbah menjadi barang yang terurai atau ramah lingkungan b) Modernisasi Pada saat sekarang perkembangan teknologi untuk menghasilkan barang semakin marak digunakan dikalangan orang yang mengeluti bidang industry.

sampah dibedakan menjadi dua. yaitu:   Sampah Organik : yaitu sampah yang mudah membusuk seperti sisa makanan. Setiap aktivitas yang dilakukan. setiap kawasan wisata alam harus menjaga keunikan. Di negara-negara berkembang komposisi sampah terbanyak adalah sampah organik. Missal industry kaleng dengan potongan kaleng-kaleng yang tidak terolah. sayuran. Dampak Negatif Pemanfaatannya Limbah Sampah Terhadap Lingkungan dan Kawasan wisata alam merupakan tempat yang menarik untuk dikunjungi. Sampah apabila dibiarkan tidak dikelola dapat menjadi ancaman yang serius bagi kelangsungan dan kelestarian kawasan wisata alam. Selain itu kawasan wisata alam adalah sarana tempat terjadinya interaksi sosial dan aktivitas ekonomi. Beberapa sampah anorganik yang dapat dijual adalah plastik wadah pembungkus makanan. daun-daun kering. akan menghasilkan manfaat ekonomi bagi kawasan tersebut. kertas. dan sampah anorganik sebesar ± 30%. Sebaliknya. botol dan gelas minuman. . sebesar 60 – 70%. kaleng. baik oleh wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara yang menyenangi nuansa alami. maka aktivitas dikawasan tersebut akan meningkat. Sampah ini dapat diolah lebih lanjut menjadi kompos. 2. Untuk menjaring masyarakat dan wisatawan sebanyak mungkin. kaleng. dan dapat juga mempengaruhi penerimaan devisa negara. baik aktivitas sosial maupun ekonomi. D. kaca. dan kertas. Komposisi Sampah Berdasarkan komposisinya. maupun karton. sampah memiliki nilai potensial. dan pemanfaatan lain sebagai bahan pembuatan kompos yang dapat digunakan untuk memperbaiki lahan kritis di berbagai daerah di Indonesia. Semakin banyak kunjungan wisatawan. kelestarian.  Street sweeping yaitu segala jenis sampah atau kotoran yang berserakan di jalan karena perbuatan orang yang tidak bertanggungjawab. baik kertas koran. Industrial waste yaitu benda-benda padat sisa dari industry yang tidak tepakai atau dibuang. dan sebagainya. kayu. dan keindahannya. seperti plastik wadah pembungkus makanan. Sampah Anorganik : yaitu sampah yang tidak mudah membusuk. Contoh Dari Pencemaran Limbah dan Upaya Pengolahannya. apabila dikelola dengan baik. plastik mainan. HVS. Sampah ini dapat dijadikan sampah komersil atau sampah yang laku dijual untuk dijadikan produk lainnya. dan sebagainya. peningkatan kualitas dan estetika lingkungan. botol dan gelas bekas minuman. 1. seperti penyediaan lapangan pekerjaan. Namun yang harus diingat adalah bahwa limbah atau sampah yang ditimbulkan dari kegiatan tersebut dapat mengancam kawasan wisata alam.

koran bekas. kaleng. : Pemanfaatan kembali secara langsung. serta lingkungan yang terkena dampak juga semakin sedikit. yang berarti devisa negara juga menurun. botol.  Pemanfaatan Kembali Kegiatan pemanfaatan sampah kembali. dapat direduksi hingga mencapai 25%. Akibatnya jumlah kunjungan wisatawan menurun. plastik. Tahapan Pengelolaan sampah yang dapat dilakukan di kawasan wisata alam adalah:  Pencegahan dan Pengurangan Sampah dari Sumbernya Kegiatan ini dimulai dengan kegiatan pemilahan atau pemisahan sampah organik dan anorganik dengan menyediakan tempat sampah organik dan anorganik disetiap kawasan yang sering dikunjungi wisatawan. E.  Tempat Pembuangan Sampah Akhir . kotor dan berserakan akan menjadikan lingkungan tidak indah untuk dipandang mata. Berdasarkan hasil. misalnya pembuatan kerajinan yang berbahan baku dari barang bekas. Sedangkan pemanfaatan kembali secara tidak langsung. Filosofi pengelolaan sampah adalah bahwa semakin sedikit dan semakin dekat sampah dikelola dari sumbernya.  Terhambatnya pembangunan negara : Dengan menurunnya kualitas dan estetika lingkungan. misalnya menjual barang bekas seperti kertas. maka setiap kegiatan pengelolaan sampah harus mengikuti filosofi pengelolaan sampah. Ancaman Bagi Kawasan Wisata Alam Dampak negatif yang ditimbulkan dari sampah yang tidak dikelola dengan baik adalah sebagai berikut:  Gangguan Kesehatan : Timbulan sampah dapat menjadi tempat pembiakan lalat yang dapat mendorong penularan infeksi dan dapat menimbulkan penyakit yang terkait dengan tikus. seperti composting (pengomposan). Sampah yang mudah membusuk dapat diubah menjadi pupuk kompos yang ramah lingkungan untuk melestarikan fungsi kawasan wisata. terdiri atas:  Pemanfaatan sampah organik.  Pemanfaatan sampah anorganik. mengakibatkan pengunjung atau wisatawan enggan untuk mengunjungi daerah wisata tersebut karena merasa tidak nyaman. Pengelolaan Sampah Agar pengelolaan sampah berlangsung dengan baik dan mencapai tujuan yang diinginkan.  Menurunnya kualitas lingkungan  Menurunnya estetika lingkungan : Timbulan sampah yang bau. dan daerah wisata tersebut menjadi tidak menarik untuk dikunjungi.3. gelas dan botol air minum dalam kemasan. penelitian diketahui bahwa dengan melakukan kegiatancomposting sampah organik yang komposisinya mencapai 70%. maka pengelolaannya akan menjadi lebih mudah dan baik. atau kertas daur ulang. baik secara langsung maupun tidak langsung.

