You are on page 1of 8

Stern or Z-Drive Propulsion

Sistem propulsi Z-drive dinamakan demikian karena konfigurasi dari sistem porosnya yang horisontal terhadap mesin utama, vertikal menembus lambung dan kembali horisontal terhadap propeller (Brian, 1988), seperti pada gambar 1. Tujuan utama dari sistem propulsi jenis ini agar propeller dapat berputar 360° sehingga menghasilkan kemampuan manuver yang baik (Baniela, dkk., 2005). Sistem propulsi Z-drive dewasa ini lebih kuat dan handal, sehingga sistem propulsi ini lebih diutamakan penggunaannya pada kapal-kapal tunda dan kapal linehaul tugs (Brian, 1988).

Gambar 1. Ilustrasi Sistem Instalasi Propulsi Z-Drive. (sumber: wikipedia)

Beberapa keuntungan dan kerugian penggunaan sistem propulsi Z-Drive menurut Brian (1988), sebagai berikut: Biaya awal dan biaya pemeliharaan/operasional relatif lebih mahal dibandingkan sistem propulsi konvensional dan sistem propulsi water jet. Z-drive tersedia dalam tipe baling-baling fixed-pitch dan baling-baling terbuka. Z-drive mampu mendorong ke segala arah, kemampuan manuver lebih baik. Sistem propulsi Z-drive tidak memerlukan kemudi.

Keuntungan lain dari sistem propulsi jenis ini yaitu (Sunawan, 2010): instalasinya membutuhkan spasi yang minimalis serta tingkat kebisingan rendah.

Sistem propulsi Z-drive hampir bisa diaplikasikan untuk semua jenis kapal, dari ukuran yang relatif kecil hingga kapal besar. Tipe kapal yang telah menggunakan sistem propulsi z-drive sebagai berikut (wikipedia):

- Floating dredges Tank ship Coastal trading vessel (coasters) Platform supply vessel Passenger ship Ferry Fishing trawler Cargo ship Self-sailing pontoons Barge Yacht Tugs Gambar 2. Kapal yang menggunakan Sistem Propulsi Z-drive. (sumber: Veth Propulsion) 1 .

yang terdiri dari gearbox atas dan bawah. Layout rudder propeller (Aqua Manoeuvra Systems) - Upper gearbox Terbuat dari cast iron GG20. Gambar 4. Hydraulic control/operation system. roda gigi tebuat dari baja high tensile (kekuatan tarik tinggi). stem intermediate. 2008): Rudder Propeller (z-drive unit). Gambar di samping merupakan rangkaian Upper gearbox (Aqua Manoeuvra Systems). Remote control system. Rudder Propeller Gambar 3. bertenaga dan mengurangi tingkat kebisingan. Upper Gearbox 2 .Bagian-Bagian Sistem Propulsi Z-Drive Sistem propulsi z-drive terdiri dari (Aqua Manoeuvra Systems. steering gear dan propeller.

Selanjutnya. Vertical Stem 3 . rem otomatis menjaga stabilitas drive ketika motor hidrolik tidak diaktifkan. - Vertical Stem Vertical stem (poros vertikal) menghubungkan gearbox atas dengan gearbox bawah. Gambar 6. Bagian luar dari tabung ini dilapisi krom untuk mencegah terjadinya korosi. Steering Gear (Aqua Manoeuvra Systems) Aqua Manoeuvra menggunakan gigi kemudi berbentuk worm. dengan rasio reduksi mulai dari 40:1 sampai 70:1. Motor hidrolik kemudi mampu beroperasi dengan sudut kemudi 180 derajat dalam 6-7 detik dengan kecepatan konstan. sistem kemudi beroperasi dengan gigi berdiameter besar dengan gigi internal dan satu motor hidrolik hingga 1000 mdaN pada poros baling-baling dan dua motor untuk kemudi.- Steering Gear Gambar 5. Diameter tabung disesuaikan untuk mendapatkan faktor keselamatan yang tinggi terhadap gaya lentur/bending untuk menciptakan kondisi operasional yang stabil. Untuk unit yang lebih besar. Mekanisme kemudi adalah jenis self-locking dengan akurasi sudut dorong mulus dan presisi.

Thruster Pod Assembly Instalasi Sistem Propulsi Z-Drive Gambar 8. Instalasi Sistem Propulsi Z-Drive pada Kapal. Underwater gearbox berbentuk Torpedo. dirancang agar tahanan hidrodinamik tetap berada pada tingkat minimum dan untuk memastikan aspek hidrodinamika optimal terpenuhi. (Sumber: Veth Propulsion) 4 . Gambar 7.- Underwater Gearbox Gearbox terbuat dari besi cor nodular high tensile GN42.

2010): 5 . Penelitian dilakukan dengan menggunakan data kapal berikut (Sunawan.5 knot 700 org Penelitian yang dilakukan meliputi kebutuhan SHP. (Sumber: Thrustmaster) Kinerja Sistem Propulsi Z-Drive Sebuah industri marine Finlandia melakukan penelitian tentang azimuth pod serta pengembangan CRP Azimuth (control rotate propeller and azimuth podded propulsion system) sebuah sistem yang menggabungkan sistem propulsi konvensional dengan Azimuth podded propeller. EHP dan losses pada sistem transmisi serta pengaruh kecepatan kapal terhadap efisiensi propulsi. 2010): Ropax ferry vessel data Panjang (lpp) Lebar (B) Sarat (T) Kecepatan Jumlah Penumpang 176 m 25 m 6. Z-drive Propulsion Unit. Adapun resume dari penelitian tersebut adalah sebagai berikut (Sunawan.Tampak Atas Tampak Samping Gambar 9.4 m 27.

Gambar 10. 2010) Dari gambar di atas terlihat bahwa penggunaan sistem propulsi yang berbeda pada suatu kapal dapat memberikan perbedaan yang signifikan pada persentase kebutuhan daya. Penggunaan CRP (Control Rotate Propeller) pada kapal ferry membutuhkan SHP yang lebih sedikit dibanding sistem propulsi yang lain untuk kecepatan dan tipe kapal yang sama. Grafik persentase kebutuhan SHP jenis sistem propulsi berbeda (Sumber: Sunawan. 6 .

Journal of Maritime Research. Enrique. Veth Propulsion.. 2005. FTK Institut Teknologi Sepuluh November. L. King. pp. http://www. Speed your Performance. & Rodriguez. Azimuth Podded Propulsion System. www. No. 7 .wikipedia.. Sunawan.veth. I. W. Baniela.net http://en. 3. 2010. M. 2008. Spain.. II. Marine Rudder Propeller Systems. SEECMAR.org/wiki/Azimuth_thruster. Varela.html.. Concept and Operation Mode of the Advance Electronic Control System of the Azimuth Propeller in Tugs. Santiago. Propulsion Systems. 1988.com/products/azimuthThrusters. 3-18. Pablo. a Division of Innovative Technologies Ltd. Vol. Brian. Surabaya.thrustmastertexas.Daftar Pustaka Aqua Manoeuvra Systems. Elliot Bay Design Group.