“LOA-LOA”

 PENYAKIT Nama Penyakit : Loa loa filariasis, loaiasis, Calabar swelling(Fugitiveswelling), Tropical swelling dan Afrika eyeworm.

 DETERMINAN Disebabkan oleh cacing nematoda filarial, loa loa.

 VEKTOR

Lalat mangga lebih suka daerah berhutan dan larvanya memerlukan basah. Transmisi terjadi ketika gigitan Chrisops manusia. tempat berlumpur dalam hutan. Lalat mangga menjadi terinfeksi melalui penyerapan mikrofilaria Loa Loa dari manusia pada mengambil makan darah. Infektif larva dari lalat mangga disimpan pada kulit dan masuk melalui tusukan gigitan.  HOSPES  Hospes definitif : Manusia  Hospes intermediet : Lalat chrysops  EPIDEMIOLOGI .Chrisops silacea dan C. dimidiata adalah dua spesies lalat Mangga adalah perantara Loa Loa bagi manusia.

Tingkat infeksi meningkat dengan usia untuk laki-laki dari 15 sampai 45 tahun dan kemudian menurun secara dramatis.22% sampai 19. Wanji di Universitas bua di Kamerun tampak prevalensi Loa loa di 16 desa-desa di Kamerun selatan. Pemberian obat-obatan 2 bulan sekali 3. Loa loa prevalensi meningkat dengan usia 15-65 tahun dan kemudian menurun.  PENCEGAHAN 1. Studi epidemiologi yang dilakukan oleh S. Mereka menemukan Loa loa prevalensi berkisar antara 2. Jangan sering-sering masuk hutan  PENGOBATAN .23% dari populasi di dalam desa.Loa Loa endemik hanya pada bagian-bagian Afrika Barat.41%) daripada perempuan (6. Menghindari gigitan lalat 2. Mereka juga mengamati tingkat prevalensi tinggi di antara laki-laki (10.45%). Pada wanita.

us/PH/PARA/Chapter_1.html http://www.html http://lacunata.com/2013/04/iodamoeba-butschlii.1.htm .com/2012/11/makalah-rhizopoda. Penggunaan dietilkarbamasin (DEC) dosis 2 mg/kgBB/hari.blogspot.3x sehari selama 14 hari 2.phsource. Operasi pengangkatan http://dianmisgiveronica.blogspot.

AGENT PENYAKIT (PARASITOLOGI dan MIKROBIOLOGI) “LOA-LOA” OLEH: ZAINAB HIKMAWATI J1A112012 KELAS A FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT JURUSAN KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS HALU OLEO KENDARI 2013 .