kita mampu berbuat lebih untuk hal ini yaitu dengan menggunakan kembali (reuse) kantung plastik yang disimpan di rumah.penggunaan bahan plastik bisa kita temukan di hampir seluruh aktivitas hidup kita.7 ton sedangkan pada tahun 1999 sebesar 182. khususnya kita yang berada di Indonesia. Plastik yang paling umum digunakan dalam kehidupan seharihari adalah dalam bentuk thermoplastic. Limbah Plastik Nama plastik mewakili ribuan bahan yang berbeda sifat fisis. Data BPS tahun 1999 menunjukkan bahwa volume perdagangan plastik impor Indonesia. sehingga pengelola wisata dapat mengoptimalkan penggunaan pemanfaatan kawasan. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat pada tahun-tahun selanjutnya. dan kimia. Sebagai konsekuensinya.  Mengurangi beban Pemda dalam mengelola sampah. disebabkan sifat-sifat yang dimiliki plastik. Secara garis besar plastik dapat digolongkan menjadi dua golongan besar. sisa sampah akhir yang benar-benar tidak dapat dimanfaatkan lagi hanya sebesar ± 10%. Dengan demikian secara tidak langsung kita telah mengurangi limbah plastik yang dapat terbuang percuma setelah digunakan . Plastik juga merupakan bahan anorganik buatan yang tersusun dari bahanbahan kimia yang cukup berahaya bagi lingkungan. sehingga dalam kurun waktu tersebut terjadi peningkatan sebesar 34. Thermoplastic dapat dibentuk kembali dengan mudah dan diproses menjadi bentuk lain.  Mengurangi biaya angkut sampah ke TPS. mengurangi luasan kebutuhan tempat untuk lokasi TPS. serta memperkecil permasalahan sampah yang saat ini dihadapi oleh banyak pemerintah daerah. mekanis. Pengelolaan sampah yang dilakukan di kawasan wisata alam. Untuk menguraikan sampah plastik itu sendiri membutuhkan kurang lebih 80 tahun agar dapat terdegradasi secara sempurna. dan pada akhirnya akhirnya menjadi masalah bagi lingkungan. tidak terurai secara alami. maupun tidak dapat berkarat.  Tidak memerlukan TPS yang luas. Menurut Hartono (1998) komposisi sampah atau limbah plastik yang dibuang oleh setiap rumah tangga adalah 9. diantaranya adalah:  Menjaga keindahan. sedangkan jenis thermoset bila telah mengeras tidak dapat dilunakkan kembali. Limbah daripada plastik ini sangatlah sulit untuk diuraikan secara alami. harus dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA).523. Oleh karena itu penggunaan bahan plastik dapat dikatakan tidak bersahabat ataupun konservatif bagi lingkungan apabila digunakan tanpa menggunakan batasan tertentu. yakni plastik yang bersifat thermoplastic dan yang bersifat thermoset. peningkatan limbah plastikpun tidak terelakkan.Sisa sampah yang tidak dapat dimanfaatkan secara ekonomis baik dari kegiatan composting maupun pemanfaatan sampah anorganik.15%. akan memberikan banyak manfaat.122. kebersihan dan estetika lingkungan kawasan sehingga menarik wisatawan untuk berkunjung. Di Jabotabek rata-rata setiap pabrik menghasilkan satu ton limbah plastik setiap minggunya.3% dari total sampah rumah tangga. Sedangkan di dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pengelolaan sampah yang baik. jumlahnya mencapai ± 10%. Kegiatan ini tentu saja akan menurunkan biaya pengangkutan sampah bagi pengelola kawasan wisata alam. Seiring dengan perkembangan teknologi. F. Jumlah tersebut akan terus bertambah. Di Indonesia. pengelolaan TPA menjadi tanggung jawab masing-masing Pemda. antara lain tidak dapat membusuk. tidak dapat menyerap air. kebutuhan akan plastik terus meningkat.6 ton. terutama polipropilena (PP) pada tahun 1995 sebesar 136. Padahal apabila kita sadar.

(reduce). Pengelolaan Limbah Plastik Dengan Metode Recycle (Daur Ulang) Pemanfaatan limbah plastik merupakan upaya menekan pembuangan plastik seminimal mungkin dan dalam batas tertentu menghemat sumber daya dan mengurangi ketergantungan bahan baku impor. Jika setengah penduduk Indonesia melakukan hal itu maka akan terkumpul 90×125 juta=11250 juta kantung plastik yang mencemari lingkungan. Di Indonesia. pecahan). sebelum digunakan limbah plastik diproses melalui tahapan sederhana. di Inggris dan Italia plastik daur ulang telah digunakan untuk membuat tiang telepon sebagai pengganti tiang-tiang kayu atau besi. dan asoi. Menurut Hartono (1998) empat jenis limbah plastik yang populer dan laku di pasaran yaitu polietilena (PE). Sisi jelek pemakaian kembali. serta diupayakan tidak teroksidasi. Pemanfaatan plastik daur ulang sebagai bahan konstruksi masih sangat jarang ditemui. terutama dalam bentuk kemasan adalah sering digunakan untuk pemalsuan produk seperti yang seringkali terjadi di kota-kota besar Pemanfaatan limbah plastik dengan cara daur ulang umumnya dilakukan oleh industri. Namun fenomena yang terjadi adalah penduduk Indonesia yang masih malu jika membawa kantung plastik kemana-mana. Bayangkan saja jika kita berbelanja makanan di warung tiga kali sehari berarti dalam satu bulan satu orang dapat menggunakan 90 kantung plastik yang seringkali dibuang begitu saja. plastik daur ulang sebagian besar dimanfaatkan kembali sebagai produk semula dengan kualitas yang lebih rendah. dan penghilangan zat-zat seperti besi dan sebagainya. . Terdapat hal yang menguntungkan dalam pemanfaatan limbah plastik di Indonesia dibandingkan negara maju. Untuk mengatasi masalah tersebut. G. Atau bahkan lebih bagus lagi jika kita dapat mendaur ulang plastik menjadi sesuatu yang lebih berguna (recycle). Di Indonesia. setiap pengunjung diwajibkan membawa kantung plastik sendiri dan apabila tidak membawa maka akan dikenakan biaya tambahan atas plastik yang dikeluarkan pihak supermarket. High Density Polyethylene (HDPE). pemanfaatan limbah plastik dalam skala rumah tangga umumnya adalah dengan pemakaian kembali dengan keperluan yang berbeda. pemotongan. dapat dilakukan di Indonesia yang mempunyai tenaga kerja melimpah sehingga pemisahan tidak perlu dilakukan dengan peralatan canggih yang memerlukan biaya tinggi. antara lain limbah harus dalam bentuk tertentu sesuai kebutuhan (biji. limbah harus homogen. Hal ini dimungkinkan karena pemisahan secara manual yang dianggap tidak mungkin dilakukan di negara maju. Secara umum terdapat empat persyaratan agar suatu limbah plastik dapat diproses oleh suatu industri. Untuk informasi saja bahwa di supermarket negara China. misalnya tempat cat yang terbuat dari plastik digunakan untuk pot atau ember. pellet. tidak terkontaminasi. 2001). pencucian. serbuk. Berbeda jika kondisi berjalan sebaliknya yaitu dengan penghematan kita dapat menekan hingga nyaris 90% dari total sampah yang terbuang percuma. Hampir seluruh jenis limbah plastik (80%) dapat diproses kembali menjadi barang semula walaupun harus dilakukan pencampuran dengan bahan baku baru dan additive untuk meningkatkan kualitas (Syafitrie. karena ringan serta lebih kuat dibandingkan bata yang umum dipakai. Pemanfaatan limbah plastik dapat dilakukan dengan pemakaian kembali (reuse) maupun daur ulang (recycle). Di Swedia plastik daur ulang dimanfaatkan sebagai bata plastik untuk pembuatan bangunan bertingkat. Pada tahun 1980 an. Kondisi ini memungkinkan berkembangnya industri daur ulang plastik di Indonesia. Pemanfaatan plastik daur ulang dalam pembuatan kembali barang-barang plastik telah berkembang pesat. polipropilena (PP). yaitu pemisahan.

Berukuran mikro 2. Pengolahan limbah merupakan cara untuk mengurangi pencemaran yang diakibatkan oleh limbah. Dinamis 3. Karakteristik limbah: 1. Dengan pengolahan limbah diharapkan lingkungan sekitar bisa tetap alami tidak tercemar oleh limbah. yang lebih dikenal sebagai sampah) atau juga dapat dihasilkan oleh alam yang kehadirannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis. Berdampak luas (penyebarannya) 4. Saran Pengolahan limbah disaat ini perlu perhatian khusus mengingat semakin banyaknya volume limbah di lingkungan sekitar. Berdampak jangka panjang (antar generasi) Limbah merupakan hasil dari aktivitas manusia dan aktivitas alam.BAB III PENUTUP Kesimpulan Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful